The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by kantor, 2022-04-18 22:18:40

Masjid Kuno di Jawa Tengah

Masjid Kuno di Jawa Tengah

egala unsur kehidupan mas.yarakat baik di pesisiran maupun pedalaman

termasuk pula bentuk masjid.
Seeara urrtum, masjid leuna berada di suatu kOlnpleks. Kompleks

tersebut terdiri dari bangunan masjid, makatn. Dalam perkembangannya,
di sekitar kompleks masjid muneul pula tempat pendidikan baik formal
maupun non formal. Masjid Kuna tersebut berdiri di atas tempat yang
lebih tinggi dari lingkungannya. Adapun atap masjid kuna berbentuk
susun.

Masjid leuna memiliki ruang utama, serambi, kolam dan halaman
terbuka terbuka. Di ruang utama terdapat migrab, mimbar. Khusus di
masjid kerajflan terdapat pula mashuro. Bangunan serambi seeara umU1l1

I

berbentuk rnang terbuka tanpa dinding dengan bentuk atap limasan.
Halaman masjid merupakan banguna luas. Pada beberapa bangunan
masjid terdapat pohon dan menara.

Bangunan masjid kuna memiliki .aneka ragam hias terutama masjid
yang dimiliki atau terkait kepemilikkan atau pemberian dari kerajaan.
1-Ial ini terlihat pada hiasan di Masjid Demak, Masjid Mantingan,
Masjid Santren, Bagelen Purworejo maupun Masjid Ki Ageng Selo di
Purwodadi, Salah satu yang tampak adalah adanya lambang dari kerajaan.
Adapun untuk masjid kuna yang tidak terkait dengan kepemilikafl atau
pemberian ragam hiasnya terlihat berbentuk sederhana.

Aneka ragam hias yang terdapat di masjid, seeara umum tidak
menampilkan bentuk hiasan mahluk hidup. Hal ini terkait erat dengan

ajaran larangan untukmenggambarmahlukhidup. Bilaada penggambaran.

111ahluk hidup, gambal' tel'sebut telah distilir atau disamarkan seperti
yang terlihat dan banyak terdapat di Masjid Mantingan, Jepara. Hiasan
yang banyak menghiasibangunan masjid seperti hi asan geometris atau
hiasan berbentuk garis, tUlnbuhan dan kaligrafi

141

B. Saran-saran
Berdasarkan data pengamatan di lapangan maka ada be

saran agar keberadaan masjid kuna tersebut dapat lestari. Saran - ...
tersebut adalah:

•1. Perenovasian bangunan masjid kuna hendaknya tidak hanya '-L.I·c.a....-go.-.
dati keindahan segi bangunan dan tuntutan zaman saja akan te
dalam merenovasi masjid kuna tersebut tetap memperhatikan kai
kaidah Undang-undang eagar budaya yang ada.
2. Pihat terkait, temtama pemerintah untuk turut serta memperha\.L.O·,"..".........

masjid kuna tersebut terutama dari segi dana pemeliharaan. Hal .
dikarenakan .beaya perawatan dan pemeliharaan memerlukan ~_,
yang tinggi.
3. Agar masjid kua tersebut diketahui oleh masyarakat umum, terut
masjid kuna yang tersebar' di pedesaan hendaknya pihak ter
tumt mengkomunikasikan. ke masyarakat sehingga khalayak 1
mengetahui akan keberadaannya.
4. Agar peninggalan adi luhung berupa masjid yang tak terni'
harganya tersebut dimengerti oleh generasi muda dan pelajar, m
hal itu dapat dijadikan isi muatan lokal di sekolah-sekolah..
5. Agar masjid kuna tersebut dapat dijadikan salah satu tujuan wisa
yaitu wisata religi, maka pihak terkait harus mempromosikan. Ak
tetapi sebelumnya harus pula memperbaiki sarana dan prasaran
terkait dengan dunia pariwisata.

142

epustakaan •

""ry,___ -<... Hasan Muarif
Beberapa Aspek Seni Budaya Islam di Nusantara, dalam Kumpu-
Ian Makalah Pertemuan Ilmuah Arkeologi Ke IX, Kediri, 23 - Juli
2002, Jakatta,Wedatama Sastra, Jakarta

odjo, Junus Satrio (penyunting)
9 Masjid Kuno Indonesia, Jakalta, Proyek Pembinaan Peninggalan

Sejarah dan Purbakala.

amil, Abdul Perkembangan Islam Jawa Tengah, ..... eTa

o Museum Yogyakarta,

pdikbud . ..

)

93 Albun Arsitektur Tradisional, Bengkulu, DKI Jakarta, Jawa Ten-

gah, Jawa Timur, Kalimantan Barat. Jakarta. Depdibud. -

Mengenal Beberapa Legenda Daerah Kabupaten Kudus, Kabupaten
Rembang, Kodia Tegal, Kabupaten Brebes, Kodia Magelang, dan .
Kabupaten Purworejo, Semarang, Depdikbud.

fishman, Martin (Ed)

1994 The Mosque History Architectural Develovment & Region-

al Diversity. London, Thames and Hudson. 143

Hasjmy, A
1993 . Sejarah Kebudayaan Islam, Jakarta, Bulan Bintang

Hadad, M Imansyah •

2006 Wisata Ziarah, Purworejo, Purworejo, Prmkab·Purworejo.

Hamzuri
2001 Warisan Tradisional Itu Indah dan Unik, Jakarta Depdikbud

Hoop, A.N.J van der
1949 Indonesiche Siermotieven Ragam - Ragam Perhiasan Indon,-,~.,_

Indonesian Ornamental Design, Bandung: Uitgeveb Door H
Koninklijk Bataviaasch.

Hasabu, Ahmad Murtadlo
1949 Sekilas Kisah Simbah Kyai Raden Santri, Muntilan. Yayasan

Santri Puroloyo Gunung Pring

Koentj araningrat
1980 Sejarah Teori Antropologi, Jakarta, UI Press

Oesman, OsrifoeI
1950 2008 Metode Penelitian Pengetahuan Arsitektur Sebagai Ala

Analisis Data Arkeologi, Studi Kasus Rekontruksi Bangunan H -
nian di Situs Segaran 2, Trowulan. Kumpulan Makalah Pertem
Ilmuah Arkeologi Ke XI, Solo, 13 -16 Juni 2008, Jakarta, IAAl

Ismudiyanto
1991 Demak, Kudus, Jepara Masque A study of Architectural Syncre-

tism. Yogyakarta Dept, of Architecture Engineering Faculty, Ga -
jah.Mada University.

lstiyarti
1988 Untaian .Mutiara Islam di Pantai Utara Jawa Tengah, Sen1arang,

Proyek Pennuseuman Jawa Tengah. Kanwil Depdikbud Jateng

144

·_~.~...... TM Rita

Tradisi Ruwatan Gunung Merapi dalam Kumpulan Makalah

Pertemuan Ilmuah Arkeologi Ke IX, Kediri, 23 - Juli 2002,

Jaka11a,Wedatama Sastra, Jakarta •

zar
- 02 Legenda Selo Miring,

dyawati, Edi,
- 02 KUlnpulan Makalah Pertemuan Ilmuah Arkeologi Ke IX, Kediri, 23

- Juli 2002, Jakarta,Wedatama Sastra, Jakarta

oenarto
982 Arsitektur Tradisional Minangkabau Selayang Pandang, Jakarta,

Proyek Media I(ebudayaan, Diljenbud, Depdikbud

usanto, Nugroho Nur
...,008 Religi dan Agama dalam Wacana Arkeologi dalam Kumpulan

Makalah Perten1uan Iln1uah Arkeologi Ke IX, Kediri, 23 - Juli
2002, lakarta,Wedatama Sastra, Jakarta

II BADAN ARPUS PROVo JATENG 145


Click to View FlipBook Version