The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

berisi tentang materi geografi semester 1 dan semester 2 kurikulum 2013

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by TRYPONIA NINING WIDIYASTUTI, 2023-06-06 13:18:04

MODUL GEOGRAFI KELAS X (versi bahasa Indonesia)

berisi tentang materi geografi semester 1 dan semester 2 kurikulum 2013

Keywords: MODUL GEOGRAFI

i Tryponia Nining Widiyastuti, S.Pd. Geografi Untuk SMA Kelas X


ii Puji Syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan YME atas limpahan karunia-Nya sehingga buku ini dapat hadir ke hadapan pembaca. Buku ini disusun berdasarkan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar, Indikator, dan Materi Pembelajaran, mata pelajaran Geografi Kurikulum 13 untuk siswa SMA semua program keahlian. Buku ini memuat materi yang disusun secara padat dan sistematis sehingga diharapkan dapat menjadi pegangan yang praktis dan representative untuk belajar sehari-hari. Pada setiap akhir modul dalam buku ini disajikan tugas dan soal-soal latihan untuk evaluasi atau uji kompetensi. Semoga buku ini memberikan manfaat yang sebesar-besarnya. Yogyakarta, Juli 2022 Penyusun


iii JUDUL i KATA PENGANTAR ii DAFTAR ISI iii BAB I HAKIKAT GEOGRAFI ......................................................................... 1 Definisi Geografi....................................................................................... 2 Objek Geografi......................................................................................... 3 1. Objek Material………………………………………………...... 3 2. Objek Formal…………………………………………………… 4 Uji Permainan …………………………………………………… 5 Prinsip Geografi....................................................................................... 6 Sketsa Geografi................................................................................ 7 Konsep Essensial Geografi……………………………………………. 8 Portofolio ……………………………………………………........ 11 Aspek Geografi………………………………………………………… 12 Uji Pengetahuan………………………………………………………… 13 1. Perkembangan Geografi ….……………………………………. 13 2. Klasifikasi dan Cabang Ilmu Geografi………………………..... 14 3. Ruang Lingkup Geografi……………………………………….. 15 Rangkuman……………………………………………………………. 17 Latihan Kompetensi…………………………………………………… 18 BAB II Jagat Raya……….……………………………………………………. 23 Teori Pembentukkan Jagat Raya ……………………………………. 24 Materi-materi yang terdapat di Jagat Raya………………………….. 25 A. Galaksi………………………………………………………… 25 B. Bintang………………………………………………………... 26 C. Gugus Bintang………………………………………………….. 26 Tata Surya………..…………………………………………………….. 26 Benda-benda yang ada di Tata Surya………………………………. 29 A. Meteor…………………………………………………………. 29 B. Komet…………………………………………………………... 29 C. Asteroid……………………………………………………… 30 D. Planet ..……………………………………………………… 31 E. Satelit…………………………………………………………. 32 F. Bulan………………………………………………………. 34 G. Matahari……………………. …………………………………. 34


iv Cuaca di Ruang Angkasa 36 Deskripsi Masing-masing Planet…..…………………………………... 38 A. Merkurius ……………………………………………………... 38 B. Venus ………………………………………………………… 39 C. Bumi……….…………………………………………………. 40 D. Mars …………………………………………………………. 44 E. Yupiter ………………………………………………………... 45 F. Saturnus……………………. …………………………………. 47 G. Uranus …………………………………………………………. 48 H. Neptunus………………………………………………………. 50 Gerhana ...………………………………………………………………. 51 A. Gerhana Bulan………………………………………………….. 51 B. Gerhana Matahari ..………………. ……………………………. 52 Dinamika Litosfer………………………………………………………. 53 Persebaran Gempa di Indonesia………… …………………………… 53 Persebaran Gunung Api di Indonesia………... ……………………… 55 Rangkuman….………………………. ………………………………… 56 Latihan Kompetensi …………………………………………………. 57 Ulangan Umum………………………………………………………. 60 Daftar Bacaan…………………………………………………………. v


Geografi Untuk SMA-Kelas X 1 HAKIKAT GEOGRAFI Tujuan: Setelah mempelajari bab ini siswa diharapkan dapat mendeskripsikan ilmu geografi, ruang lingkup dan objek geografi, serta prinsip-prinsip yang digunakan oleh ilmu geografi dalam menganalisis setiap gejala di permukaan bumi. Di samping itu, siswa diarahkan untuk mempelajari materi yang dikaji dalam geografi


Geografi Untuk SMA-Kelas X 2 1. Etimologi (asal katanya) Gambar bumi Geografi pertama kali dikemukakan oleh ERATOSTHENES dalam tulisannya berjudul “GEOGRAPHIKA”. Secara harafiah, geografi berasal dari GEO = ‘bumi’ dan GRAPHIKA = ‘lukisan’ atau ‘tulisan’. Jadi GEOGRAPHIKA berarti lukisan atau tulisan tentang bumi. Istilah geografi juga dikenal dalam berbagai bahasa, seperti geography (Inggris), geographie (Prancis), die geographie / die erdkunde (Jerman), geografie / aardrijkskunde (Belanda), dan geographike (Yunani). 2. Bintarto (1977) “Geografi adalah ilmu pengetahuan yang mencitrakan, menerangkan sifat bumi, menganalisis gejala alam dan penduduk, serta mempelajari corak khas mengenai kehidupan dan berusaha mencari fungsi dari unsur bumi dalam ruang dan waktu.” 3. Seminar dan Lokakarya di Semarang (1988) ”Geografi adalah ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang kelingkungan dan kewilayahan dalam konteks keruangan.”


Geografi Untuk SMA-Kelas X 3 OBJEK GEOGRAFI Pada dasarnya objek geografi terbagi dua, yaitu objek material dan objek formal. A. Obyek Material Obyek material geografi berupa fenomena geosfer, terdiri dari : 1. Atmosfer (lapisan udara yang menyelubungi bumi). Contoh fenomena yang terjadi di atmosfer adalah peristiwa cuaca dan iklim yang meliputi angin, hujan, awan, dan lain sebagainya. 2. Litosfer (lapisan kerak bumi paling luar ). Contoh fenomena yang terjadi di lithosfer adalah gempa vulkanik yang terjadi karena letusan gunung api, gempa vulkanik terjadi karena pergeseran kulit bumi, tanah longsor, erosi, dan lain-lain 3. Hidrosfer (lapisan air yang mengelilingi bumi). Contoh fenomena yang terjadi di hidrosfer adalah terbentuknya delta di daerah hilir, siklus hidrologi, pasang surut air laut, dan lain-lain. 4. Biosfer (lapisan hewan dan tumbuhan). Contoh fenomena yang terjadi di biosfer adalah tanaman memerlukan air dari tanah dan CO2 dari udara dalam proses fotosintesis, tanaman memerlukan sinar matahari, persebaran flora dan fauna, dan lain-lain. 5. Antroposfer (lapisan manusia) Contoh fenomena antroposfer adalah natalitas, mortalitas, urbanisasi, emigrasi, dan lain-lain. Objek material Objek formal Fenomena Geosfer 1. Pendekatan Keruangan 2. Pendekatan Ekologi 3. Pendekatan Kompleks Wilayah 1. Atmosfer 2. Lithosfer 3. Hidrosfer 4. Biosfer 5. Antroposfer


Geografi Untuk SMA-Kelas X 4 B. Obyek Formal Objek formal berkaitan dengan cara pandang terhadap suatu gejala keruangan di permukaan bumi. Ada tiga cara pandang dalam objek formal, yaitu pendekatan keruangan, pendekatan ekologi, dan pendekatan kompleks wilayah. Teka-teki Geografi Petunjuk : Isilah kolom kiri yang kosong dengan bantuan kata yang berada di kolom bawah! Orang mempelajari 1 dengan berbagai alasan. Alasan-alasan utama di antaranya adalah fakta bahwa bumi dan proses-prosesnya menjadi semakin erat kaitannya dengan kehidupan kita sehari-hari. Sejak buku Silent Spring karya Rachel 2 diterbitkan, orang-orang telah semakin sadar akan kebutuhan untuk memperhatikan dan merawat 3 bumi. Fenomena yang menjadi isu saat ini adalah 4 dan 5 . Penyebabnya adalah semakin meningkatnya konsentrasi karbon dioksida (CO2) pada atmosfer bumi. Pemanasan global terjadi karena makin bertambahnya intensitas 6 yang terjadi akibat pantulan 7 dari bumi. Pantulan tersebut tidak dapat terlepas ke angkasa luar dan terserap oleh beberapa molekul gas yang disebut 8 . Untuk mengatasi hal tersebut kita harus mempelajari bumi beserta 9 . Kita semua merupakan bagian dari iklim bumi secara fisik, 10 , dan sosial. Semakin banyak kita tahu, semakin baik hidup kita di atas muka bumi. Lingkungan fisik Bumi Gas rumah kaca Ekologi Efek rumah kaca Gelombang sinar infra merah Interaksi-interaksi yang kompleks Perubahan iklim Pemanasan global Carson


Geografi Untuk SMA-Kelas X 5 Secara garis besar, prinsip geografi dibagi menjadi empat, yaitu prinsip deskripsi, prinsip penyeberan, prinsip interelasi, dan prinsip korologi. A. Prinsip Penyebaran Prinsip penyebaran dapat digunakan untuk menggambarkan gejala dan fakta geografi serta mengungkap hubungan antara gejala geografi yang satu dengan gejala yang lain. Hal ini disebabkan penyebaran fakta dan gejala yang tidak merata. Contoh: Tanah di Indonesia bagian barat mengalami pelapukan lanjut, rendah kadar unsur hara, dan pH tanah masam, sedangkan tanah di wilayah Indonesia Timur kering sehingga pH tanahnya basa. B. Prinsip Interelasi Prinsip interelasi dapat digunakan untuk menganalisis hubungan antara gejala fisik dan non fisik serta mengungkapkan gejala atau fakta geografi di suatu wilayah tertentu. Contoh: Penggundulan hutan di daerah pegunungan dapat menyebabkan erosi dan banjir. Perilaku manusia yang demikian terjadi karena kesadaran terhadap fungsi hutan yang rendah. C. Prinsip Deskripsi Prinsip deskripsi digunakan untuk memberikan gambaran lebih jauh tentang gejala dan masalah geografi yang dianalisis. Sesuai dengan prinsip ini geografi berusaha memberi gambaran atau deskripsi dalam bentuk peta, grafik, diagram, maupun tabel. D. Prinsip Korologi Prinsip korologi digunakan untuk menganalisis gejala, fakta, dan masalah geografi ditinjau dari penyebaran, interelasi, dan interaksinya dalam ruang.


Geografi Untuk SMA-Kelas X 6 1. Perhatikan gambar-gambar berikut! a. Gempa bumi b. Kebakaran hutan 2. Buatlah artikel berdasar gambar di atas dengan menggunakan analisis 5 W + 1 H! 3. Serahkan pekerjaan tersebut kepada gurumu!


Geografi Untuk SMA-Kelas X 7 A. Konsep Lokasi Konsep lokasi dibagi menjadi dua jenis, yaitu: 1. Lokasi absolut Gambar Peta Indonesia Lokasi absolut yaitu lokasi wilayah yang didasarkan pada garis lintang dan bujur. Contoh: Indonesia terletak di 6 oLU - 11oLS dan 95oBT - 141oBT. 2. Lokasi relatif Lokasi relatif adalah lokasi yang sifatnya dapat berubah-ubah karena dipengaruhi daerah sekitarnya. Contoh: - Indonesia terletak di antara dua Benua dan dua Samudera. - Selat Malaka merupakan jalur perdagangan - Indonesia memiliki posisi yang strategis untuk menjalin kerjasama internasional dengan negara lain. B. Konsep Jarak Jarak berkaitan dengan lokasi untuk pemenuhan kebutuhan pokok kehidupan. Konsep jarak dibagi menjadi dua jenis, yaitu: 1. Jarak absolut, yaitu jarak dua tempat yang diukur dengan satuan panjang (kilometer, meter) 2. Jarak relatif, yaitu jarak antara dua tempat yang dihubungkan dengan faktor-faktor tertentu, seperti faktor ekonomi, psikologi, waktu, alat transportasi, dan lain-lain. Satuannya adalah waktu (jam, menit, atau detik).


Geografi Untuk SMA-Kelas X 8 C. Konsep Keterjangkauan Keterjangkauan berkaitan dengan kondisi permukaan bumi yang mempengaruhi aktivitas kehidupan manusia. Dengan kata lain, keterjangkauan yaitu mudah atau tidaknya suatu lokasi dijangkau dari daerah sekitarnya Contoh: Desa di dataran tinggi biasanya lebih sulit dijangkau daripada desa yang terletak di dataran rendah. Gambar Asesibilitas di daerah pegunungan D. Konsep Aglomerasi Aglomerasi adalah kecenderungan persebaran yang bersifat mengelompok pada suatu wilayah yang relatif sempit. Contoh: Kegiatan industri di Indonesia terpusat di Pulau Jawa, Industri cor logam yang mengelompok di Klaten, Jawa Tengah, industri perak DIY yang mengelompok di Kota Gede. E. Konsep Pola Konsep pola berkaitan dengan berbagai bentuk dan persebaran fenomena geografi di wilayah tertentu yang mengikuti pola-pola tertentu. Contoh: 1. Pola aliran sungai di dataran rendah dan pantai pada umumnya adalah pola aliran dendritik. 2. Pola pemukiman penduduk di sepanjang jalan membentuk pola mengikuti alur jalan. F. Konsep Morfologi Morfologi merupakan gambaran tentang bentuk muka bumi. Contoh: 1. Dataran rendah sering digunakan untuk permukiman, industri, dan pertanian karena mendapat pasokan air dari daerah yang lebih tinggi. 2. Pantai landai banyak ditumbuhi bakau yang sering digunakan masyarakat sebagai tempat pembudidayaan ikan atau tambak.


Geografi Untuk SMA-Kelas X 9 G. Konsep Nilai Kegunaan Nilai kegunaan suatu fenomena geografi di muka bumi bersifat relatif antara wilayah yang satu dengan yang lain. Contoh: Hutan bakau lebih memiliki nilai kegunaan bagi penduduk yang tinggal di daerah pantai dibandingkan dengan penduduk yang tinggal di dataran tinggi. H. Konsep Interaksi dan Interdependensi Interaksi adalah hubungan timbal balik antara dua wilayah atau lebih. Sedangkan interdependensi adalah gejala saling tergantung antara satu wilayah dengan yang lain. Contoh: Interaksi desa – kota terjadi karena desa menghasilkan bahan baku, sedangkan kota menghasilkan barang industri. Karena kedua wilayah saling membutuhkan satu sama lain, maka terjadi interaksi dan saling tergantung. I. Konsep Keterkaitan Keruangan Keterkaitan ruang menunjukkan hubungan antar fenomena yang terjadi di alam. Contoh: Di daerah gurun, vegetasi yang khas adalah kaktus, dan hewan yang khas adalah unta. J. Konsep Diferensiasi Area Differensiasi mempelajari perbedaan gejala geografi antar wilayah di permukaan bumi. Contoh: Penduduk yang tinggal di daerah dataran rendah dominan bermata pencaharian sebagai petani, sedangkan penduduk yang tinggal di daerah pantai cenderung bermata pencaharian sebagai nelayan. Portofolio 1. Bentuklah kelompok dengan teman sebangkumu. 2. Tugas kalian adalah membuat kliping tentang ” 10 KONSEP DASAR GEOGRAFI ” (satu artikel untuk satu konsep)! 3. Setiap artikel yang dijadikan kliping harus diberi ulasan sesuai dengan konsep masing-masing!


Geografi Untuk SMA-Kelas X 10 Geografi dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu geografi fisis dan manusia. A. Geografi fisis Geografi fisis mempelajari aspek fisik meliputi relief bumi, air, cuaca dan iklim, flora dan fauna, dan lain sebagainya. B. Geografi manusia Geografi manusia mempelajari aspek-aspek manusia sebagai makhluk sosial meliputi aspek hubungan antar manusia/masyarakat, politik, ekonomi, dan budaya. Kedua aspek tersebut berpengaruh terhadap lingkungan kehidupan manusia. Selain itu, aspek fisik dan aspek sosial selalu berhubungan dengan disiplin ilmu lain. Gambar Hubungan timbal balik antara aspek geografi dengan ilmu lain Gambar di atas menunjukkan bahwa geografi mempunyai hubungan timbal balik dengan disiplin ilmu lainnya. Hal ini menyebabkan lahirnya ilmuilmu baru. Contohnya: hubungan biologi dengan geografi melahirkan biogeografi.


Geografi Untuk SMA-Kelas X 11 UJI PENGETAHUAN Lengkapilah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dan diskusikan di kelasmu! 1. Perkembangan Geografi 1.1 Pada abad pertengahan, Bernadus Veranus membagi geografi menjadi dua, yaitu a. Geografis spesialis, kajiannya meliputi masalah penduduk dan sosial. b. Geografi generalis, kajiannya meliputi atmosfer, litosfer, hidrosfer, dan bentuk muka bumi. 1.2 Dalam perkembangan berikutnya, terdapat dua pandangan dalam geografi, yaitu: 1.2.1 Fisis Determinisme Menurut pandangan fisis determinis, geografi ................................................…………………………………………… ………………………………….............................................................. Tokoh penganut pandangan ini antara lain …………………………………............................................................... 1.2.2 Posibilisme Menurut pandangan posibilis, geografi ............................................................................................................. ............................................................................................................. Tokoh penganut pandangan ini adalah ............................................................................................................. 2. Klasifikasi dan Cabang Ilmu Geografi Geografi terdiri dari Geografi Fisis dan Geografi Sosial (manusia). 2.1 Geografi Fisis Aspek-aspek yang termasuk cabang geografi fisis antara lain, sebagai berikut: 2.1.1 Klimatologi adalah ..........................................................................................................


Geografi Untuk SMA-Kelas X 12 2.1.2 Meteorologi adalah .......................................................................................................... 2.1.3 Geologi adalah ……………………………………………………………….................... 2.1.4 Oseanogarfi adalah .......................................................................................................... 2.1.5 Pedologi adalah .......................................................................................................... 2.1.6 Biogeografi adalah .......................................................................................................... .......................................................................................................... 2.1.7 Geomorfologi adalah .......................................................................................................... 2.2 Geografi Sosial (manusia) Aspek-aspek yang termasuk penunjang geografi sosial (manusia) antara lain: 2.2.1 Geografi penduduk adalah .......................................................................................................... .......................................................................................................... 2.2.2 Geografi manusia adalah .......................................................................................................... .......................................................................................................... 2.2.3 Geografi pedesaan adalah .......................................................................................................... ......................................................................................................... 2.2.4 Geografi kota adalah .......................................................................................................... ......................................................................................................... 2.2.5 Antropogeografi adalah .......................................................................................................... .......................................................................................................... 3. Ruang Lingkup Geografi Ada tiga pokok ruang lingkup studi geografi, yaitu: 1. ......................................................................................................................... 2. ........................................................................................................................ 3. ........................................................................................................................ Ruang lingkup geografi tidak terlepas dari aspek alamiah dan aspek manusia. Untuk memperoleh gambaran lebih jelas mengenai lingkungan geografi atau ruang lingkup geografi, perhatikan gambar berikut ini.


Geografi Untuk SMA-Kelas X 13 (Sumber: Bintarto, 1979) Gambar Bagan analisis lingkungan dalam geografi Lingkungan nonfisik Ruang lingkup geografi Lingkungan fisik ……………… ……………… ……………… ……………… ……………… ……………… ………………


Geografi Untuk SMA-Kelas X 14 Rangkuman 1. Definisi geografi menurut hasil Seminar lokakarya di Semarang adalah ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang kewilayahan atau kelingkungan dalam konteks keruangan. 2. Pada dasarnya objek geografi dibagi dua, yaitu objek material dan objek formal. 3. Prinsip geografi dibagi menjadi empat, yaitu prinsip deskripsi, prinsip penyeberan, prinsip interelasi, dan prinsip korologi. 4. Ada 10 konsep essensial geografi yaitu: konsep lokasi, konsep jarak, konsep keterjangkauan, konsep aglomerasi, konsep pola, konsep morfologi, konsep nilai kegunaan, konsep interaksi dan interdependensi, konsep keterkaitan ruang, dan konsep diferensiasi area. 5. Aspek geografi dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu geografi fisis dan manusia. Aspek fisik meliputi relief bumi, air, cuaca dan iklim, flora dan fauna, dan lain sebagainya, sedangkan aspek sosial meliputi aspek sosial, politik, ekonomi, dan budaya.


Geografi Untuk SMA-Kelas X 15 I. Pilihlah satu jawaban yang paling tepat! 1. Geografi adalah ilmu pengetahuan yang mencitrakan, menerangkan sifat bumi, menganalisis gejala alam dan penduduk serta mempelajari corak khas mengenai kehidupan dan berusaha mencari fungsi dari unsur bumi dalam ruang dan waktu. Pengertian ini dikemukakan oleh…. a. Ferdinan Von Richthofen b. Seminar dan Lokakarya di Semarang (1988) c. R. Bintarto d. N. Daljoeni e. J.W Alexander 2. Berikut ini termasuk objek material geografi, kecuali….. a. Wilayah b. Biosfer c. Geosfer d. Lithosfer e. Antroposfer 3. Ahli geografi yang membagi geografi menjadi geografi generalis dan geografi spesialis adalah…. a. Ratzel b. Huntington c. Preston E. James d. Bernadus Veranus e. Paul Vidal De La Blanche 4. Cabang geografi yang mempelajari jenis dan proses pembentukan tanah adalah.... a. Geomorfologi b. Seismologi c. Oseanologi d. Pedologi e. Geologi 5. Pandangan yang mengatakan bahwa manusia selain dipengaruhi oleh alam juga berperan terhadap alam sesuai dengan perkembangan budayanya disebut....... a. Posibilism b. fisis determinism c. Heliocentris d. Geosentris e. Humanism 6. Di bawah ini adalah tokoh aliran fisis determinisme dalam geografi, kecuali..... a. Ratzel b. Huntington c. Karl Ricther d. Bernadus Veranus e. Paul Vidal De La Blanche


Geografi Untuk SMA-Kelas X 16 7. Cabang geografi yang termasuk dalam geografi teknik adalah… a. Pedologi b. Geomorfologi c. Geologi d. Kartografi e. Meteorologi 8. Objek kajian geografi yang mempelajari unsur wilayah atau region termasuk dalam….. a. Objek formal geografi b. Objek material geografi c. Objek lingkungan geografi d. Objek sosial geografi e. Objek fisik geografi 9. Kota A ke B jaraknya 60 km, daerahnya datar dengan sarana transportasi yang baik sehingga dapat ditempuh dalam waktu yang cepat. Sedangkan jarak kota A ke C jaraknya 40 km, daerahnya bergelombang dan alat transportasi sulit sehingga waktu tempuhnya lebih lama dibandingkan A ke B. Hal tersebut menunjukkan adanya konsep.... a. Jarak absolut b. Lokasi relatif c. Pola d. Morfologi e. Keterjangkauan 10. Pendekatan dalam objek formal geografi dibagi menjadi tiga, yaitu….. a. Spasial, ekologi, dan lingkungan b. Spastial, ekologi, dan kompleks wilayah c. Spasial, lingkungan, dan kompleks wilayah d. Kompleks wilayah, lingkungan, dan teknologi e. Ekologi, lingkungan, dan teknologi 11. Letak astronomis Indonesia adalah.…. a. 6 o LU – 11 o LS and 94 o BT – 141 o BB b. 6 o LS – 11 o LU and 95 o BT – 141 o BT c. 6 o LU – 11 o LU and 95 o BT – 141 o BT d. 6 o LS – 11 o LU and 94 o BT – 141 o BT e. 6 o LU – 11 o LS and 95 o BT – 141 o BT 12. Pengaruh negatif dari letak geografis bagi Indonesia adalah…. a. Adanya resiko dan ancaman bahaya yang datang dari luar b. Kondisi Negara Indonesia yang terdiri atas ribuan pulau c. Sejarah setiap daerah tidak sama d. Iklim tropis yang bersifat lembab e. Bertiupnya angin muson


Geografi Untuk SMA-Kelas X 17 13. Dari ketiga pokok ruang lingkup studi geografi yang merupakan studi paling komprehensif dan terintegrasi adalah….. a. Persebaran keruangan di muka bumi b. Hubungan fenomena keruangan c. Kerangka regional dan analisis wilayah d. Interaksi masyarakat dengan lingkungan fisik e. Persebaran dan hubungan manusia di permukaan bumi 14. Pada tanggal 27 Mei 2006 terjadi gempa bumi dengan kekuatan 5,9 SR dengan hiposentrum di daerah Bantul. Fenomena ini termasuk gejala geosfer pada... a. Hidrosfer b. Lithosfer c. Stratosfer d. Troposfer e. Biosfer 15. Pendekatan secara ekologi tampak pada fenomena berikut…. a. Interaksi organisme dengan lingkungan b. Arus perpindahan penduduk ke tempat lain c. Terdapat perbedaan gejala yang terjadi di suatu tempat dengan tempat yang lainnya d. Di suatu tempat terjadi kekeringan sedangkan di tempat lain terjadi banjir e. Menelaah suatu gejala pada suatu wilayah tertentu/region melalui pengkajian karakteristik yang khas 16. Terjadinya gempa bumi di Yogya 27 Mei 2006 yang lalu dapat dijelaskan secara ilmiah sehingga masyarakat memahami fenomena alam tersebut. Kegiatan ini berkaitan dengan prinsip.... a. Penyebaran b. Interseksi c. Interelasi d. Deskripsi e. Korologi 17. Manusia cenderung hidup mengelompok di daerah yang subur, di pusat kegiatan ekonomi, di kawasan industri, dan lain-lain. Hal ini sesuai dengan konsep.... a. Pola b. Lokasi c. Aglomerasi d. Interaksi dan Interdependensi e. Keterkaitan ruang 18. Desa sebagai hinterland berfungsi memenuhi kebutuhan kota, dengan mensuplai bahan baku, sedangkan kota menghasilkan barang industri. Hal ini menunjukkan adanya konsep..... a. Pola b. Lokasi c. Aglomerasi d. Interaksi dan Interdependensi e. Keterkaitan ruang


Geografi Untuk SMA-Kelas X 18 19. Mahdi mempelajari pasang surut air laut, periode gelombang, arus laut, dan kedalamannya. Semua yang dipelajari Mahdi tersebut merupakan cabang geografi yang disebut..... a. Oseanologi b. Pedologi c. Hidrologi d. Meteorologi e. Biogeografi 20. Penghijauan kembali, penutup lahan (cover crop), penggiliran tanaman dengan pupuk hijau atau penutup tanah adalah kajian geografi dengan pendekatan.... a. Fisik b. Non fisik c. Kompleks wilayah d. Spatial (keruangan) e. Ekologi II. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan uraian yang tepat dan jelas! 1. Sebutkan definisi geografi menurut SEMILOKA IGI di Semarang tahun 1988! Jawab:........................................................................................................................ ..................................................................................................................................... 2. Sebutkan 5 fenomena geosfer dalam objek material geografi! Jawab: ........................................................................................................................ ……………………………………………………………………………………… 3. Jelaskan pengertian konsep lokasi dalam geografi! Jawab:……………………………………………………………………………… ……............................................................................................................... 4. Sebutkan 4 macam prinsip geografi! Jawab:........................................................................................................................ ..................................................................................................................................... 5. Jelaskan macam-macam aspek geografi! Jawab:........................................................................................................................ ..................................................................................................................................... Tanggal Nilai Tanda tangan Guru Tanda tangan Orang tua


19 JAGAT RAYA Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari materi dalam Bab 2, siswa diharapkan : 1. Mampu mendeskripsikan pengertian jagat raya 2. Mampu mendeskripsikan pengertian tata surya 3. Mampu mendeskripsikan pengertian bumi


20 Beberapa dekade terakhir ini astronom mendeskripsikan bahwa alam semesta adalah suatu sistem yang amat kompleks, luas dan batas-batasnya belum dapat diketahui. Terdapat 3 teori tentang pembentukan jagat raya, yaitu : 1. Teori Big Bang (Teori Dentuman Besar) 2. Teori Keadaaan Tetap (Stabil) 3. Teori Alam Semesta Kuantum Tabel 1: Perbedaan Teori Pembentukan Jagat Raya Perbedaan Teori Big Bang (Teori Dentuman Besar) Teori Keadaaan Tetap (stabil) Teori Alam Semesta Kuantum Tahun 1927, disempurnakan tahun 1929 1948 1966 Penemu George Lemaitre (Belgium), disempurnakan Edwin Hubble (AS) Sir Fred Hoyle William Lane Craig Isi teori Alam semesta bermula dari ledakan (bing-bang) Jagat raya tidak ada perubahan selamanya dan sama dalam ruang angkasa Alam raya ada dan selalu ada selamanya


21 A. Galaksi Galaksi adalah kumpulan jutaan benda langit Ciri-ciri galaksi : a) Mempunyai cahaya sendiri, bukan cahaya pantulan b) Mempunyai bentuk tertentu Bentuk-bentuk galaksi a) Bentuk Spiral, jumlahnya sekitar 60 % b) Bentuk Spiral Berpalang, jumlahnya sekitar 18 % c) Bentuk Elips, jumlahnya sekitar 18 % d) Bentuk Tak Beraturan, jumlahnya sekitar 4 % Spiral Berpalang Spiral Elips Tidak Beraturan Gambar : Bentuk Galaksi Galaksi yang telah diketahui a) Galaksi Magellan, jaraknya 150.000 tahun cahaya dan berada di langit selatan b) Galaksi Bimasakti, jaraknya 100.000 tahun cahaya c) Galaksi Ursa Mayor, jaraknya 10.000.000 tahun cahaya dari galaksi Bimasakti d) Galaksi Jauh (Silvery, Triangulum, Whirlpool), jaraknya 10.000.000 tahun cahaya dari galaksi Bimasakti Pojok Kegiatan : 1. Bentuklah kelompok kerja 2-3 orang 2. Buatlah artikel ilmiah tentang galaksi, ambillah materi dari media massa, buku seri pengetahuan ilmiah dan internet


22 B. Bintang Bintang adalah benda langit yang dapat memancarkan cahaya Wujud bintang seperti bola yang sangat besar dan panas Ukuran bintang berdasarkan : volume dan tingkat terang (magnitude) C. Gugus Bintang Gugus bintang adalah gerombolan ribuan bintang berdekatan, beredar dan saling mengelilingi dalam ruang terbatas. Gugus bintang membentuk pasangan yang lebih besar Makin tua gugus bintang, makin kurang rangkaian utama yang tinggal Tata surya terdiri dari matahari (bintang utama) dengan sembilan planet dan satelit yang mengelilinginya. Tabel : Teori Pembentukkan Tata Surya Macam Teori Penemu 1. Teori Nebulae (hipotesis kabut) Immanuel Kant (Jerman) 1975 Pierre Simon de Laplace (Prancis) 1796 2. Teori Planetisimal Thomas C. Chamberlin (1843-1928) Forest R. Moulton (1872-1952) 3. Teori Pasang Surut Sir James Jeans (1877-1946) Harold Jeffreys (1891-1962) 4. Teori Awan Debu (Teori Von Weizsaecher) G.F.Kuiper (1950) Gambar : Gugus Bintang


23 Teori Nebulae (Hipotesis kabut) Teori Planetisimal 1. Planet terbentuk dari benda padat yang telah ada sebelumnya 2. Terjadi tarik-menarik antara matahari dan bintang. Hal ini dibuktikan oleh terlepasnya sebagian massa matahari di antariksa 3. Massa yang berhamburan menjadi planet yang beredar pada bidang orbitnya Teori Pasang Surut 1. Matahari adalah suatu bintang yang sudah ada sebelumnya. 2. Kemudian terdapat bintang yang melintas sangat dekat dengan matahari dan terjadi tarik menarik. 3. Partikel matahari terlepas dan membentuk pola cerutu. 4. Bintang menjauh menyebabkan pola cerutu terputus dan terbentuk gumpalan gas. 5. Gumpalan gas akhirnya membentuk planet. Teori Awan Debu 1. Matahari dan semua planet terbentuk dari satu buah kabut kosmis yang melayang bebas di angkasa 2. Kabut menyatu, menggumpal dan memadat 3. Terjadi penyatuan energi dan reaksi termonuklir kemudian menjadi tenaga untuk Kabut melayang di angkasa, kemudian bergabung Penggabungan menimbulkan tenaga karena reaksi termo nuklir, energi yang timbul dipakai untuk berputar Terjadi penggumpalan gas di tengah pusaran Sebagian gas menjauhi inti membentuk gelang-gelang Gelang-gelang menjadi gumpalan padat, cikal bakal planet, kemudian terjadi lagi dan terbentuk satelit Inti menjadi Matahari


24 bergerak 4. Terjadi gerakan rotasional (berputar mengelilingi satu sumber) 5. Terjadi konsentrasi gas, bagian tengah menjadi matahari dan sekelilingnya menjadi calon planet (protoplanet) 6. Matahari bersinar dengan api nuklir sehingga gas menjadi hilang dan menyelubungi protoplanet 7. Lahir planet di tata surya Teka-teki Geografi Perintah Soal : Lengkapilah paragraph berikut dengan kata-kata yang tersedia pada kotak di bagian bawah ! Awan Debu tata surya Kuantum sistem tiga Big Bang astronom Immanuel Kant Hipotesis Kabut tetap Alam semesta adalah ..................... (1) yang amat kompleks, seperti yang dikemukaan oleh para ................. (2) beberapa dekade terakhir ini. Beberapa teori tentang pembentukan alam semesta di antaranya : Teori ………. (3) atau Teori Dentuman Besar, Teori Keadaan ............ (4) atau Teori Stabil, dan Teori Alam Semesta ........ (5). Sistem tata surya yang dikemukakan oleh ......... (6) dalam Teori Nebulae pada tahun 1975 terkenal juga dengan sebutan.......... (7). Selain itu, ada ........ (8) teori lainnya yang mengemukakan pembentukan ............ (9) yaitu Teori Planetisimal, Teori ........... (10), dan Teori Pasang Surut.


25 A. Meteor Meteor adalah bintang bergerak Diameter meteor 0,2 - 0,5 mm Meteor akan berpijar jika jatuh di udara dengan kecepatan di atas 40 km/detik pada jarak 50-160 km di atas permukaan bumi Meteor sering diikuti ekor, yaitu berupa uap pijar yang mengandung ion. Meteor yang sampai ke bumi dalam bentuk utuh disebut meteorit Pernah ada meteorit yang sampai ke bumi dengan berat 34 ton, ditemukan di Greenland, bernama meteorit Anhighito. Selain itu ada meteorit dengan garis tengah 1,4 km dengan kedalaman 190 meter yang jatuh di Arizona USA, tempat jatuhnya dikenal sebagai Kawah Barringer (Barringer Crater) B. Komet Komet adalah bintang berekor atau lintang kemukus Bagian komet yang lebih terang adalah kepala komet (terdiri dari inti dan pusat). Lainnya adalah ekor komet yang terdiri dari 2 lapis, yaitu umbra (bagian tegah yang gelap) dan pnumbra (bagian luar yang terang). Ekor komet selalu menjauhi matahari Waktu edar komet bermacam-macam, ada yang beredar selama 5 tahun dan ada yang 6,6 tahun. Salah satu komet yang waktu edarnya 6,6 tahun adalah Komet Biela. Nama komet disesuaikan dengan penemunya. Komet Halley ditemukan oleh Edmund Halley pada tahun 1705 yang datang berulang setiap 76 tahun sekali; Komet Kohoutek ditemukan oleh Kohoutek pada tahun 1973. Tiga bentuk lintasan orbit komet : elips, parabola, dan hiperbola. Lintasan orbit komet berbentuk hiperbola hanya sekali menampakkan diri yaitu ketika mendekati matahari. Gambar : Meteor Yang Menuju Ke Bumi Gambar : Meteor Yang Menuju ke Bumi Gambar : Komet Halley Gambar : Komet Halley


26 Gambar Tiga Bentuk Lintasan Komet C. Asteroid Asteroid adalah planet kecil yang sangat banyak dan beredar pada orbitnya Orbit asteroid berada di antara orbit Mars dan Yupiter Volume Asteroid terkecil berdiameter 1 km, rata-rata berukuran sebesar bulan Pendapat lain mengatakan asteroid berasal dari sebuah pecahan sebuah planet yang beredar di antara Mars dan Yupiter Jarak antar asteroid sekitar satu juta meter dan memungkinkan bertabrakan sehingga hancur menjadi meteorit Asteroid terdiri dari nikel, besi, dan batu serta unsur karbon yang menyebabkan warna gelap. Asteroid terbesar adalah Ceres, berdiameter 480 mil, mengelilingi matahari selama 4,5 tahun dan tidak ada yang tahu asal asteroid tersebut. a b c a=Elips b=parabola c=hiperbola Pojok Kegiatan : Carilah informasi lain tentang Komet Halley dan Komet Kohoutek serta komet-komet lain yang ada dalam sistem tata surya di majalah, koran atau internet. Kemudian klipinglah dan kumpulkan ke gurumu ! Gambar : Asteroid


27 D. Planet Planet adalah benda langit yang gelap, tidak mempunyai cahaya sendiri Planet beredar mengelilingi matahari Planet berkilau karena memantulkan sinar yang diterima dari matahari Contoh planet : Planet Venus (bintang Kejora), Mars dan Bumi Planet dibedakan atas planet dalam (inner planets) dan planet luar (outer planets) yang dibatasi lintasan orbit bumi. Planet dalam : Merkurius dan Venus Planet luar : Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus dan Neptunus Tabel 1: Planet dalam Tata Surya Planet Dimeter (km) Jarak dari Matahari (km) Periode Revolusi1 Periode Rotasi2 Susunan Atmosfer Albedo3 Merkurius 4.862 58 juta 88 hari 59 hari He ,06 Venus 12.190 108 juta 225 hari -243 hari4 CO2 ,76 Bumi 12.725 149,6 juta 365 hari 23,9 jam N2,O ,36 Mars 6.780 228 juta 1,9 tahun 24,6 jam CO2 ,16 Yupiter 142.860 779 juta 11,9 tahun 9,8 jam NH3,CH4 ,73 Saturnus 120.000 1.428 juta 29,5 tahun 10,6 jam NH3,CH4 ,76 Uranus 50.100 2.875 juta 84 tahun 24 jam CH4,H2 ,93 Neptunus 48.600 4.500 juta 164,8 tahun 22 jam NH3,CH4 ,84 1Revolusi adalah waktu yang diperlukan untuk mengelilingi matahari 2Rotasi adalah waktu yang diperlukan untuk berputar pada sumbunya 3Perbandingan antara cahaya yang dipantulkan dan yang diterima 4Minus berarti rotasi berlawanan dengan planet lain Hal penting tentang planet : 1. Planet tidak mempunyai cahaya sendiri. 2. Dengan teropong kecil, planet terlihat sebagai keping atau cakram yang bersinar. 3. Planet beredar mengelilingi matahari dengan arah yang sama, semakin jauh dari matahari, waktu beredar akan menjadi semakin lama. 4. Bentuk lintasan planet adalah elips yang membentuk sudut kecil dengan bidang ekliptika.


28 E. Satelit Satelit merupakan benda langit pengikut planet Satelit terbentuk alami bersama proses pembentukkan planet Satelit beredar mengelilingi planet Tidak semua planet memiliki satelit dan jumlah satelit tiap planet berbeda-beda Satelit adalah kata yang merujuk kepada satu bagian dari bagian lainnya. Ada beberapa satelit alami yang menjadi orbit planet contohnya bulan dan satelit buatan yaitu satelit yang dibuat untuk tujuan tertentu. Satelit buatan yang pertama adalah Sputnik 1 yang diorbitkan pada tanggal 4 Oktober 1957 oleh Uni Soviet. Sampai hari ini terdapat lebih dari 3.000 satelit yang telah mengorbit, yang dimiliki oleh lebih 40 negara. Satelit buatan memiliki 6 kegunaan, yaitu : 1. investigasi ilmu pengetahuan 2. investigasi cuaca 3. observasi bumi 4. wahana komunikasi 5. navigasi 6. militer Pojok Kegiatan : Berdasarkan informasi pada tabel 1 buatlah sketsa urutan planet dari yang paling dekat ke matahari sampai yang paling jauh di buku catatanmu


29 Gambar : Posisi Bulan, Bumi dan Matahari Tabel : Daftar nama dan jumlah satelit dalam tata surya NO Planet Nama Satelit Jumlah Satelit 1 Merkurius - - 2 Venus - - 3 Bumi Bulan/Luna 1 4 Mars Phobos dan Dhemos 2 5 Yupiter Metis, Andrastea, Almathea, Thebe, Io, Europa, Ganymede, Calistio, Leda, Himalia, Lysithea, Elara, Anananke, Carme, Pasiphea, Sinope, dan 3 lagi belum diketahui namanya 16 6 Saturnus Atlas, 1980 S27, 1980 S26 Euphemetheus, Janus, Mimas, Enceladus,Tethys, Telesto, Calypso, Dione, 1980 S5, Rhea, Titan, Hyperon, Laperon, Phoebe, dan satu lagi belum ada namanya 18 7 Uranus Ariel, Umbriel, Titania, Oberon, Miranda dan 10 lagi belum bernama 15 8 Neptunus Triton, Nereid dan enam lagi belum diketahui 8 Jumlah Semua 60


30 Satelit Yupiter : Ganymede Satelit Saturnus : Titan Gambar : Satelit Planet F. Bulan Letaknya paling dekat dengan bumi dengan rata-rata jarak 385.000 km. Manusia pertama yang mendarat di bulan adalah Neil Amstrong dan Edwin Aldrin Permukaan bulan bergunung, berelief kasar dan penuh kepundan (kawah) Bentuk kawah terjadi karena benturan dengan batu meteorit yang melintas di angkasa. Hal ini disebabkan karena bulan tidak mempunyai atmosfer Kawah terbesar di bulan berdiameter 200 mil dan kawah tersempit diameternya 1-5 meter Diameter bulan sekitar ¼ diameter bumi, yaitu 3.480 km Massa bulan 1/81 massa bumi Volume bulan 1/50 volume bumi, sehingga bulan kurang padat dibanding bumi Kepadatan bulan sama dengan kepadatan berbagai batuan di bumi


31 Pada tengah hari suhu bulan 100˚C dan malam hari -116˚C Tiga macam gerakan bulan, yaitu : mengelilingi bumi, berotasi pada sumbunya secara lambat, bersama bumi mengelilingi matahari Arah rotasi dan revolusi bulan adalah arah negatif (Barat-Timur) G. Matahari Matahari adalah bintang yang paling dekat dengan bumi. Sumber energi matahari berasal dari reaksi inti Matahari memiliki spektrum cahaya yang sama dengan bintang, oleh karenanya matahari termasuk satu bintang dari berjuta-juta bintang yang ada di jagat raya Matahari adalah salah satu bintang dalam galaksi kita (galaksi Bimasakti) yang bertempat di salah satu tangan spiral Bimasakti, pada titik tiga perempat dari pusat hingga tepi galaksi. Jarak terdekat matahari ke bumi 147,5 juta km, jarak terjauh (aphelium) sekitar 152,5 juta km, dan jarak ratarata 150 juta km. Rotasi matahari tiap detik adalah sejauh 300.000 km Waktu yang dibutuhkan sinar matahari untuk sampai ke bumi adalah 500 detik atau 8,33 menit Jarak matahari ke bumi disebut 1 satuan astronomi (1 sa atau 1 au (austronomic unit)) Bintang kedua yang paling dekat dengan bumi setelah matahari adalah Alfa Centauri Diameter matahari 1.400.000 Gambar : Matahari


32 km, lebih dari 100 kali diameter bumi Suhu matahari di pusatnya 14.000.000˚C, pada permukaan 5.000˚ dan 6.000˚C Semakin tinggi suhu matahari, akan terjadi perubahan warna matahari Perubahan warna matahari menjadi merah, putih, biru berdasarkan kenaikan suhu Susunan matahari berupa : inti matahari, fotosfer, kromosfer dan korona Umur matahari : sekitar 4.5 milyar tahun Jarak matahari dari bumi sejauh 150 juta km Suhu di bagian inti matahari adalah 15 juta ºC Suhu di permukaan matahari adalah 6,000 ºC Satelit matahari adalah semua yang terdapat dalam tata surya Matahari adalah pusat dari tata surya. Reaksi nuklir yang terjadi menghasilkan massa rata-rata 75 % hidrogen dan 25 % helium. Pada bagian inti matahari tekanan yang terjadi cukup untuk melakukan penyatuan reaksi nuklir. Setiap detik jutaan ton partikel hidrogen bereaksi bersama-sama dan menghasilkan zat helium. Proses ini mengeluarkan energi, yang digunakan oleh manusia di bumi untuk sumber panas dan cahaya dalam rangka keberlangsungan kehidupan. Suhu matahari sangat panas dan sebagian besar dari bagian matahari tidak berupa gas tetapi plasma. Plasma adalah elemen yang dihasilkan ketika terbentuknya gas dan terjadiya pemanasan gas berulang-ulang. Meskipun atom akan terpisah dan menjadi partikel, akan tetap terjadi pergerakan dengan kecepatan yang sangat tinggi. Planet, asteroid dan satelit lainnya dalam tata surya mengorbit pada matahari. Baik planet, asteroid maupun satelit memiliki kesamaan dengan bumi yaitu selalu mempunyai kutub utara dan selatan serta berputar pada sumbunya. Cuaca diruang angkasa Dalam setiap detik, jutaan ton dari plasma panas dan partikel terlepas dari gravitasi matahari menuju ruang angkasa. Material ini dikenal dengan angin matahari. Cuaca di ruang angkasa menyebabkan jutaan partikel menuju bumi . Selain itu cuaca di ruang angkasa juga tergantung ada tidaknya aktivitas matahari. Angin matahari membawa medan magnet matahari. Medan magnet matahari ketika terhubung dengan medan magnet bumi akan menyebabkan tebentuknya cuaca di ruang angkasa. Tanda yang paling jelas dari cuaca di ruang angkasa adalah aurora yaitu cahaya di utara atau selatan. Bentuk indah ini terdapat di atas atmosfir dan biasa terlihat sebagai daerah kutub. Aurora menyebabkan partikel dari angin matahari berinteraksi dengan


33 medan magnet di bumi dan akan menyebabkan gelembung magnet disekitar bumi. Ini biasanya terjadi di antara bagian atmosfir bumi yang lebih tinggi dan area magnetosphere. Seperti pergerakan cahaya neon yang memancarkan gas, pergerakan antara magnetosphere dan bagian atmosfir bumi yang lebih tinggi memancarkan gas di atmosfir bumi untuk menghasilkan aurora. Sering sekali matahari menyemburkan jutaan ton partikel dan medan magnet. Kejadian tersebut dikenal sebagai ejeksi massa korona. Jika salah satu kepalanya sampai ke bumi, akan menyebabkan kerusakan besar pada medan magnet di bumi yang disebut badai geomagnetik. Gambar : Matahari, Bumi dan Bulan Badai geomagnetik yang luas dapat menyebabkan terputusnya daya listrik dan rusaknya komunikasi satelit. Ejeksi massa korona dapat menyebabkan terputusnya gelombang energi dari partikel yang bisa menghentikan kerja astronot di orbitnya. Matahari juga menghasilkan nyala api. Ini merupakan ledakan dahsyat di atmosfir dari bintang yang secara langsung menyebabkan atmosfir di atas permukaan bumi merusak komunikasi radio.


34 Tabel : Lapisan Matahari Lapisan Matahari Suhu Keterangan Inti Matahari 15.000.000 K (1,5 x 107 K) Panas dari inti ke permukaan dipindahkan melalui radiasi Panas di dekat permukaan ke permukaan dipindahkan melalui proses konveksi Fotosfer 6.000 K Permukaan berbentuk bintik, terdiri atas materi besar dan kecil Bintik itu disebut granulasi matahari Sering terlihat lubang yang disebut noda matahari (sun spot) Noda mengakibatkan gangguan peralatan elektromagnet, siaran radio dan gangguan jarum magnet di bumi Kromosfer - Tampak sebagai gelang kemerahan ketika gerhana matahari Mengandung zat cair, helium dan kalsium Terkadang terlihat lidah api yang memancar berwarna merah dengan bentuk tidak tetap Korona 1.000.000 K Terlihat ketika gerhana matahari total Disebut mahkota matahari Dapat diamati dengan koronagraph A. Merkurius Merkurius merupakan planet yang paling dekat dengan Matahari Besar merkurius sepertiga lebih besar dari bulan kita Bentuk merkurius hampir bulat sempurna Jumlah massa yang dikandung merkurius hampir sama dengan kepadatan bumi Kepadatan Merkurius adalah 5,44 g per cm3 Orbit planet Merkurius adalah sebuah Gambar : Planet Merkurius


35 elips yang memanjang Merkurius tidak pernah terlihat di pagi hari. Merkurius terlihat jauh sebelum matahari terbit dan mulai tidak terlihat waktu malam hari, hal ini dikarenakan pemunculannya kadang di sebelah timur atau sebelah barat. Ditemukan sejak millennium ketiga sebelum Masehi dengan diameter sekitar 3,000 mil , suhu permukaan Merkurius adalah 400 °C (untuk sisi yang berhadapan dengan matahari) dan -183 °C (untuk sisi yang terdapat bayangannya). Jarak Merkurius dari matahari bervariasi antara 29 sampai 43 juta mil dan Merkurius tidak mempunyai satelit. Merkurius diambil dari nama dewa bangsa Romawi, hal ini kemungkinan karena Merkurius bergerak sangat cepat melintasi langit. Planet ini terletak paling dekat dengan matahari dan planet terkecil kedua di sistem tata surya. Revolusi Merkurius adalah selama 88 hari. Sedangkan waktu yang dibutuhkan untuk berotasi adalah 59 hari. Dengan kata lain, jika dibandingkan dengan bumi, Merkurius mengorbit matahari sangat cepat tapi berputar pada sumbunya sangat lambat. Hasilnya adalah sisi yang berhadapan dengan matahari sangat panas dan sisi yang lainnya sangat dingin, sehingga menghasilkan banyak variasi suhu di permukaan Merkurius. Permukaan Merkurius sama dengan bulan, abu-abu dan ditutupi kawah. Dalam sejarah sistem tatasurya kondisi ini dapat bertahan selama hujan meteor. Karena berada sangat dekat dengan matahari, atmosfer Merkurius sangat sulit diukur, walaupun sejumlah kecil karbon yang terkandung bisa terdeteksi. Ilmuwan berfikir Merkurius terdiri dari 70 % besi yang sebagian besar terkonsentrasi di sekitar intinya. Ilmuwan sangat sulit mempelajari Merkurius karena sangat dekat dengan matahari. Satu-satunya misi yang pernah mengobservasi Mekurius adalah Mariner 10 pada tahun 1974. B. Venus Venus adalah bintang terang yang selalu tampak di langit sebelah barat pada waktu matahari tenggelam dan sebelah timur pada waktu matahari terbit Venus sering disebut bintang fajar atau bintang senja Arah rotasi venus berbeda dengan planet lainnya yaitu dari timur ke barat. Venus berotasi sedikit miring terhadap bidang orbitnya Venus ditemukan pada masa prehistoris. Diameter venus adalah sejauh 12.105 km Gambar : Planet Venus


36 Suhu permukaan venus adalah 457 °C Jarak venus dari matahari bervariasi antara 108 dan 109 juta km Venus tidak memiliki satelit Venus adalah planet kedua dari matahari dan dinamakan sebagai dewi cinta dan kecantikan bangsa Romawi. Permukaan venus terdiri dari daratan yang bergulung-gulung (rolling plains) , pegunungan, aliran lava dan gunung api. Kompas petunjuk arah tidak bisa bekerja di Venus karena disana tidak ada medan magnet. Venus memiliki komposisi kimia dan kepadatan yang sama dengan bumi tapi udara yang terdapat di Venus menyebabkan penguapan panjang selama berada dekat matahari sehingga menyebabkan efek rumah kaca. Kandungan asam sulfur dan karbondioksida membuat Venus merupakan tempat yang tidak layak untuk hidup di dalamnya. Suhu permukaan di Venus cukup panas untuk meleburkan inti. Terdapat angin dengan kecepatan 350 km/jam pada titik tinggi (altitude) . Tekanan permukaan di Venus setara dengan tekanan pada jarak 11 km di bawah permukaan air laut di bumi. Bintang Pagi Venus merupakan objek paling bersinar kedua setelah bulan di langit malam. Ini dikarenakan Venus merupakan planet yang paling dekat dengan bumi dan bayangannya memancarkan sebagian besar cahaya matahari yang diterima planet tersebut. Venus tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. Banyak juga terjadi salah interpretasi terhadap Venus saat muncul pada waktu matahari terbit atau terbenam sehingga Venus dikenal dengan sebutan bintang pagi atau bintang sore. Sejak 1962, lebih dari 20 misi yang sukses mengorbit ke Venus. Misi yang terakhir adalah ESA Venus Express. Pendaratan pertama yang sukses di Venus terjadi tahun 1970 ketika Soviet menggunakan pesawat ruang angkasa Venera 7 yang diluncurkan ke permukaan Venus.


37 C. Bumi Bumi mempunyai satu satelit, yaitu bulan, juga dikenal dengan nama Luna atau Selene Umur bumi adalah 4.5 milyar tahun. Diameter bumi sekitar 7,926 mil; suhu permukaan bumi bervariasi antara -89°C sampai 57.7°C; jarak bumi dari matahari sejauh 93 juta mil. Bumi berasal dari bahasa Anglo-Saxon, erda, yang berarti daratan, tanah dan ’earth’. Gambar : Bumi Asal Usul Ketika terbentuk 4.5 milyar tahun yang lalu, bumi terlihat sangat berbeda dengan kondisi saat ini. Permukaannya terdiri dari gunung api yang aktiv, tanpa lapisan ozon dan atmosfer yang belum memberikan perlindungan dari sinar matahari. Seiring dengan perkembangan ukuran bumi, area gravitasi mengalami pertambahan dan terisi banyak material sampai saat ini. Hal ini menyebabkan banyak asteroid jatuh ke bumi dengan tekanan yang lebih besar sehingga permukaan bertambah panas dan mulai mencair. Peristiwa ini menyebabkan terbentuknya lapisan bumi. Struktur Bagian dalam (inti bumi) memiliki tekanan yang sangat tinggi sehingga partikel yang padat mengumpul di bagian tengahnya. Bagian dalam terdiri dari nikel dan besi dan diperkirakan mempunyai suhu 4,000 kelvin atau 3,726 derajat Celsius. Di atas lapisan inti terdapat mantel yang merupakan bagian terluas dari planet bumi. Mantel bumi tersusun dari material semi-padat yang merupakan 82% volume bumi dan 67% massa bumi. Mantel dipisah menjadi 3 bagian yaitu mantel bagian bawah dengan ketebalan 2,290 km, area transisi, dan mantel bagian atas dengan ketebalan 630 km. A.


38 Dibagian atas mantel terdapat permukaan bumi, yang dikenal sebagai kerak bumi. Kerak bumi memiliki variasi ketebalan, mulai dari 7 km pada beberapa samudra / laut sampai 70 km dibawah pegunungan. Atmosfir Bumi dikelilingi selubung gas, yang dikenal dengan atmosfer. Atmosfer menyediakan udara untuk kita bernafas dan melindungi kita dari perubahan suhu yang drastis. Selain itu atmosfir juga melindungi kita dari radiasi berbahaya sinar ultraviolet. Jarak atmosfer rata-rata lebih dari 300 mil diatas bumi tapi jarak terdekat atmosfir sekitar 10 mil ke permukaan bumi. Jika suatu benda bergerak menjauhi bumi, maka jarak atmosfir menjadi semakin tipis dan menyatu dengan jagat raya. Biosfer Jika melihat ukuran bumi, kehidupan hanya menempati sebagian kecil area yang ada di bumi. Sebagian besar makhluk hidup tinggal di zona yang disebut biosfer. Semakin jauh dari permukaan bumi menyebabkan oksigen semakin langka, suhu semakin turun dan tekanan semakin rendah sehingga mengakibatkan sakit ketinggian (altitude sickness). Para pendaki gunung mulai menggunakan alat bantu pernafasan ketika mulai mendaki pada ketinggian 7.000 m. a) Sejarah terbentuk Sejarah lahirnya bumi menurut Ritmann (1960) adalah sebagai berikut : 1. Butir debu dan awan cakram di sekitar matahari saling melekat dan bergumpal menjadi badan yang lebih besar. 2. Badan besar bertumbukan dan membentuk benda berukuran planet. 3. Sisa awan asli berjatuhan, energi bersama pemanasan menyebabkan bumi meleleh. 4. Permukaan bumi tertutup lautan batu. 5. Bahan yang ringan keluar membentuk atmosfer purba. 6. Planet bumi mendingin dan uap air membentuk awan tebal di atmosfer. 7. Awan mendingin, uap air mengembun, bumi dibanjiri hujan deras yang mendinginkan batuan. 8. Planet bumi menjadi makin dingin. 9. Sekitar 2,5 miliar tahun yang lalu, sebuah bumi telah muncul. Awan menghilang dan matahari menyinari dunia yang sangat mirip dengan dunia kita sekarang.


39 b) Terbentuknya benua-benua di Bumi Terbentuknya benua di bumi berdasarkan Teori Apungan dan Pergeseran Benua oleh Alfred Lother Wegener tahun 1912 : 1. Adanya persamaan garis kontur pantai timur Benua Amerika Utara dan Selatan dengan garis kontur Pantai Barat Eropa dan Afrika. 2. Daerah Greenland sekarang bergerak menjauhi daratan Eropa dan kepulauan Madagaskar menjauhi Afrika Selatan. 3. Benua yang sekarang merupakan pecahan benua tunggal di masa lalu. Gambar : Lempeng Samudra-samudra Berdasarkan teori tersebut diperkirakan akibatnya sebagai berikut : 1.Bentangan samudera dan benua mengapung sendiri-sendiri. 2.Samudra Atlantik semakin luas. 3.Terjadi lipatan kulit bumi sepanjang pantai Amerika Utara dan Selatan. 4.Adanya kegiatan seismik luar biasa di sepanjang patahan St. Andreas dekat Pantai Barat Amerika Serikat. 5.Batas Samudera Hindia semakin mendesak ke utara. 6.Timbul lipatan pegunungan Himalaya. c) Struktur Pelapisan Bumi 1. Kerak Bumi (Litosfer) Terdiri dari kerak benua (ketebalan sekitar 40 km, di bawah benua setebal 30 km, di bawah samudra 5-7 km) dan kerak Samudra (ketebalan sekitar 10 km).


40 Kerak benua berupa batuan granit ringan, lebih tinggi dari kerak samudra yang berupa basal dan lebih berat Kerak benua 850 m di atas muka laut dan kerak samudra 3.800 m di bawah permukaan laut 2. Mantel Bagian Atas Terdapat pada 400 m di bawah kerak bumi Dicirikan oleh sebaran gelombang gempa rendah sering disebut Asthenosfera Kaya Fe, Mg, Ca, Na dan silikat aluminium 3. Zona Peralihan Zona peralihan terletak pada kedalaman 400 km - 1.000 km Zona peralihan dicirikan oleh landaian kecepatan gelombang gempa yang tinggi Zona peralihan tersusun oleh Mg, Ca, Al, oksida besi dan silikat 4.Mantel Bagian Bawah Mantel bagian bawah terdapat pada kedalaman 1.000 km - 2.900 km Mantel bagian bawah dicirikan oleh kecepatan gelombang gempa yang relatif sebanding dengan bertambahnya kedalaman Mantel bagian bawah tersusun oleh oksida besi padat, Mg dan SiO2 5.Inti Bumi Inti bumi terbagi dua, yaitu inti bumi luar (outer core) pada kedalaman 2.900 km - 5.100 km dan inti bumi dalam (inner core) pada kedalaman 5.100 km - 6.371 km Inti bumi bagian luar terdiri dari besi, silikat, sulfur dan oksigen Inti bumi bagian dalam terdiri dari besi padat (solid iron) D. Mars Ukuran Mars lebih kecil dari bumi Volume Mars adalah 1/7 dari volume bumi Perbandingan massa Mars dan Bumi adalah 11:110 Mars ditemukan pada masa prehistoris dengan diameter : 4,217 mil. Gambar : Planet Mars


41 Suhu permukaan Mars bervariasi antara -220 °C dan 70 °C dengan jarak dari matahari bervariasi antara 128 dan 155 juta mil mil. Masrs memiliki 2 satelit yaitu Phobos dan Deimos Mars dinamai sebagai dewa perang Romawi dan juga dikenal sebagai planet merah. Warna merah tersebut berasal dari tanah yang terkandung di dalamnya, yang bersenyawa dengan oksida besi yang biasa kita kenal sebagai karat. Warna merahnya sangat memungkinkan terlihat di langit pada malam hari dan telah diketahui sebelum masa pra sejarah. Mars merupakan satu-satunya planet yang pada era tahun 1600an telah diobservasi menggunakan teleskop oleh Galileo. Satu hari Mars hampir 24 jam, lebih lama sedikit dibanding bumi. Orbit Mars mengitari matahari selama 687 hari bumi. Atmosfir Mars dan permukaan Atmosfir Mars terdiri dari oksigen pada tingkat yang lebih rendah dan kadar karbon dioksida pada tingkat yang tinggi. Permukaan kawah planet Mars terbentuk sekitar 4 milyar tahun yang lalu, ketika terjadi tabrakan meteorit di permukaannya. Walaupun Mars memiliki bentuk lebih impresif, ia merupakan gunung api raksasa. Gunung api terbesar adalah gunung Olympus, dengan ketinggian 25 km, 3 kali ketinggian Puncak Everest dan merupakan gunung tertinggi di sistem tata surya. Hidup di Mars? Ide untuk tinggal di Mars telah popular sejak akhir tahun 1800an, ketika astronot mengobservasi sebuah saluran di sana yang diperkirakan merupakan aliran air. Ini adalah sebuah pendapat yang keliru dari kepercayaan masyarakat kuno. Adanya saluran air tidak berarti bahwa Mars bisa mendukung kehidupan. Planet Mars lebih hangat dan basah dibanding kondisi saat ini, yang bisa membuatnya seperti bumi ketika pertama kali ada kehidupan disana. Jika ada kehidupan di Mars, akan ada beberapa hal dasar yang harus ada, seperti jika kita membandingkannya dengan kondisi dibumi. Radiasi matahari di Mars sangat intens sehingga hanya mikroba yang bisa mengalami evolusi dan bisa membuat tempat berlindung di bawah permukaan planet Mars. Telah banyak misi ke Mars termasuk Mars Odyssey dan Mars Express yang bertujuan untuk mengetahui lebih jauh kemungkinan untuk hidup di planet alien tersebut. Berdasarkan informasi diatas, bagaimana menurutmu tentang ide tinggal di Mars ? Berikan alasan singkat pada kertas A4 dan diskusikan dengan temanmu.


42 E. Yupiter Yupiter merupakan planet terbesar dalam tata surya Yupiter memiliki massa 2/3 dari seluruh massa dalam tata surya Yupiter terletak amat jauh dari matahari Suhu di permukaan Yupiter sangat rendah sekitar -130˚C Gravitasi Yupiter 2 kali gravitasi bumi Yupiter memiliki cincin yang terdiri dari debu tipis yang ditemukan oleh pesawat Voyager I USA Tidak memungkinkan adanya kehidupan di Yupiter Yupiter ditemukan pada masa prehistoris dengan diameter 88,736 mil dan suhu -150 °C (di atmosfir) Jarak Yupiter dari matahari bervariasi antara 460 juta mil dan 508 juta mil. Yupiter memiliki 60 satelit diantaranya Io, Ganymede, Europa dan Callisto Gambar : Planet Yupiter Yupiter adalah nama salah satu dewa Romawi, Yupiter adalah planet terbesar pada sistem tata surya. Yupiter juga merupakan gas raksasa dan planet yang terbentuk dari elemen yang lebih bersinar di ruang angkasa dalam sistem tata surya. Diameter Yupiter 11 kali diameter bumi dan 300 kali lebih berat dari bumi. Yupiter juga merupakan planet yang berputar paling cepat. Dalam sehari hanya membutuhkan waktu 10 jam untuk berputar. Struktur Sebagai planet gas, Yupiter memiliki struktur yang berbeda pada tiap lapisan. Kondisi ini berbeda dengan planet lain yang terdiri dari batu, seperti layaknya bumi. Yupiter terbentuk dari gas utama seperti hidrogen dan helium, kedua gas ini mencair di sekitar bagian inti dan berada di bawah tekanan besar dan tinggi dari planet itu sendiri. Ciri-ciri


43 Yupiter dicirikan dengan bintik merah yang besar. Di Yupiter terjadi sistem badai besar setiap 300 tahun sekali. Badai yang terjadi sangat besar dan dengan mudah dapat menghancurkan semua planet yang ada. Yupiter memiliki satelit besar yang ekstrim. Salah satunya, Ganymede dengan ukuran lebih besar dari planet Merkurius dalam sistem tata surya. Yupiter ditemukan oleh 2 pesawat antariksa milik NASA yaitu Voyager tahun 1979 dan Misi Galileo tahun 2000. F. Saturnus Saturnus ditemukan pada masa prehistoris dengan diameter sejauh 74,500 mil dan suhu -130 °C. Jarak Saturnus dari matahari bervariasi antara 840 juta mil dan 938 juta mil serta memiliki 31 satelit diantaranya Titan yang dijuluki si Bintang Mati yang membentuk Mimas dan Hyperion. Gambar : Saturnus Saturnus adalah planet terbesar kedua dalam sistem tata surya, dan planet jauh yang bisa dilihat dengan mata telanjang . saturnus artinya dewa waktu dan pertanian Romawi. Saturnus adalah gas raksasa seperti Yupiter. Saturnus juga berputar pada sumbunya dengan sangat cepat, satu rotasi = 10 jam 39 menit. Gambar : Satelit Saturnus Di atas bagian intinya Saturnus terdiri dari batu dan es. Saturnus terbuat dari cairan dan gas. Gas utamanya adalah helium dan hydrogen.


44 Cincin Saturnus Saturnus terkenal dengan cincin yang menakjubkan yang terbuat dari lapisan es yang tertutup partikel batu yang merefleksikan cahaya matahari. Dibanding planet gas raksasa lainnya, Saturnus jauh lebih spektakuler. Galileo pertama kali mengobservasi cincin Saturnus pada tahun 1610. Sedangkan observasi yang mendapatkan bentuk Saturnus, dilakukan oleh oleh Christian Huygens tahun 1655. Pada saat itu merupakan waktu pertama kali teleskop dikembangkan. Awal tahun 1980, misi Voyager mengirim gambar yang memperlihatkan cincin yang sebenarnya tersusun dari ratusan benang penyusun. Gravitasi Saturnus terjadi pada orbitnya, sedangkan gravitasi satelit milik saturnus terjadi pada cincin Saturnus. Hal ini menyebabkan terjadinya ribuan lapisan tipis. Bintang Mati Ciri lain yang terkenal dari Saturnus adalah bulan Mimas – yang popular sebagai bintang mati, karena melejit lewat film Star Wars. Persamaannya datang dari kawah massif yang memiliki kedalaman 10 km dan lebar 130 km, sepertiga dari diameter Mimas. Kawah yang ada disebabkan karena tabrakan dengan benda lain. Hal lain tentang Saturnus Saturnus terletak sangat jauh dari matahari Saturnus hanya memiliki 1/90 kalor cahaya dari yang kita terima di bumi Bola saturnus sangat pipih Volume saturnus 750 kali volume bumi Luas permukaan Saturnus 80 kali luas bola bumi kita Saturnus mempunyai cincin yang mengitarinya Saturnus memiliki dua satelit yang sangat kecil Satelit terkecil bernama Phoebe dan terbesar bernama Titan


45 G. Uranus Uranus tidak dapat dilihat dengan mata telanjang pada malam tanpa bulan Dengan teleskop, Uranus terlihat seperti cakram berwarna hijau laut Atmosfer di Uranus tersusun dari unsur metan Suhu maksimum Uranus adalah sekitar 180˚C Bidang Uranus cenderung bidang datar dengan ekliptika kurang dari 1˚ Bidang ekuator Uranus hampir tegak lurus pada bidang orbitnya Kepadatan Uranus seperempat dari kepadatan bumi Uranus mempunyai lima buah satelit yaitu : Ariel, Umbriel, Titania, Oberon dan Miranda Satelit berputar di sekitar Uranus dalam bidang datar ekuator planet Uranus ditemukan tahun 1781 oleh William Herschel dari Bath, Inggris Diameter Uranus sejauh 51,499 km Suhu Uranus adalah -210 ºC (pada bagian awan teratas) Jarak Uranus dari matahari bervariasi antara 2.7 milyar km dan 3 milyar km Jumlah satelit Uranus secara keseluruhan adalah 27 satelit Uranus merupakan planet ketujuh dari matahari yang berwarna biru kehijauan dengan langit cerah, terdiri dari banyak cincin dan satelit yang ganjil. Selain itu Uranus merupakan planet terbesar ketiga dalam sistem tata surya. Uranus dinamakan sebagai dewa Surga bangsa Yunani dan planet pertama yang ditemukan oleh teleskop. Uranus memiliki 13 cincin dan 27 satelit, semua nama berdasarkan karakter dalam tulisan William Shakespeare dan Alexander Pope. Rotasi planet Uranus adalah selama 17 jam dan revolusi planet Uranus setara dengan 84 tahun di bumi. Struktur Uranus dirujuk sebagai es raksasa dan tidak memiliki permukaan padat. Atmosfernya terdiri dari hydrogen (83 persen), helium (15 persen), dan sebagian kecil metan, air dan ammonia. Massa planet Uranus terdiri dari mantel cair di Gambar : Planet Uranus


46 sekitar bagian yang kecil. Inti yang berbatu dan warna biru Uranus berasal dari metan dalam atmosfer. Angin di bagian atas atmosfer dapat bertiup 600 km per jam. Karena jaraknya yang jauh dari matahari, Uranus membutuhkan waktu 84 tahun untuk mengorbit. Ini juga menjelaskan bahwa suhu di sekitar awan di bagian tertinggi sangat dingin yakni berkisar -210º C. Rotasi Tidak seperti planet lain, Uranus berputar di salah satu sisinya. Uranus berputar di sudut kanan dan mengorbit di sekitar matahari. Ini berarti cincin dan satelit Uranus juga berada di sudut kanan dan lintasan Uranus seperti sebuah target. Hal ini menyebabkan pergantian gelap dan terang di kutub selama 42 tahun. Ilmuwan percaya bahwa Uranus tidak terbentuk alami seperti planet lainnya. Salah satu hal yang sangat mungkin mengenai terjadinya Urans adalah karena bertabrakan bendabenda angkasa lainnya. Misi Banyak hal yang diketahui tentang Uranus, salah satunya adalah penemuan tentang relativitas. Cincin Uranus teridentifikasi tahun 1977. Beberapa pesawat antariksa telah mengklaim bahwa terdapat 11 satelit dari planet Uranus. Akan tetapi, hanya satu pesawat antariksa yang pernah mengobservasi dari jarak cukup dekat sehingga bisa melihat planet Uranus lebih detail, yakni Voyager 2 pada tahun 1986. Pesawat Antariksa tersebut datang pada jarak 82.000 km dari awan tertinggi planaet Uranus dan mengirim ribuan gambar. Sampai saat ini tidak ada perusahaan yang merencanakan mengirimkan misi untuk kembali mengobservasi Uranus dan berminat pada planet yang misterius ini. H. Neptunus Neptunus berbentuk sebuah cakram yang tidak terlihat mata telanjang Neptunus bersuhu lebih tinggi dibanding planet lain misalnya Venus, karena Naptunus sebagai pemantul cahaya matahari Bidang datar ekuator pada Neptunus miring 29˚ terhadap bidang datar orbitnya Ukuran Neptunus empat kali ukuran planet bumi Neptunus terdiri atas air, batuan, gas amonia dan metana Neptunus ditemukan tahun 1846 dengan diameter sejauh 30.760 mil dan suhu di atmosfir -210 °C.


Click to View FlipBook Version