The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by ani.sofiyah2105k, 2022-10-26 18:53:08

FILIP DEPAN_merged

FILIP DEPAN_merged

LKPD - 2

TUGAS KELOMPOK
“Menerapkan K3LH (Keselamatan Kesehatan, Kerja, dan Lingkungan Hidup”

Nama Kelompok : 1)

2)

3)

Kelas :

Studi Kasus
Perhatikan gambar di bawah ini !

Jika kita perhatikan gambar di atas maka terdapat beberapa hal yang harus dilakukan saat
berada di laboratorium komputer, setelah memperhatikan gambar tesebut, maka silahkan
tuliskan :
1. Sikap dan prinsip kerja K3LH berdasarkan gambar diatas
2. Penyebab terjadinya kecelakaan kerja
3. Gangguan kesehatan akbiat bekerja di komputer
NB : Silahkan praktekkan posisi di depan komputer yang benar di depan kel


LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

“Merakit Komputer”

A. Kompetensi Dasar
3.2 Menerapkan perakitan komputer
4.2 Merakit komputer

B. Indikator Pencapaian

3.2.1 Menjelaskan bagian-bagian perangkat keras komputer
3.2.2 Menentukan spesifikasi komputer sesuai dengan kebutuhan pekerjaan
3.2.3 Menentukan langkah-langkah perakitan komputer sesuai standar industri
4.2.1 Menerapkan prosedur K3 perakitan computer
4.2.2 Melakukan perakitan komputer sesuai standar industri
C. Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat:
1. Mengetahui perkembangan teknologi komputer
2. Membedakan komponen perangkat input dan output.
3. Dapat menyusun langkah-langkah perakitan computer berdasarkan K3
4. Membuat laporan sesuai dengan apa yang telah dilakukan
D. Uraian Materi

A. Pengertian perangkat keras
Perangkat keras/hardware adalah perangkat komputer yang dapat dilihat dan

diraba oleh manusia. Hardware komputer dapat dikelompokkan menjadi tiga,
yaitu perangkat masukan (input device), perangkat pemroses atau pengolah data,
dan pengeluaran (output device)

a. Perangkat Input
Input berarti “masukkan”, jadi perangkat input adalah perangkat komputer

yang memiliki fungsi untuk memasukkan berbagai macam perintah pengguna
pada komputer tersebut. Perintah yang dilakukan oleh pengguna komputer,
selanjutnya akan diterjemahkan menjadi bahasa komputer melalui perangkat
input tersebut, kemudian komputer akan memproses perintah tersebut. Berikut
contoh perangkat input :


➢ Keyboard atau papan ketik merupakan perangkat input komputer untuk
memasukkan data berupa huruf, angka, simbol, dan lain sebagainya.
Selain itu, keyboard juga dilengkapi dengan beberapa tombol lain yang
memiliki beragam fungsi berbeda untuk memasukkan perintah pada
komputer.

➢ Mouse (Tetikus) merupakan sebuah perangkat komputer yang
berbentuk kecil (seperti tikus) dan pas untuk digenggam tangan. Mouse
digunakan untuk menunjukkan posisi kursor pada layar. Dengan kursor
yang muncul di layar tersebut, kamu bisa dengan mudah mengarahkan
kursor menggunakan mouse untuk memilih opsi-opsi yang ada pada
tampilan monitor.

➢ Scanner merupakan sebuah perangkat input yang berfungsi untuk
menampilkan atau menyalin teks atau gambar dari kertas (bentuk fisik)
menjadi file komputer. Dari fungsinya tersebut, scanner sering
digunakan untuk scan dokumen dalam bentuk kertas (hard copy)
menjadi dokumen komputer dalam bentuk file (soft copy).

➢ Touchpad adalah perangkat masukkan yang memiliki fungsi layaknya
mouse, yaitu untuk menunjukkan dan mengarahkan kursor pada layar
monitor. Hanya saja, touchpad memiliki bentuk yang berbeda dengan


mouse. Dimana touchpad berbentuk sebuah papan permukaan biasa
yang cara penggunaannya yaitu dengan menggerakkan jari di papan
tersebut.

➢ CD/DVD ROM merupakan Perangkat yang berfungsi sebagai tempat
untuk membaca piringan CD, VCD, atau DVD agar bisa terbaca di
komputer.

b. Perangkat Pemroses
Perangkat pemroses merupakan sebuah perangkat yang berfungsi

menerima input data dari peralatan input dan memprosesnya menjadi sebuah
informasi yang akan ditampilkan untuk pengguna komputer.

Perangkat pemroses terletak pada bagian dalam casin komputer yang
terdiri atas beberapa komponen yang saling terhubung satu sama lain,
komponen perangkat pemroses komputer terdiri ats motherboard, CPU, RAM,
hardisk, VGA, sound card, power supply, dan komponen pendingin komputer.
1) Motherboard atau mainboard adalah komponen paling utama pada

komputer karena sangat menentukan kemampuan komputer. Hal ini
karena motherboard bertugas menghubungkan seluruh komponen
penyusun komputer, seperti prosesor. RAM, hardisk, power supply, dan
VGA.


2) Prosesor berfungsi untuk memproses semua perhitungan yang harus
dilakukan oleh komputer. Kekuatan prosesor diukur dari frekuensinya,
seperti 550 MHz ( Mega Hertz) sampai saat ini sudah ada yang mencapai
sekitar 3 GHz ( Giga Hertz). Jika komputer dihidupkan, maka prosesor
akan langsung bekerja dan cepat naik suhunya. Oleh karena itu setiap
prosesor saat ini sudah dilengkapi dengan besi penyalur panas ( heat sink)
dan kipas pendingin. Saat ini prosesor yang banyak digunakan adalah
Intel, AMD dan IBM.

3) RAM (Random Access Memory) merupakan penyimpanan data dan atau
intruksi sementara saat komputer dijalankan serta dapat diakses secara
acak. RAM akan bekerja saat komputer dalam keadaan menyala.
Sebaliknya, jika komputer dalam kedaan mati secara otomatis data dan
atau intruksi akan hilang dengan sendirinya. RAM berfungsi membantu
mempercepat pemrosesan data komputer. Semakin besar kapsitas RAM,
semakin cepat kinerja komputer.

4) Hardisk merupakan perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai
tempat peyimpanan. Berbeda dengan RAM, proses penyimpanan pada


hardisk bersifat permanen dan tidak hilang meskipun pengguna telah
mematikan komputer.

5) Casing merupakan bagian komputer yang berfungsi sebagai pakaian atau
pelindung dari CPU. Bentuk yang umum adalah kotak persegi, selain
sebagai pelindung CPU, casing juga bisa berfungsi sebagai pendingin
tambahan. Karena biasanya, casing modern saat ini dilengkapi dengan
kipas pendingin yang jumlah nya bisa lebih dari satu buah.
Fungsi lainnya yang utama adalah sebagai pondasi untuk menempatkan
berbagai bagian komputer lainnya, terutama CPU, seperti motherboard,
vga card, soundcard dan lain-lain.

6) Card I/O meeupakan sebuah kartu yang berfungsi menghubungkan
mainboard dengan alat input dan alat output dan juga dapat berfungsi
untuk menghubungkan mainboard dengan harddisk dan floppy disk.
Untuk saat ini card I/O tidak dapat ditemui lagi dikarenakan fasilitas
yang ada di kartu tersebut sudah terdapat atau sudah menyatu di
mainboard.

7) VGA ( Video Graphic Array ) berfungsi untuk menghubungkan
mainboard dengan monitor, biasanya berupa kartu. VGA card merupakan
bagian komputer, di dalam CPU yang berperan penting untuk


menampilkan output process ke monitor. Tanpa VGA card, layar
komputer tidak akan menampilkan apa-apa alias blank. VGA card sendiri
ada yang berupa slot tambahan, ataupun bawaan produsen motherboard
atau dikenal dengan nama VGA on board.

8) Disingkat dengan HSF. Sebuah komponen CPU yang dipakai untuk
menyerap panas. Biasanya terbuat dari aluminium. Pemakaian fan
sebagai penyerap suhu ini akan meningkatkan performa kerja komputer.

9) Sound Card adalah peralatan komputer yang berfungsi untuk mengubah
digital menjadi sinyal suara. Perangkat ini berguna untuk mengeluarkan
suara. Pada awalnya, sound card hanyalah sebagai pelengkap dari
komputer. Namun sekarang, sound card adalah perangkat wajib di setiap
komputer.

10) Power supply merupakan komponen komputer yang terdiri atas
beberapa kabel dan berfungsi sebagai penyalur tegangan ke perangkat
keras lain yang ada di komputer. Power supply terletak dibagian
belakang (di dalam) casing komputer. Power supply menghasilkan arus
bolak-balik(AC). Agar arus listrik dapat diterima oleh perangkat keras


yang lainm arus tersebu harus diubah terlebih dahulu ke bentuk DC(arus
searah)

c. Perangkat Output
Perangkat output adalah perangkat komputer yang digunakan untuk

menyampaikan informasi, seperti teks, suara, animasi, gambar, dan lain
sebagainya ke pengguna komputer. Informasi ini berasal dari hasil pemrosesan
oleh komponen komputer.
1) Monitor merupakan perangkat output komputer yang berfungsi sebagai

layar tampilan komputer. Tampilan komputer dapat berupa pesan,
informasi, gambar, video, ataupun meminta masukan pada pengguna.

2) Speaker berfungsi untuk mengubah gelombang listrik yang berasal dari
perangkat penguat audioatau suara menjadi gelombang getaran, yaitu
berupa suara itu sendiri. apabila speaker didukung perangkat keras yang
bernama sound, speaker akan berfungsi sebgaimana semestinya.

3) Printer merupakan perangkat output komputerr yang digunakan untuk
mencetak tulisan, gambar, tabel, dan tampilan lainnya dari komputer ke
media kertas atau yang sejenis.


4) Proyektor adalah peranti yang dapat digunakan untuk menampilkan
gambar disebuah layar proyeksi atau permukaan serupa. Proyektor dapat
dihubungkan dengan perangkat komputer, notebook, dan netbook.

5) Headphone, Headset, Earphone, dan Handsfree
Keempat perangkat tersebut digunakan untuk mendengarkan suara audio
yang berasal dari perangkat lain, seperti komputer handphone, smartphone,
notebook, dan netbook.

B. Spesifikasi Komputer Berdasarkan Kebutuhan
Spesifikasi Komputer Untuk Sekolah
✓ Processor Intel Dual Core G2030
✓ Motherboard Asrock H61/Asus H61
✓ Hard Disk 500GB
✓ Memory 2 GB
✓ DVD Rom
✓ Casing + Power Supply Standart
✓ Monitor 16 inch


✓ Keyboard + Mouse
Spesifikasi komputer kantor

✓ Processor Intel Core i3/Core i5
✓ Motherboard Asus H61
✓ Hard Disk 500GB
✓ Memory 2 GB
✓ Casing + power supply standart
✓ Monitor 16 inch
✓ Keyboard + Mouse
Spesifikasi komputer gaming
✓ Processor Intel Core i7 (Tipe processor paling tinggi sekarang series 4xxx –

Hashwel)
✓ Motherboard Asus Sabertooth (Republic of Game -ROG)
✓ Hard Disk 1TB atau 2 TB (mengingat kapasitas Game sekarang besar-besar

jadi storage lebih besar memungkin anda bermain game tanpa harus
menghapus game yang lama)
✓ Nvidia GTX 650 TI atau Ati Radeon (Tipe dari graphic card sangat
bermacam-macam tetapi tips dari kami untuk memilih Nvidia lebih baik
menggunakan GTX series daripada GT series karena performance lebih bagus)
✓ Power Supply lebih besar lebih baik karena VGA akan memakan power
banyak. (Merek yang kami rekomendasi yaitu Cooler Master atau
Thermaltake)
✓ Memory 4GB (Memory yang digunakan lebih baik memory khusus untuk
gaming misalnya seperti Corsair Vengance)
✓ DVD Internal
✓ Monitor
✓ Keyboard + Mouse (Untuk gamer profesional biasanya menggunakan
keyboard mouse khusus gaming merek yang bisa dipertimbangkan yaitu
Razer, Steel Series atau jika kemahalan bisa dipertimbangkan untuk merek
Genius.
Spesifikasi komputer server
✓ Processor Intel Xeon E3-1220 (Untuk processor kami rekomendasikan untuk
intel Xeon seperti yang sudah kami jelaskan diatas)


✓ Motherboard Intel (Untuk motherboard pada umumnya support dengan sistem
RAID. Apa itu sistem RAID? Sistem RAID digunakan untuk melakukan
backup antara 1 hard disk ke hard disk yang lain sehingga jika salah satu hard
disk rusak maka dapat langsung diganti dengan backup-nya tanpa harus install
operating sistem. Bisa dikatakan mirip dengan cloning hard disk)

✓ Memory 2 GB (Memory pada server menggunakan memory khusus sehingga
mencegah server agar tidak blue screen)

✓ Hard Disk Sata 250 (Tips untuk hard disk bisa menggunakan SATA atau SAS.
SATA adalah hard disk yang pada umumnya kita pakai. Sedangkan jika SAS
memiliki kecepatan lebih tinggi dari SATA.

C. Perakitan Komputer
Dengan merakit komputer sendiri, kita dapat menentukan jenis komponen,

kemampuan serta fasilitas dari komputer sesuai kebutuhan yang kita inginkan.
Tahapan dalam perakitan komputer terdiri dari :

1. Persiapan
Persiapan yang baik akan memudahkan dalam perakitan komputer

serta menghindari permasalahan yang mungkin timbul. Hal yang terkait dalam
persiapan meliputi :
1) Penentuan Konfigurasi Komputer
2) Persiapan Komponen dan perlengkapan
3) Pengamanan

❖ Penentuan Konfigurasi Komputer
Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis

komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana seluruh komponen
dapat bekerja sebagai sebuah sistem komputer sesuai keinginan kita.
Penentuan komponen dimulai dari jenis processor, motherboard, lalu
komponen lainnya. Faktor kesesuaian dari komponen terhadap
motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis motherboard
mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang
berbeda-beda.


❖ Persiapan Komponen dan Perlengkapan
Komponen komputer beserta perlengkapan untuk perakitan

dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan sebuah perakitan.
Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari :

1) Komponen komputer
2) Kelengkapan komponen seperti kabel, sekrup, jumper, baut dan

sebagainya
❖ Buku manual dan referensi dari komponen

Alat bantu berupa obeng plus (+) dan minus (-)
Software sistem operasi, device driver dan program
aplikasi.

Buku manual diperlukan sebagai rujukan untuk mengetahui diagram posisi
dari elemen koneksi (konektor, port dan slot) dan elemen konfigurasi (jumper dan
switch) beserta cara setting jumper dan switch yang sesuai untuk komputer yang
dirakit. CD Software juga diperlukan untuk menginstall Sistem Operasi, device
driver dari piranti, dan program aplikasi pada komputer yang selesai dirakit.

❖ Pengamanan
Tindakan pengamanan diperlukan untuk menghindari masalah

seperti kerusakan komponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas
berlebihan atau tumpahan cairan. Cara Pencegahan kerusakan karena
listrik statis dengan cara :


1) Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam
pada casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan
statis.

2) Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur
rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastik yang
terdapat pada komponen.

Gambar cara pengamanan dalam merakit PC
2. Perakitan

Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari :
1) Penyiapan Motherboard
2) Memasang Processor
3) Memasang Heatsink
4) Memasang AGP Card
5) Memasang HardDisk
6) Memasang Modul Memori
7) Memasang Motherboard Pada Casing
8) Memasang Power Supply
9) Memasang Kabel Motherboard dan Casing
10) Memasang Drive
11) Memasang Card Adapter
12) Memasang Chasis Panel Connector
13) Penyelesaian Akhir
➢ Penyiapan Motherboard

Lihat dan periksa buku manual Motherboard untuk
mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed,
speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard.


Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur
jumper tegangan dapat merusak processor.

Gambar cara setting jumper
➢ Memasang Processor

Processor lebih mudah dipasang sebelum motherboard
menempati casing. Cara memasang processor jenis socket dan
slot berbeda. Untuk jenis socket adalah sbb :
1) Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket processor di

motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan
titik, segitiga atau lekukan.
2) Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
3) Masukkan processor ke socket dengan lebih dulu
menyelaraskan posisi kaki-kaki processor dengan lubang
socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara processor
dengan socket.
4) Turunkan kembali tuas pengunci.

Gambar cara memasang processor jenis socket


Untuk Processor jenis Slot adalah sbb :

1) Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard
sehingga posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard
2) Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak
3) Selipkan card processor di antara kedua penahan dan tekan
hingga tepat masuk ke lubang slot.


➢ Memasang Heatsink
Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan

oleh processor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.
Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus
dipasang rapat pada bagian atas processor dengan beberapa clip
sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink
dilapisi gen penghantar panas. Bila heatsink dilengkapi dengan
fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan
pada motherboard.

Gambar cara memasang Heatsink
➢ Menginstall AGP Card

1) Cari atau lihat secara seksama posisi untuk AGP slot
2) Pasang AGP Port dengan hati-hati,tekan tegak lurus
dengan bidang motherboard.


Gambar cara memasang AGP Card
3) Pemasangan peralatan lainnya pada slot PCI atau ISA
seperti VGA Card, Sound Card dan lainnya caranya sama
dengan pemasangan AGP card. Perbedaan hanya pada jenis
Slot yang akan dipasang.
➢ Menginstall HardDisk :
1) Cari Port IDE pada MotherBoard
2) Pasang ujung kabel pada IDE connector, perhatikan warna

merah pada kabel selalu terpasang pada bagian yang diberi
tanda khusus pada IDE connector.

Gambar cara memasang kabel Harddisk

3) Pasang ujung lainnya pada HardDisk
4) Pasang kabel supply HardDisk (perhatikan bentuk
pasangan socket power supply)


➢ Memasang Modul Memori
Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket
terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram
motherboard. Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM
dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan
bawah pada modul. Cara memasang untuk tiap jenis modul
memori sebagai berikut.
Jenis SIMM
1) Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada
slot.
2) Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45
derajat terhadap slot

3) Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci
pada slot akan otomatis mengunci modul.


➢ Jenis DIMM dan RIMM
Cara memasang modul DIMM dan RIMM sama dan
hanya ada satu cara sehingga tidak akan terbalik karena
ada dua lekukan sebagai panduan. Perbedaanya DIMM
dan RIMM pada posisi lekukan
1) Rebahkan kait pengunci pada ujung slot
2) Sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan
tonjolan pada slot. lalu masukkan modul ke slot.
3) Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot
bila modul sudah tepat terpasang.

Gambar cara memasang memory jenis DIMM
➢ Memasang Motherboard pada Casing

Motherboard dipasang ke casing dengan sekrup dan dudukan (
standoff ). Cara pemasangannya sebagai berikut :

1) Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan
logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai
dengan cincin pada tepi lubang.
2) Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing
sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai
pada motherboard.


3) Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga
kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard.
Pasang sekrup pengunci pada setiap dudukan logam.
4) Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada
motherboard jika ada.
5) Pasang tray casing yang sudah terpasang
motherboard pada casing dan kunci dengan sekrup.

Gambar cara memasang Motherboard
➢ Memasang Power Supply

Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila
power supply belum disertakan maka cara pemasangannya
sebagai berikut :
1) Masukkan power supply pada rak di bagian belakang
casing. Pasang ke empat buah sekrup pengunci.
2) Hubungkan konektor power dari power supply ke
motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu
cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non
ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel- kabel
ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang
pada bagian tengah dari konektor power motherboard.
Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk
pendingin CPU.


Gambar cara memasang Power Supply
➢ Memasang Kabel Motherboard dan Casing

Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya
adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel
dengan casing.

1) Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor
pengontrol floppy di motherboard
2) Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary
dan secondary pada motherboard.
3) Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port
serial dan pararel pada konektor di motherboard.
Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
4) Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk
memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup
pengunci pelat tertutup lubang port lalu masukkan port
konektor yang ingin dipasang dan pasang sekrup
kembali.
5) Bila port mouse belum tersedia di belakang casing
maka card konektor mouse harus dipasang lalu
dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
6) Hubungkan kabel konektor dari switch di panel
depan casing, LED, speaker internal dan port yang
terpasang di depan casing bila ada ke motherboard.


Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi
konektor yang tepat.

Gambar cara memasang kabel Motherboard dan
Casing
➢ Memasang Drive
Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW
atau DVD intinya adalah sama, yaitu sebagai berikut:

1) Lepaskan pelet penutup bay drive (ruang untuk drive
pada casing)

2) Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu
mengatur seting jumper (sebagai master atau slave)
pada drive.

3) Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing
lalu pasang sekerup penahan drive.

4) Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor
di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu)

5) Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan
drive.


6) Bila kabel IDE terhubung ke dua drive pastikan
perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama
diset sebagai master dan lainnya sebagai slave.

7) Konektor IDE secondary pada motherboard dapat
dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.

8) Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy
di motherboard

9) Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-
masing drive.

Gambar cara memasang Drive

➢ Memasang Card Adapter
Card Adapter yang umum dipasang adalah video card, sound,
network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya
harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya.
Cara memasang Card adapter :
1) Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh
komponen atau rangkaian elektronik. Tekan card hingga
konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard
2) Pasang sekrup penahan card ke casing
3) Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila
ada.


Gambar cara memasang Card Adapter
➢ Memasang Chasis panel Connector

Hubungkan port-port yang ada dengan peralatan yang ada
seperti KeyBoard, Mouse, Monitor, dll.

Gambar cara memasang Chasis panel Connector
➢ Penyelesaian Akhir

1) Pasang penutup casing dengan menggeser 2. sambungkan
kabel dari catu daya ke soket dinding.

2) Pasang konektor monitor ke port video card.
3) Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse

ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).
4) Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker,

microphone, dan joystick bila ada ke port yang sesuai.


Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi
port.

Gambar penyelesaian akhir dalam merakit PC


LKPD - 1

TUGAS MANDIRI
“Merakit Komputer”

Nama :
Kelas :
No.Absen :

A. Petunjuk Pengerjaan soal pilihan ganda
Berilah tanda silang (X) pada salah satu jawaban a, b, c, d atau e yang kamu anggap
benar!

1. Berikut ini yang buka termasuk peralatan input device adalah...
A. Keyboard
B. Printer
C. Joy Stick
D. Webcam
E. Monitor

2. Berikut ini yang bukan termasuk media penyimpanan adalah...
A. Flashdisk
B. Harddisk
C. DVD
D. Mouse
E. Harddisk External

3. Apakah kepanjangan dari CPU …
A. Central Perfect Unit
B. Central Processing Unit
C. Center Processing Unit
D. Center Proces Unit
E. Cellular Processing Unit

4. Alat dibawah ini yang digunakan untuk merakit pc adalah...
A. Obeng
B. Pisau
C. Topi


D. Gunting
E. Palu
5. Yang merupakan bagian dari internal storage adalah…..
A. Magnetic Disk
B. Magnetic Tape
C. Main Memory
D. Harddisk
E. Flashdisk
6. Singkatan dari ROM adalah ...
A. Read Only Memory
B. Read Only Machine
C. Read Only Memory
D. Random Only Machine
E. Random Only Memory
7. Perangkat keras komputer yang berfungsi menjaga agar komputer tetap menyala pada
saat listrik padam adalah ...
A. Transformator
B. Power supply
B. Adaptor
C. Stabilizer
D. UPS
8. Berikut ini contoh dari hardware adalah, kecuali ...
A. Flashdisk
B. Harddisk
C. Mouse
D. Microsoft office
E. RAM
9. K3 dalam merakit komputer yaitu…
A. Cucilah tangan dengan sabun
B. Merakitlah di ruang yang terbuka
C. Memakai sarung tangan kain
D. Memakai gelang anti static
E. Memakai obeng


10. Perhatikan gambar dibawah!
Gambar dibawah merupakan gambar dari …

A. Power Supply
B. Monitor
C. ROM
D. Mutherboard
E. Mouse
11. Wadah atau tempat melindungi motherboard, control board, power supply, disk drive

dan komponen-komponen lainnya disebut dengan…
A. Casing
B. Wadah
C. Bungkusan
D. Dudukan
E. Kerangka
12. Peralatan yang berwujud fisik atau peralatan komputer yang dapat dilihat dengan

menggunakan indra mata disebut….
A. Perangkat Lunak
B. Perangkat Computer
C. Perangkat Keras
D. Perangkat Aplikasi
E. Perangkat Gaib
13. Alat input yang berupa papan ketik disebut…
A. CPU
B. Mouse
C. Keyboard
D. Monitor
E. Webcam


14. Spesifikasi komputer untuk sekolah memiliki hardisk sebesar …
A. 500 GB
B. 300 GB
C. 200 GB
D. 150 GB
E. 100 GB

15. Perhatikan gambar dibawah!
Gambar dibawah merupakan gambar dari …
A. Monitor
B. Memory
C. Harddisk
D. Keyboard
E. Mouse

B. Petunjuk Pengerjaan soal uraian
✓ Tulislah jawaban pada lembar yang telah disediakan
✓ Uraikan jawaban dengan singkat dan jelas

Soal Uraian
Jawablah pertanyaan berikut dengan tepat!
1. Sebutkan 2 alat input, output, dan pemroses serta fungsinya!
2. Spesifikasi komputer yang baik untuk sekolah adalah?(sebutkan minimal 3)
3. Hal yang terkait dalam persiapan meliputi ?
4. Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari 12 tahap. Sebutkan 6 tahap

proses perakitan komputer!
5. Cara memasang card
JAWAB
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………


LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
“Menguji Kinerja Komputer”

A. Kompetensi Dasar

3.3 Menerapkan pengujian perakitan komputer
4.3 Menguji kinerja komputer
B. Indikator Pembelajaran

3.3.1 Menentukan cara pengujian hasil perakitan computer
3.3.2 Mengurutkan langkah-langkah pengujian hasil perakitan computer
4.3.1 Melakukan pengujian hasil perakitan computer
4.3.2 Membuat laporan pengujian kinerja komputer
C. Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik diharapkan :
Siswa mampu mendeskripsikan, menginterpretasikan, menganalisis serta mampu
menerapkan pengujian perakitan computer.
D. Uraian Materi

A) Pengujian

Setelah komponen-komponen komputer telah terpasang dengan baik, sekarang
saatnya untuk mengecek ulang apakah pemasangan telah benar dan tidak error.
Komputer memiliki sebuah test yang akan mengecek apakah komputer telah
memenuhi kebutuhan sistem yang diperlukan sebelum boting. Tes ini disebut tes
POST ( Power On Self Test ).

Jika komputer gagal dalam tes ini, maka komputer akan membunyikan bunyi
beep yang menandakan penyebab komputer gagal dalam tes POST. Biasanya jika
komputer lulus tes POST, maka komputer akan membunyikan bunyi beep sekali
atau dua kali tergantung pabriknya.

Cara melakukan pengujian dengan program BIOS adalah sebagai berikut :
1. Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara

dari speaker.
2. Program POST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi

hardware yang terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan
maka tampilan monitor kosong dan speaker mengeluarkan bunyi


beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan. Periksa
referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang
dimaksud oleh kode beep.
3. Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses
eksekusi dari program POST. Tekan tombol interupsi BIOS
sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke program setup BIOS.
4. Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS.
Beberapa seting mungkin harus dirubah nilainya terutama
kapasitas hardisk dan boot sequence.
5. Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.
Setelah keluar dari setup BIOS, komputer akan meload Sistem
Operasi dengan urutan pencarian sesuai seting boot sequence pada BIOS.


LKPD - 1

TUGAS MANDIRI
“Menguji Kinerja Komputer”

Nama :
Kelas :
No.Absen :

A. Petunjuk Pengerjaan soal pilihan ganda
Berilah tanda silang (X) pada salah satu jawaban a, b, c, d atau e yang kamu anggap
benar!
Soal Pilihan Ganda
1. Beep pendek berarti ...

A. Tidak ada masalah dengan hardware
B. Ada masalah di kartu video
C. Ada masalah di VGA card
D. Overheating
E. Ada masalah di memori
2. Bunyi beep panjang diikuti dua beep pendek berarti ...
A. Tidak ada masalah dengan hardware
B. Ada masalah di kartu video
C. Ada masalah di VGA card
D. Overheating
E. Ada masalah di memori
3. 1 bunyi beep panjang diikuti 3 beep pendek berarti ...
A. Tidak ada masalah dengan hardware
B. Ada masalah pada processor
C. Ada masalah di VGA card
D. Overheating
E. Ada masalah di memori
4. Beep bernada tinggi, diikuti nada beep bernada rendah (berulang) berarti ...
A. Tidak ada masalah dengan hardware
B. Ada masalah pada processor
C. Ada masalah di VGA card


D. Overheating
E. Ada masalah di memori
5. 1 beep bernada tinggi yang berulang berarti ...
A. Tidak ada masalah dengan hardware
B. Ada masalah di kartu video
C. Ada masalah di VGA card
D. Overheating
E. Ada masalah di memori
6. Apa itu overheating ...
A. Panas berlebih
B. Kurang panas
C. Panas biasa
D. Dingin berlebih
E. Panas
7. Hal yang pertama kali dilakukan bios pada saat motherboard/pc dinyalakan adalah..
A. Post cek/self
B. Inter cek
C. Pre test
D. Pro test
E. Priority test
8. Jika proses booting berhasil, maka proses selanjutnya adalah ...
A. Star-down
B. Shut-down
C. Pre test
D. Star-up
E. Post-test
9. Jika proses pertama bios berhasil, maka proses selanjutnya adalah ...
A. Peripheral
B. Post test
C. Pre test
D. Booting
E. Setting


10. Jika proses booting gagal, maka ...
A. Lanjut proses pre-test
B. Lanjut proses star-up
C. Hang
D. Overheating
E. Lanjut post-test

11. Bunyi beep yang mengindikasikan tidak adanya masalah pada harware adalah ...
A. 1 beep panjang
B. 2 beep panjang
C. 1 beep pendek
D. 3 beep pendek
E. 2 beep pendek

12. Apabila terjadi overheating, maka segera ...
A. Matikan komputer
B. Hidupkan komputer
C. Letakkan komputer di atas meja
D. Lakukan pre-test
E. Lakukan post-test

13. Apa kepanjangan dari MCU ...
A. Main Chip Unit
B. Main Chipset Unit
C. Main Control United
D. Main Control Unit
E. Main Control Undered

14. Cek yang dilakukan bios pada saat booting , kecuali ...
A. Validitas kinerja peripheral
B. Motherboard
C. Processor
D. RAM
E. Linux

15. Proses setelah validasi dan verifikasi peripheral berhasil adalah ...
A. Start-up
B. Booting
C. Membaca OS pada store-age


D. Pre-test
E. Linux
B. Petunjuk Pengerjaan soal uraian
✓ Tulislah jawaban pada lembar yang telah disediakan
✓ Uraikan jawaban dengan singkat dan jelas
Soal Uraian
Jawablah pertanyaan berikut dengan tepat!
1. Jelaskan cara melakukan pengujian dengan program BIOS !

JAWAB
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………


LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
ADMINISTRASI INFRASTRUKTUR JARINGAN

VLAN Jaringan

A. KOMPETENSI DASAR
3.1 Mengevaluasi VLAN pada jaringan
3.1.1 Menjelaskan Konsep VLAN
3.1.2 Menentukan Cara Konfigurasi VLAN
4.1 Mengkonfigurasi VLAN
4.1.1 Melakukan konfigurasi VLAN
4.1.2 Menguji hasil konfigurasi VLAN

B. TUJUAN
Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat:
1. Memahami teori konsep dasar VLAN
2. Memahami tujuan penggunaan VLAN
3. Memahami pemanfaatan VLAN
4. Memahami cara kerja VLAN
5. Mengetahui perangkat VLAN

C. PETUNJUK PENGGUNAAN LKPD
1. Bacalah secara cermat bahan ajar sebelum siswa mengerjakan tugas!
2. Bacalah literature lain untuk memperkuat pamahaman siswa!
3. Kerjakan setiap langkah sesuai tugas yang diberikan!
4. Kumpulkanlah sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan!
5. Selamat mengerjakan!


D. PETA KONSEP

E. MATERI
 INFRASTRUKTUR JARINGAN
Network infrastructureatau infrastruktur jaringan merupakan sebuah
kumpulan sistem komputer yang saling berhubungan, dihubungkan oleh
berbagai macam bagian dari sebuah arsitektur telekomunikasi. Secara khusus,
infrastruktur ini mengacu pada organisasi dan berbagai bagian konfigurasi dari
jaringan komputer individu sampai pada router, kabel, wireless access point,
switch, backbone, network protocol, dan network access methodologies.
Infrastuktur dapat berupa infrastruktur terbuka (open)atau infrastruktur
tertutup (close). Contoh infrastuktur terbuka adalah internet, adapun contoh dari
infrastruktur tertutup adalah private intranet. Infrastruktur tersebut dapat
beroperasi melalui koneksi jaringan kabel atau jaringan wireless, atau
kombinasi antara keduanya.
Bentuk paling sederhana dari infrastruktur jaringan biasanya terdiri dari
satu atau lebih komputer, sebuah jaringan atau koneksi Internet, sebuah hub
yang menghubungkan komputer yang satu dengan lainnya sampai dengan


sistem jaringan yang terhubung dengan sistem jaringan lainnya. Keamanan
jaringan atau network securitymerupakan perhatian utama ketika membangun
sebuah infrastruktur jaringan. Kebanyakan arsitektur menggunakan router
dengan firewall terintegrasi (built-in firewall), juga software yang
memungkinkan kemudahan akses kontrol, data packet monitoring dan
penggunaan protokol yang diatur secara ketat.

 PENGERTIAN VLAN

Virtual LAN atau disingkat VLAN merupakan sekelompok perangkat
pada satu LAN atau lebih yang dikonfigurasikan (menggunakan perangkat
lunak pengelolaan) sehingga dapat berkomunikasi seperti halnya bila perangkat
tersebut terhubung ke jalur yang sama, padahal sebenarnya perangkat tersebut
berada pada sejumlah segmen LAN yang berbeda. VLAN dibuat dengan
menggunakan jaringan pihak ke tiga. VLAN merupakan sebuah bagian kecil
jaringan IP yang terpisah secara logik.

VLAN memungkinkan beberapa jaringan IP dan jaringan-jaringan kecil
(subnet) berada dalam jaringan switched switched yang sama. Supaya komputer
bisa berkomunikasi pada VLAN yang sama, setiap komputer harus memiliki
sebuah alamat IP dan Subnet Mask yang sesuai dengan VLAN tersebut. Switch
harus dikonfigurasi dengan VLAN dan setiap port dalam VLAN harus
didaftarkan ke VLAN. Sebuah port switch yang telah dikonfigurasi dengan
sebuah VLAN tunggal disebut sebagai access port. Sebuah VLAN
memungkinkan seorang Administrator untuk menciptakan sekelompok
peralatan yang secara logika dihubungkan satu sama lain. Dengan VLAN, kita
dapat membagi jaringan switch secara logika berdasarkan fungsi, departemen
atau project team.

Teknologi VLAN (Virtual Local Area Network)bekerja dengan cara
melakukan pembagian network secara logika ke dalam beberapa subnet. VLAN
adalah kelompok device dalam sebuah LAN yang dikonfigurasi (menggunakan
software manajemen) sehingga mereka dapat saling berkomunikasi asalkan
dihubungkan dengan jaringan yang sama walaupun secara fisikal mereka berada
pada segmen LAN yang berbeda. Jadi VLAN dibuat bukan berdasarkan koneksi


fisikal tetapi lebih pada koneksi logikal, yang tentunya lebih fleksibel.

Secara logika, VLAN membagi jaringan ke dalam beberapa subnetwork.
VLAN mengizinkan banyak subnet dalam jaringan yang menggunakan switch
yang sama. Konfigurasi VLAN itu sendiri dilakukan melalui perangkat lunak
(software), walaupun komputer tersebut berpindah tempat, tetapi tetap berada
pada jaringan.

VLAN dapat juga melakukan segmentasi jaringan switch berbasis pada
fungsi, departemen maupun tim proyek. Kita dapat juga mengelola jaringan kita
sejalan dengan kebutuhan pertumbuhan perusahaan sehingga para pekerja dapat
mengakses segmen jaringan yang sama walaupun berada dalam lokasi yang
berbeda.

 ALASAN MENGGUNAKAN VLAN

Sebuah komputer akan mengirimkan broadcast/siaran pada waktu
tertentu misalnya pada saat komputer tersebut baru terhubung ke LAN, mengirim
semacam paket ke semua komputer supaya komputer-komputer yang lain tahu ada
komputer baru yang terhubung. Makin banyak komputer yang terhubung dalam
jaringan, maka akan makin banyak juga broadcast traffic yang terjadi pada
jaringan, dalam hal ini bisa disebut broadcast domain. Hal tersebut akan memakan
banyak bandwidth yang akan berpengaruh pada performa jaringan. Guna
mengatasi hal tersebut, solusinya adalah dengan memisahkan sebuah broadcast
domain yang besar tersebut ke beberapa broadcast domain yang lebih kecil.

Pada beberapa kasus, jika sebuah Switch/HUB menghubungkan 100
komputer dalam satu LAN, pada saat terjadi broadcast tentunya setiap komputer
akan mengirim paket ke 99 komputer lainnya, kemungkinan yang terjadi bisa saja
1 komputer atau lebih mengirim broadcast di waktu yang bersamaan, tentunya akan
menguras banyak sekali bandwidth. Oleh karena itu, perlu dibagi menjadi beberapa
VLAN, misalnya membuat 5 VLAN. Jadi masing-masing VLAN hanya terdiri dari
20 komputer. Tentu saja ada perbedaan antara Broadcast ke 19 komputer dengan
broadcast ke 99 komputer.


 JENIS VLAN
1. Jenis VLAN berdasarkan Pemberian Membership
Berdasarkan perbedaan pemberian membership, VLAN dapat dibagi
menjadi empat macam, yaitu sebagai berikut.
a. Port Based
Dengan melakukan konfigurasi pada port dan memasukkannya pada kelompok
VLAN sendiri. Apabila port tersebut akan dihubungkan dengan beberapa
VLAN maka port tersebut harus berubah fungsi menjadi port trunk (VTP).

b. MAC Based
Membership atau pengelompokan pada jenis ini didasarkan pada MAC
Address. Setiap switch memiliki tabel MAC Address untuk setiap komputer
beserta kelompok VLAN tempat komputer itu berada
c. Protocol Based
Karena VLAN bekerja pada layer 2 (OSI) maka dapat dilakukan penggunaan
protokol (IP dan IP Extended) sebagai dasar VLAN.
d. IP Subnet Address Based
Selain bekerja pada layer 2, VLAN dapat bekerja pada layer 3, sehingga alamat
subnet dapat digunakan sebagai dasar VLAN
e. Authentication Based
Device atau komputer bisa diletakkan secara otomatis di dalam jaringan VLAN
yang didasarkan pada autentifikasi user atau komputer menggunakan protokol
802.1x.
2. Jenis VLAN berdasarkan Tipe Koneksi

Adapun berdasarkan tipe koneksi, VLAN dapat dibagi menjadi tiga
yaitu sebagai berikut.
a. Trunk Link.
b. Access Link.
c. Hibrid Link (Gabungan Trunk dengan Access).


 PRINSIP KERJA VLAN
1. Filtering Database
Berisi informasi tentang pengelompokan VLAN. Isi dari filtering database
antara lain sebagai berikut.
a. Static Entries
1. Static Filtering Entries
Memilah apakah suatu data akan dikirim atau dibuang atau bahkan dimasukkan
ke dalam dinamic entries.
2. Static Registration Entries
Memilah apakah suatu data itu akan dikirim ke suatu jaringan VLAN dan port
yang bertanggung jawab terhadap jaringan VLAN tersebut.
b. Dynamic Entries
1. Dynamic Filtering Entries
Memilah apakah suatu data itu akan dikirim atau dibuang.
2. Group Registration Entries
Memilah apakah suatu data yang dikirim ke suatu group atau VLAN tertentu
akan dikirim/diteruskan atau tidak. Dynamic Registration Entries memilah
port yang bertanggung jawab untuk suatu jaringan VLAN

2. Tagging
Saat sebuah data dikirimkan maka harus ada yang menyatakan tujuan data
tersebut (VLAN tujuan). Informasi ini diberikan dalam bentuk tag header,
sehingga informasi dapat dikirimkan ke user tertentu saja (user tujuan). Di
dalamnya berisi format MAC Address.
Adapun jenis dari tag header ada dua, yaitu sebagai berikut.
a. Ethernet Frame Tag Header.
b. Token Ring and Fiber Distributed Data Interface (FDDI) tag header.


 PENERAPAN VLAN

Kali ini kita akan belajar tentang VLAN sederhana. VLAN merupakan sebuah
metode virtual untuk jaringan lan, misalkan ketika kita mempunyai jaringan di
gedung A dan gedung B masing-masing saling terhubung dalam satu jaringan,
untuk saling terhubung dalam satu jaringan, maka dibuatlah sebuah jaringan
virtual antara gedung A dan gedung B. Berikut contoh implementasi VLAN
sederhana.

1. Buatlah topologinya seperti gambar berikut.

2. Setelah itu kita coba config Switch 1 seperti berikut

Switch>en
Switch#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Switch(config)#vlan 10
Switch(config-vlan)#ex
Switch(config)#vlan 20
Switch(config-vlan)#ex
Switch(config)#int fa0/1
Switch(config-if)#switchport access vlan 10
Switch(config-if)#ex
Switch(config)#int fa0/2
Switch(config-if)#switchport access vlan 20
Switch(config-if)#ex
Switch(config)#int fa0/24
Switch(config-if)#switchport trunk encapsulation dot1q
Switch(config-if)#switchport mode trunk
Switch(config-if)#ex
Switch(config)#int vlan 10
Switch(config-if)#ip add 10.10.10.1 255.255.255.0
Switch(config-if)#ex
Switch(config)#int vlan 20
Switch(config-if)#ip add 20.20.20.1 255.255.255.0
Switch(config-if)#ex


Switch(config)#ip routing
Switch(config)#ex
Switch#copy running-config startup-config
Destination filename [startup-config]?
Building configuration...
[OK]
Switch#

Pada switch 1 kita menggunakan switch layer 3 dengan seri 3560 switch
layer 3 dapat bekerja seperti router, untuk perintah dot1q (open standart)
pada port fa0/24 digunakan pada switch cisco layer 3 supaya dapat
melakukan enkapsulasi dengan router atau switch yang berbeda selain cisco.
Pada router layer 3 supaya dapat melakukan routing pada jaringan berbeda
maka digunakan perintah ip routing.

3. Setelah itu kita lakukan config pada Switch 2 sebagai berikut.

Switch>en
Switch#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Switch(config)#vlan 10
Switch(config-vlan)#ex
Switch(config)#vlan 20
Switch(config-vlan)#ex
Switch(config)#int fa0/1
Switch(config-if)#switchport access vlan 10
Switch(config-if)#ex
Switch(config)#int fa0/2
Switch(config-if)#switchport access vlan 20
Switch(config-if)#ex
Switch(config)#int fa0/24
Switch(config-if)#switchport mode trunk
Switch(config)#end
Switch#copy running-config startup-config
Destination filename [startup-config]?
Building configuration...


[OK]
Switch#

Untuk switch yang S2nya di sini menggunakan switch dengan seri 2960
di mana switch bekerja pada layer 2 switch pada configurasi switch ini
langsung menggunakan mode trunk. Perintah mode trunk digunakan supaya
bisa saling terhubung antar VLAN A dan VLAN B.

4. Setelah kita mengonfigurasi VLAN, selanjutnya kita memasukkan ip
address untuk masing-masing komputer yang ada di VLAN 10 dan VLAN
20.

5. Setelah melakukan config ip address pada masing masing VLAN lalu kita
coba lakukan uji coba antara komputer di VLAN A dan VLAN B

F. RANGKUMAN

1. Network infrastructureatau infrastruktur jaringan merupakan sebuah kumpulan
sistem komputer yang saling berhubungan, dihubungkan oleh berbagai macam
bagian dari sebuah arsitektur telekomunikasi.

2. VLAN atau Virtual LAN adalah sebuah model jaringan yang membagi beberapa
jaringan secara logikal kedalam beberapa jalur yang berbeda tapi tetap lewat
perangkat penghubung yang sama.

3. Dengan menggunakan topologi VLAN, hanya cukup menggunakan 1 buah
Switchuntuk memisahkan LAN, tanpa harus membeli switch baru untuk LAN
lainnya.

4. Pembagian jaringan layer 2 ke dalam beberapa kelompok broadcastdomain yang
lebih kecil, dimana tentunya akan mengurangi lalu lintas packet yang tidak
dibutuhkan dalam jaringan.

5. Anda memerlukan vlan ketika kondisi jaringan anda Memiliki lebih dari 200 node
perangkat didalam jaringan anda atau Banyak terjadi traffic broadcastdi jaringan
anda

6. Saat sebuah data dikirimkan maka harus ada yang menyatakan tujuan data tersebut
(VLAN tujuan). Informasi ini diberikan dalam bentuktag header, sehingga


informasi dapat dikirimkan ke user tertentu saja (usertujuan). Di dalamnya berisi
format MAC Address.

G. SOAL
Soal Pilihan Ganda

Pilihlah satu jawaban benar dengan memberi tanda silang pada A,B,C atau D
1. Berikut adalah manfaat dari vlan, kecuali…
a. Performance
b. Mempermudah administrator jaringan
c. Mengurangi
d. Keamanan
e. Kemacetan lalu lintas data
2. Vlan bertujuan untuk…
a. Memperlancar Proses pengubahan data
b. Memperbaiki lalu lintas data
c. Mengurangi besarnya data
d. Memperlancar lalu lintas data
e. Mengubah data
3. Pada mode Dynamic Auto switch, portakan menjadi trunk jika switch lawan di
set menjadi…
a. Default
b. access
c. dynamic access
d. Trunk
e. Dynamic auto
4. Bedanya bridge, switch, router berada pada…


a. Lintasan
b. Frekuensi
c. Bentuk
d. Kekuatan
e. Harga
5. Berikut merupakan salah satu fungsi / kegunaan dari Vlan, yaitu….
a. Menambah beban ip pada switch
b. Mencegah terjadinya collision domain
c. Menambah tingkat vulnerabilities
d. Memungkinkan terjadinya konflik IP
e. Membatasi Lan luar dan Vlan
6. Salah satu fungsi dariswitchadalah…
a. Menerima informasi
b. Media
c. Mengubah informasi
d. Mentranmisi data
e. Penghubung
7. Switch mengirimkan data mengikuti MAC addressyang terdapat pada NIC
sehingga switch mengetahui alamat tujuanya, merupan fungsi dari ....
a.Router
b. Switch
c. VLAN
d. automaticly dinamic
e.Trunking
8. Merupakan sekelompok perangkat pada satu LAN atau lebih yang
dikonfigurasikan (menggunakanperangkat lunak pengelolaan) sehingga dapat


berkomunikasi seperti halnya bila perangkat tersebut terhubung ke jalur yang
sama, padahal sebenarnya perangkat tersebut berada pada sejumlah segmen
LAN yang berbeda, merupakan pengertian dari ....
a. LAN
b. VLAN
c. WAN
d. MAN
e. Http
9. Konsep dimana sistem komunikasi dapat menyediakan akses jaringan untuk
banyak client dengan berbagi satu set garis atau frekuensi, tidak memberikan
secara individu, pengertian dari ...
a. VLAN
b. LAN
c. WAN
d. Trunking
e. Cisco
10. Switch adalah suatu perangkat atau deviceyang berfungsi sebagai pengatur dan
pembagi sinyal data dari suatu komputer lainnya yang terhubung pada
perangkat tersebut, fungsi tersebut sama dengan fungsi Hub. Hal apakah Yang
menjadi perbedaan pada kedua perangkat tersebut diatas? (HOTS)
a. Jumlah user
b. Pembagi sinyal
c. Inti kegunaan
d. Proses filter paket data
e. Pengatur sinya


Soal Esai
Dalam test ini setiap peserta didik membaca dengan cermat dan teliti setiap butir soal dibawah
ini. Kemudian berdasarkan uraian materi diatas tulislah jawabannya pada lembar jawaban test
formatif yang telah disediakan.

1. Apakah yang dimaksud dengan VLAN?
2. Apa perbedaan mendasar antara LAN dan VLAN ?
3. Sebutkan kelebihan VLAN dalam jaringan!
4. Jelaskan pembagian VLAN berdasarkan tipe koneksi!
5. Jelaskan prinsip kerja VLAN!


LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
ADMINISTRASI INFRASTRUKTUR JARINGAN

PERMASALAHAN VLAN

A. KOMPETENSI DASAR
3.2 Permasalahan VLAN
3.2.1 Menentukan cara pemeriksaan permasalahan VLAN
3.2.2 Mendeteksi letak permasalahanVLAN
4.2 Melakukan perbaikan konfigurasi VLAN
4.2.1 Memperbaiki permasalahan VLAN
4.2.2 Menguji hasil perbaikanVLAN

B. TUJUAN
Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat:
6. Memahami cara pemeriksaan permasalahan VLAN
7. Mendeteksi letak permasalahan VLAN
8. Memperbaiki permasalahan VLAN

C. PETUNJUK PENGGUNAAN LKPD
1. Bacalah secara cermat bahan ajar sebelum siswa mengerjakan tugas!
2. Bacalah literature lain untuk memperkuat pamahaman siswa!
3. Kerjakan setiap langkah sesuai tugas yang diberikan!
4. Kumpulkanlah sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan!
5. Selamat mengerjakan!


Click to View FlipBook Version