The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by trinithapricilia, 2021-06-14 04:03:39

Portofolio Biologi (Trinitha Pricilia Barung XI IPA 2)

Portofolio Biologi (Trinitha Pricilia XI IPA 2)

PORTOFOLIO

BIOLOGI KELAS XI

Oleh
Trinitha Pricilia Barung

Kelas XI IPA 2
Guru Mata Pelajaran: Puspani, M.Pd

PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMA NEGERI 1 BALIKPAPAN
TAHUN 2021
1

KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan berkat dan
anugerah-Nya sehinga saya dapat menyelesaikan tugas portofolio Biologi ini tepat pada
waktunya.
Adapun tujuan dari penulisan tugas portofolio Biologi ini adalah untuk memenuhi tugas
Ibu Puspani, M.Pd pada mata pelajaran Biologi. Selain itu, makalah ini juga bertujuan untuk
menambah wawasan bagi para pembaca dan juga bagi penulis. Saya juga mengucapkan terima
kasih kepada Ibu Puspani, M.Pd selaku guru mata pelajaran Biologi yang telah memberikan
tugas ini sehingga dapat menambah pengetahuan dan wawasan sesuai dengan bidang studi yang
saya tekuni. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membagi
sebagian pengetahuannya sehingga saya dapat menyelesaikan tugas portofolio Biologi ini.
Saya menyadari bahwa tugas portofolio Biologi yang saya tulis ini masih jauh dari kata
sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun akan saya nantikan demi
kesempurnaan tugas portofoilio Biologi ini.

Balikpapan, 10 Juni 2021

Trinitha Pricilia Barung

2

DAFTAR ISI

LEMBAR JUDUL ................................................................................................................. 1
KATA PENGANTAR............................................................................................................ 2
DAFTAR ISI ......................................................................................................................... 3
LEMBAR PENGESAHAN .................................................................................................... 5
ISI PORTOFOLIO ................................................................................................................. 6

BAB I STRUKTUR DAN MEMBRAN SEL ................................................................ 6
A. Jurnal Belajar ................................................................................................. 6
B. Tugas-tugas.................................................................................................. 10

BAB II STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN TUMBUHAN ............................... 21
A. Jurnal Belajar ............................................................................................... 21
B. Tugas-tugas.................................................................................................. 23

BAB III STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN HEWAN ...................................... 31
A. Jurnal Belajar ............................................................................................... 31
B. Tugas-tugas.................................................................................................. 35

BAB IV SISTEM GERAK.......................................................................................... 54
A. Jurnal Belajar ............................................................................................... 54
B. Tugas-tugas.................................................................................................. 59

BAB V SISTEM SIRKULASI .................................................................................... 61
A. Jurnal Belajar ............................................................................................... 61
B. Tugas-tugas.................................................................................................. 62

BAB VI MAKANAN DAN SISTEM PENCERNAAN............................................... 70
A. Jurnal Belajar ............................................................................................... 70
B. Tugas-tugas.................................................................................................. 74

BAB VII SISTEM PERNAFASAN ............................................................................ 89
A. Jurnal Belajar ............................................................................................... 89
B. Tugas-tugas.................................................................................................. 91

3

BAB VIII SISTEM EKSRESI..................................................................................... 94
A. Jurnal Belajar ............................................................................................... 94
B. Tugas-tugas.................................................................................................. 98

BAB IX SISTEM KOORDINASI ............................................................................. 107
A. Jurnal Belajar ............................................................................................. 107
B. Tugas-tugas................................................................................................ 110

BAB X SISTEM REPRODUKSI .............................................................................. 128
A. Jurnal Belajar ............................................................................................. 128
B. Tugas-tugas................................................................................................ 129

BAB XI PERTAHANAN SISTEM IMUN................................................................ 130
A. Jurnal Belajar ............................................................................................. 130
B. Tugas-tugas................................................................................................ 131

REFLEKSI ............................................................................................................... 132

4

LEMBAR PENGESAHAN

Judul : Portofolio Biologi
Oleh : Trinitha Pricilia Barung
Kelas : XI IPA 2

Mengetahui, Balikpapan, 10 Juni 2021
Guru Mata Pelajaran,
Daliya, S.Pd, M. M. Pd.
NIP. 19650706 198902 1 001 Puspani, M. Pd.
NIP. 19731010 200012 2003

5

ISI PORTOFOLIO

BAB I STRUKTUR DAN MEMBRAN SEL

A. Jurnal Belajar

Jurnal Belajar 1

1. Yang dibicarakan adalah tentang materi pembelajaran Biologi di kelas 11 untuk semester 3 dan
semester 4,salah satunya yaitu struktur dan fungsi sel.
Ibu Puspa menjelaskan bahwa sel merupakan unit terkecil kehidupan kumpulan materi paling
sederhana yang dapat hidup mikroskopis. Sel sendiri memiliki 8 fungsi yaitu respirasi, ekskresi,
transportasi, sintesis, reproduksi, sekresi, respon, dan unit hereditas. Sel juga memiliki 2 macam
yaitu sel Prokariotik serta sel Eukariotik.
Untuk sejarah sel sendiri ada 9 pendapat dari para ahli, yaitu:
 Menurut A.V.Leeuwenhoek (1665), Sel sebagai satuan kehidupan
 Menurut Robert Hooke (1666), Cellula adalah rongga kosong pada sayatan jaringan gabus
tumbuhan dan merancang mikroskop
 Manurut Robert Brown (1831), Nukleus adalah benda terkecil yang terapung didalam sel
 Menurut Felix Durjadin (1835), Cairan dalam sel : meneliti beberapa jenis sel dan
menemukan isi dalam sel
 Menurut Schleiden dan Schwann (1838-1839), Teori : semua MH terdiri dari sel-sel, sel :
unit structural & fungsional terkecil dari semua MH
 Menurut Max Schultze dan Thomas Hundey, Sel adalah kesatuan fungsional kehidupan
 Menurut Johanes Purkinje (1839), Protoplasma adalah zat yang pertama kali dibentuk ,
tersusun dari nucleus dan sitoplasma
 Menurut Rudolf Virchow (1858), Omnis Cellula ex cellula adalah setiap sel yang ada
berasal dari sel yang sebelumnya
 Menurut W. Flemming dan Eduard Strasburg, Sel merupakan kesatuan reproduksi dari
makhluk

6

2. Kesan saya, pada awal pembelajaran online memang terasa menyenangkan namun semakin
lama semakin terasa membosankan karna saya tidak dapat bertemu dan berinteraksi dengan
teman-teman yang lain.
Pesan saya, untuk semua teman-teman selalu mengambil keputusan yang bijak dan disiplin
dalam mengikuti pembelajaran dari sekolah.

Jurnal Belajar 2
1. Yang dibicarakan adalah tentang materi pembelajaran Biologi di kelas 11, yaitu perbedaan sel

hewan dan sel tumbuhan. Pada hari ini kami membahas tentang perbedaan yang terdapat pada sel
hewan dan sel tumbuhan, setelah berdiskusi kami menemukan beberapa perbedaan pada
keduanya yaitu, sel hewan yang lebih aktif dibandingkan dengan sel tumbuhan, alasan dari itu
adalah karena hewan biasanya lebih aktif dan banyak bergerak serta berpindah tempat
dibandingkan dengan tumbuhan. Hewan biasanya akan berpindah tempat untuk mencari
makanannya, mencari tempat tinggalnya, dan juga untuk berkembang biak, sedangkan tumbuhan
tidak akan berpindah tempat kecuali manusia yang memindahkan tumbuhan tersebut. Sel hewan
dan sel tumbuhan juga memiliki perbedaan secara fisik dari kedua sel tersebut mulai dari bentuk,
ukuran dan juga warnanya.

2. Kesan saya, pada awal pembelajaran online memang terasa menyenangkan namun semakin
lama semakin terasa membosankan karna saya tidak dapat bertemu dan berinteraksi dengan
teman-teman yang lain. Pesan saya, untuk semua teman-teman untuk selalu disiplin dalam
mengikuti pembelajaran dari sekolah.

7

Jurnal Belajar 3

1. Yang dibicarakan adalah tentang materi pembelajaran Biologi di kelas 11, yaitu pengamatan sel
mukosa rongga mulut dan lapisan sel tumbuhan Rhoeo discolor. Namun, materi kali ini kami
tidak dapat bertemu secara daring tetapi kami mempelajari materi kali ini secara mandiri dan
mencari beberapa informasi dari internet seperti arahan dari Bu Puspa. Materi yang saya dapat
dari internet tentang sel mukosa rongga mulut, epitel dari sel mukosa rongga mulut tersusun dari
sel squa-mos bertingkat, mirip dengan epitel squamous bertingkat yang ditemukan dibagian
tubuh lain, yaitu memiliki aktivitas turn over yang dimulai dari sel basalis. Turn over atau indeks
maturasi adalah perbandingan anatar sel basal-parabasal, sel intermediet, dan sel superfisial.
Materi lain yang saya dapatkan dari internet tentang sel tumbuhan Rhoeo discolor, Rhoeo
discolor mempunyai jaringan yang terdiri dari sel-sel yang bentuknya sama dapat juga
melakukan fungsi khusus yang dapat juga bersama jaringan lain membentuk fungsi yang lebih
kompleks. Selnya termasuk sel tumbuhan karena memiliki dinding sel. Rhoeo discolor ini
termasuk sel hidup.

2. Kesan saya, pembelajaran kali ini tidak terlalu menyenangkan karena saya tidak dapat
berinteraksi dengan teman-teman yang lain melainkan harus belajar mandiri dan mencari sendiri
materi yang harus dipelajari.
Pesan saya, walaupun pembelajaran daring ini terbatas tidak seperti saat kita bersekolah seperti
biasa dan berinteraksi dengan teman-teman yang lain juga berinteraksi dengan guru-guru tetapi
kita harus tetap disiplin dalam mengikuti pembelajaran daring ini seperti yang telah diarahkan
oleh guru-guru kita.

Jurnal Belajar 4

1. Yang dibicarakan adalah tentang materi pembelajaran Biologi di kelas 11, yaitu tentang
pengamatan sel hewan serta sel tumbuhan. Dalam pertemuan kali ini Bu Puspa menjelaskan
tentang fungsi-fungsi dari alat serta bahan bahan yang akan digunakan untuk praktikum. Dan
juga Bu Puspa memberitahu bahan yang dapat kita gunakan untuk dijadikan pengamatan
struktur sel hewan dan struktur sel tumbuhan. Bahan yang dapat digunakan untuk pengamatan
struktur sel tumbuhan adalah bawang merah atau kita dapat menggunakan tanaman Rhoeo
discolor. Bu Puspa juga memberikan kepada kami contoh gambar dari hasil pengamatan kakak
kelas tentang struktur sel tumbuhan dan struktur sel hewan.

2. Kesan saya, pertemuan kali ini terasa cukup menyenangkan karena kami dapat kembali bertemu
untuk membahas materi pembelajaran walaupun kami masih harus melaksanakan pembelajaran
secara daring.
Pesan saya, untuk semua teman-teman untuk selalu disiplin dalam mengikuti pembelajaran
daring dari sekolah sesuai dengan arahan dari guru-guru.

8

Jurnal Belajar 5
1. Yang dibicarakan adalah tentang materi pembelajaran Biologi di kelas 11, yaitu transpor

membran. Ada transportasi aktif dan ada juga transportasi pasif. Transpor aktif merupakan
gerakan ion dan molekul melawan suatu gradien konsentrasi dengan menggunakan energi untuk
masuk atau keluar sel melalui membran sel. Energi yang digunakan dalam transpor aktif berupa
ATP. Transpor aktif berjalan dari larutan yang memiliki konsentrasi rendah ke larutan yang
memiliki konsentrasi tinggi. Kondisi akhir dari transpor aktif adalah tercapai keseimbangan di
dalam sel, sedangkan Transpor pasif merupakan perpindahan zat yang tidak memerlukan energi.
Perpindahan zat ini terjadi karena perbedaan konsentrasi antara zat atau larutan. Peristiwa
transpor pasif terdiri dari difusi, difusi terbantu, dan osmosis. Bu Puspa menjelaskan difusi
adalah gerakan molekul dari suatu daerah dengan konsentrasi tinggi ke daerah lain dengan
konsentrasi lebih rendah dan Osmosis adalah perpindahan molekul dari larutan berkonsentrasi
rendah (hipotonis) menuju konsentrasi tinggi (hipertonis) melalui membran semipermeabel).
2. Kesan saya, pada pertemuan kali ini sangat menyenangkan karena banyak dari teman-teman
yang mampu untuk memberikan pendapat mereka terhadap gambar dari materi yang Bu Puspa
jelaskan.
Pesan saya, untuk teman-teman tetap semangat dalam mengikuti pembelajaran daring ini dan
terus mengikuti serta menjalankan semua tugas-tugas yang diberikan oleh guru dengan penuh
tanggung jawab.

9

B. Tugas-Tugas

Portofolio 1
“Struktur dan Fungsi Sel”

Kamis, 23 Juli 2020

No Bagian Sel Struktur Fungsi Gambar
.
1. Nucleus Inti sel terdiri dari  Mengendalikan
beberapa bagian, yaitu seluruh kegiatan sel
2. RE membran inti/ nuclear dan mengandung
envelope (Karioteka), informasi sifat
nukleoplasma keturunan (genetic)
(kariolimfa), kromatin berupa DNA
dan nukleolus (anak (deoxyrinucieic acid
inti). asam
deoksitibonukleat)

 Retikulum  Berhubungan dengan
endoplasma halus nucleus
terdiri dari tubulus,
yang terletak di dekat
pinggiran sel.
Jaringan ini
meningkatkan luas
permukaan untuk
penyimpanan enzim
penting dan produk-
produk dari enzim ini.

 Retikulum
endoplasma kasar
fungsinya mensintesis
protein, sedangkan
retikulum endoplasma
halus mensintesis
lipid dan steroid. Hal
ini juga
memetabolisme
karbohidrat dan
mengatur konsentrasi
kalsium, detoksifikasi
obat, dan tempat
melekat reseptor pada

10

protein membran sel.

3. Ribosom Ada 2 bagian stuktur  Sebagai tempat
4. Sentriol penting dalam ribosom, mensintesis protein
yaitu asam dari asam amino.
ribonukleat (RNA) dan Pelaksanaan sintesis
protein. Struktur itu adalah RNA
ribosom RNA dan
protein tersebut  Berfungsi dalam
dihubungan dengan laju mengontrol
sedimentasi tertentu pergerakan dan
dengan tingkat tonjolan sel
kepadatan yang
beraneka macam antara  Pembentukan
satu sel dengan sel lain. sitoskelet
Ribosom mempunyai 2
komponen utama yang  Orientasi pembelahan
disebut sub unit sel
besar dan sub unit
kecil. 2 Unit ini datang
bersamaan dengan
ribosom ketika ribosom
siap membuat protein
baru. Ke 2 sub unit ini
terdiri dari untaian
RNA dan beragam
protein.
Mikrotubula ini terdiri
dari 3 rangka, yang
mana jumlah di dalam
tiap-tiap sentriol sekitar
9 rangka. Kesembilan
rangka tersebut,
ditutupi oleh matriks
kental serta juga letak
matriks tersebut ada di
salah satu ujung
sentriol. Tiap 9
mikrotubula sentriol, itu
terdiri atas 3 buah sub
unit mikrotubula yang
dinamakan dengan unit
A, B, serta C.

11

5. Lisosom Lisosom berisi enzim  Berperan dalam
yang dapat penguraian molekul-
memecahkan molekul secara
(mencerna) endositosis,
polisakarida, lipid, eksositosis, autofagi,
fosfolipid, asam dan autolysis
nukleat, dan protein.
Lisosom merupakan  Sebagai penghasil
struktur agak bulat yang enzim, enzim yang
dibatasi membran terkandung didalam
tunggal, lisosom berupa enzim
memiliki ukuran pencernaan hidrolitik
diameter 1,5 mikron.
Lisosom berperan aktif
melakukan fungsi
imunitas. Lisosom
berisi enzim-enzim
hidrolitik untuk
memecah
polisakarida, lipid,
fosfolipid, dan protein.

6. Mitokondria Struktur mitokondria  untuk respirasi sel

terdiri dari, membran  pusat pembangkit

luar, membran dalam, tenaga

ruang antar membran,

dan matriks yang

terletak di bagian dalam

membran, ribosom,

krista, oksisom, inklusi,

dan DNA mitokondria.

7. Badan Pada Badan mikro ada  Peroksisom berperan
Mikro suatu lapisan dalam metabolisme
membrane, dan lemak menjadi
memiliki bentuk yang karbohidrat
bundar, dengan
berdiameter antara 0,2-  Giloksisom
1,5 mikron. Badan mengandung enzim
mikro berisi enzim yang dapat mengubah
katalase dan oksidase lemak menjadi gula.
yang dikelompokan
pada peroksisom. Lalu 12
yang berisikan banyak
enzim glikolat dan
glikosolat disebut
glikosisom.

Portofolio 2
“Perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan”

Selasa, 28 Juli 2020

Gambar Sel Hewan Gambar Sel Tumbuhan

No. Pembeda Sel Hewan Sel Tumbuhan
1. Bentuk Sel
Bentuknya macam-macam dan Bentuk sel kaku dan jarang
2. Ukuran Sel
dapat berubah bentuk berubah bentuk

Kecil Besar

3. Dinding Sel Tidak ada Ada

4. Letak Inti Sel Berada ditengah sel Berada di pheriperal
5. Vakuola sel Kecil dan banyak sitoplasma
6. Gilioksisom Tidak ada / jarang
Tunggal akan tetapi sangat
besar

Ada

7. Elastisitas Jaringan Tinggi, tidak adanya dinding Rendah, adanya dinding sel
sel

13

Kamis, 30 Juli 2020

Pengamatan sel mukosa rongga mulut

Dari hasil pengamatan terlihat bahwa anatomi sel terdiri dari inti sel berbentuk bulat
ditengah – tengah dan sitoplasma. Epithelium mukosa mulut merupakan epithelium pipih
berlapis. Epithelium ini menutupi permukaan tubuh dan organ tubuh bagian dalam.

Preparat sudah cukup terwarnai dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari perbedaan warna
yang kontras antara inti sel dengan sitoplasma. Masih banyak terlihat epithelium mukosa mulut
yang bertumpuk – tumpuk, tetapi tetap dapat teramati dengan baik karena tidak semuanya
bertumpuk.

14

Pengamatan sel tumbuhan Rhoeo discolor

Sel jaringan epidermis rhoe discolor yang diamati memiliki bentuk lonjong segi enam,
jarak antar dinding sel berdekatan atau menyatu. Memiliki pigmen warna ungu.Pertumbuhan dari
tanaman ini sangat penting pada aktivitas jaringan meristem. Dan jaringannya terbagi menjadi
dua yang berdasarkan kemampuan untuk tumbuh dan memperbanyak diri yaitu jaringan
meristem dan jaringan permanen. Di gambar masih terlihat kurang jelas karena proses
pemotongan yang kurang tipis.

15

I. Judul
“PENGAMATAN SEL HEWAN DAN SEL TUMBUHAN”

II. Tujuan
1. Saya dapat membedakan secara mikroskopis perbedaan sel hewan dan tumbuhan.
2. Saya dapat menjelaskan bagian-bagian yang teramati pada sel hewan dan tumbuhan.

III. Dasar Teori
Pada permulaan abad XIX tercipta Teori Sel atas jasa para peneliti bangsa Jerman bernama
DUTROCHET, SCHWANN, dan SCHLEIDEN. Mereka inilah yang menegaskan bahwa organ
tumbuh-tumbuhan dan hewan tersusun dari sel-sel. Masih berkisar pada pendapat para ahli
Jerman, VON MOHL (1846) menjelaskan bahwa dalam hal organ tumbuh-tumbuhan dan hewan
tersusun dari sel-sel, namun yang penting bukanlah dinding sel melainkan isi sel yang disebut
protoplasma.
Struktur sel hanya dapat dipelajari melalui pengamatan mikroskop. Mikroskop cahaya
dipergunakan untuk perbesaran sel hidup hingga 1500 kali. Mikroskop elektron dipakai untuk
memperbesar sel (mati) khusus sediaan hingga 250.000 kali.
Tubuh tumbuhan terdiri dari satuan yang dapat dikenal secara morfologis yakni sel, yang
masing-masing diselubungi oleh dinding sendiri dan melekat pada sel lain dengan adanya zat
pelekat antar sel. Dalam kumpulan sel seperti itu dapat dikenali pengelompokan sel yang berbeda
dari segi struktur atau fungsi atau dari keduanya.

16

IV. Alat dan Bahan

Alat :
1. Mikroskop
2. Kaca Benda
3. Kaca Penutup
4. Gelas Ukur
5. Pipet
6. Spatula
7. Silet
8. Tisu

Bahan :
1. Tumbuhan Rhoeo discolor
2. Lapisan Mukosa Rongga Mulut
3. Air

V. Cara Kerja

Pengamatan sel tumbuhan Rhoeo discolor

1. Pertama siapkan peralatan dan bahan yaitu mikroskop cahaya, silet, tisu untuk
mengelap, kaca objek, kaca penutup, dan sel tumbuhan (daun tumbuhan Rhoeo
discolor) serta air sebagai pelarut.

2. Ambil daun tumbuhan Rhoeo discolor, kemudian iris dengan silet setipis
mungkin.

3. Setelah itu sayatan daun tersebut diletakkan pada kaca objek yang sudah ditetesi
air.

4. Kemudian amati hingga menemukan bentuk sel tumbuhan rhoeo discolor, setelah
pengamatan tersebut sudah terlihat bentuk selnya, kemudian foto atau gambar sel
tumbuhan tersebut.

17

Pengamatan sel hewan
1. Pertama siapkan peralatan dan bahan yaitu mikroskop cahaya, spatula, kaca

benda, kaca penutup, dan sel hewan (bag epitel pipi manusia), serta air sebagai
pelarut.
2. Ambil spatula, kemudian sterilkan terlebih dahulu spatula tersebut pada air
mendidih.
3. Kemudian spatula tersebut digosokan didalam mulut yaitu bag epitel pipi
manusia hingga mendapatkan lendir epitel tersebut.
4. Setelah epitelnya didapatkan letakkan pada kaca benda yang sudah ditetesi air.
5. Kemudian amati hingga menemukan bentuk selnya. Bentuk sel yang sudah
diamati langsung difoto atau gambar bentuk-bentuknya.

VI. Hasil Pengamatan

Sel Tumbuhan (Rhoeo discolor)

18

Sel Hewan (epitel pipi manusia)

VII. Pembahasan

Dalam praktikum di atas dapat diketahui bahwa sel merupakan ruang kecil atau irisan-irisan
pada jaringan-jaringan tumbuhan dan hewan. Pada praktikum kali ini saya mengamati sel hewan
dan sel tumbuhan. Sekelompok sel yang mempunyai struktur dan fungsi yang sama disebut
jaringan. Dalam percobaan kali ini yang menjadi objek penelitian sel hewan adalah epitel pada
pipi bagian dalam, sedangkan pada sel tumbuhan digunakan Rhoeo discolor. Perbedaan struktur
sel hewan dan tumbuhan secara umum terletak pada dinding selnya. Sel tumbuhan memiliki
dinding sel sedangkan sel hewan tidak memiliki dinding sel.

Dari pengamatan yang telah dilakukan menunjukkan bahwa adanya perbedaan antara sel
hewan dan sel tumbuhan. Sel hewan memiliki membran sel, sitoplasma, dan inti sel. Sedangkan
sel tumbuhan memiliki dinding sel, membran sel, sitoplasma, kloroplas, dan inti sel. Secara
umum sel memiliki membran sel, sitoplasma, dan inti sel. Sel hewan tidak memiliki dinding sel
sehingga bentuk dari sel hewan tidak teratur. Hal ini berbeda dengan sel tumbuhan yang
memiliki dinding sel sehingga sel tumbuhan bentuknya teratur atau tersusun rapi. Selain itu sel
hewan juga tidak memiliki kloroplas sehingga tidak dapat membuat makanan sendiri atau
berfotosintesis. Sedangkan sel tumbuhan memiliki kloroplas sehingga dapat berfotosintesis.

19

VIII. Kesimpulan
Dari hasil pengamatan yang telah kami lakukan maka dapat disimpulkan bahwa perbedaan
paling mendasar antara sel hewan dan sel tumbuhan adalah Pada sel hewan ditemukan adanya
dinding sel, nukleus, plasma dan granula. Sel hewan mempunyai bentuk sel yang tidak beraturan
atau tidah teratur bentuknya. Sedangkan pada sel tumbuhan, bentuknya cenderung beraturan, dan
berbentuk segi enam. tumbuhan ditemukan dinding sel, plasma dan nukleus.

IX. Daftar Pustaka
http://alambiologii.blogspot.com/2017/06/laporan-pengamatan-sel-hewan-dan.html/\ / diambil
pada hari tanggal Rabu, 05 Agustus 2020
http://widimaterial.blogspot.com/2015/05/laporan-praktikum-biologi-mengenal.html / diambil
pada hari tanggal Rabu, 05 Agustus 2020
http://aadesanjaya.blogspot.com/2009/12/bab-i-pendahuluan.html tanggal 16 Oktober 2011/
diambil pada hari tanggal Rabu, 05 Agustus 2020
Rachmadiarti, Fida dkk. 2007. Biologi Umum. Surabaya: Unipress UNESA.
/ diambil pada hari tanggal Rabu, 05 Agustus 2020
Basuki, S. dkk. 2000. Petunjuk Praktikum Anatomi dan Fisiologi Manusia. Malang: Jurusan
Biologi FMIPA UM dan JICA. / diambil pada hari tanggal Rabu, 05 Agustus 2020

20

BAB II STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN TUMBUHAN
A. Jurnal Belajar
Jurnal Belajar 1

1. Pada pertemuan pembelajaran kali ini kami mempelajari materi bab baru yaitu mengenai struktur
dan fungsi jaringan tumbuhan. Tapi sebelum masuk ke materi, ada sedikit kendala akibat
presentasi yang ingin diberikan bu puspa tidak terlihat oleh kami sehingga sempat tertunda. Dan
setelah itu barulah kita mau masuk ke materi tetapi waktunya tinggal sedikit sehingga hanya
dasarnya saja yang kami pelajari saat ini.

2. Kesan pada pembelajaran kali ini adalah menyenangkan walaupun ada sedikit kendala pada saat
bu puspa ingin mempresentasikan materi dan walau waktu pembelajaran terbatas atau sedikit
tetapi tetap bisa kami terima dan pahami materi dasar tentang struktur dan fungsi jaringan. Pesan
pada pembelajaran kali ini tetap semangat dan disiplin untuk mengikuti pembelajaran

Jurnal Belajar 2
1. Pada pertemuan pembelajaran kali ini tepat sehari setelah kemerdekaan Indonesia, kami

melanjutkan materi bab baru yaitu mengenai struktur dan fungsi jaringan tumbuhan. Tapi
sebelum masuk ke materi selanjutnya, kami membahas materi dasar pada pertemuan
sebelumnya. Setelah itu kami melanjutkan ke materi yang lebih detail lagi dari struktur dan
fungsi jaringan
2. Kesannya adalah lebih banyak memahami dan lebih mengerti dan mengetahui lebih detail lagi
tentang struktur dan fungsi yang ada pada sel tumbuhan, dan untuk pesannya tetap semangat
belajar dan selelu disiplin mengikuti arahan pengajar dalam pembelajaran serta tetap jaga
kesehatan.

21

Jurnal Belajar 3
1. Pada pertemuan pembelajaran kali ini kami melanjutkan materi minggu kemarin yaitu organ-

organ tumbuhan. Tapi sebelum masuk ke materi selanjutnya, kami membahas materi pada
pertemuan sebelumnya. Setelah itu kami melanjutkan ke materi organ-organ tumbuhan.

2. Kesan pada pembelajaran kali ini adalah menyenangkan karena lebih banyak memahami dan
mengetahui lebih detail lagi tentang organ-organ yang ada pada tumbuhan yang biasanya hanya
tau secara umunnya tetapi sekarang lebih khusus lagi. Pesan pada pembelajaran kali ini adalah
tetap semangat dan disiplin dalam belajar. Selalu mengikuti arahan pengajar dalam pembelajaran
dan apabila ada kendala-kendala tetap diikuti dengan baik dan tetap mengikuti arahan pengajar
serta tetap jaga kesehatan.

Jurnal Belajar 4
1. Pada pertemuan pembelajaran kali ini bu puspa ingin melanjutkan materi minggu kemarin yaitu

organ-organ tumbuhan. Tetapi sebelumnya materi organ-organ tumbuhan telah selesai dijelaskan
oleh bu puspa, jadinya kami tidak masuk ke materi dan kami membahas tugas yang sebelumnya
diberikan bu puspa yaitu pengamatan tanaman. Bu puspa kemudian menjelaskan apa-apa saja
yang harus dilakukan dalam pengamatan tumbuhan yang akan kita lakukan pada pengamatan
kali ini.

2. Kesan pada pertemuan kali ini adalah kita dapat melakukan pengamatan tumbuhan seperti pada
pengamatan disekolah tetapi bedanya hanya kami melakukannya dirumah masing-masing dan
melakukan pengamatan masing-masing, tetapi kegiatan ini sangat seru karena dapat mengingat
kembali pada saat kami melakukan pengamatan disekolah. Pesan pada pertemuan kali ini adalah
tetap semangat dan disiplin dalam belajar. Selalu mengikuti arahan pengajar dalam pembelajaran
dan apabila ada kendala-kendala tetap diikuti

22

B. Tugas-Tugas

Portofolio IIA

Terdapat 2 jaringan pada tumbuhan, yaitu jaringan meristem (embrional) dan jaringan
permanen (dewasa).

1. Jaringan Meristem
Jaringan meristem adalah jaringan yang sel – selnya mampu membelah diri dengan cara
mitosis secara terus menerus ( bersifat embrional) untuk menambah jumlah sel – sel tubuh pada
tumbuhan. Meristem terdapat pada bagian – bagian tertentu saja pada tumbuh – tumbuhan.
 Ciri Ciri Jaringan Meristem

1. Bentuk dan ukurannya selnya sama (kubus)
2. Dinding Selnya Tipis
3. Selnya penuh dengan protoplasma
4. Isi sel tidak mengandung zat makanan
5. Sel muda dan belum mengalami diferensiasi dan spesialisasi, berdinding tipis,

protoplasma banyak, vakuola kecil, inti besar, plastida belum matang dan berbentuk sama
ke segala arah.

 Fungsi Jaringan Meristem

1. Sebagai Promeristem
2. Sebagai Jaringan meristem primer
3. Sebagai Jaringan meristem sekunder
4. Sebagai Meristem apikal (meristem ujung) terdapat di ujung akar dan ujung batang
5. Sebagai Meristem lateral (meristem samping) terdapat di kambium dan kambium gabus
6. Sebagai Meristem interkalar (meristem antara) terdapat di jaringan dewasa (diantara

meristem primer).

 Jenis Jaringan Meristem berdasarkan asal usulnya

 Promeristem
 Jaringan meristem primer
 Jaringan meristem sekunder

23

Menurut letaknya, jaringan meristem dibedakan menjadi:
1. Meristem Apikal (Ujung)

Meristem apikal ini terletak pada titik tumbuh primer yakni di ujung pucuk utama, ujung
batang dan ujung akar. Meristem apikal berbentuk kubah yang dibentuk oleh sel-sel yang
membelah pada ujung tunas atau kuncup.

2. Meristem Interkalar (Antara)
Jaringan muda ini terletak diantara jaringan dewasa, interkalar berada diantara bagianbagian
dari alat-alat tumbuhan misalnya meristem pada pangkal ruas rumput-rumputan, tebu dan
sebagainya.

3. Meristem Lateral (Samping)
Jaringan muda yang terletak di tepi alat-alat tumbuhan, posisi meristem samping sejajar
dengan permukaan organ yang dimana jaringan ini ditemukan. Meristem ini termasuk
kambium pembuluh dan kambium gabus yang menyebabkan pertumbuhan menebal dan
melebar jauh dari apeks, umum ditemukan pada Dicotyledoneae dan Gymnospermae.
Pertumbuhan yang dihasilkannya disebut pertumbuhan sekunder.

24

2. Jaringan Permanen (dewasa)

C. Macam-macam Jaringan Tumbuhan

 Jaringan Epidermis (Jaringan Pelindung)

 Merupakan jaringan terluar yang menutupi seluruh permukaan tubuh tumbuhan.
 Ciri-ciri jaringan epidermis :

1. Bentuk sel seperti balok.
2. Umumnya terdiri dari satu lapisan.
3. Terletak pada lapisan paling luar.
4. Tidak berklorofil kecuali pada sel penjaga stomata.
5. Tersusun atas sel-sel hidup.
6. Dinding sel bagian luar yang berbatasan dengan udara mengalami penebalan
 Berfungsi untuk melindungi jaringan lainnya.

 Jaringan Parenkim (Jaringan Dasar)

 Merupakan jaringan yang terbentuk dari meristem dasar dan memiliki bentuk serta fungsi
yang bervariasi.

 Ciri-ciri jaringan parenkim :
1. Sususan sel tidak rapat.
2. Tidak selalu berkloroplas.
3. Tersusun atas sel-sel hidup.
4. Letak inti sel mendekati dasar sel.
5. Mampu bersifat meristematik karena dapat membelah diri.
6. Memilki banyak vakuola.
7. Ukuran selnya besar.
8. Terdapat banyak rongga antarsel.

 Berdasarkan bentuknya, jaringan parenkim dibedakan menjadi :

1. Parenkim palisade, bentuknya memanjang dan tegak.
2. Parenkim bunga karang, bentuknya menyerupai bunga karang.
3. Parenkim bintang, bentuknya menyerupai bintang dengan ujung jaringan saling

berhubungan.
4. Parenkim lipatan, bentuk dinding sel melipat ke dalam.

25

 Berdasarkan fungsinya, jaringan parekim dibedakan menjadi :

1. Parenkim fotosintesis, didalamnya terdapat sel yang mengandung krorofil disebut
klorenkim.

2. Parenkim penyimpanan bahan makanan.
3. Parenkim penyimpanan air.
4. Parenkim penyimpanan udara, didalamnya terdapat sel yang mengandung rongga-

rongga udara disebut aerenkim.
5. Parenkim transportasi.

 Jaringan Penyokong (Jaringan Penunjang)

 Merupakan jaringan yang memiliki dinding yang tebal untuk menunjang tubuh tumbuhan
agar dapat berdiri dengan kokoh.

 Terdiri dari jaringan kolenkim dan jaringan sklerenkim.

1. Jaringan Kolenkim

 Merupakan jaringan penguat pada organ tumbuhan yang masih aktif dalam
pertumbuhan dan

 Ciri-ciri jaringan kolenkim :

1. Tersusun dari sel-sel hidup.
2. Bentuk sel memanjang.
3. Terdapat pada batang, daun, bunga, dan buah tumbuhan yang masih muda dan

belum berkayu.
4. Memiliki dinding sel yang lunak, lentur, dan tidak berlignin.
5. Dinding selnya mengalami penebalan yang tidak teratur.
6. Sebagian besar dinding sel terdiri dari senyawa selulosa.

2. Jaringan Sklerenkim
 Merupakan jaringan penguat pada organ tumbuhan yang sudah tidak mengalami
pertumbuhan dan perkembangan.

 Ciri-ciri jaringan sklerenkim :

1. Tersusun dari sel-sel mati.
2. Mengandung senyawa lignin, sehingga sel-selnya kuat dan keras.
3. Tidak mengandung protoplas.
4. Dinding sel tebal

26

 Berdasarkan bentuknya, sel sklerenkim dibedakan menjadi :
1. Sklereid (sel batu), sel mati, berbentuk bulat, dan berdinding keras (tahan terhadap
tekanan).
2. Fiber (serabut sklerenkim), berbentuk panjang, terdapat pada permukaan batang.
Jaringan Parenkim, Jaringan Kolenkim, Jaringan Sklerenkim.

 Jaringan Pengangkut
 Merupakan jaringan yang bertugas untuk mengangkut zat-zat yang dibutuhkan oleh

tumbuhan.
 Jaringan pengangkut terdiri dari :

1. Jaringan Xilem (Pembuluh Kayu)
 Tersusun oleh trakeid, trakea, pembuluh xilem, parenkim kayu, dan sklerenkim
kayu.
 Berfungsi untuk mengangkut air dan garam mineral dari dalam tanah menuju daun.

27

2. Jaringan Floem
 Tersusun oleh sel tapis, pembuluh tapis, sel pengiring, sel parenkim kayu, dan
sklerenkim kayu
 Berfungsi untuk mengangkut zat-zat hasil fotosintesis ke seluruh bagian tubuh.

 Xilem dan floem membentuk suatu ikatan pembuluh pengangkut, yaitu :
1. Ikatan pembuluh kolateral, xilem dan floem letaknya bersebelahan dalam suatu
jari-jari. Berdasarkan keberadaan kambium, ikatan pembuluh kolateral terbagi
atas :

 kolateral terbuka, diantara xilem dan floem terdapat kambium.
 kolateral tertutup, diantara xilem dan floem tidak terdapat kambium.

2. Ikatan pembuluh bikolateral, xilem diapit floem, terletak pada radius yang sama.
3. Ikatan pembuluh konsentris, xilem dan floem berbentuk cincin silindris. Terdapat

dua bentuk dalam ikatan pembuluh konsentris, yaitu amfikribal (floem
mengelilingi xilem) dan amfivasal (xilem mengelilingi floem)
4. Ikatan pembuluh radial, xilem dan floem letaknya bersebelahan, namun tidak
dalam jari-jari yang sama.

28

 Jaringan Gabus
 Merupakan jaringan yang bertugas melindungi jaringan lain agar tidak kehilangan banyak

air.
 Terbentuk dari kambium gabus atau felogen. Pembentukan jaringan ke arah dalam berupa

sel hidup atau disebut dengan feloderm, sedangkan pembentukan jaringan ke arah luar
berupa sel mati atau disebut dengan felem.

29

Portofolio IIB

“ Tanaman Pucuk Merah “

 Pohon pucuk merah memiliki nama latin Syzgium Oleana dan termasuk dalam famili
Myrtaceae. Artinya, tanaman ini masih satu famili dengan pohon juwet, jambu air, dan
jambu batu.

 Tanaman pucuk merah memiliki ciri berdaun tunggal dan memiliki tulang daun yang
menyirip.

 Warna daunya berubah-ubah sesuai usia. Saat masih muda ia berwarna merah, lalu
menjadi coklat, dan saat sudah tua menjadi berwarna hijau.

 Jika daunnya diremas, akan muncul aroma khas yang menyegarkan.
 Tanaman ini juga menghasilkan bunga dan buah.
 Buah yang dihasilkan berbentuk bulat pipih, dengan rasa manis seperti buah jambu jika

dimakan.
 Bunga dari pucuk merah termasuk bunga majemuk, dengan tangkai putik yang lebih

pendek dari benang sari.

Trinitha Pricilia Barung / XI IPA 2 / 29-Agustus-2020 / Halaman depan rumah.
30

BAB III STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN HEWAN
A. Jurnal Belajar
Jurnal Belajar 1

1. Yang dibicarakan pada pertemuan kali ini adalah, Ibu Puspa mengevaluasi nilai ulangan pada
materi di bab 2 dan memberikan tugas berupa power point untuk anak-anak yang belum
mencapai nilai KKM. Materi yang akan dimasukkan dalam power point tiap anak yaitu tentang
struktur dan fungsi jaringan pada hewan, tiap anak mendapat materi yang berbeda-beda. Materi
tersebut antara lain membahas jaringan epitel, jaringan ikat, jaringan otot, jaringan saraf, serta
organ dan sistem organ.

2. Kesan saya, pada pertemuan kali ini terasa cukup menyenangkan karena kami semua dapat
bertemu kembali dalam keadaan sehat walaupun pertemuan pembelajaran melalui daring.
Pesan saya, tetap semangat selalu mengikuti pembelajaran walaupun kita masih harus
melaksanakan pembelajaran secara daring.

Jurnal Belajar 2
1. Yang dibicarakan pada pertemuan kali ini adalah semua Power Point murid yang remedial

ditampilkan sekilas dan dinilai oleh Ibu Puspa. Namun ada juga yang belum menampilkan Power
Point jadi bu puspa meminta untuk mengumpulkannya hari itu juga tanggal 08 September 2020
melalui grup whatsapp kelas.

2. Kesan saya, pada pertemuan pembelajaran kali ini terasa menyenangkan karena saat kami
menampilkan power point, Ibu Puspa langsung menjelaskan tiap tiap materi yang dibawakan
oleh setiap anak sehingga kami bisa mengerti materi tersebut.
Pesan saya, selalu semangat dalam mengikuti pembelajaran dan catat materi-materi yang dirasa
penting serta pelajari materi tersebut.

31

Jurnal Belajar 3
1. Yang dibicarakan kali ini adalah, setiap siswa yang remedial dipersilahkan untuk

mempresentasikan Power Pointnya. Untuk Power Point pertama materi yang akan dibahas
adalah tentang Jaringan Epitel, yang dipresentasikan oleh Zaky dari kelas XI IPA 1. Dari
presentasi yang zaky berikan “Jaringan Epitel adalah Jaringan epitel adalah jaringan yang
berfungsi menutup permukaan luar tubuh, memberi lapisan serta membentuk organ dalam dan
kelenjar tubuh. Jaringan Epitel tersusun dari sel – sel yang melapisi permukaan luar atau
membatasi permukaan dalam suatu rongga. Berdasarkan bentuknya jaringan epitel dibedakan
menjadi 5, yaitu jaringan epitel pipih, Jaringan epitel kubus, Jaringan epitel silindris, jaringan
epitel transisional, Jaringan epitel kelenjar.” Zaky menjelaskan dengan sangat rinci dan jelas.
Terkadang juga ada beberapa yang ikut menambahkan materi jaringan epitel tersebut.
2. Kesan saya, pertemuan pembelajaran kali ini terasa menyenangkan karena banyak yang saling
menambahkan atau menyampaikan materi yang di sampaikan.
Pesan saya, tetap semangat dan rajin dalam mengikuti pembelajaran daring.

Jurnal Belajar 4
1. Pada pertemuan kali ini, saya tidak dapat mengikuti pembelajaran seperti biasa dikarenakan

kondisi tubuh yang sedang tidak fit dan saya harus dirawat dirumah sakit untuk sementara waktu.
2. Pesan saya, tetap jaga kondisi dan kesehatan tubuh kita.

Jurnal Belajar 5
1. Pada pertemuan kali ini, saya kembali tidak dapat mengikuti pembelajaran seperti biasa

dikarenakan saya masi harus dirawat dirumah sakit.
2. Pesan saya, tetap semangat untuk mengikuti kegiatan belajar dan jaga kondisi dan kesehatan

tubuh kita.

32

Jurnal Belajar 6

1. Yang dibicarakan pada pertemuan kali ini adalah, kami melanjutkan presentasi power point dan
kali ini Cyndi dan Ilham dari IPA 1 lah yang akan menyampaikan materi, materi yang dibahas
adalah tentang organ dan sistem organ. Dari penjelasan Ilham “Organ adalah kelompok jaringan
yang memiliki tujuan dab fungsi yang sama untuk melakukan suatu fungsi dalam tubuh. Sistem
organ pada hewan merupakan kumpulan organ-organ pada hewan multiseluler yang bekerja
menjalankan suatu proses yang menunjang kehidupan seluruh sistem organ yang lain. Ilham juga
menjelaskan macam – macam organ dalam system organ hewan yaitu system pencernaan
makanan hewan, system pernapasan hewan, system reprosukdi hewan, system siklus hewan.”
Kemudian dilanjutkan oleh Cyndi tentang macam – macam system organ pada hewan dan
contohnya “system gerak hewan (rangka dan otot) contohnya katak dan burung, system eksresi
hewan contohnya eksresi pada cacing, system saraf hewan contohnya serangga, system indra
penciuman contonyajangkrik, katak, gajah, dll, system peredaran darah ikan contohnya pada
ikan.” Penjelasan yang telah disampaikan oleh kedua teman kami sudah cukup jelas dan dapat
dimengerti dengan mudah.

2. Kesan saya, pertemuan pembelajaran kali ini terasa cukup menyenangkan dan Ibu Puspa yang
terkadang ikut membantu menjelaskan lebih rinci lagi tentang materi yang telah disampaikan.
Pesan saya, selalu semangat untuk mengikuti pembelajaran dan selalu mendengarkan apa yang
dikatakan oleh guru-guru.

Jurnal Belajar 7
1. Pada pertemuan kali ini pembelajaran biologi tidak menggunakan via Google Meet seperti biasa,

namun menggunakan grup whattsap. Bu puspa memberi pengarahan dengan memberi tugas
untuk melanjutkan jurnal belajar biologi bagi yang belum selesai dan meminta power point yang
ditampilkan kemarin kepada anak-anak yang remedial, dan nantinya akan dikumpul bersama
dengan jurnal belajar melalui Google Classroom sesuai waktu yang diberikan oleh Bu Puspa.

2. Kesan saya, pembelajaran kali ini terasa cukup menyenangkan terlebih saat teman-teman yang
lain aktif untuk meminta power point.
Pesan saya, tetap semangat untuk mengikuti setiap pembelajaran dan selalu mengerjakan setiap
tugas yang diberikan oleh guru-guru.

33

Jurnal Belajar 8
1. Pada pertemuan kali ini kami tidak melaksanakan pembelajaran seperti biasa dikarenakan, saat

ini bertepatan dengan hari Kesaktian Pancasila dan kami harus mengikuti upacara Hari Kesaktian
Pancasila.

2. Kesan saya, terasa menyenangkan dan mengharukan karena kita kembali diingatkan tentang
perjuangan para pahlawan kita dalam menghadapi pengkhianatan yang dilakukan PKI terhadap
negara.
Pesan saya, selalu semangat dalam mengikuti setiap kegiatan dan mengikuti upacara Kesaktian
Pancasila.

Jurnal Belajar 9
1. Pada pembelajaran kali ini, kami tidak melaksanakan pembelajaran seperti biasanya dikarenakan

kami mleaksanakan ulangan harian untuk bab 3 ini.

2. Kesan saya, banyak dari teman-teman kami memiliki masalah saat melaksanakan ulangan harian
dan mereka tidak dapat melanjutkan ulangan lagi.
Pesan saya, jangan patah semangat melainkan selalu semangat dan melakukan semuanya dengan
sebaik mungkin.

Jurnal Belajar 10
1. Pada pertemuan kali ini, kami kembali melaksanakan pembelajaran melalui Google Meet. Ibu

Puspa kembali mengevaluasi hasil ulangan yang telah kami laksanakan pada pertemuan
sebelumnya. Ibu Puspa juga memberikan tugas kepada setiap anak yang memiliki masalah saat
melaksanakan ulangan harian dan kepada setiap anak yang nilainya belum mencapai KKM,
mereka dibagi menjadi beberapa kelompok untuk mengerjakan tugas masing-masing.

2. Kesan dan Pesan saya, tetap semangat serta selalu rajin mengikuti setiap pembelajaran dan
mengerjakan tiap tugas yang diberikan guru kepada kita.

34

B. Tugas-Tugas
35

36

37

38

39

40

41

42

43

44

45

46

47

48

49

50


Click to View FlipBook Version