c. Langkah Ketiga
Bagi beban menjadi 2 grup dan upayakan menjadi seimbang. Berikut tabel
17 yang membagi pembagian grup menjadi seimbang.
Tabel 17. Pembagian Grup MCB
d. Langkah Keempat
Setelah dilakukan proses pembagian grup MCB maka didapatkan sebuah
Rekapitulasi Daya yang pada tapel 17 sudah dijelaskan bahwa pada Group
satu memiliki total daya 900 VA dan grup dua memiliki total daya 900
VA. Maka untuk lebih jelasnya lagi tentang Gambar pembagian grup pada
MCB dan Rekaputulasi daya dapat dilihat pada gambar 107 dan tabel 18
berikut ini.
Jenis MCB diap group Tabel 18. Rekapitulasi Daya
MCB Utama dibawah
KWH Meter
Kawat pentanahan
/arde dari bahan BC
diameter 6 mm
Jenis Kabel NYA 2,5 mm2 dan dimasukkan
dalam pipa PVC ukuran 5/8 inchi
Gambar 107. Pembagian Daya pada Gruop MCB
131
Ketentuan PHB
PHB harus ditata dan dipasang sedemikian rupa sehingga terlihat rapi dan teratur,
dan harus ditempatkan dalam ruang yang cukup leluasa.
PHB harus ditata dan dipasang sedemikian rupa sehingga pemeliharaan dan
pelayanan mudah dan aman, dan bagian yang penting mudah dicapai.
Semua komponen yang pada waktu kerja memerlukan pelayanan, seperti
instrumen ukur, tombol dan sakelar, harus dapat dilayani dengan mudah dan
aman dari depan tanpa bantuan tangga, meja atau perkakas yang tidak lazim
lainnya.
Penyambungan saluran masuk dan saluran keluar pada PHB harus menggunakan
terminal sehingga penyambungannya dengan komponen dapat dilakukan dengan
mudah, teratur dan aman. Ketentuan ini tidak berlaku bila komponen tersebut
letaknya dekat saluran keluar atau saluran masuk.
Terminal kabel kendali harus ditempatkan terpisah dari terminal saluran daya.
Semua mur baut dan komponen yang terbuat dari logam dan berfungsi sebagai
penghantar, harus dilapisi logam pencegah karat untuk menjamin kontak listrik
yang baik.
Ruang bebas pada PHB tegangan rendah, lebarnya harus sekurang-kurangnya
0,75 m, sedangkan tingginya harus sekurang-kurangnya 2 m.
Posisinya setelah KWH Meter PLN
Kalau rumah sederhana dengan daya 450 VA, umumnya menggunakan PHB
sederhana, dimana komponen PHB hanya berupa 1 buah fuse/ sikring atau bisa
juga MCB (Miniatur Circuit Breaker),
Jika rumah besar dengan daya 2.200 VA keatas, biasanya menggunakan PHB
Lengkap, dimana masing – masing MCB melayani jenis beban yang berbeda.
132
RANGKUMAN PEMBELAJARAN 5
Perangkat hubung bagi menurut definisi PUIL, adalah suatu perlengkapan untuk
mengendalikan dan membagi tenaga listrik dan atau mengendalikan dan melindungi
sirkit dan pemanfaat tenaga listrik. Adapun bentuknya dapat berupa box, panel, atau
lemari.
Prosedur pemasangan PHB :
1. Menghitung total daya dan arus pada instalasi listrik penerangan
2. Menentukan kapasitas MCB
3. Menentukan besar kabel penghantar
4. Pembagian beban di PHB
Ketentuan Terkait PHB yang Perlu dicermati :
1. PHB harus ditata dan dipasang sedemikian rupa sehingga terlihat rapi dan teratur, dan
harus ditempatkan dalam ruang yang cukup leluasa.
2. PHB harus ditata dan dipasang sedemikian rupa sehingga pemeliharaan dan
pelayanan mudah dan aman, dan bagian yang penting mudah dicapai.
3. Semua komponen yang pada waktu kerja memerlukan pelayanan, seperti instrumen
ukur, tombol dan sakelar, harus dapat dilayani dengan mudah dan aman dari depan
tanpa bantuan tangga, meja atau perkakas yang tidak lazim lainnya.
4. Penyambungan saluran masuk dan saluran keluar pada PHB harus menggunakan
terminal sehingga penyambungannya dengan komponen dapat dilakukan dengan
mudah, teratur dan aman. Ketentuan ini tidak berlaku bila komponen tersebut
letaknya dekat saluran keluar atau saluran masuk.
5. Terminal kabel kendali harus ditempatkan terpisah dari terminal saluran daya.
6. Semua mur baut dan komponen yang terbuat dari logam dan berfungsi sebagai
penghantar, harus dilapisi logam pencegah karat untuk menjamin kontak listrik yang
baik.
7. Ruang bebas pada PHB tegangan rendah, lebarnya harus sekurang-kurangnya 0,75 m,
sedangkan tingginya harus sekurang-kurangnya 2 m.
8. Posisinya setelah KWH Meter PLN
9. Kalau rumah sederhana dengan daya 450 VA, umumnya menggunakan PHB
sederhana, dimana komponen PHB hanya berupa 1 buah fuse/ sikring atau bisa juga
MCB (Miniatur Circuit Breaker),
10. Jika rumah besar dengan daya 2.200 VA keatas, biasanya menggunakan PHB
Lengkap, dimana masing – masing MCB melayani jenis beban yang berbeda.
133
LATIHAN PEMBELAJARAN 5
Para peserta didik yang smart dan penuh semangat. Semoga peserta didik sudah
semakin bertambah ilmu pengetahuannya dari hasil materi yang telah disampaikan
pada bab sebelumnya. Untuk mereview pengetahuan para peserta didik tentang
Menerapkan prosedur pemasangan instalasi PHB lampu penerangan pada bangunan
sederhana, maka ada baiknya para peserta didik melatih kemampuan dan pengetahuan
yang telah dipelajari dengan soal latihan :
1. Apa yang dimaksud dengan PHB ?
2. Apa yang dimaksud dengan circiut breaker ?
3. Jika arus listrik mengalir terlalu besar sementara diameter hantaran sangat kecil
maka akan menimbulkan apa pada hantaran ?
4. Jelaskan langkah-langkah yang harus dilakukan dalam pemasangan MCB ?
5. Instalasi penerangan listrik suatu rumah terdiri dari 3 buah lampu pijar dengan
daya masing-masing 20 watt, dan 2 buah lampu TL dengan daya masing-masing 40
watt. Sedangkan jumlah kotak kontak adalah 5 buah dengan daya 200 VA,
hitunglah :
a. Rekapitulasi daya
b. Kapasitas MCB yang digunakan
c. Besar kabel penghantar
d. Gambarkan bagan arus instalasi tersebut
Petunjuk Jawaban Latihan 5
Agar dapat mengerjakan soal di atas dengan baik, cermati kembali modul
pembelajran 5 ini. Lalu gunakan reverensi lain seperti internet sebagai penguat
jawaban Anda.
“Jujur awal segala kebaikan”
-Anonim
134
TES FORMATIF 5
Setelah ananda mempelajari modul dan mengerjakan latihan diatas, saya yakin
anak didik sudah semakin memahami tentang Menerapkan prosedur pemasangan
instalasi PHB lampu penerangan pada bangunan sederhana dengan baik. Oleh sebab
itu, yuuk… diuji kemampuan pemahamannya. Kerjakan dengan jujur dan percaya diri
ya.
Pilihlah satu jawaban yang paling tepat dari berbagai elternatif jawaban berikut ini.
1. Dalam pelaksanaannya instalasi rumah tinggal selalu mengalami pengembangan,
dengan pertimbangan tersebut sehingga luas minimal penampang kabel yang dipasang
adalah
a. 1,0 mm2
b. 1,5 mm2
c. 2,0 mm2
d. 2,5 mm2
e. 3,0 mm2
2. Jenis kelompok beban minimal menurut PUIL dari instalasi penerangan melayani
beban lampu pijar 20 watt sejumlah 14 titik, lampu TL 20 watt sejumlah 22 titik dan
kotak kontak 200VA sebanyak 12 titik, adalah
a. 2 kelompok
b. 3 kelompok
c. 4 kelompok
d. 5 kelompok
e. 6 kelompok
3. Daya yang terpasang pada sebuah rumah tinggal 900 VA, maka besarnya MCB yang
digunakan sebagai pengaman adalah
a. 2 A
b. 4 A
c. 6 A
d. 10 A
e. 16 A
135
4. Di bawah ini tabel untuk menentukan KHA penghantar, kecuali
a. 1 mm2
b. 1,5 mm2
c. 2,5 mm2
d. 4 mm2
e. 6 mm2
5. Dalam menentukan PHB (Perangkat Hubung Bagi) pada tiap grup/kelompok
sebaiknya “seimbang/sama”, yang dimaksud “seimbang/sama” disini adalah
a. Daya
b. Titik Beban
c. Tegangan
d. Pemasangan lampu
e. Beda potensial
6. Sebuah kotak yang umumnya terdiri dari kotak rel, kotak cabang, kotak pengaman
lebur, dan kotak sakelar yang dirakit menjadi satu, dinamakan
a. Kotak pengaman lebur d. Proteksi Hubung Bagi
b. Perlengkapan hubung bagi e. Alat penghubung/pengukur
c. Pengaman Hubung Bagi
7. Sebuah bangunan akan dipasang instalasi penerangan yang me1ayani beban lampu
pijar 40W sejumlah 8 titik, lampu TL 40W sejumlah 16 titik dan kotak kontak 200
VA sebanyak 3 titik. Menurut PUIL 2000 jumlah kelompok beban minimal adalah
a. 2 kelompok
b. 3 kelompok
c. 4 kelompok
d. 5 kelompok
e. 6 kelompok
8. Alat yang digunakan untuk memutus arus apabila terjadi beban lebih/ hubung singkat
pada instalasi listrik adalah
a. Thermal Overload
b. Kontaktor
c. Kotak Kontak
d. MCB
e. Saklar
136
9. Berkas rancangan instalasi listrik terdiri dari, kecuali :
a. Gambar Situasi
b. Diagram Garis Tunggal
c. Gambar Sketsa
d. Gambar Intalasi
e. Gambar Rinci
10. Perhatikan gambar berikut! Pada setiap kelompok terpasang beban sebesar 3000 watt
dengan faktor daya 0,8. Berapa besar penampang kabel minimal dan besarnya arus
nominal pegangan maksimal yang harus dipasang?
a. 1,5 mm2 dan 16 A
b. 1,5 mm2 dan 25 A
c. 2,5 mm2 dan 20 A
d. 4,0 mm2 dan 25 A
e. 6,0 mm2 dan 35 A
137
Umpan Balik
Berapa Nilai ananda? Mari dihitung, Cocokkanlah jawaban Ananda dengan Kunci
Jawaban Tes Formatif setelah ini. Hitunglah jawaban Ananda yang benar, kemudian gunakan
rumus di bawah ini untuk mengetahui tingkat penguasaan Ananda terhadap materi
pembelajaran 5 ini.
Rumus:
Jumlah jawaban Anda yang benar
Tingkat penguasaan = --------------------------------------- X 100%
10
81– 100% = baik sekali
71—80% = baik
61 –70% = cukup
41 – 60% = kurang
10 – 40% = gagal
Apabila Ananda memperoleh tingkat penguasaan minimal 80%, Ananda sudah
menyelesaikan Modul Pembelajaran 5 dan ini adalah Modul pembelajaran terkhir E-Modul
Intalasi Penerangan Listik . Apabila tingkat penguasaan Ananda masih 50-70%, Ananda
harus mengulangi kegiatan belajar modul Pembelajaran 5 ini, terutama bagian yang belum
Ananda kuasai. Apabila tingkat penguasaan Ananda kurang dari 50%, Ananda harus
mengulang baca beberapa kali Kegiatan Belajar Modul Pembelajaran 5 ini.
138
Kunci Jawaban Latihan 5
1. PHB atau Perangkat Hubung Bagi menurut defenisi PUIL adalah suatu
perlengkapan untuk mengendalikan dan membagi tenaga listrik dan atau
mengendalikan dan melindungi sirkit dan pemanfaat tenaga listrik. Adapun
bentuknya dapat berupa box, panel, atau lemari
2. MCB atau Miniature Circuit Breaker adalah alat pengaman listrik yang berfungsi
untuk pengaman terhadap beban lebih atau hubung singkat. Bila terjadi arus
beban lebih atau hubung pendek MCB memutuskan sirkit dari sumber.
3. Jika beban yang mengalir pada penghantar melebihi kapasitas dari hantaran itu
sendiri maka akan menyebabkan hantaran (kabel) akan meleleh lalu terbakar.
4. Cara Memasang MCB :
Hubungkan "Phase" dan "Netral" dari meteran listrik ke Input MCB 2 pole
menggunakan cable aspan ukuran 6 mm dan hubungkan pula cable ground
langsung ke terminal ground (Brass Electrical Terminal Connector).
Hubungkan Output phase (L) dari MCB 2 pole ke Input mcb single pole
kemudian jumper Input phase dari mcb single pole ke input mcb single pole
lainnya
Hubungkan Output netral dari MCB 2 pole langsung ke terminal netral.
Pasang Cable masing masing Output MCB single pole Menggunakan cable
ukuran 2,5 mm
Pasang juga cable netral dan ground dari masing masing terminal secukup
nya.
Kunci Jawaban Tes Formatif 5
Silahkan dicek jawaban ananda…
1. B 6. C
2. A 7. A
3. B 8. D
4. C 9. B
5. B 10. A
139
140
BAB III
EVALUASI PEMBELAJARAN
1. Pada peraturan tentang keselamatan kerja di PUIL, bagaimanakah penyambungan
peralatan listrik pada kotak kontak (stop kontak) dengan kontak tusuk yang dapat
menimbulkan terjadinya kecelakaan listrik?.
a. Dipasang kurang dari dua sambungan
b. Dipasang bertumpu
c. Dipasang tidak bertumpu
d. Dipasang dengan 1 satu sambungan
e. Dipasang dengan 2 sambungan
2. Dalam pemasangan instalasi penerangan listrik 1 fasa, berapakah jarak pemasangan antar
klem pada pipa?
a. 80 cm
b. 75 cm
c. 90 cm
d. 150 cm
e. 120 cm
3. Berdasarkan PUIL berapakah tinggi pemasangan saklar dan kotak kontak yang dipasang
didinding jika diukur dari lantai?
a. 100 cm
b. 125 cm
c. 150 cm
d. 175 cm
e. 200 cm
4. Pipa digunakan sebagai pelindung kabel atau hantaran dari gangguan. Dengan pipa
pemasangan hantaran atau kabel lebih rapi.Pipa yang digunakan biasanya jenis pipa union
atau bisa juga pipa PVC dengan ukuran..
a. 5/8”
b. 4/8”
c. 3/4”
d. 3/6”
e. 5/9”
140
5. Dalam pemasangan instalasi rumah, berdasarkan PUIL kabel yang digunakan dalam
instalasi penerangan adalah:
a. NYA 2,5 mm2
b. NYM 2,5 mm2
c. NYM 1,5 mm2
d. NYA 3,5 mm2
e. NYA 1,5 mm2
6. Gambar letak gedung atau rumah tempat instalasi listrik tersebut akan dipasang dan
rencana penyambungannya dengan sumber tenaga listrik adalah.
a. Gambar garis tunggal
b. Gambar pengawatan
c. Gambar bagan
d. Gambar situasi
e. Gambar instalasi
7. Tempat untuk memasang lampu bohlam pada instalasi penerangan listrik disebut ...
a. Fitting
b. Sekring
c. Sakelar
d. Stop Kontak
e. Roset
8. Dalam PUIL 2000 Fitting lampu jenis Edison harus dipasang dengan cara ...
a. Menghubungkan kontak dasarnya pada penghantar fase, dan kontak luarnya pada
penghantar fase
b. Menghubungkan kontak dasarnya pada penghantar netral, dan kontak luarnya pada
penghantar fase
c. Menghubungkan kontak dasarnya pada penghantar fase, dan kontakluarnya pada
penghantar netral
d. Menghubungkan kontak dasarnya pada penghantar netral, dan kontak luarnya pada
penghantar arde
e. Menghubungkan kontak dasarnya pada penghantar netral, dan kontak luarnya pada
penghantar netral
141
9. Sebuah sakelar yang berfungsi menghubungkan dan memutuskan dua lampu, atau dua
kelompok lampu baik secara bergantian atau bersama-sama adalah ...
a. Sakelar Ganda
b. Sakelar Tunggal
c. Sakelar Seri
d. Sakelar Tukar
e. Sakelar Silang
10. Beberapa saklar yang sering digunakan sebagai kendali peralatan listrik yaitu, kecuali :
a. Saklar tunggal
b. Saklar kutub tunggal, Saklar kutub ganda
c. Saklar merk Viba
d. Saklar kutub tiga, Saklar seri
e. Saklar kelompok, Saklar tukar, saklar silang
11. Syarat instalasi listrik dikatakan ekonomis apa bila harga keseluruhan instalasi listrik
tersebut !
a. Biaya pemeliharaan lebih murah dan harga bahan terjangkau
b. Ongkos pemasangan dan ongkos pemeliharaan semurah mungkin
c. Harga bahan mudah dijangkau dan bahan lebih bagus
d. Bahan yang murah dan mudah diperoleh
e. Ongkos pemasangan sesuai dengan harga di pasaran
12. Kabel NYA yang terpasang pada instalasi rumah tinggal terdiri dari tigabuah kabel, yang
digunakan untuk !
a. Fasa, Fasa, Netral
b. Fasa, Netral dan Grounding
c. Netral, Grounding dan arde
d. Fasa, Fasa, Grounding
e. Fasa, Grounding dan arde
13. Arus nominal sekering (current rating) adalah arus yang mengalir secara terus menerus
tanpa terjadi panas yang berlebihan dan kerusakan, hal tersebut merupakan bagian dari ?
a. Sekering
b. Pemilihan sekering
c. Penggunaan Kabel
d. Penentuan Fuse
e. Fungsi sekering
142
14. Dalam menentukan jumlah bahan pada instalasi penerangan listrik hal mendasar
yang dibutuhkan adalah
a. Tata letak bangunan
b. Gambar situasi
c. Posisi bangunan
d. Peralatan instalasi
e. Gambar denah bangunan
15. Konstruksi fiting ini terbuat dari porselin, dimana bagian kontaknya terbuat dari
logam kuningan atau tenbaga dan bagian ulirnya dilengkapi dengan karet yang
berbentuk cincin
a. Konstruksi fiting gantung
b. Bagian fiting gantung
c. Bagian dari fiting
d. Elemen fiting gantung
e. Konstruksi fiting kedap air
16. Supaya pekerjaan instalasi terselesaikan dengan waktu yang tepat dan sesuai hasil
kinerja, maka hal yang harus dilakukan oleh pekerja tersebut adalah
a. Bekerja lebih cermat dan cepat
b. Melaksanakan pekerjaan yang sulit terlebih dahulu
c. Bekerja sesuai arahan pemilik bangunan
d. Membuat jadwal pelaksanaan pekerjaan
e. Membuat teknis kinerja dilapangan
17. Berapa besar persentase estimasi biaya tak terduga pada perencanaan anggaran
instalasi penerangan listrik agar biaya yang dibutuhkan cukup untuk pelaksanaan
pekerjaan tersebut
a. 20 % b. 25 % c. 15 % d. 5 % e. 10 %
18. Penghantar biasanya digunakan pada PHB (Papan Hubung Bagi) sebagai rel-rel
pembagi atau rel penghubung dan biasanya penghantar ini tidak berisolasi. Jenis
penghantar ini adalah:
a. Busbar
b. Serabut
c. NYM
d. NYY
e. Pejal
143
19. Berapakah kekuatan tegangan tarik penghantar tambaga keras (BCCH = Bare Copper
Conductor Hard )
a. 38 kg/mm².
b. 41 kg/mm².
c. 44 kg/mm².
d. 47 kg/mm².
e. 50 kg/mm².
20. Sebagai pelindung hantaran dan sekaligus perapi instalasi merupakan fungsi dari
a. Stop Kontak
b. Saklar
c. Kabel
d. pipa
e. Sekering
21. Kotak garpu dipakai untuk .
a. untuk empat percabangan
b. lima percabangan dengan empat cabang sejajar.
c. percabangan sejajar
d. dipasang pada sudut-sudut ruang.
e. digunakan pada pemasangan pipa lurus memanjang
22. Fungsi dari Fitting adalah
a. alat pengaman dari gangguan arus lebih ataupun hubung singkat
b. menghubungkan atau memutuskan arus listrik
c. pelindung hantaran dan sekaligus perapi instalasi
d. untuk menahan pipa agar dapat dipasang pada dinding atau langit-langit
e. komponen listrik tempat menghubungkan lampu dengan kawat-kawat hantaran
23. Jenis kelompok beban minimal menurut PUIL dari instalasi penerangan melayani beban
lampu pijar 20 watt sejumlah 14 titik, lampu TL 20 watt sejumlah 22 titik dan kotak
kontak 200VA sebanyak 12 titik, adalah
a. 2 kelompok
b. 3 kelompok
c. 4 kelompok
d. 5 kelompok
e. 6 kelompok
144
24. Daya yang terpasang pada sebuah rumah tinggal 900 VA, maka besarnya MCB yang
digunakan sebagai pengaman adalah
a. 4 A
b. 6 A
c. 10 A
d. 16 A
e. 18 A
25. Dalam menentukan PHB (Perangkat Hubung Bagi) pada tiap grup/kelompok sebaiknya
“seimbang/sama”, yang dimaksud “seimbang/sama” disini adalah
a. Daya
b. Tegangan
c. Pemasangan lampu
d. Titik Beban
e. Beda potensial
26. Sebuah kotak yang umumnya terdiri dari kotak rel, kotak cabang, kotak pengaman lebur,
dan kotak sakelar yang dirakit menjadi satu, dinamakan
a. Kotak pengaman lebur d. Proteksi Hubung Bagi
b. Perlengkapan hubung bagi e. Alat penghubung/pengukur
c. Pengaman Hubung Bagi
27. Sebuah bangunan akan dipasang instalasi penerangan yang me1ayani beban lampu pijar
40W sejumlah 8 titik, lampu TL 40W sejumlah 16 titik dan kotak kontak 200 VA
sebanyak 3 titik. Menurut PUIL 2000 jumlah kelompok beban minimal adalah
a. 2 kelompok
b. 3 kelompok
c. 4 kelompok
d. 5 kelompok
e. 6 kelompok
28. Alat yang digunakan untuk memutus arus apabila terjadi beban lebih/ hubung singkat
pada instalasi listrik adalah
a. MCB
b. Kotak Kontak
c. Kontaktor
d. Thermal Overload
e. Saklar
145
29. Berkas rancangan instalasi listrik terdiri dari, kecuali :
a. Diagram Garis Tunggal
b. Gambar Rinci
c. Gambar Sketsa
d. Gambar Situasi
e. Gambar Intalasi
30. Perhatikan gambar berikut! Pada setiap kelompok terpasang beban sebesar 3000 watt
dengan faktor daya 0,8. Berapa besar penampang kabel minimal dan besarnya arus
nominal pegangan maksimal yang harus dipasang?
a. 1,5 mm2 dan 25 A
b. 1,5 mm2 dan 20 A
c. 4,0 mm2 dan 16 A
d. 4,0 mm2 dan 35 A
e. 1,5 mm2 dan 16 A
146
147
Lampiran 1
Latihan 1
1. Coba anda amati instalasi penerangan listrk diruangan belajar/ kelas anda.
Analisislah pemasangan instalasi penerangan listrik tersebut apakah sudah sesuai
dengan peraturan dan prosedur PUIL. Jika sudah sesuai buat dengan tanda
centang, jika belum buatlah penjelasan yang seharusnya/ sebenarnya.
2. Gambarkanlah system instalasi penerangan listrik diruangan kelas anda tersebut
dengan gambar one line dan gambar pelaksanaanya.
Tes Formatif 1
1. Pada peraturan tentang keselamatan kerja di PUIL, bagaimanakah penyambungan
peralatan listrik pada kotak kontak (stop kontak) dengan kontak tusuk yang dapat
menimbulkan terjadinya kecelakaan listrik?
a. Di pasang kurang dari dua sambungan
b. Dipasang dengan 1 satu sambungan
c. Dipasang tidak bertumpu
d. Dipasang bertumpu
2. Berdasarkan PUIL berapakah tinggi pemasangan saklar dan kotak kontak yang
dipasang didinding jika diukur dari lantai?
a. 125 cm
b. 150 cm
c. 175 cm
d. 165 cm
3. Dalam pemasangan instalasi penerangan listrik 1 fasa, berapakah jarak
pemasangan antar klem pada pipa?
a. 150 cm
b. 75 cm
c. 80 cm
d. 90 cm
147
4. Pada prosedur pemasangan instalasi penerangan instalasi listrik, setelah
memahami bentuk rumah yang akan di pasang instalasi listrik langkah
selanjutnya adalah….
a. membuat perencanaan instalasi listrik yang aman untuk rumah
b. memahami tata letak ruangan dan posisi objek yang akan di instalasi seperti
box mcb, stop kontak, switch dan posisi lampu ruangan
c. menuangkan perencanaan instalasi listrik tersebut pada sebuah kertas
d. memasang langsung instalasi penerangan listriknya
5. Pipa digunakan sebagai pelindung kabel atau hantaran dari gangguan. Dengan
pipa pemasangan hantaran atau kabel lebih rapi.Pipa yang digunakan biasanya
jenis pipa union atau bisa juga pipa PVC dengan ukuran..
a. 5/9”
b. 4/8”
c. 3/4”
d. 5/8”
6. Dalam pemasangan instalasi rumah, berdasarkan PUIL kabel yang digunakan
dalam instalasi penerangan adalah:
a. NYA 3,5 mm2
b. NYM 1,5 mm2
c. NYA 2,5 mm2
d. NYM 2,5 mm2
7. Dari gambar pelaksanaan instalasi listrik dibawah ini, jenis saklar tersebut
adalah…
a. Saklar seri
b. Saklar silang
c. Saklar tukar
d. Saklar paralel
148
8. Berapakah nilai Ampere MCB yang digunakan pada rumah tinggal menggunakan
1 fasa dengan kebutuhan daya 1300 watt?
a. 2 A
b. 3 A
c. 5 A
d. 6 A
9. Dalam pemasangan instalasi penerangan listrik 1 fasa urutan kabel fasa, netral
dan gound. Maka kode warna yang sesuai dengan PUIL adalah
a. Biru, kuning roleng hijau, merah
b. Merah , biru, kuning roleng hijau
c. Kuning roleng hijau, biru, hitam
d. Merah, Hitam, kuning roleng hijau
10. Perhatikan gambar dibawah ini, berapakah jumlah kabel yang seharusnya
dipasang?
a. 2
b. 3
c. 4
d. 5
149
Lampiran 2
Latihan 2
1. Berapakah skala denah ruangan pada instalasi listrik yang secara umum
digunakan untuk menggambar perencanaan bagi seorang instalatur ?
Jawab :
Skala 1 : 100 atau 1 : 50
2. Dalam gambar instalasi ada suatu diagram yang sifatnya menjelaskan.
Sebutkan diagram apa saja yang termasuk dalam kategori ini ?
Jawab :
Diagram dasar, diagram lingkaran arus, dan diagram instalasi.
3. Berdasarkan analisa jelaskan perbedaan antara diagram garis tunggal dengan
diagram garis ganda ?
Jawab :
Diagram garis tunggal adalah diagram perencanaan instalasi listrik,
sedangkan diagram garis ganda adalah diagram pelaksanaan instalasi listrik.
4. Rencanakanlah diagram instalasi untuk 2 buah lampu yang dilayani oleh sebuah
sakelar dan 1 stop kontak ?
Jawab :
5. Jelaskan secara rinci mengapa sketsa denah suatu ruangan atau bangunan
itu diperlukan dalam perencanaan pemasangan instalasi listrik ?
Jawab :
Karena untuk mengatur penempatan komponen, titik -titik cahaya, dan
kebutuhan bahan -bahan lain yang akan digunakan dalam pemasangan
instalasi listrik tersebut.
150
Tes Formatif 2
1. Gambar letak gedung atau rumah tempat instalasi listrik tersebut akan dipasang
dan rencana penyambungannya dengan sumber tenaga listrik adalah
a. Gambar garis tunggal
b. Gambar pengawatan
c. Gambar bagan
d. Gambar situasi
e. Gambar instalasi
2. Gambar pada diagram instalasi garis tunggal meliputi:
a. System pentanahannya
b. System pemipaannya
c. System pengawatannya
d. Penentuan tata letak komponen
e. Jenis komponen
3. Tempat untuk memasang lampu bohlam pada instalasi penerangan listrik disebut
a. Fitting
b. Sekring
c. Sakelar
d. Stop Kontak
e. Roset
4. Dalam PUIL 2000 Fitting lampu jenis Edison harus dipasang dengan cara
a. Menghubungkan kontak dasarnya pada penghantar fase, dan kontakluarnya
pada penghantar netral
b. Menghubungkan kontak dasarnya pada penghantar netral, dan kontak
luarnya pada penghantar fase
c. Menghubungkan kontak dasarnya pada penghantar fase, dan kontak luarnya
pada penghantar fase
d. Menghubungkan kontak dasarnya pada penghantar netral, dan kontak
luarnya pada penghantar netral
e. Menghubungkan kontak dasarnya pada penghantar netral, dan kontak
luarnya pada penghantar arde
151
5. Sebuah sakelar yang berfungsi menghubungkan dan memutuskan dua lampu, atau
dua kelompok lampu baik secara bergantian atau bersama-sama adalah
a. Sakelar Silang
b. Sakelar Tunggal
c. Sakelar Tukar
d. Sakelar Seri
e. Sakelar Ganda
6. Perhatikan gambar instalasi penerangan di bawah ini !
Gambar diatas menggunakan saklar jenis :
a. Saklar dua kutub
b. Saklar kutub tunggal
c. Saklar seri
d. Saklar silang
e. Saklar tukar
7. Beberapa saklar yang sering digunakan sebagai kendali peralatan listrik yaitu,
kecuali :
a. Saklar kutub tunggal, Saklar kutub ganda
b. Saklar kutub tiga, Saklar seri
c. Saklar kelompok, Saklar tukar, saklar silang
d. Saklar merk Viba
e. Saklar tunggal
152
Lampiran 3
Latihan 3
1. Keamanan, komponen instalasi yang dipasang dapat menjamin keamanan
sistem instalasi listrik, pernyataan tersebut merupakan implementasi dari ?
Jawab :
Persyaratan yang harus dipenuhi untuk pemasangan komponen instalasi listrik.
2. Tentukan perbedaan dari kabel NYA dan kabel NYM yang digunakan pada
rumah tempat tinggal !
Jawab :
Pada penggunaannya kabel NYA menggunakan pipa untuk melindungi
secara mekanis ataupun melindungi dari air dan kelembaban yang dapat
merusak kabel tersebut.
Sedangkan kabel NYM adalah kabel yang memiliki beberapa penghantar
dan memiliki isolasi luar sebagai pelindung
3. Tentukan 3 langkah awal dalam pemasangan kotak kontak yang sesuai standar
PUIL !
Jawab :
A. Kotak-kontak dinding fasa satu harus dipasang hingga kontak netralnya
ada disebelah kanan (ayat 206B4).
B. Kotak-kontak dinding yang dipasang kurang dari 1,25 meter di atas
lantai harus dilengkapi dengan tutup (ayat 840 C5).
C. Kotak-kontak yang dipasang dilantai harus tertutup (ayat 511 B4)
4. Klasifikasikan circuit breaker ditentukan melalui triping action circuit breaker !
Jawab :
a. Thermal
b. Magnetic
c. Thermal - Magnetic
5. Tentukan jumlah bahan instalasi penerangan ruangan kelas seluas 8 x 4 m2 !
Jawab : Bahan instalasi yang dibutuhkan,
Fiting lampu 6 buah
Lampu 6 buah
Kotak Kontak 2 buah
Stop kontak seri isi 2 sebanyak 1 buah
153
Tes Formatif 3
1. Syarat instalasi listrik dikatakan ekonomis apa bila harga keseluruhan instalasi
listrik tersebut
a. Bahan yang murah dan mudah diperoleh
b. Ongkos pemasangan sesuai dengan harga di pasaran
c. Harga bahan mudah dijangkau dan bahan lebih bagus
d. Ongkos pemasangan dan ongkos pemeliharaan semurah mungkin
e. Biaya pemeliharaan lebih murah dan harga bahan terjangkau
2. Kabel NYA yang terpasang pada instalasi rumah tinggal terdiri dari tiga buah
kabel, yang digunakan untuk
a. Fasa, Fasa, Netral
b. Fasa, Netral dan Grounding
c. Fasa, Fasa, Grounding
d. Fasa, Grounding dan arde
e. Netral, Grounding dan arde
3. Arus nominal sekering (current rating) adalah arus yang mengalir secara terus
menerus tanpa terjadi panas yang berlebihan dan kerusakan, hal tersebut
merupakan bagian dari
a. Sekering
b. Penentuan Fuse
c. Penggunaan Kabel
d. Fungsi sekering
e. Pemilihan sekering
4. Dalam menentukan jumlah bahan pada instalasi penerangan listrik hal
mendasar yang dibutuhkan adalah
a. Gambar denah bangunan
b. Tata letak bangunan
c. Gambar situasi
d. Posisi bangunan
e. Peralatan instalasi
154
5. Menurut aturan PUIL, saklar dan stop kontak dipasang dengan jarak dari lantai
adalah
a. 1,6 meter
b. 1,3 meter
c. 1,5 meter
d. 1 meter
e. 1,4 meter
6. Konstruksi fiting ini terbuat dari porselin, dimana bagian kontaknya terbuat
dari logam kuningan atau tenbaga dan bagian ulirnya dilengkapi dengan karet
yang berbentuk cincin
a. Konstruksi fiting kedap air
b. Konstruksi fiting gantung
c. Bagian fiting gantung
d. Bagian dari fiting
e. Elemen fiting gantung
7. Supaya pekerjaan instalasi terselesaikan dengan waktu yang tepat dan sesuai
hasil kinerja, maka hal yang harus dilakukan oleh pekerja tersebut adalah
a. Bekerja lebih cermat dan cepat
b. Melaksanakan pekerjaan yang sulit terlebih dahulu
c. Membuat jadwal pelaksanaan pekerjaan
d. Bekerja sesuai arahan pemilik bangunan
e. Membuat teknis kinerja dilapangan
8. Berapa besar persentase estimasi biaya tak terduga pada perencanaan
anggaran instalasi penerangan listrik agar biaya yang dibutuhkan cukup untuk
pelaksanaan pekerjaan tersebut
a. 20 % b. 25 % c. 15 % d. 5 % e. 10 %
9. Peralatan dan bahan ini digunakan untuk pemasangan kabel tembok pada
komponen saklar dan stop kontak, bahan tersebut adalah
a. Klem b. Pipa c. T Doz
d. Kotak Pe.VTCule
sambung
155
10. Penggunaan dan pemasangan kontak ada beberapa ketentuan antara lain,
kecuali
a. Kotak-kontak dinding fasa satu harus dipasang hingga kontak netralnya
ada disebelah kanan
b. Kotak-kontak dinding yang dipasang kurang dari 1,25 meter di atas lantai
harus dilengkapi dengan tutup
c. Kotak-kontak yang dipasang dilantai harus tertutup
d. Kotak-kontak harus terpasang terdapat fasa, netral dan grounding
e. Kotak-kontak dinding dengan pengaman harus dipasang hantaran
pengaman
156
Lampiran 4
Latihan 4
1. Jelaskan prinsip kerja rangkaian instalasi dua lampu pijar dengan satu
sakelar seri (deret)!
Jawab :
Instalasi ini terdiri dari dua buah lampu yang dapat dihidupkan
maupun dimatikan dari satu sakelar. Sakelar yang digunakan adalah
sakelar seri atau deret. Pada sakelar tersebut terdapat dua tuas sakelar
yang dapat dikendalikan sendiri-sendiri. Dua buah lampu yang
terpasang, satu lampu dilayani sakelar seri tuas A dan satu satu lampu
lainnya dilayani sakelar seri tuas B.
2. Apa yang akan terjadi pada gambar 21 apabila sekering putus, mengapa?
Jawab :
Seluruh rangkaian akan mati karena aliran listrik terputus.
Semua komponen listrik yang ada tidak dapat dioperasikan.
3. Dimanakah penerapan rangkaian instlasi satu lampu pijar dengan dua
sakelar tukar sering dijumpai, kenapa?
Jawab :
Rangkaian ini sering kali dijumpai pada lorong yang terdapat dua
pintu. Lampu akan bisa dimatikan dan dinyalakan dari dua tempat
tersebut.
4. Gambarkan rangkaian instalasi sederhana yang dibahas pada uraian
menggunakan kertas A !
Jawab :
Gambar terlihat pada gambar 99, 100, 101 dan 102
157
Tes Formatif 4
1. Gambar komponen berikut ini merupakan:
a. Sekering
b. Sakelar
c. Lampu
d. Kabel
e. Pipa
2. Untuk melayani satu lampu atau satu golongan lampu agar dapat dinyalakan dan
dimatikan lebih dari dua tempat merupakan fungsi dari:
a. Sakelar silang
b. Sakelar seri
c. Sakelar tunggal
d. Sakelar kelompok
e. Sakelar tukar
3. Penghantar biasanya digunakan pada PHB (Papan Hubung Bagi) sebagai rel-rel
pembagi atau rel penghubung dan biasanya penghantar ini tidak berisolasi. Jenis
penghantar ini adalah:
a. NYM
b. NYY
c. Serabut
d. Pejal
e. Busbar
4. Simbul dari sakelar silang adalah:
a. b. c. d. e.
5. Berapakah kekuatan tegangan tarik penghantar tambaga keras (BCCH = Bare
Copper Conductor Hard )
a. 39 kg/mm².
b. 41 kg/mm².
158
c. 43 kg/mm².
d. 46 kg/mm².
e. 49 kg/mm².
6. Sebagai pelindung hantaran dan sekaligus perapi instalasi merupakan fungsi dari
a. Stop Kontak
b. Saklar
c. Kabel
d. pipa
e. Sekering
7. Kotak garpu dipakai untuk
a. percabangan sejajar.
b. untuk empat percabangan
c. lima percabangan dengan empat cabang sejajar.
d. dipasang pada sudut-sudut ruang.
e. digunakan pada pemasangan pipa lurus memanjang
8. Fungsi dari Fitting adalah
a. alat pengaman dari gangguan arus lebih ataupun hubung singkat
b. komponen listrik tempat menghubungkan lampu dengan kawat-kawat
hantaran
c. menghubungkan atau memutuskan arus listrik
d. pelindung hantaran dan sekaligus perapi instalasi
e. untuk menahan pipa agar dapat dipasang pada dinding atau langit-langit
9. Klem berfungsi
a. alat pengaman dari gangguan arus lebih ataupun hubung singkat
b. komponen listrik tempat menghubungkan lampu dengan kawat-kawat
hantaran
c. menghubungkan atau memutuskan arus listrik
d. pelindung hantaran dan sekaligus perapi instalasi
e. untuk menahan pipa agar dapat dipasang pada dinding atau langit-langit
159
10. Gambar diatas merupakan
a. Las dop
b. Pipa
c. Klem
d. Lampu
e. kabel
160
Lampiran 5
Latihan 5
1. Apa yang dimaksud dengan PHB ?
Jawab :
PHB atau Perangkat Hubung Bagi menurut defenisi PUIL adalah suatu
perlengkapan untuk mengendalikan dan membagi tenaga listrik dan atau
mengendalikan dan melindungi sirkit dan pemanfaat tenaga listrik. Adapun
bentuknya dapat berupa box, panel, atau lemari
2. Apa yang dimaksud dengan circiut breaker ?
Jawab :
MCB atau Miniature Circuit Breaker adalah alat pengaman listrik yang
berfungsi untuk pengaman terhadap beban lebih atau hubung singkat. Bila
terjadi arus beban lebih atau hubung pendek MCB memutuskan sirkit dari
sumber.
3. Jika arus listrik mengalir terlalu besar sementara diameter hantaran sangat kecil
maka akan menimbulkan apa pada hantaran ?
Jawab :
Jika beban yang mengalir pada penghantar melebihi kapasitas dari hantaran itu
sendiri maka akan menyebabkan hantaran (kabel) akan meleleh lalu terbakar.
4. Jelaskan langkah-langkah yang harus dilakukan dalam pemasangan MCB ?
Jawab :
Cara Memasang MCB :
Hubungkan "Phase" dan "Netral" dari meteran listrik ke Input MCB 2 pole
menggunakan cable aspan ukuran 6 mm dan hubungkan pula cable ground
langsung ke terminal ground (Brass Electrical Terminal Connector).
Hubungkan Output phase (L) dari MCB 2 pole ke Input mcb single pole
kemudian jumper Input phase dari mcb single pole ke input mcb single
pole lainnya
Hubungkan Output netral dari MCB 2 pole langsung ke terminal netral.
Pasang Cable masing masing Output MCB single pole Menggunakan
cable ukuran 2,5 mm
Pasang juga cable netral dan ground dari masing masing terminal secukup
nya.
161
5. Instalasi penerangan listrik suatu rumah terdiri dari 3 buah lampu pijar dengan
daya masing-masing 20 watt, dan 2 buah lampu TL dengan daya masing-masing 40
watt. Sedangkan jumlah kotak kontak adalah 5 buah dengan daya 200 VA,
hitunglah :
a. Rekapitulasi daya
b. Kapasitas MCB yang digunakan
c. Besar kabel penghantar
d. Gambarkan bagan arus instalasi tersebut
162
Tes Formatif 5
1. Dalam pelaksanaannya instalasi rumah tinggal selalu mengalami pengembangan,
dengan pertimbangan tersebut sehingga luas minimal penampang kabel yang
dipasang adalah
a. A.1,0 mm2
b. B.1,5 mm2
c. C.2,0 mm2
d. D.2,5 mm2
e. E.3,0 mm2
2. Jenis kelompok beban minimal menurut PUIL dari instalasi penerangan melayani
beban lampu pijar 20 watt sejumlah 14 titik, lampu TL 20 watt sejumlah 22 titik
dan kotak kontak 200VA sebanyak 12 titik, adalah
a. 2 kelompok
b. 3 kelompok
c. 4 kelompok
d. 5 kelompok
e. 6 kelompok
3. Daya yang terpasang pada sebuah rumah tinggal 900 VA, maka besarnya MCB
yang digunakan sebagai pengaman adalah
a. 2 A
b. 4 A
c. 6 A
d. 10 A
e. 16 A
4. Di bawah ini tabel untuk menentukan KHA penghantar, kecuali
a. 1 mm2
b. 1,5 mm2
c. 2,5 mm2
d. 4 mm2
e. 6 mm2
163
5. Dalam menentukan PHB (Perangkat Hubung Bagi) pada tiap grup/kelompok
sebaiknya “seimbang/sama”, yang dimaksud “seimbang/sama” disini adalah
a. Daya
b. Titik Beban
c. Tegangan
d. Pemasangan lampu
e. Beda potensial
6. Sebuah kotak yang umumnya terdiri dari kotak rel, kotak cabang, kotak
pengaman lebur, dan kotak sakelar yang dirakit menjadi satu, dinamakan
a. Kotak pengaman lebur d. Proteksi Hubung Bagi
b. Perlengkapan hubung bagi e. Alat penghubung/pengukur
c. Pengaman Hubung Bagi
7. Sebuah bangunan akan dipasang instalasi penerangan yang me1ayani beban
lampu pijar 40W sejumlah 8 titik, lampu TL 40W sejumlah 16 titik dan kotak
kontak 200 VA sebanyak 3 titik. Menurut PUIL 2000 jumlah kelompok beban
minimal adalah
a. 2 kelompok
b. 3 kelompok
c. 4 kelompok
d. 5 kelompok
e. 6 kelompok
8. Alat yang digunakan untuk memutus arus apabila terjadi beban lebih/ hubung
singkat pada instalasi listrik adalah
a. Thermal Overload
b. Kontaktor
c. Kotak Kontak
d. MCB
e. Saklar
164
9. Berkas rancangan instalasi listrik terdiri dari, kecuali :
a. Gambar Situasi
b. Diagram Garis Tunggal
c. Gambar Sketsa
d. Gambar Intalasi
e. Gambar Rinci
10. Perhatikan gambar berikut! Pada setiap kelompok terpasang beban sebesar 3000
watt dengan faktor daya 0,8. Berapa besar penampang kabel minimal dan
besarnya arus nominal pegangan maksimal yang harus dipasang?
a. 1,5 mm2 dan 16 A
b. 1,5 mm2 dan 25 A
c. 2,5 mm2 dan 20 A
d. 4,0 mm2 dan 25 A
e. 6,0 mm2 dan 35 A
165
Lampiran 6
Kunci Jawaban Evaluasi Pembelajaran
1. B
2. A
3. C
4. A
5. A
6. D
7. A
8. C
9. C
10. C
11. B
12. B
13. B
14. E
15. E
16. D
17. E
18. A
19. B
20. D
21. C
22. E
23. A
24. A
25. D
26. C
27. A
28. A
29. A
30. E
166
167
DAFTAR PUSTAKA
A. Rida Ismu W. Supartono, 1979, Instalasi cahaya dan Tenaga I, Dirjen Badan
Standarisasi Nasional (BSN), 2000, Persyaratan Umum Instalasi Listrik 2000
(PUIL 2000), Standar Nasional Indonesia (SNI), Yayasan PUIL, Jakarta.Dikdasmen
Depdikbud, Jakarta.
Daryanto. (2013). Menyusun Modul. Yogyakarta: Gava Media.
Ditjen PMPTK. (2008). Penulisan Modul. Jakarta: Depdiknas.
Djumadi, Martin. B, Bambang. A., (1997). Instalasi Listrik Bangunan. Penerbit Angkasa.
Bandung.
Hamalik, Oemar. (2001). Proses Belajar Mengajar.Bandung: Bumi Aksara
Ismansyah, (2009), Perancangan Instalasi Listrik Pada Rumah Dengan Daya Listrik Besar,
Depok, Fakultas Teknik Elektro Universitas Indonesia
Panitia Revisi PUIL-Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, 2001, Peraturan Umum
Instalasi Listrik Indonesia 1987 , LIPI, Jakarta
Prastowo. (2012). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: Diva Press
http://blog0listrik.blogspot.com/2017/04/mengenal-alat-dan-bahan-untuk-instalasi.html
(diakses tanggal 01/10/2019 jam 21.40)
https://stevennf.wordpress.com/komponen-dan-peralatan-instalasi-listrik/ (diakses tanggal
01/10/2019 jam 21.55)
https://ariflistrik.wordpress.com/2012/12/02/komponen-instalasi-listrik/ (diakses tanggal
03/10/2019 jam 01.25)
http://ruslanabdulghani46.blogspot.com/2014/11/komponen-komponen-instalasi-
bangunan.html/ (diakses tanggal 03/10/2019 jam 01.40)
http://irmanduniakelistrikan.blogspot.com/2012/04/komponen-komponen-instalasi-
penerangan.html/ (diakses tanggal 05/10/2019 jam 20.25)
http://faizalnizbah.blogspot.com/2013/08/komponen-komponen-instalasi-listrik.html/
(diakses tanggal 06/10/2019 jam 22.30)
http://ngelistrik.com/2018/02/17/saklar-tunggal-dan-saklar-ganda-seri.html/ (diakses tanggal
06/10/2019 jam 23.00)
https://tukanglistrikpulaubatam.blogspot.com/2017/02/cara-memasang-stop kontak-switch-
saklar-dan-fitting-lampu.html/ (diakses tanggal 07/10/2019 jam 22.00)
http://abi-blog.com/memasang-instalasi-listrik-rumah.hmlt/ (diakses tanggal 07/10/2019 jam
23.00)
http://ngelistrik.com/2018/02/17/saklar-tunggal-dan-saklar-ganda-seri.html/ (diakses tanggal
08/10/2019 jam 22.05)
167
http://makalah-elektrical-enginering.blogspot.com/2017/03/merencanakan-dan-merangkai-
sistem.html/ (diakses tanggal 08/10/2019 jam 23.20)
http://masmaryono.blogspot.com/2017/03/perlengkapan-hubung-bagi-dan-kontrol.html/
(diakses tanggal 08/10/2019 jam 23.50)
http://riochandra42.blogspot.com/2010/10/phb-perangkat-hubung-bagi.html/ (diakses tanggal
09/10/2019 jam 01.10)
http://superthowi.wordpress.com/2013/09/05/rekapitulasi-listrik-rumah.html/ (diakses tanggal
09/10/2019 jam 02.00)
http://ngelistrik.com/2017/12/24/cara-hitung-mcb.html/ (diakses tanggal 09/10/2019 jam
21.30)
http://tekniklistrikindo.blogspot.com/2017/08/perhutungan-ukuran-kabel-dan-nilai.html/
(diakses tanggal 09/10/2019 jam 22.10)
http://listrik-rumahku.blogspot.com/2010/05/pembagian-group-instalasi.html/ (diakses
tanggal 09/10/2019 jam 23.30)
https://kumparan.com/kumparantech/ragam-jenis-stopkontak-di-dunia.html/ (diakses
tanggal 11/11/2019 jam 22.30)
https://dokumen.tips/documents/95104852-instalasi-listrik-rumah-tinggal-tipe-36.html
(diakses tanggal 12/11/2019 jam 21.00)
http://iaeeta.org/wp-content/uploads/2017/08/sni-03-6197-2000-Pencahayaan.pdf
(diakses tanggal 12/11/2019 jam 23.30)
168
BIODATA PENYUSUN
169
170