50 Ilmu Pengetahuan Alam Juli – September Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah A. Hakikat Ilmu Sains Sains adalah ilmu pengetahuan sistematis tentang alam dan dunia fisik. Orang yang khusus melakukan penelitian bagi pengembangan ilmu Sains disebut ilmuwan Sains. 1. Cabang – cabang Ilmu Sains a. Sains adalah Biologi Biologi adalah ilmu tentang makhluk hidup. b. Sains adalah Fisika Fisika adalah ilmu tentang gejala dan fenomena alam dan sifat bendabenda disekitar kita termasuk perpindahan dan energi. c. Sains adalah Kimia Kimia adalah ilmu tentang berbagai hal mengenai materi , yaitu terbuat dari apa, sifat dan perubahandalam suatu reaksi kimia. d. Sains adalah Geologi Geologi adalah ilmu mengenai Bumi dan perubahannya. e. Sains adalah Astronomi Astronomi adalah ilmu tentang planet, bintang dan alam semesta. f. Sains adalah Ekologi Ekologi adalah adalah ilmu tentang interaksi atau hubungan timbal balik balik antara makhluk hidup dengan lingkungan di sekitarnya. 2. Laboratorium IPA Laboratorium digunakan untuk melakukan percobaan atau eksperimen. Alat - alat yang biasanya digunakan dalam Laboratorium, diantaranya: 1. Mikroskop 2. Jangka Sorong 3. Micrometer skrup 4. Gelas Ukur 5. Spatula 6. Labu erlenmeyer 7. Tabung reaksi 8. Termometer B. Metode Ilmiah 1. Pengertian Metode Ilmiah Metode ilmiah merupakan suatu cara sistematis yang digunakan untuk memecahkan atau mencari jawaban atas masalah-masalah yang dihadapi dalam suatu penelitian. 2. Langkah-langkah Metode Ilmiah a. Mengidentifikasi masalah Upaya untuk mendefinisikan masalah yang ada dan membuat permasalahan tersebut dapat diukur dan diuji.
51 b. Merumuskan masalah Pengumpulan masalah-masalah terkait dengan tujuan yang ingin dicapai dalam suatu penelitian. c. Menyusun kajian teori Kajian teori merupakan serangkaian definisi, konsep, dan juga rangkaian perspektif mengenai sebuah hal yang tersusun secara rapi. d. Membuat hipotesis Membuat dugaan atau pernyataan sementara yang diungkapkan secara deklarati yang menjadi jawaban dari sebuah permasalahan. e. Merancang eksperimen Menyusun kegaiatan eksperimen terkait rumusan masalah yang sudah ditentukan f. Melakukan eksperimen Melaksanakan rancangan eksperimen yang sudah dibuat dan membuktikan hipotesis yan sudah dirumuskan g. Menyimpulkan Menyimpulkan hasil eksperimen berdasarkan hasil analisis data dengan meriview data dan memeriksa kembali apakah hipotesis yan dibuat itu benar. h. Melaporkan hasil Setelah eksperimen selesai, hasil dari eksperimen tersebut dilaporkan dalam bentuk laporan yang terdiri dari hal-hal yang berkaitan dalam kegiatan metode ilmiah. C. Besaran Besaran dan satuan sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Semua gejala alam yang dapat diukur disebut besaran. Sesuai ketentuan atau aturan yang telah berlaku, besaran memiliki nilai yang dinyatakan dengan angka dan diikuti oleh satuan. Jadi, besaran dapat didefinisikan sebagai segala sesuatu yang dapat diukur dengan alat ukur dan nilainya dapat dinyatakan dengan angka. Besaran dibagi menjadi 2, yaitu besaran pokok dan besaran turunan. Besaran Pokok Besaran Tururan Besaran pokok adalah besaran yang satuannya telah ditetapkan terlebih dahulu dan tidak diturunkan dari besaran lain. Besaran turunan adalah besaran yang satuannya diturunkan dari besaran pokok. Besaran Standar internasional (SI) adalah standar yang dikembangkan oleh badan standardisasi internasional yang diterapkan di seluruh dunia. Standar ini dapat digunakan secara langsung atau disesuaikan dengan kondisi negara setempat.
52 Contoh Besaran Pokok No Nama Besaran (lambang) Satuan Lambang Satuan 1. Panjang (l) Meter m 2. Massa (m) Kilogram kg 3. Suhu (T) Kelvin K 4. Kuat Arus Listrik (I) Ampere A 5. Waktu (t) Sekon s 6. Jumlah Zat (n) Mol mol 7. Intensitas Cahaya (J) Kandela Cd Contoh Besaran Turunan No Nama Besaran Satuan Lambang Satuan 1. Kecepatan meter/sekon m/s 2. Percepatan meter/sekon2 m/s2 3. Massa Jenis kilogram/meter3 kg/m3 4. Gaya Newton N 5. Luas meter2 m2 6. Volume meter3 m3 7. Tekanan Pascal Pa 8. Usaha Joule J D. Pengukuran Pengukuran adalah proses membandingkan suatu besaran yang diukur dengan besaran sejenis yang ditetapkan sebagai satuan. 1. Pengukuran dengan Satuan Baku dan Satuan Tak Baku • Satuan baku adalah satuan yang jika digunakan untuk mengukur, hasil pengukurannya selalu tetap untuk semua orang. Contoh mengukur panjang mengguakan penggaris atau meteran. • Satuan tidak baku adalah satuan yang menghasilkan nilai ukuran yang berbeda antara satu orang dengan yang lainnya. Jenis pengukuran ini biasanya dilakukan dengan menggunakan jengkal telapak tangan, jengkal telapak kaki, lengan, hasta, ataupun depa. Jelajah Pengetahuan 1. Lakukan kegiatan ini secara berkelompok, yang terdiri dari dua orang. 2. Siapkan kertas HVS, kemudian ukurlah panjang HVS dengan telapak tanganmu. Minta teman dalam kelompokmu untuk melakukan hal yang sama. Catat data hasil pengukuranmu pada tabel 1. 3. Siapkan penggaris yang panjangnya 30 sentimeter, dan meteran gulung. Ukurlah panjang garis HVS dengan kedua alat ukur tersebut. Mintalah teman dalam kelompokmu untuk melakukan hal yang sama. Catat data tersebut dalam tabel 2.
53 2. Pengukuran besaran pokok a. Pengukuran Panjang Pada umumnya, alat yang digunakan untuk mengukur panjang dalam kehidupan sehari-hari adalah penggaris, jangka sorong, dan mikrometer sekrup. Dalam pengukuran menggunakan alat ukur ada beberapa ketentuan atau aturan yang berbeda antara alat ukur yang satu dengan yang lainnya 1) Pengukuran Panjang dengan penggaris Penggaris yang digunakan dalam pengukuran ada beberapa macam, yaitu penggaris lurus, penggaris siku, dan penggaris gulung (meteran gulung). Penggaris memiliki ketelitian 1 milimeter. Ketelitian alat ukur adalah nilai skala yang masih dapat diukur oleh alat tersebut. 2) Pengukuran panjang dengan Jangka Sorong Jangka sorong memiliki ketelitian lebih tinggi dibanding penggaris. Alat ini dapat digunakan untuk mengukur panjang dan lebar benda, diameter bagian dalam, diameter bagian luar sebuah benda yang berbentuk silinder, dan kedalaman lubang. Secara umum, jangka sorong yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari memiliki skala terkecil 0,1 milimeter. 3) Pengukuran Panjang dengan Mikrometer Sekrup Mikrometer sekrup adalah alat ukur panjang yang paling teliti dengan ketelitian 0,01 milimeter. Alat ini digunakan untuk mengukur tebal sebuah benda yang berbentuk lembaran atau mengukur diameter kawat. Benda ini biasanya digunakan oleh para teknisi peralatan listrik.
54 Konversi pengukuran panjang Satuan panjang dalam SI dinyatakan dalam meter (m), namun demikian dalam kehidupan sehari-hari dikenal dengan satuan-satuan panjang yang lain seperti kilometer (km), mil, kaki, inci, sentimeter (cm) dan milimeter (mm). Hubungan antara satuan-satuan tersebut adalah sebagai berikut: b. Pengukuran Massa Massa adalah sebuah benda yang menyatakan jumlah zat atau materi yang terkandung dalam benda. Massa sebuah benda diukur dengan neraca atau timbangan. Sedangkan berat merupakan gaya tarik bumi yang dialami benda tersebut. Ada beberapa macam timbangan, diantaranya adalah neraca empat lengan dan neraca pasar. Beberapa perbedaan dari keduanya, adalah : Neraca Ohaus 4 Lengan Neraca Pasar
55 c. Pengukuran Waktu Satuan waktu yang sering digunakan adalah detik atau sekon, menit, dan jam. Waktu dapat diukur dengan arloji dan stopwatch. Stopwatch merupakan alat ukur waktu yang lebih teliti dibanding arloji. Stopwatch memiliki ketelitian hingga 0,1 sekon Konversi satuan waktu 1 hari = 24 jam 1 jam = 60 menit 1 menit = 60 sekon 1 sekon = 1/60 menit 1 menit = 1/60 jam 1 jam = 3600 sekon 1 hari = 86400 sekon d. Pengukuran Suhu Suhu merupakan ukuran (derajat) panas atau dinginnya suatu benda. Suhu suatu benda diukur dengan alat termometer. Termometer labolatorium Termometer digital (b) Konversi pengukuran suhu Arloji Stopwatch
56 3. Pengukuran Besaran Turunan a. Luas Hubungan antar satuan panjang adalah sebagai berikut 1 hektar = 10.000 m2 1 are = 100 m2 1 km2 = 106 m2 1 m2 = 104 cm2 1 m2 = 106 mm2 b. Volume Hubungan antar satuan volume adalah sebagai berikut: 1 Liter = 1 dm3 1 cc = 1 sentimeter kubik = 1 cm3 = 1 mililiter 1 dm3 = 1 x 103 cm3 = 1000 cm3 = 1000 cc 1 liter = 1.000 cc c. Gaya Gaya adalah adalah interaksi apapun yang dapat menyebabkan sebuah benda bermassa mengalami perubahan gerak, baik dalam bentuk arah, maupun konstruksi geometris. Gaya dapat ditentukan oleh rumus berikut Keterangan: F = Gaya (N) m = massa (kg) a = percepatan (m/s2 ) d. Massa Jenis Massa jenis suatu benda merupakan hasil bagi antara massa dan volume nya. Massa jenis dapat ditentukan oleh rumus berikut = Keterangan = massa jenis (Kg/m3 ) m = massa (Kg) V = volume (m3 ) F = m x a
57 Isilah titik-titik dengan jawaban yang tepat! 1. Alat untuk mengukur panjang kertas HVS adalah .... 2. Alat untuk mengukur diameter bagian dalam sebuah pipa paralon adalah ... 3. Alat untuk mengukur panjang lapangan voli adalah ... 4. Massa sebuah benda 375 gram. Apabila dinyatakan dalam kilogran samadengan … 5. Sebuah ember berisi air sebanyak 10 liter. Jika dinyatakan dalam satuan meter kubik volume air tersebut sama dengan ... ZAT, WUJUD ZAT, DAN PERUBAHANNYA A. Pengertian Zat Materi adalah segala sesuatu yang menempati ruang (memiliki volume) dan mempunyai massa. Sebagai contoh, kayu merupakan materi. Kayu ada yang berukuran besar, ada juga yang berukuran kecil. Perbedaan ini menunjukkan bahwa materi mempunyai jumlah tertentu. Ukuran yang menunjukkan jumlah materi disebut massa. Materi di alam dapat berupa zat tunggal (murni) dan dapat juga berupa campuran. Zat murni adalah materi yang hanya tersusun dari satu jenis zat. Contohnya paku besi merupakan materi yang berupa zat tunggal, paku hanya tersusun dari satu jenis zat, yaitu zat besi. Unsur adalah bagian terkecil dari suatu zat. Sedangkan campuran merupakan materi yang tersusun dari dua atau lebih zat. Contohnya air laut merupakan materi yang berupa campuran, air laut tersusun dari berbagai jenis zat seperti air, garam, dan zat-zat lainnya. Sehingga zat adalah materi yang mempunyai sifat-sifat tertentu yang khas. B. Wujud Zat Wujud zat ada tiga macam, yaitu padat, cair, dan gas. Masing-masing zat tersebut memiliki sifat yang berbeda. C. Perubahan Zat Perubahan zat dapat dibedakan menjadi dua, yaitu perubahan fisis dan perubahan kimia. Perbedaan tersebut antara lain : No Perubahan Fisis Perubahan Kimia 1. Merupakan perubahan suatu zat yang tidak menghasilkan zat jenis baru. Merupakan perubahan suatu zat yang menghasilkan zat jenis baru.
58 2. Zat yang mengalami perubahan dapat kembali ke bentuk semula. Zat yang mengalami perubahan tidak kembali ke bentuk semula. 3. Perubahan yang terjadi diikuti perubahan sifat fisis. Perubahan yang terjadi diikuti oleh perubahan sifat kimia melalui reaksi kimia. 4. Proses perubahan fisis : Proses perubahan kimia : ● Pembakaran ● Pembusukan ● Karat atau korosi D. Susunan Partikel Zat Susunan partikel pada zat padat, zat cair, dan zat gas adalah sebagai berikut: E. Klasifikasi zat Klasifikasi zat berdasarkan susunan terbagi menjadi unsur, senyawa dan campuran. Sedangkan menurut sifat keasamannya terbagia menjadi asam dan basa. 1. Unsur Unsur merupakan zat tunggal yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat-zat lain yang lebih sederhana dengan reaksi kimia biasa (bukan reaksi nuklir). Contoh unsur diantaranya:
59 Berdasarkan sifatnya, unsur dibedakan menjadi: a. Unsur Logam Unsur logam mempunyai sifat sebagai berikut: • Mengilap • dapat direntang menjadi kawat atau ditempa menjadi lempengan • bersifat konduktor (penghantar listrik dan panas yang baik) • pada suhu kamar berwujud padat, kecuai logam raksa, sesium, fransium, dan galium berwujud cair. Contoh unsur logam adalah: litium, natrium, kalium, rubidium, magnesium, kalsium, besi, tembaga, emas, dan perak b. Unsur Metaloid Unsur metaloid mempunyai sifat sebagai berikut: • lebih rapuh dari logam, tetapi kurang rapuh dibandingkan non logam • bersifat semi konduktor (penghantar panas yang lebih baik daripada non logam, tetapi kurang baik daripada logam) • beberapa metaloid berkilauan seperti logam Contoh unsur metaloid diantaranya: boron, silikon, germanium, arsen dan antimon c. Unsur Nonlogam Unsur nonlogam mempunyai sifat sebagai berikut: • pada suhu kamar umumnya berwujud gas, namun ada pula yang berwujud padat atau cair • bersifat isolator (tidak dapat menghantarkan panas dan listrik), kecuali beberapa unsur nonlogam seperti karbon yang bersifat konduktor • umumnya tidak mengkilap • tidak dapat ditempa Contoh unsur non logam diantaranya: belerang, oksigen, nitrogen fosforus, dan karbon
60 2. Senyawa Senyawa merupakan zat tunggal yang tidak dapat dipisahkan dengan cara fisika. Senyawa dapat dipisahkan menjadi unsur-unsurnya atau menjadi senyawa yang lebih sederhana melalui reaksi kimia. Air dapat dipisahkan menjadi oksigen dan hidrogen dengan cara elektrolisis. Gula pasir jika direaksikan dengan asam sulfat akan terurai menjadi karbon. Ciri-ciri senyawa adalah sebagai berikut: 1. merupakan zat tunggal 2. terbetuk dari dua unsur atau lebih yang berbeda jenis dengan perbandingan tertentu dan tetap 3. sifat senyawa berbeda dengan sifat-sifat penyusunnya 4. senyawa dapat diuraikan menjadi unsur-unsurnya melalui proses kimia. Berikut contoh senyawa adalah: 3. Campuran Air garam terlihat seperti air dan terasa asin. Partikelpartikel garam tetap ada di dalam air tetapi kamu tidak dapat melihat partikel-partikel garam tersebut meskipun menggunakan mikroskop. Suatu bahan seperti air garam yang mempunyai dua atau lebih zat yang tersebar merata disebut campuran homogen. Alkohol 70% yang dijual di apotik merupakan disinfektan umum. Alkohol ini terlihat jernih meskipun terbentuk dari partikel alkohol dalam air. Alkohol 70% tersebut merupakan contoh lain dari campuran homogen.
61 Pemisahan Campuran a. Penyaringan (Filtrasi) Filtrasi adalah pemisahan zat berdasarkan perbedaan kualitas fisik dan kimianya. proses filtrasi melalui pemisahan zat padat tersuspensi dari suatu cairan dengan menyebabkan zat padat melewati pori-pori suatu zat, yang disebut filter. zat hasil penyaringan disebut filtrat. sedangkan zat sisa penyaringan disebut residu. Filter dapat berupa kertas, kain, kapas, wol, asbes, wol terak atau kaca, gerabah tanpa glasir, pasir, atau bahan berpori lainnya. Filtrasi biasa digunakan pada pemisahan kotoran yang ada pada larutan gula dan menyaring air sungai untuk keperluan air bersih. b. Penyulingan (Distilasi) Penyulingan (Distilasi) adalah pemisahan campuran zat cir yang didasarkan pada perbedaan titik didih zat-zat cair yang ada dalam campuran. zat hasil distilasi disebut distilat, sedangkan zat sisa yang tertinggal dalam labu distilat disebut residu. penyulingan ini biasanya dilakukan dalam uatu alat yang disebut distilator. penyulingan biasa digunakan pada pemurnian air laut dan pengolahan minyak bumi. c. Kromatografi Kromatografi adalah pemisahan yang didasarkan pada perbedaan distribusi zat-zat yang akan dipisahkan terhadap fase diam berupa zat penyerap (adsorben). distribusi zat-zat yang akan dipisahkan tersebut dilakukan oleh fase gerak. adsorpsi adalah peristiwa penyerapan pada permukaan adsorben. Kromatografi dapat digunakan untuk memisahkan zat-zat warna yang terdapat pada tinta. d. Kristalisasi Kristalisasi adalah pemisahan campuran yang dilakukan untuk memisahkan campuran padat dan cair dengan cara menguapkan zat cairnya. cara kristalisasi digunakan pada proses pembuatan garam dari air laut dan membuat gula tebu dari cairan tebu. e. Sublimasi Sublimasi adalah pemisahan campuran yang didasarkan pada komponen campuran dengan saah satu komponen yang dapat menyublim (perubahan wujud dari zat padat menjadi gas), sedangkan komponen lain yang tidak menyublim. contoh sublimasi adalah padatan iodin atau kapur barus yang kotor dapat dipisahkan dan dipisahkan dari zat pengotornya. 4. Asam Asam adalah zat (senyawa) yang menyebabkan rasa masam pada berbagai materi. Ada dua jenis asam, yaitu asam organik dan asam anorganik. 5. Basa Basa adalah zat (senyawa) yang dapat bereaksi dengan asam, menghasilkan senyawa yang disebut garam. Sifat basa umumnya ditunjukan dari rasanya yang pahit dan licin. 6. Indikator Asam Basa
62 Berikut ini adalah beberapa ketentuan atau aturan suatu zat atau senyawa dikatakan asam atau basa : Sifat-sifat Asam Sifat-sifat Basa Rasanya masam Rasanya pahit Dapat mengubah kertas lakmus biru menjadi warna merah Dapat mengubah warna kertas lakmus merah menjadi biru Mempunyai pH < 7 Mempunyai nilai pH > 7 7. Garam Garam adalah senyawa yang terbentuk dari hasil reaksi antara asam dan basa. Kerjakan soal berikut dengan sungguh-sungguh dan teliti. 1. Jelaskan pengertian menyublim! 2. Buatlah diagram segitiga perubahan wujud zat padat, cair, dan gas! 3. Sebutkan tiga ciri perubahan fisika ! 4. Sebutkan tiga ciri perubahan kimia ! 5. Lengkapilah tabel berikut ini ! Nama Peristiwa Jenis Perubahan Kertas dibakar Air menjadi es Buah tomat yang busuk Gula larut dalam air Beras berubah menjadi tepung 6. Tuliskan tiga sifat yang dimiliki zat padat ! 7. Jelaskan penyebab gas sangat mudah mengalir melalui lubang yang sangat sempit sekalipun ! 8. Tuliskan tiga sifat yang dimiliki zat cair ! 9. Tuliskan tiga sifat yang dimiliki zat gas ! 10.Jika ada sebuah batu dan segelas air, lalu keduanya dijatuhkan dari atas meja, apakah yang terjadi pada batu dan air ? jelaskan jawabanmu !
63 Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Juli – September A. Keberadaan Diri dan Keluarga Keluarga merupakan lingkungan pertama dan terdekat bagi sebagian besar kehidupan kita. Kalian pasti pernah merasakan waktu bersama keluarga begitu menggembirakan. Keluarga menjadi tempat untuk tumbuh dan berkembang yang disertai dengan cinta dan kasih. Kalian patut bersyukur hingga saat ini bersama keluarga. Bagi sebagian teman-teman kalian, ada juga yang belum mengetahui keluarga inti mereka. Apakah kalian mengetahui dari mana silsilah keluarga kalian berasal? Kalian kelak akan menjadi orang tua, kakek nenek, atau kedudukan keluarga lain yang akan diingat oleh generasi selanjutnya sebagai informasi sejarah. Artinya, kita akan menjadi sejarah bagi generasi berikutnya. Orang tua kita mempunyai cerita hidup masing-masing. Situasi masa lalu yang dialami oleh orang tua dapat menjadi pelajaran berharga untuk kehidupan kalian saat ini. Silsilah keluarga merupakan cerminan dari sejarah. Kata sejarah berasal dari kata syajarah yang bermakna pohon.Silsilah keluarga yang kalian gambarkan sebelumnya seperti pohon yang terus tumbuh dan berkembang melalui lintasan waktu dan berbagai peristiwa. Peristiwa keluarga yang terjadi di masa lalu dapat diamati pada masa sekarang dengan melihat jejak-jejaknya, seperti kebiasaan, norma,dan benda-benda peninggalan yang dapat menjadi pedoman untuk hidup kalian saat ini. Pengetahuan tentang silsilah keluarga ini menggambarkan keterkaitan antara manusia, waktu, dan ruang sebagai unsur-unsur sejarah. Kalian dapat merasakan capaian kesuksesan para pendahulu (unsur manusia)pada masa lalu (unsur waktu) dalam kehidupan mereka masing-masing(unsur ruang). Peristiwa tersebut dapat mendorong kalian untuk belajar atau sukses lebih baik lagi. Melalui sejarah silsilah keluarga tersebut, kalian dapat memberikan inspirasi, renungan ataupun keinginan yang kelak kalian rencanakan dan perlu kalian wujudkan. Segala sesuatu yang terjadi pada masa lalu dapat menjadi landasan untuk bertindak di masa sekarang dan masa yang akan datang. Berdasarkan kejadian tersebut, manusia merupakan pelaku sejarah yang beraktivitas pada masa lampau. Unsur waktu menggambarkan periode berlangsungnya perjalanan kisah manusia tersebut. Unsur ruang dalam sejarah berfungsi menjelaskan lokasi atau tempat di mana aktivitas manusia pada masa lampau. Ruang ini merupakan tempat di bumi dalam bentuk perairan di darat maupun laut, daratan permukaan maupun didalam bumi yang memengaruhi kehidupan. Berbagai makhluk hidup di bumi menjadi bagian dari ruang. B. Mengenal Lokasi dan tempat a. Lokasi Lokasi merupakan letak objek di permukaan bumi. Lokasi dibedakan menjadi lokasi absolut dan lokasi relatif. Lokasi absolut merupakan letak yang
64 bersifat tetap terhadap sistem koordinat. Contoh dari lokasi absolut yaitu Indonesia terletak pada 6oLU–11oLS dan 95oBT–141oBT. Letak ini tidak akan berubah selama sistem koordinat yang digunakan sebagai dasar perhitungan masih menggunakan garis ekuator dan meridian Greenwich. Lokasi relatif merupakan letak tempat yang dapat berubah karena keadaan di sekitarnya. Sebagai contoh, awalnya Kabupaten Tanatidung termasuk dalam Provinsi Kalimantan Timur, tetapi saat ini merupakan Kabupaten di Provinsi Kalimantan Utara. Selain itu, lokasi relatif memiliki pengaruh pada nilai suatu objek. Lokasi di dekat jalan raya memiliki harga tanah yang lebih mahal tetapi kurang sesuai untuk tempat tinggal karena suara bising dan bahaya polusi udara dari kendaraan bermotor. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa lokasi yang berkaitan dengan keadaan sekitarnya memiliki kelebihan dan kekurangan. Manusia, tempat dan lingkungan A. Pengertian ruang dan interaksi antaruang Ruang adalah tempat di permukaan bumi, baik secara keseluruhan maupun hanya sebagian yang digunakan oleh makhluk hidup untuk tinggal. Ruang tidak hanya sebatas udara yang bersentuhan dengan permukaan bumi, tetapi juga lapisan atmosfer terbawah yang memengaruhi permukaan bumi. Ruang juga mencakup perairan yang ada di permukaan bumi (laut, sungai, dan danau) dan di bawah permukaan bumi (air tanah) sampai kedalaman tertentu. Ruang juga mencakup lapisan tanah dan batuan sampai pada lapisan tertentu yang menjadi sumber daya bagi kehidupan. Berbagai organisme atau makhluk hidup juga merupakan bagian dari ruang. Dengan demikian, batas ruang dapat diartikan sebagai tempat dan unsur-unsur lainnya yang mempengaruhi kehidupan di permukaan bumi. Setiap ruang di permukaan bumi memiliki ciri khas tertentu yang berbeda antara suatu wilayah dan wilayah lainnya. Tidak ada satu lokasi pun yang karakteristiknya sama persis antara satu dan lainnya. Karateristik inilah yang kemudian menciptakan keterkaitan antarruang di permukaan bumi. Indonesia sebagai suatu wilayah di permukaan bumi juga memiliki karakteristik tersendiri yang berbeda dengan wilayah lainnya. Perbedaan karakteristik ruang tersebut menyebabkan adanya interaksi antarsatu ruang dengan lainnya, karena setiap ruang membutuhkan ruang lainnya untuk memenuhi kebutuhan hidup. 1. Saling melengkapi Kondisi saling melengkapi terjadi jika ada wilayah-wilayah yang berbeda komoditas yang dihasilkannya. Misalnya, wilayah A merupakan penghasil sayuran, sedangkan wilayah B merupakan penghasil ikan. Wilayah A membutuhkan ikan, sedangkan wilayah B membutuhkan sayuran. Jika masing-masing memiliki kelebihan (surplus), maka wilayah A melakukan interaksi dengan wilayah B melalui aktivitas perdagangan atau jual beli.
65 2. Kesempatan Antara Kesempatan antara merupakan suatu lokasi yang menawarkan alternatif lebih baik sebagai tempat asal maupun tempat tujuan. Jika seseorang akan membeli suatu produk, maka ia akan memperhatikan faktor jarak dan biaya untuk memperoleh produk tersebut. Contohnya, Wilayah A biasanya membeli ikan ke wilayah B, namun kemudian diketahui ada wilayah C yang juga penghasil ikan. Karena Wilayah C jaraknya lebih dekat dan ongkos transportasinya lebih murah, para pembeli ikan dari wilayah A akan beralih membeli ikan ke wilayah C. 3. Kemudahan trasfer Pengangkutan barang atau juga orang memerlukan biaya. Biaya untuk terjadinya interaksi tersebut harus lebih rendah dibandingkan dengan keuntungan yang diperoleh. Jika biaya tersebut terlalu tinggi dibandingkan dengan keuntungannya, maka interaksi antar ruang tidak akan terjadi. Kemudahan transfer dan biaya yang diperlukan juga sangat tergantung pada ketersediaan infrastruktur (sarana dan prasarana) yang menghubungkan daerah asal dan tujuan. Jalan yang rusak dan sulit untuk dicapai akan mengurangi kemungkinan terjadinya interaksi karena biaya untuk mencapainya juga akan lebih mahal. B. Letak dan luas indonesia 1. Pemahaman lokasi melalui peta Lokasi suatu tempat dapat dilihat pada sebuah peta. Peta adalah gambaran permukaan bumi pada suatu bidang datar dan diperkecil dengan menggunakan skala. Pada peta terdapat sejumlah informasi yang menyertainya. Sebuah peta terdiri atas beberapa komponen penyusunannya. Komponen penyusunannya terdiri atas judul peta, skala peta, orientasi utara, simbol peta, garis astronomis, inset, legenda, dan sumber peta 2. Letak dan luas indonesia Indonesia terletak antara 950 BT – 1410 BT dan 6o LU - 11o LS. Karena letaknya tersebut, Indonesia termasuk ke dalam wilayah tropis. Letak geografis merupakan posisi suatu wilayah atau negara dilihat dari kenyataan di permukaan bumi. Secara geografis, Indonesia berada di antara dua benua, yaitu Benua Asia yang terletak di sebelah utara Indonesia dan Benua Australia yang terletak di sebelah selatan Indonesia. Selain itu, Indonesia berada di antara dua samudra, yaitu Samudra Pasifik di sebelah timur Indonesia dan Samudra Hindia di sebelah barat Indonesia. Indonesia berbatasan dengan 10 negara tetangga, baik berupa batas darat maupun batas laut. Indonesia berbatasan di darat dengan negara Malaysia, Papua New Guinea (PNG), dan Timor Leste, sedangkan batas lautnya dengan negara India, Thailand, Malaysia, Singapura, Vietnam, Filipina, Palau, Papua New Guinea, Australia, dan Timor-Leste. Batas
66 Indonesia juga dapat dilihat dari posisinya (utara, selatan, barat, timur), yaitu sebagai berikut: a. Sebelah utara Indonesia berbatasan dengan Malaysia, Singapura, Palau, Filipina, dan Laut Cina Selatan. b. Sebelah selatan Indonesia berbatasan dengan Timor Leste, Australia, dan Samudra Hindia. c. Sebelah barat Indonesia berbatasan dengan Samudra Hindia. d. Sebelah timur Indonesia berbatasan dengan Papua Nugini dan Samudra Pasifik Secara geologis, Indonesia berada pada jalur pertemuan tiga lempeng, yaitu Lempeng Eurasia, Lempeng Pasifik, dan Lempeng Hindia. Posisi tersebut membuat Indonesia memiliki banyak gunung api. Keuntungan dari letak geologi seperti ini adalah beragamnya potensi sumber energi dan mineral. Wilayah Indonesia terdiri atas daratan seluas 1.922.570 km2 dan perairan seluas 3.257.483 km2. Daratannya terdiri atas 13.466 pulau yang menjadikannya sebagai salah satu negara kepulauan terbesar di dunia C. Potensi sumber daya alam dan kemaritiman indonesia 1. Potensi sumber daya alam indonesia Sumber daya alam adalah semua bahan yang ditemukan manusia dalam alam yang dapat dipakai untuk kepentingan hidupnya. Bahan tersebut dapat berupa benda mati maupun benda hidup yang berada di bumi dan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Potensi SDA Indonesia dilihat dalam beragam bentuk, seperti air, tanah, udara, batuan, hutan, bahan tambang, dan lain-lain. Mengingat banyaknya bentuk SDA, maka dalam pembahasannya akan dibatasi pada sumber daya berupa hutan dan bahan tambang a. Potensi sumber daya hutan Hutan Indonesia memiliki potensi yang sangat besar yaitu mencapai 99,6 juta hektar atau 52,3% dari luas wilayah Indonesia (Kemenhut, 2011). Luas hutan yang besar tersebut, saat ini masih dapat dijumpai di Papua, Kalimantan, Sulawesi dan Sumatra. Selain hutannya yang luas, hutan Indonesia juga menyimpan kekayaan flora dan fauna atau keanekaragaman hayati yang sangat besar. Bahkan, banyak di antaranya merupakan spesies endemik atau hanya ditemukan di Indonesia, tidak ditemukan di tempat lainnya. Hasil hutan sebenarnya tidak hanya sekadar kayu. Dari hutan tropis yang dimiliki Indonesia juga dihasilkan buah-buahan dan obat-obatan. Namun demikian, hasil hutan yang banyak dikenal penduduk adalah sebagai sumber kayu. Setidaknya terdapat 4000 jenis kayu yang 267 di antaranya merupakan kayu yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Secara umum, jenis-jenis kayu dan sebarannya adalah sebagai berikut: 1) Kayu Keruing, Meranti, Agathis dihasilkan terutama di Papua, Sulawesi, dan Kalimantan. 2) Kayu jati banyak dihasilkan di Jawa Tengah. 3) Rotan banyak dihasilkan di Kalimantan, Sumatra Utara dan Sumatra Barat. 4)
67 Kayu Cendana banyak dihasilkan di Nusa Tenggara Timur. 5) Kayu Rasamala dan Akasia banyak dihasilkan di Jawa Barat b. Potensi sumber daya tambang Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang kaya akan bahan tambang. Beraneka bahan tambang tersedia untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri maupun luar negeri. Aktivitas pertambangan telah menghasilkan banyak penghasilan atau devisa bagi Indonesia. Pertambangan di Indonesia meliputi minyak bumi dan gas, batu bara, bauksit, pasir basi, dan emas. Sebaran penghasil minyak bumi di Indonesia yakni di daerah Sumatra, Jawa, Kalimantan, Maluku, dan Papua. Sedangkan, potensi batu bara sangat besar di pulau Kalimantan dan Sumatra. Bauksit ditambang di daerah Kepulauan Riau (Pulau Bintan) dan Kalimantan Barat (Singkawang). Aktivitas penambangan pasir besi dapat ditemukan di Cilacap (Jawa Tengah), Sumatra, Lombok, Yogyakarta, Gunung Tegak (Lampung), Pegunungan Verbeek (Sulawesi Selatan) dan Pulau Sebuku (Kalimantan Selatan). Kemudian, tambang emas tersebar di daerah Papua (Freeport Timika), Kalimantan Barat (Sambas), Nangroe Aceh Darussalam (Meulaboh), Sulawesi Utara (Bolaang Mongondow, Minahasa), Riau (Logos), dan Bengkulu (Rejang Lebong). 2. Potensi kemaritiman indonesia Luas laut Indonesia mencakup 2/3 dari seluruh luas wilayah Indonesia, yaitu 5,8 juta km2. Di dalam laut tersebut, tersimpan kekayaan alam yang luar biasa besarnya. Potensi sumber daya laut Indonesia tidak hanya berupa ikan, tetapi juga bahan tambang seperti minyak bumi, nikel, emas, bauksit, pasir, bijih besi, timah, dan lainlain yang berada di bawah permukaan laut. Kekayaan yang dapat dimanfaatkan dari sumber daya laut yang lain adalah sumber daya alam berupa mangrove, terumbu karang, dan lain-lain. Sumber daya tersebut dikenal dengan sumber daya pesisir. a. Perikanan Laut Indonesia memiliki angka potensi lestari yang besar, yaitu 6,4 juta ton per tahun. Potensi lestari adalah potensi penangkapan ikan yang masih memungkinkan bagi ikan untuk melakukan regenerasi hingga jumlah ikan yang ditangkap tidak mengurangi populasi ikan. Berdasarkan aturan internasional, jumlah tangkapan yang diperbolehkan adalah 80% dari potensi lestari tersebut atau sekitar 5,12 juta ton per tahun. Kenyataannya, jumlah hasil tangkapan ikan di Indonesia belum mencapai angka tersebut. Ini berarti masih ada peluang untuk meningkatkan jumlah tangkapan yang diperbolehkan. b. Hutan Mangrove( hutan bakau) Ada dua fungsi hutan mangrove sebagai potensi sumber daya laut di Indonesia yaitu fungsi ekologis dan ekonomis. Fungsi ekologis hutan
68 mangrove adalah sebagai habitat (tempat hidup) binatang laut untuk berlindung, mencari makan, dan berkembang biak. Fungsi ekologis yang lain dari hutan mangrove adalah untuk melindungi pantai dari abrasi air laut. Fungsi ekonomis hutan mangrove berupa nilai ekonomis dari kayu pepohonan dan makhluk hidup yang ada di dalamnya. Biasanya penduduk memanfaatkan kayu sebagai bahan kayu bakar atau bahan pembuat arang. Kayu bakau juga dapat dijadikan bahan pembuat kertas. c. Terumbu karang Terumbu karang adalah terumbu (batuan sedimen kapur di laut) yang terbentuk dari kapur yang sebagian besar dihasilkan dari koral (binatang yang menghasilkan kapur untuk kerangka tubuhnya). Sebagai negara kepulauan, Indonesia merupakan negara yang memiliki terumbu karang terluas di dunia. Luas terumbu karang Indonesia mencapai 284,3 ribu km2 atau setara dengan 18% dari terumbu karang yang ada di seluruh dunia. Kekayaan terumbu karang Indonesia tidak hanya dari luasnya, akan tetapi juga keanekaragaman hayati yang ada di dalamnya. Keanekaragaman hayati terumbu karang sebagai potensi sumber daya laut di Indonesia juga yang tertinggi di dunia. Di dalamnya terdapat 2.500 jenis ikan, 2.500 jenis moluska, 1.500 jenis udang-udangan, dan 590 jenis karang. D. Dinamika kependudukan indonesia 1. Jumlah penduduk Indonesia memiliki jumlah penduduk yang sangat besar. Berdasarkan Data Kependudukan Dunia tahun 2015, jumlah penduduk Indonesia menempati urutan keempat di dunia setelah Cina (1.372 juta jiwa), India (1.314 juta jiwa), dan Amerika Serikat (321 juta jiwa). Jumlah penduduk Indonesia mencapai 256 juta jiwa. 2. Persebaran Penduduk Persebaran atau distribusi penduduk adalah bentuk penyebaran penduduk di suatu wilayah atau negara, apakah penduduk tersebut tersebar merata atau tidak. Persebaran penduduk dapat dikenali dari kepadatan penduduk. Kepadatan penduduk merupakan indikator adanya perbedaan sumber daya yang dimiliki suatu wilayah. Wilayah yang memiliki sumber daya yang lebih baik, baik sumber daya fisik maupun manusianya, akan cenderung dipadati penduduk. Beberapa daerah di Indonesia penduduknya masih sangat sedikit, atau masih kekurangan jumlah penduduk. Contohnya di Papua, kepadatan penduduk rata-rata hanya 4 jiwa per kilometer persegi. Sementara pulau Jawa kepadatan penduduknya mencapai 945 jiwa per kilometer persegi. Kondisi persebaran penduduk yang tidak merata merupakan sebuah permasalahan tersendiri bagi pelaksanaan pembangunan. Karena itu perlu dilakukan upaya pemerataan penduduk yang seimbang, sehingga seluruh potensi bangsa Indonesia dapat dikembangkan optimal. Salah satu cara
69 untuk memeratakan jumlah penduduk di Indonesia adalah dengan melalui perpindahan penduduk dari daerah yang padat ke daerah yang jarang penduduknya. Perpindahan penduduk tersebut tentu dapat dilakukan dengan keinginan sendiri maupun diprogramkan oleh pemerintah. 3. Komposisi penduduk Komposisi penduduk adalah pengelompokan penduduk berdasarkan usia/ umur, jenis kelamin, mata pencaharian, agama, bahasa, pendidikan, tempat tinggal, jenis pekerjaan, dan lain-lain. Komposisi penduduk diperlukan dalam suatu negara karena dapat dijadikan dasar pengambilan keputusan ataupun penentuan kebijaksanaan dalam pelaksanaan pembangunan. a. Komposisi penduduk berdasarkan usia Komposisi penduduk juga dapat dibuat berdasarkan usia produktif dan usia nonproduktif, misalnya: usia 0–14 (usia belum produktif), 15– 64 (usia produktif), dan usia >65 (tidak produktif). Permasalahan dalam komposisi penduduk lainnya adalah apabila jumlah penduduk dengan usia di bawah 15 tahun dan usia di atas 65 tahun jumlahnya lebih besar dibandingkan usia produktif (15-65 th). Hal tersebut dapat menyebabkan penduduk usia produktif menanggung hidup seluruh penduduk usia nonproduktif. Sebaliknya, jika semakin kecil angka ketergantungan, akan semakin kecil beban dalam menopang kehidupan penduduk usia nonproduktif. b. Komposisi penduduk berdasarkan jenis kelamin Komposisi penduduk berdasarkan jenis kelamin juga penting untuk diketahui, karena dapat digunakan dalam menghitung angka perbandingan jenis kelamin (sex ratio). Perbandingan tersebut dapat digunakan untuk memperkirakan bentuk pemberdayaan penduduk sebagai sumber daya manusia sesuai dengan karakteristiknya. Misalnya, berkenaan dengan pekerjaan, tanggung jawab, serta bentuk pengembangan pendidikan dan pelatihan yang sesuai dengan potensi dan kemampuan penduduk. 4. Pertumbuhan dan kualitas penduduk Pertumbuhan penduduk adalah keseimbangan dinamis antara kekuatan yang menambah dan kekuatan yang mengurangi jumlah penduduk. Ada beberapa faktor yang memengaruhi pertumbuhan penduduk, yakni kelahiran, kematian, dan migrasi. Kelahiran dan kematian disebut faktor alami, sedangkan migrasi disebut faktor nonalami. Tingkat pertumbuhan penduduk di negara kita termasuk kategori sedang. Pada periode 2010-2014, angka pertumbuhannya mencapai 1,40% per tahun. Untuk menurunkan tingkat pertumbuhan yang tinggi ini, pemerintah Indonesia melaksanakan program Keluarga Berencana.
70 Masalah kependudukan Indonesia dalam hal kualitas adalah masalah dalam kemampuan sumber daya manusianya. Di Indonesia, masalah kualitas penduduk yang terjadi dipengaruhi oleh masih rendahnya tingkat pendidikan, rendahnya tingkat kesejahteraan yang kemudian dapat berpengaruh pada pendapatan per kapita masyarakat tersebut. Rendahnya pendapatan perkapita dapat menyebabkan orang tua tidak mampu menyekolahkan anaknya, sehingga banyak anak yang putus sekolah atau berhenti sekolah sebelum tamat. Selain itu, tingkat kesehatan juga merupakan salah satu penentu dari kualitas penduduk. Tingkat kesehatan penduduk merupakan salah satu faktor yang menunjang keberhasilan pembangunan 5. Keragaman etnik dan budaya Masyarakat Indonesia merupakan masyarakat yang memiliki suku bangsa dan budaya yang beragam. Suku bangsa sering juga disebut etnik. Keberagaman bangsa Indonesia, terutama terbentuk oleh jumlah suku bangsa yang mendiami berbagai lokasi yang tersebar. Setiap suku bangsa mempunyai ciri atau karakter tersendiri, baik dalam aspek sosial atau budaya. Menurut penelitian Badan Pusat Statistik yang dilaksanakan tahun 2010, di Indonesia terdapat 1.128 suku bangsa. Setiap daerah memiliki kebudayaan yang khas. Keragaman budaya tersebut dapat diketahui melalui bentuk-bentuk pakaian adat, lagu daerah, tarian daerah, rumah adat, upacara adat dan lain sebagainya E. Kondisi alam indonesia 1. Keadaan fisik wilayah a. Konsisi geografi indonesia Indonesia terletak pada pertemuan tiga lempeng tektonik besar yaitu lempeng Indo-Australia, Eurasia, dan Lempeng Pasifik. Lempeng IndoAustralia bertumbukan dengan Lempeng Eurasia di lepas pantai Sumatra, Jawa, dan Nusa Tenggara. Lempeng Pasifik bertumbukkan dengan Eurasia di utara Papua dan Maluku Utara. Tumbukan lempeng tersebut kemudian membentuk rangkaian pegunungan yang sebagian menjadi gunung api di sepanjang Pulau Sumatra, Jawa, Nusa Tenggara. Selain terbentuk pegunungan dan gunung api, tumbukkan antarlempeng juga menghasilkan fenomena gempa bumi. Gempa bumi terjadi karena lempeng yang saling bertumbukkan kemudian menghasilkan getaran yang sampai ke permukaan bumi. Indonesia merupakan salah satu negara yang sering mengalami gempa bumi, terutama pulau-pulau sepanjang pertemuan lempeng Sumatra, Jawa, Nusa Tenggara, Maluku dan Sulawesi. Selain gempa bumi, Indonesia juga rawan akan bencana letusan gunung api. Sebagian gunung yang ada di Indonesia merupakan gunung berapi yang aktif. Di Indonesia, sebagian besar gunung berapi tersebar di sepanjang Pulau Sumatra, Jawa, sampai Nusa Tenggara. Gunung
71 berapi juga banyak ditemui di Pulau Sulawesi dan Maluku. Beberapa gunung berapi di Nusantara sangat terkenal di dunia karena letusannya yang sangat dahsyat, yaitu gunung berapi Tambora dan Krakatau. b. Bentuk muka bumi Bentuk muka bumi Indonesia dapat dibedakan menjadi dataran rendah, dataran tinggi, bukit, gunung, dan pegunungan. Sebaran dari bentuk muka bumi Indonesia tersebut dapat dilihat pada peta fisiografi Indonesia. Pada peta fisiografi tampak sebaran bentuk muka bumi Indonesia dari mulai dataran rendah sampai pegunungan. Untuk membaca peta tersebut perhatikanlah legenda atau keterangan peta. Simbol berwarna kuning menunjukkan dataran rendah, warna hijau menunjukkan daerah perbukitan, warna oranye menunjukkan dataran tinggi, dan warna coklat menunjukkan pegunungan c. Iklim Indonesia berada di wilayah tropis. Ciri iklim tropis adalah suhu udara yang tinggi sepanjang tahun yaitu sekitar 27° C. Di daerah iklim tropis, tidak ada perbedaan yang jauh antara suhu pada musim hujan dan musim kemarau. Indonesia memiliki iklim tropis dengan suhu yang tinggi sepanjang tahun dan curah hujan yang besar. Dengan suhu yang tinggi dan curah hujan yang besar, penduduk Indonesia dapat melakukan berbagai aktivitas sepanjang tahun tanpa banyak terkendala oleh faktor iklim. Hujan yang besar juga memungkinkan air tersedia dalam jumlah yang besar untuk berbagai keperluan seperti pertanian, perikanan, air minum, tenaga listrik, dan lain-lain 2. Flora dan Fauna Berdasarkan data dari Departemen Kehutanan dan Perkebunan tahun 1999 jumlah spesies tumbuhan di Indonesia mencapai 8.000 spesies yang sudah teridentifikasi, sedangkan jumlah spesies hewan mencapai 2.215 spesies. Spesies hewan terdiri atas 515 mamalia, 60 reptile, 1519 burung, dan 121 kupu-kupu. a. Persebaran flora di indonesia Flora di Indonesia ternyata dapat dibedakan menjadi dua kelompok besar yaitu Indo-Malayan dan Indo-Australian. Kelompok Indo-Malayan meliputi kawasan Indonesia Barat. Pulau-pulau yang masuk ke dalam kelompok ini adalah Sumatra, Kalimantan, Jawa, dan Bali. Kelompok Indo-Australian meliputi tumbuhan yang ada kawasan Indonesia Timur. Pulau-pulau yang termasuk dalam kawasan ini adalah Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua. Perbandingan karakteristik flora yang ada di Indonesia Barat dan Indonesia Timur adalah sebagai berikut: Indonesia Barat Indonesia Timur
72 Jenis meranti-merantian sangat banyak Jenis meranti-merantian hanya sedikit Terdapat berbagai jenis rotan Tidak terdapat berbagai jenis rotan Tidak terdapat hutan kayu putih Terdapat hutan kayu putih Jenis tumbuhan matoa (pometia pinnata) sedikit Terdapat berbagai jenis tumbuhan matoa, khususnya di Papua Jenis tumbuhan sagu sedikit Banyak terdapat tumbuhan sagu Terdapat berbagai jenis nangka Tidak terdapat jenis nangka b. Persebaran fauna di indonesia 1. Fauna indonesia bagian barat Fauna Indonesia bagian Barat atau tipe Asiatis mencakup wilayah Sumatra, Jawa, Bali, dan Kalimantan. Mamalia berukuran besar banyak ditemui di wilayah ini seperti gajah, macan, tapir, badak bercula satu, banteng, kerbau, rusa, babi hutan, orang utan, monyet, bekantan, dan lain-lain. Selain mamalia, di wilayah ini banyak pula ditemui reptil seperti ular, buaya, tokek, kadal, tokek, biawak, bunglon, kura-kura, dan trenggiling. Berbagai jenis burung yang dapat ditemui diantaranya burung hantu, gagak, jalak, elang, merak, kutilang, dan berbagai macam unggas. Berbagai macam ikan air tawar seperti pesut (sejenis lumba-lumba di Sungai Mahakam) dapat ditemui di wilayah ini. 2. Fauna Indonesia Tengah atau Tipe Peralihan Wilayah fauna Indonesia Tengah atau disebut pula wilayah fauna Kepulauan Wallace, mencakup Sulawesi, Maluku, Timor, dan Nusa Tenggara serta sejumlah pulau-pulau kecil di sekitar pulaupulau tersebut. Fauna yang menghuni wilayah ini antara lain babi rusa, anoa, ikan duyung, kuskus, monyet hitam, kuda, sapi, monyet saba, beruang, tarsius, sapi, dan banteng. Selain itu terdapat pula reptil, Amphibia, dan berbagai jenis burung. Reptil yang terdapat di daerah ini, diantaranya biawak, komodo, buaya, dan ular. Berbagai macam burung yang terdapat di wilayah ini diantaranya maleo, burung dewata, mandar, raja udang, rangkong, dan kakatua nuri 3. Fauna indonesia bagian timur Fauna Indonesia Bagian Timur atau disebut tipe australic tersebar di wilayah Papua, Halmahera, dan Kepulauan Aru. Fauna berupa mamalia yang menghuni wilayah ini antara lain kanguru, beruang, walabi, landak irian (nokdiak), kuskus, pemanjat berkantung (oposum layang), kangguru pohon, dan kelelawar. Di wilayah ini tidak ditemukan kera. Di samping mamalia tersebut terdapat pula reptil seperti biawak, buaya, ular, kadal. Berbagai jenis burung ditemui di
73 wilayah ini diantaranya burung cenderawasih, nuri, raja udang, kasuari, dan namudur F. Perubahan interaksi antarruang Interaksi antarruang dapat terjadi dalam berbagai bentuk, seperti pergerakan orang, barang, gagasan dan informasi. Semua pergerakan tersebut menimbulkan perubahan, baik bagi daerah tujuan maupun daerah asal. 1. Perkembangan pusat pertumbuhan Pergerakan orang, barang dan jasa pada suatu lokasi tertentu akan menimbulkan pemusatan aktivitas manusia pada lokasi tujuan. Pemusatan aktivitas penduduk tersebut kemudian membentuk daerah perkotaan. Daerah perkotaan merupakan pusat pertumbuhan suatu wilayah karena sebagian besar aktivitas terkonsentrasi di wilayah perkotaan. 2. Perubahan pengunaan lahan Aktivitas penduduk yang terus meningkat pada akhirnya akan memerlukan lahan untuk menampung aktivitas tersebut. Semakin banyak penduduk yang datang pada suatu kota akan disertai dengan kebutuhan tempat tinggal. Akibatnya terjadi alih fungsi lahan dari lahan pertanian menjadi permukiman 3. Perubahan orientasi mata pencarian Interaksi spasial umumnya terjadi karena adanya kepentingan ekonomi, khususnya berkaitan dengan pekerjaan. Orientasi pekerjaan berubah dari yang tadinya berorientasi pada sumber daya alam, khususnya petani, menjadi pekerjaan lainnya. 4. Berkembangnya sarana prasarana Terjadinya pergerakan orang, barang, dan informasi memerlukan sarana dan prasarana. Pembangunan sarana dan prasarana akan semakin meningkat dengan meningkatnya pergerakan tersebut. Kendaraan, jalan, fasilitas umum, pusat-pusat perdagangan, dan lain-lain terus bertambah dengan semakin meningkatnya interaksi keruangan. 5. Adanya perubahan sosial dan budaya Adanya pergerakan penduduk dari satu tempat ke tempat lainnya akan disertai dengan interaksi sosial. Terjadinya interaksi antaranggota masyarakat tersebut akan disertai pula dengan saling pengaruh, terkait dengan norma dan nilai yang dianut oleh masing-masing individu atau kelompok masyarakat. Kelompok masyarakat pendatang dan penduduk asli saja memiliki nilai dan norma yang berbeda. Perubahan sosial juga menyangkut perubahan status sosial. Berkembangnya suatu wilayah karena adanya interaksi spasial akan memengaruhi status sosial masyarakatnya. Perubahan juga dapat terjadi pada aspek budaya karena penduduk pendatang dan penduduk asli dapat memiliki budaya yang berbeda. Perubahan sosial dan budaya pada saat ini tidak lagi hanya karena adanya pergerakan penduduk, tetapi juga karena adanya aliran informasi dari suatu daerah dengan daerah lainnya, bahkan
74 antarnegara atau benua yang jaraknya sangat jauh sekali. Contohnya, gaya busana aktor atau aktris di Amerika kemudian ditiru oleh penduduk Indonesia. 6. Perubahan posisi penduduk Interaksi keruangan dalam bentuk pergerakan orang akan menimbulkan konsentrasi penduduk dalam suatu wilayah. Penduduk tersebut memiliki latar belakang yang berbeda-beda, misalnya agama, status sosial, usia, jenis kelamin, mata pencaharian, etnik atau suku bangsa, dan lain-lain. Akibatnya komposisi penduduk berubah dari yang awalnya relatif seragam, misalnya sebagian besar etnik Sunda, kemudian berkembang menjadi beragam etnik. G. Latihan soal 1. Apa keuntungan letak geografis bagi Indonesia? 2. Potensi sumber daya alam dan kemaritiman apa saja yang dimiliki Indonesia? 3. Mengapa Indonesia sangat kaya akan potensi sumber daya alam? 4. Sebutkan keragaman budaya yang ada di Indonesia! 5. Apa dampak yang ditimbulkan oleh adanya interaksi antarruang?
75 Bahasa Inggris Juli – September Hello, Howare you? Read the dialogues and practice it with your partner. Say Greeting Ana : Good morning Mrs. Dita, how are you? Mrs. Dita : Good morning Ana. I’m fine, thank you. Bunda : Good morning Siti, how are you? Siti : Good morning bunda. I’m good. Thanks. Ana : Hi Beni, How are you? Beni : I’m fine. Thank you. How about you? Ana : I’m ok. Thank you. Say Goodbye Beni : Goodbye Ana. Assalamu’alaikum…. Ana : Wa’alaikumsalam. Good bye Beni, take care. See you later.…. Ayah : Good night, have a nice dream. Don’t forget to pray before you sleep. Ana : Good night. Have a nice dream too. Ahmad & Beni : Goodbye Mrs. Dita Mrs. Dita : Goodbye Ahmad, Beni, see you on Monday.Take care. Say thank you and sorry Lina : Mrs. Rita. Thank you very much for the gift. I like it very much Mrs. Rita : Good on you Lina. I’m happy you like it. Beni : Udin, I’m sorry I forgot to bring your sport T-shirt Udin : That’s okay, Beni. You can bring it tomorrow. I have another one. Ana : Hi Dayu, we’re going to the canteen for lunch. Are you coming with us? Dayu : No, sorry. I’m waiting for Siti. I’ll see you there.
76 Greeting and leave taking Responses • Hello/Hi. • Good morning. • Good afternoon. • Good evening. • How are you? • Good night, Mum. • Goodbye/Bye. • See you tomorrow/later/Monday. • Hello/Hi. • Good morning. • Good afternoon. • Good evening. Fine, thanks. • I’m fine. Thank you. • Good night, honey. Sweet dream. • Bye/Bye bye. • See you. The following are what people usually say to offer an apology. Asking for forgiveness I’m sorry For coming late. Asking for forgiveness Promise I’m sorry For coming late I won’t do it again. Asking for forgiveness Reason I’m sorry For coming late I woke up late. Asking for forgiveness Reason Promise I’m sorry For coming late I woke up late. I won’t do it again. Note: ➢ Say “good morning” if you meet someone at between 00.00 – 12.00. ➢ Say “good afternoon” if you meet someone at between 12.00 – 18.00. ➢ Say “good evening” if you meet someone at between 18.00 – 24.00. ➢ Say “good night” when you leave someone in the evening or before going to bed. It means “goodbye”.
77 What’s your name? Read the dialogue and practice with your friend. Martin : Is this seat taken? Nono : No, help yourself. Are you new here? Martin : Yeah. Nono : What’s your name anyway? Martin : Martin. What’s yours? Nono : Martono. But everybody calls me Nono. Read the dialogue and practice with your friend. Andi : Do you know Priska? Doni : No, I don’t. Andi : Priska. This is Doni. Doni : Hello, Priska. Nice to meet you. Priska : Hi. Nice to meet you too. Introducing someone to another Please meet my friend Priska.Priska, this is Doni. Donni, this is Priska. Hello, Doni. Nice to meet you. Hello, Priska. Nice to meet you too. Read the dialogue and practice with your friend. Dewi : Hello, I’m Dewi. What’s your name? Dani : Hello, Dewi. I’m Dani Perdana. Please call me Dani. Dewi : Where do you live, Dani? Dani : I live at Jl. Achmad Yani 27. Dewi : Oh, do you? Dani : Yes, I do. Dewi : So, we are neighbours. Dani : Are we? Dewi : Yeah. I live at 8. Introducing oneself
78 Questions Responses Where do you live? What’s your address? How old are you? When were you born? I live at Jl. Achmad Yani 27. I’m twelve years old. I was born on 17 June 1996. When were you born? Let’s say the number together. Cardinal Ordinal 1 One 1st First 2 Two 2nd Second 3 Three 3rd Third 4 Four 4th Fourth 5 … 5th Fifth 6 Six 6th … 7 … 7th Seventh 8 Eight 8th … 9 Nine 9th Ninth 10 Ten 10th … 11 … 11th Eleventh 12 Twelve 12th … 13 Thirteen 13th Thirteenth
79 14 Fourteen 14th … 15 … 15th Fifteenth 16 Sixteen 16th … 17 Seventeen 17th Seventeenth 18 … 18 Eighteenth 19 Nineteen 19 Nineteenth 20 Twenty 20 … 21 Twenty one 21 Twenty-first 22 Twenty two 22 Twenty-second 23 Twenty three 23 Twenty-third 24 … 24 Twenty-fourth 25 Twenty five 25 … The names of the day The names of the month January April July October February May August November March June September December How to mention the year? 1825 nineteen ninety-two 1992 eighteen twenty-five 1950 nineteen fifty 2004 two thousand and ten 2000 two thousand 2010 two thousand and four
80 9/5/1992 The ………………. of May, nineteen ninety-two 15/11/1825 The fifteenth of …………. eighteen twenty-five 1/1/1950 The first of January………………………………… 23/8/2004 ………………………………………………………… Asking for and giving information Responses • What’s your name? • How do you spell it? • Where are you from? • When were you born? • Where do you live? • What colour is your house? • Is it big? • Which one is your bike? • Is that your new bike? • How many chairs are there? • My name is Joni. • J-O-N-I. • I am from Jakarta. • I was born on July 26, 1996. • I live at Jl. Bintoro 23, Surabaya. • White. • No, it isn’t. • The yellow one. • No, it isn’t. • There are four chairs.
81 Seni Budaya dan Prakarya Juli – September MENGGAMBAR Gambar merupakan Bahasa yang universal dan dikenal jauh sebelum manusia mengenal tulisan. Gambar sudah dikenal masyarakat sejak zaman purba. Pada saat itu, gambar sering dihubungkan dengan aktivitas manusia dan roh leluhur yang dianggap memberi keberkahan dan perlindungan. Bagi manusia purba, gambar tidak sekedar sebagai alat komunikasi untuk roh leluhur saja, tetapi memberikan kekuatan dan motivasi untuk dapat bertahan hidup. Bagi beberapa orang, menggambar adalah kegiatan yang cukup menyenangkan untuk dilakukan. Sesuai dengan pengertian menggambar, seseorang yang melakukan kegiatan ini dapat membuat kreativitas sesuka hati tanpa terikat oleh suatu aturan tertentu. Sehingga, orang yang sering menggambar, biasanya memiliki imajinasi yang tinggi. Selain menggunakan imajinasi murni dari pikiran sendiri, akan tetapi ada pula yang menggambar ulang sebuah karya yang ditambah elemen lain. Sebenarnya, seni menggambar telah dikenal ratusan hingga ribuan tahun yang silam. Hal ini dapat dilihat dari beberapa penemuan gambar yang ada di dinding-dinding gua. Jika pada zaman manusia purba manusia menggambar dengan menggunakan bahan yang tersedia di alam maka pada zaman sekarang peralatan menggambar telah diproduksi oleh pabrik sebagai komoditas ekonomi,manusia melalui menggambar dapat menyampaikan gagasan, ide, serta symbol sebagai salah satu bentuk ekspresi. Jadi menggambar merupakan salah satu sarana mengekspresikan diri. A. Pengertian Menggambar Menggambar memiliki kata dasar “Gambar” yang dalam KBBI memiliki arti tiruan barang, baik orang, tumbuhan dan lainnya. Tiruan tersebut, kemudian dibuat menggunakan peralatan menggambar pada sebuah media gambar, seperti kertas.
82 KBBI membuat definisi gambar tersebut, karena kata “Gambar” dapat dikatakan sebagai istilah yang umum, tidak spesifik seperti frasa “menggambar”. Sebab, dalam lukisan lukisan pun dapat mengandung istilah gambar, padahal bukan termasuk hasil dari produk kegiatan menggambar. Bapak seni rupa Indonesia, Sindoedarsono Sudjojono menyatakan bahwa menggambar adalah proses imajinasi yang tidak hanya melibatkan sesuatu yang dilihat saja. Hal ini, karena manusia mempunyai perasaan yang mampu menghasilkan interpretasi yang cukup beragam. Sedangkan secara umum, menggambar dapat diartikan sebagai kegiatan menuangkan imajinasi dengan menorehkan alat gambar pada media kertas. Hasil dari menggambar termasuk dalam jenis karya seni rupa 2 dimensi yang dapat digunakan untuk menyatakan atau menjelaskan sesuatu. B. Objek Gambar Menggambar tidak hanya mengandalkan imajinasi, tetapi juga terkadang memerlukan objek. Alam semesta merupakan objek yang tidak akan pernah habis untuk digambar. Kekayaan flora, fauna dan juga alam benda merupakan objek yang dapat digambar. Keindahan flora, fauna dan juga alam benda merupakan sumber inspirasi dan eksplorasi dalam menggambar. Selain itu, benda yang dibuat manusia pun dapat dijadikan sebagai pilihan untuk citra objek yang akan digambar. C. Komposisi Menggambar Komposisi menggambar adalah susunan dari beberapa unsur gambar, sehingga dapat menonjolkan karakteristik dari gambar yang dibuat. Dengan menggunakan komposisi yang benar, maka gambar yang dihasilkan akan terlihat lebih menarik untuk dilihat. Komposisi ini, dapat dibuat dengan mempertimbangkan gambar objek, warna yang cocok digunakan hingga ruang yang pas untuk menggambar objek tersebut. Dengan demikian, dapat memberikan hasil gambar yang maksimal dan dinamis. Komposisi dalam menggambar dibedakan dalam dua jenis, yaitu: 1. Simetris Menunjukkan bahwa objek di bagian kanan sama atau mirip dengan objek dibagian kiri bidang gambar. 2. Asimetris Menunjukkan bahwa objek di bagian kanan tidak sama atau mirip dengan
83 objek di kiri bidang gambar tetapi terkesan menunjukkan keseimbangan. Penguasaan komposisi merupakan hal penting sebelum melakukan aktivitas menggambar. Penguasaan ini akan membimbing dan mengarahkan susunan objek dalam menggambar. D. Teknik Dalam Menggambar Jika sudah memahami pengertian dari menggambar, alangkah baiknya mengetahui pula beberapa teknik dalam menggambar. Teknik ini harus diketahui oleh seseorang yang ingin mencoba memulai untuk melakukan kegiatan menggambar, diantaranya: ❖ Teknik titik, jenis teknik dalam menggambar yang menggunakan titik dalam membuat karya seni menggambar. ❖ Kedua terdapat teknik arsir, yaitu teknik yang lebih menekankan pada pola arsiran pada alat tulis yang dipakai, seperti pensil maupun alat menggambar lainnya. ❖ Selanjutnya teknik siluet, teknik ini digunakan untuk menggambar suatu bayangan. Jadi, gambar yang akan dihasilkan memiliki warna hitam pada objeknya, persis seperti bayangan. ❖ Teknik sketsa, gambar yang dihasilkan hanya berbentuk dasar atau pola dari keseluruhan gambar yang hendak dibuat. 1. Teknik Menggambar Flora Menggambar flora (tumbuh-tumbuhan) dapat memberikan pemahaman tentang keanekaragaman, keindahan, dan keunikan objek flora yang ada di lingkungan sekitar. Flora memiliki banyak jenis dan bentuknya. Bagian-bagian flora dapat digunakan sebagai objek gambar, misalnya bentuk daun, bunga, dan buah. Bagian-bagian flora ini dapat digambar secara terpisah atau digabung menjadi satu rangkaian.
84 2. Teknik Menggambar Fauna Fauna memiliki jenis yang berbeda-beda, ada yang berkaki empat, seperti sapi, kambing berkaki dua seperti ayam, bebek. Ada hewan yang hidup di air dan di darat. Hewan juga ada yang bersifat galak dan jinak. Setiap hewan memiliki bentuk badan yang berbeda-beda. Kamu bias menggambar hewan mulai dari badannya, kemudian berlanjut kepala, kaki atau cakarnya. Bentukbentuk geometris akan membantu dalam membuat gambar hewan agar lebih mudah dan tentunya diawali dengan sketsa. 3. Teknik Menggambar Alam Benda Menggambar alam benda disebut juga menggambar bentuk. Alam benda dapat terdiri atas benda buatan manusia dan benda yang sudah terbentuk dari alam. Alam benda buatan manusia dapat berupa kendi, piring, mangkuk, gelas dan aneka ragam bentuk lainnya. Alam benda yang terdapat di alam seperti batu, batang kayu, air dan juga awan. Beberapa hal yang harus diperhatikan pada saat menggambar bentuk : a. Proporsi bentuk yang akan digambar b. Komposisi dalam meletakkan benda c. Cahaya yang menyinari objek gambar dan akan membentuk bayangan d. Penggunaan arsiran atau warna yang akan membentuk kesan bidang tiga dimensi e. Penggunaan latar belakang (background)
85 E. Tahapan-Tahapan Dalam Menggambar Beberapa tahapan yang harus dilakukan pada saat menggambar sebagai berikut: 1. Mengetahui bentuk dasaar dari objek yang akan digambar. 2. Mengetahui bagian-bagian dari objek gambar. 3. Menyusun atau menyambung bagian per bagian menjadi gambar yang utuh 4. Memberikan dimensi gelap terang baik hitam putih atau berwarna memberi kesan untuk latar belakang. F. Alat dan Media Gambar 1. Alat dan media gambar sebagai berikut : a. Pensil Pensil dibedakan menjadi dua jenis, yaitu pensil dengan tanda “H” dan “B”. Pensil H memiliki sifat keras dan cocok digunakan untuk membuat garis yang tipis. Pensil B memiliki sifat lunak dan cocok digunakan untuk membuat garis tabal atau hitam pekat. b. Pensil Warna Pensil warna memiliki variasi warna yang cukup banyak dapat menghasilkan warna yang lembut. Kalian dapat menggunakan pensil warna untuk mewarnai gambar dengan cara gradasi, yaitu pemberian warna dari arah yang gelap berlanjut dari arah yang lebih terang atau sebaliknya. c. Krayon Bentuk krayon ada dua jenis yaitu dalam bentuk pensil dan batangan. Kedua jenis bentuk krayon ada yang berbahan lunak dan keras. Krayondengan bahan lunak tidak banyak mengandung minyak sehingga dapat dibaurkan dengan menggunakan tangan. Kesan warna yang dihasilkan dari kesua jenis krayon ini daoat menimbulkan kesan lembut maupun cerah. d. Bolpoin Selain digunakan untuk menulis, bolpoin juga dapat digunakan untuk menggambar. Gambar yang dihasilkan memiliki karakter yang kuat dan umumnya berupa arsiran. 2. Media Menggambar Media gambar menjadi tempat untuk menorehkan tinta alat gambar, media gambar harus dipersiapkan terlebih dahulu sebelum mulai menggambar. Umumnya, media gambar yang digunakan adalah kertas gambar, yaitu kertas yang berwarna netral (putih, abu-abu atau coklat) dan dapat menyerap atau mengikat bahan pewarna, misalnya kertas padalarang. Namun, jika menggunakan alat gambar yang basah, ada baiknya jika menggunakan kertas gambar yang agak tebal, supaya tidak mudah robek
86 saat proses pewarnaan. RAGAM HIAS A. Pengertian Ragam Hias Ragam hias atau motif adalah bentuk dasar hiasan yang umumnya diulang-ulang sehingga menjadi pola dalam suatu karya kerajinan atau kesenian. Ragam hias dapat dihasilkan dari proses menggambar, memahat, mencetak dsb. untuk meningkatkan mutu dan nilai pada suatu benda atau karya seni. Ragam hias yang diulang-ulang, dipadukan, atau diatur sedemikian rupa sehingga tampak rapi dapat disebut sebagai pola atau corak. Sementara itu, satu atau lebih paduan ragam hias dapat disebut ornamen. Ornamen umumnya terdiri dari satu atau lebih ragam hias yang diatur dalam pola-pola tertentu. Ragam hias Nusantara dapat ditemukan pada motif batik, tenunan, anyaman, tembikar, ukiran kayu, dan pahatan batu. Ragam hias ini muncul dalam bentuk-bentuk dasar yang sama namun dengan variasi yang khas untuk setiap daerah. Dalam karya kerajinan atau seni Nusantara tradisional, sering kali terdapat makna spiritual yang dituangkan dalam stilisasi ragam hias. Istilah ragam hias, motif, dan ornamen sering digunakan secara tertukar- tukar dalam bahasa Indonesia. Dalam bahasa Inggris, motif adalah desain yang jika diulang-ulang dapat membentuk pola (konsep ini dalam bahasa Indonesia disebut ragam hias), sementara kata motif dalam KBBI lebih dekat dan bahkan bersinonim dengan pola. Bahasa Indonesia juga cenderung menyamakan antara ragam hias (bahasa Inggris: motif) bersinonim dengan ornamen. B. Motif Ragam Hias Berdasarkan bentuknya, ragam hias terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu: 1. Ragam Hias Flora Tumbuh-tumbuhan sebagai sumber objek ragam hias dapat dijumpai hampir di seluruh pulau di Indonesia. Ragam hias dengan bentuk tumbuh- tumbuhan, seperti bunga, sulur-sulur, dedaunan, dapat dijumpai pada barang- barang seni, seperti batik, ukiran, kain sulam, kain tenun, dan bordir. 2. Ragam Hias Fauna
87 Bentuk ragam hias ini didasarkan pada berbagai jenis binatang, misalnya burung, gajah, cicak, ikan, dan ayam. Dalam membuat ornamen, motif hias ini bisa digabung dengan ragam hias lainnya. Ragam hias daerah di Indonesia banyak menggunakan hewan sebagai objek ragam hias. Daerah-daerah tersebut seperti Yogyakarta, Bali, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Ragam hias hewan tersebut dapat dijumpai pada hasil karya batik, ukiran, sulaman, anyaman, tenun, dan kain bordir. Ragam hias bentuk hewan dapat dijadikan sarana untuk memperkenalkan kearifan lokal daerah tertentu di Indonesia seperti burung cendrawasih di Papua, komodo di Nusa Tenggara Timur, dan gajah di Lampung.
88 Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Juli – September Pelajaran 1 : Aktivitas Pembelajaran Permainan Bola Besar A. Aktivitas Pembelajaran Permainan Bola Besar Melalui Permainan Sepak Bola 1. Pengertian dan asal-usul sepak bola Sepak bola adalah suatu permainan yang dilakukan dengan menendang bola kian- kemari untuk diperebutkan para pemain-pemain, yang mempunyai tujuan untukmemasukkan bola ke gawang lawan juga mempertahankan gawang sendiri agar tidak kemasukan bola. Sepak bola merupakan permainan dua regu yang masing-masing regu terdiri dari sebelas pemain. Permainan sepak bola dimainkan dalam dua babak (2x45 menit) dengan waktu istirahat 15 menit di antara dua babak tersebut. Kita mengenal beberapa sebutan sepak bola. Pada zaman Cina Kuno semasapemerintahan Dinasti Han, sepak bola dikenal dengan istilah tanchu. Di Italia pada zaman Romawi dikenal sebagai haspartun, di Prancis yang selanjutnya menyebarke Normandia dan Britania (Inggris) dikenal dengan nama choule. Di Yunani Kuno dikenal dengan istilah epishyros dan di Jepang dikenal istilah Kemari. Pada tanggal 26 Oktober 1863 didirikan sebuah badan yang disebut “English Football Assosiation”. Tanggal 8 Desember 1863 lahirlah permainan sepak bola modern yang disusun oleh badan tersebut yang dalam perkembangannya mengalami perubahan. Atas inisiatif Guerin (Prancis) pada tanggal 21 Mei 1904 berdirilah federasi sepak bola internasional dengan nama “Federation International de Football Assosiation” (FIFA). Atas inisiatif Julies Rimet pada 1930 diselenggarakan kejuaraan dunia sepak bola pertama di Montevideo, Uruguay. Kejuaraan sepak bola dunia diadakan 4 tahun sekali. Pada tanggal 19 April 1930 dibentuk Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) di Jogyakarta dengan dukungan seluruh bond-bond. Pengurus PSSI pertama kali diketuai oleh Ir. Soeratin Sosrosoegondo.
89 2. Lapangan dan perlengkapan permainan sepak bola 3. Aktivitas pembelajaran gerak spesifik permainan sepak bola Gerakan keterampilan aktivitas permainan sepak bola dapat dikelompokkan menjadi: a) Menciptakan skor: pasing, kontrol bola, tendangan ke gawang, dan mendukung pembawa bola. b) Mencegah skor: mengawal bola (marking), dan merebut bola. c) Memulai permainan: lemparan ke dalam, tendangan penjuru,Dan tendangan bebas. Gerakan spesifik aktivitas pembelajaran permainan sepak bola terdiri dari berbagaimacam gerakan, antara lain: 1) Gerakan spesifik menendang bola. 2) Gerakan spesifik menahan bola (trapping). 3) Gerakan spesifik menggiring bola (dribbling). 4) Gerakan spesifik tipu. 5) Gerakan spesifik menyundul bola (heading). 6) Gerakan spesifik merebut bola (tacking). 7) Gerakan spesifik lemparan ke dalam (throw-in). B. Aktivitas Pembelajaran Permainan Bola Besar Melalui Permainan Bola Voli 1. Pengertian dan Asal usul Bola Voli Permainan bola voli adalah suatu cabang olahraga melambungkan bola melewatidi atas jarring atau net, dengan maksud dapat menjatuhkan bola di dalam lapangan permainan lawan untuk mencari kemenangan dalam bermain. Permainan bola mulanya dimainkan untuk aktivitas rekreasi, untuk para usahawan. Permainan bola voli kemudian berkembang dan menjadi populer di daerah pariwisata dan dilakukan lapangan terbuka, tepatnya di Amerika Serikat pada musim panas tiba. Selanjutnya berkembang ke Bahan: Karet Berat : 410 – 450 gram Keliling: 68 – 70 cm Tekanan udara: 0,60 – 1,1 atm
90 Kanada. Melalui gerakan internasional YMCA, permainan bola voli meluas ke Negara lainnya, yaitu Kuba (tahun 1905), Puerto Rico (tahun 1909), Uruguay (tahun 1912), dan Cina serta Jepang (tahun 1913). Permainan bola voli di Indonesia berkembang sangat pesat di seluruh lapisan masyarakat, sehingga timbul klub-klub di kota besar di seluruh Indonesia. Dengan dasar itulah, maka pada tanggal 22 Januari 1945 PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia) didirikan di Jakarta bersamaan dengan kejuaraan nasional yang pertama. Pertandingan bola voli masuk acara resmi dalam PON II di Jakarta dan POM I di Yogyakarta. Setelah tahun 1962 perkembangan bola voli seperti jamur tumbuh di musim hujan. 2. Lapangan Permainan Bola Voli 3. Aktivitas Pembelajaran Gerak Spesifik Permainan Bola Voli Gerakan spesifik dalam permainan bola voli dapat diartikan sebagai cara memainkan bola dengan efisiensi dan efektif sesuai dengan peraturan permainan yang berlaku untuk mencapai suatu hasil yang optimal. Gerakan spesifik permainan bola voli yang harus bditingkatkan keterampilannya antara lain: pasing bawah, passing atas, spike, servis, dan bendungan. C. Aktivitas Pembelajaran Permainan Bola Besar Melalui Permainan Bola Basket 1. Pengertian dan Asal usul Bola Basket Permainan bola basket dimainkan oleh dua regu putera maupun puteri yang masing-masing regu terdiri dari 5 orang pemain. Permainan ini bertujuan mencari nilai/angka sebanyak-banyaknya dengan cara memasukkan bola ke basket lawan dan mencegah lawan untuk mendapatkan nilai. Ketika memainkan bola pemaindapat mendorong bola, memukul bola dengan telapak tangan terbuka, melemparkandan menggiring bola ke segala penjuru dalam lapangan permainan.
91 Permainan bola basket yang kita kenal sekarang ini diciptikan oleh Dr. James A. Naismith pada tahun 1891 atas anjuran Dr. Luther Halsey Gulick. Dr. Luther menganjurkan kepada Dr. Naismith untuk menciptakan permainan baru yang dapat dimainkan di dalam gedung, mudah dimainkan, mudah dipelajari dan menarik. Pada mulanya Dr. Naismith menggunakan keranjang sebagai sasarannya maka permainan itu dinamakan “basket ball”. Pada tahun 1924 permainan bola basket didemontrasikan pada Olimpiade di Perancis. Pada tanggal 21 Juni 1932 atas prakarsa Dr. Elmer Beny, direktur sekolah olahraga di Jeneva diadakan konferensi bola basket. Dalam konferensi ini terbentuklah Federasi Bola basket Internasional yang diberi nama Federation International de Basketball Amateur (FIBA). Padatahun 1936 untuk pertama kali permainan bola basket dipertandingkan dalam Olimpiade di Jerman, yang diikuti oleh 21 negara. Permainan basket masuk ke Indonesia setelah perang dunia ke-IIdan dibawa oleh para perantau Cina. Pada PON I di Surakarta bola basket telah masuk dalam acara pertandingan. Pada tanggal 23 Oktober 1951 berdirilah Persatuan Basketball Seluruh Indonesia (PERBASI). Pada tahum 1953 PERBASI diterima sebagai anggota FIBA pada tahun 1955 perpanjangan PERBASI diubah menjadi persatuan bola basket seluruh Indonesia, dengan singkatan tetap PERBASI 2. Lapangan Permainan Bola Basket Bahan : Karet Berat; 650 gr Diameter :76 cm
92 3. Aktivitas Pembelajaran Gerak Spesifik Permainan Bola Basket Permainan bola basket merupakan permainan yang gerakannya sangat kompleks, yaitu gabungan dari jalan, lari, lompat, serta unsur kekuatan, kecepatan, ketepatan, kelentukan, dan lain-lain. Gerakan spesifik permainan bola basket antara lain: a) Gerak spesifik melempar dan menangkap bola. b) Gerak spesifik menggiring bola. c) Gerak spesifik menembak. d) Gerak spesifik gerakan berporos. e) Gerak spesifik LayUp shoot. f) Gerak spesifik merayah/ rebound.
93 Teknik Informasi dan Komunikasi Juli – September Mulanya, jika seseorang ingin menyampaikan atau memberitahukan suatu informasi atau berita dilakukan dengan cara lisan atau dengan diungkapkan melalui kata-kata. Dengan adanya kemajuan teknologi komunikasi dan informasi yang sangat pesat, kita dapat memberitahukan informasi tersebut secara cepatkepada oranglain tanpa harus bertatap muka atau berjumpa. Bisa melalui media, seperti telegraf, telepon, email, chatting, teleconference, webcam dan lain-lain. Teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses dan pengelolaan informasi. Sedangkan teknologi komunikasi meliputi segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke yang lainnya. SEJARAH PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI Perkembangan peradaban manusia diiringi dengan perkembangan cara penyampaian informasi (yang selanjutnya dikenal dengan istilah teknologi informasi), mulai dari gambar-gambar yang tak bermakna di dinding-dinding gua, peletakan tonggak sejarah dalam bentuk prasasti, sampai diperkenalkannya dunia arus informasi yang dikenal dengan nama internet. 1. Masa Prasejarah Pada zaman ini, teknologi informasi dan komunikasi yang dilakukan oleh manusia berfungsi sebagai sistem untuk pengenalan bentuk-bentuk yang manusia kenal. Untuk menggambarkan informasi yang diperoleh, mereka menggambarkannya pada dinding-dinding gua tentang berburu dan binatang buruannya. Pada masa ini, manusia mulai mengidentifikasi benda-benda yang adadi sekitar lingkungan tempat tinggal mereka, kemudian melukiskannya pada dinding gua tempat tinggalnya. Awal komunikasi mereka pada zaman ini hanya berkisar pada bentuk suara dengusan dan menggunakan isyarat tangan. Pada zaman prasejarah mulai diciptakan dan digunakan alat-alat yang menghasilkan bunyi dan isyarat, seperti gendang, terompet yang terbuat dari tanduk binatang dan isyarat asap sebagai alat pemberi peringatan terhadap bahaya. Pada tahun 3000 SM pertama kalinya tulisan digunakan oleh bangsa Sumeriadengan menggunakan simbol-simbol yang dibentuk dari piktografi sebagai huruf. Simbol atau huruf-huruf ini juga mempunyai bentuk bunyi (penyebutan) yang berbeda sehingga mampu menjadi kata, kalimat, dan bahasa
94 Piktografi Pada tahun 150 M, bangsa Cina berhasil menemukan kertas. Kertas yang ditemukan oleh bangsa Cina pada masa ini adalah kertas yang kita kenal sekarang. Kertas ini dibuat dari serat bambu yang dihaluskan, disaring, dicuci, kemudian diratakan dan dikeringkan. Penemuan ini juga memungkinkan sistem pencetakan yang dilakukan dengan menggunakan blok kayu yang ditoreh dan dilumuri oleh tinta atau yang kita kenal sekarang dengan sistem cap. Kertas yang ditemukan Bangsa Cina 2. Masa Modern (1500 M) sampai Sekarang Pada tahun 1837 M, Samuel Morse mengembangkan telegraf dan bahasa kode morse bersama Sir William Cook dan Sir Charles Wheatstone. Morse menggunakan kode-kode sederhana untuk mewakili pesan-pesan yang ingin dikirimkan dengan menggunakan pulsa listrik melalui kabel tunggal. Namun sinyalsinyal yang dapat dikirim dengan baik hanya berada dalam jarak 32 km. Untuk jarak yang lebih jauh, sinyal-sinyal yang diterima menjadi terlalu lemah untuk direkam. Telegraf dan Penemunya (Samuel Morse)
95 Pada tahun 1875, Alexander Graham Bell berhasil menemukan telepon. Penemuan tersebut terus dikembangkan sehingga pada tahun 1879, telepon bisa digunakan secara umum meski masih menggunakan lima digit angka. Temuan ini kemudian berkembang menjadi pengadaan jaringan komunikasi dengan kabel yang meliputi seluruh daratan Amerika. Jaringan telepon ini merupakan infrastruktur masif pertama yang dibangun manusia untuk komunikasi global. 1889, Herman Hollerith menerapkan prinsip kartu perforasi untuk melakukan penghitungan. Tugas pertamanya adalah menemukan cara yang lebih cepat untuk melakukan perhitungan bagi Biro Sensus Amerika Serikat. Dengan berkembangnya populasi, Sensus yang dilakukan pada 1880 membutuhkan waktu tujuh tahun untuk menyelesaikan perhitungan. Hollerith menggunakan kartu perforasi untuk memasukkan data sensus yang kemudian diolah oleh alat tersebut secara mekanik. Dengan menggunakan alat tersebut, hasil sensus dapat diselesaikan dalam waktu enam minggu. Selain memiliki keuntungan dalam bidang kecepatan, kartu tersebut berfungsi sebagai media penyimpan data. Pada 1939, Dr. John V. Atanasoff yang dibantu oleh Clifford Berry berhasil menciptakan komputer elektronik digital pertama. Kemudian pada tahun 1973, internet mulai diperkenalkan dan terus mengalami perkembangan sehingga pada 1990-an internet telah menyambungkan banyak pengguna jaringan-jaringan komputer yang ada. Pada 1992, mulai terbentuk komunitas internet dan diperkenalkannya istilah World Wide Web (www) oleh CERN. Kemudian pada 1994, pertumbuhan internet melaju dengan sangat cepat dan mulai merambah ke dalam berbagai segi kehidupan manusia dan menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari manusia. LATIHAN MANDIRI 1. Jelaskan bagaimana perkembangan TIK pada zaman prasejarah! 2. Apa kepanjangan dari www? 3. Siapakah penemu telpon pada tahun 1875? 4. Apa perbedaan teknik informasi dan teknik komunikasi? 5. Tuliskan contoh TIK pada 3000 SM
96 PERALATAN TEKNIK INFORMASI DAN KOMUNIKASI Pada mulanya jika seseorang ingin menyampaikan atau memberitahukansuatu informasi atau berita dilakukan dengan cara lisan atau dengan diungkapkan melalui kata-kata. Akan tetapi, dengan adanya kemajuan teknologi komunikasi dan informasi yang sangat pesat memudahkan kita untuk memberitahukan informasi tersebut dengan cepat. Menyampaikan informasi tidak hanya dengan langsung ke orangnya tetapi bisa melalui media, seperti telegraf, telepon, faximili, email, chatting, teleconference, webcam dan lain-lain. Dengan email, kita bisa mengirimkan informasi kepada orang lain yang berada jauh dengan kita, seperti di luar kota atau bahkan sampai di luar negeri. Kita bisa mengirim surat dengan cepat dan mudah tanpe menggunakan amplop, kertas surat dan perangko tetapi cukup dengan menggunakan komputer dan internet. A. Peralatan Tekonologi Informasi Peralatan teknologi informasi adalah alat-alat yang digunakan untuk mengolah serta menyajikan informasi. Adapun contoh peralatan yang berfungsi untuk mengolah informasi tersebut, diantaranya adalah sebagai berikut: 1. Personal Komputer (PC) Komputer personal (PC) adalah peralatan utama dalam teknologi informasi. Alat ini berfungsi untuk mengubah data menjadi informasi yang diperlukan. Peralatan ini terdiri dari perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software). Komputer jenis ini sering dikenal juga dengan sebutan computer dekstop karena sering diletakan di atas meja. 2. Laptop/Notebook Laptop adalah bentuk lain dari komputer. Sebutan laptop menunjuk pada komputer ramping yang yang dapat dipangku. Laptop berasal dari kata lap yang artinya pangkuan dan top artinya atas. 3. Komputer Tablet (Tablet PC) Komputer Tablet atau Tablet PC adalah komputer pribadi portabel yang dilengkapi dengan layar sentuh sebagai perangkat input utama dan dirancang untuk dioperasikan dan dimiliki oleh seorang individu. B. Peralatan Teknologi Komunikasi Perlatan teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses atau mentransfer data dari perangkat satuke perangkat lainnya. Adapun contoh peralatan yang berfungsi untuk memproses informasidiantaranya adalah sebagai berikut: 1. Telepon
97 Telepon berfungsi untuk mengirim dan menerima informasi yang berbentuk suara. Telepon terdiri dari dua bagian, yaitu pengirim dan penerima. 2. Radio Pesawat radio merupakan pesawat penerima gelombang radio yang dipancarkan dari stasiun pemancar radio. Bila yang dipancarkan berita, maka yang akan didengar di radio juga berita. Informasi yang dipindahkan adalah suara. 3. Televisi Televisi adalah salah satu peralatan komunikasi penerima yang menerima sinyal-sinyal dari stasiun pemancar televisi. Alat ini dapat menerima informasi berbentuk suara dan gambar (audio visual). 4. Faximile Faximile mempunyai kegunaan yang sama dengan telepon, yakni menerima dan mengirim informasi. Namun mesin faximile tidak mengirim suara, melainkan mengirim data dan informasi dalam bentuk teks atau gambar. 5. Satelit Satelit adalah alat komunikasi yang di letakan di luar angkasa. Satelit berputar mengelilingi orbit tertentu di atas bumi. Tugas satelit adalah menerima sinyal dari sebuah tempat di bumi dan mengirimkannya ke bagian lain di bumi. 6. Telepon selular (Handphone) Satelit dan ponsel (Handphone) adalah alat komunikasi yang tidak dikirim dengan kabel, tapi menggunakan sistem wireless atau tanpa kabel yang sering juga disebut dengan istilah nirkabel. C. Memahami Penggolongan Komputer Terdapat beberapa penggolongan komputer, yaitu: 1. Penggolongan Komputer Berdasarkan Pengunaannya Penggolongan komputer berdasarkan penggunaanya dibedakan menjadi dua macam, yaitu: a. Komputer Dengan Tujuan Khusus Komputer ini merupakan komputer yang dibuat dan dirancang untuk kepentingan-kepentingan tertentu. Contoh dari komputer ini adalah seperti komputer pada lampu lalu lintas, alat-alat kedokteran dan masih banyak lagi. b. Komputer Dengan Tujuan Umum Komputer ini merupakan komputer yang dibuat dan dirancang untuk tujuan yang bersifat umum agar dapat membantu aktivitas manusia sehari-hari. Komputer ini merupakan komputer yang kita gunakan sehari-hari. 2.Penggolongan Komputer berdasarkan data yang diolah Penggolongan komputer berdasarkan data yang diolah dapat digolongkan menjadi 3 macam yaitu : a. Komputer Analog
98 Komputer Analog merupakan komputer yang mengolah data dengan menerjemahkan keadaan-keadaan fisik seperti suhu,cuaca,tekanan udara,dan sebagainya. Data yang dimasukkan dalam bentuk analog. Secara mendasar,komponen inti dari komputer analog adalah op-amp (operational amplifier). Komputer ini banyak digunakan pada hal-hal yang berhubungan dengan fisik seperti pengendalian industri kimia,penyulingan minyak,alat pantau denyut jantung dan speedometer. b. Komputer Digital Komputer Digital merupakan komputer yang mengolah data dengan menerjemahkan dalam kondisi benar dan salah dengan menggunakan bilangan biner. Data yang dimasukkan dalam bentuk digital. Pemrosesannya dilakukan berdasarkan teknologi yang mengubah sinyal menjadi bilanganbiner (0 dan 1). Komputer ini merupakan komputer yang kita gunakan sehari- hari. c. Komputer Hibrida Komputer Hibrida merupakan gabungan dari komputer analog dengan komputer digital. Komputer Hibrida digunakan untuk pengolahan data yang bersifat kuantitatif maupun kualitatif,atau menggabungkan kemampuan analog dan digital. Komputer ini digunakan unuk menjalankan pengerjaan yang berkaitan dengan penyelidikan seperti mengkaji keadaan cuaca,keadaan laut,pergerakan saham di bursa dan masih banyak lagi. LATIHAN MANDIRI 1. Jelaskan perbedaan komputer khusus dan komputer umum! 2. Sebutkan 4 peralatan yang berfungsi untuk memproses informasi! 3. Sebutkan 2 peralatan yang berfungsi untuk mengolah informasi! 4. Jelaskan perbedaan teknik informasi dan teknik komunikasi! 5. Menurutmu, manakah yang lebih kamu sukai antara komputer analog dan komputer digital? Uraikan alasanmu.
99 Bahasa Arab Juli – September ُ الباب الأول : ف عار الت س َّ ْ ف َّ الن ِ ب Kompetensi Dasar Mendemonstrasikan tindak tutur memperkenalkan diri dan orang lain, menanyakan asal daerah dengan menggunakan kata Tanya (ن َي – ْهل) َ َ ِم ْن أ