The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by teguh.andoria, 2021-03-31 06:04:24

BUKU 99 (IND)

BUKU 99 (IND)

99

INSPIRING
BUSINESS



Dr. (H.C.) Ir. Tri Rismaharini M.T. Kata
Pengantar
Walikota Surabaya (2010-2020) & Founder
Saya sebagai founder program Pahlawan Ekonomi dan
Pejuang Muda, mengucapkan selamat untuk program
SheMeansBusiness yang diinisiasi Facebook. Sudah
sekian tahun kami bekerjasama dengan Facebook dan telah
menghasilkan kinerja yang luar biasa.

Banyak kaum perempuan yang dulunya berangkat dari keluarga
kurang berdaya, bahkan ada dari TKW, ada dari buruh yang
kemudian mereka memberanikan diri terjun ke dunia usaha.
Kami sama sekali tidak memberikan modal untuk mereka.

Pahlawan Ekonomi bisa bertahan hingga 10 tahun. Pejuang
Muda sudah berjalan 5 tahun. Banyak yang dihasilkan dari
kaum ibu-ibu dan anak muda ini yang dulunya sama sekali
tidak berdaya di bidang ekonomi. Bahkan ada anak-anak muda
pengangguran atau jualan di pinggir jalan.

Saat ini, banyak di antara mereka yang sudah berhasil. Bukan
hanya menambah pendapatan keluarga, namun mereka juga
bisa meningkatkan ekonomi dan menabung untuk masa tuanya.
Bisa membeli rumah untuk dirinya dan keluarganya, bisa
menyekolahkan putra-putrinya hingga perguruan tinggi, S2.

Yang utama, mereka bisa membantu ibu-ibu yang lain dan
anak-anak muda yang lain berkarya. Membantu dengan cara
memerkerjakan mereka. Membuka cabang-cabang bukan hanya
di Surabaya. Menggerakkan dari seluruh lapisan masyarakat
untuk mendapatkan keuntungan bersama dan menyejahterakan
keluarganya.

Dari situlah saya percaya, tidak ada yang tidak mungkin.
Semua mungkin asal kita mau. Pemerintah Kota Surabaya
tidak mempunyai uang untuk memberdayakan mereka, apalagi
membantu modal. Tidak ada sama sekali. Namun program ini
bisa berjalan dengan baik dengan bantuan swasta. Termasuk
Facebook yang pada saat itu belum ada di Indonesia, mereka
terbang dari Singapura datang ke Surabaya untuk membimbing
kaum perempuan bisa berjualan secara elektronik.

Kenapa memilih menggunakan moda elektronik untuk
pertemanan? Karena saya percaya, pertemanan dan
persahabatan yang baik dengan komunikasi baik bisa
dimanfaatkan untuk meningkatkan income. Apa yang terjadi
karena mereka sudah berkomunikasi sejak awal. Mereka sudah

berteman sejak awal, sehingga kepercayaan itu bisa dijaga. dari ketidakberdayaan, tapi sekarang bisa melewati batas-
batas yang bahkan jauh dari yang saya bayangkan.
Ketika pandemi covid-19, semua sendi-sendi ekonomi berubah.
Namun karena sejak awal saya menginisiasi mereka harus bisa Mereka kini telah mempersiapkan masa hari tuanya dengan
bertransaksi secara elektronik, menggunakan teknologi untuk baik tanpa menggantungkan kepada orang lain. Kenapa
mereka memasarkan, mereka bisa survive. Bahkan di antaranya saya mengajarkan para ibu-ibu dan anak muda itu berbisnis,
menjadi lebih besar lagi saat pandemi. karena bisnis bisa diwariskan kepada anak cucu kita. Kalau
itu besar, maka akan bisa kita wariskan, tidak bisa kalau kita
Itulah keajaiban Tuhan. Itulah kerja keras. Itulah bukti kalau melakukannya dengan bekerja kepada orang lain, ini tidak
kita mau pasti Tuhan akan memberikan kepada kita. Karena itu mungkin. Kerja keras dengan segala daya dan berdoa, maka
kita tidak boleh putus asa, kita tidak boleh menyerah. Jangan usaha yang kemudian menjadi besar tadi akan bisa diwariskan
pernah taruhkan tangan kita di bawah. Kita akan terhormat kepada anak cucunya kelak saat mereka memutuskan berhenti
baik di mata manusia maupun Tuhan kalau tangan kita di atas, bekerja.
bisa memberi.
Terima kasih pula kepada Facebook yang mendampingi kami
Coba bayangkan, kalau ibu-ibu punya usaha kemudian bisa meski pun saat itu dimulai dengan kondisi yang sangat berat.
memerkerjakan orang lain, dan orang lain itu kemudian bisa Terima kasih yang tak terhingga untuk seluruh anggota
menyekolahkan bisa memberi makan kepada anak-anaknya Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda yang tetap semangat
bahkan mungkin juga untuk perumahan dan sebagainya, maka meski pun kondisi pandemi menghantam di Indonesia
betapa luar biasanya para ibu. dan seluruh dunia. Tetap teguh semangat berjuang untuk
kehidupan kita yang lebih baik. Prestasi bapak ibu sekalian akan
Saya tahu itu tidak mudah, tapi belajar bersama, tidak pernah berpengaruh terhadap kehidupan berbangsa di negara kita
menyerah, dan tidak pernah putus asa, semua itu tidak ada tercinta.
yang tidak mungkin bagi Tuhan. Karena itu, mari kita bersama-
sama belajar. Saya pun masih belajar dengan para ibu-ibu dari Surabaya, 22 Desember 2020
Pahlawan Ekonomi yang luar biasa. Kalau saya mendengar
cerita mereka yang berangkat dari keterpurukan, berangkat

presented by:

99 Inspiring Business

Daftar Isi

Nama Pemilik Brand Hlm.
8
Acik Yuli Triasasi Amaopi 9 Fitria Anggraini Jarak Arum 34
10 Gaby Deandra
Aminah Selendang Semanggi 11 Hasiba KLasik Indonesia Bakery 35
12 Helen Triwahyuni
Ardian Rosita Beadstown 13 Hendri Widowati Sohiba 36
14 Ida Ambarwati
Ari Bintarti Batik Alsier 15 Iis Oktiyani Nad Nad Craft 37
16 Illyana Subicha
Aries Kurniawati Cizkrezz 17 Indah Pangestuti Es Puter Intisari 38
18 Indah Rumaniyah
Catur Andriani Verrinza Design & Art 19 Indar Pratiwi Kebab Pisang Pus1ng 39
20 Ira Dewi
Chofiyah Dapur Flamboyan 21 Ismiati Tap Tap 40
22 Istiyasih Rahayu
Choiriyah Anggrek 23 Kartini Hariasih Elya Cake 41
24 Laily Nur Azizah
Choirul Mahpuduah Pawon Kue 25 Lely Russarani Restu Catering 42
26 Lilik Fauziyatiningsih
Cica Ruana Cica Collection 27 Lilik Rahayu Enfina 43
28 Lilik Solikati
Dahliana Tuhuteru Ina Pie 29 Linah Utami Ayam Bakar Bundar 44
30 Lucky Handayani
Danik Dwi Happy Aprilia Arthisa Tui-Tui 31 Luluk Ubaidah Sari Delight 45
32 Maryana Fitriah
Deby Miradiana Dapur Diana 33 Maulinda Saputra Batik Kharisma 46
Mintakul Heni
Deny Wijayanti Payu Payu Bintang Collection 47

Diah Arfianti Diah Cookies Kartini Bordir 48

Diah Wahyuni Velista Craft Jasmine’s Kitchen 49

Dian Novita Omah Pastel Ninako F&C 50

Dini Mariani Rara Craft Yashinta Sulam 51

Dwi Ana Lisiati Parama Art Coki Box 52

Dwi Bayu Anggraini Sendok Kayu ULS Collection 53

Elly Witarti Ningsih Restu Ananda Rhizoma 54

Elytasari Anggarini Ondomohen Box Lucky Food 55

Erli Dahlia Hanggareksa Dapur Lebah 56

Erna Mufida Sandalku Handmade Ayu Cookies 57

Evie Noor Izza Rajungan Bu Riza Hibrand Souvenir 58

Fachriah Chatib Mariya Handmade Fancy Craft 59

6 99 Inspiring Business

99 Inspiring Business

Nama Pemilik Brand Hlm.

Monica Harijati MJ Bakery 60 Sri Wangunati AIA Catering 86
Sudarwi Yuli Ningsih
Nila Kristiana Denil Pudding 61 Sukma Trilaksasi Citra Rasa Alami 87
Sumartin
Nina Mariansyah Ning Nina Collection 62 Sumini Dian Collection 88
Suparti
Noer Cholifah Batik Sidorame 63 Supiyah Akwan Cake 89
Susana Supiyah
Novita Rahayu Vira Couplewear 64 Susilaningsih Larisma 90
Sutinem
Nur Aini DMB Dmb 65 Syani Novita Saragih Kacang TreeG 91
Titik Ekowati
Nur Aini Sulastri Capella Salad & Pudding 66 Tri Kusumawati Fajar Catering 92
Trisnawati
Nur Yana Rahmayanti Yana Taste 67 Trully Nurul Sri Rejeki 93
Nurmayanti Arpa Home Creative 68 Umi Kulsum
Wahyu Rini Marhaeni Sambal Dede Satoe 94
Wiant Dalilla Azka
Nurul Hidayati Prima Crispy 69 Wiwit Manfaati Ombe 95
Wulan Setyasih
Okvlielyne Sinaga Cenda 70 Yuli Hestiningsih Elan Coklat 96
Retno Andayani Elmara Craft 71
Flirtie 97

Retno Suwanti Flafino 72 Trisma Ratu 98

Richa Agus Rifianti Rizz 73 House of Durian 99
74
Richa Efrania Parasayu Doyanjajan 101 True Fashion Earth 100

Satomah Cangseng 75 Eden Bakery & Cake 101

Siti Ma’rifah Istana Collection 76 Riens Craft 102
Siti Retnanik
Bengkel Kriya Daun 9996 77 Chahna 103

Siti Solicha Sanicha Kuliner 78 Witrove 104

Siti Suryanti Surya Gallery 79 Chawati 105
Siti Towiyah PJT Collection 80
Bumbu Pecel Glodak 106

Sri Budi Utami Andyni Collection 81

Sri Darwati Dapur Pelangi 82

Sri Marilin Ting-Ting Handicraft 83

Sri Rahayu KNR Collection 84

Sri Sulatiningsih Nena Namo 85

99 Inspiring Business 7

99 Inspiring Business

facebook.com/acikyulitriasasi.amaopi instagram.com/amaopi.acik

Acik Yuli Triasasi Amaopi

Amaopi: Produk Kerang yang
Jaring Pembeli Milenial

Berawal dari kepedulian lapisan itu terdapat satu lapis kawat agar
pembentukan polanya menyerupai tiga
terhadap lingkungan di dimensi dan tidak terlihat lentur.

kawasan pantai, Acik Yuli Setelah menjadi satu rangkaian bunga,
barulah kerang dipasang pada kalung.
Triasasi mencetuskan Kerangnya tempelkan di bawah dan
diikat dengan kain agar tidak mudah
sebuah ide brilian, dia jatuh.

memanfaatkan kerang Kalung batik kombinasi kerang ini
kerap laris diburu pembeli. Setiap Acik
yang berserakan. Kerang- Yuli mengunggah ke Facebook dan
Instagram, tak lama sudah ada pembeli.
kerang itu kemudian Saat mengunggah produknya, Acik
Yuli menyelipkan cerita seputar proses
dijadikan berbagai macam pembuatan aksesorisnya. Khusus
di Instagram dia kerap mendapat
aksesoris, seperti kalung, pelanggan baru dari kalangan milenial.
Dalam sebulan, Acik Yuli mampu meraup
gelang, dan cincin. omzet Rp8-10 jutaan.

Tak dinyana, aktivitas yang
dilakukan di tempat yang tak
jauh dari rumahnya tersebut,
akhirnya menjadi ladang bisnis yang
mampu menghasilkan uang jutaan
Rupiah.

Aksesoris buatan Acik Yuli sekilas
nampak sama dengan kerajinan
lainnya. Namun setelah dilihat, yang
membedakan adalah aksen motif batik
serta tambahan hiasan terumbu karang.
Hal itu menjadi ciri khas sekaligus
menjadi daya tarik produk yang diberi
label Amaopi.

Acik Yuli merangkai motif hiasan
kalung dengan memotong kain batik
dan tali terlebih dahulu. Pada tahap
pemotifan, dia menggunakan teknik
suspenso, yakni perekatan motif kain
batik dengan kawat. Di dalam batik
terdapat dua lapisan dan di antara dua

8 99 Inspiring Business

99 Inspiring Business

facebook.com/selendang.semanggi instagram.com/selendangsemanggi

Aminah Selendang Semanggi

Antar Pecel Semanggi,
Bayarnya Bisa COD

Keputusan Aminah
membeli mobil BMW
dan Avanza bukan
untuk bergaya atau
pamer. Dia memakai
kendaraan tersebut untuk
mengantarkan pesanan
pecel semanggi kepada
pelanggannya.

Aminah yang tinggal di Dari belajar menggunakan instrumen Dari media sosial, Aminah menjaring
Kecamatan Sambikerep, media sosial itu, Aminah merasa senang banyak pelanggan. Untuk yang berada
Surabaya tidak menjual karena menambah jaringan dan kawan di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik
semanggi keliling lagi. Aminah kini hanya baru. Dia juga selalu antusias jika ada dia mengantar produknya sendiri ke
melayani penjualan pecel semanggi respons berupa like dan komentar pemesan dengan metode cash on
lewat pesanan online dan pameran saja. setiap kali posting produk. Aminah juga delivery (COD). Sementara untuk
Pelanggan terbanyaknya adalah dari berusaha responsif dengan menjawab pemesan di luar kota, biasanya semanggi
warga yang tinggal di kawasan elit di semua pertanyaan, baik dari pemirsa instan, Aminah menggunakan jasa
Surabaya Barat. maupun pembeli. pengiriman barang logistik.

Aminah mulai mengenal pemasaran
online di tahun 2016. Belajar dari nol,
Aminah mulai dari membuat akun
Facebook, kemudian akun Instagram
setahun berikutnya. Aminah belajar
cara mem-posting foto produk, menulis
teks, dan seterusnya. Tidak hanya akun
pribadi, Aminah juga mempunyai akun
Facebook Business dan Instagram
Business. Untuk menambah jangkauan,
dia juga aktif di beberapa grup kuliner di
Facebook.

99 Inspiring Business 9

99 Inspiring Business

facebook.com/beadstowncraft instagram.com/beadstowncraft

Ardian Rosita Beadstown

Beadstown: Gaet Pelanggan
Baru dari Promosi Instagram

Tahun 2016, Ardian Rosita

sering mengunjungi

sentra batu mulia. Dia

waktu itu hanya melihat

model dan jenis batu

mulia yang sempat

populer itu. Rosita saat

itu sama sekali tidak

paham soal batu mulia,

dia hanya menjadi

pengamat saja dan lebih

banyak jadi pendengar. Namun, dari seringnya Rosita kesempatan mengikuti pameran, kalung
mengunjungi sentra batu berliontin tembaga batu alam buatannya
mulia itu, tercetuslah sebuah berhasil memikat hati artis Marissa
ide untuk membuat aksesoris batu alam. Haque. Marissa membeli beberapa
Rosita berpikir untuk membuat aksesoris produk yang diberi label Beadstown itu.
batu yang cocok untuk perempuan.
Dia kemudian membeli bahan-bahan Kesempatan jualan online juga tak
seperti batu alam, kawat wayer, dan lain disia-siakan Rosita. Melalui akun
sebagainya. Facebook dan Instagram, dia gencar
mempromosikan produk-produknya. Dia
Mulanya Rosita hanya membuat dua juga men-tag akun-akun yang memiliki
hingga tiga produk. Dia lantas menjual follower banyak. Hal itu supaya mereka
ke teman-temannya dan ternyata laku. turut meng-endorse produk Beadstone.
Uangnya dia putarkan untuk dibelikan Selain itu, Rosita juga beriklan di
bahan-bahan dan kembali menjualnya Instagram Ads.
untuk mendapatkan keuntungan yang
berlipat. Hasilnya memuaskan. Pelanggan Rosita
terus bertambah. Puluhan produk
Rosita semakin tertantang untuk dijual tiap bulannya dengan dibanderol
membesarkan usaha ini. Berbagai Rp15 ribu hingga Rp1 juta. Omzet
kreasi aksesoris lahir dari tangannya, penjualannya pun naik sekitar 50 persen.
seperti bros batu alam, gelang, kalung Rosita bisa meraup omzet hingga sekitar
liontin, dan masih banyak lagi. Dalam Rp 20 juta sebulan.

10 99 Inspiring Business

99 Inspiring Business

facebook.com/alsierbatik instagram.com/batikalsiersby

Ari Bintarti Batik Alsier

Gunakan Facebook dan
Instagram, Ari Gaet
Pelanggan dari Singapura

Senang, bangga, dan
surprise. Begitu perasaan
Ari Bintarti, pemilik Batik
Alsier. Betapa tidak,
usaha yang dirintis sejak
tahun 2009 bisa tumbuh
mekar. Dari tangan
dinginnya, lahir produk-
produk batik motif
pesisir yang kini telah
menasional. Bahkan,
hingga punya pelanggan
fanatik di Singapura.

Batik Alsier merupakan home dan Instagram. Tak terkecuali pelanggan dilanjutkan dengan closing.
industry. Tempat produksinya dari Singapura yang biasanya bertanya
berada di Wonorejo, Kecamatan banyak hal sebelum membeli. Ari berkomitmen menjaga kualitas.
Rungkut, Surabaya. Motif batiknya Karenanya, dia tidak sembarangan
bernapaskan pesisir dan representasi Ari yang dinobatkan sebagai pemenang membuat batik. Sebulan, dia hanya
Kota Pahlawan, seperti Tugu Pahlawan, Pahlawan Ekonomi Surabaya 2014 memproduksi 50 lembar batik. Dia paling
Bambu Runcing, Semanggi, Tari Remo, kategori Creative Industry itu merasakan banyak membuat tiga lembar untuk
dan masih banyak lagi. Ada juga corak peluang di dunia fashion sangat terbuka satu motif. Jumlah itu sudah maksimal
mangrove Alsier, yakni mewakili dan menjanjikan meski pemainnya meski dia dibantu enam orang dalam
Surabaya yang getol melakukan sangat banyak. memproduksi batik tulis.
penyelamatan lingkungan.
Setiap mengunggah produk di media
Ari menggaet banyak pembeli dari sosial, Ari tak perlu menunggu lama
aktivitasnya di dunia maya, termasuk untuk mendapatkan respons calon
mengunggah produknya di Facebook pembeli. Biasanya setelah bertanya
terkait bahan, motif dan ukuran, lalu

99 Inspiring Business 11

99 Inspiring Business

facebook.com/Cizkrezz instagram.com/ariescookies

Aries Kurniawati Cizkrezz

Berkat Facebook, Aris
Terbangkan Almond Crispy
Hingga Bertemu Pengusaha

Awalnya, Aris Kurniawati

memasang iklan di

Facebook dan Instagram

untuk promosi penjualan

almond crispy semanggi.

Produk dengan label

Cizkrezz tersebut dibuat

sejak akhir 2015. Produk

ini memakai kacang

macadamia lokal asal

Bondowoso sebagai

pengganti kacang almond Aris menceritakan bahwa Dari situ, Aris tahu bahwa pengusaha
untuk topping. Sebagai almond crispy semanggi tersebut adalah pengusaha perkebunan
campurannya, Aris miliknya bisa didapatkan di organik bersertifikat yang mempunyai
memakai daun semanggi sejumlah gerai di Surabaya. Tak hanya perkebunan organik di Gresik dan Batu.
agar kue semakin renyah itu, pelanggan juga bisa mendapatkan
dan mempunyai rasa yang almond crispy ala Aris di GrabFood Ketika berkeliling perkebunan yang
unik. maupun Go-Food, bahkan juga dijual di terletak di Mondoruko, Gresik, Aris dan
dalam penerbangan maskapai Citilink pengusaha tersebut bersepakat untuk
bersama beberapa produk pelaku Usaha menjajaki kerja sama. Almond crispy ala
Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Aris yang merupakan produk inovatif
Pahlawan Ekonomi. dapat mengembangkan produknya
dengan menggunakan bahan-bahan
Dari berbagai jangkauan produk organik dari kebun tersebut.
tersebut, Aris dapat bertemu salah satu
pengusaha perkebunan yang senang
dengan almond crispy ala Aris. Singkat
cerita, Aris lantas diundang pengusaha
perkebunan itu. Mereka kemudian
bertemu di kantor pengusaha tersebut
yang berlokasi di kawasan Gresik.

12 99 Inspiring Business

99 Inspiring Business

facebook.com/ verrinzanindy instagram.com/ verrinza_design_and_art

Catur Andriani Verrinza Design & Art

Verrinza Design & Art: Jasa
Jahit Online yang Banjir
Orderan Dari Luar Pulau

Peluang usaha menjahit
bisa dikatakan sangat
menjanjikan, apalagi
di era modern seperti
sekarang, permintaan
untuk membuat baju
cukup tinggi. Bahkan
menjelang hari-hari
besar, permintaan dapat
meningkat dua atau tiga
kali lipat sekaligus.

Selain permintaan tinggi, usaha Cara ini terbukti sangat ampuh. Sebab, memposting ada permintaan menjahit
menjahit tak perlu mengeluarkan sebagian besar pelanggan Catur baju dari klien.
dana besar untuk sewa tempat. sama sekali belum pernah bertemu
Usaha menjahit juga tak membutuhkan dengannya. Dia sangat terbantu dalam Ada beberapa jenis baju, mulai dari tipe
tempat strategis. Peluang usaha inilah mempromosikan produk sampai ke luar kasual hingga formal seperti kebaya. Dia
yang dimanfaatkan perempuan pelaku Surabaya, bahkan ke luar pulau Jawa. juga melayani penjualan kerudung dan
usaha Surabaya, Catur Andriani (Nindy). Banyak pesanan menjahit datang dari baju lukis.
orang yang jaraknya sangat jauh dari
Catur memulai usaha menjahit sejak tempat usahanya. Untuk baju pesta dan kebaya, Catur
2015 silam dengan memanfaatkan sangat menguasai teknik payet dan
aktivitas online. Dia memajang Tak berpuas diri, Catur Andriani drapery. Teknik-teknik tersebut sangat
produknya di Facebook dan Instagram terus meningkatkan kreativitas dan penting dalam merealisasikan desain
dan menunjukkan secara detail finishing pengetahuannya mengenai tren fesyen baju sesuai keinginan pelanggannya. Dari
produk. Di media sosial, masyarakat terbaru. Dia juga kerap membagikan bisnis ini, Catur Andriani mampu meraup
bisa mengetahui kualitas produk yang konten terkait proses dalam puluhan juta Rupiah setiap bulannya.
dibuatnya. menggambar pola, menggunting bahan, Sebanyak 80 persen pendapatan
serta mengobras. Biasanya, setelah diperoleh dari aktivitas di media sosial.

99 Inspiring Business 13

99 Inspiring Business

facebook.com/DAPUR-Flamboyan-321073404929827 instagram.com/dapurflamboyan

Chofiyah Dapur Flamboyan

Lapis Surabaya Laku Dijual
Di Bazar Online

Hj. Chofiyah alias Bu Jai

girang bukan kepalang.

Dia merasa mendapat

pengalaman berharga

setelah mengikuti

bazar online. Kue lapis

Surabaya buatannya laku

terjual, pelangganya juga

bertambah. Dia semakin

yakin jika media sosial

sangat dahsyat digunakan

untuk menjual produk- Ceritanya, pada 30 Mei 2020, keunggulan Lapis Surabaya yang
produknya. bertepatan dengan Hari bercita rasa tinggi dengan bahan-bahan
Jadi Kota Surabaya ke-727, unggulan dan ukuran yang bervariasi.
Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda Dia juga menawarkan potongan harga
menggelar Halal Bihalal Online. Salah khusus yang disediakan untuk pembeli
satu kegiatan yang digelar adalah bazar pada hari itu saja.
online. Terdapat beberapa pelaku usaha
kreatif yang diundang mengikuti bazar Sedikitnya 52 boks lapis Surabaya
online tersebut, salah satunya ialah terjual usai bazar online. Lapis Surabaya
Bu Jai. miliknya banderol Rp70 ribu per boks.
Tidak hanya lapis Surabaya, snow cake
Bu Jai adalah pelaku usaha paling senior dan kue hantaran yang diproduksinya
di Pahlawan Ekonomi. Usianya 72 juga laku. Bu Jai dinobatkan sebagai
tahun. Produk unggulannya adalah lapis Juara Kedua Pahlawan Ekonomi Award
Surabaya dengan brand De Lapis. Bu Jai 2015 Kategori Home Industry.
merintis bisnis di usia tidak muda lagi,
yaitu waktu dia berumur 64 tahun. Dia
mulai bergabung di program Pahlawan
Ekonomi pada tahun 2011 dengan
memulai bisnisnya dari nol.

Dalam bazar online tersebut, Bu Jai
memamerkan sekaligus menceritakan

14 99 Inspiring Business

99 Inspiring Business

facebook.com/choiriyah.aisyah.5 instagram.com/ choiriyah.aisyah55

Choiriyah Anggrek

Rujak Cingur Rumput
Laut Bawa Choiriyah Raih
Penghargaan

“Idenya spontan,” begitu

pengakuan Choiriyah.

Perempuan pelaku

usaha ini meracik

rujak cingur berbahan

rumput laut. Dia memilih

bahan tersebut karena

mempunyai khasiat

yang sangat banyak,

yakni membantu Dari kreasinya itu, Choiriyah juga dengan rumput laut yang menjadi
menurunkan berat bisa mendulang jutaan pembeda dengan produk rujak cingur
badan, mempercepat Rupiah. Dia juga mendapat lainnya.
penyembuhan luka, penghargaan Juara III Pahlawan
menguatkan tulang dan Ekonomi Award 2012 untuk Kategori Kemasan rujak cingur rumput laut ini
gigi, baik untuk penderita Culinary Business. Dia juga kemudian juga menjadi menarik setelah produk
diabetes dan kolesterol, dinobatkan menjadi Best of The Best Choiriyah diikutsertakan dalam program
Pahlawan Ekonomi Award 2015 untuk Tatarupa. Tatarupa adalah program
Kategori Culinary Business. repackaging dan rebranding Pahlawan
Ekonomi bekerja sama dengan Kreavi
dan terhindar dari Rujak cingur rumput laut dipasarkan di mana pelaku usaha dipertemukan
pembengkakan kelenjar melalui media sosial Facebook. Sistem dengan para desainer muda.
tiroid. pemesanan dilakukan secara online
melalui delivery order. Choiriyah Kendati sudah berhasil, Choiriyah masih
menyasar segmentasi pasar untuk aktif mengikuti pelatihan Pahlawan
semua kalangan usia. Dari aktivitas Ekonomi yang diselenggarakan
online tersebut, Choiriyah bisa di Kaza City Mall. Choiriyah ingin
menggaet pelanggan baru. terus mengasah kemampuan dan
mengembangkan produk andalan. Dia
Choiriyah menjamin kesegaran buah- juga berminat membuat produk baru
buah yang dipakai sebagai bahan rujak yang kreatif dan inovatif.
cingur. Terasi dan petis sebagai andalan
merupakan produk khas Surabaya, dan

99 Inspiring Business 15

99 Inspiring Business

facebook.com/almondcrispypawonkue instagram.com/pawonkue.id

Choirul Mahpuduah Pawon Kue

Dipecat dari Buruh Pabrik,
Sukses jadi Juragan Kue

Bahagia dan bersyukur. Perjuangan Bu Irul, begitu ia Kue menjajakan dagangan berupa kue
Begitulah kalimat karib disapa, sangat inspiratif basah dan kue kering. Ketika itu, pembeli
meluncur dari bibir dalam menapaki jalan yang berjubel. Sebagian besar dari Surabaya,
Choirul Mahpuduah. sangat berliku saat membuka Kampung Gresik, dan Sidoarjo.
Perempuan pemberani Kue. Tak salah jika kemudian sosoknya
yang sukses membuka dikaitkan dengan nama Kampung Kue Singkat cerita, kisah Choirul Mahpuduah
usaha kue. Dia juga yang kini makin mendunia. dan Kampung Kue makin banyak
berhasil mendorong diketahui publik. Ini terjadi setelah
warga di sekitar Cerita bermula di tahun 2017, Bu video berdurasi 2,3 menit yang menjadi
rumahnya bangkit dari Irul terpilih menjadi salah satu kampanye program #SheMeansBusiness
jeratan ekonomi dengan endorser Facebook untuk program menjadi viral di media sosial. Banyak
membuka usaha berlabel #SheMeansBusiness. Dia kemudian kalangan datang ke Kampung Kue. Bukan
Kampung Kue di Rungkut diprofilkan sebagai perempuan yang hanya dari Surabaya, tapi juga daerah
Lor, Surabaya. merintis usaha dan menjadi tokoh lain di Indonesia, bahkan dari luar negeri.
penggerak ekonomi warga dengan
mendirikan Kampung Kue. Beberapa tamu luar negeri yang
berkunjung ke Kampung Kue di
Tim Facebook dua kali mendatangi antaranya dari Belanda, Jepang, China,
Kampung Kue. Kedatangan pertama Korea Selatan, Australia, Hongkong,
ingin melihat denyut kehidupan di Taiwan, Singapura, Macau, Brunei
Kampung Kue. Kedatangan kedua, tim Darussalam, dan Filipina. Sebagian besar
Facebook melakukan pengambilan tamu berasal dari kalangan akademisi
gambar pada jam dua dini hari, tepat dan NGO.
di saat para pelaku usaha di Kampung

16 99 Inspiring Business

99 Inspiring Business

facebook.com/ candrapalkom instagram.com/cicacollection

Cica Ruana Cica Collection

Garap Bisnis Fesyen, Cica
Raup Pendapatan Rp25 Juta
per Bulan

Kisah Cica Ruana

merintis bisnis fesyen

patut dijadikan contoh.

Memanfaatkan

teknologi digital, bisnis Melihat tingginya prospek bisnis ini,
Cica akhirnya bergabung dengan
Cica Collection yang Pahlawan Ekonomi. Cica merasa sangat
terbantu karena jaringan bisnisnya
dirintisnya mampu semakin luas. Dia juga terus mengasah
keterampilannya dalam membuat
menembus pasar produk dan pemasaran.

Taiwan. Bahkan, dalam Kini, Cica memasarkan produk
memanfaatkan teknologi digital seperti
sebulan Cica bisa meraup Facebook, WhatsApp, dan Instagram.
Dia memposting produk yang sudah
pendapatan Rp25 juta. jadi, berikut testimoni pelanggannya.
Cica juga membagi tips dan trik terkait
Cerita bermula saat Cica usahanya.
memulai bisnis fesyen pada
2017 silam dengan membuat Dampak memasarkan produk lewat
baju pesta. Cica membuat produk online sangat besar. Cica kini memiliki
tersebut dari bahan-bahan pilihan. pelanggan dari Surabaya, Palembang,
Dalam pengerjaannya, Cica pun tak Jakarta, Batam, Kalimantan, Bengkulu,
sembarangan karena memadupadankan Medan. Bahkan, ada beberapa
dengan pernak-pernik lainnya sehingga pelanggannya yang berasal dari Taiwan.
produk yang dihasilkan membuat
pelanggan sangat puas. Selain online, Cica juga mengikuti
pameran dan bazar, di antaranya
Awal mula memproduksi baju pesta, Cica Mlaku-Mlaku Nang Tunjungan, Surabaya
hanya mengandalkan pemasaran dari Great Expo, dan Jatim Fair. Dia juga
mulut ke mulut. Customer yang merasa kerap diundang mengikuti event Dinas
puas dengan produk Cica Collection Perdagangan Surabaya. Di workshop-
kemudian menceritakan kepada saudara nya, Jalan Kedinding Lor Palem 1/21,
dan koleganya. Lambat laun, customer Surabaya, Cica mengerjakan sendiri
terus bertambah dan bahkan produknya produksi baju pesta.
digandrungi kaum milenial.

99 Inspiring Business 17

99 Inspiring Business

facebook.com/inapiesusu instagram.com/inapiesusu

Dahliana Tuhuteru Ina Pie

Manfaatkan Facebook Live
dengan Beth Ann Lim, Dahliana
Kebanjiran Order Pie

Dahlia Tuhuteru tak
pernah menyangka saat
Head of Community
Affairs Asia Pacific
Facebook Beth Ann
Lim berkunjung ke
kediamannya di Asrama
Brimob, Jalan Gersik,
Surabaya, Juli 2019 lalu.
Pengalaman itu tak kan
pernah dia lupakan.

Tak disangka, usahanya hatinya. Dahliana pun bangkit dengan hanya dari Surabaya, tapi juga daerah
berdagang kue pie sangat membangun usaha membuat pie. lain di Indonesia.
diapresiasi oleh Facebook.
Kehadiran Beth Ann Lim benar-benar Momen bertemu Beth Ann Lim Beth Ann Lim hadir di Surabaya
disambut antusias oleh Dahliana. Dia tak ingin dia lewatkan begitu saja. untuk melihat perkembangan pelaku
merasa sangat terhormat karena rumah Dahliana mengabadikan pertemuan usaha Pahlawan Ekonomi. Facebook
yang sekaligus dipakai sebagai tempat itu menggunakan Facebook Live. Tak melalui program #SheMeansBusiness,
produksi pie itu dikunjungi Beth Ann ayal, Facebook Page Ina Pie pun banjir mengapresiasi dan memberdayakan
Lim. komentar dan like. Sebagian besar perempuan wirausaha di seluruh
pemirsa memberi ucapan selamat dan Asia Pasifik, termasuk Indonesia. Di
Dua jam lebih Beth Ann Lim berada di menyatakan salut atas perjuangan Indonesia, Facebook bekerja sama
rumah Dahliana. Mereka berbincang Dahliana. dengan Pahlawan Ekonomi. Dari sekian
banyak hal. Dahliana menceritakan orang yang diseleksi, Dahliana Tuhuteru
usaha yang dirintisnya sejak tahun 2010 Setelah peristiwa itu, Dahliana terpilih menjadi pelaku usaha yang
itu, termasuk pengalaman pahitnya kebanjiran pesanan. Mayoritas datang dikunjungi pimpinan Facebook tersebut.
sebagai seorang single parent. Kala dari pelanggan baru. Mayoritas di antara
itu, dia harus menanggung banyak mereka mengaku mengetahui Ina Pie
tagihan dan menghidupi kedua buah dari tayangan di Facebook Live tersebut.
Para pelanggan baru tersebut bukan

18 99 Inspiring Business

99 Inspiring Business

facebook.com/artchisa instagram.com/

Danik Dwi Happy Aprilia Arthisa Tui-Tui

Dapat Inspirasi dari Risma,
Danik Sukses Buat Bantal
Leher khas Surabaya

Tantangan dari Wali Kota
Surabaya Tri Rismaharini
untuk membuat produk
cendera mata khas
Surabaya dengan kualitas
internasional dijawab
Danik dengan serius.
Dari tantangan tersebut,
lahirlah bantal leher
khas Surabaya yang kini
menjadi bisnis andalan
Danik.

Bantal leher yang dibuatnya foto-foto terbaik dari produknya.
itu berhiaskan ikon Surabaya Hasilnya tak sia-sia. Bantal leher yang
seperti Monumen Tugu berlabel Arthisa Tui-Tui tersebut diminati
Pahlawan, Monumen Suroboyo, dan oleh calon pembeli. Danik banjir pesanan
Jembatan Suroboyo. Bantal leher ini dalam jumlah besar.
juga unik, sarung bantal leher tersebut
bisa dicuci. Hal ini menjadikan bantal Dari situ, Danik memperluas usahanya
leher tersebut lebih awet dibanding dengan menjadi penyedia bantal leher
bantal leher lain yang ada di pasaran. salah satu agen travel ternama di
Surabaya. Selain bantal leher, dia juga
Untuk menjual produknya, Danik membuat gantungan kunci berbahan
menjajaki pasar online. Dia flanel, tas, ompet, dan apron multifungsi.
mempromosikan produknya di Facebook Khusus untuk apron multifungsi diminati
dan Instagram dengan mengunggah beberapa salon di Surabaya.

99 Inspiring Business 19

99 Inspiring Business

facebook.com/DianaDessertPudding instagram.com/dapurdiana

Deby Miradiana Dapur Diana

Dapur Diana: Tiap Hari
Posting, Tiap Hari Laku

Sejak mengundurkan diri
sebagai pegawai bank,
Deby Miradiana berpikir
keras bisa beraktivitas
produktif di rumah.
Terinspirasi dari para
perempuan yang bisa
mendulang uang dari
berjualan secara online,
Deby kemudian iseng
mencobanya.

Kebetulan, Deby mempunyai memesan. Deby senang karena pembeli
bekal untuk mengolah yang tidak dia kenal memberikan
puding yang dipelajari secara testimoni positif dan berakhir menjadi
otodidak. Dia melakukannya dengan pelanggan setia.
mengambil referensi dari buku-buku
resep masakan dan tutorial di media Debby memiliki berbagai produk, yakni
sosial. salad buah, minuman kemasan Ojito,
camilan kemasan kacang bawang
Setelah puding buatannya jadi, Deby Kabau, dan permen manisan agar-agar
iseng mem-posting pudingnya di mager. Sebanyak 70 persen penjualan
Facebook. Tak disangka, banyak produknya melalui online.
komentar menghujani posting tersebut.
Sebagian besar adalah temannya yang Deby juga rutin membuat program
bertanya ukuran, bahan, dan harga. diskon, memberikan bonus
Deby melayani dengan ramah dan pembelanjaan dengan nominal tertentu,
gembira. serta free ongkir. Rata-rata, dalam
sebulan dia mampu meraup Rp24 juta.
Deby makin bersemangat mem-posting Sebanyak 30 persen kenaikan omzet
puding buatannya. Jika sebelumnya berasal dari jualan online di Facebook
sepekan hanya dua hingga tiga kali, dan IG.
sekarang setiap hari. Kebetulan, setiap
hari pasti laku. Banyak pelanggan
bermula dari bertanya kemudian

20 99 Inspiring Business

99 Inspiring Business

facebook.com/payupayu instagram.com/payupayu.surabaya

Deny Wijayanti Payu Payu

Payu Payu: Cookies Ikan
Gabus yang Menang
Kompetisi di Instagram

Dari berbagai lomba yang Global Alliance for Improved Nutrition. Perempuan satu
diikuti, Denny pernah masuk Dari kompetisi tersebut, dia mendapat ini aktif mengikuti
20 besar lomba produk ikan hadiah berupa pembelian voucher lomba di Instagram,
laut yang diadakan oleh Jejaring Pasca produk sebesar Rp25 juta. terutama lomba yang
Panen untuk Gizi Indonesia (JP2GI). berhubungan dengan
Lomba ini menjadi bagian dari program Bisnis kue gabus Yanti bermula kuliner. Keikutsertaan
Kementerian Kelautan dan Perikanan dari bergabungnya dia di program Deny Wijayanti bukan
(KKP). pemberdayaan ekonomi Pahlawan tanpa alasan. Yang
Ekonomi pada tahun 2017. Dia waktu itu utama, dia ingin
Yanti, begitu dia karib disapa, menyajikan ingin bisa membuat kue enak, bergizi, memperkenalkan brand
cookies ikan gabus. Kue ini sangat layak dan halal. Selain dijual, dia juga ingin Payu Payu miliknya. Dia
dikonsumsi anak-anak berkebutuhan membagikan kepada anak-anak yang tidak menargetkan untuk
khusus. Hasilnya, produknya dianggap nasibnya kurang beruntung, yaitu yang menang di kompetisi itu,
inovatif lantaran sangat dibutuhkan membutuhkan asupan makanan bergizi. kemenangan hanyalah
untuk mencegah stunting. Dari lomba sebuah bonus.
itu, dia mendapat hadiah uji nutrisi gratis Selama ikut pelatihan, dia mencoba
di Sucofindo. berbagai resep berkali-kali. Hingga mendapatkan masukan dan saran.
pada akhirnya, dia mampu membuat Sampai akhirnya, dia berani menjual di
Yanti juga pernah masuk 10 besar beberapa varian kue. Awalnya, kue media sosial dan pameran.
Lomba Business Innovation Challenge buatannya dibagikan ke teman-
yang diadakan organisasi nonprofit temannya untuk dicoba sehingga Yanti

99 Inspiring Business 21

99 Inspiring Business

facebook.com/diahcookiesssby instagram.com/diahcookies_

Diah Arfianti Diah Cookies

Raup Miliaran Rupiah,
70 Persen Penjualan dari
Facebook dan Instagram

Meski tak memiliki
toko, Diah Arfianti bisa
meraup omzet miliaran
rupiah. Sebanyak 70
persen produk kue kering
buatannya laku terjual
secara online, terutama
melalui Facebook dan
Instagram.

Jika disuruh menceritakan produk yang dia tampilkan, namun Diah cash on delivery (COD) dan komentar
pengalamannya, Diah pasti tersipu. juga selalu menampilkan bukti-bukti pembeli, sekaligus memberi kesan jika
Yang paling diingat adalah di awal pembelian yang telah berhasil untuk penjualan kue kering lewat media sosial
dia belajar digital marketing di Program meyakinkan pembeli bahwa tokonya laku setiap hari.
Pahlawan Ekonomi yang dibimbing dapat dipercaya. Meski Diah sempat
oleh para tutor dari Facebook. Diah khawatir dituduh sombong, namun Diah selalu senang berbagi pengalaman
hapal betul kali pertama belajar empat bagi dia ini penting untuk menjaga bisnis menggunakan instrumen digital.
tips digital marketing, yakni: apa cerita kepercayaan calon pembeli akan Beberapa kali dia diminta menjadi
Anda?, tujuan bisnis, target pasar, dan tokonya. mentor bagi pelaku usaha lain. Diah
USP (unique selling point). Pelajaran menyemangati siapa saja agar tak
tersebut benar-benar membekas di Hasilnya pun sangat terasa. Diah benar- berkecil hati meski tak punya modal
ingatannya. benar merasakan strategi pemasarannya besar untuk memulai usaha. Banyak
menjadi tepat sasaran lantaran belajar orang yang mencicipi keberhasilan
Setelah dicoba, Diah mengaku terkejut. segementasi penjualan. Saat kuenya setelah belajar bermedsos dengannya.
Pasalnya, barang yang dia posting di laku, dia mengunggah foto ketika
Facebook, direspons pembeli, sehingga
dia pun bisa langsung melayani. Untuk
wilayah Surabaya, barang yang dipesan
dia kirim sendiri. Sementara untuk
pemesan luar kota, dikirim melalui jasa
ekspedisi.

Di media sosial, Diah selalu menjaga agar
kontennya otentik. Bukan hanya foto

22 99 Inspiring Business

99 Inspiring Business

facebook.com/Velista-Craft-629208017497187 instagram.com/velista.craft

Diah Wahyuni Velista Craft

Gabung Program Pahlawan
Ekonomi, Omzet Usaha Diah
Wahyuni Langsung Melejit

Kreativitas tinggi sangat
dibutuhkan untuk
memajukan usaha di
era teknologi saat ini.
Tak hanya produk,
pemasaran juga harus
terus ditingkatkan. salah
satu caranya dengan
bergabung program
Pahlawan Ekonomi.

Diah Wahyuni merasakan kini mulai merambah pasar luar daerah. Di laman Facebook dan Instagram-
perbedaan yang sangat Diah beberapa kali mengirim pesanan nya, Diah menyajikan berbagai produk
signifikan setelah bergabung aksesoris ke Jakarta. yang dijual. Sebagian disajikan saat dia
dalam program Pahlawan Ekonomi pada mengikuti berbagai acara pameran
Maret 2018 silam. Pemilik Velista Craft Diah mengaku omzet penjualan dan bazar. Dia juga memanfaatkan
tersebut merasakan banyak kemajuan produk yang dilabeli Velista Craft marketplace untuk menambah daya
dan peningkatan keterampilan. Semua terus mengalami peningkatan dari ungkit penjualan produknya.
didapatkannya setelah aktif mengikuti tahun ke tahun. Berbagai pesanan
pelatihan yang digelar di Kaza City Mall terus berdatangan. Bahkan, mendekati
setiap pekan. Lebaran, banyak perusahaan yang
memesan produk aksesoris miliknya.
Diah memproduksi berbagai ragam
aksesoris berbahan batik. Produknya Diah memang serius melakukan
dikerjakan dengan tangan, di antaranya pemasaran online. Dia belajar digital
gelang, kalung, bros, dan manik-manik. marketing yang dipandu mentor-mentor
dari Facebook yang berkisar dari teori,
Diah merasakan usahanya terus tips dan trik, sampai praktiknya. Seperti
membesar dan nama merknya makin bagaimana cara mengemas konten
dikenal. Kreasi aksesoris buatannya yang unik dan menarik. Selain itu, dalam
juga bisa dilihat banyak orang. Bahkan program tersebut juga diajarkan cara
aksesoris yang berbahan batik miliknya membuat copywriting yang baik.

99 Inspiring Business 23

99 Inspiring Business

facebook.com/Omah-Pastel-1570262439947263 instagram.com/omahpastelsurabaya

Dian Novita Sari Omah Pastel

Omah Pastel Dongkrak
Penjualan Lewat Hadiah
Untuk Pelanggan

Dian Novita Sari memulai banyak pengalaman baru. Dia dapat beberapa reseller. Pastel buatannya
lebih mengenal pelanggannya meski juga dijual di sentra UKM Siola, Juanda,
usaha Omah Pastel di tidak bertemu secara langsung. Selain di Pelindo, Rukmaya, Via Valen, Patata,
Surabaya, Dian juga berhasil menggaet Park & Ride Mayjend Sungkono. Dari
tahun 2016 setelah dia pelanggan dari Jawa Timur. bisnisnya ini, Dian mampu meraup
pendapatan sekitar Rp7 juta per bulan.
bekerja di berbagai Untuk menggaet pembeli online, Dian Sedangkan dari aktivitas online mampu
mengunggah testimoni pelanggannya. mengerek penjualan sekitar 80 persen.
bank internasional Ini sangat membantu meningkatkan
kepercayaan pelanggan bahwa Pastel buatan Dian rasanya enak
di Indonesia. Produk produknya berkualitas. Dia juga dan renyah karena bahannya abon
memberikan diskon khusus untuk berkualitas dan dikerjakan secara
lulusan diploma pesanan dalam jumlah tertentu. manual memakai tangan. Pastel ini
Istimewanya, Dian juga acap mempunyai beberapa varian rasa, antara
Universitas Airlangga mengirimkan hadiah berupa produk lain: original, tewel, semanggi, dan pedas.
pada hari bersejarah pelanggannya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini juga
ini adalah pastel mini seperti ulang tahun, hari jadi pernah memberikan pujiannya usai
perkawinan, dan lainnya. mencicipi pastel buatan Dian.
dengan berbagai macam
Dari berjualan online, Dian memiliki
isian. Setelah gencar

melakukan penjualan

melalui media sosial,

Dian menjaga kesetiaan

pelanggannya dengan

memberikan hadiah di

hari spesial.

Dian memulai promosi
produknya secara online
melalui media sosial seperti
Facebook dan WhatsApp pada tahun
2016. Setahun kemudian, dia mengikuti
pelatihan digital marketing sebagai
bagian dari Program Pahlawan Ekonomi.
Dia mulai memperluas pasarnya ke
Instagram.
Lewat sosial media, Dian mendapat

24 99 Inspiring Business

99 Inspiring Business

facebook.com/raracraftdesign instagram.com/raracraftdesign

Dini Mariani Rara Craft

Dari Konsumsi Sendiri,
Produk Rara Craft Laris di
Lapak Online

Awalnya, Dini membuat

satu quiet book untuk

anak-anaknya. Quiet

book adalah buku peraga

yang terbuat dari kain

flanel. Buku ini berisi

aktivitas permainan

sederhana dan kreatif

untuk anak-anak. Setelah

jadi, Dini meng-upload

karyanya di Facebook

dan Instagram. Ternyata,

banyak dari teman dan Seiring waktu, Dini juga mencoba calon pembelinya. Selain itu gambar
pengikutnya berminat membuat tas handmade. Kejadian yang disajikan juga harus berkualitas
untuk memesan. Dari yang sama berulang, Dini tinggi. Sementara untuk teks, lebih
situ, Dini berusaha untuk mempromosikan di media sosial dan menggunakan kata-kata yang
serius dalam membuat banyak yang berminat untuk memesan. mengedukasi alih-alih berjualan.
produk tersebut.
Setelah mengikuti pelatihan teknis Dini juga menjadikan tiap pesanan
melalui program Pahlawan Ekonomi punya cerita menarik dari sisi customer.
yang diadakan oleh Facebook, Dini Dari situlah kemudian ada kepercayaan
mendapatkan pengetahuan yang dari pembeli. Rata-rata pelanggannya
lebih banyak dalam meningkatkan memesan barang tanpa melihat harga.
kualitas produknya. Selain itu, dia juga Mereka merasa puas dan bangga
mendapatkan pelatihan digital marketing memakai produk yang dilabeli Rara
di tahun 2017 untuk meningkatkan Craft. Dari aktivitas jualan online
engagement dengan pembelinya. tersebut, Dini mampu meraup kenaikan
omzet Rp3-5 jutaan sebulan.
Dalam media sosial, Dini memperkuat
karakter yang lebih pribadi. Brand
image-nya harus bisa diingat oleh

99 Inspiring Business 25

99 Inspiring Business

facebook.com/dwianalisiati instagram.com/ galery_parama_art

Dwi Ana Lisiati Parama Art

Bidik Pasar Anak Muda,
Andalkan Cluds Beads Pita

Dwi Ana Lisianti memulai
bisnis dengan susah
payah. Dia merasakan
sulitnya menggaet
pembeli dan pelanggan
meski sudah berbagai
cara dia ikuti untuk
berpromosi. Ana juga
sempat merasakan tidak
mendapat pesanan sama
sekali selama dua tahun
dan nyaris menutup
usahanya.

Pantang menyerah, Ana berhasil Untuk menjaga kualitas produk agar
bangkit. Berkat kesabaran tetap premium, Ana hanya melayani
dan ketelatenannya, Ana pembeli dengan sistem pre-order
membangkitkan lagi usahanya yang dengan anggapan produknya hanya
dimulai tahun 2013. Produknya dia dibuat dengan jumlah terbatas dan
naikkan menjadi dompet motif dengan terkesan eksklusif.
payet yang eksklusif dengan label
Cluds Beads Pita. Produk ini berbentuk Harga tas motif payet ini dibanderol di
tas berbahan oscar dengan ciri khas sekitar Rp120 ribu hingga Rp1 juta per
aksesoris payet dari batu alam. buahnya. Dalam sebulan, Ana mampu
meraup omzet sekitar Rp5 juta. Jika
Dia gencar berjualan di laman Facebook, terdapat banyak pesanan, omzet Ana
Instagram, dan beberapa marketplace. bisa tembus Rp30 juta sebulan. Berkat
Produk dengan aksesoris payet ini laku prestasinya, Ana dinobatkan menjadi
di kalangan anak muda karena mengikuti Juara Kedua Pahlawan Ekonomi Award
perkembangan zaman. 2019 untuk Kategori Creative Industry.

26 99 Inspiring Business

99 Inspiring Business

facebook.com/sendokkayudessert instagram.com/sendokkayu

Dwi Bayu Anggraini Sendok Kayu

Sendok Kayu: Mantan
Karyawan yang Raih
Penghargaan Food Startup
Indonesia

Setelah mundur dari

posisi analyst quality

control di sebuah

perusahaan produsen

mi dan snack, Dwi Bayu

Anggraini berinisiatif

memulai usaha kuliner.

Keputusan yang diambil

Anggi, panggilan ibu dari

anak kembar itu, lantaran

dia ingin menyediakan

waktu yang cukup untuk Anggi memulai usaha kue pertanyaan dari calon pelanggan selalu
anak-anaknya. Di luar bawang atau onion chips dari dia layani. Kejujuran, adalah salah satu
dugaan, usaha yang resep mertuanya. Makanan prinsip yang juga dia junjung tinggi.
dirintisnya itu sukses dan yang mempunyai tekstur seperti
mempunyai penghasilan pangsit ini dijualnya melalui media sosial Dengan menjalani bisnis ini, Anggi
yang lebih banyak Facebook dan Instagram. Kelebihan menjadi mempunyai waktu yang lebih
dibanding pekerjaan produknya adalah dibuat dari bahan- banyak untuk keluarganya dibanding
sebelumnya. bahan alami sehingga sehat dan halal. saat masih bekerja di perusahaan.
Bahkan, penghasilannya juga lebih
Saat ini, produknya sudah dijual di 10 tinggi dibanding saat dia masih menjadi
toko oleh-oleh di Surabaya. Selain karyawan, omzet usahanya bisa
itu, dia juga melayani pemesanan mencapai Rp15 - 20 juta per bulan. Tak
langsung secara online maupun offline. hanya itu, Anggi pun juga mendapatkan
Untuk menjajakan dagangannya Anggi penghargaan dengan terpilih menjadi
berprinsip untuk memberikan pelayanan 50 pelaku usaha kuliner di Food Startup
terbaik. Dia selalu menganggap Indonesia tahun 2017.
pelanggan adalah raja, jadi semua

99 Inspiring Business 27

99 Inspiring Business

facebook.com/UD-restu-ananda-208958535937798 instagram.com/

Elly Witarti Ningsih Restu Ananda

Jual Minuman Herbal secara
Online, Elly Raup Omzet
Rp10 Juta per Bulan

Memulai bisnis atau

usaha tak semudah

membalik telapak tangan.

Banyak rintangan harus

dilalui seperti produk

yang dijual tak laku di

pasaran. Hal inilah yang

dirasakan Elly witarti. tidak habis alias tidak terjual. Pernah WhatsApp, Facebook, dan Instagram.
dalam sebulan, Elly hanya mendapat
Elly memulai usaha dengan pemasukan Rp100.000. Tak disangka, penjualan produknya
memproduksi minuman kunyit mengalami peningkatan signifikan, lebih
asam. Pada awalnya, produk Tak mau menyerah, Elly kemudian 50 persen. Luar biasanya lagi, produk
tersebut dijual dengan cara dititipkan mencoba memproduksi minuman buatan Elly tak hanya dinikmati orang
ke beberapa toko. Namun dalam ekstrak, yakni sari jahe dan sari Surabaya saja, tapi juga pesanan datang
perjalanannya, banyak minuman yang temulawak. Tapi penjualan produk dari kota lain di Indonesia.
tersebut juga sangat lambat. Banyak
produk yang akhirnya dikembalikan Seiring berjalannya waktu, varian produk
karena tak terjual. Sebagian lagi malah yang diproduksi Elly juga bertambah.
tidak bisa dikonsumsi. Dia kini memproduksi minuman kunyit
asam, sari jahe, sari temulawak, puding
Namun awal 2015, Elly mengikuti sedot, minuman serai jeruk, dan sirup
program Pahlawan Ekonomi. Dia belimbing wuluh.
berkenalan dengan banyak pelaku usaha
mikro kecil menengah (UMKM). Elly Omzet penjualan yang berhasil
merasa mendapat banyak pengetahuan dibukukan Elly mampu menembus
dan wawasan baru. Keterampilannya angka rata-rata Rp10 jutaan setiap
juga mulai berkembang semenjak itu. bulan. Dia mengaku senang karena bisa
mewujudkan keinginan membahagiakan
Dari program tersebut, Elly belajar anak-anaknya. Dia kemudian
banyak hal. Mulai dari manajemen mendaftarkan diri bersama suami dan
keuangan, literasi keuangan, branding anak-anaknya ikut asuransi pendidikan
and packaging, digital marketing, dan asuransi kesehatan.
dan sebagainya. Elly kemudian mulai
memasarkan produknya secara online di

28 99 Inspiring Business

99 Inspiring Business

facebook.com/elitaondomohen instagram.com/ondomohenpack

Elytasari Anggarini Ondomohen Box

Bikin Kelompok Belajar
Medsos, Elyta Raup
Belasan Juta dari IG

Elytasari Aggraini punya
semangat belajar tinggi.
Perempuan pelaku
usaha ini tergolong
rakus membaca. Dia juga
selalu memanfaatkan
kesempatan untuk
mengasah pengetahuan
dan keterampilan.

Saat Pahlawan Ekonomi menjalin pesanan yang dia dapatkan dari media pasar dan strateginya, serta copywriting.
kerja sama dengan Facebook sosial. Pelanggannya pun bukan hanya di
untuk program Digital Marketing Surabaya, tapi daerah lain di Indonesia. Peserta pelatihan dibatasi 10 orang.
tahun 2016 silam, dia menyambut Mereka yang belajar juga membayar
dengan antusias. Dia mendaftar lebih Bareng pemilik Diah Cookies, Diah commitment fee sebesar Rp100.000.
awal sebelum kelas dibuka. Dia juga Arfianti, Elytasari membuat kelompok Komitmen tersebut dimanfaatkan
mengajak teman-teman perempuan belajar medsos (media sosial). Tujuannya sebagai hukuman, yaitu bila peserta
pelaku usaha lain ikut bergabung. untuk memantapkan pelajaran dari tidak mengerjakan tugas-tugasnya,
pelatihan digital marketing Facebook maka akan dikeluarkan dari kelompok
Elytasari Anggarini sebelumnya yang digelar di Kaza City Mall tiap hari tersebut. Lalu, uang commitment fee
adalah ibu rumah tangga. Dia pernah Sabtu dan Minggu. peserta tersebut akan disedekahkan.
merasakan di-PHK tahun 1998 akibat
krisis ekonomi. Bermodal pengetahuan Peserta kelompok belajar itu adalah Elytasari memetik “madu” dari belajar
dan modal seadanya, dia memulai para perempuan pelaku usaha di medsos. Setidaknya, dalam sebulan
bisnis handicraft kemasan yang dilabeli wilayah Kecamatan Genteng, Surabaya. meraup omzet besar. Dari Rp5,5 juta
Ondomohen Box. Produknya adalah Beberapa materi yang dipelajari di menjadi Rp15 juta sebulan.
tempat tisu eceng gondok, kemasan antaranya: mindset, belajar karakter
perhiasan, dan hampers. seseorang, optimasi medsos, konsistensi
laporan keuangan, menentukan target
Elytasari telah melek teknologi. Tak
salah bila dia manfaatkan instrumen
digital untuk berjualan. Facebook dan
Instagram menjadi andalannya. Banyak

99 Inspiring Business 29

99 Inspiring Business

facebook.com/sumpiabonmercon instagram.com/sumpiabonmercon

Erli Dahlia Hanggareksa

Hanggareksa: Tiap Hari
Ratusan Pak Sumpia Terjual
Online

Terilhami banyaknya
masyarakat yang
menyukai makanan
bercita rasa pedas
seperti sambal, Erly
Dahlia lantas membuat
produk sumpia. Sumpia

adalah makanan camilan

kue kering tradisional

yang terlihat berbentuk

seperti lumpia. Camilan

ini memiliki ukuran

sangat mini dan isi yang Sumpia ciptaannya itularis manis membuka usaha sendiri. Usaha yang
bervariasi antara lain isi di pasaran. Sumpia dengan pertama kali ditekuni adalah katering
abon, udang dan ebi. label Hanggareksa tersebut dan mengelola kantin di beberapa
mempunyai beberapa varian, di sekolah. Seperti di SD Ta’miriyah dan
antaranya jerawat manis, petok-petok, SMK Negeri 2 Surabaya.
original, sumpia pedes, dan pedes
gobyos. Dalam memproduksi sumpia dengan
aneka varian itu, Erly dibantu sembilan
Sumpia tersebut dijual secara online karyawan. Sebagian besar direkrut dari
dengan kisaran harga Rp17 ribu per warga di sekitar rumahnya. Produk-
70 gram di Facebook, WhatsApp, dan produknya juga dititipkan di beberapa
Instagram. Erly bisa menjual puluhan sentra UKM milik Pemerintah Kota
bahkan ratusan pak per harinya melalui Surabaya dan di outlet-outlet Lapis
berjualan online. Dia juga bisa menggaet Kukus Surabaya. Dari bisnis yang
pelanggan baru dari berbagai kalangan. ditekuni ini, Erly mampu mendapatkan
omzet sampai Rp30 jutaan per bulan.
Erly sebelumnya bekerja di sebuah
perusahaan kontraktor. Awal 2018,
dia mencoba peruntungan dengan

30 99 Inspiring Business

99 Inspiring Business

facebook.com/ sandalkuhandmade.mufida.5 instagram.com/sandalkuhandmade

Erna Mufida Sandalku Handmade

Sandalku Handmade:
Sandal Handmade yang
Sudah Keliling Dunia

Kreativitas Erna Mufida
patut diacungi jempol.
Jari jemarinya mampu
menciptakan sandal
cantik dan unik yang
dibalut aneka kain perca.
Usaha ini berawal dari
hobi Erna membuat pita-
pita kecil, bros mungil dan
aksesori serta menjahit.

Pada awalnya, Mufida hanya Erna sendiri memberi label produknya sudah keliling dunia. Ini terjadi ketika
mampu membuat lima pasang Mufida Home Creative. Sandal ini dibuat ada kapal pesiar datang dari Amerika
sandal. Sebab, butuh kesabaran dari sandal jepit, lalu dibungkus dengan dan Eropa dan banyak wisatawan asing
ekstra untuk membuat sandal yang 100 kain katun Jepang, busa, dan dihiasi membeli sandal handmade buatan
persen dikerjakan tanpa mesin jahit ini. bunga-bunga. Untuk ukuran sandal kecil, Mufida.
Namun demikian, sandal handmade proses pembuatannya lebih rumit. Ini
Mufida terbilang ramah di kantong yang karena untuk menjahit bunga-bunganya Dari bisnis ini, Mufida berhasil meraup
dibanderol Rp60.000 per pasang. harus teliti dan rapi. Namun, harganya Rp7 jutaan tiap bulan. Produk kreasi
lebih murah karena minim bahan. yang kini dikenal dengan sebutan merek
terdaftar Sandalku Handmade ini sudah
Aneka model bunga yang menjadi tersebar di delapan outlet di Surabaya.
hiasan sandal Mufida menjadi ciri khas
produk yang dipasarkan secara online di Mufida mempekerjakan dua orang
Instagram. dalam produksi dengan menghasilkan 15
pasang sandal per harinya.
Kendati belum diekspor, sandal Mufida

99 Inspiring Business 31

99 Inspiring Business

facebook.com/rajunganeburiza instagram.com/rajunganburiza_

Evie Noor Izza Rajungan Bu Riza

Dijual Online, Kare Rajungan
Bu Riza Diburu Pecinta
Seafood

Evie Noor Izza
memanfaatkan makanan
olahan laut. Perempuan
pelaku usaha Surabaya
ini, meracik menu kare
rajungan sebagai produk
unggulan. Kreasi ini
diburu para penggemar
seafood dan laris manis
dijual secara online.

Evie mengakui, banyak yang hangatnya berwarna kuning kemerahan. kerupuk berasal dari bagian kaki yang
bertanya perbedaan rajungan Aroma harum ketumbar dan jinten menghasilkan warna kemerahan alami,
dan kepiting. Bedanya pada sangat terasa begitu dihidangkan. sehingga hasil akhirnya lebih menggoda
bentuk fisiknya. Terdapat corak bintik- mata. Sejak 2017, Evie menjual kerupuk
bintik pada cangkang rajungan dan Tak seperti kare kepiting umumnya dan sambel rajungan secara online untuk
kaki belakangnya lebih panjang. Ukuran yang menggunakan resep “kare Jawa”, dinikmati bersama kare buatannya.
tubuh rajungan juga relatif lebih kecil. kare rajungan ini memakai “aliran
Daging rajungan memiliki kandungan India”. Kandungan rempahnya lebih
nutrisi lebih besar dan kandungan kaya, baik macam jenis, maupun tingkat
lemak jenuhnya lebih rendah dibanding konsentrasinya.
kepiting.
Evie tak melupakan ciri khas daging
Selain itu, di mata Evie, masyarakat juga rajungan yang memiliki kandungan
lebih banyak mengonsumsi kepiting. Hal rasa manis yang cukup terasa. Dalam
ini disebabkan kepiting bisa diperoleh menyajikan kuah kare yang berasa gurih
dari proses peternakan, sedangkan daging dan alami, dia memastikan kare
rajungan masih sebatas murni dari hasil rajungan buatannya bebas penyedap
tangkapan nelayan di laut. buatan.

Kare rajungan buatan Evie disajikan Kare ini lebih lezat jika dinikmati bersama
bersama potongan lontong dan kuah kerupuk ranjungan yang renyah, gurih,
dan sangat lembut. Bahan daging

32 99 Inspiring Business

99 Inspiring Business

facebook.com/ uniadenk instagram.com/mariyahandmade

Fachriah Chatib Mariya Handmade

Belajar Otodidak, Fahriah
Sukses Jual Tas Online
Hingga Gaet Reseller

Menjadi pengusaha

sukses tak harus memiliki

pendidikan formal.

Belajar secara otodidak

pun bisa membawa

seseorang untuk sukses

membuka usaha. Hal

ini dibuktikan Fachriah Fachriah Chatib mulai merintis Keterampilannya juga semakin
Chatib yang sukses usaha sejak 2017 silam. Dia meningkat. Kualitas produk yang dibuat
jadi pengusaha tas dan membuat tas dan dompet juga makin ciamik. Barang-barang
dompet. dengan cara belajar menjahit secara buatannya juga bisa dijual dengan harga
otodidak. Dia belajar hanya dari melihat lebih tinggi.
tutorial di media sosial dan membaca
buku. Fachriah kini sukses dan memberi label
usahanya Mariya Handmade. Dia mampu
Setelah itu, Fachriah bergabung dengan menciptakan kreasi-kreasi unik dan
salah satu komunitas handicraft marketable, salah satunya tas mode
di Facebook, Benang Kain Klub yang dibanderol Rp100.000-an. Tas
(Benik). Di komunitas itu, dia banyak ini laris manis dijual secara online dan
mengikuti workshop dan seminar banyak pembeli tertarik ketika Fahriah
untuk meningkatkan kemampuan dan memajang produk di Facebook dan
keterampilan. Instagram.

Kemudian di 2018, dia diajak seorang Fachriah mengakui instrumen digital
teman bergabung dengan Pahlawan sangat membantu bisnisnya. Bukan
Ekonomi, yaitu program pemberdayaan hanya pembeli atau customer, ada
ekonomi masyarakat yang digagas Wali beberapa orang yang akhirnya mau
Kota Surabaya Tri Rismaharini. Awalnya, menjadi reseller produknya.
dia sempat minder karena program
Pahlawan Ekonomi menjadi tempat Belakangan, Fahriah terpilih menjadi
berkumpulnya pengusaha sukses. salah satu pemateri untuk memberikan
tutorial pelatihan Pahlawan Ekonomi
Namun demikian, Fachriah tak cluster creative industry. Pelatihan
menyerah. Dia tekun belajar ini dilakukan secara online di grup
hingga usahanya merangkak naik. Facebook Pahlawan Ekonomi.

99 Inspiring Business 33

99 Inspiring Business

facebook.com/Batik-Jarak-Arum-177737693025658 instagram.com/jarakrm_sby

Fitria Anggraini Lestari Jarak Arum

Jarak Arum: Mampu
Bangkit Meski Terimbas
Penutupan Lokalisasi

Fitria Anggraini Lestari Setelah lokalisasi Dolly ditutup, lembar saja saat itu.
adalah satu dari sekian usaha jahitan Fitria mati suri.
warga terdampak Dua bulan kemudian, Fitria ikut Tak dinyana banyak yang merespons
penutupan Lokalisasi pelatihan batik di program Pahlawan unggahan dia. Bukan hanya dari
Dolly. Fitria yang tinggal Ekonomi. Dengan kesabaran dan Surabaya, tapi juga daerah lain di
di Kelurahan Putat Jaya, ketelatenan dia menapaki jalan menjadi Indonesia. Mereka rata-rata salut karena
Sawahan, Surabaya ini pelaku usaha mandiri, dia bisa membuat Fitria mau menceritakan jika dirinya
sebelumya penjahit biasa produk sendiri. adalah warga terdampak penutupan
untuk permak dan jahit. lokalisasi Dolly.
Dia sering mendapatkan Fitria mulai merintis usaha menjadi
pesanan dari perempuan perajin batik tulis, namun dia tidak Dari Facebook, banyak pembeli yang
tuna susila. Hampir 80 langsung bisa. Berkali-kali produk datang, bahkan media terkemuka juga
persen pelanggannya buatannya dikoreksi mentornya. Dari turut berkunjung. The Straits Times
bekerja di wisma merancang pola, mencanting hingga salah satunya. Media asal Singapura itu,
lingkungan lokalisasi memadupadankan warna batik yang sangat tertarik dengan kisah Fitria yang
Dolly. menawan dan bernilai ekonomi tinggi. mampu bangkit setelah keterpurukan.

Seperti pelaku usaha lain, Fitria juga Fitri menjual batik buatannya dengan
ikutan memposting produknya di harga ratusan ribu sampai jutaan rupiah.
Facebook. Dilabeli Batik Tulis Jarak Dari produksi batik ini, nama Batik Dolly
Arum, produk Fitria baru beberapa pun makin dikenal di dunia internasional.

34 99 Inspiring Business

99 Inspiring Business

facebook.com/spikoeklasik instagram.com/klasik_indonesia

Gaby Deidra A KLasik Indonesia Bakery

Tutup Gerai, Gaby Andalkan
Toko Online

Dulu, Gaby berharap
banyak bisa mendulang
Rupiah dengan membuka
toko roti. Meskipun
biaya investasi yang
dikeluarkan tidak sedikit,
seperti biaya sewa,
service charge, biaya
pegawai, maintenance,
dan lain sebagainya.

Seiring berjalannya waktu, puas dengan produknya kemudian
persepsinya mulai berubah. Ini merekomendasikan ke lingkaran mereka,
setelah dia mulai menggunakan baik keluarga, teman, sahabat, dan
instrumen digital dalam memasarkan seterusnya. Omzetnya pun mengalami
produk. Sejak 2015, dia mulai peningkatan 100 persen.
memasarkan produknya, terutama
spikoe resep kuno di media sosial dan Dalam beraktivitas di dunia digital, dia
marketplace. benar-benar menjaga customer trust,
kepercayaan pelanggan. Caranya dengan
Pelan tapi pasti, pembeli dan pelanggan memberikan pelayanan sebaik mungkin
berhasil digaet. Tak sedikit juga dan sesuai dengan produk. Produk yang
yang repeat order. Pengikutnya juga dijual harus sesuai persis dengan foto
banyak memberikan masukan. Hal ini yang ditampilkan.
membuatnya makin bersemangat.
Dia juga rajin mengajak konsumen
Sebagai kunci kekuatan produk, dia memberikan testimoni setelah membeli
berupaya keras menguatkan word produknya. Semua testimoni customer
of mouth, komunikasi dari mulut dikumpulkan, kemudian di-upload di
ke mulut. Awalnya, dia minta bantu laman media sosialnya.
saudara dan teman untuk membantu
mempromosikan produknya. Kemudian
semakin meluas. Pelanggan yang

99 Inspiring Business 35

99 Inspiring Business

facebook.com/hasibacolection instagram.com/sohibafashion

Hasiba Sohiba

Posting di Facebook, Hasiba
Gaet Pelanggan di Arab
Saudi dan Selandia Baru

Bekal ilmu digital

marketing yang diperoleh

Hasiba pada tahun

2016 ternyata sangat

berguna bagi Hasiba.

Saat program Pahlawan

Ekonomi bekerja sama

dengan Facebook, Hasiba

tak terlalu paham cara

terbaik untuk berjualan

secara online. Dia hanya Dari belajar digital marketing, punya pelanggan tetap dari Selandia
menggunakan Facebook Hasiba berusaha Baru yang setiap bulan selalu datang
untuk mengunggah mempraktikan semaksimal untuk beli produknya. Sebelumnya,
kegiatannya. mungkin. Produk andalannya adalah produk buatan Hasiba sudah pernah
kerudung sulam pita dan selendang dipesan beberapa orang untuk dibawa
sutra ecoprint. Ketrampilan itu dia ke China, Inggris, Arab, dan Selandia
dapatkan dari ikut pelatihan di Pahlawan Baru.
Ekonomi.
Hasiba mematok harga produknya
Hasiba berupaya lebih sering bervariasi, dari Rp100 ribu sampai Rp1,2
memposting produk di Facebook. Dia juta per helai. Omzet Hasiba rata-rata
berharap nama Sohiba, label yang tiap bulan bisa mencapai Rp9,5 jutaan.
dipakai untuk produknya, bisa dikenal
lebih luas. Dan tentu saja, barangnya Ibu lima anak ini bukan cuma mampu
juga laku. menambah pundi-pundi pendapatan
keluarganya, tapi juga membuka
Melalui ketekunan dan ketelatenan, lapangan pekerjaan sampingan kepada
Hasiba merasakan manfaat berjualan enam orang tetangganya. Mereka
menggunakan media sosial. Beberapa diminta menjahit baju yang desain dan
kali produk dibeli oleh pelanggan secara modelnya telah disiapkan. Ongkosnya
online. Yang menyenangkan lagi, lewat borongan. Jadi, selesai menjahit
Facebook, Hasiba bisa mendapatkan langsung dibayar.
pelanggan dari Arab Saudi. Dia juga

36 99 Inspiring Business

99 Inspiring Business

facebook.com/helen.triwahyuni.5 instagram.com/cutenad64

Helen Triwahyuni Nad Nad Craft

Berhenti Jadi Honorer, Helen
Sukses Raup Jutaan Rupiah
dari Bisnis Kain Perca

Kain sisa bagi sebagian

orang menjadi sampah

tak berarti. Namun, di

tangan Helen Triwahyuni,

kain sisa bisa disulap

jadi produk dengan

harga jual tinggi. Dengan

keterampilannya, dia bisa

mengubah kain sisa jadi

bros, dompet, tempat

tisu, gantungan kunci dan Helen mendapat keterampilan label sendiri untuk produknya. Produk
lainnya. mengolah kain sisa saat dia tersebut dilabeli Nad-Nad Craft. Helen
mengikuti pelatihan Pahlawan kemudian menjualnya di pameran dan
Ekonomi. Setiap pekan, dia hadir di bazar, seperti di Road Show Pahlawan
Kaza City Mall, tempat pelatihan. Helen Ekonomi, Mlaku-Mlaku Nang Tunjungan,
bergabung di cluster creative industry. Surabaya Great Expo, dan Jatim
Dari sekian banyak pelajaran yang Fair.
diberikan, dia tertarik membuat aneka
souvenir dari perca dan sulam. Tak hanya keterampilan, di Pahlawan
Ekonomi, Helen juga mendapat bekal
Setelah mengikuti pelatihan, Helen keterampilan digital marketing. Dia
kemudian membeli semua bahan kemudian menjual produk-produknya di
yang dibutuhkan. Dia memilih bahan Facebook dan Instagram. Dari aktivitas
yang bagus, setelah itu dia membuat online tersebut, dia bisa menggaet
pola, menggunting, menjahit, lantas pelanggan baru, Khusus dari Instagram,
menghiasnya. pelanggannya adalah kalangan
perempuan usia muda sampai ibu-
Kini, Helen berhasil menyajikan berbagai ibu.
model kerajinan dari kain perca. Banyak
motif dan warna yang bisa dipilih sesuai Dari rumahnya, Jalan Jambangan IV/29,
selera. Surabaya, Helen mampu memproduksi
kerajinan tangan dan mendapatkan
Helen yang sebelumnya merupakan jutaan Rupiah setiap bulannya.
honorer di pemerintahan ini membuat

99 Inspiring Business 37

99 Inspiring Business

facebook.com/Es-Puter-Intisari-110449613003945 instagram.com/es_puter_intisari

Hendri Widowati Es Puter Intisari

Es Puter Intisari: Lunasi
Utang dan Bangun Rumah
dari Bisnis Es Puter

Cobaan hidup yang
dialami Hendri Widowati
amatlah berat.
Keluarganya terlilit utang
dan ibunya menderita
sakit stroke. Namun
demikian, Hendri tak
mengenal putus asa, dia
memutar otak mencari
jalan untuk keluar dari
himpitan ekonomi.

Tak tega melihat keluarga Dari tiga boks yang dibawa, semuanya sebuah rumah dari bisnis es puter. Saat
yang selalu didatangi orang ludes tak tersisa. Sekitar 300 cup terjual ini, Hendri bahkan merekrut pegawai
untuk menagih utang, Hendri dan dia mendapatkan uang Rp650.000. seorang anak punk. Dari kerja keras ini,
akhirnya membantu ayahnya menjual dia dinobatkan sebagai Juara 2 Pahlawan
es puter. Padahal, di waktu bersamaan, Sejak saat itu, es puter Hendri yang Ekonomi Award 2019 untuk Kategori
Hendri juga harus bekerja di perusahaan dilabeli Intisari mulai dikenal. Dia pun Culinary Business.
farmasi. memanfaatkan teknologi digital untuk
memasarkan es puter buatannya.
Bermula tahun 2009, Hendri mulai Tak disangka, penjualan online lewat
jualan es puter di Foodfest Laguna Facebook dan Instagram terus
Eastcoast. Es puter buatannya menyasar mengalami peningkatan. Hendri bisa
masyarakat kalangan menengah atas. mendapat penghasilan Rp1 juta hingga
Namun saat itu, es puter buatannya Rp2 juta per hari.
kurang laku, bahkan ada pembeli yang
mengembalikan produknya. Semenjak itu, dia mulai mengangsur
utang dan lunas dalam jangka waktu
Hendri tak berkecil hati dan masih delapan tahun. Tak berhenti di situ,
terus menjual es puter. Hingga akhirnya Hendri juga berhasil membangun
berkah datang pada tahun baru. Es puter
olahannya laris manis diserbu pelanggan.

38 99 Inspiring Business

99 Inspiring Business

facebook.com/kebabpisangpusing instagram.com/ kebabpisangpusing_benowo

Ida Ambarwati Kebab Pisang Pus1ng

Konten Menarik, Kebab
Pisang Ida Dapat Tanggapan
Positif

Tak sia-sia Ida Ambarwati
mempersiapkan diri
untuk memasarkan
produk kebab pisang
secara online. Dia
memilih foto terbagus
dan paling menarik,
disertai dengan teks yang
menggoda pembeli.

Hal itu dilakukan agar calon Keputusannya memasarkan kebab bisa tembus Rp70 juta sebulan. Dia kini
pelanggan yang melihat secara online sungguh tepat. Dari sana, mempunyai 11 cabang dan franchise
unggahannya tertarik dan dia dapat memahami pasar secara di beberapa daerah, di antaranya di
berakhir dengan memesan produknya. spesifik dan sasaran konsumennya. Dari Tegal, Jombang, Sragen, Semarang,
Jika posting asal-asalan dan kontennya media sosial, dia mengetahui bahwa Trenggalek, Sidoarjo. Di Kota Surabaya,
tidak menarik, siap-siap menerima pembeli kebabnya mayoritas kaum tokonya berada di Nginden, Ketintang,
kritik dan bisa menumbuhkan perempuan. Rungkut dan Dukuh Kupang.
ketidakpercayaan calon pelanggan.
Ida memulai usahanya pada tahun 2016
Ida mengunggah konten pertamanya dengan membuka stan di kawasan
di Facebook Group Kuliner Surabaya. Ketintang, Surabaya. Dia aktif promosi
Tak disangka, lebih seribu tanggapan dengan membagi-bagikan brosur dan
positif didapat dari calon pembeli. leaflet. Cara tersebut ternyata kurang
Unggahan Ida juga mendapatkan like efektif dan tidak banyak berdampak
lebih dari seribu. Akhirnya, pesanan pada penjualan produk. Padahal, uang
pun berdatangan. Mulanya dia hanya untuk biaya cetak yang dikeluarkan tidak
mendapatkan pesanan lima buah kebab. sedikit.
Lalu mulai meningkat menjadi 30 buah
dalam sepekan. Selanjutnya, meningkat Ida pantas bahagia. Dari usahanya yang
menjadi 50 buah dalam sehari dalam memanfaatkan dunia digital, dia kini
kurun waktu beberapa bulan. sudah mempunyai banyak outlet. Pundi-
pundi Rupiah pun bertambah. Omzet

99 Inspiring Business 39

99 Inspiring Business

facebook.com/Tap-Tap-Doormats-199431283847746 instagram.com/Tap-tap_doormats

Iis Oktiyani Tap Tap

Tap Tap: Kreasi Produk
Keset dan Kain Bekas yang
Raup Jutaan Rupiah

Kreativitas dan
inovasi menjadi hal
wajib dilakukan untuk
mengembangkan sebuah
usaha. Dengan inovasi,
produk yang dihasilkan
bisa bernilai jual lebih
tinggi dan laku di
pasaran.

Hal inilah yang dilakoni Iis
Oktaviani. Pada mulanya, Iis
menjual keset dari karung
goni yang proses pembuatannya
lumayan rumit dan lama. Pemasaran pun
dilakukan hanya dari mulut ke mulut,
sehingga hasilnya kurang memuaskan.

Iis akhirnya memutuskan untuk Setelah ikut program Tatarupa, Iis karyawan. Pekerjaan penjahit biasanya
bergabung dengan program Pahlawan mampu menjual keset karakter lebih dibawa pulang, namun untuk potong
Ekonomi pada 2013. Dalam program ini, mahal dari karung goni, yakni Rp35.000 kain dia lakukan sendiri di rumah.
Iis mengkreasikan keset menggunakan higga Rp50.000 per keset. Iis merasa Sebulan, Iis bisa memproduksi 100-
potongan kain kaus sisa usaha konveksi sangat senang karena pemasarannya 200 keset. Dengan inovasi tersebut, Iis
milik suaminya, Edy Prayitno. Kain kaus juga dibantu oleh media sosial Facebook berhasil meraup omzet Rp10 juta per
sisa tersebut dibentuk menjadi beberapa dan Instagram. bulan dan dia bisa mendapat keuntungan
karakter seperti mobil, bunga, Hello di kisaran 40-50 persen.
Kitty, semangka, Angry Bird, dan Nemo. Dengan dipasarkan secara online, keset
buatannya kini tak hanya laku dijual di Lewat kreativitasnya itu, Iis juga
Inovasi Iis membuahkan hasil. Tahun Surabaya, tapi juga di beberapa kota di dinobatkan menjadi Juara Ketiga
2014, produknya terpilih di program Indonesia. Pesanan berdatangan dari Pahlawan Ekonomi Award 2016 Kategori
Tatarupa, program repacking dan Bandung, Pekanbaru, dan Riau. Home Industry.
rebranding kerja sama Pahlawan
Ekonomi dan Kreavi. Merek dan kemasan Dalam produksi, Iis mempekerjakan 11
keset buatan Iis jadi menjadi cantik dan
diberi label Tap-Tap Doormats.

40 99 Inspiring Business

99 Inspiring Business

facebook.com/ellyanacake instagram.com/ellyana67

Illyana Subicha Elya Cake

Elya Cake: Resep Chiffon
Cake Warisan yang Laris
Dijual Online

Bisnis kuliner memang
tak pernah lekang oleh
waktu. Karenanya,
peluang untuk meraup
untung di ladang ini
sangatlah besar. Hal itu
diyakini Illyana Subicha,
pemilik Elya Cake.

Ely memproduksi chiffon cake Untuk membuat satu loyang chiffon
dengan resep keluarga turun cake butuh waktu sekitar satu jam.
temurun. Dengan resep Adapun bahan yang dibutuhkan adalah
tersebut, dia mampu membuat chiffon tepung roti, mentega, telur, garam, dan
cake yang lezat dan nikmat. gula.

Mulanya, Ely menerima pesanan chiffon Hal yang agak sulit dipastikan adalah
cake dari kerabat dan tetangganya, membuat chiffon cake yang empuk.
khususnya mereka yang menggelar Untuk hal ini, Ely selalu menekan
hajatan keluarga, seperti arisan, ulang permukaan kue hingga kembali ke
tahun, pernikahan, khitanan, dan halal bentuk semula, layaknya spon yang biasa
bihalal. Kemudian dari mulut ke mulut, dibuat cuci piring.
muncul pesanan dari orang di luar
kampung Dalam satu hari, Ely mampu melayani
pesanan tujuh hingga 10 loyang chiffon
Perlahan tapi pasti, bisnis kue chiffon cake. Untuk satu loyang chiffon cake
cake menapaki jalan mulus. Dia harganya adalah Rp60 ribu. Dalam
memasarkan produknya di Facebook sebulan, dia mampu meraup omzet
dan Instagram. Produk-produk pesanan sekitar Rp5-6 juta.
acap kali diunggah di akun media
sosialnya. Selain online, Ely juga punya
pelanggan di Kantor di PLN Distribusi
Jawa Timur.

99 Inspiring Business 41

99 Inspiring Business

facebook.com/AyamBakarPittungbyRestuKatering instagram.com/ indahpittung

Indah Pangestuti Restu Catering

Dikemas Kembali, Harga
Ayam Lodhing Naik Tapi
Tetap Laris

Termotivasi saran
Wali Kota Surabaya
Tri Rismaharini, Indah
Pangestuti membuat
produk ayam Lodhing
atau ayam bakar lodho
kering.

Indah selalu terngiang ucapan Bu Belum genap setahun, produk Indah memenuhi permintaan dari luar daerah
Risma, panggilan akrab Wali Kota terpilih mengikuti program Tatarupa. karena masakan racikan Indah tidak
Tri Rismaharini. Di setiap bertemu Program ini ditujukan untuk mengemas mengandung zat pengawet.
pelaku usaha, Bu Risma acap kali kembali dan membuat citra baru dari
mengatakan “Setiap orang berhak untuk produk sebelumnya. Produknya pun Selain online, Indah juga membuka
sukses. Tuhan Maha Adil. Tidak ada yang menjadi lebih keren sebab terlihat gerai di Wisata Kuliner Deles (Depan
tidak mungkin.” lebih mewah. Senangnya, Indah bisa Convention Hall Surabaya). Dia melayani
menaikkan harga jual ayam Lodhing pesanan katering dari perorangan
Indah aktif mengikuti pelatihan bikinannya dari Rp15 ribu menjadi Rp20 maupun instansi. Salah satu pelanggan
Pahlawan Ekonomi sejak tahun 2016. Di ribu per porsi. rutin adalah Koperasi Pegawai Telkom
sana, dia belajar serius mengembangkan (Kopegtel).
wawasan, kemampuan, dan ketrampilan Produk ayam Lodhing buatan Indah
di bidang kuliner. Produk ayam Lodhing cukup laris dijual di Facebook dan
buatannya juga dikonsultasikan ke Instagram. Indah saat ini hanya
mentor-mentor dari Surabaya Hotel melayani pemesanan untuk Surabaya
School (SHS). dan sekitarnya. Dia belum bisa

42 99 Inspiring Business

99 Inspiring Business

facebook.com/enfina.surabaya instagram.com/ enfina.surabaya

Indah Rumaniyah Enfina

Manfaatkan Pemasaran
Online, Penjualan Pia Enfina
Tembus Rp1,5 Juta

Pandemi Covid-19

menghantam semua

sektor kehidupan.

Tak hanya kesehatan,

sektor ekonomi juga

dibuat porak poranda.

Pelaku usaha terpuruk

karena adanya kebijakan

pembatasan kegiatan dan

usaha untuk memutus

mata rantai penularan

virus yang berasal dari

Wuhan, China tersebut.

Namun demikian, di balik Indah menyadari, saat pandemi Tak disangka, di tengah pandemi ini
kesulitan selalu ada seperti ini tak mungkin mengandalkan Indah mampu meraup Rp1,5 juta-an
kemudahan dan peluang. Hal pameran dan bazar dalam memasarkan dari penjualan pia secara online. Dia pun
inilah yang dirasakan Indah Rumaniyah, produknya. Sebab, semua kegiatan menyediakan berbagai varian isi seperti
pemilik usaha Enfina. Perempuan offline tidak bisa digelar karena ada original, kacang hijau, keju, dan coklat.
tangguh ini tak mau menyerah pada kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Dia juga memproduksi stik keju, stik
pandemi. Dia tetap memproduksi pia Besar (PSBB). bayam, kunyit asam gula asli, dan kue
yang menjadi produk unggulannya. kering.
Indah kemudian mencuri peluang
dengan memanfaatkan pemasaran Meski dijual online, Indah menjamin
online. Indah selalu ikut serta di setiap semua produknya tidak menggunakan
bazar online yang diadakan Pahlawan bahan pengawet. Saat ini, produknya
Ekonomi di Facebook dan Instagram. tersedia di outlet-outlet Lapis Kukus
Dalam narasinya, Indah menyarankan Surabaya. Produknya biasanya dijadikan
kepada pemirsa untuk memesan pia sebagai alternatif souvenir dan oleh-
miliknya melalui aplikasi. Caranya juga oleh jajanan khas Surabaya. Beberapa
sangat mudah, dan Indah menyediakan pembelinya ada dari Bayuwangi, Ambon,
layanan pesan antar makanan. Papua, Palangkaraya, dan Jakarta.

99 Inspiring Business 43

99 Inspiring Business

facebook.com/ayambakarbundar instagram.com/ayambakarbundar

Indar Pratiwi Ayam Bakar Bundar

Stan Dijejali Pembeli
Setelah Tebar Diskon di
Facebook

Memberi pilihan bagi

pecinta kuliner yang

doyan makan ayam.

Itulah yang dilakukan

Indar Pratiwi. Perempuan

pelaku usaha ini,

menjadikan daging

ayam sebagai salah satu

makanan favorit yang

berbeda dari yang lain.

Dia meyakini kandungan

protein dan rasanya yang Sebelum membuka bisnis, Indar belajar digital marketing di program
nikmat membuat ayam melakukan pengamatan sekitar Pahlawan Ekonomi. Dia kemudian
menjadi menu pilihan dua tahun. Dia melihat peluang menjajakan Ayam Bakar Bundar
utama sehari-hari. dan tantangan dari bisnis kuliner. Untuk dengan memanfaatkan media sosial
risetnya, Indar sudah mendatangi banyak seperti Facebook dan Instagram. Untuk
tempat dan mencoba racikan makanan. menggaet pembeli, dia menebar diskon
yang kemudian direspons oleh banyak
Hingga pada 2016, Indar meluncurkan orang. Stannya di Jalan Kapas Krampung
usaha Ayam Bakar Bundar. Racikannya dijejali antrean pembeli.
diyakini berbeda dengan olahan daging
ayam lainnya. Indar berani memastikan Sebelum pandemi, Indar juga menjual
dengan bumbu meresap, lalapan segar, ayam raciannya di pameran seperti
nasi pulen, dan sambal yang mak nyuss, Mlaku-Mlaku Nang Tunjungan dan
maka olahan daging ayamnya akan event berbayar yang diadakan di mal.
menjadi favorit pelanggan. Selain ayam Di setiap event, stannya selalu dibanjiri
bakar, dia juga menyediakan ayam pengunjung. Dalam produksi, Indar
kremes, paru goreng, dan kotokan iwak dibantu tiga orang. Sebulan, dia bisa
pe (ikan pari). meraup omzet Rp 50 jutaan.

Untuk mendorong penjualannya, Indar

44 99 Inspiring Business

99 Inspiring Business

facebook.com/Sari-Dele-Segar-573696869491124 instagram.com/ saridelight.surabaya

Ira Dewi Sari Delight

Sari Delight: Dongkrak
Omzet Bulanan Setelah
Jualan di Facebook

Mimpi Ira Dewi adalah
menjadi ibu rumah
tangga berpenghasilan
sekaligus dapat menolong
masyarakat sekitar yang
kurang beruntung. Mimpi
itu mulai diwujudkan
melalui usahanya dalam
membuat produk susu
sari kacang kedelai.

Ira Dewi memulai usahanya tahun Setahun kemudian, dia membuat akun
2010 sejak dia mengikuti pelatihan Instagram.
Pahlawan Ekonomi yang digagas
oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Tak perlu menunggu waktu lama, produk
Produk sari susu kedelainya mempunyai yang dilabeli Sari Delight itu mampu
dua varian rasa, yaitu rasa original dan menggaet pembeli. Pesanan datang dari
rasa coklat. Dalam membuat produknya, satu-dua botol hingga puluhan botol.
dia tidak memakai bahan pengawet agar Dari aktivitas jualan di media sosial itu,
khasiat sari kedelai lebih menyehatkan Ira mampu mendongkrak pendapatan
bagi peminumnya. 50-60 persen dalam sebulan dibanding
pendapatan dari berjualan offline.
Sejak tahun 2015, Ira mulai
menggunakan instrumen digital untuk Ira sangat merasakan hasil dari jerih
mempromosikan produknya. Dia payahnya. Pundi-pundi pendapatannya
mempelajari instrumen penjualan baru bertambah. Sehari, dia mampu membuat
ini dari nol. Dari belajar membuat akun saridele sekitar 200 hingga 300 botol.
Facebook, mem-posting produk, hingga Untuk satu botol, dia banderol Rp15 ribu.
tips dan trik menggaet pembeli di media Sebulan, dia mampu meraup untung
sosial. Ira juga belajar membuat narasi- sekitar Rp10 juta.
narasi yang baik di laman Facebook-nya.

99 Inspiring Business 45

99 Inspiring Business

facebook.com/ikatjumputkharisma instagram.com/ ikatjumputkharisma.subid

Ismiati Batik Kharisma

Batik Kharisma: Batik Ikat
Jumputan yang Banjir
Orderan

Batik merupakan warisan
kebudayaan bangsa
yang menjadi salah satu
kebanggaan Indonesia.
Batik bahkan mempunyai
tempat tersendiri di
hati masyarakat. Setiap
batik di Indonesia
menggunakan berbagai
macam pewarnaan guna
mempercantik tampilan.

Dari batik ini, Ismiati sukses Produk-produk batik buatan Ismiati pada dua momen tersebut.
menjadi pengusaha dan cukup banyak diminati pembeli. Di laman
mendirikan Batik Kharisma. Facebook dan Instagram Batik Kharisma, Kini, Batik Kharisma tak hanya dikenal
Dia memproduksi kain ikat jumputan dia sering mendapat order dari para di Surabaya, tapi juga di luar kota di
dengan warna yang lebih alami. Jenis pelanggan, baik pelanggan lama maupun Indonesia. Kualitas dan eksistensinya
pewarnaan alami yang digunakan adalah pelanggan baru. Khusus di Instagram, diakui dengan keikutsertaan dalam
seperti warna pastel. Teknik serta cara beberapa pelanggan baru rata-rata mengikuti berbagai event pameran dan
yang digunakan juga berbeda tergantung kaum milenial berusia muda. roadshow yang diadakan Pemerintah
kebutuhan pewarnaan. Kota Surabaya.
Setiap tahun, batik Kharisma mengalami
Seiring berkembangnya teknologi, jenis dua masa panen order. Pertama, musim Ismiati yakin banyak yang dapat
pewarnaan alami mulai jarang digunakan kondangan atau pernikahan. Kedua, dilakukan pelaku usaha untuk mengerek
dan mulai dipadukan dengan beberapa memasuki bulan Ramadan dan Lebaran. kualitas dan kapasitas produksi. Salah
teknik pewarnaan sintetis. Namun Ismi Hal itu terjadi karena masyarakat masih satunya dengan kreativitas membaca
tetap mempertahankan pewarna alami. mengenal budaya membeli baju baru peluang bisnis.

46 99 Inspiring Business

99 Inspiring Business

facebook.com/Bintang-Collection-1700134530301544 instagram.com/parvin.id

Istiasih Rahayu Bintang Collection

Pasang Facebook Ads,
Istiasih Mampu Gaet
Customer Luar Pulau

Istiasih Rahayu merasa
mendapat berkah.
Setelah dinobatkan
menjadi Best of The
Best Kategori Creative
Industry Pahlawan
Ekonomi & Pejuang Muda
2019, dia mendapatkan
banyak keuntungan.

Dari prestasi itu, Istiasih banting setir dengan membuat masker. Banyak pesanan masker datang dari luar
mendapat hadiah voucher Bahannya dari spunbond yang dapat daerah. Di antaranya, Nusa Tenggara
ads senilai 1.000 dolar AS menyaring virus dan bakteri. Bahan Barat (NTB), Kota Palu, Ponorogo,
dari Facebook. Dia lantas memanfaatkan ini biasa digunakan untuk pembuatan Kediri, dan Pandaan Pasuruan.
voucher ads tersebut di bulan Februari masker standar Alat Perlindungan Untuk pesanan Surabaya datang dari
2020. Lantaran baru pertama kali, Diri (APD) bagi tenaga medis yang perusahaan-perusahaan besar. Model
Istiasih meminta bantuan mentor- menangani pasien Covid-19. masker yang paling banyak dipesan jenis
mentor digital marketing Pahlawan fashion dan karakter dengan tiga lapisan
Ekonomi & Pejuang Muda. Tak Istiasih lalu mengiklankan produknya yang dilengkapi bahan spunbond.
menunggu lama, Istiasih mendapat di akun Parvin bag. Ternyata, sehari
customer yang membeli beberapa tas kemudian, dia sudah dapat pesanan.
bikinannya. “Alhamdulillah,” begitu dia Belakangan, penjualan maskernya
berucap syukur. mengalami lonjakan cukup drastis. Akhir
Maret 2020, dia mendapat pesanan
Maret 2020, Istiasih dan juga pelaku sedikitnya dua ribu lembar masker. Di
usaha lain merasakan dampak pandemi awal April 2020, pesanan meningkat
virus Corona (Covid-19). Dia kemudian hingga tiga ribu lembar.

99 Inspiring Business 47

99 Inspiring Business

facebook.com/AnekaTasAplikasiBordir instagram.com/kartinibordirsbya

Kartini Hariasih Kartini Bordir

Kartini Bordir: Digemari
Desainer Kondang Hingga
Laku Di Australia

Kartini Hariasih merintis
bisnis handicraft di
tahun 2010 dengan modal
Rp1 juta. Dia memulai
usahanya dari membuat
tas dari kain perca yang
dia dapat dari penjahit
di lingkungannya yang
kesulitan mengolah
limbah kain sisa.

Setahun setelah mulai usahanya, Bermodal dari uang tabungan, Kartini Kartini memanfaatkan Facebook,
Kartini mendapatkan pesanan dan membeli mesin bordir. Dari situ, Instagram, dan marketplace untuk
sering mengikuti pameran dan produknya bisa lebih variatif, yaitu berjualan di mana berbagai macam
bazaar. Dari situ, gairah bisnisnya makin tas dari bahan jin, kanvas, kain batik, produknya dipromosikan. Dalam
menyala. Dia semakin serius dalam hingga kulit. Harga yang ditawarkan hitungan bulan, dia mendapat beberapa
mengembangkan usaha. pun menjadi lebih tinggi karena produk pelanggan baru. Saking repotnya dengan
makin kompleks. urusan produksi, dia memperkerjakan
jasa admin untuk mengelola media sosial
Karyanya juga mencuri perhatian hingga sekarang.
desainer kondang Indonesia Anne
Avantie ketika Kartini mengikuti sebuah Kini, dalam sehari, Kartini mampu
pameran. Anne waktu itu memuji tas memproduksi tas bordir sekitar 40
buatan Kartini dan membeli beberapa hingga 50 buah. Kartini kini sudah
produknya. Tak hanya di Indonesia, memiliki 15 pegawai yang digaji setiap
produk Kartini juga dibeli oleh kawan- bulannya.
kawannya yang berdomisili di Australia.
Produk Kartini juga dipasarkan di
beberapa mal di Surabaya.

Sadar pentingnya instrumen digital,

48 99 Inspiring Business

99 Inspiring Business

facebook.com/ laily.nurazizah.94 instagram.com/

Laily Nur Azizah Jasmine’s Kitchen

Mundur dari Perusahaan
Asuransi, Laily Mampu Raup
Puluhan Juta dari Jualan Kue

Laily Nur Azizah adalah
seorang orang tua
tunggal. Dia memiliki
keterampilan membuat
kue dan makanan, baik
tradisional maupun
modern, di antaranya
brownies, martabak,
risoles cabe hijau, dan
pastel tutup.

Laily merintis bisnis kue sejak 2011 dinobatkan sebagai Juara III Pahlawan di Surabaya. Dia juga sering menerima
saat masih bekerja di perusahaan Ekonomi Award 2015 untuk Kategori pesanan dari instansi pemerintah dan
asuransi. Ketika usahanya mulai Culinary Business. swasta.
tumbuh dan pesanan makin meningkat,
dia memutuskan untuk mengundurkan Dari situ, Laily makin serius dan fokus Laily pernah meraup penghasilan
diri dari pekerjaan sebagai marketing mengambangkan usaha. Dia gencar tertinggi dalam sehari, yakni Rp7 juta.
di salah satu perusahaan asuransi yang memasarkan produknya secara Sebulan, omzetnya berkisar Rp15-20
berkantor di Surabaya. online. Melalui label Jasmine’s Kitchen, juta. Jumlah itu sangat menopang
beberapa produknya diunggah di kesejahteraan keluarga. Dari bisnisnya,
Ketika aktif mengikuti pelatihan Facebook dan Instagram. Sebelumnya, Laily bisa membeli satu unit mobil
Pahlawan Ekonomi, Laily tak pernah lelah dia memilih dan menyiapkan foto Toyota Avanza untuk kebutuhan
mengasah kemampuannya. Berbagai terbaik untuk diunggah di media operasional.
resep dia coba. Dia juga meminta banyak sosial. Laily juga mengunggah proses
orang untuk memberikan penilaian memasak di dapurnya agar calon
terhadap produk buatannya. pembeli mengetahui proses pembuatan
masakannya.
Saat ada lomba membuat nasi kuning
di Pahlawan Ekonomi di tahun 2011, Penjualan offline juga tak ditinggalkan
Laily ikut menjadi peserta. Hasilnya, dia Laily. Hingga sekarang, produknya
merebut juara harapan II. Laily kemudian sudah menghiasi beberapa Sentra UKM

99 Inspiring Business 49

99 Inspiring Business

facebook.com/ njaitNinako instagram.com/ninakocollection

Lely Russarani Ninako F&C

Home Decoration
Ninako Sasar Kalangan
Menengah Atas

Lely Russarani merintis
usahanya tahun 2009.
Dia membuat produk
fesyen dan handicraft.
Dalam melaksanakan
usahanya ini, dia bekerja
sama dengan penjahit lain
dengan sistem borongan
saat dia kewalahan
pesanan.

Setelah bergabung dengan sarung bantal, tirai, taplak meja, dan bed Indonesia. Dengan desain yang klasik,
Pahlawan Ekonomi tahun cover. pasar yang menyukai produknya
2010, keterampilan Lely makin mayoritas adalah kalangan menengah
berkembang. Tidak hanya sarung Dalam menjual produknya, Lely atas.
bantal dan selimut, produk yang dia membandrol produknya dari Rp75 ribu
buat juga beraneka ragam. Dia mulai sampai Rp450 ribu tergantung desain Ketika mengikuti pameran Inacraf di
mengembangkan produk untuk home dan detail produk yang dipesan. Tiap Jakarta tahun 2019, produk buatannya
decoration, mulai dari tempat tisu, bulan, omzetnya berkisar Rp 7 juta, yang dilabeli Ninako F&C itu ludes
dari angka tersebut, 30 persen pesanan diborong pesanan dari jasa titipan
berasal dari pelanggan tetap beberapa (jastip) dengan nilai Rp 25 juta.
komunitas di Jawa Timur. Pada saat
peak season seperti momen Lebaran, Bisnis Lely juga dinobatkan menjadi
Natal, dan Tahun Baru, Lely bisa meraup Juara 1 Pahlawan Ekonomi Award 2019
pendapatan Rp 24 jutaan sebulan. untuk Kategori Creative Industry.

Untuk pemasaran, Lely memanfaatkan
Facebook dan Instagram. Dari jualan
online, dia memiliki beberapa pelanggan
dari Surabaya dan kota-kota lain di

50 99 Inspiring Business


Click to View FlipBook Version