LAPORANKINERJAINSTATNASHIPUEMNE2RI0NT2A1H
KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
DAERAH JAMBI
RESOR MERANGIN
LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH
(LKIP)
POLRES MERANGIN TAHUN 2021
Bangko, 08 Februari 2022
KATA PENGANTAR
Laporan Kinerja Kepolisian Resor Merangin ini merupakan perwujudan
pertanggung jawaban atas kinerja pencapaian sasaran strategis Tahun Anggaran
2021. Laporan Kinerja ini merupakan tahun Kedua pelaksanaan Rencana Strategis
Kepolisian Resor Merangin 2020 - 2024.
Penyusunan Laporan Kinerja Kepolisian Resor Merangin mengacu pada
Peraturan Pemerintah No. 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja
Instansi Pemerintah, Peraturan Menteri PANRB No. 53 Tahun 2014 tentang
Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Reviu atas Laporan
Kinerja Instansi Pemerintah dan Rencana Strategis Kepolisian Resor Merangin.
Laporan Kinerja ini merupakan bentuk akuntabilitas dari pelaksanaan tugas
yang berfungsi, antara lain sebagai alat penilaian kinerja, wujud akuntabilitas
pelaksanaan tugas dan fungsi Kepolisian Resor Merangin dan wujud transparansi
serta pertanggung jawaban kepada masyarakat serta merupakan alat kendali dan
alat pemacu peningkatan kinerja setiap unit organisasi di lingkungan Kepolisian
Resor Merangin. Kinerja Kepolisian Resor Merangin diukur atas dasar penilaian
Indikator Kinerja Utama (IKU) yang merupakan indikator keberhasilan pencapaian
sasaran strategis sebagai mana telah ditetapkan dalam Perjanjian Kinerja
Kepolisian Resor Merangin Tahun 2021.
Secara umum capaian kinerja sasaran telah sesuai dengan rencana yang
telah ditetapkan. Berdasarkan analisis dan evaluasi objektif yang dilakukan melalui
Laporan Kinerja Kepolisian Resor Merangin Tahun 2021 ini, diharapkan dapat
terjadi optimalisasi peran kelembagaan dan peningkatan efisiensi, efektivitas, dan
produktivitas kinerja seluruh jajaran pejabat dan pelaksana di lingkungan Kepolisian
Resor Merangin pada tahun – tahun selanjutnya, sehingga dapat mendukung kinerja
Kepolisian Resor Merangin secara keseluruhan dalam mewujudkan Good
Governance dan Clean Government.
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN ……………………………………………………………... …… 1
A. Latar Belakang ………………………………………………………………. 1
B. Tugas Pokok dan Fungsi …………………………………………………… 2
C. Struktur Organisasi Polres Merangin.......………………………………….. 4
D. Sistimatika Penyajian …………………………....………………………….. 22
BAB II PERENCANAAN KINERJA …………...................................…………………….. 23
A. Rencana Strategi Polres Merangin..……...………………………………….. 23
B. Perjanjian Kinerja Polres Merangin tahun 2021 ..………………………….. 29
C. Alokasi Anggaran Polres Merangin …………………………………………. 29
BAB III AKUNTABILITAS KINERJA………………....………………………………………. 33
A. Capaian Kinerja Organisasi …….......…………………………………………33
B. Realisasi Anggaran ...........................………………………………………..146
BAB IV PENUTUP ..…………………………....……………………………………………..153
A. Kesimpulan .………………..…………………………………………………..153
B. Saran ..................................…………………………………………………..159
C. Tindak Lanjut ............................................................................................160
LAMPIRAN-LAMPIRAN :
1. Sasaran Strategis Polres Merangin 2020-2024;
2. IKU Polres Merangin Tahun 2021;
3. Perjanjian Kinerja T.A. 2021;
4. Pengukuran Kegiatan Kinerja (PKK) T.A. 2021;
5. Struktur Organisasi Polres Merangin;
6. Sprin Tim Pokja Penyusunan LKIP T.A 2021;
7. Realisasi Anggaran Polres Merangin T.A. 2021 (Sumber Data Om Span)
8. Lampiran Piagam Penghargaan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)
LKIP POLRES MERANGIN TAHUN 2021
KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
DAERAH JAMBI
RESOR MERANGIN
LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LKIP)
POLRES MERANGIN TAHUN 2021
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar belakang
Kepolisian Resor Merangin merupakan bagian dari Kepolisian Negara Republik
Indonesia yang keberadaannnya sebagaimana dituangkan dalam pasal 30 ayat 4
Undang Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 Kepolisian Negara Republik
Indonesia sebagai alat Negara yang menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat
bertugas melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, serta menegakkan hukum.
Dalam melaksanakan apa yang tertuang dalam pasal 30 ayat 4 Undang Undang
Dasar Republik Indonesia Tahun 1945, Kepolisian Resor Merangin terus berupaya
melakukan sinergi dengan segenap komponen masyarakat untuk menciptakan
kondisi Merangin yang aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat melakukan
aktivitas tanpa ada diikuti rasa takut dan khawatir yang timbul dari situasi dan kondisi
yang tidak aman.
Dengan era reformasi yang sedang bergulir sampai dengan saat ini, Kepolisian
Resor Merangin senantiasa terus berupaya mendukung dan mengawasi agar
reformasi dapat berjalan sesuai dengan harapan masyarakat. Untuk mewujudkan
harapan tersebut Polres Merangin yang juga bagian dari instansi kepemerintahan
telah melaksanakan reformasi di dalam pengelolaan organisasi baik dari aspek
akuntabilitas kinerja serta aspek akuntabilitas penggunaan keuangan Negara,
dimana ketentuan tersebut seperti yang telah tertuang dalam Tap MPR RI
No.XI/MPR/1998 dan Undang-Undang No.28 tahun 1999 tentang peyelenggaraan
Negara yang bersih, bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme, dibutuhkan suatu
bentuk pertanggung jawaban terkait pengembangan dan penerapan sistem yang
tepat, jelas dan nyata secara periodik. Pemerintah melalui Peraturan Presiden
LKIP Polres Merangin Tahun 2021 1
Republik Indonesia Nomor 29 tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja
Instansi Pemeintah, telah mencabut Intruksi Presiden No 7 tahun 1999 tentang
Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP), mewajibkan tiap pimpinan
Departemen/lembaga Pemerintah Non Departemen, Pemerintah Daerah, Satuan
Kerja atau unit kerja di dalamnya, membuat laporan akuntabilitas kinerja instansi
pemerintah (LAKIP) secara berjenjang serta berkala untuk disampaikan kepada
atasannya. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2014 ini
dijabarkan dengan Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan
Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian
Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi
Pemerintah dan Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 7
Tahun 2015 tanggal 24 Juni 2015 tentang Perubahan atas Peraturan Kepala
Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor : 20 tahun 2012 tentang Penyusunan
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah di Lingkungan Kepolisian Negara
Republik Indonesia.
B. Tugas Pokok dan Fungsi
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Susunan
Organisasi Dan Tata Kerja pada Tingkat Kepolisian Resor, maka tugas, fungsi,
susunan organisasi & tata kerja Kepolisian Resor Merangin adalah sebagai berikut :
1. Tugas Pokok Polres Merangin
Kepolisian Resor Merangin mengemban tugas untuk memelihara keamanan
dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, memberikan perlindungan,
pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat serta melaksanakan tugas
Polri lainnya di dalam wilayah hukum Polres Merangin sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan.
2. Fungsi Polres Merangin
Dalam mengemban tugas tersebut, Kepolisian Resor Merangin
menyelenggarakan fungsi:
a. Pemberian pelayanan kepolisian kepada masyarakat dalam bentuk
penerimaan dan penanganan laporan atau pengaduan, permintaan
bantuan atau pertolongan, pelayanan pengaduan atas tindakan anggota
Polri, dan pelayanan surat-surat izin atau keterangan sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan.
LKIP Polres Merangin Tahun 2021 2
b. Pelaksanaan intelijen dalam bidang keamanan, termasuk persandian dan
intelijen teknologi, baik sebagai bagian dari kegiatan satuan-satuan atas,
maupun sebagai bahan masukan penyusunan rencana kegiatan
operasional Polres dalam rangka pencegahan gangguan dan
pemeliharaan keamanan dalam negeri.
c. Penyelidikan dan penyidikan tindak pidana, termasuk fungsi identifikasi,
laboratorium forensik lapangan, pembinaan dan pengawasan Penyidik
Pegawai Negeri Sipil (PPNS) serta pengawasan proses penyidikan.
d. Pelaksanaan Sabhara Kepolisian, yang meliputi kegiatan patroli mencakup
pengaturan, penjagaan, pengawalan, pengamanan kegiatan masyarakat,
dan pemerintah, termasuk penindakan tindak pidana ringan, pengamanan
unjuk rasa, dan pengendalian massa, serta pengamanan objek khusus
yang meliputi Very Very Important Person (VVIP), Very Important Person
(VIP), tempat pariwisata, dan objek vital khusus lainnya.
e. Pelaksanaan lalu lintas Kepolisian, yang meliputi kegiatan Pengaturan,
Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli (Turjawali) lalu lintas termasuk
penindakan pelanggaran dan penyidikan kecelakaan lalu lintas, serta
registrasi dan identifikasi (Regident) pengemudi dan kendaraan bermotor,
dalam rangka penegakan hukum dan pembinaan keamanan, keselamatan,
ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
f. pembinaan masyarakat, yang meliputi Perpolisian Masyarakat (Polmas),
pembinaan dan pengembangan bentuk-bentuk pengamanan swakarsa
dalam rangka peningkatan kesadaran dan ketaatan masyarakat terhadap
hukum, tumbuh kembangnya peran serta masyarakat dalam pembinaan
keamanan dan ketertiban, terjalinnya hubungan Polri dengan masyarakat
yang kondusif bagi pelaksanaan tugas Kepolisian, serta pembinaan teknis
dan pengawasan Kepolisian khusus termasuk satuan pengamanan, dan
h. pelaksanaan fungsi-fungsi lain sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan.
LKIP Polres Merangin Tahun 2021 3
C. Struktur Organisasi Polres Merangin
LKIP Polres Merangin Tahun 2021 4
Bagan Struktur organisasi diatas telah di sesuai dengan Peraturan Kepala
Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2010 tentang Susunan
Organisasi Dan Tata Kerja Pada Tingkat Kepolisian maka Susunan Organisasi dan
Tata Kerja di kepolisian Resor Merangin dapat dijelaskan sebagai berikut :
1. Unsur Pimpinan :
a. Kapolres
b. Wakapolres
2. Unsur Pengawas dan pembantu pimpinan :
a. Seksi Pengawasan
Siwas dipimpin oleh Kasiwas, yang bertanggung jawab kepada
Kapolres dan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di bawah kendali
Wakapolres. Kasiwas dalam melaksanakan tugas kewajibannya dibantu
oleh:
1. Subseksi Bidang Operasional, disingkat Subsibidops
Bertugas melakukan pengawasan dan monitoring secara umum dan
insidentil di bidang operasional oleh semua unit kerja, mulai tahap
perencanaan, pelaksanaan dan pencapaian kinerja dan
bertanggung jawab kepada Kasiwas;
2. Subseksi Bidang Pembinaan, disingkat Subsibidbin
Bertugas melakukan pengawasan dan monitoring secara umum dan
insidentil di bidang pembinaan meliputi personel, materiil, fasilitas,
dan jasa dan bertanggung jawab kepada Kasiwas;
3. Bintara Administrasi disingkat Bamin
Bertugas membantu tugas pada masing-masing subseksi yang ada
di Siwas dalam melaksanakan tugas ketatausahaan administrasi
sehari-hari dan bertanggung jawab kepada Kasubseksi;
4. Bintara Umum disingkat Banum
Bertugas membantu tugas Bamin dalam pelaksanaan tugas sehari-
hari dan bertanggung jawab kepada Bamin
LKIP Polres Merangin Tahun 2021 5
b. Seksi Propam
Sipropam merupakan unsur pengawas dan pembantu pimpinan yang
berada di bawah Kapolres.
Sipropam bertugas melaksanakan pembinaan dan pemeliharaan
disiplin, pengamanan internal, pelayanan pengaduan masyarakat yang
diduga dilakukan oleh anggota Polri dan/atau PNS Polri, melaksanakan
sidang disiplin dan/atau kode etik profesi Polri, serta rehabilitasi
personel.
Dalam melaksanakan tugas, Sipropam menyelenggarakan fungsi:
1. pelayanan pengaduan masyarakat tentang penyimpangan perilaku
dan tindakan personel Polri;
2. penegakan disiplin, ketertiban dan pengamanan internal personel
Polres;
3. pelaksanaan sidang disiplin dan/atau kode etik profesi serta
pemuliaan profesi personel;
4. pengawasan dan penilaian terhadap personel Polres yang sedang
dan telah menjalankan hukuman disiplin dan/atau kode etik profesi;
5. penerbitan rehabilitasi personel Polres yang telah melaksanakan
hukuman dan yang tidak terbukti melakukan pelanggaran disiplin
dan/atau kode etik profesi.
Sipropam dipimpin oleh Kasipropam yang bertanggung jawab kepada
Kapolres dan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di bawah kendali
Wakapolres.
Sipropam dalam melaksanakan tugas dibantu oleh:
1. Unit Provos
Bertugas melakukan pelayanan pengaduan masyarakat tentang
penyimpangan perilaku dan tindakan personel Polri, penegakan
disiplin dan ketertiban personel Polres, pelaksanaan sidang disiplin
dan/atau kode etik profesi, serta pelaksanaan pengawasan dan
penilaian terhadap personel Polres yang sedang dan telah
menjalankan hukuman disiplin dan/atau kode etik profesi.
2. Unit Pengamanan Internal (Unitpaminal)
Bertugas melakukan pengamanan internal dalam rangka
penegakan disiplin dan pemuliaan profesi, penyiapan proses dan
keputusan rehabilitasi personel Polres yang telah melaksanakan
hukuman dan yang tidak terbukti melakukan pelanggaran disiplin
dan/atau kode etik profesi.
LKIP Polres Merangin Tahun 2021 6
c. Bagian Operasional
• SUBBAG BIN OPS
- Menyusun perencanaan operasi dan pelatihan pra operasi serta
menyelenggarakan administrasi operasi, dan
- melaksanakan koordinasi antar fungsi dan instansi/ lembaga
terkait dalam rangka pelaksanaan pengamanan kegiatan
masyarakat atau pemerintah.
• SUBBAG DAL OPS
- Melaksanakan pengendalian operasi dan pengamanan kepolisian
- Mengumpulkan, mengolah dan menyajikan data dan pelaporan
operasi kepolisian serta kegiatan pengamanan
- Mengendalikan pelaksanaan pengamanan markas di lingkungan
polres.
d. Bagian Perencanaan
Bagian Perencanaan dipimpin oleh Kabagren yang bertanggung kepada
Kapolres dan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di bawah kendali
Wakapolres.
Bag Ren dalam melaksanakan tugas dibantu oleh :
1. Subbagian Program dan Anggaran (Subbagprogar), yang bertugas :
2. Membantu menyusun rencana jangka sedang dan jangka pendek
Polres, antara lain Renstra, Rancangan Renja dan Renja;
3. Membantu menyusun rencana kebutuhan anggaran Polres dalam
bentuk RKA-KL, DIPA, penyusunan penetapan kinerja, KAK atau
TOR dan RAB;
4. Subbagian Pengendalian Anggaran (Subbagdalgar), yang bertugas
:
5. Membantu dalam membuat administrasi otorisasi anggaran tingkat
Polres;
6. Menyusun LRA dan membuat Laporan Akuntabilitas Kinerja Satker
dalam bentuk LAKIP meliputi analisis target pencapaian, program
dan anggaran
e. Bagian Sumber Daya
1. Bagsumda sebagai dimaksud merupakan unsur pengawasan dan
pembantu pimpinan yang berada dibawa Kapolres.
2. Bagsumda bertugas melaksanakan pembinaan administrasi
personel, sarana dan prasarana, pelatihan fungsi, pelayanan
kesehatan, bantuan dan penerapan.
LKIP Polres Merangin Tahun 2021 7
3. Bagsumda di Pimpin oleh Kepala Bagian Sumber Daya, disingkat
Kabagsumda yang bertanggung jawab kepada Kapolres dan dalam
pelaksanaan tugas sehari-hari dibawah kendali Wakapolres.
4. Kabagsumda dlm melaksanakan tugas kewajibannya dibantu oleh :
- Kepala Sub Bagian Personel, disingkat Kasubbagpers.
- Kepala Sub Bagian sarana dan prasarana, disingkat
kasubbagsarpras.
- Kepala Sub Bagian Hukum, disingkat Kasubbakum.
f. Bagian Logistik
Bagian Logistik merupakan unsur pembantu pimpinan yang bertugas
membina dan menyelenggarakan manajemen logistic yang meliputi
pengadaan, pemeliharaan dan perawatan persediaan barang
perbekalan umum, peralatan, fasilitas dan konstruksi serta angkutan.
Bagian Logistik terdiri dari :
- Subbag Perbekalan dan Peralatan
Bertugas menginventarisir, merawat, memelihara dan menyalurkan
perbekalan, peralatan, angkutan senjata dan amunisi
- Subbag Fasilitas dan Konstruksi
Bertugas Melaksanakan pendataan fasilitas dan konstruksi termasuk
administrasi pertanahan dan penyelenggaraan fasilitas listrik, air dan
telekomunikasi di markas Polres.
- Urusan Administrasi
Bertugas menyelenggarakan kegiatan adminsitrasi pegawai negeri
pada Polri dan Logistik serta administrasi umum.
g. Seksi Hubungan Masyarakat
Seksi Humas bertugas Melaksanakan kegiatan hubungan masyarakat,
memproduksi, mengelola informasi, penyajian data dan dokumentasi
kegiatan Polres yang dapat diakses oleh Masyarakat.
Seksi Hubungan Masyarakat terdiri dari :
- Subseksi Pengelolaan Informasi, Dokumentasi dan Multimedia,
sebagaimana bertugas mengumpulkan, mengolah, memproduksi,
menyajikan data, informasi dan dokumentasi dalam mendukung
pelaksanaan kegiatan komunikasi digital dan elektronik, melakukan
media monitoring dan pengelolaan isu krisis, baik di media sosial
LKIP Polres Merangin Tahun 2021 8
maupun media online dan media mainstream serta
penyebaran/diseminasi informasi digital. yang bertugas
- Subseksi Penerangan Masyarakat
menyelenggarakan penerangan masyarakat dalam mendukung
pelaksanaan penyampaian informasi, baik untuk intern Polri
maupun untuk masyarakat.
- Urusan Administrasi sebagaimana bertugas menyelenggarakan
kegiatan administrasi pegawai negeri pada Polri dan logistik serta
administrasi umum.
h. Seksi Hukum
Seksi hukum bertugas melaksanakan pelayanan bantuan hukum,
memberikan pendapat dan saran hukum, penyuluhan hukum, turut serta
dalam pembinaan hukum dan pengembangan hukum.
Seksi hukum terdiri dari :
- Subseksi Bantuan Hukum bertugas memberikan pelayanan bantuan
dan nasehat hukum, serta pendapat dan saran hukum.
- Subseksi Penyuluhan Hukum bertugas melaksanakan penyuluhan
dan turut serta dalam pembinaan dan pengembangan hukum, meliputi
turut serta dalam penyusunan peraturan daerah atau peraturan
desa/peraturan Polres/nota kesepahaman.
- Urusan Administrasi bertugas menyelenggarakan kegiatan
administrasi pegawai negeri pada Polri dan logistik serta administrasi
umum
i. Seksi Keuangan
Sikeu bertugas melaksanakan pelayanan fungsi keuangan yang
meliputi pembiayaan, pengendalian, pembukuan, akuntansi dan
verfikasi, serta pelaporan pertanggungjawaban keuangan.
Dalam melaksanakan tugas, Sikeu menyelenggarakan fungsi:
1. pelayanan administrasi keuangan, meliputi pembiayaan,
pengendalian, pembukuan, akuntansi, dan verifikasi;
2. pembayaran gaji personel Polri;
3. penyusunan laporan Sistem Akuntansi Instansi (SAI) serta
pertanggungjawaban keuangan.
LKIP Polres Merangin Tahun 2021 9
Sikeu dipimpin oleh Kasikeu yang bertanggung jawab kepada Kapolres
dan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di bawah kendali Wakapolres.
Sikeu dalam melaksanakan tugas dibantu oleh:
1. Subseksi Administrasi (Subsimin)
Bertugas melakukan pelayanan administrasi keuangan, meliputi
pembiayaan, pengendalian, dan pembukuan keuangan;
2. Subseksi Gaji (Subsigaji)
Bertugas melakukan pembayaran gaji personel Polri;
3. Subseksi Akuntansi dan Verifikasi (Subsiakunver)
Bertugas melakukan kegiatan yang berkaitan dengan akuntansi dan
verifikasi keuangan;
4. Subseksi Data (Subsidata)
Bertugas membuat laporan pertanggungjawaban keuangan.
j. Seksi Umum
Seksi Umum (Sium) merupakan unsur pembantu pimpinan yang berada
di bawah Kapolres. Sium bertugas melaksanakan pelayanan
administrasi umum dan ketatausahaan serta pelayanan markas di
lingkungan Polres.
Dalam melaksanakan tugas Sium menyelenggarakan fungsi:
1. Pelayanan administrasi umum dan ketatausahaan antara lain
kesekretariatan dan kearsipan di lingkungan Polres;
2. Pelayanan markas antara lain pelayanan fasilitas kantor, rapat,
angkutan, perumahan, protokoler untuk upacara, pemakaman, dan
urusan dalam di lingkungan Polres
Sium dipimpin oleh Kasium yang bertanggung jawab kepada Kapolres
dan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di bawah kendali Wakapolres.
Sium dalam melaksanakan tugas dibantu oleh:
1. Subseksi Administrasi dan Ketatausahaan (Subsimintu)
Bertugas melakukan pelayanan administrasi umum, ketatausahaan,
dan kearsipan di lingkungan Polres;
2. Subseksi Pelayanan Markas (Subsiyanma)
Bertugas melakukan pelayanan markas di lingkungan Polres, antara
lain melaksanakan pelayanan fasilitas kantor, rapat, angkutan,
perumahan, protokoler untuk upacara, pemakaman, dan urusan
dalam di lingkungan Polres.
LKIP Polres Merangin Tahun 2021 10
k. Seksi Teknologi Informasi Komunikasi
Seksi Teknologi Informasi Komunikasi bertugas melaksanakan
pelayanan teknologi informasi dan komunikasi, pengumpulan dan
pengolahan data, serta penyajian informasi keamanan dan ketertiban
masyarakat.
Seksi Teknologi Informasi Komunikasi menyelenggarakan fungsi:
a. Pemeliharaan jaringan komunikasi kepolisian dan data, serta
pelayanan telekomunikasi;
b. Pelayanan sistem informasi keamanan dan ketertiban masyarakat,
meliputi penyiapan dan penyajian data operasional dan pembinaan;
c. Penyelenggaraan koordinasi dalam penggunaan teknologi informasi
dan komunikasi dengan satuan fungsi di lingkungan Polres.
Seksi Teknologi Informasi Komunikasi terdiri dari :
- Seksi Teknologi Informasi Komunikasi bertugas melaksanakan
pemeliharaan jaringan komunikasi kepolisian dan data, serta
pelayanan telekomunikasi.
- Subseksi Teknologi Informasi bertugas menyelenggarakan sistem
informasi keamanan dan ketertiban masyarakat meliputi
pengumpulan dan pengolahan data Polres serta sistem informasi
criminal
- Urusan Administrasi bertugas menyelenggarakan kegiatan
administrasi pegawai negeri pada Polri dan logistik serta administrasi
umum
3. Unsur Pelaksana tugas pokok :
a. SPKT
SPKT bertugas memberikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat,
dalam bentuk penerimaan dan penanganan pertama. laporan/
pengaduan, pelayanan bantuan/pertolongan kepolisian, bersama fungsi
terkait mendatangi TKP untuk melaksanakan kegiatan pengamanan dan
olah TKP sesuai etentuan hukum dan peraturan yang berlaku.
SPKT dapat melayani :
• Laporan Polisi ( LP )
• Surat Tanda Terima Laporan Polisi ( STTPLP )
• Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan ( SP2HP )
• Surat Keterangan Tanda Lapor Kehilangan ( SKTLK )
• Surat Tanda Terima Pemberitahuan ( STTP )
• Surat Keterangan Lapor Diri ( SKLD )
• Surat Ijin Keramaian
• Surat Rekomendasi Ijin Usaha Jasa Pengamatan
• Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor ( STNK )
LKIP Polres Merangin Tahun 2021 11
Fungsi SPKT lainnya :
• Pengkoordinasian dan pemberian bantuan serta pertolongan,
anatara laian penanganan tempat kejadian perkara ( TKP ) meliputi
tindakan pertama di TKP ( TPTKP ) dan pengolahan TKP, turjawali
(pengaturan jalan dan pengawalan lalu-lintas), dan pengamanan;
• Pelayanan masyarakat antara lain melalui telepon, pesan singkat,
faksimili, internet ( jejaring sosial ), dan surat;
• Penyajian informasi umum yang berkaitan dengan kepentingan
masyarakat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
undangan.
b. Satuan Intelkam
Sat Intelkam bertugas menyelenggarakan dan membina fungsi Intelijen
bidang keamanan, pelayanan yang berkaitan dengan ijin keramaian
umum dan penerbitan SKCK, menerima pemberitahuan kegiatan
masyarakat atau kegiatan politik, serta membuat rekomendasi atas
permohonan izin pemegang senjata api & penggunaan bahan peledak.
c. Satuan Reskrim
SAT RESKRIM bertugas membina Fungsi dan menyelenggarakan
kegiatan-kegiatan penyelidikan dan penyidikan tindak pidana, termasuk
fungsi identifikasi dalam rangka penegakan hukum, koordinasi dan
pengawasan operasional dan administrasi penyidikan PPNS sesuai
ketentuan hukum dan peraturan yang berlaku. Dalam pelaksanaan
tugas dan kewajibannya Kasat Reskrim dibantu oleh Kanit dan
Kasubnit. Kasat Reskrim Polres bertanggung jawab atas pelaksanaan
tugasnya kepada Kapolres & dalam pelaksanaan tugas sehari-hari
dibawah kendali Waka Polres.
d. Satuan Res Narkoba
Satuan Reserse Narkotika Psikotropika dan Obat Berbahaya yang
selanjutnya disingkat Satresnarkoba adalah unsur pelaksana tugas
pokok fungsi reserse narkoba pada tingkat polres yang berada dibawah
kapolres. Satresnarkoba bertugas melaksanakan pembinaan fungsi
penyelidikan, penyidikan, pengawasan penyidikan tindak pidana
penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba berikut prekursornya,
serta pembinaan dan penyuluhan dalam rangka pencegahan dan
rehabilitasi korban penyalahgunaan Narkoba.
LKIP Polres Merangin Tahun 2021 12
Dalam melaksanakan tugas, Satresnarkoba menyelenggarakan
fungsi :
1. penyelidikan dan penyidikan tindak pidana penyalahgunaan dan
peredaran gelap Narkoba, dan prekursor;
2. Pembinaan dan penyuluhan dalam rangka pencegahan dan
rehabilitasi korban penyalahgunaan Narkoba;
3. Pengawasan terhadap pelaksanaan penyelidikan dan penyidikan
tindak pidana penyalahgunaan narkoba yang dilakukan oleh unit
reskrim Polsek dan Satresnarkoba Polres; dan
4. penganalisisan kasus beserta penanganannya, serta mengkaji
efektivitas pelaksanaan tugas Satresnarkoba.
Satresnarkoba dalam melaksanakan tugas dibantu oleh :
1. Urusan Pembinaan Operasional ( Urbinopsnal)
Bertugas melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap
administrasi serta pelaksanaan penyelidikan dan penyidikan tindak
pidana Narkoba, pembinaan dan penyuluhan dalam rangka
pencegahan dan rehabilitasi korban penyalahgunaan narkoba serta
menganalisis penanganan kasus dan mengevaluasi efektivitas
pelaksanaan tugas Satresnarkoba;
2. urusan Administrasi dan Ketatausahan (Urmintu)
Bertugas menyelenggarakan kegiatan administrasi dan
ketatausahaan; dan
3. Unit, terdiri dari paling banyak 3 (tiga) Unit
Bertugas melakukan penyelidikan dan penyidikan tindak pidana
penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dan prekursor di
daerah hukum Polres
e. Satuan Binmas
SAT BINMAS sebagaimana merupakan unsur pelaksana tugas pokok
yang berada di bawah Kapolres.
SAT BINMAS bertugas melaksanakan Pembinaan Masyarakat yang
meliputi kegiatan penyuluhan masyarakat, pemberdayaan perpolisian
masyarakat (POLMAS), melaksanakan koordinasi, pengawasan dan
pembinaan terhadap bentuk-bentuk pembinaan swakarsa (pam
swakarsa), Kepolisian Khusus (POLSUS), serta kegiatan kerjasama
dengan organisasi, lembaga, instansi, dan/atau tokoh masyarakat guna
meningkatkan kesadaran dan ketaatan masyarakat terhadap hukum
dan ketentuan peraturan perundang-undangan serta terpeliharanya
keamanan dan ketertiban masyarakat.
LKIP Polres Merangin Tahun 2021 13
Dalam melaksanakan tugas, SAT BINMAS menyelenggarakan fungsi :
1. Pembinaan dan pengembangan bentuk-bentuk pengamanan
swakarsa dalam rangka peningkatan kesadaran dan ketaatan
masyarakat terhadap hukum dan ketentuan peraturan perundang-
undangan.
2. pengembangan peran serta masyarakat dalam pembinaan
keamanan, ketertiban dan perwujudan kerja sama Polres dan
masyarakat.
3. pembinaan dibidang ketertiban masyarakat terhadap komponen
masyarakat antara lain remaja, pemuda, wanita dan anak.
4. pembinaan teknis, pengkoordinasian, dan pengawasan Polsus serta
satuan pengamanan (satpam)
5. pemberdayaan kegiatan polmas yang meliputi pengembangan
kemitraan dan kerja sama antara polres dengan masyarkat,
organisasi, lembaga, instansi, dan/atau tokoh masyarakat.
SAT BINMAS dipimpin oleh KASAT BINMAS yang bertanggung jawab
kepada Kapolres dan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di bawah
kendali Wakapolres SAT BINMAS dalam melaksanakan tugas dibantu
oleh :
1. Urusan Pembinaan Operasional (URBINOPSNAL)
Bertugas melakukan pembinaan administrasi dibidang opersional
kegiatan pembinaan keamanan ketertiban masyarakat, pam
swakarsa dan polmas serta melaksanakan anev atas pelaksanaan
tugas pembinaan masyarakat di lingkungan polres.
2. Urusan Administrasi dan Ketatausahan (URMINTU) dan
Bertugas menyelenggarakan kegiatan administrasi
ketatausahan.
3. Unit Pembinaan Perpolisian Masyarakat (UNITBINPOLMAS)
Bertugas membina dan mengembangkan kemampuan peran serta
masyarakat melalui polmas dalam rangka menyelesaikan masalah-
masalah sosial yang terjadi dalam kehidupan masyarkat.
4. Unit Pembinaan Ketertiban Masyarkat (UNITBINTIBMAS)
Bertugas melakukan pembinaan di bidang ketertiban masyarakat
terhadap komponen masyarakat antara lain remaja, wanita, dan
anak
5. Unit Pembinaan Keamanan Swakarsa (UNITBINKAMSA)
Betugas melakukan pembinaan dan mengembangkan bentuk-
bentuk pamswakarsa dalam rangka meningkatkan kesadaran dan
ketaatan masyarakat terhadap hukum dan ketentuan peraturan
perundang-undangan serta melakukan pembinaan teknis,
pengkoordinasian dan pengawasan polsus dan satpam.
LKIP Polres Merangin Tahun 2021 14
f. Satuan Sabhara
Fungsi Sabhara merupakan sebagian fungsi Kepolisian yang bersifat
preventif yang merupakan keahlian dan keterampilan khusus yang telah
dikembangkan lagi mengingat masing-masing tugas yang tergabung
dalam fungsi Samapta perlu menyesuaikan dengan tuntutan
perkembangan masyarakat.
Perumusan dan Pengembangan Fungsi Samapta meliputi Pelaksanaan
tugas Polisi Umum, menyangkut segala upaya pekerjaan dan kegiatan
Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, Patroli, Pengamanan terhadap
Hak Penyampaian Pendapat dimuka umum (PPDU). Pembinaan Polisi
Pariwisata, Pembinaan Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP), SAR
Terbatas, TPTKP, TIPIRING, dan PERDA, Pengendalian Massa
(Dalmas), Negoisasi, Pengamanan terhadap proyek vital/ Obyek vital
dan Pemberdayaan Masyarakat, Pembinaan Bantuaan Satwa untuk
kepentingan Perlidungan, Pengayoman, Pertolongan dan Penertiban
Masyarakat.
Tugas Pokok :
1. Memberikan Perlindungan, Pengayoman dan Pelayanan
Masyarakat.
2. Mencegah dan menangkal segala bentuk gangguan kamtibmas baik
berupa kejahatan maupun Pelanggaran serta gangguaan
keterertiban lainnya.
3. Melakukan tindakan Represif Tahapan awal (Repawal) terhadap
semua bentuk ganguan Kamtibmas lainnya guna memelihara
keamanan dan Ketertiban Masyarakat.
4. Melindungi keselamatan orang, harta benda dan masyarakat .
5. Melakuan Tindakan Reperesif Terbatas (Tipiring dan Penegakan
Perda)
6. Pemberdayaan Dukungan Satwa dalam tugas Oprasional Polri.
7. Melaksanakan SAR terbatas.
Dalam pelaksanaan tugasnya Sat Sabhara memiliki unit sebagai
berikut :
1. Unit Patroli
Bentuk operasional Polri yang merupakan perwujudan tindakan
menghilangkan faktor niat atau pencegahan terhadap bertemunya
niat dan kesempatan.
LKIP Polres Merangin Tahun 2021 15
2. Pengendali Massa (Dalmas)
Kegiatan dengan memberikan perlindungan, pengayoman dan
pelayanan terhadap sekelompok masyarakat yang sedang
menyampaikan pendapat / aspirasi didepan umum guna mencegah
masuknya pengaruh pihak tertentu atau provokator.
3. Penjagaan markas
Pelaksanaan tugas kepolisian yang bersifat preventif guna
mengamankan markas komando maupun lingkungan sekitarnya.
g. Satuan Lantas
Sat Lantas Polres dipimpin oleh Kasat Lantas Polres yang bertanggung
jawab atas pelaksanaan tugas kewajibannya kepada Kapolres dan
pelaksanaan tugas sehari-hari dikoordinasikan oleh Kabag Ops maupun
Wakapolres. Kasat Lantas, adalah unsur pelaksana pada tingkat Polres
yang bertugas memberikan bimbingan tehnis atas pelaksanaan Fungsi
Lalu Lintas dilingkungan Polres serta menyelenggarakan dan
melaksanakan Fungsi tersebut yang bersifat terpusat pada tingkat
wilayah / antar Polsek dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas
operasional pada tingkat Polres. Dalam melaksanakan tugas dan
kewajibannya Kasat Lantas dibantu oleh Kanit dan Kasubnit.
Kasat Lantas dalam pelaksanaannya dibantu oleh :
1. KBO Sat Lantas disingkat Kepala Urusan pembinaan Operasi
lantas
Bertanggung Jawab kepada Kasat Lantas dalam pelaksanaan tugas
sehari-hari dibawah kendali Kasat Lantas. KBO dalam
melaksanakan tugas dan kewajiban dibantu oleh kanit Patroli, Kanit
Dikyasa, dan kanit laka lantas. KBO lantas membawai tentang
urusan Administrasi anggota dan ketatausahaan serta sejumlah
unit.
2. Kanit Patroli Sat Lantas disingkat kepala Unit Patroli
Bertanggung jawab kepada Kasat Lantas dan dibawah naungan
KBO Sat Lantas dalam pelaksanaan tugas sehari-hari dibawah
kendali Kasat Lantas.Kanit Patroli dalam melaksanakan tugas dan
kewajibanya dibantu oleh Unit Patmor dan Unit Gaktur. Kanit Patroli
membawai tentang urusan unit patmor dan unit Gaktur serta
administrasi.
LKIP Polres Merangin Tahun 2021 16
3. Kanit Laka Sat Lantas disingkat Kepala Unit Laka
Membawahi tentang urusan unit Laka dan Administrasi Laka serta
bertangung jawab kepada Kasat Lantas dan dibawah naungan KBO
Sat Lantas dalam pelaksanaan tugas sehari – hari dibawah kendali
Kasat Lantas. Kanit Laka dalam melaksanakan tugas dan
kewajibannya dibantu oleh unit Laka.
4. Kanit Dikyasa Sat Lantas, disingkat Kepala Unit Dikyasa
Bertanggung jawab kepada Kasat Lantas dan dibawah naungan
KBO Sat Lantas, dalam pelaksanaan tugas sehari-hari dibawah
kendali Kasat Lantas.
Dalam melaksanakan tugas Sat lantas menyelenggarakan Fungsi :
1. Memberikan bimbingan tehnis atas pelaksanaan Fungsi tehnis Lalu
Lintas pada tingkat Polres.
2. Menyelenggarakan administrasi registrasi / identifikasi kendaraan
bermotor yang dipusatkan pada tingkat Mapolres.
3. Menyelenggarakan dan pembinaan partisipasi masyarakat melalui
kerjasam lintas sektoral, pendidikan masyarakat dan pengkajian
masalah dibidang lalu lintas.
4. Penyelenggaraan operasi Kepolisian dibidang lalulintas dalam
rangka penegakan hukum dan ketertiban lalulintas.
5. Memberikan bantuan operasional atas pelaksanaan Fungsi lalu
lintas pada tingkat Polres termasuk dalam rangka pengungkapan
kasus – kasus kecelakaan lalulintas yang menonjol.
6. Menyelenggarakan administrasi operasi termasuk pengumpulan,
pengolahan dan penyajian data/informasi baik yang berkenaan
dengan aspek pembinaan maupun pelaksanaan Fungsinya.
h. Satuan Tahti
Sat Tahti sebagaimana merupakan unsur pelaksana tugas pokok yang
berada di bawah Kapolres.
Sattahti bertugas menyelenggarakan perawatan tahanan meliputi
pelayanan kesehatan tahanan, pembinaan tahanan serta menerima,
menyimpan, dan mengamankan barang bukti beserta administrasinya di
lingkungan Polres, melaporkan jumlah dan kondisi tahanan sesuai
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2),
Sattahti menyelenggarakan fungsi:
LKIP Polres Merangin Tahun 2021 17
1. Pembinaan dan pemberian petunjuk tata tertib yang berkaitan
dengan tahanan, yang meliputi pemeriksaan fasilitas ruang
tahanan;
2. Jumlah dan kondisi tahanan beserta administrasinya. pelayanan
kesehatan, perawatan, pembinaan jasmani dan rohani tahanan;
3. Pengelolaan barang titipan milik tahanan dan pengamanan dan
pengelolaan barang bukti beserta administrasinya;
4. Sat Tahti dipimpin oleh Kasattahti yang bertanggung jawab kepada
Kapolres dan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di bawah
kendali Wakapolres.
Sattahti dalam melaksanakan tugas dibantu oleh:
1. Urusan Administrasi dan Ketatausahaan (Urmintu)
Bertugas menyelenggarakan kegiatan administrasi dan
ketatausahaan umum terkait dengan tahanan dan barang bukti;
2. Unit Perawatan Tahanan (Unitwattah)
Bertugas melaksanakan pembinaan dan pemberian petunjuk tata
tertib penahanan, pelayanan kesehatan, perawatan, pembinaan
jasmani & rohani tahanan,pengelolaan barang titipan milik tahanan;
3. Unit Barang Bukti (Unitbarbuk)
Bertugas melaksanakan pengamanan dan pengelolaan barang
bukti beserta administrasinya.
4. Unsur pendukung
a. Seksi Tipol
Sitipol bertugas menyelenggarakan pelayanan teknologi komunikasi
dan informasi, meliputi kegiatan komunikasi kepolisian, pengumpulan
dan pengolahan serta penyajian data, termasuk informasi kriminal dan
pelayanan multimedia.
Dalam melaksanakan tugas, Sitipol menyelenggarakan fungsi:
1. Pemeliharaan jaringan komunikasi kepolisian dan data, serta pelayanan
telekomunikasi;
2. Penyelenggaraan sistem informasi kriminal, yang meliputi penyiapan
dan penyajian data dan statistik kriminal;
3. Penyelenggaraan koordinasi dalam penggunaan teknologi komunikasi
dan informasi dengan satuan fungsi di lingkungan Polres.
Sitipol dipimpin oleh Kasitipol yang bertanggung jawab kepada Kapolres
dan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di bawah kendali Wakapolres.
Sitipol dalam melaksanakan tugas dibantu oleh:
LKIP Polres Merangin Tahun 2021 18
1. Subseksi Teknologi Komunikasi (Subsitekkom) komunikasi
Bertugas melaksanakan pemeliharaan jaringan
kepolisian dan data, serta pelayanan telekomunikasi
2. Subseksi Teknologi Informasi (Subsitekinfo)
Bertugas menyelenggarakan sistem informasi meliputi
pengumpulan dan pengolahan data Polres serta sistem informasi
kriminal.
5. Unsur Pelaksana tingkat Polsek / Polsubsektor:
a. Polsek Bangko
b. Polsek Pamenang
c. Polsek Sungai Manau
d. Polsek Tabir
e. Polsek Tabir Selatan
f. Polsek Tabir Ulu
g. Polsek Muara Siau
h. Polsek Lembah Masurai
i. Polsek Jangkat
j. Polsubsektor Tabir Timur
D. Aspek Strategis Organisasi
1. dengan adanya kontrol eksternal dari BPK, Komnas HAM, LSM serta
masyarakat secara langsung merupakan kepedulian masyarakat yang
memotivasi peningkatan sumber daya dan kinerja Polri;
2. perkembangan otonomi daerah salah satunya pemekaran wilayah Kecamatan
dalam rangka tuntutan kemandirian daerah, mendorong Polres Merangin untuk
mewujudkan pelayanan prima melalui Polsek yang dibentuk di masing-masing
Kecamatan;
3. banyaknya dinas/instansi/lembaga maupun LSM yang bersedia bekerja sama
dengan Polres Merangin dalam rangka penanganan masalah Kamtibmas
merupakan peluang yang senantiasa harus dipelihara dan dikembangkan oleh
Jajaran Polres Merangin;
4. jumlah potensi keamanan yang dibina dan dikembangkan Polres Merangin
dapat diberdayakan secara optimal guna membantu tugas-tugas Polres
Merangin;
LKIP Polres Merangin Tahun 2021 19
5. Pemerintah Daerah Kabupaten yang senantiasa memberikan dukungan
kepada Polres Merangin dalam melaksanakan program dan kegiatannya
melalui pemberian hibah;
6. kinerja Polres Merangin yang relatif lebih baik akhir-akhir ini terutama dalam
penanganan demonstrasi/unjuk rasa, kejahatan Narkoba, pelaksanaan disiplin
kode etik Polri dan kesadaran untuk terus berbenah diri dari kalangan anggota
Polri.
E. Permasalahan Utama (strategic Issued)
1. belum terwujudnya tatakelola organisasi Polri yang bersih, transparan dan
akuntabel untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri;
2. belum optimalnya pengelolaan keamanan dalam negeri terhadap segenap
warga negara dan penciptaan rasa aman masyarakat;
3. belum optimalnya pelayanan masyarakat yang prima melalui penggelaran
personel dan peralatan Polri yang berbasis teknologi;
4. profesionalisme anggota Polri belum terdukung oleh pendidikan, pelatihan dan
kesejahteraan yang memadai;
5. masalah konflik sosial tetap menjadi aspek yang memerlukan perhatian karena
masih adanya permasalahan baik di bidang pertanahan, kehutanan dan
pertambangan yang dapat memicu munculnya konflik;
6. masih dijumpai adanya paham-paham radikalisme dalam kehidupan
berbangsa dan bernegara yang dapat berpotensi menjadi ancaman teroris dan
kelompok separatisme;
7. masalah kerjasama di bidang keamanan juga perlu memperoleh perhatian
yang lebih meningkat karena perilaku pelaku kriminal tertentu masih
menggunakan wilayah tertentu sebagai destinasi perlindungan;
8. jumlah Polwan belum sebanding dengan jumlah Polsek, sehingga penanganan
kasus-kasus perempuan dan anak belum maksimal;
9. pelayanan Kamtibmas prima yang didukung peralatan Polri berbasis teknologi
sampai komunitas terkecil di kewilayahan belum maksimal tergelar dan belum
dapat diberdayakan secara efektif;
10. kerjasama antara Polri dengan Kementerian/Lembaga baik dalam maupun luar
negeri dalam bentuk Sinergi Polisional (Spindep) masih belum optimal
disebabkan kerjasama selama ini berjalan secara parsial (fungsi masing-
masing) dan belum ada penanggung jawab;
LKIP Polres Merangin Tahun 2021 20
11. eskalasi keamanan dalam negeri menjelang Pemilu tahun 2019 yang
diakibatkan dinamika politik memerlukan perhatian khusus Polri dalam
menjaga Kamdagri guna terselenggaranya Pemilu yang aman dan kondusif;
12. pembangunan pada sektor perumahan, pengembangan kota, pertanian,
perkebunan dan pertambangan masih banyak menghadapi kendala antara lain
batas-batas wilayah, duplikasi dokumen pertanahan, pemalsuan dokumen
pertanahan, berpotensi terhadap permasalahan pertanahan dan sengketa
tanah;
13. keterbatasan sarana komunikasi dan transportasi dalam rangka menghadirkan
anggota Polri semaksimal mungkin di tempat-tempat rawan kriminalitas dan
pelanggaran serta kemacetan lalu lintas;
14. relatif terbatasnya dukungan anggaran untuk penyediaan fasilitas terutama
pembangunan Polsek dan Rumdin bagi para anggota Polsek, khususnya bagi
kecamatan-kecamatan baru pemekaran wilayah Pemda.
LKIP Polres Merangin Tahun 2021 21
F. Sistematika Penyajian
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Polres Merangin Tahun 2021 disusun dengan
tata urut sebagai berikut :
Iktisar Eksekutif
BAB I : Pendahuluan Pada bab ini disajikan penjelasan umum organisasi
dengan penekanan kepada aspek strategis organisasi serta
permasalahan utama (strategic issued) yang sedang dihadapi.
BAB II : Perencanaan Kinerja, Pada bab ini diuraikan ringkasan / ikhtisar
perjanjian kinerja tahun yang bersangkutan.
BAB III : Akuntabilitas Kinerja terbagi dalam 2 (dua) Subbab sebagai berikut :
A. Capaian Kinerja Organisasi, Pada Subbab ini disajikan capaian
kinerja organisasi untuk setiap pernyataan kinerja sasaran
strategis Organisasi sesuai dengan hasil pengukuran kinerja
organisasi.
B. Realisasi Anggaran, Pada Subbab ini diuraikan realisasi
anggaran yang digunakan dan yang telah digunakan untuk
mewujudkan kinerja organisasi sesuai dengan dokumen
Perjanjian Kinerja.
BAB IV : Penutup, Pada bab ini diuraikan simpulan umum atas capaian kinerja
Organisasi dan realisasi penyerapan Anggaran Polres Merangin
Tahun 2021 serta langkah di masa mendatang yang akan
dilakukan organisasi untuk meningkatkan kinerjanya.
LAMPIRAN : A. Sasaran Strategis Polres Merangin 2020-2024;
B. IKU Polres Merangin Tahun 2021;
C. Perjanjian Kinerja T.A. 2021;
D. Pengukuran Kegiatan Kinerja (PKK) T.A. 2021;
E. Struktur Organisasi Polres Merangin;
F. Sprin Tim Pokja Penyusunan LKIP T.A. 2021;
G. Realisasi Anggaran Polres Merangin T.A 2021 (Sumber Data
Aplikasi Om Span)
LKIP Polres Merangin Tahun 2021 22
BAB II
PERENCANAAN KINERJA
A. Rencana Strategis Polres Merangin
1. Visi
- Visi Polda Jambi
“Terwujudnya Kota Jambi yang aman dan tertib terhadap ancaman gangguan
kamtibmas yang berintensitas”.
- Visi Polres Merangin
“Terwujudnya Kota Jambi yang aman dan tertib terhadap ancaman gangguan
kamtibmas yang berintensitas tinggi khususnya di kabupaten Merangin”.
Makna Visi :
“ Terwujudnya Kabupaten Merangin yang Aman dan Tertib guna mendukung Visi
dan Misi Presiden dan Wakil Presiden: “Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri,
dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong-Royong “
2. Misi Polres Merangin
- Misi Polda Jambi
“ Melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat ”
- Misi Polres Merangin
Melindungi, Mengayomi dan Melayani Masyarakat dari ancaman gangguan
kamtibmas yang berintentitas tinggi dalam rangka memelihara kamtibmas &
Menegakkan Hukum
Makna Misi :
Melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat dalam memberikan
perlindungan bagi segenap bangsa dan memberikan rasa aman kepada seluruh
warga serta mendorong kemajuan budaya yang mencerminkan kepribadian
bangsa; serta menegakkan sistem hukum yang bebas korupsi, bermartabat dan
terpercaya dan menjamin tercapainya lingkungan hidup berkelanjutan
LKIP Polres Merangin Tahun 2021 23
3. Tujuan Polres Merangin
1) Menjamin terpeliharanya keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Jambi
khususnya di Kab. Merangin;
2) Menegakan hukum secara berkeadilan;
3) Mewujudkan Polres Merangin yang profesional;
4) Modernisasi pelayanan Polres Merangin;
5) Menerapkan Manajemen Polres Merangin yang terintegrasi dan terpercaya.
4. Sasaran Strategis Polres Merangin
Sasaran Strategis dan Indikator Kinerja Utama serta Indikator Kinerja Pendukung
Polres Merangin pada Tahun 2021 dapat dijelaskan sebagai berikut :
a. SS1: Pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Sasaran strategis ini bertujuan Menjamin terpeliharanya keamanan dan
ketertiban masyarakat di Kota Jambi khususnya di Kab. Merangin dengan
indicator Kinerja Utama (IKU1) Indeks Harkamtibmas yang merupakan upaya
pencegahan dan pemeliharaan kamtibmas dikota Jambi Khususnya diwilayah
Kab. Merangin.
Penilaian indicator Indeks Harkamtibmas dihitung dari beberapa dimensi
Harkamtibmas yaitu Road Safety Indeks, Indeks Community Policing,
Prosentase penurunan Potensi Gangguan, Respon Time kehadiran di TKP,
Prosentase Pemenuhan Pengamanan Objek Vital dan Target Rentan.
b. SS2: Penegakkan Hukum yang Berkeadilan.
Sasaran strategis ini bertujuan untuk menegakkan hokum secara berkeadilan
di wilayah Hukum Polres Merangin dengan indicator Kinerja Utama (IKU2)
Indeks Gakkum Polres Merangin yang merupakan upaya penegakan hokum
secara berkeadilan yang disusun dari sejumlah dimensi Gakkum yaitu
Clearence Rate Kejahatan dan prosentase penyelesaian perkara tindak
Pidana Laka Lantas.
LKIP Polres Merangin Tahun 2021 24
c. SS3: Profesionalisme SDM Polres Merangin.
Sasaran strategis ini bertujuan untuk mewujudkan Polri Polres Merangin yang
Profesional. Indikator Kinerja Pendukung Sasaran Strategis ini adalah Indeks
Profesionalitas SDM Polres Merangin (IKP1), IKP ini dibangun dari
perhitungan 2 Komponen yakni Nilai Kinerja Personil/Nilai rata rata SMK
Personil Polres Merangin dan pemberian reward kepada Personil Polres
Merangin yang berprestasi.
d. SS4: Modernisasi teknologi Polres Merangin.
Sasaran strategis ini bertujuan untuk mewujudkan Modernisasi Pelayanan
Polri dalam bentuk Indikator Kinerja Pendukung (IKP2) Persepsi kemudahan
akses data. IKP ini dapat diukur berdasarkan jumlah persepsi kemudahan
akses data pada aplikasi yang ada di Polres Merangin.
e. SS5: Sistem pengawasan yang akuntabel guna mendukung tata kelola
pemerintahan yang bersih, terbuka dan melayani.
Sasaran strategis ini bertujuan untuk Menerapkan manajemen Polri yang
terintegrasi dan terpercaya.
Berikut indicator Pendukung Untuk mewujudkan tujuan Sasaran Strategis
(SS5) Sistem pengawasan yang akuntabel guna mendukung tatakelola
pemerintah yang bersih, terbuka dan melayani yaitu sebagai berikut :
- Indikator Kinerja Pendukung (IKP3) Nilai Akuntabilitas Kinerja Pemerintah
(AKIP). IKP ini pada tingkat Polres Merangin dinilai Oleh Itwasda Polda
Jambi berdasarkan beberapa komponen yaitu Perencanaan Kenerja,
Pengukuran Kinerja, pelaporan Kinerja, evaluasi internal dan pencapaian
Sasaran/Kinerja Organisasi.
- Indikator Kinerja Pendukung (IKP4) Indeks Kepuasan Layanan
Kepolisian (IKLK) Polres Merangin. IKP ini merupakan perhitungan dari
kepuasan layanan yang terdapat pada Polres Merangin yang diukur dari
hasil survey dengan beberapa pertanyaan yang menginduk dari
Permenpan No. 14 tahun 2017 tentang Pedoman Penyusunan Survei
Kepuasan Masyarakat Unit Penyelenggara Pelayanan Publik.
LKIP Polres Merangin Tahun 2021 25
- Indikator Kinerja Pendukung (IKP5) Nilai Kinerja Anggaran (Nilai IKPA).
IKP ini merupakan alat ukur untuk menentukan tingkat kinerja satker
khususnya dalam pelaksanaan anggaran.
Pengukuran kinerja pelaksanaan anggaran yang dilakukan dengan
penjumlahan total variabel-variabel yang terkait dengan pelaksanaan
anggaran sebagai indikatornya dikalikan dengan Bobot Indikator tersebut,
yaitu Revisi DIPA (5%), Deviasi Halaman III DIPA (5%), Pagu minus (5%),
Data Kontrak (15%), Pengelolaan UP dan TUP (8%), LPJ Bendahara
(5%), Dispensasi SPM (5%), Penyerapan Anggaran (15%), Penyelesaian
Tagihan (12%),Konfirmasi Capaian Output (10%),Retur SP2D (5%),
Renkas (5%), Kesalahan SPM (5%)
5. Keterkaitan
Hubungan keterkaitan antara Tujuan dan Sasaran Strategis Polres Merangin
Tabel 2.1 Hubungan keterkaitan Tujuan dan Sasaran Strategis
TUJUAN SASARAN STRATEGIS
1. Menjamin terpeliharanya 1. Pemeliharaan keamanan dan
ketertiban masyarakat
keamanan dan ketertiban
masyarakat di seluruh wilayah
NKRI
2. Menegakkan hukum secara 2. Penegakan hukum secara
berkeadilan berkeadilan
3. Mewujudkan Polri yang 3. Profesionalisme SDM
professional
4. Modernisasi pelayanan Polri 4. Modernisasi teknologi
5. Menerapkan manajemen Polri 5. Sistem pengawasan yang
yang terintegrasi dan terpercaya akuntabel guna mendukung
tatakelola pemerintahan yang
bersih terbuka dan melayani
LKIP Polres Merangin Tahun 2021 26
6. Peta Startegis Polres Merangin
VISI MISI
Melindungi, Mengayomi dan Melayani
Terwujudnya Kota Jambi yang aman masyarakat dari ancaman gangguan
kamtibmas yang berintentitas tinggi
dan tertib terhadap ancaman dalam rangka memelihara kamtibmas
& Menegakkan Hukum.
gangguan kamtibmas yang
berintensitas tinggi khususnya di
kabupaten Merangin.
SS1. Pemeliharaan SS2. Penegakan Hukum
Keamanan dan Ketertiban Secara Berkeadilan
Masyarakat IKU2 Indeks Gakkum
IKU1 Indek Harkamtibmas Polres Merangin
SS4. Modernisasi
SS3. Profesionalme SDM Teknologi
IKP1. Indeks Profesionalitas SDM IKP2 Presepsi kemudahan akses data
SS5. Sistem Pengawasan yang akuntabel,
bersih, terbuka, dan melayani
IKP3 Nilai AKIP
IKP 4 Indeks Kepuasan layanan Kepolisian (IKLK)
IKP5 Nilai Kinerja Anggaran (Nilai IKPA)
LKIP Polres Merangin Tahun 2021 27
7. Rencana Capaian Target 2020 – 2024
Untuk mewujudkan Visi dan Misi Polres Merangin, Kepolisian Resor Merangin
menetapkan 5 (lima) sasaran strategis dengan 7 (Tujuh) Indikator Kinerja Utama dan
Indikator Kinerja Pendukung beserta Target Capaiannya dalam kurun waktu 5 tahun
yakni di Tahun 2020 – 2024.
Tabel 2.2 Sasaran Strategis Polres Merangin 2020 - 2024
SASARAN STRATEGIS INDIKARTOR 2020 TARGET 2024
KINERJA 2021 2022 2023 70
Pemeliharaan Indeks
SS1 Keamanan dan IKU1 Harkam 66 67 68 69
Ketertiban tibmas Polres
Masyarakat Merangin
Penegakkan IKU2 Indeks 88,3 88,9 89,8 90,3 90,3
SS2 hukum secara Gakkum
71 71 88 88 88
berkeadilan 100 100 100 100 100
85,88 85,89 86 86,01 86,02
Profsionalisme IKP1 Indeks 86,4 86,5 86,8 87 87,3
SS3 SDM Polres IKP2 Profesional 97,03 97,05 97,07 97,09 97,10
litas SDM
Merangin Polres
Merangin
Modernisasi Persepsi
SS4 teknologi Polres kemudahan
akses data
Merangin
IKP3 Nilai AKIP
Sistem Indeks
Pengawasan yang Kepuasan
SS5 akuntabel, Bersih, IKP4 Layanan
Terbuka dan Kepolisian
Melayani (IKLK)
IKP5 Nilai Kinerja
Anggaran
LKIP Polres Merangin Tahun 2021 28
B. Perjanjian Kinerja Polres Merangin Tahun 2021
Dalam rangka mewujudkan manajemen pemerintahan yang efektif, transparan, dan
akuntabel serta berorientasi pada hasil, maka Polres Merangin berjanji akan
mewujudkan target yang seharusnya sesuai Perjanjian Kinerja yang telah ditetapkan
dalam dokumen perencanaan tahun 2021 yakni :
Tabel 2.3 Perjanjian Kinerja Polres Merangin Tahun 2021
SASARAN STRATEGIS INDIKARTOR KINERJA TARGET
SS1 Pemeliharaan Keamanan IKU1 Indeks Harkamtibmas 67
dan Ketertiban Masyarakat POLRES MERANGIN
88,9
SS2 Penegakkan hukum secara IKU2 Indeks Gakkum 71
berkeadilan 100
85,89
SS3 Profesionalisme SDM Polres IKP1 Indeks Profesionallitas 86,5
Merangin SDM POLRES 97,05
MERANGIN
SS4 Modernisasi teknologi Polres IKP2 Persepsi kemudahan
Merangin akses data
IKP3 Nilai AKIP
Sistem Pengawasan yang IKP4 Indeks Kepuasan
SS5 akuntabel, Bersih, Terbuka Layanan Kepolisian
(IKLK)
dan Melayani
IKP5 Nilai Kinerja Anggaran
C. Alokasi Anggaran Polres Merangin Tahun 2021
Pada awal Tahun 2021 Polres Merangin memiliki pagu awal sebesar Rp.
42.154.675.000,- dan selanjutnya mengalami beberapa revisi sebagai berikut :
- Revisi 1 pagu Rp. 42.154.675.000 tanggal 19 Februari 2021 (Revisi POK & Hal III)
- Revisi 2 pagu Rp. 42.048.027.000 tanggal 27 juli 2021 (Revisi Refokusing)
- Revisi 3 pagu Rp. 42.048.027.000 tanggal 16 Agustus 2021 (Revisi Pok & Hal III)
- Revisi 4 pagu Rp. 42.048.027.000 tanggal 15 Oktober 2021 (Revisi Pok & Hal III)
- Revisi 5 pagu Rp. 42.048.027.000 tanggal 30 November 2021 (Revisi Pok & Hal III)
- Revisi 6 pagu Rp. 44.021.274.000 tanggal 31 Desember 2021 (Revisi Pagu Minus)
LKIP Polres Merangin Tahun 2021 29
Total penyerapan Anggaran Polres Merangin Hingga akhir tahun 2021 sebesar Rp.
43.537.155.490,- (98,90%) dari pagu Akhir sebesar Rp. 44.021.274.000,- dengan
rincian sebagai berikut :
- Penyerapan Belanja Pegawai sebesar Rp. 31.052.606,841,- (99.98%) sehingga
belanja pegawai sisa sebesar Rp. 4.910.159,- (0.02%).dan
- Penyerapan Belanja Barang sebesar Rp.12.484.548.649,- (96.30%) sisa Anggaran
Rp. 479.208.351,- (3.70%).
Sumber Data : OM - SPAN
Tabel 2.4 Penyerapan berdasarkan Jenis Belanja
JENIS PAGU REAL % REAL SISA % SISA
NO BELANJA/SUMBER
31.057.517.000 31.052.606.841 99,98 4.910.159 0,02
ANGGARAN 12.963.757.000 12.484.548.649 96,30 479.208.351 3,70
#DIV/0!
1 Belanja Pegawai - - #DIV/0! - 1,10
44.021.274.000 43.537.155.490 98,90 484.118.510
2 Belanja Barang
3 Belanja Modal
JUMLAH
Tabel 2.5 Penyerapan berdasarkan Sumber Anggaran
NO PROGRAM PAGU REALISASI % REAL SISA
1 RM 41.572.425.000 41.309.588.160 99,37 262.836.840
2 PNBP 2.448.849.000 2.227.567.330 90,96 221.281.670
44.021.274.000 43.537.155.490 98,90 484.118.510
JUMLAH
Tabel 2.6 Penyerapan berdasarkan Program Kegiatan
NO PROGRAM PAGU REALISASI % REAL SISA % SISA
1 LIDIK SIDIK 2.626.473.000 2.435.307.733 92,72 191.165.267 7,28
2 SARPRAS 3.610.294.000 3.582.650.640 99,23 27.643.360 0,77
3 HARKAM 6.340.510.000 6.146.636.176 96,94 3,06
4 DUKMA 31.443.997.000 31.372.560.941 99,77 193.873.824 0,23
44.021.274.000 43.537.155.490 98,90 71.436.059 1,10
JUMLAH 484.118.510
LKIP Polres Merangin Tahun 2021 30
6. Program dan Kegiatan
a. Program Penyelidikan dan Penyidikan Tindak Pidana.
1) tujuan;
menanggulangi dan menurunnya 4 jenis kejahatan (kejahatan
konvensional, kejahatan transnasional, kejahatan yang berimplikasi
kontijensi dan kejahatan terhadap kekayaan negara) tanpa melanggar
HAM;
2) kegiatan;
a) penyelenggaraan identifikasi penyelidikan dan penyidikan tindak pidana;
b) penindakan Tindak Pidana umum;
c) penindakan Tindak Pidana narkoba;
d) penindakan Tindak Pidana ekonomi khusus;
e) penindakan Tindak Pidana korupsi;
f) Penindakan Tindak Pidana Siber;
g) Penindakan Tindak Pidana Lalu Lintas;
h) penindakan Tindak Pidana tertentu;
i) Pengawasan penyidikan.
b. Program Moderenisasi Almatsus dan Sarana Prasarana Polri.
1) tujuan;
mendukung tugas pembinaan dan operasional Polri melalui ketersediaan
sarana dan prasarana materiil, fasilitas dan jasa baik kualitas maupun
kuantitas.
2) kegiatan;
Dukungan Manajemen dan teknik sarpras
c. Program Pemeliharaan Kamtibmas.
1) tujuan;
memelihara dan meningkatkan kondisi keamanan dan ketertiban
masyarakat agar mampu melindungi seluruh warga masyarakat Indonesia
dalam beraktivitas untuk meningkatkan kualitas hidup yang bebas dari
bahaya, ancaman dan gangguan yang dapat menimbulkan cidera,
kerugian serta korban akibat gangguan keamanan dimaksud;
LKIP Polres Merangin Tahun 2021 31
2) kegiatan;
a) Analisis Keamanan
b) penyelenggaraan strategi keamanan dan ketertiban bidang politik;
c) penyelenggaraan strategi keamanan dan ketertiban bidang ekonomi;
d) penyelenggaraan strategi keamanan & ketertiban bidang sosial budaya;
e) penyelenggaraan strategi keamanan & ketertiban bidang keamanan
Negara;
f) Dukungan manajemen dan teknis pemeliharaan kamtibmas;
g) pembinaan pelayanan fungsi sabhara;
h) peningkatan pelayanan keamanan dan keselamatan masyarakat di
bidang lantas;
i) Pembinaan Potensi Kemananan;
j) Pengendalian operasi kepolisian.
d. Program Dukungan Manajemen.
1) tujuan;
menyelenggarakan fungsi manajemen kinerja Polri secara optimal dengan
melaksanakan kegiatan perencanaan, pelaksanaan, pengendalian,
pelaporan, pelayanan internal dan pembayaran gaji yang dilaksanakan
secara tepat waktu, akuntabel dan terintegrasi antara Mabes Polri dan
Kewilayahan;
2) kegiatan; 32
a) Penerangan masyarakat;
b) dukungan pelayanan internal perkantoran Polri;
c) Pertanggungjawaban Profesi;
d) Penyelenggaraan pengamanan internal Polri;
e) Penegakan tata tertib dan disiplin Polri;
f) Penyelenggaraan Pengawasan dan Pemeriksaan;
g) Pemberian Bantuan dan Nasehat Hukum;
h) Kerjasama dan Penyuluhan Hukum;
i) Penyusunan kebijakan Polri;
j) Reformasi Birokrasi Polri;
k) Manajeman anggaran;
LKIP Polres Merangin Tahun 2021
BAB III
AKUNTABILITAS KINERJA
Pada Bab Akuntabilitas Kinerja ini menguraikan tentang Capaian Kinerja Organisasi
dan Realisasi Anggaran. Pengukuran tingkat capaian kinerja Polres Merangin Tahun 2021
dilakukan dengan cara membandingkan antara target pencapaian indikator sasaran yang
telah ditetapkan dalam perjanjian kinerja dengan realisasinya. Sedangkan realisasi anggaran
untuk menunjukan realisasi anggaran yang telah digunakan untuk mewujudkan capaian
kinerja organisasi sesuai dengan dokumen perjanjian kinerja.
A. Capaian Kinerja Organisasi
Pengukuran tingkat capaian kinerja Polres Merangin T.A. 2021 dilakukan dengan cara
membandingkan antara target dengan realisasi masing-masing indikator kinerja
sasaran, rincian tingkat capaian kinerja masing-masing indikator tersebut dapat dilihat
pada tabel Pengukuran Kinerja (PK) Polres Merangin T.A. 2021 dibawah ini.
Tabel 3.1 Pengukuran Kegiatan Kinerja Polres Merangin Tahun 2021
SASARAN INDIKARTOR KINERJA TARGET REALISASI CAPAIAN
STRATEGIS
Pemeliharaan Indeks Harkam
IKU1 tibmas Polres
SS1 Keamanan dan 67 83,38 124,46%
Ketertiban Merangin
88,9
Masyarakat 71
100
Penegakkan IKU2 Indeks Gakkum 85,89 91,7 103,15%
SS2 hukum secara 86,5
97,05
berkeadilan
Profesionalisme Indeks Profesio 94 132%
SS3 SDM Polres IKP1 nallitas SDM
Merangin Polres Merangin
Modernisasi Persepsi
SS4 Teknologi Polres IKP2 kemudahan 100 100%
77,56 90,30%
Merangin akses data 90,8 105%
IKP3 Nilai AKIP
SS5 Sistem Pengawa IKP4 Indeks Kepuasan
san yang akun Layanan
tabel, Bersih, Kepolisian (IKLK)
Terbuka dan
Melayani Nilai Kinerja
Anggaran
IKP5 91,52 94,3%
33 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
Secara umum terdapat beberapa keberhasilan pencapaian sasaran strategis
berikut indikator kinerjanya, namun demikian masih ada beberapa sasaran strategis
yang belum optimal berhasil diwujudkan dalam T.A. 2021 ini. Dan terhadap sasaran
maupun target indikator yang belum berhasil diwujudkan sepenuhnya, telah dilakukan
beberapa analisa dan evaluasi sebagai bahan umpan balik (feedback) dalam rangka
peningkatan capaian kinerja di masa yang akan datang.
Dalam suatu organisasi terdapat banyak indikator dan ukuran yang dapat
dipergunakan untuk menilai keberhasilan suatu organisasi, diantaranya dengan melihat
beberapa kinerja yang paling utama sebagai kriteria keberhasilan kinerja suatu
organisasi. Polri telah menetapkan Keputusan Kapolri Nomor: Kep/480/VIII/2012
tanggal 24 Agustus 2012 sebagai Penetapan Indikator Kinerja Utama di Lingkungan
Polri, maka Polres Merangin telah menyusun indikator kinerja utama yang merupakan
tolak ukur keberhasilan secara menyeluruh yang menggambarkan tugas pokok dan
fungsi serta peran Polres Merangin.
Hasil evaluasi dan analisis capaian kinerja setiap sasaran, pembandingan data
kinerja, faktor penyebab keberhasilan atau kegagalan pencapaian sasaran,
hambatan atau kendala, dan permasalahan yang dihadapi serta langkah-langkah
antisipatif yang akan diambil.
A. Sasaran strategis, SS1 Pemeliharaan keamanan dan Ketertiban Masyarakat.
Sasaran strategis ini bertujuan Menjamin terpeliharanya keamanan dan ketertiban
masyarakat di Kota Jambi khususnya di Kab. Merangin.
1. IKU1 Indeks Harkamtibmas
Indeks Pemeliharaan keamanan dan Ketertiban Masyarakat merupakan hasil
kinerja Polres Merangin untuk melakukan upaya pencegahan dan pemeliharaan
kamtibmas dikota Jambi Khususnya diwilayah Kab. Merangin. Berikut Capian
Kinerja Indeks Harkamtibmas Polres Merangin tahun 2021.
Tabel 3.2
Capaian Kinerja Indeks Harkamtibmas Tahun 2021
SASARAN INDIKATOR REALISASI TARGET CAPAIAN
STRATEGIS KINERJA UTAMA 83,38 67 124,46%
SS1 Pemeliharaan IKU1 Indeks
Keamanan Harkamtibmas
dan Polres
Ketertiban Merangin
Masyarakat
34 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
Grafik 3.1
Capaian Kinerja Indeks Harkamtibmas Tahun 2021
SS1 PEMELIHARAAN KEAMANAN &
KETERTIBAN MASYARAKAT
TARGET REALISASI CAPAIAN
89,03
67 132,9% CAPAIAN
INDEKS REALISASI
HARKAMTIBMAS
TARGET
Dari tabel diatas dapat dijelaskan bahwa ditahun 2021 Target Indikator Indeks
Harkamtibmas sebesar 67, realisasi 83,38 sehingga Capaian Indikator Indeks
Harkamtibmas sebesar 124,46%.
Penghitungan Indeks Harkamtibmas ini dihitung dari rata-rata terbobot 5 variabel
pembentuk dari dimensi Harkamtibmas yakni:
X1 Road Safety Indeks (56,5%)
X2 Indeks Community Policing (8,2%)
X3 Persentase penurunan potensi gangguan (10,3%)
X4 Respon time kehadiran di TKP (20,2%)
X5 Persentase Pemenuhan Pengamanan Obyek Vital dan Target Rentan (4,8%)
Dengan Formula Rumus Sebagai Berikut :
= × ∑
=
IH : Indeks Harkamtibmas
X1 s.d. X5 : nilai masing-masing variable Indeks Harkamtibmas
w1 s.d. w5 : bobot masing-masing variable Indeks Harkamtibmas
Catatan: Adanya pengali berupa konstanta 20 mengingat Indeks Kamtibmas
menggunakan skala 1 - 5, sedangkan Indeks Harkamtibmas menggunakan skala
1 – 100.
35 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
Tabel 3.3
Perhitungan indeks Harkamtibmas Polres Merangin Tahun 2021
Komponen Indeks Nilai Satuan Skala Inter Bobot Score
1-5 polasi Indeks
Road safety indeks (1-100)
Indeks community policing 3,95 Nilai 3,95 + 56,5% 44,63
Persentase penurunan + 8,2%
potensi gangguan 125,09 Nilai 5 8,2
Response time kehadiran 9,3936
Polres Merangin di TKP 82,7 % 4,56 + 10,3%
Persentase Pemenuhan 20,2
Pengamanan Obyek Vital 100 % 5 + 20,2%
dan Target Rentan 0,96
0 % 1 + 4,8%
83,38
100% 83,38
Indeks Harkamtibmas Polres Merangin
Ket :
• Formula Indeks Harkamtibmas Polres Merangin = Total Score Indeks.
• Perhitungan masing-masing komponen indeks akan di Malutkan pada poin 1.1 –
1.5.
• Skala dari masing-masing komponen indeks dicocokan dengan Tabel Konversi
Indeks pada masing-masing komponen indeks.
• Kolom bobot merupakan angka yang sudah ditentukan untuk masing-masing
variable.
• Formula Score Indeks = Bobot x Skala x 20.
Tabel 3.4
Perbandingan Target, Realisasi dan Capaian Kinerja
Indeks Harkamtibmas (IKU1) Tahun 2020 - 2021
INDIKATOR TAHUN 2020 TAHUN 2021
KINERJA UTAMA
IKU1 Indeks TARGET REALISASI CAPAIAN TARGET REALISASI CAPAIAN
Harkamtibmas 66 76,91 117% 67 83,38 124,46%
Polres
Merangin
Berdasarkan Rencana Strategis Polres Merangin Tahun 2020 – 2024, maka data
yang kami bandingkan adalah data dari Tahun 2020 hingga sekarang yakni Tahun
2021. Terlihat pada tabel diatas bahwa Target, Realisasi, dan Capaian Kinerja
IKU1 Indeks Harkamtibmas Polres Merangin dari Tahun 2020 sampai dengan
Tahun 2021 meningkat.
36 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
Berikut dapat pula kami jelaskan dalam Grafik 3.2 dan Uraian Perbandingan
Target, Realisasi serta Capaian Kinerja Indeks Harkamtibmas (IKU1)
Grafik 3.2
Perbandingan Target, Realisasi dan Capaian Kinerja
Indeks Harkamtibmas (IKU1) Tahun 2020 - 2021
90 TARGET REALISASI CAPAIAN KINERJA
80 66 76,91 117%
70 67 83,38
60 124,46%
50
40
30
20
10
0
2020
2021
Pada Tahun 2020 Target Indek Harkamtibmas sebesar 66 dan sampai akhir
Tahun Realisasi Kinerja Indek Harkamtibmas mencapai 76,91 sehingga diperoleh
Persentase Capaian Kinerja sebesar 117%, sedangkan pada Tahun 2021 Target
Indek Harkamtibmas sebesar 67 dan Realisasi 83,38 sehingga diperoleh
persentase Capaian Kinerja Indeks Harkamtibmas di akhir Tahun 2021 sebesar
124,46%.
Peningkatan Kinerja Indeks Harkamtibmas dari Tahun 2020 - 2021 dapat kami
jelaskan 5 Variabel pembentuk dimensi Harkamtibmas dalam bentuk Tabel,
Grrafik dan Uraian sebagai berikut :
Tabel 3.5
Perbandingan Perhitungan
indeks Harkamtibmas (IKU1) Polres Merangin Tahun 2020 - 2021
Komponen Indeks Score Indeks Score Indeks
Tahun 2020 Tahun 2021
Road safety indeks (RSI)
Indeks community policing (ICP) 56,5 44,63
Persentase penurunan potensi gangguan 4,92 8,2
Response time kehadiran Polres Merangin di TKP 8,87
% Pemenuhan Pam Obyek Vital &Target Rentan 5,65 9,3936
0,96 20,2
Indeks Harkamtibmas Polres Merangin 0,96
76,91 83,38
37 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
Grafik 3.3
Perbandingan Perhitungan
indeks Harkamtibmas (IKU1) Polres Merangin Tahun 2020 - 2021
60
50
40
Axis Title 30
20
10
0 RSI ICP % Penurunan Respon time % Pemenuhan
Potensi Gangguan Pam Obvit
2020 56,5
2021 44,63 4,92 8,87 5,65 0,96
8,2 9,3936 20,2 0,96
Dari Tabel 3.5 & Grafik 3.3 diatas dapat dijelaskan Bahwa :
- Nilai Score Indeks dari Variabel Pembentuk Dimensi Harkamtibmas Road
Safety Indeks (RSI) terjadi penurunan yakni Tahun 2020 sebesar 56,5 dan
pada tahun 2021 turun menjadi sebesar 44,63.
Kegagalan/penurunan Nilai Score Indeks Road Safety Indeks (RSI) ini
disebabkan oleh meningkatnya tingkat fatalitas korban Meninggal Dunia di
Tahun 2021 sebanyak 41 Orang yang meninggal dunia akibat Laka Lantas
sedangkan ditahun 2020 hanya sebanyak 30 Orang, sehingga mempengaruhi
Turunnya Nilai Score Indeks Road Safety Indeks (RSI) ditahun 2021.
- Nilai Score Indeks dari Variabel Pembentuk Dimensi Harkamtibmas Indeks
community policing (ICP) terjadi Peningkatan yakni pada Tahun 2020 Nilai
Score Indeks Indeks community policing (ICP) sebesar 4,92 sedangkan di
Tahun 2021 Meningkat menjadi sebesar 8,2.
Keberhasilan/peningkatan Nilai Score Indeks Indeks community policing (ICP)
ini dikarenakan Meningkatnya Jumlah Siskamling yang Aktif, Jumlah Fokdar
Kamtibmas dan meningkatnya Jumlah satuan kerja perangkat daerah yang
memiliki Polsus, sehingga mempengaruhi Nilai Score Indeks Indeks community
policing (ICP) ditahun 2021 menjadi meningkat.
38 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
- Nilai Score Indeks dari Variabel Pembentuk Dimensi Harkamtibmas Persentase
penurunan potensi gangguan terjadi Peningkatan yakni pada Tahun 2020 Nilai
Score Indeks Persentase penurunan potensi gangguan sebesar 8,87
sedangkan di Tahun 2021 Meningkat menjadi sebesar 9,3936.
Keberhasilan/peningkatan Nilai Score Indeks Persentase penurunan potensi
gangguan ini dikarenakan Jumlah kejadian riil lebih sedikit dari pada jumlah
Potensi Gangguan, sehingga mempengaruhi Nilai Score Indeks Persentase
penurunan potensi gangguan ditahun 2021 menjadi meningkat.
- Nilai Score Indeks dari Variabel Pembentuk Dimensi Harkamtibmas Response
time kehadiran Polres Merangin di TKP terjadi Peningkatan yakni pada Tahun
2020 Nilai Score Indeks Response time kehadiran Polres Merangin di TKP
sebesar 5,65 sedangkan di Tahun 2021 Meningkat menjadi sebesar 20,2.
Keberhasilan/peningkatan Nilai Score Indeks Persentase Response time
kehadiran Polres Merangin di TKP ini dikarenakan meningkatnya jumlah Fungsi
yang Melaksanakan Respon Time.
pada Tahun 2020 Fungsi yang Melaksanakan Respon Time hanya ada 2 (dua)
yaitu SPKT Polres dan Polsek Bangko sedangkan pada Tahun 2021 yang
Melaksanakan Respon Time sebanyak 10 (sepuluh) Fungsi yaitu SPKT Polres,
dan 9 Polsek Jajaran Polres Merangin, sehingga mempengaruhi Nilai Score
Indeks Persentase Response time kehadiran Polres Merangin di TKP ditahun
2021 menjadi meningkat.
- Nilai Score Indeks dari Variabel Pembentuk Dimensi Harkamtibmas Persentase
Pemenuhan Pam Obyek Vital &Target Rentan tidak terjadi Peningkatan
maupun penurunan yakni pada Tahun 2020 Nilai Score Indeks Persentase
Pemenuhan Pam Obyek Vital &Target Rentan sebesar 0,96 dan di Tahun 2021
Meningkat menjadi sebesar 0,96.
Adapun kegagalan ini dikarenakan pihak Obyek Vital & Target Rentan telah
memiliki jasa Pengamanan sendiri dari swasta dan Satpam sehingga tidak
adanya kesepakatan ataupun Mou dengan Pihak Obyek Vital & Target Rentan
terkait pengamanan. Namun Polres Merangin tetap berupaya Melaksanakan
Pengamanan Objek Vital & Target Rentan melalui kegiatan Patroli secara
Berkala ke Obyek Vital & Target Rentan di wilayah hukum Polres Merangin.
39 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
Tabel 3.6
Perbandingan Realisasi dan Target Jangka Menengah
Indeks Harkamtibmas (IKU1)
INDIKATOR KINERJA REALISASI TARGET JANGKA MENENGAH
UTAMA
2020 2021 2020 2021 2022 2023 2024
IKU1 Indeks 76,91 83,38 66 67 68 69 70
Harkamtibmas
Polres
Merangin
Untuk mewujudkan Visi dan Misi Kepolisian Resor Merangin, serta mendukung
tercapainya kebijakan pada level daerah, Kepolisian Resor Merangin menetapkan
Sasaran Strategis Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (SS1)
yang memiliki Indikator Kinerja Utama Indeks Harkamtibmas (IKU1) dengan Target
selama 5 (lima) Tahun yaitu Tahun 2020 sebesar 66, Tahun 2021 sebesar 67
Tahun 2022 sebesar 68, Tahun 2023 sebesar 69 dan Target pada Tahun 2024
sebesar 70. Target Jangka Menengah Tersebut merupakan kondisi yang ingin
dicapai secara nyata oleh Kepolisian Resor Merangin dan mencerminkan
pengaruh atas ditimbulkannya hasil (outcome) dari satu atau beberapa Program.
Sedangkan Realisasi Kinerja Indikator Kinerja Utama Indeks Harkamtibmas (IKU1)
pada Tahun 2020 sebesar 76,91 yang merupakan keberhasilan Polres Merangin
melebihi target jangka menengah yang terdapat dalam dokumen Renstra 2020 -
2024 Polres Merangin. Dan di Tahun 2021 realisasi kinerja Indikator Kinerja
Utama Indeks Harkamtibmas (IKU1) sebesar 83,38 yang juga merupakan
keberhasilan Polres Merangin melebihi target jangka menengah yang terdapat
dalam dokumen Renstra 2020 -2024 Polres Merangin.
Adapun Realisasi Kinerja Indikator Kinerja Utama Indeks Harkamtibmas (IKU1)
pada Tahun 2021 sebesar 83,38 dapat dihitung dari kinerja 5 (lima) variabel
pembentuk dimensi Harkamtibmas dan kemudian akan kami jelaskan Analisis
penyebab Kegagalan/Keberhasilan, Alternatif Solusi, Analisis Penggunaan
Sumber Daya serta Analisis Program kegiatan yang menunjang keberhasilan
Indeks Harkamtibmas, Antara lain sebagai berikut :
40 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
1.1. Road Safety Index (56,5%)
Penghitungan Indeks Harkamtibmas dapat dihitung dari variabel pembentuk dari
dimensi Harkamtibmas, salah satunya yakni Road Safety Indeks dengan bobot
nilai 56,5%.
Tabel 3.7
Kompenen IKU Indeks Harkamtibmas
Capaian Kinerja Road Safety Indeks
INDIKATOR KINERJA KOMPONEN Bobot NILAI SCORE
UTAMA INDEKS 56,5% RSI INDEKS
3,95
IKU1 Indeks 1,1 Road 44,63
Harkamtibmas Safety
Polres Merangin Indexs
Salah satu Variabel untuk menentukan indeks Harkamtibmas adalah Road Safety
Indeks dengan bobot 56,5%, pada tahun 2021 Polres Merangin menghitung
komponen indeks Road Safety Indeks dan menetapkan Nilai RSI (Road Safety
Indeks) sebesar 3,95 sehingga didapat Score Indeks 44,63.
Grafik 3.4
Kompenen IKU Indeks Harkamtibmas
Capaian Kinerja Road Safety Indeks Tahun 2021
BOBOT; 56,50%; NILAI RSI; 3,95;
BOBOT
NILAI RSI
SCORE INDEKS
SCORE INDEKS;
44,63;
Road Safety Index (RSI) atau indeks keselamatan berlalu-lintas diukur dari tingkat
keamanan lalu lintas dan kepatuhan masyarakat dalam berkendaraan, dihitung dari
agregat nilai indeks dua variable, yakni jumlah kematian akibat kecelakaan lalu lintas
per 100 ribu penduduk dan jumlah kematian akibat kecelakaan per 10 ribu kendaraan.
41 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
Formula penghitungan Road Safety Index (RSI) atau indeks keselamatan berlalu-
lintas sebagai berikut :
= + ; = × .
× .
=
Keterangan:
RSI : Road Safety Indeks
X : Tingkat fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas per 100.000 penduduk.
Y : Tingkat fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas per 10.000 kendaraan.
M : Jumlah total kematian akibat kecelakaan lalu lintas dalam periode
tertentu.
P : Populasi penduduk di wilayah tertentu
K : Jumlah kendaraan bermotor di wilayah tertentu.
Tabel 3.8
Kompenen IKU Indeks Harkamtibmas
Data Road Safety Indeks tahun 2018 - 2021
Road safety indexs Kode Realisasi Realisasi Realisasi Realisasi
2018 2019 2020 2021
Jumlah total kematian M 42 44 30 41
akibat Laka Lantas
Populasi penduduk P 377.905 383,480 388.928 354.052
45.772 42,960 42.495 38.028
Jumlah Ranmor K 11,11 11,47 11.58
7,71
Tingkat fatalitas akibat X
laka per 100.000
penduduk { X = (M x
100.000)/P}
Tingkat fatalitas akibat Y 9,18 10,24 7,06 10.78
laka per 10.000
penduduk {Y = (M x
10.000)/K}
X Indeks (konversi sesuai X 3 3,1 4,1 3
table 3.1) Indeks 1,9 1,9 1,9 1,9
y Indeks (konversi sesuai Y 3,95 4,05 5,05 3,95
44,635 45,765 57,065 44,635
table 3.1) Indeks
Road Safety Indexs RSI
Score Indeks RSI (Skala X Bobot X 20)
42 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
Dari tabel 3.8 data RSI (Road Safety Indexs) diatas dapat dijelaskan bahwa jumlah
kematian terkait kecalakaan lalulintas menurun setiap tahunnya yakni ditahun 2018
sebanyak 42 Orang, Tahun 2019 sebanyak 44 Orang & ditahun 2020 sebanyak 30
Orang namun pada tahun 2021 mengalami peningkatan kembali jumlah kematian
terkait kecalakaan lalulintas sebesar 41 Orang.
Berbeda pula dengan populasi Penduduk di Wilayah Kab. Merangin. Berdasarkan
Data Badan Pusat Statistik Kab. Merangin, jumlah populasi penduduk di Kab.
Merangin meningkat setiap tahunnya yakni ditahun 2018 sebanyak 377,905 Orang,
di tahun 2019 sebanyak 383,480 Orang, tahun 2020 sebanyak 388,928 Orang dan
pada tahun 2021 jumlah populasi penduduk di Kab. Merangin menurun menjadi
sebanyak 354.052 Jiwa.
Sedangkan Jumlah Kendaraan Bermotor berdasarkan data Samsat Kab. Merangin
mengalami penurunan setiap tahunnya yakni ditahun 2018 sebanyak 45.772
Kendaraan, tahun 2019 sebanyak 42,960 Kendaraan, ditahun 2020 sebanyak
42.495 Kendaraan dan ditahun 2021 sebanyak 38,028 kendaraan.
Grafik 3.5
Kompenen IKU Indeks Harkamtibmas
Road Safety Indeks Tahun 2018 - 2021
354052
388928
383480
377905
38028 2021
41
42495
30 2020
42960
44 45772 2019
42 2018
Jumlah Penduduk Total Kematian Jumlah Ranmor
Laka Lantas
2018 2019 2020 2021
Dapat diketahui dari Tabel 3.8 dan Grafik 3.5 diatas bahwa Realisasi Capaian
Road Safety Polres Merangin di tahun 2021 Sebesar 3,95 dan Score Indeks Road
Safety Polres Merangin Sebesar 44,63.
43 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
Pada Tahun 2021 Jumlah penduduk kabupaten Merangin sebanyak 354.052 jiwa
sehingga dapat dihitung sesuai Tingkat fatalitas akibat laka per 100.000 penduduk
(X) tahun 2021 dengan nilai sebesar 11,58 kemudian dikonversi ke X Indeks
didapat nilai X Indeks sebesar 3.
Berbeda Pula jika Tingkat fatalitas akibat laka per 10.000 penduduk (Y) tahun
2021 dengan nilai 10,78 kemudian dikonversi ke Y Indeks maka didapat nilai Y
Indeks sebesar 1,9.
Foto 3.1
Komponen IKU Indeks Harkamtibmas (Road Safety Indeks)
Himbaun keselamatan Dipangkalan Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas
Ojek Pasar Atas Bangko di Sekolah Sekolah
Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas
Melalui Media Sosial Melalui Media Sosial
44 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
- Analisis Kegagalan / Kendala terhadap Komponen IKU Indeks Harkamtibmas
adalah sebagai berikut :
1) alokasi anggaran untuk TPTKP kegiatan derek dan pengangkutan yang
ada pada norma indeks belum mencukupi kebutuhan riil dilapangan;
2) minimnya kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas;
3) traffic light yang ada terkadang tidak bekerja dengan baik;
4) kondisi wilayah dan jalan yang berkontur naik turun dan banyaknya
belokan sejalan dengan minimnya jumlah rambu-rambu / marka jalan ikut
berperan dalam menambah angka kecelakaan lalu lintas.
- Alternatif Solusi yang dilakukan oleh Polres Merangin beserta jajarannya
dalam Pelaksanaan Komponen IKU Indeks Harkamtibmas ini adalah sebagai
berikut :
1) mengoptimalkan swadaya untuk melakukan derek dan pengangkutan
dengan memberdayakan seluruh potensi yang ada;
2) melaksanakan koordinasi dengan Dinas Perhubungan dalam rangka
upaya pemenuhan / pengadaan rambu-rambu / marka jalan dan traffic
light;
3) melakukan kegiatan safety riding dengan menghimbau masyarakat untuk
memakai sabuk pengaman, pembagian stiker pelopor keselamatan berlalu
lintas dan pengecekan laik jalan kendaraan AKAP dan AKDP dalam
menyambut bulan suci dan arus mudik lebaran;
4) meningkatkan kerjasama dengan stakeholder yang berkaitan dengan
bidang lalu lintas melalui kegiatan forum lalu lintas, dalam upaya
membahas dan mencari solusi serta pemecahan berbagai permasalahan
yang timbul di bidang lalu lintas.
- Analisis atas efisiensi Penggunaan Sumber Daya
Kecelakaan lalu lintas merupakan salah satu bencana di jalan raya yang
sering terjadi. Secara umum kecelakaan banyak terjadi disebabkan oleh faktor
manusia, karena manusia sebagai pengemudi kendaraan bermotor sering
lalai dan tidak berhati-hati dalam berkendara. Jumlah kendaraan yang
berlebih juga bisa menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas karena
jumlah kendaraan berlebih tersebut akan semakin memenuhi volume jalan
dan volume jalan raya tetap seperti itu.
45 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
Untuk mewujudkan Road Safety Indeks Polres Merangin banyak sekali
menemukan Hambatan yang dihadapi Polres Merangin terutama dalam
Penggunaan Sumber Daya.
a. kekurangan Sumber Daya Sarana Prasarana seperti tidak adanya Rambu
– rambu lalu lintas, Kondisi Jalan yang Rusak
b. Sumber Daya Manusia
Kekurangan Jumlah Personil dan kemampuan personil yang masih belum
Memadai
Upaya Polres Merangin mengatasi Kendala dan Hambatan tersebut :
a. Meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait dalam rangka perbaikan
Infrastruktur Jalan beserta Rambu rambu Lalu Lintas
b. Mengusulkan Penambahan untuk Personil Dikmas Lantas dan Unit Laka
Lantas
c. Mengajukan pelatihan atau Dikbangpes bagi personil Unit Dikyasa dan Unit
Laka Lantas untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan Personil
Satuan Lalu Lintas Polres Merangin.
- Analisis Program/Kegiatan yang menunjang keberhasilan ataupun kegagalan
Dalam pelaksanaan kegiatan Road Safety Indeks pada tahun 2021, Polres
Merangin secara terus menerus memberikan himbauan kepada masyarakat
melalui Unit Dikyasa untuk mengajak masyarakat sebagai Pelopor
Keselamatan berlalu Lintas dan Kecepatan Unit Laka Lantas mendatangi TKP
sehingga mengurangi tingkat Fatalitas Korban Meninggal Dunia saat terjadi
Kecalakaan Lalu Lintas sehingga memungkinkan Polres Merangin untuk
mencapai keberhasilan dalam pelaksanaan kegiatan Road Safety Indeks.
Adapun hal hal yang menyebabkan kegagalan dalam pelaksanaan kegiatan
Road Safety Indeks adalah kurangnya kepedulian masyarakat tentang
keselamatan sehingga mengabaikan ketertiban berlalulintas dan kondisi
wilayah, jalan serta rambu rambu lalulintas yang kurang memadai.
46 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021