Penyusun
Hj. MESRA DEFINTA
HARDAWATIS
SUSI LINDAWATI
Editor : WR
Kata Pengantar
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh,
Puji dan Syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, atas limpahan
rahmatnya, sehingga buku Bahan Ajar untuk Madrasah Tsanawiyah
Kelas 8 dapat kami selesaikan tanpa kendala yang berarti.
Buku Bahan Ajar ini disusun dan disajikan untuk memenuhi
kebutuhan peserta didik dalam menghadapi Proses Belajar Mengajar
ditengah pandemi COVID-19.
Bahan ajar ini disajikan dengan struktur materi dan dibantu dengan
beberapa soal pilihan ganda dan esay. Semoga buku Bahan ajar ini
dapat membantu siswa dalam Belajar Fikih.
Seperti peribahasa “ Tidak ada gading yang tak retak” begitu juga
dengan buku bahan ajar untuk siswa MTs kelas Delapan ini. Untuk itu
saran, masukan dan kritikan yang membangun dari semua pihak
selalu kami nantikan untuk meningkatkan kualitas pada karya
selanjutnya.
Terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu menyusun
buku bahan ajar ini. Semoga Allah SWT membalas dengan balasan
yang terbaik.
Wassalamualaikum warahmatullahi Wabarakatuh.
Penyusun
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 2 SEMESTER 2
DAFTAR ISI 6
9
Indahnya Berbagi dengan Sedekah, Hibah dan hadiah 13
A. Ketentuan Sedekah 15
B. Ketentuan Hibah
C. Ketentuan Hadiah 23
Uji Kompetensi 32
35
Haji dan Umrah
A. Haji 43
B. Umrah 47
57
Latihan
Makanan Lezat, Halal dan Bersih
A. Pengertian Makanan dan minuman halal
B. Ketentuan makanan dan minuman haram
C. Penilaian harian
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 3 SEMESTER 2
PELAJARAN 1
INDAHNYA BERBAGI DENGAN SEDEKAH, HIBAH DAN HADIAH
Kompetensi Inti
KI-1 : Menghargai dan menghayati ajaran agama Yang dianutnya
KI-2
: Menghargai dan menghayati prilaku jujur,disiplin, tanggung jawab, peduli
KI-3 (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi
KI-4 secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan
pergaulan dan keberadaannya.
: Memahami dan menerapkan pengetahuan ( faktual, konseptual, dan
prosedural ) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan ,
teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
: Mengolah, menyaji, dan menalar dalam rana konkret ( menggunakan,
mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat ) dan rana absrak (
menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang ) sesuai
dengan yang dipelajari di madrasah dan sumber lain yang sama dalam
sudut pandang/ teori
Kompetensi Dasar
Kompetensi Dasar
1.5 Menghayati 2.5 Menjalankan 3.5 Menerapkan 4.5 Mempraktikkan
hikmah sikap peduli ketentuan sedekah, hibah
bersedekah, dan sedekah, hibah dan hadiah
hibah, dan menghargai dan hadiah
memberikan orang lain
hadiah
Indikator, materi, dan aktifitas
KD Indikator Materi Aktifitas
1.5 1.5.1 Terbiasa beredekah Sikap taat dan a. Merenungkan
qanaah sedekah, hibah,
dan hadiah
1.5.2 Menunjukkan sikap qanaah
b. Indirect learning
dalam menerima karena c. Refleksi
Allah Swt. a. Int
learningdirec
2.5 2.5.1 Menunjukkan prilaku peduli Sikap percaya
b. Refleksi
dalam berinteraksi dengan diri dan hormat
lingkungan sosial. kepada sesama (
2.5.2 Menunjukkan prilaku rela PPK )
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 4 SEMESTER 2
berbagi dalam kebaikan
kepada sesama
KD Indikator Materi Aktifitas
3.5 3.5.1 Menjelaskan pengertian dan Pengertian dan Mengamati gambar/vidio
dalil tentang sedekah , hibah dalil sedekah, dan menanggapi
dan hadiah hibah dan hadiah
3.5.2 Menjelaskan hukum sedekah, Hukum sedekah, Cooperative learning
hibah dan hadiah hibah dan hadiah
3.5.3 Menjelaskan syarat dan rukun Syarat dan rukun Diskusi kelompok
sedekah, hibah dan hadiah sedekah, hibah
dan hadiah
3.5.4 Menjelaskan manfaat Manfaat sedekah, Mengkomunikasikan
sedekah, hibah dan hadiah hibah dan hadiah hasil diskusi
3.5.5 Menjelaskan perbedaan Perbedaan
antara sedekah, hibah dan sedekah, hibah
hadiah dan hadiah
3.5.6 Mengimplementasikan tata Meningkatkan
cara sedekah, hibah dan ekonomi
hadiah masyarakat
dengan tradisi
sedekah, hibah
dan hadiah
4.5 4.5.1 Menyimpulkan persamaan Prosedur Membuat kesimoukan
dan perbedaan antara sedekah, hibah
sedekah, hibah dan hadiah dan hadiah
4.5.2 Mempraktikkan tata cara Mempraktikkan
sedekah, hibah dan hadiah prosedur pelaksanaan
dengan benar sedekah, hibah dan
hadiah
PETA KONSEP
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 5 SEMESTER 2
A. KETENTUAN SEDEKAH
1. Pengertian Sedeksh
Sedekah berasal dari kata ٌ َصدَ َقه, yang berarti memberikan.
Sedangkan menurut istilah, sedekah atau shadaqah adalah pemberian
sesuatu kepada seseorang yang membutuhkan ,semata-mata hanya
mengharapkan ridha Allah Swt. Dengan kata lain sedekah adalah suatu
pemberian yang diberikan oleh seorang muslim kepada orang lain secara
sukarela tampa detentukan jumlahnya. Juga berarti suatu pemberian yang
diberikan oleh seseorang sebagai kebaikan yang mengharap ridha dan
pahala dari Allah Swt semata.
Pemberian sedekah hendaknya dilandasi rasa ikhlas karena Allah
semata, jangan sampai karena rasa riya atau pamrih. Jangan menyebut-
nyebut pemberian tersebut lebih-lebih dengan kata-kata yang dapat
menyinggung perasaan penerimanya. Karena hal tersebut dapat menghapus
pahala sedekah tersebut.
Bersedekah tidak harus menunggu sampai memiliki banyaknya
harta kekayaan, cukup memberikan sesuai kemampun asal dilandasi dengan
kerelaan dan keikhlasan hati untuk membantu sesama. Tidak ada batasan
seberapa banyak yang harus dikeluarkan untuk sedekah, yang penting
diberikan dengan ketulusan dan semata-mata berharap Ridha Allah Swt,
maka mendapat balasan yang berlipat ganda.
2. Hukum dan Dalil Sedekah
Hukum sedekah adalah sunnah muakkadah (sunah yang sangat
dianjurkan) . Namun pada kondisi tertentu sedekah bisa menjadi wajib.
Contoh ada seorang miskin dalam keadaan kelaparan datang kepada kita
untuk meminta makanan. Keadaan orang tersebut memprihatinkan, jika tidak
diberi makan dia akan sakit parah atau bahkan nyawanya bisa terancam.
Sementara pada waktu itu kita memiliki makanan yang dibutuhkan orang
tersebut. Pada kondisi demikian memberikan sedekah berupa makanan
kepada orang tersebut hukumnya wajib, jika tidak dilakukan kita berdosa.
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 6 SEMESTER 2
Hukum sedekah juga bisa menjadi haram apabila kita mengetahui
barang yang disedekahkan itu akan digunakan untuk kejahatan dan maksiat.
Allah Swt berfirman:
Artinya “Dan kamu tidak menafkahkan melainkan karena mencari keredaan
Allah dan sesuatu yang kamu belanjakan, kelakakan
disempurnakan balasannya sedang kamu sedikitpun tidak akan
dianiaya”. ( QS. Al-Baqarah :272)
Artinya : “Dan bersedekalah kepada kami,sesungguhnya Allah memberikan balasan
kepada orang-orang yang bersedekah”. (QS.Yunus:88)
Dalam Hadis yang shahih Nabi Saw bersabda
ِا َذ ا َما َت ا ْ ِﻻ ْ َسا ُن ا نْ َق َط َع َ َﲻ ُ ُ ٕا ﻻ ِم ْن ثَ َﻼ ثَ ِة ِم ْن َص َد قَ ٍة َا ِر يَ ٍة َو ِ ْ ٍﲅ يُ ْ َ َف ُع َو َو َ ٍ َصا ٔ ٍﴊ
( يَ ْد ُعو َ ُ)رواه الﱰمذي و ﲑه
Artinya : “Bila anak Adam meninggak dunia maka seluruh pahala amalannya
terputus, kecuali pahala tiga amalan sedekah jariyah , ilmu yang
bermanfaat, dan anak shaleh yang senantiasa mendo‘akan kebaikan
untuknya” (HR.AT-Tirmidzi dan lainnya )
Dalam yang lain Nabi Saw bersabda
( ِا ن ا لص َد قَ َة لَ ُت ْط ِف ُئ غَ َض َب ا لر ِّب َو تَ ْد فَ ُع َع ْن ِم ْ َت ِة الس ْو ِء ) رواه الﱰ مذ ي
Artinya :”Sesungguhnya sedekah itu dapat memadamkan murka Tuhan dan
Menghindarkan diri dari mati su’ ul khatimah.” ( HR. Tirmidzi )
3. Syarat dan Rukun Sedekah
Rukun sedekah dan syaratnya masing-masing adalah sebagai
berikut:
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 7 SEMESTER 2
a. Orangyang memberi, syaratnya orang yang memiliki benda itu dan berhak
untuk mentasharrufkan (membelanjakan) harta.
b. Orang yang diberi, syaratnya berhak memiliki. Dengan demikian tidak sah
memberi kepada anak yang masih dalam kandungan ibunya atau memberi
kepada binatang, karena keduanya tidak berhak memiliki sesuatu.
c. Akad ( ijab dan qabul), ijab ialah pernyataan pemberian dari orang yang
memberi, sedangkan qabul adalah pernyataan penerimaan dari orang yang
menerima pemberian.
d. Barang yang diberikan
4. Adab Bersedekah
a. Sedekah harus ikhlas karena Allah taala, tidak dikotori dengan riya.
b. Sedekah harus diusahakan dari usaha yang halal dan baik
c. Sedekah dari harta yang baik dan paling dicintai
d. Tidak berharap balasan dari harta yang telah disedekahkan dan menjauhi
rasa bangga dan ujub.
e. Waspada terhadap hal-hal yang membatalkan sedekah, seperti menyebut-
menyebut, dan menyakiti hati orang yang diberi sedekah.
5. Manfaat Sedekah
a. Menghapuskan dosa dan meningkatkan hubungan sosial dan
silaturrahmi
b. Menumbuhkan rasa kasih sayang dan mempererat hubungan antar
sesama.
c. Sebagai pelindung dari musibah dan keburukan seseorang yang
bersedekah, maka sedekah tersebut akan melindunginya dari musibah
dan menutup datangnya keburukan.
( َا لص َد قَ ُة َ ُسد َس ْب ِع ْ َﲔ َ ً ِم َن ال ُس ْو ِء ) رواه الطﱪاﱐ
Artinya :”Sedekah menutup 70 pintu keburukan” ( HR. Thabrani )
d. Sebagai obat dan penyembuh dari penyakit
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 8 SEMESTER 2
( َدا ُو ْوا َم ْر َضا ُﰼ ِ ْ لص َد قَ ِة ) رؤاه ا يلمي
Artinya:” Sembuhkanlah orang-orang sakit di antara kalian dengan
sedekah”.
( HR . Al-Dailami )
e. Sebagai penjaga harta dari kerusakan
f. Memadamkan murka Allah
(َص َد قَ ُة ال ِّ ِّﴪ تُ ْط ِف ُئ غَ َض َب الر ِب )رواه الب ا ري
Artinya: ”Sedekah sir (sembunyi- sembunyi) itu memadamkan murka Allah
(HR,Bukhari)
g. Menumbuhkan kasih sayang dan persaudaraan sesama muslim.
h. Melunakkan hati yang keras.
i. Menambah keberkahan harta benda.
j. Membantu meringankan beban beban orang lain dan meningkatkan ekonomi
masyarakat
k. Sebagai naungan dihari kiamat.
l. Sedekah bisa menambah umur, mencegah wafat su’ ul khatimah,
menghilangkan sifat berbangga diri dan kesombongan. Dalam sebuah
riwayat disebutkan :
(َص َد قَ ُة الْ َم ْرِء الْ ُم ْس ِ ِﲅ َ ِز يْ ُد ِﰲ الْ ُع ْم ِر َوتَ ْم َت ُح ِم ْ َت َة الس ْو ِء َويُ ْذ ِه ُب ِﲠَا ا ّ ُ الْ َف ْخ َر َواْل ِك ْ َﱪ )رواه الب ا ري
Artinya:”Sedeka seorang muslim dapat menambah umur dan mencegah mati buruk
(suu‘ul khaatimah) serta Allah menghilangkan sifat berbangga diri dan
kesombungan dengan sedekah itu.” (HR. Al-Bukhari)
B. KETENTUAN HIBAH
1. Pengetian Hibah
Hibah berasal dari bahasa Arab : ٌ ِه ﱠبةyang artinya pemberian.
Sedangkan menurut istilah hibah ialah pemberian sesuatu yang dilakukan
oleh seseorang ketika masih hidup kepada seseorang dengan cuma-cuma
tampa mengharapkan apa-apa kecuali ridha Allah Swt semata.
Seseorang boleh memberikan hibah kepada orang lain, meskipun
tidak ada hubungan keluarga.Penerima hibah tidak berkewajiban
memberikan balasan apapun kepada pemberi hibah.
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 9 SEMESTER 2
Hibah dinyatakan sah apabila sudah ada ijab kabul (serah terima).
Apabila keinginan hibah itu baru diucapkan dan belum ada serah terima
barang yang dihibahkan, maka hal demikian belum bisa disebut hibah.
2. Hukum dan Dalil Hibah
a) Hukum asal hibah adalah mubah atau boleh. sebagian ulama mengatakan
hibah hukumnya sunnah. Sabda Rasulullah Saw
(ل َ◌ا ُ َﲢ ِقّ َر ن َا ً ِل َا َر ِﲥَا َو لَ ْو ِف ْر َس َة َشا ٍة )رواه الشي ا ن
Artinya: ” janganlah seseorang menganggap remeh tetangganya meskipun
(hanya dengan pemberian) berupa ternak kambing.”
َم ْن َا َء ُه ِم ْن َا ِخ ْ ِه َم ْع ُر ٌف َم ْن َ ْ ِﲑ:َع ْن َا َ ِ ْ ِن َ ِدي َر ِﴈ ا ُ َع ْن ُه َا َن الن ِ ُﱯ َص َﲆ ا َ ُ َلَ ْي ِه َو َس َﲅ قَا َل
(ِاﴎا ِف و َﻻ ن م ْسا َ ِ ْف َو َﻻ َمسء َ ٍ فَ ْل َي ْق َ ُ ُ َو َﻻ َ ُرد ُه فَ ِا ن َما ُه َو َر ْز ٌق َسا قَ ُه ا ُ ِالَ ْي ِه )رواه اﲪد
Artinya:”Khalid bin Adi r.a berkata:” Sesungguhnya Nabi Saw.bersabda:”Barang
siapa yang diberi oleh saudaranya kebaikan dengan tidak berlebih-
lebihan dan tidak dia minta hendaklah diterima (jangan ditolak).
Sesungguhnya yang demikian itu pemberian yang diberikan Allah
kepadanya”. (HR. Ahmad)
b) Wajib
Hibah suami kepada istri dan anak hukumnya adalah wajib sesuai
kemampuannya.
c) Haram
Hibah menjadi haram manakala harta yang diberikan berupa barang haram,
hibah jugamenjadi haram apabila diminta kembali , kecuali hubah yang
diberikan orang tua kepada anaknya (bukan sebaliknya)
d) Makhruh
Hibah dimakhruhkan apabila tujuannya adalah riya (agar dilihat orang) atau
sum’ ah (didengar orang lain), dan berbangga diri.
3. Syarat dan Rukun Hibah
Rukun hibah ada empat yaitu:
a. Orang yang memberi hibah (waahib)
Waahid harus memiliki beberapa syarat antara lain:
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 10 SEMESTER 2
1) Berhak dan cakap membelanjakan harta, yaitu baligh dan berakal
2) Dilakukan atas dasar kemauan sendiri, bukan karena paksaan dari
pihak lain
3) Dibenarkan melakukan tindakan hukum.
b. Orang yang menerima hibah ( mauhuud lahu )
Penerima hibah ( Mauhuud lahu) disyaratkan sudah ada ketika akad hibah
dilakukan. Jika ketika akad berlangsung tidak ada, atau hanya ada atas dasar
perkiraan. seperti janin yang masih dalam kandungan ibunya, maka tdak sah
dilakukan hibah kepadanya. Atau orang yang diberi hibah itu ada diwaktu
pemberian hibah, namun dia dalam keadaan terganggu akalnya, maka hibah
tersebut diambil walinya, pemeliharanya atau orang yang mendidiknya
sekalipun ia tidak ada hubungan keluarganya.
c. Barang yang dihibahkan (mauhuud)
Syarat barang yang dihibahkan ( mauhuud ) antara lain
1) Milik pemberi hibah ( waahid )
2) Barang sudah ada ketika akad hibah berlansung.
3) Memiliki nilai atau harga
4) Berupa barang yang boleh dimiliki menurut agama.
5) Telah dipisahkan dari harta milik pemberi hibah (waahid )
6) Barang bisa dipindahkan status kepemilikannya dari tangan pemberi
hibah ( waahid ) kepada penerima hibah ( mauhuud lahu )
d. Akad atau ijab kabul
4. Mengambil Kembali Hibah
Sebagian besar ulama berpendapat bahwa mencabut hibah hukumnya haram,
kecuali hibah dilakukan orang tua terhadap anaknya, sebagaimana sabda Nabi
Saw
َﻻ َ ِﳛل ِل َر ُ ٍل ُم ْس ِ ٍﲅ ْن يُ ْع ِط َي َع ِط َي ًة ْو َﳞَ َب هش َب ًة فَ َ ْﲑ ِج َع ِفﳱَا ٕاﻻ ا ْل َواِ َ فَ ْ َما يُ ْع ِطي َو َ َ ُه ) رواه
(ابوداود
Artinya : “ Tidak halal seorang muslim memberikan suatu barang , kemudiam
dia tarik kembali, kecuali seorang bapak kepada anaknya”. (HR. Abu Dawud )
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 11 SEMESTER 2
Sabda Nabi Saw
(اَلْ َعا ِئ ُد ِف هِ َبتِ ِه َﰷ ْا َ ْﳫ ِب يُ ِق ُئ ُﰒ يَ ُع ْو ُد ِف َق ْ ِئ ِه )م فق ليه
Artinya: “Orang yang menarik kembali hibahnya sebagaimana anjing yang
muntah lalu dimakannya kembali muntahnya itu” (HR. Bukhari
Muslim).
5. Hibah dapat dicabut karena beberapa sebab, antara lain:
a) Hibah orang tua terhadap anaknya, karena orang tua melihat bahwa
mencabut itu demi menjaga kemaslahatan anaknya. Contoh seorang ayah
menghibahkan sebuah motor kepadaanaknya, namun ternyata motor
tersebut tidak digunakan semestinya dan sering bolos sekolah . Maka orang
tua boleh menarik kembali hibahnya.
b) Bila dirasakan ada unsur ketidak adilan diantara anak-anaknya
c) Bila dengan adanya hibah itu ada hal yang dapat menimbulkan iri hati dan
fitnah dari pihak lain.
6. Macam-macam Hibah
Hibah ada dua macam yaitu:
a) Hibah barang adalah memberikan harta atau benda kepada pihak lain yang
mencakup materi dan nilai manfaat harta atau barang tersebut, yang
pemberiannya tamba ada imbalan apapun . Misalnya menghibahkan rumah,
sawah, mobil, sepeda motor dan lain-lain.
b) Hibah manfaat , yaitu memberikan harta atau benda kepada pihak lain untuk
dimanfaatkan, namun materi harta atau barang itu tetap menjadi milik
pemberi hibah. dengan kata lain, dalam hibah manfaat itu penerima hibah
hanya memiliki hak menggunakan saja.
Untuk menghindarihal-hal yang tidak diinginkan, misalnya perselisihan
kelak dikemudian hari, sebaiknya akad hibah dicatat di hadapan
Notaris/PPAT dengan dibuatkan Akta hibah.
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 12 SEMESTER 2
C. KETENTUAN HADIAH
1. Pengertian Hadiah
Hadiah adalah pemberian sesuatu kepada seseorang dengan maksud
untuk memuliakan atau memberikan penghargaan atas suatu prestasi yang
diraih.
Salah satu kemuliaan ajaran agama Islam adalah anjuran untuk
saling memberikan hadiah. Hal ini akan menumbuhkan rasa cinta sesama
muslim serta dapat menumbuhkan persatuan dan kesatuan umat. Ketika kita
diberi hadiah oleh seseorang hendaklah kita menerimanya dengan senang
hati. Selain itu, agama kita juga menganjurkan kepada kita agar berusaha
membalas hadiah tersebut meskipun tidak langsung seketika.
2. Hukum dan Dalil Hadiah
Hukum hadiah adalah sunah. Diperintahkan untuk menerima hadiah
apabila tidak ada yang syubhat atau haram sesuai hadis
(أج ْيب ْواالدﱠا ِع َي َو َﻻ تَ ُردﱡ ْوا ا ْل َه ِد ﱠي َة َو َﻻ تَ ْض ِر بُ ْوا ا ْل ُم ْس ِل ِم ْين )رواه مسلم
Artinya: Penuhilah panggilan orang yang mengundangmu, janganlah engkau
menolak hadiah dan jangan pula memukul orang Islam”. (HR.
Muslim)
Dalam hadis lain, Nabi Saw bersabda
. مـَ ْن َ ُه ُﷲ َش ْ ًا ِم ْن ه َذا الْ َما ِل ِم ْن َ ْ ِﲑ ْن َ ْس َ ُ فَلْ َي ْق َب ْل فَان َما ُهـ َو ِر ْز ٌق َس َاق َ ُه ُﷲ الَ ْي ِه
()رواه الب ا ري ومسﲅ
Artinya: “Barang siapa yang diberikan oleh Allah harta tampa memintanya maka
hendaklah dia menerimanya karna hal itu adalah rizki yang diberikan oleh
Allah kepadanya”. (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Allah Swt berfirman
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 13 SEMESTER 2
Artinya: “ Dan kamu tidak menafkahkan melainkan karena mencari keredaan Allah
dan sesuatu yang kamu belanjakan, kelak akan disempurnakan
balasannya sedangkan kamu sedikitpun tidak akan dianianya “. (QS: Al-
Baqarah :272)
َﲥَا ُد ْوافَ ِان ا ْلهَ ِد ي َة تُ ْذ ِه ُب َو َح َر الص ْد ِر
Artinya:”Saling memberilah kamu hadiah, karena pemberian itu dapat
menghilangkan sakit hati (dengki)”.
Rasulullah Muhammad Saw , bersabda
( )رواه الب ا ري." َويُثِ ْ ُب َلَ ْﳱَا, " َﰷ َن َر ُس ْو ُل ا ِ يَ ْق َ ُل الْ َه ِد ي َة:ع َ◌ ْن َا ِ َش َة َر ِ َﴈ ا ّ ُ َع ْﳯَا قَا لَ ْت
Artinya:“Dari Aiisyah ra bersabda: Rasulullah Saw ,menerima hadiah dan memberi
balasan (hadiah yang baik) atasnya”.(HR. Bukhari)
3. Syarat dan Rukun Hadiah
Rukun hadiah dan rukun hibah sebenarnya sama dengan rukun sedekah
,yaitu:
1) Orang yang memberi hadiah, syaratnya orang yang memiliki benda itu
dan yang berhak mentasyarufkannya (memanfaatkannya)
2) Orang yang memberi hadiah, syaratnya orang yang berhak memiliki.
3) Akad, ( ijab dankabul )
4) Barang yang diberikan
4. Manfaat Hadiah
Pemberian hadiah akan memberikan banyak manfaat, baik bagi pemberi
maupun penerimanya. Beberapa manfaat dari pemberian hadiah antara lain:
a. Menumbuhkan rasa saling mencintai dan menghormati antar sesama
b. Mendorong seseorang agar lebih maju dalam kebaikan .
c. Mendidik seseorang untuk menepati janji.
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 14 SEMESTER 2
d. Menghindari diri dari sifat iri dan dengki.
e. Menumbuhkan motivasi agar terus berupaya meraih prestasi.
f. Senantiasa berbesar hati melihat keberhasilan yang diraih orang lain.
5. Persamaan Sedekah, Hibah dan Hadiah
1) Sedekah, hibah dan hadiah merupakan wujud kedermawanan yang dimiliki
seseorang atau suatu kelompok dalam organisasi
2) Ketiganya diberikan secara Cuma-Cuma tampa mengharapkan pemberian
kembali dalam bentuk dan wujud apapun.
6. Perbedaan Sedekah, Hibah dan Hadiah
1) Sedekah dan hibah diberikan kepada seseorang karena rasa iba, kasih
sayang, atau ingin mempererat persaudaraan.
2) Hadiah diberikan kepada seseorang sebagai imbalan jasa atau penghargaan
atas prestasi yang dicapai.
3) Sedekah untuk membantu orang-orang terlantar memenuhi kebutuhan
pokoknya, sedangkan hadiah adalah sebagai kenang-kenangan dan
penghargaan kepada orang yang dihormati.
UJI KOMPETENSI
I. Berilah tanda silang (x) pada jawaban yang dianggap paling benar di bawah ini!
1. Pemberian sesuatu kepada seseorang yang membutuhkan semata-mata
hanya mengharapkan ridha Allah Swt adalah pengertian dari.......
A. Puasa C. Hibah
B. Sedekah D. Hadiah
2. Hukum asal memberikan sedekah bagi orang yang mampu adalah,,,,,,
A. Wajib C. Sunat
B. Makhruh D. Fardhu kifayah
3. Seorang miskin dalam kondisi kelaparan datang kepada kita untuk meminta
makanan. Keadaan orang tersebut memprihatinkan, jika tidak diberi makan ia
akan sakit parah atau bahkan nyawanya bisa terancam. Sementara pada
waktu itu kita memiliki makanan yang dibutuhkan orang tersebut pada kondisi
demikian memberikan sedekah berupa makanan kepada orang tersebut
hukumnya adalah .....
A. Wajib C. Makhruh
B. Sunat D. Haram
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 15 SEMESTER 2
4. Perhatikan ayat berikut:
Kandungan pelajaran yang dapat diambil dari ayat tersebut adalah
A. Hendaknya kita selalu istiqamah dalam segala hal, khususnya dalam
ibadah
B. Hendaknya kita saling memberikan hadiah sebagai perekat silaturrahmi
C. Hibah itu sangat dianjurkan dalam meningkatkan kesejahteraan umat
D. Anjuran untuk bersedekah, karena Allah membalas orang-orang yang
bersedekah
5. Di bawah ini yang tidak termasuk rukun sedekah adalah.....
A. Orang yang memberi sedekah
B. Orang yang diberi
C. Ber hak dan cakap membelanjakan harta
D. Barang yang diberikan
6. Seminggu sebelum Idul fitri, pak Hamid Memberikan santunan kepada
keluarga Pak Hasan yang kurang mampu. Perbuatan yang dilakukan
termasuk......
A. Sedekah C. Hadiah
B. Hibah D. Zakat
7. Perhatikan pernyataan dibawah ini
1) Menumbuhkan rasa kasih sanyang dan mempererat hubungan sesama
2) Rezeki berkurang dan menimbulkan kasih sayang
3) Sebagai obat penyakit dan dilapangkan rezeki
4) Meredam murka Allah dan memperpendek umur
5) Menolak bencana dan disempitkan rezeki
6) Menambah keberkahan harta benda
Dari pernyataan diatas yang termasuk manfaat sedekah ditunjukkan nomor....
A. 1), 3), 4) C. 1), 3), 6)
B. 2), 3), 4) D, 4), 5), 6)
8. Perhatikan pernyataan dibawah ini
1) Sedekah harus ikhlas karena Allah taala, tidak dikotori dengan riya.
2) Sedekah harus diusahakan dari usaha yang halal dan baik
3) Sedekah dari harta yang baik dan paling dicintai
4) Tidak berharap balasan dari harta yang telah disedekahkan
5) Waspada terhadap hal-hal yang membatalkan sedekah, seperti menyebut-
menyebut, dan menyakiti hati orang yang diberi sedekah.
Pernyataan di atas termasuk.......
A. Rukun sedekah C. syarat sedekah
B. Adab bersedekah D, Manfaat sedekah
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 16 SEMESTER 2
9. Pernyataan berikut yang termasuk pengertian hibah adala......
A. Pemberian sesuatu kepada seseorang semata-mata mengharapkan
redha Allah Swt
B. Pemberian sesuatu yang dilakukan seseorang ketika masih hidup kepada
orang lain secara cuma-cuma tampa mengharapkan apa-apa kecuali
redha Allah .
C. Pemberian sesuatu kepada seseorang karena prestasi yang di miliki
D. Pemberian sesuatu kepada seseorang karena mengharapkan pujian
10. Pernyataan berikut yang termasuk contoh hibah adalah.....
A. Pak Hasan memberikan tanahnya untuk pembangunan mesjid
B. Setiap naik kelas , Maryam selalu dibawa ibunya rekreasi
C. Setiap pagi, guru menyambut siswa dengan wajah ceria
D. Ketika berangkat kesekolah , Budi menerima uang jajan dari ibunya
11. Hibah hukumnya makhruh jika.....
A. Seseorang mengambil kembali pemberiannya
B. Memberikan khamar kepada seseorang
C. Bapak meminta kembali pemberian ke anaknya
D. Memberikan dengan niat mendapat imbalan
12. Seorang anak mendapat hibah sepeda motor dari orang tuanya. Akan tetapi
setelah menerimanya, sepeda motor tersebut tidak di gunakan sebagaimana
mestinya, bahkan malah digunakan untuk hal-hal yang tidak baik . Demi
kemaslahatan anaknya, orang tua tersebut sebaiknya........
A. Tetap menghibahkan sepeda motor tersebut, karena tidak boleh di tarik
kembali
B. Menarik kembali hibah sepeda motornya, karena tidak digunakan
semestinya
C. Melaporkan dan menyerahkan urusannya kepada pihak berwajib
D. Memarahi danmemberi hukuman yang setimpal kepada anaknya
13. Perhatikan pernyataan dibawah ini
1. Waahid
2. Milik waahid
3. Berupa barang yang boleh dimiliki menurut agama
4. Mauhuub lahu
5. Mauhuub
6. Didasarkan atas kemauan sendiri
Dari pernyataan diatas yang termasuk rukun hibah ditunjukkan nomor....
A. 1, 3, 4 C. 2, 3, 5
B. 4, 5, 6 D. 1, 4, 5
14. Penyataan di bawah ini yang termasuk syarat barang yang dihibahkan
adalah....
A. Berhak dan cakap dalam membelanjakan harta
B. Ada ketika akad hibah berlansung
C. Telah dipisahkan dari harta milik pemberi hibah
D. Dilakukan atas dasar kemauan sendiri
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 17 SEMESTER 2
15. Berikut yang termasuk contoh praktik memberikan hadiah adalah........
A. Bu Husna memberikan sejumlah uang kepada anak yatim
B. Pak Suhairi memberikan sebidang tanah untuk perluasan madrasah
C. Paman memberikan Tafsir AL-Quran kepada anaknya setelah menjuarai
MTQ
D. Ayah memberikan oleh-oleh dari kampung kepada tetangganya
16. Pernyataan-pernyataan berikut yang merupakan perbedaan antara sedekah
dengan hadiah adalah.......
A. Sedekah dan hadiah merupakan wujud kedermawanan yang dimiliki
seseorang
B. Sedekah dan hadiah diberikan secara cuma-cuma tampa mengharapkan
pemberian kembali dalam bentuk atau wujud apapun
C. Sedekah diberikan karena kasih sayang, atau ingin mempererat
persaudaraan
D. Sedekah dan hadiah dapat mengurangi beban hidup pihak yang diberi,
khusus bagi keluarga yang miskin
17. Perhatikan contoh berikut
1) Karena baru berumah tangga maka Ali diberikan sebidang tanah oleh
orang tuanya sebidang tanah untuk bercocok tanam, sehingga dia bisa
mandiri
2) Seorang guru memberikan sejumlah alat tulis kepada peserta didiknya
karena mampu menghafal surat-surat juz 29
3) Untuk keperluan pengembangan musshollah di kampung pak Lurah
memberikan sejumlah dana kepada panitia pembangunan
4) Saat ulang tahun adiknya, Andi memberikan sandal adiknya
5) Ali memberikan sejumlah uang untuk pengamen di lampu merah dengan
ikhlas
Yang termasuk contoh sedekah yang benar adalah nomor.....
A. 3) dan 5) C. 2) dan 3)
B. 3) dan 1) D. 2) dan 4)
18. Karena sering berbelanja di sebuah supermakat, paman mendapatkan sebuah
kupon berhadiah . Ia kemudian mengisi data pada kupon-kupon tersebut dan
kemudian memasukkan kedalam kotak yang disediakan . Setelah dilakukan
penarikan undian ternyata paman termasuk salah satu pemenang yang
mendapatkan hadiah mobil. Namun paman bimbang dan ragu-ragu tentang
hukum menerima hadiah, sementara ia membutuhkan mobil tersebut.
Apa yang sebaiknya dilakukan oleh paman dalam mengatasi keragu-raguan
hukum tersebut.
A. Mengambil hadiah mobil tersebut karena tidak mengandung unsur judi
atau riba
B. Mengambil hadiah tersebut tetapi wajib mengeluarkan infak senilai
sepertiga dari hadiah
C. Tidak perlu mengambil hadiah karena mengandung unsur bunga dan
perjudian
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 18 SEMESTER 2
D. Tidak mengambil hadiah tersebut karena mengandung unsur riba dan
merugikan pihak lain
19. Sedekah , hibah, hadia merupakan salah satu bukti bahwa manusia adalah
makhlul sosial yang saling membutuhkan dengan yang lain. Ketiganya
mempunyai persamaan dan perbedaan.Persamaan sedekah, hibah dan hadiah
adalah .....
A. Belajar melatih sikap empati pada orang lain dan tampa mengharapkan
imbalan
B. Menjalin silaturrahmi dan diberkan untuk memuliakan seseorang
C. Memberikan penghargaan kepada orang lain dan memacu diri untuk terus
maju
D. Membuang jauh sifat kikir dan meringankan beban orang lain
20. Sedekah untuk membantu orang-orang terlantar memenuhi kebutuhan
pokoknya, sedangkan hadiah adalah sebagai kenang-kenangan dan
penghargaan kepada orang yang dihormati. Hal diatas termasuk dalam
A. Persamaan sedekah dengan hadiah
B. Manfaat sedekah
C. Perbedaan Sedekah dengan hadiah
D. Rukun bersedekah
Menjodohkan
Pertanyaan Jawaban
1. Menumbuhkan rasa kasih sayang dan a. Sunat
b. Sedekah
Mempererat hubungan antar sesama, c. Mauhud lahu
merupakan......sedekah d. Manfaat
2. Ani tersenyum manis kepada Aisyah ketika ia e. Waahid
Berjumpa.Perbuatan yang dilakukan Ani disebut f. Hibah
3. Hukum sedekah adalah ...... g. Haram
h. Mubah
4 ٔج ْب ْواا ا ِع َي َو َﻻ َ ُرد ْوا الْ َه ِد ي َة َو َﻻ تَ ْ ِﴬ بُ ْوا الْ ُم ْس ِل ِم ْ َﲔ i. Barang
)رواه مسﲅ
Hadis diatas menjelaskan hukum........
5. Orang yang menerima hibah disebut....... j. Manfaat
6. Hukum mencabut hibah adalah...... k. Hadiah
7. Hukum asal hibah adalah........
8. Memberikan barang kepada pihak lain yang
mencakup materi dan nilai manfaat harta atau
barang disebut hibah.....
9. Memberikan harta atau benda kepada pihak lain
untuk di manfaatkan disebut....
10. Menumbuhkan motifasi agar terus berupaya meraih
prestasi adalah manfaat....
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 19 SEMESTER 2
Essay
1. Islam mengajarkan kepada umatnya agar rajin bersedekah. Bagaimana cara
bersedekah namun kita tidak memiliki barang atau harta yang
disedekahkan?
2. Apa perbedaan antara sedekah, hibah dan hadiah? uraikan dengan jelas!
3. Tuliskan rukun dan syarat hibah!
4. Tuliskan manfaat sedekah!
5. Tuliskan manfaat hadiah!
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 20 SEMESTER 2
PELAJARAN 2
Haji dan Umrah
Kompetensi Inti :
KI-1 Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
KI-2 Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab,
peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam
KI-3 berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam
KI-4 jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan
prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
Mengolah, menyaji dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan,
mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak
(menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam
sudut pandang/teori
Kompetensi Dasar
3.6. Menganalisis ketentuan melaksanakan haji dan umrah
4.6. Mengomunikasikan ketentuan manasik haji dan umrah
Indikator :
3.6.1 Menjelaskan pengertian haji dan umrah
3.6.2 Menjelaskan rukun haji dan umrah
3.6.3 Menjelaskan wajib haji dan sunnah haji
3.6.4 Membandingkan cara pelaksanaan haji
4.6.1 Menganalisis perbedaan haji dan umrah
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 21 SEMESTER 2
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 22 SEMESTER 2
HAJI
A. HAJI
1. PENGERTIAN DAN HUKUM HAJI
Menunaikan ibadah haji diwajibkan Allah kepada setiap orang beriman
yang mampu, satu kali seumur hibup. Namun setiap orang yang sudah
melaksanakan ibadah haji selalu saja ingin mengulangi kembali.. Setiap
orang yang pergi haji ingin memperoleh haji yang mabrur. Dan untuk
memperoleh haji yang mabrur itu diperlukan pemahaman yang cukup
tentang seluk beluk pelaksanaan ibadah haji itu. Untuk lebih jelasnya
ikutilah pembahasan berikut
Menurut bahasa haji berarti berziarah,menyengaja atau menuju.
Sedangkan menurut istilah adalah sengaja mengunjungi Baitullah / Mesjidil
Haram (ka’bah) di Mekah untuk melakukan ibadah kepada Allah SWT, dengan
niat tertentu, pada waktu tertentu dan dengan cara tertentu demi memenuhi
panggilan Allah swt. Dan mengharapkan ridha-Nya.
Hukum haji adalah Fardhu ‘ain, sekali seumur hidup bagi yang telah
mampu atau memenuhi syarat – syarat tertentu.sebagaimana firman Allah
swt :
َوِ ِ َ َﲆ لنا ِس ِحج لۡ َب ۡ ِت َم ِن ۡس َت َطا َع الَ ۡي ِه َس ِ ٗ َۚﻼ
Artinya :
Dan untuk Allah diwajibkan atas manusia melakukan ibadah haji ke
Baitullah bagi yang mampu melakukan perjalanan kesana,
(Ali–Imran,ayat 97 ).
2. SYARAT WAJIB DAN SYARAT SYAH HAJI
Syarat-syarat wajib haji adalah :
1. Islam,
2. Balig,
3. Berakal,
4. Merdeka,
5. Mampu , ( ) أستطا عة, yaitu meliputi :
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 23 SEMESTER 2
a. Memiliki biaya untuk pulang pergi,
b. Ada kendaraan,
c. Aman selama dalam perjalanan,
d. Sehat jasmani dan rohani,
e. Bagi wanita ada muhrim,
f. Cukup bekal bagi keluarga yang ditinggalkan.
Syarat sah haji adalah :
1) Islam, Balig, Berakal, dan merdeka
2) Dilaksanakan sesuai batas-batas waktunya, contohnya miqat zamani
3) Melaksanakan urutan rukun haji
4) Memenuhi syarat-syarat dari pelaksanaanya, contohnya syarat sa`i, tawaf
dan lain-lain.
5) Dilaksanakan ditempat yang telah ditentukan, seperti tempat wukuf di
padang arafah.
3. RUKUN HAJI
Rukun haji ialah hal-hal pokok yang harus dilaksanakan selama
ibadah haji, jika tertinggal salah satunya maka haji tidak sah atau batal.
Yang termasuk rukun haji adalah :
1. Ihram, yaitu berniat untuk mengerjakan ibadah haji yang ditandai dengan
memakai pakaian ihram. Pakaian ihram untuk laki-laki terdiri dari dua
potong kain yang tidak berjahit, yang satu untuk sarung dan satu untuk
selendang, sedangkan pakaian ihram untuk wanita adalah pakaian yang
menutupi semua aurat layaknya pakaian muslimah.
Niat dalam ibadah haji dikenal juga dengan ihram karena ketika jamaah haji
telah mengikrarkan niatnya dan memakai pakaian ihram, maka jamaah
diharamkan untuk melaksanakan hal-hal yang terlarang dalam ihram,
niatnya adalah : لبيك الهم ﲩا
Artinya : نويت اﳊج و ٔحرمت به
Aku sambut panggilan-Mu ya Allah untuk berhaji
Atau:
تعاﱃ
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 24 SEMESTER 2
Artinya :
Aku niat haji dengan berihram karena Alla taala
2. Wukuf di padang Arafah, tanggal 9 Zulhijah mulai sejak tergelincir matahari
(waktu zuhur) sampai terbit fajar tgl 10 Zulhijah.
3. Tawaf Ifadah, yaitu mengelilingi Ka’bah sebannyak 7 x putaran, dengan dalil
firman Allah dalam surat Al-Haj ayat 29:
ثُ ﱠم ۡل َي ۡق ُضواْ تَفَثَ ُه ۡم َوۡليُوفُواْ نُذُو َر ُه ۡم َوۡل َي ﱠط ﱠوفُواْ بِٱۡل َب ۡي ِت ٱۡل َعتِي ِق
Artinya : Kemudian, hendaklah mereka menghilangkan kotoran yang
ada pada badan mereka dan hendaklah mereka
menyempurnakan nazar-nazar mereka dan hendaklah mereka
melakukan melakukan thawaf sekeliling rumah yang tua itu
(Baitullah). ( Q.S Al Hajj ; 29 )
Syarat –syarat tawaf adalah :
a. Suci dari hadas dan najis
b. Menutup aurat
c. Ka`bah berada disebelah kiri orang yang tawaf
d. Satuan hitungannya dimulai dari hajarul aswad
e. Tawaf dilakukan dalam masjidil haram
Tawaf terdiri dari beberapa macam :
1. Tawaf ifadah, yaitu tawaf rukun haji
2. Tawaf qudum yaitu tawaf yang dilakukan ketika baru saja datang di tanah
suci.
3. Tawaf sunah ( tawaf yang dapat dilakukan kapan saja )
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 25 SEMESTER 2
4. Tawaf wadak yaitu tawaf yang dikerjakan ketika hendak meninggalkan
tanah suci ( ketika akan pulang).
Gambar. Suasana sedangTawaf
4. Sa’i, yaitu berlari – lari kecil antara bukit Safa dan Marwa sebanyak 7 x.
Dimulai dari bukit safa dan diakhiri di bukit marwa.:
Gambar. Sa`i antara Safa dan Marwa
عن
5. Tahalul, yaitu mencukur rambut atau mengunting rambut kepala paling
sedikit 3 lembar.
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 26 SEMESTER 2
6. Tertib, yaitu mendahulukan yang dahulu sesuai dengan urutan ibadah haji.
4. WAJIB HAJI
Wajib haji adalah sesuatu yang harus dikerjakan pada waktu melaksakan
ibadah haji, kalau salah satunya tidak dikerjakan maka haji tetap sah tetapi
harus di ganti dengan dam.
Yang termasuk wajib haji adalah :
1. Ihram dari miqat, yaitu memakai pakaian ihram yang dimulai dari batas
waktu dan tempat yang ditentukan,
2. Mabit di Muzdalifah, yaitu setelah wukuf di Padang Arafah pada malam 10
Zulhijjah lewat tengah malam. Yang dilakukan jamaah ketika mabit di
Muzdalifah adalah : membaca Talbiyah, berzikir, beristigfar, berdoo`a atau
membaca Alquran dan mencari kerikil untuk melontar jumrah.
3. Bermalam Di Mina,
4. Melempar Jumrah Aqabah ( tanggal 10 Zul hijjah ),
5. Melempar tiga jumrah, ( jumrah ula, jumrah wustha, jumrah aqabah, tanggal
11, 12,13 Zulhijjah )
6. Muharamat, yaitu tidak melakukan hal – hal yang diharamkan selama haji,
7. Tawaf wada’, yaitu tawaf perpisahan ketika meninggalkan Mekkah.
5. SUNNAH HAJI
Yang termasuk sunah haji adalah :
1. Mengerjakan haji secara ifrad.
2. Membaca talbiyah selama ihram sampai tahalul.
لبيك ٔ ﴍيك ٔن اﶵد والنعمة واﳌ ﻻ ﴍيك, لبيك ٔلهم لبيك
3. Berdoa setelah membaca talbiyah :
4. Tawaf qudum, yaitu tawaf yang dilakukan pada saat pertama kali datang di
kota Mekkah.
5. Melaksanakan shalat 2 rakaat, setelah selesai tawaf qudum.
6. Membaca doa setelah tawaf.
7. Masuk ke ka’bah.
8. Mandi ketika hendak berihram.
9 Memakai wangi – wangian sebelum berpakaian ihram.
10.Shalat sunat ihram 2 rakaat.
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 27 SEMESTER 2
6. LARANGAN HAJI
Larangan haji adalah : hal-hal yang dilarang selama ihram haji. Larangan
tersebut ada yang khusus untuk jamaah haji laki-laki, ada yang khusus untuk
jamaah haji perempuan dan ada larangan untuk jamaah haji dan laki-laki dan
perempun.
a. Larangan khusus untuk jamaah haji laki-laki :
1. memakai pakaian berjahit.
2. Memakai tutup kepala.
3.Memakai sepatu yang menutupi mata kaki.
b. Larangan khusus untuk jamaah haji perempuan
1.Memakai tutup muka
2.Memakai sarung tangan.
c. Larangan untuk jamaah haji laki-laki dan perempuan:
1. Memakai wangi – wangian,
2.Mencukur rambut dan memotong kuku.
3. Melakukan pernikahan, atau menikahkan ( jadi wali dalam pernikahan)
4. Bersetubuh.
5. Memburu dan membunuh binatang.
6.Berbuat maksiat.
7.Mendongkol atau kesal, bertengkar, mencaci maki.
8. memotong atau menebang pohon atau mancabut rumput.
7. DAM DALAM LARANGAN HAJI
Dam menurut bahasa berarti darah artinya mengalirkan darah Dam
menurut istilah adalah denda yang dikenakan kepada jemaah haji yang
melanggar larangan atau meninggalkan salah satu wajib haji atau umrah.
Diantara dam tersebut adalah :
a) Dam karena mengerjakan haji dan umrah dengan cara tamattu` dan qiran.
Damnya adalah ;
Menyembelih seekor kambing yang sah untuk kkurban
Jika tidak sanggup, maka berpuasa 10 hari ( tiga hari di tanah suci dan
tujuh hari tanah air)
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 28 SEMESTER 2
b) Dam karena melakukan hubungan suami istri dalam keadaan ihram sebelum
tahalul pertama, maka yang melanggar, hajinya tidak sah,( wajib diulang
tahun depan ) namun mereka juga wajib membayar dam, yaitu :
Menyembelih seekor unta atau seekor sapi, atau tujuh ekor
kambing/domba
Jika tidak ada maka memberi makan fakir miskin seharga binatang
tersebut
Jika tidak mampu maka puasa 60 hari berturut-turut
c) Dam karena melanggar larangan, seperti mencukur atau mencabut rambut,
memotong kuku, memakai pakaian berjahit (bagi laki-laki), memakai wangi-
wangian,memakai minyak rambut, menutup muka atau sarung tangan (bagi
wanita) dan berhubugan suami istri setelah tahalul pertama, bagi yang
melanggar salah satu diatas maka damnya adalah memilih salah satu
berikut :
Menyembelih seekor kambing yang sah untuk berkurban, atau,
Puasa tiga hari atau,
Bersedekah sebanyak tiga gantang (9,5) liter makanan kepada enam
orang fakir miskin
d) Dam karena berburu atau membunuh binatang buruan, damnya dapat
memilih salah satu dari tiga hal berikut :
Menyembelih binatang yang sebanding dengan binatang yang dibunuh
atau diburu
Bersedekah kepada fakir miskin sebanyak harga binatang tersebut
Puasa seharga binatang tersebut dengan ketentuan berpuasa satu hari
senilai 0,8 kg daging binatang yang dibunuh atau yang diburu.
e) Dam karena terkepung atau terhalang dalam perjalanan sehingga tidak bisa
meneruskan perjalanan haji atau umrah maka damnya : menyembelih seekor
kambing .
8. MIQAT HAJI.
Miqat haji adalah batas waktu atau batas tempat memakai pakaian ihram pada
ibadah haji atau umrah.
Miqat ada 2 macam, yaitu :
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 29 SEMESTER 2
1. Miqat zamani, yaitu waktu permulaan memakai pakaian ihram ibadah haji,
waktunya mulai 1 syawal, sampai 10 Zulhijjah pada saat terbit fajar tanggal
10 Zulhijjah..
2. Miqat makani, yaitu batas tempat mulai ihram ibadah haji , yaitu :
a. Di Rumah masing-masing miqat makani bagi penduduk mekah dan
sekitarnya.
b. Zulhalaifah atau Bir Ali miqat makani bagi yang datang dari Madinah dan
yang sejajar.
c. Juhfah miqat makani bagi yang datang dari Syam, mesir Magribi ( Afrika
Utara ) dan yang sejajar.
d. Gurun Manazil miqat makani bagi yang datang dari Najdil Yaman, Hijaz
dan yang sejajar.
e. Dzatul Irqin niqat makani bagi yang datang dari Irak dan yang sejajar.
f. Ya-lamlam miqat makani bagi yang datang dari India, Yaman, Indonesia.
TATA URUTAN PELAKSANAAN IBADAH HAJI
1. Ihram.
Dengan urutan sebagai berikut ;
a. Memotong rambut, memotong kuku, mandi sunnah ihram,
berwudhu, memakai wangi – wangian, dan menyisir rambut
b. Memakai ihram.
c. Shalat sunnah ihram dan berniat melaksanakan ihram haji.
2. Tawaf qudum.
3. Tanggal 8 Zulhijjah rombongan haji diberangkatkan menuju Padang Arafah,
sebelum berangkat membaca taibiyah 3x dan salawat.
4. Wukuf di Padang Arafah.
Menunggu waktu wukuf disunatkan banyak zikir, takbir, tauhid, istigfar,
tarbiyah dan tahlil , serta doa.
5. Mampir di Muzdalifah.
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 30 SEMESTER 2
Di muzdalifah mencari dan mengumpulkan batu kerikil sedikitnya 7 buah
atau mengambil sekaligus 49 atau 70 buah di Muzdalifah sampai sesudah
shalat subuh.
6. Melontar Jumrah di Mina.
Setelah terbit matahari jamaah melontar jumrah aqabah 7 x sambil
membaca :
بﰟ ﷲ ٔ ٔكﱪ
Setelah itu yang akan membayar dam hendaknya membayar dam begitu
juga yang akan berqurban, kemudian tahalul awwal, maka larangan haji
boleh dilaksanakan, kecuali hubungan suami istri.
Setelah itu jamaah boleh memilih antara pergi ke Mekkah untuk tawaf
ifadah dan sa’I yang disebut tahalul sani sehingga semua larangan haji
dihalalkan tetapi jamaah harus tiba kembali di Mina sorenya sebelum
matahari terbenam untuk melempar jumrah atau tetap tinggal di Mina
untuk menyerlesaikan melempar jumrah tanggal 11, 12,13 Zulhijjah.
7. Kembali ke Mekkah untuk tawaf ifadah.
Bagi jamaah yang sudah melaksanakan tawaf ifadah melakukan tawaf
wadak saja.
Syarat – syaarat tawaf adalah :
a. Memulai dari Hajar Aswad disertai niat tawaf :
نويت ٔن ٔطوف الب ت العتيق سبعة ٔشوا ط تعاﱃ
Artinya :
Saya berniat tawaf mengelilingi ka’bah dengan 7 putaran semata –
matar karena Allah ta’ala.
b. Mengelilingi ka’bah kearah kanan ( ka’bah berada di sebelah kiri orang
yang tawaf, 7 x putaran, tiga kali dengan lari kecil dan 4 kali dengan
berjalan biasa ).
c. Ketika sampai dirukun yamani usahakan mengusap rukun tersebut,
apabila tidak bias dengan isyarat saja, sambil membaca :
سم ﷲ ٔ ٔكﱪ
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 31 SEMESTER 2
Kemudian langsung ke Hajar Aswad dan berdoa :
ربنا ٔتنا ﰱ ا نيا حسنة وﰲ ا ٔ خرة حسنة وق ا ذاب النار
d. Tawaf dilakukan 7 kali putaran.
Perlu di ingat ka’bah mempuyai 4 sudut yaitu sudut Hajar Aswad, rukun
syam, rukun yamani dan rukun Iraqi.
e. Setelah tawaf disunatkan membaca doa :
سب ا ن ﷲ واﶵد و ٔ ٔ ٔ ٔ ﷲ ٔ ٔكﱪ و ٔ حول وﻻ قوة ٔﻻ ﷲ
f. Setelah tawaf, jamaah menuju kemakam Ibrahim dan shalat sunnha 2
rakaat, salat hijir Ismail kemudian menuju multazam, meminum air
Zam -= zam, lalu membaca doa :
ٔلهم ٔﱐ س ٔ لﲈ ف عا ورزقا واسعا وشباء من ﰻ داء وسقم
8. Mengerjakan sa’I 7 x.
Dari bukit Safa dan di akhiri di bukit Marwa, selama sa’I jamaah membaca :
ٔن الصفا واﳌروة من شعا ر ﷲ
9. Tahalul.
10. Tawaf wada.
B. UMRAH
Tahukah kamu apa itu umrah? Umrah menurut bahasa artinya ziarah
atau menengok. Umrah menurut istilah adalah mengunjungi Masjidil Haram
semata – mata untuk beribadah kepada Allah SWT.
Umrah terbagi menjadi dua yaitu:
a. Umrah wajib, yaitu umrah yang dilaksanakan dalam rangkaian ibadah
haji dan dilaksanakan pada batas waktu haji (bulan-bulan haji). Selain
itu, termasuk umrah wajib adalah umrah nazar.
b. Umrah sunnah, yaitu umrah yang dilaksanakan sewaktu-waktu atau
kapan saja di luar batas waktu haji (bulan-bulan haji).
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 32 SEMESTER 2
Hukum melaksanakan ibadah umrah dalam rangkaian ibadah haji adalah
fardhu ain (wajib). Untuk umrah kedua, ketiga dan seterusnya hukumnya sunnah.
Dalil tentang umrah adalah, ( Al – Baqarah, ayat 196 ) :
ِۚ ِ َوتِموْا لۡ َحج َولۡ ُع ۡم َرَة
Artinya:
Dan sempurnakanlah haji dan umrah karena Allah (Q.S.Al-Baqarah /2:196).
Rukun umrah adalah :
1. Ihram.
2. Tawaf.
3. Sa’i
4. Tahalul.
5. Tertib.
Wajib umrah adalah :
1. Ihram dimulai dari miqat.
2. Meninggalkan semua yang di larang ( larangannya sama dengan larangan
haji ), miqat umrah hanya miqat makani dan itu sama dengan miqat haji.
Sementara miqat zamaninya tidak terbatas ( kapan saja)
Tata Urutan Pelaksanaan Ibadah Umrah
1) Melakukan ihram dengan niat umrah dari Miqat Makani yang
telah di tentukan, sebelum berihram ada beberapa hal yang
perlu dilakukan:
a) Memotong kuku, mencukur kumis, mencabut bulu ketiak,
mandi, menyisir rambut dan merapikan jenggot.
b) Memakai wangi-wangian.
c) Mengganti pakaian biasa dengan pakaian ihram.
d) Mengerjakan shalat sunnah dua rakaat.
2) Masuk ke Masjidil Haram untuk melakukan tawaf sebanyak
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 33 SEMESTER 2
tujuh kali putaran, yang dimulai dari sudut Hajar Aswad dan
berakhir di sana pula.
3) Selesai melakukan tawaf, dilanjutkan dengan sa‟i antara bukit
Shafa dan Marwa, perjalanan dari bukit Shafa dan Marwa
dihitung satu kali, sa‟i dilakukan sebanyak tujuh kali dan
berakhir di bukit Marwa. Setiap sampai di dua bukit tersebut,
kita berhenti sejenak untuk memanjatkan doa sambil
menghadap ke Ka‟bah.
4) Selesai sa‟i dilanjutkan tahallul. Dengan demikian bebaslah kita
dari segala larangan ihram. Tahallul menandai selesainya
ibadah umrah
MACAM – MACAM HAJI :
1. Haji Ifrad.
Yaitu mengerjakan haji telebih dahulu baru umrah.Haji secara ifrad tidak
terkena dam, tetapi yang berat dalam pelaksanaan haji ifrad adalah terlalu
lama berihram. Dikhawatirkan kalau berihram lama, tidak sanggup
menghindari diri dari larangan ihram.
2. Haji Tamattu’.
Yaitu melaksanakan ibadah umrah terlebih dahulu baru haji. Dalam haji
tamattu’ diwajibkan membayar dam nusuk yaitu satu ekor kambing/ domba.
3. Haji qiran.
Yaitu: mengerjakan haji dan umrah secara bersama– sama. Dalam haji qiran
juga diwajibkan membayar dam yaitu satu ekor kambing/ domba.
Setiap jamaah haji boleh memilih cara pelaksanaan ibadah haji yang disukai
dan diyakininya. Tetapi dianjurkan untuk mengerjakan haji secara tamattu’
karena lebih ringan dan mudah memelihara ihram. Berdasarkan pengalaman
dalam pelaksanaan ibadah haji, pemeliharaan ihram itulah yang berat dan
terasa sulit bagi jamaah.
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 34 SEMESTER 2
PERBEDAAN HAJI DAN UMRAH
HAJI UMRAH
Dalam rukun ada wukuf di padang Umrah tidak pakai wukuf
arafah
Waktunya tertentu Boleh kapan saja
Wajib Haji : Wajib umrah :
1. Ihram dari miqat 1. Ihram dari miqat
2. Bermalam dimuzdalifah 2. Meninggalkan segala yang
3. Bermalam di mina dilarang
4. Melempar jumrah aqabah
5. Melempar tiga jumrah
6. Muharramat
7. Tawaf wadak
Haji mempunyai beberapa keutamaan / hikmah yang dapat diambil oleh orang yang
melaksanaknnya, diantaranya:
1. Diampuni segala dosanya
2. Mendapatkan ganjaran surga
3. Pembiayaan yang dikeluarkan dalam perjalanan haji diberi ganjaran sama
dengan ganjaran pembiayaan di jalan Allah,
4. Mendapat pahala jihad yang paling utama,
5. Meninggal di dalam perjalanan haji sama dengan mati syahid
6. Diterima do`anya untuk orang lain
7. Menjadi orang yang dibanggakan Allah kepada malaikat-Nya,
8. Mendapatkan Ridha Allah swt didunia dan di akhirat, jika melaksanakan haji
karena Allah
latihan
A. Objektif 20
Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c, atau d pada jawaban yang paling tepat!
1. Menyengaja atau menuju ke suatu tempat adalah pengertian dari :
a. Haji c. Umrah
b. Miqat d. Tahalul
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 35 SEMESTER 2
2. Pak Wahyu seorang pengusaha yang sukses, sehingga pak Wahyu sudah
dikatakan istita’ah. Istita’ah merupakan bagian dari………
a. Rukun haji c. Sunnah haji
b. Wajib haji d. Syarat wajib haji
3. Haji dianggap syah apabila sudah memenuhi segala syarat syah haji,
diantaranya……..
a. Memiliki biaya pulang pergi c. Aman dalam perjalanan
b. Melaksanakan urutan rukun haji d. Cukup bekal untuk keluarga
4. Pak Hasan berniat akan melaksanakan ibadah haji hanya di asrama haji
Padang. Maka hukum haji bagi Pak Hasan adalah …..
a. Tidak sah karena dikerjakan hanya di Padang
b. Tidak sah karena tidak dilaksanakan di tempat yang sudah ditentukan
c. Sah karena sesuai dengan syarat wajib haji
d. Sah karena sama dengan rukun haji
5. Dalam melaksanakan ibadah haji ada perbuatan yang apabila tertinggal tidak
membatalkan haji, tapi dapat di ganti dengan dam, perbuatan tersebut
dinamakan dengan ….
a. Rukun haji c. Sunnah haji
b. Wajib haji d. Syarat wajib haji
6. Hasnul seorang pengusaha muda yang sukses, ia memiliki berbagai macam
usaha.Namun ia kini tidak berani bepergian jauh apalagi dengan pesawat,
setelah ia selamat dari kecelakaan setahun yang lalu. Dalam keadaan seperti
ini, Hasan termasuk…..
a. wajib haji karena kaya
b. sunnah haji karena sangat sibuk mengurus usahanya
c. tidak wajib haji karena masih muda
d. tidak wajib haji karena fisik dan mentalnya tidak sehat
7. Wukuf di Padang arafah dilaksanakan pada :
a. a. 8 Zulhijah c. 10 zulhijah
b. b. 9 Zulhijah d. 11 Zulhijah
8. Ketika di Bir Ali, Ustadz Ahmad bersama jamaah haji lainnya
memulai niat mengerjakan haji dengan memakai pakaian tertentu
dan meninggalkan hal-hal yang terlarang dalam haji. Kegiatan
tersebut merupakan rangkaian ibadah haji yang disebut.…
a. a. Sa’i c. Ihram
b. b. Wuquf d. Tawaf
9. Berlari-lari kecil antara bukit safa dan marwa, perbuatan ini disebut dengan :
a. a. Wukuf c. Sa`i
b. b. Tawaf d. Tahalul
10. Melaksanakan haji terlebih dahulu, kemudian baru umah disebut haji…..
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 36 SEMESTER 2
a. a. Ifrad c. Tamattuak
b. b. Qiran d. Wadak
11. Sesampainya di miqat, Pak Hamdan berniat untuk umrah dan berniat untuk
haji, cara seperti ini disebut dengan haji …
a. a. Qiran c. Ifrad
b. b. Mabrur d. Tamattu’
12. Dalam pelaksanaan ibadah haji, jamaah calon haji yang berasal dari
Indonesia dikelompokkan menjadi dua gelombang. Masing-masing
gelombang memiliki miqat yang berbeda. Untuk gelombang kedua
miqatnya adalah ….
a. Yalamlam C. Bir Ali
b. Qarnul Manazil D. Bandara King Abdul Aziz
13. Sesuatu yang tidak boleh ditinggalkan dan tidak dapat diganti dengan dam
dinamakan dengan :
a. a. Wajib Haji c. Rukun haji
b. b. Sunah haji d. Larangan haji
14. Ada beberapa hal yang boleh dilakukan seorang wanita ketika tidak
sedang ibadah haji, namun dilarang ketika sedang beribadah haji.
Apabila dilanggar maka ada konsekwensi hukum tertentu.
Pernyataan berikut yang merupakan larangan ketika haji bagi wanita
adalah ....
a. Menutup kepala c. Menutup muka
b. Memotong kuku d. Memakai pakaian berjahit
15. Yang dimaksud dengan tawaf adalah……
a. Memasuki Ka’bah
b. Mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 kali
c. Lari- lari kecil antara bukit Safa sampai Marwah
d. Shalat di Masjidil Haram
16. Perhatikan pernyataan berikut :
1. Tawaf 4. Tertib
2. Sa”i 5. Wuquf
3. Ihram 6. Tahallul
Urutan rukun haji yang benar adalah ...............
a. 1, 2, 3, 4, 5,6
b. 1, 3, 4, 2, 6, 5
c. 3, 2, 6, 5, 1,4
d. 3, 5, 1, 2, 6, 4
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 37 SEMESTER 2
17.
Kegiatan ibadah haji yang dilaksanakan pada gambar tersebut di atas
termasuk ……
a. Rukun haji c. Sunnah haji
b. Wajib haji d. Miqad haji
18. Tawaf yang dilaksanakan saat seseorang baru datang di kota
Makkah al-Mukarromah dinamakan tawaf ….
a. Tawaf qudum c. Tawaf wadak
b. Tawaf nazar d. Tawaf ifadah
19. Arti umrah menurut bahasa adalah : c. Mengunjungi
a. Menyengaja d. Berkunjung
b. Bertamu
20. Yang membedakan antara haji dan umrah terletak pada :
a. Ihram c. Meninggalkan segala yang dilarang
b. Wukuf di padang arafah d. sa`i
B. Menjodohkan
Pilihlah pasangan yang sesuai dari soal dibawah ini
No S O A L JAWABAN KET
1 Pak Wahyu seorang petani yang sukses, 11,12,13
sehingga pak Wahyu sudah dikatakan istita’ah. Zulhijjah
Istita’ah merupakan bagian dari………
2 Waktu pelaksanaan umrah adalah Thawaf
3 Pak H. Ahmad sudah melaksanakan 9 Zulhijjah
ibadah haji enam tahun yang lalu. Tahun SEMESTER 2
depan beliau akan kembali pergi ke
tanah suci Makkah untuk melaksanakan
ibadah haji. Hukum melaksanakan haji
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 38
tahun depan bagi Pak H. Ahmad adalah ...
A. Mubah C. fardhu ain
B. Sunnah D. fardhu kifayah
4 Melontar jumrotul ula, wustha dan ’aqobah, Sunnah
dilakukan pada tanggal ….
5 Mengerjakan umrah terlebih dahulu, baru umrah Syarat wajib
di sebut dengan ….. haji
6 Ibadah haji dilaksanakan pada bulan…… Boleh kapan
saja
7 Bermalam di Muzdalifah termasuk salah satu Miqad makani
dari .....................haji
8 Ketentuan tempat pelaksanaan ibadah haji di Zulhijjah
sebut ..............
Wajib Haji
9 لبىك ا لهم لبىك لبىك ﻻ ﴍ يك.
Haji Tamattu’
10 Pada waktu melaksanakan ibadah haji, Syarat syah
ayah mengelilingi Ka‟bah sebanyak tujuh haji
kali dengan syarat-syarat tertentu. Talbiyah
Kegiatan ini merupakan rangkaian dari
ibadah haji yang wajib dilaksanakan
karena ia termasuk salah satu rukun
haji. Kegiatan tersebut dinamakan …
C. Essay
Jawablah pertanyaan berikut dengan benar dan jelas !
1. Jelaskan pengertian haji serta hukumnya !
2. Haji Abdullah adalah seorang pengusaha kaya. Hampir setiap 2
tahun sekali ia dan keluarganya menunaikan ibadah haji dengan
program haji plus. Di sisi lain, pembangunan masjid di kampungnya
terbengkalai hingga kini, karena kekurangan dana. Manakah yang
sebaiknya lebih didahulukan oleh H. Abdullah antara melaksanakan
haji sunnah dengan membantu pembangunan masjid?
3. Ketika melaksanakan umrah, Maghfur sangat berkinginan untuk
menyentuh dan mencium Hajar Aswad. Namun karena suasana di
sekitar Ka‟bah sangat berdesakan ia tidak berhasil menyentuh dan
mencium Hajar Aswad. Apa yang sebaiknya dilakukan oleh Muslimah
ketika ia kesulitan menyentuh Hajar Aswad?
4. Jelaskan cara pelaksanaan haji ifrad, qiran dan tamattuak !
5. Tulislah 3 perbedaan haji dan umrah !
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 39 SEMESTER 2
PELAJARAN 3
Makananku Lezat, Halal dan Berkah
KI-1 Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
KI-2
Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli
KI-3 (toleran, gotong royong), santun, percaya diri dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam
KI-4 dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual,
konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait
fenomena dan kejadian tampak mata
Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret
(menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan
membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung,
menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di
sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 40 SEMESTER 2
Kompetensi Dasar
KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI
DASAR
1.7 Meyakini manfaat 2.7 Menjalankan sikap 3.7 Menganalisis 4.7 Menyajikan
mengonsumsi hati- hati dan hidup ketentuan hasil analisis
makanan yang sehat dengan halal- tentang
halaalan thayyiban mengonsumsi haramnya ketentuan
dan mudarat makanan halal dan makanan dan makanan
mengonsumsi menghindari minuman dan
makanan haram makanan haram minuman
yang halal
Indikator, materi, dan aktifitas
KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI AKTIFITAS
1.7.1 Menunjukkan sikap syukur Religiositas - Merenun
1.7. Meyakini manfaat atas nikmat Allah dengan
mengonsumsi berusaha mengkonsumsi Sikap disiplin, gkan
makanan yang makanan halal mandiri,
halaalan thayyiban 1.7.2 Menunjukkan sikap tunduk gotong royong manfaat
dan mudarat dan patuh kepada Allah (PPK)
mengonsumsi dengan menghindari mengons
makanan haram makanan haram
1.7.3 Menunjukkan adab yang umsi
baik ketika makan atau
minum makanan
2.7. Menjalankan sikap 2.7.1 Menunjukkan disiplin dan halal dan
hati-hati dan hidup hati-hati dalam memilih
sehat dengan makanan bahaya
mengonsumsi
makanan halal dan 2.7.2 Menunjukkan perilaku hidup makanan
menghindari makanan bersih dan sehat di
haram lingkungan sosial haram
- Indirect
3.7. Menganalisis 3.7.1 Menjelaskan jenis-jenis
ketentuan halal- makanan dan minuman learning
haramnya halal
makanan dan Refleksi
minuman 3.7.2 Menjelaskan manfaat - Indirect
mengkomsumsi makanan dan
makanan learning
- Refleksi
dan minuman halal
3.7.3 Menjelaskan jenis- - Jenis- - Mengam
jenis ati
jenis makanan dan makana gambar/
n dan video
minuman haram mimum dan
3.7.4 Menjelaskan akibat buruk an halal menangg
api
mengkomsumsi makanan - Manfaat
dan minuman haram mengkomsu - Discover
msi makanan y
dan learning
minuman
halal
- Jenis
makanan dan
minuman
haram
- Akibat buruk
mengosumsi
makanan dan
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 41 SEMESTER 2
3.7.5 Menganalisis sebab-sebab minuman
haram
yang melatarbelakangi - Hidup sehat
dengan
makanan menjadi halal atau mengkosums
i makanan
haram dan
minuman
yang halal
lagi baik
(halalanthayy
iban)
4.7. Menyajikan hasil 3.7.1 Menyimpulkan sebab-sebab - laporan - menyajik
analisis tentang yang melatarbelakangi an hasil
ketentuan makanan menjadi halal atau analisis
makanan dan haram
minuman yang
halal 4.7.1 Menyajikan hasil analisis
Seorang muslim yang baik adalah orang muslim yang taat terhadap
ajaran agamanya, Sehingga dalam makanan dan minuman pun diperhatikan
masalah kehalalan dan keharamnya, apakah yang dikonsumsinya sudah
memenuhi ketentuan syariat apa belum. Oleh karena itu sebagai muslim kita
wajib mengetahui ketentuan haram dan halal yang akan dimakan atau yang
akan diminum sebelum mengkonsumsinya, sehingga kita dapat menghindari
makanan dan minuman yang haram agar terhindar dari dosa dan kemudaratan.
Makanan dan minuman yang kita konsumsi sehari-hari berasal dari
berbagai sumber,seperti tumbuh-tumbuhan, binatang, semuanya diciptakan
Allah untuk kepentingan manusia, Tetapi manusia wajib memperhatikan mana
yang halal untuk dimakan dan mana yang haram dimakan dari tumbuh-
tumbuhan dan binatang tersebut.
Oleh karena itu dalam mengkonsumsi makanan dan minuman kita
tidak boleh sekedar memperhatikan selera dan gizinya saja tetapi untuk
membantu agar rohani kita sehat makanan dan minuman yang dikonsumsi
harusa baik dan halal. Untuk lebih jelasnya berikut akan dijabarkan tentang
makanan dan minuman yang halal dan haram, dan binatang yang halal dan
haram.
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 42 SEMESTER 2
A. Pengertian makanan dan Minuman Halal
1. Pengertian Makanan yang dihalalkan.
Kata halal berasal dari bahasa Arab ( )حﻼلberarti disahkan, diizinkan dan
dibolehkan.
Halal itu ada dua macam, yaitu :
a. Halal zatnya, artinya ; zat yang akan dimakan dan diminum berasal dari yang
halal ( dibenarkan oleh syarak )
b. Halal cara memperolehnya, artinya makanan dan minuman itu didapat dari
cara yang sah ( dibenarkan dalam syarak)
Makanan yang dihalalkan yaitu makanan yang dibolehkan untuk dimakan
menurut ketentuan syariat Islam.
Dalilnya adalah :firman allah swt, surat Al- Baqarah ayat :168 :
Artinya :
Hai manusia makanlah yang halal dan baik dari apa yang terdapa dibumi.
(Q.S. Al-Baqarah: 168)
Makan yang baik adalah makanan bergizi yang dapat membawa kesehatan bagi
tubuh, dapat menimbulkan napsu makan, keadaanya bersih tidak menjijikan.
Jenis makanan dan minuman yang dihalalkan
Adapun jenis makanan, minuman, dan binatang yang halal dimakan yaitu
sebagai berikut
1) Semua makan yang baik – baik tidak kotor dan tidak
menjijikan.Sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah : 168
Artinya :
168. Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang
terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan;
karena Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu.
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 43 SEMESTER 2
2) Semua makanan dan minuman yang dihalalkan oleh Allah. Dan Rasul-Nya.
Allah Swt. Berfirman dalam Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 29 berikut :
Artinya :
29. Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan
Dia berkehendak (menciptakan) langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. dan
Dia Maha mengetahui segala sesuatu.
3) Semua makanan yang tidak memberikan mudarat, tidak membahayakan
kesehatan dan tidak merusak akal dan jiwa, moral dan akidah. Perhatikan
Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 195
Artinya :
195. Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu
menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena
Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.
4) Binatang ternak seperti kerbau, sapi Unta, kambing dan Domba. Perhatikan
Qur’an Surat Al-Maidah ayat 1
Artinya :
1. Hai orang-orang yang beriman, penuhilah aqad-aqad itu[388]. Dihalalkan
bagimu binatang ternak, kecuali yang akan dibacakan kepadamu. (yang
demikian itu) dengan tidak menghalalkan berburu ketika kamu sedang
mengerjakan haji. Sesungguhnya Allah menetapkan hukum-hukum
menurut yang dikehendaki-Nya.
5) Binatang yang hidup di air atau dilaut. Semua binatang yang hidup dilaut atau
di air adalah halal untuk dimakan. Baik yang ditangkap maupun yang
ditemukan dalam keadaan mati (bangkai), kecuali binatang itu mengandung
racun atau membahayakan kehidupan manuasia. Halalnya binatang laut ini
berdasarkan dalil-dalil berikut.
Firman AllahSwt. Dalam surat Al-Maidah ayat 96 berikut
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 44 SEMESTER 2
Artinya :
96. Dihalalkan bagimu binatang buruan laut[442] dan makanan (yang
berasal) dari laut[443] sebagai makanan yang lezat bagimu, dan bagi orang-
orang yang dalam perjalanan; dan diharamkan atasmu (menangkap)
binatang buruan darat, selama kamu dalam ihram. dan bertakwalah kepada
Allah yang kepada-Nyalah kamu akan dikumpulkan.
6) Bangkai ikan dan belalang. Walaupun tanpa di sembelih. Sebagaimana hadis
yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah
{اُ ِح َل َلنَا َم ْيتَتَا ِن ا ْل ُح ْو ُت َوا ْل َج َرادُ }رواه ابن ماجه
Artinya:
Dihalalkan kepada kita dua bangkai, yaitu ikan dan belalang.(H.R. Ibnu
Majah)
7) Hati dan limpa binatang yang halal dimakan.
8) Binatang hasil buruan yang diperoleh dari hutan, seperti kijang, kancil atau
ayam hutan halal dimakan dagingnya, sebagaimana firman Allah Swt dalam
surat Al-Maidah ayat 4
Artinya :
4. Mereka menanyakan kepadamu: "Apakah yang Dihalalkan bagi mereka?".
Katakanlah: "Dihalalkan bagimu yang baik-baik dan (buruan yang ditangkap)
oleh binatang buas yang telah kamu ajar dengan melatih nya untuk berburu;
kamu mengajarnya menurut apa yang telah diajarkan Allah kepadamu[399].
Maka makanlah dari apa yang ditangkapnya untukmu[400], dan sebutlah
nama Allah atas binatang buas itu (waktu melepaskannya)[401]. dan
bertakwalah kepada Allah, Sesungguhnya Allah Amat cepat hisab-Nya.
9) Kuda. Perهhواaرtik}anُاهh ْل َنa َكdءiْtاsَف berikut : نَ َح ْرنَا فَ َر ًسا َعل َئ َع ْه ِد َر ُس ْو ُل ﷲ َص َليا
َعلَ ْي ِه َو َسلَم {البخاري و مسلم
Artinya:
Kami menyembelih kuda di zaman Rasulullah saw. Lalu kami pun
memakannya.(H.R. Bukhari Muslim)
2 . MINUMAN YANG DIHALALKAN
Minuman yang dihalalkan Yaitu semua minuman yang dihalalkan oleh Allah,
bersih, sehat, dan tidak merusak jiwa dan tubuh.
Macam – macam minuman yang dihalalkan adalah :
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 45 SEMESTER 2
a. Semua jenis air yang tidak membahayakan.
b. Semua jenis air atau cairan yang tidak memabukkan.
c. Air yang tidak mendatangkan mudarat dan tidak merusak.
d. Air yang suci dan tidak terkena najis.
e. Madu yang dihasilkan oleh lebah, malah madu ini sangat baik untuk manusia.
f. Air sari dari buah-buahan
Sebagaimana firman Allah swt. :
Artinya :
Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan
Tuhanmu yang Telah dimudahkan (bagimu). dari perut lebah itu ke luar
minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat
obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian
itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang
memikirkan.
Manfaat mengkosumsi makanan dan minuman
halal
Makanan dan minuman yang halaln tayiban atau halal dan baik serta
bergizi tentu sangat berguna bagi kita, baik untuk kebutuhan jasmani maupun
rohani. Apabila makanan dan minuman didapatkan dari hasil yang halal tentu
sangat berguna untuk diri kita dan keluarga kita.
Hasil dari makanan dan minuman yang halal sangat membawa
berkah, bukan berarti jumlahnya banyak, meskipun sedikit, namunuang itu
cukupuntuk mencukupi kebutuhan sehari-hari dan bergizi tinggi. Selain itu,
bermanfaat bagi pertumbuhan tubuh dan perkembangan otak. Lain halnya
dengan hasil dan jenis barang yang memang haram, meskipun banyak sekali
tapi tidak berkah, maka Allah Swt menyulitkan baginya rahmat sehingga
uangnya terbuang banyak hingga habis dalam waktu singkat.
Jika kita mengkonsumsi makanan yang halal dan baik, maka kita akan
mendapatkan manfaat yang banyak,diantaranya :
a. Jasmani, rohani dan akal menjadi sehat
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 46 SEMESTER 2
b. Terjaga kesehatannya sehingga dapat mempertahankan hidupnya sampai
dengan batas yang ditetapkan Allah Swt.
c. Mendapat ridha Allah Swt karena memilih makanan dan minuman yang
halal
d. Rezki yang diperoleh membawa berkah dunia akhirat, serta mendapat
perlindungan dari Allah Swt
e. Membawa ketenangan hidup dalam kegiatan sehari-hari, yang tercermin
dari kepribadian yang jujur dalam hidupnya dan sikap apa adanya.
f. Memilikiakhlakul karimah karena telah menaati perintah Allah Swt.
Sekaligus terhindar dari akhlak mazmumah(tercela)
g. Mudah dan ringan ( cendrung ) berbuat kebaikan
h. Enggan berbuat dosa dan kehinaan
i. Membuat hidup menjadi tenang dan tentram, Karenna mengkonsumsi yang
halal.
B. Ketentuan Makanan dan Minuman yang haram
1. Pengertian makanan dan minuman yang haram
Haram artinya dilarang, jadi makan dan minuman yang haram adalah
makanan dan minuman yang diharamkan didalam Al-Qur’an dan hadits. Bila
tidak terdapat petunjuk yang melarang berarti halal. Setiap makanan atau
minuman yang diharamkanatau dilarang oleh syarak pasti ada bahayanya
dan meninggalkan yang dilarag syarak pasti ada faedahnya serta akan
mendapat pahala.
Jadi Makanan yang haram adalah makanan yang dilarang oleh Allah
dan Rasul atau syarak, karena membahayakan.
2. Jenis makanan dan minuman yang diharamkan
Haramnya makanan secara garis besar dapat dibagi menjadi dua macam,
yaitu sebagai berikut
a. Haram lidzatihi(makanan yang haram karena zatnya)
Maksudnya hukum asal dari makanan itu sendiri memang sudah haram.
Makanan dan minuman haram jenis ini ada beberapa jenis diantaranya
sebagai berikut:
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 47 SEMESTER 2
1. Daging babi
Seluruh makanan, minuman, obat-obatan dan kosmetik yang
mengandung unsur babi dalam bentuk apapun haram dikonsumsi.
Termasuk lemak babi yang dipergunakan dalam industry makanan serta
semua zat yang berasal dari babi yang biasanya dijadikan bahan
campuran makanan. Perhatikan firman ALLAH berikut ini
Artinya :173. Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai,
darah, daging babi, dan binatang yang (ketika disembelih) disebut
(nama) selain Allah[108]. tetapi Barangsiapa dalam Keadaan
terpaksa (memakannya) sedang Dia tidak menginginkannya dan
tidak (pula) melampaui batas, Maka tidak ada dosa baginya.
Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
2. Darah
Darah yang mengalir dari binatang atau manusia haram dikosumsi, baik
secara langsung maupun dicampurkan pada bahan makan karena dinilai
najis, kotor, menjijikkan , dan dapat mengganggu kesehatan. Demikian
juga darah yang sudah membeku yang dijadikan makanan dan
diperjualbelikan oleh sebagian orang. Adapun darah yang melekat pada
daging halal, boleh di makan karena sulit dihindari.Hal ini didasarkan
firman Allah sebagai berikut!
Artinya : 145. Katakanlah: "Tiadalah aku peroleh dalam wahyu yang
diwahyukan kepadaKu, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak
memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir
atau daging babi - karena Sesungguhnya semua itu kotor - atau binatang
yang disembelih atas nama selain Allah. Barangsiapa yang dalam Keadaan
terpaksa, sedang Dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 48 SEMESTER 2
batas, Maka Sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun lagi Maha
Penyayang".
3. Khamar
Artinya : 90. Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya (meminum)
khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan
panah[434], adalah Termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-
perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.
Khamar dapat dikategorikan sebagai minuman yang memabukkan
serta menimbulkan mudharat dan merusak badan, akal, jiwa, moral, dan
akidah.
Nabi Saw bersabda:
{َما اْ ْس َك َر َك ِث ْي َرهُ َف َقل ْيلُهُ َح َرا ٌم }رواه النسائ وابو داود و الترمذئ
Artinya: Sesuatu yang memabukkan dalam keadaan banyak , maka dalam
keadaan sedikit juga tetap haram.(H.R.An-Nasai, abu daud dan At-
Tirmidzi)
4. Semua jenis burung yang bercakar, yang dengan cakarnya ia
mencengkram atau menyerang mangsanya
ُك ِل َو َع ْن ُك ِّل ال َصلَط ْيىٍر }ﷲُر َعولَا ْيه ِهم َوسلَسملﱠ َم{ َع ْن نَ َها َر ُس ْو ُل
ِال ِّس َباع ِم َن َنا ٍب ِذ ْي ﷲ ذئ ِم ْجلَ ٍب
ِم َن
Artinya: Rasulullah Saw. Melarang memakan setiap binatang buas yang
bertaring dan semua burung yang mempunyai cakar. (H.R. Muslim)
Yang dimaksud dengan burung yang memiliki cakar diatas adalah buas,
seperti burung elang dan rajawali sehingga tidak termasuk sebangsa
ayam, burung, merpati,dan sejenisnya.
5. Semua binatang buas yang bertaring
{ُك ﱡل ِذ ْي َنا ٍب ِم َن ال ِّس َباعِ َفا َء ْكلُهُ َح َرا ٌم }رواه مسلم
Artinya : semua binatang buas yang bertaring, maka mengkosumsinya
haram (H.R. Muslim)
6. Binatٌسanْمg َخyaةََمnَرلﱠgو َسd َْءiاpَ ِهفeاْي ْلrَعلiَُعnَقtُﷲبaْ ءhﻻkْىaاn َصُبَلsuراpَ ُِﷲaغyا ْلa َُلوdةُوiْ b{ ﱠيُسuرمَحnَسَ ْللuلاhَفََوَعَاو ْلاْن َك ِْسلبُ َعُاقاْلقُيَ ْءْقوتُُلُشرةَﱠنَواَفِرْل َىِحضدﱠايَاْلا َِءحةُ ُ ِّل} ََعوْنرا ْلَهوااَحه َقَرا ِمم
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 49 SEMESTER 2
Artinya : Dari Aisyah, Rasulullah saw bersabda :”lima hewan fasik yang
hendaknya dibunuh, baik ditanah halal maupun haram yaitu ular,
gagak,tikus, anjing gila, burung elang.” (H.R. Muslim)
Demikian pula cecak , termasuk binatang yang diperintahkan untuk
dibunuh, sebagaimana diriwayatkan oleh Saad bin Abi Waqas, dia berkata:
ا ﱠن النﱠبِ ﱠي َص َلى ﷲِ َعلَ ْي ِه َو َسلﱠ َم ا َء َم َر ِبقَ ْت ِل الو َزغِ َو َس ﱠمهُ فُ َو ْي ِسقًا }رواه
{مسلم
Artinya : Bahwa Nabi SAW. Memerintahkanuntuk membunuh cecak, dan
beliau menamakannya Fuwaisiqah( binatang kecil yang
jahat).(H.R.Muslim)
Nabi Muhammad saw.memerintahkan untuk membunuh binatang-
binatang tersebut sebagai isyarat atas larangan memakannya.
7. Binatang yang dilarang نuْ n َعtu َمk َسلﱠdiوbَ u ِهn ْيuََعلh َص َلى النﱠ ِب ﱠي اِب ِن َع ْن
َقتَ َل اَ ْر بَ َع ِم َن الدﱠ َوا ِب ُﷲ نَ َهى َعبﱠا ٍس
{ِلنَ ْملَ ِة َوالنﱠ ْح َل ِة َوال ُه ْد ُه ِد َوال ﱡص َر ِد }رواه مسلم
Artinya : Dari Ibn Abbas berkata : Rasulullah saw., melarang membunuh 4
hewan : semut, lebah, burung hud-hud dan burung suradi(H.R. Ahmad)
8. Binatang yang buruk atau menjijikkan
....
Artinya : 157. ....mengharamkan bagi mereka segala yang buruk.
9. Semua makanan yang mudharat
Artinya : 195. Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan
janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan
berbuat baiklah, karena Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang
berbuat baik.
ا َء ﱠن َر ُس ْو ُل ﷲُ َعلَ ْي ِه َُع ْنه ُﷲ َس ِع ْي ِد ْب ِن َما ِل ِك ْب ِن ِس َنا ٍن ا ْل ُخ ْد ِر ّيِ َر ِض َي َوَع َْسنلﱠ َام َء َقبِا ْيل
{ ﻻَ َض َر َر َوﻻَ ِض َرا َر د رواه مسلم:
Artinya: Dari Abu Sa’id binMalik bin Bin Sinan Al-Khudri ra. Rasulullah saw.
Bersabda.,tidak boleh ada bahaya dan tidak boleh membahayakanorang
lain.(H.R.Muslim)
BAHAN AJAR FIKIH KELAS 8 50 SEMESTER 2