140 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO MATERI PEMBELAJARAN 4. Beams, Anthony, Clement dan Lowensohn Terdapat 3 sistem valuta asing yang berlaku di dalam sebuah negara, diantaranya ialah sebagai berikut: a. Sistem Kurs Bebas (Floating) Sistem kurs bebas tidak ada campur tangan dari pihak pemerintah untk menjaga kestabilan nilai kurs. Hal itu disebabkan nilai tukar kurs pada umumnya telah ditentukan oleh terdapatnya penawaran dan permintaan atas valuta asing. b. Sistem Kurs Tetap (Fixed) Dalam sistem kurs tetap, pihak pemerintah serta pihak bank sentral bisa ikut campur dan juga terlibat secara aktif pada kegiatan transaksi pasar valas. Dengan cara membeli ataupun menjual valuta asing apabila nilainya tidak sesuai dengan standar yang sebelumnya telah ditetapkan. c. Sistem Kurs Terkendali atau Terkontrol (Controlled) Pihak pemerintah maupun pihak bank sentral dari negara yang bersangkutan memiliki kekuasaan yang eksklusif untuk menentukan nilai dari alokasi pemakaian valuta asing yang tersedia. Sementara warga negara tidak memiliki kebebasan untuk ikut campur dalam transaksi valas itu. Hal tersebut dikarenakan oleh Capital Inflows serta aktivitas ekspor barang yang menimbulkan ketersediaan atas valuta asing. B. Sejarah Singkat Valas Pada awalnya, manusia dalam kegiatan ekonominya menggunakan sistem barter. Namun kemudian, sistem tersebut perlahan ditinggalkan sebab dinilai memiliki banyak kelemahan. Sehingga, munculah emas dan perak yang dijadikan sebagai standar uang di dalam pasar. Dari situlah, awal mula kemunculan uang di berbagai daerah. Dari ulasan di atas, dapat kita ketahui bahwa aktivitas pertukaran mata uang atau valuta asing sudah di mulai sejak berabad-abad yang lalu. Tetapi, baru dilirik dengan serius di tahun 1880 hingga Perang Dunia I. Dan pada saat itu, emas murni menjadi nilai standar uang. Namun, pada masa perang, standar uang emas tersebut dinilai memiliki banyak sekali kelemahan serta menimbulkan semakin banyak jumlah pengangguran. Selepas perang dunia usai, dunia mengharapkan standar ekonomi yang lebih stabil dan juga lebih baik. Sehingga, di tanggal 22 Juli 1944 dilaksanakanlah Konferensi Moneter Internasional “The Bretton Woods Confernce”. Konferensi tersebut dihadiri oleh 44 negara serta dalam pertemuan ini ditetapkan sistem pertukaran mata uang tetap “Fixed Exchange Rate System”. Adapun ketetapan dasar yang telah disetujui pada konferensi monter itu, diantaranya yaitu: 1. Masing-masing negera menentukan nilai tukarnya kepada mata uang USD (Amerika) 2. Amerika menentukan nilai USH terhadap emas (USD 35/once)
141 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO MATERI PEMBELAJARAN 3. Amerika menjual emas dengan harga tetap terhadap pemegang resmi mata uang USD 4. Perubahan nilai tukar mata uang dalam USD tidak bisa melebihi 1%, jika terpaksa melebihi 1%, maka batas maksimalnya yaitu 10%. Seusai konferensi tersebut dilaksanakan, pertumbuhan ekonomi di dunia mulai meningkat pesat. Sampai 2 tahun selanjutnya Lembaga Moniter Internasional serta Bank Dunia dibentuk sebagai pengawas sistem tersebut. Tetapi pada tahun 1960, perekonomian di negara Amerika mengalami penuruan, sehingga menjadikan kepercayaan negara lain terhadap USD juga mulai menurun. Hingga pada akhirnya Presiden Nixon yang saat itu sedang menjabat, mengumumkan sistem nilai tukar terhadap USD di tanggal 15 Agustus 1971. Amerika kemudian memutuskan untuk menggunakan nilai tukar mengambang terhadap mata uang mereka (Floating Exchange Rate System). Di mana nilai mata uang USD tidak lagi ditentukan dengan jumlah tertentu. Tetapi dapat berubahubah tergantung dengan mekanisme pasar (permintaan dan penawaran). Selanjutnya, negara lain turut menggunakan sistem mata uang mengambang dan hingga saat in hampir seluruh negara menggunakan sistem tersebut. Dengan penerapan sistem mata uang mengambang, pasar valuta asing mulai muncul dengan memakai fluktuasi harga dalam menciptakan keuntungan. Pada awalnya hanya dipakai untuk kepentingan individu, namun saat ini telah berkembang sangat pesat. Walaupun sangat spekulatif serta tidak stabil, perdagangan valuta asing sudah menjadi pasar dengan nilai transaksi yang terbesar di dunia. C. Kurs Valuta Asing 1. Pengertian Kurs Valuta Asing Kurs Valuta Asing adalah harga atau nilai mata uang suatu negara yang diukur dengan mata uang luar negeri ketika berbelanja atau membeli barang di luar negeri. Hal yang perlu diperhatikan dan dijadikan hal terpenting adalah nilai tukar, karena kurs akan menginformasikan harga dari berbagai negara ke mata uang negara kita. 2. Sistem Kurs Valuta Asing Ada beberapa jenis cara yang dilakukan pemerintah dalam menentukan nilai tukar mata uang asing. Metode-metode ini meliputi: a. Sistem Kurs Tetap (fixed exchange rate) Kondisi dimana nilai tukar mata uang domestik ditentukan oleh pemerintah. Dalam jenis ini, pemerintah melakukan berbagai langkah dan kebijakan untuk mengatur nilai mata uangnya pada harga tertentu. Fluktuasi pergerakan harga yang terjadi akan diredam oleh pemerintah / intervensi. Jika ada kelebihan pasokan, pemerintah akan membelinya. Sebaliknya, jika ada permintaan berlebih untuk mata uang asing tertentu, pemerintah akan menjual persediaan mata uangnya. Sistem ini memang mampu memberikan kepastian tentang nilai tukar mata uang, tetapi kelemahannya adalah bahwa pemerintah harus memiliki cadangan devisa yang sangat besar untuk mempertahankan nilai mata uangnya.
142 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO MATERI PEMBELAJARAN b. Sistem Kurs Bebas/Mengambang (floating exchange rate) Dalam sistem ini, besarnya nilai tukar diserahkan kepada mekanisme pasar tanpa campur tangan pemerintah. Tinggi dan rendah dari mata uang ditentukan oleh tingkat permintaan dan penawaran mata uang itu sendiri. c. Sistem Tingkat Mengambang Terkendali (Managed Floating Rate) Sistem ini adalah kombinasi dari dua sistem di atas. Nilai tukar dapat bergerak bebas naik atau turun, tetapi pemerintah akan melakukan intervensi untuk menghindari gejolak yang terlalu tajam. Pemerintah melakukan intervensi untuk mengintervensi ketika harga mencapai batas tertentu, misalnya 5% di atas atau di bawah tingkat keseimbangan. Campur tangan atau intervensi yang dilakukan dapat berupa: 1) Dirty Floating (Mengambang kotor) – adalah kondisi di mana pemerintah melakukan intervensi langsung dengan menjual atau membeli valuta asing. 2) Clean Floating (mengambang bersih) – adalah kondisi di mana intervensi pemerintah dilakukan secara tidak langsung, misalnya dengan mengatur suku bunga. 3. Jenis Kurs Valuta Asing Ada tiga jenis nilai tukar mata uang asing yang perlu kita ketahui: a. Kurs Jual – adalah harga yang diberikan oleh bank kepada seseorang yang ingin membeli mata uang asing b. Kurs beli – adalah harga yang diberikan oleh bank kepada seseorang yang ingin menukar mata uang asing. c. Kurs tengah – adalah harga yang diberikan oleh bank antara kurs jual dan kurs beli (jumlah kurs beli dan kurs jual dibagi dua) CONTOH SOAL Contoh Perhitungan Kurs Valuta Asing : Suatu hari Azizah mendapat tugas dalam pekerjaannya, meliput berita ke Amerika Serikat. Dia memperoleh tunjangan dari layanan dengan biaya perjalanan sebesar Rp38.000.000,00. Pada saat itu, nilai tukar yang berlaku adalah : Tingkat penjualan Rp 9.500 per US $ 1 Beli kurs Rp 9.200 per US $ 1 Berapa jumlah uang saku yang diterima Azizah dalam nilai dolar? Sementara di Amerika, Azizah menggunakan uangnya hanya US $ 3.000. Dan setelah kembali ke Amerika, Azizah kembali untuk menukar sisa uang dengan rupiah. Dan kurs yang berlaku saat itu adalah kurs jual, yaitu Rp.9.750 per US $ 1 dan kurs beli adalah Rp.9.425 per US $ 1. Berapa jumlah rupiah yang akan diterima Azizah?
143 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO D. Fungsi dan Tujuan Valuta Asing (VALAS) Berdasarkan pengertian di atas, maka dapat kita ketahui bahwa fungsi dari valuta asing yang utama yaitu sebagai alat pembayaran dalam perdagangan internasional. Tetapi tak hanya itu, ada beberapa fungsi penting lainnya dari valas ini, diantaranya yaitu: 1. Alat Tukar dan Pembayaran Internasional Valuta asing sangat penting dalam perdanganan internasional seperti ekspor dan impor. Valuta digunakan sebagai alat dalam melakukan tukar menukar barang atau jasa dengan negara lain. Misalnya Indonesia ingin mengimpor beras dari tiongkok, maka orang tiongkok tidak mau kita bayar dengan rupiah, mereka pasti mau dibayar dengan dolar. Dengan demikian valas berperan dalam transaksi tersebut. Kemudian apabila pemerintah mempunyai utang dengan negara lain maka, cicilan dan bunganya dibayar menggunakan valuta asing. 2. Alat Pengendali Kurs Adanya pasar valas, maka pemerintah juga dapat mengendalikan kurs. Apakah mata uang negara tersebut melemah atau menguat. Contohnya dengan adanya kurs rupiah ke dolar kita tahu bahwa nilai tukar rupiah semakin naik atau semakin menurun. Sehingga Kurs dalam valas dijadikan patokan untuk mengendalikan nilai mata uang suatu negara. 3. Alat untuk Memperlancar Perdagangan Internasional Dengan memanfaatkan valuta asing, tiap-tiap negara yang ada di seluruh belahan dunia bisa dengan mudah melaksanalan kegiatan jual beli tanpa harus mengalami kendala atau masalah dari pemakaian mata uang. Adapun beberapa tujuan dari pemberlakuan valuta asing atau valas, diantaranya yaitu: a. Sebagai media untuk bertransaksi. b. Sebagai media untuk mempertahankan daya beli. c. Bisa mengirimkan uang ke luar negeri dengan mudah. d. Untuk mendapatkan keuntungan. e. Untuk pemagaraan risiko (hedging). f. Mempermudah kegiatan belanja di negara lain. CONTOH SOAL Jawaban: Jika Azizah akan menukar rupiah ke dolar, perhitungan yang digunakan adalah perhitungan kurs jual. Jadi, uang Azizah dalam dolar sama dengan: Rp38.000.000: Rp9.500 = US $ 4.000 Dan sisa uang Azizah adalah US $ 4.000 – US $ 3.000 = US $ 1.000. Jika Azizah akan menukar dolar ke rupiah, perhitungan yang digunakan adalah perhitungan kurs beli. Jadi, sisa uang yang dimiliki Azizah dalam rupiah sama dengan: US $ 1.000 x Rp9.425 = Rp9.425.000.00.
144 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO MATERI PEMBELAJARAN E. Jenis-Jenis dan Pelaku Pasar Valuta Asing (VALAS) Selain fungsi dan tujuan valas kalian juga harus tahu mengenai beberapa jenis valas Berikut kami sajikan jenis-jenis dari valuta asing, diantaranya yaitu: 1. Valuta Asing Menurut Jenisnya a. Valuta Asing Fisik Pengertian: uang asing dalam pengertian uang yang sebenarnya, yakni uang yang berupa karta, baik itu dalam wujud logam, kertas negara, maupun kertas bank yang dapat digunakan dalam perdagangan internasional. b. Valuta Asing Non-Fisik Pengertian: uang asing yang berupa uang giral atau berbagai macam surat berharga lainnya. Contoh: wesel, cek, travelers, cheque, internasional money order, dan yang lainnya. 2. Valuta Asing Menurut Bentuknya Dilihat dari segi bentuknya, jenis valas atau valuta asing dibagi lagi menjadi beberapa macam, diantaranya yaitu: a. Mata Uang Asing Mata uang asing diantaranya seperti: mata uang Yen Jepang, Euro Dollar, Dollar Amerika Serikat, dan yang lainnya. b. Saldo Kredit Saldo Kredit yang terdapat di dalam berbagai bank devisa dalam sebuah negara di luar negeri. c. Surat-surat Wesel Luar Negeri Adanya berbagai surat wesel luar negeri ini bisa diketahui dengan cara seperti: adanya seorang eksportir Indonesia yang menarik wesel atas Importir (dari negara lain). d. Hak-Hak Penerimaan Pembayaran Berasal dari penduduk sebuah negara dalam bentuk yang beragam dengan tingkat likuiditas yang terbilang cukup tinggi. Proses perdagangan di pasar valuta asing tidak lepas dari pihak- pihak pengguna valuta asing, berikut pengguna valuta asing di pasar valuta: 1. Dealer (Market Maker) Dealer merupakan pihak yang membuat pasar mata uang menjadi semakin hidup. Dealer ini tak jarang akan menentukan tingkat dari persediaan mata uang tertentu, mendapatkan keuntungan dari selisih harga jual dan juga harga beli valuta asing. Pihak yang berperan menjadi dealer ini adalah Bank yang ada di dunia. 2. Perorangan atau Perusahaan Pihak swasta yang juga terlibat dalam kegiatan transaksi perdaganagn valuta asing. Tujuan dari pelaku ini yaitu untuk melancarkan bisnisnya. Contohnya: importir, eksportir, investor dan yang lainnya. 3. Arbitrator dan Spekulan Arbitrato r pihak ketiga pada sebuah perundingan yang bisa memaksakan suatu kesepatakan untuk mendapatkan keuntungan dengan memakai
145 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO MATERI PEMBELAJARAN perbedaan harga. Sementara Spekulan adalah orang yang menspekulasikan perubahan dari nilai mata uang tertentu untuk mendapatkan keuntungan dari perubahan atau fluktuasi harga umum. Arbitrator serta spekulan ini melakukan tindakannya atas kemauannya sendiri dan seringkali mereka tidak memiliki kewajiban untuk melayani pembeli serta tidak menjamin terhadap kelangsungan pasar. 4. Pialang Pialang adalah pihak yang bertugas untuk menjadi perantara di dalam pertemuan penawaran (penjual) dan permintaan (pembeli) atas harga sebuah mata uang tertentu. Tak jarang, pialang memiliki akses untuk bisa berkomunikasi dengan dealer serta bank yang ada di seluruh dunia. 5. Bank Sentral Bank Sentral adalah pihak yang memiliki peran sebagai pengontrol pasar. Bank sentral berupaya untuk melaksanakan pengendalian mata uang, inflasi, maupun suku bunga. Bank sentral bisa melaksanakan pengendalian kondisi ekonomi dengan memanfaatkan adanya cadangan devisanya. 6. Pemerintah Dengan memakai berbagai instrumen di dalam negara, pemerintah ikut turun tangan di dalam perdagangan valas dan memiliki tujuan untuk mencari keuntungan sebanyak-banyak demi menambah pendapatan nasional serta membayar hutang luar negeri. Kemudian, pendapatan dari pasar nantinya akan ditukarkan ke mata uang negara tersebut. F. Kelebihan dan Kekurangan Valas Berikut merupakan kelebihan dari valas: 1. Transaksi bisa dilaksanakan dalam waktu 24 jam. 2. Harga jual yang stabil kepada setiap mata uang yang ada (tidak mengalami penurunan drastis). 3. Biaya transaksi akan jauh lebih murah. 4. Penurunan atau kenaikan harga dalam mata uang dapat dijadikan keuntungan jika bisa mengambil kesempatan. 5. Daya beli investor akan melebihi jumlah modal yang ada. Berikut merupakan kekurangan dari valas: 1. Resiko kurs pertukaran tidak dapat dipastikan serta susah untuk dipredisksi. 2. Sangat susah untuk dilakukan oleh masyarakat menengah ke bawah. 3. Asal negara akan menjadi pengaruh kesuksessan sebab adanya resiko yang timbul sebab campur tangan dari pemerintah dalam mata uang yang diperdagangkan. Ternyata valas atau valuta asing ini memiliki peran yang sangt penting dalam dunia dagang internasional. Bayangkan kalau valas tidak ada, pasti kita akan kesulitan untuk melakukan berbagai proses transaksi di luar negeri. Dengan adanya valuta asing ini, kita bisa memakai uang tersebut sebagai alat pembayaran berbagai kebutuhan yang kita inginkan selama di negara lain.
146 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO MATERI PEMBELAJARAN G. Akuntansi Valuta Asing Transaksi dalam perusahaan tak selalu dengan mata uang yang sama. Tidak jarang perusahaan juga menggunakan mata uang asing untuk transaksinya. Terlebih jika perusahaan berfokus pada ekspor maka penting bagi akuntan untuk menyimak pergerakan kurs. Pencatatan akuntansinya pasti menggunakan mata uang asing. Oleh sebab itu, penting bagi perusahaan memahami bagaimana pencatatan akuntansi yang menggunakan mata uang asing. Berikut penjelasan pencatatan transaksi valuta asing. 1. Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam rupiah dengan menggunakan kurs laporan (penutupan) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia, yaitu kurs tengah yang merupakan rata-rata kurs beli dan kurs jual berdasarkan kurs Reuters pada pukul 16.00 WIB setiap hari. 2. Dalam melakukan pencatatan transaksi mata uang asing terdapat dua metode yang dapat digunakan yaitu: a. Single Currency (Satu Jenis Mata Uang) Single currency adalah pencatatan transaksi mata uang asing dengan membukukan langsung ke dalam mata uang dasar (base currency) yang digunakan untuk Perbankan Indonesia yaitu mata uang rupiah/Indonesian Rupiah (IDR). Karakteristik dari single currency adalah sebagai berikut: 1) Neraca yang diterbitkan hanya dalam mata uang rupiah 2) Saldo rekening dalam mata uang asing dicatat secara extracomtable 3) Penjurnalan tidak menggunakan akun rekening perantara mata uang asing; dan 4) Penjabaran (revaluasi) saldo rekening mata uang asing dilakukan langsung per rekening yang bersangkutan. b. Multy Currency (Lebih dari Satu Jenis Mata Uang) Multi currency adalah pencatatan transaksi mata uang asing dengan membukukan langsung ke dalam masing-masing mata uang asing asal (original currency) yang digunakan pada transaksi tersebut. Karakteristik dari multi currency adalah sebagai berikut: 1) Neraca dapat diterbitkan dalam setiap mata uang asing asal (original currency) yang digunakan. 2) Mengetahui posisi keuangan gabungan seluruh mata uang, diterbitkan neraca dalam base currency (untuk perbankan Indonesia digunakan mata uang rupiah). 3) Tidak diperlukan pencatatan saldo rekening dalam valuta asing secara extracomtable. 4) Penjurnalan menggunakan akun rekening perantara. 5) Penjabaran (revaluasi) saldo rekening mata uang asing dilakukan melalui rekening perantara mata uang asing. Penjabaran ekuivalen rupiah dari rekening-rekening tersebut hanya dilakukan dalam rangka pelaporan neraca.
147 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO MATERI PEMBELAJARAN 3. Pengakuan laba rugi jual beli (trading) dapat dilakukan pada saat terjadinya transaksi atau pada saat revaluasi. Revaluasi dapat dilakukan pada akhir hari atau akhir bulan disesuaikan dengan kebijakan bank yang bersangkutan. 4. Pencatatan beban dan pendapatan mata uang asing dilakukan sebagai berikut: a. Jika menggunakan single currency seluruh beban dan pendapatan mata uang asing dicatat dalam rupiah. b. Jika menggunakan multi currency 1) Seluruh beban dan pendapatan mata uang asing dicatat dalam rupiah 2) Agar saldo beban dan pendapatan mata uang asing tidak menimbulkan selisih kurs revaluasi maka setiap akhir hari, saldo rekening beban dan pendapatan mata uang asing tersebut dipindahbukukan ke rekening beban dan pendapatan rupiah. Contoh transaksi valuta asing yang pencatatannya dilakukan dengan 2 sistem, yaitu “Single Currency” dan “Multi Currency” 1. Bank melakukan beberapa transaksi valuta asing sebagai berikut: a. Pembelian bank notes USD sebesar USD. 200, pembayaran dilakukan secara tunai/kas. b. Nasabah setor rupiah/tunai untuk keuntungan rekening giro USD. Sebesar USD. 200 c. Pembelian bank notes SGD sebesar SGD. 1.000, pembayaran dilakukan atas beban rekening giro rupiah nasabah d. Pembelian bank notes HKD sebesar HKD. 1000, pembayaran dilakukan atas beban rekening giro rupiah nasabah e. Penjualan bank notes USD sebesar USD. 100, disetor atas beban rekening tabungan nasabah. 2. Catatan Kurs yang terjadi, adalah sebagai berikut: Mata uang asing Kurs beli Kurs jual Kurs tengah BI USD.1 Rp 8.000 Rp 8.500 Rp 8.300 SGD.1 Rp 4.900 Rp 5.100 Rp 5.000 HKD.1 Rp 1.080 Rp 1.090 Rp 1.085 3. Catatan kurs untuk penilaian/revaluasi valuta asing sesuai dengan kurs yang ditetapkan oleh Bank Indonesia adalah: Mata uang asing Kurs revaluasi USD.1 Rp 8.400 SGD.1 Rp 5.100 4. Jurnal pembukuan pembukuan atas transaksi di atas adalah sebagai berikut: a. Menggunakan sistem single currency 1) Db. Bank notes (USD. 200 x 8.300) Rp 1.660.000 Kr. Kas rupiah Rp 1.600.000 Kr. Pendapatan selisih kurs transaksi Rp 60.000 2) Db. Kas rupiah Rp 1.700.000 Kr. Giro USD (USD. 200 x 8.300) Rp 1.660.000 Kr. Pendapatan selisih kurs transaksi Rp 40.000
148 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO MATERI PEMBELAJARAN 3) Db. Bank notes SGD (SGD.1.000 x 5.000) Rp 5.000.000 Kr. Giro rupiah Rp 4.900.000 Kr. Pendapatan selisih kurs transaksi Rp 100.000 4) Db. Bank notes HKD (HKD. 1.000 x 1.085) Rp 1.085.000 Kr. Giro rupiah Rp. 1.080.000 Kr. Pendapatan selisih kurs transaksi Rp 5.000 5) Db. Tabungan Rp 850.000 Kr. Bank notes USD (USD.100 x 8.300) Rp 830.000 Kr. Pendapatan selisih kurs transaksi Rp 20.000 b. Menggunakan system multi currency 1) Db. Bank notes USD. 200 Kr. Rekening Perantara USD USD. 200 2) Db. Rekening Perantara rupiah Rp 1.660.000 Kr. Kas rupiah Rp 1.600.000 Kr. Pendapatan selisih kurs transaksi Rp 60.000 3) Db. Kas rupiah Rp 1.700.000 Kr. Rekening perantara rupiah Rp 1.660.000 Kr. Pendapatan selisih kurs transaksi Rp 40.000 Db. Rekening perantara USD USD. 200 Kr. Giro USD USD. 200 4) Db. Bank notes SGD SGD. 1.000 Kr. Rekening Perantara SGD SGD. 1.000 Db. Rekening perantara rupiah Rp 5.000.000 Kr. Giro rupiah Rp 4.900.000 Kr. Pendapatan selisih kurs transaksi Rp 100.000 5) Db. Bank notes HKD HKD. 1.000 Kr. Rekening perantara HKD HKD. 1.000 Db. Rekening perantara rupiah Rp 1.085.000 Kr. Giro rupiah Rp 1.080.000 Kr. Pendapatan selisih kurs transaksi Rp 5.000 6) Db. Tabungan Rp 850.000 Kr. Rekening perantara rupiah Rp 830.000 Kr. Pendapatan selisih kurs transaksi Rp 20.000 Db. Rekening perantara USD USD. 100 Kr. Bank notes USD USD. 100
149 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO CAKRAWALA Layanan Digital Valuta Asing “JENIUS” PT Bank BTPN Tbk meluncurkan fitur layanan perbankan digital terbaru yaitu pilihan saldo mata uang valuta asing (valas) hadir melalui aplikasi tabungan digital Jenius milik perseroan. Layanan yang diluncurkan sejak 23 Mei 2019 ini diharapkan dapat memudahkan kebutuhan transaksi nasabah dalam mata uang asing. Saat ini produk hanya memiliki tiga pilihan mata uang yang bisa digunakan untuk bertransaksi antara lain dollar Amerika Serikat (US$), dollar Singapura (S$), dan yen Jepang (JPY). Untuk dapat menggunakan fitur ini nasabah Jenius harus lebih dulu mengaktifkan kartu utama (m-Card). Setelah mengaktifkan, pengguna Jenisu bisa transaksi jual dan beli mata uang asing dengan (Rupiah) dan sebaliknya melalui aplikasi. Pengguna juga bisa menentukan salah satu saldo yang akan dihubungkan ke m-Card serta menikmati kemudahan transaksi di luar negeri dengan saldo mata uang asing yang dimiliki. Usai mengaktifkan saldo mata uang asing, pengguna bisa membeli mulai dari 10 USD, 10 SGD dan 1.000 JPY sebagai setoran awal dan setoran selanjutnya mulai dari 1 USD, 1 SGD atau 1 JPY. Bukan hanya pembelian, nasabah Jenius juga bisa melakukan penjualan mata uang asing di dalam aplikasi Jenius. Sumber : https://keuangan.kontan.co.id/news/dorong-transaksi-jeniusluncurkan-fitur-valas Sumber : https://photo.kontan.co.id/photo/2018/05/08/250833556p.jpg
150 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO JELAJAH INTERNET Untuk menambah wawasan lebih jauh mengenai konsep tentang valuta asing kalian juga dapat mempelajari secara mandiri melalui internet. Di internet kalian bisa mempelajari lebih jauh materi tentang konsep-konsep tersebut disertai penjelasan menggunakan video. Salah satu alamat website yang dapat kalian kunjungi untuk menambah wawasan dan pemahaman kalian tentang kredit adalah sebagai berikut : https://youtu.be/HNSdu4ZaYIA RANGKUMAN 1. Pengertian valuta asing adalah valas merupakan mata uang yang digunakan dalam dunia perdagangan internasional serta telah diterima oleh banyak negara yang terlibat di dalamnya. 2. Fungsi Valuta Asing adalah sebagai alat pembayaran dalam perdagangan internasional. 3. Tujuan Valuta Asing sebagai berikut: a. Sebagai media untuk bertransaksi. b. Sebagai media untuk mempertahankan daya beli. c. Bisa mengirimkan uang ke luar negeri dengan mudah. d. Untuk mendapatkan keuntungan. e. Untuk pemagaraan resiko (hedging). f. Mempermudah kegiatan belanja di negara lain. 4.Jenis-Jenis Valuta Asing a. Valuta Asing Menurut Jenisnya 1) Valuta Asing Fisik 2) Valuta Asing Non-Fisik b. Valuta Asing Menurut Bentuknya 1) Mata Uang Asing 2) Saldo Kredit 3) Surat-surat Wesel Luar Negeri 4) Hak-Hak Penerimaan Pembayaran 5. Pengguna Valas a. Dealer (Market Maker) b. Perorangan atau Perusahaan c. Arbitrator dan Spekulan d. Pialang e. Bank Sentral f. Pemerintah 6. Kelebihan dan Kekurangan Valas Kelebihan: a. Transaksi bisa dilaksanakan dalam waktu 24 jam.
151 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO RANGKUMAN b. Harga jual yang stabil kepada setiap mata uang yang ada (tidak mengalami penurunan drastis). c. Biaya transaksi akan jauh lebih murah. d. Penurunan atau kenaikan harga dalam mata uang dapat dijadikan keuntungan jika bisa mengambil kesempatan. e. Daya beli investor akan melebihi jumlah modal yang ada. Kekurangan: a. Risiko kurs pertukaran tidak dapat dipastikan serta susah untuk dipredisksi. b. Sangat susah untuk dilakukan oleh masyarakat menengah ke bawah. c. Asal negara akan menjadi pengaruh kesuksessan sebab adanya risiko yang timbul sebab campur tangan dari pemerintah dalam mata uang yang diperdagangkan. TUGAS MANDIRI Dunia perbankan makin inovatif dengan mengeluarkan berbagai produk digital guna memudahkan pelayanan ke konsumen, salah satu produk yang digunakan dalam adalah digital valas. Tugas Anda adalah mencari produk digital valas yang dikeluarkan bank dan sebutkan keunggulan dari produk tersebut! Anda dapat mengumpulkan informasi melalui berbagai sumber. Tugas dikerjakan dalam bentuk laporan dengan format yang sudah disepakati dengan guru pengampu. PENILAIAN AKHIR BAB Kerjakan soal-soal di bawah ini dengan baik dan benar! 1. Jelaskan pengertian valas menurut beberapa ahli! 2. Jelaskan Sistem kurs yang kalian ketahui! 3. Pasar Valuta Asing terdapat beberapa pengguna, sebutkan peran masingmasing pengguna dalam pasar tersebut! 4. Risma mendapat kiriman uang dari kakaknya yang bekerja di Hongkong sebesar 10.000 HKD (Hongkong Dollar) dan mendapat kiriman uang dari sepupunya yang bekerja di Australia sebesar 5.000 AUD (Australian Dollar). Berapa rupiah uang yang diterima oleh Riska (kurs 24 Maret 2019)? 5. Danny mendapat kiriman uang dari kakaknya yang bekerja di Canada sebesar 9.000 CAD (Canadian Dollar) dan kiriman dari ayahnya yang bekerja di Singapura sebesar 11.000 SGD (Singapore Dollar). Berapa rupiah uang yang akan diterima Danny (Kurs 24 Maret 2018)?
152 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO REFLEKSI Setelah mempelajari bab kedelapan ini, Anda tentu menjadi paham tentang konsep mengenai valuta asing. Dari semua materi yang sudah dijelaskan ada bab delapan ini, mana yang menurut Anda paling sulit dipahami? Coba Anda diskusikan dengan teman maupun guru Anda, karena konsep ini akan berhubungan dengan materi-materi yang akan dibahas di bab-bab selanjutnya.
153 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mempelajari materi tentang konsep pengertian, fungsi, tujuan, jenis dan pencatatan akuntansi kartu plastik dan travelling cheque, peserta didik mampu menerapkan konsep tersebut dalam menyelesaikan masalah berkaitan dengan transaksi-transaksi kartu plastik dan travelling cheque di dunia perbankan dengan tepat dan mandiri. BAB IX AKUNTANSI KARTU PLASTIK DAN TRAVELLING CHEQUE PETA KONSEP BAB IX AKUNTANSI KARTU PLASTIK DAN TRAVELLING CHEQUE KATA KUNCI Pengertian Kartu Plastik & Travelling Cheque - Fungsi Plastik dan Travelling Cheque – Jenis Plastik & Travelling Cheque –Akuntansi Plastik dan Travelling Cheque Kartu Plastik dan Travelling Cheque Pengertian Kartu Plastik dan Travelling Cheque Fungsi Kartu Plastik danTravelling Cheque Jenis-Jenis Kartu Plastik danTravelling Cheque Akuntansi Kartu Plastik danTravelling Cheque
154 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO PENDAHULUAN Liburan telah tiba, saat nya untuk refreshing dengan melakukan perjalanan wisata ke tempat favorit yang kalian inginkan. Tentunya liburan kalian tidak mau direpotkan dengan membawa uang tunai yang banyak. Solusinya adalah kalian bisa membawa produk dari perbankan yaitu kartu plastik dan travellngi cheque. Kartu plastik memiliki karakteristik dan kegunaan yang berbeda dengan traveller cheque, kalian bisa lihat pada gambar 1.1 itu merupakan beberapa contoh dari kartu plastik yang memudahkan kita melakukan transaksi dimana pun tanpa harus menggunakan uang tunai. Contoh bentuk traveller cheque bisa kalian lihat pada gambar 1.2, produk ini biasanya digunakan oleh para wisatawan yang akan berwisata baik itu di dalam negeri maupun di luar negeri. Apakah kalian sudah mempunyai gambaran materi seperti apa yang akan kita pelajari kali ini? Untuk lebih memahami kartu plastik dan traveller cheque, mari kita bahas bersama pada materi berikut ini. Semangat belajarnya kawan !!!! Gambar 9.1 Kartu Plastik Summber: http://www.mafiakartukredit.com/2011/06/jenis-jenis-kartu-plastikterbitan-bank.html Gambar 9.2 Traveller Cheque Summber: http://www.ensikloblogia.com/2016/03/pengertian-travellerscheque-atau-cek.html
155 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO MATERI PEMBELAJARAN A. Pengertian Kartu Plastik Seiring berkembangnya teknologi kita semakin dimudahkan dalam hal bertransaksi. Hal ini didukung oleh inovasi dari industri keuangan yang bertujuan untuk memanjakan para nasabahnya dengan bebagai kemudahaan dalam menggunakan uang, berhutang dan bertransaksi. Saat ini untuk membayar barang yang mahal harganya kita tidak perlu repot membawa kantong uang. Begitu pula dengan kekurangan uang. Semua bisa diselesaikan hanya dengan menggesek kartu plastik terbitan lembaga keuangan. Kartu plastik adalah instrument pembayaran atas kartu yang diterbitkan oleh bank atau lembaga pembiayaan yang lain yang dapat digunakan untuk alat pembayaran atas transaksi barang atau jasa, dan dapat digunakan untuk penarikan tunai. Sebagai alat pembayaran, kartu ini sangat fleksibel dan praktis. Pemegang kartu akan merasa aman, sebab disamping tidak perlu membawa uang unai, juga mendapatkan purchase protection plan atau perlindungan asuransi embelian barang- barang secara otomatis. Kartu kredit juga merupakan Kartu Plastik yang diterbitkan oleh suatu institusi yang memungkinkan pemegang kartu untuk memperoleh kredit atas transaksi yang dilakukannya dan pembayarannya dapat dilakukan secara angsuran dengan membayar sejumlah bunga (finance change) atau sekaligus pada waktu yang telah ditentukan. Penggunaan istilah kartu kredit sebenarnya menimbulkan kerancuan karena istilah tersebut sering dimaksudkan pula untuk jenis-jenis kartu lainnya yang tidak selalu berkaitan dengan fungsi kartu kredit. Oleh karena itu, istilah yang tepat digunakan adalah Kartu Plastik (Plastic Card). B. Sejarah Singkat Kartu Plastik Pada tahun 1946 kartu plastik mulai diperkenalkan kepada masyarakat di Amerika. Kartu plastik ini dikeluarkan oleh salah satu bank di Amerika yaitu Flatbush National Bank of Brooklyn. Sistem kartu ini dinamakan “Charge-It” dimana para nasabah dapat berbelanja di beberapa toko/merchant yang telah menjadi nasabah juga di bank tersebut. Di tahun 1950 Diners Club mengeluarkan jenis kartu untuk memudahkan para penggunanya untuk makan direstoran tanpa harus membawa uang. Nantinya pihak restoran akan menagihkannya ke pihak Diners Club. American Express juga mengeluarkan kartu kredit pada tahun 1958 dengan nama AMEX (American Express). Bank of America pun ikut mengeluarkan kartu kredit dengan nama kartu Bank Americard yang kini bernama VISA. Pada tahun 1960 Bank of America kembali mengeluarkan kartu kredit dengan nama Master Card. Berikut ini sejarah perkembangan layanan kartu plastik yang ada di dunia: 1. Tahun 1924, Konsep penggunaan kartu dalam transaksi perbankan telah mulai diperkenalkan. Beberapa tahun kemudian metode pemakaian kartu ini diikuti oleh 100 buah bank di seluruh dunia. 2. Tahun 1950, Dinners Club dan American Express menjadi kartu yang menggunakan plastik pertama.
156 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO MATERI PEMBELAJARAN 3. Tahun 1958, American Express menawarkan kartu untuk pasar travel dan entertainment. 4. Tahun 1966, Bank of Amerika menawarkan lisensi Kartu Amerika Bank ke bank - bank lain untuk membuat kartu pembayaran. 5. Tahun 1969, ATM (Automatic Teller Machine) pertama muncul di Inggris. 6. Tahun 1970, Ide pembuatan kartu kredit diterima secara luas. 7. Tahun 1977, Bank Americard memberi lisensi kartu kredit yang dipusatkan bersama secara resmi dibawah nama Visa. 8. Tahun 1995, Lebih dari 90 persen transaksi perbankan di Amerika dilakukan secara elektronik. Saat ini di dunia kartu kredit diterbitkan oleh beberapa jaringan internasional yaitu Visa, Mastercard, Dinners Club International, dan American Express. Untuk jaringannya sendiri saat ini yang paling luas adalah Visa, terbukti dengan dipercaya menjadi sponsor Olimpiade Beijing 2008. Saat ini yang berhak menerbitkan kartu kredit di Indonesia adalah lembaga keuangan resmi seperti Bank. C. Fungsi & Manfaat Kartu Plastik Fungsi Kartu Plastik sebagai instrumen dalam melakukan transaksi pada prinsipnya dapat dibedakan antara lain sebagai berikut: 1. Sumber Kredit. Kartu Plastik dapat digunakan sebagai instrumen untuk memperoleh kredit yang dilakukan dengan cara: a. Pembayaran dilakukan secara bulanan atas tiap transaksi (change card). b. Membayar bulanan sejumlah minimum tertentu dari total transaksi yang dilakukan. c. Jumlah pembayaran yang harus dilakukan setiap bulan lebih pasti. 2. Sumber Uang Tunai Yakni sebagai sumber yang dapat menarik uang tunai secara langsung karena melalui counter ATM, dengan menunjukkan kartu misalnya, Visa atau Master Card, di Negara manapun pada bank yang memiliki kerjasama dengan pengelola kartu tersebut, pemegang kartu yang bersangkutan dapat menarik dana tunai. 3. Penjaminan Cek Kartu Plastik yang diterbitkan beberapa bank dapat digunakan untuk menjamin penarikan cek. Di Inggris fungsi kartu sebagai penjamin cek sangat umum dikeluarkan oleh bank. Misalnya, check guarantee card yang dikeluarkan Barclays Bank, Trustcard dan sebagainya dapat digunakan untuk meyakinkan penerima cek yang ditarik oleh pemegang kartu dalam melakukan transaksi jual beli barang dan jasa. Jadi, fungsi Kartu Plastik ini antara lain oleh pemegang kartu dapat digunakan untuk menjamin setiap pembayaran dengan menggunakan cek.
157 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO MATERI PEMBELAJARAN Manfaat utama dari kartu plastik adalah sebagai berikut : 1. Kemudahan Kartu plastik menawarkan kemudahan belanja tanpa perlu membawa uang tunai dan cek, dan juga tidak perlu identifikasi tambahan. 2. Keamanan Jika Anda kehilangan kartu plastik, segera laporkan kepada bank penerbit kartu agar kartu Anda terhindar dari segala bentuk penyalahgunaan kartu. 3. Berlaku di seluruh Negara Beberapa kartu diterima di lebih dari 20 juta lokasi usaha di seluruh dunia. Bandingkan dengan Cek Pribadi, Jika anda butuh dana tunai, Anda bisa ambil di ATM atau bank di seluruh dunia yang menerima kartu debet atau kredit Anda. 4. Keleluasaan / Fleksibilitas Kartu ini dapat digunakan untuk membeli barang yang diiniginkan dan membayarnya kemudian sesuai dengan rencana pengeluaran pribadi. 5. Membuat Anggaran Lebih Mudah Dengan kartu ini seseorang dapat membiayai suatu pembelian yang cukup mahal dan melunasinya mengikuti jadwal yang sesuai dengan anggaran. D. Jenis-Jenis Kartu Plastik Jenis kartu plastik dibedakan berdasarkan fungsi dan tempat berlakunya, berikut dipaparkan jenis-jenis kartu plastik : 1. Kartu Plastik Berdasarkan Fungsi a. Credit Card Credit Card adalah jenis kartu yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran transaksi jual beli barang atau jasa dimana pelunasan atau pembayarannya kembali dapat dilakukan sekaligus atau dengan cara mencicil sejumlah minimum tertentu. b. Charge Card Charge Card adalah kartu yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran suatu transaksi jual beli barang atau jasa dimana nasabah harus membayar kembali seluruh tagihan secara penuh pada akhir bulan atau bulan berikutnya dengan atau tanpa biaya tambahan. c. Debit Card Debit Card berbeda dengan kedua Kartu Plastik yang telah disebutkan di atas. Pembayaran atas transaksi jual beli barang atau jasa dengan menggunakan kartu debit ini pada prinsipnya merupakan transaksi tunai dengan tidak menggunakan uang tunai akan tetapi pelunasannya atau pembayarannya dilakukan dengan cara mendebit (mengurangi) secara langsung saldo rekening simpanan pemegang kartu yang bersangkutan dan dalam waktu yang sama mengkredit rekening penjual (merchant) sebesar jumlah nilai transaksi pada bank penerbit (pengelola). Seperti halnya dengan credit card jenis kartu debit ini dapat digunakan pula untuk menarik uang tunai baik melalui counter bank maupun melalui mesin kas otomatis atau ATM dan dapat berfungsi pula sebagai cash card.
158 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO MATERI PEMBELAJARAN d. Cash Card Cash card adalah kartu yang memungkinkan pemegang kartu untuk menarik uang tunai baik langsung pada kasir bank maupun melalui ATM bank tertentu yang biasanya tersebar di tempat-tempat strategis, misalnya; di hotel, pusat-pusat perbelanjaan, dan wilayah perkantoran. Dengan melakukan perjanjian kerja sama terlebih dahulu, pemegang cash card salah satu bank dapat pula menggunakannya pada bank lainnya. e. Check Guarantee Card Kartu ini pada prinsipnya dapat digunakan sebagai jaminan dalam penarikan cek oleh pemegang kartu. Kartu jenis ini sangat populer di Eropa, terutama Inggris. Di samping itu, kartu tersebut dapat juga digunakan dalam melakukan penarikan uang melalui ATM. 2. Kartu Plastik Berdasarkan Wilayah Berlakunya a. Kartu Plastik Lokal Kartu Plastik Lokal merupakan Kartu Plastik yang hanya berlaku dan dapat digunakan di suatu wilayah tertentu saja, misalnya Indonesia. Pesatnya penggunaan Kartu Plastik ini menyebabkan beberapa perusahaan pengecer dan perusahaan jasa menerbitkan Kartu Plastik sendiri (umumnya charge card) guna memberikan pelayanan yang lebih mudah dan praktis bagi nasabahnya misalnya: Hero, Astra Card, Golden Truly, Garuda Executive Card. b. Kartu Plastik Internasional Kartu Plastik Internasional adalah kartu yang dapat digunakan dan berlaku sebagai alat pembayaran Internasional. Pasar kartu kredit Internasional dewasa ini didominasi oleh dua merek kartu yang memiliki jaringan antarbenua, yaitu Visa dan Master Card. Kedua merek kartu tersebut masing-masing telah memiliki lebih dari 100 juta pemegang kartu yang tersebar di kota-kota seluruh dunia dan dapat digunakan untuk melakukan transaksi hampir di semua kota. Pemegang kedua kartu tersebut lebih dari separuhnya dipegang oleh penduduk Amerika Serikat. Selebihnya dipegang oleh Jepang, Inggris, Kanada dan sebagian kecil negara-negara lainnya. Kartu Plastik Internasional yang dapat digunakan melakukan transaksi di berbagai tempat di dunia adalah sebagai berikut: 1) Visa adalah kartu kredit Internasional yang dimiliki oleh perusahaan kartu Visa Internasional. Pelaksanaan operasionalnya berdasarkan lisensi dari Visa Internasional dengan sistem franchise. 2) Master Card. Kartu kredit ini dimiliki oleh Master Card Internasional dan beroperasi berdasarkan lisensi dari Master Card Internasional. 3) Diners Club. Dimiliki oleh Citicorp. Cara operasinya dilakukan dengan cara mendirikan subsidiary atau dengan cara franchise. 4) Carte Blanc. Kartu ini juga dimiliki oleh Citicorp dan beroperasi persis sama dengan Diners Club yaitu dengan membentuk subsdiar atau dengan franchise.
159 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO MATERI PEMBELAJARAN 5) American Express. Kartu kredit ini dimiliki oleh American Express Travel Related Services Incorporated dan beroperasi dengan mendirikan subsdiary American Express ini pada prinsipnya adalah charge card namun dapat memberikan fasilitas credit line kepada pemegang kartu. E. Pihak-Pihak Yang Terkait dalam Penggunaan Kartu Plastik Berikut ini pihak-pihak yang menggunakan kartu plastik : 1. Penerbit (Issuer) Penerbit disini merupakan pihak atau lembaga yang menerbitkan dan mengelola kartu. Bisa bank, lembaga keuangan nonbank, dan perusahaan nonlembaga keuangan. Perusahaan yang khusus akan menerbitkan kartu terlebih dahulu harus memperoleh izin dari departemen keuangan. Apabila penerbit adalah bank, harus mengikuti ketentuan dari BI. 2. Acquirer Acquirer yaitu pihak yang mewakili kepentingan penerbit untuk menyalurkan kartu kredit, melakukan penagihan kepada pemegang kartu kredit dan melakukan pembayaran kepada merchant atau penjual. 3. Pemegang kartu Pemegang kartu yaitu pihak yang menggunakan kartu kredit dalam kegiatan pembayaran dimana pemegang kartu tersebut telah memenuhi prosedur yang telah ditetapkan penerbit untuk dapat diterima sebagai anggota dan berhak menggunakan kartu sesuai dengan kegunaannya. 4. Merchant atas transaksi jual beli barang dan jasa dengan menggunakan kartu kreditnya. Sebelum menerima pembayaran dengan kartu kredit, merchant tersebut terlebih dahulu mengadakan perjanjian kerjasama dengan issuer dan acquirer. F. Akuntansi Kartu Kredit Transaksi kartu kredit dicatat sebesar nilai bruto tagihan bank yang belum dilunasi oleh card holder. Nilai bruto adalah sebesar baki debet. Penerbitan kartu kredit merupakan komitmen bank untuk memberikan realisasi kredit ketika card holder menggunakannya, sehingga pencatatan pertama adalah pada rekening administratif kelompok komitmen kewajiban. Komitmen ini sebesar plafon atau limit kredit yang diberikan. Secara terperinci pencatatan kartu kredit meliputi: pencatatan pada rekening administratif (komitmen kewajiban), penerimaan pendapatan komisi dan fee, realisasi (penagihan oleh merchant) akibat penggunaan kartu kredit, pelunasan pokok dan bunga, penambahan limit kredit.
160 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO CONTOH SOAL Tanggal 7 April 2019 Bank Surya Surabaya melakukan otorisasi penerbitan kartu kredit untuk Shinta dengan limit Rp20.000.000. Untuk itu Shinta dibebani iuran tahunan (annual fee) untuk kartu kredit Rp300.000, uang pangkal Rp150.000. Beban ini didebetkan dari rekening giro Shinta. Suku bunga kredit 4% per bulan. Pencatatan komitmen kredit ketika kartu kredit disetujui tanggal 7 April 2019 Pencatatan beban nasabah kartu kredit ketika penerbitan kartu kredit Pada tanggal 12 April 2019 Shinta menggunakan kartu kredit sebesar Rp3.000.000 untuk bermalam di Hotel Sanjaya Surabaya dan pihak hotel melakukan penagihan ke Bank Surya Surabaya pada hari yang sama dengan komisi 5% dari nilai penggnaan kartu kredit. Tanggal 21 April 2019 Shinta menggunakan kartu kreditnya sebesar Rp7.000.00 untuk membel meubel di Toko Jaya Makmur Sumenep dan pihak toko melakukan penagihan ke Bank Artha Sumenep pada hari yang sama dengan komisi 4%. Tanggal Rekening Debit (Rp) Kredit (Rp) 07/04/19 Cr. R A R fasilitas kredit yang diberikan dan belum digunakan 20.000.000 Tanggal Rekening Debit (Rp) Kredit (Rp) 07/04/19 Dr. Giro Shinta 450.000 Cr. Annual Fee 300.000 Cr. Uang Pangkal 150.000 Tanggal Rekening Debit (Rp) Kredit (Rp) 12/04/19 Dr. fasilitas kredit yang diberikan dan belum digunakan 3.000.000 Dr. Kredit Yang Diberikan-CC 3.000.000 Cr. Giro Hotel Santika 2.850.000 Cr. Komisi Kartu Kredit (3% x 3.000.000) 150.000 Tanggal Rekening Debit (Rp) Kredit (Rp) 21/04/19 Dr. fasilitas kredit yang diberikan dan belum digunakan 7.000.000 Dr. Kredit Yang Diberikan-CC 7.000.000 Cr. Giro Toko Jaya Makmur Sumenep 6.720.000 Cr. Komisi Kartu Kredit (4% x 7.000.000) 280.000
161 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO MATERI PEMBELAJARAN G. Pengertian dan Manfaat Traveller Cheque Travellers Cheque dikenal dengan nama cek wisata atau cek perjalanan yang biasanya digunakan oleh mereka yang hendak bepergian atau sering dibawa oleh turis. Travellers Cheque diterbitkan dalam pecahan tertentu seperti halnya uang kartal dan diterbitkan dalam mata uang rupiah dan mata uang asing. Penggunaan Travellers Cheque dapat dibelanjakan di berbagai tempat terutama di mana bank mengeluarkan Travellers Cheque tersebut melakukan pengikatan dan perjanjian. Disamping itu Travellers Cheque juga dapat diuangkan di berbagai bank. Manfaat penggunaan travellers cheque terutama bagi mereka yang suka berpergian atau berwisata antara lain : 1. Memberikan kemudahan berbelanja, karena travellers cheque dapat dibelanjakan atau diuangkan di berbagai tempat. 2. Mengurangi risiko kehilangan uang karena setiap travellers cheque yang hilang dapat diganti. 3. Memberikan rasa percaya diri, karena si pemakai travellers cheque dilayani secara prima. 4. Dapat dijadikan cendera mata atau hadiah untuk teman, kolega, atau nasabah 5. Biasanya untuk pembelian travellers cheque, tidak dikenakan biaya, begitu pula pada saat pencairannya, namun hal ini sangat tergantung dari bank yang menerbitkannya. Travellers Cheque yang diterbitkan dalam mata uang asing dalam setiap transaksi baik transaksi penjualan maupun transaksi pencairan menggunakan kurs. Kurs yang digunakan baik dalam pembelian maupun penjualan Travellers Cheque valas adalah kurs devisa umum. Gambar 9.3 Transaksi Traveller Cheque Sumber: http://www.ensikloblogia.com/2016/03/pengertian-travellerscheque-atau-cek.html
162 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO MATERI PEMBELAJARAN Jenis-jenis travellers cheque yang beredar dapat dilihat dari segi mata uang, antara lain : 1. Travellers cheque mata uang rupiah. 2. Travellers cheque dalam valuta asing, untuk travellers cheque dalam valuta asing diterbitkan oleh bank yang berstatus bank devisa H. Pencatatan Transaksi Travellers Cheque Akuntansi Travellers Cheques dimulai saat penerbitan atau penjualan. Saat pencairan Rupiah Travellers Cheques baik yang dijual melalui cabang pembayar maupun melalui agen. Cek perjalanan ini akan dicatat sebesar nilai nominal baik pada saat penjualan di bank penerbit dan dicatat sebesar nilai bersih saat pencairan di cabang pembayar. Nilai bersih adalah nilai nominal setelah dikurangi komisi dan biaya lainnya. Penjualan Rupiah Travellers Cheques dapat dilakukan secara tunai, beban giro atau dengan menggunakan warkat yang disetujui bank. Khusus untuk setoran warkat harus di-inkaso-kan atau di-kliring-kan terlebih dahulu. Setelah dana efektif, cek perjalanan baru dapat diterbitkan. Penjualan cek perjalanan ini dapat dilakukan di bank penerbit maupun di biro/agen perjalanan yang ditunjuk. Contoh Transaksi : 1. Pada tanggal 21 April 2019 Pak Ari, nasabah giro Bank B Surabaya membeli cek perjalanan seri A sebanyak 8 lembar @Rp 1.000.000. Atas beban giro Rp 2.000.000, tunai Rp 1.500.000 dan beban giro Pak Alex nasabah Bank B Surabaya Rp 2.000.000 serta cek Bank C Surabaya sebesar Rp 2.500.000. Bank B Surabaya membuat pencatatan jurnal transaksi tersebut sebagai berikut: #1: Kliring 01: Dr. RAR Warkat Kliring Rp 2.000.000 #2: Kliring 02: Cr. RAR Warkat Kliring Rp 2.500.000 Dr. Giro BI Rp 2.500.000 Dr. Giro Pak Alex Rp 2.000.000 Dr. Kas Rp 1.500.000 Dr. Giro Pak Ari Rp 2.000.000 Cr. Cek Perjalanan Rp 8.000.000 2. Tanggal 31 Mei 2019, Pak Ari mencairkan travellers cheques sebanyak 2 lembar di Bank B Denpasar, Bali, maka pencatatan jurnal transaksinya adalah sebagai berikut: Pencatatan jurnal transaksi di cabang Bank B Surabaya: #1: Tanggal 31/5/2019: Dr. Cek Perjalanan Rp 2.000.000 Cr. RAK Cabang Denpasar Rp 2.000.000 Pencatatan jurnal transaksi cek perjalanan di cabang pembayar Bank B Denpasar: #2: Tanggal 31/5/2019: Dr. RAK Cabang Denpasar Rp 2.000.000 Cr. Kas Rp 2.000.000
163 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO CAKRAWALA DINERS CLUB CARD Diners Club Card, Kartu ini lahir pada tahun 1949. Ditemukan secara tidak sengaja oleh Frank McNamara yang ketika itu sedang melakukan malam makan di restoran mewah. Ketika sudah beres makan, tagihan datang dan ia tidak bisa membayar karena dompetnya ketinggalan. Nah untuk mengatasi masalah ini, dia membuatkan kartu unik tersebut sebagai pengganti dari pembayaran tunai. Diners Club Card ini serupa dengan kartu Charge. Dan dari sinilah cikal bakal kelahiran kartu kredit yang kita kenal sekarang ini. Sejak tahun 1951, Diners Club Card makin marak digunakan banyak orang dan begitu terkenal di Amerika Serikat. Di tahun itu juga ditemukan bahan untuk membuat kartu Diners Club Card. Bahannya itu dari plastik, sebab sebelumnya kartu itu terbuat dari bahan dasar kertas. Sumber : https://image.cermati.com/f_auto,q_70/uml7xemcsvaoko3mpydn.webp JELAJAH INTERNET Untuk menambah wawasan lebih jauh mengenai konsep tentang travellers cheque kalian juga dapat mempelajari secara mandiri melalui internet. Di internet kalian bisa mempelajari lebih jauh materi tentang konsep-konsep tersebut disertai penjelasan menggunakan video. Salah satu alamat website yang dapat kalian kunjungi untuk menambah wawasan dan pemahaman kalian tentang travellers cheque adalah sebagai berikut : https://youtu.be/x-PCNwhyz9M
164 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO RANGKUMAN 1. Pengertian Kartu plastik adalah instrumen pembayaran atas kartu yang diterbitkan oleh bank atau lembaga pembiayaan yang lain yang dapat digunakan untuk alat pembayaran atas transaksi barang atau jasa, dan dapat digunakan untuk penarikan tunai. 2. Travellers Cheque dikenal dengan nama cek wisata atau cek perjalanan yang biasanya digunakan oleh mereka yang hendak bepergian atau sering dibawa oleh turis. 3. Fungsi Kartu Plastik : Sumber Kredit, Sumber Uang Tunai, Penjaminan Cek Manfaat utama dari kartu plastik adalah: Kemudahan, Keamanan, Berlaku di seluruh Negara, Keleluasaan / Fleksibilitas, Membuat Anggaran Lebih Mudah 4. Jenis-Jenis Kartu Plastik a. Kartu Plastik Berdasarkan Fungsi : Credit Card, Charge Card, Debit Card, Cash Card, Check Guarantee Card b. Kartu Plastik Internasional: Visa, Master Card, Diners Club,Carte Blanc, American Express 5. Pihak-Pihak Yang Terkait dalam Penggunaan Kartu Plastik: Merchant, Pemegang kartu, Acquirer, Penerbit (Issuer) 6. Manfaat penggunaan travellers cheque: Memberikan kemudahan berbelanja, Mengurangi risiko kehilangan uang, Memberikan rasa percaya diri, Dapat dijadikan cendera mata atau hadiah untuk teman, Pembelian travellers cheque tidak dikenakan biaya, begitu pula pada saat pencairannya. TUGAS MANDIRI Mungkin istilah travellers cheque masih asing buat teman-teman, untuk lebih memahaminya, kerjakanlah tugas berikut! Tugas Anda adalah mencari langkah-langkah membuat travelers cheque pada lembaga perbankan yang ada di Indonesia, serta cara penggunaan travelers cheque. Anda dapat mengumpulkan informasi melalui berbagai sumber. Tugas dikerjakan dalam bentuk laporan dengan format yang sudah disepakati dengan guru pengampu. PENILAIAN AKHIR BAB Kerjakan soal-soal di bawah ini dengan baik dan benar! 1. Jelaskan fungsi dan manfaat kartu plastik! 2. Jelaskan jenis kartu plastik berdasarkan fungsi! 3. Jelaskan manfaat traveller cheque! 4. Pada tanggal 16 April 2019 Rudi menggunakan kartu kredit sebesar Rp7.000.000 di Toko Bahan Bangunan Makmur Surabaya. Pihak toko
165 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO PENILAIAN AKHIR BAB melakukan penagihan terhadap Bank Omega Bandung pada tanggal 16 Mei 2019 dengan komisi 3,5%. Buatlah pencatatan yang diperlukan! 5. Nn. Yuyun nasabah Bank Muamalat Surabaya hendak membeli Traveller’s cheques atas beban rekening gironya, sebanyak 20 lembar @ Rp 100.000,00. Kemudian Nn. Yuyun mencairkan TC pada Bank Muamalat Cabang Padang sebanyak 3 lembar secara tunai. Buatlah jurnal pencatatannya! REFLEKSI Setelah mempelajari bab kesembilan ini, Anda tentu menjadi paham tentang konsep mengenai kartu plastik dan travelers cheque. Dari semua materi yang sudah dijelaskan ada bab sembilan ini, mana yang menurut Anda paling sulit dipahami? Coba Anda diskusikan dengan teman maupun guru Anda, karena konsep ini akan berhubungan dengan materi-materi yang akan dibahas di bab-bab selanjutnya.
166 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO BAB X AKUNTANSI KARTU SAFE DEPOSIT BOX BAB X AKUNTANSI KARTU SAFE DEPOSIT BOX TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mempelajari materi tentang konsep pengertian, manfaat dan pencatatan akuntansi safe deposit box, peserta didik mampu menerapkan konsep tersebut dalam menyelesaikan masalah berkaitan dengan transaksitransaksi safe deposit box di dunia perbankan dengan tepat dan mandiri. PETA KONSEP KATA KUNCI Pengertian Safe Deposit Box - Manfaat Safe Deposit Box – Akuntansi Safe Deposit Box SAFE DEPOSIT BOX Pengertian Safe Deposit Box Manfaat Safe Deposit Box Akuntansi Safe Deposit Box
167 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO PENDAHULUAN Kondisi perekonomian penduduk suatu negara berbeda-beda ditentukan dengan tingkat penghasilannya. Tentunya disetiap rumah tangga memiliki harta berharga sebagai tabungan yang akan digunakan di masa akan datang. Harta tersebut bukan hanya uang tunai saja, melainkan bisa dalam bentuk perhiasan logam mulia, sertifikat tanah, mobil dll. Kalian pasti berpikir adakah tempat penyimpanan yang paling aman untuk harta berharga yang disimpan? Solusinya adalah pihak perbankan menawarkan sebuah produk yaitu safe deposit box yang tujuannya untuk menyimpan barang berharga millik nasabah. Dari gambar 10.1 dan 10.2 kalian bisa mengetahui bagaimana barang berharga disimpan begitu aman di bank. Kalian pasti penasaran dengan produk bank yang satu ini. Mari kita pelajari selengkapnya, Selamat belajar !!! Gambar 10.1 Brankas Safe Deposit Box Sumber : https://banjarmasin.tribunnews.com/2017/10/12/begini-cara-dan-syaratmanfaatkan-safe-deposit-box-perbankan?page=2 Gambar 10.2 Ilustrasi Safe Deposit Box Sumber : https://www.bank-bri-bca-mandiri.info/2017/05/tarif-sewabrangkas-safe-deposit-box.html
168 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO MATERI PEMBELAJARAN A. Pengertian Safe Deposit Box Layanan Kotak Simpanan atau Safe Deposit Box adalah jasa penyewaan kotak penyimpanan atau brankas untuk menyimpan apapun yang menurut penggunnya berharga seperti harta berupa uang, benda berharga berupa perhiasan atau emas, sertifikat rumah atau surat berharga. Brankas Safe Deposit Box yang dirancang secara khusus dari bahan baja dan ditempatkan dalam ruang khusus yang kokoh dan tahan api. Safe Deposit Box atau SDB ini biasanya dilengkapi keamanan 24 jam serta tidak sembarangan orang boleh masuk ruangan Safe Deposit Box. Selain itu, brankas Safe Deposit Box dilengkapi dengan dua buah kunci, yaitu kunci brankas yang pemilik pegang dan kunci yang dimiliki oleh pihak bank. Sehingga untuk membuka brankas Safe Deposit Box harus minimal dengan dua kunci, jika satu kunci saja, kotak penyimpanan tidak bisa dibuka. Ada berbagai macam ukuran, beda ukuran Safe Deposit Box beda juga harganya. Biasanya bank memiliki jasa Safe Deposit Box, namun perlu diingat ada beberapa bank yang hanya menyediakan jasa Safe Deposit Box dengan syarat menjadi nasabah prioritas dimana nasabah tersebut harus menabung dengan jumlah tertentu dan tidak boleh diambil dengan jangka waktu tertentu. Berikut jenis ukuran dari safe deposit box: B. Mekanisme Safe Deposit Box Dalam penyimpanan barang berharga tentunya pihak bank mengenakan sejumlah biaya guna keamanan barang berharga, berikut biaya yang perlu diperhatikan nasabah pada safe deposit box : 1. Biaya sewa yang besarnya tergantung ukuran box yang diinginkan serta jangka waktu sewa. Biaya sewa dibayar di muka biasanya pertahun. 2. Setoran jaminan, merupakan biaya pengganti apa bila kunci dipegang nasabah hilang dan box harus dibongkar. Akan tetapi jika tidak terjadi masalah, maka apabila Safe Deposit Box tidak diperpanjang setoran jaminan dapat diambil kembali. Biaya jaminan kunci, biasanya sekitar 10% dari biaya tahunan yang ada. Secara umum fitur dan mekanisme yang berlaku dalam produk Safe Deposit Box (SDB) adalah : Tipe Ukuran (cm) T x L x P Mini 12.5 x 12.5 x 60 Kecil 7.5 x 25 x 60 Sedang 12.5 x 25 x 60 Besar 25 x 25 x 60 Ekstra 1 37.5 x 37.5 x 60 Ekstra 2 87.5 x 37.5 x 60
169 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO MATERI PEMBELAJARAN 1. Calon nasabah Safe Deposit Box (SDB) harus mengajukan permohonan kepada bank 2. Calon pengontrak atau penyewa SDB harus menandatangani surat perjanjian dan specimen 3. Penyewa biasanya harus bayar sewa di muka 4. Penyewa harus mengembalikan kunci boksnya apabila kontraknya habis 5. Apabila penyewa meninggal dunia, yang berhak mengambil simpanan adalah ahli warisnya yang sah C. Manfaat dan Keuntungan Safe Deposit Box (SDB) 1. Barang-barang berharga yang dimiliki masyarakat semakin banyak, jadi diperlukan sarana penyimpanan yang lebih aman 2. Penyimpanan barang-barang berharga itu akan lebih aman apabila disimpan dalam Safe Deposit Box (SDB) 3. Barang-barang disimpan dalam boks tersendiri, kunci boksnya dipegang penyimpan masing-masing, sedangakan master key (kunci utama)-nya dipegang oleh karyawan bank sehingga penyimpan lebih aman 4. Penyimpan barang dapat sewaktu-waktu mengambil atau menyimpan barangnya selama masa berlakunya sewa kontrak Safe Deposit Box asalkan sesuai dengan peraturan 5. Safe Deposit Box merupakan sumber pendapatan bagi bank tersebut D. Akuntansi Safe Deposit Box Akuntansi untuk Safe Deposit Box (SDB) meliputi penerimaan uang sewa tahunan, penerimaan uang jaminan kunci Safe Deposit Box (SDB), pembatalan atau berakhirnya sewa Safe Deposit Box (SDB). Untuk penerimaan uang sewa dapat dibukukan kedalam rekening sewa SDB yang diterima di muka yang akan dibukukan sebagai pos hutang. Secara berangsur-angsur akan dialokasikan menjadi pendapatan bank kedalam Laporan Laba-Rugi. Disamping penerimaan sewa, bank juga menerima uang jaminan kunci SDB atas penyerahan kunci kepada nasabah. Hal ini dilakukan karena mengingat peralatan SDB hanya dapat dibuka bila kunci lengkap, yang biasanya disimpan oleh kedua belah pihak yaitu nasabah dan bank. Bila kunci dihilangkan nasabah, SDB harus dibuka dengan paksa dan akan mengakibatkan kerugian bagi bank karena harus mengganti dengan peralatan yang baru. Jadi, transaksi keuangan di dalam produk Safe Deposit Box (SDB) yang harus kita perhatikan dalam pencatatan atau penjurnalannya adalah: 1. Pembayaran uang jaminan dan uang sewa Safe Deposit Box 2. Perpanjangan masa sewa SDB 3. Anak kunci yang dipegang oleh nasabah (penyewa) hilang 4. Penutupan SDB (perjanjian diakhiri)
170 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO CONTOH SOAL 1. Pada Saat Penerimaan Sewa Bu Rani datang hendak menyewa SDB yang dimiliki oleh Bank Jaminan Surabaya dengan sewa ruang ditetapkan Rp 60.000 setahun. Uang jaminan sebesar Rp 75.000 yang dapat dikembalikan bila nasabah mengembalikan kunci SDB dengan utuh. Seluruh pembayaran dilakukan atas beban rekening Giro Bu Rani. Pada saat pembayaran sewa, Bank Jaminan Surabaya akan membukukan sebagai berikut: Sewa SDB yang diterima di muka di atas secara berangsur-angsur yakni setiap bulan, akan dialokasikan dalam rekening pendapatan (diamortisasi). Besarnya adalah Rp 60.000 : 12 = Rp 5.000. Pada bulan pertama setelah tanggal sewa akan dibukukan dengan ayat jurnal sebagai berikut: 2. Saat Perjanjian Diakhiri Pada akhir periode sewa SDB Bu Rani memiliki pilihan untuk memperpanjang atau mengakhiri sewa SDB. Dalam hal memperpanjang sewa SDB, setoran jaminan kunci tidak perlu ditagih lagi karena sewa akan diperpanjang kecuali ada kenaikan tarif setoran jaminan kunci. Yang akan diterima adalah sewa untuk periode selanjutnya dengan ayat jurnal seperti yang telah ditampilkan diatas. Apabila setelah jangka waktu sewa berakhir, dan Bu Rani tidak mau memperpanjang sewa SDB lagi, uang jaminan kunci akan dikembalikan kepada Bu Rani. Oleh Bank Jaminan Surabaya akan dibukukan: 3. Kunci Yang Dihilangkan Oleh Nasabah Uang setoran jaminan kunci dimaksudkan untuk menjaga kemungkinan kunci yang dibawa oleh nasabah hilang. Dalam kejadian kehilangan kunci SDB ini, nasabah harus menggantinya. Dalam hal ini bank akan mengambil jaminan kunci SDB yang telah disetorkan oleh nasabah yang bersangkutan. Contoh: Seorang penyewa SDB bernama Bu Rani telah membayar jaminan kunci SDB sebesar Rp80.000 datang kepada Bank Jaminan Surabaya dan menyatakan telah menghilangkan kunci SDB setelah menggunakan jasa Keterangan Debet Kredit Giro – Rekening Bu Rani Rp 135.000 Sewa SDB Yang Diterima Dimuka Rp 60.000 Setoran jaminan – kunci SDB Rp 75.000 Keterangan Debet Kredit Sewa SDB yang diterima dimuka Rp 5.000 Pendapatan sewa SDB Rp 5.000 Keterangan Debet Kredit Setoran jaminan- Kunci SDB Rp 75.000 Giro- rekening Nona Fatin Shidqia Rp 75.000
171 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO CONTOH SOAL SDB selama 6 bulan dengan sewa Rp 70.000 untuk satu tahun. Bu Rani memutuskan untuk tetap memperpanjang SDB selama satu tahun lagi dan meminta volume box yang lebih besar dengan beban sewa sebesar Rp 100.000 per- tahun dan uang jaminan Rp 120.000. Bank Jaminan Surabaya meminta Bu Rani untuk menyetorkan kembali uang jaminan SDB secara tunai. Berikut perhitungan dan penjurnalan yang dilakukan oleh Bank Jaminan Surabaya: 4. Transaksi SDB Lengkap dan Kunci Tidak Hilang Pada tanggal 01 April 2019 Bank Jaminan Surabaya menerima permohonan seseorang nasabah bernama Rudi Sanjaya untuk menyimpan barang dan surat berharga miliknya. Untuk itu Rudi Sanjaya menyerahkan setoran jaminan yang telah disepakati dalam akad dengan Bank Jaminan Surabaya sebesar Rp. 1.500.000 secara tunai dan membayar Sewa Dibayar Dimuka sebesar Rp. 2.400.000 untuk masa sewa 6 bulan kedepan atas beban rekening giro an. Rudi Sanjaya. Masa sewa akan jatuh tempo pada 30 September 2019. Maka penjurnalan yang dibutuhkan Bank Jaminan Surabaya atas transaksi SDB tersebut : Sisa sewa SDB lama Rp 70.000 : 2 = Rp 35.000 Sewa baru setahun yang akan datang = Rp 100.000 Kekurangan sewa yang akan datang Rp 100.000 - Rp. 35.000 = Rp 65.000 Setoran jaminan SDB yang baru = Rp 120.000 Jadi, yang akan disetorkan tunai adalah Rp 65.000 + Rp. 120.000 = Rp 185.000 Keterangan Debet Kredit Kas Rp 185.000 Setoran jaminan- kunci SDB (lama) Rp 80.000 Setoran jaminan- kunci SDB (baru) Rp 120.000 Inventaris kantor – SDB Rp 80.000 Sewa SDB yang diterima dimuka Rp. 65.000 Tanggal Rekening Debet (Rp) Kredit (Rp) 01/04/2019 Dr. kas 1.500.000 Dr. giro Mikha Angelo 2.400.000 Cr. Setoran Jaminan Kunci SDB 1.500.000 Cr. Pendapatan sewa SDB diterima dimuka 2.400.000
172 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO CONTOH SOAL Tanggal Rekening Debet (Rp) Kredit (Rp) 30/04/2019 Dr. pendapatan sewa diterima dimuka 400.000 Dr. pendapatan sewa SDB 400.000 31/05/2019 Dr. pendapatan sewa diterima dimuka 400.000 Dr. pendapatan sewa SDB 400.000 30/06/2019 Dr. pendapatan sewa diterima dimuka 400.000 Dr. pendapatan sewa SDB 400.000 31/07/2019 Dr. pendapatan sewa diterima dimuka 400.000 Dr. pendapatan sewa SDB 400.000 31/08/2019 Dr. pendapatan sewa diterima dimuka 400.000 Dr. pendapatan sewa SDB 400.000 30/09/2019 Dr. pendapatan sewa diterima dimuka 400.000 Dr. pendapatan sewa SDB 400.000 30/09/2019 Dr. setoran jaminan SDB 1.500.000 Cr. Giro Mikha Angelo 1.500.000 CAKRAWALA Safe Deposit Box Tenaga Robot Sumber : https://karir.bca.co.id/informasi/it-bca-yang-takpernah-berhenti-berinovasi/
173 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO CAKRAWALA BCA menciptakan inovasi terkait layanan safe deposit box (SDB). Buat kamu yang belum tahu, SDB adalah layanan penyimpanan harta atau suratsurat berharga di kotak khusus yang terbuat dari baja dan kemudian disimpan di ruangan yang sangat terjamin keamanannya. BCA pun sudah memiliki safe deposit box (SDB) robotic dimana para nasabah bisa melakukan penyimpanan dan pengambilan barang secara self service. Bertempat di KCU Dago, Bandung Nasabah tinggal masuk, tidak ada yang nemenin, pakai biometric, verifikasi, nanti yang mengambil box-nya dan memasukkannya ke ruangan itu adalah robot. JELAJAH INTERNET Untuk menambah wawasan lebih jauh mengenai konsep tentang safe deposit box kalian juga dapat mempelajari secara mandiri melalui internet. Di internet kalian bisa mempelajari lebih jauh materi tentang konsep-konsep tersebut disertai penjelasan menggunakan video. Salah satu alamat website yang dapat kalian kunjungi untuk menambah wawasan dan pemahaman kalian tentang safe deposit box adalah sebagai berikut: https://youtu.be/MYBLb3H3U9M dan https://youtu.be/zALa2TXl6AI RANGKUMAN 1. Pengertian safe deposit box adalah jasa penyewaan kotak penyimpanan atau brankas untuk menyimpan apapun yang menurut penggunnya berharga seperti harta berupa uang, benda berharga berupa perhiasan atau emas, sertifikat rumah atau surat 2. Jenis Biaya pada safe deposit box yaitu: Biaya sewa yang besarnya tergantung ukuran box yang di inginkan serta jangka waktu sewa dan setoran jaminan. 3. Mekanisme yang berlaku dalam produk Safe Deposit Box yaitu: Calon nasabah Safe Deposit Box (SDB) harus mengajukan permohonan kepada bank, Calon pengontrak atau penyewa SDB harus menandatangani surat perjanjian
174 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO RANGKUMAN dan specimen, Penyewa biasanya harus bayar sewa dimuka, Penyewa harus mengembalikan kunci boksnya apabila kontraknya habis, Apabila penyewa meninggal dunia, yang berhak mengambil simpanan adalah ahli warisnya yang sah. 4. Hal yang diperhatikan dalam pencatatan atau penjurnalannya adalah: Pembayaran uang jaminan dan uang sewa Safe Deposit Box, Perpanjangan masa sewa SDB, Anak kunci yang dipegang oleh nasabah (penyewa) hilang, Penutupan SDB (perjanjian diakhiri). TUGAS MANDIRI Setelah kalian mengerti bagaimana fungsi dari safe deposit box, untuk meningkatkan pemahaman kalian kerjakanlah tugas berikut. Carilah bagaimana langkah-langkah menyimpan barang di Bank Konvensional! Kalian dapat mengumpulkan informasi melalui berbagai sumber. Tugas dikerjakan dalam bentuk laporan dengan format yang sudah disepakati dengan guru pengampu. PENILAIAN AKHIR BAB Kerjakan soal-soal di bawah ini dengan baik dan benar! 1. Pada tanggal 01 Juli 2019 Bank A Surabaya menerima permohonan seorang nasabah bernama Pak Budi untuk menyimpan barang berharga dan surat berharga miliknya. Untuk itu Pak Budi menyerahkan setoran jaminan sebesar Rp 1.500.000 secara tunai.Dan membayar sewa dibayar di muka sebesar Rp 2.400.000 untuk sewa enam bulan kedepan atas beban giro Pak Budi.Masa sewa akan jatuh tempo pada 31 Desember 2019. Buatlah jurnal transaksi tersebut! 2. 1 Juli 2019 Bank Mitra Niaga Semarang menerima permohonan seorang nasabah bernama sheika untuk menyimpan barang dan surat berharga miliknya. Untuk itu, dia menyerahkan setoran jaminan sebesar Rp 1.500.000 secara tunai dan membayar sewa diterima dimuka sebesar Rp 2.400.000 untuk sewa 6 bulan kedepan atas beban Giro Sheika. Masa sewa akan jatuh tempo pada tanggal 31 Desember 2019. Buatlah jurnal transaksi tersebut! 3. Jelaskan mekanisme safe deposit box yang kalian pahami! 4. Jelaskan biaya apa saja yang digunakan pada safe deposit box! 5. Apa yang kalian ketahui tentang keuntungan menggunakan produk safe deposit box!
175 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO Setelah mempelajari bab kesepuluh ini, Anda tentu menjadi paham tentang konsep mengenai safe deposit box. Dari semua materi yang sudah dijelaskan ada bab sepuluh ini, mana yang menurut Anda paling sulit dipahami? Coba Anda diskusikan dengan teman maupun guru Anda untuk menambah pemahaman kalian. REFLEKSI
176 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO PENILAIAN AKHIR SEMESTER GENAP A. Pilihan Ganda Kerjakan soal di bawah ini dengan memilih jawaban a, b, c, d, atau e yang merupakan jawaban yang paling benar! 1. Jenis kredit yang diberikan oleh bank umum kepada pengusaha yang melakukan investasi atau penanaman modal, biasanya jangka waktu kreditnya lebih dari satu tahun disebut............ a. Kredit investasi b. Kredit modal kerja c. Kredit perdagangan d. Kredit konsumtif e. Kredit profesi 2. Sedangkan kredit yang digunakan untuk modal usaha, biasanya waktu kreditnya kurang dari satu tahun disebut ........................ a. Kredit investasi b. Kredit modal kerja c. Kredit perdagangan d. Kredit produktif e. Kredit profesi 3. Kredit yang diberikan kepada para pedagang untuk memperlancar atau mengembangkan usahanya, disebut....................... a. Kredit modal kerja b. Kredit perdagangan c. Kredit produktif d. Kredit konsumtif e. Kredit profesi 4. Yang tersebut dibawah ini merupakan kredit yang diberikan untuk membiayai suatu usaha, bisa berupa investasi, modal kerja atau perdagangan disebut........... a. Kredit profesi b. Kredit investasi c. Kredit modal kerjkredit perdagangan d. Kredit produktif e. Kredit konsumtif 5. Merupakan kredit yang dberikan oleh bank umum untuk kalangan profesi tertentu disebut a. Kredit produktif b. Kredit konsumtif c. Kredit modal kerja d. Kredit perdagangan e. Kredit profesi PENILAIAN AKHIR SEMESTER GENAP
177 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO PENILAIAN AKHIR SEMESTER GENAP 6. Kredit berasal dari bahasa Yunani ” credere “ yang berarti.......... a. Kepercayaan akan kebenaran dalam praktik sehari hari b. Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa c. Kepercayaan akan tanggung jawabnya d. Pemberian pinjaman kepada nasabah e. Pemberian pinjaman kepada masyarakat 7. Untuk menghindari risiko buruk dalam dalam perjanjian kredit, diadakan pengikatan jaminan yang dibebankan pada pihak nasabah debitur atau peminjam............................................................................................................. a. Kepercayaan b. Jangka waktu c. Prestasi d. Risiko e. Kredit 8. Tujuan pemberian kredit dari bank adalah mendapat keuntungan berupa a. Bunga b. Imbalan c. Provisi d. Jawaban a dan b benar e. Jawaban a b dan c benar 9. Yang tersebut di bawah ini merupakan fungsi kredit...... a. Meningkatkan daya guna uang b. Meningkatkan nilai / daya guna barang c. Meningkatkan peredaran uang serta lalu lintas uang d. Jawaban a dan b benar e. Jawaban a b dan c benar 10. Sistem kurs pada saat pemerintah menjadi penguasa tunggal seluruh transaksi valuta asing disebut … a. Sistem kurs bebas b. Sistem pengawasan devisa c. Sistem kurs mengambang d. Sistem kurs tetap e. Sistem Fluktuatif 11. Valuta asing yang berasal dari kegiatan ekspor barang disebut devisa .... a. Umum b. Negara c. Kredit d. Pembayaran e. Ekspor
178 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO PENILAIAN AKHIR SEMESTER GENAP 12. Alat-alat pembayaran luar negeri sering disebut …. a. Neraca b. Bursa c. Kurs d. Devisa e. Dolar 13. Tempat untuk melakukan jual beli valuta asing adalah bursa .... a. Dalam negeri b. Valuta asing c. Efek d. Luar negeri e. Pasar Dagang 14. Pada suatu hari kalian menukarkan rupiah dengan dolar di bank. Pada saat itu, kurs yang berlaku adalah kurs .... a. Tengah b. Jual c. Beli d. Kesepakatan e. Rata-Rata 15. Apabila penawaran valuta asing bertambah dan permintaan valuta asing tetap maka akan terjadi …. a. Inflasi b. Apresiasi c. Kenaikan kurs valas d. Penurunan kurs valas e. Kestabilan permintaan 16. Kartu yang dikeluarkan oleh bank atau lembaga bukan bank yang mampu menggantikan fungsi uang sebagai alat pembayaran, merupakan... a. Kartu plastic b. Kartu debet c. Kartu kredit d. Kartu ATM e. Cash Card 17. Merchant merupakan pihak yang terlibat dalam transaksi kartu plastik, yang disebut juga dengan... a. Pihak nasabah b. Pihak bank c. Pihak lembaga pembiayaan d. Pihak pedagang e. Penerima kartu
179 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO PENILAIAN AKHIR SEMESTER GENAP 18. Alat pembayaran menggunakan kartu yang dapat digunakan untuk melakukan pembayaran atas kewajiban yang timbul dari suatu kegiatan ekonomi termasuk transaksi pembelanjaan dan/atau untuk melakukan penarikan tunai, dimana kewajiban pembayaran pemegang kartu dipenuhi terlebih dahulu oleh acquirer atau penerbit, merupakan pengertian dari... a. Kartu ATM b. Cash Card c. Debit Card d. Check Guarantee e. Kartu kredit 19. Berikut yang merupakan kartu yang dapat digunakan diseluruh dunia atau internasional adalah, kecuali... a. BCA Card b. Dinners Card c. Master Card d. Vissa Card e. American card 20. Salah satu kekurangan dari sebuah kartu kredit adalah dengan menjadikan pengguna menjadi konsumtif atau boros, hal ini dapat ditanggulangi dengan.. a. Memisahkan barang yang penting atau tidak penting untuk dibeli b. Membuat daftar kebutuhan yang akan dibeli dalam sebulan c. Membiasakan membayar tunai transaksi yang dirasa tidak kebutuhan penting d. Menganggarkan jumlah pengeluaran dalam sebulan e. Semua jawaban benar 21. Kartu yang digunakan sebagai jaminan dalam penarikan cek dan dapat juga digunakan untuk menarik uang tunai, merupakan jenis kartu plastik... a. Charge card b. Cash Card c. Debit Card d. Credit Card e. Check Gurantee 22. Kartu yang pembayaran atas penagihan nasabah melalui pendebitan atas rekening yang ada di bank dimana pada saat membuka kartu, merupakan jenis kartu... a. Charge card b. Cash Card c. Debit Card d. Credit Card e. Check Gurantee
180 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO PENILAIAN AKHIR SEMESTER GENAP 23. Kartu Kredit merupakan alat pembayaran yang memiliki prinsip “Buy Now Pay Later” yang berarti, kecuali.... a. Kewajiban pemegang kartu ditalangi terlebih dahulu oleh penerbit Kartu Kredit b. Pemegang kartu dapat melunasi pembayaran berdasarkan waktu yang disepakati antara pemegang kartu dan penerbit c. Pemegang kartu bersedia membayar lunas pada saat jatuh tempo d. Bank membayar terlebih dahulu saat terjadi transaksi e. Pemegang kartu berhutang kepada pihak penerbit kartu sampai saat jatuh tempo 24. Mesin yang dapat melayani kebutuhan nasabah secara otomatis selama 24 jam dan 7 hari dalam seminggu termasuk hari libur merupakan... a. Charge card b. Cash Card c. ATM d. Credit Card e. Chip 25. Penggunaan kartu plastik di Indonesia dimulai semenjak tahun... a. 1970-an b. 1980-an c. 1990-an d. 2000 e. 2002 26. Simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan pada waktu yang ditentukan berdasarkan perjanjian antara bank dan pihak penyimpanan berakhir disebut . . . a. Time deposit b. Demand deposit c. Deposit in transit d. Deposit on call e. Deposit in transit 27. Deposito yang berjangka waktu minimal 7 hari dan paling lama kurang dari 1 bulan serta diterbitkan atas nama dan biasanya dalam jumlah yang besar disebut . . . a. Deposit in transit b. Deposit on call c. Safe deposit box d. Call money e. Collection
181 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO PENILAIAN AKHIR SEMESTER GENAP 28. Haryono membuka deposito berjangka untuk jangka waktu 6 bulan. Nominalnya adalah Rp 100.000.000,00 dan pembayaran secara tunai. Bunga 12% per tahun dan bunga diambil setiap bulan tunai. Setelah jatuh tempo deposito tersebut dicairkan dan uangnya diambil tunai. Jumlah bunga yang diterima setiap bulan adalah . . . a. Rp 1.000.000,00 b. Rp 1.250.000,00 c. Rp 1.500.000,00 d. Rp 2.250.000,00 e. Rp 3.000.000,00 29. Deposan membatalkan perjanjian yang telah disepakati, dengan menarik deposito sebelum jatuh tempo. Karena deposan dianggap merugikan pihak bank, deposan dikenakan denda yang disebut . . . a. penalty rate b. special rate c. collection d. clearing e. call money 30. Nawang membuka rekening deposito berjangka tanggal 7 November 2017 nominal Rp 50.000.000,00. Jangka waktu 3 bulan, bunga 12% dibayar pada saat jatuh tempo bunga. Tarif PPh yang berlaku 9%. Jumlah yang harus dicatat sebagai beban bunga pada tanggal jatuh tempo oleh bank penerbit adalah . . . a. Rp 345.000,00 b. Rp 500.000,00 c. Rp 700.500,00 d. Rp 1.125.500,00 e. Rp 1.500.000,00 B. Essay Kerjakan soal uraian di bawah ini dengan baik dan benar! 1. Deposit on call merupakan deposito yang berjangka waktu minimal 7 hari dan paling lama kurang dari 1 bulan. Bagaimanakah cara penerbitan deposit on call? 2. Pembelian rumah dengan fasilitas KPR btn. Harga rumah 700.000.000.00. biaya balik nama dan lain lain15.000.000 nasabah diwajibkan membayar uang muka 100.000.000, biaya balik nama dan angsuran perdana. Dengan demikian nilai kpr adalah 600.000.000. Hitung angsuran perbulan bila nasabah mengambil jangka waktu kpr 3 tahun dengan bunga 24%! 3. Tanggal 11 Januari 2018, Tn. Doni menukarkan uangnya sebesar $500 kepada Bank ABC. Dengan kurs beli: Rp 10.000 dan kurs jual: Rp 11.000. Hitung : a. Berapa uang yang akan diterima Tn. Dhika dalam bentuk rupiah? b. Buatlah jurnal atas transaksi pembelian Bank Notes!
182 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO PENILAIAN AKHIR SEMESTER GENAP 4. Buatlah Jurnal Umum Transaksi berikut : a. Tn. Yona nasabah Bank Muamalat Jakarta hendak membeli Traveller’s cheques atas beban rekening gironya, sebanyak 20 lembar @ Rp 100.000,00 !!! b. Tn. Yona mencairkan TC pada Bank Muamalat Cabang Padang sebanyak 3 lembar secara tunai 5. 1 Juli 2019 Bank Surya Surabaya menerima permohonan seorang nasabah bernama Roni untuk menyimpan barang dan surat berharga miliknya. Untuk itu, dia menyerahkan setoran jaminan sebesar Rp. 1.500.000 secara tunai dan membayar sewa diterima dimuka sebesar R. 2.400.000 untuk sewa 6 bulan kedepan atas beban Giro Roni. Masa sewa akan jatuh tempo pada tanggal 31 Desember 2019. Buatlah pencatatan Bank Surya Surabaya!
183 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO DAFTAR PUSTAKA DAFTAR PUSTAKA Dwi Harti, 2018. Perbankan Dasar kelas X. Jakarta: Erlangga Ernawati dan Amin Purwono, 2018. Perbankan Dasar kelas X. Jakarta: Pustaka Mulia Mulyono, Agus dan Reham Munas. 2017. Akuntansi Perbankan & Keuangan Mikro – Kompetensi Keahlian Perbankan dan Keuangan Mikro SMK/MAK Kelas XI.Yogyakarta: ANDI. Prasasti, Anita. 2018. Akuntansi Perbankan & Keuangan Mikro SMK/MAK Kelas XI. Malang: PT Latif Kitto Mahesa. Prasasti, Anita. 2019. Akuntansi Perbankan & Keuangan Mikro (C3) Kelas XI. Malang: PT Kuantum Buku Sejahtera. Taswan, 2005. Akuntansi Perbankan Transaksi dalam Valuta Rupiah. Yogyakarta: UPP AMP YKPN Taswan. 2017. Akuntansi Perbankan – Transaksi dalam Valuta Rupiah. Yogyakarta: UPP STIM YKPN. Undang Undang No. 10 Tahun 1998 tentang Perbankan DAFTAR SUMBER GAMBAR https://www.infoperbankan.com/artikel/biaya-penutupan-rekening-tabungan-bank. html. Diunduh tanggal 22 oktober 2019 pukul 18.00 WIB. https://sikapiuangmu.ojk.go.id/FrontEnd/CMS/Article/10399. Diunduh tanggal 22 oktober 2019 pukul 18.20 WIB. https://www.bca.co.id/tentang-bca/korporasi/berita/2017/03/15/03/11/informasidan-ketentuan-pengisian-bilyet-giro-terbaru. Diunduh tanggal 22 oktober 2019 pukul 18.25 WIB. https://duitologi.com/articles/2019/03/25/5-pilihan-bank-terpercaya-untuktabungan-haji/. Diunduh tanggal 22 oktober 2019 pukul 18.30 WIB. http://catatanfinansial.com/tabungan-menguntungkan-dengan-investasi-online-dibank/ Diunduh tanggal 22 oktober 2019 pukul 18.40 WIB. https://inet.detik.com/security/d-4133417/viral-copet-digital-pakai-mesin-edc-inipenjelasannya. Diunduh tanggal 25 oktober 2019 pukul 12.00 WIB. https://www.republika.co.id/berita/puxpdr368/ekonomi/keuangan/19/07/20/ puxle3459-bi-minta-nasabah-mandiri-tak-khawatirkan-gangguan-sistem. Diunduh tanggal 25 oktober 2019 pukul 12.10 WIB. https://banksentral.com/bri-mobile/. Diunduh tanggal 25 oktober 2019 pukul 12.20 WIB. https://www.infoperbankan.com/mandiri/cara-buka-rekening-mandiri-giro.html Diunduh tanggal 22 oktober 2019 pukul 18.00 WIB. https://www.bankntbsyariah.co.id/assets/detail_tabungan/Bank-NTB-Syariah-Giro_ iB_Amanah. Diunduh tanggal 15 November 2019 pukul 16.00 WIB. https://muslimberbagi.com/laporan-donasi-maret-2017/. Diunduh tanggal 15 November 2019 pukul 16.05 WIB. https://www.daftarbankindo.web.id/perbedaan-cek-dan-giro-dapat-di-cek-disni/. Diunduh tanggal 16 November 2019 pukul 08.00 WIB.
184 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO https://zahiraccounting.com/id/blog/pengertian-giro/ Diunduh tanggal 16 November 2019 pukul 09.00 WIB. https://wartadana.com/apa-beda-cek-dan-bilyet-giro/ Diunduh tanggal 16 November 2019 pukul 10.00 WIB. https://centrausaha.com/keuntungan-sertifikat-deposito/. Diunduh tanggal 17 Desember 2019 pukul 09.10 WIB. https://slideplayer.info/slide/3947889/. Diunduh tanggal 17 Desember 2019 pukul 10.00 WIB. https://www.dictio.id/t/apakah-yang-dimaksud-dengan-sertifikat-deposito/57122. Diunduh tanggal 17 Desember 2019 pukul 10.15 WIB. https://www.bankmayora.com/read/126/deposito. Diunduh tanggal 17 Desember 2019 pukul 10.30 WIB. DAFTAR PUSTAKA
185 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO GLOSARIUM GLOSARIUM Acquirer : Pihak yang mewakili kepentingan penerbit untuk menyalurkan kartu kredit Aksep : Surat tanda sanggup atau setuju membayar sejumlah uang kepada pemegang atau penggantinya pada hari tertentu Akuntansi : Suatu proses mencatat, mengklasifikasi, meringkas, mengolah dan menyajikan data, transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan sehingga dapat digunakan oleh orang yang berkepentingan dengan mudah dimengerti untuk pengambilan suatu keputusan serta tujuan lainnya. Anuitas : Suatu rangkaian pembayaran atau penerimaan secara cicilan yang pada umumnya sama besarnya serta dibayarkan setiap masa tertentu dan masing-masing jumlahnya terdiri dari bagian pokok pinjaman serta bunganya Arbitrator : Pihak ketiga pada sebuah perundingan yang bisa memaksakan suatu kesepatakan untuk mendapatkan keuntungan dengan memakai perbedaan harga Aset : Harta kekayaan yang dimiliki oleh bank pada tanggal tertentu Bilyet Giro : Surat perintah kepada bank penyimpan dana, guna memindahkan dana dalam jumlah tertentu ke rekening lain yang tertulis dalam dokumen bilyet giro Bunga : Balas jasa yang diberikan oleh bank kepada nasabah yang telah menyimpan uangnya. Capacity : Kemampuan modal untuk memenuhi kewajiban tepat pada waktunya, khususnya dalam likuiditas, rentabilitas, solvabilitas dan soliditasnya Capital : Kemampuan debitur dalam melaksanakan kegiatan usaha atau menggunakan kredit dan mengembalikan pinjamannya. Cash Card : Kartu yang memungkinkan pemegang kartu untuk menarik uang tunai baik langsung pada kasir bank maupun melalui ATM bank tertentu Cek : Perintah tertulis nasabah kepada bank untuk menarik dananya sejumlah tertentu atas namanya atau atas unjuk. Character : Sifat atau watak pribadi calon debitur dalam mendapatkan kredit, seperti kejujuran, sikap motivasi usaha, dan lain sebagainya. Charge Card : Kartu yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran suatu transaksi jual beli barang atau jasa dimana nasabah harus membayar kembali seluruh tagihan secara penuh pada akhir bulan atau bulan berikutnya dengan atau tanpa biaya tambahan.
186 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO Collateral : Agunan atau jaminan yang harus disediakan sebagai bentuk pertanggungjawaban jika pihak debitur tidak dapat melunasi utangnya. Condition of Economic : Keadaan ekonomi suatu negara secara menyeluruh yang memberikan dampak kebijakan pemerintah di bidang moneter, terutama berhubungan dengan kredit perbankan. Constrain : Penilaian debitur yang dipengaruhi oleh hambatan yang tidak memungkinkan seseorang untuk usaha di suatu tempat. Credit Card : Jenis kartu yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran transaksi jual beli barang atau jasa dimana pelunasan atau pembayarannya kembali dapat dilakukan sekaligus atau dengan cara mencicil sejumlah minimum tertentu Debitur : Pihak yang berhutang ke pihak lain, biasanya dengan menerima sesuatu dari kreditur yang dijanjikan Deposan : Penyimpan uang di bank secara deposito Deposito : Simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan dengan waktu tertentu berdasarkan perjanjian nasabah penyimpan dengan bank. Ekuitas : Modal yang dimiliki oleh bank Flat Rate : Perhitungan suku bunga yang tetap setiap periode, sehingga jumlah angsuran (cicilan) setiap periode pun tetap sampai pinjaman tersebut lunas Giro : Simpanan yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan mengunakan cek, bilyet giro, sarana perintah pembayaran lainnya atau dengan pemindahbukuan Investasi : Penanaman uang atau modal pada suatu perusahaan atau proyek untuk tujuan memperoleh keuntungan Kartu Plastik : Instrument pembayaran atas kartu yang diterbitkan oleh bank atau lembaga pembiayaan yang lain yang dapat digunakan untuk alat pembayaran atas transaksi barang atau jasa Kewajiban : Utang dan kewajiban lain yang menjadi tanggungan bank pada tanggal tertentu Kliring : Sarana yang digunakan oleh bank untuk menjalankan fungsinya, yaitu untuk memudahkan penyelesaian transaksi antarbank Komitmen : Ikatan atau kontrak yang berupa janji yang tidak dapat dibatalkan secara sepihak oleh pihak-pihak yang melakukan perjanjian dan harus dilaksanakan apabila semua persyaratan yang telah disepakati bersama dipenuhi. GLOSARIUM
187 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO Kontingensi : Kondisi dengan hasil akhir adanya keuntungan atau kerugian yang baru dapat diketahui setelah terjadinya satu peristiwa atau beberapa peristiwa yang akan terjadi di masa yang akan datang. Kredit : Fasilitas keuangan yang memungkinkan seseorang atau badan usaha untuk meminjam uang untuk membeli produk dan membayarnya kembali dalam jangka waktu yang ditentukan Kreditur : Pihak ( perorangan, organisasi, perusahaan atau pemerintah) yang memiliki tagihan kepada pihak lain (pihak kedua) atas properti atau layanan jasa yang diberikannya Kurs : Harga atau nilai satu mata uang dalam mata uang lain Kurs Beli : Harga yang diberikan oleh bank kepada seseorang yang ingin menukar mata uang asing. Kurs Jual : Harga yang diberikan oleh bank kepada seseorang yang ingin membeli mata uang asing Kurs Tengah : Harga yang diberikan oleh bank antara kurs jual dan kurs beli (jumlah kurs beli dan kurs jual dibagi dua) Likuiditas : Kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek Multi Currency : Pencatatan transaksi mata uang asing dengan membukukan langsung ke dalam masing-masing mata uang asing asal (original currency) yang digunakan pada transaksi tersebut Nasabah : Pihak yang menggunakan jasa bank Neraca : Laporan yang menunjukkan posisi keuangan yang meliputi harta, kewajiban, dan ekuitas bank pada tanggal tertentu, yaitu pada tanggal pelaporan. Penalty : Bentuk hukuman yang melibatkan uang yang harus dibayarkan dalam jumlah tertentu Pialang : Pihak yang bertugas untuk menjadi perantara di dalam pertemuan penawaran (penjual) dan permintaan (pembeli) atas harga sebuah mata uang tertentu. Safe Deposit Box : Jasa penyewaan kotak penyimpanan atau brankas untuk menyimpan apapun yang menurut penggunnya berharga Sertifikat Deposito : Simpanan dalam bentuk deposito yang sertifikat bukti penyimpanannya dapat dipindahtangankan Setor Tunai : Aktifitas penyetoran tunai yang dapat dilakukan oleh nasabah melalui mesin ATM setor tunai, tanpa datang ke bank. Single Currency : Pencatatan transaksi mata uang asing dengan membukukan langsung ke dalam mata uang dasar GLOSARIUM
188 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO Sliding Rate : Perhitungan bunga kredit yang dilakukan dengan cara mengalikan % suku bunga per periode dengan system sisa pinjaman, sehingga jumlah bunga yang dibayar debitur semakin menurun untuk setiap periode Spekulan : Orang yang menspekulasikan perubahan dari nilai mata uang tertentu untuk mendapatkan keuntungan dari perubahan atau fluktuasi harga umum. Tabungan : Simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan menurut syarat tertentu yang disepakati, tetapi tidak dapat ditarik dengan cek, bilyet giro, atau alat lainnya yang dipersamakan dengan itu. Transfer : Suatu kegiatan jasa bank untuk memindahkan sejumlah dana tertentu sesuai dengan perintah si pemberi amanat yang ditujukan untuk keuntungan seseorang yang ditunjuk sebagai penerima transfer. Valuta Asing : Mata uang yang diterima, dipakai, dan diakui untuk dijadikan alat pembayaran dalam perdagangan secara internasional GLOSARIUM
189 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO BIODATA PENULIS BIODATA PENULIS Biodata Penulis I Nama Lengkap : Nurul Fitria Rahman, S.Pd., S.Ak Telepon : 081332627002 Email : [email protected] Akun Facebook : - Alamat Kantor : SMKN 1 Kemlagi Mojokerto Kompetensi Keahlian : Perbankan dan keuangan Mikro Riwayat Pekerjaan / Profesi: 1. Guru SMA Negeri 1 Dawarblandong Mojokerto (Tahun 2010 s.d 2013) 2. Guru SMK Negeri 1 Kemlagi Mojokerto (Tahun 2014 s.d sekarang) Riwayat Pendidikan Tinggi dan Tahun Belajar: 1. D3 Akuntansi, Universitas Brawijaya Malang (Lulus Tahun 2003) 2. S1 Pendidikan Ekonomi Koperasi, STKIP PGRI Lamongan (Lulus Tahun 2004) 3. S1 Akuntansi, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi KH. Ahmad Dahlan Lamongan (Lulus Tahun 2017) Judul Buku dan tahun Terbit (10 Tahun Terakhir): - Informasi Lain dari Penulis: Tinggal di Dusun Ngagrok RT 001 RW 002 Desa Simongagrok, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. Lahir di Pacitan, 17 Januari 1981. Sekolah Dasar di lalui di SDN 2 Simongagrok, SMP Negeri 2 Dawarblandong dan SMA Negeri 1 Sooko Mojokerto. Tahun 1999 kuliah di D3 Akuntansi, Universitas Brawijaya Malang, lulus tahun 2003. Melanjutkan S1 Pendidikan Ekonomi Koperasi di STKIP PGRI Lamongan, lulus tahun 2004 dan S1 Akuntansi pada Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi KH. Ahmad Dahlan Lamongan, lulus tahun 2017. Menjadi guru di SMK Negeri 1 Kemlagi mulai tahun 2014 sampai dengan sekarang.