The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by E_BOOK SMK BATIK 1 SURAKARTA, 2023-01-27 00:54:30

AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO JILID 1

Kompetensi Keahlian AKL

Keywords: Perbankan

90 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO CONTOH SOAL Pencatatan atas perhitungan diatas adalah: Tgl Nama Akun Debet Kredit Feb 28 Beban Bunga Giro Rp. 1.420.000 Giro – Rekening Siti - Rp 1.136.000 Penampungan (utang) PPh - Rp 284.000 c. Menghitung jasa giro based on saldo rata-rata setiap bulan Perhitungan dilakukan dengan menjumlahkan seluruh saldo di masingmasing mutasi, kemudian membaginya dengan total berapa kali mutasi yang terjadi dalam 1 bulan. CONTOH SOAL Contoh Soal 14 Berikut perhitungan jasa giro dari Giro Rekening Siti dengan suku bunga 12%, jika bunga dihitung dengan saldo rata-rata adalah sebagai berikut: = (200.000.000 + 240.000.000 + 210.000.000 + 190.000.000) : 4 = Rp 210.000.000 Jasa Giro = 210.000.000 x x 12% = Rp 2.000.000 Dikurangi PPh 20% x Rp 2.100.000,00 = Rp 420.000 Bank Mandiri mencatat transaksi diatas sebagai berikut: Maka jika disajikan dalam rekening koran akan tersaji seperti di bawah ini: Tgl Nama Akun Debet Kredit Feb 28 Beban Bunga Giro Rp2.100.000 Giro – Rekening Siti - Rp 1.680.000 Penampungan (utang) Pph - Rp 420.000 Bank Mandiri Surabaya Rekening Koran Per Tanggal 28 Februari 2019 Nomor Rekening : 136-00-1189123-0 Nama : Siti Nur A Alamat : Jl. Bukit Delima No. 14 Sby


91 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO 4. Pencatatan atas Biaya Administrasi yang Dibebankan kpd Nasabah Setiap bulan nasabah giro dibebani biaya administrasi. Besarnya biaya tergantung pada ketentuan yang ditetapkan oleh setiap bank. Bagi bank biaya tersebut merupakan pendapatan operasional lainnya. CONTOH SOAL Tanggal Ref Keterangan Mutasi Debit (Rp) Kredit (Rp) Saldo (Rp) 2019 Feb 08 01 Setor tunai - 200.000.000 200.000.000 11 03 Setor kliring - 40.000.000 240.000.000 15 02 Tarik tunai 30.000.000 - 210.000.000 17 04 Tarik kliring 20.000.000 - 190.000.000 28 Bunga - 2.100.000 192.100.000 28 Pajak 420.000 - 191.680.000 CONTOH SOAL Contoh Soal 15 Bank Mandiri mengenakan biaya administrasi rekening giro novita sebesar Rp. 100.000 pada bulan Februari 2019. Transaksi tersebut dicatat dengan jurnal sebagai berikut: Tgl Nama Akun Debet Kredit Febr 28 Beban Bunga Giro Rp. 20.000.000 Pendapatan Operasional Lainnya Rp 20.000.000


92 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO CAKRAWALA AMANKAN DANAMU DALAM GIRO !!! Tahukah kamu, jika kita mendaftar rekening giro maka yang kita dapatkan adalah rekening koran yang dikirim ke alamat nasabah (perorangan) maupun ke kantor pembuka rekening giro (jika korporasi atau badan usaha), setiap sebulan sekali. Nah saya ingin memberikan sedikit pengetahuan lain yang masih berkaitan dengan simpanan di bank. Kita sama-sama tahu jika uang itu alat pembayaran yang sah. Nominal jelas serta diakui oleh semua orang tanpa terkecuali. Jadi, saat kamu belanja di toko atau swalayan, membawa uang cash atau tunai adalah pilihan yang tepat. Nominal pembelanjaan yang relatif kecil dapat dibayar dengan uang cash, tentunya lebih praktis karena setelah membayar dan menerima uang kembalian, kita bisa langsung pulang ke rumah. Namun akan berbeda ceritanya jika kamu memiliki usaha tertentu, yang mana kamu membeli barang untuk usahamu yang nominalnya relative besar. Jika pembayaran dilakukan dengan uang cash, ini terlalu berisiko, bukan? Di bawah ini adalah 3 kasus sadis yang pernah terjadi. Yuk kita simak ceritanya. Gambar 5.6 Cash is King Sumber : wartadana.com Gambar 5.7 Manfaat Giro-1 Sumber : wartadana.com 1


93 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO CAKRAWALA Dan saya tahu, kamu pasti bisa menyebutkan banyak kejadian yang lebih sadis dari ini. Inti dari peristiwa yang digambarkan di atas ialah membawa cash dalam jumlah besar itu cukup berisiko. Ini sama halnya memberi kesempatan pada perampok untuk menemukan celah, semua orang setuju untuk melakukan pembayaran nontunai melalui lembaran cek atau BG dalam giro. Sehingga segala transaksi jadi nyaman, mudah dan praktis. Ini adalah salah satu wujud dari pihak perbankan dalam berinovasi untuk memudahkan masyarakat sebagai nasabahnya. Gambar 5.8 Manfaat Giro-2 Sumber : wartadana.com 2 3 Gambar 5.9 Manfaat Giro-3 Sumber : wartadana.com


94 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO JELAJAH INTERNET Dalam rangka memperkaya wawasan dan pengetahuan tentang konsep tentang giro, siswa dapat mempelajari lebih intensif melalui sumber belajar lain, seperti internet dan media belajar lain yang relevan. Siswa dapat mempelajari lebih dalam tentang topik yang berkaitan beserta penjelasan penjelasan lengkap baik secara tertulis maupun video. Berikut terdapat beberapa sumber belajar yang dapat kalian jadikan referensi melalui QR Code di bawah ini: SCAN ME SCAN ME RANGKUMAN 1. Giro adalah salah satu simpanan pihak ketiga yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat. Berikut beberapa sarana penarikan giro seperti cek, bilyet giro, sarana perintah pembayaran lainnya, atau dengan cara pemindahbukuan. 2. Giro termasuk dalam sumber dana yang likuid dibandingkan dengan simpanan lainnya seperti saving and time deposit. Giro merupakan kewajiban jangka pendek (current liability). 3. Rekening giro dibagi menjadi dua golongan, yaitu giro atas nama badan dan giro perorangan. Bank tidak bisa mengatur nilai enyetoran dan penarikan simpanan yang dilakukan. Pencatatan simpanan giro dilakukan dalam rekening koran. Rekening giro saldonya sering berubah, inilah sebabnya ia dinamakan rekening koran (current account). 4. Cek (Cheque) adalah formulir yang berisi perintah dari nasabah kepada bank untuk membayar sejumlah uang kepada pihak yang disebutkan didalam cek atau pada pemegang cek untuk diuangkan sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan, baik secara tunai maupun pemindahbukuan. 5. Pencairan cek pada bank yang bukan bank penerbit cek dilakukan melalui proses kliring dan inkaso. Proses kliring diperuntukkan bagi cek yang berasal dari dalam kota yang membutuhkan waktu satu hari. Inkaso diperuntukkan bagi cek yang dari luar kota maupun dari luar negeri yang membutuhkan waktu satu minggu sampai satu bulan bergantung jarak dan sarana yang digunakan.


95 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO RANGKUMAN 6. Cek yang dikeluarkan oleh pemberi cek dibagi menjadi 2 yaitu cek atas nama dan cek atas unjuk. 7. Bilyet giro merupakan formulir yang berisi perintah bayar dari nasabah kepada bank yang untuk memindahkan sejumlah uang dari rekening yang bersangkutan kepada pihak penerima yang disebutkan namanya pada pihak bank sama atau lain. Pihak penerima tidak bisa mencairkan sejumlah nominal yang tercantum pada bilyet giro, tetapi harus dipindahkan terlebih dahulu ke rekening penerima (menambah saldo rekening penerima). 8. Warkat kliring adalah alat lalu lintas pembayaran giral dalam kliring. Melalui kliring, penagihan menjadi lebih cepat, biaya penagihan menjadi lebih murah, aman, praktis dan efisien. Warkat yang berasal dari dalam satu kota dapat diselesaikan di lembaga kliring. Yang termasuk warkat yang dapat digunakan kliring oleh bank melalui lembaga kliring adalah cek (cheque), bilyet giro, wesel bank, surat bukti penerimaan transfer dari luar kota. 9. Penyetoran juga bisa dilakukan dalam bentuk setoran kliring. Sementara menunggu hasil kliring, setoran dalam bentuk cek atau bilyet giro bank lain dicatat ke dalam rekening “Warkat Kliring” 10. Pencatatan Transaksi Rekening Giro meliputi: pembukaan rekening giro, transaksi penarikan giro dan mutasi dalam rekening giro 11. Jasa giro dihitung dengan berbagai cara diantaranya berdasarkan saldo terendah, saldo mengendap dan saldo rata-rata setiap bulan. TUGAS MANDIRI Setelah kalian mengerti bagaimana tentang rekening giro dan karakteristiknya, selanjutnya untuk lebih meningkatkan pemahaman kalian kerjakanlah tugas berikut. Carilah video yang berkaitan dengan program pembukaan giro di suatu bank, bahaslah dengan rekan sebangkumu! Kemudian buatlah prensentasi dari hasil menyimak dan membahas video tersebut! Selanjutnya prensentasikan di depan teman sekelas kalian! PENILAIAN AKHIR BAB Kerjakanlah soal-soal di bawah ini dengan baik dan benar ! 1. Giro merupakan jenis simpanan yang penarikannya bisa dilakukan kapan saja. Bagaimana karakteristik giro? 2. Bagi perusahaan, rekening giro merupakan sarana penyimpangan dan pengendalian cash flow perusahaan. Apakah manfaat simpanan bentuk giro? 3. Pihak penerima giro tidak dapat mencairkan sejumlah nominal yang tercantum dalam bilyet giro, tetapi akan menambah saldo rekening penerima.


96 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO PENILAIAN AKHIR BAB Apakah syarat bilyet giro agar dapat dilakukan pembukuan? 4. Perhitungan kliring dilakukan setiap hari. Jelaskan jenis penyertaan dalam kliring! 5. Calon nasabah giro dapat membuka rekening giro jika dinyatakan memenuhi syarat dan ketentuan bank. Apa saja syarat nasabah dalam melakukan pembukaan rekening giro? 6. Jasa giro juga sering disebut bunga yang harus dibayar bank kepada nasabah atas uang yang ia simpan di bank. Tunjukkan bagaimanakah perhitungan jasa giro berdasarkan rata-rata dalam 1 bulan? 7. Berikut data rekening Bank Danamon Surabaya Rekening Atas Nama : Wahyu Dwi Prayoga No. Rekening : 2-091-0502777-5 Alamat : Jalan Teuku Umar No. 20 Surabaya Transaksi yang terjadi selama bulan Januari 2019 sebagai berikut: 12 Januari 2019 : Wijayanto menyetorkan cek ke Bank Danamon Pendanaran Semarang Rp 55.000.000,00 14 Januari 2019 : Wijayanto menyetor tunai ke Bank Danamon Pendanaran Semarang Rp 520.000.000,00 14 Januari 2019 : Biaya penerbitan buku cek Rp 450.000,00 15 Januari 2019 : Wijayanto menarik cek ke bank Danamon Pendanaran Semarang senilai Rp. 87.000.000,00 Diminta: a. Membuat jurnal atas transaksi di atas. b. Membuat mutasi rekening giro atas nama Wijayanto. c. Menghitung bunga berdasarkan saldo terendah. d. Menghitung pajak jasa giro wijayanto. REFLEKSI Materi pembelajaran dari bab lima ini telah selesai dipelajari. Eksplorasi bagian yang belum kalian mengerti dengan berdiskusi dengan teman sekelas dan tanyakan pada guru kalian untuk menambah pemahaman kalian, sebelum mempelajari bab selanjutnya.


97 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO PENILAIAN AKHIR SEMESTER GASAL A. Pilihan Ganda Kerjakan soal di bawah ini dengan memilih jawaban a, b, c, d, atau e yang merupakan jawaban yang paling benar! 1. Akuntansi perbankan merupakan seni yang secara sistematis dalam mencatat, menyajikan, dan menafsirkan transaksi-transaksi keuangan yang berlaku dalam bisnis bank, berikut bukan merupakan transaksi yang termasuk dalam akuntansi perbankan adalah… a. Memberikan kredit modal kerja b. Menerima setoran simpanan c. Memindahkan dana d. Menjual barang dagang e. Pengambilan simpanan 2. Berikut ini yang merupakan siklus akuntansi yang tepat adalah … a. Transaksi – jurnal – laporan - neraca saldo - buku besar b. Transaksi – jurnal – laporan - buku besar - neraca saldo c. Transaksi – jurnal - buku besar – laporan - neraca saldo d. Transaksi – jurnal - buku besar - neraca saldo - laporan e. Transaksi - buku besar – jurnal – laporan - neraca saldo 3. Berikut ini yang bukan termasuk karakteristik transaksi-transaksi keuangan pada bank adalah … a. Volume transaksi banyak b. Membutuhkan penyelesaian segera c. Membutuhkan banyak buku pembantu d. Banyak transaksi yang mengandung syarat e. Tidak memerlukan dokumen transaksi 4. Berikut ini yang bukan tujuan bank financial statement atau laporan keuangan bank adalah … a. Memberikan informasi tentang posisi keuangan b. Memberikan informasi tentang kekayaan pribadi pemilik bank c. Memberikan informasi tentang kinerja bank d. Memberikan informasi tentang arus kas bank e. Memberikan informasi tentang perubahan ekuitas bank 5. Kemampuan bank dalam memenuhi kewajiban jangka pendek dan jangka panjang tergambar dalam laporan keuangan, informasi ini biasanya dibutuhkan oleh… a. Manajemen b. Kreditor c. Investor d. Dinas perpajakan e. Otoritas jasa keuangan PENILAIAN AKHIR SEMESTER GASAL


98 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO PENILAIAN AKHIR SEMESTER GASAL 6. Berikut ini merupakan komponen yang hanya ada dalam bank financial statement adalah … a. Neraca b. Laporan komitmen dan kontingensi c. Laporan laba rugi d. Laporan arus kas e. Laporan perubahan ekuitas 7. Penyusunan asset dalam laporan neraca bank berdasarkan pada … a. Likuiditas b. Kekekalan c. Jatuh tempo d. Abjad e. Nomor 8. penyusunan kewajiban dalam laporan neraca bank didasarkan pada … a. Likuiditas b. Kekekalan c. Jatuh tempo d. Abjad e. Nomor 9. Bagian laba bank yang dibagikan kepada para pemegang saham disebut … a. Saldo laba b. Cadangan umum c. Cadangan tujuan d. Dividen e. Modal saham 10. Pencatatan yang biasa digunakan dalam system akuntansi pokok secara umum dimana transaksi dicatat di dua sisi, yaitu sisi debet dan kredit disebut dengan … a. Single entry system b. Double entry system c. Anglo saxon system d. Triple entry system e. System konvensional 11. Berikut merupakan persamaan dasar akuntansi yang benar adalah … a. Asset = Kewajiban – Ekuitas b. Aset = Kewajiban + Ekuitas c. Ekuitas = Kewajiban – Aset d. Ekuitas = Kewajiban + Aset e. Kewajiban = Aset + Ekuitas


99 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO PENILAIAN AKHIR SEMESTER GASAL 12. Diketahui harta bank Jaya Rp. 75.000.000, sedangkan kewajibannya Rp.25.000.000, maka besarnya modal bank Jaya adalah … a. Rp 9.000.000 b. Rp 100.000.000 c. Rp 50.000.000 d. Rp 13.000.000 e. Rp 40.000.000 13. Diketahui aktiva bank Artha Mandiri Rp 50.000.000, sedangkan utangnya Rp 10.000.000, maka besarnya modal bank Artha Mandiri senilai … a. Rp 40.000.000 b. Rp 42.000.000 c. Rp 60.000.000 d. Rp 13.000.000 e. Rp 9.000.000 14. Berikut transaksi yang hanya menyebabkan perubahan pada asset bank saja adalah … a. Pembayaran gaji karyawan b. Penyetoran simpanan giro c. Penarikan tabungan d. Pembelian peralatan secara kredit e. Realisasi kredit nasabah 15. Persamaan dasar akuntansi untuk transaksi penerimaan pendapatan bunga kredit yang diberikan kepada nasabah yaitu… a. Asset (+), kewajiban (-) b. Asset (+), kewajiban (+) c. Asset (+), ekuitas (-) d. Asset (+), ekuitas (+) e. Asset (+), asset (-) 16. Setiap transaksi yang terjadi di bank akan mengakibatkan perubahan pada … a. 1 akun b. 2 akun c. 3 akun d. 4 akun e. 2 akun atau lebih 17. Pada tanggal 19 Maret 2018, Nn Fita menyetorkan tabungan senilai Rp 2.000.000, maka akan berpengaruh pada akun… a. Aktiva yang berupa kas (+) Rp 12.000.000 b. Utang bank (-) Rp 12.000.000 c. Aktiva berupa kas akan (-) Rp 12.000.000


100 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO PENILAIAN AKHIR SEMESTER GASAL d. Modal akan (-) Rp 12.000.000 e. Utang bank akan (+) Rp 2.000.000 18. Bank RAMA membeli peralatan kantor secara tunai senilai Rp 14.000.000. Transaksi tersebut memiliki pengaruh terhadap akun… a. Kas (+) Rp 14000.000 b. Peralatan (+) Rp 14.000.000 c. Modal (+) Rp 14.000.000 d. Utang (+) Rp 14.000.000 e. Utang (-) Rp 14.000.000 19. Berikut ini transaksi yang merupakan kewajiban intern bank, adalah … a. Pelunasan utang kepada kreditur b. Penerimaan pelunasan kredit nasabah c. Membeli peralatan d. Membayar gaji pegawai e. Membayar deposan 20. Pada tanggal 15 Juli 2018 bank JAYA membeli peralatan bank secara kredit. Maka persamaan dasar akuntansinya adalah … a. Aktiva bertambah, yaitu peralatan, utang bertambah b. Aktiva bertambah, yaitu peralatan, utang berkurang c. Aktiva bertambah, yaitu peralatan, kas berkurang d. Aktiva bertambah, yaitu peralatan, kas bertambah e. Aktiva nertambah, yaitu peralatan, modal berkurang 21. Simpanan yang penarikannya dengan menggunakan cek, bilyet giro, dan atau alat lainnya yang dipersamakan dengan itu disebut … a. Demand deposit b. Saving deposit c. Time deposit d. Deposit in transit e. Deposit on call 22. Tabungan yang tidak boleh diambil sewaktu-waktu karena harus sesuai dengan jangka waktu yang disepakati merupakan jenis tabungan … a. Berjangka b. Konvensional c. Bisnis d. Investasi e. Mandiri


101 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO PENILAIAN AKHIR SEMESTER GASAL 23. Besarnya bunga tabungan dihitung dari saldo rata-rata yang dihitung berdasarkan jumlah saldo akhir tabungan setiap hari dalam bulan berjalan dibagi dengan jumlah hari dalam bulan tersebut adalah perhitungan bunga berdasarkan … a. Saldo terendah b. Saldo rata-rata c. Saldo harian d. Saldo mengendap e. Cost of fun 24. Perhitungan bunga Bank Niaga berdasar lama saldo mengendap, suku bunga 15%. Berikut ini adalah data tabungan Noval pada bulan Juli 2018 sebagai berikut: 1 Juli 2018, saldo Rp. 50.000.000 10 Juli 2018, setoran tunai Rp. 75.000.000 Dari data diatas, besarnya bunga tabungan Noval untuk bukan Juli 2018 (Rp.50.000.000) yaitu … a. Rp. 150.000 b. Rp. 187.500 c. Rp. 550.000 d. Rp. 687.500 e. Rp. 678.500 25. Haryanto pemegang rekening tabungan dan rekening giro di Bank BNI. Pada tanggal 5 Agustus 2018, Haryanto bermaksud memindahkan dari rekening gironya ke rekening tabungan sebesar Rp. 14.000.000 untuk itu Haryanto menyerahkan cek pada bank BNI sejumlah tersebut. Berikut jurnal yang harus dibuat bank BNI untuk transaksi diatas yaitu..… a. Kas Rp. 14.000.000 Tabungan an Haryanto Rp. 14.000.000 b. Tabungan an Haryanto Rp. 14.000.000 Giro an Haryanto Rp. 14.000.000 c. Giro an Haryanto Rp. 14.000.000 Tabungan an Haryanto Rp. 14.000.000 d. Giro an Haryanto Rp. 14.000.000 Kas Rp. 14.000.000 e. Kas Rp. 14.000.000 Giro an Haryanto Rp. 14.000.000


102 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO PENILAIAN AKHIR SEMESTER GASAL 26. Rekening giro hanya digunakan untuk penempatan dana jangka pendek karena pengendapan dana bersifat … a. Saving deposit b. Time deposit c. Deposit on call d. Fluktuatif e. Short term 27. Laporan yang diterima nasabah setiap akhir bulan dari bank berupa … a. Statement of account b. Financial statement c. Income statement d. Current liability e. Current account 28. Proses pencairan cek di bank yang bukan bank penerbit cek untuk cek yang berasal dari dalam kota yang membutuhkan waktu satu hari disebut proses… a. Inkaso b. Kliring c. Cek atas nama d. Cek atas unjuk e. Cek silang 29. Transfer adalah pengiriman uang dengan menggunakan jasa bank. Bank yang menerima transfer masuk disebut … a. Mail transfer b. Drawer bank c. Drawee bank d. Beneficiary e. Deposit on call 30. Rekening giro bagi pengusaha merupakan sarana penyimpanan dan pengendalian cashflow. Penarikan rekening giro dapat dilakukan setiap saat. Oleh karena itu masa pengendapan rekening giro bersifat … a. Saving deposit b. Time deposit c. Deposit on call d. Fluktuatif e. Demand deposit


103 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO PENILAIAN AKHIR SEMESTER GASAL B. Essay Kerjakan soal uraian di bawah ini dengan baik dan benar! 1. Deskripsikan sesuai pengetahuanmu perbedaan antara akuntansi keuangan dan akuntansi bank! 2. Berikan 5 contoh tansaksi perbankan yang menyebabkan perubahan terhadap asset dan ekuitas dalam persamaan dasar akuntansi bank! 3. Jelaskan perbedaan dari pendapatan operasional dan pendapatan non operasional, serta berikan contoh akunnya! 4. Penarikan dana yang ada di rekening tabungan dapat menggunakan beberapa sarana, apa saja sarana penarikan tersebut? 5. Berikut data rekening Bank Mandiri cabang Lamongan Rekening atas nama : Wahyu Angkasa No. rekening : 2-087-05024445-4 Alamat : Jl Kencono Wungu 2 no 17 Lamongan Transaksi selama bulan Desember 2018 sebagai berikut: 6 Desember : setor tunai ke Bank Mandiri Rp. 450.000.000 6 Desember : biaya untuk penerbitan buku cek Rp. 370.000 14 Desember : menyetorkan cek ke bank Mandiri Rp. 65.000.000 19 Desember : penarikan cek Rp. 72.000.000 untuk dicairkan Berdasarkan data di atas, Anda diminta: a. Membuat jurnal atas transaksi di atas b. Menghitung bunga atas rekening Wahyu Angkasa


104 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO BAB VI AKUNTANSI DEPOSITO BAB VI AKUNTANSI DEPOSITO TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mempelajari materi tentang konsep akuntansi deposito, diharapkan anda mampu menerapkan konsep tersebut dalam praktek berkaitan dengan transaksi-transaksi ddeposito dengan tepat dan mandiri baik di lingkup tempat magang atau praktek kerja industri (prakerin) maupun dalam dunia perbankan yang sesungguhnya. Secara khusus tujuan pembelajaran pada Bab Akuntansi deposito ini antara lain: 1. Menjelaskan pengertian dan macam-macam deposito. 2. Menjelaskan bunga deposito berjangka. 3. Menjelaskan proses pencatatan transaksi deposito, mulai dari pembukaan rekening deposito, perhitungan bunga deposito, penarikan sebelum jatuh tempo dan perpanjangan jangka waktu deposito. PETA KONSEP KATA KUNCI Akuntansi (Accounting), Deposito (Deposit), Jatuh Tempo, Berjangka, sertifikat deposito (Certified of Deposit) dan Deposit on Call (DOC) Pengertian dan Macam Deposit Deposito/Deposit Akuntansi Deposito Pembukaan Deposito Bunga Deposito Perhitungan Bunga Deposito Penarikan Sebelum Jatuh Tempo Perpanjangan Jangka Waktu


105 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO PENDAHULUAN Deposito (time deposit) merupakan jenis simpanan yang penarikannya sesuai dengan waktu yang ditentukan berdasarkan perjanjian antara bank dan deposan, diberikan imbalan bunga atas depositnya. Bunga deposito dicairkan setiap bulan atau setelah jatuh tempo bunga. Penarikan deposito sebelum tanggal jatuh tempo, deposan dikenakan denda (penalty rate). Deposito adalah investasi yang paling diminati masyarakat karna pengembalian bunganya lebih besar dibandingkan dengan tabungan. Dalam bab ini dibahas mengenai pengertian deposito, jenis simpanan deposito, transaksi simpanan deposito, pencatatan transaksi simpanan pembukaan, bunga dan penutupan deposito. Kini saatnya kalian belajar tentang apa itu deposito dan bagaimana penerapannya di dunia perbankan. Gambar 6.1 Certicate of Deposit Sumber: centrausaha.com MATERI PEMBELAJARAN A. Deposito (Deposit) 1. Pengertian Deposito Deposito merupakan simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan pada saat jatuh tempo sesuai dengan waktu yang ditentukan berdasarkan perjanjian antara bank dan pihak penyimpan berakhir. Istilah yang sering digunakan dalam deposito adalah deposan, yakni sebutan untuk pemilik deposito, deposan diberikan imbalan bunga atas depositonya. Dalam bukunya Akuntansi Perbankan (2005:105), Taswan menegaskan bahwa deposito merupakan simpanan masyarakat yang penarikannya dapat dilakukan pada saat jatuh tempo. Sarana yang digunakan untuk menarik deposito sangat bergantung pada jenisnya depositonya.


106 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO MATERI PEMBELAJARAN Untuk pembukaan deposito, deposan melakukan setoran yang mana setoran tidak harus dalam bentuk uang tunai. Namun setoran dapat menggunakan cek, BG, bukti transfer masuk, wesel atau sarana lain sesuai ketentuan. Dengan catatan atau poin pentingnya ialah jika tidak menggunakan uang tunai, maka pada saat sarana penyetoran tersebut disetor harus sudah efektif atau dapat diuangkan. Bank melakukan pencatatan jika warkat setoran selesai dicairkan, dicatat sebesar nilai nominal deposito sesuai yang tertera dalam perjanjian. 2. Macam-macam deposito Deposito dibagi menjadi 3, yang diulas lebih detail di bawah ini : a. Deposito Berjangka (time deposit) Ialah deposito yang diterbitkan berdasar jangka waktu tertentu. Jangka waktunya umumnya adalah 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, 18 bulan dan 24 bulan. Dalam laporan neraca, deposito kurang dari 1 tahun dikelompokkan dalam kewajiban jangka pendek, sebaliknya untuk deposito dengan jangka waktu lebih dari 1 tahun dikelompokkan dalam kewajiban jangka panjang. Deposito berjangka diterbitkan atas nama nasabah dan diberikan bunga sesuai ketentuan suku bunga ketika pembukaan deposito dilakukan. Bunga dapat dicairkan setiap bulan maupun diakhir saat deposito jatuh tempo. Untuk penarikan deposito yang dilakukan sebelum jangka waktu deposito habis (jatuh tempo), maka denda akan berlaku untuk deposan atau sering disebut penalty rate. Gambar 6.2 Deposito Berjangka BPR Gunung Slamet Sumber: slideplayer.info


107 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO MATERI PEMBELAJARAN Deposito berjangka mempunyai batas minimal nominal yang harus disetor. Masing-masing bank berbeda, bergantung kebijakannya. Guna membuat para deposan tertarik, bank memberikan berbagai insentif, dapat berupa nominal tertentu atau dalam bentuk barang, misalnya bunga lebih tinggi (special rate), hadiah atau cenderamata. Umumnya insentif didedikasikan pada nasabah yang memiliki predikat loyal pada bank yang bersangkutan. Untuk deposito berjangka dalam valas umumnya diterbitkan bank devisa. Seluruh transaksi yang berkaitan dengan deposito valas mulai dari pembukaan, pencairan serta pembayaran bunga berdasar kurs devisa umum. Penerbitan deposito valas ini umumnya berdasar mata uang asing yang kuat atau dominan seperti U$ dollar, Yen, dan lain-lain. b. Certificate of Deposit (Sertifikat Deposito) Sertifikat deposito merupakan simpana yang memiliki jangka waktu tertentu (fixed time) yang dasar penerbitannya atas unjuk (pembawa). Yang dimaksud atas unjuk ialah siapapun dapat melakukan penarikan deposito asalkan membawa sertifikat depositonya kepada bank yang menerbitkan. Keunggulan produk ini adalah bisa diperjual-belikan oleh masyarakat atas izin dari BI. Sedangkan untuk deposito berjangka itu diterbitkan atas tunjuk (nama). Deposito yang berjangka waktu 2 bulan, 3 bulan, 6 bulan dan 12 bulan diterbitkan tanpa mencantumkan nama perorangan atau badan, yang mana produk ini dapat diperjual-belikan pada pihak lain. Bunga Gambar 6.3 Sertifikat Deposito Bank ICBC Sumber : dictio.id


108 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO MATERI PEMBELAJARAN dapat dicairkan pada awal pembukaan serta per-bulan atau saat jatuh tempo. Pencairan dapat dilakukan secara tunai maupun nontunai. Namun umumnya, bunga dihitung dan dibayarkan di depan (diawal pembukaan). Setoran pembukaannya adalah sebesar nilai tunai ditambah pajak sesuai perhitungan. c. Deposit on Call (DOC) Merupakan produk deposito dengan tenggang waktu paling sedikit 7 hari dan tidak lebih dari satu bulan. Produk ini diterbitkan atas nama dengan nominal yang relatif besar tergantung bank yang bersangkutan. Bunga DOC diberikan saat DOC jatuh tempo atau dicairkan. Deposan harus mengonfirmasi dulu pada bank penerbit apabila ingin melakukan pencairan, umumnya 3 hari sebelumnya. Perhitungan bunga dilakukan setiap bulan. 3. Keuntungan Deposito Deposito memiliki karakternya masing-masing, calon deposan bisa menentukan sendiri pilihan deposito mana yang ingin ia miliki. Perlu diketahui, keuntungan bagi bank ialah dana atau uang yang tersimpan dalam bentuk produk ini relatif lebih lama perputarannya, sehingga dapat digunakan untuk pembiayaan jangka panjang dalam bentuk pinjaman atau penyaluran kredit. 4. Bunga Deposito Perhitungan bunga bergantung jenis depositonya. Perhitungan bunga pada deposito berjangka dilakukan paling lambat atau minimal 1 bulan setelah pembukaan (satu bulan mengendap) dengan tingkat bunga sesuai kesepakatan dalam perjanjian. Besarnya bunga sama setiap bulannya, karena dihitung dari nominal lama mengendap satu bulan dan tingkat suku bunga yang sama. Selain bunga, deposan harus menanggung pajak apabila Gambar 6.4 Program Deposito Bank Mayora Sumber : bankmayora.com


109 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO MATERI PEMBELAJARAN melakukan pengambilan atau pencairan bunga. Pajak ini sesuai peraturan pajak, yang mana atas pembayaran bunga dikenakan PPh. PPh dipungut oleh bank, selanjutnya bank menyetorkan ke kantor kas Negara. Pajak ini tergolong kewajiban jangka pendek selama belum disetorkan. Ada sebagian bank yang menghitung bunga per hari (bunga harian). Namun perhitungan bunga umumnya menunggu saldo mengendap paling sedikit selama 1 bulan. Bunga dikreditkan ditanggal yang sama setiap bulannya bergantung tanggal pembukaan depositonya. Untuk sertifikat deposito perhitungan dan pencairannya terdapat 2 opsi yaitu bisa dihitung dan dicairkan tiap bulan, atau bisa diambil di muka pada saat pembukaan sesuai lamanya jangka waktu penempatan deposito. Sedangkan untuk pencairan bunga deposit on call dilakukan bersamaan pada saat pencairan DOC. B. Akuntansi Deposito Perlakuan pencatatan deposito dibahas berdasar jenis depositonya, seperti yang diuraikan di bawah ini: 1. Pencatatan Deposito Berjangka Pencatatan deposito berjangka diawali antara lain: a. Melakukan pencatatan saat pembukaan rekening deposito b. Menghitung dan mencatat bunga c. Mencatat pencairan deposito, serta d. Pencatatan penarikan deposito sebelum jatuh tempo. CONTOH SOAL Contoh Soal 1 Pada 5 Januari 2020, Evita melakukan pembukaan deposito berjangka di BRI Cab. Pahlawan Surabaya, dengan setoran tunai Rp 250.000.000,00. Evita memilih jangka waktu selama 3 bulan. Suku bunga bank yang berlaku adalah 18%. Jatuh tempo bunga setiap tanggal 10 bulan berikutnya. Pada 5 April 2020 Evita menutup depositonya, pencairan depositonya tanggal 6 April 2020. Berdasarkan data ini, anda diminta membuat jurnal? Maka Penyelesaian dari soal diatas adalah : a. Jurnal saat pembukaan deposito Evita membayar pembukaan rekening deposito dengan uang tunai, pihak bank mencatat ke dalam kas. Dengan demikian, pencatatan transaksi di atas adalah: Tgl Keterangan Debet Kredit Jan 5 Kas Rp. 250.000.000 - Deposito Berjangka 3bln Rek.Evita - Rp.250.000.000


110 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO CONTOH SOAL b. Jurnal Mencatat Jasa Giro (Bulan ke 1) Saat tanggal 5 Februari 2020, jatuh tempo bunga deposito Evita. Perhitungan bunga deposito Nn. Evita adalah : Rp 250.000.000 x x 18% = Rp. 3.750.000 Nominal tersebut akan dicatat oleh BRI Cabang Pahlawan Surabaya seperti pencatatan dibawah ini : Pada tanggal 6 Februari 2020, Nn. Evita ke bank BRI untuk mencairkan bunga deposito miliknya. Selanjutnya BRI melakukan perhitungan pajak penghasilan (PPh): Misal: (tarif PPh untuk bunga deposito adalah 20%). Bunga deposito Rp 3.750.000 Pajak Penghasilan (PPh) 20% x Rp 3.750.000 Rp 750.000 - Jumlah yang dibayarkan kepada deposan Rp 3.000.000 Maka jurnal yang dibuat BRI Cabang Pahlwan Surabaya adalah : c. Jurnal Mencatat Jasa Giro (Bulan ke 2) tanggal 5 Maret 2020 Pada 5 Maret 2020, jatuh tempo bunga deposito evita. Perhitungan Bunga Deposito Nn. Evita : Rp. 250.000.000 x x 18% = Rp. 3.750.000 Maka pencatatan yang dilakukan oleh BRI Cabang Surabaya adalah: Tgl Keterangan Debet Kredit Feb 5 Beban Bunga Deposito Berjangka Rp 3.750.000 - Bunga Deposito berjangka yang akan dibayar - Rp 3.750.000 Tgl Keterangan Debet Kredit Feb 6 Bunga deposito yang akan dibayar Rp. 3.750.000 - Utang (Penampungan) PPh - Rp 750.000 Kas - Rp 3.000.000 Tgl Keterangan Debet Kredit Mar 5 Beban Bunga Deposito Berjangka Rp. 3.750.000 - Bunga Deposito berjangka yang akan dibayar - Rp 3.750.000


111 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO CONTOH SOAL Tanggal 6 Maret 2020, Nn. Evita pergi ke bank untuk mencairkan bunga deposito. Berikut adalah perhitungan pajak penghasilan (PPh) jika suku bunga yang berlaku ialah 20%. Bunga deposito Rp 3.750.000 Pajak Penghasilan 20% x Rp. 750.000 Rp 750.000 - Jumlah diterima deposan Rp 3.000.000 Berdasarkan data perhitungan diatas BRI Cabang Pahlawan Surabaya mencatat seperti berikut: Bank menyetorkan PPh yang telah dipungut dari nasabah ke Kas Negara tanggal 10 Maret 2020. Maka bank mencatat seperti ini : d. Jurnal Mencatat Jasa Giro (Bulan ke 3) tanggal 5 April 2020 Pada 5 April 2020, jatuh tempo bunga deposiro Evita. Perhitungan bunga deposito Nn. Evita : Rp. 250.000.000 x x 18% = Rp. 3.750.000 BRI Pahlawan Surabaya melakukan pencatatan sebagai berikut: Pada tanggal 6 April 2020, Evita melakukan pencairan bunga. Berikut perhitungan bunga dan PPh nya (PPh deposito = 20%). Bunga deposito Rp 3.750.000 Pajak Penghasilan (PPh) 20% x Rp. 750.000 Rp 750.000 Jumlah yang diterima deposan Rp. 3.000.000 Tgl Keterangan Debet Kredit Mar 6 Bunga deposito yang akan dibayar Rp. 3.750.000 - Utang (Penampungan) PPh - Rp 750.000 Kas - Rp 3.000.000 Tgl Keterangan Debet Kredit Mar 10 Utang (Penampungan) PPh Rp 750.000 - Giro – Rekening kantor kas Negara - Rp 750.000 Tgl Keterangan Debet Kredit Apr 5 Beban Bunga Deposito Berjangka Rp.3.750.000 - Bunga Deposito berjangka yg akan dibyr - Rp 3.750.000


112 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO 2. Penarikan Deposito Berjangka sebelum waktu jatuh tempo Penalty dikenakan pada deposan yang menarik deposito sebelum jatuh tempo, mengapa? Karena ini termasuk membatalkan perjanjian pembukaan deposito yang telah disepakati sebelumnya. Dalam perspektif bank, pembatalan ini merupakan tindakan yang merugikan bank. Penalty merupakan selisih antara dua bunga deposito yaitu bunga sesuai ketentuan perjanjian dengan bunga yang dihitung dari suku bunga umum. CONTOH SOAL Pencatatan yang dibuat BRI Pahlawan Surabaya adalah : Bank menyetorkan PPh deposito ke Kantor Kas Negara pada 10 April 2020. Berikut pencatatannya: e. Jurnal Mencatat Pencairan Deposito yang jatuh tempo tanggal 6 April 2020 Pada tanggal 6 April 2020, Evita datang untuk mencairkan deposito yang telah jatuh tempo. Maka Bank Mandiri Pahlawan Surabaya akan melakukan pencatatan sebagai berikut : Tgl Keterangan Debet Kredit Apr 6 Bunga deposito yang akan dibayar Rp 3.750.000 - Utang (Penampungan) PPh - Rp 750.000 Kas - Rp 3.000.000 Tgl Keterangan Debet Kredit Apr 10 Utang (Penampungan) PPh Rp 750.000 - Giro – rekening kantor kas Negara - Rp 750.000 Tgl Keterangan Debet Kredit Apr 6 Deposito Rek. Evita Rp. 500.000.000 - Kas - Rp 500.000.000 CONTOH SOAL Contoh Soal 2 Pada tanggal 5 Maret 2020 Anita membuka deposito berjangka Bank Mandiri Cabang Pahlawan Surabaya. Nominalnya Rp 250.000.000. Jangka waktu 3 bulan, suku bunga 15% dan dibayarkan setiap jatuh tempo bunga. Pada tanggal 1 Mei 2020, Anita Mencairkan depositonya, Bank mandiri menetapkan


113 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO suku bunga simpanan deposito Anita sebesar 12%. Berikut perhitungan Penalty kepada Anita: Bunga berdasar perjanjian yaitu 2 bulan (jatuh tempo: (5/3, 5/4) Rp 250.000.000 x x 15% = Rp 6.250.000 Bunga berdasar suku bunga yang ditetapkan bank pada saat pencairan deposito (bunga umum): Rp 250.000.000 x x 12% = Rp 5.000.000 - Penalty pada Anita Rp 1.250.000 Penalty terjadi karena adanya selisih antara suku bunga deposito berjangka dengan suku bunga umum. Saat pencairan deposito berjangka sebelum jatuh tempo, nominal pencairan yang diterima ialah nominal setelah dikurangi dengan penalty dan PPh. Atas nominal penalty tersebut bank melakukan pencatatan kedalam akun “Pendapatan Operasional Lain-Lain”. Jumlah yang harus dibayarkan Bank Mandiri Pahlawan Surabaya kepada anita pada tanggal 1 Mei 2020 (pencairan deposito) adalah: Perhitungan sebagai berikut: Nominal deposito Rp. 250.000.000 Bunga Rp. 250.000.000 x x 15% Rp. 3.125.000 + Rp. 253.125.000 Dikurangi: PPh atas bunga 20% x Rp. 6.250.000,00 Rp. 1.250.000 Penalty Rp. 2.000.000+ Rp. 3.250.000- Jumlah yang harus dibayarkan Rp. 249.875.000 Pencatatan yang dibuat Bank Mandiri Cabang Pahlawan Surabaya atas pencairan di atas adalah sebagai berikut : Terdapat cara lain dalam menghitung penalty. Perhitungan dapat didasarkan suatu persentase tertentu atas jumlah bunga yang dihitung berdasar perjanjian deposito berjangka. Penalty dapat dihitung berdasarkan jumlah bunga setelah dipotong pajak penghasilan. CONTOH SOAL Tgl Keterangan Debet Kredit Mei 5 Deposito berjangka 3 bulan Rek. Anita Rp.250.000.000 - Beban bunga deposito berjangka Rp. 3.125.000 - Pendapatan Operasional Lain2 - Rp. 2.000.000 Utang (Penampungan) PPh - Rp. 1.250.000 Kas - Rp. 249.875.000


114 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO CONTOH SOAL Perhitungan penalty adalah : Jumlah bunga yang diperhitungkan berdasar perjanjian deposito berjangka Rp 6.250.000 PPh 15% x Rp 12.500.000,00 Rp 937.500 Rp 5.312.500 Penalty yang dikenakan: 15% x Rp 5.312.500 Rp 796.875 b. Perjanjian memuat perpanjangan jangka waktu deposito secara otomatis (automatic roll over) Bank akan memperpanjang secara otomatis deposito berjangka apabila telah tiba jatuh temponya serta tidak ada pernyataan dari deposan untuk menarik depositonya, maka perpanjangan otomatis dilakukan. Pencatatan 3. Perpanjangan Jangka Waktu Deposito Deposito yang jatuh tempo dapat ditarik (dicairkan) juga dapat diperpanjang. Berkaitan dengan jangka waktu deposito diperpanjang, terdapat dua kemungkinan yang harus dilakukan oleh pihak bank, yaitu: a. Perjanjian tidak memuat perpanjangan jangka waktu deposito secara otomatis (non-automatic roll over) Perpanjangan dilakukan oleh bank setelah nasabah melakukan konfirmasi bahwa ingin memperpanjang depositonya. Sebagai bentuk pemberian informasi pada nasabah yang akan jatuh tempo bank dapat memberi imbauan pada nasabah bahwa depositonya akan jatuh tempo beberapa hari sebelum jatuh tempo. CONTOH SOAL Contoh Soal 3 Pada tanggal 14 Februari 2020, Lika membuka deposito berjangka 3 bulan di Bank Mandiri Cabang Gresik senilai Rp 100.000.000, dengan suku bunga 12%. Pada saat jatuh tempo tiba, Lika memutuskan untuk memperpanjang lagi selama 3 bulan kedepan, suku bunga =12%. Buatlah pencatatan untuk data ini. Pernyelesaian : Pencatatan Bank Mandiri Cabang Gresik sebagai berikut: Tgl Keterangan Debet Kredit Feb 14 Deposito berjangka 3bln Rek. Lika (lama) Rp 100.000.000 - Deposito berjangka 3bln Rek. Lika (Baru) - Rp 100.000.000


115 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO MATERI PEMBELAJARAN yang dilakukan oleh bank adalah mendebit “deposito berjangka rekening deposan” yang lama dan mengkredit “deposito berjangka rekening deposan” yang baru. 4. Pencatatan Sertifikat Deposito Pencatatan Sertifikan deposito pada dasarnya sama dengan pencatatan deposito berjangka diawali antara lain: a. Pencatatan saat pembukaan rekening deposito b. Perhitungan serta pencatatan bunga sertifikat deposito c. Pencatatan saat deposito jatuh tempo/pencairan deposito, serta d. Pencatatan penarikan deposito sebelum jatuh tempo. Poin penting pencatatan dalam sertifikat deposito ialah cara perhitungan bunga. CONTOH SOAL Contoh Soal 4 Aisyah datang ke Bank Mandiri, ia melakukan pembelian 10 lembar Sertifikat Deposito. Nominal per lembar ialah Rp 25.000.000. Produk tersebut memiliki jangka waktu 6 bulan. Suku bunga yang berlaku saat itu ialah 12%, dengan ketentuan PPh atas bunga 20%. Berdasarkan data diatas, anda diminta: a. Menghitung bunga yang diterima Agung bunga diambil setiap bulan! b. Menghitung bunga bersih yang diterima jika bunga diambil dimuka! Penyelesainnya sebagai berikut : Sertifikat deposito (10 lembar x Rp. 25.000.000) = Rp50.000.000 a. Bunga diambil setiap bulan Bunga = = Rp 2.500.000 Pajak = 20% x Rp 2.500.000 = Rp 500.000 Bunga bersih = Rp 2.000.000 b. Bunga diambil dimuka: Bunga = = Rp 15.000.000 Pajak = 20% x Rp15.000.000 = Rp 3.000.000 Bunga bersih = Rp 12.000.000 Contoh Soal 5 Hartanti melakukan pembelian Sertifikat Deposito sebanyak 10 lembar dengan nominal Rp 50.000.000/lembar. Jangka waktunya ialah 3 bulan. Suku bunga sebesar 18%, yang diambil dimuka secara tunai. berdasarkan data diatas, Anda diminta menghitung jumlah bunga yang diterima hendrarti jika dikenakan pajak sebesar 20%?


116 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO 5. Pencatatan Deposit On Call Deposit on call, seperti yang telah disinggung diatas DOC ini termasuk deposito yang berjangka waktu paling sedikit 7 hari dan paling lama tidak lebih dari 1 bulan. Penerbitan DOC ini berdasar atas nama dan nilai nominalnya relatif besar. Pencairan bunga dilakukan pada saat pencairan deposit on call. Besaran bunga dihitung setiap bulan. Umumnya dalam menentukan bunga dilakukan negosiasi antara nasabah dan pihak bank. CONTOH SOAL Penyelesainnya sebagai berikut: Nominal sertifikat deposito (10 x Rp 50.000.000) =Rp500.000.000 Bunga (18% x Rp 500.000.000,00 x ) =Rp 22.500.000 Pajak (20% x Rp 22.500.000,00) =Rp 4.500.000 CONTOH SOAL Contoh Soal 6 Melinda mempunyai uang senilai Rp 1.500.000.000. Nn Melinda ingin menerbitkan DOC mulai hari ini 3 Januari 2020. Besarnya bunga hasil negosiasi adalah 4%/bulan dan diambil saat DOC jatuh tempo atau pencairan. Pada 19 Januari 2020, Melinda mencairkan deposit on call-nya. Berdasarkan data diatas, Anda diminta menghitung bunga dan pajak atas DOC Melinda. (bila pengenaan pajak sebesar 20%) Penyelesainnya sebagai berikut : Lama DOC 3 – 19 = 16 hari dengan catatan pada saat pencairan bunga tidak dihitung karena tidak sampai 1 bulan. Bunga deposit on call: Rp 1.500.000.000 x x4% = Rp 32.000.000 Pajak atas bunga deposit on call : 20% x Rp 32.000.000 = Rp 6.400.000


117 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO CAKRAWALA DEPOSITO, INVESTASI MENJANJIKAN GAESS…. Tahukah kamu, masyarakat lebih memilih menginvestasikan dananya dengan membuka deposito dikarenakan investasi ini bersifat aman dan bunga yang menarik. Berdasar KONTAN.CO.ID – JAKARTA yang bersumber dari Pusat Informasi Pasar Uang (PIPU) BI per Kamis, 26 Desember 2019, bunga deposito tertinggi saat ini sebesar 6,6 yaitu Bank Mayora dengan tenor 3 bulan. Untuk lebih rinci disajikan dalam tabel penawaran bunga deposito yang datanya dihimpun PIPU atas beberapa Bank yang ada di Indonesia per Kamis, 26 Desember 2019, seperti berikut: Tabel 6.1 Daftar bunga deposito beberapa bank Bank 1 Bulan 3 Bulan 6 Bulan 12 Bulan BANK BUKOPIN 6% 6% 6,3% 6,3% BANK CIMB NIAGA 5,7% 6,1% 6,1% 6,3% BANK MAYORA 6,1% 6,6% 6,1% 6,1% BANK OCBC NISP 4,4% 6,1% 5,9% 5,9% BANK TABUNGAN NEGARA 6,3% 6,3% 6% 5,9% BANK RAKYAT INDONESIA 5,5% 5,8% 5,8% 5,8% BANK HSBC INDONESIA 5,1% 5,2% 5,2% 5,6% BANK DANAMON INDONESIA 5,6% 5,6% 5,6% 5,6% BANK DBS INDONESIA 4,6% 5,4% 5,6% 5,6% BANK PERMATA 5,8% 5,5% 5,4% 5,4% BANK ICBC INDONESIA 6,3% 6,1% 6,4% 5,3% BANK NEGARA INDONESIA 1946 5,1% 5,8% 5,5% 5,3% BANK PANIN INDONESIA 4,9% 5,8% 5,6% 5,3% BANK MANDIRI 3,9% 4,6% 5,3% 5,1% BANK UOB INDONESIA 4,8% 5,3% 6% 5% CITIBANK 3,6% 4,6% 4,6% 4,9% STANDARD CHARTERED BANK 3,8% 5% 4,9% 4,8% BANK CENTRAL ASIA 4,5% 4,5% 4,5% 4,6% BANK MEGA 5,9% 6% 5,8% 4,6% BANK COMMONWEALTH 5,1% 5,5% 6,1% 4,5% BANK MAYBANK INDONESIA 5,4% 5,8% 5,4% 4,3% BANK ANZ INDONESIA 2,8% 2,9% 3% 3,2% DEUTSCHE BANK AG 2,5% 2,7% 2,8% 3% Sumber: PIPU per Kamis, 26 Desember 2019


118 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO JELAJAH INTERNET Guna memperkaya wawasan mengenai konsep tentang deposito, kalian bisa belajar dengan memanfaat jaringan dan melalui sumber belajar lain. Berikut referensi untuk kalian, masih berkaitan dengan topik deposito. Referensi berupa QR Code di bawah ini, lets try…. SCAN ME SCAN ME SCAN ME RANGKUMAN 1. Deposito (time Deposit) adalah produk perbankan yang penarikannya dilakukan pada waktu yang ditentukan sesuai perjanjian antara bank. Pemilik deposito disebut deposan, diberikan imbalan bunga atas depositonya. 2. Deposito berjangka tergolong dalam kelompok kewajiban dimana deposito dengan jangka waktu <=1tahun tergolong kewajiban jangka pendek. Namun untuk deposito dengan jangka waktu >1 tahun tergolong dalam kewajiban jangka panjang. 3. Nominal yang harus disetor saat pembukaan deposito sesuai ketentuan bank yang bersangkutan. Guna membuat deposan tertarik, bank memberikan reward berupa insentif atau hadiah menarik lainnya. 4. Perhitungan bunga deposito berjangka dilakukan setelah minimal satu bulan mengendap dan suku bunga tetap sesuai perjanjian. Besar bunga/ bulan adalah sama. 5. Selain bunga, deposan juga dibebani PPh atas pencairan bunga. PPh ditampung oleh bank, yang mana akan disetor ke Kantor Kas Negara setiap sebulan sekali pada bulan berikutnya. PPh atas pencairan bunga tergolong dalam kewajiban jangka pendek. 6. Deposan yang membatalkan perjanjian yang telah disepakati dengan menarik deposito sebelum jatuh tempo dikenakan penalty, yaitu selisih antara bunga deposito berdasar ketentuan perjanjian dengan bunga deposito berdasar suku bunga umum.


119 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO RANGKUMAN 7. Penalty juga dapat dihitung dengan persentase tertentu atas jumlah bunga yang telah dihitung berdasar perjanjian. Atau juga Penalty dapat dihitung berdasar jumlah bunga setelah dipotong pajak penghasilan. 8. Terdapat 2 teknis perpanjangan deposito. Perpanjangan yang dimaksud ialah non-automatic rollover (perpanjangan tidak otomatis) dan automatic rollover (perpanjangan otomatis), yang mana masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. TUGAS MANDIRI Setelah kalian mengerti bagaimana tentang apa itu deposito dan karakteristiknya seperti apa, selanjutnya untuk meningkatkan pemahaman kalian kerjakanlah tugas berikut! Kumpulkan contoh produk deposito dari beberapa bank, bandingkan adakah kesamaan atau adakah perbedaan antara satu dengan yang lain? Kalian bisa mendapatkan dari sumber utama dengan kunjungan ke Bank, atau kalian juga dapat mencarinya melalui website perbankan terkait. PENILAIAN AKHIR BAB Kerjakan soal-soal di bawah ini dengan baik dan benar! 1. Coba kemukakan mengenai time deposit, berdasar pemahaman kalian! 2. Coba ungkapkan apa saja keuntungan bank menyelenggarakan pembukaan deposito! 3. Bagaimanakah ketentuan bank terhadap nasabah apabila melakukan penarikan deposito sebelum jatuh tempo? 4. Deposito berjangka memiliki nilai nominal yang harus disetor sesuai ketentuan bank yang bersangkutan. Apakah yang dilakukan bank untuk menarik minat para deposan agar mendepositokan dananya? 5. Dalam deposito, jika deposan mencairkan produk bank tersebut sebelum waktu yang ditentukan maka akan dikenakan denda atau yang sering disebut penalty. Ulaskan, bagaimanakah cara menghitung penalty? 6. Bagaimanakah pencatatan perpanjangan deposito apabila perpanjangan deposito dilakukan tidak secara otomatis? 7. Dalam perjanjian deposito, terdapat perpanjangan secara otomatis (automatic roll over), bagaimanakah pencatatan perpanjangan deposito yang telah jatuh tempo? 8. Bagaimanakah cara penerbitan deposit on call? 9. Pada tanggal 4 Februari 2019, Endra Windarsasi membuka Deposito berjangka di Bank Rakyat Indonesia Cabang Surabaya.


120 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO PENILAIAN AKHIR BAB Pada saat selesai mempelajari bab 6 ini, Anda tentu lebih paham tentang deposito beserta cara pencatatannya. Diskusikan dengan teman sekelas serta tanyakan pada Bapak/Ibu Guru kalian apabila ada yang kurang di mengerti untuk menambah pemahaman kalian. Nominal Rp.200.000.000, dalam bentuk setoran tunai dengan jangka waktu 3 bulan. Suku bunga=12%. Bunga dicairkan sehari setelah tanggal jatuh tempo bunga deposito. Tanggal 4 mei Endra Windarsasi menutup Depositonya. Berdasarkan data, Anda diminta untuk mencatat transaksi di atas! 10. Pada tanggal 20 Maret 2019, Nur Latifatul membuka Deposito berjangka di Bank Mandiri Cabang Sidoarjo, nominal Rp.250.000.000. Pembayaran dilakukan dengan memindahkan saldo dari rekening tabungannya. Yang memiliki jatuh tempo = 6 bulan serta bunga 15%. Bunga dicairkan hari yang sama. Pajak atas bunga deposito 20%. Pada tanggal jatuh tempo deposito Nur Latifatul mencairkan depositonya. Berdasarkan data, Anda diminta untuk mencatat transaksi di atas! REFLEKSI


121 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mempelajari materi tentang konsep pengertian, fungsi, jenis dan pencatatan akuntansi kredit, peserta didik mampu menerapkan konsep tersebut dalam menyelesaikan masalah berkaitan dengan transaksi-transaksi kredit di dunia perbankan dengan tepat dan mandiri. BAB VII AKUNTANSI KREDIT PETA KONSEP BAB VII AKUNTANSI KREDIT Pengertian Akuntansi Kredit Fungsi dan Tujuan Kredit Unsur dan Prinsip Kredit Jenis-Jenis Kredit Akuntansi Kredit Perhitungan Bunga Kredit KATA KUNCI Pengertia Kredit - Fungsi & Tujuan Kredit – Unsur & Prinsip Kredit – Jenis Kredit – Akuntansi Kredit – Bunga Kredit


122 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO PENDAHULUAN Pada era milenal saat ini kegiatan ekonomi tidak lepas dari produk-produk perbankan. Dengan kemajuan sistem dari perbankan masyarakat semakin dipermudah dalam melakukan segala bentuk kegiatan ekonomi, terutama transaksi yang dilakukan oleh para pengusaha yang menggunakan sistem online. Tanpa harus bertatap muka dengan konsumen, transaksipun mudah untuk dilakukan walaupun dengan jarak yang jauh. Bagi pengusaha yang minim modal tentunya membutuhkan tambahan modal guna menjalankan roda bisnisnya. Mencari modal tambahan sangatlah mudah untuk dilakukan, masyarakat bisa langsung mengajukan bantuan modal ke lembaga perbankan terutama bank. Apakah kalian tahu istilah bantuan modal dari lembaga perbankan? Ya! Benar sekali, masyarakat pada umumnya mengenal dengan istilah kredit. Kredit bisa diistilahkan bantuan modal atau uang untuk membantu pihak-pihak yang membutuhkan. Pada gambar 7.1 merupakan contoh dari promosi produk kredit dari beberapa bank konvensional di Indonesia. Materi pendalaman tentang kredit akan disampaikan dimateri berikut ini, Mari Kita Belajar !!! Gambar 7.1 Contoh Promosi Produk Kredit Sumber : https://goukm.id/kur-bni/ dan http://bprmaa.com MATERI PEMBELAJARAN A. Pengertian Kredit Apa itu Kredit? Kredit sudah menjadi sebuah jenis produk keuangan yang umum di tengah masyarakat. Sebagai contoh Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), dan lain-lain. Tetapi sayangnya masih banyak yang belum memahami definisi kredit. Kredit tentunya memiliki banyak definisi, misalnya saja jika diambil dari bahasa Yunani, kredit adalah “credere” yang artinya kepercayaan akan kebenaran atau “credo” yang berarti saya percaya. Namun, secara umum, kredit dalam kegiatan perbankan di Indonesia telah dirumuskan dalam Undang-undang Pokok Perbankan No. 7 Tahun 1992 yang menyatakan bahwa kredit adalah: “Penyediaan uang atau tagihan yang dapat disamakan dengan itu, berdasarkan kesepakatan pinjam


123 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO MATERI PEMBELAJARAN meminjam antara pihak bank dengan pihak lain yang mewajibkan pihak peminjam untuk melaksanakan dengan jumlah bunga sebagai imbalan” Pengertian kredit juga diungkapkan oleh beberapa ahli, berikut beberapa contoh definisi kredit dari para ahli: 1. Brymont P. Kent Kredit adalah hak untuk menerima pembayaran atau kewajiban melakukan pembayaran pada waktu diminta atau pada waktu yang akan datang, karena penyerahan barang-barang pada waktu sekarang.  2. Rolling G. Thomas Kredit adalah kepercayaan si peminjam untuk membayar sejumlah uang pada masa yang akan datang.  3. Amir R. Batubara Kredit adalah pemberian prestasi yang kontra prestasinya akan terjadi sejumlah uang di masa yang akan datang. 4. Firdaus dan Ariyanti Kredit menurut firdaus dan ariyanti adalah suatu reputasi yang dimiliki seseorang yang memungkinkan ia bisa memperoleh uang, barang-barang atau tenaga kerja, dengan jalan menukarkan dengan suatu perjanjian untuk membayarnya disuatu waktu yang akan datang.  5. Melayu S.P. Hasibuan Arti kredit adalah semua jenis pinjaman yang harus dibayar kembali bersama bunganya oleh peminjam sesuai perjanjian yang telah disepakati.  6. Anwar Kredit adalah pemberian prestasi (jasa) oleh pihak yang satu ke pihak yang lain dan prestasinya dikembalikan dalam jangka waktu tertentu bersama uang sebagai kontra prestasinya (balas jasa).  7. Thomas Suyatno Kredit adalah penyediaan uang yang disamakan tagihan-tagihannya yang sesuai dengan persetujuan antara peminjam dan meminjamkan.  8. Muljono Pengertian kredit adalah kemampuan untuk menjalankan pembelian atau melaksanakan suatu pinjaman dengan perjanjian untuk membayar di waktu yang telah ditentukan.  9. Dr. Al-Amin Ahmad Pengertian kredit adalah membayar hutang yang dilakukan secara berangsur-angsur pada tempo yang ditetapkan atau ditentukan. B. Fungsi dan Tujuan Kredit Pada awal perkembangannya, kredit memiliki fungsi untuk merangsang sikap saling menolong dengan tujuan pencapaian kebutuhan, baik dalam bidang usaha atau kebutuhan sehari-hari. Dengan kata lain kredit diharapkan dapat membawa dampak positif secara sosial ekonomis bagi seluruh pihak (debitur, kreditur, atau masyarakat)


124 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO MATERI PEMBELAJARAN Dewasa ini, kredit sudah banyak diterapkan dalam kehidupan perekonomian dan perdagangan serta memiliki beberapa fungsi umum, yaitu sebagai berikut: 1. Meningkatkan daya guna uang, 2. Meningkatkan gairah dalam usaha,  3. Meningkatkan peredaran dan lalu lintas uang, 4. Menjadi salah satu alat stabilitas perekonomian, 5. Meningkatkan hubungan internasional, 6. Meningkatkan daya guna dan juga peredaran barang, 7. Meningkatkan pemerataan pendapatan, 8. Sebagai motivator dan dinamisator kegiatan perdagangan dan perekonomian, 9. Memperbesar modal dari perusahaan, 10. Meningkatkan IPC (Income Per Capita) masyarakat, dan 11. Mengubah cara berpikir dan tindakan masyarakat agar bernilai ekonomis. Tentunya kredit juga digunakan dengan tujuan tertentu. Tanpa adanya tujuan, maka manfaat kredit di masyarakat akan menjadi kabur. Beberapa tujuan kredit secara umum adalah sebagai berikut: 1. Memberikan pinjaman bank dengan bunga kredit yang disepakati, 2. Memaksimalkan pemanfaatan dana yang diperoleh, 3. Menambah modal kerja atau usaha, 4. Meningkatkan lalu lintas pembayaran, dan 5. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat. C. Unsur-Unsur Kredit Demi kelancaran tranasksi kredit masyarakat harus mengetahui unsurunsur yang ada dalam fasilitas kredit. Berikut unsur-unsur yang terkandung dalam penyediaan fasilitas kredit: Gambar 7.2 Kartu Kredit Sumber : https://www.finansialku.com/definisi-kredit/


125 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO MATERI PEMBELAJARAN 1. Kepercayaan Keyakinan penyedia kredit bahwa pinjaman akan dimanfaatkan dan diterima kembali dalam jangka waktu tertentu. Unsur ini dapat dicapai dengan pengecekan kemampuan penerima pinjaman untuk melunasi pinjaman selama periode tertentu secara eksteren dan interen. 2. Kesepakatan Kredit baru dapat terjadi setelah adanya unsur kesepakatan antara dua belah pihak akan seluruh syarat dan ketentuan dalam pengadaan pinjaman. 3. Jangka Waktu Masa pinjaman yang telah disepakati dimana pada akhir periode, penerima pinjaman diharapkan mengembalikan pinjamannya baik dengan atau tanpa bunga. 4. Risiko Unsur yang pasti ada dalam pengadaan kredit adalah unsur risiko dimana dalam jangka waktu yang ada, pasti ada risiko macetnya kredit. Risiko ini bisa saja merupakan risiko yang disengaja maupun yang tidak disengaja. 5. Balas Jasa (Prestasi) Keuntungan atas pemberian sebuah kredit yang biasanya berupa bunga atau bagi hasil. D. Prinsip Kredit Agar dapat digunakan dan dimanfaatkan sebaik-baiknya, terdapat beberapa prinsip dasar yang dijadikan acuan dalam pelaksanaan kredit. Ada 2 jenis prinsip yang umum digunakan adalah 6C dan 4P, yaitu sebagai berikut: 1. 6C a. Character (kepribadian/watak): sifat atau watak pribadi calon debitur dalam mendapatkan kredit, seperti kejujuran, sikap motivasi usaha, dan lain sebagainya. b. Capacity  (kemampuan): kemampuan modal untuk memenuhi kewajiban tepat pada waktunya, khususnya dalam likuiditas, rentabilitas, solvabilitas dan soliditasnya. c. Capital (modal): kemampuan debitur dalam melaksanakan kegiatan usaha atau menggunakan kredit dan mengembalikan pinjamannya. d. Collateral (jaminan): agunan atau jaminan yang harus disediakan sebagai bentuk pertanggungjawaban jika pihak debitur tidak dapat melunasi utangnya. e. Condition of Economic (kondisi ekonomi): keadaan ekonomi suatu negara secara menyeluruh yang memberikan dampak kebijakan pemerintah di bidang moneter, terutama berhubungan dengan kredit perbankan. f. Constrain  (batasan atau hambatan): penilaian debitur yang dipengaruhi oleh hambatan yang tidak memungkinkan seseorang untuk usaha di suatu tempat.  2. 4P a. Personality  (kepribadian): penilaian pihak bank mengenai kepribadian peminjam, misalnya: riwayat hidup, keadaan keluarga (istri atau anak), social


126 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO MATERI PEMBELAJARAN standing (pergaulan di masyarakat serta bagaimana masyarakat mengenai diri si peminjam), dan sebagainya.  b. Purpose  (tujuan): bank menilai peminjam yang mencari dana mengenai tujuan atau keperluan atas penggunaan kredit, dan apakah tujuan dari penggunaan kredit itu sesuai dengan line of business. c. Payment  (pembayaran): mengetahui kemampuan debitur mengenai pengembalian pinjaman yang diperoleh dari prospek kelancaran penjualan dan pendapatan sehingga diperkirakan kemampuan pengembalian pinjaman dapat ditinjau waktu jumlahnya dan tidak mengalami kredit macet. d. Prospect (harapan): harapan usaha di masa yang akan datang dari calon debitur untuk melihat kemungkinan pelunasan kredit. E. Jenis-Jenis Kredit Karena kredit terus berkembang akibat tingginya permintaan, maka semakin banyak jenis kredit yang beredar di pasaran dewasa ini. Untuk mempermudah kalian mengenal jenis-jenis kredit, berikut merupakan klasifikasi kredit yang umum digunakan. 1. Kredit Berdasarkan Kelembagaan a. Kredit Perbankan: kredit dari bank negara atau swasta untuk kegiatan usaha atau konsumsi yang diberikan kepada masyarakat. b. Kredit Likuiditas: kredit yang diberikan oleh bank-bank sentral yang difungsikan sebagai dana dalam membiayai kegiatan perkreditan kepada bank-bank yang beroperasi di Indonesia. c. Kredit Langsung: kredit yang diberikan oleh Bank Indonesia kepada lembaga pemerintah atau semi pemerintah (kredit program).  d. Kredit Pinjaman Antar Bank:  kredit yang diberikan kepada bank yang kekurangan dana oleh bank yang kelebihan dana. 2. Kredit Berdasarkan Jangka Waktu a. Kredit Jangka Pendek (short term loan): kredit yang berjangka waktu maksimum satu tahun. Bentuknya berupa kredit rekening koran, kredit penjualan, kredit wesel, dan kredit pembeli serta kredit modal kerja.  b. Kredit Jangka Menengah (medium term loan): kredit yang berjangka waktu antara satu tahun sampai dengan tiga tahun.  c. Kredit Jangka Panjang (long term loan): kredit yang berjangka waktu lebih dari tiga tahun. Umumnya berupa kredit investasi yang ditujukan untuk menambah modal perusahaan dalam rangka untuk melakukan rehabilitasi, ekspansi (perluasan) dan pendirian proyek baru. 3. Kredit Berdasarkan Tujuannya a. Kredit Konsumtif: kredit yang digunakan untuk pemenuhan kebutuhan pribadi atau keluarga tanpa hasil yang produktif. Misalnya kredit mobil, dan rumah untuk dirinya dan keluarganya. b. Kredit Modal Kerja atau Kredit Perdagangan: kredit yang digunakan untuk mencukupi modal usaha calon debitur. Kredit ini merupakan kredit yang produktif.


127 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO MATERI PEMBELAJARAN c. Kredit Investasi:  kredit yang digunakan untuk investasi yang bersifat produktif, tetapi baru menghasilkan jangka waktu yang relatif lama. Kredit jenis ini biasanya diberikan grace period, seperti kredit perkebunan kelapa sawit dan lain sebagainya.  4. Kredit Berdasarkan Besar Perputaran Usaha a. Kredit Kecil: kredit yang diberikan kepada penguasa kecil, misalnya KUK (Kredit Usaha Kecil).  b. Kredit Menengah: kredit yang diberikan kepada penguasa dengan aset yang lebih besar daripada penguasa kecil.    c. Kredit Besar: kredit yang pada dasarnya jumlahnya besar, diberikan pada pengusaha besar. 5. Kredit Berdasarkan Jaminannya a. Kredit Tanpa Jaminan atau kredit blanko (unsecured down): kredit tanpa adanya agunan atau jaminan materiil (fisik). Untuk meminimalkan risiko kredit macet, pemberian kredit jenis ini sangat selektif dan ditujukan untuk nasabah besar yang telah teruji bonafiditas, kejujuran, dan ketaatannya, baik dalam transaksi perbankan maupun oleh kegiatan usaha yang dijalaninya.  b. Kredit dengan Jaminan: kredit untuk debitur yang didasarkan dari keyakinan atas kemampuan debitur dengan adanya agunan atau jaminan berupa fisik (collateral) sebagai antisipasi kredit macet. 6. Kredit Berdasarkan Macamnya a. Kredit Aksep: kredit untuk bank yang berupa pinjaman uang, seperti plafon kredit (L3 atau BMPK)-nya. b. Kredit Penjual: kredit untuk penjual dan pembeli, artinya barang yang telah diterima pembayaran kemudian. Misalnya: Usanse L/C. c. Kredit Pembeli: pembayaran telah dilakukan penjual, namun barangnya diterima belakangan atau pembelian dengan uang muka, seperti red clause L/C.  7. Kredit Berdasarkan Sektor Perekonomian a. Kredit Pertanian: kredit yang diberikan kepada sektor perkebunan, peternakan dan perikanan. b. Kredit Pertambangan: kredit yang ditujukan untuk beraneka macam pertambangan. c. Kredit Ekspor-Impor: kredit untuk eksportir dan importir macam-macam barang.  d. Kredit Koperasi: kredit untuk jenis-jenis koperasi. e. Kredit Profesi: kredit untuk macam-macam profesi, misalnya dokter dan guru.  f. Kredit Perindustrian: kredit untuk macam-macam industri kecil, menengah dan besar.  8. Kredit Berdasarkan Proses Penarikan dan Pelunasan a. Kredit Rekening Koran: kredit yang dapat ditarik dan dilunasi setiap saat, besarnya sesuai dengan kebutuhan yang penarikannya dengan cek, bilyet, giro atau pemindahbukuan, pelunasan dengan melakukan setoran-setoran tersebut.


128 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO MATERI PEMBELAJARAN b. Kredit Berjangka: kredit yang penarikannya sekaligus sebesar plafonnya. Pelunasan kredit dengan cara setelah jangka waktunya habis yang dapat dilakukan dengan mencicil atau perjanjian.   9. Kredit Berdasarkan Cara Pemakaiannya a. Kredit Rekening Koran Bebas: kredit dimana debitur menerima seluruh dari kreditnya dengan bentuk rekening koran kepadanya diberikan blanco cheque  dan rekening korannya pinjamannya diisi berdasarkan besarnya kredit yang diberikan, debitur bebas melakukan penarikan selama kredit berjalan.   b. Kredit Rekening Koran Terbatas: kredit dengan adanya pembatasan tertentu bagi nasabah dalam melakukan penarikan uang rekeningnya, seperti pemberian kredit dengan uang  viral  dan perubahannya menjadi uang cartal dilakukan berangsur-angsur.   c. Kredit Rekening Koran Aflopend: penarikan kredit yang dilakukan dengan arti maksimum kredit di waktu penarikan bertambah sepenuhnya dengan digunakan oleh nasabah.   d. Revolving Kredit: sistem penarikan kredit sama dengan cara rekening koran bebas dengan masa penggunaan satu tahun, akan tetapi cara pemakaiannya berbeda.  e. Term Loans: sistem penggunaan dan pemakaian kredit yang fleksibel artinya nasabah dapat bebas menggunakan uang kredit untuk keperluan apa saja dan bank tidak mempedulikan tujuan kreditnya. F. Akuntansi Kredit Kalian tentunya penasaran bagaimana alur pencatatan transasksi kredit, berikut ini akan ditampilkan beberapa prosedur pencatatan dari akuntansi kredit. Akuntansi kredit meliputi beberapa prosedur: 1. Persetujuan dan pemberian pagu kredit 2. Penarikan cek oleh nasabah/debitur 3. Pembebanan bunga pada debitur 4. Pelunasan pokok 5. Wanprestasi pembayaran 6. Penilaian debitur pada neraca a. Persetujuan Dan Pemberian Pagu Kredit 1) Jurnal saat persetujuan kredit dicatat: K: Rek.Admin rupiah-kredit yg disetujui Contoh Kasus Kasus: Bank Omega–Jakarta telah menyetujui pemberian kredit investasi kepada PT Pizzaria sebesar Rp 250.000.000 untuk rencana expansi usaha dengan suku bunga sebesar Rp 1.500.000, biaya materai dan lainnya Rp 50.000, biaya notariat pada notary Andi sebesar Rp 5.000.000 dibebankan dan dibayar lansung oleh calon nasabah pada bank Omega-Jakarta.


129 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO MATERI PEMBELAJARAN Oleh Bank Jakarta komitmen ini dicatat: K: Rek. Administrasi-Kredit yang telah disetujui Rp 250.000.000 Sedangkan untuk perhitungan provisi kredit pencatatannya sebagai berikut : D: Giro – debitur K: Pendapatan provisi kredit D: Giro-Rekening PT Pizaria Rp 6.550.000 K: Pendapatan Provisi Kredit Rp 1.500.000 K: Persediaan Formulir Berharga Rp 50.000 K Giro – Rekening Tn Andi Rp 5.000.000 b. Saat Penarikan Kredit Oleh Debitur Setiap terjadi penarikan oleh debitur dibukukan dalam rekening efektif D: Debitur K: BI – Giro Contoh Kasus : Kasus : PT Pizzaria menarik selembar cek debitur yang telah disetujui sebesar Rp 35.000.000 kepada PT MNA, kemudian cek disetorkan ke Bank Omega – Jakarta untuk keuntungan PT MNA, nasabah Bank ABC – Jakarta melalui kliring. Oleh Bank Omega Jakata dibukukan: D: Debitur-Rekening PT Pizzaria Rp 35.000.000 K: Bank Indonesia-Giro Rp 35.000.000 Dan dicatat pada rek. Administratif : D: Rek. Adm.rupiah – kredit yg disetujui Rp 35.000.000 c. Perhitungan Bunga Kredit Besarnya bunga dihitung dari lamanya hari outstanding kredit. Pengakuan pendapatan bunga dilakukan: 1) Accrual basis (saat jatuh tempo) D: Debitur tunggakn bunga K: Pendapatan bunga debitur 2) Cash basis (saat penerimaan): bila debitur merupakan non-performing loan: D: Rek.Admin-tunggakan bunga debitur Contoh Kasus: Sampai akhir bulan PT Pizzaria tidak melakukan mutasi lagi. Maka pencatan bunganya sbb (bunga 28%/tahun): a) Accrual basis (saat jatuh tempo) D: Debitur Tunggakan Bunga- Rekening PT Pizzaria Rp 816.667 K: Pendapatan Bunga Debitur Rp 816.667 b) Cash basis (saat penerimaan) D: Rek.Admin-tunggakan bunga debitur Rp 816.667


130 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO MATERI PEMBELAJARAN d. Pelunasan bunga 1) Accrual basis D: BI – Giro K: Debitur tunggakan bunga 2) Cash basis D: BI – Giro K: Pendapatan bunga-debitur e.Rekening administratif dicatat: K: Rek.admin-debitur tunggakan bunga Pelunasan pokok pinjaman. Pada saat pelunasan kredit dicatat: D: Kas K: Debitur- rek.debitur Koletibilitas meliputi: a) Lancar(standar) b) Kurang lancar (sub-standar) c) Diragukan (doubtful) d) Macet (uncollectible) e. Wanprestasi Nasabah Debitur Bila terjadi wanpestasi dalam pelunasan pokok, maka pencatatnya harus dipisah kan dari debitur yang masih aktif D: Debitur tunggakan pokok K: Debitur – Rek. debitur Praktik kredit yang berjalan saat ini harus membeda-bedakan berdasarkan kolektibilitasnya. Kolektibilitas terdiri dari: 1) Lancar : Bila nasabah ybs tidak pernah melakukan penunggakan (bayar tepat waktu). 2) Kurang lacar : Nasabah telah menungggak pelunasan bunga atau pokok pinjaman (<dari 6 bulan) 3) Diragukan : Nasabah telah menungggak pelunasan bunga atau pokok pinjaman >dari 6 bulan) 4) Macet : Nasabah telah tidak mampu lagi melunasi kewajibannya baik bunga ataupun pokok. Tujuannya untuk memberikan informasi kepada manajemen dalam mengambil keputusan f. Penilaian Debitur pada Neraca 1) Penilaian debitur pada neraca dilakukan atas dasar kolektibilitas debitur yang outstanding 2) Penyisihan dibebankan ke ikhtisar laba-rugi dalam rek. Biaya penyisihan debitur diragukan


131 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO MATERI PEMBELAJARAN Pencatatannya sebagai berikut : D: Biaya debitur ragu K: Penyisihan debitur diragukan Kasus saldo debitur Bank Omega –Jakarta sebesar Rp 20.000.000.000 terdiri dari : Kolektibilitas I Rp 18.000.000.000 Kolektibilitas II Rp 2.000.000.000 Penyisihan debitur ragu-ragu : Kolektibilitas I = 1% (Rp 18.000.000.000*50%) = Rp 90.000.000 Kolektibilitas II = 5% (Rp 2.000.000.000*50%) = Rp 50.000.000 Besarnya penyisihan debitur: D: Biaya Debitur ragu Rp 140.000.000 K: Penyisihan Debitur diragukan Rp 140.000.000 Dengan demikian rekening debitur disajikan dineraca : Debitur (pokok) Rp 20.000.000.000 Penyisihan Debitur Ragu Rp 140.000.000 Bersih Rp 19.860.000.000 G.Perhitungan Bunga Kredit Perhitungan bunga  kredit yang digunakan  bank  akan menentukan besar kecilnya angsuran pokok dan bunga yang harus dibayar debitur atas kredit yang diterima dari bank. Pemahaman mengenai cara menghitung bunga kredit akan membantu debitur dalam membuat keputusan untuk mengambil kredit yang paling menguntungkan sesuai dengan kemampuan keuangannya. Beberapa cara menghitung bunga kredit yang biasanya digunakan oleh antara lain: 1. Flat Rate Perhitungan bunga didasarkan pada plafond kredit dan besarnya bunga yang dibebankan dialokasikan secara proporsional sesuai dengan jangka waktu kredit. Dengan cara ini, jumlah pembayaran pokok dan bunga kredit setiap bulan sama besarnya. Contoh: Bank A memberikan kredit sebesar Rp6.000.000,- selama 6 bulan kepada debitur C dengan tingkat bunga 12% per tahun flat rate. Total Bunga = Pl x i x n Bunga per Bulan = Pl x (i/12) Pl = plafond kredit, i = suku bunga per tahun, n = jangka waktu kredit (tahun) Tabel 7.1 Angsuran Debitur C – Flat Rate Bln Saldo Anggaran pokok Angsuran Bunga Jumlah Angsuran 1 6.000.000 1.000.000 60.000 1.060.000 2 5.000.000 1.000.000 60.000 1.060.000 3 4.000.000 1.000.000 60.000 1.060.000


132 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO MATERI PEMBELAJARAN 2. Efektif (Sliding Rate) Perhitungan bunga dilakukan setiap akhir periode pembayaran angsuran. Pada perhitungan ini, bunga kredit dihitung dari saldo akhir setiap bulannya (baki debet) sehingga bunga yang dibayar debitur setiap bulannya semakin menurun. Dengan demikian, jumlah angsuran yang dibayar debitur setiap bulannya akan semakin mengecil. Contoh: Bank A memberikan kredit sebesar Rp6.000.000,- selama 6 bulan kepada debitur C dengan tingkat bunga 12% per tahun sliding rate. Bunga per bulan = SA x (i/12) SA = saldo akhir periode, i = suku bunga per tahun Tabel 7.2 Angsuran Debitur C – Sliding Rate Bln Saldo Anggaran pokok Angsuran Bunga Jumlah Angsuran 4 3.000.000 1.000.000 60.000 1.060.000 5 2.000.000 1.000.000 60.000 1.060.000 6 1.000.000 1.000.000 60.000 1.060.000 Jumlah 6.000.000 360.000 6.360.000 Bln Saldo Angsuran Pokok Angsuran Bunga Jumlah Angsuran 1 6.000.000 1.000.000 60.000 1.060.000 2 5.000.000 1.000.000 50.000 1.050.000 3 4.000.000 1.000.000 40.000 1.040.000 4 3.000.000 1.000.000 30.000 1.030.000 5 2.000.000 1.000.000 20.000 1.020.000 6 1.000.000 1.000.000 10.000 1.010.000 Jumlah 6.000.000 1.000.000 210.000 6.210.000


133 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO MATERI PEMBELAJARAN 3. Anuitas Jumlah angsuran bulanan yang dibayar debitur tidak berubah selama jangka waktu kredit. Namun demikian komposisi besarnya angsuran pokok maupun angsuran bunga setiap bulannya akan berubah dimana angsuran bunga akan semakin mengecil sedangkan angsuran pokok akan semakin membesar. Contoh: Bank A memberikan kredit sebesar Rp6.000.000,- selama 6 bulan kepada debitur C dengan tingkat bunga 12% per tahun anuitas. Jumlah angsuran yang harus dibayar debitur C setiap bulannya adalah: Angsuran Bulanan = Pl x (i/12) x {1/[1-(1/(1+i/12)m]} Pl = Plafond Kredit i = suku bunga per tahun m = jumlah periode pembayaran Tabel 7.3 Angsuran Debitur C – Anuitas Dari ketiga contoh cara menghitung bunga kredit diatas, terlihat bahwa besarnya bunga kredit yang harus dibayar debitur akan berbeda-beda walaupun suku bunga yang digunakan sama (12%). Dengan demikian, penggunaan perhitungan bunga akan mempengaruhi besar kecilnya angsuran bunga yang harus dibayar debitur atas kredit yang diberikan bank. Suku bunga kredit dapat berubah setiap saat selama jangka waktu kredit apabila bank menetapkan suku bunga mengambang (floating). Namun demikian, bank dapat menetapkan suku bunga yang bersifat tetap (fixed) selama jangka waktu kredit atau pada jangka waktu tertentu (jangka waktu yang diperjanjikan). 1. Suku Bunga Tetap (Fixed) Pada suku bunga yang bersifat tetap, besarnya bunga yang harus dibayar Debitur selama jangka waktu yang diperjanjikan tidak akan berubah. Dengan demikian apabila pada saat perjanjian kredit telah ditetapkan suku bunga sebesar 12%, maka selama jangka waktu yang diperjanjikan suku bunga yang berlaku tetap 12%. Bln Saldo Angsuran Pokok Angsuran Bunga Jumlah Angsuran 1 6.000.000 975.290 60.000 1.035.290 2 5.024.710 985.043 50.247 1.035.290 3 4.039.667 994.893 40.397 1.035.290 4 3.044.774 1.004.842 30.448 1.035.290 5 2.039.932 1.014.891. 20.399 1.035.290 6 1.025.041 1.025.040 10.250 1.035.290 Jumlah 6.000.000 211.740 6.211.740


134 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO MATERI PEMBELAJARAN 2. Suku Bunga Mengambang (Floating Rate) Pada suku bunga yang bersifat mengambang, besarnya bunga yang harus dibayar debitur dapat berubah sesuai dengan tingkat suku bunga yangditetapkan oleh bank. Dengan demikian apabila suku bunga yang disepakati pada awal perjanjian adalah sebesar 12%, maka selama jangka waktu kredit suku bunga dapat turun menjadi 10% atau bahkan naik menjadi 15%. CAKRAWALA SEJARAH PENEMUAN KARTU KREDIT Sejarah penemuan kartu kredit (credit card) oleh John Biggins dan Frank McMara Kartu kredit pertama kali diciptakan oleh John Biggins seorang bankir dari yang bekerja pada bank Flatbush National Bank of Brooklyn di New York, Amerika Serikat di tahun 1946. John Biggins membuat sebuah program bernama ‘ChargeIt’ yakni sebuah program yang menjembatani transaksi antara nasabah bank dan para pedagang lokal. Para pedagang menyerahkan slip penjualan kepada Bank setelah itu bank kemudian menagih pembayaran dari transaksi yang telah dilakukan para nasabah bank yang telah menggunakan kartu tersebut. Perkembangan kartu kredit kemudian terus berlanjut. Di tahun 1950, Frank McMara yang merupakan pendiri Diners Club kemudian menciptakan kartu kredit yang dapat digunakan oleh para pelanggan diners club untuk makan tanpa menggunakan pembayaran uang tunai di setiap restoran yang telah bekerja sama menerima kredit diners club sebagai alat pembayarannya. Pemikiran McMara didasarkan pada kemudahan orang melakukan pembayaran atau traksaksi tanpa harus membawa uang tunai yang sangat banyak. Dimana pengguna kartu ‘Diners Club’ dapat mencicil tagihan transaksi yang dilakukannya.


135 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO Untuk menambah wawasan lebih jauh mengenai konsep pengertian dan fungsi kredit kalian juga dapat mempelajari secara mandiri melalui internet. Di internet kalian bisa mempelajari lebih jauh materi tentang konsepkonsep tersebut disertai penjelasan menggunakan video. Salah satu website yang dapat kalian kunjungi untuk menambah wawasan dan pemahaman kalian tentang kredit adalah sebagai berikut: https://youtu.be/UjY_ZAMSGF4 JELAJAH INTERNET RANGKUMAN 1. Pengertian kredit adalah penyediaan uang atau tagihan yang dapat disamakan dengan itu, berdasarkan kesepakatan pinjam meminjam antara pihak bank dengan pihak lain yang mewajibkan pihak peminjam untuk melaksanakan dengan jumlah bunga sebagai imbalan. 2. Fungsi Kredit adalah untuk merangsang sikap saling menolong dengan tujuan pencapaian kebutuhan, baik dalam bidang usaha atau kebutuhan sehari-hari. 3. Tujuan Kredit sebagai berikut : a. Memberikan pinjaman bank dengan bunga kredit yang disepakati, b. Memaksimalkan pemanfaatan dana yang diperoleh, c. Menambah modal kerja atau usaha, d. Meningkatkan lalu lintas pembayaran, dan e. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 4. Unsur kredit antara lain: Kepercayaan, Kesepakatan, Jangka Waktu, Risiko, Balas Jasa (Prestasi) 5. Prinsip kredit adalah 6C dan 4 P yaitu: 6P : a. Character (kepribadian/watak) b. Capacity (kemampuan): c. Capital (modal): d. Collateral (jaminan): e. Condition of Economic (kondisi ekonomi) f. Constrain (batasan atau hambatan) 4P : a. Personality (kepribadian) b. Purpose (tujuan) c. Payment (pembayaran) d. Prospect (harapan) 6.Jenis-Jenis Kredit a. Kredit Berdasarkan Kelembagaan


136 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO RANGKUMAN b. Kredit Berdasarkan Jangka Waktu c. Kredit Berdasarkan Tujuannya d. Kredit Berdasarkan Besar Perputaran Usaha e. Kredit Berdasarkan Jaminannya f. Kredit Berdasarkan Macamnya g. Kredit Berdasarkan Sektor Perekonomian h. Kredit Berdasarkan Proses Penarikan dan Pelunasan i. Kredit Berdasarkan Cara Pemakaiannya TUGAS MANDIRI Salah satu produk yang digunakan dalam transaksi kredit yang dilakukan di dunia perbankan adalah menggunakan kartu kredit. Tugas Anda adalah mencari syarat-syarat untuk mendapatkan kartu kredit dan langkah-langkah untuk mengggunakannya. Anda dapat mengumpulkan informasi melalui berbagai sumber. Tugas dikerjakan dalam bentuk laporan dengan format yang sudah disepakati dengan guru pengampu. PENILAIAN AKHIR BAB Kerjakan soal-soal di bawah ini dengan baik dan benar! 1. Sebutkan pengertian kredit menurut beberapa ahli! 2. Sebutkan yang termasuk prinsip kredit 6C! 3. Jelaskan apa yang kalian ketahui tentang suku bunga tetap dan suku bunga mengambang! 4. Sebutkan jenis-jenis kredit berdasarkan sektor perekonomian! 5. Pak Bernard menyetujui plafon kredit adalah sebesar Rp 600.000.000 dan dicairkan pada tanggal 1 Oktober 2019.Suku bunga 24% pa dengan jangka waktu 3 tahun atau 36 bulan. Berapa yang harus dibayar tiap bulan oleh debitur? REFLEKSI Setelah mempelajari bab ketujuh ini, Anda tentu menjadi paham tentang konsep kredit dan cara pencatatan transaksi kredi. Dari semua materi yang sudah dijelaskan ada bab tujuh ini, mana yang menurut Anda paling sulit dipahami? Coba Anda diskusikan dengan teman maupun guru Anda, karena konsep ini akan berhubungan dengan materi-materi yang akan dibahas di babbab selanjutnya.


137 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mempelajari materi tentang konsep pengertian, fungsi, tujuan, jenis dan pencatatan akuntansi valuta asing, peserta didik mampu menerapkan konsep tersebut dalam menyelesaikan masalah berkaitan dengan transaksitransaksi valuta asing di dunia perbankan dengan tepat dan mandiri BAB VIII AKUNTANSI VALUTA ASING PETA KONSEP BAB VIII AKUNTANSI VALUTA ASING KATA KUNCI Pengertian Valas - Fungsi & Tujuan Valas – Jenis Valas – Pelaku Pasar Valas – Akuntansi Valas Pengertian Akuntansi Valuta Asing Fungsi dan Tujuan Valas Jenis-Jenis Kredit Pelaku Pasar Valas Akuntansi Valas


138 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO PENDAHULUAN Persaingan perekonomian antar negara di dunia semakin kompetitif guna meningkatkan kesejahteraan penduduk dan keberlangsungan hidup negara tersebut. Berbagai cara inovatif dilakukan guna menciptakan efisiensi sumber daya yang mampu meningkatkan perekonomian suatu negara. Suatu bangsa menganggap bahwa peningkatan ekonomi dapat terwujud dengan cara melakukan kerja sama dalam bidang perekonomian antara lain dengan kegiatan perdagangan antar negara. Tentunya kegiatan transaksi perdagangan dilakukan antar negara dunia yang memiliki mata uang yang berbeda. Apakah kalian tahu bagaimana cara melakukan transaksi perdagangan padahal mata uang yang digunakan berbeda? Apakah ada cara guna melakukan transaksi tersebut? Benar sekali! Transaksi perdagangan antar negara menggunakan alat yang biasa disebut valuta asing biasanya dikenal dengan sebutan valas. Valuta asing atau valas merupakan pertukaran atau konversi mata uang suatu negara dengan negara lain yang digunakan dalam transaksi perdagangan dunia. Apakah kalian tahu dimanakah tempat perdagangan valuta ini? Tepat sekali! Tempat dimana berlangsungnya perdagangan atau transaksi yang memperdagangkan mata uang suatu negara terhadap mata uang negara lainnya yang melibatkan pasarpasar uang utama di dunia selama 24 jam disebut pasar valuta asing. Gambar 8.1 Kumpulan Mata Uang asing Sumber: https://pixabay.com/id/photos/campuran-mata-uangkeuangan-bisnis-69523/ Gambar 8.2 Money Changer Sumber: https://img.okeinfo.net


139 PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO AKUNTANSI PERBANKAN DAN KEUANGAN MIKRO Pada gambar 8.1 merupakan contoh dari kumpulan mata uang asing yang digunakan di pasar valuta asing serta gambar 8.2 adalah tempat pertukaran mata uang asing yaitu money changer. Materi pendalaman akan disampaikan dimateri berikut ini. Mari Belajar Kawan !!!! PENDAHULUAN MATERI PEMBELAJARAN A. Pengertian Valuta Asing Valuta asing  atau juga dikenal dengan istilah valas merupakan  mata uang yang digunakan dalam dunia perdagangan internasional serta telah diterima oleh banyak negara yang terlibat di dalamnya. Masih bingung? Contoh gampangnya seperti ini! Ketika kalian berlibur ke negara tetangga, pastinya kalian membutuhkan barang dan jasa di negara itu. Nah, untuk memenuhi barang dan jasa tersebut, pastinya kalian harus membayar pakai uang yang berlaku di negara tersebut. Tetapi, dengan menggunakan valuta asing (valas)  kita bisa menggunakan mata uang asing yang bisa diterima di dalam dunia perdagangan antarnegara. Adapun pendapat lain yang menyebutkan tentang pengertian valas sebagai bagian dari devisa. Devisa merupakan semua kekayaan yang asalnya dari sebuah negara di luar negeri yang berupa barang atau jasa atau mata uang asing yang bisa digunakan sebagai alat pembayaran luar negeri dan telah diterima di dunia internasional. Nah, devisa ini yang berwujud mata uang asing disebut sebagai valuta asing. Transaksi valuta asing dapat terjadi di pasar valuta asing, juga dikenal sebagai Pasar Valas. Pasar valas merupakan tempat pertukaran berbagai macam mata uang yang berbeda, tentunya rate/ harga valuta asing berdasarkan kurs. Kurs merupakan harga mata uang yang akan di tukar dengan mata uang lainnya yang berlaku di suatu negara. Selain pengertian valas yang telah dipaparkan di atas, berikut pengertian valas menurut para ahli : 1. Hamdy Hadi Valuta asing merupakan mata uang asing yang mempunyai fungsi sebagai alat pembayaran untuk membiayai setiap transaksi dalam kegiatan ekonomi keuangan internasional serta mempunyai catatan kurs resmi di dalam bank sentral. 2. Eng, Lees, dan Mauer Valuta asing merupakan sebuah mata uang asing yang berlaku sebagai klaim keuangan atau aset dalam sebuah perusahaan dalam bentuk mata uang asing. 3. Jose Rizal Joesoef Valuta asing merupakan mata uang asing yang dipakai sebagai alat pembayaran di luar negeri.


Click to View FlipBook Version