The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Portofolio Biologi oleh Naura Istitah Muhtasyam kelas XI IPA 5 SMA Negeri 1 Balikpapan Tahun 2021

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by nuna.madelyn, 2021-06-12 09:32:35

Portofolio Biologi - Naura Istitah M - XI IPA 5

Portofolio Biologi oleh Naura Istitah Muhtasyam kelas XI IPA 5 SMA Negeri 1 Balikpapan Tahun 2021

Keywords: biologi,portofolio biologi,biologi kelas 11

Pelepasan ion kalsium menyebabkan terjadinya ikatan antara kepala miosindan filamen aktin.
Saat filamen-filamen aktin meluncur menuju tengah sarkomer, otot memendek.

96

Ketika implus saraf tiba di neuronmuscular, maka akan terjadi pembebasan asetilkolin.
Asetilkolin akan memicu depolarisasi sehingga menyebabkan pembebasan ion Ca²˖ dan
reticulum sarkoplasma.

Saat ion Ca²˖ meningkat maka ion tersebut akan terikat pada troponin, sehingga
mengakibatkan perubahan pada struktur troponin.

Perombakan ATP akan membebaskan energi yang menyebabkan myosin menarik aktin ke
dalam dan juga melakukan pemendekan otot.

Mioisin akan terlepas dari aktin kemudian jembatan aktomiosin akan terputus saat molekul ATP
terikat pada kepala myosin.

Proses kontraksi pada otot akan berlangsung selama terdapat ATP dan ion Ca²˖. Ketika
implus terhenti, maka Ca²˖ akan kembali ke reticulum sitoplasma.

Cara Kerja Otot

a. Miosin aktif menggerakkan aktin dengan cross-bridge sebagai ‘tangan’dengan bantuan
Ca2+ dan ATP pada binding site.

b. Saat kontraksi, miosin menarik aktin se- hingga pita I memendek, zona H hilang.

c. Saat relaksasi, miosin melepas aktin sehingga pita I kembali memanjang, zona H kembalimuncul.
Sesaat setelah relaksasi, binding site tertutup oleh protein troponin- tropomiosin.

97

Pada gerak otot terdiri dari dua, yaitu fase anerob dan fase
aerob.

Tidak membutuhkan oksigen digunakan ketika otot
berkontraksi.

1. Kerja aktin dan miosin membutuhkan ATP.
2. ATP dibentuk kembali melalui fosforilasi, dan digunakan untuk kerja aktin dan miosin.

Otot yang terlalu lama berkontraksi akan lelah karena penurunan ATP dan
peningkatan asam laktat (asam lelah), sehingga fase berubah menjadi fase aerob.

Fase Aerob

Membutuhkan oksigen dan digunakan ketika otot berelaksasi.

a. Glikogen (gula otot) diubah menjadi glukosa dan asam laktat.
b. Glukosa akan dioksidasi sehingga menghasilkan CO2, H20 dan ATP.

Asam Laktat

Menumpuk pada otot yang terlalu sering berkontraksi menyebabkan kelelahan.

Agar asam laktat dapat dioksidasi, maka tubuh harus memasuki fase aerob dengan
melakukan reaksi dengan membuat nafas tersenggal-senggal untuk mendapatkan lebih
banyak oksigen.

98

Atrofi, penurunan fungsi otot karena mengecil, sehingga tidak dapat berkontraksi.
Kaku Leher (stiff), kelainanyang terjadi karena gerak hentakan yang menyebabkanotot Trapesius
meradang.
Tetanus, terjadi akibat serangan bakteri Clostridium tetanii, yang menyebabkanotot terus-
menerus

Teknologi yang Mengatasi Gangguan Otot

ATROFI

Sarana alat fitness dan penunjang peran serta tubuh melakukan olahraga. Program olahraga (di bawah
bimbingan seorang terapis atau dokter) sangat di anjurkan, termasuk latihan dalamair untuk
mengurangi beban kerja otot. Selain itu adalah mengkonsumsi makanan bergizi.

TETANUS

Penetralisir racun, diberikan immunoglobulin tetanus. Antibiotic tetrasi klin dan penisilin diberikan
untuk mencegah pembentukan racun lebih lanjut, supaya racun yang ada mati. Racun immuglobulin
antibiotic tetanus.

KAKU LEHER (STIFF)

1. Golongan analgesik (parasetamol, aspirin)
2. Golongan NSAIDs (ibuprofen, lumirakoksib, naproxen, metamizole)
3. Untuk pengobatan pencegahan dapat dipakai amitriptilin, mirtazapine atauvenlafaxine, clomipramine,

maprotiline, mianserin.
4. Terapi psikobehaviour, melipusti: latihan relaksasi, EMG Biofeedback, Cognitive Behavioral Therapy

(CBT)

LIGAMEN CAIRAN SINOVIAL

KARTILAGO

99

FIBROSA

TULANG RAWAN HIALIN KAPSUL SENDI

SINOVIAL M. Zinedine Ismail BURSA
RTROSIS Nadia Prasista A. KARTIL
Nanda Estiningtyas

Naura Istitah M.
Patricia Maulana
Raina Elvira M.
Raisha Azka P.

Sakhi Zamroni
Thezar Rifqi

Wahyu Dwi N.
Yuniar Angraeni

100

SINARTROSIS

DIARTROSIS

101

102

103

Ligaments of theKnee

104

KAPSUL SENDI

Struktur tipIS tapi kuat di dalam SENDI yang berperanuntuk menahan
ligament. KapSul terdri dari dua lapISAN yaitu, kapSUl Synovial dan
fibROSA.

a) KapSUl SINOVial
FungSI: mengHASILkan cairan SInovial SENDI dan
membantu penyerapan makanan ketulang rawan SEndi.

b) KapSUl fibroSA
FungSI: memelihara pOSISI dan STabilitaS SENDI, SERta
memelihara regENERASI kapSUl SENDI

105

PengertiAN CAIrAN SinoviAL

Cairan sinovial merupakan cairan pelumas sehingga gesekan berjalan lancar, halus, dan tidak
menimbulkan rasa nyeri atau sakit. Cairan sinovial terletak di antara tulang-tulang penyusun sendi
dan bertindak sebagai bahan pelumas yang mencegah ujung-ujung tulang tersebut bergesekan
dan saling mengikis satu sama lain.

KANdunGAN MinYAK PAdA CAIrAN SinoviAL

Minyak sinovial mengandung berbagai jenis campuran gas dan nutrisi, antara lain:

Oksigen

Nitrogen

106

107






108

109

B. TipePersendian

BerdASArkAn StrukturnyA

o PersendiAn FibrosA

PersendiAn yAng tidAk memiliki ronggA Sendi dAn
diperkokoh oleh jAringAn ikAt fibrosA.

Sendi ini merupAkAn sendi mAti.

?

110

SENDI KARTILAGO

• sendi kartiloginosa ruang antar sendinya

diisi oleh tulang rawan dan disokong oleh
ligamen dan hanya dapat sedikit bergerak.

• Ada dua tipe sendi kartiloginosa yaitu :
1. Sinkondrosis
Adalah sendi yang seluruh persendiannya diliputi oleh
rawan hialin.

Contoh : -Sendi sendi kostakondral(sendi yang
menghubungkan tulang iga dan tulang dada di
bagian depan tengah).
2. Simfisis
Adalah sendi yang tulang-tulangnya memiliki suatu
hubungan fibrokartilago antara tulang dan selaput
tipis rawan hialin yang menyelimuti permukaan
sendi.

Contoh Sendi Kartilago :
-Simfisis Pubis, dan
-Sendi sendi pada tulang punggung

111

112

113

TIPE PERSENDIAN BERDASARKAN GERAKANNYA

Sendi Sinartrosis

Merupakan
sendi yang tidak dapat digerakkan karena tidak memiliki celah sendi dan dihubungkan

dengan jaringan fibrosa atau kartilago.

Sendi Sendi yAng dihubungkAn dengAn
yAng dihubungkAn dengAn jAringAn ikAt jAringAn tulAng rAwAn (kArtilAgo)
hiAlin. ContohnyA hubungAn AntArA
fibrosA berbentuk serAbut yAng tulAng rusuk dengAn ruAS tulAng
mengAlAmi
dAdA.
penulAngAn. ContohnyA Sendi pAdA
tulAng tengkorAk.

Sutura

Berfungsi untuk melindungi AlAt-AlAt tubuh yAng penting dAn

114

untuk menghubungkAn AntArA SAtu tulAng dengAn tulAng yAng
lAin.

KelAinAn sinArtrosis berupA Infeksi sendi, Arthritis AtAu ASAm

urAt, tendonitis, dAn bursitis.

115

Sendi amfiartrosis (sendi kaku )

adalah persendian yg masih memungkinkan adanya sedikit gerakan antara dua tulang. Jenis jenis sendi
amfiartrosis yaitu:

A. Simfisis adalah sendi yang
dihubungkan oleh kartilago ( tulang
rawan ) serabut.

Contoh : Persendian antara tulang pubis dan ruas
ruas tulang belakang

B. Sindemosisadalahsendiyangdihubungkan oleh
jaringan ikat serabut dan ligamen..

Contoh sendi antara tulang betis (fibula) dan tulang
kering ( tibia) .

C. Gemposis adalah sendi pada tulang
yang berbentuk kerucut yang masuk ke
dalam kantung tulang.

116

Contohnya tulang gigi yang tertanam dalam kantong
tulang rahang

117

Sendi Engsel (sendi berporos satu):
bergerak ke satu arah seperti pintu ,
kedua ujung tulang berbentuk engsel dan
berporos satu.
Contoh:
00 sendi pada siku, lutut, mata kaki dan
ruas antarjari.

Sendi

Diartrosis

“yang bergerak

Bebas”

Sendi kondiloid: Sendi pelana (sendi timbal balik):
bergerak bebas seperti gerakan orang
gerakan ke kiri dan ke kanan 118
atau ke depan dan ke belakang,
berporos dua, serta memiliki ujung
tulang yang salah satunya
berbentuk oval dan masuk ke
dalam lekuk berbentuk elips.

Contoh:

sendi antara tulang pengumpil

dengan tulang pergelangan

yang mengendarai kuda, dan berporos
dua.
Contoh:
sendi antara tulang pergelangan tangan
(karpal) dengan telapak tangan
(metakarpal) pada ibu jari.

119

Sendi peluru:
.gerakan bebas ke segala arah,
ujung tulang berbentuk lekuk
dan bongkol, serta berporos3.

Contoh:
sendi tulang gelang bahu
dengan tulang lengan atas
sendi tulang gelang panggul

dengan tulang paha.

Sendi luncur: Sendi putar:
gerakan menggeser, tidak bergerak dengan polarotasi dan
berporos, dan memiliki ujung memiliki satuporos. Ujung tulang
tulang yang agak rata.
yang satu dapatmengitari
ujung tulang yanglain.

Contoh:
sendi antara tulang hasta
dan pengumpil,
sendi antara tulang atlas
dengan tulang tengkorak.

120

Contoh:
sendi antartulang pergelangan

tangan,
antartulang selangka dengan tulang belikat.

121

1. Terkilir AtAU keseleo (sprAin)

GAngguAn sendi kArenA gerAkAn yAng tidAk biASA, dipAksAkAn,
AtAU gerAkAn yAng tibA-tibA.

2. DislokASi

PergeserAn tulAng sendi dAri posisi normAl.

NormAl DislokASi

122

3. OsteoArtritis

KerusAkAn dAn keAUSAn tulAng rAWAn, sebAgAi
bAntAlAn sendi.

NormAl OsteoArtritis

4. Ankilosis

Kondisi dimAnA Sendi tidAk dApAt digerAkkAn dAn
ujung-ujung AntArtulAng terASA bersAtu.

123

5. UrAi Sendi

6. Artritis
PerAdAngAn pAdA Sendi. Bentuk-bentuk
Artritis, AntArA lAin:

a. Artritis ReumAtoid
PenyerAngAn jAringAn yAng sehAt kArenA
kelirunyA Sistem kekebAlAn tubuh.

b. GAUt Artritis
KelebihAn ASAm urAt di dAlAm tubuh hinggA
terjAdi penumpukAn ASAm urAt yAng
mengkristAl pAdA Sendi.

124

d. Artritis SikA
BerkurAngnyA minyAk sendi (cAirAn sinoviAl)

e. Artritis EksudAtif
TimbulnyA getAh rAdAng pAdA ronggA Sendi.

f. Artritis Septik
RAdAng sendi dikArenAkAn infeksi bAkteri.

125

126

PenggAntiAn sendi dengAn logAm. Bonggol sendi
digAnti dengAn logAm cAmpurAn dAn cAWAn sendi
digAnti dengAn mAngkuk politenA.

Before After

o ViskosuplementASi

127

PenyuntikAn ASAm hiAluronAt pAdA celAh-
celAh sendi.

128

BAB V
SISTEM SIRKULASI
5.1 JURNAL BELAJAR

-
5.2 TUGAS-TUGAS

RESUME SISTEM SIRKULASI

129

130

131

132

133

134

135

136

BAB VI
MAKANAN DAN SISTEM PENCERNAAN

6.1 JURNAL BELAJAR

Jurnal belajar 1

Pada Hari Jum’at, 8 Januari 2021 pembelajaran online Biologi semester 2 pertama kali dilakukan. Pertama-
tama Bu Puspa membagikan link google meet dan power point tentang Makanan dan Sistem Pencernaan
makanan bab 6 di Grup WA. Kemudian setelah murid sudah cukup lengkap Bu Puspa memulai dengan
menanyakan apakah definisi dari makanan. Al’dian Devina menjawab kalau makanan adalah nutrisi.
Kemudian bu puspa menjelaskan bahwa makanan adalah sesuatu yg mengandung nutrisi yang dikonsumsi
agar dpt diolah menjadi energi. Kemudian gizi adalah unsur atau ikatan kimia yang diperlukan tubuh untuk
diolah menjadi energi. Antara kebutuhan dan masukan status gizi harus sama agar baik. Maka status gizi
setiap orang berbeda seperti Bu Puspa dan Oasis giri yg dibutuhkan juga berbeda. Diet adalah pilihan
makanan yg lazim dimakan seseorang atau suatu populasi penduduk. Ada 4 syarat makanan yg baik yaitu
mudah dicerna, higienis, mengandung nutrisi dengan jumlah mencukupi sesuai dengan yg diperlukan
tubuh, mengandung kalori dengan jumlah yang mencukupi kebutuhan tubuh. Hal ini dijelaskan oleh
Angeline dari XI IPA 4. Fungsi utama makanan di dlm tubuh dijelaskan oleh Jason dari XI IPA 4 yaitu Sbg
sumber energi (lemak, protein, karbohidrat), pertumuhan dan pemeliharaan jaringan tubuh (protein,
mineral, air), megatur proses tubuh (protein, mineral, air, vitamin), dan pelindung tubuh terhadap
lingkungan dan bibit penyakit. Kemudian membahas tentang susunan atom, definisi, sumber, dan fungsi
dari karbohidrat oleh Dwi dari XI IPA 4, lemak atau lipid oleh Tezhar dari XI IPA 5, dan protein oleh Rania
dari XI IPA 4, masing2 dijelaskan oleh Jason, Dwi, Tezhar, dan Rania. Kemudian sebelum pertemuan
berakhir Bu Puspa mengingatkan tentang persyaratan Jurnal baru yaitu Screenshot wajah saat mengikuti
google meet. Kemudian pembelajaran online pun diakhiri.

137

SCREENSHOT SAAT MENGIKUTI GOOGLE MEET
138

Jurnal Belajar 2

Pada hari Rabu tanggal 13 Januari 2021 kelas X IPA 4 dan X IPA 5 melaksanakan pembelajaran online
Biologi tapi kali ini Bu Puspa membagikan link pertemuan mengggunakan Microsoft teams. Hari Ini Bu
Puspa membahas System pencernaan makanan. Ada dua hal. Yg pertama komponen zat makanan. Syarat
dan fungsi makanan. Lalu masuk ke zat-zat makanan disebutkan oleh Dwi. yaitu karbohidrat, lemak,
protein, vitamin, air, dan mineral. Syarat, fungsi, kemudian table berisi no nama zat fungsi dan sumber
makanan. Kebawahnya ada 6 itu tadi karbo protein vitamin mineral air. Kolom 5 kekanan pengelompokan.
Misalnya karbo ada mono sakarida dll. Yang simple jelas tidak bertele2. Kemudian itu adalahporto 1. Lgsg
bahas keenam tersebut pada pertemuan kemarin sampai pada protein jadi skg mulai dari vitamin. Vitaminini
berbeda. Sumbernya dari buahdan sayuran.bu puspa bertanya pada skylenn fungsi vitamin untuk sbg .
vitamin ada yg larut diair dan di lemak. Yg di lemak ada 4 yaitu ADEK selain itu larut di air. Lanjut ke
mineral. Apa pengertian dari mineral. Bu puspa bertanya pada Adastra. Mineral adalah sbg zat pembangun
dan pengatur yang berperan dakam pemeliharaan fungsi tubuh pada tungkat sel, jaringan, organ, dan fungsi
tubuh secara keseluruhan. Kemudian Bu Puspa bertanya pada Andi bagaimana pengelompokan mineral.
Mineral ada makro dan mikro, makro yg dibutuhkan dalam jumlah banyak (Na, Cl, K, Ca, p, Mg, danS)
dan Mineral mikro yaitu yg dibuthkan dalam jumlah sedikit. (Fe, Zn, U, Se, Mn, F, Cu, Cr, Mo, dan Co).
kemudian bu puspa meminta Aurelia untuk menjelaskan tentang air. Air adalah zat yang Menyusun 55-
60% dari berat badan orang dewasa. Fungsinya pelarut dan oengangkut zat-zat gizi, oksigen, hormone, dan
sisa metabolism. Katalisator reaksi2 dalam sel dan organ, dll. Kemudian lanjut ke bagian kedua system
pencernaan. Yaitu alat2 sistem pencernaan makanan. Disebutkan oleh Candyle yg pertama ada mulut, ron,
kemudian ada 3 bagian yg ikut berperan yaitu pancreas hati dan empedu disebutkan oleh Aaliyah.. Di mulut
dijelaskan oleh Albert terjadi proses pencernaan yang dibantu ooleh enzim. Kemudian ditambahkan oleh
rania bagian2 mulut yaitu bibir gigi lidah dan kelenjar saliva. Lalu juga disebutkan fungsi2 nya. Asal saliva
dijelaskan oleh Aaliyah yaitu dari kelenjar saliva ada 3 pasang. Ketika meninggalkan mulut bagaimana
kondisi makanan yaitu halus seperti bubur karna sudah dikunyah minimal sekitar 30 kali keatas. Dari mulut
ke kerongkongan. Dikerongkongan terjadi apa dijelaskan oleh Juan. Didalam kerongkongan atau esofagus
menggerakan makanan dari faring ke lambung. Sperti saluran penghubung. Ada juga Gerakan peristaltik
yang terjadi di kerongkongan dan lambung. Jadi pertanyaan saja apakah peristaltic selalu bergerak atau
tidak. Kemudian Bu Puspa mengakhiri pembelajaran hari ini karna waktu pelajaran selanjutnya sudah
dimulai.

139

SCREENSHOT SAAT MENGIKUTI MEETING
140

Jurnal Belajar

Pada hari Jumat tanggal 15 Januari 2021 kelas X IPA 4 dan X IPA 5 melaksanakan pembelajaran online
Biologi. Bu Puspa membagikan link pertemuan google meet di grup WA. Hari Ini Bu Puspa Pertemuan
dimulai dengan Bu Puspa meminta beberapa anak untuk membaca jurnal sebelumnya. Kebanyakan belum
selesai dan tidak memiliki jurnal. Lalu Adastra membacakan jurnalnya walaupun belum selesai tapi Bu
Puspa sudah menganggapnya lumayan. Kemudian ada sedikit problem dengan koneksi yang membuat Bu
Puspa terkeluar dan tidak bisa share-screen. Lalu Bu Puspa meminta Aaliyah untuk menshare-screen kan
tapi Aaliyah juga tidak bisa. Kemudian Bu Puspa problem terkeluar lagi. Kemudian Bu Puspa
menginstruksikan siswa siswi untuk menggunakan waktu Biologi yang masih ada untuk menyelesaikan
tugasnya di google classroom. Bu Puspa juga meminta murid-murid untuk mengaktifkan akun
kemendikbud untuk kelas baru. Bu Puspa meminta untuk kedepannya lebih rajin lagi menulis yang penting-
penting dalam pembelajaran setiap pertemuan. Jangan terbiasa menunda agar tidak ada PR dan tugas.
Kemudian Bu Puspa mencukupi pembelajaran daring hari ini.

SCREENSHOT SAAT MENGIKUTI MEET

141

Jurnal Belajar

Pada hari Rabu tanggal 20 Januari 2021 kelas X IPA 4 dan X IPA 5 melaksanakan pembelajaran online
Biologi. Bu Puspa membagikan link pertemuan google meet di grup WA. Hari Ini Bu Puspa Pertemuan
dimulai dengan Bu Puspa meminta kembali siswa untuk membacakan jurnal pembelajaran sebelumnya
pada hari Jumat tanggal 15 Januari. Bu Puspa meminta Andri dari XI IPA 5 untuk membacakan jurnalnya,
tetapi filenya Andri di laptop dan dia juga belum memiliki Jurnal 3. Lalu Bu Puspa meminta Marcelino
tetapi laptopnya dikamar sebelah. Lalu akhirnya Angeline dari XI IPA 4 membacakan Jurnal Belajarnya.
Bu Puspa memberi apresiasi pada jurnal Angeline. Namun jaringan Bu Puspa mengalami gangguan dan
terputus2. Kemudian Bu Puspa meminta perwakilan dari XI IPA 5 Untuk membacakan jurnalnya. Bu Puspa
meminta Raisha untuk membacakan Jurnalnya. Namun Bu Puspa terkeluar dari meet. Bu Puspa sempat
bertanyaapakah kami bisa mendengarkan Bu Puspa di meet tapi tidak. Setelah terdiam beberapa menit
akhirnya Bu Puspa memberi link google meet baru di grup WA. Setelah masuk ke meet yang baru Bu Puspa
mulai membahas materi yang telah dijelaskan sebelumnya yaitu system pencernaan manusia dan makanan.
Lalu Bu Puspa mengingatkan kembali untuk mengaktifkan akun kemendikbud. Kemudian Bu Puspa
mengingatkan untuk membaca gangguan2 sistem pencernaan. Lalu Bu Puspa ingin mendemonstrasikan
sebuah praktikum. Lalu tiba-tiba Bu Puspa terkeluar lagi. Beberapa menit kemudian Bu Puspa masuk
kembali ke google meet. Bu Puspa bertanya apakah kami biisa mendengar Bu Puspa tapi masih ada sedikit
gangguan sepertinya. Namun setengah murid belum bisa join karena masih request. Tapi google meet Bu
Puspa tidak stabil. Waktu pembelajaran semakin menipis. Bu Puspa berkata mungkin laptop Ibunya yang
bermasalah. Kemudian sepertinya Bu Puspa terkeluar lagi dari google meet. Akhirnya Bu Puspa mengabari
kembali di grup WA yaitu “Mhn maaf hari ini jaringan di tempat ibu gak stabil, muter2 trs dan gak ada
respon shg kita sambung jumat ya” dan Bu Puspa juga mengirimkan dua dokumen yaitu uji bahan makanan
dan sistematika laporan praktikum. Pembelajaran pada hari ini pun dianggap selesai.

SCREENSHOT SAAT MENGIKUTI MEETING

142

6.2 TUGAS-TUGAS

PORTOFOLIO 1a

a. Syarat Makanan
• Mudah dicerna
• Higienis
• Mengandung nutrisi dengan jumlah mencukupi sesuai dengan yang diperlukan tubuh.
• Mengandung kalori dengan jumlah yang mencukupi kebutuhan tubuh.

b. Fungsi Makanan
• Sumber energi, yaitu makanan yang mengandung lemak, protein, dan karbohidrat.
• Pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan tubuh, yaitu makanan yang mengandung protein,

mineral, dan air.
• Mengatur proses tubuh, yaitu makanan yang mengandung protein, mineral, air, dan vitamin.
• Pelindung tubuh terhadap lingkungan dan bibit penyakit.

c. Komponen Zat Makanan

No. Nama Zat Fungsi Sumber Makanan Pengelompokan
1. Karbohidrat • Monosakarida
• Sumber energi • Glukosa • Disakarida
2. Lemak • Polsakarida
(Lipid) • Pengatur metabolisme • Fruktosa
• Asam lemak jenuh
lemak • Sukrosa • Asam lemak tak jenuh

• Menghemat protein • Laktosa

• Membantu pengeluaran • Galaktosa

feses • Maltosa

• Pati

• Glikogen

• Selulosa

• Sumber energi yang • Daging

lebih efektif • Telur

• Perlindungan • Susu

• Penyekatan/isolasi • Keju

• Perasaan kenyang • Mentega

• Turut membangun • Minyak Ikan

jaringan tubuh • Minyak Zaitun
• Penyedia vitamin larut • Minyak kelapa
• Minyak jagung
lemak
• Menghemat protein

143

• Sebagai pelumas dan • Minyak Nabati

membantu pengeluaran yang

sisa pencernaan mengandung

makanan sterol

3. Protein • Menghasilkan jaringan • Daging • Protein nabati. yaitu
4. Vitamin
5. Mineral baru berwarna merah protein yang

• Menggantikan protein • Ikan bersumber dari

yang hilang • Daging unggas tumbuhan seperti

• Pembuatan protein baru • Telur buah, sayur dan
kacang-kacangan.
dengan fungsi khusus • Susu • Protein hewani, yaitu
protein yang
• Sumber energi • Kerang bersumber dari hewan
seperti daging, telur
• Mengatur • Keju dan susu.

keseimbangan air • Kacang-

• Memelihara kenetralan kacangan

tubuh

• Pembentukan antibodi

• Mengangkut zat-zat

gizi

• Sebagai koenzim dan • Buah-buahan • Vitamin yang larut

biokatalisator yang • Sayur-sayuran dalam air : vitamin B

mengatur proses • Susu kompleks (B1, B2,

metabolisme • Daging sapi. B3, B5, B6, B11,
• Fungsi normal tubuh • Sayuran B12), Vitamin H, dan
• Pertumbuhan vitamin C.
berdaun hijau. • Vitamin yang larut
• Hati dalam lemak: vitamin
• Sereal gandum A, vitamin D, vitamin
• Kacang- E, dan vitamin K.

kacangan

• Minyak Ikan

• Ikan

• Telur

• Zat pembangun dan • Daging • Mineral makro

pengatur yang berperan • Garam dapur (dibutuhkan dalam

dalam pemeliharaan • Ikan laut jumlah banyak): Na,
Cl, K, Ca, p, Mg, dan
fungsi tubuh pada • Telur S.
• Mineral mikro
tungkat sel, jaringan, • Susu (dbutuhkan dalam
jumlah sedikit): Fe,
organ, dan fungsi tubuh • Keju Zn, I, Se, Mn, F, Cu,
secara keseluruhan. Cr, Mo, dan Co.
• Hati

• Kacang-

kacangan

• Buah-buahan

• Sayur-sayuran

• Makanan Laut

144

6. Air • Pelarut dan pengangkut • Air minum -
zat-zat gizi, oksigen,
hormon, dan sisa
metabolisme.

• Katalisator reaksi-
reaksi di dalam sel dan
organ.

• Pelumas dalam
persendian dan tulang-
tulang.

• Pengatur suhu tubuh.
• Pelindung organ tubuh

dan janin dalam
kantong ketuban.
• Pembangun/penyusun
jaringan tubuh.

145


Click to View FlipBook Version