The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by esmiloenak, 2023-07-24 02:58:57

Materi Ajar 8 SMT 1 2023-2024

Materi Ajar 8 SMT 1 2023-2024

150 • Otot lidah menghasilkan air liur (saliva) yang mengandung enzim ptialin dan amilase. • Enzim ptialin dan amilase akan menguraikan kandungan pati atau amilum dalam makanan, menjadi gula sederhana yang dapat diserap tubuh. • Makanan yang sudah dicerna akan membentuk bulatan-bulatan yang disebut bolus 2) Faring • Saluran tempat bermuara nya udara dari rongg hidung dan makanan dari rongga mulut • Faring memiliki pannjang 12 cm • Di dalam faring terdapat epiglotis yang berfungsi menjaga kemungkinan masuknya makanan kedalam saluran yang salah 3) Kerongkongan (Esofagus) • Tabung berotot yang panjangnya sekitar 25-60 cm dengan diameter sekitar 2 cm • Fungsi = menghantarkan makanan yang sudah berupa bolus ke dalam lambung • Kerongkongan terdapat gerakan peristaltik berupa gerakan meremas yang terjadi tiga kai setiap menit dan mendorong perlahan ke lambung 4) Lambung • Otot lambung berkontraksi mengaduk-aduk bolus, memecahkan secara mekanis dan mencampurnya dengan getah lambung • Zat-zat yang terdapat di lambung, diantaranya: Pepsin = enzim yang memecah protein menjadi pepton Asam klorida (HCl) = berfungsi untuk membunuh kuman dan bakteri pada makananan dan mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin. Renin =mengendapkan protein susu • Fungsi lambung: 1. Mencerna protein 2. Menyimpan makanan (selama 2-5 jam) 3. Memtikan mikroorganisme berbahaya yang ada di lambung arena ada asam lambung • Bolus yang sudah diproses akan menjadi bahan kekuningan yang disebut kimus dan akan masuk ke usus halus. 5) Usus Halus • Usus halus merupakan organ pencernaan yang terletak di antara lambung dan usus besar. • Usus halus memiliki 3 bagian, yaitu:


151 Usus dua belas jari (Duodenum) = berfungsi sebagai tempat pencernaan makanan secara kimiawi. Memiliki panjang 25 cm dan memiliki 2 saluran yaitu saluran getah pankreas dan saluran empedu. Usus tengah (jejunum) = tempat berakhirnya proses pencernaan. Memiliki panjang sekitar 7 meter. Usus penyerapan (ileum) = berfungsi menyerap makanan. Sari-sari makanan akan diserap oleh jonjot usus (vili). 6) Usus Besar • Fungsi = mengatur sisa air pada makanan • Usus besar terdiri atas empat bagian, yaitu usus buntu (caecum), usus besar bagian naik, mendatar dan turun. • Pada usus buntu terdapat umbai cacing (apendiks) yang berfungsi untuk melawan infeksi. B. Kelainan Sistem Pencernaan pada Manusia Gangguan pada sistem pencernaan makanan dapat disebabkan oleh faktor luar, seperti makanan yang beracun atau toksin bakteri dan faktor dalam, seperti kelainan alat pencernaan makanan. Gangguan tersebut antara lain: 1. Apendisitis, yaitu peradangan pada apendiks (umbai cacing) yang disebabkan oleh infeksi bakteri. 2. Diare, yaitu keadaan dimana peristaltik dipercepat sehingga feses cair dan berlendir. 3. Xerostomia adalah istilah bagi penyakit pada rongga mulut yang ditandai dengan produksi air ludah yang berlebih. 4. Konstipasi atau sembelit, yaitu keadaan dimana feses lambat didorong, absorbsi air cukup tinggi, dan akibatnya feses menjadi keras. 5. Parotitis atau penyakit gondong, yaitu adanya virus yang menyerang kelenjar air ludah di bagian bawah telinga. 6. Magh, gangguan ini ditandai dengan rasa tidak nyaman pada perut, yang umumnya ringan dan muncul ketika mengonsumsi makanan atau minuman tertentu, serta saat terlambat makan. 7. Gerd, ditandai dengan naiknya asam dari lambung ke kerongkongan (esofagus). Gangguan pencernaan ini terjadi karena longgar atau tidak menutup dengan baiknya katup antara esofagus dan lambung. C. Nutrisi dan Zat Makanan Banyak faktor yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan manusia, diantaranya adalah makanan. Melalui makanan, manusia dapat memperoleh nutrisi yang dibutuhkan. Nutrisi tersebut yaitu : a. Karbohidrat Karbohidrat digunakan sebagai sumber energi bagi tubuh kita. Karbohidrat terdapat pada beras, jagung, gandum, kentang, ubi-ubian, buah-buahan, dan madu.


152 b. Protein Protein berfungsi sebagai penghasil energi, pengganti sel-sel yang rusak, dan pembentuk antibodi. Contohnya adalah kedelai, kacang hijau, dan kacang tanah. c. Lemak Lemak berfungsi sebagai cadangan energi dan pelarut vitamin A, D, E, dan K. Seperti lemak hewani misalnya daging, susu, ikan, telur, dan minyak ikan. lemak tumbuhan atau lemak nabati, misalnya kelapa, kemiri, kacangkacangan, dan alpukat. d. Vitamin Vitamin berfungsi sebagai komponen organik enzim yang disebut sebagai koenzim. Terdapat dua kelompok vitamin, yaitu vitamin yang larut dalam lemak (A, D, E, dan K) dan vitamin yang larut dalam air (vitamin B dan C). e. Mineral Mineral berfungsi dalam proses pembangunan sel, membantu reaksi kimia tubuh, mengangkat oksigen ke seluruh tubuh, dan pembentukan dan pemeliharaan tulang. Contoh mineral seperti kalsium, fosfor, besi, iodium, seng, kalium, dan natrium. f. Air Sekitar 60-80% sel tubuh makhluk hidup terdiri atas air. Air dibutuhkan oleh tubuh sebagai pembentuk sel dan cairan tubuh, pengatur suhu tubuh, pelarut zat-zat gizi lain, media transportasi, dan media pengeluaran sisa metabolisme. D. Narkotika, Psikotoprika dan Zat Aditif. NAPZA merupakan singkatan dari narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lainnya baik zat alami atau sintetis. NAPZA dibagi menjadi tiga jenis, yaitu narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lainnya. Ketiga istilah tersebut mengacu pada kelompok senyawa yang dapat menyebabkan kecanduan. 1. Narkotika Narkotika, merupakan suatu zat atau obat yang berasal dari tanaman maupun bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis yang menyebabkan penurunan dan perubahan kesadaran, menurangi dan menghilangkan rasa nyeri serta dapat menimbulkan ketergantungan secara fisik maupun psikologik. Narkotika terbagi menjadi tiga golongan: • Narkotika golongan I adalah narkotika yang dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan dan tidak digunakan dalam terapi, serta mempunyai potensi sangat tinggi mengakibatkan ketergantungan. Contoh: heroin, kokain, ganja. • Narkotika golongan II adalah narkotika yang berkhasiat untuk pengobatan, digunakan dalam terapi atau tujuan pengembangan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi tinggi mengakibatkan ketergantungan. Contoh: morfin, petidin, turunan garam dalam golongan tertentu.


153 • Narkotika golongan III adalah narkotika yang berkhasiat dalam pengobatan yang banyak digunakan dalam terapi dan atau tujuan pengembangan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi ringan menyebabkan ketergantungan. Misalkan: kodein, garam-garam narkotika dalam golongan tertentu. 2. Psikotropika Psikotropika adalah zat atau obat yang bekerja menurunkan fungsi otak serta merangsang susuan syaraf pusat sehingga menimbulkan reaksi berupa halusinasi, ilusi, gangguan cara berpikir, perubahan perasaan yang tiba-tiba, dan menimbulkan rasa kecanduan pada pemakainya. Psikotropika dibagi menjadi empat golongan: • Psikotropika golongan I adalah psikotropika yang hanya digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak digunakan dalam terapi, serta mempunyai potensi yang amat kuat mengakibatkan sindroma ketergantungan. Yang termasuk golongan ini yaitu: MDMA, ekstasi, LSD, ST. • Psikotropika golongan II adalah psikotropika yang berkhasiat untuk pengobatan dan dapat digunakan dalam terapi dan atau untuk tujuan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi kuat menimbulkan ketergantungan. Contoh: amfetamin, fensiklidin, sekobarbital, metakualon, metilfenidat (Ritalin). • Psikotropika golongan III adalah psikotropika yang berkhasiat pengobatan dan banyak digunakan dalam terapi dan atau untuk tujuan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi sedang menyebabkan ketergantungan. Contoh : fenobarbital dan flunitrasepam. • Psikotropika golongan IV adalah psikotropika yang mempunyai khasiat pengobatan dan sangat luas digunakan dalam terapi dan atau untuk tujuan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan ketergantungan. Contoh: diazepam, klobazam, bromazepam, klonazepam, khlordiazepoxiase, nitrazepam. 3. Zat Aditif Zat aditif adalah segala jenis bahan yang ditambahkan dengan sengaja ke dalam makanan dengan tujuan untuk menambah dan memperkuat rasa, membuat warna yang lebih menarik, mengawetkan, memberi aroma, mengentalkan, dan mengemulsi bahan makanan. Zat aditif dibagi menjadi beberapa kelompok: a. Zat Pemanis Contoh zat pemanis alami adalah gula pasir, gula aren, gula kelapa. Tujuan dari zat pemanis ini adalah untuk menambah rasa. Sementara zat pemanis buatan yang sering kita temui di bahan makanan seperti permen atau soda adalah aspartam, sorbitol, dan siklamat. Mengkonsumsi zat pemanis secara berlebihan akan memicu penyakit seperti diabetes. b. Zat Pewarna Zat pewarna bertujuan untuk membuat warna makanan menjadi lebih menarik sehingga menggugah selera. Zat pewarna alami seperti kunyit, bunga telang, buah naga, atau daun suji biasa digunakan untuk memberi warna makanan dan


154 tergolong aman untuk dikonsumsi. Makanan yang diwarnai dengan pewarna sintetis, terutama pewarna kain, akan menimbulkan penyakit berbahaya bagi tubuh seperti kanker. c. Zat Penyedap Penyedap rasa adalah bahan tambahan makanan yang memberikan rasa pada bahan tertentu, sehingga suatu makanan dapat bertambah manis, asam, dan sebagainya. Salah satu dari contoh zat penyedap adalah Monosodium Glutamat (MSG), zat yang berfungsi untuk meningkatkan rasa makanan menjadi lebih gurih dan nikmat. MSG tidak baik jika dikonsumsi berlebihan karena akan berdampak buruk untuk kesehatan, seperti menyebabkan pusing dan sakit kepala. Batas maksimal untuk konsumsi MSG adalah 120 mg/kg berat badan. Sebenarnya bumbu-bumbu dapur seperti garam, bawang putih, bawang bombay, merica juga bisa menjadi zat penyedap serta tentu saja lebih sehat dan alami. d. Zat Pengawet Zat pengawet ditambahkan untuk memperpanjang umur makanan dan mencegah pembusukan. Pengasinan dan pemanisan adalah cara alami untuk memperpanjang umur makanan. Contoh zat pengawet buatan seperti asam benzoat, natrium benzoat, dan potasium benzoat. Meng konsumsi makanan atau minuman yang mengandung zat pengawet secara berlebihan akan menim bulkan gangguan kesehatan seperti kanker e. Zat Pemberi Aroma Biasanya produsen makanan akan menambahkan zat pemberi aroma seperti aroma buah-buahan untuk menggugah selera. Mereka menambahkan zat pemberi aroma supaya menyerupai aroma buah alami. Bisa jadi makanan atau minuman yang kalian konsumsi bukan berasal dari buah alami, tetapi hanya makanan atau minuman yang berperisa buah. f. Zat pengental dan pengemulsi Zat pengental dan pengemulsi makanan diberikan agar dapat menstabilkan dan memberi struktur pada makanan sehingga terlihat lebih menarik. Contoh zat pengental adalah agar-agar, tapioka, dan gelatin. Pengemulsi bertujuan untuk mempertahankan penyebaran lemak di dalam air agar tidak pecah. Contoh pengemulsi adalah lesitin yang terdapat pada makanan seperti mayonaise dan mentega. 1. Seorang siswa makan pagi dengan dua potong roti tawar yang diolesi margarin dan bertabur butiran coklat. Selain itu siswa tersebut juga minum segelas susu. a. Cobalah menganalisis zat gizi yang belum terpenuhi pada menu sarapan siswa tersebut! Uji Kompetensi


155 2. Makanan yang dikonsumsi seseorang dapat mengandung bakteri. Untuk mencegah berkembangnya bakteri tersebut, organ apakah yang dapat membunuh bakteri tersebut? Bagaimana cara kerja organ tersebut? 3. Nasi yang dikunyah lama (kurang lebih 5 menit) akan terasa manis karena … 4. Seseorang yang mengkonsumsi memiliki pola makan yang kurang serat dari buah - buahan dan sayuran, maka gangguan pada proses pencernaan adalah... 5. Perhatikan tabel daftar menu makanan dan perkiraan energi berikut ini! Ustadz Marwan merupakan seorang guru TIK yang berusia 28 Tahun. Jumlah asupan energi Ustadz Marwan sebagai guru berkisar 2400 kkal - 2600 kkal dalam satu hari. Sebelum berangkar ke sekolah, Ustadz Marwan sarapan terlebih dahulu. Total energi menu sarapan paginya sekitar 898 kkal, makan siang nya 744 kkal. Saran yang tepat menu apa yang harus dipilih Ustadz Marwan saat makan malamnya adalah... 6. Pengaruh psikis zat narkotika jenis ekstasi dosis tinggi terhadap tubuh pengguna adalah… Sistem Ekskresi pada Manusia Sistem ekskresi adalah proses pengeluaran zat-zat sisa metabolisme yang sudah tidak digunakan lagi oleh tubuh.Zat-zat sisa metabolisme ini antara lain seperti gas CO2, limbah nitrogen seperti urea, sisa perombakan sel darah merah seperti bilirubin, sampai kelebihan zat seperti kelebihan air (H2O), yang bisa dikeluarkan diantaranya melalui keringat dan juga urin. Pengeluaran zat-zat tersebut bertujuan agar zat-zat sisa dalam tubuh tidak meracuni organ lainnya. Sistem ekskresi pada manusia melibatkan beberapa organ berupa : ginjal, kulit, paru-paru, dan hati.


156 A. Ginjal • Fungsi ginjal 1. Menyaring darah dengan cara membuang urea dan sampah metabolisme dari dalam darah 2. Mempertahankan zat-zat yang masih dibutuhkan oleh tubuh. 3. Mengatur banyaknya air dalam tubuh manusia agar tetap seimbang (homeostasis) • Struktur ginjal 1. Luar ginjal (kortex renalis) : melindungi bagian dalam ginjal, tempat tinggal glomerulus dan tubulus a. Kapsula Bowman : menampung sementara hasil penyaringan glomerulus dan membawanya ke tubulus kontortus proksimal b. Glomerulus : menyerap protein dari darah c. Tubulus proksimal : menyerap air, natrium, dan glukosa kembali ke dalam darah. d. Tubulus distal : menyerap lebih banyak natrium ke dalam darah dan menyerap kalium serta asam. e. Lengkung henle menyerap kalium, klorida, dan natrium ke dalam darah. 2. Bawah ginjal (medula renalis) : mengangkut cairan masuk ke dalam ginjal dan urine agar masuk ke luar ginjal. 3. Dalam ginjal (pelvis renalis) : sebagai penampung urine sebelum dikeluarkan melalui ureter. • Pembuatan Urine 1. Filtrasi : proses penyaringan sel-sel darah. Proses filtrasi menghasilkan urine primer yang mengandung air, glukosa, asam amino, urea, dan ion-ion. 2. Reabsorpsi : Proses penyerapan kembali zat-zat pada urine primer yang masih dibutuhkan oleh tubuh. Proses reabsorbsi menghasilkan urine sekunder. 3. Augmentasi : proses pengumpulan zat-zat yang tidak diperlukan tubuh ke dalam cairan urine sekunder. Proses augmentasi menghasilkan urin sesungguhnya.


157 B. Hati • Fungsi Hati 1. merombak sel-sel darah merah yang sudah tua atau rusak untuk menghasilkan bilirubin yang sifatnya beracun 2. tempat penyimpanan gula dalam bentuk glikogen 3. menetralkan racun 4. mengubah provitamin A menjadi vitamin A 5. membentuk protrombin dan mengatur kadar gula dalam darah. C. Kulit Kulit terdiri atas lapisan kulit ari (epidermis), kulit jangat (dermis) dan jaringan bawah kulit (subkutan). Sebagai organ ekskresi, kulit berfungsi mengeluarkan keringat yang terdiri dari air dan garam-garam mineral. Sebagai indra peraba dan perasa, pelindung tubuh terhadap luka dan kuman, tempat pembentukan vitamin D dari provitamin D dengan bantuan sinar ultraviolet cahaya matahari, penyimpan kelebihan lemak, pengatur suhu tubuh D. Paru-paru Paru-paru berfungsi mengeluarkan uap air dan karbon dioksida. Untuk membuktikan paru-paru mengeluarkan uap air, hembuskan napas di depan cermin, maka cermin akan menjadi kusam. Gangguan dan penyakit yang menyerang sistem ekskresi 1. Nefritis : Nefritis adalah peradangan pada nefron karena infeksi bakteri Streptococcus. 2. Batu ginjal : Batu ginjal disebabkan karena adanya endapan dari garam kalsium dalam ginjal. 3. Albuminaria : Penyakit ini ditandai adanya albumin atau protein dalam urine 4. Hematuria : Penyakit ini ditandai dengan adanya sel-sel darah merah dalam urine. 5. Diabetes insipidus : Penyakit ini ditandai dengan pengeluaran urine yang berlebihan, disebabkan karena kekurangan hormon antideuritik (ADH). 6. Diabetes melitus : Gangguan yang terjadi pada sekresi hormon insulin yang menyebabkan gangguan fungsi kadar glukosa dalam darah Jawablah soal di bawah ini dengan jelas dan benar ! 1. Bagaimana ginjal mampu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh? 2. Mengapa kadar gula di dalam darah kita menunjukkan sesuatu yang tidak beres dalam tubuh kita? Uji Kompetensi


158 3. Pada hari sabtu yang cerah, Kiki sedang bersantai di rumah. Dia meminum 2.000 mililiter air, dan memproduksi 1.500 milliliter urin. Keesokan harinya dia berolahraga di taman. Kiki meminum 2.200 mililiter air dan menghasilkan 1.100 mililiter urin. Coba hitung persentase air yang berubah menjadi urin setiap harinya. Jelaskan apa yang menyebabkan perbedaan persentase dari urin yang dihasilkan di kedua hari tersebut! 4. Bagaimana cara urine meninggalkan tubuh kita? 5. Gunakan table di bawah ini untuk menjawab pertanyaan no.6 Berapakah total air yang hilang saat cuaca panas dan saat berolahraga berat? SISTEM PEREDARAN DARAH PADA MANUSIA Sistem peredaran darah ialah sistem yang berhubungan dengan pergerakan darah di dalam pembuluh darah dan juga perpindahan darah dari satu tempat ke tempat lain. A. Darah • Darah manusia berfungsi sebagai alat transpor/pengangkut, mengedarkan sari makanan ke sel-sel tubuh, pengatur suhu tubuh, dan alat pertahanan tubuh. • Darah tersusun atas bagian yang cair (plasma darah), dan bagian yang padat (sel darah). Plasma darah terdiri atas serum dan fibrinogen. Sel darah terdiri atas sel darah merah (eritrosit) yang berfungsi untuk mengangkut oksigen ke jaringan tubuh, sel darah putih (leukosit) untuk membunuh kuman atau sebagai antibodi, dan keping darah (trombosit) untuk menutup luka. Perbedaan Ciri-Ciri Sel Darah Aspek Eritrosit Leukosit Trombosit Inti Sel Tidak punya Punya Tidak punya Hemoglobin Punya Tidak punya Tidak punya Jumlah/mm3 4-5 juta 6-9 ribu 200-400 ribu


159 Bentuk Bikonkaf Bervariasi, dapat berubah-ubah Tak beraturan Waktu Hidup 120 hari 100-300 hari 8 hari Fungsi Alat angkut oksigen Kekebalan tubuh Pembekuan darah Mekanisme Pembekuan Darah : B. Jantung dan Pembuluh Darah Alat-alat peredaran darah : 1. Jantung • Jantung berfungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Jantung terletak di dalam rongga dada, tepatnya di belakang tuang dada dan di antara dua belahan paru. • Jantung terdiri atas 4 ruang, yaitu dua serambi/atrium dam dua bilik/ventrikel. Jantung bekerja dengan melakukan kontraksi (mengempis), dan relaksasi (mengembang). • Fase kontraksi disebut sistole dengan tekanan darah normal 120 mmHg. Fase relaksasi disebut diastole dengan tekanan darah normal 80 mmHg. 2. Pembuluh darah Berdasarkan fungsinya, pembuluh darah dapat dibedakan menjadi pembuluh nadi, pembuluh vena, dan pembuluh kapiler. • Pembuluh nadi (arteri), mengalirkan darah dari jantung ke selutuh tubuh. • Pembuluh balik (vena), mengalirkan darah dari seluruh tubuh kembali ke jantung. • Pembuluh kapiler, menghubungkan kedua pembuluh tersebut.


160 Perbedaan Pembuluh Darah Arteri dan Vena Pembeda Pembuluh Nadi (Arteri) Pembuluh Balik (Vena) Letak Agak tersembunyi di dalam tubuh Dekat dengan permukaan tubuh, tampak kebiru-biruan Dinding pembuluh Tebal, kuat, elastis Tipis dan tidak elastis Aliran darah Meninggalkan jantung Menuju jantung Denyut Terasa Tidak terasa Katup Satu pada pangkal jantung Banyak di sepanjang pembuluh Jika terluka Darah memancar Darah hanya menetes C. Sistem Peredaran Darah Sistem peredaran darah manusia merupakan sistem peredaran darah tertutup dan rangkap. Disebut sistem peredaran tertutup karena darah beredar di dalam pembuluh darah. Disebut sistem peredaran darah rangkap karena terdiri atas peredaran darah kecil (jantung – paruparu – jantung) dan peredaran darah besar (jantung – seluruh tubuh – jantung). 1) Sistem Peredaran Darah Kecil


161 Darah mengalir dari bilik kanan → arteri pulmonalis → paru-paru → vena pulmonalis → serambi kiri → bilik kiri. 2) Sistem Peredaran Darah Besar Darah mengalir dari bilik kanan → arteri pulmonalis → paru-paru → vena pulmonalis → serambi kiri → bilik kiri → aorta → seluruh tubuh → vena cava superior dan inferior → serambi kanan. D. Kelainan atau Penyakit pada Sistem Peredaran Darah Manusia 1. Jantung koroner = Terjadi karena arteri koronaria tidak dapat menyuplai darah yang cukup ke otot jantung. 2. Stroke = Kurangnya asupan oksigen ke otak. 3. Anemia = Disebabkan oleh kurangnya hemoglobin pada sel darah merah dalam tubuh. 4. Varises = Pelebaran pembuluh darah (vena), biasanya terjadi pada kaki. 5. Hipertensi dan hipotensi = Hipertensi yaitu tekanan darah tinggi yang melebihi normal. Hipotensi yaitu tekanan darah rendah yang kurang dari batas normal. 6. Hemofilia = Kelainan genetik (turunan), yaitu darah sukar membeku. 7. Leukemia (kanker darah) = Disebabkan produksi sel darah putih yang terlalu tinggi. Jawablah dengan benar pertanyaan dibawah ini ! 1. Bagian sel darah yang berperan dalam proses pembekuan darah yaitu... 2. Organ yang berperan dalam memompa darah ke seluruh tubuh ialah... 3. Hemoglobin terdapat dalam… 4. Pembuluh yang membawa darah kaya O2 adalah… 5. Hipertensi merupakan sebutan untuk penyakit…. 6. Jelaskan 3 macam penyakit yang menyerang sistem peredaran darah manusia? 7. Jelaskan proses peredaran darah kecil dan besar yang terjadi pada tubuh! 8. Jelaskan perbedaan antara pembuluh arteri dan pembuluh vena! 9. Jelaskan perbedaan antara eritrosit, leukosit, dan trombosit! 10.Bu Rina untuk melakukan pengecekan tekanan darahnya. Setelah dilakukan pengukuran tekanan darah, dokter mengatakan bahwa tekanan darah Bu Rina pada saat itu adalah 110/70. Apakah penyakit yang diderita Bu Rina? Dan jelaskan maksud dari hasil pengukuran tekanan darah dengan kondisi pembuluh darah tersebut! Uji Kompetensi


162 SISTEM PERNAPASAN PADA MANUSIA Pernapasan atau bisa disebut juga dengan respirasi yang dapat didefinisikan sebagai sebuah proses pengambilan oksigen dan pelepasan karbohidrat dan penggunaan energi yang ada di dalam tubuh. A. Struktur dan Fungsi Sistem Pernapasan a. Hidung • Fungsi - Tempat masuknya udara. - Penyaring udara melalui rambut-rambut halus dan lendir di dalam hidung. - Sebagai indra penciuman. b. Faring • Fungsi - Menghubungkan saluran udara dan saluran makanan - Membawa udara dari rongga hidung ke trakea - Pengeluaran suara dengan bergetar - Mengatur tekanan udara yang berkaitan dengan telinga c. Laring • Fungsi : - Tempat melekatnya selaput atau pita suara - Melindungi saluran pernapasan dari makanan. Terdapat epiglottis yang berfungsi sebagai katup yang melindungi makanan dan air masuk ke saluran pernapasan. d. Trakea • Fungsi :


163 - Terdapat katup yang berfungsi untuk membuka dan menutup saluran pernafasan. - Ketika sedang berbicara, katup menutup, saluran makanan tertutup dan saluran pernapasan terbuka. - Ketika sedang menelan, katup membuka, saluran makanan terbuka dan saluran pernapasan tertutup. e. Bronkus • Fungsi : - Mengalirkan udara dari mulut ke paru-paru - Mengeluarkan debu, iritan, dan partikel asing yang masuk ke paru-paru - Menghasilkan dahak untuk mencegah iritasi dan peradangan pada bronkus dan paru-paru - Mengatur jumlah oksigen yang masuk dan karbon dioksida yang keluar dari paru-paru - Membantu melembapkan udara yang dihirup f. Paru-paru • Paru-paru terletak di dalam rongga dada dan terdiri dari 3 gelambir pada paru-paru kanan dan 2 gelambir pada paru-paru kiri • Fungsi : pertukaran udara kotor yang mengandung karbon dioksida (CO2) dengan udara bersih yang mengandung oksigen (O2) • Pertukaran udara ini tepatnya terjadi dalam gelembung paru-paru (alveolus) g. Diafragma • Fungsi : - mengatur masuk dan keluarnya udara dari dalam dan keluar tubuh melalui kontraksi dan relaksasinya. - mencegah mengalirnya cairan asam dari lambung ke esofagus dan kerongkongan. • Kontraksi diafragma secara tiba-tiba bisa menyebabkan fenomena yang disebut dengan cegukan. Fenomena ini merupakan hasil dari pita suara semakin menutup karena banyaknya udara yang masuk ke paru. B. Mekanisme Sistem Pernapasan pada Manusia Manusia memiliki dua mekanisme pernapasan. Ada pernapasan dada dan juga pernapasan perut. Berikut adalah penjelasan mekanisme pernapasan manusia: 1. Pernapasan Dada Pernapasan dada yang selama ini dilakukan bekerja dengan mengandalkan pergerakan otot-otot di antara tulang rusuk. Prosesnya dimulai ketika otot di antara tulang rusuk mengembang saat seseorang menghirup udara (inspirasi) dan mengempis kembali (relaksasi) setelah mengembuskan udara. Perlu diketahui bahwa otot antar tulang rusuk dan diafragma bekerja dengan mekanisme yang berlawanan. 2. Pernapasan Perut (Diafragma)


164 Perbedaan yang paling mencolok antara mekanisme pernapasan dada dengan pernapasan perut, terletak pada bagian otot yang bekerja saat proses respirasi atau pertukaran oksigen dan karbon dioksida. Jika pernapasan dada menggunakan otot-otot tulang rusuk, maka pernapasan perut melibatkan otot-otot diafragma yang terletak di antara rongga dada dan perut. Pada pernapasan perut, otot diafragma akan berkontraksi saat proses inspirasi dan berelaksasi saat mengeluarkan udara. C. Kapasitas dan Volume Paru-Paru pada Manusia Kapasitas vital paru adalah volume paru udara maksimal yang dapat masuk dan keluar paru-paru selama satu siklus pernapasan yaitu setelah inspirasi maksimal dan ekspirasi maksimal. D. Gangguan pada Sistem Pernapasan Manusia 1. Asma : Asma adalah penyakit kronis pada saluran pernapasan yang ditandai dengan sesak akibat peradangan dan penyempitan pada saluran napas serta adanya suara mengi. 2. Bronkitis : bronkitis terjadi ketika saluran yang membawa udara ke paru-paru atau bronkus mengalami peradangan. Akibatnya, gangguan respirasi ini menyebabkan penderitanya batuk berdahak.


165 3. Flu : Flu disebabkan oleh virus influenza yang menginfeksi hidung, tenggorokan, dan paruparu. 4. Sinusitis : Asma merupakan gangguan respirasi yang ditandai dengan peradangan pada saluran pernapasan. Keluhan ini membuat saluran napas mengalami penyempitan. Penyebabnya bisa karena alergi, paparan asap, polusi, hingga udara dingin. 5. Pneumonia : Pneumonia adalah gangguan respirasi pada paru-paru yang disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, atau jamur. 6. Penyakit Paru Kronis : Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) adalah peradangan pada paru-paru yang berlangsung dalam jangka panjang. PPOK umumnya ditandai dengan kesulitan bernapas, batuk berdahak. PPOK merupakan penyakit yang sering terjadi pada perokok aktif dan pasif. 7. Tuberkulosis : Tuberkulosis (TBC) atau TB adalah penyakit menular akibat infeksi bakteri. TBC umumnya menyerang paru-paru, tetapi juga dapat menyerang organ tubuh lain, seperti ginjal, tulang belakang, dan otak. Gejala umum dari TBC adalah batuk terus menerus disertai dahak yang berdarah. 8. Kanker paru-paru : kondisi yang disebabkan oleh berbagai faktor, tetapi faktor utamanya adalah merokok. Hal ini karena di dalam rokok terdapat zat beracun penyebab kanker (karsinogen) yang berisiko mempercepat kerusakan sel pelapis paru-paru. Contoh zat beracun tersebut di antaranya nikotin dan tar. Jawablah soal di bawah ini dengan jelas dan benar ! 1. Virus covid-19 merupakan virus pandemic di seluruh dunia. Salah satu gejala pernapasan dari penderita covid-19 adalah….. 2. Seorang pasien datang ke rumah sakit dengan keluhan sesak saat menarik napas (inspirasi) disertai suara ‘ngik’. Apakah penyakit yang diderita oelh pasien tersebut? 3. Seorang pasien datang ke klinik disertai batuk terus menerus dengan suara keras disertai darah pada dahaknya. Apakah penyakit yang diderita oleh pasien tersebut? Uji Kompetensi


166 Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Oktober – Desember 2023 INTERAKSI KERUANGAN DALAM KEHIDUPAN DI NEGARA-NEGARA ASEAN A. Interaksi Antar negara-negara ASEAN 1. Pengertian, Faktor Pendorong, dan Penghambat Kerja Sama Kalian tentunya tahu mengenai kegiatan SEA Games yang diadakan setiap dua tahun sekali. Apakah latar belakang dan tujuan diadakannya SEA Games? Apakah terdapat bentuk kerja sama dalam pelaksanaannya? Hubungan antarnegara ASEAN semakin diperlukan seiring dengan munculnya berbagai macam kebutuhan yang berbeda-beda dari tiap-tiap negara anggota. Kebutuhan sosial, politik, ekonomi, maupun bidang lainnya menuntut suatu negara untuk berperan aktif dengan melakukan kerja sama antarnegara ataupun dengan dunia internasional. Organisasi internasional kemudian dibentuk guna mengatasi dan meminimalisasi masalah yang dapat ditimbulkan dari interaksi antarnegara dalam berbagai bidang. Contohnya, Association of South East Asian Nation (ASEAN) yang merupakan salah satu organisasi internasional yang bersifat kawasan atau region. Dapat disimpulkan bahwa kerja sama adalah menjalin hubungan antara dua negara atau lebih demi mencapai suatu kesepakatan. Terdapat faktor pendorong dan penghambat dalam kerja sama sebagai berikut. a. Faktor pendorong 1) Kesamaan dan perbedaan sumber daya alam Kesamaan sumber daya alam antara beberapa negara dapat mendorong terbentuknya kerja sama antarnegara. Sebagai contoh, beberapa negara penghasil minyak bumi membentuk suatu kerja sama yang diberi nama OPEC (Organization of Petroleum Exporting Countries). Perbedaan sumber daya pangan di setiap negara ASEAN juga melahirkan kerja sama. Indonesia mengekspor hasil pertanian ke Singapura. Indonesia juga mengimpor beras dari Myanmar dan Thailand untuk memenuhi kebutuhannya. 2) Kesamaan dan perbedaan wilayah (kondisi geografis) Karena kesamaan letak geografis, beberapa negara di suatu kawasan pada umumnya mengadakan kerja sama untuk menjaga stabilitas dan keamanan negara. Contoh: negara-negara yang terletak di wilayah Asia Tenggara membentuk kerja sama melalui organisasi ASEAN. b. Faktor penghambat Beberapa faktor penghambat kerja sama di kawasan ASEAN antara lain.


167 1) Perbedaan Ideologi Faktanya, saat ini hampir tidak ada negara ASEAN yang menutup diri dari kerja sama antarnegara ASEAN. 2) Konflik dan peperangan Kondisi konflik dan peperangan yang terjadi di dalam negeri maupun antara negara mengganggu stabilitas negaranya sehingga akan menghambat kerja sama. 3) Kebijakan protektif Suatu negara yang menerapkan kebijakan yang bertujuan melindungi kepentingan dalam negeri dan meningkatkan daya saing. Misalnya, tidak menerima impor hasil pertanian karena dapat mempengaruhi kondisi pendapatan hasil pertanian di dalam negerinya. Dampak kebijakan ini juga dapat mempengaruhi hubungan antarnegara sehingga menghambat kerja sama yang harmonis. 4) Perbedaan kepentingan tiap-tiap negara Kerja sama dibutuhkan bagi perkembangan dan masa depan negara di dunia. Akan tetapi, dalam kerja sama antarnegara tiap- tiap negara memiliki kepentingan yang berbeda. Perbedaan ini dapat menghambat kerja sama yang harmonis. 2. Bentuk-Bentuk Kerja Sama (Sosial, Politik, Budaya, Pendidikan, dan Perkembangannya) Silahkan kalian baca dan pahami artikel di bawah ini terlebih dahulu! Interaksi dan Kerja sama Antarnegara-negara ASEAN Pada tahun 2003, Komite ASEAN untuk Penanganan Bencana (ASEAN Committee on Disaster Management/ACDM) secara resmi dibentuk dengan mandat mempersiapkan program kerja beserta prioritas kegiatan yang kemudian dikenal sebagai Program Regional ASEAN untuk Penanganan Bencana (ASEAN Regional Programme on Disaster Management/ARPDM). ARPDM membuat kerangka kerja sama antarnegara ASEAN dan juga dengan Mitra Wicara dan organisasi internasional untuk periode 2004– 2011. Rangkaian program terpadu ARPDM mencakup lima komponen inti dan mencakup lebih dari 29 kelompok kegiatan. Kelima komponen inti dimaksud adalah: - Pembentukan Kerangka Penanganan Bencana Regional ASEAN; - Peningkatan Kapasitas; - Pertukaran Informasi dan Sumber Daya; - Peningkatan Kolaborasi dan Penguatan Kemitraan; - Peningkatan Pengetahuan, Kesadaran, dan Advokasi Publik


168 Kejadian tsunami telah mendorong negara-negara anggota ASEAN untuk menata kembali dan memperkuat kerja samanya di bidang penanganan bencana. Masalah penanganan bencana tidak dapat lagi hanya dilakukan di tingkat sektoral tetapi harus melibatkan seluruh sektor terkait. Tidak hanya di tingkat nasional tapi juga regional, bahkan melalui kerja sama internasional bila memang diperlukan. Dalam kaitan ini, pemerintah Indonesia telah mengambil inisiatif untuk menyelenggarakan Pertemuan Khusus Para Pemimpin ASEAN pasca gempa dan Tsunami (KTT Tsunami) di Jakarta pada tanggal 6 Januari 2005. KTT Tsunami antara lain telah menghasilkan pernyataan bersama yang dikenal dengan nama Deklarasi Jakarta, yaitu “Deklarasi tentang Aksi untuk Memperkuat Bantuan Darurat, Rehabilitasi, Rekonstruksi, dan Pencegahan atas Dampak Bencana Gempa Bumi dan Tsunami”. Bagaimana pendapatmu tentang interaksi dan kerja sama antarnegara-negara ASEAN dalam artikel tersebut? Interaksi dan kerja sama antarnegara-negara ASEAN semakin berkembang seiring dengan munculnya berbagai kebutuhan setiap negara anggota. Kebutuhan sosial, politik, ekonomi, dan bidang-bidang lainnya menuntut suatu negara untuk berperan aktif melakukan kerja sama antarnegara. Hal ini yang terkadang menimbulkan permasalahan sebagai akibat dari keinginan masing-masing negara untuk mendapatkan dan mewujudkan kepentingan nasionalnya. Organisasi internasional kemudian dibentuk guna mengatasi dan meminimalisasi masalah yang dapat ditimbulkan dari interaksi antarnegara dalam berbagai bidang. 1) Bentuk Kerja Sama di Bidang Sosial dan Budaya Kerja sama antarnegara-negara anggota ASEAN dalam bidang sosial dilakukan agar tercipta kerukunan dan kemajuan bersama. Setiap negara anggota ASEAN diminta berperan aktif dan ikut serta dalam upaya kerja sama guna mendukung kesejahteraan negaranya sendiri. Kerja sama dalam bidang sosial dan budaya dilaksanakan oleh COSD (Committee on Social Development). Beberapa bentuk kerja sama di bidang sosial negara-negara anggota ASEAN antara lain sebagai berikut: - bidang pembangunan sosial dengan menekankan kesejahteraan golongan berpendapatan rendah, perluasan kesempatan kerja, serta pembayaran (upah) yang wajar; - membantu kepada kaum wanita dan pemuda dalam usaha-usaha pembangunan; - menanggulangi masalah masalah perkembangan penduduk dengan bekerja sama dengan badan badan internasional yang bersangkutan; - pengembangan sumber daya manusia; - peningkatan kesejahteraan; - program peningkatan kesehatan (makanan dan obat-obatan); - pertukaran budaya dan seni, juga festival film ASEAN; - penandatanganan kesepakatan bersama di bidang pariwisata ASEAN (ASEAN Tourism Agreement (ATA)); serta - penyelenggaraan pesta olahraga dua tahun sekali melalui SEA- Games. 2) Bidang Kerja Sama di Bidang Politik dan Keamanan


169 Kerja sama politik ini ditujukan untuk menciptakan keamanan, stabilitas, dan perdamaian antarnegara di ASEAN. Kerja sama ini menyepakati adanya ZOPFAN, traktat persahabatan dan kerja sama (Treaty of Amity and Cooperation/TAC in Southeast Asia), dan kawasan bebas senjata nuklir di Asia Tenggara (Treaty on Southeast Asian Nuclear Weapon-Free Zone/SEANWF). Selain itu, kerja sama dalam bidang politik, menciptakan ASEAN Regional Forum (ARF) untuk membahas kasuskasus terkini yang menjadi perhatian ASEAN. Beberapa contoh nyata kerja sama politik dan keamanan adalah: - Traktat Bantuan Hukum Timbal Balik di Bidang Pidana (Treaty on Mutual Assistance in Criminal Matters/MLAT). - Konvensi ASEAN tentang Pemberantasan Terorisme (ASEAN Convention on Counter Terrorism/ACCT). - Pertemuan para Menteri Pertahanan (Defence Ministers Meeting/ADMM) yang bertujuan mempromosikan perdamaian dan stabilitas kawasan melalui dialog serta kerja sama di bidang pertahanan dan keamanan. - Penyelesaian sengketa Laut Cina Selatan. - Kerja sama pemberantasan kejahatan lintas negara yang mencakup pemberantasan terorisme, perdagangan obat terlarang, pencucian uang penyelundupan dan perdagangan senjata ringan dan manusia, bajak laut, kejahatan internet, dan kejahatan ekonomi internasional. - Kerja sama di bidang hukum, bidang migrasi dan kekonsuleran, serta kelembagaan antarparlemen. 3) Bentuk Kerja Sama di Bidang Pendidikan Kerja sama bilateral maupun multirateral di bidang pendidikan terus dilakukan oleh negara-negara ASEAN demi tercapainya tujuan meningkatkan kualitas pendidikan di Asia Tenggara dan meningkatnya daya saing internasional. Contoh bentuk kerja sama negara-negara ASEAN dalam bidang pendidikan: - ASEAN Council of Teachers Convention (ACT) di Sanur, Denpasar, Sabtu (8/12/2012), dengan tema ASEAN Community 2015: Teacher Professionalism for Quality Education and Humanity. Pada pertemuan ini hadir organisasi guru dari Indonesia, Brunei Darussalam, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam, serta Korea Selatan. - Penawaran beasiswa pendidikan. Contohnya, Singapura memberikan beasiswa latihan pengelolaan jasa pelabuhan udara, kesehatan dan keselamatan kerja industri, komunikasi bahari, dan lain-lain. Contoh lain: Indonesia memberikan beasiswa pendidikan kedokteran, bahasa, dan seni kepada pelajar negaranegara anggota ASEAN dan kawasan negara berkembang. - Negara-negara ASEAN memanfaatkan beasiswa untuk belajar di berbagai universitas di negara-negara ASEAN dan Jepang atas biaya yang diberikan oleh ASEAN-Japan Scholarship Fund (Dana Beasiswa ASEAN-Jepang). - Olimpiade di bidang pendidikan sering diadakan pada taraf regional Asia Tenggara. Contoh: Pertamina menyelenggarakan Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2015.


170 B. Pengaruh Kerjasama Bidang Ekonomi, Sosial, Politik, Budaya dan Pendidikan terhadap Kehidupan di ASEAN 1. Pengaruh Perubahan Ruang dan Interaksi Antarruang terhadap Keberlangsungan Kehidupan Ekonomi di Negara-Negara ASEAN. Para pemimpin ASEAN sepakat membentuk sebuah pasar tunggal di kawasan Asia Tenggara pada akhir 2015. Kesepakatan ini dilakukan agar daya saing ASEAN meningkat serta bisa menyaingi Tiongkok dan India untuk menarik investasi asing. Penanaman modal asing di wilayah ini sangat dibutuhkan untuk memperluas lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan. Pasar tunggal ini disebut dengan istilah Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Secara bertahap, MEA membuka peluang satu negara menjual barang dan jasa dengan mudah ke negara- negara anggota ASEAN. Selain itu, akan dibentuk pasar tenaga kerja profesional, seperti dokter, ahli keteknikan, guru, akuntan, dan lain-lain. Bentuk interaksi ini akan membuka peluang tenaga kerja asing untuk mengisi berbagai jabatan serta profesi di Indonesia yang tertutup atau kekurangan sumber daya manusianya. Kondisi tersebut menuntut semua penduduk di Asia Tengara dapat bersaing untuk menjadi tenaga kerja di negara-negara ASEAN. MEA membuka pasar dan lapangan kerja yang semakin bersaing sehingga berpengaruh terhadap penyiapan sumber daya manusia. Pendidikan yang berkualitas menjadi modal persaingan dalam menghasilkan lulusan yang mempunyai pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang terbuka berpikiran global. Kegiatan ekonomi berupa produksi, distribusi, dan konsumsi semakin luas dan bersaing bebas antarnegara ASEAN. 2. Pengaruh Perubahan Ruang dan Interaksi Antarruang terhadap Keberlangsungan Kehidupan Sosial di Negara-Negara ASEAN Kehidupan sosial sangatlah dinamis. Kondisi dan status sosial masyarakat Asia Tenggara yang berbeda dan hidup berdampingan terkadang memunculkan pertentangan karena perbedaan kepentingan. Masalah-masalah kemanusiaan banyak terjadi akibat interaksi sosial yang masih dipengaruhi sekat-sekat kepentingan. Pada Tahun 2015, ribuan pengungsi warga Myanmar membanjiri negara-negara tetangga, yaitu Malaysia, Thailand, dan Indonesia dengan menggunakan perahu. Pengungsi ini kemudian dikenal sebagai manusia perahu. ASEAN mengimbau negara-negara anggotanya agar menerima untuk sementara para manusia perahu itu atas pertimbangan kemanusiaan. Migrasi ini berpengaruh terhadap dinamika jumlah kependudukan suatu negara baik bagi yang mengungsi ataupun negara tujuan pengungsian. Selain itu, menimbulkan interaksi


171 sosial, seperti simpati dan empati antarpengungsi dan penduduk setempat daerah pengungsian. 3. Pengaruh Perubahan Ruang dan Interaksi Antarruang terhadap Keberlangsungan Kehidupan Budaya di Negara-Negara ASEAN Kebudayaan adalah salah satu di antara 3 (tiga) pilar utama ASEAN dalam proses mengarah ke tujuan membangun komunitas pada tahun 2015. Konferensi ke6 Menteri Kebudayaan dan Kesenian ASEAN di Kota Hue, Vietnam dengan tema “Meningkatkan peranan kebudayaan terhadap perkembangan yang berkesinambungan dari komunitas ASEAN” tanggal 19-20 April 2014, menegaskan tekad semua negara ASEAN tentang satu komunitas bersama, visi bersama, dan jati diri bersama. Seiring dengan perjalanan selama 47 tahun, kerja sama budaya ASEAN telah mengalami perkembangan dan perubahan, yang menonjolkan kebudayaan sebagai faktor yang penting bagi pembangunan komunitas ASEAN secara berkesinambungan. Banyak kegiatan hingga saat ini telah atau sedang dilaksanakan, misalnya membangun Kota Budaya ASEAN, Perkemahan Pemuda ASEAN, dan Jaringan Kota Kuno ASEAN. Beberapa aktivitas lain yang dilakukan sebagai dampak pengaruh perubahan komitmen kebudayaan ASEAN antara lain sebagai berikut. a. Festival Budaya ASEAN (FBA) Festival Budaya ASEAN 2013 digelar di Kota Purwakarta, Jawa Barat, tanggal 29 Juni 2013. Kegiatan itu diikuti sembilan negara, yaitu Malaysia, Brunei Darussalam, Filipina, Thailand, Myanmar, Laos, Vietnam dan tuan rumah Indonesia. Festival ini merupakan ajang memperkenalkan kebudayaan Kota dan Kabupaten Purwakarta ke masyarakat ASEAN, juga merupakan ajang mempertautkan dan memperkenalkan kebudayaan sesama negara ASEAN. Bagi Indonesia, kegiatan ini merupakan salah satu cara memperoleh devisa dari sektor pariwisata. b. Perkemahan Budaya Serumpun ASEAN Perkemahan budaya serumpun adalah kegiatan perkemahan budaya negaranegara ASEAN yang diprakarsai tiga negara, yaitu Indonesia– Malaysia–Brunei Darussalam. Kegiatan ini bertujuan menanamkan dan meningkatkan pemahaman penghayatan nilai-nilai budaya bangsa serumpun demi menciptakan ketahanan budaya. Perkemahan ini diarahkan pada pembinaan mental dan spiritual, wawasan kebangsaan budaya, ilmu pengetahuan dan teknologi, persaudaraan dan persahabatan, peningkatan keterampilan, dan olahraga, serta kepedulian terhadap masyarakat. Kegiatan ini sudah beberapa kali berlangsung: tahun 2010 di Sambas, tahun 2012 di Makassar, dan yang akan datang pada tahun 2017 di Kabupaten Siak. Kegiatan ini turut mendukung kelestarian dan peningkatan silaturahmi Bangsa Serumpun Indonesia – Malaysia – Brunei Darussalam. Selain itu, turut serta


172 mewariskan dan menanamkan nilai-nilai budaya luhur kepada genersai muda Indonesia – Malaysia – Brunei Darussalam, serta memperkuat komitmen terhadap suksesnya pendidikan, mendukung program kepariwisataan, khususnya dengan memperkenalkan budaya daerah sebagai daerah tujuan wisata terpilih dan spesifik. c. Industri Musik Musik merupakan salah satu hasil dari budaya. Saat ini, musik sudah menjadi salah satu cabang industri yang dapat dinikmati oleh siapa pun dan di manapun. Di Asia Tenggara, jenis musiknya beragam. Di Indonesia, salah satu musik khasnya adalah musik dangdut. Perkembangan industri musik sangat maju. Konser, festival musik, dan berbagai even lainnya menunjukkan hal tersebut. 4. Pengaruh Perubahan Ruang dan Interaksi Antarruang terhadap Keberlangsungan Kehidupan Politik di Negara-Negara ASEAN Perubahan dan interaksi antarruang juga dapat berpengaruh terhadap kehidupan politik baik antarnegara maupun antarmasyarakat di Asia Tenggara. Beberapa kasus yang menjadi sorotan antara lain: 1) Sengketa Perbatasan Wilayah Masalah perbatasan wilayah telah menjadi persoalan di beberapa negara ASEAN, seperti kasus Pulau Natuna, kasus Sipadan dan Ligitan, kasus Kepulauan Spratly, dan Kuil Preah Vihear, dan Pulau Pedra Branca. Kasus Natuna diawali klaim sepihak oleh Tiongkok tahun 2009 melalui gambar sembilan titik yang ditarik dari Kepulauan Spratly di tengah Laut Tiongkok Selatan, dan dengan cara itu mengklaim Pulau Natuna sebagai wilayah Zona Ekonomi Eksklusifnya. Pengaruh perubahan kebijakan Tiongkok tersebut diprotes pemerintah Indonesia melalui Komisi Landas Kontinen PBB. Sampai saat ini, PBB belum memprotes tersebut. Tiongkok juga tidak pernah menyinggung isu itu, sehingga hubungan Beijing-Jakarta relatif tenang. Untuk mencegah agar potensi konflik tidak meluas, lebih dari 20 ribu personil TNI dikerahkan untuk menjaga perairan Natuna, yang diperkirakan mengandung cadangan gas terbesar di Asia.


173 Pulau Natuna, Pulau Sipadan, dan Ligitan yang seharusnya milik Indonesia diklaim oleh Malaysia. Mahkamah Internasional mengabulkan klaim Malaysia tersebut. Pengaruh putusan Mahkamah Internasional menjadi pelajaran agar Indonesia lebih tertib dan tegas lagi dalam melakukan inventarisasi batas wilayah, terutama di pulau-pulau terluar. Saat ini, Kepulauan Spratly masih menjadi objek sengketa negara Vietnam, Filipina, dan Tiongkok. Thailand dan Kamboja juga bersengketa terkait batas wilayah di Kuil Preah Vihear. Kasus Pulau Pedra Branca diklaim Malaysia, tetapi akhirnya kepemilikannya jatuh kepada Singapura. Sengketa perebutan wilayah yang mengklaim atau mengakui kepemilikan suatu wilayah tersebut terkadang menimbulkan konflik antarnegara, sehingga perbatasan wilayah sangat sensitif apabila terjadi sengketa. Negara- negara yang bersengketa tersebut terus mengupayakan penyelesaian melalui cara diplomasi. 2) Pekerja Migran Pesatnya laju globalisasi meningkatkan jumlah pekerja migran dari berbagai negara. Banyaknya pekerja migran ini memerlukan aturan perlindungan hak dan kewajiban yang selayaknya disepakati oleh negara- negara asal dan negara-negara tujuan. Beberapa kasus pekerja migran yang menjadi perhatian negara-negara ASEAN antara lain kerja paksa tenaga asing dengan biaya murah dan perdagangan pekerja rumah tangga migran. Bagi ASEAN, kasus tersebut menjadi perhatian tersendiri. Beberapa negara ASEAN menawarkan untuk menyusun peraturan terkait sistem rekrutmen, penempatan kerja, dan besaran upah yang diberikan.


174 5. Pengaruh Perubahan Ruang dan Interaksi Antarruang terhadap Keberlangsungan Kehidupan Pendidikan di Asia Tenggara Ketimpangan mutu pendidikan antarnegara anggota ASEAN menjadi salah satu kendala terbesar ASEAN. Dari 10 negara ASEAN, terdapat 7.446 perguruan tinggi dengan mutu pendidikan yang berbeda-beda. Hal tersebut menjadi tantangan tersendiri ASEAN dalam bidang pendidikan. Kualitas pendidikan dan lulusan yang kompeten mengubah paradigma pendidikan di setiap negara. Objek pelajaran, metode pembelajaran, dan guru yang kompeten menjadikan masyarakat negara- negara ASEAN terutama pelajar akan mengakses informasi dan belajar untuk meningkatkan pendidikannya. Secara khusus menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN, pemerintah Indonesia berupaya memberikan kesempatan kepada lembaga pendidikan melakukan reformasi menyeluruh dalam sistem pendidikan. Contohnya, meningkatkan mutu pendidik baik bagi dosen atau guru melalui proses sertifikasi, akreditasi, standarisasi pendidikan, peningkatan gaji dan kesejahteraan pendidik, serta rekrutmen pendidik yang profesional. 6. Upaya-upaya Meningkatkan Kerja Sama di Antara Negara-Negara ASEAN Upaya meningkatkan kerja sama antarnegara-negara ASEAN yang telah terbangun melalui Tiga Pilar ASEAN dalam rangka pembentukan Masyarakat ASEAN tahun 2015 terus ditingkatkan. Tiga pilar tersebut yaitu kerja sama dalam bidang politik-keamanan, ekonomi, dan sosial budaya. Peningkatkan kerja sama tersebut memerlukan dorongan antara lain kekompakan, konsistensi, keterbukaan, rasa “ke-kekita-an” (we feeling), saling menghormati dan kesetiakawanan sosial (a caring and sharing community), serta dinamis dalam menjalani kerja sama. Kerja sama yang dibangun harus berfokus pada masyarakat (people- centered approach) dalam berbagai sektor (multisektor). Dalam pilar sosial budaya, masyarakat ASEAN akan bersama-sama mengatasi berbagai tantangan global di bidang kependudukan, kemiskinan, ketenagakerjaan, dan kesejahteraan masyarakat. Dalam memperkuat daya saing kawasan, ASEAN berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kualitas lingkungan hidup. ASEAN membuka akses yang seluas-luasnya bagi seluruh penduduk di negara-negara anggotanya di berbagai bidang, seperti di bidang pendidikan, kebudayaan, ilmu pengetahuan dan teknologi, kesehatan, serta lingkungan hidup. Dalam bidang politik dan keamanan, ASEAN terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui peningkatan kemampuan pemerintahan dan pelibatan masyarakat madani (civil society) dalam pengambilan keputusan. Masyarakat ASEAN dapat lebih mengenali keragaman budaya negara anggota, saling


175 menghargai identitas nasional masing-masing, serta mewariskan sebuah kawasan Asia Tenggara yang aman, damai, dan makmur kepada generasi penerus. 7. Pengaruh Perubahan dan Interaksi Keruangan terhadap Kehidupan di NegaraNegara ASEAN a. Perubahan Ruang dan Interaksi Antarruang Akibat Faktor Alam Kondisi alam dan kondisi sosial negara-negara ASEAN yang relatif homogen dan saling membutuhkan memudahkan interaksi antara satu negara dan negara lainnya. Interaksi ini terjadi dalam bentuk kerja sama di berbagai bidang. Banyak faktor yang menimbulkan berbagai bentuk interaksi antara negara tersebut, antara lain faktor iklim dan faktor geologi. • Faktor Iklim Lokasi negara-negara ASEAN yang berada di antara Benua Asia dan Benua Australia menyebabkan wilayah ini memiliki pola arah angin yang berganti setiap setengah tahun sekali. Angin ini dinamakan angin muson timur dan angin muson barat, masing-masing menyebabkan terjadinya musim kemarau dan musim hujan. Iklim yang dipengaruhi tiupan angin muson dinamakan iklim muson. Selain iklim matahari dan iklim muson, wilayah negara-negara ASEAN juga dipengaruhi iklim fisis. Iklim fisis dipengaruhi keadaan fisik suatu wilayah, seperti perairan laut, pegunungan, dan dataran.Negara-negara ASEAN terkadang mengalami perubahan iklim yang tidak terprediksi, sebagai akibat adanya perubahan pola penggunaan lahan dan perilaku yang menimbulkan pemanasan global. Perubahan iklim ini memicu terjadinya bencana alam klimatik atau bencana alam yang disebabkan kerusakan faktor-faktor iklim. Dalam upaya menanggulangi bencana di kawasan Asia Tenggara, ASEAN melakukan kerja sama antarnegara anggotanya. Contoh kerja sama ASEAN dalam menanggulangi bencana klimatik, yaitu ketika terjadi kebakaran hutan yang hebat di Sumatra tahun 2015, Malaysia dan Singapura atas nama ASEAN memberikan bantuan peminjaman pesawat pemadam kebakaran. Indonesia dan beberapa negara ASEAN lain membantu Filipina yang mengalami bencana badai Haiyan tahun 2014. Berdasarkan kondisi iklim matahari, fisis, ataupun muson, hampir seluruh negara ASEAN memiliki kesamaan kondisi. Kondisi iklim yang sama ini membuat negaranegara di ASEAN ini bahu membahu untuk saling membantu.


176 • Faktor Geologi Berdasarkan faktor-faktor yang berkaitan dengan kondisi geologi seperti kondisi tanah dan batuan penyusunnya di bumi, negara-negara ASEAN berada di daerah tumbukan antar lempeng. Tugas Mandiri Pasangkan nama gunung dengan negara tempat gunung tersebut berada! 8. Pengaruh Perkembangan Ilmu dan Teknologi terhadap Perubahan Ruang Teknologi Transportasi Saat ini, berbagai macam bentuk alat transportasi dapat dijumpai baik di darat, laut, dan udara. Ilmu dan pengetahuan yang semakin luas telah memungkinkan perkembangan berbagai macam alat transportasi yang nyaman, cepat, dan dengan tingkat keamanan yang tinggi. Kereta cepat monorel, pesawat terbang, dan speed boat terus mengalami perbaikan demi kenyamanan penumpangnya. Namun demikian, alat transportasi tradisional yang belum menggunakan mesin masih dapat dijumpai dan bertahan sampai saat ini di negara-negara ASEAN, seperti pedati, delman, dan becak Teknologi Komunikasi Komunikasi merupakan cara manusia saling berhubungan atau berinteraksi. Cara berkomunikasi pertama kali diajarkan oleh ibu kepada anaknya. Bahasa yang diajarkan sang ibu kepada anaknya dinamakan bahasa ibu. Bahasa ibu dapat berupa bahasa Indonesia, bahasa Melayu, bahasa Inggris, atau bahasa lainnya.


177 Lakukanlah kegiatan berikut untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan teknologi informasi. Tugas Mandiri 1. Pilihlah salah satu negara ASEAN. 2. Identifikasilah berbagai jenis sarana dan prasarana trasportasi darat, air,dan udara di negara-negara ASEAN! 3. Carilah informasi dari buku, internet, atau sumber lain dan diskusikan kelebihan dan kekurangan transportasi air! 4. Tuliskan hasilnya pada tabel berikut ini


178 Bahasa Inggris Oktober – Desember 2023 Can you tell me …? The following are some more examples of expressions to ask for and give information. Read them aloud and study the expressions. Asking for information Using Yes-No questions Using Wh-words like where, when, how Is it …. ? Where is … ? Does it … ? How much is it … ? Is s/he … ? When does it … ? Does s/he … ? Why is it … ? Use a rising intonation to ask for information with yes-no questions. Use a rising intonation to ask for information with question- word questions. Role play Study the dialogue. Then, act it out with your partner. Find the expressions of asking and giving information. Dialogue 1 Mr Kingsley is on a summer vacation in a town. He is trying to get to the bank but he doesn’t know how. He is asking someone for the information. Mr Kingsley : Excuse me, do you know where the first National Bank is, Madam? Miss Hana : Yes. Just go straight down this road and the bank is on your right, Sir! Mr Kingsley : Thank you very much, Madam. By the way, can you tell me how to get to the subway station from the bank? Miss Hana : Sure, you have to take the no.12 bus and get off in Burbank street. The subway station is there. Mr Kingsley : Are you sure? As far as I know the guide book informs us that we have to take the no.14 bus. Miss Hana : You’re right. I confused the no.14 bus with the no.12 one. Mr Kingsley : Thank you, Madam. Have a pleasant day. Miss Hana : You’re very welcome, Sir. Dialogue 2 Dadang : Can you recommend any interesting places in North Sumatra, please? Ucok : Sure. Lake Toba is certainly one good place to visit you should not miss.


179 Dadang : How can I get there from Medan? Ucok : Well, you can take a bus. It’s about 4 hours. Dadang : Really? What does it offer? Ucok : Well, you can go fishing, rowing or swimming. Besides, the scenery is so wonderful. Dadang : Thanks for your advice. I’ll think it over. In pairs, draw a map of your school. Take turns giving and asking for information about the location of these places. • parking lot • library • mosque • futsal field • principal’s office Don’t Feed the Animal Look at the sign below and then answer thequestions. 1. Where can you find the sign? 2. Why are we prohibited to feed the animal? ➢ Obligation Is an expression to tell the activity that must we do. In arranging the obligation sentence we can use the words: 1. Must - I must study hard to get the best achievement. 2. Have to / has to - You have to see the doctor as soon as possible. - She has to see the doctor as soon as possible. ➢ Prohibition Is an expression to tell the warning or tell someone not to do something.


180 - Do not feed the animal. ➢ Suggestion Is an expression to tell someone to do something. - You should stay at home to keep your health. Task Make a poster about obligation, prohibition, or suggestion. Put on Your Jacket Look at the dialogue below. Ghina : Mum, it’s the first snow. I want to go outside and play. Mum : Okay. Put on your jacket. It must be really cold. And put on your boots so your toes won’t freeze. Ghina : Mum, it’s freezing. I can’t feel my hands. Mum : Get the gloves out of the closet. Don’t forget your earmuffs and scarf. Ghina : Can I play and build a snowman? Mum : Okay, but don’t be too long. We don’t want you to catch a cold. Ghina : Okay. It won’t take a long. Look at the underline sentences from the dialogue above. They are an expression to show the instructions and prohibitions. - Instructions is expressions to ask someone to do something. Put on your jacket. Put on your boots. - Prohibitions is expressions to ask someone not to something. Don’t be too long. Instruction/command Prohibition - Come here - Open your book - Wipe the whiteboard - Hand in your book - Submit your work - Don’t close the door - Don’t make a noise - Don’t shout - Don’t step on the grass Let’s practice the dialogues Dialogue 1 Kim : Me with my friends will held the friendly football match in the school field in Sunday. I wish you could join with our team. Febri : Ok, I'd love to come! That would be very interesting!


181 Kim : Yes of course. Please be around school at Sunday on 3 pm. Febri : Ok, thanks for inviting me. Kim : My pleasure. Dialogue 2 Renata : Hello Hana long time no see. Hana : Hello Renata, it's been a while. How are you? Renata : I'm fine thanks. I'm busy with my career now, so I rarely being at home. Hana : I've heard your success out there, your clothing line business has gone abroad isn't it? Renata : Oh yes it is, thanks to God. Hana : It is because you work so hard, then you gain a lot too. Renata : Ah that's nothing. I want to tell you that I will hold the thanksgiving party on the end of this month. Hana : Oh really? It such a good news! Renata : The party will be held on 26 March 2023 in the Kencana Hotel ballroom. Please be there, Hana. Hana : It’s delightful to come to your party. I will come of course. Renata : Thank you Hana. Hana : Yes, I can't wait to attend in there. Let’s practice the dialogue Aleya : Mom, my friends will go to the cinema this afternoon


182 Mom : Do you mean Mitha and Zeera? Aleya : Yes, and they asked me to join. May I go with them mom? Mom : You can go if you have finished your homework Aleya : Really, mom? Mom : Of course. By the way, what kind of movie do you plan to watch? Aleya : It’s a comedy, mom. My other friends said that it was so funny Mom : Ok then, but don’t come home late Asking permission Giving permission Refusing permission - Would you mind if I sit here? - Shall I bring you a glass? - Can I do the dishes for you? - Should I help you with your project? - Could I borrow your pen, please? - Would you mind if I ask you something? - May I bring my phone to school? - Is it okay if I turn off the TV? - If you mind, I want to tell my point of view. - Yes, please. - Sure, - Go ahead. - Absolutely sure. - Yes, please do. - No problem. - Nope. - It’s okay. - No, sorry. - No, you can't. - No, please don't. - I think you shouldn't do it. - No, I think it's impossible. - I am busy now. You can call me later. - I am not really well. You can visit next time. My Greeting Card When do people send greeting cards? What messages do they choose? Match themessages below with the occasions. Some messages can be used more than once. Messages: Occasions: 1. Congratulations. a. any time 2. Best wishes. b. someone has died 3. Happy … c. Christmas/Easter 4. Good luck. d. birthday/anniversary/new year 5. Season’s greetings e. someone has got a new job 6. Bon Voyage. f. someone is going to take the exam 7. Get well soon. g. someone has just passed an exam 8. With sympathy. h. someone is getting married People often write cards to congratulate. Here are some examples.


183 Dear Lisa, Congratulations on your winning the first prize of the English debatecompetition. I learned about it from your Mom. Love,Ella Fredy’s parents are celebrating their 15th wedding anniversary. He and his little sister would like to make a greeting card. Task Making your own greeting card.


184 Seni Budaya dan Prakarya (SBDP) Oktober – Desember 2023 Gaya Bernyanyi Lagu Daerah Menyanyi merupakan aktivitas yang sering dilakukan oleh manusia. Melalui aktivitas ini manusia dapat mengungkapkan perasaan melalui nada dan irama serta kata-kata. Ada yang menyanyi dilakukan secara unisono tetapi ada juga yang dilakukan dengan membentuk vokal group. Cobalah dengarkan beberapa lagu daerah yang dinyanyikan secara perseorangan dengan vokal group. Setiap suku bangsa yang ada di Indonesia memiliki lagu yang berbahasa ibu yaitu menggunakan bahasa daerah. Menyanyikan lagu daerah biasanya diiringi dengan alat musik tradisional. Indonesia memiliki lagu dan alat musik tradisional yang mendapat pengaruh dari berbagai negara seperti India, China, Portugis, serta negaranegara lainnya. Contoh lagu daerah Indonesia antara lain Bungong Jeumpa dari Aceh, Tokecang dari Jawa Barat, Cing Cangkeling dari Jawa Barat, Rambadia dari Tapanuli, Soleram dari Riau, Apuse dari Papua dan lain-lain. A. Pengertian Lagu Daerah Lagu daerah adalah lagu yang tumbuh dan berkembang di daerah setempat dan bersifat turun-temurun. Selain itu, lagu daerah Indonesia mempunyai lirik yang sesuai dengan bahasa daerahnya masing-masing. Misalnya seperti lagu Manuk Dadali yang berasal dari Jawa Barat dan lagu Rasa Sayange yang berasal dari Maluku. Secara umum, lagu daerah banyak yang bertema kehidupan sehari-hari sehingga akan mudah dipahami dan mudah diterima oleh berbagai kegiatan masyarakat. Pencipta lagu daerah Indonesia umumnya tidak diketahui. Meski seperti itu, lagu daerah akan tetap populer karena sering dinyanyikan oleh masyarakat setempat maupun masyarakat lainnya yang bertempat tinggal diluar daerah asal terciptanya lagu tersebut. Menurut asal dan sifatnya, lagu daerah dibedakan menjadi dua yaitu : 1. Lagu rakyat Lagu rakyat adalah lagu yang berasal dari rakyat di suatu daerah. Lagu rakyat tersebut secara umum akan disampaikan dari lisan dan turun-temurun. Contoh dari lagu rakyat yaitu lagu yang digunakan untuk kematian, pernikahan, berlayar, berladang, menenun dan lain sebagainya.


185 2. Lagu klasik Lagu klasik yaitu lagu yang dikembangkan di pusat – pusat pemerintahan rakyat lama seperti ibukota kerajaan maupun kesultanan (Muhyiddin Al-Idrus, 2014). B. Ciri-ciri lagu daerah 1. Teks lagu daerah menggunakan bahasa dan dialek setempat. Misalkan lagu daerah Jawa Timur menggunakan bahasa Jawa dengan dialek Suroboyo-an. 2. Lagu daerah diwariskan secara turun-temurun dengan tradisi lisan. Walaupun ada lagu daerah yang tertulis, hal itu berfungsi hanya untuk kepentingan dokumentasi saja. 3. Lagu daerah pada umumnya tidak diketahui penulis atau penciptanya (anonim). Karana sifat lagu daerah adalah tidak menonjolkan ekspresi pribadi atau perorangan. tetapi pesan yang disampaikan adalah bersifat umum. Lagu daerah pada umumnya memiliki susunan melodi dan syair yang sederhana. Beberapa lagu daerah hanya memiliki 2. 4 atau 8 bait saja. Ada juga lagu daerah yang menggunakan syair berbeda pada setiap perulangannya. 4. Lagu daerah yang sederhana biasanya bisa dinyanyikan dengan baik oleh masyarakat dari etnis lagu daerah tersebut berasal. 5. Terkadang terdapat beberapa versi dari sebuah lagu di daerah berbeda dalam suatu etnis. Hal ini terjadi karena cara penyebaran lagu daerah dilakukan dari mulut ke mulut. Dalam membawakan lagu daerah. masyarakat biasanya menyanyikan dengan diiringi oleh musik daerah setempat. Misalkan lagu daerah Praon dari Jawa Tengah dinyanyikan dengan diiringi musik gamelan. Lagu-lagu daerah merupakan kekayaan warisan budaya yang perlu dilestarikan dan dikembangkan. Pelestarian dan pengembangan warisan budaya ini dapat dilakukan dengan tetap menyanyikan sesuai dengan kebutuhan serta situasi dan kondisi dimana lagu tersebut harus dinyanyikan. Pada repertoar (perbendaharaan bahasa (dialek, ragam) yang dimiliki oleh seseorang atau masyarakat) lagu-lagu daerah sering dibawakan oleh seorang penyanyi. Di Jawa disebut dengan Sinden, demikian juga di Sunda dan juga Bali. Di daerah Sumatera Utara sering disebut dengan Perkolong-kolong. Di Kalimantan ada yang disebut dengan Madihin yaitu menyanyikan pantun-pantun dengan diiringi tabuhan gendang.


186 Sumber gambar: Internet Gambar Menyanyi secara unisono pada tradisi seni pertunjukan di Jawa dan Papua. C. Teknik dan Gaya Menyanyi Lagu Daerah Lagu-lagu daerah biasanya diiringi dengan seperangkat alat musik daerah. dalam masyarakat Jawa dikenal dengan karawitan. Istilah karawitan menunjuk pada seperangkat alat musik tradisional secara lengkap secara orkestra. Seringkali seorang pemain / seniman ahli karawitan menambah atau mengurangi komposisi karawitan yang dimainkan, begitu juga beberapa gaya. Lagu-lagu daerah merupakan kekayaan warisan budaya yang perlu dilestarikan dan dikembangkan. Pelestarian dan pengembangan warisan budaya ini dapat dilakukan dengan tetap menyanyikan sesuai dengan kebutuhan serta situasi dan kondisi dimana lagu tersebut harus dinyanyikan. Komposisi karawitan dapat mengembangkan Perbedaan-perbedaan dari sebuah wilayah dengan wilayah lainnya sepanjang waktu. inilah yang menyebabkan munculnya gaya yang berbeda-beda. Gaya musikal adalah ciri khas atau karakteristik musikal yang dihasilkan dari beberapa kondisi: 1. Gaya lokal Yaitu karakteristik cara menyanyikan lagu daerah yang berbeda dengan daerah lainnya. Pada isu globalisasi kemudian disebut sebagai entitas lokal genius. 2. Gaya Individual Yaitu tipologi karakteristik seorang tokoh pencipta lagu-lagu yang membedakannya dengan pencipta lagu lainnya. 3. Gaya Periodikal Yaitu tipologi karakteristik zaman tertentu yang menghasilkan gaya musikal tertentu, misalnya gaya dalam bentuk musikal adalah tipologi karakteristik yang dapat dibedakan dari berbagai bentuk karya musikal yang dapat dibedakan dari berbagai bentuk karya musikal yang ada, misalnya pada musik Betawi dalam gambrang kromong lagu sayur. dengan lagu phobin,atau dalam lagu keroncong tugu antara kroncong asli, langgam, dan


187 stambul. Dalam karawitan Betawi gaya / musical style dikenal dengan istilah Liaw. Pada repertoar lagu-lagu daerah sering dibawakan oleh seorang penyanyi. Di Jawa disebut dengan Sindhen, demikian juga di Sunda dan Bali, Di daerah Sumatra Utara sering disebut dengan Perkolong-kolong. Di Kalimantan disebut dengan Madihin yaitu menyanyikan pantun-pantun dengan diiringi tabuhan gendang. D. Fungsi Lagu Daerah 1. Sebagai sarana upacara adat di suatu daerah Di beberapa daerah di Indonesia, upacara-upacara adat biasanya menggunakan lagu daerah sebagai pengiringnya. Misalnya, pada upacara Merapu di Sumba yang menggunakan lagu daerah setempat sebagai pengiring roh dalam upacara adatnya. 2. Pengiring tari atau pertunjukan daerah Di Pulau Jawa, biasanya menggunakan lagu daerah sebagai pengiring pementasan tari daerah, misalnya lagu-lagu langgam Jawa yang kerap mengiringi pementasan tari adat Serimpi (Jawa Tengah). Selain itu, lagu daerah juga dapat berfungsi untuk mengiringi pertunjukan wayang kulit, kethoprak, ludruk, dan lain-lain. 3. Media komunikasi Melalui pertunjukan musik atau lagu di suatu daerah ternyata dapat menjadi media komunikasi secara tidak langsung lho antara penyanyi lagu daerah tersebut dengan pendengarnya. 4. Media hiburan dan bermain masyarakat zaman dahulu Kalian pasti tahu jika pada zaman dahulu itu belum ada gadget yang canggih seperti saat ini sebagai sarana hiburan. Maka dari itu, masyarakat yang hidup pada zaman dahulu sering menjadikan lagu daerah sebagai media hiburan dan bermain mereka. Lagu-lagu daerah tersebut ada yang sengaja diciptakan untuk mengiringi permainan anak-anak, misalnya lagu Cublak-Cublak Suweng dari Jawa Tengah, Ampar-Ampar Pisang (Kalimantan Selatan), dan Pok AmekAme (Betawi). 5. Sebagai media penerangan Semakin hari, keberadaan lagu daerah dapat berfungsi untuk menyelenggarakan beberapa kegiatan. Bahkan beberapa iklan layanan masyarakat sering menggunakan lagu daerah sebagai backsound-nya. Selain iklan layanan masyarakat, lagu daerah juga dapat digunakan untuk media pemilu, imunisasi, dan bahkan ceramah keagamaan. E. Bernyanyi secara Unisono Bernyanyi unisono adalah bernyanyi satu suara. Banyak masyarakat dari beberapa suku di Indonesia yang hanya terbiasa bernyanyi dalam satu suara, yaitu


188 sesuai dengan melodi pokoknya saja. Lagu daerah yang ada di setiap provinsi merupakan warisan budaya. Mengenal budaya di setiap daerah tidak harus dengan kita berkunjung ke daerah tersebut. Banyak yang kita pelajari dari sebuah lagu daerah tersebut, kita dapat mengerti Bahasa mereka walaupun tidak semahir kalau kita tinggal disana, dan setiap lagu yang diciptakan di setiap daerah sebagai warisan budaya sangat mengandung nilai-nilai yang baik. Berikut ini adalah contoh lagu daerah yang seharusnya kita ketahui sebagai anak daerah yang mencintai tanah air Indonesia: - Ayam Den Lapeh - Kicir-Kicir Angin - Ampar- Ampar Pisang - Apuse - Bubuy Bulan


189 Ayam Den Lapeh


190 Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK) Oktober – Desember 2023 PERMAINAN BOLA KECIL MENGGUNAKAN PERMAINAN TENIS MEJA A. Pengertian Tenis Meja merupakan cabang olahraga yang dimainkan di dalam gedung (indoor game) oleh dua pemain atau empat pemain. Cara memainkannya dengan menggunakan raket yang dilapisi karet untuk memukul bola celluloid melewati jaring yang tergantung di atas meja yang dikaitkan pada dua tiang jaring. Permainan tenis meja atau lebih dikenal dengan istilah lain, yaitu ping pong adalah merupakan suatu cabang olahraga yang unik dan bersifat rekreatif. Tenis Meja berasal dari Eropa, pada abad pertengahan sebagai kombinasi dari permainan tenis kuno, law tenis dan badminton. Mulai populer diInggris pada pertengahan abad ke-19 dengan beberapa nama seperti pingpong, gossima dan whiff-whaff dikreasikan sebagai permainan hiburan setelah makan malam,lengkap dengan berbusana bagi penggemarnya. Permainan ini mendapatkan wadah resmi yang mengatur pertenismejaan dunia pada tanggal 15 Januari 1926 atas prakarsa Dr. Goerge Lehman dari Jerman. B. Lapangan dan Perlengkapan Permainan Tenis Meja a. Bet Permainan Tenis Meja 1. Ukuran berat, bentuk raket, tidak ditentukan, tetapi daun raket harus datar dan kaku. 2. Ketebalan daun raket, minimal 85 % harus terbuat dari kayu alam; dapat dilapisi dengan bahan perekat yang berserat seperti fiber karbon atau fiberglass atau dari bahan kertas yang dipadatkan, bahan tersebut tidak lebih dari 7,5 % dari total ketebalan 0,35 mm, adalah merupakan bagian yang sangat sedikit/tipis. 3. Sisi daun raket yang digunakan untuk memukul bola, harus ditutupi oleh karet berbintik biasa, atau karet berbintik yang menonjol keluar; namun memiliki ketebalan termasuk lapisan lem perekat tidak lebih dari 2 mm, atau karet datar (bukan berbintik ke luar) dengan karet berbintik ke dalam harus memiliki ketebalan tidak melebihi dari 4 mm termasuk lem perekat. b. Lapangan Permainan Tenis Meja


191 c. Pembelajaran Teknik Dasar Permainan Tenis Meja • Teknik Memegang Bet • Teknik Sikap Sedia • Teknik Gerakan Kaki • Teknik Pukulan ATLETIK A. Pengertian Atletik berasal dari bahasa Yunani, yaitu “athlon atau athlum” artinyapertandingan, perlombaan, pergulatan, atau perjuangan. Orang yang melakukannya dinamakan “athleta (atlet). Kita dapat menjumpai pada kata“pentahtlon yang terdiri dari kata “panta” berarti lima atau panca athlon berarti lomba. Arti selengkapnya adalah “panca lomba” atau perlombaan yang terdiri dari lima nomor. Dari pengertian tersebut dapat disimpulkan, atletik adalah salah satu cabang olahraga yang dipertandingan/ diperlombakan yang meliputi nomor jalan, lari, lompat, dan lempar. Istilah “athletic” dalam bahasa Inggris dan atletik dalam Bahasa Jerman mempunyai pengertian yang luas meliputi berbagai cabang olahraga yangbersifat perlombaan atau pertandingan, termasuk renang, bola basket, tenis, sepak bola, senam dan lain-lain. Menurut sejarah, bangsa Yunani yang pertama kali menyelenggarakan perlombaan atletik. Hal ini dapat dibaca dari karya pujangga Yunani Purba bernama Homerus. Atletik itu sendiri berasal dari bahasa Yunani “Athlos”,artinya lomba. Pada waktu itu cabang olahraga atletik dikenal dengan pentahlon atau panca lomba dan decathlon atau dasa lomba. B. Lapangan dan Perlengkapan Atletik


192 C. Pembelajaran Atletik Jalan dan Lari a. Jalan Cepat b. Perbedaan Jalan Cepat dan Lari c. Teknik Jalan Cepat d. Lari Jarak Pendek D. Pembelajaran Atletik Lompat Jauh a. Teknik Lompat Jauh b. Teknik Tumpuan/Tolakan c. Teknik Melayang di Udara d. Teknik Mendarat e. Peraturan Lompat Jauh E. Pembelajaran Atletik Tolak Peluru a. Cara Memegang Peluru b. Sikap Badan Saat Akan Menolak c. Cara Menolakkan Peluru d. Sikap Badan Setelah Menolak Peluru e. Hal-hal yang Harus Dihindari dan Diutamakan dalam Tolak Peluru f. Perlengkapan dan Peraturan Tolak Peluru 1. Sektor lemparan/lapangan dibatasi oleh 2 garis yang menuju ke pusat lingkar-an, lewat tepi balok lemparan yang panjangnya 1,22 m; tinggi 10 cm; dan tebal-nya 11,4 cm. 2. Berat peluru: pria 7,26 kg dan wanita 4 kg. 3. Sepatu yang dipergunakan mempunyai permukaan yang keras dan tanpa paku. Latihan 1. Jelaskan perbedaan antara jalan dan lari! 2. Sebutkan fase-fase gerakan jalan cepat! 3. Jelaskan cara melakukan start jalan cepat! 4. Jelaskan cara melakukan gerakan jalan cepat! 5. Jelaskan cara memasuki garis finish jalan cepat! 6. Sebutkan macam-macam start jongkok! 7. Jelaskan cara melakukan start pendek dalam atletik!


193 8. Jelaskan cara melakukan langkah kaki gerakan lari jarak pendek! 9. Jelaskan cara melakukan ayunan lengan lari jarak pendek! 10. Jelaskan cara memasuki garis finish lari jarak pendek! SENAM LANTAI A. Pengertian Senam lantai adalah satu dari rumpun senam. Sesuai dengan istilahlantai, maka gerakan-gerakan/bentuk pembelajarannya dilakukan di lantai. Jadilantai/ matraslah yang merupakan alat yang dipergunakan. Senam lantai disebut juga dengan istilah pembelajaran bebas. Oleh karena tidak mempergunakan benda-benda atau perkakas lain pada saat menjalankannya. Tujuan melakukan senam lantai selain untuk meningkatkan kemampuan melakukan bentuk-bentuk gerakan senam lantai sendiri juga sebagai pembelajaran pembentukan kemampuan untuk melakukan gerakan senam dengan alat. Bentuk-bentuk pembelajaran senam lantai bermacam-macam gerakannya. Senam lantai dilakukan dalam ruangan dan dapat juga dilakukandi lapangan rumput. Untuk menjaga keamanan dan keselamatan peserta didik, maka digunakan matras. B. Manfaat Senam Lantai a. Manfaat Fisik Senam adalah kegiatan utama yang paling bermanfaat untuk mengembangkan komponen fisik dan kemampuan gerak. Melalui berbagai kegiatannya, peserta didik akan berkembang daya tahan otot, kekuatan, power, kelentukan, koordinasi, kelincahan, dan keseimbangannya. Di samping itu, program senam dapat pula menyumbang pengayaan perbendaharaan gerak pelakunya. Dasar-dasar senam akan sangat baik untuk mengembangkan pelurusan tubuh, penguasaan dan kesadaran tubuhsecara umum, dan keterampilan-keterampilan senam. Contohnya, meliputi berdiri dengan postur tubuh yang baik, menggantung dalam posisi terbalik, serta menampilkan variasi gulingan berturut-turut. b. Manfaat Mental dan Sosial Ketika mengikuti senam, peserta didik dituntut untuk berpikir sendiri tentang pengembangan keterampilannya. Untuk itu, peserta didik harusmampu menggunakan kemampuan berpikirnya secara kreatif melalui pemecahan masalah-masalah gerak. Dengan demikian, peserta didik akan berkembang kemampuan mentalnya. C. Pembelajaran Senam Lantai a. Pembelajaran Guling Depan • Pembelajaran Guling Depan dari Sikap Berdiri • Kesalahan-kesalahan saat Guling ke Depan • Memberi Bantuan Guling ke Depan b. Pembelajaran Guling Belakang


194 • Variasi-variasi Guling Belakang • Kesalahan-kesalahan saat Guling ke Belakang • Memberi Bantuan Guling ke Belakang c. Pembelajaran Gerakan Guling Lenting


195 Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Oktober – Desember 2023 FASILITAS DASAR MICROSOFT WORD A. Mengatur Format Teks dan Paragraf Kamu dapat mengubah atau mengatur tampilan teks dan halaman menjadi lebih menarik. Salah satu upayanya adalah dengan cara mengatur format teks dan paragraf. Format teks menyangkut hal-hal, seperti jenis huruf (font), ukuran font, gaya (style) font [bold (tebal), underline (garis bawah), italic (miring)], warna (color), dan spasi karakter (spasi arah horisontal). Adapun format paragraf mencakup hal-hal, seperti perataan (Allignment), penjorokan atau pelekukan (indentation), jenis-jenis penampilan paragraf, dan pengaturan spasi baris. 1. Mengatur Format Teks Pada bagian ini, kamu akan mempelajari bagaimana mengatur format teks yang meliputi jenis, ukuran, style font, dan spasi karakter. Namun sebelumnya, terlebih dahulu kamu harus tahu bagaimana menyeleksi teks atau kelompok teks yang akan diatur formatnya tersebut. a. Jenis, Ukuran, dan Style Font Untuk mengatur format font (jenis, ukuran, dan style font) langkah pertama yang dapat kamu lakukan adalah memilih tab Home pada Ribbon. Selanjutnya, perhatikan grup Font. Melalui fungsi-fungsi yang terdapat pada grup ini, kamu dapat mengubah format font. Untuk lebih jelasnya, pelajari gambar dan keterangan dari fungsi-fungsi pada grup Font berikut.


196 Selain itu, terdapat alternatif lain dalam hal cara pemberian format font. Alternatif cara tersebut, di antaranya sebagai berikut. 1) Menggunakan pop-up menu yang muncul pada saat melakukan seleksi, seperti berikut. Selanjutnya, yang harus kamu lakukan adalah memilih fungsi mana yang akan digunakan untuk mengubah format font sesuai dengan yang diinginkan. 2) Menggunakan pop-up menu dengan cara klik-kanan pada bagian teks yang diseleksi, lalu pilih Font (akan muncul dialog box), seperti berikut. Ketika dialog box muncul, kamu tinggal memilih fungsi mana yang akan digunakan. Selanjutnya, jika semua sudah sesuai dengan yang diinginkan, kamu tinggal menekan OK. 3) Menggunakan dialog box Font, yang dipanggil menggunakan Font Dialog Box Launcher (di ujung kanan bawah grup Font pada tag Home Ribbon):


197 4) Menggunakan shortcut yang umum digunakan dalam mengubah format font. Beberapa shortcut tersebut, di antaranya sebagai berikut. • Penebalan : Ctrl+B • Miring : Ctrl+I • Garis bawah : Ctrl+U • Subskrip : Ctrl+= • Superskrip : Ctrl+Shift++ • Memperbesar font : Ctrl+> • Memperkecil font : Ctrl+< 5) Menggunakan akses kunci pemanggilan dialog box Font, yaitu Alt+OF. Akses ini akan menampilkan dialog box seperti pada alternatif cara kedua. b. Spasi Karakter atau Huruf Untuk melakukan pengaturan spasi karakter atau huruf, dapat dilakukan dengan cara memanggil Dialog Box Font. Selanjutnya, pilih tab Character Spacing. Setelah itu, tentukan pengaturan yang kamu inginkan. Contoh berikut adalah contoh penggunaan character spasing.


198 2. Mengatur Format Paragraf Pada bagian sebelumnya, kamu telah mempelajari bagaimana menyeleksi teks atau dokumen. Seleksi akan digunakan sebelum kamu melakukan pengaturan format paragraf. Dalam arti lain, sebelum kamu melakukan pengaturan format paragraf, teks, atau kelompok teks yang akan diubah harus dalam keadaan terseleksi. Untuk mengatur format paragraf, pilih Home pada Ribbon, lalu gunakan grup Paragraph. Melalui fungsi-fungsi yang terdapat pada grup ini, kamu dapat melakukan pengaturan-pengaturan yang berkaitan dengan paragraph yang diseleksi. Selain melalui grup pada Ribbon, kamu dapat pula mengatur paragraf melalui dialog box Paragraph. Dialog Box tersebut dapat dipanggil dengan beberapa cara, sebagai berikut. 1) Menggunakan Paragraph Dialog Box Launcher (di ujung kanan bawah grup Paragraph pada tag Home Ribbon): 2) Menggunakan pop-up menu dengan cara klik-kanan pada paragraf yang diseleksi, lalu pilih Paragraph: 3) Menggunakan akses kunci pemanggilan dialog box Paragraph, yaitu Alt+OP. Ketiga cara tersebut akan sama-sama menampilkan dialog box Paragraph. Dialog box Paragraph yang akan muncul adalah seperti berikut.


199 Berikut beberapa fungsi yang digunakan dalam pengaturan format paragraf. a. Perataan (Alignment) Pada program MSWord terdapat 4 jenis aligment, seperti diperlihatkan pada tabel di samping. Khusus untuk justify dikarenakan kalimat-kalimat dalam paragraf diatur menjadi rata kiri dan kanan, menyebabkan jarak antarkata tidak sama. Ini dikarenakan MSWord memberikan softspace (spasi lunak). Softspace spasi yang diberikan aplikasi di antara kata pada baris tersebut sedemikian rupa sehingga tepi kanan menjadi rata. Softspace tersebut akan berkurang atau bertambah tergantung pada jumlah kata yang diketikkan dalam setiap barisnya. Hal ini diatur oleh MSWord sendiri. Adapun spasi yang diberikan melalui tombol Space Bar di keyboard dinamakan hardspace. Perhatikan tampilan berikut yang menampilkan kode-kode pemformatan yang defaultnya hidden (dengan mengklik di grup Paragraph)


Click to View FlipBook Version