The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by shafiranura32, 2022-06-08 02:03:28

EBOOK BAHASA INDONESIA XII BBB

EBOOK BAHASA INDONESIA XII BBB

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA
PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
2022

E-MODUL
PEMBELAJARAN
BAHASA INDONESIA

Dosen Pengampu:
Khaerunnisa M,Pd.

KELAS
XII

UNTUK SMA/MA/
SMK/MAK

Kata Pengantar

Puji syukur penulis panjatkan kehadiran Allah SWT, karena atas limpahan
rahmat dan ridhonya penulis dapat menyelesaikan penyusunan Modul
Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk siswa SMA/MA/SMK/MAK kelas XII. Modul
pembelajaran Bahasa Indonesia ditulis dengan tujuan agar para siswa memiliki
kompetensi berbahasa Indonesia untuk berbagai keperluan sebagai kegiatan
sosial. Kegiatan yang dirancang dalam modul diharapkan dapat membantu
siswa mengembangkan kompetensi berbahasa Indonesia yang dibutuhkan
dalam kehidupan yang sesungguhnya. Pada modul pembelajaran bahasa
Indonesia, siswa dapat berlatih meningkatkan keterampilan berbahasa, yang
meliputi mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis.

Modul pembelajaran ini bertujuan untuk meningkatkan mutu dan sikap
serta pengetahuan keterampilan siswa dalam menjalankan tugas yang
dihadapinya dalam modul pembelajaran bahasa Indonesia ini yang
dikembangkan dari kurikulum 2013. Dengan adanya modul ini penulis
mengharapkan siswa dapat mudah dalam menjalankan kegiatan pembelajaran
secara mandiri. Dengan diterbitkannya Modul Pembelajaran untuk siswa
SMA/MA/SMK/MAK kelas XII ini diharapkan dalam kegiatan pembelajaran
menjadi lebih baik dan efektif.

Dalam mempelajari modul pembelajaran ini, kemampuan berbahasa dan
bersastra siswa akan lebih terasah. Modul pembelajaran Bahasa Indonesia ini
jauh dari kata sempurna, maka dari itu penulis mengharapkan kritik, saran serta
evaluasi dari berbagai pihak untuk kesempurnaan modul pembelajaran ini.
Penulis mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah
berkontribusi dalam proses penyusunan Modul Pembelajaran untuk siswa
SMA/MA/SMK/MAK kelas XII. Apabila terdapat kekeliruan atau kekurangan, maka
dengan segala kerendahan hati akan penulis perbaiki dengan ketentuan yang
berlaku di masa yang akan datang.

Jakarta, 16 mei 2022





Tim Penulis

i

Daftar Isi

Bab 1 Kata Pengantar

Bab 2 Daftar Isi

Bab 3

Surat Lamaran Pekerjaan


1.Isi dan Sistematika Surat Lamaran Pekerjaan
2.Unsur Surat Lamaran Pekerjaan
3.Sistematika dan Unsur-Unsur Surat Lamaran Pekerjaan
4.Menyusun Surat Lamaran Pekerjaan
5.Latihan Soal Pilihan Ganda dan Esai

Cerita Sejarah

1.Mengidentifikasi Cerita Sejarah
2.Analisis Cerita Sejarah
3.Nilai-Nilai Cerita Sejarah
4.Langkah-Langkah Menulis Cerita Sejarah
5.Latihan Soal Pilihan Ganda dan Esai

Teks editorial

1.Mengidentifikasi Informasi (Pendapat, Alternatif Solusi dan Simpulan
Terhadap Suatu Isu) Dalam Teks Editorial

2.Menganalisis Struktur dan Kebahasaan Teks EditoriaL
3.Menyeleksi Ragam Informasi Sebagai Bahan Teks Editorial Baik

Secara Lisan Maupun Tulis
4.Merancang Teks Editorial Dengan Memerhatikan Struktur dan

Kebahasaan Baik Secara Lisan Maupun Tulis
5.Latihan Soal Pilihan Ganda dan Esai

Bab 4 Buku Fiksi dan Non Fiksi

1.Menilai Isi Dua Buku Fiksi (Kumpulan Cerita Pendek atau Kumpulan

Puisi) dan Satu Buku Pengayaan (Nonfiksi) yang Dibaca

2.Mengidentifikasi Nilai-Nilai yang Terdapat Dalam Sebuah Buku
Pengayaan (Nonfiksi) dan Satu Buku Drama (Fiksi)

3.Menyusun Laporan Hasil Diskusi Buku Tentang Satu Topik Baik
Secara Lisan Maupun Tulis

4.Menulis Refleksi Tentang Nilainilai yang Terkandung Dalam Sebuah
Buku Pengayaan (Nonfiksi) dan Satu Buku Drama (Fiksi)

5.Latihan Soal Pilihan Ganda dan EsaI

ii

Bab 5 Novel

Bab 6
Bab 7 1.Menafsir Pandangan Pandangan Pengarang Terhadap Kehidupan
Dalam Novel yang Dibaca

2.Menganalisis Isi dan Kebahasaan Novel
3.Menyajikan Hasil Interpretasi Terhadap Pandangan Pengarang Baik

Secara Lisan Maupun Tulis
4.Merancang Novel atau Novelet dengan memerhatikan isi dan

Kebahasaan Baik Secara Lisan Maupun Tulis
5.Latihan Soal Pilihan Ganda dan Esai

1) Jelaskan pengertian dari artikel?

Artikel

1.Mengevaluasi Informasi, Baik Fakta Maupun Opini, Dalam Sebuah

2. MAretinkgeal nyaa2nl)isgisDKibeabcaahasaan Artikel dan/atau Buku IlmSeibauthkan ciri-ciri fakta?

3.Menyusun Opini Dalam Bentuk Artikel


4.Mengonstruksi Sebuah Artikel Dengan Memerhatikan Fakta dan

Kebahasa3)an Sebutkan dan jelaskan struktur artikel?
5.Latihan Soal Pilihan Ganda dan Esai

4) Jelaskan pengertian fakta dan berikan contohnya?


Keritik Sastra dan Esai

1. Memban5d) ingkan Kritik Sastra dan Esai darJielaAsskapnepekngPeretinangoepitnai dhanubaernikadnaconntohnya?
Pandangan Penulis

2.Menganalisis Sistematika dan Kebahasaan Kritik dan Esai
3.Menyusun Kritik dan Esai Dengan Memerhatikan Aspek Pengetahuan

dan Pandangan Penulis Baik Secara Lisan Maupun Tulis
4.Mengonstruksi Sebuah Kritik atau Esai Dengan Memerhatikan

Sistematika dan Kebahasaan Baik Secara Lisan Maupun Tulisan
5.Latihan Soal Pilihan Ganda dan Esai

iii

SURAT LAMARAN
PEKERJAAN

PENYUSUN

Titin Yuningsih
20200810400053

Bab
1

Peta Konsep

Surat Lamaran Pekerjaan




Isi PB Unsur Kebahasaan
Pengertian 1 Surat Lamaran Pekerjaan
Jenis
Unsur-unsur

Fungsi
Unsur Kebahasaan
Sistematika Bentuk Surat Standar
Tempat dan Tanggal Bahasa Baik dan Benar
Surat Menggunakan Bahasa Sopan
Lampiran dan Hal Kata Pengantar Jelas, Singkat, Padat,
Alamat Surat Informatif, dan Tepat Sasaran.
Salam Pembuka Penyampaian Maksud Surat Pada Isi
Alinea Pembuka Menggunakan Kalimat Permohonan Pada
Isi Paragraf Penutup
Penutup Menulis Tanda Baca
Salam Penutup
Tanda Tangan dan Menyusun Surat Lamaran
Nama Terang Pekerjaan

Isi
Sistematika
Kebahasaan

Cermati Contoh Surat Lamaran Berikut!

Jakarta, 18 Mei 2022

Yth. General Manager PT Simalem Jaya Jalan Ujung Batu Rokan No. 30 Jakarta

Dengan hormat,

Setelah membaca iklan lowongan pekerjaan di surat kabar Jakarta Bisnis, pada tanggal 16 Mei 2022 yang menyatakan

bahwa PT Simalem Jaya sedang membutuhkan karyawan untuk mengisi posisi Akuntan, Manager Marketing, dan Teknisi.

Oleh karena itu, melalui surat ini saya mengajukan lamaran pekerjaan di perusahaan Bapak/Ibu pimpin untuk mengisi

posisi Akuntan. Di bawah ini adalah identitas diri saya:

nama : Ginting Karo Rajasama

jenis kelamin : Laki – Laki

tempat, tanggal lahir : Bandar Lampung, 1 Januari 1993

pendidikan terakhir : Sarjana Ekonomi Universitas Medan Area

alamat : Jalan Medan Utara Medan No. 65 Sumatera Utara

Sebagai bahan pertimbangan Bapak/Ibu pimpinan, bersama dengan surat lamaran ini saya melampirkan:

1. pas foto terbaru 3 X 4, 2 lembar;

2. fotokopi KTP;

3. fotokopi Ijazah S1 dan transkip nilai;

4. fotokopi sertifikat kursus/pelatihan;

5. surat berkelakuan baik dari kepolisian;

6. riwayat hidup;

7. surat pengalaman kerja.

Demikianlah surat lamaran pekerjaan ini saya buat. Saya berharap untuk dapat diberikan kesempatan wawancara di
waktu dan tempat yang Bapak/Ibu tentukan. Atas perhatian dan kebijaksanaan Bapak/Ibu, saya mengucapkan
terimakasih.

Hormat saya,







Ginting Karo Rajasama

Dari contoh yang telah disampaikan diatas, dapatkah kalian
menemukan pengertian surat lamaran pekerjaan? Ya kalian benar. Surat
lamaran pekerjaan adalah surat dari seseorang yang membutuhkan
pekerjaan kepada orang atau pejabat yang bisa memberikan pekerjaan atau
jabatan. Melalui surat lamaran ini, pelamar meminta supaya ia diberi
pekerjaan. Surat lamaran pekerjaan bisa juga diartikan dengan suatu surat
dari calon karyawan kepada calon majikan yang berisi permintaan supaya
karyawan diberi pekerjaan oleh calon majikan.

Surat lamaran pekerjaan ini bersifat pribadi dan formal ataupun resmi.
Pribadi karena surat tersebut dibuat oleh seseorang, dan formal atau resmi
karena menggunakan bahasa resmi. Surat lamaran pekerjaan bertujuan
untuk melamar pekerjaan menjadi karyawan ataupun jabatan tertentu
sesuai pada iklan yang ditawarkan. Surat tersebut dibuat oleh individu
ditujukan kepada instansi tertentu dengan harapan dipenuhinya pekerjaan
yang diinginkan. Surat lamaran pekerjaan juga bisa dikategorikan surat
penjualan yang berhubungan dengan bagaimana pelamar menjual segala
potensi diri kepada lembaga yang menyediakan lowongan pekerjaan.

Dalam menyusunnya, pelamar dalam surat lamarannya perlu
menyebutkan suatu sumber lamaran tersebut di alinea atau paragraf
pembuka. Apabila lamaran itu tidak berdasarkan pada suatu sumber, tentu
saja tidak diperlukan peenyebutan sumber pada alinea pembuka.

A. Mengidentifikasi Isi dan Sistematika Surat Lamaran Pekerjaan

1. Jenis-jenis Surat Lamaran
Setelah mengetahui pengertian surat lamaran pekerjaan kalian lebih

mendalami lagi tentang jenis-jenisnya. Berdasarkan jenis pembuatannya,
surat lamaran pekerjaan dapat dikelompokkan ke dalam dua jenis.
a) Surat lamaran pekerjaan yang digabungkan dengan riwayat hidup
(curriculum vitae). Dalam cara ini, riwayat hidup termasuk isi surat karena
isinya berupa gabungan. Cara ini juga disebut dengan model gabungan.
b) Surat lamaran yang dipisahkan dari riwayat hidup. Dalam cara ini riwayat
hidup merupakan lampiran dan cara ini disebut model terpisah.

Di dalam praktiknya, jenis yang sering dipakai adalah model terpisah.
Walaupun dalam pembuatannya memerlukan dua kali kerja, model ini lebih
digemari oleh pelamar kerja karena suratnya tidak terlalu panjang.

1

2. Unsur-unsur Surat Lamaran Pekerjaan
Setelah siswa biasa menentukan jenis surat lamaran pekerjaan yang akan

di buat, sebaiknya siswa mengetahui unsur-unsurnya, dengan memahami
unsur- unsurnya siswa akan lebih memahami tentang surat lamaran
pekerjaan. Unsur- unsur penting di dalam surat lamaran pekerjaan adalah:
a) Tesis
Bagian surat diawali dengan pernyataan umum (tesis), yaitu bagian surat
lamaran pekerjaan yang menyajikan pengantar surat pernyataan umum ini
berfungsi sebagai informasi awal terkait dengan pekerjaan yang akan
dilamar. Pada bagian Ini pelamar menyajikan informasi berupa salam
pembuka, pembuka dan biodata.
b) Argumentasi
Argumentasi adalah bagian surat lamaran pekerjaan yang menyajikan alasan
bagi pemilik lowongan pekerjaan untuk menerima pelamar. Pada bagian ini
pelamar menyajikan informasi berupa foto kopi ijazah, curikulum vitae, dan
keterangan lain yang mendukung kompetensi pelamar.
c) Penegasan
Bagian surat lamaran pekerjaan yang berfungsi sebagai penutup, seperti
harapan pelamar, salam penutup dan nama dan tanda tangan.

3. Fungsi
Bagian yang satu ini merupakan bagian penting. Apa sebenarnya fungsi

surat lamaran pekerjaan? Fungsi utama dari surat lamaran pekerjaan adalah
sebagai tanda tertulis/resmi pengajuan permohonan pekerjaan, karena
dengan hadirnya surat lamaran kerja berarti permohonan tersebut sifatnya
resmi dan tentu akan langsung diterima sebagai permohonan dan
pertimbangan dalam menerima pelamar tersebut.
a). Sebagai Alat Komunikasi

Fungsi ini merupakan salah satu fungsi dasar dari setiap surat. Karena
setiap surat sudah dapat dipastikan akan mengandung informasi yang akan
sangat diperlukan oleh pihak yang dituju. Dalam surat lamaran informasi
yang dibutuhkan yaitu informasi mengenai data dan identitas pelamat. Dalam
surat lamaran pekerjaan biasanya akan terlampir izasah, daftar riwayat
hidup, foto copy KTP dan keterangan pengalaman pekerjaan. Semua
informasi tersebut akan sangat diperlukan oleh suatu perusahaan atau
instansi yang dituju sebagai bahan pertimbangan untuk menerima pelamar
tersebut. Oleh karena itu bagi pelamar selalu perhatikanlah informasi dalam
surat lamaran tersebut dan persiapkan semua prasyarat yang dibutuhkan.

2

b). Sebagai Bahan Pertimbangan
Ini sudah dijelaskan diatas bahwa dengan hadirnya sebuah surat lamaran

kerja dan berbagi informasi mengenai identitas diri, merupakan kebutuhan
untuk melakukan sebuah pertimbangan bagi perusahaan menerima pelamar
yang tepat mengisi pekerjaan yang kosong.
c). Sebagai tanda tertulis / resmi pengajuan permohonan pekerjaan

Yang satu ini merupakan fungsi utama dari surat lamaran kerja, karena
dengan hadirnya surat lamaran kerja berarti permohonan tersebut sifatnya
resmi dan tentu akan langsung diterima sebagai permohonan dan
pertimbangan dalam menerima pelamar tersebut.

B. Unsur Kebahasaan Surat Lamaran Pekerjaan

Sebelum membahas ketentuan-ketentuan surat lamaran pekerjaan yang
sesuai dengan ketentuannya akan diberikan contoh surat lamaran pekerjaan
yang sudah sesuai dengan ketentuan-ketentuan tersebut.

Jakarta, 11 Mei 2022
Perihal : Permohonan Lamaran Pekerjaan
Lampiran : Tujuh lembar

Yth. General Manager PT Sarana Jaya
Jalan Ujung Batu Rokan No. 30 Medan

Dengan hormat,

Setelah membaca iklan lowongan pekerjaan di surat kabar Media Kota, pada

tanggal 10 Mei 2022 yang menyatakan bahwa PT Sarana Jaya membutuhkan

karyawan untuk mengisi posisi Akuntan, Manager Marketing, dan Teknisi.

Oleh karena itu, melalui surat ini saya mengajukan lamaran pekerjaan di

perusahaan Bapak/Ibu pimpin untuk mengisi posisi Akuntan. Berikut adalah

identitas diri saya:

nama : Ria Ananta

jenis kelamin : Laki – Laki

tempat, tanggal lahir : Bogor, 1 Januari 1995

pendidikan terakhir : Sarjana Akuntansi Universitas Indonesia

alamat : Jalan Padjajaran No. 60 Bogor

nomor telepon/HP : 081231183211

3

Sebagai bahan pertimbangan Bapak/Ibu pimpinan, bersama dengan surat
lamaran ini saya melampirkan:
1. pas foto terbaru 3 X 4, 2 lembar;
2. fotokopi KTP;
3. fotokopi Ijazah S1 dan transkip nilai;
4. fotokopi sertifikat kursus/pelatihan;
5. surat berkelakuan baik dari kepolisian;
6. riwayat hidup;
7. surat pengalaman kerja.

Demikianlah surat lamaran pekerjaan ini saya buat. Saya berharap dapat
diterima di perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin. Atas perhatian dan kebijakan
Bapak/Ibu, saya menyampaikan terimakasih.

Hormat saya,







Ria Ananta

Unsur kebahasaan pada surat lamaran pekerjaan adalah ketentuan yang

harus diperhatikan dalam menulis surat lamaran pekerjaan, hal tersebut

terkait dengan aturan dan ketentuan dalam penggunaan bahasa. Ketentuan-

ketentuan tersebut meliputi:

a). Bentuk surat yang standar

Surat lamaran yang dibuat sudah menggunakan format standar. Format

surat standar adalah bentuk surat yang biasa digunakan dalam surat formal

atau surat resmi. Dalam surat lamaran pekerjaan dinyatakan secara jelas

bahwa seseorang sedang melamar suatu pekerjaan atau posisi pada instansi

atau perusahaan tertentu yang dilamar oleh pelamar.

b). Menggunakan bahasa yang baik dan benar.

Surat lamaran pekerjaan harus menggunakan bahasa yang baik dan benar

sesuai dengan ejaan yang disempurnakan (PUEBI). Dalam menulis surat

lamaran pekerjaan, harus menggunakan bahasa dan kata-kata yang tidak

bertele-tele, agar maksud yang ingin disampaikan jelas.

c). Menggunakan kata-kata sopan.

Kata-kata yang dipakai dalam surat lamaran kerja harus sopan, sederhana,

dan ringkas, surat .

4

lamaran kerja tidak boleh bernada meminta belas kasihan atau yang bersifat
merendahkan martabat sendiri pelamar.
d). Menggunakan kata pengantar yang jelas, singkat, padat, informatif, dan
tepat sasaran.

Isi surat lamaran pekerjaan harus menggambarkan informasi tentang
pelamar dan kemampuan kerja pelamar. Serta meyakinkan bahwa bidang
atau posisi pekerjaan yang dilamar sesuai dengan kemampuan dan tingkat
pendidikan orang yang melamar.
e). Penyampaian maksud surat pada isi surat

Penggunaan kalimat yang jelas untuk melamar kerja, termasuk dalam
menentukan jabatan yang diinginkan oleh pelamar menjadi hal yang sangat
penting dalam menyusub surat lamaran pekerjaan.
f). Menggunakan kalimat permohonan pada paragraf penutup

Kalimat penutup berisi harapan dan permohonan kepada pimpinan
institusi yang dilamarnya agar bisa diterima.
g). Menggunakan penulisan dan tanda baca

Melengkapi bagian-bagian surat dengan norma bahasa surat (seperti
penulisan unsur hal, tempat/tanggal, alamat, salam pembuka, isi surat, salam
penutup, tanda tangan, dan nama terang).

Ketentuan Penulisan Sistematika Surat Lamaran Pekerjaan

Sistematika surat lamaran Unsur surat lamaran pekerjaan

pekerjaan

a.Tempat dan tanggal a.Tempat dan tanggal pembuatan
pembuatan surat surat
b.Lampiran dan Hal b.Lampiran dan Hal
c.Alamat Surat c.Alamat Surat
d.Salam Pembuka d.Salam Pembuka
e.Alinea Pembuka e.Isi
f.Isi f.Salam Penutup
g.Penutup g.Tanda tangan dan nama terang
h.Salam Penutup
i.Tanda tangan dan nama
terang

5

Secara umum, ketentuan penulisan sistematika surat lamaran pekerjaan
dapat diuraikan sebagai berikut:
a). Tempat dan tanggal pembuatan surat
Tempat dan tanggal pembuatan surat ditempatkan di pojok kanan atas tanpa
titik di akhir karena bukan merupakan kalimat.
Contoh:
Papua Barat, 28 Agustus 2020

b). Lampiran dan Hal

Kata lampiran dan hal tidak disingkat dan angka dalam kolom lampiran

ditulis menggunakan huruf.

Contoh:

Hal : Permohonan Lamaran Pekerjaan

Lampiran : Empat lembar

c). Alamat Surat
• Tidak menggunakan kata "Kepada''.
• Alamat disarankan tidak lebih dari tiga baris.
• Jabatan tidak boleh menggunakan jenis kelamin seperti Bapak atau Ibu.
• Tulisan "Jalan'' pada alamat tidak boleh disingkat.
• Tidak menggunakan titik di masing-masing akhir barisnya.
Contoh:
Yth. Manager Sukses Mandiri
Jalan M. Yamin Nomor 02, Kalibata Jakarta

d). Salam Pembuka
Setelah kata "Dengan hormat" digunakan tanda baca koma (,).
Contoh:
Dengan hormat,
Berdasarkan...

6

e). Alinea Pembuka
Alinea pembuka sebaiknya menggunakan bahasa yang baik dan sopan agar
para pihak atau instansi yang membacanya tidak tersinggung. Di dalam
alinea ini juga sudah harus muncul pernyataan umum yang menggambarkan
diri pelamar (tesis).

f). Isi

Terdapat hal-hal sebagai berikut:

1.Identitas

Isi identitas berisi keterangan berupa nama, tempat tanggal lahir, alamat,

pendidikan terakhir dan dapat ditambah lagi sesuai dengan keperluan. Di

dalam menuliskan keterangan tersebut, huruf awal kata digunakan huruf

kecil.

Contoh:

nama : Nitriana Safitri

tempat tanggal lahir : Jakarta, 7 Januari 1995

pendidikan terakhir : S-1 Sastra Inggris

alamat : Dukuhturi, Bumiayu, Brebes, 52273

2.Maksud dan tujuan
Merupakan maksud dan tujuan merupakan alasan pelamar melamar
pekerjaan.

g). Menyatakan lampiran
Dalam lamaran pekerjaan terdapat beberapa lampiran tentang syarat yang
sudah diminta oleh instansi yang membutuhkan pekerja. Oleh karena itu,
pelamar harus memenuhi lampiran yang diminta tersebut. Kemudian, di
setiap rincian digunakan tanda baca titik koma (;) dan di akhir lampiran
digunakan baca titik (.).

Contoh:
fotokopi ijazah yang sudah dilegalisasi;
fotokopi kartu tanda penduduk;
fotokopi SKCK.

7

h). Penutup
Di dalam surat lamaran pekerjaan, isi penutup haruslah menunjukkan
keantusiasan pelamar pekerjaan kepada instansi yang dituju.
Contoh:
Demikian surat lamaran pekerjaan ini saya buat. Besar harapan saya untuk
dapat menjadi bagian dari perusahaan….
i). Salam Penutup
Jika di awal ada salam pembuka, tentulah diakhiri salam penutup. Sebagai
surat lamaran, salam penutup menjadi sangat penting. Salam penutup
sebagai bentuk etika, sopan santun, clan penghormatan.
Contoh:
Hormat saya,
j). Tanda tangan dan nama terang
Tanda tangan ini biasanya berada di pojok kanan bawah surat, lalu di
bawahnya ditulis nama lengkap.
Contoh:
Hormat saya,
(Ttd)
Nitriana Safitri

8

Rangkuman

Surat lamaran kerja adalah surat yang dikirim oleh seseorang kepada
instansi untuk mencari pekerjaan.
Jenis-jenis surat lamaran pekerjaan
Surat lamaran pekerjaan yang digabungkan dengan riwayat hidup dan
surat yang dipisahkan dengan riwayat hidup.
Unsur-unsur surat lamaran pekerjaan adalah tesis, argumentasi dan
penegasan.
Fungsi surat lamaran kerja sebagai alat komunikasi, bahan pertimbangan
dan bukti melamar.
Sistematika surat lamaran pekerjaan
1.Tempat dan tanggal pembuatan surat
2.Lampiran dan Hal
3.Alamat Surat
4.Salam pembuka
5.Alinea pembuka
6. Isi
7.Alinea penutup
8.Salam penutup
9.Tanda tangan dan nama terang
Unsur kebahasaan surat
1.Bentuk surat yang standar.
2.Menggunakan bahasa yang baik dan benar.
3.Menggunakan kata-kaya sopan.
4.Menggunakan kata pengantar yang jelas, singkat, padat, informatif, dan
tepat sasaran.
5.Penyampaian maksud surat pada isi surat.
6.Menggunakan kalimat permohonan pada paragraf penutup
7.Menggunakan penulisan dan tanda baca
Ketentuan penulisan dan tanda baca surat lamaran pekerjaan.

9

Soal Pilihan Ganda

Cermati kutipan surat lamarberikut! D.Yth. Direktur Pendidikan Yayasan
Ukhuwah Islamiyah Yayasan
“Setelah membaca iklan yang dimuat dalam Jln Keputih Tegal 6
harian Kompas, 12 Mei 2022 yang isinya Surabaya.
menyatakan bahwa Tabloid Kompetisi E.Yth. Direktur Pendidikan
membutuhkan seorang LayOut Man. Ukhuwah Islamiyah
Sehubung dengan hal tersebut, dengan ini Jalan Keputih Tegal 6
saya…” Surabaya

1) Kutipan di atas merupakan paragraf Perhatikan penggalan surat lamaran
pembuka untuk surat lamaran pekerjaan berikut!
berdasarkan…
A.Surat resmi Maaf, kita tidak bisa menerima surat lamaran
B.Inisiatif sendiri anda karena anda bukan orang yang kami
C.Surat harian lamaran pekerjaan inginkan.
D.Iklan
E.TV 3) Perbaikan kalimat balasan untuk surat
lamaran pekerjaan tersebut adalah…
2) Penulisan alamat surat lamaran A. Perusahaan kami tidak bisa menerima
pekerjaan berikut yang benar dan tepat Saudara karena perusahaan kami belum
adalah… memerlukan karyawan baru.
A.Kepada, Yth. Direktur Pendidikan Yayasan B. Kami tidak bisa menerima surat lamaran
Ukhuwah Islamiyah Saudara karena perusahaan kami belum
Jalan Keputih Tegal 6 memerlukan karyawan baru.
Surabaya C. Kami belum bisa menerimanya karena
B.Kepada, Yth. Direktur Pendidikan perusahaan kami hingga saat ini belum
Yayasan Ukhuwah Islamiah memerlukan karyawan baru.
Jln Keputih Tegal 6 D. Kami mohon maaf belum bisa menerima
Surabaya Saudara karena perusahaan kami belum
C.Yth. Direktur Pendidikan Yayasan memerlukan karyawan baru.
Ukhuwah Islamiyah E. Kami tidak bisa menerima Saudara
Jln Keputih Tegal 6, karena perusahaan kami hingga saat ini
Surabaya belum memerlukan karyawan baru.


10

Perhatikan kalimat berikut! 6) Penulisan surat lamaran tersebut sudah
menggunakan kaidah berbahasa yang baik
Berdasarkan surat lamaran pekerjaan yang seperti penulisan kalimat perincian masih
saudara kirim, kami beritahukan bahwa menggunakan huruf kapital. Kalimat
saudara diterima untuk bergabung dengan tersebut merupakan aturan dari unsur
perusahaan kami. kebahasaan…
A.Bentuk surat yang standar
4) Kalimat tersebut merupakan… B.Menggunakan kata-kata sopan.
A.Pembukaan surat balasan pekerjaan C.Penyampaian maksud surat pada isi
B.Surat balasan pekerjaan surat
C.Penutup surat balasan D.Bahasa yang baik dan benar
D.Isi surat balasan pekerjaan E.Menggunakan kata pengantar
E.Ucapan selamat dari perusahaan
Cermati penutup surat lamaran
5) Penulisan identitas pelamar yang sesuai pekerjaan berikut ini!
adalah…
A. nama: Raka Sinatria Atas segala perhatian dan kebijaksanaannya
tempat, tanggal lahir: Cirebon, 25 Juli 1985 saya ucapkan banyak terima kasih.
alamat: Perumahan Malaka Jaya C18/4,
Jakarta 7) Kalimat yang tepat untuk memperbaiki
B.nama : Raka Sinatria penutup surat lamaran pekerjaan tersebut
tempat / tgl. lahir : Cirebon, 25 Juli 1985 adalah …
alamat : Perumahan Malaka Jaya C18/4, A.Atas segala perhatian dan kebijaksanaan
Jakarta Bapak, saya sampaikan terima kasih.
C.Nama : Raka Sinatria B.Atas perhatian dan kebijaksanaan Bapak,
Tempat dan tanggal lahir : Cirebon, 25 Juli saya mengucapkan terima kasih.
1985 C.Atas segala perhatian dan kebijaksanaan
Alamat : Perumahan Malaka Jaya C18/4, Bapak, diucapkan terima kasih.
Jakarta D.Atas segala perhatian dan kebijaksanaan
D.NAMA : RAKA SINATRIA Bapak, saya berterima kasih.
TTL : CIREBON, 25 JULI 1985 E.Atas segala perhatian dan kebijaksanaan
ALAMAT : PERUMAHAN MALAKA JAYA Bapak, saya berterima kasih.
C18/4, JAKARTA
E.nama: raka sinatria
tempat, tanggal lahir : cirebon, 25 juli 1985
alamat : perumahan malaka jaya c18/4,
jakarta


11

Cermati penggalan surat berikut! 10) Menggunakan bahasa sopan dan berisi
pernyataan umum yang menggambarkan
Dengan Hormat, diri pelamar (tesis) berada pada ketentuan
penulisan…
Sehubungan dengan adanya informasi A.Penutup
lowongan kerja di BANK BNI Cabang Kota B.Salam pembuka
Bandung untuk bagian teller, maka dengan C.Paragraf penutup
ini saya : D.Lampiran dan perihal
nama : Sugeng Laksono E.Paragraf pembuka
jenis kelamin: Laki - Laki
tempat, tanggal lahir: Gunung Kidul, 9 Cermati sistematika surat lamaran kerja
Oktober 1995 berikut!
pendidikan terakhir: Sarjana Komputer
Universitas Gajah Mada (1) Salam penutup
alamat asal: Jalan Gunung Kidul II, No. 41, (2) Lampiran dan hal
Yogyakarta (3) Isi
nomor telepon/HP: 087654398754 (4) Salam pembuka
(5) Alamat surat
8) Paragraf pembuka tersebut menandakan (6) Tempat dan tanggal pembuatan surat
kalau sumber lamaran pekerjaan berasal (7) Alinea pembuka
dari…. (8) Tanda tangan dan nama terang
A.Iklan koran (9) Alinea penutup
B.Permohonan instansi
C.Pengumuman 11) Urutan yang tepat sistematika surat
D.Informasi seseorang lamaran kerja tersebut adalah…
E.Inisiatif sendiri A.5-3-6-4-8-9-2-1-7
B.5-1-4-9-6-3-2-8-7
9) Berikut yang bukan merupakan unsur C.3-4-5-6-8-9-1-7-2
kebahasaan surat lamaran pekerjan D.6-2-5-4-7-3-9-1-8
adalah… E.6-5-2-4-7-3-9-1-8
A.Bentuk surat yang standar
B.Menggunakan kata-kata sopan. Cermati ketentuan berikut!
C.Menggunakan bahasa standar
D.Penyampaian maksud surat pada isi 1. Menggunakan titik di masing-masing
surat akhir barisnya
E.Menggunakan kata pengantar yang jelas, 2. Alamat disarankan tidak lebih dari tiga
singkat, padat, informatif, dan tepat baris
sasaran
12

3. Menggunakan kata “Kepada” A.Demikian permohonan ini disampaikan,
4. Jabatan menggunakan jenis kelamin
5. Tulisan jalan tidak bisa disingkat besar harapan saya kiranya Bapak/ lbu

12) Ketentuan yang ada pada alamat surat dapat mempertimbangkan, sebelum dan
adalah…
A.1,2,5 sesudahnya saya ucapkan terima kasih.
B.1,3,4
C.1,4,5 B.Demikian permohonan ini disampaikan,
D.2,3,5
E.2,4,5 kiranya Bapak/ lbu dapat

Cermati kutipan surat lamaran kerja mempertimbangkan, sebelum dan
berikut!
sesudahnya saya ucapkan terima kasih.
Berdasarkan informasi yang saya peroleh
dari harian Kompas tanggal 14 Maret 2020 C.Demikian permohonan ini disampaikan,
bahwa perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin
membutuhkan staf adminstrasi… kiranya Bapak/ lbu dapat

13) Paragraf tersebut merupakan bagian … mempertimbangkan, sebelum dan
A.Alinea pembuka
B.Pembuka sesudahnya saya menyampaikan terima
C.Salam pembuka
D.Tesis kasih.
E.Argumentasi
D.Demikian permohonan ini disampaikan,
Cermati penutup surat berikut!
semoga Bapak/lbu dapat
Demikian permohonan ini disampaikan,
besar harapan saya kiranya Bapak/ lbu dapat mempertimbangkan, sebelum dan
mempertimbangkannya, sebelum dan
sesudahnya saya ucapkan terima kasih. sesudahnya disampaikan terima kasih.

14) Perbaikan kesalahan penulisan E.Demikian permohonan ini disampaikan,
penutup surat tersebut adalah…
semoga Bapak/lbu dapat

mempertimbangkan, sebelum dan

sesudahnya saya ucapkan terima kasih.

Cermati ilustrasi berikut!

15) Apabila seorang pelamar akan melamar

pada sebuah perusahaan dan berkas yang

disertakan sebanyak lima lembar,

penulisan yang tepat adalah….

A.Lamp. : 5 lembar

B.Lampiran : lima (5) lembar

C.Lampiran : 5 lembar

D.Lamp. : lima lembar

E.Lampiran : lima lembar

13

Soal Esai

Perhatikan iklan lamaran pekerjaan ini Perhatikan surat lamaran pekerjaan
untuk menjawab soal nomor 1! dibawah ini untuk menjawab soal
nomor 2 s.d 5!





1.Tulislah surat lamaran pekerjaan 2.Bagaimana pendapat kalian tentang
berdasarkan iklan tersebut sesuai dengan sistematika surat lamaran pekerjaan
aturan kebahasaan! tersebut?

3.Buatlah revisi terhadap sistematika yang
kurang tepat pada surat lamaran pekerjaan

tersebut!

4.Sebutkan dan jelaskan sistematika surat
lamaran pekerjaan!

5.Sebutkan dan jelaskan unsur kebahasaan

14 surat lamaran pekerjaan!

CERITA SEJARAH

PENYUSUN

Tuti Susilawati
20200810400054

Bab
2

Peta Konsep

Cerita
Rakyat

A. identifikasi Informasi B. Analisis kebahasaan teks cerita (novel)
dalam teks cerita sejarah sejarah

Mendata teks cerita sejarah Kebahasaan teks cerita (novel)
Hal menarik dalam novel sejarah sejarah
Struktur teks cerita sejarah Makna kias dalam teks cerita
Membandingkan novel sejarah dengan (novel) sejarah
teks Sejarah

C, Kontruksi nilai-nilai dalam novel sejarah
ke dalam teks eksplanasi

Identifikasi nilai-nilai dalam novel

Menikmati Cerita Sejarah

Novel sejarah merupakan sebuah

genre yang penting dan sering

ditulis di negara-negara Barat.

Negara-negara tersebut

menanamkan pentingnya sejarah

dalam pendidikan. Novel sejarah

membantu memperkenalkan dan

mengabarkan suatu masyarakat

pada masa lalu bangsanya. Dengan

demikian, pendidikan dalam novel

dapat menanamkan akar pada bangsan.y..a....S..e..o...rang sastrawan yang sering

kali menggunakan fakta-fakta sejarah sebagai latar untuk mengasihkan

tokoh-tokoh fiksinya bermaksud untuk mengisahkan kemb
ali seorang tokoh

sejarah dalam berbagai dimensi kehidupannya, seperti emosi pribadi tokoh,

tragedi yang menimpanya, kehidupan keluarga dan masyarakat, serta

pandangan politiknya.

Novel sejarah adalah novel yang didalamnya menjelaskan dan

menceritakan tentang fakta kejadian masa lalu yang menjadi asal-muasal

atau latar belakang terjadinya sesuatu yang memiliki nilai kesejarahan.

A.Mengidentifikasi Informasi dalam Teks Cerita Sejarah

Cerita sejarah ini bukanlah pelajaran teks sejarah seperti sejarah
Indonesia atau sejarah kebudayaan Islam. Cerita sejarah yang dimaksudkan
dalam pelajaran ini adalah novel yang mengangkat peristiwa atau tokoh
sejarah dalam dunia nyata menjadi cerita fiksi (dalam novel). Bahan baku
cerita ini adalah tokoh dan peristiwa sejarah kemudian oleh pengarang
diangkat menjadi cerita novel dibumbui fantasi, khayalan biar menarik. Ini
berarti dalam novel ini, ada fakta sejarah dan fiksinya. Dikatakan fakta
sejarah karena tokoh atau peristiwa yang diangkatnya memang benar-
benar pernah ada. Dikatakan fiksi karena dalam novel ini diberi fantasi,
khayalan oleh pengarang agar ceritanya menarik.

Novel sejarah dapat dikategorikan sebagai novel ulang (rekon). Supaya
tidak terjadi kesalahpahaman atas frasa “novel ulang”, berikut ini penjelasan
tentang jenis- jenis novel ulang. Berdasarkan jenisnya, novel ulang terdiri
atas tiga jenis, yakni rekon pribadi, rekon faktual, dan rekon imajinatif.

17

Rekon pribadi adalah novel yang memuat kejadian dan penulisnya
terlibat secara langsung.
Rekon faktual (informasional) adalah novel yang memuat kejadian
faktual seperti eksperimen ilmiah, laporan polisi, dan lain- lain.
Rekon imajinatif adalah novel yang memuat kisah faktual yang
dikhayalkan dan diceritakan secara lebih rinci.

Berdasarkan penjelasan di atas, novel sejarah tergolong ke dalam rekon

imajinatif. Artinya, novel tersebut didasarkan atas fakta- fakta sejarah yang

kemudian dikisahkan kembali dengan sudut pandang lain yang tidak tidak

muncul dalam fakta sejarah. Misalnya, kegemaran, emosi. dan keluarga.

Dalam menikmati novel sejarah, mula- mula kamu membacanya secara

cepat. Dalam hal ini kamu dapat mengamati bagian tokoh sejarah yang

dikisahkan, karakter yang digambarkan, dan kejadiannya, misalnya, setelah

membaca novel Kuantar ke Gerbang karya Ramadhan K.H terbitan Sinar

Harapan tahun 1981, kamu mampu mengenali bahwa novel ini sangat dekat

dengan sejarah. Data- data faktual, seperti tempat kejadian dan tokohnya,

benar adanya.

Ramadhan K.H. kemudian merekonstruksinya menjadi novel. Novel ini

mengisahkan cerita romantis Ibu Inggit dengan Soekarno (Bapak

Proklamator Indonesia). Imajinasi pengarang muncul saat ingin memberikan

makna tentang peran Ibu Inggit dalam pembentukan seorang pribadi yang

kelak akan menjadi presiden pertama negeri ini. Ibu Inggit-lah yang

mengayomi, memelihara, dan mengantar Soekarno ke dalam kedudukannya

sebagai tokoh nasional. Peran ini bukanlah sebagai “kawan politik”, tetapi

sebagai dua sosok yang saling memahami.

Inggit Grnasih yang usinya 12 tahun lebih tua dari Soekarno berperan

sebagai istri, kawan, dan ibu yang menginginkan setiap suami, sabahat, dan

anak sukses dalam kehidupannya. Peran ini dapat dijalankan secara

simpatik oleh Inggit. Soekarno di dalam asuhan kejiwaan ibu Inggit dapat

diantarkan ke pintu gerbang pucuk pimpinan nasional. Secara simbolis

mengandung makna bahwa Ibu Inggit benar- benar mendampingin

suaminya selama masaterberatnya dalam perjuangan. Seokarno dibentuk

oleh Ibu Inggit menjelma menjadi pimpinan bangsa. Inilah yang

diimajinasikan oleh pengarang, yang secara historis, simbolisasi ini tidak

muncul dalam buku- buku sejarah tentang Soekarno dan tentang Inggit

Garnasih: bahwa ibu Inggit memagang peranan besar dalam riwayat

............... 18

pembentukan negeri ini. Hanya perannya tidak muncul ke publik karena
lebih banyak di belakang layar, “Bagai seorang ibu yang hanya memberi,
tetapi tidak pernah meminya.” Ibu Inggit adalah Ibu Indonesia dalam
menjelmakan seseorang menjadi pemipin besar.
Plot penceritaan novel sangat bergantung pada tokoh Soekarno selama
perjuangannya untuk menjadi tokoh politik penting Indonesia. Tokoh Inggit
digunakan hanay untuk mengisahkan kejadian di sekitar Soekarno dan
mengungkapkan perasaan dan pikiran seorang istri pejuang nasional yang
kurang dikenal secara publik.

B.Mendata Informasi dalam Teks Cerita Sejarah

Kegiatan mendata informasi penting dalam novel sejarah tentu akan
berbeda dengan mendata informasi penting dalam teks sejarah. Informasi
penting dalam novel sejarah lebih mengarang kepada fakta sejarah yang
dijadikan latar penceritaan serta imajinasi penulis atas fakta tersebut.
Seperti dipaparkan pada pengantar sebelumnya, novel Kuantar ke Gerbang
karya Ramadhan K.H. mengandung fakta sejarah tentang masa perjuangan
awal Soekarno dan kehidupan rumah tangganya dengan Inggit Garnasih . Di
samping tokoh, fakta sejarah yang digunakan adalah latar tempat, seperti
Sukamiskin (sebuah nama kecamatan di Kota Bandung dan juga menjadi
nama Lapas), Banceuy sebuah nama kelurahan di Bandung dekat alun- alun
Kota Bandung serta Kota Bandung itu sendiri, Surabaya saat Soekarno
melakukan perjalanan dengan kereta api,, Endeh dengan membentuk
rombongan sandiwara kisah perjalanan dari Bengkulu ke Padang.

Pusat penceriraan novel sejarah Kuantar ke Gerbang terletak pada tokoh
Soekarno. Namun, bukan tentang Soekarno itu sendiri, melainkan kisah
kejadian di sekitarnya. Imajinasi pengarang ini secara leluasa banyak
mengungkapkan perasaan dan pikiran tokoh Inggit Garnasih. Menurut
Sumardjo (1991:57), imajinasi pengarang terhadap tokoh Inggit Garnasih
dengan jasa- jasanya sering berubah mennjadi semacam gugatan meskipun
ini tak banyak dan hadir secara tersamar (implisit, pen.). Kesan Jacob
Sumardjo sangat beralasan karena dalam buku- buku sejarah tentang
Soekarno, Inggit Garnasih sangat jarang dikupas. Padahal, jasa- jasanya
sangat besar dalam mengantarkan Soekarno ke panggung politik nasional
dan menjadi Bapak Bangsa. Penulis mengharapkan agar Inggit Garnasih
semakin banyak dikupas dalam sejarah Indonesia.

19

Latihan

Berikut ini disajikan kutipan novel sejarah berjudul Kemelut di Majapahit
karya SH. Mintardja (hal. 22-21). Sebelum dibaca, cobalah membentuk
kelompok (misalnya 4 orang). Salah satu anggota kelompok diminta
membacakan kutipan. Siswa yang lain mendengarkan sambil mencatat
informasi penting (fakta-fakta sejarah dan imajinasi pengarang). Selama
mendengarkan tutuplah bukumu. Nikmatilah ceritanya sambil konsentrasi
penuh.

Menemukan Hal Menarik dalam Novel Sejarah

Ketika mendengarkan pembacaan kutipan novel, tentulah terdapat
bagian- bagian yang menarik. Kemenarikan itu dapat berupa waktu, tempat,
tokoh yang mungkin bagi sebagian orang tidak asing.

Untuk mengukur kemampuan mendengarkan, jawablah pertanyaan-
pertanyaan berikut:
1. Kapan latar waktu certa dalam kutipan novel sejarah tersebut dibuat?
2. Di manakah latar dalam kutipan novel sejarah tersebut dibuat?
3. Peristiwa apa sajakah yang dikisahkan?
4. Siapa saja tokoh yang terlibat dalam penceritaan?
5. Di agian apa sajakah yang menandakan bahwa novel tersebut tergollong
ke dalam novel sejarah?

Diskusikanlah hasil kerja dengan teman satu kelompokmu. Untuk
memperdalam jawaban-jawabanmu, bersama tim kelompok telusuri lebih
jauh mengenai kebenaran dari segi fakta dengan membaca buku-buku
sejarah. Jika sudah didapatkan rumusan fakta sejarah selanjutnya
diskusikan imajinasi yang dikembangkan melalui penceritaannya misalnya
berpusat pada tokoh siapa penceritaan dilakukan untuk menjelaskan tokoh
imajinasi siapa segi-segi apa yang diceritakan pada tokoh yang
diimajinasikan seperti emosi pandangan politik kekuatan pribadi. Mengapa
pengarang menonjolkan tokoh yang diimajinasikan kelebihan apa yang
dimiliki tokoh yang diimajinasikan sehingga tokoh ini memiliki kekuatan
penceritaan jika sudah menyelesaikan kegiatan di atas, mari kita lanjutkan
untuk menikmati novel sejarah dengan membaca kutipan novel berikut ini.

20

Tugas

Petunjuk: Bacalah kutipan teks novel sejarah Gajah Mada bergelut dalam
dalam tahta dan Angkara berikut ini kemudian kerjakan tugas-tugas yang
menyertainya.

C.Mengidentifiksai Struktur Teks Cerita Sejarah

Struktur Teks Cerita Sejarah
a). Struktur Novel Sejarah
Struktur teks cerita sejarah
1. Orientasi
Orientasi merupakan tahapan awal dari struktur novel sejarah. Pada bagian
ini berisi pengenalan tokoh, latar tempat, waktu, sudut pandang, dan juga
hubungan dari para tokoh.
2. Pengungkapan peristiwa
Pada tahap pengungkapan peristiwa, mulai menceritakan peristiwa atau
kejadian yang akan menimbulkan suatu konflik nantinya.
3. Rising action (menuju konflik)
Pada tahap rising action ini, penulis akan menunjukan konflik atau masalah
yang mulai semakin rumit.
4. Komplikasi
Pada bagian ini, konflik yang muncul sudah mulai memuncak atau di tahap
klimaks.
5. Resolusi
Setelah memuncaknya konflik, tentu saja harus ada penyelesaian atau
resolusi. Nah, di bagian ini menceritakan akhir dari suatu masalah atau
tahap penyelesaian.
6. Koda (optional)
Nah, koda ini bersifat optional, nih! Jadi, tidak semua novel sejarah memiliki
koda, ya. Koda merupakan penutup dari sebuah novel yang berisikan
komentar atau kesimpulan dari cerita tersebut.

Dengan mempelajari dan memahami struktur teks sebuah cerita sejarah
maka bisa membantu untuk menemukan informasi-informasi yang penting
di dalamnya.

21

D. Membandingkan Novel Sejarah dengan Teks Sejarah
Setelah membaca kutipan novel sejarah di atas kamu pasti dapat menarik

kesimpulan bahwa novel sejarah berbeda dengan teks sejarah seperti yang
ada dalam buku-buku sejarah agar kamu lebih memahami perbedaan
antara novel sejarah dengan teks sejarah pelajari tabel berikut ini:
Tabel perbedaan novel sejarah dengan teks sejarah

22

Tugas

Berdasarkan uraian sebelumnya. Temukanlah bukti perbandingan antara
teks sejarah berikut ini dengan kutipan novel sejarah rumah kaca karya
Pramoedya Ananta Toer.

E. Menganalisis Kebahasaan Teks Cerita (Novel) Sejarah

Setiap teks memiliki unsur kebahasaan yang berbeda-beda demikian
pula dengan novel sejarah pada bagian berikut kamu akan mempelajari
kaidah kebahasaan novel sejarah. Sejarah merupakan peristiwa yang telah
terjadi dimasa lampau. Namun, mengingat sejarah adalah hal yang penting
salah satunya untuk menambah pengetahuan. Selain melalui buku sejarah
atau catatan arsip, kita juga bisa mengetahui peristiwa terdahulu lewat
sebuah karya sastra atau teks cerita sejarah.

Pada dasarnya, teks cerita sejarah adalah sebuah naskah yang berisi
tentang fakta dan kejadian masa lalu dengan memuat nilai sejarah. Teks
cerita sejarah juga pastinya harus dikemas dalam bentuk deskripsi peristiwa
yang runtut. Namun, seperti hal nya teks lainnya, teks ini juga memiliki
struktur kebahasaan tetapi cukup berbeda dengan teks yang lain. Hal yang
paling terlihat dari teks cerita sejarah adalah banyak menggunakan
konjungsi temporal.

Berikut adalah kaidah kebahasaan yang terdapat dalam teks sejarah
antara lain :
1.Konjungsi Temporal (kata sambung waktu)
Pada umumnya teks ini digunakan untuk menjelaskan urutan peristiwa atau
cerita secara urut. Contohnya; hingga, ketika, sejak, selama, sementara,
setelah, sesudahnya, dan lain sebagainya.
2.Pronomina (kata ganti)
Pronimina adalah untuk menggantikan atau menerangkan sesuatu yang
tidak langsung. Kata ganti sendiri terdapat beberapa macam, antara lain
kata ganti orang, kata ganti penunjuk, kata ganti pemilik, kata ganti penanya,
dan sebagainya.

Tugas

Petunjuk: bacalah kembali kutipan novel sejarah kemelut di Majapahit (jilid 01)
kemudian, analisis kaidah kebahasaan novel sejarah tersebut dengan mengisi
tabel berikut ini.

23

F. Menjelaskan Makna Kias yang Terdapat dalam Teks Cerita (Novel)
Sejarah

Sejarah merupakan peristiwa yang telah terjadi dimasa lampau. Namun,
mengingat sejarah adalah hal yang penting salah satunya untuk menambah
pengetahuan. Selain melalui buku sejarah atau catatan arsip, kita juga bisa
mengetahui peristiwa terdahulu lewat sebuah karya sastra atau teks cerita
sejarah.

Pada dasarnya, teks cerita sejarah adalah sebuah naskah yang berisi
tentang fakta dan kejadian masa lalu dengan memuat nilai sejarah. Teks
cerita sejarah juga pastinya harus dikemas dalam bentuk deskripsi peristiwa
yang runut. Namun, seperti hal nya teks lainnya, teks ini juga memiliki
struktur kebahasaan tetapi cukup berbeda dengan teks yang lain. Hal yang
paling terlihat dari teks cerita sejarah adalah banyak menggunakan
konjungsi temporal.

Berikut adalah kaidah kebahasaan yang terdapat dalam teks sejarah
antara lain:
1.Konjungsi Temporal (kata sambung waktu)
Pada umumnya teks ini digunakan untuk menjelaskan urutan peristiwa atau
cerita secara urut. Contohnya; hingga, ketika, sejak, selama, sementara,
setelah, sesudahnya, dan lain sebagainya.
2.Pronomina (kata ganti)
Pronimina adalah untuk menggantikan atau menerangkan sesuatu yang
tidak langsung. Kata ganti sendiri terdapat beberapa macam, antara lain
........

24

kata ganti orang, kata ganti penunjuk, kata ganti pemilik, kata ganti penanya,
dan sebagainya.

Latihan

Jelaskan makna ungkapan yang terdapat pada kutipan novel sejarah
berikut:
1. Iya tahu benar Tholib Sungkar Az Zubaid adalah kucing hitam di waktu
malam dan burung merak di siang hari.
2. Dalam hati kecilnya bayangan sang Adipati yang jelas memberanikan
istrinya antara sebentar mengawang dan mengancam hendak merobek-
robek hatinya.
3. Bau kemenyan menyebar menyapa hidung siapapun tanpa kecuali.
4. Cakradara sama sekali tidak menyadari seseorang mengikuti gerak
kakinya dengan pandangan tidak berkedip dan isi dada yang mengombak.
5. Majapahit memang bisa berada dalam menggenggamnya dan kekuasaan
Manakah yang lebih tinggi dibandingkan kekuasaan seorang raja?

G. Mengontruksi Nilai-Nilai dalam Novel Sejarah ke dalam Teks
Eksplanasi

Mengidentifikasi Nilai-Nilai dalam Novel Sejarah

Nilai-nilai yang ada dalam jenis teks sejarah sendiri dikemas secara
implisit dalam alur, latar, tokoh, maupun tema. Dimana, nilai dalam teks
sejarah ini bisa bersifat edukatif, menambah pengetahuan, memberikan
hiburan dengan memberikan karakter mendalam dan digambarkan secara
puitis.

Untuk mengetahui nilai-nilai teks sejarah, maka diperlukan pemahaman
akan setiap nilai-nilai yang akan disajikan oleh penulis dalam teks sejarah.
Lalu pembaca juga harus mampu mengaitkannya dengan kehidupan nyata
agar nilai-nilai pada tekscerita sejarah tidak berada pada kategori yang
berbeda dan mengakibatkan kesalahpahaman.

Dalam teks sejarah ini, banyak sekali nilai-nilai kehidupan yang bisa kita
ambil, diantaranya nilai moral, nilai budaya, nilai pendidikan, nilai sosial, nilai
psikologi, nilai agama, dan masih banyak lagi yakni sebagai berikut:
1.Nilai Moral atau etik, merupakan nilai yang menggambarkan perilaku dan
pembentukan akhlak yang baik. Biasanya, nilai ini dapat diketahui melalui

..... 25

deskripsi tokoh, hubungan antartokoh, dialog, dan lain-lain.
2.Nilai Budaya, merupakan nilai yang bisa kita dapatkan dari kebiasaan adat
dan pola pikir masyarakat dalam teks sejarah yang dihubungkan dengan
kehidupan nyata. Biasanya nilai ini dapat diketahui dengan penggambaran
adat istiadat, bahasa dan gaya bicara tokoh yang mencerminkan bahasa
tertentu dan kebiasaan yang berlaku pada tempat para tokoh.
3.Nilai Pendidikan, merupakan segala sesuatu yang berhubungan dengan
perilaku baik, dewasa, dan bermanfaat, serta dapat memilah mana yang
baik dan buruk. Selain itu, bisa juga berhubungan dengan sesuatu hal yang
mempunyai latar belakang pendidikan atau pengajaran.
4.Nilai Sosial, merupakan nilai yang berhubungan dengan masalah sosial
dan hubungan manusia dengan masyarakat (interaksi sosial antar manusia).
Biasanya nilai ini dapat diketahui dengan penggambaran hubungan antar
tokoh.
5.Nilai Psikologi, merupakan nilai yang bisa kita dapat dengan melihat
kondisi kejiwaan atau batin tokoh – tokoh dari teks sejarah tersebut.
6.Nilai Agama, merupakan nilai yang berhubungan dengan norma-norma
agama. Biasanya nilai ini dapat diketahui dengan symbol agama tertentu,
kutipan atau dalil dari suatu kitab suci, dan penggambaran nilai-nilai
kehidupan yang dilandasi ajaran agama yang bersifat universal.

26

Soal Pilihan Ganda

Untuk meningkatkan pemahamanmu baca...
tentang nilai-nilai dalam novel sejarah A.Koma
bacalah dengan seksama kutipan novel B.Titik
sejarah berikut ini kemudian tentukan C.Titik koma
nilai yang terkandung di dalamnya. D.Petik ganda
E.Pengungkapan peristiwa
1) Secara umum, novel sejarah yaitu prosa
yang berisi rangkaian cerita tentang watak 5). Dibawah ini yang bukan merupakan
dan sikap tokoh berdasarkan kejadian... kata kerja (verba) mental adalah...
A.Tidak nyata A.Merasakan
B.Rekayasa B.Memukul
C.Imajinasi C.Menginginkan
D.Masa lampau D.Mendambakan
E.Saat ini E.Menganggap

2). Pengenalan para tokoh, penataan 6). Nilai yang dapat memebrikan atau
adegan, dan hubungan antar tokoh mengandung hubungan yang mendalam
termasuk pada struktur... dengan suatu masyarakat, peradaban, atau
A.Koda kebudayaan disebut nilai...
B.Orientasi A.Budaya
C.Reorientasi B.Estis
D.Puncak konflik C.Moral
E.Menuju konflik D.Etik
E.Sosial
3). Hal-hal yang terjadi pada bagian puncak
konflik berujung pada bagian... 7). Yang bukan nilai dalam novel sejarah
A.Koda yaitu nilai...
B.Orientasi A. Moral
C.Reorientasi B. Budaya
D.Penyelesaian C. Estetis
E.Pengungkapan peristiwa D. Sosial
E. Pendidikan
4). Dialog ditandai oleh penggunaan tanda
27

8). Awal harus dilakukan saat menyusun D. Kemudian
novel sejarah berdasarkan peristiwa E. Sementara itu
sejarah yaitu...
A. Mengembangkan cerita 12). Tokoh, tempat, dan suasana dapat
B. Mengakhiri cerita dengan solusi digambarkan dengan...
C. Membuat kerangka cerita A. Kata benda
D. Menetukan peristiwa yang akan B. Kata sifat
dijadikan dasar penulisan C. Kata kerja
E. Membuat sinopsisi D. Kata nominal
E. Kata promina
Cermati struktur novel sejarah berikut!

(1)Pengenalan situasi cerita 13). Kalimat yang menggunakan kata sifat
dalam kutipan teks tersebut yaitu...
(eksposis/orientasi) A. Dan aku sentuh dia sekali lagi
B. Gadis tercantik yang pernah aku temui
(2) Menuju konflik (rising action) C. Ia tak menjawab, juga tak menyatakan
terima kasih
(3) Penyelesaian D. Hanya dengan isyarat ia mengajak
pulang
(4) Koda E. Sampai kami tiba di belakang komplek
perumahan
(5) Pengungkapan perisriwa
14). Kalimat bermakna lampau ditandai
(6) Puncak konflik nomor...
A. 1
9). Struktur novel sejarah secara berurutan B. 2
yaitu... C. 3
A. 1-5-2-6-3-4 D. 4
B. 1-2-3-4-5-6 E. 5
C. 2-4-6-5-1-3
D.5-2-6-1-3-4 Cermati teks deskripsi berikut!
E. 2-5-6-3-1-4
Seorang lelaki Madura datang. Ia Tak dapat
10). Yang bukan merupakan struktur novel dikatakan muda. Tinggi lebih-kurang satu
sejarah yaitu... meter enam puluh, umur mendekati empat
A. Koda puluh. Berbaju dan bercelana serba hitam,
B. Komplikasi juga destar pada kepalanya. Sebilah parang
C. Rising action pendek terselit pada pinggang. Kumisnya
D. Penjelasan umum bapang, hitam-kelam, dan tebal....
E. Pengenalan situasi cerita
15). Teks Tersebut berisi tentang diskripsi...
11). Yang bukan konjungsi untuk
menyatakan urutan waktu yaitu... 28
A. Sejak saat itu
B. Setelah itu
C. Mula-mula

A . Latar
B. Tokoh
C. Waktu
D. Ruang
E. Tempat

Soal Esai

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan tepat!

1. Apakah yang dimaksud orientasi dalam teks cerita sejarah?
2. Sebutkan dan jelaskan struktur teks cerita sejarah!
3. Teks cerita sejarah sarat dengan nilai-nilai kehidupan yang ada dimasyarakat.
Sebutkan dan jelaskan nilai-nilai tersebut!
4. Sebutkan ciri-ciri teks cerita sejarah!
5. Jelaskan pengertian teks cerita sejarah!




29

TEKS EDITORIAL

PENYUSUN

Dedi Mursadi
20200810400055

Bab
3



A. Mengidentifikasi Informasi dalam Teks Editorial

Identifikasi dalam KBBI daring diartikan dengan tanda kenal diri. Bukti

diri, penentu atau penetapan identitas seseorang, benda, dan sebagainya.

Dalam hal ini mengidentifikasi teks editorial berarti mengenali tanda diri

dari teks editorial tersebut.

Permasalahan yang dibahas dalam teks editorial adalah permasalahan

yang berkaitan dengan peritiwa (berita) yang sedang hangat dibicarakan

(aktual), fenomenal, dan kontroversial. Di dalamnya terkandung fakta

peristiwa sebagai bahan berita. Fakta ini ditelusuri kebenarannya dengan

berbagai strategi. Hal ini dimaksudkan agar berita itu benar adanya

sehingga tepercaya, bukan sebagai gosip murahan. Di samping itu, harus

diidentifikasi dan dipastikan apakah fakta peristiwa tersebut aktual atau hal

biasa-biasa saja.

Fakta peristiwa yang dipastikan akan dijadikan sebagai bahan berita

dalam editorial dianalisis untuk menghasilkan sebuah persepsi redaksi.

Biasanya persepsi didasari oleh berbagai dimensi masalah. Agar persepsi ini

memiliki nilai opini yang bermutu tinggi, redaksi akan menunjukkan

berbagai argumentasi. Bersandar pada argumentasi inilah sebuah editorial

diuji mutunya. Jika dipandang sudah mencukupi, redaksi akan memberikan

rekomendasi untuk solusinya.

Gaya penulisan editorial hampir sama dengan ragam artikel atau karya

ilmiah lainnya, yakni eksposisi. Eksposisi merupakan tulisan yang bertujuan

untuk mengklarifikasi, menjelaskan, atau mengevaluasi. Strategi

pengembangannya mengikuti beragam pola, seperti contoh, proses, sebab-

akibat, klasifikasi, definisi, analisis, komparasi, dan kontras.

Dilihat dari isinya, editorial yang bersifat ekspositoris berisi tesis

(pernyataan umum), diikuti oleh argumentasi-argumentasi secukupnya, dan

diakhiri dengan penegasan ulang atas argumentasi-argumentasi tersebut.

Ketiga unsur tersebut dalam editorial wajib hadir.

1. Identifikasi Pernyataan Pendapat

Pendapat dalam KBBI adalah pikiran buah pemikiran atau perkiraan

tentang suatu hal (seperti orang atau peristiwa): kesimpulan (sesudah

mempertimbangkan, menyelidiki, dan sebagainya): orang yang mula-mula

menemukan atau menghasilkan (sesuatu yang tadinya belum ada atau

belum diketahui.

Dalam teks editorial pernyataan pendapat berisi pendapat umum yang

diperoleh dari fakta/fenomena yang sedang hangat diperbincangkan.

............ 32

Pernyataan pendapat/tesis yang berisi sudut pandang penulis tentang
masalah yang dibahas. Biasanya tesis merupakan teori yang diperkuat
dengan argumen.

Syariat Islam memberikan ijin kepada muslim untuk mengemukakan
pendapatnya. Hal ini juga tercermin dalam sikap Umar bin Khattab saat
dirinya berkhutbah di masjid tentang masalah mahar. Ada seorang wanita
yang menyanggah perkataan Umar. Namun, Umar tidak melarang
sikapwanita tersebut. Dia justru mengatakan, “Perempuan ini benar dan
Umar yang salah.” (Al Qurthubi, Al Jaami’ Al Ahkam Al Qur’an, 5/95)

Kebebasan berpendapat telah dipraktikan oleh muslim sejak kurin waktu
yang lama. Salah satu contohnya seorang sahabat mulia, Habab bin Mundzir
yang memberikan pendapat secara pribadi dalam mengatur strategi perang
Badar. Kendati tak sesuai pendapat Rasul, namun Rasul pun mengikuti
pendapat sahabat tersebut.

Rasulullah Saw juga bersabda: “Jangan melarang seseorang memberikan
hak kepada manusia untuk mengatakan kebenaran jika dia mengetahuinya.”
(HR Tirmidzi)

Dalam hadis yang lain, Rasulullah Saw bersabda, “Jihad paling mulia
adalah mengemukakan kalimat yang benar (haq) di hadapan penguasa yang
sewenang-wenang.” (HR Tirmidzi)

Argumentasi, berupa alasan atau bukti yang digunakan untuk
memperkuat pernyataan umum atau data hasil penelitian, pernyataan para
ahli, maupun fakta-fakta berdasarkan referensi yang dapat dipercaya. Untuk
mengidentifikasi/mengenali pernyataan pendapat dalam sebuah teks
editorial, silakan baca dan perhatikan kutipan teks editorial berikut:

Judul : Pelayanan Rumah Sakit Dan Mutu Kesehatan Harus Ditingkatkan

Di tahun lalu, ada sekitar 269 pengaduan tentang minimnya pelayanan

kesehatan diberbagai rumah sakit di Indonesia, jumlah itupun yang

dilaporkan dan diterima di Kemenkes.

Yang belum dilaporkan tentunya lebih banyak lagi, salah satu hal yang

menjadikan mutu pelayanan dokter kurang memuaskan ialah soal

penanganan terhadap pasien. Dokter banyak yang belum bisa mengetahui

penyakit pasien yang sebenarnya sehingga kadang obat yang diberikan tidak

tepat.

Seharusnya pemerintah terutama bidang kesehatan selalu

............................... 33

memperbaharui/meningkatkan mutu para dokter di seluruh Indonesia
secara berkala, hal itu bertujuan agar pelayanan kesehatan masyarakat
dapat berhubungan dengan baik.

Yang dibicarakan oleh kutipan tersebut adalah pengaduan tentang
minimnya pelayanan kesehatan diberbagai rumah sakit di Indonesia ini
merupakan isu yang diangkat oleh editor yang menjadi pikiran dan buah
pemikiran penulisnya berdasarkan fakta dan fenomena yang sedang terjadi
saat itu yang diangkat untuk pembaca teks editorial. Sehingga dapat
diketahui pernyataan pendapat penulis editorial akan mengangkat isu apa
dalam tulisannya.

2. Identifikasi Alternatif solusi
Alternatif solusi adalah sebuah solusi yang sangat alternatif untuk

dikemukakan,yang paling mudah untuk di sampaikan kepada audien. Untuk
mencari jalan keluar/titik terang dari masalah yang dihadapi penulis
mengenai editorial yang ditulisnya.

Masalah merupakan sebuah hal yang akan selalu muncul di dalam
kehidupan kita, di mana di dalam setiap kemunculannya kita akan dítuntut
untuk memiliki sejumlah solusi/alternatif dalam menyelesaikannya. Setíap
orang tentu saja akan memiliki kemampunn yang berbeda-beda dalam
meyelesaikan sebuah masalah dan hal ini akan sangat bergantung pada
pola pikir dan kemampuan seseorang untuk menganalisa dan memilih
sebuah jalan penyelesaian yang terbaik bagi masalah tersebut. Di dalam hal
ini akan sangat dibutuhkan kecerdasan membuat alternatif pemecahan
masalah dan ketenangan dalam mengambil keputusan.

Pada dasarnya setiap orang pasti memílíkí kemampuan untuk membuat
berbagai alternatif pemecahan masalah yang dihadapinya, namun tidak
serta merta semua orang mampu memilih dan melakukan pemecahan
tersebut dengan baik. Hal ini bisa terjadi karena adanya perbedaan
pandangan setiap orang terhadap permasalahan yang sedang dihadapinya.
Beberapa orang mungkin akan tetap tenang dan bersikap biasa saja saat
menghadapi sebuah masalah, di mana kemudian orang tersebut bisa
memikirknn dan menganalisa masalahnya dengan cerdas.

Untuk mengidentifikasi/mengenali solusi alternatif dalam sebuah teks
editorial, silakan baca dan perhatikan kutipan teks editorial berikut:

34

Judul : Pelayanan Rumah Sakit Dan Mutu Kesehatan Harus Ditingkatkan

Di tahun lalu, ada sekitar 269 pengaduan tentang minimnya pelayanan
kesehatan diberbagai rumah sakit di Indonesia, jumlah itupun yang
dilaporkan dan diterima di Kemenkes.
Yang belum dilaporkan tentunya lebih banyak lagi, salah satu hal yang
menjadikan mutu pelayanan dokter kurang memuaskan ialah soal
penanganan terhadap pasien. Dokter banyak yang belum bisa mengetahui
penyakit pasien yang sebenarnya sehingga kadang obat yang diberikan tidak
tepat.

Seharusnya pemerintah terutama bidang kesehatan selalu
memperbaharui/meningkatkan mutu para dokter di seluruh Indonesia
secara berkala, hal itu bertujuan agar pelayanan kesehatan masyarakat
dapat berhubungan dengan baik.

Pernyataan Seharusnya pemerintah terutama bidang kesehatan selalu
memperbaharui/meningkatkan mutu para dokter di seluruh Indonesia
secara berkala, jelas ditawarkan sebagai solusi alternatif oleh penulis di
editorialnya. Untuk editorial utuh maka alternatif solusi ini dapat juga
berupa saran dari penulis terhadap masalah yang telah dituliskannya,
sehingga bisa saja menyebar di seluruh paragraf, atau konsisten di bagian
akhir teks editorial.

3. Identifikasi Simpulan dalam teks Editorial
Simpulan merupakan pernyataan berisi fakta, pendapat, alasan

pendukung mengenai tanggapan terhadap suatu objek. Dapat dikatakan
bahwa kesimpulan merupakan pendapat akhir dari suatu uraian berupa
informasi. Kesimpulan adalah suatu proposisi (kalimat yang disampaikan)
yang diambil dari beberapa premis (ide pemikiran) dengan aturan-aturan
inferensi (yang berlaku). Kesimpulan merupakan sebuah gagasan yang
tercapai pada akhir pembicaraan. Dengan kata lain, kesimpulan adalah hasil
dari suatu pembicaraan.

Terdapat cara untuk dapat mengenali kesimpulan. Adapun cara untuk
dapat menyimpulkan teks adalah sebagai berikut :
1. Membaca Teks, langkah pertama dalam membuat kesimpulan tentu saja
kamu harus membaca teks asli untuk dapat mengetahui kesan umum serta
...

35

maksud dari penulis atau pengarang.
2. Menentukan Kalimat Utama, Setelah itu barulah kamu tentukan kalimat
utamanya. Kalimat utama merupakan kalimat yang mengandung gagasan
utama dari sebuah paragraf. Biasanya kalimat utama terdapat di awal atau
akhir dari suatu paragraf. Dengan menentukan kalimat utama, barulah
kamu dapat menyimpulkan isi dari teks tersebut.
3. Buatlah Kesimpulan, Setelah melakukan dua hal diatas, susunlah kalimat
berdasarkan dengan inti kalimat agar menjadi sebuah kesimpulan. Terdapat
3 kriteria dalam menuliskan kesimpulan.

Kesimpulan berupa hasil analisis terhadap teks atau paragraf yang sudah
dibaca. Sebuah Kesimpulan menggambarkan isi dan paragraf. Kesimpulan
yang berisi hal-hal yang terdapat di paragraf.Adapun sebuah kesimpulan
dibuat dengan tujuan untuk memberikan suatu kesempatan serta informasi
kepada para pembaca guna mengetahui secara cepat teatang apa hasil
akhir yang diperoleh dari tulisan ide dan permasalahan yang telah
dilontarkan oleh penulis editorial sehingga pembaca memahami apa yang
sudah atau sedang dibacanya.

Untuk mengidentifikasi/mengenali simpulan dalam sebuah teks editorial,
silakan baca dan perhatikan kutipan teks editorial berikut:

Judul : Pelayanan Rumah Sakit Dan Mutu Kesehatan Harus Ditingkatkan

Di tahun lalu, ada sekitar 269 pengaduan tentang minimnya pelayanan

kesehatan diberbagai rumah sakit di Indonesia, jumlah itupun yang

dilaporkan dan diterima di Kemenkes.

Yang belum dilaporkan tentunya lebih banyak lagi, salah satu hal yang

menjadikan mutu pelayanan dokter kurang memuaskan ialah soal

penanganan terhadap pasien. Dokter banyak yang belum bisa mengetahui

penyakit pasien yang sebenarnya sehingga kadang obat yang diberikan tidak

tepat.

Seharusnya pemerintah terutama bidang

kesehatan selalu memperbaharui/meningkatkan mutu para dokter di

seluruh Indonesia secara berkala, hal itu bertujuan agar pelayanan

kesehatan masyarakat dapat berhubungan dengan baik dengan pelayanan

dan akhirnya yang mendapat manfaat adalah masyarakat yang

membutuhkan layanan kesehatan tersebut.

36

Pernyataan hal itu bertujuan agar pelayanan kesehatan masyarakat
dapat berhubungan dengan baik dengan pelayanan dan akhirnya yang
mendapat manfaat adalah masyarakat yang membutuhkan layanan
kesehatan tersebut jelas merupakan simpulan dari bahasan di teks editorial
tersebut. Tulisan apapun bentuknya simpulan berposisi di bagian akhir
begitu juga dengan simpulan di teks editorial.

B. Menganalisis Struktur dan Kaidah Kebahasaan Teks Editorial
1. Struktur Teks Editorial
Dilihat dari isinya, editorial yang bersifat ekspositoris berisi tesis (pernyataan
umum), diikuti oleh argumentasi-argumentasi secukupnya, dan diakhiri
dengan penegasan ulang atas argumentasi-argumentasi tersebut. Ketiga
unsur tersebut wajib hadir dalam teks editorial. Dengan demikian, struktur
umum dari teks editorial meliputi pengenalan isu (tesis), argumentasi, dan
penegasan.
1. Pengenalan isu (tesis)
Pengenalan isu merupakan bagian pendahuluan teks editorial. Fungsinya
adalah mengenalkan isu atau permasalahan yang akan dibahas dalam
bagian berikutnya. Pada bagian pengenalan isu disajikan peristiwa
persoalan aktual, fenomenal, dan kontroversial.
2. Argumentasi
Argumentasi dalam teks editorial disebut juga sebagai penyampaian
pendapat. Bagian ini merupakan bagian pembahasan yang berisi tanggapan
redaksi terhadap isu yang sudah diperkenalkan sebelumnya.
3. Penegasan
Penegasan dalam teks editorial berupa simpulan, saran, atau rekomendasi.
Di dalamnya juga terselip harapan redaksi kepada para pihak terkait dalam
menghadapi atau mengatasi persoalan yang terjadi dalam isu tersebut.
2. Penjabaran Struktur Teks Editorial




37

Kebersihan di Lingkungan Rumah Pengenalan

Isu

Membicarakan soal lingkungan berarti membahas Penyampaian
tentang segala sesuatu yang berada disekitar makhluk pendapat
hidup dan merupakan tempat tinggal bagi seluruh atau
makhluk hidup. Hal ini menjadikan sebuah kewajiban argumen
bagi manusia untuk melestarikan lingkungan.

Di dalam Al-Quran terdapat beberapa ayat yang
menjelaskan tentang pentingnya dan keutamaan
menjaga kebersihan lingkungan sekitar, beberapa
diantaranya yaitu seperti tertulis di bawah ini.
Penjelasan mengenai menjaga kebersihan lingkungan
juga terdapat di dalam hadits-hadits Nabi Muhammad
SAW. Berikut ini adalah beberapa hadist yang
membahas tentang menjaga kebersihan lingkungan

Menjaga kebersihan lingkungan rumah merupakan
hal yang mudah dilakukan tetapi cukup sulit dikerjakan.
Padahal jika lingkungan di rumah terjaga
kebersihannya, maka akan tercipta kehidupan yang
aman, sejuk, dan sehat.

Dengan menjaga kebersihan di lingkungan rumah
masing-masing maka akan tercipta sebuah desa yang
bersih dan mampu menjadi desa unggulan dalam
menjaga lingkungan. Agar tercipta sebuah lingkungan
keluarga yang bersih dan nyaman, maka dari itu
diperlukan langkah-langkah untuk menjaga lingkungan
rumah, seperti: membuat aturan tentang kebersihan
dan kelestarian lingkungan rumah, menyediakan
tempat sampah dan juga terdapat pengolahan sampah
agar memiliki nilai manfaat yang lebih. Selain itu perlu
juga penekanan budaya membuang sampah pada
tempatnya, penghematan energi, melakukan kegiatan
pemilahan sampah.

38

Dengan melakukan kegiatan menjaga kebersihan Penegasan
lingkungan rumah akan membuat rumah tampak
bersih, sejuk, indah dan nyaman ditempati. Hal ini
karena secara keseluruhan, kebersihan rumah menjadi
tanggung jawab bersama, bukan tanggung jawab orang
tua, anak, apalagi pembantu semata.

Jika kesadaran menjaga kebersihan lingkungan
rumah ini dibangun sejak dini maka diharapkan
generasi selanjutnya akan menjadi anak-anak yang
cerdas, bermutu, berwawasan lingkungan, dan mampu
menerapkan sikap cinta dan peduli lingkungan baik di
rumah, sekolah maupun masyarakat. sehingga
terbangun kesan bahwa pemerintah memperhatikan
kesulitan sekaligus melindungi kebutuhan rakyat.

Di dalam penjelasan mengenai menjaga kebersihan lingkungan juga
terdapat didalam hadits-hadits Nabi SAW. Berikut ini adalah beberapa
hadits yang membahas tentang menjaga kebersihan lingkungan. Hadits
Riwayat Tirmidzi

Hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzi ini menegaskan dalil dari surah Al-
Baqarah ayat 222 yang menyebutkan bahwa Allah SWT sangat menyukai
orang-orang yang menjaga kebersihan.

‫َع ْن َس ْع ِدْبِن َاِبى َوَّقاٍص َع ْن َاِبْيِه َع ِن الَّنِبِّي َص ىَّل اللُه َع َلْيِه َوَس َّلَم ِاَّن َهللا َط ِّيٌب ُيِح ُّب الَّط ِّيَب‬
‫َنِظ ْيٌف ُيِح ُّبالَّنَظ اَفَة َكِرْيٌم ُيِح ُّب اْلَكَرَم َجَواٌدُيِح ُّباْلَجَواَدَفَنِّظ ُفْو اَاْفَنْيَتُكْم‬

Artinya : Sesungguhnya Allah Ta’ala itu baik (dan) menyukai kebaikan, bersih
(dan) menyukai kebersihan, mulia (dan) menyukai kemuliaan, bagus (dan)
menyukai kebagusan. Oleh sebab itu, bersihkanlah lingkunganmu (HR.
Tirmidzi)

C. Kaidah Kebahasaan Teks Editorial

Kaidah kebahasaan teks editorial tergolong ke dalam kebahasaan yang
berciri Bahasa jurnalistik. Berikut ciri-ciri dari bahasa jurnalistik teks
editorial.

39

1. Penggunaan kalimat retoris
Kalimat retoris adalah kalimat pertanyaan yang tidak ditujukan untuk
mendapatkan jawaban. Pertanyaan-pertanyaan dimaksudkan agar pembaca
merenungkan masalah yang dipertanyakan tersebut sehingga tergugah
untuk berbuat sesuatu, atau minimal berubah pandangannya terhadap isu
yang dibahas.
2. Penggunaan kata-kata popular
Penggunaan kata-kata popular digunakan dengan berbagai tujuan agar
pembaca mudah mencerna, tetap merasa rilek meskipun membaca
masalah yang serius dan dipenuhi dengan tanggapan kritis.
3. Penggunaan kata ganti penunjuk
Kata ganti penunjuk yang merujuk pada waktu, tempat, peristiwa, atau hal
lainnya yang menjadi fokus ulasan.
4. Penggunaan konjungsi kausalitas
Konjungsi kausalitas diantaranya yaitu sebab, karna, sehinggam oleh sebab
itu. Hal ini terkait dengan penggunaan sejumlah argument yang
dikemukakan redaktur berkenaan dengan masalah yang dikupasnya.

Contoh Menganalis Kaidah Kebahasaan Teks Editorial

Kado Tahun Baru 2014 dari Pertamina



Pertamina mengirim kado tahun baru 2014 yang baik kepada masyarakat.
Menaikkan harga elpiji tabung 12 Kg lebih dari 50%. Akibatnya, sampai
ditingkat konsumen harganya menjadi Rp125.000,00 hinggaRp130.000,00.
Bahkan di lokasi yang relatif jauh dari pangkalan mencapai Rp150.000,00
hingga Rp200.000,00. Sungguh kenaikan harga itu merupakan kata yang
tidak simpatik, tidak bijak, dan tidak logis.

Masyarakat sebagai konsumen menjadi terkaget-kaget karena kenaikan
harga tanpa didahului sosialisasi. Pertamina memutuskan secara sepihak
seraya mengiringinya dengan alasan yang terkesan logis. Merugi Rp22 triliun
selama 6 tahun sebagai dampak kenaikan harga di pasar internasional serta
melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Kenaikan harga itu
mengharuskan Presiden Republik Indonesia yang sedang melakukan
kunjungan di Jawa Timur meminta Wakil Presiden menggelar rapat
mendadak dengan para menteri terkait.

Mendengarkan penjelasan Direksi Pertamina dan pandangan MenkoEkuin,

40

yang kesimpulannya dilaporkan kepada Presiden. Berdasarkan kesimpulan
rapat itulah, Presiden kemudian membuat keputusan harga elpiji 12 kg yang
diumumkan pada Minggu kemarin.

Kita mengapresiasi langkah cekatan pemerintah dalam mengapresiasi
kenaikan harga elpiji non-subsidi 12 kg itu seraya mengiringinya dengan
pertanyaan. Benarkah pemerintah tidak tahu atau tidak diberitahu
mengenai rencana Pertamina menaikkan secara sewenang-wenang.

Pertamina merupakan perusahaan negara yang diamanati undang-
undang sebagai pengelola minyak dan gas bumi untuk sebesar-besar
kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. rasanya mustahil kalau pemerintah,
dalam hal ini Menko Ekuin dan Menteri BUMN tidak tahu, tidak diberitahu
serta tidak dimintai pandangan, pendapat, dan pertimbangannya. Kalau
dugaan kita yang seperti itu benar adanya, bisa saja di antara kita
menengarai langkah pemerintah itu sebagai reaksi semu.

Reaksi yang muncul sebagai bentuk kekagetan atas reaksi keras yang
ditunjukkan pimpinan DPR RI, DPD RI, dan masyarakat luas. malah boleh
jadi ada politisi yang mengkategorikannya sebagai reaksi yang cenderung
bersifat pencitraan sehingga terbangun kesan bahwa pemerintah
memperhatikan kesulitan sekaligus melindungi kebutuhan rakyat Kita tidak
bisa menerima sepenuhnya alasan merugi Rp22 triliun selama 6 tahun
menjadi regulator elpiji sehingga serta-merta Pertamina menaikkan harga
elpiji.

Dalam peran dan tugasnya yang mulia inilah Pertamina tidak bisa
semata-mata menjadikan harga pasar dunia sebagai kiblat dalam membuat
keputusan. Sebab di sisi lain perusahaan memperoleh keuntungan besar
atas hasil tambang minyak dan gas yang dieksploitasi dari perut bumi
Indonesia Keuntungan besar itulah yang seharusnya digunakan untuk
sebesar-besar kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. caranya dengan
mengambil atau menyisihkan sepersekian persen keuntunga untuk
menyubsidi kebutuhan bahan bakar kalangan masyarakat menengah ke
bawah.
1. Penggunaan kalimat retoris
Benarkah pemerintah tidak tahu atau tidak diberi tahu mengenai rencana
Pertamina menaikkan elpiji
2. penggunaan kata-kaa Populer terkaget-kaget, pencitraan, dan
menengarai.
3. Penggunaan kata ganti penunjuk

41

a. Sungguh, kenaikan harga itu merupakan kado yang tidak simpatik, tidak
bijak, dan tidak logis.
b. Berdasarkan simpulan rapat itulah, Presiden kemudian membuat
keputusan harga elpiji 12 kg yang diumumkan pada hari Minggu kemarin.
c. Rasanya mustahil kalau pemerintah, dalam hal ini Menko Ekuin dan
Menteri BUMN tidak tahu, tidak diberi tahu serta tidak dimintai pandangan,
pendapat, dan pertimbangannya.
4. Penggunaan konjungsi kausalitas
a. Masyarakat sebagai konsumen menjadi terkaget-kaget karena kenaikan
tanpa didahului sosialisasi.
b. Malah boleh jadi ada politisi yang mengkategorikannya sebagai reaksi
yang cenderung bersifat pencitraan sehingga terbangun kesan bahwa
pemerintah memperhatikan kesulitan sekaligus melindungi kebutuhan
rakyat

4.5 Menyeleksi Ragam Informasi sebagai Bahan Teks Editorial
Pada penjelasan sebelumnya, kamu sudah mengetahui bahwa teks

editorial membahas permasalahan yang terjadi (berita) yang aktual,
fenomenal, dan kontroversial. Artinya, penulis teks editorial akan
memulainya dengan cara mendata peristiwa-peristiwa yang berkembang di
masyarakat. Peristiwa-peristiwa tersebut dapat berupa peristiwa
pendidikan, politik, hukum, ekonomi, sosial, budaya, pertanian, lahan, hutan,
laut, dan sebagainya, baik di level nasional maupun global.

Peristiwa-peristiwa itu kemudian diklasifikasi ke dalam beberapa
kelompok berdasarkan keterjadiannya (aktualitas), keluarbiasaannya
(fenomenal), dan keterbantahannya (kontroversial). Jika ukuran-ukuran
tersebut sudah terpenuhi, editorial dapat dibuat oleh redaktur. Sebagai
sebuah media massa, daya tarik sebuah opini akan menentukan publik
menerima untuk membacanya atau tidak. Artinya, daya tarik atau dapat
juga disebut "daya jual" menjadi sangat penting diperhatikan saat redaktur
membuat teks editorial.

Keuntungan bagi pembaca, mereka akan dapat mengetahui secara
persis isu-isu yang berkembang disertai pemahaman yang memadai.
Tentulah pemahaman ini dapat dijadikan suatu dasar berpijak di dalam
menanggapi persoalan-persoalan yang muncul serta solusi yang dapat
ditawarkan. Misalnya, bagi penulis opini atau pengambil kebijakan atau para
pengusaha, dan sebagainya.

42

Dengan demikian ragam informasi dalam teks editorial telah menjadi
bagian penting yang diperhatikan oleh redaksi sebuah media cetak maupun
elektronik untuk dijadikan bahan penulisan teks editorial itu sendiri, dengan
demikian cermatilah teks berikut untuk mendalami Mengidentifikasi isi,
pendapat, ragam, dan menyimpulkan informasi dalam teks editorial.

Langkah - langkah menyeleksi ragam informasi dalam teks editorial yaitu
sebagai berikut:
1.Yang pertama harus menyiapkan naskah yang ingin di baca,
2.Yang berikut berilah tanda menggunakan stabilo pada bagian yang
dianggap itu penting,
3.Bacalah naskah berkali-kali, minimal dua kali,
4.Jangan lupa untuk mencatat ide pokok pada setiap paragraf, dan yang
terakhir
5.Disarankan untuk membaca kembali naskah dan membuat kesimpulan.

Teks editorial merupakan suatu teks yang berisi pendapat pribadi pada
suatu isu yang terjadi. Isu tersebut bisa saja masalah ekonomi, masalah
politik, atau masalah sosial. teks editorial berhubungan dengan isu, isu yang
menjadi perbincangan publik. Teks editorial ini terdapat di majalah atau
koran. Teks editorial memiliki tiga struktur yaitu Pernyataan Pendapat
(tesis), Argumentasi, dan Penegasan Pendapat.
1.Pernyataan Pendapat (tesis), berisi pendapat penulis tentang masalah
yang dilihat.
2.Argumentasi, bukti yang digunakan untuk memperkuat pendapatnya
berupa hasil penelitian, atau fakta-fakta yang bisa dipercaya. dan
3.Penegasan Pendapat, menguatkan kembali pendapat yang telah
disimpulkan.

Untuk mengetahui ragam informasi yang terdapat dalam naskah maka

pembaca perlu membaca secara intensif yang bertujuan agar mendapatkan

informasi dan dapat menentukan ide pokok permasalahan yang ada dalam

naskah tersebut. Langkah-langkah yang diperlukan adalah sebagai berikut:

siapkan naskah, tandai bagian yang penting, membaca berkali – kali,

menuliskan ide pokok jika ketemu, dan yang terakhir mencatat kesimpulan.

Teks editorial menggambarkan isu aktual dan pandangan penulis

terhadap isu tersebut. Berbagai isu terdapat disekitar kita sehingga kita

......... 43


Click to View FlipBook Version