The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Modul ajar ini sebagai panduan dalam melaksanakan pembelajaran mata pelajaran DDPTO selama satu fase.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by november.cheria, 2024-02-16 07:01:16

MODUL AJAR DDPTO FASE E

Modul ajar ini sebagai panduan dalam melaksanakan pembelajaran mata pelajaran DDPTO selama satu fase.

NAMA GURU : Mohamad Rifangi, S.T. KODE GURU : AT Dasar-Dasar Program Teknik Otomotif


YAYASAN PEGURUAN ISLAM REPUBLIK INDONESIA SMK KESATRIAN PURWOKERTO TERAKREDITASI “A” Jl. Kesatrian No. 62 Telp/fax (0281) 636122 Purwokerto 53115 Website: smkkesatrianpwt.sch.id, Email: [email protected] TEKNIK AUDIO VIDEO●TEKNIK KENDARAAN RINGAN● DESAIN KOMUNIKASI VISUAL● TEKNIK SEPEDA MOTOR● TEKNIK JARINGAN KOMPUTER DAN TELEKOMUNIKASI MODUL AJAR TEKNIK KENDARAAN RINGAN TAHUN PELAJARAN 2023/2024 I. INFORMASI UMUM : A. Identitas Penulis Modul Nama Sekolah : SMK Kesatrian Purwokerto Nama Penyusun : Dian Sabit Purnomo, S.Pd. Fase/ Kelas : E / X Semester : 1 Alokasi Waktu : 270 menit (1 pertemuan @6JP x 45menit) Elemen : Teknik dasar pemeliharaan dan perbaikan yang terkait dengan seluruh proses bidang otomotif Capaian Pembelajaran : Pada akhir fase E, peserta didik peserta didik mampu memahami teknik dasar bidang otomotif melalui pengenalan dan praktik singkat penggunaan alat ukur, pemeliharaan, perbaikan, pembentukan body kendaraan, perakitan, serta pengenalan alat berat, dump-truck, dan sejenisnya. II. KOMPONEN INTI : A. Tujuan Pembelajaran 1. Memahami dasar-dasar pemeliharaan otomotif B. Indikator Tujuan Pembelajaran 1. Memahami dasar-dasar pemeliharaan otomotif 2. memahami cara pemeriksaan komponen otomotif 3. Memahami standar atau spesifikasi komponen otomotif C. Kegiatan Pembelajaran KEGIATAN PEMBELAJARAN Pertemuan 1 Tahapan Kegiatan Alokasi Waktu Pendahuluan ● Guru menunjuk salah satu peserta didik untuk memimpin berdoa dan melakukan Safety Komitmen (PBD) ● Guru dan Peserta didik melakukan pemanasan sebelum kegiatan KBM dimulai (PBD) ● Guru dan Peserta didik melakukan literasi dengan 60 menit Dian Sabit Purnomo, S.Pd./DDTO/Fase E/TP 2023_2024 - 1


KEGIATAN PEMBELAJARAN Pertemuan 1 Tahapan Kegiatan Alokasi Waktu membaca Al-Qur’an bersama ● Guru memberikan motivasi dan gambaran belajar tentang manfaat konversi energi pada kehidupan sehari-hari ● Guru memberikan pertanyaan pemantik : 1. Mengapa energi dibutuhkan dalam kehidupan manusia? 2. Apakah pengertian dari konversi energi? 3. Konversi energi apa sajakah yang sudah dimanfaatkan oleh manusia? ● Guru menyampaikan tujuan pembelajaran Kegiatan Inti 1. Peserta didik memperhatikan tayangan singkat di layar menggunakan laptop dan infocus (media pembelajaran) lanjutan dari tayangan sejarah pertama kali energi ditemukan sambil sesekali memberikan tanggapan dan guru memberikan penguatan. 2. Berikut link tayangan cara mengganti oli mobil https://youtu.be/8Nx0E-74cg0? si=LKPm1tSYUX2Oh81k 3. Guru membentuk kelompok yang terdiri dari 6 siswa 4. Guru mengarahkan peserta didik untuk browsing materi tentang dasar-dasar pemeliharaan pada kendaraan dengan menggunakan HP masingmasing. 5. Guru memberikan studi kasus akibat lalai tidak melakukan pemeliharaan pada kendaraan 6. Siswa berdiskusi manfaat dan tujuan melakukan pemeliharaan dasar otomotif 7. Siswa melatih kemampuan basic mentality ( siswa berdiskusi ataupun secara lisan berpendapat dan share di depan kelas) 165 menit Dian Sabit Purnomo, S.Pd./DDTO/Fase E/TP 2023_2024 - 2


KEGIATAN PEMBELAJARAN Pertemuan 1 Tahapan Kegiatan Alokasi Waktu Penutup a. Peserta didik diminta menyimpulkan keseluruhan materi terkait materi konversi energi dana guru memberikan penguatan b. Guru menanyakan penyampaian materi apakah menyenangkan, materi yang dibahas apakah sudah dipahami, apakah semua peserta didik paham, siapa saja yang belum paham, adakah materi yang susah dipahami, materi mana yang perlu diperbaiki ? c. Guru memberikan tugas kepada siswa untuk mencari informasi terkait jenis pemelihaaran dasar otomotif d. Guru menginformasikan rencana pembelajaran pada pertemuan selanjutnya tentang perbaikan dasar otomotif e. Guru memberikan motivasi kepada siswa agar selalu semangat belajar dan tetap menjaga kesehatan. f. Guru menutup pertemuan dengan berdoa dan salam. 45 menit 1. Asesmen a. Asesmen Awal Peserta didik menjawab pertanyaan yang diajukan guru : 1. Apa yang dimaksud degan pemeliharaan? 2. Sebutkan pemeliharaan otomotif yang sudah kalian lakukan! 3. Mengapa kendaraan perlu dilakukan pemeliharaan? b. Asesmen Formatif 1. Asesmen Pengetahuan : Peserta didik memahami dasar-dasar pemeliharaan otomotif pada sebuah kendaraan. c. Asesmen akhir (sumatif) Asesmen sumatif dilaksanakan apabila semua TP selesai pada CP memahami dasar-dasar pemeliharaan otomotif pada sebuah kendaraan. 2. LAMPIRAN 1. Lembar Kerja Peserta Didik Dian Sabit Purnomo, S.Pd./DDTO/Fase E/TP 2023_2024 - 3


2. Pengayaan dan Remedial 3. Bahan Bacaan Pendidik dan Peserta Didik 4. Refleksi Peserta Didik dan Pendidik 3. Daftar Perlengkapan Ajar: 1. Buku New Step 1 2. https://files1.simpkb.id/guruberbagi/rpp/117911-1670483354.pdf 3. https://www.slideshare.net/indra809107/dasar-pemeliharaan-mesin-kendaraan-ringanpptx RUBRIK PENILAIAN 1. Asesmen Proses N o Kelompok Keterb aca an Materi Karya berupa Peta Konsep Kreativit as Lapo ran Disk usi Present asi Y a T d k Y a Td k Y a T d k Y a T d k Y a T d k 2. Asesmen Akhir Nama Siswa: N o KK TP KETERCAPAIAN Kurang kompe ten (71- 80) Cukup Kompe ten (81-90) Sangat Kompe ten (91- 100) 1 Memahami dasar-dasar pemeliharaan otomotif 2 Memahami cara pemeriksaan komponen otomotif 3 Memahami standar atau spesifikasi komponen otomotif 3. Profil Pelajar Pancasila N o Dimensi Kreatif-Sub Elemen Mulai Berkemba ng Sedang Berkemba ng Berkemba ng Sesuai Harapan Sangat Berkemba ng Dian Sabit Purnomo, S.Pd./DDTO/Fase E/TP 2023_2024 - 4


1 Mandiri, Bernalar kritis, dan Bergotong-royong BAHAN BACAAN 1. PEMELIHARAAN OTOMOTIF Pemeliharaan otomotif atau sering disebut perawatan berkala pada kendaraan adalah kegiatan merawat, menyetel, memperbaiki, mengganti komponen yang dilakukan dengan kurun waktu tertentu untuk mendapatkan performa kinerja mesin mendekati spesifikasi semula (masih baru). Kendaraan bermotor sangat banyak jenis dan merknya dimana setiap jenis dan merk memiliki ratusan komponen yang berbeda setiap komponen dalam penggunaanya akan mendapatkan berbagai kondisi beban seperti beban panas, beban tekanan, beban benturan, beban putaran, beban kimia dan lain sebagainya. Komponen tersebut semakin lama digunakan akan aus, longgar, tidak presisi dan mengalami penurunan kinerja sehingga akan mengurangi performa mesin kendaraan, oleh sebab itu perlu adanya perawatan berkala. Perbedaan antara kendaraan yang melakukan perawatan rutin dengan kendaraan yang tidak melakukan perwatan akan terlihat pada performa dan kondisi mesin yang berbeda. Dian Sabit Purnomo, S.Pd./DDTO/Fase E/TP 2023_2024 - 5


Gambar 1. Perawatan kendaraan Perawatan pada kendaraan terdapat dua jenis yaitu perawatan terencana dan tidak terencana, contoh jadwal perawatan terencana : Tabel 4.1 Jadwal perawatan berkala Dian Sabit Purnomo, S.Pd./DDTO/Fase E/TP 2023_2024 - 6


Komponen kendaraan dapat mengalami kerusakan, namun kerusakan tersebut tidak terjadi secara tiba-tiba kecuali terjadi insiden. Kerusakan yang terjadi bukan karena insiden biasanya terlihat atau terasa gejala-gejala kerusakan. Seorang pemilik kendaraan atau pengemudi perlu mengetahuigejala kerusakan dan cara penangananya. Sebagian pengemudi melakukan pengecekan kendaraan sebelum digunakan untuk mencegah insiden atau kerusakan yang berat, pemeriksaan rutin (sebelum kendaraan dipakai) yang dilakukan pengemudi antara lain : a. Pemeriksaan baterai b. Periksa kondisi baterai dari terminal baterai, kotak baterai dan jumlah air baterai (jika menggunakan accu basah). c. Pemeriksaan sistem pendingin Pemeriksaan volume air pada radiator dan reservoir radiator d. Pemeriksaan tekanan ban e. Pemeriksaan lampu dan klakson, dan lain sebagainya. Service / perbaikan kendaraan yang mengalami kerusakan harus di perbaiki oleh seorang ahli mekanik atau montir di bengkel dengan peralatan yang lengkap. Kerusakan yang terjadi biasanya dapat dirasakan oleh pengendara denganindera manusia, seperti indera penciuman, pengamatan, pendengaran dan perabaan rasa gerakan. Contoh : a. Asap Knalpot yang banyak dan berwarna putih (penglihatan). b. Lampu-lampu yang mati atau hidup (penglihatan). c. Suara komponen mesin yang berisik (pendengaran). Dian Sabit Purnomo, S.Pd./DDTO/Fase E/TP 2023_2024 - 7


d. Suara berdecit saat pengeraman atau saat mengopling (pendengaran). e. Saat mobil jalan terjadi geteranyang berlebih (Perabaan). f. Pada saat pengereman mobil cenderung berbelok kesalah satu arah (perabaan), dan lain sebagainya. Setelah mengetahui bagian yang mengalami masalah maka perlu dilakukan perbaiakan, untuk dapat melakukan perbaikan diperlukan alat yang sesuai dan seseorang dengan pengetahuan tentang mekanisme cara pembongkaran dan pemasangan komponen yang benar, menggunakan peralatan dengan baik. 2. DASAR-DASAR PERBAIKAN Perbaikan sering disebut dengan istilah servis (perbaikan jasa) yaitu segala kegiatan atau usaha untuk mengembalikan fungsi dan kondisi dari benda, alat atau mesin yang rusak baik akibat dari proses pemakaian atau hal lain yang menyebabkan kerusakan. Proses perbaikan terkadang tidak mampu mengembalikan kondisi seperti semula namun mengutamakan pada alat tersebut dapat digunakan kembali sebagaimana fungsinya. Perbaiakan/service tidaklah mudah setiap orang yang melakukan service harus memiliki keterampilan khusus, keterampilan ini digunakan untuk mendiagnosa (mencari bagian yang rusak) dengan tepat, apakah bagian tersebut harus di ganti, di stel atau hanya pemeriksaan dan pembersihan komponen saja. Seorang yang mempunyai keahlian khusus untuk melakukan perbaiakan/service sering disebut teknisi, seorang teknisi dalam memperbaiki benda, alat atau mesin sering dihadapkan dengan penggantian suku cadang (spare part), namun di pasaran tidak tersedia atau mendekati harga baru dari alat tersebut, hal ini memungkinkan pelanggan untuk membeli satu unit mesin/alat tersebut. Perbaikan/service di tinjau dari tingkat kerumitan dan kecanggihan teknologi yang digunakan pada mesin/alat membuat service ini dibedakan menjadi tiga jenis yaitu service ringan, service sedang dan service berat. Service merupakan bagian penting dalam dunia bisnis, karena service merupakan layanan penghargaan kepada konsumen, apabila pelayanan service yang baik maka akan menentukan seseorang dalam membeli produk atau menggunakan produk dari perusahaan yang lain. 3. PERBAIKAN OTOMOTIF Rekondisi/perbaikan adalah suatu tindakan untuk mengembalikan sesuatu ke kondisi yang lebih baik atau mendekati baru dengan mengubah, memperbaiki, atau mengganti bagian tertentu. Perbaiakan/service pada otomotif sangat banyak jenis dan macamnya Dian Sabit Purnomo, S.Pd./DDTO/Fase E/TP 2023_2024 - 8


mengingat dunia otomotif dalam penggunaanya pada kendaraan seperti sepeda motor, mobil, alat angkutan, alat berat dan lain sbagainya. Dalam perbaikan otomotif secara garis besar dapat digolongkan menjadi beberapa bagian yaitu perbaikan mesin (Engine), perbaikan pemindah tenaga (Powertrain), perbaikan sasis (Chasis), perbaikan kelistrikan (Electrical), perbaikan bodi (Body). 1) Perbaikan Mesin (Engine). Perbaikan Mesin (Engine) meliputi berbagai aspek pendukung dalam pengkonversian energi baik konversi dari bahan bakar menjadi gerak atau konversi energi listrik menjadi gerak antara lain : mekanisme engine, sistem bahan bakar (konvensional/Electronic Fuel Injection/common rail), sistem pelumasan, sistem pendingin dan lain sebagainya. 2) Perbaikan Pemindah Tenaga (Power train) Perbaikan Pemindah Tenaga (Power train) merupakan perbaikan pada sistem yang mengolah proses pemindahan tenaga yang di hasilkan mesin sampai keroda. Contoh perbaiakan pemindah tenaga antara lain sistem kopling, sistem transmisi, sistem differential, poros/sumbu roda, roda dan ban. 3) Perbaikan Sasis (Chasis) Perbaikan Sasis (Chasis) yaitu perbaikan pada bagian kendaraan yang berhubungan dengan kondisi jalan seperti : rangka, sistem rem, sistem suspensi, sistem kemudi dan lain sebgainya. 4) Perbaikan Kelistrikan (Electrical) Perbaikan Kelistrikan (Electrical) yaitu perbaikan yang meliputi sistem penerangan, assesoris (audio dan lampu), sistem starter, sistem pengapian, sistem pengisian baterai, sistem pengkondisian udara (Air Conditioner), sistem pengaman dan lain sebagainya. 5) Perbaikan Bodi (Body) Penggunaan kendaraan di jalan raya sangat rentan terhadap kecelakaan akibat banyaknya kendaraan yang tidak di imbangi dengan pembangunan jalan raya, kecelakaan yang umum terjadi karena adanya persinggungan, senggolan dan saling tabrak antar satu kendaraan dengan kendaraan lainya. 4. LANGKAH-LANGKAH PERBAIKAN Langkah -langkah perbaikan pada kendaraan dilakukan setelah mendapatkan keluhan dari pelanggan tentang gejala yang timbul saat berkendara. Langkah perbaikan dilakukan menurut prosedur operasional standar yang berlaku, namun terkadang setiap individu Dian Sabit Purnomo, S.Pd./DDTO/Fase E/TP 2023_2024 - 9


bengkel memiliki prosedur yang berbeda-beda tergantung dari tingkat kerusakan pada kendaraan tersebut. Secara garis besar langkah-langkah perbaikan adalah sebagai berikut : a. Diagnosa kerusakan Sebuah kendaraan apabila mengalami kerusakan maka untuk melakukan perbaikan di butuhkan analisa perkiraan kerusakan terlebih dahulu, hal ini dilakukan untuk estimasi biaya, waktu yang diperlukan untuk perbaikan dan untuk menentukan kemungkinan penggantian pada suku cadang. b. Langkah Persiapan Langkah ini merupakan langkah awal perbaikan dimana seorang teknisi harus mempersiapkan segala sesuatu yang di butuhkan dalam perbaikan. Langkah persiapan yang di lakukan antara lain : 1) Persiapan tempat kerja Yaitu mempersiapkan area tempat kerja dari kemungkinan kotor, terdapat oli atau benda lainya yang memungkinkan mengakibatkan kerusakan dan kecelakaan saat bekerja. 2) Persiapan unit kendaraan Persiapkan unit kendaraan dengan memastikan bahwa kendaraan siap dilakukan pekerjaan perbaikan dan memeriksa kendaraan dari gejala kerusakan lainya di luarkeluhan pelanggan. 3) Persiapan alat Persiapan alat merupakan persiapan untuk menentukan alat apa saja yang digunakan dalam proses perbaikan sehingga pekerjaan akan lebih cepat dan efisien. Alat-alat yang di gunakan dalam perbaikan antara lain : a) Alat pelindung Merupakan alat yang digunakan untuk melindungi kalian dan unit yang akan di perbaiki, pada perbaikan kendaraan alat yang digunakan untuk melindungi kendaraan seperti fender covers, grill covers, floor covers streer cover dan lain sebagainya. Sedangkan alat pelindung pada pekerja dikenal dengan Alat Perlindungan Diri (APD) antara lain sepatu, baju praktek, masker, kacamata, helm, sarung tangan dan lain sebagainya. b) Alat tangan Alat tangan merupakan alat yang digunakan untuk memudahkan dalam pekerjaan pembongkaran dan pemasangan komponen. Alat tangan sering di sebut dengan Dian Sabit Purnomo, S.Pd./DDTO/Fase E/TP 2023_2024 - 10


hand tool set perlatangan tangan lengkap antara lain: kunci-kunci (kunci pass, kunci ring, kunci L kunci inggris dan lain-lain), tang, palu dan lain sebagainya. gambar 3. Alat tangan c) Power tools Perlatan yang digunakan untuk memudahkan dalam pembongkaran dan pemasangan komponen otomotif dengan menggunakan tenaga dari luar. Contoh : mesin bor , mesin gerinda, mesin press dan lain sebagainya. gambar 4. Power Tools d) Special service tools Sepecial service tools digunakan pada saat pekerjaan service dengan tingkat kesulitan tertentu atau tidak dapat di gunakan dengan hand tools atau power tools. Penggunaan alat ini untuk mempermudah, mempercepat dan lebih efisien karena tidak merusak bagian-bagian yang dikerjakan. Dian Sabit Purnomo, S.Pd./DDTO/Fase E/TP 2023_2024 - 11


Gambar 5. Hidrometer e) Workshop equipment Yaitu peralatan tambahan yang memungkinkan dibutuhkan pada saat perbaikan kendaraan, seperti dongkrak, jack stand, part washer dan lain sebagianya. f) Alat ukur Alat yang di gunakan untuk pengukuran bagian/komponen mesin. Dengan perbandingan hasil ukur spesifikasinya maka dapat di simpulkan untuk melakukan penggantian atau penyetelan pada bagian/komponen mesintersebut. Alatukur yang umum digunakan dalam perbaikan otomotif antaralain : jangka sorong, mikro meter, hydrometer, avo meter (multy tester), dial indicator dan lain sebagainya. gambar 6. Multimeter c. Langkah kerja Langkah kerja dalam perbaikan otomotif biasanya dilakukan dengan beberapa tahapan antara lain: 1) pembongkaran Dian Sabit Purnomo, S.Pd./DDTO/Fase E/TP 2023_2024 - 12


2) pemeriksaan 3) pergantian komponen 4) penyetelan, dan gambar 7. Pembongkaran gambar 8. pemeriksaan gambar 10. pergantian komponen gambar 9. peneyetelan Dian Sabit Purnomo, S.Pd./DDTO/Fase E/TP 2023_2024 - 13


5) pemasangan/perakitan. Dalam melakukan kegiatan dari awal pembongkaran sampai pemasangan/perakitan harus sesuai dengan buku petunjuk service. Penggunaan buku pentunjuk service ini sangat penting karena apabila dalam langkah kerja tidak sesuai maka dapat mengakibatkan kerusakan dan kerugian bagi pelanggan. d. Pengujian Setelah melakukan perbaikan sesuai dengan prosedur pada buku pentunjuk service maka kendaraan sudah dapat digunakan dengan baik, namun untuk memastikan bahwa apa yang diperbaiki sudah benar, maka perlu dilakukan pengujian (test drive). e. Langkah akhir Langkah akhir yaitu langkah perwatan kebersihan tempat kerja, perawatan kebersihan alat dan pengecekan akhir pada unit/kendaraan setelah dilakukan pengujian. Wahyu Setiadi/TKR/Fase F/TP 2023_2024 - 1


YAYASAN PEGURUAN ISLAM REPUBLIK INDONESIA SMK KESATRIAN PURWOKERTO TERAKREDITASI “A” Jl. Kesatrian No. 62 Telp/fax (0281) 636122 Purwokerto 53115 Website: smkkesatrianpwt.sch.id, Email: [email protected] TEKNIK AUDIO VIDEO●TEKNIK KENDARAAN RINGAN● DESAIN KOMUNIKASI VISUAL● TEKNIK SEPEDA MOTOR● TEKNIK JARINGAN KOMPUTER DAN TELEKOMUNIKASI MODUL AJAR TEKNIK KENDARAAN RINGAN TAHUN PELAJARAN 2023/2024 I. INFORMASI UMUM : A. Identitas Penulis Modul Nama Sekolah : SMK Kesatrian Purwokerto Nama Penyusun : Dian Sabit Purnomo, S.Pd. Fase/ Kelas : E / X Semester : 1 Alokasi Waktu : 270 menit (1 pertemuan @6JP x 45menit) Elemen : Teknik dasar pemeliharaan dan perbaikan yang terkait dengan seluruh proses bidang otomotif Capaian Pembelajaran : Pada akhir fase E, peserta didik peserta didik mampu memahami teknik dasar bidang otomotif melalui pengenalan dan praktik singkat penggunaan alat ukur, pemeliharaan, perbaikan, pembentukan body kendaraan, perakitan, serta pengenalan alat berat, dump-truck, dan sejenisnya. II. KOMPONEN INTI : A. Tujuan Pembelajaran Memahami dasar-dasar perbaikan otomotif B. Indikator Tujuan Pembelajaran 1. Memahami dasar-dasar perbaikan otomotif 2. memahami cara pemeriksaan komponen otomotif 3. Memahami standar atau spesifikasi komponen otomotif 4. dapat menganalisa hasil pemeriksaan 5. dapat mengganti komponen-komponen otomotif C. Kegiatan Pembelajaran KEGIATAN PEMBELAJARAN Pertemuan 1 Tahapan Kegiatan Alokasi Waktu Pendahuluan ● Guru menunjuk salah satu peserta didik untuk memimpin berdoa dan melakukan Safety Komitmen (PBD) ● Guru dan Peserta didik melakukan pemanasan 60 menit Dian Sabit Purnomo, S.Pd./DDTO/Fase E/TP 2023_2024 - 1


KEGIATAN PEMBELAJARAN Pertemuan 1 Tahapan Kegiatan Alokasi Waktu sebelum kegiatan KBM dimulai (PBD) ● Guru dan Peserta didik melakukan literasi dengan membaca Al-Qur’an bersama ● Guru memberikan motivasi dan gambaran belajar tentang manfaat konversi energi pada kehidupan sehari-hari ● Guru memberikan pertanyaan pemantik : 1. Mengapa energi dibutuhkan dalam kehidupan manusia? 2. Apakah pengertian dari konversi energi? 3. Konversi energi apa sajakah yang sudah dimanfaatkan oleh manusia? ● Guru menyampaikan tujuan pembelajaran Kegiatan Inti 1. Peserta didik memperhatikan tayangan singkat di layar menggunakan laptop dan infocus (media pembelajaran) lanjutan dari tayangan sejarah pertama kali energi ditemukan sambil sesekali memberikan tanggapan dan guru memberikan penguatan. 2. Berikut link tayangan cara mengganti oli mobil https://youtu.be/8Nx0E-74cg0? si=LKPm1tSYUX2Oh81k 3. Guru membentuk kelompok yang terdiri dari 6 siswa 4. Guru mengarahkan peserta didik untuk browsing materi tentang dasar-dasar perbaikan pada kendaraan dengan menggunakan HP masingmasing. 5. Guru memberikan studi kasus akibat lalai tidak melakukan perbaikan pada kendaraan 6. Siswa berdiskusi manfaat dan tujuan melakukan perbaikan dasar otomotif 7. Siswa melatih kemampuan basic mentality ( siswa berdiskusi ataupun secara lisan berpendapat dan 165 menit Dian Sabit Purnomo, S.Pd./DDTO/Fase E/TP 2023_2024 - 2


KEGIATAN PEMBELAJARAN Pertemuan 1 Tahapan Kegiatan Alokasi Waktu share di depan kelas) Penutup a. Peserta didik diminta menyimpulkan keseluruhan materi terkait materi perbaikan otomotif dan guru memberikan penguatan b. Guru menanyakan penyampaian materi apakah menyenangkan, materi yang dibahas apakah sudah dipahami, apakah semua peserta didik paham, siapa saja yang belum paham, adakah materi yang susah dipahami, materi mana yang perlu diperbaiki ? c. Guru memberikan tugas kepada siswa untuk mencari informasi terkait jenis perbaikan dasar otomotif d. Guru menginformasikan rencana pembelajaran pada pertemuan selanjutnya tentang memelihara dan pembentukan body otomotif e. Guru memberikan motivasi kepada siswa agar selalu semangat belajar dan tetap menjaga kesehatan. f. Guru menutup pertemuan dengan berdoa dan salam. 45 menit 1. Asesmen a. Asesmen Awal Peserta didik menjawab pertanyaan yang diajukan guru : 1. Apa yang dimaksud dengan perbaikan? 2. Sebutkan perbaikan otomotif yang sudah kalian lakukan! 3. Mengapa kendaraan perlu dilakukan perbaikan? b. Asesmen Formatif 1. Asesmen Pengetahuan : Peserta didik memahami dasar-dasar perbaikan otomotif pada sebuah kendaraan. c. Asesmen akhir (sumatif) Asesmen sumatif dilaksanakan apabila semua TP selesai pada CP memahami dasar-dasar perbaikan otomotif pada sebuah kendaraan. Dian Sabit Purnomo, S.Pd./DDTO/Fase E/TP 2023_2024 - 3


2. LAMPIRAN 1. Lembar Kerja Peserta Didik 2. Pengayaan dan Remedial 3. Bahan Bacaan Pendidik dan Peserta Didik 4. Refleksi Peserta Didik dan Pendidik 3. Daftar Perlengkapan Ajar: 1. Buku New Step 1 2. https://tirto.id/jenis-perbaikan-otomotif-dan-langkah-langkahnya-gNXN#google_vignette 3. https://anyflip.com/mxcfl/qjwh/basic RUBRIK PENILAIAN 1. Asesmen Proses N o Kelompok Keterb aca an Materi Karya berupa Peta Konsep Kreativit as Lapo ran Disk usi Present asi Y a T d k Y a Td k Y a T d k Y a T d k Y a T d k 2. Asesmen Akhir Nama Siswa: N o KK TP KETERCAPAIAN Kurang kompe ten (71- 80) Cukup Kompe ten (81-90) Sangat Kompe ten (91- 100) 1 Memahami dasar-dasar perbaikan otomotif 2 Memahami cara pemeriksaan komponen otomotif 3 Memahami standar atau spesifikasi komponen otomotif 4 Dapat menganalisa hasil pemeriksaan 5 Dapat mengganti komponen-komponen otomotif Dian Sabit Purnomo, S.Pd./DDTO/Fase E/TP 2023_2024 - 4


3. Profil Pelajar Pancasila N o Dimensi Kreatif-Sub Elemen Mulai Berkemba ng Sedang Berkemba ng Berkemba ng Sesuai Harapan Sangat Berkemba ng 1 Mandiri, Bernalar kritis, dan Bergotong-royong BAHAN BACAAN 1. PEMELIHARAAN OTOMOTIF Pemeliharaan otomotif atau sering disebut perawatan berkala pada kendaraan adalah kegiatan merawat, menyetel, memperbaiki, mengganti komponen yang dilakukan dengan kurun waktu tertentu untuk mendapatkan performa kinerja mesin mendekati spesifikasi semula (masih baru). Kendaraan bermotor sangat banyak jenis dan merknya dimana setiap jenis dan merk memiliki ratusan komponen yang berbeda setiap komponen dalam penggunaanya akan mendapatkan berbagai kondisi beban seperti beban panas, beban tekanan, beban benturan, beban putaran, beban kimia dan lain sebagainya. Komponen tersebut semakin lama digunakan akan aus, longgar, tidak presisi dan mengalami penurunan kinerja sehingga akan mengurangi performa mesin kendaraan, oleh sebab itu perlu adanya perawatan berkala. Perbedaan antara kendaraan yang melakukan perawatan rutin dengan kendaraan yang tidak melakukan perwatan akan terlihat pada performa dan kondisi mesin yang berbeda. Dian Sabit Purnomo, S.Pd./DDTO/Fase E/TP 2023_2024 - 5


Gambar 1. Perawatan kendaraan Perawatan pada kendaraan terdapat dua jenis yaitu perawatan terencana dan tidak terencana, contoh jadwal perawatan terencana : Tabel 4.1 Jadwal perawatan berkala Dian Sabit Purnomo, S.Pd./DDTO/Fase E/TP 2023_2024 - 6


Komponen kendaraan dapat mengalami kerusakan, namun kerusakan tersebut tidak terjadi secara tiba-tiba kecuali terjadi insiden. Kerusakan yang terjadi bukan karena insiden biasanya terlihat atau terasa gejala-gejala kerusakan. Seorang pemilik kendaraan atau pengemudi perlu mengetahuigejala kerusakan dan cara penangananya. Sebagian pengemudi melakukan pengecekan kendaraan sebelum digunakan untuk mencegah insiden atau kerusakan yang berat, pemeriksaan rutin (sebelum kendaraan dipakai) yang dilakukan pengemudi antara lain : a. Pemeriksaan baterai b. Periksa kondisi baterai dari terminal baterai, kotak baterai dan jumlah air baterai (jika menggunakan accu basah). c. Pemeriksaan sistem pendingin Pemeriksaan volume air pada radiator dan reservoir radiator d. Pemeriksaan tekanan ban e. Pemeriksaan lampu dan klakson, dan lain sebagainya. Service / perbaikan kendaraan yang mengalami kerusakan harus di perbaiki oleh seorang ahli mekanik atau montir di bengkel dengan peralatan yang lengkap. Kerusakan yang terjadi biasanya dapat dirasakan oleh pengendara denganindera manusia, seperti indera penciuman, pengamatan, pendengaran dan perabaan rasa gerakan. Contoh : a. Asap Knalpot yang banyak dan berwarna putih (penglihatan). b. Lampu-lampu yang mati atau hidup (penglihatan). c. Suara komponen mesin yang berisik (pendengaran). Dian Sabit Purnomo, S.Pd./DDTO/Fase E/TP 2023_2024 - 7


d. Suara berdecit saat pengeraman atau saat mengopling (pendengaran). e. Saat mobil jalan terjadi geteranyang berlebih (Perabaan). f. Pada saat pengereman mobil cenderung berbelok kesalah satu arah (perabaan), dan lain sebagainya. Setelah mengetahui bagian yang mengalami masalah maka perlu dilakukan perbaiakan, untuk dapat melakukan perbaikan diperlukan alat yang sesuai dan seseorang dengan pengetahuan tentang mekanisme cara pembongkaran dan pemasangan komponen yang benar, menggunakan peralatan dengan baik. 2. DASAR-DASAR PERBAIKAN Perbaikan sering disebut dengan istilah servis (perbaikan jasa) yaitu segala kegiatan atau usaha untuk mengembalikan fungsi dan kondisi dari benda, alat atau mesin yang rusak baik akibat dari proses pemakaian atau hal lain yang menyebabkan kerusakan. Proses perbaikan terkadang tidak mampu mengembalikan kondisi seperti semula namun mengutamakan pada alat tersebut dapat digunakan kembali sebagaimana fungsinya. Perbaiakan/service tidaklah mudah setiap orang yang melakukan service harus memiliki keterampilan khusus, keterampilan ini digunakan untuk mendiagnosa (mencari bagian yang rusak) dengan tepat, apakah bagian tersebut harus di ganti, di stel atau hanya pemeriksaan dan pembersihan komponen saja. Seorang yang mempunyai keahlian khusus untuk melakukan perbaiakan/service sering disebut teknisi, seorang teknisi dalam memperbaiki benda, alat atau mesin sering dihadapkan dengan penggantian suku cadang (spare part), namun di pasaran tidak tersedia atau mendekati harga baru dari alat tersebut, hal ini memungkinkan pelanggan untuk membeli satu unit mesin/alat tersebut. Perbaikan/service di tinjau dari tingkat kerumitan dan kecanggihan teknologi yang digunakan pada mesin/alat membuat service ini dibedakan menjadi tiga jenis yaitu service ringan, service sedang dan service berat. Service merupakan bagian penting dalam dunia bisnis, karena service merupakan layanan penghargaan kepada konsumen, apabila pelayanan service yang baik maka akan menentukan seseorang dalam membeli produk atau menggunakan produk dari perusahaan yang lain. 3. PERBAIKAN OTOMOTIF Rekondisi/perbaikan adalah suatu tindakan untuk mengembalikan sesuatu ke kondisi yang lebih baik atau mendekati baru dengan mengubah, memperbaiki, atau mengganti bagian tertentu. Perbaiakan/service pada otomotif sangat banyak jenis dan macamnya Dian Sabit Purnomo, S.Pd./DDTO/Fase E/TP 2023_2024 - 8


mengingat dunia otomotif dalam penggunaanya pada kendaraan seperti sepeda motor, mobil, alat angkutan, alat berat dan lain sbagainya. Dalam perbaikan otomotif secara garis besar dapat digolongkan menjadi beberapa bagian yaitu perbaikan mesin (Engine), perbaikan pemindah tenaga (Powertrain), perbaikan sasis (Chasis), perbaikan kelistrikan (Electrical), perbaikan bodi (Body). 1) Perbaikan Mesin (Engine). Perbaikan Mesin (Engine) meliputi berbagai aspek pendukung dalam pengkonversian energi baik konversi dari bahan bakar menjadi gerak atau konversi energi listrik menjadi gerak antara lain : mekanisme engine, sistem bahan bakar (konvensional/Electronic Fuel Injection/common rail), sistem pelumasan, sistem pendingin dan lain sebagainya. 2) Perbaikan Pemindah Tenaga (Power train) Perbaikan Pemindah Tenaga (Power train) merupakan perbaikan pada sistem yang mengolah proses pemindahan tenaga yang di hasilkan mesin sampai keroda. Contoh perbaiakan pemindah tenaga antara lain sistem kopling, sistem transmisi, sistem differential, poros/sumbu roda, roda dan ban. 3) Perbaikan Sasis (Chasis) Perbaikan Sasis (Chasis) yaitu perbaikan pada bagian kendaraan yang berhubungan dengan kondisi jalan seperti : rangka, sistem rem, sistem suspensi, sistem kemudi dan lain sebgainya. 4) Perbaikan Kelistrikan (Electrical) Perbaikan Kelistrikan (Electrical) yaitu perbaikan yang meliputi sistem penerangan, assesoris (audio dan lampu), sistem starter, sistem pengapian, sistem pengisian baterai, sistem pengkondisian udara (Air Conditioner), sistem pengaman dan lain sebagainya. 5) Perbaikan Bodi (Body) Penggunaan kendaraan di jalan raya sangat rentan terhadap kecelakaan akibat banyaknya kendaraan yang tidak di imbangi dengan pembangunan jalan raya, kecelakaan yang umum terjadi karena adanya persinggungan, senggolan dan saling tabrak antar satu kendaraan dengan kendaraan lainya. 4. LANGKAH-LANGKAH PERBAIKAN Langkah -langkah perbaikan pada kendaraan dilakukan setelah mendapatkan keluhan dari pelanggan tentang gejala yang timbul saat berkendara. Langkah perbaikan dilakukan menurut prosedur operasional standar yang berlaku, namun terkadang setiap individu Dian Sabit Purnomo, S.Pd./DDTO/Fase E/TP 2023_2024 - 9


bengkel memiliki prosedur yang berbeda-beda tergantung dari tingkat kerusakan pada kendaraan tersebut. Secara garis besar langkah-langkah perbaikan adalah sebagai berikut : a. Diagnosa kerusakan Sebuah kendaraan apabila mengalami kerusakan maka untuk melakukan perbaikan di butuhkan analisa perkiraan kerusakan terlebih dahulu, hal ini dilakukan untuk estimasi biaya, waktu yang diperlukan untuk perbaikan dan untuk menentukan kemungkinan penggantian pada suku cadang. b. Langkah Persiapan Langkah ini merupakan langkah awal perbaikan dimana seorang teknisi harus mempersiapkan segala sesuatu yang di butuhkan dalam perbaikan. Langkah persiapan yang di lakukan antara lain : 1) Persiapan tempat kerja Yaitu mempersiapkan area tempat kerja dari kemungkinan kotor, terdapat oli atau benda lainya yang memungkinkan mengakibatkan kerusakan dan kecelakaan saat bekerja. 2) Persiapan unit kendaraan Persiapkan unit kendaraan dengan memastikan bahwa kendaraan siap dilakukan pekerjaan perbaikan dan memeriksa kendaraan dari gejala kerusakan lainya di luarkeluhan pelanggan. 3) Persiapan alat Persiapan alat merupakan persiapan untuk menentukan alat apa saja yang digunakan dalam proses perbaikan sehingga pekerjaan akan lebih cepat dan efisien. Alat-alat yang di gunakan dalam perbaikan antara lain : a) Alat pelindung Merupakan alat yang digunakan untuk melindungi kalian dan unit yang akan di perbaiki, pada perbaikan kendaraan alat yang digunakan untuk melindungi kendaraan seperti fender covers, grill covers, floor covers streer cover dan lain sebagainya. Sedangkan alat pelindung pada pekerja dikenal dengan Alat Perlindungan Diri (APD) antara lain sepatu, baju praktek, masker, kacamata, helm, sarung tangan dan lain sebagainya. b) Alat tangan Alat tangan merupakan alat yang digunakan untuk memudahkan dalam pekerjaan pembongkaran dan pemasangan komponen. Alat tangan sering di sebut dengan Dian Sabit Purnomo, S.Pd./DDTO/Fase E/TP 2023_2024 - 10


hand tool set perlatangan tangan lengkap antara lain: kunci-kunci (kunci pass, kunci ring, kunci L kunci inggris dan lain-lain), tang, palu dan lain sebagainya. gambar 3. Alat tangan c) Power tools Perlatan yang digunakan untuk memudahkan dalam pembongkaran dan pemasangan komponen otomotif dengan menggunakan tenaga dari luar. Contoh : mesin bor , mesin gerinda, mesin press dan lain sebagainya. gambar 4. Power Tools d) Special service tools Sepecial service tools digunakan pada saat pekerjaan service dengan tingkat kesulitan tertentu atau tidak dapat di gunakan dengan hand tools atau power tools. Penggunaan alat ini untuk mempermudah, mempercepat dan lebih efisien karena tidak merusak bagian-bagian yang dikerjakan. Dian Sabit Purnomo, S.Pd./DDTO/Fase E/TP 2023_2024 - 11


Gambar 5. Hidrometer e) Workshop equipment Yaitu peralatan tambahan yang memungkinkan dibutuhkan pada saat perbaikan kendaraan, seperti dongkrak, jack stand, part washer dan lain sebagianya. f) Alat ukur Alat yang di gunakan untuk pengukuran bagian/komponen mesin. Dengan perbandingan hasil ukur spesifikasinya maka dapat di simpulkan untuk melakukan penggantian atau penyetelan pada bagian/komponen mesintersebut. Alatukur yang umum digunakan dalam perbaikan otomotif antaralain : jangka sorong, mikro meter, hydrometer, avo meter (multy tester), dial indicator dan lain sebagainya. gambar 6. Multimeter c. Langkah kerja Langkah kerja dalam perbaikan otomotif biasanya dilakukan dengan beberapa tahapan antara lain: 1) pembongkaran Dian Sabit Purnomo, S.Pd./DDTO/Fase E/TP 2023_2024 - 12


2) pemeriksaan 3) pergantian komponen 4) penyetelan, dan gambar 7. Pembongkaran gambar 8. pemeriksaan gambar 10. pergantian komponen gambar 9. peneyetelan Dian Sabit Purnomo, S.Pd./DDTO/Fase E/TP 2023_2024 - 13


5) pemasangan/perakitan. Dalam melakukan kegiatan dari awal pembongkaran sampai pemasangan/perakitan harus sesuai dengan buku petunjuk service. Penggunaan buku pentunjuk service ini sangat penting karena apabila dalam langkah kerja tidak sesuai maka dapat mengakibatkan kerusakan dan kerugian bagi pelanggan. d. Pengujian Setelah melakukan perbaikan sesuai dengan prosedur pada buku pentunjuk service maka kendaraan sudah dapat digunakan dengan baik, namun untuk memastikan bahwa apa yang diperbaiki sudah benar, maka perlu dilakukan pengujian (test drive). e. Langkah akhir Langkah akhir yaitu langkah perwatan kebersihan tempat kerja, perawatan kebersihan alat dan pengecekan akhir pada unit/kendaraan setelah dilakukan pengujian. Dian Sabit Purnomo, S.Pd./TKR/Fase F/TP 2023_2024 - 1


YAYASAN PEGURUAN ISLAM REPUBLIK INDONESIA SMK KESATRIAN PURWOKERTO TERAKREDITASI “A” Jl. Kesatrian No. 62 Telp/fax (0281) 636122 Purwokerto 53115 Website: smkkesatrianpwt.sch.id, Email: [email protected] TEKNIK AUDIO VIDEO●TEKNIK KENDARAAN RINGAN● DESAIN KOMUNIKASI VISUAL● TEKNIK SEPEDA MOTOR● TEKNIK JARINGAN KOMPUTER DAN TELEKOMUNIKASI MODUL AJAR TEKNIK KENDARAAN RINGAN TAHUN PELAJARAN 2023/2024 I. INFORMASI UMUM : A. Identitas Penulis Modul Nama Sekolah : SMK Kesatrian Purwokerto Nama Penyusun : Dian Sabit Purnomo, S.Pd. Fase/ Kelas : E / X Semester : 1 Alokasi Waktu : 270 menit (1 pertemuan @6JP x 45menit) Elemen : Teknik dasar pemeliharaan dan perbaikan yang terkait dengan seluruh proses bidang otomotif Capaian Pembelajaran : Pada akhir fase E, peserta didik peserta didik mampu memahami teknik dasar bidang otomotif melalui pengenalan dan praktik singkat penggunaan alat ukur, pemeliharaan, perbaikan, pembentukan body kendaraan, perakitan, serta pengenalan alat berat, dump-truck, dan sejenisnya. II. KOMPONEN INTI : A. Tujuan Pembelajaran Memelihara dan pembentukan body kendaraan B. Indikator Tujuan Pembelajaran 1. Memahami cara pemeliharaan body kendaraan 2. Melaksanakan pemeliharaan body kendaraan 3. Mengetahui bahan – bahan yang diperlukan untuk memperbaiki body kendaraan 4. Dapat memperbaiki body kendaraan C. Kegiatan Pembelajaran KEGIATAN PEMBELAJARAN Pertemuan 1 Tahapan Kegiatan Alokasi Waktu Pendahuluan ● Guru menunjuk salah satu peserta didik untuk memimpin berdoa dan melakukan Safety Komitmen 60 menit Dian Sabit Purnomo, S.Pd./TKR/Fase E/TP 2023_2024 - 1


KEGIATAN PEMBELAJARAN Pertemuan 1 Tahapan Kegiatan Alokasi Waktu (PBD) ● Guru dan Peserta didik melakukan pemanasan sebelum kegiatan KBM dimulai (PBD) ● Guru dan Peserta didik melakukan literasi dengan membaca Al-Qur’an bersama ● Guru memberikan motivasi dan gambaran belajar tentang manfaat konversi energi pada kehidupan sehari-hari ● Guru memberikan pertanyaan pemantik : 1. Apa yang disebut dengan body kendaraan? 2. Bahan apa saja yang dibutuhkan untuk perawatan body kendaraan? ● Guru menyampaikan tujuan pembelajaran Kegiatan Inti 1. Peserta didik memperhatikan tayangan singkat di layar menggunakan laptop dan infocus (media pembelajaran) lanjutan dari tayangan sejarah pertama kali energi ditemukan sambil sesekali memberikan tanggapan dan guru memberikan penguatan. 2. Berikut link cara memperbaiki panel body otomotif https://youtu.be/fd8kVV0t1iY? si=nkUz6ywRsJnarEqW 3. Guru membentuk kelompok yang terdiri dari 6 siswa 4. Guru mengarahkan peserta didik untuk browsing materi tentang body repair dengan menggunakan HP masing-masing. 5. Guru memberikan studi kasus tergoresnya cat mobil pada pintu kendaraan 6. Siswa berdiskusi manfaat dan tujuan melakukan 165 menit Dian Sabit Purnomo, S.Pd./TKR/Fase E/TP 2023_2024 - 2


KEGIATAN PEMBELAJARAN Pertemuan 1 Tahapan Kegiatan Alokasi Waktu body repair 7. Siswa melatih kemampuan basic mentality ( siswa berdiskusi ataupun secara lisan berpendapat dan share di depan kelas) Penutup a. Peserta didik diminta menyimpulkan keseluruhan materi terkait materi perbaikan otomotif dan guru memberikan penguatan b. Guru menanyakan penyampaian materi apakah menyenangkan, materi yang dibahas apakah sudah dipahami, apakah semua peserta didik paham, siapa saja yang belum paham, adakah materi yang susah dipahami, materi mana yang perlu diperbaiki ? c. Guru memberikan tugas kepada siswa untuk mencari informasi terkait body repair d. Guru menginformasikan rencana pembelajaran pada pertemuan selanjutnya tentang memelihara dan pembentukan body otomotif e. Guru memberikan motivasi kepada siswa agar selalu semangat belajar dan tetap menjaga kesehatan. f. Guru menutup pertemuan dengan berdoa dan salam. 45 menit 1. Asesmen a. Asesmen Awal Peserta didik menjawab pertanyaan yang diajukan guru : 1. Apa yang disebut dengan body kendaraan? 2. Bahan apa saja yang dibutuhkan untuk perawatan body kendaraan? b. Asesmen Formatif 1. Asesmen Pengetahuan : Peserta didik memahami Memelihara dan pembentukan body kendaraan Dian Sabit Purnomo, S.Pd./TKR/Fase E/TP 2023_2024 - 3


c. Asesmen akhir (sumatif) Asesmen sumatif dilaksanakan apabila semua TP selesai pada CP memahami Memelihara dan pembentukan body kendaraan 2. LAMPIRAN 1. Lembar Kerja Peserta Didik 2. Pengayaan dan Remedial 3. Bahan Bacaan Pendidik dan Peserta Didik 4. Refleksi Peserta Didik dan Pendidik 3. Daftar Perlengkapan Ajar: 1. Buku New Step 1 2. https://otoklix.com/blog/cara-memperbaiki-mobil-penyok/ 3. https://ftp.unpad.ac.id/bse/Kurikulum_2006/12_SMK/kelas12_smk_teknik-bodiotomotif_gunadi.pdf.pdf RUBRIK PENILAIAN 1. Asesmen Proses N o Kelompok Keterb aca an Materi Karya berupa Peta Konsep Kreativit as Lapo ran Disk usi Present asi Y a T d k Y a Td k Y a T d k Y a T d k Y a T d k 2. Asesmen Akhir Nama Siswa: N o KK TP KETERCAPAIAN Kurang kompe ten (71- 80) Cukup Kompe ten (81-90) Sangat Kompe ten (91- 100) Dian Sabit Purnomo, S.Pd./TKR/Fase E/TP 2023_2024 - 4


1 Memahami cara pemeliharaan body kendaraan 2 Melaksanakan pemeliharaan body kendaraan 3 Mengetahui bahan – bahan yang diperlukan untuk memperbaiki body kendaraan 4 Dapat memperbaiki body kendaraan 3. Profil Pelajar Pancasila N o Dimensi Kreatif-Sub Elemen Mulai Berkemba ng Sedang Berkemba ng Berkemba ng Sesuai Harapan Sangat Berkemba ng 1 Mandiri, Bernalar kritis, dan Bergotong-royong BAHAN BACAAN Cara memperbaiki mobil penyok Body dan bumper mobil adalah bagian yang rentan penyok karena tertabrak atau ditabrak. Berikut beberapa langkah untuk memperbaikinya. 1. Gunakan hairdryer dan cairan karbondioksida Cara memperbaiki body mobil penyok yang pertama adalah manfaatkan pengering rambut (hair dryer) dan cairan karbondioksida. Berikut langkahlangkahnya: Siapkan pengering rambut dan cairan karbondioksida Nyalakan hair dryer, kemudian arahkan udara panas ke bodi mobil yang penyok Lakukan terus sampai dirasa sudah panas. Tingkat kepanasan di area bodi mobil penyok berbeda, bergantung tingkat keparahan. Bagian bodi yang penyoknya besar biasanya butuh waktu sampai 5 menit. Semprotkan cairan karbondioksida di bagian yang sudah dipanaskan. Tekan bagian bodi yang penyok agar bisa kembali ke posisi semula. Dian Sabit Purnomo, S.Pd./TKR/Fase E/TP 2023_2024 - 5


2. Gunakan air panas Cara memperbaiki mobil penyok dan lecet yang kedua adalah gunakan air panas. Berikut langkah-langkahnya: Siapkan air panas di dalam teko atau ceret untuk memanaskan bodi mobil. Siramkan air panas tersebut sedikit demi sedikit ke bodi mobil yang cekung. Gunakan kain untuk menekan bagian mobil yang penyok sampai kembali ke bentuk semula. Dorong bodi mobil yang penyok dari dalam ke luar setelah menghangat. Setelah bentuknya kembali normal, siram dengan air dingin. Hal itu untuk mengeraskan kembali body mobil. Jangan terlalu keras menekan bagian mobil yang penyok karena bisa membuat bentuk mobil berubah. Ulangi langkah-langkah di atas beberapa kali sampai mendapatkan hasil maksimal. Baca Juga: Apa Itu Body Repair? Berikut Fungsi dan Kisaran Biayanya 3. Kombinasikan air panas dan penyedot wastafel Air panas lalu dan penyedot wastafel dapat dikombinasikan untuk memperbaiki mobil penyok. Berikut langkah-langkahnya: Siapkan peralatan berupa air panas dan alat sedot wastafel. Siram air panas tepat di atas permukaan bodi mobil yang penyok. Segera sedot bagian penyok menggunakan penyedot wastafel atau dorong dari dalam hingga permukaan kembali mulus. 4. Gunakan es batu Es batu juga dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki mobil yang penyok. Namun, ini hanya berlaku untuk mobil yang penyok sedikit atau tidak terlalu parah. Berikut langkah-langkahnya: Siapkan es batu, kemudian tempelkan di bagian bodi mobil yang penyok dan biarkan selama kurang lebih 2 menit. Dian Sabit Purnomo, S.Pd./TKR/Fase E/TP 2023_2024 - 6


Tunggu hingga butiran-butiran berbentuk salju keluar dan mengatasi bagian pintu/bodi mobil yang penyok. Lepaskan es batu, kemudian gunakan hair dryer hingga bagian bodi yang penyok menghilang. 5. Gunakan produk khusus bernama Pops A Dent OtoFriends juga bisa menggunakan produk khusus bernama Pops A Dent. Bentuk alat tersebut seperti jembatan yang berfungsi mendistribusikan tekanan merata. Hal itu untuk menghindari risiko kerusakan pada bodi mobil. Berikut cara penggunaannya: Pilih pad lem yang sesuai dengan ukuran penyok pada mobil. Panaskan glue stick tidak lebih dari 5 menit. Biarkan lem mengering selama kurang lebih 5 menit. Pastikan lem benarbenar lengket. Jangan biarkan lem tertempel di bodi mobil lebih dari 8 menit. Ulangi prosesnya kalau hasilnya belum sesuai harapan. Hasil dari penggunaan Pops A Dent bergantung pada ukuran dan lokasi kerusakan mobil. Alat ini hanya bisa digunakan pada mobil yang memiliki cat bodi mobil asli dari pabriknya. Kalau digunakan pada mobil yang warnanya sudah terkelupas, hal itu bisa menyebabkan cat yang terkelupas makin banyak. Baca Juga: Tips Mengatasi Bemper Mobil Penyok 6. Gunakan metode Paint-less Dent Removal (PDR) Apabila cara-cara di atas belum berhasil, coba bawa mobil ke bengkel yang memiliki metode Paint-less Dent Removal (PDR). Metode tersebut dapat digunakan untuk memperbaiki penyok tanpa proses pengecatan. Sehingga, cat mobil masih dalam kondisi original. Untuk penyok seukuran koin, proses pengerjaan menggunakan metode PDR hanya 15 menit. Pengerjaan paling lama sekitar satu jam, sehingga mobil yang diperbaiki tidak perlu menginap. Dian Sabit Purnomo, S.Pd./TKR/Fase E/TP 2023_2024 - 7


7. Bawa ke tempat ketok magic Selain memperbaiki mobil di bengkel resmi, OtoFriends bisa mencoba ke bengkel ketok magic. Sebab, pengerjaan di bengkel ketok magic bisa lebih cepat karena antrian pengerjaan tidak panjang. Selain menawarkan harga yang terjangkau, biaya perbaikan per panel berkisar antara Rp300 ribu sampai Rp550 ribuan. Hal itu bergantung pada tingkat kerusakannya. Harga ketok magic tersebut sudah termasuk pengecatan pada bodi mobil yang rusak. Kelebihan lainnya, pengerjaan di bengkel ketok magic juga lebih fleksibel. Sebab, pelanggan bisa minta mengganti parts yang baru ataupun bekas. Pengerjaan di bengkel ketok magic juga hemat waktu. Sebab, pengerjaan dilakukan oleh banyak tukang dalam satu waktu. Sementara, pengerjaan di bengkel resmi lebih lama, bisa lebih dari satu minggu. 8. Lakukan body repair di bengkel atau Service Center resmi Apabila mobil masih dalam masa garansi, OtoFriends dapat memilih bengkel resmi yang sudah terjamin kualitasnya. Bengkel body repair resmi biasanya menggunakan merek cat yang lebih berkualitas seperti Sikkens, Spies Hecker, dan Stansdoken. Sementara, bengkel non resmi biasanya menggunakan cat duco (DuPont Corporation). Pengerjaan body repair biasanya memakan waktu sekitar 1-2 hari, bergantung tingkat kerusakan mobil. Dian Sabit Purnomo, S.Pd./TKR/Fase E/TP 2023_2024 - 8


YAYASAN PEGURUAN ISLAM REPUBLIK INDONESIA SMK KESATRIAN PURWOKERTO TERAKREDITASI “A” Jl. Kesatrian No. 62 Telp/fax (0281) 636122 Purwokerto 53115 Website: smkkesatrianpwt.sch.id, Email: [email protected] TEKNIK AUDIO VIDEO●TEKNIK KENDARAAN RINGAN● DESAIN KOMUNIKASI VISUAL● TEKNIK SEPEDA MOTOR● TEKNIK JARINGAN KOMPUTER DAN TELEKOMUNIKASI MODUL AJAR TEKNIK KENDARAAN RINGAN TAHUN PELAJARAN 2023/2024 I. INFORMASI UMUM : A. Identitas Penulis Modul Nama Sekolah : SMK Kesatrian Purwokerto Nama Penyusun : Dian Sabit Purnomo, S.Pd. Fase/ Kelas : E / X Semester : 1 Alokasi Waktu : 270 menit (1 pertemuan @6JP x 45menit) Elemen : Teknik dasar pemeliharaan dan perbaikan yang terkait dengan seluruh proses bidang otomotif Capaian Pembelajaran : Pada akhir fase E, peserta didik peserta didik mampu memahami teknik dasar bidang otomotif melalui pengenalan dan praktik singkat penggunaan alat ukur, pemeliharaan, perbaikan, pembentukan body kendaraan, perakitan, serta pengenalan alat berat, dump-truck, dan sejenisnya. II. KOMPONEN INTI : A. Tujuan Pembelajaran 1. Mengenalkan alat berat, dump-truck dan sejenisnya B. Indikator Tujuan Pembelajaran 1. Mengidentifikasi jenis-jenis alat berat dan dump truk 2. Memahami spesifikasi dari alat berat dan dump truk 3. Memahami fungsi dari kendaraan alat berat dan dump ruk 2. Kegiatan Pembelajaran KEGIATAN PEMBELAJARAN Pertemuan 1 Tahapan Kegiatan Alokasi Waktu Pendahuluan ● Guru menunjuk salah satu peserta didik untuk memimpin berdoa dan melakukan Safety Komitmen (PBD) 60 menit Dian Sabit Purnomo, S.Pd./TKR/Fase E/TP 2023_2024 - 1


KEGIATAN PEMBELAJARAN Pertemuan 1 Tahapan Kegiatan Alokasi Waktu ● Guru dan Peserta didik melakukan pemanasan sebelum kegiatan KBM dimulai (PBD) ● Guru dan Peserta didik melakukan literasi dengan membaca Al-Qur’an bersama ● Guru memberikan motivasi dan gambaran belajar tentang manfaat konversi energi pada kehidupan sehari-hari ● Guru memberikan pertanyaan pemantik : 1. Apa yang Kalian ketahui tentang alat berat? 2. Apa perbedaan mobil dengan alat berat? 3. Sebutkan alat berat yang kalian ketahui! ● Guru menyampaikan tujuan pembelajaran Kegiatan Inti 1. Peserta didik memperhatikan tayangan singkat di layar menggunakan laptop dan infocus (media pembelajaran) lanjutan dari tayangan sejarah pertama kali energi ditemukan sambil sesekali memberikan tanggapan dan guru memberikan penguatan. 2. Berikut link macam-macam alat berat https://www.youtube.com/watch?v=Wzak4s8A-4 3. Guru membentuk kelompok yang terdiri dari 6 siswa 4. Guru mengarahkan peserta didik untuk browsing materi alat berat dengan menggunakan HP masing-masing. 5. Guru memberikan studi kasus tentang perbedaan alat berat yang digunakan di tambang dan pembuatan infrastruktur jalan 6. Siswa berdiskusi tentang spesifikasi dari alat berat 165 menit Dian Sabit Purnomo, S.Pd./TKR/Fase E/TP 2023_2024 - 2


KEGIATAN PEMBELAJARAN Pertemuan 1 Tahapan Kegiatan Alokasi Waktu yang berada di Tambang 7. Siswa melatih kemampuan basic mentality ( siswa berdiskusi ataupun secara lisan berpendapat dan share di depan kelas) Penutup a. Peserta didik diminta menyimpulkan keseluruhan materi terkait materi alat berat, dump-truck dan sejenisnya b. Guru menanyakan penyampaian materi apakah menyenangkan, materi yang dibahas apakah sudah dipahami, apakah semua peserta didik paham, siapa saja yang belum paham, adakah materi yang susah dipahami, materi mana yang perlu diperbaiki ? c. Guru memberikan tugas kepada siswa untuk mencari informasi terkait alat berat d. Guru menginformasikan rencana pembelajaran pada pertemuan selanjutnya tentang Melaksanakan Perawatan Berkala 1.000 KM, 10.000 KM dan Pre Delivery Service (PDS). e. Guru memberikan motivasi kepada siswa agar selalu semangat belajar dan tetap menjaga kesehatan. f. Guru menutup pertemuan dengan berdoa dan salam. 45 menit 1. Asesmen a. Asesmen Awal Peserta didik menjawab pertanyaan yang diajukan guru : 1. Apa yang disebut dengan body kendaraan? Apa yang Kalian ketahui tentang alat berat? 2. Apa perbedaan mobil dengan alat berat? 3. Sebutkan alat berat yang kalian ketahui! Dian Sabit Purnomo, S.Pd./TKR/Fase E/TP 2023_2024 - 3


b. Asesmen Formatif 1. Asesmen Pengetahuan : Peserta didik memahami alat berat, dump-truck dan sejenisnya c. Asesmen akhir (sumatif) Asesmen sumatif dilaksanakan apabila semua TP selesai pada CP memahami alat berat, dumptruck dan sejenisnya 2. LAMPIRAN 1. Lembar Kerja Peserta Didik 2. Pengayaan dan Remedial 3. Bahan Bacaan Pendidik dan Peserta Didik 4. Refleksi Peserta Didik dan Pendidik 3. Daftar Perlengkapan Ajar: 1. https://jefrihutagalung.wordpress.com/2014/03/16/spesifikasi-alat-berat-dump-truck-haultruck-dan-articulated-hauler-truck/ 2. https://dpu.kulonprogokab.go.id/detil/624/jenis-alat-berat-dan-funsinya#:~:text=Alat %20berat%20merupakan%20alat%20yang,kondisi%20dan%20situasi%20di%20lapangan. RUBRIK PENILAIAN 1. Asesmen Proses N o Kelompok Keterb aca an Materi Karya berupa Peta Konsep Kreativit as Lapo ran Disk usi Present asi Y a T d k Y a Td k Y a T d k Y a T d k Y a T d k 2. Asesmen Akhir Nama Siswa: N o KK TP KETERCAPAIAN Kurang kompe ten Cukup Kompe ten Sangat Kompe ten Dian Sabit Purnomo, S.Pd./TKR/Fase E/TP 2023_2024 - 4


(71- 80) (81-90) (91- 100) 1 Mengetahui Nama komponen, jenis, spesifikasi, fungsi, prinsip kerja mesin konversi diidentifikasi sesuai prosedur. 2 Mengetahui peralatan dan bahan yang digunakan pada mesin konversi energi sesuai dengan prosedur 3 Mengetahui tahapan-tahapan proses konversi energi sesuai dengan prosedure. 3. Profil Pelajar Pancasila N o Dimensi Kreatif-Sub Elemen Mulai Berkemba ng Sedang Berkemba ng Berkemba ng Sesuai Harapan Sangat Berkemba ng 1 Mandiri, Bernalar kritis, dan Bergotong-royong Dian Sabit Purnomo, S.Pd./TKR/Fase E/TP 2023_2024 - 5


BAHAN BACAAN United Tractors, Jakarta – Alat berat crane merupakan salah satu jenis alat berat yang keberadaannya berguna untuk mengangkat dan memindahkan material dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Crane biasanya digunakan pada proyek-proyek berskala kecil hingga besar terutama konstruksi. Cara kerja crane adalah dengan mengangkat material yang ingin dipindahkan, lalu mengalihkannya secara horizontal, dan akan diturunkan di titik yang dituju. Bobot material yang diangkat dan pindahkan oleh crane bukanlah yang bersifat ringan melainkan material berat yang biasa kita temukan di sektor industrial, distribusi, pelabuhan, perhutanan, konstruksi, pertambangan, dan bidang lainnya. Kehadiran crane dalam setiap sektor bisnis tentu sangat mempermudah pekerjaan, karena alat berat ini ada yang bisa berputar hingga 360 derajat. Untuk beberapa jenis alat berat crane tertentu, ada pula yang memiliki daya angkat maksimum dan jangkauan pindah yang luas hingga puluhan meter Berdasarkan sektor pekerjaannya, crane bukan hanya berperan sebagai alat berat konstruksi saja. Tapi, dalam sektor pertambangan, dan sektor Dian Sabit Purnomo, S.Pd./TKR/Fase E/TP 2023_2024 - 6


lainnya, crane juga memiliki fungsinya tersendiri. Berikut adalah fungsi crane berdasarkan jenis dan sektor lapangan kerja. Fungsi Crane Berdasarkan Jenis dan Sektor Pekerjaan Dengan varian yang beragam, crane memiliki fungsinya masing-masing di bidang yang berbeda-beda. Untuk memahami lebih lanjut mengenai jenis crane dan fungsinya, berikut adalah ulasan lengkapnya. 1. Cargo Crane Cargo crane adalah jenis crane yang paling umum ditemukan pada lahan konstruksi. Cargo crane biasanya digunakan untuk memindahkan dan mengangkat material besar dan berat. Yang membuat cargo crane lebih istimewa dari jenis crane lain adalah crane ini bisa dipasangkan langsung ke truk yang berfungsi sebagai carrier sehingga Anda bisa langsung memindahkan material ke lokasi yang lebih jauh. Baca juga: 4 Jenis Cargo Crane dengan Spesifikasi Lengkap 2. Hydraulic Crane Jenis crane ini hanya digunakan pada sektor pergudangan dan perbengkelan. Struktur crane ini lebih sederhana dibandingkan dengan tower crane. Meskipun demikian, desain dari hydraulic crane masih belum memiliki fleksibilitas yang baik untuk melakukan perpindahan dengan jarak yang jauh. Kemampuan berputar crane ini juga lebih terbatas, yaitu hanya 180 derajat. 3. Crawler Crane Crawler crane merupakan salah satu jenis mobile crane, boom-nya bisa dikonfigurasikan sesuai kebutuhan, sehingga jangkauannya bisa sangat panjang. Crane ini umumnya ditemukan di sektor konstruksi dengan tampilan roda-roda berantai yang biasa kita sebut sebagai crawler. Roda berantai ini berfungsi sebagai peningkat mobilitas kerja di medan yang sulit. Meskipun demikian, crawler crane termasuk yang sulit untuk dimasukkan ke dalam area pembangunan, karena crane ini harus diangkut terlebih dahulu menggunakan mobil pengangkut khusus. 4. Mobile Crane Berbeda dengan tower crane yang hanya bisa ditancapkan di satu tempat Dian Sabit Purnomo, S.Pd./TKR/Fase E/TP 2023_2024 - 7


saja, mobile crane ini lebih fleksibel dan memiliki jarak perpindahan yang lebih jauh. Mobile crane ini biasa kita temukan pada sektor pembangunan dan pertambangan. Di United Tractors ada Tadano rough terrain crane yang merupakan jenis mobile crane dengan kapasitas angkat hingga 145 ton. Mobile crane ini memiliki desain yang compact dan andal untuk digunakan di area kerja yang relatif sempit. Karena ini adalah jenis mobile crane, maka jarak tempuh rough terrain crane juga tidak terbatas. Rough Terrain Crane Tadano 8 model dari rough terrain crane Tadano merupakan produk crane andalan dari United Tractors yang sudah dilengkapi fitur-fitur canggih guna meningkatkan performa kerja. Ada apa saja yang ditawarkan oleh masingmasing model? Berikut spesifikasi dan fitur lengkap dari Tadano rough terrain crane. 1. GR-300EX Model pertama adalah GR-300EX dengan kapasitas angkat sebesar 30 ton yang memiliki jangkauan boom 4-section sepanjang 9,7 m – 31,0 m. Salah satu kelebihan dari crane ini adalah ukurannya yang minimalis mampu beroperasi di lahan sempit. Konsisten dalam mengimplementasikan konsep ESG, unit ini memiliki tingkat efisiensi yang tinggi dalam hal konsumsi bahan bakar serta memiliki fitur ecomode yang dapat mengontrol kecepatan mesin selama pengoperasian crane. 2. GR-500EXL Tipe selanjutnya adalah GR-500EXL yang memiliki kapasitas angkat hingga 51 ton dengan jumlah 5 boom section dan panjang boom mulai dari 11,1 m hingga 42,0 m. Sebagai mobile crane dengan performa yang baik karena adanya ban radial, crane ini sangat ideal untuk traveling melewati medan apapun. Sesuai dengan prinsip ESG, tipe ini dilengkapi sistem eco-mode yang memungkinkan mesin untuk mengurangi konsumsi bahan bakar hingga 30%. 3. GR-600EX Tipe crane Tadano GR-500EXS memiliki kemampuan angkat maksimum 60 Dian Sabit Purnomo, S.Pd./TKR/Fase E/TP 2023_2024 - 8


ton dan panjang 54 boom section mencapai 43 m. Unit ini mampu meningkatkan aksesibilitas dengan baik dan memiliki kemampuan manuver yang optimal. Dalam pengoperasiannya, crane tipe ini terbilang ramah lingkungan karena sudah dilengkapi dengan pengontrol akselerasi yang baik. 4. GR-700EX-4 Rough terrain crane tipe GR-700EX-4 memiliki kapasitas angkat yang besar, yaitu 70 ton. Crane solid ini memiliki kabin operator yang bisa memberikan kenyamanan untuk pengemudi dan mudah untuk dioperasikan di kondisi jalan sempit, keras, atau yang sulit dicapai sekalipun! Dengan 5 boom section dan panjang maksimum 47 m, crane ini sudah dilengkapi dengan AML-E berkinerja tinggi. Jadi, tingkat keamanannya pun tidak perlu dikhawatirkan. Secara efisiensi, unit ini bisa meminimalisir konsumsi bahan bakar dengan tiga pengaturan durasi selama crane standby sebelum mati secara otomatis, yaitu MIN, MID, dan MAX. 5. GR-900EX-4 Salah satu unit crane dengan kapasitas tinggi, tapi tetap mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pekerja adalah tipe GR-900EX-4. Dengan daya angkat mencapai 90 ton dan panjang boom mulai dari 12 m – 47 m, crane ini mampu menyelesaikan pekerjaan Anda lebih cepat. Boom bulat yang terbuat dari baja membuat bobot boom menjadi lebih ringan, sehingga dapa menunjang kemampuan boom dalam mengangkat beban. Baca juga: Ragam Alat Berat Proyek Konstruksi dari United Tractors 6. GR-1000EX-4 GR-1000EX-4 adalah tipe crane dengan kapasitas maksimum 100 ton. Dengan boom multi-telescoping cylinder sepanjang 51 m, crane ini merupakan tipe terpanjang di dunia. Meskipun crane ini berukuran raksasa dan berbobot 45 ton, keamanan dari crane ini tetap terjamin berkat fitur AML-E dengan teknologi smart chartnya, teknologi yang bisa memantau kinerja crane agar lebih optimal seberapa pun panjang outrigger-nya. 7. GR-1100EX Model GR-1100EX adalah tipe crane dengan kapasitas maksimum sebesar 110 ton. Dilengkapi dengan fitur-fitur canggih seperti Hello Net, Eco-mode, Positive Control, dan Fuel monitoring, crane ini menjadi jenis alat berat angkat yang bisa meningkatkan performa menjadi lebih tinggi secara efektif. Dian Sabit Purnomo, S.Pd./TKR/Fase E/TP 2023_2024 - 9


8. GR-1450EX Model rough terrain crane terakhir adalah GR-1450EX yang merupakan crane dengan kapasitas angkat paling besar di antara model rough terrain crane lainnya, yaitu 145 ton. Crane raksasa dengan kemampuan yang mantap dalam setiap aspek pengangkatan material ini bisa meningkatkan produktivitas kerja lebih cepat dan efisien. Panjang boom pada crane ini mulai dari 13,1 m – 61,0 m dengan jumlah 6 boom section. Kualitas dan kinerja crane ini juga tidak perlu Anda ragukan lagi, karena sudah dilengkapi sistem canggih yang secara konstan memonitor kinerja mesin dan kondisi konsumsi bahan bakar agar tetap hemat. Jika Anda ingin menyelesaikan pekerjaan konstruksi, pertambangan, perhutanan, atau pekerjaan berat lainnya, memilih crane dengan fitur yang maju, kapasitas yang besar, dan kualitas berstandar internasional akan memberikan Anda kemudahan yang berlimpah. Deretan model Tadano rough terrain crane di atas bisa Anda jadikan referensi untuk memilih crane terbaik. Dian Sabit Purnomo, S.Pd./TKR/Fase E/TP 2023_2024 - 10


YAYASAN PEGURUAN ISLAM REPUBLIK INDONESIA SMK KESATRIAN PURWOKERTO TERAKREDITASI “A” Jl. Kesatrian No. 62 Telp/fax (0281) 636122 Purwokerto 53115 Website: smkkesatrianpwt.sch.id, Email: [email protected] TEKNIK AUDIO VIDEO●TEKNIK KENDARAAN RINGAN● DESAIN KOMUNIKASI VISUAL● TEKNIK SEPEDA MOTOR● TEKNIK JARINGAN KOMPUTER DAN TELEKOMUNIKASI MODUL AJAR DASAR-DASAR TEKNIK OTOMOTIF TAHUN PELAJARAN 2023/2024 I. INFORMASI UMUM : A. Identitas Penulis Modul Nama Sekolah : SMK Kesatrian Purwokerto Nama Penyusun : Dian Sabit Purnomo, S.Pd. Fase/ Kelas : .E/X Semester : Gasal Alokasi Waktu : 540 menit ( 1 pertemuan @12 x 45menit) Elemen : Teknik dasar pemeliharaan dan perbaikan yang terkait dengan seluruh proses bidang otomotif Capaian Pembelajaran : Pada akhir fase E, peserta didik peserta didik mampu memahami teknik dasar bidang otomotif melalui pengenalan dan praktik singkat penggunaan alat ukur, pemeliharaan, perbaikan, pembentukan body kendaraan, perakitan, serta pengenalan alat berat, dump-truck, dan sejenisnya. II. KOMPONEN INTI : A. Tujuan Pembelajaran Melaksanakan Perawatan Berkala 1.000 KM, 10.000 KM dan Pre Delivery Service (PDS). B. Indikator Tujuan Pembelajaran 1. Memahami langkah – langkah perawatan Berkala 1.000 KM, 10.000 KM dan Pre Delivery Service (PDS). 2. Mengetahui cara pembongkaran komponen dalam perawatan Berkala 1.000 KM, 10.000 KM dan Pre Delivery Service (PDS). 3. Mengetahui cara pemeriksaan komponen dalam perawatan Berkala 1.000 KM, 10.000 KM dan Pre Delivery Service (PDS). 4. Mengetahui cara perakitan komponen dalam perawatan Berkala 1.000 KM, 10.000 KM dan Pre Delivery Service (PDS). C. Kegiatan Pembelajaran KEGIATAN PEMBELAJARAN Pertemuan 1 Tahapan Kegiatan Alokasi Waktu Pendahuluan Guru memberikan salam Guru meminta salah satu peserta didik untuk memimpin berdoa dan melakukan SOP awal pembelajaran berupa: - Melakukan pemanasan sebelum memulai pembelajaran - Mengucapkan Safety Commitment dan yel-yel SMK Kesatrian Purwokerto - Membaca 5 ayat Al Quran bagi peserta didik yang beragam Islam, dan membaca Kitab Suci 30 menit Dian Sabit Purnomo, S.Pd../DDTO/Fase E/TP 2023_2024 - 1


KEGIATAN PEMBELAJARAN Pertemuan 1 Tahapan Kegiatan Alokasi Waktu bagi peserta didik yang beragama non muslim (CRT= Cultural Responsible Teaching) - Melakukan 3S di ruang kelas Guru melakukan presensi dengan cara menanyakan berapa jumlah sholat wajib yang kemarin dilaksanakan (muslim), untuk non muslim ditanya sesuai ibadahnya Guru sebagai berikut : memberikan pertanyaan pemantik 1. Apa yang kalian ketahui tentang service berkala? 2. Kenapa kendaran perlu dilakukan service berkala? Apersepsi Guru memberikan apersepsi tentang materi service berkala Motivasi Setelah mempelajari materi, maka peserta didik dapat memiliki pemahaman tentang service berkala Kegiatan Inti 1. Peserta didik memperhatikan tayangan singkat yang diberikan guru melalui tayangan video pada link berikut : https://youtu.be/n2USXS_37i0?si=6E3vqDdqACEEm5e 2. Peserta didik diminta untuk memberikan pendapat terkait video yang disimak. 3. Guru membentuk kelompok yang terdiri dari 4 peserta didik 4. Guru mengarahkan peserta didik untuk browsing materi tentang service berkala dengan menggunakan HP masing-masing. 5. Peserta didik berdiskusi tentang pekerjaan yang dilakukan pada saat service berkala 1.000 Km 6. Peserta didik melatih kemampuan basic mentality ( peserta didik berdiskusi ataupun secara lisan berpendapat dan mempresentasikan di depan kelas) 480 menit Penutup Peserta didik diminta menyimpulkan keseluruhan materi terkait materi service berkala Guru menanyakan penyampaian materi apakah menyenangkan, materi yang dibahas apakah sudah dipahami, apakah semua peserta didik paham, siapa saja yang belum paham, adakah materi yang susah dipahami, materi mana yang perlu diperbaiki ? Guru memberikan tugas kepada peserta didik untuk melakukan praktek service berkala Guru memberikan motivasi kepada peserta didik agar selalu semangat belajar dan tetap menjaga kesehatan. 30 menit Dian Sabit Purnomo, S.Pd../DDTO/Fase E/TP 2023_2024 - 2


KEGIATAN PEMBELAJARAN Pertemuan 1 Tahapan Kegiatan Alokasi Waktu Guru menutup pertemuan dengan berdoa dan salam. D. Asesmen 1. Asesmen Awal a. Apa yang kalian ketahui tentang service berkala? b. Kenapa kendaran perlu dilakukan service berkala? 2. Asesmen Formatif Memantau perkembangan peserta didik dalam memahami service berkala 3. Asesmen akhir (sumatif) 1. Pertanyaan: Apa tujuan dari layanan berkala setiap 1.000 km pada kendaraan? a. Menjaga tampilan kendaraan b. Meningkatkan kenyamanan pengemudi c. Memastikan kinerja optimal dan mencegah kerusakan d. Menghemat bahan bakar Jawaban: c. Memastikan kinerja optimal dan mencegah kerusakan 2. Pertanyaan: Apa yang biasanya diperiksa selama layanan berkala setiap 1.000 km? a. Warna cat kendaraan b. Sistem audio c. Oli mesin, filter udara, dan komponen kritis lainnya d. Tingkat tekanan ban Jawaban: c. Oli mesin, filter udara, dan komponen kritis lainnya 3. Pertanyaan: Mengapa penting untuk mengganti oli mesin selama layanan berkala setiap 1.000 km? a. Agar mesin terlihat bersih b. Untuk meningkatkan konsumsi bahan bakar c. Menjaga suhu mesin tetap rendah d. Mencegah keausan dan kerusakan mesin Jawaban: d. Mencegah keausan dan kerusakan mesin 4. Pertanyaan: Apa yang harus diperiksa terkait sistem kelistrikan selama layanan berkala? a. Kapasitas tangki bahan bakar b. Tegangan aki dan sistem pengisian c. Sistem suspensi d. Kondisi kaca depan Jawaban: b. Tegangan aki dan sistem pengisian 5. Pertanyaan: Bagaimana frekuensi layanan berkala setiap 1.000 km dapat membantu mencegah kerusakan lebih lanjut? a. Dengan meningkatkan suara mesin b. Dengan mendeteksi masalah sejak dini sebelum berkembang menjadi masalah besar c. Dengan mempercepat kendaraan Dian Sabit Purnomo, S.Pd../DDTO/Fase E/TP 2023_2024 - 3


Click to View FlipBook Version