Tabel
Tabel Konversi Road
Tabel Konversi Nilai Indik
Perlu X 21 22 23
Pembenahan X indeks 1.0 1.2 1.4
3.1 3.20 3.30
Perlu Y 1.0 1.1 1.3
Perbaikan Y Indeks
16 17 18
Memadai X 2.0 2.2 2.5
X indeks 2.40 2.50 2.60
Baik 2.0 2.2 2.3
Y
Istimewa Y Indeks 11 12 13
3.0 3.2 3.5
X 1.6 1.7 1.8
X indeks 3.0 3.1 3.3
Y 6 7 8
Y Indeks 4.0 4.1 4.2
0.8 0.9 1
X 4.0 4.06 4.1
X indeks
0 1 2
Y 4.5 4.6 4.7
Y Indeks 0 0.1 0.2
4.5 4.57 4.6
X
X indeks
Y
Y Indeks
47 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
l 3.9
Safety Indeks (RSI)
kator ke Indeks (Skala 1-5)
24 25 26 3.70 > 20,0
1.5 1.7 1.9 1.9 1,0 - < 2,0
3.40 3.50 3.60
1.4 1.6 1.7 > 3,0
1,0 - < 2,0
19 20 2.90 3.00
2.7 2.9 2.8 2.9 > 15,0 - 20,0
2.70 2.80 2,0 - < 3,0
2.5 2.6 > 2,3 - 3,0
2,0 - < 3,0
14 15
3.7 3.9 > 10,0 - 15,0
1.9 2 2.1 2.2 2.3 3,0 - < 4.0
3.4 3.5 3.6 3.8 3.9 > 1,5 - 2,3
3,0 - < 4.0
9 10
4.3 4.4 > 5,0 - 10,0
1.2 1.3 1.4 1.5 4,0 - < 4.5
4.18 4.2 4.3 4.4 > 0,7 - 1,5
4,0 - < 4.5
3 45
4.8 4.9 5.0 ≤ 5,0
0.3 0.4 0.5 0.6 0.7 4,5 – 5
4.7 4.8 4.9 4.9 5.0 ≤ 0,7
4,5 – 5
1.2.Indeks Community Policing (8,2%)
Tabel 3.10
Indeks Community Policing
INDIKATOR KINERJA KOMPONEN BOBOT NILAI Wi.Xi SCORE
UTAMA INDEKS 125,09% INDEKS
IKU1 Indeks 1,2 Indeks 8,2% 8,2
Harkamtibmas Community
Polres Merangin Policing
Grafik 3.6
Indeks Community Policing
8,2% 8,2%
125,09% BOBOT
NILAI Wi.Xi
SCORE INDEKS
Indeks Community Policing merupakan Pencegahan tindak criminal berbasis
masyarakat/community, Re-orientasi pola dan aktivitas patroli, Peningkatan
akuntabilitas public dan Desentralisasi komando.
Berdasarkan pada Peraturan Kapolda Jambi Nomor 3 Tahun 2015 tentang
Pemolisian Masyarakat (Community Policing). Indeks Community Policing
mengukur kinerja dari kegiatan untuk mengajak masyarakat melalui kemitraan
anggota Polri dan masyarakat, sehingga mampu mendeteksi dan
mengidentifikasi permasalahan keamanan serta ketertiban masyarakat
(Kamtibmas) di lingkungan dan menemukan pemecahan masalah.
Indeks Community Policing dibentuk oleh 4 elemen beserta pembobotannya,
sebagai berikut:
1. 1: Persentase Bhabinkamtibmas terhadap desa (w1=15%).
2. 2: Persentase Siskamling Aktif (w2=35%).
3. 3: Persentase FKPM/Pokdar Kamtibnas (w3=10%).
4. 4: Lembaga dan Satuan Kerja Perangkat Daerah memiliki Polsus (w4=40%).
48 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
Perhitungan Indeks Community Policing (ICP) berdasarkan penjumlahan dari
Hasil Komponen X1 s.d X4 di kalikan dengan masing masing bobot Komponen
diatas, dengan formula sebagai berikut :
= ∑
=
Keterangan:
: Indeks Community Policing
: Komponen ICP ( 1 . . 4)
: Bobot masing-masing komponen ( 1 . . 4)
Tabel 3.11
Perhitungan 4 (empat) Elemen Indeks Community Policing Tahun 2021
KOMPONEN JMLH BKTM JMLH NILAI BOBOT Wi.Xi
1 DESA/KEL (3:4) 5 (4x5)
2
% Bktm thdp Kel/ 43 3 4 15% 6
desa 215 20% 3
JML BOBOT
KOMPONEN SISKAMLING JML SELURUH NILAI 35% Wi.Xi
SISKAMLING (2:3) (4x5)
% siskamling aktif AKTIF BOBOT 27,59
KOMPONEN 921 726 78,8% 10% Wi.Xi
JML JMLH NILAI (4x5)
% FKPM/ Pokdar DESA/KEL (2:3) BOBOT 1,16
Kamtib mas FKPM/Pokdar 11,63%
25 215 40% Wi.Xi
KOMPONEN (4x5)
Lembaga & Lembaga & NILAI
Lembaga & Satker Satker Pera Satker Pera (2:3) 93,33
Perang kat Daerah ngkat Daerah ngkat Daerah yg
me miliki Polsus harus memi liki 233,3%
memiliki
Polsus Polsus
3
7
Total Keseluruhan Komponen Wi.Xi 125,09
Nb. Nilai Wi.Xi diperoleh dari (Nilai Komponen x Bobot Komponen)
Dari tabel 3.11 diatas maka Indeks Community Policing (ICP) Polres Merangin
Tahun 2021 adalah sebesar 125,09% dengan rincian sebagai berikut :
1. Persentase Bhabinkamtibmas terhadap desa sebesar 3%.
2. Persentase Siskamling Aktif sebesar 27,59%
3. Persentase FKPM/Pokdar Kamtibnas 1,16%, dan
4. Lembaga dan Satuan Kerja Perangkat Daerah memiliki Polsus sebesar 93.33%
Total Nilai hasil perhitungan tersebut diatas sebesar 125,09% dan kemudian
dikonversikan kedalam tabel konversi nilai Indikator ke indeks (Skala 1-5) sebagai
berikut :
49 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
Tabel
Konversi Indeks Comm
Tabel Konversi Nilai Indikat
Perlu ICP 0% 4% 9% 13% 1
Pembenahan Indeks 1.0 1.1 1.2 1.3 1
Perlu Perbaikan ICP 40% 42% 44% 46% 4
Indeks 2.0 2.1 2.2 2.3 2
Memadai ICP 60% 62% 64% 66% 6
Indeks 3.0 3.1 3.2 3.3 3
Baik ICP 80% 81% 82% 83% 8
Indeks 4.0 4.04 4.09 4.13 4
Istimewa ICP 90% 91% 92% 93% 9
Indeks 4.5 4.56 4.61 4.6 4
50 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
3.12
munity Policing (ICP)
tor ke Indeks (Skala 1-5)
17% 22% 26% 30% 35% 39% > 40%
1.4 1.5 1.6 1.7 1.8 1.9 1,0 - < 2,0
48% 51% 53% 55% 57% 59% 40% - <60%
2.4 2.5 2.6 2.7 2.8 2.9 2,0 - < 3,0
68% 71% 73% 75% 77% 79% 60% - <80%
3.4 3.5 3.6 3.7 3.8 3.9 3,0 - < 4.0
84% 85% 86% 87% 88% 89% 80% - <90%
4.18 4.22 4.26 4.31 4.35 4.40 4,0 - < 4.5
94% 96% 97% 98% 99% 100% ≥ 90%
4.72 4.78 4.83 4.89 4.94 5.00 4,5 - 5
Berdasarkan tabel 3.12 diatas konversi Nilai >100% menjadi 5, maka didapat pula
perhitungan sebagai berikut:
Tabel 3.13
Perhitungan Capaian Indeks Community Policing (ICP)
TAHUN 2021 TOTAL NILAI SCORE
REALISASI INDIKATOR INDEKS
Indeks Community NILAI Wi.Xi ICP SKALA ICP
Policing (ICP) 8,2%
125,09% 5
Nilai Score Indeks pada Tabel 3.13 diatas didapat dari Formula = Skala (5) x
Bobot (8,2%) x 20 maka didapat Nilai Score Indeks Sebesar 8,2%
Dari keseluruhan tabel diatas dapat dijelaskan bahwa Nilai Indeks Comunnity
Policing didapat dari beberapa elemen ditahun 2021 yaitu sebagai berikut :
a) Persentase Jumlah Bhabinkamtibmas terhadap Kelurahan/Desa
Perhitungan Capaian Nilai Indeks Community Policing dapat dihitung dari
beberapa elemen, yakni salah satu diantaranya Data Perbandingan Jumlah
Bhabinkamtibmas dengan jumlah Desa/Kelurahan. Pada Tahun 2021 jumlah
personil Bhabinkamtibmas sebanyak 43 Orang dan Jumlah Desa/ Kelurahan
sebanyak 215 sehingga didapat perhitungan seperti Tabel 3.14 & Grafik 3.7
dibawah ini.
Tabel 3.14
Capaian Elemen Indeks Community Policing (ICP)
Persentase Jumlah Bhabinkamtibmas terhadap Kelurahan/Desa
ELEMEN INDEKS COMMUNITY NILAI % BOBOT Nilai Xi.Wi
POLICING (ICP) BKTM thdp 15% (Nilai x Bobot)
Persentase BKTM terhadap Kel/Desa Kel/Desa 3%
20%
Grafik 3.7
Capaian Elemen Indeks Community Policing
Persentase Jumlah Bhabinkamtibmas terhadap Kelurahan/Desa
NILAI Xi.Wi; 3%
BOBOT; 15% % BKTM THDP
KEL/DESA; 20%
% BKTM THDP KEL/DESA BOBOT NILAI Xi.Wi
51 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
Pada tahun 2021 Jumlah Bhabinkamtibmas Polres Merangin sebanyak 43 Orang
dan Jumlah kelurahan/ Desa sebanyak 215 sehingga jika dipersentasekan
mendapat Nilai sebesar 20% kemudian untuk menentukan nilai Elemen persentase
Jumlah Bhabinkamtibmas terhadap Kelurahan/Desa (Xi.Wi) dengan cara
mengkalikan antara persentase Jumlah Bhabinkamtibmas terhadap
Kelurahan/Desa dengan Bobot Elemen persentase Jumlah Bhabinkamtibmas
terhadap Kelurahan/Desa.
Grafik 3.8
Elemen Indeks Community Policing
Data Perbandingan Jumlah Bhabinkamtibmas terhadap Kelurahan/Desa
DATA PERBANDINGAN JUMLAH BHABINKAMTIBMAS
TERHADAP JUMLAH DESA/KELURAHAN
250 TAHUN 2018 - 2021
200
150
100
50
0 JML BKTM JML DESA/KEL
47 215
2018 47 215
2019 44 215
2020 43 215
2021
Dengan formula perhitungan = %
Keterangan:
: Persentase Bhabinkamtibmas terhadap Kelurahan/desa.
: Jumlah Bhabinkamtibmas
: Total Desa/Kelurahan.
Tabel 3.15
Perhitungan Persentase Bhabinkamtibmas terhadap Kelurahan/Desa
% BKTM Jmlh Jumlah Nilai Wi.Xi
terhadap (Nilai x
Kel/Desa Bhabinkamtibmas Desa/Kel (2:3x100%) Bobot
15%)
1 2 34
2018 47 215 21,9% 5
2019 47 215 21,9% 3,28%
2020 44 215 20,5% 3,28%
2021 43 215 20% 3,07%
3%
52 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
Dari table 3.15 diatas dapat dijelaskan bahwa Jumlah Bhabinkamtibmas pada
tahun 2018 sebanyak 47 Orang dibagi dengan Jumlah Desa/Kelurahan
sebanyak 215 Desa/Kelurahan kemudian dipersantekan sehingga didapat Nilai
21,9%, sedangkan di tahun 2019 Jumlah Bhabinkamtibmas sebanyak 47 Orang
dibagi dengan Jumlah Desa/Kelurahan sebanyak 215 Desa/Kelurahan
kemudian dipersantekan sehingga didapat Nilai yang sama dengan tahun 2018
atau tetap sebesar 21,9%,
Akan Tetapi pada Tahun 2020 mengalami Penurunan Jumlah
Bhabinkamtibmas yakni sebanyak 44 Orang dibagi dengan Jmlah
Desa/Kelurahan sebanyak 215 Desa/Kelurahan kemudian dipersantekan
sehingga didapat Nilai 20,5% dan pada Tahun 2021 kembali mengalami
penurunan jumlah Bhabinkamtibmas menjadi 43 Orang dibagi dengan Jmlah
Desa/Kelurahan sebanyak 215 Desa/Kelurahan kemudian dipersantekan
sehingga didapat Nilai 20%
Dari Nilai Tersebut maka didapat Nilai Element Prosentase Bhabinkamtibmas
Terhadap Keluran/Desa pada Tahun 2021 (Wi.Xi) dengan Formula sebagai
berikut :
Wi.Xi = Nilai x Bobot(15%)
Berdasarkan formula diatas Nilai Wi.Xi Tahun 2021 = 20% x 15% sehingga
didapat Nilai Wi.Xi Sebesar 3%.
Foto 3.2
Elemen Indeks Community Policing
Kegiatan Bhabinkamtibmas di Kelurahan/Desa
Giat SEMAH BAKAR Giat BKTM Sentuh Masyarakat dengan
BKTM Sentuh masyarakat secara Humanis melalui Giat Sambang
Humanis dalam rangka mencegah
Dialogis di Koperasi Desa Tabir Selatan
Terjadinya Karhutla Kab. Merangin
53 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
Giat SEMAH DALUM SEMAH PEDAS
BKTM menjadi Khatib disalah Satu BKTM Peduli Warga SAD di Kec.
Pamenang dengan memberikan
Masjid Kec. Sungai Manau Kab.
Merangin Sembako
- Analisis Kegagalan / Kendala terhadap Elemen Indeks Community Policing
Persentase Jumlah Bhabinkamtibmas Terhadap Desa/Kelurahan.
Kendala dan hambatan yang masih dihadapi yakni terbatasnya jumlah personel
Polri sehingga untuk pelaksanaan tugas Bhabinkamtibmas di Desa / Kelurahan
1 Polisi 1 Desa belum dapat terpenuhi untuk mengoptimalkan peran
Bhabinkamtibmas dalam melayani masyarakat dilakukan upaya dengan cara 1
Bhabinkamtibmas bertugas pada 2 sampai 5 Desa belum lagi adanya
pertukaran jabatan/mutasi sehingga menyebabkan pengurangan jumlah
Personil Bhabinkamtibmas.
- Alternatif Solusi yang dilakukan oleh Polres Merangin beserta jajarannya dalam
Pelaksanaan Elemen Indeks Community Policing Persentase Jumlah
Bhabinkamtibmas Terhadap Desa/Kelurahan.
Upaya pemecahan masalah adalah dengan mengusulkan penambahan
personel yang ditugaskan sebagai Bhabinkamtibmas secara bertahap dan
meningkatkan kemampuan petugas Bhabinkamtibmas dengan meningkatkan
kegiatan bimbingan serta penyuluhan guna menumbuh kembangkan partisipasi
masyarakat dalam memelihara Kamtibmas.
- Analisis atas efisiensi Penggunaan Sumber Daya
Bhabinkamtibmas adalah anggota kepolisian yang ditunjuk selaku pembina
keamanan dan ketertiban masyarakat. Tujuan yang ingin dicapai dalam
kegiatan Bhabinkamtibmas adalah terwujudnya situasi kamtibmas yang
mantap dan dinamis dalam rangka mengamankan dan menyukseskan
pembangunan nasional.
54 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
Dalam pelaksanaan tugasnya ada beberapa Faktor Penghambat / Kendala di
Bidang Sumber Daya yaitu :
a. Kemampuan Komunikasi Personil Bhabinkamtibmas Kurang Baik.
b. Kurangnya pengetahuan Personil Tentang Informasi Terbaru mengenai
Gangguan Keamanan dan Ketertiban
c. Personil Bhabinkamtibmas ditunjuk melalui Surat Keputusan Kapolda
Jambi sehingga apabila ada rotasi/mutasi jabatan Bhabinkamtibmas
menjadi kosong dan proses pengusulan penambahan personil harus
melalui proses yang lama dan Panjang.
Upaya Polres Merangin mengatasi Kendala dan Hambatan tersebut :
a. Mengusulkan ke Polda dan mengadakan Pelatihan di tingkat Polres terkait
peningkatan kualitas kemampuan Personil Bhabinkamtibmas.
b. Membuat Group Bhabinkamtibmas Jajaran guna memberikan informasi
terbaru mengenai Gangguan Keamanan dan Ketertiban.
c. Membuat Surat Perintah Kapolres Merangin untuk menunjuk personil yang
dianggap mampu mengemban tugas bhabinkamtibmas sebagai pengganti
personil bhabinkamtibmas yang mutasi.
- Analisis Program/Kegiatan yang menunjang keberhasilan ataupun kegagalan
Untuk mencapai Keberhasilan dalam rangka mewujudkan situasi kamtibmas
yang mantap dan dinamis dalam rangka mengamankan serta menyukseskan
Pembangunan Nasional, Kapolres Merangin membuat terobosan Inovatif untuk
mendukung kegiatan Bhabinkamtibmas yakni kegiatan Sentuh Masyarakt
Secara Humanis (SEMAH) diantaranya SEMAH PEDAS (Peduli Suku Anak
Dalam) SEMAH DALUM (Da’wah Penyuluhan Hukum), SEMAH BAKAR
(Bhabinkamtibmas Cegah Karhutla), Budidaya Lebah Madu, Budidaya
Tanaman Produktif, Budidaya Ikan dan Program SIAP (Sinergi Inovatif
Antisifatif Proaktif), Jumat Berkah dan Kampung Tangguh.
Seluruh program Inovasi Kapolres Merangin bertujuan untuk mendekatkan Polri
dengan Masyarakat secara Humanis dan Bhabinkamtibmas sebagai ujung
tombak pelaksana yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
55 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
b) Prosentase Siskamling Aktif
Elemen berikutnya dalam penghitungan Indeks Community Policing adalah
Prosentase Siskamling Aktif yaitu perbandingan antara Jumlah Keseluruhan
Siskamling dengan Jumlah Siskamling yang Aktif, tentunya di Wilayah Kab.
Merangin.
Tabel 3.16
Capaian Elemen Indeks Community Policing (ICP)
Persentase Siskamling Aktif
ELEMEN INDEKS NILAI % BOBOT Nilai Xi.Wi
COMMUNITY POLICING SISKAMLING (Nilai x
Bobot)
(ICP) AKTIF
Persentase Siskamling 78,8% 35% 27,59%
Aktif
Grafik 3.9
Capaian Elemen Indeks Community Policing
Persentase Siskamling Aktif
NILAI Xi.Wi; 27,59%
% SISKAMLING
AKTIF; 78,80%
BOBOT; 35%
% SISKAMLING AKTIF BOBOT NILAI Xi.Wi
Dapat diketahui dari Tabel 3.16 dan Grafik 3.9 diatas bahwa Realisasi Elemen
Indeks Community Policing (ICP) yakni Persentase Siskamling Aktif (P) di
Wilayah Hukum Polres Merangin Sebesar 78,8% dengan Bobot 35% dan Nilai
Elemen Persentase Siskamling Aktif (Xi.Wi) sebesar 27,59%.
56 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
Dapat dijelaskan bahwa untuk mendapatkan nilai Persentase Siskamling Aktif (P)
dapat dihitung Dengan Perhitungan Formula
= %
Keterangan:
: Persentase Siskamling Aktif.
: Jumlah Siskamling Aktif.
: Jumlah seluruh Siskamling
Dari Formula Perhitungan diatas Maka didapatkan Nilai Persentase Siskamling
Aktif di Wilayah Hukum Polres Merangin (P) = Jumlah Siskamling aktif sebanyak
726 dibagi ( : ) dengan Jumlah keseluruhan Siskamling sebanyak 921, dan
kemudian dipersentasekan sehingga dapat Nilai Persentase Siskamling Aktif di
Wilayah Hukum Polres Merangin (P) sebesar 78,8%.
Kemudian untuk menghitung Nilai Elemen Persentase Siskamling Aktif (Wi.Xi)
menggunkan Formula :
Wi.Xi = Nilai Persentase Siskamling Aktif di Wilayah Hukum Polres Merangin (P)
sebesar 78,8% x Bobot Persentase Siskamling Aktif sebesar 35% sehingga
didapa Nilai Wi.Xi sebesar 27,59%.
Tabel 3.17
Elemen Indeks Community Policing (ICP)
Data perbandingan Persentase Siskamling Aktif 2018 - 2021
Jumlah Jumlah Wi.Xi (Nilai
x Bobot
Tahun keseluruhan Siskamling Nilai (3:2) 35%)
5
1 Siskamling Aktif 4 17,50%
2018 50% 17,50%
2019 23 50% 17,50%
2020 50% 27,59
2021 80 40 78,8%
80 40
80 40
921 726
57 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
Grafik 3.10
Elemen Indeks Community Policing (ICP)
Data perbandingan Persentase Siskamling Aktif 2018 – 2021
1000 921
900 726
800
700 80 80 80
600 40 40 40
500
400 2018 2019 2020
300
200
100
0
2021
JML SISKAMLING KESELURUHAN JMLH SISKAMLING AKTIF
Penjelasan Grafik 3.10 diatas adalah bahwa pada Tahun 2018 hingga Tahun
2020 Jumlah Keseluruhan Siskamling di wilayah Kab. Merangin tetap sama
sebanyak 80 Siskamling dan ditahun 2021 jumlah Keselurahan Siskamling
meningkat pesat menjadi 921 Siskamling, Sedangkan Siskamling yang Aktif dari
tahun 2018 hingga 2020 juga masih tetap sama sebanyak 40 Siskamling dan
tahun 2021 sebanyak 726 Siskamling.
Foto 3.3
Elemen Indeks Community Policing
Upaya Polres Merangin Mengaktifkan Siskamling
Sambang Dialogis dan beri Sambang Dialogis dan beri Penyuluhan
Penyuluhan di Siskamling desa Sungai di Siskamling di Dusun Bangko
Ulak Kec. Nalo Tantan
58 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
Sambang Dialogis dan beri Sambang Dialogis Dan Beri Penyuluhan
Penyuluhan di Siskamling Desa Di Siskamling Rt 03 Dusun 04 Desa
Salam Buku Kec. Batang Masumai
Langling
- Analisis Keberhasilan terhadap Elemen Indeks Community Policing
Persentase Siskamling Aktif.
Penyebab keberhasilan pencapaian Elemen ICP Persentase Siskamling Aktif
ini dikarenakan Satbinmas dan Bhabinkamtibmas selalu aktif memberi
penyuluhan pentingnya bagi masyarakat untuk sadar kamtibmas di wilayahnya
masing masing. Selain Itu Satbinmas Polres Merangin sering kali membuat
lomba dan memberikan Hadiah bagi Siskamling yang ter-aktif sehingga
mendorong warga masyarkat untuk mengaktifkan Siskamling di lingkungannya,
- Analisis Kendala terhadap Elemen Indeks Community Policing Persentase
Siskamling Aktif.
Sistem Keamanan Lingkungan atau Siskamling merupakan salah satu usaha
dalam rangka menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat di kampung
atau desa dan dalam hal ini seluruh warga Masyarakat wajib ikut serta dalam
menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat dilingkungannya. Namun
dalam pelaksanaannya untuk mengaktifkan Siskamling terdapat beberapa
Hambatan atau kendala yakni :
a. Seringkali ketika sudah dibuatkan jadwal piket, petugas ronda ada yang
mangkir, atau tidak datang saat ronda malam dengan berbagai macam
alasan, sebab aktivitas masing-masing orang berbeda-beda;
b. Terkendala dalam Pembangunan pos kamling, karena terkait masalah
lahan warga.
59 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
- Alternatif Solusi yang dilakukan oleh Polres Merangin beserta jajarannya dalam
Pelaksanaan Elemen Indeks Community Policing Persentase Siskamling Aktif.
a. Upaya pemecahan masalah adalah dengan mengadakan Lomba Siskamling
Teraktif dan memberikan Hadiah/Cinderamata kepada Pos Pos Siskamling
yang Aktif.
b. Membantu memfasilitasi Koordinasi dengan Pihak Terkait dalam rangka
menyelesaikan masalah Lahan lokasi pembangunan Siskamling.
- Analisis atas efisiensi Penggunaan Sumber Daya
Satuan Binmas Polres Merangin beserta Bhabinkamtibmas Jajaran Polres
Merangin telah berupaya mengaktifkan 100% Siskamling di seluruh Wilayah
Kab. Merangin, Namun Kurangnya Kesadaran Masyarakat dilingkungannya
untuk menciptakan/penanggulangan terhadap setiap kemungkinan timbulnya
gangguan keamanan & ketertiban Masyarakat. Serta kurangnya Sarana
Prasarana yang mendukung kegiatan di Siskamling.
Upaya Polres Merangin mengatasi Kendala dan Hambatan tersebut :
a. Memberdayakan seluruh Personil Satuan Binmas khususnya Bhabinkam
tibmas untuk membina & membangun kesadaran masyarakat untuk ikut
berpartisipasi dalam Harkamtibmas melalui Sosialisasi/Penyuluhan.
b. Sat Binmas Polres Merangin melaksanakan kegiatan Sambang Dialogis ke
Siskamling aktif dan memberikan Cinderamata berupa peralatan pendukung
kegiatan di Siskamling.
- Analisis Program/kegiatan yang menunjang keberhasilan pencapaian
Program kegiatan yang menunjang keberhasilan dalam pelaksanaan Elemen
ICP Persentase Siskamling aktif adalah adanya Program Inovasi Kapolres
Merangin Yakni Program Inovasi SEMAH (sentuh Masyarakat secara Humanis)
yang mana fungsi pelaksana terdepan adalah Satuan Binmas Polres Merangin
beserta Bhabinkamtibmas Jajaran Polres Merangin meliputi kegiatan Sambang
Dialogis, penyuluhan, Pembinaan dan lain sebagainya termasuk mendorong
masyarakat mengaktifkan siskamling.
60 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
c) Persentase FKPM/Pokdar Kamtibmas.
Jumlah anggota Polisi berbanding dengan jumlah penduduk akan selalu tidak
berimbang atau bahkan semakin ketinggalan, sehingga untuk mencapai rasio ideal
(1:400) akan dibutuhkan waktu. Dalam mewujudkan harkamtibmas dibentuklah
strategi yang tepat untuk mengatasi kesenjangan ini dengan membangun
kemitraan dengan masyarakat. Dalam proses kemitraan ini, akan dibentuk Forum
Kemitraan Polres Merangin dan Masyarakat (FKPM) sebagai sarana komunikasi
mencari pemecahan masalah sosial. Terdapat aturan ketat terhadap FKPM,
diantaranya FKPM dilarang membentuk satgas-satgas sendiri dari warga sipil,
larangan melakukan tindakan kepolisian, larangan menggunakan atribut kepolisian
atau mengaitkan FKPM dengan kegiatan politik praktis. FKPM ditujukan untuk
menemukan, mengidentifikasi akar masalah, dan mencari penyelesaiannya.
Tabel 3.18
Capaian Elemen Indeks Community Policing (ICP)
Persentase FKPM/Pokdar Kamtibmas
ELEMEN INDEKS % Nilai Xi.Wi
COMMUNITY POLICING
FKPM/POKDAR BOBOT (Nilai x
(ICP)
KAMTIBMAS Bobot)
Persentase FKPM/Pokdar 11,63% 10% 1,16%
Kamtibmas
Grafik 3.11
Capaian Elemen Indeks Community Policing (ICP)
Persentase FKPM/Pokdar Kamtibmas
NILAI Xi.Wi; 1,16%
BOBOT; 10% % FKPM/POKDAR
KAMTIBMAS;
11,63%
61 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
Dari Tabel 3.18 dan Grafik 3.11 diatas dapat dijelaskan bahwa Nilai persentase
FKPM/Pokdar Kamtibmas sebesar 11,63% dan Nilai Elemen ICP persentase
FKPM/Pokdar Kamtibmas sebesar 1,16% dari bobot yang telah ditentukan sebesar
10%.
Adapun perhitungan capaian Nilai persentase FKPM/Pokdar Kamtibmas dapat
dijelaskan sebagai berikut;
Tabel 3.19
Elemen Indeks Community Policing (ICP)
Data Perbandingan Persentase FKPM/Pokdar Kamtibmas
Tahun 2018 – 2021
Tahun Jumlah Jumlah Nilai (2:3) Wi.Xi (Nilai
FKPM/Pokdar Kel/Desa x Bobot
1 4 10%)
2018 2 3 4,19% 5
2019 9 215 5,58% 0,42%
2020 12 215 4,19% 0,56%
2021 9 215 11,63% 0,42%
25 215 1,16%
Grafik 3.12
Elemen Indeks Community Policing (ICP)
Data Perbandingan Persentase FKPM/Pokdar Kamtibmas
JMLH FKPM/POKDAR KAMTIBMAS JMLH KE/DESA
215 215 215 215
9 12 9 25
2018 2019 2020 2021
Dapat pula kami jelaskan bahwa di Wilayah Kab. Merangin tahun 2018 terdapat 9
FKPM/Pokdar Kamtibmas, Tahun 2019 sebanyak 12 FKPM/Pokdar Kamtibmas,
Tahun 2020 sebanyak 9 FKPM/Pokdar Kamtibmas dan pada Tahun 2021 ada
sebanyak 25 FKPM/Pokdar Kamtibmas, sedangkan jumlah Desa/Kelurahan dari
tahun 2018 hingga 2021 sebanyak 215 Kel/Desa.
62 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
Berdasarkan data tersebut diatas maka dapat dihitung Nilai Persentase FKPM/
Pokdar Kamtibmas dengan Formula :
= %
Keterangan:
: Persentase FKPM/Pokdar Kamtibmas : Jumlah Kelurahan/Desa.
: Jumlah FKPM/Pokdar Kamtibmas.
Dan apabila diaplikasikan sesuai dengan formula diatas maka Nilai Persentase
FKPM/Pokdar Kamtibmas Tahun 2021 (P) = Jumlah FKPM/Pokdar Kamtibmas (R)
Sebanyak 25 FKPM/Pokdar dibagi (:) Jumlah Kel/Desa (T) sebanyak 215 dan
kemudian dipersentasekan sehingga didapat Nilai Persentase FKPM/Pokdar
Kamtibmas Tahun 2021 (P) sebesar 11,63%
Kemudian dapat pula dihitung Nilai Elemen ICP persentase FKPM/Pokdar
Kamtibmas (Xi.Wi) dengan Formula : Xi.Wi = P x Bobot
Nilai Elemen ICP persentase FKPM/Pokdar Kamtibmas (Xi.Wi) = Nilai Persentase
FKPM/Pokdar Kamtibmas Tahun 2021 (P) sebesar 11,63% x Bobot sebesar 10%
sehingga didapat Nilai Elemen ICP persentase FKPM/Pokdar Kamtibmas Tahun
2021 (Xi.Wi) Sebesar 1,16%
Foto 3.4
Elemen Indeks Community Policing
Pembentukan FKPM/Pokdar Kamtibmas Polres Merangin
Pembinaan Pokdar Kamtibmas Giat sosial berbagi Takjil bersama
Fokdar Kamtibmas
Memberikan Pelatihan
kepada FKPM/Fokdar
Kamtibmas dan makan
bersama
63 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
- Analisis Keberhasilan terhadap Elemen Indeks Community Policing Persentase
FKPM/Pokdar Kamtibmas Polres Merangin.
Keberhasilan pelaksanaan Elemen ICP Persentase FKPM/Pokdar Kamtibmas
Polres Merangin dikarenakan Sat Binmas Polres Merangin selalu aktif
membangun kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kamtibmas
melalui kegiatan Himbauan dan penyuluhan sehingga timbul rasa memiliki dan
membutuhkan Kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif;
- Analisis Kegagalan / Kendala terhadap Elemen Indeks Community Policing
Persentase FKPM/Pokdar Kamtibmas Polres Merangin.
a. Rendahnya partisipasi masyarakat, disebabkan oleh karena keterbatasan
kemampuan yang mereka miliki, seperti pendidikan dan kesempatan untuk
mendapatkan informasi. Demikian pula sering terjadi kesenjangan partisipasi
antara elit penguasa dengan masyarakat yang kurang mampu pada
umumnya;
b. Komunikasi dengan pimpinan komunitas yang ada sangat sulit terlaksana
akibat jarak dan kesibukan antara Polisi sebagai pemelihara Kamtibmas &
pimpinan komunitas yang tak jarang merupakan pegawai di instansi
Pemerintah.
- Alternatif Solusi yang dilakukan.
a. meningkatkan cara Pendekatan yakni cara yang lebih humanistik seperti
pendekatan pendekatan individual baik kepada masyarakat maupun kepada
tokoh masyarakat. Dengan demikian masyarakat lebih tergugah hatinya
untuk berperan aktif dan menjalin kemitraan dengan pihak Kepolisian.
b. Membuat Terobosan Inovasi POKDAR KAMTIBMAS MADU (Mandiri
Antisipatif Peduli Lingkungan), yang mana program inovasi merupakan
suatu upaya membangun kesadaran masyarakat untuk bersama-sama
menjaga Kamtibmas serta menimbulkan rasa memiliki dan membutuhkan
Kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif Serta juga menjadi
perpanjangan tangan Polri dalam menyelesaikan permasalahan ringan
yang dapat diselesaikan. Bahkan Polres Merangin juga membentuk Pokdar
Kamtibmas dari Warga Suku Anak Dalam (SAD);
64 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
c. Mengimplementasikan prinsip-prinsip Polmas dengan baik sesuai pedoman
atau landasan dasar starategi dan impimentasi Pemolisian Masyarakat
dalam penyelenggaraan tugas Polri. Upaya penting lainnya juga diperlukan
dengan sikap atau cerminan yang terpuji sebagai suri tauladan bagi
masyarakat agar pandangan masyarakat tidak buruk lagi terhadap Polri.
d. Melakukan koordinasi menggunakan telekomunikasi selular tentang
kemungkinan dan perkembangan komunitas, serta kegiatan apa saja yang
dilakukan dan akan dilakukan dalam mendukung pemeliharaan Kamtibmas
- Analisis atas efisiensi Penggunaan Sumber Daya
Pandangan Negative masyarakat akan citra Polri sehingga masyarakat enggan
berpartisipasi dalam memelihara stabilitas keamanan dan ketertiban
masyarakat. Kesan awam menunjukkan bahwa masih banyak polisi yang dinilai
kurang ramah dalam menerima Laporan, ketanggapan polisi terhadap suatu
kasus tergantung pada kasus yang seperti apa dan situasi yang bagaimana
yang perlu ditanggapi dan yang kurang perlu ditanggapi segera.
Upaya Polres Merangin dalam mengatasi Hal tersebut dengan
Memberdayakan seluruh Personil Satuan Binmas khususnya Bhabinkamtibmas
sebagai ujung tombak Polres Merangin untuk Pembinaan dan penyuluhan
kepada seluruh aspek warga masyarakat, guna menciptakan jalinan kemitraan
yang dinamis antara pihak kepolisian dengan warga masyarakatnya dalam
upaya memelihara stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
- Analisis Program/Kegiatan yang menunjang Keberhasilan Pencapaian
Adapun Program/Kegiatan yang menunjang keberhasilan dalam pencapaian
Elemen ICP Persentase FKPM/Pokdar Kamtibmas Polres Merangin ini
dikarenakan adanya Program Inovasi Kapolres Merangin yakni POKDAR
KAMTIBMAS MADU (Mandiri Antisipatif Peduli Lingkungan), yang mana
program inovasi merupakan suatu upaya membangun kesadaran masyarakat
untuk bersama-sama menjaga Kamtibmas serta menimbulkan rasa memiliki
dan membutuhkan Kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif Serta juga
menjadi perpanjangan tangan Polri dalam menyelesaikan permasalahan ringan
yang dapat diselesaikan. Bahkan Polres Merangin juga membentuk Pokdar
Kamtibmas dari Warga Suku Anak Dalam (SAD).
65 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
d) Lembaga dan Satuan Kerja Prangkat Daerah Memiliki Polsus.
Polsus adalah instansi dan/atau badan pemerintah yang oleh atau atas kuasa
undang-undang diberi wewenang untuk melaksanakan fungsi Kepolisian di bidang
teknisnya masing-masing. Fungsi Kepolisian adalah salah satu fungsi
pemerintahan negara di bidang pemeliharaan keamanan dan ketertiban
masyarakat, penegakan hukum, perlindungan, pengayoman, dan pelayanan
kepada masyarakat.
Tabel 3.20
Capaian Elemen Indeks Community Policing (ICP)
Lembaga & Satuan Kerja Perangkat Daerah Memiliki Polsus
ELEMEN INDEKS NILAI % LEMBAGA & Nilai
Xi.Wi
COMMUNITY POLICING SATKER PERANGKAT BOBOT (Nilai x
Bobot)
(ICP) DAERAH MEMILIKI POLSUS
Lembaga dan Satuan 233,3% 40% 93,33%
Kerja Perangkat Daerah
Memiliki Polsus
Grafik 3.13
Capaian Elemen Indeks Community Policing (ICP)
Lembaga & Satuan Kerja Perangkat Daerah Memiliki Polsus
100% 100%
100% TARGET
REALISASI
CAPAIAN
Dari Tabel 3.20 dan Grafik 3.13 diatas dapat dijelaskan bahwa Capaian Elemen
Indeks Community Policing (ICP) (Xi.Wi) sebesar 93.33% dari Nilai Lembaga dan
Satuan Kerja Perangkat Daerah Memiliki Polsus pada tahun 2021 sebesar
233,3% dan bobot sebesar 40%.
66 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
Adapun perhitungan untuk mendapat Nilai nilai tersebut, akan dijelaskan pada
Tabel 3,21 dan uraian sebagai berikut :
Tabel 3.21
Data Perbandingan Lembaga & Satuan kerja Perangkat Daerah
memiliki Polsus Tahun 2018 - 20221
Tahun Lembaga & Lembaga & Nilai Wi.Xi
Satuan kerja Satuan kerja Lembaga & (Nilai x
1 Satuan kerja Bobot
2018 Perangkat Perangkat Perangkat 40%)
2019 Daerah yang Daerah yang
2020 harus memiliki Daerah 5
2021 memiliki memiliki 40%
Polsus Polsus Polsus (2:3) 40%
40%
2 3 4 93,33%
2 2 100%
2 2 100%
2 2 100%
7 3 233,3%
Nilai Satuan Kerja Perangkat Daerah memiliki Polsus di Kolom 4 (Empat)
pada Tabel 3.21 diatas dapat dihitung menggunakan perhitungan Formula
sebagai berikut :
= %
Keterangan:
: Persentase Lembaga Satuan Kerja Perangkat Daerah memiliki Polsus.
: Jumlah Lembaga dan Satuan Kerja Perangkat Daerah memiliki yang
Polsus.
: Jumlah Lembaga dan Satuan Kerja Perangkat Daerah yang harus
memiliki Polsus
Pada Tahun 2018 hingga Tahun 2020 Jumlah Lembaga Satuan Kerja
Perangkat Daerah yang memiliki Polsus sebanyak 2 Lembaga Satuan Kerja
dan pada Tahun 2021 Jumlah Lembaga Satuan Kerja Perangkat Daerah
yang memiliki Polsus sebanyak 7 Lembaga Satuan Kerja, sedangkan Jumlah
Lembaga Satuan Kerja Perangkat Daerah yang harus memiliki Polsus
ditahun 2018 hingga Tahun 2020 sebanyak 2 Lembaga Satuan Kerja dan
Jumlah Lembaga Satuan Kerja Perangkat Daerah yang harus memiliki
Polsus ditahun 2021 sebanyak 3 Lembaga Satuan Kerja.
67 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
Apabila di Aplikasikan dengan Formula diatas maka Persentase Lembaga
Satuan Kerja Perangkat Daerah memiliki Polsus Tahun 2021 (P) = Jumlah
Lembaga dan Satuan Kerja Perangkat Daerah memiliki yang Polsus (R)
sebanyak 7 Lembaga Satuan Kerja dibagi (:) Jumlah Lembaga dan Satuan
Kerja Perangkat Daerah yang harus memiliki Polsus (T) sebanyak 3
Lembaga Satuan Kerja dan kemudian dipersentasekan atau dikalikan 100%
sehingga didapat Nilai Persentase Lembaga Satuan Kerja Perangkat Daerah
memiliki Polsus Tahun 2021 (P) Sebesar 233,3%
Selanjutnya Nilai Elemen Lembaga Satuan Kerja Perangkat Daerah memiliki
Polsus (Wi.Xi) didapat dari formula dibawah ini :
Wi.Xi = Nilai Persentase Lembaga Satuan Kerja Perangkat Daerah memiliki
Polsus Tahun 2021 (P) sebesar 233,3% x Bobot sebesar 40% sehingga
didapat Selanjutnya Nilai Elemen Lembaga Satuan Kerja Perangkat Daerah
memiliki Polsus (Wi.Xi) Sebesar 93,33%
Grafik 3.14
Data Perbandingan Lembaga dan Satuan Kerja Prangkat Daerah
Memiliki Polsus Tahun 2018 - 2021
2018 2019 2020 2021
7
3 222
222
JMLH LEMBAGA & SATKER PERANGKAT DAERAH JMLH LEMBAGA & SATKER PERANGKAT DAERAH
YG HARUS MEMILIKI POLSUS YG MEMILIKI POLSUS
Grafik 3.14 diatas terlihat jelas bahwa pada Tahun 2018 terdapat 2 (dua) Lembaga
dan Satuan kerja Perangkat Daerah yang memiliki Polsus yakni Pol PP dan Dinas
Perhubungan, di tahun 2019 juga sama ada 2 (dua) Lembaga dan Satuan kerja
Perangkat Daerah yang memiliki Polsus yakni Pol PP dan Dinas Perhubungan dan
di Tahun 2020 2 (dua) Lembaga dan Satuan kerja Perangkat Daerah yang memiliki
Polsus yakni Pol PP dan Dinas Perhubungan sedangkan pada Tahun 2021 ada 7
(Tujuh) Lembaga dan Satuan kerja Perangkat Daerah yang memiliki Polsus yakni
Pol PP dan Dinas Perhubungan, Lapas, Damkar, Manggala Agni, Terminal Pulau
Tujuh dan Kehutanan.
68 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
Dibandingkan dengan Jumlah Lembaga dan Satuan kerja Perangkat Daerah yang
harus memiliki Polsus dari tahun 2018 hingga 2020 sebanyak 2 Lembaga/Satuan
kerja Perangkat Daerah dan pada Tahun ada sebanyak 3 Lembaga/Satuan kerja
Perangkat Daerah yaitu Lapas, Manggala Agni dan Dinas Kehutanan.
Foto 3.5
Elemen Indeks Community Policing
Lembaga & Satuan kerja Perangkat Daerah memiliki Polsus
Melaksanakan Pembinaan pada Polsus Melaksanakan Pembinaan pada
Sat Pol PP Polsus Manggala Agni
Melaksanakan Pembinaan pada Polsus Melaksanakan Pembinaan pada
Kehutanan Polsus Dishub
- Analisis Keberhasilan terhadap Elemen Indeks Community Policing Lembaga
dan Satuan Kerja Perangkat Daerah Memiliki Polsus.
Keberhasilan pelaksanaan Elemen ICP Lembaga dan Satuan Kerja Perangkat
Daerah memiliki Polsus dikarenakan banyaknya Satuan kerja Perangkat
daerah yang memiliki Polsus dan Sat Binmas Polres Merangin melakukan
Koordinasi, Pengawasan, serta Pembinaan Teknis terhadap Polsus, PPNS,
dan Pam Swakarsa yang memiliki kewenangan kepolisian secara terbatas,
bertujuan untuk meningkatkan kerjasama, menunjang kelancaran pelaksanaan
tugas, serta untuk menjamin agar kegiatan yang dilakukan dapat berjalan
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
69 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
- Analisis Kegagalan / Kendala terhadap Elemen Indeks Community Policing
Lembaga dan Satuan Kerja Perangkat Daerah Memiliki Polsus.
Kurang Optimalnya Pelaksanaan tugas Kepolisian Khusus (Polsus)
dikarenakan anggota Polsus Belum Menguasai cara Penggunaan Peralatan
dan Kelengkapan Serta Kemampuan teknis Kepolisian.
- Alternatif Solusi yang dilakukan oleh Polres Merangin dalam Pelaksanaan
Elemen Indeks Community Policing Lembaga dan Satuan Kerja Perangkat
Daerah Memiliki Polsus.
Untuk Mengoptimalkan Pelaksanaan tugas dan fungsi Kepolisian oleh Polsus,
Sat Binmas Polres Merangin memberikan pelatihan teknis kepolisian, pelatihan
penggunaan peralatan dan kelengkapan kepada Polsus guna peningkatan
kemampuan anggota Polsus dan memberikan Pendidikan maupun pelatihan
bagi bakal calon anggota Polsus.
- Analisis Efesiensi penggunaan Sumber Daya terhadap Elemen Indeks
Community Policing Lembaga dan Satuan Kerja Perangkat Daerah Memiliki
Polsus.
Pelaksanaan Elemen ICP Lembaga dan Satuan Kerja Perangkat Daerah
memiliki Polsus meliputi kegiatan Koordinasi, pengawasan dan Pembinaan
terhadap Polsus yang dilaksanakan oleh Sat Binmas Polres Merangin dengan
Jumlah Personil terbatas yakni hanya 10 Personil dan anggaran yang ada
hanya mendukung untuk kegiatan Pembinaan dan Koordinasi Polsus.
- Analisis Program/Kegiatan yang Menunjang Keberhasilan terhadap Elemen
Indeks Community Policing Lembaga dan Satuan Kerja Perangkat Daerah
Memiliki Polsus.
Pelaksanaan Elemen ICP Lembaga dan Satuan Kerja Perangkat Daerah
memiliki Polsus bisa dikatakan berhasil dikarenakan didukung Program/
Kegiatan maupun Anggaran dalam DIPA Polres Merangin terkait Pembinaan
dan Koordinasi Polsus yang dilaksanakan Oleh Fungsi Sat Binmas Polres
Merangin.
70 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
1.3. Persentase Penurunan Potensi Gangguan (10,3%)
Tabel 3.22
Capaian Komponen IKU Indeks Harkamtibmas
Persentase Penurunan Potensi Gangguan tahun 2021
INDIKATOR KOMPONEN % SKALA SCORE
KINERJA UTAMA INDEKS KEMAMPUAN KONVERSI INDEKS
IKU1 Indeks 1.3 Persentase REDUKSI 4,56 9,39
POTENSI
GANGGUAN
(PPG)
82,7%
Harkamtibmas Penurunan
Polres Potensi
Merangin Gangguan
Grafik 3.15
Capaian Komponen IKU Indeks Harkamtibmas
Persentase Penurunan Potensi Gangguan 2021
SCORE INDEKS;
9,39%
SKALA
KONVERSI;
4,56%
NILAI %
PENURUNAN
POTENSI
GANGGUAN
(PPG); 82,7%
Persentase kemampuan reduksi potensi gangguan mengukur perbandingan antara
selisih perkiraan potensi gangguan dengan jumlah perkiraan potensi gangguan.
Ruang lingkup dari indikator ini adalah potensi gangguan kamtibmas di bidang:
1. Politik;
2. Ekonomi;
3. Sosial budaya;
4. Keamanan negara;
Nilai indikator dihitung sebagai jumlah total penurunan potensi gangguan untuk
seluruh bidang.
71 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
Potensi gangguan yang dimaksud adalah yang berkaitan dengan terorisme,
radikalisme, konflik sosial, dan gangguan keamanan dan ketertiban lainnya.
Potensi gangguan dapat dilihat dari beberapa hal, yakni:
1. Perkiraan Keadaan (Kirka) Intelijen;
2. Kalender Kamtibmas;
3. Kejadian sebelumnya.
Perhitungan Persentase kemampuan reduksi Potensi Gangguan dapat dihitung
dengan Formula Berikut :
= (∑ − ∑ ) %
∑
Keterangan:
PPG : Persentase kemampuan reduksi potensi gangguan
∑ : Proyeksi potensi gangguan untuk seluruh bidang
∑ : Jumlah kejadian riil gangguan untuk seluruh bidang.
Tabel 3.23
Komponen IKU Indeks Harkamtibmas
Data Perbandingan Persentase Penurunan Potensi Gangguan
Tahun 2018 - 2021
Unsur Perhitungan Tahun
Jumlah Potensi Gangguan 2018 2019 2020 2021
Jumlah Kejadian Riil 165 554
PPG 99 669 680 96
40,0% 82,7%
220 170
67,12% 75,0%
Tabel 3.23 diatas menunjukkan bahwa kemampuan reduksi Potensi Gangguan
Polres Merangin setiap tahun Meningkat dari Tahun 2018 Jumlah Potensi
Gangguan sebanyak 165 Potensi dan Jumlah Kejadian Riil sebanyak 99 Kejadian
Sehingga PPG mencapai 40%, sedangkan ditahun 2019 jumlah Potensi Gangguan
sebanyak 669 Potensi dan kejadian riil sebanyak 220 sehinnga Kemampuan
reduksi potensi gangguan atau PPG menjadi 67,12%. Ditahun 2020 kembali
mengalami peningkatan dimana Potensi Gangguan sebanyak 680 Gangguan dan
Kejadian Riil sebanyak 170 Kejadian sehingga Kemampuan reduksi potensi
gangguan atau PPG menjadi 75% dan pada Tahun 2021 jumlah Potensi Gangguan
sebanyak 554 Gangguan dan Kejadian Riil sebanyak 96 Kejadian sehingga
Kemampuan reduksi potensi gangguan atau PPG menjadi 82,7%.
Berikut kami gambarkan dalam bentuk Grafik 3.16 dan Grafik 3.17 dibawah ini ;
72 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
Grafik 3.16
Data Komponen IKU Indeks Harkamtibmas
Perbandingan Potensi Gangguan dan Kejadian Riil Tahun 2018 – 2021
2018 2019 2020 2021
680 554
669
96
170
220
165 99
Jumlah Jumlah
Potensi Kejadian Riil
Gangguan
Grafik 3.17
Data Komponen IKU Indeks Harkamtibmas
Kemampuan Reduksi Potensi Gangguan
Kemampuan Reduksi Potensi
Gangguan (PPG)
0% 50% 100%
2021 Kemampuan Reduksi Potensi Gangguan (PPG)
2020 82,70%
2019 75%
2018 67,12%
40%
Foto 3.6
Komponen IKU Indeks Harkamtibmas
Persentase Penurunan Potensi Gangguan di Tahun 2021
Giat penggalangan Warga SAD yang akan menikah dengan Warga Biasa
73 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
Penggalangan Kadis Pendidikan terkait aksi unras Siswa & Guru SMP N 10
Giat Penggalangan terhadap pemilik Karoke agar tetap mematuhi Prokes.
Penggalangan terkait rencana aksi damai serta Pemblokiran Jalan Masuk
dan Keluar di Simpang Kidau (Simpang Kuamang Menuju Dusun Rimbo
Kartika Desa Koto Rayo Kec. Tabir.
74 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
- Analisis Keberhasilan terhadap Komponen Indeks Harkamtibmas Persentase
Penurunan Potensi Gangguan Polres Merangin.
Penyebab keberhasilan Polres Merangin dalam mencapai target Komponen
Indeks Harkamtibmas Persentase Penurunan Potensi Gangguan ini adalah
Karena personil Polres Merangin giat melaksanakan patroli dan sambang di
daerah daerah rawan kriminalitas dan wilayah yang dianggap berpotensi
terjadinya gangguna kriminalitas serta pelaksanaan Deteksi Dini dan
penggalangan Sat Intelkam akan adanya Potensi Gangguan.
- Analisis Kegagalan / Kendala terhadap Komponen Indeks Harkamtibmas
Persentase Penurunan Potensi Gangguan Polres Merangin.
Kendala maupun hambatan yang dihadapi adalah ada beberapa faktor yang
mempengaruhi naiknya angka kriminalitas seperti kejahatan Curanmor,
penipuan dan Curat diantaranya rendahnya tingkat kesadaran masyarakat
untuk berupaya mengamankan dirinya maupun masyarakat sekitar yang masih
belum mempunyai kesadaran dalam menciptakan rasa aman terhadap
lingkungannya.
- Alternatif Solusi yang dilakukan oleh Polres Merangin dalam Pelaksanaan
Komponen Indeks Harkamtibmas Persentase Penurunan Potensi Gangguan
Polres Merangin.
Upaya pemecahan masalah antara lain dengan Lebih Meningkatkan
pelaksanaan Pembinaan Jaringan, Penggalangan dan Deteksi giat masyarakat
tepat sasaran, tepat waktu disertai dengan kinerja anggota intelijen yang
senantiasa menindaklanjuti setiap informasi yang disampaikan dan
perkembangan masyarakat, disamping itu dalam mengantisipasi potensi
gangguan senantiasa dilaksanakan terpadu dengan fungsi lainnya seperti
fungsi Binmas dalam memberikan penyuluhan (preventif dan preemptif), fungsi
Sabhara yakni kegiatan patroli dialogis di daerah rawan Kamtibmas serta
dengan fungsi Reserse dalam penegakan hukum.
75 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
- Analisis atas efisiensi Penggunaan Sumber Daya
Dalam hal pelaksanaan kegiatan Persentase penurunan Potensi Gangguan,
Personil Polres Merangin dituntut untuk dapat menentukan perencanaan serta
langkah penanganan yang tepat dan konperehenship untuk mencegah,
menanggulangi dan menangani permasalahan berbagai permasalahan yang
terjadi.
Oleh karena itu Upaya Polres Merangin untuk mengatasi hal tersebut adalah
menggelar pelatihan Fungsi terkait peningkatan keterampilan, pelatihan VCD
dan lain lain, guna meningkatkan kemampuan personil dilapangan dalam
menangani Potensi Gangguan yang ada untuk menjadi tidak nyata.
- Analisis Program/Kegiatan yang menunjang Keberhasilan Pencapaian
Untuk mencapai keberhasilan pelaksanaan Komponen Indeks Harkamtibmas
Persentase Penurunan Potensi Gangguan Polres Merangin ini dikarenakan
adanya Program/Kegiatan dan dukungan anggaran kegiatan Patroli yang
dilaksanakan Fungsi Sat Sabhara Polres Merangin untuk menekan terjadinya
Potensi Gangguan yang menjadi nyata serta adanya dukungan
Program/Kegiatan maupun anggaran dari Fungsi Sat Intelkam yang
Melaksanakan kegiatan Penggalangan dan Deteksi dini sehingga mampu
mengantisipasi dan mencegah Potensi Gangguan menjadi nyata.
76 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
T
Konversi Persentase Kema
Tabel Konversi Nilai Indi
Perlu PPG 0% 1% 2% 3%
Pembenahan Indeks 1.0 1.1 1.2 1.3
Perlu Perbaikan PPG 10% 12% 14% 16%
Indeks 2.0 2.1 2.2 2.3
Memadai PPG 30% 32% 34% 36%
Indeks 3.0 3.1 3.2 3.3
Baik PPG 50% 53% 56% 60%
Indeks 4.0 4.04 4.09 4.13
Istimewa PPG 80% 82% 84% 87%
Indeks 4.5 4.56 4.61 4.67
77 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
Tabel 3.24
ampuan Reduksi Potensi Gangguan
ikator ke Indeks (Skala 1-5)
4% 5% 6% 7% 8% 9% > 10%
1.4 1.5 1.6 1.7 1.8 1.9 1,0 - < 2,0
% 18% 21% 23% 25% 27% 29% 10% - <30%
2.4 2.5 2.6 2.7 2.8 2.9 2,0 - < 3,0
% 38% 41% 43% 45% 47% 49% 30% - <50%
3.4 3.5 3.6 3.7 3.8 3.9 3,0 - < 4.0
% 63% 66% 69% 72% 76% 79% 50% - <80%
3 4.18 4.22 4.26 4.31 4.35 4.40 4,0 - < 4.5
% 89% 91% 93% 95% 98% 100% ≤ 80%
7 4.72 4.78 4.83 4.89 4.94 5.00 4,5 – 5
1.4. Respon Time Kehadiran di TKP (20,2%)
Tabel 3.25
Capaian Komponen IKU Indeks Harkamtibmas
Respon Time Kehadiran di TKP
INDIKATOR KOMPONEN NILAI RATA SKALA SCORE
KINERJA UTAMA INDEKS RATA KONVERSI INDEKS
RESPON
TIME
IKU1 Indeks 1.4 Response
Harkamtibmas time 100% 5 20,2%
Polres kehadiran
Merangin di TKP
Grafik 3.18
Capaian Komponen IKU Indeks Harkamtibmas
Respon Time Kehadiran di TKP
20,2% 100% NILAI RATA RATA RESPON TIME
5 SKALA KONVERSI
SCORE INDEKS
Response time atau disebut juga Service Level Agreement (SLA), adalah
komponen indikator kinerja untuk mengukur seberapa cepat Polres Merangin
sampai di TKP untuk menanggapi suatu kejadian yang menjadi kewenangannya.
Pengukuran komponen indikator ini adalah dengan melihat seberapa banyak
kejadian yang memenuhi response time/SLA yang telah disepakati.
Response time dihitung dari beberapa fungsi yakni, SPKT dan Polsek jajaran.
Dimana masing-masing fungsi menetapkan batas waktu maksimal yang dijadikan
target response time/SLA tiap fungsi.
78 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
Berikut response time/SLA yang telah disepakati dari setiap fungsi yang dimaksud:
1. SPKT : 15 menit
2. Polsek Bangko : 15 menit
3. Polsek Tabir : 15 menit
4. Polsek Tabir Selatan : 15 menit
5. Polsek Tabir Ulu : 15 menit
6. Polsek Pamenang : 15 menit
7. Polsek Sungai Manau : 15 menit
8. Polsek Muara Siau : 15 menit
9. Polsek Lembah Masurai : 15 menit
10. Polsek Jangkat : 15 Menit
Masing-masing Fungsi menghitung realisasi dari tiap capaian response time, yang
dihitung dengan formulasi berikut :
( ) = × %
Keterangan:
( ) : Persentase respons time di masing-masing fungsi
K : Kejadian yang memenuhi response time
T : Total seluruh kejadian
- SPKT Polres Merangin
Perhitungan SLA terhadap respon time mendatangi TKP yang disepakati yaitu 15
menit, berikut data dan hasil perhitungan Respon Time kehadiran SPKT di TKP
ditahun 2021.
Tabel 3.26
Data Komponen IKU Indeks Harkamtibmas
Respon Time Kehadiran SPKT di TKP Tahun 2021
Response Time Kehadiran SPKT di TKP Tahun 2021
Data Total seluruh Kejadian Persentase
kejadian yang Pemenuhan
Pengamanan
memenuhi
respon Time
Response Time Kehadiran 216 216 100%
SPKT di TKP
79 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
Grafik 3.19
Data Komponen IKU Indeks Harkamtibmas
Respon Time Kehadiran SPKT di TKP Tahun 2021
Total Seluruh Kejadian Kejadian yang memenuhi Respon Time
216
216
Kejadian yang memenuhi Respon Time
Total Seluruh Kejadian
Respon Time kehadiran SPKT di TKP
Dari grafik 3.19 dan tabel 3.26 diatas terlihat jelas bahwa Total Kejadian dan
kejadian yang memenuhi Respon Time berimbang yaitu Total Seluruh kejadian 216
Kejadian dan Kejadian yang memenuhi Respon Time sebanyak 216 Kejadian
sehingga sesuai perhitungan Formula ( ) = × % diatas maka di
dapatkan Nilai Persentase Respon Time SPKT di TKP sebesar 100%
Tabel 3.27
Data Perbandingan Lintas Tahun Komponen IKU Indeks Harkamtibmas
Respon Time Kehadiran SPKT di TKP
Response Time Kehadiran SPKT di TKP
KOMPONEN INDEKS 2018 2019 2020 2021
HARKAMTIBMAS 216
216
Total Seluruh Kejadian 302 253 261 100%
Kejadian yang memenuhi Respon 302 253 261
Time di TKP 100% 100% 100%
Persentase Respon Time
Kehadiran di TKP
80 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
Grafik 3.20
Data Perbandingan Lintas Tahun Komponen IKU Indeks Harkamtibmas
Respon Time Kehadiran SPKT di TKP
2018 2019 2020 2021
261 216 261 216
302 253 302 253
100% 2021
100% 2020
100% 2019
100% 2018
TOTAL SELURUH KEJADIAN YANG % RESPON TIME
KEJADIAN MEMENUHI KEHADIRAN DI TKP
RESPON TIME DI
TKP
Polres Merangin juga membandingkan Respon Time Kehadiran di TKP oleh SPKT
Polres Merangin dengan beberapa Tahun yang lalu yaitu pada tahun 2018 dengan
rincian Jumlah keseluruhan Kejadian sebanyak 302 Kejadian, Kejadian yang
memenuhi Respon Time di TKP oleh SPKT sebanyak 302 Kejadian sehingga
Persentase menjadi 100%, di Tahun 2019 Jumlah keseluruhan Kejadian sebanyak
253 Kejadian, Kejadian yang memenuhi Respon Time di TKP oleh SPKT sebanyak
253 Kejadian sehingga Persentase menjadi 100%, di Tahun 2020 Jumlah
keseluruhan Kejadian sebanyak 261 Kejadian, Kejadian yang memenuhi Respon
Time di TKP oleh SPKT sebanyak 261 Kejadian sehingga Persentase menjadi 100%
dan di Tahun 2021 Jumlah keseluruhan Kejadian sebanyak 216 Kejadian, Kejadian
yang memenuhi Respon Time di TKP oleh SPKT sebanyak 216 Kejadian sehingga
Persentase menjadi 100%.
81 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
- Polsek Jajaran Polres Merangin
Dalam hal response time, pengukuran untuk Polsek berdasarkan SLA dari SPK
sampai ke TKP.
Perhitungan waktu tersebut didasarkan oleh adanya daerah jangkau yang jauh
dari lokasi Polsek, serta perkiraan keramaian lalu lintas kendaraan yang
menyebabkan macet saat hendak menuju ke lokasi, serta kondisi geografis.
Berikut data dan hasil perhitungan Respon Time kehadiran Polsek di TKP di
tahun 2021.
Tabel 3.28
Data Komponen IKU Indeks Harkamtibmas
Respon Time Kehadiran Polsek Jajaran Polres Merangin di TKP Tahun 2021
Response Time Kehadiran Polsek Di TKP Tahun 2021
Data Total seluruh Kejadian Persentase
kejadian yang Pemenuhan
Pengamanan
memenuhi
respon Time
Response Time Kehadiran 166 166 100%
Polsek di TKP
Grafik 3.21
Data Komponen IKU Indeks Harkamtibmas
Respon Time Kehadiran Polsek Jajaran Polres Merangin di TKP Tahun 2021
Total Seluruh Kejadian Kejadian yang memenuhi Respon Time
166 Kejadian yang memenuhi Respon Time
166 Total Seluruh Kejadian
Respon Time kehadiran Polsek di TKP
82 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
Dari grafik 3.21 dan tabel 3.28 diatas terlihat jelas bahwa Total Kejadian dan
kejadian yang memenuhi Respon Time Polsek di TKP seimbang yaitu Total Seluruh
kejadian 166 Kejadian dan Kejadian yang memenuhi Respon Time sebanyak 166
Kejadian sehingga sesuai perhitungan Formula ( ) = × 100% diatas maka
di dapatkan Nilai Persentase Respon Time Polsek di TKP sebesar 100%.
Tabel 3.29
Perbandingan Lintas Tahun Komponen IKU Indeks Harkamtibmas
Respon Time Kehadiran Polsek Jajaran Polres Merangin
Response Time Kehadiran Polsek Jajaran di TKP
KOMPONEN INDEKS 2018 2019 2020 2021
HARKAMTIBMAS
Total Seluruh Kejadian 366 310 305 166
Kejadian yang memenuhi Respon 366 310 305 166
Time di TKP 100% 100% 100% 100%
Persentase Respon Time
Kehadiran di TKP
Tabel 3.29 diatas menunjukan Perbandingan Respon Time Kehadiran Polsek
Jajaran di TKP seimbang antar Total Seluruh Kejadian dan Kejadian yang
memenuhi Respon Time di TKP baik itu perbandingan Per-Triwulan di Tahun 2021
maupun Perbandingan Lintas Tahun sebelumnya yakni tahun 2018 hingga Tahun
2021, Sehingga Capaian Respon Time kehadiran di TKP sebesar 100%
Setelah didapat persentase Respon Time di masing-masing fungsi yaitu
SPKT sebesar 100% dan Polsek Jajaran sebesar 100%, kemudian dapat dihitung
rata rata persentase Respon Time dengan formula berikut :
= ∑ ( )
∑
Keterangan:
: Rata-rata persentase response time
∑ ( ) : Jumlah seluruh response time dari masing-masing fungsi
∑ : Jumlah fungsi yang melakukan response time = 10 (Sepuluh) fungsi.
83 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
Tabel 3.30
Perhitungan Komponen IKU Indeks Harkamtibmas
Nilai Rata rata Persentase Respon Time Kehadiran di TKP Tahun 2021
FUNGSI YANG JUMLAH JUMLAH YANG % RESPON
NO MELAKUKAN RESPON SELURUH MEMENUHI TIME
KEJADIAN
TIME RESPON TIME KEHADIRAN DI
216 DI TKP TKP
1 SPKT POLRES 40 216 100%
2 POLSEK BANGKO 16 40 100%
3 POLSEK PAMENANG 45 16 100%
4 POLSEK TABIR 10 45 100%
5 POLSEK TABIR SELATAN 8 10 100%
6 POLSEK TABIR ULU 12 8 100%
7 POLSEK SUNGAI MANAU 20 12 100%
8 POLSEK L. MASURAI 1 20 100%
9 POLSEK MUARA SIAU 14 1 100%
10 POLSEK JANGKAT 14 100%
JUMLAH % SELURUH RESPON TIME (∑ ( )) 1000%
JUMLAH FUNGSI YG MELAKUKAN RESPON TIME (∑ ) 10
RATA RATA PERSENTASE RESPON TIME ( ) = ∑ ( ) 100%
∑
Table 3.30 diatas menjelaskan bahwa jumlah seluruh fungsi yang melakukan Respon
Time sebanyak 10 Fungsi yakni SPKT Polres Merangin, Polsek Bangko, Polsek
Pamenang, Polsek Tabir, Polsek Tabir Selatan, Polsek Tabir Ulu, Polsek Sungai
Manau, Polsek Lembah Masurai, Polsek Muara Siau dan Polsek Jangkat.
Adapun Jumlah Persentase seluruh Respon Time sebanyak 1000% sehingga apabila
diaplikasikan dengan Formula Perhitungan = ∑ ( ) , maka Nilai Rata-rata
∑
Persentase Respon Time sebesar 100%
Setelah mendapatkan Nilai Rata rata Persentase Respon Time ( ) yaitu sebesar
100% maka sesuai tabel 3.7 (Skala Konversi Respon Time), Nilai Rata rata Persentase
Respon Time ( ) 100% = 5.00, dan dapat pula dihitung Nilai Score Indeks dengan
Formula Score Indeks = Skala Konversi (5.00) x Bobot (20,2%) x 20 sehingga
didapat nilai Score Indeks IKU Indeks Harkamtibmas Elemen Respon Time Kehadiran
SPKT di TKP sebesar 20,2
84 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
Foto 3.7
Komponen IKU Indeks Harkamtibmas
Persentase Respon Time Kehadiran di TKP Tahun 2021
Respon Time ke TKP Curanmor Respon Time ke TKP Curanmor
Respon Time ke TKP Pencurian Respon Time ke TKP Kebakaran
- Analisis Keberhasilan terhadap Komponen Indeks Harkamtibmas Respon Time
kehadiran Polres Merangin di TKP.
Keberhasilan ini dikarenakan lokasi TKP tidak terlalu jauh dari Mako Polres
maupun Mako Polsek Jajaran sehingga Kecepatan/Respon Time ke TKP tidak
membutuhkan waktu yang lama.
- Analisis Kegagalan / Kendala terhadap Komponen Indeks Harkamtibmas
Respon Time kehadiran Polres Merangin di TKP.
1) Minimnya sarana transportasi yang memadai mengingat rute jalan yang
kadang tidak bisa dilalui dengan kendaraan roda 2 identifikasi;
2) Keterlambatan informasi akibat tidak tersedianya sarana komunikasi
pelapor;
3) Pada beberapa TKP, jarak tempuh yang dilalui cukup jauh, dengan
infrastruktur jalan yang belum diperkeras;
4) Minimnya jumlah personel identifikasi;
85 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
- Alternatif Solusi yang dilakukan oleh Polres Merangin dalam Pelaksanaan
Komponen Indeks Harkamtibmas Respon Time kehadiran Polres Merangin di
TKP
Upaya yang dilakukan sebagai Alternatif Solusi untuk memenuhi Respon Time
Kehadiran ke TKP adalah mendorong pemenuhan jumlah personel serta
memberdayakan personel yang relevan dengan tugas identifikasi.
Kapolres Merangin membuat Terobosan Inovasi dengan Tujuan Pelayanan
yang, mudah, cepat tepat transparan dan Akuntabel yaitu dengan melauncing
Aplikasi “ Polisi Melangun “ yang mana Aplikasi ini melayani seluruh pelayanan
Kepolisian termasuk layanan TPTKP.
Melalui aplikasi ini Pelapor dapat melaporkan segala bentuk kejadian tindak
krimanal, bencana dan lain sebagainya dengan menekan Tombol Panic Button
di Aplikasi Polisi Melangun dan kemudian petugas terdekat akan
menindaklanjuti laporan tersebut. Aplikasi Polisi Melangun juga dilengkapi
dengan fitur tombol kepuasan pelayanan yang diterima, apabila pelayanan
tidak tepat waktu atau tidak memuaskan maka pengguna layanan dapat
menekan tombol bintang sebagai bentuk kepuasan atau tidak kepuasan
terhadap layanan yang diberikan.
- Analisis Efesiensi Penggunaan Sumber Daya terhadap Komponen Indeks
Harkamtibmas Respon Time kehadiran Polres Merangin di TKP.
Dalam pelaksanaan Komponen Indek Harkamtibmas Respon Time kehadiran
di TKP Polres merangin mengerahkan 10 Fungsi yakni SPKT Polres Merangin
dan SPKT 9 Polsek Jajaran, dengan dukungan sarana prasarana R2 maupun
R4 untuk pelaksanaan Respon time kehadiran di TKP.
Polres Merangin juga membuat Aplikasi Melangun untuk merespon/menerima
laporan secara online terkait seluruh kejadian di Wilayah Kabupaten merangin
dan dilaksanakan oleh seluruh Personil Polres ataupun Personil Polsek
terdekat dengan pelapor. Selain itu Polres Merangin juga menerima laporan
melalui Comand Center 110 guna percepatan Respon Time kehadiran Polres
Merangin di TKP.
86 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
- Analisis Program/Kegiatan yang menunjang keberhasilan pencapaian.
Dalam pelaksanaan Komponen Indek Harkamtibmas Respon Time kehadiran
Polres merangin di TKP karena adanya dukungan Program/Kegiatan
Command Center dan Aplikasi Polisi Melangun. Aplikasi Polisi Melangun dan
Comand Center 110 merupakan pusat penerimaan laporan Masyarakat terkait
segala bentuk kejadian tindak krimanal, bencana dan lain sebagainya.
Adapun Program/kegiatan lainnya yang menunjang keberhasilan pencapaian
Komponen Indek Harkamtibmas Respon Time kehadiran Polres merangin di
TKP ini adalah Program/kegiatan Fungsi Sat Lalu Lintas yang selalu koordinasi
dengan instansi terkait perbaikan jalan-jalan yang rusak sehingga tidak
menghambat kehadiran Polres Merangin ke TKP.
87 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
Ta
Konversi Respon Time keh
Tabel Konversi Nilai Indikator R
Perlu RT 0% 4% 9% 13%
Pembenahan Indeks 1.0 1.1 1.2 1.3
Perlu RT 40% 42% 44% 46%
Perbaikan Indeks 2.0 2.1 2.2 2.3
Memadai RT 60% 62% 64% 66%
Indeks 3.0 3.1 3.2 3.3
Baik RT 80% 81% 82% 83%
Indeks 4.0 4.04 4.09 4.13
Istimewa RT 90% 91% 92% 93%
Indeks 4.5 4.56 4.61 4.67
88 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
abel 3.31
hadiran Polres Merangin di TKP
Response Time ke Indeks (Skala 1-5)
17% 22% 26% 30% 35% 39% > 40%
1.4 1.5 1.6 1.7 1.8 1.9 1,0 - < 2,0
48% 51% 53% 55% 57% 59% 40% - <60%
2.4 2.5 2.6 2.7 2.8 2.9 2,0 - < 3,0
68% 71% 73% 75% 77% 79% 60% - <80%
3.4 3.5 3.6 3.7 3.8 3.9 3,0 - < 4.0
84% 85% 86% 87% 88% 89% 80% - <90%
4.18 4.22 4.26 4.31 4.35 4.40 4,0 - < 4.5
94% 96% 97% 98% 99% 100% ≥ 90%
4.72 4.78 4.83 4.89 4.94 5.00 4,5 – 5
1.5. Persentase Pemenuhan Pengamanan Objek Vital dan Target Rentan (4,8%)
Tabel 3.32
Komponen IKU Indeks Harkamtibmas
Capaian Pemenuhan Pengamanan Objek Vital & Target Rentan
INDIKATOR KOMPONEN NILAI % BOBOT SCORE
KINERJA UTAMA INDEKS PEMENUHAN 4,8% INDEKS
PAM OBVIT
IKU1 Indeks 1.5 Persentase 0,96%
& RENTAN
TARGET
0%
Harkamtibmas Pemenuhan
Polres Pengamanan
Merangin Obyek Vital &
Target Rentan
Komponen Indikator kinerja Utama ini mengukur pemenuhan pelaksanaan kegiatan
pengamanan obyek vital dan target rentan. Ruang lingkup pengamanan yang
dimaksud adalah pengamanan Obvitnas dan Obvitda yang ada di Kab. Merangin.
Dalam melakukan pengamanan obyek vital, beberapa kegiatan yang dilakukan oleh
Sat Sabhara adalah berupa kegiatan pengamanan, penjagaan, patroli, dan
pengawalan obyek vital.
Perhitungan indicator pengamanan obyek vital dan target rentan dari Formula
Berikut :
= × %
Keterangan:
: Persentase pemenuhan pengamanan obyek vital dan target rentan
: Jumlah realisasi kegiatan pengamanan
: Jumlah target kegiatan pengamanan
Tabel 3.33
Komponen IKU Indeks Harkamtibmas
Persentase Pemenuhan Pengamanan Objek Vital & Target Rentan
Persentase pemenuhan pengamanan obyek vital dan target rentan
Data Target Realisasi Persentase
2021 2021 Pemenuhan
Pengamanan Obvitnas dan Pengamanan Obvit
Obvitda di Wilkum Polres 5
Merangin 0 0%
89 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
Dapat dijelaskan bahwa pada tahun 2021 ditargetkan pemenuhan
Pengamanan Objek Vital & Target Rentan di 5 (Lima) Tempat Yaitu Bank BRI, Bank
BNI, Bank BCA, Bank Mandiri dan Bank 9 Jambi Kab. Merangin namun Realisasi
Pemenuhan Pengamanan Objek Vital & Target Rentan Nihil sehingga persentase
pemenuhan Pengamanan Objek Vital & Target Rentan di tahun 2021 menjadi 0%.
Dari Nilai Persentase Pemenuhan Pengamanan Obvit dan Target Rentan diatas,
maka dapat dihitung Score Indeks Pemenuhan Pengamanan Obvit dan Target Rentan
dengan Formula = Skala berdasarkan tabel konversi (1) x Bobot (4,8%) x 20
sehingga didapat Nilai Score Indeks sebesar 0,96.
- Analisis Kegagalan / Kendala terhadap Komponen Indeks Harkamtibmas
Persentase Pemenuhan Pengamanan Obyek Vital dan Target Rentan.
Kegagalan pemenuhan Pengamanan Obyek Vital dan Target Rentan ini
dikarenakan belum adanya kesepakatan antara Polres Merangin dengan pihak
Perusahaan atau BUMN Terkait Pengamanan obyek vital dan target rentan
Namun untuk kegiatan Pengawalan ada Beberapa Pihak BUMN yang memohon
bantuan pengawalan pada Unit Pam Obvit Polres Merangin.
- Alternatif Solusi yang dilakukan oleh Polres Merangin dalam Pelaksanaan
Komponen Indeks Harkamtibmas Persentase Pemenuhan Pengamanan Obyek
Vital dan Target Rentan.
Upaya yang dilakukan oleh Unit Pam Obvit Sat Sabhara Polres Merangin adalah
dengan melaksanakan Patroli Sambang maupun Dialogis ke Objek Vital & Target
Rentan secara berkala.
- Analisis Efesiensi penggunaan Sumber Daya.
Pemenuhan Pengamanan Obyek Vital dan Target Rentan tidak dilaksanakan
melalui kegiatan Pengawalan dan Patroli ke daerah Obyek Vital dan Target
Rentan oleh Fungsi Sat Sabhara Unit Pam Obvit Polres Merangin dengan
menggunakan Kendaraan R4 unit Pam Obvit. Dikarenakan tidak adanya
kesepakatan antara Polres Merangin dengan pihak Perusahaan atau BUMN
Terkait Pengamanan obyek vital dan target rentan.
90 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
- Analisis Program/Kegiatan yang menunjang kegagalan Pencapaian.
Pelaksanaan kegiatan Pemenuhan Pengamanan Obyek Vital dan Target Rentan
dilaksanakan dengan adanya kesepakatan/ Mou dengan Pihak Obyek Vital dan
Target Rentan, Namun di Wilayah Hukum Polres Merangin Obyek Vital dan Target
Rentan belum ingin membuat kesepakatan/Mou terkait pengamanan Obyek Vital
dan Target Rentan dikarenakan pihak Obyek Vital dan Target Rentan sudah
memiliki jasa pengamanan sendiri dari pihak swasta dan Satpam, akan tetapi
pihak Obyek Vital dan Target Rentan tetap meminta bantuan Polres Merangin
untuk pelaksanaan pengawalan.
Karena tidak adanya kesepakatan/Mou/permintaan dari Pihak Obyek Vital dan
Target Rentan, Polres Merangin tetap Melaksanakan Pengamanan pada Obyek
Vital dan Target Rentan melalui kegiatan Patroli secara Berkala.
Foto 3.8
Komponen IKU Indeks Harkamtibmas
Persentase Pemenuhan Pengamanan Objek Vital & Target Rentan
Unit Pam Obvit Melaksanakan Patroli di Unit Pam Obvit Melaksanakan Patroli
Bank BRI Cab. Bangko di Rumah Dinas Bupati Kab. Merangin
Unit Pam Obvit Melaksanakan Patroli di Unit Pam Obvit Melaksanakan Patroli
PLN Bangko di Bank BNI Cab. Bangko
91 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021
Tabel 3
Konversi Persentase pemenuhan pengam
Konversi Nilai Indikator Persentase Pemenuhan Pe
(Skal
Perlu OBVIT 0% 4% 9% 13% 17%
Pembenahan Indeks 1.0 1.1 1.2 1.3 1.4
Perlu OBVIT 40% 42% 44% 46% 48%
Perbaikan Indeks 2.0 2.1 2.2 2.3 2.4
Memadai OBVIT 60% 62% 64% 66% 68%
Indeks 3.0 3.1 3.2 3.3 3.4
Baik OBVIT 80% 81% 82% 83% 84%
Indeks 4.0 4.04 4.09 4.13 4.1
Istimewa OBVIT 90% 91% 92% 93% 94%
Indeks 4.5 4.56 4.61 4.67 4.7
92 | LKIP Polres Merangin Tahun 2021