47 Jarak Neptunus dari matahari bervariasi antara 2,77 milyar mil sampai 2,82 milyar mil. Jumlah satelit Neptunus adalah 13 satelit. Neptunus adalah nama Dewa Laut Romawi. Neptunus berukuran empat kali lebih besar dari diameter bumi dan merupakan planet terbesar ke empat dalam sistem tata surya. Neptunus berputar dalam sehari selama 17 jam, tapi karena jauhnya dari matahari, membutuhkan waktu 165 tahun bumi untuk mengelilingi matahari. Gambar : Neptunus Struktur dan Suhu Seperti Uranus, sebagian bentuk Neptunus adalah atmosfer. Inti Neptunus berbatu dan memiliki ukuran yang sama dengan bumi. Jumlah metan di atmosfirnya memberikan warna biru planet. Suhu permukaan Neptunus sangat dingin sekitar - 220 °C. Angin banyak bertiup di sekitar garis sejajar ekuator. Terdapat juga badai besar di Neptunus seperti yang terjadi pada Yupiter dan Saturnus. Angin Neptunus juga merupakan angin tercepat di sistem tata surya, lebih dari 1.200 km/jam. Hal ini tentu saja sangat mengejutkan, karena jarak planet yang jauh dari matahari yang berarti memiliki jumlah energi yang kecil yang diterima dari matahari. Voyager 2 adalah misi pertama ke Neptunus yang menemukan bahwa cincin Neptunus hampir sebanding dengan cincin Saturnus serta terdiri dari proporsi yang lebih besar dari debu-debu partikel melebihi bongkahan es dan batu.
48 Gerhana terjadi ketika bulan berpotongan dengan matahari dan keduanya terletak pada salah satu simpul. A. Gerhana Bulan Bulan adalah sebuah benda langit yang gelap. Sinarnya berupa sinar matahari yang dipantulkan. Gerhana bulan terjadi saat bulan sedang purnama, yaitu akhir minggu kedua. Proses terjadinya gerhana bulan total adalah : Gerhana penumbra gerhana sebagian gerhana total gerhana sebagian penumbra bulan purnama utuh kembali Selamat Tinggal PLUTO Sidang umum Himpunan Ahli Astronomi Internasional (International Union/IAU) ke 26 di Praha, Republik Ceko menghasilkan keputusan mengeluarkan Pluto dari daftar Planet tata surya kita. Keputusan ini merupakan konsekuensi dari ditetapkannya defenisi baru tentang Planet. Defenisi baru tersebut adalah sebuah benda langit bisa disebut planet apabila memenuhi 3 kriteria, yaitu : mengorbit pada matahari, berukuran cukup besar sehingga mampu mempertahankan bentuk bulat dan memiliki jalur orbit yang jelas dan bersih (tidak ada benda langit lain di orbit tersebut). Pluto tidak memenuhi syarat ketiga, karena memotong orbit Neptunus, sehingga dalam perjalanannya kadang Pluto berada lebih dekat dengan sinar matahari dibandingkan Neptunus.
49 Gambar : Gerhana Bulan B. Gerhana Matahari Gerhana Matahari terjadi saat bulan mati atau bulan baru. Saat itu bulan dalam posisi konjungsi (siang hari) dan terdapat di sekitar simpul atau tepat pada simpul. Saat itu bulan menutupi sebagian permukaan bumi yang kebetulan siang hari. Jika yang menutupi bumi adalah bayangan inti (umbra bulan) maka daerah yang tertutup akan menjadi gelap sekitar 6-7 menit, dan terjadi gerhana matahari total. Gerhana matahari dapat dilihat mata telanjang, tetapi tidak boleh sampai terlalu lama ketika fotosfer keluar dari bulan, karena bisa menyebabkan kebutaan Gambar : Gerhana Matahari Gerhana matahari total yang paling lama terjadi selama 7,2 menit, melalui daerah Srilanka, Thailand dan Filipina. Ketika melalui Indonesia tanggal 11 Juni 1983, gerhana total hanya terjadi selama 5 menit 11 detik
50 Di dalam litosfer terdapat 12 lempeng Litosfer dinamakan lempeng karena mempunyai ukuran yang besar di kedua dimensi horizontal (panjang dan lebar) dan berukuran kecil pada arah vertikal Lempeng Litosfer bergerak (tektonik) dengan arah mendatar Tiga jenis batas antar lempeng, yaitu : 1. Dua lempeng saling menjauh (divergent-bondary) 2. Dua lempeng saling bertumbukan (subduction bondary) 3. Dua lempeng saling berpapasan (transform fault) Gambar : Litosfer Samudra (kiri), Litosfer Benua (kanan) Gempa di Indonesia terjadi rata-rata 500 kali tiap tahun Gempa terjadi dari proses tumbukkan antar lempeng (subduction) Pusat gempa tektonik (episentrum) di Indonesia terdapat di daerah Trench (penujaman) di dasar laut Gempa di Indonesia banyak terjadi di bagian timur sepanjang jalur pertemuan lempeng Jawa-Banda dan sesar mendatar Papua dan daerah Maluku
51 Gambar : Persebaran Gempa di Indonesia Buatlah deskripsi tentang proses terjadinya gempa pada kertas A4 sebanyak 2 lembar disertai sketsa penjelas. Kumpulkan kepada gurumu
52 Tedapat 400 gunung api di Indonesia, tetapi hanya 80 gunung api yang masih aktif. Gunung api tersebut dapat digolongkan menjadi 3 barisan, yaitu : 1. Sumatra, Jawa, Nusa Tenggara dan sekitar Laut Banda 2. Halmahera dan Pulau-pulau sebelah baratnya 3. Sulawesi Utara, Sangihe dan Mindanao Terdapat tiga sistem pokok persebaran pegunungan yang bertemu di Indonesia, yaitu: Sirkum Australia, Sistem Busur Tepi Asia dan Sistem Sunda. Gambar : Persebaran Gunung Api di Indonesia
53 Gambar di atas adalah bentuk lapisan lempeng bumi. Berikan penjelasan tentang hal-hal yang akan terjadi pada setiap bagian lempeng tersebut. Carilah informasi tambahan di buku-buku pendukung lainnya atau dari internet. Kumpulkan hasil analisis kepada gurumu dalam kertas A4 maksimal 5 halaman Rangkuman Terdapat beberapa teori tentang pembentukan Jagat raya di muka bumi ini yang dikemukakan oleh para astronom. Teori tersebut dapat digunakan untuk melihat beberapa peristiwa penting mengenai bentuk kejadian alam semesta ini. Alam semesta yang ada di sekitar kita mengandung materi-materi penting berupa galaksi, bintang dan gugus bintang. Sistem tata surya yang terdiri dari matahari dan planet-planet yang mengelilinginya berjalan pada sumbunya masing-masing agar tetap mengorbit dan bersatu.
54 Pilihlah jawaban yang paling tepat ! 1. Berikut ini adalah teori-teori pembentukkan jagat raya, kecuali... a. Teori Big Bang b. Teori Nebulae c. Teori Alam Semesta Kuantum d. Teori Keadaan Tetap e. Teori Pasang Surut 2. Penemu Teori Keadaan Stabil adalah… a. Edwin Hubble b. William Lane Craig c. Sir Fred Hoyle d. George Lemaitre e. Immanuel Kant 3. Kumpulan jutaan benda langit yang memiliki cahaya sendiri dan bentuk tertentu disebut... a. Galaksi b. Komet c. Bintang d. Asteroid e. Tata Surya 4. Bentuk sebagian besar galaksi adalah... a. Spiral berpalang b. Elips c. Spiral d. Tak beraturan e. Spin 5. Jumlah rangkaian utama gugus bintang ditentukan oleh... a. Jarak Bintang b. Usia Bintang c. Jumlah Cahaya yang diterima d. Ukuran Bintang e. Jumlah cahaya yang dipantulkan 6. Teori pembentukan Tata Surya yang dikemukakan oleh Immanuel Kant disebut... a. Teori Planetisimal
55 b. Teori Awan Debu c. Teori Pasang Surut d. Teori Nebulae e. Teori Kabut 7. Matahari berasal dari satu buah kabut kosmis yang melayang. Hal ini merupakan konsep teori... a. Teori Planetisimal b. Teori Awan Debu c. Teori Pasang Surut d. Teori Nebulae e. Teori Big Bang 8. Pernyataan di bawah ini yang merupakan ciri dari sebuah gugus bintang adalah... a. Terdiri dari bintang-bintang dan jumlahnya tidak terhingga b. Membentuk pasangan yang lebih besar c. Tidak mempunyai bentuk/pola tertentu d. Tampak seperti selempang kabut e. Terdiri dari bentuk yang tidak beraturan 9. Benda langit yang dapat memancarkan cahaya dan panas sendiri disebut... a. meteor b. bintang c. komet d. planet e. galaksi 10. Bagian dari komet yang lebih terang dan lebih besar daripada bagian yang lain, disebut... a. ekor komet b. inti komet c. kepala komet d. badan komet e. lintasan komet 11. Bentuk orbit komet Halley adalah... a. elips b. parabola c. lingkaran d. hiperbola e. persegi 12. Jarak orbit suatu planet ke matahari lebih jauh dibandingkan jarak orbit planet Bumi ke
56 Matahari. Planet tersebut dikategorikan... a. outer planet b. superior planet c. inner planet d. inferior planet e. planet jauh 13. Klasifikasi planet yang mendasarkan pada bumi sebagai pembatas dari kelompok planet tersebut, disebut... a. outer planet dan inner planet b. inferior dan superior planet c. major planet dan terrestrial planet d. primary planet dan selendang planet e. planet lintasan dalam dan lintasan luar 14. Pernyataan tentang planet dibawah ini yang benar adalah... a. bagian tubuh planet sama terangnya b. lintasan (orbit) planet selalu berbentuk lingkaran c. planet ada yang mempunyai cahaya sendiri dan ada yang tidak d. tidak mempunyai cahaya sendiri e. bentuk yang sama 15. Waktu revolusi penuh untuk planet Merkurius adalah... a. 225 hari b. 88 hari c. 687 hari d. 365 hari e. 89 hari 16. Planet yang dijuluki sebagai bintang pagi dan bintang malam adalah... a. Merkurius b. Neptunus c. Venus d. Yupiter e. Bumi 17. Planet dengan jumlah satelit terbanyak adalah... a. Merkurius b. Saturnus c. Venus d. Uranus e. Neptunus
57 18. Bagian Matahari yang terluar adalah... a. inti matahari b. korona c. fotosfer d. kromosfer e. litosfer 19. Teleskop yang khusus untuk melihat keadaan gerhana total adalah... a. Coronograph b. Telescop c. Cromograph d. Fotosgraph e. Solargrap 20. Massa gas dari matahari yang terjadi pada kromosfer bagian tepi dengan kondisi memijar dan membumbung tinggi sampai ribuan kilometer disebut... a. Prominesa b. Sun spot c. Granulasi fotosfer d. Korona e. Hole side 21. Sebuah benda yang bergerak mendekat ke arah matahari tiba-tiba menghilang. Saat itulah sebagian dari tubuh matahari akhirnya terlepas. Bagian yang terlepas ini membentuk planet. Teori ini disebut... a. Awan Kabut b. Pasang surut c. Big Bang d. Planetisimal e. Kuantum 22. Adanya pergantian musim di bumi diakibatkan... a. Gaya semu harian b. Gaya gravitasi bumi c. Gerak rotasi bumi d. Gerak revolusi bumi e. Revolusi bulan 23. Berikut ini adalah tipe-tipe lempeng bumi, kecuali... a. divergent-bondary b. transform fault c. subduction bondary d. cross fault
58 e. sub boundary fault 24. Gempa di Indonesia banyak terjadi di pulau-pulau berikut, kecuali... a. sumatra b. kalimantan c. Jawa d. Irian e. Sulawesi 25. Sistem pokok persebaran pegunungan di Indonesia adalah sebagai berikut kecuali... a. Sirkum Australia b. Sistem Busur Tepi Asia c. Sistem Sunda d. Sistem Sirkum Pasifik e. Samudra Hindia 1. Berikan penjelasan tetang teori-teori pembentukan jagat raya dan tunjukkan dimana letak perbedaannya! 2. Jelaskan perbedaan gerhana matahari dan gerhana bulan! Tanggal Nilai Paraf Guru Paraf Orang Tua
59 Pilihlah jawaban yang paling tepat dari pertanyaan berikut ! I. Pilihlah satu jawaban yang paling tepat! 1. Perhatikan objek geografi ini! 1. transportasi 2. siklus hidrologi 3. sistem pertanian 4. kebudayaan 5. bentang alam 6. relief muka bumi Yang termasuk aspek fisik adalah..... a. 1, 2, and 3 b. 2, 3, and 4 c. 3, 4, and 5 d. 1, 3, and 5 e. 2, 5, and 6 2. Objek kajian geografi yang mempelajari fenomena geosfer termasuk dalam….. a. Objek lingkungan geografi b. Objek material geografi c. Objek formal geografi d. Objek fisikl geografi e. Objek sosial geografi 3. Perumahan di pusat kota jika dibandingkan dengan perumahan di pinggiran kota harganya lebih mahal. Hal ini terkait dengan konsep.... a. Keterjangkauan b. Lokasi relatif c. Jarak absolut d. Morfologi e. Pola 4. Yang merupakan tokoh aliran fisis determinisme dalam geografi, adalah.....
60 a. Paul Vidal De La Blanche b. Bernadus Veranus c. Huntington d. Claudius Ptolomeus e. Erathostenes 5. Letak astronomis Indonesia adalah.…. a. 6 o LU – 11 o LS and 95 o BT – 141 o BT b. 6 o LU – 11 o LS and 94 o BT – 141 o BB c. 6 o LS – 11 o LU and 95 o BT – 141 o BT d. 6 o LU – 11 o LU and 95 o BT – 141 o BT e. 6 o LS – 11 o LU and 94 o BT – 141 o BT 6. Pengaruh dari letak astronomis bagi Indonesia adalah…. a. Adanya resiko dan ancaman bahaya yang datang dari luar b. Kondisi Negara Indonesia yang terdiri atas ribuan pulau c. Iklim tropis yang bersifat lembab d. Adanya pembagian waktu e. Bertiupnya angin muson 7. Meteorologi adalah…. a. Ilmu yang mempelajari meteor b. Ilmu yang mempelajari cuaca c. Ilmu yang mempelajari iklim d. Ilmu yang mempelajari gempa bumi e. Ilmu yang mempelajari benda-benda angkasa 8. Penyebaran penduduk di Indonesia tidak merata. Sebagian besar penduduknya terkonsentrasi di Pulau Jawa. Dampak dari penyebaran penduduk yang tidak merata adalah.…. a. Pemanfaatan sumber daya alam optimal b. Kualitas sumber daya manusia yang tinggi c. Di Pulau Jawa, lahan pertanian semakin sempit karena dimanfaatkan untuk lahan perumahan d. Makin meluasnya perkampungan kumuh e. Tingkat kriminalitas tinggi 9. Berikut ini yang bukan unsur fisik geografi yang berpengaruh terhadap kehidupan manusia modern adalah….
61 a. hasil tambang dan mineral b. persebaran penduduk c. cuaca dan iklim d. relief dan tanah e. kondisi tata air 10. Pendekatan secara ekologi adalah pendekatan yang…. a. Menelaah suatu gejala pada suatu wilayah tertentu/region melalui pengkajian karakteristik yang khas b. Terdapat perbedaan gejala yang terjadi di suatu tempat dengan tempat yang lainnya c. Interaksi organisme dengan lingkungan d. Arus perpindahan penduduk ke tempat lain e. Di suatu tempat terjadi kekeringan sedangkan di tempat lain terjadi banjir 11. Pendekatan dalam objek formal geografi dibagi menjadi tiga, yaitu….. a. Ekologi, lingkungan, dan teknologi b. Kompleks wilayah, lingkungan, dan teknologi c. Spasial, lingkungan, dan kompleks wilayah d. Spastial, ekologi, dan kompleks wilayah x e. Spasial, ekologi, dan lingkungan 12. Cabang geografi yang termasuk dalam geografi teknik adalah… a. Meteorologi b. Geomorfologi c. Geologi d. Pedologi e. Kartografi 13. Perhatikan pernyataan berikut : 1. penyelidikan bentukan-bentukan dasar laut 2. terjadinya angin muson barat dan angin muson timur 3. terjadinya tsunami 4. terjadinya gempa tektonik 5. penggunaan metode echosound 6. antisipasi pemanasan global Penerapan konsep oseanologi tampak pada nomor.... a. 1,2, 3 dan 4 b. 4, 5, dan 6 c. 1, 2, dan 3 d. 2, 4, dan 6 e. 1, 3, dan 5
62 14. Upah kerja di kota lebih besar dibandingkan dengan upah di desa, sehingga menyebabkan terjadinya arus urbanisasi. Hal ini terkait dengan konsep..... a. Keterkaitan ruang b. Interaksi dan Interdependensi c. Agglomerasi d. Lokasi e. Pola 15. Konsep merupakan generalisasi dari sekelompok gejala tertentu sehingga dapat dipakai untuk menggambarkan berbagai gejala yang sama. Konsep dasar geografi yang berhubungan dengan fenomena-fenomena yang berbeda antara satu tempat dengan tempat lainnya di permukaan bumi termasuk konsep..... a. Aglomerasi b. Morfologi c. Keterkaitan ruang d. Interaksi dan interdependensi e. Differensiasi 16. Dari ketiga pokok ruang lingkup studi geografi yang merupakan studi paling komprehensif dan terintegrasi adalah….. a. Interaksi masyarakat dengan lingkungan fisik b. Persebaran keruangan di muka bumi c. Hubungan fenomena keruangan d. Kerangka regional dan analisis wilayah e. Persebaran dan hubungan manusia di permukaan bumi 17. Objek yang dipelajari dalam geografi adalah semua fenomena yang terdapat dan terjadi di geosfer, meliputi lithosfer, hidrosfer, atmosfer, biosfer, dan antroposfer. Pengertian diatas termasuk.... a. Prinsip geografi b. Konsep geografi c. Objek formal d. Objek material e. Pendekatan 18. Objek material geografi yang membahas tentang keadaan cuaca dan iklim adalah.... a. Atmosfer b. Lithosfer c. Hidrosfer d. Antroposfer e. Biosfer
63 19. Fenomena geosfer seperti aliran sungai, daerah lipatan dan daerah patahan termasuk dalam konsep..... a. Keterjangkauan b. Aglomerasi c. Nilai kegunaan d. Deskripsi e. Pola 20. Pengkajian geografi di suatu wilayah dapat dimulai dari topik tertentu yang menjadi perhatian utamanya seperti kelaparan dan lain-lain. Hal ini termasuk pendekatan..... a. Keruangan b. Topik c. Aktivitas manusia d. Regional e. Regional complex 21 Galaksi yang terdekat dengan galaksi kita adalah... a. Andromeda b. Magellan c. Ursamayor d. Whirpool e. Bimasakti 22 Bentuk galaksi yang paling banyak diketahui adalah... a. Spiral b. Elips c. Tak Beraturan d. Spiral Berpalang e. Rectangular 23 Teori tata surya yang menyatakan bahwa susunan tata surya berasal dari kabut, namun berbentuk spiral dan kabut pilin adalah... a. Teori Pasang surut b. Teori Awan Debu c. Teori Nebulae d. Teori Planetisimal e. Teori Kuantum
64 24 Ukuran tingkat terang suatu bintang adalah... a. Satuan Astronomi b. Magnitude c. Amstrong d. Kelvin e. Austrometer 25 Kawah meteor terbesar ditemukan di kawasan... a. Alpen b. Arizona c. Kaukasus d. Himalaya e. Afrika Utara 26 Yang bukan bentuk orbit komet adalah... a. Elips b. Hiperbola c. Parabola d. Lingkaran e. Kosentris 27 Asteroid terbesar yang dapat teramati oleh pengamat bumi menggunakan teleskop modern adalah... a. Eros b. Ceres c. Davida d. Hektor e. Nimbus 28 Yang tidak termasuk planet luar adalah... a. Saturnus b. Uranus c. Neptunus d. Merkurius e. Bumi
65 29 Albedo adalah... a. kekuatan untuk menyerap cahaya suatu planet b. kekuatan untuk memancarkan cahaya suatu planet c. kekuatan untuk menerima cahaya suatu planet d. kekuatan untuk memancarkan radiasi suatu planet e. energi untuk membentuk cahaya suatu planet 30 Planet yang memiliki periode revolusi terlama adalah... a. Yupiter b. Uranus c. Neptunus d. Venus e. Saturnus 31 Pernyataan tentang Mars berikut yang benar adalah... a. Susunan Atmosfer terdiri dari helium b. Periode revolusi sama dengan bumi c. Diameter lebih besar dari Uranus d. Ukuran lebih kecil dari bumi e. Memiliki periode rotasi lebih lama 32 Planet yang tidak memiliki satelit adalah... a. Bumi b. Yupiter c. Saturnus d. Merkurius e. Uranus 33 Pernyataan di bawah ini yang salah tentang kromosfer adalah... a. Tampak sebagai gelang kemerahan ketika gerhana matahari b. Mengandung zat cair, helium dan kalsium c. Terkadang terlihat lidah api yang memancar berwarna merah dengan bentuk tidak tetap d. Merupakan lapisan inti matahari e. Berada di sekitar permukaan matahari
66 34 Pada permukaan matahari, kalor dipindahkan secara... a. Radiasi b. Aveksi c. Konveksi d. Induksi e. Transduksi 35 Bintik yang terdiri atas materi besar dan kecil pada permukaan fotosfer, adalah... a. Sunspot b. Kromosfer c. Granulasi Fotosfer d. Korona e. Sun’s surface 36 Ceres adalah benda antariksa yang termasuk... a. Asteroid b. Galaksi c. Komet d. Satelit e. Meteor 37 Bentuk bumi yang sebenarnya adalah... a. Bulat seperti bola b. Bulat seperti cakram c. Bulat pepat di kutub d. Bulat berbentuk elips e. Seperti lingkaran 38 Galaksi yang paling jauh dengan Bimasakti adalah... a. Magellan b. Silvery c. Andromeda d. Ursamayor e. Phobos
67 39 Yang bukan bentuk galaksi adalah... a. Hyperbola b. Tak beraturan c. Spiral berpalang d. Spiral e. Spin 40 Susunan benda angkasa yang membentuk suatu sistem dengan matahari sebagai pusat dinamakan... a. Komet b. Tata Surya c. Galaksi d. Planet dalam e. Planet luar II. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan uraian yang tepat dan singkat! 1. Apa yang dimaksud dengan fisis determinsme dan posibilisme! Jawab: ........................................................................................................................ .................................................................................................................................... 2. Jelaskan objek geografi! Jawab:......................................................................................................................... ..................................................................................................................................... .................................................................................................................................... 3. Sebutkan tiga cara pandang dalam objek geografi! Jawab: ........................................................................................................................ .................................................................................................................................... 4. Sebutkan tiga cabang geografi manusia ! Jawab:......................................................................................................................... ..................................................................................................................................... 5. Jelaskan konsep nilai kegunaan dan keterkaitan ruang! Jawab:......................................................................................................................... ..................................................................................................................................... 6. Mengapa bagian bulan yang tampak dari bumi selalu sama ? Jawab : .......................................................................................................................
68 ..................................................................................................................................... 7. Apa ciri-ciri sebuah galaksi ? Jawab :........................................................................................................................ .................................................................................................................................... 8. Tuliskan persamaan dan perbedaan antara teori Awan Debu dan Teori Planetisimal! Jawab : ....................................................................................................................... ..................................................................................................................................... 9. Jelaskan pengertian fotosfer? Jawab : ....................................................................................................................... .................................................................................................................................... 10. Mengapa Pluto tidak lagi dianggap sebagai planet dalam tata surya? Jawab : ....................................................................................................................... .................................................................................................................................... Tanggal Nilai Tanda Tangan Guru Tanda Tangan Orang Tua
69 Bintarto, R. 1986. Metode Analisis Geografi. Jakarta, LP3ES. Fred.E.Dohrs and Lawrence M. Sommers. 1967. Introduction to Geography Selected Readings. New York, Thomas Y. Crowell Company Gatot Harmanto. 2008. Geografi Bilingual untuk SMA/MA Kelas X. Bandung, Yrama Widya. George Watson. 2003. 190 Ready-To-Use Activities That Nake Science Fun. San Fransisco, Josse y-bass. Ginting,P, dkk. 2004. Geography SMA Jilid I. Jakarta : Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Hartman, William K.1985. Astronomy : The Cosmic of Journey, 3rd edition. California : Wordsworth Publishing Company, Belmot Hidayat, Bambang (penerjemah).1977.Pustaka Pengetahuan Modern. Bintang dan Planet. Jakarta : Widyadara Kilburn, Robert E.,et al. 1981. Exploring Earth Science. USA : Ally and Bacon, Inc Latuheru, DR.GA. 1984 (penerjemah). Pustaka Pengetahuan Modern : Planet Bumi. Jakarta : Widyadara Leigh, R., et al. 1971. The Earth and its place in the universe, Theme 8, London : Nuffied Secondary Science, Longman Group Limited Ma’mur T & Oni K.1999.Gunung Api. Jakarta : Purtaka Jaya Maynard, Crhistopher. 1979. Planet Earth. Jakarta : Widyadara Microsoft Corporation. 2003. Microsoft Encarta Encyclopedia 2003. New York : Microsoft National Geographic Society. 1996. National Geograpghic’s Last Wild Places. USA : National Geographic Society Parker, Steve. 2001. Bumi (seri Jakarta Iptek). Jakarta : Balai Pustaka Tanudidjaja. 1995. Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa. Jakarta : Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Willie Keon. 1974. World and Space. Chicago : Word Book International, Inc Internet link: http://www.e-dukasi.net http://www.lablink.or.id http://www.geocities.com/keamanan_hijau www.cyber-heritage.co.uk www.creces education.com www.educnet.education.fr-eruption www.oxfamamerico.org
Geografi Untuk SMA-Kelas X-Sem 2 1 LITHOSFER Tujuan: Setelah mempelajari bab ini siswa diharapkan dapat mengidentifikasikan struktur lapisan kulit bumi dan pemanfaatannya, ciri dan proses pembentukan tanah, jenis-jenis tanah dan ciri tanah di Indonesia.
Geografi Untuk SMA-Kelas X-Sem 2 2 Bumi terlihat bagai hamparan biru keputihan jika dilihat dari ruang angkasa dengan garis tengah ± 12.740 km. Sedangkan di bawah permukaan bumi terdapat magma panas yang menyusun bagian dalam bumi. Gb. 1 Struktur bumi Struktur bumi dibedakan menjadi tiga lapisan, yaitu: 1. Lapisan Kerak Bumi (Lithosfer) Kerak bumi menempati bagian paling atas/permukaan bumi dengan ketebalan 1200 km berat jenis rata-rata 2,8 gram/cm3. Ketebalan pada lapisan ini tidak sama di semua tempat dipermukaan bumi. Lithosfer dibagi menjadi dua bagian, yaitu: 1) Lapisan Sial (Silisium dan Alumunium) Merupakan lapisan kulit bumi yang tersusun atas logan silisium dan allumunium (Sial), senyawa dalam bentuk SiO2 dan AL2 O3 . Pada lapisan ini terdapat batuan granit, sedimen, andesit, jenis-jenis batuan metamorf, dan batuan lain yang terdapat di daratan dan benua. Kerak bumi dibagi menjadi: a. Kerak Benua Kerak Benua merupakan benda padat yang terdiri dari batuan granit dibagian atas dan batuan basalt dibagian bawah. Bagian kerak ini membentuk benua. b. Kerak Samudera Kerak Samudera merupakan benda padat yang terdiri dari endapan di laut di bagian atas, batuan vulkanik, dan yang paling bawah tersusun dari batuan gabro dan peridotit. Bagian kerak ini membentuk Samudera.
Geografi Untuk SMA-Kelas X-Sem 2 3 2) Lapisan Sima (Silisium dan Magnesium) Merupakan lapisan kulit bumi yang disusun oleh logam silisium dan magnesium (Sima) dalam bentuk senyawa SiO2 dan MgO.Lapisan sima merupakan bahan yang bersifat elastis dan mempunyai berat jenis yang lebih besar daripada lapisan sial karena mengandung besi dan magnesium, yaiu mineral ferromagnesium dan batuan basalt. 2. Selubung bumi/mantel Lapisan mantel terbagi menjadi dua, yaitu: 1) Mantel atas (Athenosfer) Asthenosfer merupakan bahan cair pijar. Asthenosfer merupakan tempat formasi magma (magma induk), sintesa batuan, dan mineral dibentuk. Karena wujudnya tidak padat, maka massa yang ada di atasnya dapat bergerak bebas. 2) Mantel bawah (Mesosfer) Mesosfer merupakan lapisan di bawah asthenosfer, wujudnya padat, dan meteri penyusunnya berupa peridotit dan pallasiti (campuran mineral batuan basa dan besi). 3. Inti Bumi (Barisfer) Inti bumi merupakan lapisan bumi paling dalam yang yang disusun oleh nikel (niccolum) dan besi (ferrum) atau biasa disebut nife. Inti bumi terdiri dari inti dalam (inner core), dimana nifenya berwujud padat dan inti luar (outer core), dimana nifenya berwujud cair. Batuan merupakan penyusun utama lapisan lithosfer. Berdasarkan proses pembentukkannya batuan dibedakan menjadi batuan beku (igneous rock), batuan sedimen, dan batuan metamorf. 1. Batuan Beku (Igneous Rocks) Batuan beku terbentuk saat magma cair panas atau lava dingin, kemudian membeku. Berdasarkan tempat pembekuannya, batuan beku dibagi menjadi tiga, yaitu: 1) Batuan beku dalam (Inner Igneous Rocks) Pembekuannya terjadi jauh di bawah permukaan bumi dengan proses pendinginan yang sangat lambat. Batuan beku dalam disebut juga batuan abisis. Contoh batuan beku: batuan granit, diorit, sienit, dan grabo. 2) Batuan beku gang/ korok (”Korok” Igneous Rocks) Batuan beku ini terjadi dari sisa magma yang masih cair meresap ke lapisan yang lebih atas dan menyusup ke sela-sela pipa gunung api, kemudian menjadi dingin dan membeku. Batuan beku dalam disebut juga
Geografi Untuk SMA-Kelas X-Sem 2 4 batuan hipabisis. Contoh batuan beku gang/korok: batuan granit, porfiri diorit, porfiri sienit, dan porfiri 3) Batuan beku luar (Outer Igneous Rocks) Batuan beku ini terjadi dari magma yang mencapai permukaan bumi, kemudian membeku.Proses pembekuannya sangat cepat sehingga tidak terbentuk kristal. Contoh batuan beku luar: riolit, basalt, trahit, dan andesit. 2. Batuan Sedimen (Sedimentary Rocks) Batuan sedimen adalah batuan yang terbentuk dari berbagai macam batuan yang mengalami pelapukan oleh pengaruh cuaca, kemudian diangkut oleh angin, air, gletser dan diendapkan di tempat lain. Ada beberapa macam batuan sedimen, yaitu batuan sedimen klastik, sedimen kimiawi dan sedimen organik. 1) Sedimen klastik berupa campuran hancuran batuan beku. Contoh batuan sedimen: breksi, konglomerat, dan batu pasir 2) Sedimen kimiawi berupa endapan dari suatu pelarutan. Contohnya: batu kapur dan batu giok. 3) Sedimen organik berupa endapan sisa sisa hewan dan tumbuhan laut. Contohnya: gamping, dan koral, terumbu karang. 3. Batuan Metamorf (Metamorphic Rocks) Batuan metamorf adalah batuan yang telah mengalami perubahan, baik secara fisik maupun kimiawi sehingga berbeda dari batuan induknya. Hal ini dipengaruhi oleh adanya suhu yang tinggi, tekanan yang kuat, dan waktu yang lama.Contohnya: batu kapur (kalsit) berubah menjadi marmer, batuan kuarsa menjadi kuarsit. Batuan metamorf dibedakan menjadi tiga, yaitu: 1) batuan metamorf kontak 2) batuan metamorf dinamo 3) batuan metamorf pneumatolitis kontak Gb. 2 jenis-jenis batuan Batuan beku Batuan sedimen Batuan metamorf
Geografi Untuk SMA-Kelas X-Sem 2 5 Permukaan bumi bukanlah wilayah yang datar. Hal ini disebabkan adanya tenaga geologis sebagai pembentuknya. Secara umum tenaga geologi dibagi menjadi dua, yaitu tenaga endogen, yaitu tenaga yang berasal dari dalam dan bersifat membentuk bentukan di muka bumi dan tenaga eksogen, yaitu tenaga yang berasal dari luar dan besifat merusak. Vulkanisme Epirogenesa Tenaga Tektonisme Endogen Proses Endogen Orogenesa Tenaga Gempa Bumi Geologi Tenaga Pelapukan Eksogen Proses Eksogen Erosi Sedimentasi Masswasting Gb 3. Tenaga Geologi Pembentuk Muka Bumi 1. TENAGA ENDOGEN A. VULKANISME Vulkanisme adalah peristiwa yang berhubungan dengan naiknya magma di dalam perut bumi. a. Intrusi magma Intrusi magma adalah peristiwa penyusupan magma di antara dua lithosfer (magma yang tidak sampai ke permukaan bumi).
Geografi Untuk SMA-Kelas X-Sem 2 6 Gb 4. intrusi magma Intrusi magma menghasilkan hal-hal sebagai berikut: 1) Batolit adalah batuan beku yang terbentuk di dalam dapur magma. 2) Lakolit adalah magma yang menyusup di antara lapisan batuan yang menyebabkan lapisan batuan di atasnya terangkat sehingga menyerupai lensa cembung, sementara permukaan atasnya tetap rata. 3) Sill adalah lapisan magma yang tipis menyusup di antara lapisan batuan. 4) Korok atau gang adalah batuan hasil intrusi magma memotong lapisanlapisan litosfer dengan bentuk pipih atau lempeng. 5) Apofisa adalah semacam cabang dari intrusi gang namun lebih kecil. 6) Diatrema adalah batuan yang mengisi pipa letusan, berbentuk silinder, mulai dari dapur magma sampai ke permukaan bumi. b. Ekstrusi magma Ekstrusi magma adalah aktivitas magma yang bergerak dan mencapai ke permukaan bumi. Hal ini menyebabkan terbentuknya gunung api. Macam-macam Ekstrusi: 1) Berdasarkan lubang keluarnya magma, ekstrusi magma dibagi dalam tiga macam, yaitu: a) Erupsi linier, terjadi jika magma keluar lewat celah-celah retakan atau patahan memanjang sehingga membentuk deretan gunung berapi. Misalnya Gunung Api Laki di Eslandia, dan deretan gunung api di Jawa Tengah dan Jawa Timur. b) Erupsi areal, terjadi apabila letak magma dekat dengan permukaan bumi, sehingga magma keluar meleleh di beberapa tempat pada suatu areal tertentu. Misalnya Yellow Stone National Park di Amerika Serikat. c) Erupsi sentral, terjadi magma keluar melalui sebuah lubang dan membentuk gunung-gunung yang terpisah. Misalnya Gunung Krakatau, Gunung Vesucius, dan Gunung Muria.
Geografi Untuk SMA-Kelas X-Sem 2 7 2) Berdasarkan sifat erupsi dan bahan yang dikeluarkannya, ada 3 macam gunung berapi sentral, yaitu: a) Gunung api perisai atau tameng, terjadi karena magma yang keluar sangat encer. Magma yang encer ini akan mengalir ke segala arah sehingga membentuk lereng sangat landai. Ini berarti gunung ini tidak menjulang tinggi tetapi melebar. Contohnya: Gunung Maona Loa dan Maona Kea di Kepulauan Hawai. b) Gunung api maar, terjadi akibat adanya letusan eksplosif. Bahan yang dikeluarkan relatif sedikit, karena sumber magmanya sangat dangkal dan sempit. Gunung api ini biasanya tidak tinggi, dan terdiri dari timbunan bahan padat (efflata). Di bekas kawahnya seperti sebuah cekungan yang kadang-kadang terisi air dan tidak mustahil menjadi sebuah danau. Misalnya Danau Klakah di Lamongan atau Danau Eifel di Prancis. c) Gunung api strato, terjadi akibat erupsi campuran antara eksplosif dan efusif yang bergantian secara terus menerus. Hal ini menyebabkan lerengnya berlapis-lapis dan terdiri dari bermacam-macam batuan. Gunung api inilah yang paling banyak ditemukan di dunia termasuk di Indonesia. Misalnya gunung Merapi, Semeru, Merbabu, Kelud, dan lain-lain. Gunung api perisai Gunung api maar Gunung api strato Gb. 5 Bentukan Gunung api Sentral 3) Berdasarkan kuat tidaknya letusan dan kandungan material yang dikeluarkan. a) Erupsi efusif adalah letusan yang tidak menimbulkan ledakan, karena tekanan gas kurang kuat. Material yang dikeluarkan berupa material cair atau lava dan sedikit material padat yang berukuran kecil. b) Erupsi eksplosif adalah letusan yang menyebabkan ledakan, karena tekanan gas yang sangat kuat. Erupsi ini biasanya menyemburkan material vulkanik yang bersifat padat cair.
Geografi Untuk SMA-Kelas X-Sem 2 8 TIPE-TIPE LETUSAN GUNUNG API Gb. 6 Tipe-Tipe Letusan Gunung Api 1) Tipe Hawai Tipe ini terjadi karena lava sangat cair dan bentuknya seperti perisai atau tameng. Contoh: G. Maona Kea dan G. Maona Lea di Hawai. 2) Tipe Stromboli Lavanya cair encer, tekanan gasnya sedang karena sumber atau dapur magmanya dangkal. Contoh lain: G. Vesuvius (Italia) dan G. Raung (Jawa Timur). Tahukah kalian di dunia ini terdapat 3 macam gunung berapi, yaitu Gunung Berapi Aktif 1)Gunung berapi hidup adalah aktif dan sering meletus. 2)Contoh: G. Etna (Itali), G. Maona Loa (Hawai), dan G. Stromboli (Itali). Gunung Berapi Pendam 1)Gunung berapi ini pernah meletus dan terpendam dalam satu jangka masa. 2)Gunung berapi ini dikenali sebagai gunung berapi 'tidur'. 3)Contoh: G. Pinatubo (terpendam kira-kira 610 tahun telah meletus pada 13 juni 1991), G. Vesuvius (Itali) dan G. Fuji (Jepang). Gunung Berapi Mati 1)Gunung berapi ini tidak aktif dan tidak akan meletus lagi. 2)Walau bagaimanapun, memanglah sukar untuk memastikan sebuah gunung berapi itu pendam atau mati. 3)Contoh: G. Kenya (Kenya) dan G. Kilimanjaro (Alaska).
Geografi Untuk SMA-Kelas X-Sem 2 9 3) Tipe Merapi Letusannya mengeluarkan lava kental sehingga menyumbat mulut kawah. Akibatnya tekanan gas menjadi semakin kuat sehingga sumbatannya terangkat dan pecah-pecah serta terdorong ke atas dan akhirnya meluncur di lereng gunung dengan disertai pecahan sumbat kawah sebagai bomnya. Contoh G. Merapi. 4) Tipe Vulcano Letusannya mengeluarkan lava padat seperti bom, abu, lapili, serta bahanbahan padat dan cair atau lava. Contoh: G. Vesuvius dan G. Etna (Italia), G. Semeru (Jawa Timur). 5) Tipe St. Vincent Lavanya kental, tekanan gas sedang, sumber magma dangkal. Letusan ini terjadi pada gunung api yang mempunyai danau kawah. Contoh: G. Kelud (1919) dan G. St. Vincent (1902). 6) Tipe Pelee Biasanya letusan ini terjadi jika di puncak gunung api yang terdapat sumbatan kawah berbentuk seperti jarum sehingga menyebabkan tekanan gas menjadi bertambah besar. Apabila sumbatan tersebut tidak kuat gunung tersebut meletus dan mengeluarkan awan panas. Contoh: G. Pelee (Pulau Martinique). 7) Tipe Perret Letusan ini sangat berbahaya dan sangat merusak lingkungan. Material yang dilemparkan bisa mencapai ketinggian 50 km. Contoh: G. Krakatau (1883) dan G. St. Helens (18 mei 1980). UJI PENGETAHUAN 1 Lengkapilah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dan diskusikan di kelasmu! 1. Sebutkan 5 tanda-tanda gunung api akan meletus! a. ............................................................................. b. ............................................................................. c. ............................................................................. d. ............................................................................. e. .............................................................................
Geografi Untuk SMA-Kelas X-Sem 2 10 2. Menurut wujudnya, material yang dikeluarkan oleh letusan gunung api dibedakan menjadi 3, yaitu.... 1) Wujud padat (efflata), terdiri dari: a. Bom, yaitu.................................................................................................. b. Lapili, yaitu................................................................................................. c. Slak, yaitu................................................................................................... d. Zand, yaitu................................................................................................. e. As, yaitu..................................................................................................... f. batu apung 2) Wujud gas (ekshalasi) yang dikeluarkan antara lain: a. ............................................................ b. ………………………………………….. c. ………………………………………….. d. …………………………………………... 3) Wujud cair, terdiri dari: a. Lahar dingin, yaitu..................................................................................... ................................................................................................................... b. Lahar panas, yaitu..................................................................................... …………………………………………………………………………………… c. Lava, yaitu................................................................................................. …………………………………………………………………………………… 3. Sebutkan 4 pengaruh yang merugikan dari erupsi gunung api! a. .............................................................................................. b. .............................................................................................. c. .............................................................................................. d. .............................................................................................. 4. Sebutkan 4 Pengaruh yang menguntungkan dari erupsi gunung api! a. .............................................................................................. b. .............................................................................................. c. .............................................................................................. d. ..............................................................................................
Geografi Untuk SMA-Kelas X-Sem 2 11 B. TEKTONISME Epirogenesa Positif Epirogenesa Epirogenesa Negatif Tektonisme Pegunungan Orogenesa Lipatan Patahan Gb. 7 Bagan Tektonisme Tektonisme adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi yang menyebabkan terjadinya dislokasi (perubahan letak) patahan dan retakan pada kulit bumi dan batuan. Tenaga tektonik dapat dibedakan menjadi gerak epirogenesa dan orogenesa. 1. Gerak Epirogenesa Gerak epirogenesa adalah gerak pembentuk benua/selasar. Gerakan ini sangat lambat, dan meliputi areal yang sangat luas. Epirogenesa dibedakan menjadi dua, yaitu epirogenesa positif dan epirogenesa negatif. 1) Epirogenesa positif, yaitu gerak turunnya daratan sehingga seolah-olah permukaan air laut naik. Gb. 8 Gerak epirogenesa positif
Geografi Untuk SMA-Kelas X-Sem 2 12 Gb. 10 Antiklinal dan Sinklinal 2) Epirogenesa negatif, yaitu gerak naiknya daratan sehingga seolah-olah permukaan air laut turun. Gb. 9 Gerak epirogenesa negatif 2. Gerak Orogenesa Gerak orogenesa adalah gerak pembentuk pegunungan, lipatan, dan patahan. Gerakan ini relatif cepat dan meliputi daerah yang relatif sempit. 1) Lipatan Lipatan, yaitu gerakan pada lapisan bumi yang tidak terlalu besar dan berlangsung dalam waktu yang lama sehingga menyebabkan lapisan kulit bumi berkerut atau melipat, kerutan atau lipatan bumi ini yang nantinya menjadi pegunungan.Punggung lipatan disebut antliklinal, daerah lembah disebut sinklinal. 2) Patahan Patahan, yaitu gerakan pada lapisan bumi yang sangat besar dan berlangsung yang dalam waktu yang sangat cepat, sehingga menyebabkan lapisan kulit bumi retak atau patah. Contoh patahan adalah Horst, Graben/Slenk, Dekstral, Sinitral, dan Blok Mountain.
Geografi Untuk SMA-Kelas X-Sem 2 13 Gb. 11 Terjadinya Gempa 1. Perhatikan gambar-gambar berikut dan Jelaskan! a. b. c. 1) 2) d. 1) 2) 2. Serahkan pekerjaan tersebut kepada gurumu! C. GEMPA BUMI Gempa bumi adalah gerakan muka bumi secara tiba-tiba, bersumber dari lapisan lithosfer bagian dalam dan dirambatkan kelit bumi ke permukaan bumi. Gempa bumi hebat umumnya disebabkan oleh proses tektonik, yaitu pergerakan lempeng kerak bumi.
Geografi Untuk SMA-Kelas X-Sem 2 14 Bagaimana proses terjadinya gempa? Kondisi pra gempa, di sebagian kerak bumi terdapat retakan berupa sesar. Apabila mendapat tekanan, terjadi penimbunan energi sepanjang bidang sesar. Setelah tertimbun relatif lama, energi cukup kuat untuk melakukan pergeseran pada bidang sesar, menghasilkan pusat gempa. Energi terlepas secara cepat sebagai gelombang gempa ke segala arah Macam-macam gempa bumi adalah: 1. Berdasarkan jarak pusat gempa (hiposentrum) a. Gempa dangkal, jika kedalaman hiposentrumnya kurang dari 100 km di bawah permukaan bumi. b. Gempa pertengahan, jika kedalaman hiposentrumnya terletak antara 100 km – 300 km di bawah permukaan bumi. c. Gempa dalam, jika kedalaman hiposentrumnya lebih dari 700 km di bawah permukaan bumi. 2. Berdasarkan faktor penyababnya a. Gempa runtuhan, yaitu gempa yang terjadi akibat runtuhnya atap gua yang terdapat di dalam lithosfer. Gempa ini biasanya terjadi di daerah kapur (karst) dan di daerah pertambangan. b. Gempa vulkanik, yaitu gempa yang terjadi karena letusan gunung berapi. c. Gempa tektonik atau dislokasi, yaitu gempa yang terjadi karena gerakan lempeng kerak bumi berupa patahan dan retakan. Gempa ini merupakan gempa terkuat dan meliputi wilayah yang luas. 3. Berdasarkan letak episentrum a. Gempa daratan, terjadi jika episentrumnya terletak di darat. b. Gempa laut, terjadi jika episentrumnya terletak di laut. 4. Berdasarkan bentuk episentrumnya a. gempa sentral, jika episentrumnya berbentuk titik. Contoh: gempa vulkanik dan gempa runtuhan. b. gempa linier, jika episentrumnya berbentuk garis. Contoh: gempa tektonik BAGAIMANAN CARA MENGUKUR GEMPA BUMI? Untuk mengukur kekuatan gempa bumi digunakan alat yang bernama seismograf yang dilengkapi dengan sensor dan perekam. Sedangkan gambaran getaran bumi yang dicatat seismograf dalam bentuk daris patah-patah disebut seismogram.
Geografi Untuk SMA-Kelas X-Sem 2 15 Gb.12 Seismograf vertikal dan Seismogram Sumber: Bumi-Pustaka Alam LIFE 1979 Lembar Kerja Studi perpustakaan dan carilah jawaban di buku-buku geografi kelas X yang relevan! 1. Seismograf adalah.................................................................................................. 2. Seimologi adalah.................................................................................................... 3. Seismogram adalah................................................................................................ ................................................................................................................................ 4. Hiposentrum adalah................................................................................................ ................................................................................................................................ 5. Episentrum adalah.................................................................................................. ................................................................................................................................ 6. Pleistoseista adalah................................................................................................ ................................................................................................................................ 7. Isoseista adalah...................................................................................................... ................................................................................................................................ 8. Homoseista adalah................................................................................................. ................................................................................................................................
Geografi Untuk SMA-Kelas X-Sem 2 16 Gb. 14 Gelombang Transversal Gb. 15 Gelombang Rayliegh MENGENAL MACAM-MACAM GELOMBANG GEMPA Para ahli membedakan gelombang gempa berdasarkan arah dan kecepatan rambatannya menjadi gelombang longitudinal (P), Gelombang transversal (S), Gelombang love dan gelombang Rayleigh. 1. GELOMBANG LONGITUDINAL/PRIMER (P) merupakan gelombang pertama yang direkam oleh seismograf dengan kecepatan sekitar 8 km/detik. Gelombang ini merambat dengan cara pemampatan dan peregangan terhadap media baik padat maupun cair. 2. GELOMBANG TRANSVERSAL/SEKUNDER (S) merupakan getaran gempa yang menjalar dengan menembus lithosfer dengan kecepatan 5 km/detik. Gelombang ini merambat dengan cara menembus batuan, tegak lurus dengan arah perambatan gelombang. 3. GELOMBANG LOVE dan RAYLEIGH Gelombang love dan Rayleigh tergolong dalam gelombang permukaan. Gelombang love merambat dengan cara meliuk seperti ular gurun, arah rambatannya tegak lurus dengan pergerakan gelombang permukaan. Gelombang Rayliegh adalah gelombang gempa yang pergerakannya berbentuk elips terhadap arah perambatan gelombang. Gb. 13 Gelombang Longitudinal
Geografi Untuk SMA-Kelas X-Sem 2 17 PERMAINAN Di bawah ini terdapat simulasi gerakan yang ditimbulkan oleh gelombang gempa (a) (b) (c) (d) Buat kelompok masing-masing 4 orang 1. Diskusikan mengenai gambar di atas! 2. Masing-masing anak dalam 1 kelompok memperagakan 1 gerakan dalam gambar berserta penjelasannya! 3. Peragakan dan diskusikan di depan kelasmu! KEKUATAN GEMPA Besaran gempa biasanya dinyatakan dengan skala RICHTER. Besaran skala Richter untuk magnitude gempa (Richter scale for earthquake magnitude) adalah sebagai berikut: < 2,0 Umumnya tak terasa, tapi terekam 2,0-2,9 Getaran hampir terasa, belum terasa olah kebanyakan orang 3,0-3,9 Terasa oleh sebagian kecil orang 4,0-4,9 Terasa oleh hampir semua orang 5,0-5,9 Getaran mulai menimbulkan kerusakan 6,0-6,9 Menimbulkan kerusakan pada daerah padat penduduk 7,0-7,9 Gempa skala besar, getaran kuat, menimbulkan kerusakan besar 8,0-8,9 Gempa dahsyat, getaran kuat, kehancuran dekat episentrum
Geografi Untuk SMA-Kelas X-Sem 2 18 = (S – P) - 1 menit x 1 megameter CARA MENENTUKAN JARAK EPISENTRUM Untuk menentukan lokasi episentrum terhadap suatu tempat dapat menggunakan beberapa cara, yaitu: a. menggunakan tiga tempat yang telah diketahui jarak episentrumnya.. b. menggunakan tiga seismograf yang ditempatkan si sebuah stasiun gempa. c. menggunakan beberapa tempat yang terletak pada satu homoseista. Jarak Episentrum dapat dihitungan menggunakan rumus Laska, yaitu: = (S – P) - 1 menit x 1 megameter Keterangan: = delta, yaitu jarak episentral (jarak tempat pengamat dari episentral) (S – P) = selisih waktu pencatatan dari gelombang sekunder dengan gelombang primer (dalam menit) 1 menit = konstanta 1 megameter = 1000 km Contoh: Seismograf pada stasiun D pada 25 Juni 2004 tercatat gelombang primer (gelombang longitudinal) pada pukul 17.40’30” dan gelombang sekunder (gelombang transversal) pada pukul 17.50”40”. Jarak episentralnya dapat dihitung: Jawab: = (17.50’40” – 17.40’30”) – 1’ x 1 megameter = 10’10” – 1’ x 1 megameter = 9,17 x 1000 km = 9170 km
Geografi Untuk SMA-Kelas X-Sem 2 19 Tsu = pelabuhan Nami = gelombang Gb.16 Parameter utama gempa Yogyakarta (27 mei 2006) TAHUKAH KALIAN BAGAIMANA TSUNAMI TERJADI ? “Tsunami merupakan gelombang laut yang sangat besar yang dihasilkan dari perubahan struktur pada dasar laut akibat gempa bumi, tanah longsor ataupun letusan gunung api” Tsunami terjadi jika: 1. Magnitudo 6 SR atau lebih 2. Gerak patahan naik-turun 3. Sumber gempa di bawah dasar laut dalam 4. Kedalaman/hiposentrum gempabumi < 25 m dml SEJARAH GEMPA yang pernah terjadi di DIY dengan kekuatan kurang lebih sama pernah terjadi sebagai berikut: 1867 : 372 rumah roboh, 5 orang meninggal. 1943 : 2800 rumah hancur, 213 orang meninggal, 2096 orang luka-luka. 1981 : dinding Hotel Ambarukmo retak-retak. 2006 : 6.234 orang meninggal, > 50.000 luka-luka, >70.000 bangunan rusak/ambruk. MEMPREDIKSI GEMPA Memprediksi gempa biasanya dapat dengan mengamati perilaku binatang sebagai indikator untuk meramal gempa. Contoh: kuda yang akan meringkik dan tidak nyaman jika akan terjadi gempa dan ular akan keluar dari sarangnya jika akan terjadi gempa. Sampai saat ini tidak ada satupun metode untuk memprediksi kapan gempa bumi (hari, tanggal dan jam) akan terjadi.
Geografi Untuk SMA-Kelas X-Sem 2 20 Gb. 17 Proses Pelapukan Mekanis 2. TENAGA EKSOGEN Tenaga eksogen adalah tenaga yang berasal dari luar bumi dan bersifat merusak permukaan bumi. Tenaga eksogen dapat mengakibatkan hal-hal sebagai berikut: 1) Pelapukan (Weathering) Pelapukan atau weathering (weather) merupakan perusakan batuan pada kulit bumi karena pengaruh cuaca (suhu, curah hujan, kelembaban, atau angin). Pelapukan dibagi dalam tiga macam, yaitu pelapukan biologis/organis, pelapukan mekanis/fisis, dan pelapukan kimiawi/khemis a) Pelapukan biologis/organis Pelapukan biologis yaitu pelapukan yang disebabkan oleh proses organis. Contoh: pelapukan batuan yang terjadi karena 1) terkena daun yang membusuk, 2) akar tumbuhan yang dapat menembus batuan, atau 3) sarang burung pada batuan cadas. b) Pelapukan mekanis/fisis Pelapukan ini biasanya disebabkan oleh perbedaan suhu yang sangat besar antara siang dan malam. c) Pelapukan kimiawi/khemis Pelapukan ini terjadi akibat peristiwa kimia melalui air. Contoh: Batuan kapur mudah larut oleh air hujan. Oleh karena itu jika Anda perhatikan pada permukaan batuan kapur selalu ada celah-celah yang arahnya tidak beraturan. Hasil pelapukan kimiawi di daerah karst biasa menghasilkan karren, ponor, sungai bawah tanah, stalagtit, dan stalagmit.
Geografi Untuk SMA-Kelas X-Sem 2 21 2) Erosi/Pengkisan Erosi atau Pengikisan adalah proses pelepasan dan pemindahan massa batuan (termasuk tanah) secara alamiah dari suatu tempat ke tempat lain oleh zat pengangkut (air, angin, gletser, dan air laut) di permukaan bumi. UJI PENGETAHUAN 2 Lengkapilah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dan diskusikan di kelasmu! a) Pengikisan oleh air (Erosi air) Proses ini dilakukan oleh air yang mengalir baik di dalam tanah maupun di sungai, atau bahkan di permukaan tanah ketika hujan. Erosi air dapat dibedakan menjadi: Erosi percik ( Splash Erosion), yaitu……………………………………….. ................................................................................................................. Erosi Lembar (Sheet Erosion), yaitu........................................................ ................................................................................................................. Erosi ini menyebabkan tanah menjadi tidak subur. Erosi Alur (Rill Erosion), yaitu.................................................................. ................................................................................................................. Erosi Parit (Gully Erosion), yaitu.............................................................. ................................................................................................................. b) Pengikisan oleh angin (deflasi) Proses ini biasanya dijumpai di daerah gurun dan hasil pengikisan ini berupa batu jamur (mushroom rock). Contohnya: Tanah Loss di Gurun Gobi (Cina Utara) yang memiliki tebal 600 m. c) Pengikisan oleh gletser Pengikisan ini merupakan pengikisan yang dilakukan oleh gletser (lapisan es) di daerah pegunungan. Proses ini banyak di jumpai di daerah kutub atau di pegunungan Himalaya, Pegunungan Alpen, dan Pegunungan Rocky.
Geografi Untuk SMA-Kelas X-Sem 2 22 d) Pengikisan oleh air laut (abrasi) Abrasi merupakan pengikisan di pantai akibat pukulan gelombang laut yang terjadi secara terus-menerus terhadap dinding pantai. Hasil bentukan proses abrasi, antara lain: Cliff, yaitu.......................................................................................... Relung, yaitu..................................................................................... Dataran abrasi, yaitu......................................................................... Teluk, yaitu....................................................................................... 3) Sedimentasi Sedimentasi adalah proses terendapnya material hasil erosi atau korosi. Berdasarkan tenaga alam pengangkutnya, sedimentasi dapat dibedakan menjadi empat, yaitu: a) Sedimentasi aquatis, yaitu............................................................................. b) Sedimentasi marine, yaitu.............................................................................. c) Sedimentasi aeris (aeolis), yaitu.................................................................... d) Sedimentasi glasial, yaitu.............................................................................. Berdasarkan tempat pengendapannya, sedimentasi dapat dibedakan menjadi lima, yaitu: a) Sedimentasi fluvial, yaitu............................................................................. Bentukan lahan hasil sedimentasi fluvial, antara lain: (1) Bantaran sungai, yaitu daratan yang terdapat di tengah-tengah badan sungai atau pada kelokan dalam sungai sebagai hasil endapan. (2) Delta, yaitu endapan yang terdapat di Muara sungai. Macam-macam delta, antara lain: (a) Delta lobben / delta kaki burung, bentuknya menyerupai kaki burung. Biasanya tumbuh cepat besar, karena sungai membawa banyak bahan endapan. Contohnya delta Missisippi (b) Delta cembung/delta kipas, bentuknya seperti busur. Keadaannya cenderung tetap (tidak bertambah besar), misalnya delta Tiger dan Nil. (c) Delta runcing, bentuknya runcing ke atas menyerupai kerucut. Delta ini makin lama makin sempit.. (d) Estuaria, yaitu bagian yang rendah dan luas dari mulut sungai.
Geografi Untuk SMA-Kelas X-Sem 2 23 (a) (b) (c) (d) Gb. 18 Macam-macam delta, yaitu (a) delta lobben, (b) delta kipas, (c) delta runcing, dan (d) estuaria b) Sedimentasi marine, yaitu............................................................................ Bentukan hasil sedimentasi marine, antara lain: (1) Gosong, yaitu timbunan pasir hasil pengikisan oleh air laut (2) Tombolo, yaitu gosong yang menghubungkan pulau karang dengan pulau utama. c) Sedimentasi terestris, yaitu......................................................................... Disebut juga sedimentasi aeolis. Sedimen ini biasanya terdapat di daerah pantai atau daerah gurun. Contoh bentang alam hasil sedimentasi aeolis adalah gumuk pasir (sand dunes) di Pantai Parangtritis (Yogyakarta). d) Sedimentasi limnis, yaitu............................................................................. e) Sedimentasi glasial, yaitu............................................................................ 4) Mass Wasting (Tanah Bergerak) Mass wasting adalah perpindahan massa batuan atau tanah akibat pengaruh gaya berat. Gb. 19 Bentang alam akibat deflasi atau sedimentasi aeolis
Geografi Untuk SMA-Kelas X-Sem 2 24 Bentukan mass wasting antara lain: a) Tanah longsor (landslide), yaitu…………………………………………………. ……………………………………………………………………………………… b) Tanah amblas atau ambruk (subsidence), yaitu……………………………….. ……………………………………………………………………………………… c) Tanah nedat (slumping), yaitu…………………………………………………… ........................................................................................................................ d) Tanah mengalir (earth flow), yaitu.................................................................. ……………………………………………………………………………………… e) Lumpur mengalir (mud flow), yaitu……………………………………………… ……………………………………………………………………………………… f) Rayapan tanah (soil creep), yaitu……………………………………………….. ………………………………………………………………………………………. Tanah merupakan lapisan batuan yang gembur pada bagian terluar kulit bumi yang terbentuk dari hasil pelapukan dan pengendapan batuan organik dan anorganik. Faktor-faktor yang mempengaruhi berubahnya batuan / zat organik menjadi tanah adalah sebagai berikut: 1. Pemanasan matahari pada siang hari dan pendinginan pada malam hari. 2. Batuan yang sudah retak, pelapukan dipercepat oleh air. 3. Akar tumbuh – tumbuhan dapat memecah batu – batuan sehingga hancur. Faktor yang mempengaruhi proses pembentukan tanah adalah 1) iklim, 2) organisme, dan 3) mikroorganisme. Selain itu, tingkat kecepatan pembentukan tanah juga dipengaruhi oleh 1) jenis batuan induk, 2) topografi, 3) intensitas dan waktu pelapukan. Gb.20 lapisan tanah
Geografi Untuk SMA-Kelas X-Sem 2 25 Untuk mengetahui tingkat kesuburan tanah, beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah 1) derajat keasaman tanah (pH, tanah) 2) kandungan mineral, 3) bahan organik, dan 4) keremahan tanah. Derajat keasaman tanah (pH tanah) dibedakan menjadi tiga, yaitu: 1) pH masam (asam), mempunyai pH tanah < 7. Pada tanah yang terlalu masam dapat dinaikkan pH-nya dengan menambahkan kapur. 2) pH tanah netral, mempunyai pH tanah = 7 3) pH tanah basa, mempunyai pH tanah > 7. Pada tanah yang terlalu basa dapat diturunkan pH-nya dengan menambahkan belerang. 1. PROFIL TANAH Profil tanah merupakan susunan tanah berdasarkan lapisan-lapisan tertentu yang menunjukkan tingkat ketebalan, kepadatan, warna, dan tekstur yang berbeda. Lapisan-lapisan yang berbeda-beda tersebut dinamakan horizon. Horizon tanah merupakan penampang melintang dari permukaan tanah hingga ke batuan induk. Profil tanah terbagi dalam 5 horizon, yaitu: Gb. 21 Profil tanah 1) Horizon O (Top Soil) Horizon ini merupakan lapisan permukaan, terdapat banyak akar tanaman dan jasad renik tanah. Biasanya lapisan ini berwarna gelap dan kaya akan humus (lapisan paling subur). 2) Horizon A (Zona Pencucian) Horizon ini merupakan zona yang masih banyak terdapat humus. Lapisan ini berwarna keabu-abuan dan lebih pucat. Warna pucat tersebut akibat banyaknya kandungan mineral yang hanyut bersama air hujan. 3) Horizon B (Zona Akumulasi) Horizon ini hanya sedikit sekali lapisan humusnya. Zona akumulasi merupakan tempat diendapkannya sebagian mineral yang hanyut dari horizon A. Bila lapisan ini tidak basah maka berbagai besi yang tertinggal akan teroksidasi sehingga akan berwarna coklat kuning atau coklat kemerahan. 4) Horizon C Horizon ini merupakan zona terjadinya pelapukan bahan induk tanah. 5) Horizon R Horizon ini merupakan zona bahan induk tanah (padas asli)
Geografi Untuk SMA-Kelas X-Sem 2 26 2. SIFAT-SIFAT TANAH 1) Tekstur tanah Tekstur tanah adalah perbandingan relatif berbagai golongan besar partikel tanah dalam suatu massa tanah, terutama perbandingan fraksifraksi pasir, debu, dan lempung. 2) Struktur tanah Struktur tanah adalah fisik tanah yang menyatakan cara terikatnya tanah antara satu dengan yang lainnya, membentuk gumpalan-gumpalan. Struktur tanah meliputi bentuk lempeng, prisma, tiang, gumpalan, glanural, dan remah. 3) Warna tanah Perbedaan warna tanah pada umumnya dipengaruhi oleh bahan organik yang menyusun tanah. Semakin banyak bahan organik, maka warnanya semakin gelap. ASAL WARNA TANAH 4) Konsistensi tanah Konsistensi tanah adalah sifat tanah yang menunjukkan kekuatan daya adhesi dan kohesi terhadap tanah di sekitarnya atau benda lain. 5) Drainase tanah Drainase tanah adalah kemampuan tanah untuk menahan air melalui lapisan tanah tersebut. Tanah berwana pucat atau kelabu kebirubiruan menunjukkan adanya genangan air. Sehingga dapat dikatakan bahwa tanah tersebut memiliki drainase yang buruk. 1)Biru, berasal dari mineral lilianit.. 2)Hijau, berasal dari oksida ferrous. 3)Kuning, berasal mineral limonit (2Fe2O33H3O). 4)Merah, berasal dari mineral hematit (Fe2O3) atau Turgit (2Fe2O3H2O). 5)Coklat, berasal dari bahan-bahan organis asam yang lapuk sebagian. 6)Hitam, berasal dari bahan-bahan organis dan biasanya ada hubungannya dengan unsur-unsur karbon (C), magnesium (Mg), serta belerang (S). 7)Putih berasal dari mineral-mineral silika-kuarsa (SiO2), kapur (CaCO3), kaolin, bauksit, aluminium dan silikat, gypsum (CaCO42H2O), nitrat, garamgaram yang sudah larut serta koloida-koloida organis tertentu.
Geografi Untuk SMA-Kelas X-Sem 2 27 6) Lengas tanah Lengas tanah adalah uap air yang ada di dalam tanah atau kelembaban tanah. Lengas tanah membantu dalam mencukupi kebutuhan air pada tanaman. 7) Porositas tanah Porositas tanah adalah kemampuan tanah untuk meloloskan air yang melalui lapisan tanah tersebut. Pada lapisan tanah pair banyak terdapat rongga-rongga tanah dan sulit menahan air sehingga tanah pasir dapat dikatakan porositasnya besar. 3. JENIS-JENIS TANAH Jenis-jenis tanah yang terdapat di Indonesia banyak ragamnyadan berbeda-beda sehingga berpengaruh terhadap pengelolaan dan pemanfaatannya. Untuk lebih jelasnya lihat tabel di bawah ini. Tabel 1. Jenis-Jenis Tanah di Indonesia No Jenis Tanah Terjadinya Sifatnya Persebarannya 1. Tanah Podzolit merah kuning Terjadi dari pelapukan batuan yang mengandung kwarsa pada iklim basah dengan curah hujan 2500-3500 mm/th Basah jika terkena air Pegunungan di Nusa Tenggara 2. Tanah Organosol Terjadi dari bahan induk organik seperti gambut dan rumput rawa pada iklim basah dengan curah hujan lebih dari 2500 mm/th Tanah masih tertutup hutan rawa gambut dan rumput rawa Pasang surut timur Sumatera, Pantai Kalimantan bagian Barat 3. Tanah Alluvial Dari endapan Lumpur yang dibawa melalui sungai-sungai Subur Sumatera bagian Timur, Jawa bagian Utara, Kalimantan bagian Selatan 4. Tanah Kapur Dari batuan kapur yang umumnya terdapat di pegunungan kapur berumur tua Tidak subur Pegunungan Kendung, Blora, Pegunungan Sewu 5. Tanah Vulkanis Dari pelapukan batuan-batuan vulkanis, baik dari lava/batu yang membeku (effusif) maupun dari abu vulkanis yang membeku Sangat baik dan subur Jawa, Sumatera, Bali, wilayah yang memiliki gunung berapi 6. Tanah Pasir Dari batuan yang telah melapuk Kurang subur Pantai Barat Sumatera Barat, Jawa Timur, Sulawesi, Yogyakarta 7. Tanah Humus Tanah yang terjadi dari tumbuhtumbuhan yang telah membusuk Sangat subur Kawasan hutan Indonesia 8. Tanah Laterit Tanah yang banyak mengandung zat besi dan allumunium Tidak subur Jakarta, Banten, Kalimantan Barat, Pacitan Sumber: Wardiyatmoko, GEOGRAFI SMA Kelas X : Erlangga