The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by esmiloenak, 2023-07-24 02:58:56

Materi Ajar 9 SMT 1 2023-2024

Materi Ajar 9 SMT 1 2023-2024

50 3. Volume sebuah kerucut 314 cm3 . Jika panjang jari-jarinya 5cm, hitung tinggi kerucut ! ( = 3,14). 4. Volume kerucut 1.570 cm3 dan tingginya 15 cm. Hitung panjang jari-jarinya ! ( = 3,14) C. Bola 1. Unsur-Unsur Bola Lengkapi diagram berikut dengan memberi tanda panah untuk pasangan yang benar. Jika pada gambar disamping belum tersedia, gambarkan/lengkapi gambarnya. 2. Luas Permukaan Bola Contoh Diameter bola 10 cm, hitung luas bola ! Penyelesaian L = 4 πr2 = 4 x 22 7 x ……2 = ……………. Jadi Luas Bola adalah …………. Latihan Mandiri 5 1. Diameter bola 20 cm, hitung luas bola ! L = 4 πr2 • Selimut bola • Jari-jari • Diameter bola • Rusuk bola


51 2. Diameter bola 28 cm hitung luas bola ! 3. Hitung jari-jari bola jika luasnya 616 cm2 ! 4 Hitung jari-jari sebuah bola jika luasnya 2.826 cm2 ! 3. Volume Bola Contoh Hitung Volume Bola yang jari-jarinya 5 cm ! Penyelesaian V = 3 4 πr3 = 4 3 x 22 7 x ……3 = …………… Jadi Volume Bola adalah ………..cm3 Latihan Mandiri 6 1. Hitung volume bola yang jari-jarinya 12 cm ! 2. Hitung volume bola yang diamternya 14 cm ! 3. Volume bola 904,32 cm3 . Hitung jari-jari bola ! 4. Volume sebuah bola 38.808 cm3 . Hitung diameter bola ! 5. Sebuah logam berbentuk bola dimasukan kedalam tabung yang penuh berisi 3.140 cm3 air. Jika bola berjari-jari 7 cm, hitung tinggi air yang tumpah ! V = 3 4 πr3


52 Ilmu Pengetahuan Alam Juli - September BAB I PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN A. Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia Sekilas kata pertumbuhan dan perkembangan terdengar tidak jauh berbeda. Bertumbuh berarti berkembang dan bertambah besar. Tetapi untuk makhluk hidup, bertumbuh dan berkembang memiliki arti yang berbeda. Bertumbuh adalah suatu proses yang dapat diukur dengan sistem ukur, seperti tinggi badan yang bertambah, bisa terlihat jelas perubahan dari tinggi 100 cm menjadi 150 cm. Begitupun dengan penambahan berat badan, volume, dan contoh lainnya. Intinya suatu pertumbuhan dapat diukur dan bisa dilihat jelas dengan mata. Sebaliknya, perkembangan tidak dapat diukur dengan angka. Perkembangan adalah proses penambahan kemampuan seorang manusia dalam berbagai aspek. Contoh dari perkembangan adalah seorang bayi waktu kecil belum bisa berbicara, namun ketika sudah berusia empat tahun, maka anak tersebut sudah sangat lancar berbicara. Itulah yang disebut perkembangan. Siklus hidup manusia terdiri dari a. Bayi Ketika sperma dan sel telur bertemu, maka proses fertilisasi dimulai. Fertilisasi manusia terjadi di dalam tubuh wanita. Setelah fertilisasi, maka sel akan berubah menjadi zigot yang siap berkembang. Zigot membelah terus menerus melalui proses pembelahan sel yang dinamakan mitosis. Zigot kini berada di fase morula yaitu penambahan jumlah sel tanpa pertambahan massa sel. Dari fase morula, sel terus membelah hingga terbentuk rongga. Fase tersebut disebut fase blastula, sedangkan sel-sel tersebut dinamakan blastosis. Setelah fase blastula, sel kemudian memasuki fase gastrula, dan kemudian berkembang menjadi embrio. Setelah delapan minggu, embrio berkembang menjadi fetus atau janin. Di tahap ini sudah dimulai pembentukan organ-organ tubuh. Fetus terus berkembang, hingga akhirnya dilahirkan menjadi bayi. b. Anak-anak Masa anak-anak dimulai pada usia dua tahun. Mereka bertambah besar dan tinggi. Kemampuan motorik dan koordinasi juga sudah berkembang. Rasa ingin tahunya juga sangat tinggi dan kemampuan mentalnya juga sangat berkembang. Kemampuan berbahasa mereka juga meningkat drastis. c. Remaja dan Pubertas Fase ini adalah fase paling sulit bagi anak - anak, karena banyak perubahan yang terjadi pada tubuh, baik dari segi fisik maupun mental. Remaja adalah fase perubahan dari anak-anak menuju dewasa. Pubertas dimulai sejak anak-anak berusia 9 tahun sampai 15 tahun. Pubertas ditandai dengan perkembangan seksual berupa mulai aktifnya hormon-hormon reproduksi. Artinya, pada tahap ini seorang remaja telah mampu melakukan reproduksi. Hormon reproduksi wanita


53 yaitu estrogen dan progesteron membuat remaja putri memperlihatkan perkembangan seksual sekunder, berupa dimulainya periode menstruasi. Untuk pria hormon testosteron akan memicu pertumbuhan seksual sekunder dan produksi sperma. B. Pertumbuhan dan Perkembangan Hewan 1. Hewan yang Bertelur atau Ovipar Hewan bertelur atau ovipar merupakan hewan yang mengembangkan embrionya di dalam telur, tetapi berada di luar tubuh induk. Kebanyakan hewan yang tidak bertulang belakang termasuk cacing dan serangga, serta hewan bertulang belakang seperti ikan, reptil, amfibi, dan burung merupakan hewan yang mengerami embrionya di luar tubuh. Isi dari telur tersebut adalah nutrisi yang dibutuhkan oleh embrio untuk berkembang. 2. Hewan yang bertelur dan beranak atau Ovovivipar Hewan yang bertelur dan melahirkan, tampaknya agak aneh dengan hewan. Yang dimaksud hewan yang bertelur dan melahirkan atau ovovivipar, adalah embrio berkembang di dalam telur yang ada di dalam tubuh induk, sampai akhirnya telur siap ditetaskan. Saat telur menetas, maka individu baru siap dilahirkan. Embrio hewan ovovivipar, bertumbuh dengan menggunakan asupan makanan yang berasal dari cadangan dalam telur. Contoh beberapa hewan ovovivipar adalah ikan hiu, ikan pari, kuda laut, platypus, iguana, salamander, dan beberapa jenis ular. 3. Hewan yang Melahirkan atau Mamalia Berplasenta atau Vivipar Embrio hewan ini berkembang di dalam tubuh induknya. Induk dan embrio terhubung melalui plasenta, saluran tempat terjadinya pertukaran material antara embrio dengan induk. Induk memberikan nutrisi dan oksigen yang dibutuhkan embrio untuk berkembang, sementara embrio memberikan sampah sisa metabolisme dan karbon dioksida ke plasenta, kemudian dari plasenta ke darah induk.


54 C. Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan 1. Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan secara Primer Ketika tumbuhan bertambah tinggi, maka pertumbuhan itu disebut pertumbuhan primer. Pertumbuhan primer berhubungan dengan sel - sel meristem primer (apikal) pada tumbuhan. sel meristem adalah sel yang aktif membelah. Ketika biji menemukan kondisi yang sesuai, maka proses pertumbuhan dimulai. Pertamapertama air masuk ke dalam biji yang disebut sebagai proses imbibisi, lalu biji mulai berkecambah. Pada proses perkecambahan tersebut, akar akan tumbuh lebih dulu, disusul batang dan daun. Pada akar, batang, dan daun, sel-sel meristem terus menerus membelah sampai dengan panjang maksimal tanaman. Berikut gambar yang menunjukkan sel meristem yang terdapat pada tumbuhan. 2. Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan secara Sekunder Yang dimaksud dengan pertumbuhan dan perkembangan sekunder adalah ketika tanaman bertambah lebar atau diameter batang semakin besar, hal ini disebabkan karena pembelahan meristem sekunder. Meristem sekunder ini terletak pada kambium. Sel meristem sekunder ini terus membelah, jika pembelahan ke arah dalam akan terbentuk kayu, sementara pembelahan ke luar akan membentuk kulit kayu. 4. Faktor – faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan Terkadang kita melihat tumbuhan meski berjenis sama, tapi ada yang lebih tinggi, ada yang lebih besar, atau ada yang berbuah lebih banyak dibandingkan yang lain. Tapi ada yang lebih tinggi, ada yang lebih besar, ada yang berbuah lebih banyak dibandingkan yang lain. Pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan didukung oleh faktor-faktor sebagai berikut 1. Faktor internal Faktor yang berasal dari dalam tubuh tumbuhan. Faktor internal tersebut meliputi genetika dan hormon. Tumbuhan yang memiliki gen yang baik akan tumbuh dan berkembang cepat, serta berbuah lebih banyak. Sementara hormon, merupakan zat yang berfungsi mengendalikan metabolisme tubuh. Contoh hormon pada tumbuhan yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan adalah hormon auksin, giberelin, dan sitokinin. Hormon auksin mempengaruhi pemanjangan, pembelahan, dan diferensiasi sel, sementara giberelin mempengaruhi pembentukan biji, perkembangan embrio, dan perkecambahan. Hormon sitokinin berperan dalam pembelahan sel yang merangsang pembentukan akar dan cabang tanaman. 2. Faktor eksternal Faktor yang berasal dari luar tubuh tumbuhan. Faktor eksternal tersebut berupa kondisi lingkungan tempat tumbuhan tumbuh, seperti sinar matahari, air, tanah, kelembaban, suhu, dan tentunya nutrisi. Sinar matahari sangat berpengaruh untuk proses fotosintesis, sementara air dan kelembaban sangat berpengaruh dalam mengatur proses penguapan yang berpengaruh pada pemanjangan sel.


55 Seluruh proses-proses seperti fotosintesis, penguapan, pernapasan, dan penyerapan air semua bergantung pada suhu. Tanah dan nutrisi juga sangat memengaruhi pertumbuhan tumbuhan, karena dari tanahlah tumbuhan memperoleh nutrisinya untuk tumbuh Jawablah dengan jujur, teliti, dan benar ! 1. Jelaskan proses pertumbuhan zigot sampai embrio! 2. Jelaskan perbedaan pertumbuhan dan perkembangan! 3. Perkembangan pada laki – laki dan perempuan ditandai dengan ... 4. Bagaimana proses pertumbuhan hewan secara bertelur! 5. Bagaimana proses pertumbuhan tumbuhan secara primer! BAB II SISTEM PERNAPASAN PADA MANUSIA Uji Kompetensi


56 BAB III SISTEM EKSKRESI PADA MANUSIA Apa yang dimaksud dengan dehidrasi? Bagaimana cara menentukan dehidrasi pada seseorang? Ini salah satunya.


57 Metode warna urin untuk menentukan dehidrasi jangka pendek dipengaruhi oleh bahan makanan atau minuman yang dikonsumsi dan obat-obatan. Menurut Amstrong (2005) bahan makanan yang dapat mempengaruhi warna urin tersebut adalah : 1. Warna kecoklatan dapat dipengaruhi dari minuman teh (kafein). Kafein memberikan efek diuretik dan dehidrasi bila dikonsumsi dalam dosis besar (lebih dari 500 mg / 4 cangkir). Namun jumlah yang diminum di dalam secangkir kopi atau teh tidak secara langsung memberikan efek dehidrasi dan mempengaruhi perubahan urin secara langsung. 2. Warna oranye dapat dipengaruhi zat makanan dari wortel, labu, suplement vitamin C dan suplement B kompleks. Konsumsi wortel dan labu dalam sehari agar tidak menyebabkan perubahan warna urin yaitu tidak lebih dari 400 mg. 3. Warna merah dapat dipengaruhi dari makanan boysen berries, dan sereal buatan mengandung silica, diuretik alami yang akan menyerap air kemudian mengeluarkannya melalui urin serta minuman yang mempunyai zat pewarna merah seperti sirup dan minuman sachet (minuman bersoda) tidak secara langsung memberikan efek dehidrasi dan mempengaruhi perubahan urin secara langsung. Hal tersebut karena disebabkan ginjal menyaring urin dengan konsentrasi yang tinggi sehingga warna urin menjadi semakin gelap. Semakin gelap warna urin, tubuh berada dalam kondisi yang semakin asam dan semakin membahayakan sel di dalam tubuh, sehingga mengalami risiko dehidrasi yang semakin berat. Warna ekstrim urin yaitu warna jingga dan cokelat. Jika seseorang terhidrasi dengan baik maka warna urin akan semakin jernih dan transparan (Feltz dkk, 2006).


58 BAB IV SISTEM REPRODUKSI PADA MANUSIA A. Pembelahan Sel Ada 3 alasan mengapa sel mengalami pembelahan, yaitu : 1. Pertumbuhan 2. Perbaikan 3. Reproduksi. Menurut teori sel, semua sel hidup berasal dari sel yang sudah ada sebelumnya (omnis cellula e cellula). Teori ini dinyatakan oleh Rudolf Virchow pada tahun 1855. Pembentukan sel-sel baru atau anakan dari sel yang sudah ada sebelumnya dapat terjadi melalui proses pembelahan sel. Pembelahan sel dibedakan menjadi pembelahan mitosis dan meiosis. Pembelahan mitosis terjadi pada sel-sel tubuh (sel somatik) makhluk hidup. Pada pembelahan ini, dihasilkan sel anak yang mempunyai kromosom yang jumlahnya sama dengan jumlah kromosom sel induk. Kromosom adalah materi genetik yang berperan dalam pewarisan sifat. Pembelahan secara meiosis hanya terjadi pada sel-sel kelamin. Pembelahan ini berfungsi untuk menghasilkan sel gamet (sel telur atau sel sperma). Melalui pembelahan ini akan dihasilkan sel anak yang mempunya jumlah kromosom setengah dari jumlah kromosom sel induk.


59


60 1. Pembelahan Mitosis Merupakan tipe pembelahan sel yang menghasilkan 2 sel anakan yang mempunyai karakter identik secara genetik dengan sel induk. Jumlah kromosom yang dimiliki oleh sel anakan adalah 2n (diploid). Pembelahan mitosis merupakan proses yang berkesinambungan yang terdiri atas empat fase pembelahan, yaitu profase, metafase, anafase, dan telofase. Pada tahap akhir dari pembelahan mitosis yaitu fase telofase, umumnya selalu diikuti dengan pembelahan sitoplasma yang disebut dengan sitokinesis. 2. Pembelahan Meiosis Pembelahan meiosis adalah pembelahan sel yang menghasilkan 4 sel anakan yang masing-masing sel anakan hanya memiliki separuh dari jumlah kromosom sel induk. Dapat dikatakan bahwa jumlah kromosom yang dimiliki oleh sel anakan adalah n (haploid). Berbeda dengan mitosis, pembelahan meiosis berlangsung dalam 2 tingkat yaitu meiosis I dan meiosis II.


61


62 B. Struktur dan Fungsi Sistem Reproduksi pada Manusia 1. Organ Reproduksi pada Laki-Laki a. Alat Kelamin Luar 1) Penis Penis berfungsi sebagai saluran kencing (urin) dan sebagai saluran sperma. Penis terbentuk dari otot dan tidak mengandung tulang. Pada ujung penis terdapat struktur seperti lipatan kulit yang disebut kulup (prepuce). 2) Skrotum Pada skrotum tersebut terdapat dua buah (sepasang) testis atau buah zakar yang berbentuk bulat telur. Skrotum berfungsi menjaga suhu testis agar sesuai untuk produksi sperma. b. Alat Kelamin Dalam 1) Testis Merupakan organ reproduksi yang berbentuk bulat telur, berjumlah dua buah (1 pasang) dan terdapat dalam skrotum. Pada anak usia 13-14 tahun testis mulai memproduksi sperma atau sel kelamin jantan dan hormon testosteron. Hormon testosteron adalah senyawa yang dapat merangsang perubahan fisik pada anak laki-laki yaitu membesarnya jakun dan tumbuhnya rambut pada tempat-tempat tertentu misalnya kumis. 2) Saluran Sperma Sperma yang dihasilkan di dalam testis akan keluar melalui epididimis. Epididimis merupakan saluran yang keluar dari testis. Pada saluran ini sperma disimpan sementara waktu sampai berkembang sempurna, dan dapat bergerak menuju saluran berikutnya yaitu vas deferens.


63 Vas deferens merupakan saluran yang menghubungkan epididimis dan uretra serta berfungsi sebagai saluran sperma menuju uretra. 3) Uretra Uretra selain berfungsi sebagai saluran keluarnya sperma juga berfungsi sebagai saluran keluarnya urin. Proses keluarnya sperma ini dikenal dengan istilah ejakulasi. 4) Kelenjar Reproduksi Berfungsi untuk memproduksi getah atau cairan yang nantinya bercampur dengan sel sperma menjadi air mani atau semen. a) Vesikula Seminalis, merupakan struktur yang berbentuk seperti kantung kusut kecil (±5 cm) yang terletak di belakang (posterior) dari kantung kemih. Kelenjar ini menghasilkan zat yang bersifat basa (alkali), fruktosa (gula monosakarida), hormon prostaglandin, dan protein pembekuan. b) Kelenjar Prostat, berfungsi menghasilkan cairan keputih-putihan, sedikit asam (pH 6,5) dan mengandung beberapa zat yaitu asam sitrat, beberapa enzim yaitu pepsinogen, lisozim, dan amilase, dan seminal plasmin yang berfungsi sebagai antibiotik untuk membunuh bakteri dalam saluran reproduksi. c) Kelenjar Cowper (Bulbouretra), menghasilkan lendir dan cairan bersifat basa yang berfungsi melindungi sperma dengan cara menetralkan urin yang memiliki pH asam yang tersisa dalam uretra. 2. Spermatogenesis Proses pembentukan sperma disebut dengan spermatogenesis. Pembentukan sel sperma terjadi di dalam tubulus seminiferus. Tubulus seminiferus adalah saluran panjang yang berkelok-kelok tempat pembentukan sperma. Epididimis Tubulus seminiferus Spermatogonium Spermatosit primer Testis Spermatosit sekunder Irisan melintang Tubulus Seminiferus Spermatid (berdiferensiasi) Spermatozoa


64 3. Organ Reproduksi pada Perempuan a. Alat Kelamin Luar Alat kelamin perempuan yang terletak di luar yaitu vulva, labium, dan saluran kelamin. Vulva yaitu suatu celah paling luar dari alat kelamin wanita yang dibatasi oleh sepasang bibir (kanan dan kiri). Kedua bibir ini disebut dengan labium. Kedalam vulva bermuara dua saluran, yaitu saluran urine dan saluran kelamin (vagina). b. Alat Kelamin Dalam 1) Ovarium Merupakan organ reproduksi perempuan yang terletak di sebelah kiri dan kanan rongga perut bagian bawah. Ovarium berjumlah sepasang dan memiliki bentuk seperti telur. Di dalam ovarium terdapat kumpulan sel yang disebut folikel. Folikel ini menghasilkan hormon perempuan yaitu estrogen dan progesteron. 2) Saluran Kelamin a) Saluran Telur (Tuba Fallopi), atau oviduk berjumlah sepasang, yaitu kanan dan kiri yang memanjang ke arah samping dari uterus. Saluran telur berakhir dalam struktur berbentuk corong yang disebut infundibulum, yang ditutupi fimbriae. Fimbriae menangkap sel telur yang dilepaskan oleh ovarium. b) Rahim (Uterus), merupakan organ yang memiliki dinding yang tebal, memiliki bentuk seperti buah pir yang terbalik. Rahim juga berfungsi sebagai tempat perkembangan janin. Dinding rahim (endometrium) memiliki peranan dalam pembentukan plasenta. Plasenta merupakan organ yang menyuplai nutrisi yang dibutuhkan bayi selama perkembangannya. c) Vagina, merupakan saluran yang menghubungkan lingkungan luar dengan rahim. Vagina tersusun atas otot-otot yang elastis, dilapisi selaput membran, yang disebut selaput dara (hymen).


65 4. Oogenesis Oogenesis merupakan proses pembentukan sel kelamin perempuan yaitu sel telur atau ovum dan terjadi di dalam organ yang disebut ovarium. 5. Siklus Menstruasi Menstruasi merupakan suatu keadaan keluarnya darah, cairan jaringan, lendir, dan sel-sel epitel yang menyusun dinding rahim. Pada umumnya satu siklus menstruasi berlangsung selama 28 hari.


66 Fase pertama adalah fase menstruasi, pada fase ini hormon FSH (follicle stimulating hormone) memicu berkembangya folikel dalam ovarium. Hormon FSH adalah hormon yang dihasilkan oleh kelenjar pituitari atau hipofisis. Pada fase ini, dinding rahim luruh dan seorang perempuan mengalami menstruasi. Pada proses perkembangan folikel, ada beberapa folikel yang berkembang, namun hanya ada satu folikel yang dapat terus berkembang tiap bulannya. Pada awal perkembangannya, folikel menghasilkan hormon estrogen dan hormon progesteron. Hormon estrogen dan progesteron ini akan memicu dinding rahim untuk menebal. Pada saat ini dinding rahim sedang mengalami fase proliferasi. Tujuan dari menebalnya dinding rahim adalah untuk mempersiapkan tempat melekatnya embrio apabila sel telur dibuahi oleh sperma. Fungsi lain dari hormon estrogen adalah memicu kembali kelenjar pituitari untuk menghasilkan hormon FSH dan LH (leuteinizing hormone). Hormon LH terus diproduksi dan meningkat secara mendadak. Peningkatan hormon LH ini akan memicu pengeluaran sel telur dari folikel yang telah matang, proses ini disebut ovulasi. Fase ketiga adalah fase sekretori. Folikel yang telah melepaskan sel telur akan berubah menjadi korpus luteum. Sel telur yang telah diovulasikan akan ditangkap oleh fimbriae dan akan bergerak menuju tuba fallopi. Jika pada saat itu sel telur tidak dibuahi oleh sperma (tidak terjadi fertilisasi), maka akan dikirimkan sinyal tertentu pada korpus luteum untuk tidak memproduksi hormon estrogen dan progesteron lagi. Dengan demikian, pada fase ini jumlah hormon estrogen dan progesteron pada perempuan rendah. Rendahnya hormon estrogen dan progesteron menyebabkan jaringan penyusun dinding rahim rusak dan pembuluh darah yang ada pada dinding rahim pecah, sehingga perempuan akan mengalami menstruasi. 6. Fertilisasi dan Kehamilan Apabila ada sel sperma yang masuk ke dalam saluran reproduksi perempuan, sel sperma tersebut akan bergerak menuju sel telur. Apabila telah bertemu dengan sel telur, bagian kepala sperma akan masuk ke dalam sel telur dan meninggalkan bagian ekornya di luar sel telur. Proses inilah yang mengawali terjadinya fertilisasi. Fertilisasi merupakan proses peleburan inti sel sperma dengan inti sel telur sehingga membentuk zigot. Proses fertilisasi ini terjadi di dalam tuba fallopi.


67 C. Penyakit pada Sistem Reproduksi Manusia dan Upaya Pencegahannya 1. Penyakit pada Sistem Reproduksi Manusia a) Gonorhoe, disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae. Gejala penyakit ini adalah rasa sakit dan keluar nanah pada saat kencing, serta keputihan berwarna kuning hijau pada wanita. b) Sifilis, adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Gejala awal penyakit ini adalah luka pada tempat masuknya bakteri ke dalam tubuh, biasanya pada daerah sekitar kelamin. c) Herpes simplex genitalis, disebabkan oleh virus Herpes simplex tipe II, yang menyerang kulit di daerah genitalia luar, anus, dan vagina. Gejala penyakit ini berupa gatal-gatal, pedih, dan kemerahan pada kulit di daerah kelamin. d) HIV/AIDS, adalah penyakit yang disebabkan oleh virus HIV (Human Immuno Deficiency Virus) yang menyerang sistem imunitas atau kekebalan tubuh penderita. Saat ini penyakit yang disebabkan oleh virus HIV ini lebih dikenal dengan istilah AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syudrome). Saat ini belum ditemukan vaksin pencegahnya dan belum ada obat yang betul-betul dapat diandalkan. e) Keputihan, yaitu penyakit kelamin yang terjadi pada perempuan dengan ciriciri terdapat cairan berwarna putih kekuningan atau putih keabu-abuan pada bagian vagina. Cairan tersebut bersifat encer maupun kental, berbau tidak sedap dan bisa menyebabkan rasa gatal pada vagina. Penyakit ini bisa diakibatkan oleh infeksi jamur Candida albicans, bakteri, virus dan parasit.


68 f) Epididimitis, penyakit ini terjadi pada pria. Epididimitis adalah peradangan pada saluran epididimis yang disebabkan oleh infeksi atau karena terkena penyakit menular seksual. Salah satu penyebab terjadinya penyakit ini adalah perilaku seks bebas. 2. Upaya Pencegahan Penyakit Sistem Reproduksi Manusia Berikut upaya untuk mencegah terjangkitnya penyakit yang disebabkan oleh infeksi jamur, bakteri ataupun parasit. a. Menggunakan celana dalam yang berbahan katun dan bertesktur lembut. b. Biasakan membilas dengan bersih organ reproduksi setiap selesai buang air kecil maupun buang air besar. c. Mengganti celana dalam minimal 2 – 3 kali sehari. d. Memotong rambut yang ada di daerah organ reproduksi apabila sudah panjang, karena apabila terlalu panjang akan menjadi sarang kuman. e. Bagi kamu yang perempuan, apabila sedang mengalami menstruasi, gantilah pembalut sesering mungkin. f. Bagi perempuan, hindari menggunakan sabun pembersih daerah kewanitaan dan patyliner secara terus menerus. g. Rajin berolahraga dan banyak mengkonsumsi buah dan sayur. Faktor selanjutnya adalah perilaku seks bebas dan penggunaan narkoba. Walaupun ada juga yang disebabkan oleh transfusi darah yang sudah terinfeksi penyakit atau melalui proses kehamilan dan kelahiran. Agar kamu dapat mencegah terjadinya penyakit pada sistem reproduksi yang disebabkan oleh faktor tersebut, kamu harus dapat menjaga pergaulan dan memilih gaya hidup yang sehat agar tidak terjebak pada seks bebas. 1. Jelaskan pembelahan mitosis dan meiosis dengan lengkap! 2. Jelaskan proses terjadinya menstruasi dan hormon yang berperan! 3. Uterus atau rahim merupakan bagian dari sistem reproduksi pada mamalia. Sebutkan salah satu fungsi uterus. 4. Bagaimanakah cara penularan HIV/AIDS? Jelaskan pula cara pencegahan agar tidak tertular HIV/AIDS! 5. Saat ovum mengalami pembuahan, zigot yang dihasilkan akan berkembang dan menempel pada dinding endoterium yang sudah menebal. Oleh karena itu, ketebalan endoterium harus dipertahankan selama kehamilan. Jelaskan mekanisme hormonal untuk mempertebal dan mempertahankan ketebalan dinding endometrium! Buat grafik hubungan hormon FSH dengan ketebalan endometrium! Uji Kompetensi


69 BAB V SISTEM REPRODUKSI PADA TUMBUHAN DAN HEWAN A. Reproduksi Pada Tumbuhan 1. Reproduksi Tumbuhan Angiospermae Tumbuhan Angiospermae atau tumbuhan biji tertutup adalah tumbuhan yang memiliki ciri bakal biji berada dalam bakal buah (ovarium). Bakal buah adalah bagian putik yang membesar yang tersusun oleh daun buah (karpel). Tumbuhan Angiospermae mengalami reproduksi aseksual dan reproduksi seksual. a. Reproduksi Aseksual pada Tumbuhan Angiospermae Jika kamu cermati, tumbuhan dapat bereproduksi dengan menggunakan bagian tumbuhan seperti akar, batang, ataupun daun. Cara reproduksi tumbuhan dengan menggunakan bagian tumbuhan disebut reproduksi secara vegetatif. Reproduksi tumbuhan secara vegetatif disebut juga reproduksi aseksual karena tumbuhan dapat menghasilkan individu baru tanpa melibatkan proses fertilisasi (proses peleburan inti sel sperma dengan inti sel telur sehingga membentuk zigot). 1) Reproduksi Aseksual Alami Berikut ini adalah berbagai macam cara reproduksi aseksual alami. - Rhizoma, beberapa tumbuhan bereproduksi dengan tunas pada batang yang ada di dalam tanah. Batang yang ada di dalam tanah disebut rhizoma. Beberapa contoh tumbuhan yang reproduksi dengan rhizoma adalah jahe, kunyit, lengkuas, dan temulawak. - Stolon, batang tumbuhan yang menjalar di atas tanah disebut stolon (geragih). - Umbi Lapis, dinamakan umbi lapis karena memperlihatkan susunan berlapis-lapis yang terdiri atas daun yang menebal, lunak dan berdaging. Contohnya bawang merah. - Umbi Batang, kentang merupakan contoh tumbuhan yang mengalami pembengkakan pada batang di dalam tanah dan berisi cadangan makanan. Batang yang demikian disebut dengan umbi batang. - Kuncup Adventif Daun, kuncup merupakan calon tunas yang terdiri atas calon batang beserta calon daun. Contoh tumbuhan yang reproduksi dengan kuncup adventif daun adalah cocor bebek. 2) Reproduksi Aseksual Buatan - Cangkok, tanaman yang dihasilkan memiliki sifat seperti induk dan cepat berbuah. Cangkok dapat dilakukan pada tanaman berkayu seperti mangga, rambutan, kelengkeng dan jeruk. - Merunduk, Merunduk dapat dilakukan pada tanaman yang memiliki cabang batang yang panjang dan lentur, misalnya bunga Alamanda. - Menyambung, dengan cara memotong suatu batang tanaman lalu disambung dengan batang tanaman lain yang sejenis yang berbeda sifat.


70 - Menempel (okulasi), dapat dilakukan dengan menempelkan mata tunas yang ada pada kulit tanaman pada batang tanaman lain yang sejenis. - Setek, cara reproduksi vegetatif dengan memotong (memisahkan dari induk) suatu bagian tanaman dan kemudian ditanam untuk menghasilkan individu baru. b. Reproduksi Seksual pada Tumbuhan Angiospermae Pada reproduksi seksual, digunakan sel kelamin yaitu sel sperma dan sel telur dan proses fertilisasi untuk menghasilkan biji. 1) Penyerbukan (Polinasi), merupakan proses menempelnya serbuk sari ke kepala putik. Macam-macam perantara yang dapat membantu penyerbukan dan istilahnya antara lain angin (anemogami), serangga (entomogami), burung (ornitogami), kelelawar (kiropterogami), dan manusia (antropogami). 2) Pembuahan (Fertilisasi) 3) Penyebaran Biji, penyebaran biji yang jauh dari induk akan meningkatkan peluang biji untuk tumbuh dan berkembang dengan baik menjadi individu baru. Perantara yang dapat membantu tanaman untuk menyebarkan biji adalah anemokori, hidrokori, zookori, dan antropokori. 4) Perkecambahan, adalah ketika biji mulai tumbuh menjadi tumbuhan baru. Mengapa biji yang dijual dipasar tidak tumbuh menjadi tumbuhan baru dan tetap menjadi biji? Biji yang masih belum tumbuh merupakan biji yang berada pada keadaan dormansi biji (peristiwa dimana biji mengalami masa istirahat). 5) Sifat Keturunan Reproduksi Seksual, sifat keturunan yang dihasilkan dari reproduksi seksual bervariasi. c. Siklus Hidup Tumbuhan Angiospermae Selama hidupnya tumbuhan melalui dua tahapan generasi, yaitu generasi gametoftt dan sporofit. Generasi gametofit adalah generasi penghasil gamet


71 (sel telur dan sel spermatozoa) yaitu generasi haploid (n). Generasi sporofit adalah generasi penghasil spora yaitu generasi diploid (2n). Gambar. Struktur Putik 2. Reproduksi Tumbuhan Gymnospermae Tumbuhan melinjo memiliki biji yang tidak tertutup kulit buah. Tumbuhan yang bijinya tidak tertutup kulit buah atau berbiji terbuka disebut tumbuhan Gymnospermae. Tumbuhan Gymnospermae tidak memiliki bunga seperti halnya tumbuhan Angiospermae. Namun, tumbuhan Gymnospermae memiliki alat reproduksi seksual (generatif) yang disebut strobilus. 3. Reproduksi Tumbuhan Paku Berikut disajikan siklus hidup tumbuhan paku.


72 Reproduksi aseksual pada tumbuhan paku dilakukan dengan rhizoma. Rhizoma dapat tumbuh ke segala arah dan membentuk koloni tumbuhan paku yang baru. 4. Reproduksi Tumbuhan Lumut Lumut merupakan tumbuhan yang hidup di daerah yang lembab. Tumbuhan lumut dapat mengalami pergiliran keturunan seperti tumbuhan paku. Tumbuhan lumut mengalami reproduksi aseksual melalui kuncup atau gemmae dan melakukan fragmentasi. B. Reproduksi pada Hewan 1. Reproduksi Aseksual Pada Hewan a. Membentuk Tunas, contoh hewan yang melakukan reproduksi dengan cara ini antara lain Hydra sp., Porifera, dan Coelenterata.


73 b. Fragmentasi, tahap pertama adalah fragmentasi, yaitu pematahan atau pemotongan tubuh induk menjadi dua bagian atau lebih. Selanjutnya terjadi tahap regenerasi, yaitu setiap potongan tubuh induk tersebut membentuk bagian tubuh lain yang tidak ada pada bagian tersebut. c. Partenogenesis, adalah bentuk reproduksi aseksual yakni kemampuan suatu ovum untuk berkembang menjadi individu baru tanpa dibuahi sperma. Contoh partenogenesis adalah pada lebah. Ovum yang berasal dari lebah betina bila tidak dibuahi oleh sperma maka akan menjadi individu baru yakni individu jantan. 2. Reproduksi Seksual Pada Hewan Proses fertilisasi dapat terjadi melalui dua cara, yaitu fertilisasi internal dan fertilisasi eksternal. Fertilisasi internal terjadi pada sapi, ayam, kura-kura, buaya, dan lain-lain. Fertilisasi eksternal terjadi pada hewan yang hidup di lingkungan perairan (ikan). Berdasarkan cara perkembangan dan kelahiran embrionya hewan yang bereproduksi secara seksual dibagi menjadi tiga jenis. a. Hewan Vivipar (melahirkan) a. Hewan Ovipar (bertelur) b. Hewan Ovovivipar (bertelur dan melahirkan) 3. Siklus Hidup Hewan 4. Teknologi Reproduksi pada Hewan Inseminasi Buatan (Kawin Suntik) Inseminasi buatan atau kawin suntik adalah proses memasukkan cairan sperma (semen) dari sapi jantan yang unggul ke dalam saluran reproduksi sapi betina dengan bantuan manusia.


74 BAB VI HOMEOSTATIS MANUSIA A. Pengertian Homeostatis Homeostasis adalah proses proses yang dilakukan oleh tubuh secara otomatis untuk memertahankan kondisi stabil agar proses di dalam tubuh mahluk hidup berjalan normal, meskipun terjadi perubahan internal dan eksternal. Jika homeostasis berhasil maka hidup akan berlanjut dengan normal. Jika tidak berhasil, maka dapat menyebabkan kelainan bahkan kematian organisme. Pengaturan suhu tubuh oleh hipotalamus, pengaturan kadar air di dalam tubuh oleh ginjal, dan mekanisme pengaturan produksi hormon adalah beberapa contoh peristiwa homeostasis di dalam tubuh manusia. B. Pengaturan Suhu Tubuh Kalian tentu merasa tidak nyaman saat berkeringat. Keringat mendapatkan reputasi buruk, padahal keringat berperan penting dalam mendinginkan tubuh saat kepanasan. Tetapi bagaimana tepatnya tubuh kalian tahu kapan harus mulai berkeringat? Ia tahu karena bagian otak kalian, yang disebut hipotalamus, memerintahkannya. Semua manusia dan banyak hewan memiliki hipotalamus. Hipotalamus melakukan banyak hal, tetapi dua tugas terpentingnya adalah mempertahankan homeostasis dan mengontrol hormon tertentu. Homeostasis sangat penting bagi semua hewan, termasuk manusia. Lalu, bagaimana kaitannya homeostasis dengan suhu tubuh. Kebanyakan hewan mempertahankan, atau menahan, suhu mereka pada tingkat tertentu. Untuk manusia, sekitar (37°C). Saat hipotalamus merasakan bahwa kalian terlalu panas, hipotalamus mengirimkan sinyal ke kelenjar keringat untuk membuat kalian berkeringat dan mendinginkan tubuh. Saat hipotalamus merasakan bahwa kalian terlalu kedinginan, hipotalamus mengirimkan sinyal ke otot kalian sehingga kalian akan menggigil dan menciptakan kehangatan. Dengan mekanisme ini diharapkan suhu tubuh tetap konstan. Hipotalamus juga mempertahankan homeostasis suhu tubuh dengan banyak cara lain, seperti dengan mengatur diameter pembuluh darah.


75 C. Pengaturan kadar cairan tubuh Pernahkah kalian mengamati pola minum diri sendiri? Apakah jika minum banyak maka jumlah urine yang diproduksi juga banyak? Ya, pengaturan kadar cairan di dalam tubuh merupakan salah satu contoh homeostasis. Jika kita terlalu banyak minum maka jumlah air di dalam darah menjadi tinggi. Keadaan ini akan merangsang pituitari mengurangi produksi hormon ADH sehingga reabsorpsi air di ginjal menurun. Akibatnya, jumlah air yang masuk ke kantung kemih meningkat dan air yang diserap ke dalam pembuluh sedikit sehingga jumlah air di dalam darah akan menjadi normal kembali. D. Pengaturan kadar gula tubuh Ketika kita banyak mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat maka kadar gluksosa di dalam darah meningkat. Kadar gula tinggi ini akan merangsang pelepasan hormon insulin dari pankreas. Insulin akan meningkatkan permeabilitas membran sel di sel, sehingga glukosa dapat masuk ke dalam sel. Sel-sel menggunakan glukosa sebagai sumber energi dan khusus sel otot, glukosa diubah menjadi glikogen. Selain itu, sel hati akan mengubah glukosa menjadi glikogen.Sebaliknya, jika kadar gula menurun di dalam darah maka akan merangsang pengeluaran hormon glukagon yang akan mengkonversi glikogen menjadi glukosa. Pengubahan glikogen menjadi glukosa akan meningkatkan konsentrasi kadar gula di dalam darah. Dengan mekanisme seperti ini maka keseimbangan gula darah terjaga.


76 Ilmu Pengetahuan Sosial Juli - September BAB I INTERAKSI ANTARNEGARA ASIA DAN NEGARA LAINNYA A. Letak dan Luas Benua Asia dan Benua Lainnya Perhatikanlah sebaran benua di dunia. Cermati letak setiap benua dan negaranegara yang ada di berbagai benua. Carilah informasi tambahan tentang benua tersebut pada atlas. Selanjutnya tulislah hasil pengamatanmu pada tabel berikut ini. 1. Benua Asia Benua Asia terletak pada 26º BT – 170º BT dan 11º LS – 80º LU. Hampir seluruh wilayahnya berada di belahan bumi utara (BBU). Hanya sebagian kecil pulau yang berada di belahan bumi selatan, termasuk Indonesia. Batas Benua Asia ialah Samudra Arktik di utara, Samudra Hindia di selatan, Benua Eropa, Pegunungan Ural, Laut Kaspia, Laut Hitam, Selat Bosporus, Selat Dardanella, Laut Tengah, Terusan Suez, dan Laut Merah di barat, serta dengan Selat Bering dan Samudra Pasifik di timur. Benua Asia merupakan benua terluas di permukaan bumi. Luasnya mencapai 44.000.000 km2 atau seperempat luas wilayah daratan dunia atau empat setengah kali luas Benua Eropa. Wilayahnya membentang dari Turki di bagian barat sampai Rusia di bagian timur. Benua Asia juga meliputi Indonesia di selatan sampai Rusia di utara mendekati kutub utara. Dibandingkan dengan negara lainnya di Asia, maka Rusia adalah negara terluas di Benua Asia. Benua Asia terbagi menjadi beberapa wilayah atau region yaitu Asia Barat atau Asia Barat Daya (Asia Timur Tengah), Asia Tengah, Asia Timur, Asia Selatan, Asia Tenggara dan Rusia. Masing-masing wilayah memiliki ciri atau karakteristik yang membedakannya dengan wilayah lainnya. Pembagian tersebut lebih didasari oleh perbedaan budaya dibandingkan aspek fisik wilayah. Pembagian Benua Asia menjadi sejumlah wilayah atau region dapat dilihat pada peta bagan berikut ini. 2. Benua Amerika Benua Amerika sering juga disebut sebagai Benua Merah. Sebutan itu didapat karena benua tersebut terdapat Suku Bangsa Indian. Suku Indian tidak berkulit merah sebenarnya kulit mereka terlihat merah karena suku indian suka melumuri kulit dengan cat berwarna merah


77 Benua Amerika terletak pada 1700 BT–350 BB dan 830 LU–550 LS. Batas Benua Amerika ialah Samudra Arktik di utara, Laut Weddel, Samudra Atlantik, dan Samudra Pasifik di selatan, Samudra Atlantik di timur, serta Samudra Pasifik di barat. Benua Amerika merupakan benua terbesar kedua setelah Asia. Luas Benua Amerika mencapai 42.057.100 km2 . Perhatikanlah peta Benua Amerika berikut ini, cermatilah negaranegara yang menjadi bagiannya. Secara geografis, Amerika terbagi atas empat kawasan atau region yakni kawasan Amerika Selatan, Amerika Utara, Amerika Tengah dan Kepulauan Karibia yang terletak di sekitar Amerika bagian tengah. Sejumlah ahli geografi berpendapat bahwa Meksiko masuk ke dalam wilayah Amerika Tengah. Peta berikut menggambarkan pembagian wilayah Benua Amerika. 3. Benua Eropa Benua Eropa dijuluki sebagai benua biru. Ada dua alasan kenapa disebut benua biru. Pertama, mayoritas penduduk eropa memiliki bola mata berwarna biru. Benua Eropa secara fisik sebenarnya menjadi satu daratan dengan Asia. Keduanya hanya dipisahkan oleh sebuah pegunungan yaitu Pegunungan Ural. Namun, umumnya Eropa dan Asia masing-masing dianggap sebagai benua. Alasannya, kedua benua tersebut memiliki budaya yang berbed. Benua Eropa terletak pada 90 BB–600 BT dan 350 LU–800 LU. Jika dilihat letaknya, Benua Eropa berada di luar wilayah tropis. Artinya, iklim di wilayah Benua Eropa adalah subtropis dan sedang. Karena posisinya, Benua Eropa mengalami empat musim, yaitu musim semi, panas, gugur, dan dingin. Luas Benua Eropa mencapai 10.355.000 km2 . Secara geografis, Benua Eropa berbatasan dengan Samudra Arktik di utara, Laut Tengah di selatan, Samudra Atlantik di barat, serta Asia di timur. Batas Benua Eropa dengan Benua Asia adalah Pegunungan Ural, Selat Dardanella, dan Laut Kaspia. Eropa terbagi atas empat kawasan atau region yakni kawasan Eropa Barat, Eropa Timur, Eropa Selatan, dan Eropa Utara. Apa yang mendasari pembagian wilayah tersebut? Pembagian wilayah atau region tersebut lebih pada perbedaan kondisi geografis yang mencakup aspek fisik dan budaya. Pada saat ini pewilayahan semacam ini sudah mulai pudar dengan adanya ikatan secara ekonomi dan politik melalui lembaga Uni Eropa (European Union). 4. Benua Afrika Apa yang kalian ingat tentang Benua Afrika? Kehidupan satwa liar, seperti singa dan gajah? Atau penduduknya yang umumnya memiliki warna kulit yang hitam? Ya, Benua Afrika sering disebut “Benua Hitam” karena mayoritas penduduknya mempunyai kulit berwarna hitam. Sebutan ini awal mulanya digunakan oleh masyarakat Perancis yang dahulu banyak menjajah Benua Afrika. Afrika terletak pada 170 BB–520 BT dan 350 LU–340 LS. Ini berarti Benua Afrika dilewati garis khatulistiwa, sehingga sebagian wilayahnya beriklim tropis. Karena posisinya lintangnya, sebagian besar wilayah ini beriklim tropis kecuali bagian paling utara dan paling selatan. Di kedua wilayah tersebut, iklim mulai memasuki zona subtropis. Keadaan iklim tersebut disebabkan oleh wilayah yang sangat luas dan dipagari plato.


78 Benua Afrika berbatasan dengan Laut Tengah di utara, Samudra Hindia di selatan dan timur, serta Samudra Atlantik di barat. Benua Afrika merupakan benua terbesar ketiga setelah Asia dan Amerika. Luas wilayah Afrika mencapai 30.290.000 km2 . Secara geografis, Benua Afrika terbagi atas lima kawasan yaitu Afrika Utara, Afrika Timur, Afrika Barat, Afrika Tengah, dan Afrika Selatan. 5. Benua Australia Apa yang kalian ketahui tentang Benua Australia? Suku Aborigin? Kangguru? Atau bangunan seperti gedung Opera House? Ya, Benua Australia memiliki ciri khas akan halhal tersebut yang dengan mudah kita dapat mengingatnya. Benua yang terletak di sebelah selatan negara kita merupakan benua yang unik karena walaupun terletak di sebelah selatan Asia tetapi penduduknya sebagian besar adalah penduduk ras kaukasoid yang banyak berasal atau sama dengan penduduk Eropa. Australia terletak pada 1130 BT–1550 BT dan 100 LS–430 LS. Ini berarti ada bagian Australia yang memiliki iklim tropis, yaitu Australia bagian utara yang berdekatan dengan Indonesia. Sebagian wilayah lainnya beriklim subtropis dan sedang. Berikut ini batasbatas geografis wilayah Australia. a. Sebelah utara berbatasan dengan Laut Timor, Laut Arafuru, dan Selat Torres. b. Sebelah timur berbatasan dengan Samudra Pasifik, Laut Tasman, dan Laut Coral. c. Sebelah selatan berbatasan dengan Samudra Hindia. d. Sebelah barat berbatasan dengan Samudra Hindia. Luas wilayah Benua Australia adalah 8.945.000 km2 dengan lebar sekitar 3.200 km dan panjang 3.700 km. Hanya satu negara dalam satu benua merupakan keunikan lainnya dari Benua Australia, sehingga negara Australia memiliki luas wilayah yang sangat besar. Meski demikian sekitar dua pertiga wilayahnya berupa gurun. Australia terdiri atas delapan negara bagian yaitu Australia Utara, Australia Selatan, Australia Barat, Victoria, New South Wales, dan Queensland, Tasmania dan Daerah Khusus Ibukota. New South Wales merupakan negara bagian paling tua dan paling banyak penduduknya. Negara bagian terluas adalah Australia Barat. Victoria merupakan negara bagian terkecil dan terpadat kedua. C. Dinamika Penduduk Benua-benua di Dunia 1. Dinamika Penduduk Asia Berdasarkan data World Population Data Sheet (WPDS), pada tahun 2005 jumlah penduduk Asia mencapai 3.921.000.000 jiwa. Jumlah tersebut bertambah menjadi 4.397.000.000 pada tahun 2015. Ini berarti penduduk Asia bertambah sebesar 476 juta jiwa dalam kurun waktu 10 tahun. Penduduk Asia tersebar tidak merata. Beberapa negara di Asia merupakan negara dengan penduduk terbesar di dunia, seperti China, India, dan Indonesia. Wilayah dengan


79 jumlah dan kepadatan penduduk tinggi terlihat di Asia Timur, Asia Tenggara, Asia Selatan. Wilayah pedalaman Asia relatif lebih jarang penduduknya. Berdasarkan indikator HDI, kualitas penduduk Asia ternyata bervariasi. Sejumlah negara di Asia memiliki kualitas yang tinggi, sedangkan sebagian lainnya sedang dan rendah. Jepang, Korea Selatan, Singapura, Brunei, china dan Saudi Arabia masuk kelompok dengan kualitas penduduk atau HDI sangat tinggi. Negara-negara tersebut memiliki penduduk yang harapan hidupnya, pendidikan, dan pendapatan sangat tinggi. Sedangkan untuk Indonesia termasuk kategori sedang dan Nepal untuk kategori rendah. Dilihat dari komposisi berdasarkan ras, penduduk di Benua Asia terdiri atas tiga ras utama yaitu Ras Mongoloid, Ras Kaukasoid, dan Ras Negroid. Tipe ras tersebut telah bercampur baur sehingga mengalami proses asimilasi antara satu dan lainnya. Dalam wilayah tertentu masih terdapat ras yang dominan sebagai berikut. a. Asia Utara dan Asia Tengah mayoritas adalah ras Kaukasoid atau ras Europoid. b. Asia Timur dan Asia Tenggara sebagian besar adalah ras Mongoloid. c. Asia Selatan bagian tengah didominasi ras Kaukasoid. d. Asia Selatan bagian selatan didominasi ras Negroid, misalnya suku bangsa Dravida di India Selatan dan Srilanka. e. Asia Barat (Timur Tengah) bagian selatan, khususnya negara-negara di Semenanjung Arab (Yaman, Oman), didominasi ras Negroid. f. Asia Kecil, Asia Barat (Timur Tengah) bagian utara didominasi ras Kaukasoid/Europo id dan ras Negroid. Asia memiliki budaya yang sangat beragam. Asia merupakan tempat lahirnya agama-agama besar di dunia, seperti Hindu, Sikh, konfusianisme, Taoisme, Shinto, Buddha, Islam, Kristen, dan Yahudi (Judaism). Agama-agama yang lahir di Asia kemudian menyebar ke berbagai wilayah di Asia dan dunia. Sejumlah agama kemudian dianut oleh banyak negara dan sebarannya dapat dilihat pada gambar berikut ini. Selain agama, Benua Asia juga memiliki banyak bahasa. Kebanyakan negara di Asia memiliki lebih dari satu bahasa asli atau pribumi. Sebagai contoh, di Indonesia terdapat sekitar 600 bahasa asli atau daerah, Filipina terdapat 100 bahasa daerah dan 1.683 bahasa asli atau daerah di India. 2. Dinamika Penduduk Amerika Penduduk Benua Amerika pada tahun 2005 mencapai angka 888.000.000 jiwa sedangkan pada tahun 2015 mencapai 987.000.000 jiwa. Ini berarti terjadi pertambahan penduduk sebesar 99.000.000 jiwa dalam kurun waktu 10 tahun. Laju pertumbuhan penduduk Benua Amerika tergolong rendah, yakni 0,9% per tahun. Seperti halnya Asia, sebaran penduduk Amerika juga tidak merata. Konsentrasi penduduk Amerika berada di bagian timur dan barat Amerika Serikat, Amerika Tengah dan Karibia, serta bagian barat dan timur Amerika Selatan. Bagian tengah Benua Amerika umumnya lebih rendah kepadatan penduduknya. Demikian halnya dengan wilayah paling utara dan paling selatan. Kedua wilayah tersebut mendekati kutub utara dan kutub selatan. Komposisi penduduk Amerika berdasarkan usia menunjukkan bahwa sebesar 24 persen dari penduduknya berusia kurang dari 15 tahun dan sekitar 10 persen berusia 65


80 tahun atau lebih. Ini berarti sebesar 34 persen penduduknya termasuk penduduk usia tidak produktif. Selebihnya atau sebesar 66 persen merupakan penduduk usia produktif. Suku Indian merupakan peduduk asli Amerika. Namun jumlah mereka terus menyusut karena terdesak perkembangan orang-orang kulit putih yang berdatangan ke Amerika sejak abad ke-15. Penduduk asli lainnya adalah suku Eskimo. Penduduk pendatang berasal dari berbagai benua yang terdiri atas tiga ras utama, yaitu Ras Negroid dari Afrika, ras Mongolia dari Asia, dan ras Kaukasoid yang berkulit putih dari Eropa. Dalam perkembangannya penduduk pendatang dan penduduk asli saling berbaur hidup bersama sehingga dapat dijumpai adanya penduduk campuran. Budaya Amerika dapat dibedakan secara umum menjadi budaya Amerika Utara dan Amerika Selatan. Amerika Utara terdiri atas Amerika Serikat dan Kanada. Amerika Serikat merupakan salah satu negara dengan budaya yang sangat beragam. Budayanya dibentuk oleh budaya asli Amerika, Amerika Latin, Afrika dan Asia. Bahkan, budaya Amerika mempengaruhi budaya di wilayah lainnya di dunia. Bahasa utama yang digunakan penduduknya adalah Bahasa Inggris. Walaupun demikian, penduduk Amerika menggunakan juga Bahasa Spanyol, Mandarin, Perancis, dan Jerman. Bahkan, Biro Sensus Amerika memperkirakan lebih dari 300 bahasa digunakan di Amerika Serikat Penduduk Amerika Serikat sebagian besar (83%) menganut agama Kristen. Sisanya menganut agama Yahudi dan Islam. Selain itu, terdapat pula penduduk Amerika Serikat yang tidak menganut agama atau ateis. Budaya Amerika juga terlihat gaya berbusana, olah raga, dan makanan. Produk budaya seperti jeans, sepatu, baseball, topi cowboy dan sepatu boots merupakan budaya Amerika. Hamburger, hotdog, keripik ketang, dan makaroni juga menjadi contoh budaya makanan dari Amerika Serikat. Dalam bidang seni banyak karya seni yang dijadikan kiblat bagi warga dunia seperti film dan acara televisi. Selain budaya Amerika Utara, terdapat pula Budaya Amerika Selatan atau Amerika Latin. Beberapa budaya menunjukkan adanya perbedaan. Dilihat dari agamanya, penduduk Amerika Selatan didominasi oleh agama Katolik Roma. Selebihnya menganut agama Kristen Protestan, Hindu, Islam, Animisme dan Shamanisme. Bahasa Portugis dan Spanyol merupakan bahasa utama di Amerika Selatan. Selain itu, terdapat pula bahasa lainnya, seperti Aymara di Bolivia, Wayuu di Venezuela dan Kolombia, dan beberapa bahasa lainnya. Musik dan tari juga menjadi ciri budaya Amerika Selatan terutama tarian Samba dari Brazil, Tango dari Argentina dan Uruguay, dan Cumbia dari Colombia. 3. Dinamika Penduduk Eropa Pada tahun 2005 jumlah penduduk Eropa mencapai 730.000.000 jiwa. Pada tahun 2015, angka tersebut bertambah menjadi 742.000.000 jiwa. Ini berarti terjadi penambahan sebesar 12.000.000 jiwa dalam kurun waktu 10 tahun. Penambahan tersebut lebih rendah dari Asia dan Amerika. Mengapa demikian?


81 Pertambahan penduduk Eropa yang relatif lebih rendah tidak lepas dari angka kelahiran yang lebih kecil dari dua benua sebelumnya, yaitu Amerika dan Asia. Angka kelahiran hanya 11 jiwa per 1.000 penduduk dan angka kematian juga sama yaitu 11 kematian tiap 1.000 penduduk. Bertambahnya penduduk Eropa disumbang dari migrasi masuk ke Eropa dari benua lainnya. Laju pertumbuhan penduduk Eropa sangat rendah bahkan kurang dari 1%, yaitu hanya 0,2% per tahun. Penduduk Eropa tersebar di sejumlah wilayah. Umumnya konsentrasi penduduk berada di Eropa Utara, Selatan, dan Barat. Konsentrasi penduduk tampak pada kota-kota besar dan sekitarnya, seperti Amsterdam, Brussel, London, Madrid, dan Warsawa. Di Jerman, konsentrasi penduduk tidak hanya sekitar pantai tetapi juga sampai pedalaman mengingat banyak kota dan industri yang dibangun sampai ke daerah pedalaman benua. Demikian halnya dengan Kota Madrid yang berada jauh di pedalaman, memiliki konsentrasi penduduk yang tinggi. Penduduk Eropa menunjukkan bahwa sebesar 16 persen kurang dari 15 tahun dan sebesar 17 persen berusia 65 tahun atau lebih. Ini berarti 33 persen penduduk Eropa termasuk kategori tidak produktif. Sebesar 67 persen penduduknya berusia antara 15 tahun sampai 65 tahun dan termasuk penduduk kelompok produktif. Penduduk Eropa umumnya memiliki kualitas hidup sangat tinggi dan tinggi. Negara di Eropa dengan kualitas penduduk sangat tinggi umumnya berada di Eropa Barat, Utara, dan Selatan, sedangkan untuk Eropa timur kualitasnya tergolong tinggi. Negara dengan kualitas penduduk sangat tinggi di antaranya Inggris, Jerman, Perancis, dan Spanyol. Negara dengan kualitas penduduk tinggi di antaranya adalah Rumania, Ukraina, dan Bulgaria. Penduduk Eropa sangat beragam, namun sebagian besar penduduknya termasuk keturunan induk bangsa Kaukasoid yang terbagi menjadi beberapa suku bangsa. Berdasarkan ras dan ciri fisiknya, penduduk Eropa dikelompokkan menjadi lima suku bangsa, yaitu sebagai berikut. - Bangsa Nordik, ciri fisik suku bangsa ini memiliki rambut pirang, mata biru, tengkorak panjang, dan muka sempit. Mereka banyak tinggal di Eropa Barat dan Eropa Utara, yaitu Norwegia, Inggris, Denmark, Belanda, Swedia, Belgia, dan Jerman bagian utara. - Bangsa Alpen, ciri fisik memiliki rambut hitam, mata hitam, tengkorak lebar, dan tidak terlalu tinggi. Suku bangsa ini banyak terdapat di Eropa Tengah dan Eropa Selatan, yaitu Perancis, Swiss, Polandia, Austria, dan Jerman bagian selatan. - Bangsa Mediteran, ciri fisik memiliki rambut hitam, mata hitam, badan dan tengkorak menyerupai bangsa Nordik, terdapat di kawasan Eropa Selatan, yaitu Yunani, Italia, Portugis, dan Spanyol. - Bangsa Slavia, ciri fisik menyerupai bangsa Alpen. Mereka banyak tinggal di Eropa Timur yaitu Kroasia, Bulgaria, Serbia, Montonegro, Ceko, Rusia, Ukraina, dan Slovakia. - Bangsa Dinarik, ciri memiliki rambut gelap dan banyak terdapat di Rumania. Penduduk Eropa menganut beragam agama. Agama dengan jumlah pemeluk terbanyak ialah Katolik Roma tersebar di Perancis, Spanyol, Portugal, Italia, Irlandia, Belgia, Jerman bagian selatan, dan Polandia. Kelompok terbesar kedua ialah Kristen Protestan yang sebagian besar berada di negara-negara Eropa Utara dan Eropa Tengah


82 seperti Inggris, Skotlandia, Jerman bagian utara, Belanda, dan negara-negara Skandinavia. Kelompok terbesar ketiga adalah pemeluk Kristen Ortodoks yang umumnya tinggal di Rusia, Ukraina, Belarusia, Yunani, Bulgaria, Rumania, serta Serbia dan Montenegro. Hampir di setiap negara Eropa terdapat banyak komunitas pemeluk Yahudi dengan jumlah terbanyak di Rusia. Agama Islam banyak dianut oleh penduduk Eropa Timur. Di Bosnia dan Albania, Islam merupakan agama dengan jumlah pemeluk terbanyak, sedangkan di negara Jerman, Perancis, dan Belanda, Islam menjadi agama dengan jumlah pemeluk terbanyak kedua. Benua Eropa memiliki banyak ragam bahasa dan kebanyakan negara memiliki setidaknya satu bahasa resmi. Bahasa Inggris merupakan bahasa di Eropa yang kemudian menjadi bahasa internasional. Namun, masing-masing negara di Eropa memiliki bahasanya sendiri. Bahasa terbesar di Eropa adalah Rusia kemudian diikuti Jerman. Selain itu, terdapat bahasa yang digunakan secara regional maupun lokal. Beberapa bahasa lainnya di Eropa adalah Spanyol, Portugis, Perancis, dan Belanda. Selain bahasa, Eropa memiliki ragam budaya dalam bentuk seni dan makanan. Karya seni masyarakat Eropa telah lama berkembang, bahkan sejak zaman prasejarah dalam bentuk lukisan gua dan lukisan batu. Periode berikutnya adalah periode Klasik, Bizantium, Abad Pertengahan, Gotik, Renaisance, Barok, Rokoko, Neoklasik, Modern, dan Paskamodern. Sumber budaya Eropa adalah Yunani dan Romawi. Dalam bidang ilmu pengetahuan, Eropa sangat terkemuka, khususnya bidang filsafat. 4. Dinamika Penduduk Afrika Pada tahun 2015, jumlah penduduk Afrika mencapai 1.171.000.000 jiwa (WPDS, 2015). Angka tersebut bertambah sebesar 265.000.000 jiwa dari jumlah penduduk tahun 2005 yang berjumlah 906.000.000 jiwa. Besarnya angka pertambahan penduduk tersebut tidak lepas dari tingginya angka kelahiran di Afrika yang mencapai angka 36 tiap 1000 penduduk. Angka kematian penduduk Afrika juga besar yaitu mencapai 10 jiwa tiap 1.000 penduduk. Namun, angka kematian tersebut jauh di bawah angka kelahiran. Angka migrasi juga negatif kecuali Afrika Selatan, artinya ada penduduk Afrika yang bermigrasi ke benua lainnya. Laju pertumbuhan penduduk Afrika sangat tinggi, yaitu 2,5% per tahun. Sebaran penduduk Benua Afrika juga tidak merata. Wilayah tertentu hampir tidak berpenghuni yaitu di wilayah gurun. Wilayah dengan kepadatan tinggi terdapat di bagian utara Afrika Utara, sebagian Afrika Barat, bagian timur Afrika Selatan, sepanjang lembah Sungai Nil dan seterusnya. Wilayah dengan kepadatan rendah terdapat di Gurun Sahara dan bagian tengah Tengah Afrika. Sebagian besar penduduk Benua Afrika adalah keturunan negro yang berkulit hitam. Hal inilah yang menyebabkan Benua Afrika mendapat julukan Benua Hitam. Bangsa Negro di Afrika dikelompokkan menjadi dua golongan yaitu Negro Sudan dengan ciri kulit hitam, bibir tebal, dan rambut keriting, Golongan kedua adalah Negro


83 Bantu dengan ciri seperti Negro Sudan tetapi kulitnya lebih terang. Secara garis besar penduduk Afrika digolongkan menjadi empat kelompok besar sebagai berikut. - Ras Negro yang mendiami sebelah selatan Gurun Sahara merupakan penduduk mayoritas. Ras negro ini terdiri atas beberapa suku bangsa seperti Suku Masai, Suku Kikuyu, Suku Zulu, Suku Sudan, dan Suku Bantu. - Ras Kaukasoid dari keturunan Arab yang mendiami Afrika Utara. Ras ini terdapat di sepanjang pantai Laut Tengah dan terdiri atas dua suku bangsa yaitu suku bangsa Semit dan suku bangsa Hamid. - Ras Kaukasoid dari keturunan Eropa dengan kulit putih, keturunan Eropa ini jumlahnya sedikit dan banyak tinggal di Afrika Selatan. - Suku pribumi merupakan penduduk asli yang banyak tinggal di daerahdaerah pedalaman. Suku pribumi terdiri atas Suku Pygmy di hutan Kongo, Suku Bushman di Gurun Kalahari, dan Suku Hottentot di Afrika Selatan. Seperti halnya benua Asia dan benua lainnya, Benua Afrika juga memiliki budaya yang sangat beragam. Keragaman tersebut tidak hanya terlihat antarnegara tetapi dalam suatu negara. Bersamaan dengan masuknya imigran dari Arab, budaya Afrika kemudian berkembang. Demikian halnya dengan masuknya budaya Eropa. Penduduk Afrika menganut beragam agama. Di kawasan Afrika Barat dan Utara, Islam menjadi agama yang dominan. Di kawasan Afrika Selatan, jumlah pemeluk agama Kristen lebih banyak dibandingkan Islam dan Hindu. Di kawasan Afrika Tengah, jumlah terbanyak ialah penganut kepercayaan animisme. Adapun di kawasan Afrika Timur, penganut Islam dan kepercayaan animisme hampir sama banyaknya. Agama lain yang dianut oleh penduduk Afrika ialah Yahudi, dan Katolik Roma.


84 Bahasa Inggris Juli - September CONGRATULATION! We will learn: To express hopes and wishes to others and congratulate others for their fortune and achievement, in order to keep good personal relationship with them. What is the first thing you want to do when someone shares exciting news, like a job promotion or a new baby? You want to congratulate them, right? On the dialogue above, we can see that the teacher congratulate the student because the student won the competition. There are some way to express congratulate someone: Thank you Mam.


85 Formal Exclamations to Congratulate Someone in English - Congratulations! You deserve this success. - Congratulations on your hard work. - My sincere/heartfelt/warmest congratulations to you. - I commend you on your accomplishments/success. - Well done! - That's wonderful news. Casual Exclamations to Congratulate Someone in English - Congrats! That’s fantastic. (That’s fantastic news!) - You did it! I knew you could. - That’s awesome! Congratulations on a job well done. - Bravo! - Woohoo! - Yea! - Cheers to you. - Way to go! - Good for you! - That rocks! - You nailed it! - Phenomenal! - Great work! / I knew you could do it! - All your hard work has finally paid off. Project Write conversation with your friend about congratulating someone, and present it in front of class. Let’s start our wall magazine! I will learn to use the right words and expressions ✓ to state rules ✓ to give suggestions to do and not to do something ✓ to invite someone to do and not to do something ✓ to say to agree or disagree with rules, suggestions, and invitations ✓ to keep good interpersonal relationship Before we do our activity, please read thoroughly the direction: 1. Edo, and Siti are talking. They are thinking of setting up a wall magazine. Listen to what they say carefully. 2. Say again what the students say to give suggestions and to show their agreement and disagreement with suggestions.


86 3. Here are Udin, Dayu, Lina, Beni, Edo, and Siti are sitting together again. They are talking about setting up a wall magazine. Say the speakers’ sentences loudly, clearly, and correctly. First, repeat after me. Beni : “I think we should start our wall magazine now.” Dayu : “I don’t think we can start now. We should plan it carefully. We should go to the people who knows how to make a wall magazine.” Siti : “I agree with Dayu. We should think before we leap.” “I think we need a lot of money to make a wall magazine.” Edo : “I don’t think so. We can use used paper. We can also use used wood for the frame.” Lina : “Yes we can, so we do not need a lot of money to make a wall magazine. What we need is hard work.” Edo : “What should our wall magazine contain? Can we put any writing we have made there?” Udin : “I don’t think so. We should not just put anything there. The texts should be good and interesting.” Lina : “And, there should not be many mistakes there.” Udin : “I think only good texts, with few or no mistakes, can be published.” Edo : “But how do we know that the text is good enough to publish?” Dayu : “I think our English teachers can help to check it. Do you think Mrs. Tini is willing to be the editor of our wall magazine.” Lina : “It seems that none of us knows how to make a wall magazine. What if we go to Mrs. Tini and ask for her advice. I think she has a lot of good ideas.” Siti : “I think so too. Let’s go to her now.” Dayu : “I don’t think we can see her now. She is in the staff meeting.” Beni : “Why don’t we go back to SMP Sumber Ilmu tomorrow to look closely at their wall magazine?” We will know what kinds of texts are published there.” Edo : “I agree with Beni. We will also look at the layout and the decoration. Do you remember the color of the background.” Lina : “Sorry, I don’t. What if we just ask for their permission to take a picture of the magazine?” Siti : “I think the best thing to do is to meet the team who manages the magazine.” Udin : “I agree with you, Siti. We can ask them a lot of questions. I think they will be happy to help us start our wall magazine.” Dayu : “That’s a very good idea. We need their help to plan our wall magazine.”


87 Stating an opinion Asking for opinion Expressing agreement Expressing dissagreement Interruption ✓ In my opinion... ✓ The way I see it... ✓ If you want my honest opinion.... ✓ According to Lisa... ✓ As far as I'm concerned. .. ✓ If you ask me... ✓ What's your idea? ✓ What are your thoughts on all of this? ✓ How do you feel about that? ✓ Do you have anything to say about this? ✓ What do you think? ✓ Do you agree? ✓ Wouldn't you say? ✓ I agree with you 100 percent. ✓ I couldn't agree with you more. ✓ That's so true. ✓ That's for sure. ✓ (slang) Tell me about it! ✓ You're absolutely right. ✓ Absolutely. ✓ That's exactly how I feel. ✓ Exactly. ✓ I'm afraid I agree with James. ✓ I have to side with Dad on this one. ✓ No doubt about it. ✓ (agree with negative statement) Me neither. ✓ (weak) I suppose so./I guess so. ✓ You have ✓ I don't think so. ✓ (strong) No way. ✓ I'm afraid I disagree. ✓ (strong) I totally disagree. ✓ I beg to differ. ✓ (strong) I'd say the exact opposite. ✓ Not necessarily . ✓ That's not always true. ✓ That's not always the case. ✓ No, I'm not so sure about that. ✓ Can I add something here? ✓ Is it okay if I jump in for a second? ✓ If I might add something. .. ✓ Can I throw my two cents in? ✓ Sorry to interrupt, but... ✓ (after accidentall y interrupting someone) Sorry, go ahead. OR Sorry, you were saying... ✓ (after being interrupted ) You didn't let me finish.


88 a point there. ✓ I was just going to say that. Project: Work in a group. Analyze the dialogue above. Write on the paper the students’ suggestions, and their agreement and disagreement with the suggestions and present your group ideas in front of your friends. Conclude the meaning of disagree and disagreement. Be healthy, be happy I will learn ✓ to choose healthy and safe products ✓ to avoid harmful effects ✓ to get the best results Work in your group. Look closely at the label of Pinux and Sipalas. Use the given tables to identify the different kinds of information about the drugs available on the label. For any available information, put ‘Yes’ in the ‘Available?’ column, then write the information in the corresponding cell. For any information that is not available, put ‘No’ in the ‘Available?’ column, then write ‘Not available’. Hand-write your work on a piece of paper. Make sure you know the meaning of every word and spell it correctly. Use the punctuation marks correctly, too. While you are writing, say the words loudly, clearly,and correctly. Use a dictionary. If you have any problems, come to me. The analysis of the label of Pinux has been done for you as an example. First, copy the example.


89 NO. FACTS AVAILABLE? STATEMENTS 1 The drug Yes Children’s cough syrup 2 Description Yes Cough mixture of formula 440 3 Content/Amount Yes 75 ml 4 Use(s) No Not available. 5 Directions to use & dosage Yes Use medicine according to physician’s instructions. 6 Directions to store Yes ✓ Keep it in moderate temperature. ✓ Keep away from children. 7 Expiration date No Not available.


90 Work in your group. Use the same table to identify the facts about Anidan and SinaSpritz available on the labels. Hand-write your work on a piece of paper. Make sure you know the meaning of every word and spell it correc tly . Use the punctuation marks correc tly , too. Use a dictionary. I f you have any problems, come to me.


91 Project: Find foods label, and try to identify the ingredients and make conclusion, it is good or not good for your body.


92 Seni Budaya dan Prakarya Juli - September BAB I SENI LUKIS Seni lukis adalah karya seni rupa dua dimensi yang terbentuk dan tersusun dari unsur-unsur yang ada. Sebuah lukisan biasanya menerjemahkan apa yang ada dalam objeknya. Berikut pengertian seni lukis menurut ahli: Hary Sulastianto “Seni lukis adalah cabang seni rupa murni dengan wujud 2 dimensi yang dibuat di atas kanvas dengan cat minyak atau cat akrilik.” A. Prosedur berkarya seni lukis dengan berbagai bahan Seni lukis merupakan salah satu hasil karya seni rupa yang berwujud 2 dimensi, merupakan pengembangan dari menggambar dan merupakan perwujudan dari ide/gagasan, teknik, serta ekspresi perasaan atau emosi pelukis. Menurut Pringgodigdo dalam Ensiklopedi Umum, Kanisius, Yogyakarta, 1977), Seni lukis ialah penggambaran pada bidang dua dimensi berupa hasil pencampuran warna yang mengandung maksud. Sedangkan Menurut Sukaryono 1998:7, Seni lukis ialah ungkapan isi hati serta perasaan yang disebut dengan bahasa seniman yang akan dikomunikasikan. Eddie hara, Do You Like My Kinky Underwear (We Don’t Need Another Hero),150x200cm, Acrylic on Canvas, 2014 B. Aliran Seni Lukis Ada berbagai macam aliran seni lukis: 1. Surrealisme Lukisan aliran surrealisme ini kebanyakan menyerupai bentuk-bentuk yang sering ditemui di dalam mimpi dan sebenarnya bentuk dari gudang pikiran bawah sadar manusia. Salah satu tokoh yang populer dalam aliran ini adalah


93 Salvador Dali. 2. Impresionisme Aliran ini menggambarkan kesan saat objek dilukis. Tokohnya termasuk Claude Monet, Georges Seurat, dan S. Sudjojono. 3. Ekspresionisme Aliran ini menggambarkan keadaan jiwa pelukis yang spontan saat melihat objek. Penganut aliran ini termasuk Vincent van Gogh dan Affandi.


94 4. Kubisme Aliran ini cenderung melakukan usaha abstraksi terhadap objek ke dalam bentuk-bentuk geometri atau bentuk balok-balok untuk mendapatkan sensasi tertentu. Pablo Picasso merupakan tokoh aliran ini. 5. Romantisme Ini merupakan aliran tertua di dalam sejarah seni lukis modern Indonesia. Lukisan dengan aliran ini berusaha membangkitkan kenangan romantis dan keindahan di setiap objeknya. Pemandangan alam adalah objek yang sering diambil sebagai latar belakang lukisan. Tokoh seni lukis gaya romantisme meliputi Francisco Goya, Turner, dan Raden Saleh.


95 6. Naturalisme Aliran seni lukis ini menggambarkan keadaan alam atau alami. Tokohnya adalah Rubens, Gainsborough, dan Basuki Abdullah. 7. Realisme Aliran ini menggambarkan kenyataan hidup. Tokohnya meliputi Rembrandt van Rijn dan Trubus.


96 C. Teknik Seni Lukis Di dalam seni lukis ada banyak teknik yang harus anda ketahui. Beberapa teknik seni lukis seperti yang sudah dijelaskan pada uraian dibawah ini. Teknik melukis tidak dapat hanya digeneralisir melalui istilah teknik plakat atau water color. Teknik plakat adalah teknik yang menggabungkan beberapa teknik dasar lukis. Teknik watercolor adalah penamaan teknik yang absurd. Teknik tersebut dapat digunakan oleh pada media lukis lain yang berbahan dasar air: cat akrilik, tinta, dan sebagainya. Selain itu teknik water color juga adalah gabungan dari berbagai teknik dasar melukis diatas kertas seperti washing, kuas basah dan filling. Watercolor juga dapat diaplikasikan tanpa menggunakan teknik tersebut. Beberapa teknik yang biasa digunakan dalam melukis, yaitu : 1. Aquarel Teknik aquarel adalah teknik yang digunakan baik dalam menggambar maupun melukis dengan sapuan dan paduan warna yang tipis, transparan, dan tembus pandang.


97 2. Pointilis Teknik pointilis adalah cara melukis yang menerapkan titik-titik berbeda didalam sebuah pola untuk membentuk sebuah gambar. 3. Plakat Teknik plakat adalah cara melukis dengan bahan cat akrilik, cat air, juga cat minyak dengan sapuan warna yang tebal atau kental sehingga hasilnya tampak gelap atau menutup.


98 4. Goresan Ekspresif Teknik goresan ekspresif adalah teknik dalam melukis yang terkesan bebas karena proses pembuatan bisa menggunakan jari, tangan, kuas, ataupun objek lain yang dianggap menarik. 5. Tempera Tempera adalah cara pengeringan cepat pada media lukisan permanen yang terdiri atas pigmen berwarna yang dicampur dengan media pengikat yang larut dalam air, misalnya kunyit. Pada penerapannya, teknik ini merupakan cara melukis pada dinding yang dibuat dengan sedemikian rupa sehingga


99 hasilnya menyatu dengan arsitektur. 6. Spray Spray adalah cara melukis dengan bahan cat yang cair yang disemprotkan dengan sprayer. Teknik ini dapat digunakan untuk membuat reklame visual. 7. Mozaik Teknik mozaik adalah pembuatan karya seni rupa yang menggunakan material dari kepingan-kepingan yang sengaja dibuat dengan cara dipotongpotong. Potongan-potongan tersebut disusun dengan cara ditempelkan pada bidang datar menggunakan lem. Pada umumnya mozaik masih dianggap seni lukis. a. Unsur-Unsur Seni Rupa Membahas dan mengapresiasi sebuah karya seni lukis atau seni rupa tak lepas dari dua hal penting, yaitu unsur seni rupa dan prinsip dasar seni rupa. Dalam uraian berikut akan disajikan secara singkat apa itu unsur-unsur seni rupa dan prinsip dasar seni rupa. Unsur-unsur dasar karya seni rupa adalah unsur-unsur yang digunakan untuk mewujudkan sebuah karya seni rupa. Unsur-unsur ini diantaranya antara lain adalah: 1. Titik Titik adalah unsur seni rupa yang paling dasar. Titik dapat melahirkan suatu wujud dari ide-ide atau gagasan yang kemudian akan melahirkan garis, bentuk, atau bidang.


Click to View FlipBook Version