The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by esmiloenak, 2023-07-24 02:58:57

Materi Ajar 8 SMT 1 2023-2024

Materi Ajar 8 SMT 1 2023-2024

SMPIT AL-LAUZAH SMPIT AL-LAUZAH SEMESTER I JULI - DESEMBER 2022 KELAS 8 SEMESTER I JULI - DESEMBER 2022 KELAS 8 MATERI AJAR 8


1 Daftar Isi Juli – September Daftar Isi .......................................................................................................................1 Spider Web...................................................................................................................2 Webing Tema...............................................................................................................3 Panduan Isi Materi Tema .............................................................................................4 Webbing Lesson Plan ..................................................................................................9 Target Pengajaran Al-Qur’an Metode Bittajwid .......................................................10 Pendidikan Agama Islam (PAI) ..................................................................................11 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) ..............................................19 Bahasa Indonesia.......................................................................................................28 Matematika.................................................................................................................36 Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)....................................................................................44 Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)..................................................................................60 Bahasa Inggris ...........................................................................................................67 Seni Budaya dan Prakarya (SBDP)...........................................................................73 Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK)............................................79 Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)................................................................83 Bahasa Arab...............................................................................................................93 Oktober – Desember Webing Tema...........................................................................................................101 Panduan Isi Materi Tema .........................................................................................102 Webbing Lesson Plan ..............................................................................................109 Target Pengajaran Al-Qur’an Metode Bittajwid .....................................................110 Pendidikan Agama Islam (PAI) ................................................................................111 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) ............................................124 Bahasa Indonesia.....................................................................................................132 Matematika...............................................................................................................139 Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)..................................................................................148 Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)................................................................................165 Bahasa Inggris .........................................................................................................178 Seni Budaya dan Prakarya (SBDP).........................................................................184 Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK)..........................................190 Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)..............................................................195 Bahasa Arab.............................................................................................................211


2 Spider Web Kelas VIII Adab


3 Webing Tema Kelas VIII Juli-September 2023 Kajian Q.S Al-Hujurat : 2 Allah ArRahiim Kisah Syekh Abdul Qadir Jaelani Adab Terhadap Guru Adab Terhadap Guru di kelas Adab Terhadap Guru di sekolah Adab Terhadap Guru di sekolah Hal-hal yang tidak boleh dilakukan murid kepada gurunya Q.S Al-Hujurat : 2 Alhamdulillah, Allah ArRahiim Yang Maha Pengasih telah menghadirkan seorang guru yang senantiasa memberikan ilmu, kasih sayang, dan pendidikan kepadaku.


4 Panduan Isi Materi Tema bulan Juli-September SMPIT Al-Lauzah Tahun Pelajaran 2023/2024 Jl. Palapa, Parung Beunying, Serua. Ciputat Tangerang Selatan Semester : Ganjil Kelas : VIII Tema : Alhamdulillah, Allah Ar-Rahiim Yang Maha Pengasih telah menghadirkan seorang guru yang senantiasa memberikan ilmu, kasih sayang, dan pendidikanku. A. Al-Qur’an ْو َق َصْو ِت النَّبِ يِ َو ََل تَ ْج َهُروا لَهُ ْصَواتَ ُكْم فَ َ َمنُوا ََل تَ ْرفَعُوا أ ِذي َن آ َّ َها ال ُّ ي َ يَا أ ْم ََل تَ ْشعُ ُرو َن ْنتُ َ َوأ ُكْم ُ ْع َمال َ َط أ ْن تَ ْحبَ َ ْو ِل َك َج ْهِر بَ ْع ِض ُكْم ِلبَ ْع ٍض أ قَ ْ بِال Artinya: Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu meninggikan suaramu melebihi suara Nabi, dan janganlah kamu berkata kepadanya dengan suara yang keras, sebagaimana kerasnya suara sebagian kamu terhadap sebagian yang lain, supaya tidak hapus (pahala) amalanmu, sedangkan kamu tidak menyadari. (AlHujurat:2) B. Hadits Nabi َويَ ِف ِلعَاِل ِمنَا َرنَا َويُ ِج َّل َكبِي َرنَا ْم يَ ْر َح ْم َص ِغي َم ْن لَ َس ِمنَّا ْي لَ Artinya: “Bukanlah termasuk golongan kami, orang yang tidak menghormati orang yang tua, tidak menyayangi yang muda, dan tidak mengerti hak ulama kami (guruguru).” (HR. Al-Bazzar 2718, Ahmad 5/323, lafadz milik Al-Bazzar. Dishahihkan oleh al-Albani dalam Shohih Targhib 1/117) C. Asmaul Husna Ar-Rahiim (bahasa Arab: مُ يْح ِر َّلَا (artinya Yang Memiliki Mutlak sifat Penyayang. Perbedaan antara sifat Ar Rahman (Maha Pengasih) dengan Ar Rahiim (Maha Penyayang) adalah sifat Ar Rahman (Maha Pengasih) meliputi seluruh makhluk Allah baik yang beriman mau pun yang kafir. Allah memberikan alam semesta ini seperti air, udara, bumi dan sebagainya ke semua makhluknya tanpa pandang bulu. Ada pun sifat Ar Rahiim (Maha Penyayang) itu adalah khusus bagi hambahamba Allah yang beriman. Hamba Allah yang saleh:


5 "Sungguh Allah lebih penyayang terhadap hamba-hamba-Nya daripada seorang ibu terhadap anak bayinya" (HR Bukhari dan Muslim) "Dan Dia Yang Memiliki Sifat Penyayang kepada orang-orang yang beriman." (QS Al Ahzab 33:43) D. Kisah Kisah Syekh Abdul Qadir Jaelani Ada seorang yang busuk hatinya ingin memfitnah Syekh Abdul Qadir. Lalu ia berupaya mencari jalan untuk memfitnahnya. Lalu, ia membuat lubang di dinding rumah Syekh Abdul Qadir dan mengintipnya. Kebetulan ketika ia mengintip Syekh Abdul Qadir, ia melihat Syekh Abdul Qadir sedang makan dengan muridnya. Syekh Abdul Qadir suka makan ayam. Setiap kali ia makan ayam dan makanan yang lain, ia akan makan separuh saja. Lebihnya makanan tersebut akan diberi kepada muridnya. Maka orang tadi pergi kepada bapak dari murid Syekh Abdul Qadir tadi. “Bapak punya anak yg belajar sama Syekh Abdul Qadir? “Ya, benar,” jawab Bapak anak itu. “Bapak tahu tidak, kalau anak Bapak diperlakukan oleh Syekh Abdul Qadir Jailani seperti seorang hamba sahaya dan kucing saja? Syekh Abdul Qadir hanya memberi lebihan sisa makanan pada anak Bapak saat makan.” Maka si bapak tadi langsung emosi dan tidak puas hatinya. Ia lalu beranjak ke rumah Syekh Abdul Qadir dengan muka penuh amarah. “Wahai tuan syekh, saya menitipkan anak saya kepada tuan Syekh bukan untuk jadi pembantu atau dilakukan seperti kucing. Saya hantar kepada tuan syekh, supaya anak saya jadi alim ulama,”katanya lantang. Syekh Abdul Qadir lalu menjawab. “Kalau begitu ambillah anakmu,” ungkapnya ringan. Maka si bapak tadi mengambil anaknya untuk pulang. Ketika keluar dari rumah syekh menuju jalan pulang, bapak tadi bertanya pada anaknya beberapa hal mengenai ilmu hukum syariat. Ternyata semua soalannya dijawab dengan betul. Maka bapak tadi berubah fikiran lalu berfikir untuk kembalikan anaknya kepada tuan Syekh Abdul Qadir. Ia lalu berbalik arah kembali ke rumah Syekh Abdul Qadir. “Wahai tuan Syekh, mohon maaf atas perlakuan saya, mohon terimalah anak saya kembali untuk belajar dengan tuan.” pintanya memelas. “Tuan, didiklah anak saya ternyata anak saya bukan seorang pembantu dan juga diperlakukan seperti kucing, Saya melihat ilmu anak saya sangat luar biasa bila bersamamu,” lanjutnya. Namun, Syekh Abdul Qadir menolak.


6 “Maaf, bukan aku tidak mau menerimanya kembali, tetapi Allah sudah menutup pintu hatinya untuk menerima ilmu dari saya. Allah sudah menutup futuhnya untuk mendapat keberkahan ilmu disebabkan seorang ayah yang tidak beradab kepada guru anak Bapak.” Begitulah adab dalam menuntut ilmu. Anak, ibu, ayah dan siapa pun perlu menjaga adab kepada guru. Betapa pentingnya adab dalam kehidupan seharian kita. Kata ulama, “Satu perasangka buruk saja kepada gurumu maka Allah haramkan seluruh keberkahan yang ada pada gurumu kepadamu.” E. Adab Terhadap Guru Seorang pelajar adalah adab murid terhadap gurunya. Murid harus menganggap guru sebagai pengajar dan pendidik. Tak hanya sebagai sosok yang mengajarkan ilmu, tetapi juga pembimbing budi pekerti. Menghormati guru tidak berbeda dengan memuliakannya. Ini dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW dalam hadits berikut: “Rasulullah SAW, bersabda: ‘Muliakanlah orang-orang yang memberikan pelajaran kepadamu’.” (HR. Abu Hasan Mawardi) Buku Adab Murid Terhadap Guru oleh Syafri M. Noor, dijelaskan bahwa agama Islam telah menetapkan adab dan cara menghormati guru sebagai berikut: - Memberi salam lebih dulu ketika bertemu dengan guru. - Memperhatikan nasihat-nasihat yang baik. - Mematuhi perintahnya selama tidak bertentangan dengan Islam. - Menjauhi larangannya selama tidak bertentangan dengan Islam. - Tidak boleh mengada-ada pertanyaan yang akibatnya merugikan diri sendiri. - Berbicara dengan baik dan menunjukkan sikap merendahkan diri. - Dalam majelis pertemuan hendaklah mendahulukan guru untuk menempati tempatnya dan memberikan kesempatan lebih dulu. - Mengerjakan tugas yang diberikannya dengan baik. - Tidak memperolok-olok atau meremehkan. 1. Adab murid terhadap guru di dalam kelas Murid dan guru ibarat anak dan orang tua di sekolah, murid membutukan kehadiran guru sebagai orang yang memiliki pengetahuan lebih dan mampu mengajarkannya kepada murid. Komunikasi dan interaksi antara murid dan guru harus terjalin dengan adab sebagai rasa hormat yang tinggi terhadap guru. Bentuk penghormatan baik secara lisan maupun tindakan harus selalu diterapkan dan menjadi kewajiban setiap murid, lalu bagaimana adab murid terhadap guru di dalam kelas berikut adab-adab yang harus diperhatikan oleh setiap murid. a. Menyelesaikan tugas dengan tepat waktu b. Menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya dengan mengerjakan tugas dengan baik dan tepat waktu sebagai bentuk menghormati guru ketika memberikan amanah berupa tugas


7 c. Memperhatikan guru sedang mengajar d. Selalu memperhatikan guru ketika menjelaskan pelajaran yang disampaikan adalah bentuk menghormati guru e. Bersikap lembut f. Mencium tangan g. Izin ketika hendak meninggalkan pelajaran h. Tidak menyela pembicaraan i. Mengucapkan izin bertanya, jika hendak menanyakan sesuatu 2. Adab murid terhadap guru di sekolah Guru merupakan seorang pendidik, pembimbing, pengajar dalam proses kegiatan belajar mengajar. Namun guru juga melakukan lebih dari itu demi memberikan yang terbaik kepada peserta didiknya, Untuk itu sebagai murid yang baik tentunya harus menghormati guru salah satunya dengan menjaga adab terhadap guru di sekolah adapun adab murid di sekolah diantaranya adalah: a. Taat kepada guru dan mendahulukan 5S b. Memberi salam c. Memberikan perhatian d. Tidak mencari kekurangan e. Tidak menjelekan f. Mendoakan g. Mengambil teladan h. Tidak memotong perkataan i. Lemah lembut j. Meminta izin k. Rendah hati l. Duduk yang baik m.Jangan mudah marah dan berburuk sangka n. Meminta maaf dan berterima kasih 3. Adab murid terhadap guru di luar sekolah Adab murid bukan hanya di kelas dan di sekolah saja di luar sekolah pun ada adab yang harus diperhatikan oleh peserta didik sebagai cara menghormati jasa yang telah diberikan selama berada di sekolah. Adapun adab yang perlu diperhatikan oleh peserta didik di luar sekolah diantaranya: a. Memberi salam saat berjumpa ditempat umum b. Tidak memalingkan wajahnya atau menjauhi guru tersebut c. Mencium tangan ketika bertemu d. Bersikap lemah lembut kepada guru 4. Hal-hal yang tidak boleh dilakukan murid terhadap gurunya a. Memotong pembicaraan guru b. Mengolok-olok guru


8 c. Berani terhadap gurunya d. Mengatakan ucapan yang tidak baik e. Melanggar perintah guru f. Tidak mengerjakan tugas yang diperintahkan guru g. Berlaku tidak sopan


9 Webbing Lesson Plan Juli-September 2023 Level /Kelas : VIII (Delapan) Tema : Alhamdulillah, Allah Ar-Rahiim Yang Maha Pengasih telah menghadirkan seorang guru yang senantiasa memberikan ilmu, kasih sayang, dan pendidikanku. Subtema : Adab Terhadap Guru Goal tema : 1. Siswa mengetahui dan percaya bahwa Allah Maha Penyayang (Ar-Rahiim). 2. Siswa mengetahui adab terhadap guru. 3. Siswa mampu bersikap memuliakan seorang guru. 4. Siswa mampu mengetahui hal-hal yang tidak boleh dilakukan pada seorang guru. 5. Siswa mampu menyayangi dan mengasihi seorang guru. - Menerapkan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi transaksional lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait kemampuan dan kemauan, melakukan suatu tindakan, sesuai dengan konteks penggunaannya. (Perhatikan unsur kebahasaan can, will) - Memahami teks sederhana yang berkaitan dengan tema: الساعة meminta informasi terkait waktu dengan memperhatikan susunan العدد الترتيبي gramatikal Physical health: - Dapat memenuhi kebutuhan tubuh Fine Motor: - Menggambar model dengan berbagai bahan dan teknik berdasarkan pengamatan - Mendiskusikan gaya dan gerak berdasarkan Hukum Newton dengan pemahaman sendiri, melakukan penelitian dan percobaan yang bekerja dengan prinsip Hukum Newton dan pemecahan permasalahan sederhana yang terkait dengan kehidupan sehari hari termasuk sistem gerak pada manusia. - Mendeskripsikan konsep usaha dan merumuskan secara matematis persamaan usaha dan energi tersebut, memahami konsep energi potensial dan energi kinetik serta sumber energi dalam fotosintesis - Membuat generalisasi dari pola pada barisan bilangan dan barisan konfigurasi objek - Menjelaskan kedudukan titik dalam bidang koordinat Kartesius yang dihubungkan dengan masalah kontekstual Gross Motor: - Mempraktikkan variasi gerak spesifikjalan, lari, lompat, dan lempar dalam berbagai permainan sederhana dan atau tradisional - Berkomunikasi dengan sopan dan santun kepada guru - melatih siswa untuk berpikir kritis, percaya diri teliti dan kerja keras Kosa kata : - Relasi - Kartesius - Gaya - Gerak - Usaha - Energi - Poster - Slogan - Eksplanasi - Attention - Complimenting - Opinion - Information - Pandangan Hidup Konsep : - Pola Bilangan - Relasi dan Fungsi - Usaha dan Energi - Pesawat Sederhana Surat: - Q.S Yasiin 17 - 50 Doa : - Doa meminta Kesehatan dan keselamatan Hadits : - Perintah Salat Asmaul Husna - Allah Ar-Rahiim Kegiatan Pendukung : - Kegiatan Awal Masuk - PHBI Muharram - Open Mind - Upacara HUT RI - ACP - Program Kelas - ANBK - PHBI Maulid Nabi - Menyaji hasil telaah nilai-nilai pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa dalam kehidupan sehari- hari - Memahami perubahan keruangan dan interaksi antarruang di Indonesia dan negara-negara ASEANyang diakibatkan oleh faktor alam dan manusia (teknologi, ekonomi, pemanfaatan lahan, politik) Alhamdulillah, Allah Ar-Rahiim Yang Maha Pengasih telah menghadirkan seorang guru yang senantiasa memberikan ilmu, kasih sayang, dan pendidikanku.


10 Target Pengajaran Al-Qur’an Metode Bittajwid Do’a dan Hadits Tahun Pelajaran 2023/2024 Kelas 8 Semester 1 Bulan Juli-September Tahsin – Tahfidz Surah Yasin ayat 17-50 Do’a Meminta kesehatan dan keselamatan دْنيَا ِن وال ُّ َمةَ فِى الِدي ال َّدائِ ُمعَافَةَ َوال َو َو العَافِيَةَ ْف َك العَ ُ ِنَّا نَ ْسئَل ُهَّم إ ّٰ َواأل ِخ َر الل ةِ Artinya : ‘’Ya Allah, kami mohon kepada-Mu ampunan dan afiah (kesehatan) kesejahteraan (keselamatan) selamanya dalam agama, dunia, dan akhirat’’. Hadits Perintah shalat ِى َصل ُ ْي أ ُمْونِ ْيتُ َ َرأ ْوا َكَما ُّ َصل )رواه بخر ي( Artinya : “Shalatlah kamu sekalian seperti kamu melihat aku melakukan shalat” (HR. Bukhori.


11 Pendidikan Agama Islam (PAI) Juli – September 2023 IMAN KEPADA KITAB-KITAB ALLAH A. Pengertian Iman kepada Kitab-Kitab Allah Menurut bahasa, iman adalah percaya atau membenarkan. Menurut istilah, iman adalah kepercayaan yang diyakini kebenarannya dalam hati, diucapkan dengan lisan, dan diamalkan dengan perbuatan. Jadi, iman kepada Allah swt. artinya percaya dan meyakini bahwa Allah mempunyai kitab yang telah diturunkan kepada para rasul agar menjadi pedoman bagi umatnya. Hukum beriman kepada kitab-kitab Allah adalah fardu ’ain. Orang yang tidak mempercayai adanya kitab-kitab Allah dinamakan kafir, sebagaimana firman Allah swt. dalam Surah Al-Baqarah ayat 213 berikut ini: Artinya: ”Manusia itu adalah umat yang satu (setelah timbul perselisihan), maka Allah mengutus para nabi, sebagai pemberi kabar gembira pemberi peringatan, dan Allah menurunkan bersama mereka kitab dengan benar, untuk memberi keputusan diantara manusia tentang perkara yang mereka selisihkan. Tidaklah berselisih tentang kitab itu, melainkan orang datang kepada mereka keteranganketerangan yang nyatakarena dengki antara mereka sendiri. Maka Allah memberi petunjuk orang-orang yangberiman kepada kebenaran tentang hal yang mereka perselisihkan itu dengan kehendak-Nya. Dan Allah selalu memberi petunjuk orang-orang yang dikehendakiNya kepada jalan lurus.” (Q.S. al-Baqarah/2: 213) 1. Nama Kitab-Kitab Allah a. Kitab Taurat: Kitab Taurat diturunkan kepada Nabi Musa as. Kitab ini diperuntukkan sebagai pedoman dan petunjuk hidup bagi kaum Bani Israil. b. Kitab Zabur: Kitab Zabur diturunkan Allah swt kepada Nabi Daud as. untuk kaum Yahudi. Firman Allah swt. c. Kitab Injil: Kitab Injil diturunkan oleh Allah swt. kepada Nabi Isa as. Hanya untuk kaum Nasrani. d. Kitab al-Qur’an: Kitab Al Qur’an merupakan kitab yang diturunkan Allah swt. kepada nabi dan rasul yang terakhir yaitu Nabi Muhammad saw. Kitab suci Al Qur’an diturunkan Allah swt. sebagai penyempurna dan membenarkan kitabkitab sebelumnya. 2. Mencintai Al-Quran sebagai Kitab Allah a. Senantiasa meluangkan waktu untuk membaca dan mem-pelajarinya. b. Memperlakukan Al-Qur’an dengan hormat, baik saat membawanya, meletakkannya, maupun menyimpannya. c. Mendengarkan bacaan Al-Qur’an dengan penuh hikmat. d. Menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman utama dalam menjalani hidup. e. Bersegera mengamalkan perintah dan menjauhi larangan yang ada dalam Al-


12 Qur’an. Latihan 1. Fungsi iman kepada Allah swt. adalah untuk menentukan manusia ke jalan? 2. Siapakah para Rasul yang menerima suhuf? 3. Kitab Allah diturunkan kepada malaikat-Nya agar manusia dapat? 4. Kitab apakah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw melalui Malaikat Jibril? 5. Di kota manakah Al Qur’an pertama kali diturunkan? 6. Jelaskan perbedaan kitab dan suhuf! 7. Apa yang dimaksud dengan iman kepada kitab Allah? Jelaskan! 8. Mengapa Al Qur’an terjaga keasliannya? Jelaskan! 9. Sebutkan fungsi iman kepada kitab-kitab Allah! SUJUD SYAHWI, SUJUD TILAWAH, DAN SUJUD SYUKUR


13 Yuk kita baca pantun di bawah ini! Kita sudah sudah sepatutnya mensyukuriatasnikmatyangAllahSwtberikan. Kita dilahirkan dengan bentuk yang sempurna. Kita diberi-Nya sepasang mata, sepasang telinga, mulut dan seterusnya. Mata kita, apakah sudah digunakan untuk melihat hal yang baik? Atau mungkin sebaliknya, ia digunakan untuk melihat perbuatan maksiat. Mulut kita, apakah sudah digunakan untuk berbicara kebaikan? Sudahkah kalian mensyukuri segala nikmat yang diberikan olehNya? Ungkapan rasa syukur dapat dilakukan dengan berbagai cara, kapan dan di mana saja. Ungkapan rasa syukur dapat ditampilkan setiap selesai makan, salat, tidur, dan sebagainya. Rasa syukur dapat diungkapkan pula ketika di sekolah, di jalan, di rumah, dan di manapun berada. Cara mengungkapkan rasa syukur juga bermacam-macam, seperti dengan mengucapkan alhamdulillāh, melakukan sujud syukur, memberi sedekah, dan memperbanyak ibadah. Kalian ingin menjadi orang yang pandai bersyukur? Allah Swt telah memberikan berbagai nikmat dan kelebihan. Orang yang bersyukur tidak akan menjadi sombong. Manusia tetap menjadi hamba-Nya, sehebat apapun kelebihan yang dimilikinya. Di hadapan-Nya, kita harus bersujud dan tunduk. Saat salat kita melakukan sujud sebagai bentuk ketundukkan kepada-Nya. Dalam Islam, kita dianjurkan pula untuk sujud sahwi, syukur, dan tilawah. Dengan sujud, hati kita akan damai dan tenang. Perintah agama untuk Sujud Syukur, Syahwi dan Tilawah. Sujud menggambarkan penghambaan dan kepasrahan diri kepada Allah Swt. Manusia bersujud hanya kepada-Nya. Pada sesama manusia, kita diperintahkan untuk saling menghormati. Kaki, lutut, telapak tangan, dan dahi menempel semuanya di atas alas. Hal ini menunjukkan kepatuhan, ketundukan, dan kepasrahan kepada-Nya. Setiap shalat memiliki aktivitas sujud, kecuali salat jenazah. Pada setiap shalat fardhu, kita melakukan sujud sebanyak 34 kali setiap hari. Semakin banyak shalat sunnah yang dilakukan, semakin banyak jumlah sujud yang dilakukan. Pada pembahasan ini, akan diuraikan beberapa macam sujud yang dapat dilakukan selain sujud dalam salat. Sujud tersebut adalah sujud syukur, sahwi, dan tilawah. Membuat baju bermotif batik Sambil duduk berkaca mata Janganlah kamu berbuat musyrik Tetap sujud pada Allah semata


14 A. Sujud Syukur 1. Pengertian Sujud Syukur Syukur artinya berterima kasih kepada Allah Swt. Sujud syukur ialah sujud yang dilakukan ketika seseorang memperoleh kenikmatan dari Allah atau telah terhindar dari bahaya. Untuk mengungkapkan syukur seringnya kita hanya dengan mengucapkan kata “alhamdulillah”. Ternyata, di samping dengan menguncapkan hamdalah, kita juga diajarkan cara lain untuk mengungkapkan rasa syukur tersebut.Cara lain yang dimaksud adalah dengan sujud syukur. 2. Dasar Hukum Sujud Syukur Adapun hukum melakukan sujud syukur adalah sunnah sebagaimana hadis Rasulullah berikut : Artinya :“Dari Abu Bakrah, “Sesungguhnya apabila datang kepada Nabi saw. Sesuatu yang menggembirakan atau kabar suka, beliau langsung sujud bersyukur kepada Allah.” (H.R. Abu Dawud dan Tirmizi). 3. Sebab-sebab Melakukan Sujud Syukur Sebab-sebab melaksanakan sujud syukur adalah: 1) Mendapatkan nikmat dari Allah Swt. 2) Terhindar dari bahaya (kesusahan yang besar) 4. Tata Cara Melakukan Sujud Syukur Tata cara sujud syukur cukup mudah untuk dipraktikkan dan dilaksanakan. Adapuntata caranya adalah sebagai berikut: 1) Menghadap kiblat 2) Niat untuk sujud syukur 3) Sujud seperti sujud dalam Shalat dengan membaca do’a sebagai berikut: Artinya: “Mahasuci Allah dan segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, Allah Mahabesar, dan tiada kekuatan serta daya upaya kecuali atas ijin Allah Yang Mahatinggi dan Mahaagung.” 4) Duduk kembali 5) Salam B. Sujud Syahwi 1. Pengertian Sujud Syahwi Sujud syahwi adalah sujud yang dilakukan karena lupa atau ragu-ragu di


15 dalam Shalat. Sujudnya dua kali dan dilakukan setelah membaca tahiyat akhir sebelum salam. 2. Dasar Hukum Sujud Syahwi Adapun hukum melakukan sujud syahwi adalah sunnah sebagaimana hadis Rasulullah saw. sebagai berikut: Artinya: Dari Abu Sa’id Al Khudri, Nabi saw bersabda, “Apabila salah seorang di antara kamu ragu dalam Shalat, apakah ia sudah mengerjakan tiga atau empat rakaat, maka hendaklah dihilangkan keraguan itu, dan diteruskan Shalatnya menurutyang diyakini, kemudian hendaklah sujud dua kali sebelum salam.” (HR. Ahmad dan Muslim) 3. Sebab-sebab Sujud Syahwi Sebab-sebab orang yang Shalat melakukan sujud sahwi adalah: 1) Lupa meninggalkan salah satu rukun Shalat seperti lupa melakukan rukuk, iktidal,atau sujud. 2) Lupa atau ragu jumlah rakaat. 3) Lupa membaca do’a qunut (bagi yang membiasakan qunut). 4) Lupa melakukan tasyahud awal. 5) Kelebihan atau kekurangan dalam jumlah rakaat. Dalam kasus rakaat kurang, apabila pada saat Shalat ada yang mengingatkan bahwa rakaat Shalat kita kurang, maka harus segera berdiri, takbir, dan melengkapi jumlah rakaatnya baru kemudian melakukan sujud sahwi. 4. Tata Cara Sujud Syahwi Cara melakukan sujud syahwi sebagai berikut: Sujud sahwi dilaksanakan sebelum salam apabila orang yang sedang Shalat lupa akan bilangan Shalat yang sedang dikerjakan atau lupa tidak melakukan tahiyatawal dan kita baru ingat sebelum dia salam. 1) Setelah selesai membaca tahiyat akhir, langsung sujud lagi dengan membaca: Artinya: “Maha Suci Allah yang tidak tidur dan lupa”. 2) Bangun dari sujud disertai dengan mengucapkan takbir,


16 3) Kemudian duduk sebentar lalu takbir dan dilanjutkan sujud lagi dengan doa yang sama dengan sujud pertama. Duduk kembali dan diakhiri dengan salam. C. Sujud Tilawah 1. Pengertian Sujud Tilawah Sujud tilawah adalah sujud yang dilakukan karena membaca ayat-ayat sajdah dalam al-Qur’ān ketika Shalat maupun di luar Shalat, baik pada saat membaca/ menghafal sendiri atau pada saat mendengarkannya. Sujud tilawah dilakukan karena membaca atau mendengar ayat-ayat sajdah baik di dalam maupun di luar salat. Adapun ayat-ayat sajdah yang ada di dalam Al-Qur’an berjumlah 15 yaitu: Q.S. al-A’rāf/7: 206, Q.S. ar- Ra’d/13:15,Q.S. anNaḥl/16:49,Q.S.Al-Isra’/17:109,Q.S. al-Hajj/22:18,Q.S. Maryam/19:58,Q.S.alHajj/22:77,Q.S.al-Furqān/25:60,Q.S. an-Naml/27:25 Q.S. as-Sajdah/32: 15, Q.S. Ṣad/38: 24, Q.S. Fussilat/41: 38, Q.S. an-Najm/53: 62, Q.S. al-Insyiqaq/84: 21, dan Q.S. al-‘Alaq/96 ayat 19. 2. Dasar Hukum Sujud Tilawah Hukum melaksanakan sujud tilawah adalah sunnah, sebagaimana hadis Rasulullah saw. berikut ini: Artinya: “Dari Ibnu Umar, sesungguhnya Nabi saw. pernah membaca alQur’ān di depan kami. Ketika bacaannya sampai pada ayat sajdah, beliau takbir, lalusujud, maka kami sujud bersama-sama beliau.” (HR. Tirmidzi) 3. Sebab-sebab Sujud Tilawah Sujud tilawah dilakukan karena pada saat membaca atau mendengarkan bacaan al-Qur’ān menemukan ayat-ayat sajdah baik pada saat Shalat maupun di luar Shalat. 4. Syarat Sujud Tilawah Di dalam melaksanakan sujud tilawah harus memenuhi syarat sebagai berikut: a) Suci dari hadas dan najis b) Menghadap kiblat c) Menutup aurat.


17 5. Rukun Sujud Tilawah Adapun rukun sujud tilawah adalah: a) Niat b) Takbiratul ihram c) Sujud satu kali dengan diawali bacaan takbir d) Duduk setelah sujud dengan tuma’ninah tanpa membaca tasyahud e) Salam 6. Tata Cara Sujud Tilawah Tata cara sujud tilawah ada dua macam, yaitu: • Sujud tilawah yang dilakukan di luar Shalat. Adapun cara yang melakukan sujud tilawah di luar Shalat sebagai berikut: 1) Berdiri menghadap kiblat 2) Berniat melakukan sujud tilawah 3) Takbiratul ihram 4) Sujud satu kali Pada saat sujud membaca do’a sebagai berikut: Artinya: “aku bersujud kepada Tuhan yang menjadikan diriku, Tuhan yangmembukakan pendengaran dan penglihatan dengan kekuasaan- Nya.” 5) Duduk sejenak 6) Salam • Sujud tilawah yang dilakukan di dalam Shalat. Adapun cara melakukan sujud tilawah di dalam Shalat sebagai berikut: Pada saat kita sedang berdiri dalam Shalat membaca ayat sajdah atau imam membaca ayat sajdah, kita langsung melakukan sujud satu kali dengan membaca do’a sujud tilawah. Setelah selesai melakukan sujud tilawah tersebut kita langsung berdiri lagi dan melanjutkan Shalat kembali. Syarat pelaksanaan sujud tilawah sebagai berikut: 1) Suci dari hadas dan najis. 2) Menghadap kiblat. 3) Menutup aurat. Adapun rukun sujud tilawah yaitu niat, takbiratul ihram, sujud satu kali dengan diawali bacaan takbir, duduk setelah sujud dengan tumakninah tanpa membaca tasyahud, dan salam.


18 Hikmah Sujud Syukur, Syahwi, dan Tilawah Kalian tentu sudah memahami sujud syukur, syahwi, dan tilawah. Kalian dapat mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari. Ketiga sujud ini mengajarkan sesuatu yang berharga untuk mewujudkan kebaikan diri dan dalam kehidupan bermasyarakat. Pelajaran berharga yang dapat dipetik dari ketiga sujud tersebut antara lain: a) Manusia tidak boleh sombong dan angkuh walaupun punya kelebihan. b) Memahami bahwa setiap orang pasti pernah berbuat salah. Apabila seseorang mengakui kesalahan dan minta maaf, maka kita hendaknya memberi maaf. c) Lebih menghayati bacaan dan lebih memaknai Al-Qur’an. d) Mendekatkan diri kepada Allah SWT e) Mensyukuri nikmat yang telah diberikan oleh AllahSwt. f) Memperoleh kepuasan batin berkaitan dengan anugerah yang diterima dari Allah Swt. Kesimpulan 1. Memperoleh tambahan nikmat dari Allah Swt. dan selamat dari siksa-Nya. Sujud syukur artinya berterima kasih kepada Allah Swt. Sujud syukur ialah sujud yang dilakukan ketika seseorang memperoleh kenikmatan dari Allah atau telah terhindar dari bahaya. 2. Sujud tilawah artinya sujud yang dilakukan karena membaca ayat-ayat sajdah dalam Al-Qur’an ketika salat maupun di luar salat, baik pada saat membaca/ menghafal sendiri atau pada saatmendengarkannya. 3. Sujud sahwi artinya sujud yang dilakukan karena lupa atau ragu-ragu dalam salat. Sujud ini dilakukan dua kali setelah membaca tasyahud akhir sebelum salam. 4. Hikmah sujud syukur menjadikan kita sebagai makhluk yang senantiasa ingat dan bersyukur kepada Allah Swt. 5. Hikmah sujud tilawah menambah kecintaan kepada Al-Qur’an dan menjadikan kita mampu menghayati dan memahami keagungan dan kemuliaan Al-Qur’an. 6. Hikmah sujud sahwi menguatkan kesadaran atas diri bahwa manusia adalah makhluk yang tidak sempurna sehingga tidak luput dari kesalahan. Selalu menanamkan sikap rendah hati, menjauhkan diri dari perilaku sombong dan takabur sedini mungkin dalam kehidupan sehari-hari agar menjadi insan yang pandai bersyukur.


19 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Juli – September 2023 BAB I MEMAHAMI KEDUDUKAN DAN FUNGSI PANCASILA 1.1 Arti Kedudukan dan Fungsi Pancasila Sejarah tentang penyusunan dan penetapan Dasar Negara Pancasila telah kalian pelajari di kelas VII. Untuk mendalami pemahaman kalian tentang Pancasila, cobalah ceritakan kembali secara singkat tentang proses perumusan dan penetapan Pancasila. Kemudian amatilah wacana berikut.


20 Tugas Mandiri Apa informasi yang kalian peroleh saat membaca wacana tersebut? Sampaikan pendapat kalian tentang infomasi tersebut. Kalian pasti ingin tahu lebih banyak informasi• tentang Pancasila. Kembangkan terus keingintahuan kalian. Coba kalian rumuskan pertanyaan yangingin kalian ketahui dari Gambar 1.1 dan wacana tersebut. Seperti apa fungsi dan peran Pancasila? Diskusikan dengan kelompok kalian untuk mengembangkan sebanyak mungkin informasi yang kalian inginketahui tentang Pancasila. Baiklah sekarang, tulislah pertanyaan kalian dalam tabel di bawah ini. Tabel 1.1 Daftar Pertanyaan No. Pertanyaan 1. 2. 3. 4. 5. Istilah Pancasila dalam kehidupan kenegaraan dikenalkan pertama kali oleh Ir. Soekarno dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) tanggal 1 Juni 1945. Menurut Ir. Soekarno, Pancasila adalah isi jiwa bangsa Indonesia yang turun-temurun sekian abad lamanya terpendam bisu oleh kebudayaan Barat. Dengan demikian, Pancasila tidak saja falsafah negara, tetapi lebih luas lagi, yaitu falsafah bangsa Indonesia. Muhammad Yamin menjelaskan bahwa Pancasila berasal dari kata panca yang berarti lima dan sila yang berarti sendi, atas, dasar atau peraturan tingkah laku yang penting dan baik. Dengan demikian, Pancasila merupakan lima dasar yang berisi pedoman atau aturan tentang tingkah laku yang penting dan baik. Pancasila sejak tanggal 18 Agustus 1945 ditetapkan sebagai dasar negara sebagaimana tertuang dalam alinea keempat Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Secara umum fungsi dan peranan Pancasila menurut Tap MPR No. III/MPR/2000 tentang Sumber Hukum Nasional dan Tata Urutan Perundangan dinyatakan bahwa Pancasila berfungsi sebagai dasar negara. Hal ini mengandung maksud bahwa Pancasila digunakan sebagai dasar untuk mengatur penyelenggaraan ketatanegaraan negara, yang meliputi bidang idiologi, politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan. Fungsi dan peranan Pancasila sebelumnya telah kita kenal sebagai:


21 1) Pancasila sebagai Jiwa Bangsa Indonesia Pancasila sebagai jiwa bangsa berfungsi agar Indonesia tetap hidup dalam Jiwa Pancasila. Dalam hal ini, Pancasila menjadi jiwa Bangsa Indonesia. Pancasila sendiri telah ada sejak Bangsa Indonesia lahir, yaitu sejak Proklamasi Kemerdekaan. 2) Pancasila sebagai Kepribadian Bangsa Indonesia Pancasila sebagai pribadi bangsa Indonesia memiliki fungsi, yaitu sebagai hal yang memberikan corak khas bangsa Indonesia dan menjadi pembeda yang membedakan bangsa kita dengan bangsa yang lain. 3) Pancasila sebagai Sumber dari Segala Sumber Hukum Pancasila sebagai sumber hukum berfungsi sebagai sumber hukum yang mengatur segala hukum yang berlaku di Indonesia. Setiap hukum tidak boleh bertentangan dengan Pancasila. 4) Pancasila sebagai Perjanjian Luhur Pancasila sebagai perjanjian luhur berfungsi dan disepakati melalui sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia tanggal 18 Agustus 1945. Walaupun disahkannya Pancasila hanya oleh sebuah Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia, tetapi PPKI sebenarnya adalah suatu badan yang mewakili suara rakyat. Jadi, Pancasila merupakan hasil perjanjian bersama rakyat. 5) Pancasila sebagai Cita-Cita dan Tujuan Bangsa Indonesia Pancasila sebagai cita-cita bangsa memiliki fungsi, yaitu untuk menciptakan masyarakat yang adil dan makmur. 6) Pancasila sebagai Satu-Satunya Asas dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Pancasila sebagai satu-satunya asas adalah sebagai konsekuensi ditetapkannya Pancasila oleh bangsa Indonesia sebagai dasar negara dan juga merupakan perwujudan melaksanakan Pancasila secara murni dan konsekuen. 7) Pancasila sebagai Moral Pembangunan Pancasila dijadikan kerangka, acuan, tolok ukur, parameter, arah, dan tujuan dari pembangunan bangsa.


22 Tugas Mandiri Setelah kalian memahami arti dan fungsi Pancasila bagi bangsa Indonesia, lakukanlah hal-hal berikut ini untuk mengetahui pemahaman kalian. 1. Buatlah resume tentang Arti Kedudukan dan Fungsi Pancasila! 2. Jawablah pertanyaan berikut ini: a) Apa arti Pancasila bagi bangsa Indonesia? b) Apa fungsi Pancasila bagi bangsa Indonesia? c) Siapakah the Founding Fathers yang merumuskan Pancasila? d) Seperti apakah fungsi Pancasila bagi kehidupan bernegara? B. Makna Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup 1. Pancasila sebagai Dasar Negara Dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik IndonesiaTahun 1945 alinea keempat terdapat rumusan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia. Pancasila disebut juga sebagai dasar falsafah negara ( philosofische Grondslag) dan ideologi negara (staatidee). Dalam hal ini, Pancasila berfungsi sebagai dasar mengatur penyelenggaraan pemerintahan negara. Pengertian Pancasila sebagai dasar negara dinyatakan secara jelas dalam Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang berbunyi ”...maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu undang-undang dasar Negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan negara Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada...” Rumusan Pancasila yang terdapat dalam alinea keempat Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 secara yuridis-konstitusional sah, berlaku, dan mengikat seluruh lembaga negara, lembaga masyarakat, dan setiap warga negara, tanpa kecuali. Rumusan lengkap sila dalam Pancasila telah dimuat dalam Instruksi Presiden RI Nomor 12 Tahun 1968 tanggal 13 April 1968 tentang Tata Urutan dan Rumusan dalam Penulisan/Pembacaan/Pengucapan Sila-Sila Pancasila, sebagaimanatercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Peneguhan Pancasila sebagai dasar negara sebagaimana terdapatpada Pem• bukaan, juga dimuat dalam Ketetapan MPR Nomor XVIII/MPR/1998 tentang Pencabutan Ketetapan MPR Nomor II/MPR/1978 tentang Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (Ekaprasetya Pancakarsa) dan Penetapan tentang Penegasan Pancasila sebagai Dasar Negara. Status ketetapan MPR tersebut saat ini sudah masuk dalam kategori Ketetapan MPR yang tidak perlu dilakukan tindakan hukum lebih lanjut, baik karena bersifat einmalig (sekali), telah dicabut, maupun telah selesai dilaksanakan.


23 Lebih lanjut, dijelaskan Pancasila sebagai dasar negara menurut Notonegoro seperti dikutip oleh Darji Darmodihardjo, SH (1995: 8)dinyatakan bahwa ”di antara unsur-unsur pokok kaidah negara yang fundamental, asas kerohanian Pancasila adalah mempunyai kedudukanistimewa dalam hidup kenegaraan dan hukum bangsa Indonesia. Norma hukum yang pokok disebut pokok kaidah fundamental dari negara itu dalamhukum mempunyai hakikat dan kedudukan yang tetap, kuat dan tak berubah bagi negara yang dibentuk, dengan perkataan lain dengan jalan hukum tidak dapat diubah”. Dari pernyataan di atas, dapat disimpulkan bahwa fungsi dankedudukan Pancasila adalah sebagai kaidah negara yang fundamental ataudengan kata lain sebagai dasar negara. Tugas Mandiri Setelah kalian mencari informasi dengan membaca wacana materi di atas dan sumber belajar lain tentang hakikat negara, tulislah apa yang sudah kalian ketahui ke dalam tabel berikut. Tabel 1.2 Pancasila sebagai Dasar Negara No. Aspek Informasi Uraian 1 Pengertian Dasar Negara 2 Kedudukan Pancasila sebagai Dasar Negara 3 Manfaat Dasar Negara 4 Akibat Tidak Memiliki Dasar Negara 5 ……………………………………………


24 1. Pancasila Sebagai Pandangan Hidup Tugas Mandiri Kita semua pastilah memiliki cita-cita yang ingin diwujudkan. Bagi sebuah organisasi seperti sekolah, cita-cita tersebut disebut visi dan misi. Visi dan misi sekolah merupakan cita dan tujuan yang ingin dicapai oleh seluruh warga sekolah, yaitu kepala sekolah, guru, siswa, dan tenaga kependidikan. Selanjutnya, catat dan kaji dalam kelompokmu bagaimana visi dan misi sekolahmu! Apakah menurut kalian visi dan misi tersebutdapat dilaksanakan? Bagaimana peran siswa untuk menyukseskan tercapainya visi dan misi tersebut? Negara dapat diibaratkan seperti sebuah bangunan, tempat bernaungpara penghuninya, yaitu rakyat. Agar bangunan itu kuat dan kukuh, tentunya bangunan harus mempunyai dasar bangunan yang kuat dan kukuh pula.Demikian juga dengan negara, agar kuat dan kukuh negara tersebut harus mempunyai dasar negara yang kuat. Dasar Negara merupakan landasan dan fondasi negara. Dasar negara juga adalah cita-cita. Dasar negara dijadikan pedoman dan arah dalam gerak langkah penyelenggaraan pemerintahan negara. Para pendiri negara Indonesia sudah mengatakan bahwa bangsa Indonesia membutuhkan sebuah dasar bagi penyelenggaraan negara. Oleh karena itu, dasar negara biasanya juga disebut dengan ”ideologi negara”. Dilihat dari asal mula kata, ideologi berasal kata idea, yang artinya ide, konsep atau gagasan, cita-cita dan logos yang artinya pengetahuan. Secara harfiah, ideologi berarti ilmu tentang pemikiran, ide-ide, keyakinan, gagasan atau cita-cita. Dalam pandangan yang lebih luas, ideologi adalah cita-cita, keyakinan, dan kepercayaan yang dijunjung tinggi oleh suatu bangsa dan dijadikan pedoman hidup dan pandangan hidup dalam seluruh gerak aktivitas bangsa tersebut. Pandangan hidup bagi suatu bangsa merupakan hal yang sangat penting dalam


25 menjaga kelangsungan dan kelestarian bangsa. Hal ini disadari oleh pendiri negara seperti dapat kita buktikan dari pidato Mohammad Yamindalam Sidang BPUPKI pertama. Dalam Sidang BPUPKI, Mohammad Yamin pada tanggal 29 Mei 1945 menyatakan: ”...rakyat Indonesia mesti mendapat dasar negara yang berasal dariperadaban kebangsaan Indonesia; orang timur pulang pulang kebudajaan timur”. ”...kita tidak berniat lalu akan meniru sesuatu susunan tata negara negeri luaran. Kita bangsa Indonesia masuk jang beradab dan kebudajaan kita beribu-ribu tahun umurnya”. Pancasila dianggap oleh pendiri bangsa Indonesia memiliki nilai-nilai kehidupan yang paling baik. Disepakatinya Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia telah melalui serangkaian proses yang panjang dan pemikiran yang mendalam. Pancasila dijadikan dasar dan motivasi dalam sikap, tingkah laku, dan perbuatan dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Pancasila dijadikan dasar untuk mencapai tujuan negarasebagaimana yang tercantum dalam Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945. C. Arti Penting Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup Pancasila sebagai dasar negara memiliki peranan yang sangat penting dalam mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara. Kehidupan berbangsa dan bernegara yang diharapkan adalah kehidupan masyarakat Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat adil dan makmur seperti dinyatakan dalam Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945. D. Menyadari Pentingnya Kedudukan dan Fungsi Pancasila dalam Kehidupan Bernegara 1. Nilai–Nilai Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia menyimpan nilainilai yang menjadipedoman seluruh rakyat Indonesia dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.


26 1. Nilai Ketuhanan Yang Maha Esa Makna dan nilai yang terkandung dalam sila ini adalah beriman kepada Tuhan yang Maha Esa sesuai dengan agama dan keyakinan yang dianutnya. Nilai yang terkandung dalam sila ini juga mengharuskan kita untuk saling menghormati dan bekerja sama antarpemeluk agama yang berbeda-beda. 2. Nilai Kemanusiaan yang Adil dan Beradab Makna dan nilai yang terkandung dalam sila ini yaitu setiap warga negara hendaklahmengakui persamaan derajat, persamaan kewajiban antara sesama manusia sebagai asas kebersamaan bangsa Indonesia, dan persamaan hak. Penerapan nilai ini dalam kehidupan sehari-hari adalah dengan mengembangkan rasa saling mencintai sesama manusia, sikap tenggang rasa, menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, gemar melakukan kegiatan kemanusiaan, serta berani menegakkan kebenaran dan keadilan. 3. Nilai Persatuan Indonesia Makna dan nilai yang terkandung dalam sila ini yaitu menjaga persatuan dan kesatuan negara Republik Indonesia. Dengan menerapkan sikap cinta tanah air, rela berkorban demi bangsa dan negara, serta memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa yang berBhineka Tunggal Ika. 4. Nilai Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmah Permusyawaratan Perwakilan Makna dan nilai yang terkandung dalam sila ini yaitu warga negara Indonesia harus selalu mengutamakan musyawarah untuk mufakat dalam menyelesaikan suatu persoalanbersama. Penerapan dalam sikap sehari-hari adalah dengan mengutamakan kepentinganumum di atas kepentingan pribadi dan golongan, tidak memaksakan kehendak kepada orang lain, serta mengutamakan budaya musyawarah dalam menyelesaikan masalah dengan diliputi oleh semangat kekeluargaan. 5. Nilai-Nilai Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia Makna dan nilai yang terkandung dalam sila ini adalah kita harus menghindarkan diridari sifat pemborosan, selalu bergaya hidup mewah, dan perbuatan-perbuatan yang merugikan kepentingan umum, bersikap adil terhadap sesama, menghormati hak orang lain, serta menolong dan menghargai orang lain. Fungsi Pancasila dalam kehidupan bangsa Indonesia adalah sebagai ideologi negara, dasar negara, pandangan hidup bangsa dan kepribadian bangsa.


27 2. Upaya-Upaya Melaksanakan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Upaya-upaya melaksanakan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara telah disarikan dalam butir- butir pengamalan Pancasila. Isi butir pengamalan Pancasila, seperti berikut; 1. Ketuhanan Yang Maha Esa a. Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaan dan ketakwaannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa. b. Manusia Indonesia percaya dan takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing- masing menurut dasar Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. 2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab a. Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabat• nya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa. b. Mengakui persamaan derajat, persamaan hak dan kewajiban asasi setiap manusia, tanpa membeda-bedakan suku, keturunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit, dan sebagainya. 3. Persatuan Indonesia a. Mampu menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan ke• selamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepen• tingan pribadi dan golongan. b. Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa. 4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan a. Sebagai warga negara dan warga masyarakat, setiap manusia Indonesia mempunyai kedudukan, hak, dan kewajiban yang sama. b. Tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain. 5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia a. Mengembangkan perbuatan yang luhur, yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan. b. Mengembangkan sikap adil terhadap sesama.


28 Bahasa Indonesia Juli – September 2023 Teks Iklan (Poster dan Slogan) IKLAN, SLOGAN, DAN POSTER A. Iklan 1. Definisi iklan Iklan adalah pemberitahuan kepada khalayak mengenai suatu barang dan jasa. Iklan adalah teks yang mendorong dan membujuk khalayak agar tertarik pada barang dan jasa yang ditawarkan. Dalam hal ini perusahaan-perusahaan ataupun perorangan menawarkan barang atau jasa yang dimilikinya melalui iklan. Secara umum iklan dapat diartikan sebagai pemberitahuan yang bertujuan mendorong atau membujuk khalayak. Dengan iklan tersebut kamu sebagai anggota masyarakat terbujuk untuk membeli barang atau jasa yang diberitahukan itu. Pada umumnya iklan disampaikan melalui media massa, seperti televisi, radio, surat kabar, dan internet. Unsur yang ditampilkan dalam iklan berupa gambar, video, kata-kata atau suara. Menurut KBBI, pengertian iklan adalah : Berita pesanan untuk mendorong, membujuk khalayak ramai agar tertarik pada barang dan jasa yang ditawarkan; Pemberitahuan kepada khalayak mengenai barang atau jasa yang dijual, dipasang di dalam media massa (seperti surat kabar dan majalah) atau di tempat umum. Fungsi iklan adalah sebagai berikut : 1. Bagi perusahaan bisnis komersial, untuk menjual barang dan jasa 2. Bagi dunia perkantoran, untuk mencari karyawan baru 3. Bagi pemerintah, untuk menyebarluaskan informasi pelayanan masyarakat 4. Bagi perorangan, untuk membeli dan menjual barang tertentu Daftar tentang fungsi iklan semakin hari semakin banyak, bertambah hari bertambah luas jaringannya. Hal itu seiring dengan kemajuan teknologi komunikasi dan keperluan hidup warga masyarakat itu sendiri. Namun, dari sekian banyak fungsinya itu, iklan memiliki kesamaan umum, yakni sebagai kebutuhan untuk mengomunikasikan pesan, baik yang bersifat komersial, sosial, maupun pribadi. 2. Unsur-unsur pembentuk iklan 1. Sumber (orang yang beriklan), pemasang iklan, yang memiliki ide untuk iklan, penyandang dana. 2. Pesan, informasi yang ingin disampaikan. Wujudnya bisa berupa pesan verbal atau pesan nonverbal.


29 3. Media adalah sarana yang digunakan, misalnya media cetak, elektronik, dansarana-saran lainnya. 4. Penerima adalah individu atau kelompok masyarakat yang menjadi sasaran atauobjek iklan. 5. Efek adalah perubahan yang terjadi pada diri penerima, baik itu dalam aspeksikap, pola pikir, perilaku, kebiasaan, dan pola hidup. 6. Umpan balik adalah tanggapan, reaksi, atau respons yang dikehendaki dari penerima pesan. Golongan Iklan Media Cetak adalah sebagai berikut : • Iklan baris adalah iklan yang pemasangannya berupa baris baris. Teks yang disajikannya sangat terbatas. Tidak ada gambar ataupun ilustrasi ilustrasi dalam iklan ini. Contoh: JUAL RMH SEMI VILLA LS 174 BT 4 BH KOLAM, AIR BAGUS, CCK UTK PERISTIRAHATAN HUB. 3283799 (TP) • Iklan kolom adalah iklan yang pemasangannya dalam media berupa kolom kolom. Oleh karena itu, bentuknya besar. Di samping menggunakan teks, iklan ini sering pula menyertakan gambar dan berbagai ilustrasi menarik lainnya. • Iklan display merupakan iklan yang berisi hanya kata kata dan gambar, foto, ataupun media media grafis lainnya. 2. Iklan Elektronik • Iklan radio, iklan ini mengandalkan efek suara, baik itu berupa tuturan, musik, maupun bunyi bunyi. • Iklan televisi, iklan ini mengandung unsur suara, gambar, dan gerak. • Iklan film, tersaji dalam judul film (produk sinema). Iklan film biasanya muncul sebelum film utama diputar. Menurut isinya, iklan diklasifikasikan dalam tiga jenis, yakni sebagai berikut : a. Iklan pemberitahuan, lebih terfokus pada kepentingan untuk memberitahu khalayak mengenai suatu hal, baik itu yang berupa peristiwa, keadaan, atau hal lainnya. Sebagai contoh pembubaran perusahaan, rapat umum pemegang saham, dan masih banyak lagi yang lainnya. b. Iklan layanan masyarakat, bertujuan memberikan penerangan atau penjelasan kepada masyarakat. Sebagai contoh seperti iklan keluarga berencana dan iklan bahaya narkotika. c. Iklan Penawaran, bertujuan untuk menawarkan produk atau jasa. Seperti iklan niaga dan iklan lowongan kerja.


30 Contoh-contoh bentuk iklan 3. Struktur Teks Iklan a. Pengenalan produk. Bagian ini dapat pula disebut sebagai judul teks. b. Pernyataan persuatif, berisi pernyataan yang mendorong pembaca atau pendengar berbuat sesuatu. Bagian ini biasanya berupa pernyataan tentang kelebihan produk yang ditawarkan. 4. Kaidah Kebahasaan Teks Iklan Teks iklan bertujuan untuk menawarkan sebuah produk, baik berupa barang ataupun jasa. Oleh karena itu, kata-kata yang muncul umumnya bersifat persuasif, bujukan, atau dorongan tentang suatu kebiasaan ataupun gaya hidup. Pertanyaan-pertanyaan dalam teks iklan umumnya bersifat imperatif, yakni permintaan, ajakan, dorongan, atau larangan. Adapun kalimat imperatif itu ditandai oleh kata-kata seperti temukaan. Kata lainnya adalah ikutilah, hadirilah, wujudkan, nyatakan, nikmati, sebaiknya, marilah, ayo, dan janganlah. Bahasa iklan sering kali menggunakan bahasa sederhana, mudah diingat, dan mudah dipahami. Kalimat yang panjang dan berbelit-belit selalu dihindari dalam iklan. Justru bahasa yang akrab di tengah-tengahkhalayak itulah yang sering digunakan di samping memberikan kesan positif tentang produk yang ditawarkan.


31 Pilihan kata yang berima dan memiliki banyak persamaan bunyi juga merupakan pilihan penting di dalam bahasa iklan. Di samping itu, bahasa iklan harus singkat sehingga mudah diingat oleh khalayak. Bahkan, iklan baris dituntut untuk lebih efisien dalam penggunaan kata-kata dan huruf-hurufnya. 5. Langkah-langkah penulisan iklan Iklan yang baik bisa menampilkan suatu produk yang berbeda dengan produk lain. Iklan baik memuat adanya pesan yang rasional dan mudah dicerna oleh khalayak. Selain itu, iklan harus memperhatikan rumus sebagai problema, janji, dan bukti. a. Mulailah iklan dengan pernyataan yang menarik perhatian khalayak, yakni berfokus pada kepentingan atau masalah yang mereka hadapi. b. Menawarkan solusi. c. Menunjukkan bukti, yang diperlukan khalayak sesungguhnya adalah bukti. Dalam membuat iklan, kamu tidak boleh sekadar menyampaikan janji-janji. Agar mereka lebih yakin, tunjukkanlah bukti bahwa solusi kamu berikan benar dan sesuai dengan harapan mereka. B. Slogan Slogan adalah perkataan atau kalimat pendek yang dipakai sebagai dasar tuntuntan (pegangan hidup); prinsip utama dari suatu usaha, organisasi, dan sebagainya. Slogan sering pula disebut moto atau semboyan. Slogan lebih mengutamakan kepadatan makna dan kehematan kata-kata. Contoh: • Buku adalah jendela ilmu pengetahuan. (Slogan pendidikan) • Di dalam raga yang sehat terdapat jiwa yang kuat. (Slogan tentang kesehatan) • Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. (Slogan tentang perlunya persatuan dan kesatuan.) • Tiada hari tanpa prestasi. (Slogan tentang pentingnya mengukir prestasi setiap hari.) C. Poster Poster adalah plakat (kata-kata dan gambar) yang dipajang di tempat-tempat umum. Poster hampir sama dengan iklan, yakni pemberitahuan suatu ide, hal baru, atau hal penting kepada khalayak. Poster mengandalkan perpaduan gambar dan kata-kata. Poster lazimnya dipasang di tempat-tempat umum. Poster hampir sama dengan iklan ataupun slogan dalam hal bahasanya. Poster menggunakan kata-kata singkat, jelas, menarik, dan lengkap. Poster memiliki banyak jenis, antara lain: a. Poster kegiatan adalah pemberitahuan kepada khalayak tentang kegiatan yang akan diselengarakan. b. Poster niaga adalah penawaran produk tertentu agar


32 masyarakat tertarikuntuk membeli. c. Poster pendidikan adalah penyuluhan kepada masyarakat dengan tujuanmendidik. d. Poster layanan masyarakat adalah informasi yang berguna bagi masyarakat. Contoh poster: Tujuan iklan, slogan, dan poster sama, yaitu untuk membujuk khalayak berbuat sesuatu. Berikut perbedaan antara iklan, slogan, dan poster. a. Iklan merupakan teks persuatif yang memadukan unsur gambar dengan kata-kata, unsur gerak, dan suara. b. Slogan merupakan teks persuatif yang mengutamakan unsur katakata. c. Poster merupakan teks persuatif yang mengutamakan kekuatan gambar dan kata-kata; dipajang di tempat-tempat umum. Perbedaan antara iklan, slogan, dan poster : a. Iklan merupakan teks persuatif yang memadukan unsur gambar dengan kata kata, unsur gerak, dan suara. b. Slogan merupakan teks persuatif yang mengutamakan unsur kata kata. c. Poster merupakan teks persuasif yang mengutamakan kekuatan gambar dan kata kata; dipajang di tempat tempat umum. Latihan 1. Apa yang dimaksud dengan iklan? 2. Apa fungsi iklan? 3. Di mana saja iklan itu bisa kamu temukan?


33 4. Bagaimana fungsi iklan bagi pemerintah dan perusahaan? 5. Apa persamaan iklan, slogan, dengan poster? 6. Carilah dua iklan yang terdapat di media cetak, kemudian analisis bagaimanapenggunaan struktur serta kaidah kebahasaan dalam iklan tersebut? 7. Buatlah satu iklan, poster, dan slogan! Teks Berita A. Pembacaan Teks Berita Membacakan berita terlihat sederhana, tetapi memerlukan teknik yang baik dan benar. Membca berita dikakukan dengan teknik membaca nyaring dan diperlukan langkah-langkah khusus, karena membaca berita berbeda dengan membaca teks biasa/buku. B. Langkah-langkah membaca teks berita! • Memahami isi teks berita • Memberikan tanda jeda yang tepat. • Membaca dengan artikulasi atau pelafalan yang benar dan jelas • Mengatur volume suara agar dapat terdengar • Memperhatikan intonasi dan ekspresi • Memperhatikan sikap tubuh • Melakukan kontak mata • Tetap tenang saat ada kesalahan teknis C. Penulisan Berita Berita adalah laporan tercepat dari suatu peristiwa/ kejadian yang faktual, penting, menarik, dan menyangkut kepentingan pembaca. Berita dapat dikatakan bernilai apabila berita tersebut cepat/ aktual, nyata/ faktual, penting, dan menarik. Sedangkan menurut KBBI, berita adalah cerita atau keterangan mengenai kejadian atau peristiwa yang hangat. Langkah dalam menulis berita antara lain sebagai berikut, a. Menentukan topik berita b. Mengumpulkan data dengan wawancara dan observasi. c. Mengklasifikasikan data dengan kerangka/pola apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, bagaimana, dan berapa d. Mengembangkan catatan itu menjadi sebuah teks berita yang utuh Di dalam teks berita, kata-kata dan kalimat-kalimat itu ternyata memiliki kaidah atau aturan tersendiri. Kaidah-kaidah tersebut dapat dijadikan sebagai ciri ataupun pembeda dengan jenis teks lainnya. Kaidah-kaidah yang dimaksud sebagai berikut. 1)Penggunaan bahasa bersifat standar (baku). Hal ini untuk menjembatani pemahaman banyak kalangan. Bahasa standar lebih mudah dipahami oleh umum. Bahasa-bahasa yang bersifat populer ataupun yang kedaerahan akan


34 dihindari oleh media-media nasional. 2)Penggunaan kalimat langsung sebagai variasi dari kalimat tidak langsungnya. Kalimat langsung ditandai oleh dua tanda petik ganda (“…”) dan disertai keterangan penyertanya. Penggunaan kalimat langsung terkait dengan pengutipan pernyataan- pernyataan oleh narasumber berita. Contoh: “Kita harus menerapkan protokol kesehatan dengan ketat untuk mencegah penularan covid19.” Tutur ketua satgas covid-19. 3)Penggunaan konjungsi bahwa yang berfungsi sebagai penerang kata yang diikutinya. Hal itu terkait dengan pengubahan bentuk kalimat langsung menjadi kalimat tidak langsung. Contoh: Bapak Gubernur mengatakan bahwa sejak tanggal 3 Juli hingga 20 Juli akan menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di wilayah Jawa dan Bali. 4)Penggunaan kata kerja mental atau kata kerja yang terkait dengan kegiatan dari hasil pemikiran. Kata-kata yang dimaksud, antara lain, memikirkan, membayangkan, berasumsi, berpraduga, berkesimpulan, dan beranalogi. 5)Penggunaan fungsi keterangan waktu dan tempat sebagai konsekuensi dari perlunya kelengkapan suatu berita yang mencakup unsur kapan dan di mana. 6)Penggunaan konjungsi temporal atau penjumlahan, seperti kemudian, sejak, setelah, awalnya, akhirnya. Hal ini terkait dengan pola penyajian berita yang umumnya mengikuti pola kronologis (urutan waktu). Aspek-aspek yang harus diperhatikan di dalam tahap penyutingan berita sebagai berikut. o Kebenaran isi berita, yang ditunjang oleh keakuratan fakta-faktanya. o Kelengkapan isi berita, yang ditandai oleh hadirnya komponen-komponen berita yang terangkum dalam rumus adiksimba (apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, bagaimana). o Struktur penyusunan berita, yang dimulai dari bagian yang penting ke bagian yang kurang penting. o Penggunaan bahasa, yang terkait dengan keefektifan kalimat, kebakuan kata, dan ketepatan ejaan dan tanda bacanya. D. Menemukan Struktur dan Kaidah Berita Struktur Berita Informasi penting disebut juga pokok-pokok informasi atau unsur-unsur berita (utama). Dalam ilmu jurnalistik atau ilmu persuratkabaran, pokok-pokok informasi terangkum dalam rumus 5W + 1H. Dalam bahasa Indonesia, pokokpokok informasi itu dapat pula disingkat dengan ADIKSIMBA (Apa, DI mana, Siapa, Mengapa, Bagaimana) a.Apa (what) peristiwanya?


35 b.Siapa (who) yang mengalami peristiwa itu? c.Di mana (where) terjadinya peristiwa itu? d.Kapan (when) terjadinya peristiwa itu? e.Mengapa (why) peristiwa itu terjadi? f. Bagaimana (how) proses peristiwanya? E. Kaidah-Kaidah Kebahasaan • Penggunaan bahasa bersifat standar (baku). Hal ini untuk menjembatani pemahaman banyak kalangan. Bahasa standar lebih mudah dipahami oleh umum. Bahasa-bahasa yang bersifat populer ataupun yang kedaerahan akan dihindari oleh media-media nasional. • Penggunaan kalimat langsung sebagai variasi dari kalimat tidak langsungnya. Kalimat langsung ditandai oleh dua tanda petik ganda (“…”) dan disertai keterangan penyertanya. Penggunaan kalimat langsung terkait dengan pengutipan pernyataan-pernyataan oleh narasumber berita. • Penggunaan konjungsi bahwa yang berfungsi sebagai penerang kata yang diikutinya. Hal itu terkait dengan pengubahan bentuk kalimat langsung menjadi kalimat tidak langsung. • Penggunaan kata kerja mental atau kata kerja yang terkait dengan kegiatan dari hasil pemikiran. Kata-kata yang dimaksud, antara lain, memikirkan, membayangkan, berasumsi, berpraduga, berkesimpulan, dan beranalogi. • Penggunaan fungsi keterangan waktu dan tempat sebagai konsekuensi dari perlunya kelengkapan suatu berita yang mencakup unsur kapan dan di mana. Latihan Yuk! 1. Baca atau dengarkan sekurang-kurangnya lima berita dari media cetak atau elektronik! Kemudian catatlah sumber, tanggal pemberitaan, dan isi pokok berita- berita tersebut! - Buatlah ringkasan salah satu berita yang sudah kamu baca! - Tanggapilah satu berita yang sudah kamu dengar atau baca! 2. Tuliskan sebuah berita pilihan dengan tema “Pariwisata di Indonesia” dengan memperhatikan ketentuan menulis berita yang baik dan benar, kemudian bacalah dengan nyaring berita yang sudah kamu tuliskan di depan temantemanmu!


36 Matematika Juli – September 2023 POLA, BARISAN, DAN DERET BILANGAN A. POLA BILANGAN Pola Bilangan adalah aturan yang berlaku pada urutan bilangan-bilangan.Lihatlah pita dengan tiga warna di bawah ini. Merah 0, 3, 6 , 9, … , … Putih 1, 4, 7, 10, … , … Biru B. Macam-macam Pola Bilangan Untuk bilangan asli, maka pola dari bilangan : 1. Genap : 2, 4, 6, … adalah 2. Ganjil : 1, 3, 5, 7, … adalah − 3. Persegi : 1, 4, 9, 16, 25, … adalah n2


37 4. Persegi panjang : 2, 6, 12, 20, … adalah n(n + 1) 5. Segitiga : 1, 2, 6, 10, 15, … adalah 1 2 ( + 1) 6. Pola bilangan Fibonacci : suatu bilangan yang setiap sukunya merupakan jumlah dari dua suku di depannya. Contoh: 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, … , … Bilangan ke 3 diperoleh dari hasil jumlah 1 + 1 Bilangan ke 4 diperoleh dari hasil jumlah 1 + 2 Bilangan ke 5 diperoleh dari hasil jumlah 2 + 3 dan seterusnya. Dengan melihat pola tersebut, kita dapat menentukan 3 bilangan berikutnya adalah 55, 89, dan 144. C. Barisan dan Deret Bilangan ➢ Bentuk umum barisan aritmetika adalah 1, 2, 3, 4, … , atau , + , + 2, + 3, … , + ( − 1) Dengan 1 = =suku pertama = beda; = 2 − 1 = 3 − 2 = − −1 = suku ke-n; = + ( − 1)


38 ➢ Jumlah n suku pertama deret aritmetika dirumuskan: ➢ Bentuk umum barisan geometri 1, 2, 3, 4, … , atau , , 2, 3, … , −1 Dengan 1 = = suku pertama r = rasio ; = 2 1 = 3 2 = −1 = − ; = −1 ➢ Jumlah n suku pertama deret geometri dirumuskan ➢ Dalam barisan aritmatika dan geometri berlaku: = − −1 Latihan 1. Tentukan 3 bilangan selanjutnya dari barisan 4, 12, 36, 108, …, … 2. Perhatikan gambar di bawah ini! a. Apakah gambar di atas membentuk sebuah pola? Jelaskan! b. Tentukan rumus persamaan pola tersebut! c. Menurut Aqila, pola ke-13 adalah 25. Apakah peendapat Aqila benar? Jelaskan! 3. Film “Ali dan Ratu-Ratu Queens” adalah film yang paling banyak diminati saat ini di Netflix. Film tersebut tayang perdana pada hari Senin dan ditonton oleh 179 orang, kemudian pada Selasa ditonton oleh 199 orang, dan pada hari Rabu dintonton oleh 219 orang. Jika kenaikan penonton tersebut setiap hari sama, pada hari apakah penonton film “Ali dan Ratu-Ratu Queens” sebanyak 259 orang? Dan berapakah jumlah penonton dalam seminggu? 4. Perhatikan barisan berikut ini 2,6,18, … a. Menurut Ridho, barisan di atas merupakan barisan geometri. Apakah pendapat Ridho benar? Jelaskan! b. Tentukan suku ke-10 dari barisan tersebut!


39 BIDANG KARTESIUS ❖ Koordinat adalah bilangan yang dipakai untuk menunjukan lokasi suatu titik pada bidang. ❖ Sistem koordinat Kartesius terdiri atas 2 sumbu koordinat, yaitu sumbu- (garis mendatar/horizontal) dan sumbu- (garis tegak/vertikal) yang berpotongan di titik asal (, ) ❖ Sumbu-sumbu koordinat membagi bidang menjadi 4 bagian simetris yang dinamakan kuadran. Kuadran I : koordinat- positif dan koordinat- positif Kuadran II : koordinat- negatif dan koordinat- positif Kuadran III : koordinat- negatif dan koordinat- negative Kuadran IV : koordinat- positif dan koordinat- negative ❖ Dalam titik koordinat (, ), disebut absis dan disebut ordinat ❖ Jarak titik (, ) dari titik asal (, ) dirumuskan: = √ 2 + 2 ❖ Jarak antara dua titik (, )dan (,) dirumuskan: = √(2 − 1 ) 2 + (2 − 1 ) 2 ❖ Koordinat titik (, ) yang berada pada ruas garis dengan titik (, ) dan (,) sedemikian sehinggan ∶ = ∶ dirumuskan sebagai berikut. = 1 + 2 + = 1 + 2 + ❖ Beberapa posisi titik dalam koordinat Kartesius, yaitu posisi titik terhadap sumbu- dan sumbu-, terhadap titik asal (, ) dan terdapat titik awal tertentu (, ).


40 Latihan 1. Tentukanlah koordinat titik A, B, C, D, dan E dalam bidang Kartesius berikut. Titik Jarak terhadap sumbu-X Jarak terhadap sumbu-Y Koordinat A A (…,…) B B (…,…) C C (…,…) D D (…,…) E E (…,…) 2. Pada bidang Kartesius, gambarlah titik-titik A(0,2), B(6,2), C(9,6) dan D(3,6). Apabila titik A, B, dan D dihubungkan, bangun datar apakah yang terbentuk? 3. Pada bilangan koordinat Kartesius, gambarlah titik-titik P(0,2), Q(6,2), R(9,6) dan S(3,6). Apabila titik P,Q, R, dan S dihubungkan bangun datar apakah yang terbentuk? 4. Perhatikan Kembali titik-titik A, B, C dan D pada soal nomor 1, tentukanlah : a. Jarak antara titik A dan B b. Jarak antara titik A dan D, dan c. Jarak antara titik A dan C 5. Pada bidang Kartesius diketahui koordinat titik A(1,2), dan B(6,7). Jika titik C terletak pada ruas garis AB sedemikian sehingga AC:CB = 2 : 3, tentukanlah koordinat titik C, kemudian gambarkan!


41 RELASI DAN FUNGSI Relasi adalah hubungan atau kaitan antara anggota suatu himpunan dengan himpunan lainnya. Relasi dari dua himpunan dapat dinyatakan dengan tiga acara, yaitu diagram panah, diagram Kartesius, dan himpunan pasangan berurutan. a. Diagram panah Relasi dari himpunan A ke himpunan B dinyatakan dengan sebuah diagram yang menggunakan anak panah. Contoh diagram panah relasi “Ekstrakulikuler yang diikuti” b. Diagram Kartesius Pada relasi “Ekstrakulikuler yang di ikuti” apabila dinyatakan dengan diagram Kartesius, maka akan diperoleh seperti gambar diatas. Pada diagram Kartesius, anggota-anggota himpunan A yaitu Ali, Bea, Cita, ditempatkan pada garis lurus mendatar (horizontal). Sementara itu, anggota-anggota himpunan B merupakan nama-nama Ekstrakulikuler yang diikuti ditempatkan pada garis tegak (vertikal). Relasi “Ekstrakulikuler yang di ikuti” dari himpunan A ke himpunan B digambarkan dengan noktah (●) atau titik koordinat. c. Himpunan pasangan berurutan Perhatikan relasi “Ekstrakulikuler yang di ikuti” dapat dinyatakan sebagai pasangan berurutan sebagai berikut: (Ali, Bola), (Bea, Tari), (Cita, Basket), (Cita, Padus). Apabila pasangan-pasangan tersebut ditulis di antara dua kurung kurawal,


42 maka diperoleh {(Ali, Bola), (Bea, Tari), (Cita, Basket), (Cita, Padus)} yang disebut himpunan pasangan berurutan. Fungsi dari himpunan A ke himpunan B adala suatu relasi yang memasangkan setiap anggota himpunan A dengan tepat satu anggota himpunan B. Himpunan A disebut daerah asal fungsi (domain) dan dinotasikan dengan . Himpunan B disebut daerah kawan fungsi (kodomain) dan dinotasikan dengan , sedangkan himpunan dari peta-peta disebut daerah hasil (range) dan dinotasikan dengan . Dengan demikian = {1, 2, 3, 4}, = {1, 4, 9, 16, 25}, dan = {1,4,9,16}. Jika fungsi tersebut dinamakan , maka fungsi itu dinotasikan dengan : 1 → 1, artinya fungsi memetakan 1 ke 1 : 2 → 4, artinya fungsi memetakan 2 ke 4 : 3 → 9, artinya fungsi memetakan 3 ke 9 : 4 → 16, artinya fungsi memetakan 4 ke 16 Jika banyak anggota himpunan adalah k buah (() = ) dan banyak anggota himpuan adalah buah (( = ), maka banyaknya fungsi atau pemetaan yang mungkin dari himpunan ke himpunan adalah (()() = buah Menghitung nilai fungsi Misalkan suatu fungsi ditentukan oleh aturan () = 3 + 2. Apabila () = , maka = 3 + 2. Menghitung nilai fungsi untuk {−1,0,1,2} sama seperti mencari range untuk fungsi , yaitu dengan cara : Untuk = −1, maka (−1) = 3(−1) + 2 = −1 Untuk = 0, maka (0) = 3(0) + 2 = 2 Untuk = 1, maka (1) = 3(1) + 2 = 5 Untuk = 2, maka (2) = 3(2) + 2 = 8 Jika kita perhatikan, tenyata nilai variable y bergantung pada variabel sehingga variabel disebut variabel bergantung dan variabel disebut variabel bebas (variabel tak bergantung). Menuntukan bentuk fungsi = () jika nilai dan data fungsi diketahui dapat diperoleh dengan mensubstitusikan nilai pada fungsi ().


43 Misalkan diketahui fungsi () = 2 + 3, maka nilai fungsi () untuk = −1 adalah (−1) = 2(−1) + 3 = 1 Latihan 1. Buatlah satu contoh relasi dan satu contoh fungsi dalam kehidupan sehari-hari! 2. Perhatikan gambar di bawah ini! a b c d Menurutmu, manakah yang merupakan fungsi? Jelaskan alasanmu! 3. Perhatikan fungsi di bawah ini! a. Menurutmu, apa hubungan yang tepat dari kedua himpunan tersebut? b. Sebutkan pada himpunan di atas! c. Menurut Widya, yang menjadi range atau daerah hasil dalam fungsi di atas adalah = {1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8}. Apakah pendapat Widya benar? Jelaskan! 4. Jika () = 4 + 10. Tentukan nilai ()untuk = 5! 5. Jika diketahui () = 2 + 5 dan () = −3, maka nilai dari x adalah …


44 Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Juli – September 2023 GERAK DAN GAYA A. Gerak 1. Pengertian Gerak Benda dapat dikatakan bergerak apabila mengalami perubahan posisi dari suatu titik acuan. Gerak menurut bentuk lintasan dibagi menjadi 3 yaitu: a. Gerak lurus Gerak lurus adalah gerak yang lintasannya berbentuk garis lurus (tidak berbelokbelok). Contohnya gerak benda jatuh bebas, misalnya buah kelapa yang jatuh dari tangkainya, kelereng yang menggelinding pada lintasan yang lurus. b. Gerak melingkar Gerak melingkar adalah gerak yang lintasannya berbentuk lingkaran, contohnya ujung jarum jam yang melingkari pusat putarannya. c. Gerak parabola Gerak parabola adalah gerak benda dengan lintasan berbentuk parabola. Contohnya bola yang ditendang melambung ke atas. 2. Jarak dan Perpindahan • Jarak adalah panjang lintasan yang ditempuh oleh benda yang bergerak dalam waktu tertentu. Jarak menunjukkan seberapa jauh benda itu telahbergerak meninggalkan titik acuan sebagai posisi awal. • Perpindahan menunjukkan seberapa jauh benda tersebut berpindah dihitung dari titik awal acuan, tanpa memperhatikan bentuk lintasan. Perpindahandiukur dengan menarik garis lurus dari titik awal ke titik akhir. 3. Kelajuan dan Kecepatan Kelajuan menyatakan hubungan antara jarak persatuan waktu. Adapun kecepatan menyatakan hubungan antara perpindahan persatuan waktu.


45 4. Gerak Lurus Berarturan (GLB) Adalah gerak suatu benda dengan lintasan lurus dan kelajuan tetap. Percepatan adalah bertambahnya kelajuan tiap sekon. Perlambatan adalah berkurangnya kelajuan tiap sekon 5. Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) Adalah gerak benda dengan lintasan lurus dan kelajuan yang selalu bertambah atau berkurang secara teratur (percepatan tetap). Contoh GLBB adalah kelereng yang meluncur di papan lurus yang dipasang miring dan sepeda yang dikendarai di jalan menanjak jika pedal tidak dikayuh, gerak sepeda semakin melambat. B. Gaya • Gaya merupakan suatu tarikan atau dorongan. Pengaruh gaya pada benda yaitu, menyebabkan perubahan kecepatan gerak benda, menyebabkan benda diam menjadi bergerak, mengubah arah gerak benda, mengubah bentuk benda. • Satuan gaya dalam SI adalah newton (disingkat N). • Resultan gaya - Jika gaya F1 dan F2 searah, resultannya adalah adalah jumlah kedua gaya tersebut.


46 R = F1 + F2 - Jika gaya F1 dan F2 berlawanan arah dan F1 > F2 , resultannya adalah selisih kedua gaya tersebut dan arahnya sesuai dengan arah yag lebih besar. R = F1 - F2 Dengan, F1 = gaya pertama (N) F2 = gaya kedua (N) R = Resultan gaya (N) C. Hukum Newton 1. Hukum I Newton Hukum I Newton menyatakan bahwa sebuah benda akan terus dalam keadaan diam atau bergerak dengan kelajuan tetap, kecuali jika ada gaya luar yang memaksa benda tersebut merubah keadaannya Σ = 0 2. Hukum II Newton Hukum II Newton menyatakan bahwa percepatan suatu benda berbanding lurus dengan resultan gaya yang bekerja pada benda dan berbanding terbalik dengan massa benda. dengan, a = percepatan benda (m/s2) F = resultan gaya (N) m = massa benda (kg) 3. Hukum III Newton Hukum III Newton menyatakan bahwa jika sebuah benda memberikan gaya pada benda lain (gaya aksi), benda kedua akan memberikan gaya yang sama(gaya reaksi), tetapi berbeda arah pada benda pertama. F aksi = – F reaksi D. Gerak pada Tumbuhan Tumbuhan juga melakukan gerak, tetapi gerak yang dilakukan tumbuhan tidak seperti hewan dan manusia. Gerakan pada tumbuhan sangat terbatas, biasanya gerakannya tidak berpindah tempat (kecuali yang bersel satu). Gerakan yang dilakukan hanya dilakukan oleh bagian tertentu, misalnya bagian ujung tunas, ujung akar, atau bagian lembar daun tertentu kecuali tumbuhan bersel satu. Gerakan tumbuhan dapat diamati dengan adanya pertumbuhan tanaman yang menuju atau ke arah tertentu.


47 1. Gerak Endonom Pertama yaitu gerak endonom. Endonom berasal dari kata endo yang artinya dalam. Jadi gerak endonom adalah gerak pada tumbuhan akibat rangsangan yang berasal dari dalam tubuh tumbuhannya, misalnya pH dan hormon. 2. Gerak Higroskopis Kedua yaitu gerak higroskopis. Higroskopis berasal dari kata higro, artinya kelembapan yang terkait sama kadar air. Jadi, gerak higrospkopis adalah gerak pada tumbuhan yang rangsangannya dipengaruhi oleh perubahan kadar air di tubuh tumbuhan. Misalnya, terbukanya buah cemara. 3. Gerak Esionom Ketiga yaitu gerak esionom. Gerak esionom adalah gerakan pada tumbuhan yang disebabkan oleh rangsangan dari lingkungan luar. Contohnya seperti cahaya, sentuhan, gravitasi, air, suhu dan juga zat kimia. Berdasarkan jenis rangsangannya, gerak esionom dibagi lagi menjadi tiga macam, yaitu tropisme, taksis, dan nasti. a. Tropisme Tropisme adalah gerak tumbuhnya tumbuhan yang dipengaruhi oleh arah datangnya rangsangan. Ingat ya, kata kuncinya adalah tumbuh. Gerak tropisme ini dibagi lagi menjadi kemotropisme, fototropisme, tigmotropisme, hidrotropisme, dan geotropisme. b. Taksis Taksis adalah gerak berpindah tempat dari bagian tertentu tumbuhan, yang dipengaruhi oleh arah datangnya rangsangan. Pada gerak ini, kata kuncinya adalah berpindah tempat. Misalnya, kemotaksis dan fototaksis. c. Nasti Nasti adalah gerak tumbuhan karena perubahan tekanan turgor, yaitu tekanan yang mendorong membran sel terhadap dinding sel. Nah, perubahan tekanan ini yang bisa menyebabkan tumbuhan bergerak. Gerakan ini adalah respon dari rangsangan, tapi gerakannya tidak dipengaruhi oleh arah datangnya rangsangan. Misalnya, fotonasti, seismonasti, niktinasti, dan nasti kompleks. Contohnya yaitu menutupnya daun putri malu waktu disentuh. E. Sistem Gerak pada Manusia 1. Susunan Rangka Pada Tubuh Rangka berfungsi untuk memberi bentuk tubuh, melindungi organ dalam tubuh, menegakkan tubuh, tempat melekatnya otot, tempat menyimpan mineral, dan tempat menyimpan energi. Rangka manusia dibagi menjadi 2 yaitu rangka aksial (sumbu tubuh) yang terdiri dari tulang tengkorak, tulang belakang, tulang


48 dada. Kemudian rangka apendikular, yang terdiri dari rangka apendikular atas dan rangka apendikular bawah. A. Tulang Tulang merupakan alat gerak pasif karena tidak dapat bergerak tanpa bantuan otot. Bentuk tulang manusia dibedakan menjadi 4, yaitu : • Tulang panjang, misalnya tulang lengan (humerus) • Tulang pipih, misalnya tulang dada (sternum) • Tulang pendek, misalnya tulang ruas jari (falang) • Tulang tidak beraturan, misalnya tulang punggung (vertebra) Berdasarkan jenisnya, ada dua macam tulang, yaitu tulang rawan (kartilago) dan tulang keras (osteon) a. Tulang Rawan (Kartilago) Tulang rawan merupakan rangka penyangga tahapan embrio manusia. Namun setelah dewasa, sebagian tulang rawan diganti dengan tulang keras. Tulangrawan terdiri atas sel-sel tulang rawan (kondrosit), serabut kolagen, dan matriks. Sel-sel tulang rawan dibentuk oleh bakal sel-sel tulang rawan, yaitu kondroblas. Mengandung sedikit zat kapur namun banyak mengandung zat perekat sehingga bersifat lentur. 3 Jenis tulang rawan yaitu : Tulang rawan hialin ( tersusun dari bahan seragam ) rawan elastik ( Bersifat lentur ), tulang rawan fibrosa ( Bersifat kuat tetapi kurang lentur ). b. Tulang Keras (Osteon) Seperti namanya, tulang keras memiliki tekstur yang lebih padat dan bersifat keras daripada tulang rawan. Jenis tulang ini disusun oleh osteoblas (sel pembentuk tulang). Terdapat banyak zat kapur diantara sel tulang keras dengan sedikit zat perekat. itulah yang membuat jenis tulang ini menjadi keras. Berdasarkan bentuknya, tulang keras dibedakan menjadi empat yaitu tulang pipa, tulang pendek, dan tulang tak beraturan


49 Perkembangan Tulang Proses pengubahan tulang rawan menjadi tulang keras disebut dengan penulangan atau osifikasi. Agar dapat memahami proses osifikasi dengan baik, perhatikanlah gambar berikut. Bagaimanakah proses osifikasi berlangsung? Proses osifikasi berawal dari tulang rawan. Tulang rawan bentuknya mirip dengan tulang dewasa. Selain itu, tulang rawan memiliki rongga yang terisi oleh osteoblas (sel-sel pembentuk tulang). Selanjutnya, osteoblast akan membentuk osteosit (selsel tulang). Proses osifikasi dimulai dari bagian tengah tulang rawan dan kemudian meluas ke seluruh arah sesuai dengan pertumbuhan tulang rawan. Di antara jaringan tulang yang terbentuk terdapat pembuluh darah. Pembuluh darah ini akan membawa mineral seperti kalsium sehingga tulang yang terbentuk menjadi keras. B. Sendi Sendi adalah tempat bertemunya dua tulang atau lebih. Berdasarkan sifat gerak nya, sendi dibedakan menjadi 3 yaitu : sendi mati (sinartrosis), sendi gerak (diartrosis), dan sendi kaku (amfiartrosis). • Sendi mati (sinartrosis) adalah hubungan antartulang yang tidak dapat digerakkan. Contohnya pada tulang tengkorak. • Sendi kaku (amfiartrosis) adalah hubungan antartulang yang dapat digerakkan namun terbatas. Contohnya adalah tulang pergelangan tangan dan antarruas tulang belakang. • Sendi gerak (diartrosis) adalah hubungan antartulang yang dapat digerakkan dengan bebas. Berikut ini beberapa jenis persendian yang dapat digerakkan dengan bebas : 1. Sendi Peluru


Click to View FlipBook Version