150 1) Alga Hijau (Chlorophyceae), memiliki pigmen hijau (klorofil), multiseluler, dan berbentuk benang atau lembaran. Contoh : Spirogyra dan Chlorella. 2) Alga Merah (Rhodophyceae), memiliki pigmen fikoeritrin (merah), dan hidup di laut. Contoh : Eucheuma spinosum (bahan untuk agar-agar). 3) Alga Pirang (Phaeophyceae), berwarna cokelat kehijau-hijauan(pigmen fukosantin). Contoh : Sargassum dan Turbinaria. 4) Alga Kersik (Chrysophyceae), berwarna keemasan (pigmen karoten). Contoh : Gelidium. Protista Mirip Jamur Terdiri atas jamur air (Oomycota) dan jamur lendir (Myxomycota). 3. Kingdom Fungi Ciri-Ciri : - Memiliki membran inti - Dinding sel terbuat dari zat kitin - Tidak memiliki klorofil - Ada yang uniseluler maupun multiseluler - Berkembang biak dengan spora - Jamur hidup sebagai saprofit atau parasit Contoh : a. Zigomycotina, berkembang biak dengan zigospora. Contoh : jamur tempe (Rhizopus oryzae). b. Ascomycotina, berkembang biak dengan askospora. Contoh : ragi (Saccharomyces cerevisiae). c. Basidiomycotina, berkembang biak dengan basidiospora. Contoh : jamur kuping (Auricularia sp.). d. Deuteromycotina, jamur yang belum diketahui alat perkembang biakannya. Contoh : jamur panu dan jamur penyebab kutu air. 4. Kingdom Plantae Plantae dibedakan menjadi lumut, tumbuhan paku, dan tumbuhan biji. Lumut (Bryophyta) Tumbuhan Paku (Pteridophyta) Tumbuhan Biji (Spermatophyta) Ciri – Ciri : - Memiliki akar, batang, dan daun yang bukan sejati - Batang tidak memiliki xilem dan floem - Akar lumut disebut rhizoid Berkembang biak Ciri – Ciri : - Memiliki akar, batang, dan daunsejati - Batang memilikixilem dan floem - Pada daun dewasaterdapat Ciri – Ciri : - Memiliki akar, batang, dan daunsejati - Batang memilikixilem dan floem - Biji digunakan
151 dengan kawin dan tak kawin yang disebut dengan pergiliran keturunan (metagenesis) sorus - Berkembang biak dengan kawin dan tak kawin yang disebut dengan pergiliran keturunan sebagai alat perkembang biakannya - Berdasarkan letak bakal bijinya, dibagi menjadi tumbuhan biji terbuka (Gymnospermae) dan tumbuhan biji tertutup (Angiospermae) 5. Kingdom Animalia Hewan memiliki ciri-ciri, dapat bergerak aktif, tidak memiliki dinding sel, dan tidak dapat berfotosintesis. Berdasarkan ada tidaknya tulang belakang, hewan dibagi menjadi dua kelompok yaitu invertebrata (tidak memiliki tulang belakang), dan vertebrata (memiliki tulang belakang). Jawablah dengan jujur, teliti, dan benar ! 1. Mengapa sepeda motor dan mobil mempunyai ciri dapat bergerak dan mengeluarkan zat sisa, tetapi tidak disebut sebagai makhluk hidup? Jelaskan jawaban kamu terkait dengan ciri-ciri makhluk hidup. 2. Mengapa diperlukan klasifikasi makhluk hidup? 3. Apa perbedaan Monera dan Protista? 4. Berilah contoh jamur yang bermanfaat bagi manusia dan apa manfaatnya. 5. Jelaskan persamaan dan perbedaan tumbuhan paku dan lumut. 6. Jelaskan perbedaan tumbuhan berbiji terbuka dan tumbuhan berbiji tertutup. Uji Kompetensi
152 Tingkatan Organisasi Kehidupan Organisasi kehidupan adalah susunan atau tingkatan penyusun tubuh organisme dari yang terkecil berupa sel hingga membentuk kesatuan terbesar yang berupa organisme atau makhluk hidup. A. Sel Sel adalah unit struktural dan fungsional terkecil dari makhluk hidup. Sel pertama kali ditemukan dan diamati dengan mikroskop oleh Robert Hooke tahun 1665. Sel
153 tumbuhan ditemukan oleh Matthias Schleiden dan sel hewan ditemukan oleh Thomas Schwan pada tahun 1839. B. Jaringan Jaringan adalah sekumpulan sel yang memiliki bentuk, susunan, dan fungsi yang sama. Sedangkan, kumpulan beberapa macam jaringan yang berbeda akan membentuk satu kesatuan untuk melakukan fungsi tertentu disebut organ. Lalu beberapa organ yang bekerja sama untuk melakukan fungsi kerja tertentu disebut sistem organ. Serta kumpulan beberapa sistem organ akan membentuk organisme. C. Organ Organ merupakan kumpulan beberapa macam jaringan yang bekerja sama melakukan tugas tertentu. Organ sering kali tersusun dari jaringan-jaringan yang berbeda. contoh : Jantung tersusun dari jaringan otot, jaringan saraf, dan jaringan darah.
154 D. Sistem Organ Sistem organ adalah organ-organ yang bekerja sama melakukan fungsi tertentu pada tubuh organisme. Contoh sistem organ pada manusia diantaranya sistem pernapasan, sistem pencernaan dan sistem syaraf E. Individu/Organisme Organisme adalah makhluk hidup yang terdiri dari banyak komponen yang senantiasa bekerja sama dalam menjalankan aktivitas kehidupan. Lengkapilah tabel sistem organ pada tubuh manusia berikut ini ! Sistem organ Keterangan 1. Sistem Pencernaan • Fungsi : mencerna makanan. • Organ penyusun: .................................., ............................., .................................., ............................., .............................., dan ............................. 2. ................................ . • Fungsi: ..................................................................... ................................................................. • Organ penyusun : .................................., ............................., ginjal, dan hati. 3. Sistem Gerak • Fungsi: ..................................................................... ................................................................. • Organ penyusun : ............................., dan otot. 4. Sistem Transportasi atau Sirkulasi • Fungsi: ..................................................................... ......................................................... • Organ penyusun : ............................., dan ......................... Isilah titik-titik dengan jawaban yang tepat! 1. Ilmuan yang pertama kali melihat sel dengan menggunakan mikroskop adalah ... 2. Kumpulan sel yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama disebut .... Uji Kompetensi
155 3. Urutan organisasi kehidupan dari tingkatan terkecil adalah ... 4. Organel penyusun sel yang terdapat pada sel hewan namun tidak ada pada sel tumbuhan adalah ... 5. Salah satu organ penyusun sistem sirkulasi adalah ... SUHU, PEMUAIAN, DAN KALOR A. Jenis-Jenis Termometer 1. Termometer Zat Cair Zat cair yang digunakan umumnya raksa atau alkohol jenis tertentu. Raksa memiliki keistimewaan, yaitu warnanya mengkilat dan cepat bereaksi terhadap perubahan suhu. Selain itu, raksa membeku pada suhu rendah yaitu (-38oC) dan mendidih pada suhu yang tinggi (lebih dari 350oC) sehingga dapat mengukur suhu pada rentang suhu yang lebar. Namun, raksa sangat beracun, sehingga berbahaya jika termometer pecah. Alkohol tidak seberbahaya raksa dan mudah menguap, sehingga lebih aman digunakan sebagai pengisi termometer. Beberapa termometer yang menggunakan zat cair akan dibahas berikut ini: a. Termometer laboratorium Bentuknya panjang dengan skala dari -10°C sampai 110°C menggunakan raksa, atau alkohol. b. Termometer suhu badan Termometer ini digunakan untuk mengukur suhu badan manusia. Skala yang ditulis antara 35oC dan 42oC. Pipa di bagian bawah dekat labu dibuat sempit sehingga pengukuran lebih teliti akibat raksa tidak segera turun ke labu/reservoir 2. Termometer Bimetal Perhatikan dua logam yang jenisnya berbeda dan dilekatkan menjadi satu pada. Jika suhunya berubah, bimetal akan melengkung. Mengapa? Karena logam yang satu memuai lebih panjang dibanding yang lain. Hal ini dimanfaatkan untuk membuat termometer.
156 3. Termometer Kristal Cair Terdapat kristal cair yang warnanya dapat berubah jika suhu berubah. Kristal ini dikemas dalam plastik tipis, untuk mengukur suhu tubuh, suhu akuarium, dan sebagainya. B. Skala Suhu Kelvin merupakan skala suhu dalam SI. Skala Kelvin menggunakan nol mutlak, tidak menggunakan “derajat”. Berikut disajikan gambar yang menunjukkan nilai titik tetap bawah dan titik tetap atas pada beberapa skala suhu. Termometer ini digunakan untuk mengukur suhu badan manusia. Skala yang ditulis antara 35oC dan 42oC. Pipa di bagian bawah dekat labu dibuat sempit sehingga pengukuran lebih teliti akibat raksa tidak segera turun ke labu/reservoir.
157 1. Apa yang dimaksud dengan suhu? 2. Mengapa indra perasa bukan pengukur suhu yang andal? 3. Jelaskan macam-macam termometer! 4. Bagaimanakah persamaan dan perbedaan cara menentukan titik terbawah dan titik teratas pada skala Celcius dengan skala Fahrenheit? 5. Konversikan: a) 45 °C = …… °R = …… °F = …… K b) 36 °R = …… °C = …… °F = …… K c) 14 °F = …… °C = …… °R = …… K d) 225 K = …… °C = …… °R = …… °F C. Pemuaian Zat Padat Besaran yang menentukan pemuaian panjang zat padat adalah koefisien muai panjang. Koefisien muai panjang suatu zat padat adalah bilangan yang menunjukkan pertambahan panjang tiap satu satuan panjang zat itu jika suhunya dinaikkan 1°C. Sebagai contoh, jika muai panjang kaca 9 x 10-6/°C berarti jika 1 meter kaca suhunya bertambah 1°C maka panjangnya bertambah 0,000009 meter. Koefisien Muai Panjang Beberapa Zat Padat Jenis Koefisien Muai Panjang (/oC) Kaca 0,000009 Aluminium 0,000026 Kuningan 0,000019 Baja 0,000011 Tembaga 0,000017 D. Pemuaian Zat Cair dan Gas Proses pemuaian pada zat cair terjadi misalnya saat kamu memasak air dalam panic sampai penuh. Ketika mendidih air itu akan tumpah. Sedangkan proses pemuaian gas terjadi jika gas mendapat kalor yang semakin besar. Misalnya kamu meniup balon dan balon tersebut diletakkan dibawah sinar matahari, lama kelamaan balon akan pecah.
158 E. Pengertian Kalor Energi panas yang berpindah dari benda yang bersuhu lebih tinggi ke benda yang bersuhu lebih rendah disebut kalorSebagai bentuk energi, dalam SI kalor mempunyai satuan joule (J). Satuan kalor yang populer (sering digunakan pada bidang gizi) adalah kalori dan kilokalori. Kalor jenis beberapa bahan Secara matematis persamaan kalor dapat dituliskan sebagai berikut Keterangan: Q = perubahan energi panas c = kalor jenis ΔT = Perubahan suhu F. Perpindahan Kalor Kalor berpindah melalui tiga cara, yaitu konduksi, konveksi, dan radiasi. a. Konduksi Konduksi merupakan perpindahan panas melalui bahan tanpa disertai perpindahan partikel-partikel bahan tersebut. b. Konveksi Konveksi adalah perpindahan kalor dari satu tempat ke tempat lain bersama dengan gerak partikel-partikel bendanya.
159 c. Radiasi Radiasi adalah perpindahan kalor tanpa memerlukan medium. 1. Jelaskan 3 cara perpindahan kalor. 2. Apakah konduktor itu? Beri 5 contoh konduktor. 3. Apakah isolator itu? Beri 5 contoh isolator. 4. Faktor-faktor apa saja yang berpengaruh terhadap kalor yang diterima sebuah benda dari lingkungan sekitarnya? 5. Faktor-faktor apa saja yang berpengaruh terhadap kalor yang dilepas sebuah benda terhadap lingkungan sekitarnya.
160 Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Oktober - Desember INTERAKSI SOSIAL DAN LEMBAGA SOSIAL A. Interaksi Sosial 1. Pengertian dan Syarat Interaksi Sosial Interaksi sosial adalah hubungan-hubungan antara orang perorangan, antara kelompok manusia, maupun antara orang perorangan dan kelompok manusia. Dalam interaksi sosial, hubungan yang terjadi harus dilakukan secara timbal balik oleh kedua belah pihak. Artinya kedua belah pihak harus saling merespon. Jika yang satu bertanya maka dia menjawab, jika diminta bantuan dia membantu, jika diajak bermain dia ikut main. Dengan demikian interaksi sosial adalah hubungan yang terjadi antara manusia dengan manusia yang lain, baik secara individu maupun dengan kelompok. Proses interaksi sosial akan terjadi apabila di antara pihak yang berinteraksi melakukan kontak sosial dan komunikasi. Kontak sosial dan komunikasi sosial merupakan syarat terjadinya interaksi sosial. Tanpa adanya kedua syarat itu, interaksi sosial tidak akan terjadi. Melalui kontak dan komunikasi seseorang akan memberikan tafsiran pada perilaku orang lain, atau perasaan-perasaan yang ingin disampaikan kepada orang lain. Kontak sosial ini dapat berarti hubungan masing-masing pihak tidak hanya secara langsung bersentuhan secara fisik, tetapi bisa juga tanpa hubungan secara fisik. Misalnya, kontak dapat dilakukan melalui suratmenyurat, telepon, sms, dan lain-lain. Suatu tindakan manusia dikatakan sebagai interaksi sosial apabila memiliki ciri-ciri seperti: 1) Jumlah pelakunya lebih dari seorang, biasanya dua atau lebih. 2) Berlangsung secara timbalbalik. 3) Adanya komunikasi antarpelaku dengan menggunakan simbolsimbol yang disepakati. 4) Adanya suatu tujuan tertentu. 2. Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial a. Proses-Proses yang Asosiatif Proses ini terjadi apabila seseorang atau sekelompok orang melakukan interaksi sosial yang mengarah kepada kesatuan pandangan. 1) Kerja sama disini dimaksudkan sebagai suatu usaha bersama antara orang perorangan atau kelompok manusia untuk mencapai satu atau beberapa tujuan bersama. Bentuk kerja sama ini dalam masyarakat Indonesia dikenal dengan istilah gotong royong. Dalam pelaksanaan kerja sama, ada lima bentuk kerja sama yaitu kerukunan, bergaining, kooptasi, koalisi, dan joint venture. Contohnya : kerja sama di masyarakat sekitar, antara sesama teman bermain, teman sekolah, teman sekantor, dan sebagainya. 2) Akomodasi merupakan suatu cara untuk menyelesaikan pertentangan tanpa menghancurkan pihak lawan sehingga lawan tidak kehilangan kepribadiannya. Dalam pelaksanaannya, akomodasi memiliki
161 beberapa bentuk yaitu koersi, kompromi, arbitrasi, mediasi, konsiliasi, toleransi, stalemate, dan ajudikasi. Contoh akomodasi : pemaksaan terhadap kaum yang lemah, penyelesaian PHK karyawan, penyelesaian yang bersengketa melalui pihak ketiga (mediasi), toleransi kehidupan beragama (toleransi), pengadilan, dan sebagainya. 3) Asimilasi merupakan cara-cara bersikap dan bertingkah laku dalam menghadapi perbedaan untuk mencapai kesatuan dalam pikiran dan tindakan. Proses asimilasi dapat dengan mudah terjadi melalui beberapa cara, antara lain dengan sikap toleransi, sikap saling menghargai orang lain dan kebudayaannya, persamaan dalam unsurunsur kebudayaan, serta perkawinan campuran. Contohnya warga Tiongkok yang sudah lama tinggal di Indonesia, akhirnya bisa berbahasa Indonesia dengan sangat fasih. Namun dialek yang mereka biasa pakai untuk berkomunikasi sudah tidak asli lagi karena sudah tercampur dengan bahasa Indonesia. b. Proses-Proses yang Disosiatif Proses ini terjadi apabila seseorang atau sekelompok orang melakukan interaksi sosial yang mengarah pada konflik dan merenggangkan solidaritas kelompok. 1) Kompetisi (persaingan) adalah suatu proses individu atau kelompok yang bersaing untuk mencari keuntungan melalui bidang-bidang kehidupan tertentu. Contohnya gelar juara, kesuksesan, sebuah piala, dan hadiah. Untuk mendapatkannya, seseorang harus bersaing satu dengan yang lainnya. 2) Kontravensi adalah sikap mental yang tersembunyi terhadap orang lain atau terhadap unsur-unsur kebudayaan suatu golongan tertentu. Kontravensi ini ditandai oleh gejala-gejala adanya ketidakpastian mengenai diri seseorang dan perasaan tidak suka yang disembunyikan, kebencian atau keraguan terhadap kepribadian seseorang. Contohnya, OSIS di sekolahmu mempunyai suatu rencana, tetapi kelasmu kurang setuju terhadap rencana tersebut sehingga berkembang rasa tidak suka atau benci namun masih disembunyikan. 3) Pertentangan adalah suatu proses di mana individu atau kelompok berusaha untuk memenuhi tujuannya dengan jalan menentang pihak lawan yang disertai dengan ancaman dan kekerasan. Konflik terjadi jika dua pihak berusaha saling menggagalkan tujuan masing-masing. Pertentangan (konflik) disebabkan oleh antara lain perbedaan antara individu-individu, perbedaan kebudayaan, perbedaan kepentingan, dan perubahan sosial. Bentuk-bentuk pertentangan atau konflik yang terjadi di masyarakat seperti konflik pribadi, konflik sosial, konflik antarkelas-kelas sosial, konflik politik, dan konflik internasional.
162 B. Pengaruh Interaksi Sosial Interaksi sosial adalah kunci dari semua kehidupan sosial, karena tanpa interaksi sosial tidak mungkin ada kehidupan bersama. Bertemunya orang perorangan atau kelompok dalam pergaulan hidup akan menghasilkan suatu kelompok sosial yang hidup bersama yang membutuhkan suatu aturan. Sehingga melahirkan lembaga untuk memenuhi berbagai kebutuhan hidup manusia. Semakin kompleks kehidupan suatu masyarakat, maka akan semakin kompleks pula lembaga sosial yang dibutuhkan untuk pemenuhan kebutuhan dalam kehidupan bersama. Misalnya kebutuhan masyarakat akan pendidikan mendorong lahirnya lembaga pendidikan, seperti sekolah mulai dari taman kanakkanak sampai perguruan tinggi. C. Lembaga Sosial 1. Pengertian Lembaga Sosial Dalam pengertian sosiologis, lembaga dapat digambarkan sebagai suatu organ yang berfungsi dalam kehidupan masyarakat. Lembaga sosial adalah keseluruhan dari sistem norma yang terbentuk berdasarkan tujuan dan fungsi tertentu dalam masyarakat. Dapat juga dikatakan bahwa lembaga sosial merupakan himpunan norma-norma yang berhubungan dengan kebutuhan pokok dalam masyarakat. Terbentuknya lembaga sosial berawal dari kebutuhan masyarakat akan keteraturan kehidupan bersama. Lembaga sosial terbentuk dari norma-norma yang dianggap penting dalam hidup bermasyarakat. Terbentuknya lembaga sosial berawal dari individu sebagai makhluk sosial, tidak mampu untuk hidup sendiri, mereka saling membutuhkan, sehingga timbul aturan-aturan yang disebut dengan norma kemasyarakatan. 2. Jenis dan Fungsi Lembaga Sosial Sehubungan dengan usaha manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, maka lembaga sosial secara umum mempunyai fungsi sebagai berikut: a. Memberikan pedoman pada anggota-anggota masyarakat, bagaimana mereka harus bersikap atau bertingkah laku dalam menghadapi masalahmasalah yang muncul atau berkembang di lingkungan masyarakat, termasuk yang menyangkut hubungan pemenuhan kebutuhan hidupnya. b. Menjaga keutuhan masyarakat yang bersangkutan. Lembaga sosial bermaksud untuk menghimpun dan mempersatukan anggota-anggotanya agar tercipta integrasi dalam masyarakat. c. Memberikan pedoman kepada masyarakat untuk mengadakan sistem pengendalian sosial (kontrol sosial). Artinya lembaga sosial sebagai sistem pengawasan masyarakat terhadap tingkah laku anggota masyarakatnya. Lembaga Lembaga sosial yang ada di masyarakat bentuknya bermacam-macam, antara lain sebagai berikut:
163 a. Lembaga Keluarga Keluarga merupakan unit sosial yang terkecil dalam masyarakat yang terdiri dari ayah, ibu dan anaknya. Lembaga keluarga memiliki beberapa fungsi, antara lain: 1) fungsi reproduksi artinya dari pernikahan diharapkan akan memberikan keturunan. 2) fungsi proteksi (perlindungan) yaitu keluarga memberikan perlindungan kepada anggotanya baik fisik maupun kejiwaan. 3) fungsi ekonomi yakni suami dan istri dapat bekerja sama bertanggungjawab memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya. 4) fungsi sosialisasi yakni orang tua dapat berperan mengajarkan anaknya bagaimana bersosialisasi yang benar sesai norma yang berlaku di masyarakat. 5) fungsi afeksi yakni keluarga memberikan kasih saying dan perhatian terhadap sesama anggota. 6) fungsi pengawasan sosial yakni pada dasarnya tiap anggota saling control atau mengawasi karena memiliki tanggung jawab dalam menjaga nama baik keluarga. 7) fungsi pemberian status, yakni melalui lembaga perkawinan maka tiap anggota memiliki status masing-masing, seperti ayah atau kepala keluarga, istri atau ibu, dan anak. b. Lembaga Agama Lembaga Agama adalah sistem keyakinan dan praktek keagamaan dalam masyarakat yang telah dirumuskan dan dibakukan. Fungsi lembaga agama antara lain: 1) sebagai pedoman bagi manusia, 2) sebagai sumber kebenaran, 3) sebagai pengatur tata cara berhubungan manusia dengan manusia dan manusia dengan Tuhannya, 4) sebagai tuntunan prinsip benar dan salah untuk menghindari perilaku menyimpang, dan lain-lain. c. Lembaga Ekonomi Lembaga ekonomi bagian dari lembaga sosial yang mengatur tata hubungan antar manusia dalam pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari. Fungsi lembaga ekonomi antara lain: 1) memberi pedoman untuk mendapatkan bahan pangan, 2) memberi pedoman untuk melakukan pertukaran atau barter, 3) memberi pedoman tentang harga jual beli barang, 4) memberi pedoman untuk menggunakan tenaga kerja, 5) memberikan pedoman tentang cara pengupahan, 6) memberikan pedoman tentang cara pengupahan, 6) memberikan pedoman tentang cara pemutusan hubungan kerja, dan 7) memberi identitas bagi masyarakat. d. Lembaga Pendidikan Lembaga Pendidikan adalah lembaga atau tempat berlangsungnya proses pendidikan yang dilakukan dengan tujuan untuk mengubah tingkah laku individu ke arah yang lebih baik melalui interaksi dengan lingkungan sekitar. Lembaga Pendidikan merupakan sebuah lembaga yang menawarkan pendidikan formal mulai dari jenjang pra-sekolah sampai ke jenjang pendidikan tinggi, baik yang bersifat umum maupun khusus. Fungsi lembaga pendidikan antara lain: 1) mempersiapkan anggota
164 masyarakat untuk mencari nafkah dengan bekal keterampilan dari sekolah, 2) mengembangkan bakat perseorang demi kepuasan pribadi dan bagi kepentingan masyarakat, 3) melestarikan kebudayaan masyarakat dengan mengajarkan keberagaman kebudayaan yang ada, dan 4) menambah keterampilan yang perlu bagi partisipasi dalam demokrasi. e. Lembaga Politik Lembaga politik merupakan suatu lembaga yang mengatur pelaksanaan dan wewenang yang menyangkut kepentingan masyarakat agar tercapai suatu keteraturan dan tata tertib kehidupan bermasyarakat. Lembaga politik merupakan keseluruhan tata nilai dan norma yang berkaitan dengan kekuasaan. Lembaga politik merupakan suatu badan yang mengkhususkan diri pada pelaksanaan kekuasaan dan wewenang. Lembaga-lembaga politik yang berkembang di Indonesia adalah Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Presiden dan Wakil Presiden, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Pemerintahan Daerah, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota, dan Partai Politik. Lembaga politik memiliki fungsi untuk memelihara ketertiban di dalam masyarakat dengan menggunakan wewenang yang dimilikinya, baik dengan cara persuasif (penyuluhan) maupun cara koersif (kekerasan). Selain itu, lembaga politik juga memiliki fungsi untuk merencanakan dan melaksanakan pelayanan-pelayanan sosial serta mengusahakan pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat. Contohnya antara lain: pengadaan dan distribusi pangan, sandang, papan, pendidikan, dan kesehatan. D. Latihan Soal 1. Jelaskan pengertian interaksi sosial! 2. Jelaskan syarat-syarat terjadinya interaksi sosial! 3. Mengapa interaksi sosial dikatakan sebagai kunci dari semua kehidupan sosial? 4. Bagaimanakah pengaruh interaksi sosial terhadap pembentukan lembaga sosial? 5. Jelaskan pengertian lembaga sosial!
165 Bahasa Inggris Oktober - Desember What time is it? Asking for Information About Time When talking about daily activities, we usually include information about time. Let’s learn how to ask for and give information about time. To ask about time, you can say: - What time is it? - Do you have time? - Could you tell me what time is it? - What time do you go to school? Note: ➢ In telling the time, sometimes you use a.m and p.m - a.m (ante meridiem) refers to 12 midnight-12 noon. - p.m (post meridiem) refers to 12 noon-12 midnight. ➢ In telling the time, we use at as a conjunction (ketika menyebutkan waktu, kita menggunakan at sebagai kata penghubung) ➢ O’clock is used to tell the exact time (o’clock digunakan untuk menyebutkan jam yang pas (tidak lebih atau kurang) ➢ In telling the time “the minutes” is told first than hour. (Ketika menyebutkan waktu “menit” disebutkan terlebih dahulu kemudian jam)
166 a half a quarterpast o’clock a half past two (2:30) a quarter past two (2:15) a quarter to two (1:45) ten to five (4:50) five to ten (9:50) Notes: A quarter : 15 minutes (A) half : 30 minutes Past : after To : before O’clock : sharp am. : in the morning pm : in the afternoon/evening
167 Counting the things Look at the tables below.
168 Based on the pictures above, you can make noun phrase with: Number + Adjective + Noun. Number Adjective Things One Two red green cherry frogs The following is the pattern of Number + Adjective + Noun. Complete the following chart Subject Has / Have Number + Adjective +Thing/s I have one blue book. You have ten red grapes. We have … They have … She has … He has … It has a white tail. Look at the pictures. There are many things in the park.Everything has colors. Everything has sizes. Some of the things are more than one. ➢ If there is only one thing, you say: There is one small sandpit in the park.
169 ➢ If there are more than one, you say: There are two swings in the park. Based on the pictures above, complete the following chart. There be a/an thing/s place There is a pond in the park. There are flowers in the park.
170 Where is it? On the wall In the classroom Next to the TV Under the table Over there Beside the sofa On the tree At home Behind the table 1. The radio is on the bookshelf. 2. The pictures are on the wall. 3. The lamp is beside the sofa. 4. The books are in the booshelf. 5. Spot is on the sofa. 6. Jenny is behind the table. 7. Queenie is sleeping under the table. 8. Dad is sitting in the airmchair. 9. Susan is next to the TV. 10.Jack is lying on the carpet.
171 Seni Budaya dan Prakarya Oktober - Desember A. Ragam Hias Geometris Ragam hias geometris merupakan ragam hias yang dikembangkandari bentuk-bentuk geometris dan kemudian digayakan sesuai dengan selera dan imajinasi pembuatnya. Gaya ragam hias geometris dapat dijumpai di seluruh daerah di Indonesia, seperti Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Ragam hias geometris dapat dibuat dengan menggabungkan bentuk-bentuk geometris ke dalam satu motif ragam hias. B. Ragam Hias Manusia Bentuk ragam hias ini dirancang berdasarkan objek manusia yang digambar dengan gaya tertentu. Ragam hias manusia atau figur ini biasanya terdapat pada bahan tekstil maupun bahan kayu, yang proses pembuatannya dapat dilakukan dengan cara menggambar.
172 C. Pola-Pola Ragam Hias Pola ragam hias adalah suatu bentuk hasil susunan dari suatu aturan tertentu dalam bentuk atapun komposisi tertentu. Penempatan dari pola ragam hias itu sendiri juga bergantung dari tujuannya masing-masing. Bentuk ragam hias umumnya memiliki pola atau susunan yang diulang-ulang. Pada bentuk ragam hias yang lain, pola yang ditampilkan dapat berupa pola ragam hias yang teratur, terukur, dan memiliki keseimbangan. Pola ragam hias geometris misalnya dapat ditandai dari bentuknya seperti persegi empat, zig-zag, garis silang, segitiga, dan lingkaran. Pola bidang tersebut merupakan pola geometris yang bentuknya teratur. Bentuk lain dari pola geometris adalah dengan mengubah susunan pola ragam hias menjadi pola ragam hias tidak beraturan dan tetap memperhatikan segi keindahan. Pada umumnya, bentuk ragam hias itu mempunyai atau memiliki pola alias susunan yang diulang-ulang. Ragam hias ini sendiri bisa berbentuk pola simetris ataupun asimetris. 1. Pola simetris, adalah apabila pola ragam hias mempunyai bentuk motif yang sama serta diletakkan seimbang antara sisi yang kiri dan sisi kanan. Pola simetri meletakkan fokusnya di tengah. Penempatan demikian memberikan kesan bagian kiri dan bagian akanan sama kuat. Komposisi berpola simetri memberikan kesan formal, beraturan dan statis. 2. Pola asimetris, adalah motif ragam hias yang terbentuk dari komposisi yang tidak berimbang, namun masih terlihat proposi, komposisi, dan kesatuan yang harmoni. Pola asimetri meletakkan fokusnya tidak di tengah-tengah, dan paduan unsur-unsur di bagian kiri tidak sama dengan yang di bagian kanan, tetapi tetap memancarkan keseimbangan. Kompisisi asimetri memberikan kesan keteraturan yang bervariasi dan karenanya tidak formal serta lebih dinamis.
173 3. Pola ragam hias tepi, adalah pola yang bentuknya berupa pengulangan dari bentuk sebelumnya dan digunakan untuk bagian tepi pada bahan tertentu. D. Teknik Menggambar Ragam Hias Gambar ragam hias sangat bervariatif, ada yang diambil dari flora, fauna, manusia, dan bentuk bentuk geometris. bentuk gambar ragam hias, dapat berupa pengulangan maupun sulur-suluran. pada saat kamu ingin menggambar ragam hias, berikut aturan yang harus diperhatikan : 1. Perhatikan pola bentuk ragam hias yang akan digambar. 2. Persiapan alat dan media gambar. 3. Tentukan ukuran pola gambar yang akan dibuat 4. Buat sketsa di salah satu kotak atau bidang yang telah dibuat sebelumnya. 5. Buat bentuk yang sama (bisa dijiplak) pada bidang yang lain. 6. Warna gambar.
174 Seni Musik MENYANYI UNISONO A. Pengertian Menyanyi Unisono Menyanyi satu suara secara berkelompok dalam bentuk unisono adalah memainkan nada dalam satu suara. Istilah unisono berasal dari bahasa Italia, uni adalah satu sedangkan sono adalah suara, sehingga secara singkat unisono dapat diartikan sebagai satu suara. Lagu Unisono terdiri dari rangkaian dari nada-nada yang mewakili keinginan pencipta agar sesuai dengan tema dan makna dari lagu tersebut, misalnya dalam paduan suara yang terdapat jenis suara tenor, sopran, alto dan bas jika pada notasi lagu bertemu dengan tanda unisono maka semua suara melebur menjadi satu atau dinyanyikan secara bersama-sama. Dari pengertian di atas, bernyanyi unisono tidak dapat dilakukan seorang diri, tetapi dilakukan oleh sekumpulan orang dengan satu suara yang membutuhkan kerja sama sehingga suara yang ditimbulkan menjadi harmoni. Jadi, tidak hanya penyanyinya, baik secara individual atau berkelompok harus menyuarakan suara yang sama. Begitu pula dengan ensambelnya atau musik penggiringnya, semua alat musik dimainkan dengan nada yang sama. B. Teknik Menyanyi Unisono Teknik bernyanyi secara unisono adalah teknik bernyanyi dimana dua atau lebih penyanyi menyanyikan lagu yang sama dengan nada yang sama secara bersamaan. Cara menyanyi dengan unisono adalah cara paling sederhana utuk menyanyi bila ada dua atau lebih penyanyi. Mengutip dari jurnal berjudul Inovasi Pembelajaran Bernyanyi Unisono dengan Metode Solatmingkom di SMP Nasima Semarang, Archangela Gilarni J. I. dan Wadiyo (2019), untuk dapat melakukan teknik bernyayi secara unisono dengan baik dan menghasilkan nada yang harmoni, maka setiap individunya perlu memiliki teknik vokal yang baik pula. Teknik bernyanyi unisono memiliki ketentuan sebagai berikut: 1. Bernyanyi dengan menggunakan nada yang sama pada setiap penyanyinya. 2. Dapat disertakan teknik penggunaan nada yang sama dengan oktaf yang berbeda untuk menciptakan kesan harmonis. 3. Harus dilakukan oleh lebih dari satu penyanyi. 4. Teknik vokal kanon juga dapat diaplikasikan pada saat bernyanyi secara unisono. 5. Pemilihan lagu harus disesuaikan apabila menggunakan teknik ini. C. Ciri-Ciri Bernyanyi Unisono Setelah mengetahui pengertian bernyanyi secara unisono beserta teknik vokal yang perlu dikuasai oleh penyanyi dalam paduan suara, maka kita juga perlu
175 mengetahui ciri-ciri dari teknik bernyanyi unisono berikut ini: • Dilakukan setidaknya oleh dua orang atau lebih (berkelompok) • Menggunakan melodi pokok • Menghasilkan satu suara saja • Biasanya digunakan pada saat menyanyikan lagu-lagu daerah atau lagu wajib nasional oleh anggota paduan suara D. Jenis Suara Unisono Jenis suara dalam paduan suara terdapat berbagai jenis suara tenor, sopran, alto, dan bas. Apabila notasi lagu bertemu dengan tanda unisono, yang terjadi yaitu semua suara akan melebur menjadi satu atau dinyanyikan dengan bersama-sama. Lalu apa sebenarnya pengertian dari jenis-jenis suara unisono tersebut? a. Sopran, Sopran ialah penyanyi suara tertinggi dalam klasifikasi vokal di dalam budaya musik klasik barat. Istilah ini berasal dari bahasa latin sopra yang berarti melampaui dan juga bahasa latin supra yang berarti super. Dalam masa kini, istilah sopran hanya digunakan untuk penyanyi wanita yang memiliki jarak suara sopran. b. Alto, Jenis suara alto merupakan jenis suara perempuan dewasa yang rendah. Jenis suara ini hanya bisa menjangkau nada F hingga nada D2. Alto dalam jenis suara perempuan sering juga disebut sebagai contralto. Selain itu, awalnya kata alto diperuntukkan bagi pria yang bernyanyi falsetto. Penyanyi dengan suara ini contohnya Adele. c. Tenor, Jika sopran menjadi suara tertinggi untuk perempuan dewasa, suara tertinggi untuk pria ialah tenor. Jenis suara ini bisa menjangkau nada B hingga G1. Suara tenor sering diklasifikasikan atau dibagi ke jenis dramatic tenor, lyric tenor, dan heroic tenor. Pengklasifikasian ini didasarkan pada ketangkasan suara, warna suara, serta berat suara. Contoh penyanyi yang bisa menjangkau suara ini ialah Freddie Mercury, vokalis Queen. d. Bas, Bass adalah jenis suara pria dewasa. Jangkauan nadanya dari E hingga C1. Pada abad ke-18, suara bass memegang peran struktural yang penting. Saat itu suara bass menjadi fondasi harmoni. Jenis suara bass profundo memiliki suara yang rendah tetapi kaya. Sedangkan basso cantante memiliki suara lebih ringan. Contoh penyanyi yang memiliki suara ini ialah Barry White dan Louis Armstrong. E. Fungsi Bernyanyi Unisono Bernyanyi unisono dengan melodi saja memiliki fungsi, yakni menampilkan suara yang lebih harmonis dan kompak. Sebab, setiap anggota dalam grup harus saling peduli, menjaga suara agar bisa sama.
176 F. Contoh Menyanyi Unisono Contoh Menyanyi Unisono adalah pada paduan suara. Bila semua penyanyi dalam paduan suara memainkan nada sama maka cara menyanyi ini disebut unisono. Bernyanyi unisono biasa ditemui dalam pelaksanaan upacara, seperti saat menyanyikan lagi Indonesia Raya ketika mengiringi bendera merah putih atau pada pembukaan acara resmi.
177 Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Oktober - Desember Pelajaran 2: Aktivitas Pembelajaran Permainan Bola Kecil A. Aktivitas Pembelajaran Permainan Bola Kecil Melalui Permainan Kasti 1. Pengertian permainan kasti Permainan kasti merupakan olahraga permainan beregu yang dimainkan oleh dua regu. Masing-masing regu terdiri dari 12 orang pemain. Permainan ini dimainkan di lapangan berbentuk empat persegi panjang yang dibatasi oleh garis batas dengan lebar 5 cm. Sebagai alat permainan menggunakan bola kasti dan kayu pemukul. Unsur gerak dasar permainan, yaitu melambungkan bola, menangkap bola, melempar bola, berlari, taktik dan strategi, dan peraturan permainan. Keterangan gambar: A = Tempat penjaga belakang B = Ruang pemukul C = Ruang pelambung D = Ruang bebas E = Tempat hinggap pertama F = Tempat hinggap kedua G = Tempat hinggap ketiga 2. Peraturan permainan kasti a. Jumlah pemain Jumlah pemain terdiri atas 12 orang setiap regunya dengan menggunakan nomor 1 sampai dengan 12. Seorang sebagai ketua/ kapten regu. b. Waktu permainan Waktu permainan 2 x 30 menit dibagi menjadi dua babak diselingi
178 waktu istirahat 10 menit. c. Cara mendapatkan angka 1) Setiap pemukul yang berhasil berlari menuju tiang hinggap I, II, dan III lalu kembali ke ruang bebas akan mendapat nilai 1, secara bertahap. 2) Apabila pukulan berhasil dengan baik dan pemukul secara langsungdapat kembali ke ruang bebas, akan mendapat nilai 2. 3) Apabila regu penjaga dapat menangkap bola langsung dengan baik,akan mendapat nilai 1, untuk regu penjaga. d. Penentuan pemenang Penentuan pemenang adalah regu yang mendapat nilai terbanyak sebagairegu pemenang. e. Wasit Setiap pertandingan kasti dipimpin oleh seorang wasit, dibantu oleh tigapenjaga garis, satu orang pencatat nilai, dan pencatat waktu. f. Pergantian tempat Pergantian tempat dapat dilakukan apabila regu pemukul terkena lemparan bola sah, bola ditangkap tiga kali secara berturut-turut oleh regu pemnjaga dan alat pemukul lepas ketika sedang melakukan pukulan yang menurut wasit sangat membahayakan lawan. g. Kesempatan memukul Kesempatan memukul untuk setiap pemukul yaitu satu kali, kecuali pemukul terakhir sebanyak tiga kali giliran memukul, dan dilakukan secaraberurutan dari nomor 1 sampai dengan nomor 12. 3. Aktivitas pembelajaran gerak spesifik permainan kasti Permainan kasti sangat membutuhkan ketangkasan dan kecerdikan, karena hal ini sangat berpengaruh kepada pemain. Permainan ini sangat membutuhkan kerja sama tim dalam setiap pertandingan. Teknis dasar dalam permainan kasti yaitu: a. Melempar bola b. Menangkap bola c. Memukul bola d. Berlari B. Aktivitas Pembelajaran Permainan Bola Kecil Melalui Permainan Bulu tangkis 1. Pengertian dan Asal Usul Permainan Bulu Tangkis Menurut sejarah, permainan bulu tangkis berasal dari permainan yang bernama poona dan berasal dari India. Oleh beberapa perwira tentara Kerajaan Inggris yang menjajah India pada waktu itu, permainan ini dibawa ke Inggris dan dikembangkan di sana. Pada tahun 1873, permainan ini dimainkan di taman istana milik Duke de Beaufort di Badminton Gloucerter Shore, hingga
179 karenanya permainan ini kemudian diberi nama badminton. Badminton atau bulu tangkis kemudian berkembang di banyak Negara dan masuk ke Indonesia dibawa oleh orang-orang Belanda. Karena perkembangannya sangat pesat, maka disirikan organisasiinternasional untuk mengatur kegiatan bulu tangkis internasional dan diberi nama International Badminton Federation (IBF) pada tanggal 5 Juli 1934 yang beranggotakan persatuan-persatuan bulu tangkis dari beberapa Negara.Di Indonesia dibentuk organisasi tingkat nasuonal, yaitu Persatuan Bulu tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) pada tanggal 5 Mei 1951. Kemudian pada tahun 1953, Indonesia menjadi anggota IBF dan dengan demikian berhak untuk mengikuti pertandingan-pertandingan internasional. 2. Perlengkapan dan Lapangan Bermain Bulu Tangkis Perlengkapan yang dibutuhkan dalam permainan bulu tangkis antara lain: a. Raket (pemukul) Raket merupakan alat pemukul yang ringan dan kuat. Beratnya kurang dari 150 gram. Jenis-jenis raket yang dipergunakan dalam bermain bulu tangkis, antara lain berikut ini. 1) Raket yang berat di bagian atas (kepala) 2) Raket yang berat di bagian pegangan (handle) 3) Raket yang seimbang cocok untuk pemain(allround) 4) Bahan raket: a) Terbuat dari kayu seluruhnya b) Terbuat dari kayu dan alumunium c) Terbuat dari alumunium seluruhnya d) Terbuat dari fiberglass e) Terbuat dari arang (carbonex) b. Shuttlecock Kok atau bola bulu tangkis (bahasa Inggris: Shuttlecock) adalah bola yang digunakan dalam olahraga bulu tangkis, terbuat dari rangkaian bulu angsa yang disusun membentuk kerucut terbuka, dengan pangkal berbentuk setengah bola yang terbuat dari gabus. Beratnya antara 73- 85 grains (4,73-5,50 gram) dan harus mempunyai 14-16 helai buluyang ditancapkan ke dalam gabus. Garis tengah atau diameter bagian atas shuttlecock 54-56 mm dan harus diikat dengan benang secara kuat atau bahan lain yang kuat.
180 c. Lapangan Bentuk lapangan dan ukurannya dapat dilihat pada gambar di bawah ini. Lantai lapangan dapat dibuat dari bahan berikut: 1) Lantai tanah atau pasir (umumnya lapangan luar ruangan) 2) Lantai kayu (wooder court) 3) Lantai dengan karpet sintesis (porta court) 4) Lantai semen atau tegel (court) 5) Ketentuan cara pembuatan lapangan 3. Aktivitas Pembelajaran Gerak Spesifik Bermain Bulu Tangkis Aktivitas pembelajaran gerak dasar bermain bulu tangkis adalah berikut ini. a. Aktivitas pembelajaran memegang raket (grip) 1) Pegangan kampak atau pegangan inggris 2) Pegangan geblok kasur atau pegangan Amerika 3) Pegangan gabungan pegangan berjabat tangan 4) Pegangan backhand b. Aktivitas pelajaran gerak spesifik pukulan permainan bulu tangkis Gerakan dasar memukul dalam permainan bulu tangkis terdiri dari: pukulan servis, pukulan lob, pukulan drop shot, pukulan smash, dan pukulan drive. C. Aktivitas Pembelajaran Permainan Bola Kecil Melalui Permainan Tenis Meja 1. Pengertian dan Asal Usul Permainan Tenis Meja Tenis meja merupakan cabang olahraga yang dimainkan di dalamruangan (indoor game) oleh dua pemain atau empat pemain. Caramemainkannya dengan menggunakan bet yang dilapisi karet untuk memukul bola celluloid melewati jaring di atas meja yang dikaitkan pada dua tiang jarring. Permainan tenis meja atau lebih dikenal dengan istilah lain, yaitu ping pong. Tenis meja dibuat di Inggris sekitar abad ke-19, di mana dimainkan oleh orang kelas atas sebagai permainan indoor setelah makan malam. Tenismeja mempunyai beberapa nama, salah satunya "whiff whaff", dan disarankan
181 bahwa permainannya pertama kali dikembangkan oleh tentara Inggris di India atau Afrika Selatan, di mana mereka membawanya kembali keInggris. Sebaris buku disusun ditengah meja sebagai net, di mana dua bukunya berfungsi untuk memukul bola golf. Nama "ping-pong" digunakan hampir semua negara sebelum perusahaan Inggris J. Jaques & Son Ltd menjadikannya merek dagang pada tahun 1901. Nama "ping-pong" kemudian lebih digunakan untuk permainan yang dimainkan peralatan Jaques, dengan perusahaan lain menyebutnya tenismeja. Situasi yang sama terjadi juga di Amerika Serikat, di mana Jaques menjual hak nama "ping-pong" kepada Parker Brothers. Parker Brothers lalu menjadikannya merek dagang tahun 1920-an, membuat organisasi lainnya mengubah nama menjadi "tenis meja" dibanding menggunakan nama yang lebih umum, namun dengan merek dagang. Inovasi besar berikutnya dilakukan oleh James W.Gibb, pencinta tenis meja, yang menemukan bola seluloid dalam perjalanan menuju AS tahun 1901 dan menurutnya cocok untuk permainan. Ini diikuti E.C. Goode yang, pada tahun yang sama, menciptakan versi modern dari raket dengan memasang selembar karet yang diberi bintik, ke kayu yang sudah diasah. Tenis meja mulai terkenal pada tahun 1901 disebabkan turnamen yang dibuat, buku yang menuliskan tentang tenis meja, dan kejuaraan dunia tidak resmi pada tahun 1902. Pada awal 1900an, permainan ini dilarang di Russia karena penguasa pada masa itu percaya bahwa memainkan tenis meja memiliki efek yang buruk pada penglihatan pemain. Tahun 1921, Asosiasi Tenis Meja (TTA) dibuat di Inggris, dan diikuti Federasi Tenis Meja Internasional (ITTF) pada tahun 1926. London menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia resmi pertama tahun 1926. Tahun 1933, Asosiasi Tenis Meja Amerika Serikat, sekarang disebut, Tenis Meja Amerika, dibentuk. Tahun 1930, Edgar Snow berkomentar di Red Star Over China bahwa pihak Komunis di Perang Saudara China mempunyai "hasrat untuk Tenis Meja asal Inggris" yang menurutnya "ganjil". Tahun 1950an, raket yang menggunakan lembaran karet digabung dengan lapaisan spons di dasarnya mengubah permainan secara dramatis, meningkatkan kecepatan dan perputaran bola. Ini diperkenalkan perusahaan alat olahraga Inggris S.W. Hancock Ltd. Penggunaan lem cepat dapat meningkatkan kecepatan dan perputaran lebih jauh, yang menghasilkan perubahan peralatan untuk "menurunkan kecepatan permainannya". Tenis meja diperkenalkan sebagai cabang Olimpiade pada tahun 1988. 2. Perlengkapan dan Lapangan Permainan Tenis Meja a. Raket/bet Permainan Tenis meja
182 1) Ukuran berat, bentuk raket, tidak ditentukan, tetapi daun raket harus datar dan kaku. 2) Ketebalan daun raket, minimal 85% harus terbuat dari kayu alam;dapat dilapisi dengan bahan perekat yang berserat seperti fiber karbonatau fiber glass atau dari bahan kertas yang dipadatkan, bahantersebut tidak lebih dari 7,5% dari total ketebalan 0,35 mm, adalah merupakan bagian yang sangat sedikit/tipis. 3) Sisi daun raket yang digunakan untuk memukul bola, harus ditutupi oleh karet berbintik biasa, atau karet berbintik yang menonjol keluar; namun memiliki ketebalan termasuk lapisan lem perekat tidak lebih dari 2 mm, atau karet datar (bukan berbintik ke luar) dengan karet berbintik ke dalam harus memiliki ketebalan tidak melebihi dari 4 mm termasuk lem perekat. b. Lapangan Permainan Tenis meja Lapangan Tenis Meja Perlu anda ketahui bahwa Lapangan Tenis Meja ini berbentuk persegi panjang, dan menggunakan meja sebagai sarananya, nah dari beberapa bagian penting lapangan ping pong ini ada beberapa bagian yang perlu anda ketahui yaitu dari lebar lapangan, panjang lapangan, tinggi meja, dan tebal garis sisi /line, maka dari itu untuk menerapkan pembuatan Lapangan Tenis Meja yang baik setidaknya memenuhi Ukuran Lapangan Standar Nasional Maupuk Internasional, untuk lebih jelas berikut rinciannya : Ukuran Lapangan Tenis Meja 1. Lebar : 152.5 cm 2. Panjang : 274 cm 3. Tinggi Meja : 76 cm 4. Tebal garis sisi = 2 cm 5. Luas = 4,1785 meter persegi
183 Ukuran Net Tenis Meja 1. Panjang Net = 183 cm 2. Lebar / Tinggi Net = 15,25 cm 3. Jarak Meja Ke Tiang = 15,25 cm 4. Luas Net = 0,279075 meter persegi 3. Aktivitas pembelajaran bermain tenis meja Pada dasarnya gerak spesifik permainan tenis meja dapat dibagi menjadi empat,yaitu: (1) Gerak memegang bet (grip) (2) Gerak siap sedia (stance) (3) Gerakan kaki (footwork) (4) Gerakan pukulan (strike) Pelajaran 3 : Aktivitas Pembelajaran Atletik A. Pengertian dan Asal-Usul Atletik Atletik berasal dari bahasa Yunani, yaitu “athlon atau athlum” artinya pertandingan, perlombaan, pergulatan, atau perjuangan. Orang yang melakukannya dinamakan “athleta” (atlet). Atletik adalah salah satu cabang olahraga yang dipertandingan/ diperlombakan yang meliputi nomor jalan, lari, lompat, dan lempar. Istilah “athletic” dalam bahasa Inggris dan atletik dalam bahasa Jerman mempunyai pengertian yang luas meliputi berbagai cabang olahraga yang bersifat perlombaan atau pertandingan, termasuk renang, bolabasket, tenis, sepakbola, senam dan lain-lain. Menurut sejarah, bangsa Yunani yang pertama kali menyelenggarakan perlombaan atletik. Hal ini dapat dibaca dari karya pujangga Yunani Purba bernama Homerus. Atletik itu sendiri berasal dari bahasa Yunani “Athlos”, artinya lomba. pada waktu itu cabang olahraga atletik dikenal dengan pentahlon atau panca lomba dan decathlon atau dasa lomba. B. Aktivitas Pembelajaran Atletik Jalan Cepat 1. Sejarah jalan cepat Pada olahraga jalan cepat, tidak diperkenankan langkah melayangatau membuat lompatan. Menurut aturannya, kaki pejalan cepat harus tetapdi atas tanah dan sekurang-kurangnya satu kaki harus selalu menginjak tanah. Jalan cepat adalah suatu nomor atletik yang harus dilakukan dengan segala kesungguhan. Jalan cepat diadakan pada tahun 1867 di London. Pada tahun 1912, jalan cepat 10 km diselenggarakan pada lintasan
184 sebagai salah satu nomor Olimpiade. Tahun 1976 tercantum nomor jalan cepat 20 km, yang sejak 1956 dipertandingkan dalam Olimpiade. Tetapi, pada Olimpiade tahun 1980 di Mokswa, jalan cepat 50 km dicantumkan lagi dalam nomor perlombaan. Pada tahun-tahun terakhir ini, perlombaan jalan cepat mulai banyak penggemarnya dan dibicarakan. Dalam Olimpiade modern, perlombaan jalan cepat 20 km dan 50 km telah lama menjadi nomor yang selalu diperlombakan. Di Indonesia, perlombaan jalan cepat sebagai nomor yang diperlombakan pada kejuaraan nasional atletik tahun 1978. Jarak yang diperlombakan ialah untuk wanita: 5 km dan 10 km, dan untuk pria: 10 km dan 20 km. 2. Perbedaan jalan cepat dan lari Secara teknis jalan dan lari tidak ada perbedaan yang berarti. Baik jalan maupun lari adalah gerakan memindahkan badan ke muka denganlangkahlangkah kaki. Perbedaan jalan cepat dan lari yaitu gerakan jalan cepat selalu ada kaki yang berhubungan/ kontak dengan tanah. Artinya, setiap saat salah satu kaki selalu terjadi kontak/ menginjak tanah. Lari. Pada gerakan lari, ada saat melayang, pada waktu melangkah. Artinya, pada saat tertentu kedua kaki lepas atau tidak menyetuh menginjak/ tanah. 3. Aktivitas pembelajaran jalan cepat Jalan cepat adalah gerak maju langkah kaki yang dilakukan sedemikian rupa sehingga kontak dengan tanah tetap terpelihara dan tidak terputus. Selama saat setiap langkah, kaki yang bergerak maju pejalan kaki harus berhubunganmenyentuh tanah sebelum kaki belakang meninggalkan tanah. Kaki penyangga harus diluruskan tidak bengkok di lutut untuk sekurangkurangnya sesaat dalam posisi tegakvertikal. Di dalam perlombaan jalan cepat, hal yang penting diperhatikan oleh setiap pejalan cepat adalah melakukan gerak langkah maju dengan salah satu kaki selalu tetap kontak dengan tanah. Artinya, setiap akan melangkahkan kaki, salah satu kaki harus selalu tetap berhubungan atau menempel pada tanah. Akan tetapi, mengingatdalam pelaksanaan perlombaan jalan cepat itu diawali dengan adanya pemberangkatan start dan diakhiri dengan melewati garis inish, teknik jalan cepat ini dapat dibagi ke dalam tiga bagian, yaitu: teknik start, teknik jalan cepat, dan teknik melewati garis inish. Tanpa penguasaan ketiga teknik tersebut, peserta didik tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal dalam perlombaan jalan cepat. Sekarang peserta didik diminta membaca berbagai macam teknik jalan cepat dengan cermat, kemudian berlatihlah bersama- sama teman-temanmu untuk mempraktikkannya. Selanjutnya, perserta didik ditugaskan mendiskusikan bagaimana cara melakukan jalan cepat yang baik dan benar. Peserta didik harus yakin bahwa peserta didik bisa melakukannya,dengan catatan peserta didik serius dan sepenuh hati melakukannya. Adapunteknik jalan cepat akan diuraikan secara lengkap sebagai berikut.
185 a. Start Start perlombaan jalan cepat dilakukan dengan start berdiri. Karena start pada jalan cepat ini kurang berpengaruh terhadap hasil perlombaan, tidak ada teknik khusus yang harus dipelajari atau dilatih. Sikap start pada umumnya adalah sebagai berikut. Pada aba-aba “bersedia”, atlet menepatkankaki kiri di belakang garis start, kaki kanan di belakang kaki kiri, badan agak condong ke depan, tangan bergantung kendor. Pada “bunyi pistol” atau aba- aba “Ya”, segera langkahkan kaki kanan ke muka, dan terus jalan. b. Teknik Jalan Cepat 1) Langkah Dimulai dengan gerakan mengangkat paha kaki ayun ke muka, lutut terlipat, tungkai badan bergantung ke muka. Karena ayunan paha ke muka tungkai bawah ikut terayun ke muka, lutut menjadi lurus, kemudian menapak ke tumit terlebih dahulu menyentuh tanah; bersamaan dengan ayunan kaki tersebut kaki tumpu, menolak dengan mengangkat tumit selanjutnya ujung kaki tumpu lepas dari tanah berganti menjadi kaki ayun. 2) Kecondongan Badan Sedikit ke Depan dengan Ayunan Lengan Siku dilipat lebih kurang 90 derajat, ayunan lengan arahnya lebih masuk, gerakan lengan seirama dengan langkah kaki. Peserta didik diminta mengamati danmerasakan koordinasi gerakan dan ayunan lengan, lalu temukan pola yang paling sesuai buat mereka. c. Finish Tidak ada teknik khusus untuk inish ini. Umumnya jalan terus hingga melewati garis inish, baru dikendorkan keceppatan jalannya setelah melewati jarak lima meter. Untuk memperoleh langkah-langkah yang tidak sampai terangkat sehingga melayang, maka pemindahan berat badan dari satu kaki ke kaki lain harus nampak jelas pada gerak panggul. 4. Hal-hal yang Perlu Dihindari dan Diutamakan dalam Jalan Cepat a. Hal-hal yang perlu dihindari dalam jalan cepat 1) Kehilangan hubungan/ kontak dengan tanah (terlepas dari permukaan tanah da nada saat melayang). 2) Kecondongan badan terlalu ke depan atau tertinggal di belakang. 3) Menarik atau menurunkan titik pusat gravitasi badan. 4) Mendorong titik gravitasi menurut jalur yang zig-zag. 5) Langkah terlalu pendek. b. Hal-hal yang perlu diutamakan dalam jalan cepat 1) Pelihara lutut tetap lurus pada saat/ fase menumpu. 2) Perkuatlah otot-otot belakang/ punggung dan otot-otot daerah perut.
186 3) Cegahlah badan dan lengan diangkat terlalu tinggi. 4) Gerakkan kaki pada/ di atas garis lurus. 5) Lakukan daya dorong yang penuh, gunakan gerak lengan yang mudahdan gerakan yang baik dari pinggang. C. Aktivitas Pembelajaran Atletik Lari Jarak Pendek Salah satu cabang dalam atletik adalah lari jarak pendek. Lari jarak pendekadalah berlari dengan kecepatan penuh sepanjang jarak yang harus ditempuh, atau sampai jarak yang telah ditentukan. Pelarinya bisa juga disebut dengan sprinter. Beberapa nomor yang dilombakan dalam lari jarak pendek antara lain Putra : 100 m, 200 m, 400 m, sedangkan nomor Putri : 100 m, 200 m, 400 m. Di Indonesia, atletik dipertandingkan pertama kali pada PON ke-1 di Solo tahun 1948. Atletik meliputi jalan, lari, lompat, dan lempar. Dari beberapa cabang olahraga lari, lompat, dan lempat ini masih dipecahkan lagi dalam beberapa kategori nomor. Misalnya, dalam cabang olahraga lari dibagai menjadi 3 nomor, yaitu nomor lari jarang pendek, lari jarak menengah, dan lari jarak jauh dan sebagainya. Biasanya, cabang atletik ini dilakukan di sebuah lapangan yang disebut track and fields atau lintasan dan lapangan. Untuk menjadi seorang sprinter atau pelari jarak pendek yang handal diperlukan penguasaan teknik start dan teknik lari yang benar, latihan start dan latihan teknik lari lakukan secara sistematis dan terprogram. Adapun teknik start dan teknik lari jarak pendek adalah sebagai berikut: 1. Prinsip Dasar Lari Jarak Pendek Secara umum teknik lari jarak pendek memiliki karakteristik sikap badan condong ke depan.Tujuannya untuk memperkecil hambatan udara yang datang adari arah depan, sehingga langkahnya akan lebih efektif. Langkah kaki harus lebih panjang. Pada awal kaki lepas dari balok start atau setelah aba-aba "Ya" pelari harus melangkahkan kaki sepanjang mungkin. Tujuannya agar mendapatkan awalan dengan tolakan kaki yang maksimal. Selanjutnya agar keseimbangan tubuh tetap terjaga, maka langkah kaki harussudah mulai diperpendek namun dengan frekuensi gerak yang tetap cepat. Saat kaki mendarat ke tanah harus selalu pada ujung telapak kaki dengan posisi lutut agak dibengkokan sedikit agar lentur saat akan membuat langkah berikutnya.Saat berlari ayunan lengan harus cepat dan terkoordinasi dengan gerak kaki. Jari-jari tangan dikepalkan atau di buka rapat ( terserah ) yang penting rileks. Saat kaki kiri melangkah ke depan maka tangan kiri harus berada di belakang. Demikian sebaliknya saat kaki kanan melangkah ke depan, maka tangan kanan harus berada di belakang. Demikian seterusnya. Secara lebih terperinci teknik lari jarak pendek adalah sebagai berikut. a. Prinsip dasar gerakan kaki kaki melangkah selebar dan secepat mungkin, kaki belakang saat menolak dari tanah harus tertendang lurus, dengan
187 cepat lutut ditekuk secara wajar agar paha mudah terayun ke depan. Pendaratan kaki pada tanah menggunakan ujung telapak kaki dengan lutut agak menekuk. b. Prinsip dasar gerakan ayunan lengan : lengan diayun ke depan atas sebatas hidung, sikut ditekuk kurang lebih membentuk sudut 90°. c. Prinsip dasar badan : saat lari rileks dengan kepala segaris punggung, pandangan ke depan, badan condong ke depan. 2. Prinsip Dasar Start Jongkok Start dalam berlari adalah suatu persiapan awal seorang pelari akan melakukan gerakan berlari. Untuk nomor jarak pendek start yang dipakai adalah start gaya jongkok (Crouch Start). Dalam Atletik khususnya cabanglari kita jumpai teknik dalam permulaan lari (Start). Permulaan Lari (Start) Menggunakan alat yaitu Start Block yang dapat disesuaikan ukurannya berdasarkan kaki pelari a. Aba-aba Bersedia posisi jongkok dengan lutut kaki belakang menempel pada tanah/ lintasan (track), kedua lengan dengan telunjuk dan ibu jari siap menyangga berat badan dengan posisi kedua lengan selebar bahu. b. Aba-aba Siap (Set) : lutut yang menempel pada tanah/lintasan (Track) diangkat bersamaan lutut kaki depan, posisi pinggul leblh tinggi dari bahu dankepala agak menunduk rileks. c. Aba-aba “Ya” (Go/bunyi tembakan pistol) : dorongkan kaki depan pada start block, kaki belakang digerakan ke depan dalam keadaan lutut tertekuk (lutut diangkat ke depan atas). D. Aktivitas Pembelajaran Atletik Melalui Lompat Jauh Untuk memperoleh suatu hasil yang optimal dalam lompat jauh, selain pelompat tersebut harus memiliki kekuatan, daya ledak, kecepatan, ketepatan, kelentukan,dan koordinasi gerakan, juga harus memahami dan menguasai gerak dasar untuk melakukan gerakan lompat jauh. Tahapan-tahapan dalam melakukan lompat jauh ada empat tahap, yaitu 1. Awalan/ancang-ancang, 2. Tolakan/tumpuan, 3. Sikap badan di udara, dan Sikap mendarat
188 Teknik Informasi dan Komunikasi Oktober - Desember TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) diciptakan tak lain untuk memberikan kemudahan dan memecahkan segala problematika kehidupan seharihari manusia. Saat ini, telah banyak inovasi yang memudahkan menyelesaikan masalah-masalah yang ditemukan. Sebut saja sebuah alat komunikasi yang dulunya masih menggunakan Kantor POS yang bisa memakan waktu behari-hari bahkan berbulan bulan, maka kini telah ditemukan Telepon Seluler atau Email yang bisa memberikan kemudahan dalam komunikasi secara real time. Teknik Informasi dan Komunikasi di era sekarang telah dimanfaatkan hampir di semua bidang kehidupan dan memberikan dampak yang positif. Dalam kehidupan sehari-hari, teknologi informasi dan komunikasi tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Keberadaannya di masyarakat tidak kalah penting dengan kebutuhan-kebutuhan pokok yang lainnya. Pada dasarnya, teknologi informasi dan komunikasi berperan penting dalam memudahkan manusia untuk dapat saling berhubungan dengan cepat, mudah dan terjangkau. Dengan kata lain, teknologi informasi dan komunikasi dapat mempermudah dan mempertinggi kualitas hidup manusia. Berikut beberapa peranan TIK dalam kehidupan sehari-hari yaitu dalam: 1. Bidang Pendidikan (e-education) Dengan adanya TIK dan perkembangannya dalam bidang pendidikan, sudah dimungkinkan untuk diadakan belajar jarak jauh (e-learning) menggunakan media internet untuk menghubungkan antara peserta didik dengan pendidiknya, melihat nilai peserta didik secara online, melihat jadwal pelajaran, mengirimkan berkas tugas yang diberikan pendidik dan sebagainya. Dengan media internet sangat dimungkinkan untuk melakukan interaksi antara pendidik dan peserta didik baik dalam bentuk real time (waktu nyata) atau tidak. Dengan cara ini interaksi pendidik dan peserta didik di kelas dapat digantikan walaupun tidak secara utuh. 2. Bidang Pemerintahan (e-government) Berbicara tentang pemerintahan, tentunya kita beranggapan bahwa akan sangat sulit untuk bisa mengetahui kondisi pemerintahan dengan berbagai alas an, padahal kita tidak perlu susah-susah untuk mencari informasi tersebut karena semua sudah siap dan jelas dalam situs pemerintahan. E-government adalah penggunaan teknologi informasi yang dapat meningkatkan hubungan antara pemerintah dan pihak-pihak lain. Manfaat egovernment yang dapat dirasakan antara lain adalah pelayanan yang sudah lebih baik kepada masyarakat, informasi akurat yang dapat diakses selama 24 jam,
189 informasi dapat dicari dari rumah tanpa harus datang ke kantor pemerintahan, seperti pembuatan e-ktp ataupun surat-surat lainnya. 3. Bidang Keuangan dan Perbankan (e-banking) Untuk menunjang keberhasilan operasional sebuah lembaga keuangan seperti bank, sudah pasti diperlukan sistem informasi handal yang dapat diakses dengan mudah oleh nasabahnya. Pada akhirnya lembaga akan bergantung pada teknologi informasi. Sebagai contoh, seorang nasabah dapat mengecek saldo dan mentransfer uang ke rekening yang lain tanpa harus ke kantor bank. Bahkan sekarang dengan bantuan internet, seseorang dengan mudah dapat melakukan cek saldo dan mentransfer melalui smartphone dengan hitungan menit. 4. Bidang Perniagaan dan Perdagangan (e-commerce) Electronic Commerce (e-commerce) atau perdagangan secara elektronik adalah perdagangan yang dilakukan dengan memanfaatan jaringan telekomunikasi terutama Internet. Internet memungkinkan penjual dan pembeli yang berada pada jarak yang jauh dapat saling berkomunikasi dengan biaya yang murah. Hal ini kemudian dimanfaatkan untuk melakukan transaksi perdagangan. Perdagangan secara elektronik memberikan keuntungan baik untuk penjual maupun pembeli. Saat ini, hampir semua perdagangan tidak harus secara langsung face to face antara penjual dan pembeli tetapi dapat dilakukan secara online. Ada banyak bentuk perdagangan secara elektonik yang dilakukan, antara lain adalah internet banking, toko online dan sebagainya. 5. Bidang Transportasi Semua kegiatan bidang transportasi tidak lepas dari penggunaan teknologi informasi dan komunikasi. Pada transportasi darat, sistem komputer digunakan untuk membantu mengarahkan rambu lalu lintas dan jalur kereta api. Pada transportasi laut digunakan sebagai navigasi kapal dan perahu sehingga lebih cepat. Sedangkan pada transportasi udara, sistem komputer dapat mengatur kendali pesawat, menentukan posisi pesawat, menghitung ketinggian, mengatur kecepatan dan mendeteksi keadaan cuaca yang dapat membahayakan pesawat ketika terbang. Dengan bantuan internet kita dapat dengan mudah untuk memesan tiket, baik tiket pesawat, kapal, bus dan kereta api. Kita tidak perlu lagi datang kelokasi dan mengantri untuk mendapatkan nomor tempat duduk (tiket).
190 DAMPAK NEGATIF DARI PENGGUNAAN TIK Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) tidak hanya memiliki dampak positif tetapi juga ada dampak negatif dalam penerapannya. TIK bagaimakan dua sisi mata uang. Satu sisi membawa peranan yang positif dan satu sisi lain memberikan dampak negatif yang perlu dicermati dan diatasi. TIK turut memunculkan sejumlah dampak negatif yang merugikan. Berikut beberapa hal ini dapat menjadi efek negatif dari kemajuan TIK: A. Pelanggaran Hak Cipta Sebagian orang yang tidak bertanggung jawab ternyata menyalahgunakan kemajuan TIK dengan pelanggaran hak cipta. Pelanggaran ini meliputi pembajakan software, penggandaan tanpa seizin pembuat karya hingga pemakaian aplikasi atau data tanpa seizin pembuat. Pelanggaran hak cipta sudah pasti merugikan produsen dan merugikan konsumen saat mereka mendapatkan produk yang kualitasnya tidak setara dengan produk asli. B. Kejahatan Siber (Cyber Crime) Kejahatan ini dilakukan secara online dengan memanfaatkan teknologi atau jaringan komputer. Contoh kejahatannya seperti pembajakan kartu kredit, penipuan online dan sebagainya. Kejahatan siber dapat terjadi lintas negara, memberikan kerugian besar dan sering sulit dibuktikan secara hukum. C. Maraknya Pornografi dan Perjudian Pornografi dan perjudian sangat marak di dunia online dan menjadi sisi negatif dari TIK meski sebagian negara lain melegalkan pornografi dan perjudian terkait aturan-aturan tertentu. Perkembangan TIK memudahkan penyebarkan dan mengakses pornografi dan perjudian sehingga banyak generasi muda yang terkontaminasi dengan hal-hal negatif tersebut. D. Keamanan Data TIK bekerja dengan menghimpun sejumlah besar data dan menyimpan dalam satu tempat. Ini bisa berupa informasi pribadi ataupun organisasi. Jika ceroboh, informasi bisa jatuh ke tangan orang yang tidak bertanggung jawab dan digunakan untuk hal-hal yang tidak baik. Oleh sebab itu, keamanan data menjadi isu penting dalam dunia TIK. E. Mengurangi Sosialisasi Kehidupan sosial TIK turut mengatur cara bersosialisasi dan berkomunikasi seseorang. Semenjak berkembangnya TIK, seseorang lebih sering bersosialisasi melalui perangkat digital daripada melalui kehidupan nyata. Hal ini menyebabkan
191 kualitas hubungan menjadi lebih renggang karena lebih sibuk dengan perangkat masing-masing. MENGHIDUPKAN KOMPUTER SESUAI PROSEDUR Menghidupkan dan mematikan komputer tidak seperti menghidupkan radio atau televisi yang hanya menekan tombol power dan langsung bisa digunakan. Ada langkah-langkah yang harus diperhatikan saat akan menghidupkan komputer. Berikut langkah-langkah dalam menghidupkan komputer: 1. Pastikan kabel-kabel sudah terpasang dengan benar 2. Hidupkan stalvot atau stabilizer voltage jika ada 3. Hidupkan monitor dengan menekan tombol power pada monitor 4. Hidupkan CPU dengan menekan tombol power pada CPU 5. Tunggulah hingga proses booting selesai sampai muncul layar desktop 6. Komputer sudah siap digunakan LATIHAN MANDIRI 1. Berikan contoh peruban teknologi komunikasi! 2. Jelaskan cara menghidupkan komputer sesuai dengan prosedur! 3. Jelaskan peran TIK dalam kehidupan manusia! 4. Sebutkan 2 dampak positif dan negatif dari TIK! 5. Apa pendapatmu tentang kemajuan TIK?
192 Bahasa Arab Oktober - Desember َّ الباب الثالث : ة ِسي َ ر ْ د َ ات الم َ و َ د َ الأ Kompetensi Dasar Menerapkan kaidah tentang bentuk, makna dan fungsi teks sederhana yang berkaitan dengan tema: واتَ ِسَّية دَ َم ْد َر األَ ال) Alat-alat sekolah)
193
194
195
196 ة َّ ِسي َ ر ْ د َ ات الم َ و َ د َ الأ ل ص ْ َ ِب الف ال َ ا ط َ ن َ ق أ ْ و ُ ار َ ف ِ يْ م ِس ْ إ ة. َّ ي ِ ب ْ و ُ ن َ ج الج ْ ان ِ رَ ج ْ ان َ ا ت َ و ُ ار ة سَ َ ز ْ لو َّ ة ال َّ اِمي َ ل ة الِإس ْ سَ َ ر ْ د َ ِي الم ِع ف اب السَّ . ة َ ح سَ ْ وِِم ٌّ ص َ ِمق م سَ ِمرْ م َ ل َ ب ق ا َ ر. فيها ِكت ضَ ْ خ َ ا أ َ ه ُ ن ْ و َ ة ل َ ر ْ ي ِ ب َ ِهَيك ِ يْ ت َ ب ْ ِقي َ ِذِه ح َ ه ا َ ه ْ ِجْي.ِفي سَ ْ ف َ ن َ ا ب َ ه ُ ن ْ و َ ة ل َ د ْ و ُ ع س ْ َ م ة َ ب ْ ِقي َ ح َ ب و . ا َ ِكت َ و ة رَ َ ط س ِمس ْ ا َ ط ِقرْ ر ْ ِحب م سَ ِمرْ م َ ل َ ق ى َ ن ْ ع َ ة الم َ ِم ل َ الك بْو َرة tulis Papan َسُّ َم ْكتَ ب Meja ي Kursi ُكْر ِس َسا َعة Jam ِ ر ُس ُغ ْرفَةُ Guru Kantor ُمدَ ال ِعْنِد ْي mempunyai Saya ى َ ن ْ ع َ ة الم َ ِم ل َ الك َحِقْيَبة Tas م Pulpen قَلَ ِمْر َس م Pensil ص Gunting ِمقَ ِمْم َس َحة Penghapus Siswa (Lakilaki) َطاِل ب
197
198 ب 1. ا َ كتِ .2 ة َ ب ْ ِقي َ ح ي رِسٌّ ْ .3 ُ ك .4 ة َ ر ْ و ُّ ب َ س .5 ة َ اع َ س ب 6. َ ت ْ ك َ م التدريبات على المفردات المفردات
Jln. Palapa Raya, Serua, Kee. Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten 15414 Telepon : (021) 74636002 Email : [email protected] Facebook : SEKOLAH ISLAM TERPADU AL-LAUZAH