The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by shafiranura32, 2022-06-08 02:03:28

EBOOK BAHASA INDONESIA XII BBB

EBOOK BAHASA INDONESIA XII BBB

seekor anjing yang ingin mengambil hati 13). Keterkaitan isi kutipan novel di atas
tuannya. Lalu mendadak sontak dengan dengan kehidupan sehari-hari adalah....
sebuah lompatan dahsyat seperti terbang, A. bertamasya ke Danau Singkarak atau
reptil zaman Cretaceous itu terjun ke rawa Sawah Lunto
menimbulkan suara laksana tujuh pohon B. hendaklah kita mengunjungi saudara
kelapa tumbang sekaligus. kita yang ada di daerah
(Andrea Hirata dalam Laskar Pelangi) C. suatu keluarga menyiapkan hidangan
yang baik untuk menjamu tamu
12). Isi yang tersurat dari kutipan novel D. ibu mertua dan anak menantu
tersebut adalah perempuan selalu bersama dalam
A. Jangan hidup mengucilkan diri sehingga melakukan sesuatu
dijauhi masyarakat E. tidak menikah lagi sesudah suaminya
B. Jangan mendekati binatang buas bila kita meninggal demi masa depan anak yang
tidak memiliki keahlian dicintai.
C. Janganlah takut kepada manusia, tetapi
takutlah kepada binatang buas Bacalah kutipan Novel berikut!
D. Janganlah berbuat usil kepada orang-
orang yang tidak mau bermasyarakat Orang tuanya bekerja sebagai nelayan miskin
E. Janganlah menilai seseorang dari yang tidak hanya memiliki perahu. Mereka
tampilannya juga memiliki keluarga yang banyak yakni 14
kepala. Dari kejeniusan nya lintang sangat
Bacalah kutipan Novel berikut! menyukai matematika. Tapi, Cita-citanya
menjadi seorang ahli matematika harus
Tiap-tiap pemuda yang datang bersekolah di terpangkas karena tuntutan untuk membantu
orangtua menafkahi keluarga. Terlebih saat
Betawi datang bertamasya di Danau ayahnya meninggal ia harus bekerja keras
untuk mencari nafkah padakeluarganya.
Singkarak atau ke Sawah Lunto dan singgah
14). Berdasarkan kutipan novel di atas, nilai
di Solok, belum pernah mereka melampaui kehidupan apakah yang hendak
disampaikan oleh penulis...
sebuah rumah kecil yang amat bersih A. Nilai moral
B. Nilai sosial
rupanya, rumah itu dibeli oleh ibu Hanafidan C. Nilai religius
D. Nilai patriotik
disanalah ia tinggal bersama Rapiahkarena E. Nilai pendidikan

perlu menyekolahkan Syafei. Rapiah tidak Bacalah kutipan Novel berikut!

suka lagi bercerai dengan mertuanya yang Ah, sebenarnya dia kagum pada laki-laki
kk
sudah dipandangnya sebagai ibu

kandungnya, sedangkan ibu Hanafi pun

berkata hendak menurutkan orang kedua itu

kemana perginya.

Rapiah tetap menolak hendak

dipersuamikan. Ia berkata tak sampai hati

akan memberi ayah tiri pada Syafei.

(Salah Asuhan, Abdul Muis)

8946

itu. Agaknya mesti beginilah makna dari Soal Esai
setiap jiwa yang besar. Manusia besar, yang
bakal tak pernah dicetakn amanya dalam Bacalah paragraph berikut!
buku-buku pelajaran dan dikuliahkan oleh
mahaguru-mahaguru. Sebab dia tak pernah ….tapi itu tak dapat dicapai dengan kenduri
menulis artikel dalam majalah, apalagi dalam saja. Masa dan keadaanlah yang
surat kabar. Manusia besar ini, filosof ini, menentukan. Ompi yakin, masa itu pasti akan
akan berlaku dari dunia tanpa apa- apa, datang. Dan, ia menunggu dengan hati yang
selain sejumput kesan-kesan takberaturan disabar-sabarkan. Pada suatu hari yang
pada sejumput orang lain tentang dia. Hanya gilang gemilang, angan-angannya pasti
itu. merupa jadi kenyataan. Dia yakin itu bahwa
(Ziarah, Iwan Simatupang) Indra Budiman-nya akan mendapat nama
tambahan dokter di muka namanya
15). Isi yang tersurat dalam kutipan novel sekarang. Atau salah satu titel yang
tersebut adalah... mentereng lainnya. Ketika Ompi mulai
A. Sebenarnya orang akan menilai mengangankan nama dambaannya itu,
kebesaran jiwa seorang melalui nama dan diambilnya kertas dan potlot ditulisnya nama
karyakarya yang dihasilkan. anak-anak, Dr. Indra Budiman. Dan Ompi
B. Laki-laki yang berjiwa besar itu telah merasa bahagia sekali. Ia yakinkan kepada
meninggal dan namanya dicetak dalam para tetangganya akan cita-citanya yang
buku- buku pelajaran. pasti tercapai itu.
C. Sesungguhnya kebesaran jiwa (A.A. Navis, anak kebanggaan)
seseoranglah yang menumbuhkan
kekaguman pada orang lain meski orang 1. Amanat yang terkandung dalam
itu tidak meninggalkan sesuatu kepada penggalan prosa di atas adalah….
kita.
D. Orang besar yang banyak dikagumi Cermati kutipan berikut!
orang dalam cerita ini tidak banyak
meninggalkan warisan kepada anak Tiap-tiap pemuda yang bersekolah di Betawi
cucunya.
E. Orang berjiwa besar telah menulis ide, dalam bertamasyadi Danau Singkarak atau
gagasan, dan segala yang dipikirkan dalam
buku-buku pelajaran Sawahlunto dan singgah ke Solok, belum

pernah mereka melampaui sebuah rumah

kecil yang amat bersih rupanya. Rumah itu

dibeli oleh Ibu Hanafi dan disanalahia tinggal

bersama Rapiah karena perlu

menyekolahkan Syafei. Rapiah tidak suka

bercerai lagi dengan mertuanya yang sudah

dipandangnya sebagai ibu kandungnya,

sedangkan Ibu Hanafipun berkata hendak

menurutkan orang kedua itu ke mana

perginya.

8965

Rapiah tetap menolak hendak 3. Pandangan yang disampaikan pengarang
dalam cupikan novel tersebut adalah....
dipersuamikan. Ia berkata tak sampai hati

akan memberi ayah tiri pada Syafei.

Ibu Hanafi memerlukan benar menyembelih Perhatikan cuplikan teks berikut!
ayam, tiap-tiap kedatangan anak-anak

sekolah dari betawi. Pemuda-pemuda itu Pesawat Garuda jurusan Jakarta-Tokyo itu
senang sekali datang berkunjung ke rumah mendarat di Bandara Narita, pukul 11.00
orang yang peramah dan bijaksana itu. waktu Tokyo. Akira mengirup napas dalam.
(Salah Asuhan, Abdul Muis) Dirasakannya kesejukan udara tanah

2. Hal dalam kutipan yang terkait dengan kelahirannya merasuk hingga ke tulang
kehidupan bermasyarakat sekarang ini sumsum. Ia tersenyum tipis sebelum akhirnya
adalah… melangkah perlahan menuruni tangga
pesawat (Novel Akira, Muslim Watashi Wa,

Helvy Tiana Rosa).
Bacalah kutipan novel 9 Matahari karya

Adenita berikut ini! 4. Cuplikan teks novel tersebut termasuk ke

dalam unsur ....
"....orang hebat adalah orang yang bisa

bersalaman dengan kesulitan. Jadi kalau Bacalah kutipan teks novel Berikut!
kamu semua lagi punya kesulitan, hadapi!

Jangan takut... Ibaratnya gini loh, kamu Semuanya seperti musim kering; kemarau
sudah memutuskan untuk menceburkan diri datang dan angin gersang menusuk-nusuk.
ke sungai maka pilihannya adalah terus Semuanya seperti musim basah; hujan dan
berenang untuk sampai ke tepian dan meraih badai adalah nyanyian dalam sedih dan
semuanya. Menyerah bukan pilihan untuk ngilu. Semuanya seperti perih, ketika langit
hidup. Karena menyerah cuma akan tak menyisakan cerita apa-apa. Semuanya
membuat kamu tenggelam di tengah sungai menjadi sepi...
dan mati tanpa diketahui orang." (Nyanyi Sunyi dari Indragiri , Hary B Kori’un)
"Ibarat orang terjatuh, aku harus bangkit

dulu dan memastikan kakiku cukup kuat 5. Gaya bahasa dalam kutipan novel di atas
untuk berjalan atau berlari, baru adalah gaya bahasa ..
mengulurkan tangan untuk membantu."

"Ikhlas itu nggak pakai tapi, Sayang. Ikhlas

berarti kamu menerima segalanya dengan

lapang hati kesalahan dalam bentuk apa pun

yang sudah pernah terjadi. Biarkan hati kita

seluas lautan. Ibarat setitik tinta yang kalau

kamu teteskan di segelas air dan bakal bikin

airnya hitam, beda dengan kalau kamu

teteskan ke laut. Ngerti'kan, Tar? Karena

lautan itu luas, dan seperti itulah harusnya

hatimu ketika kamu bilang ikhlas, Tari...

Sudah tidak ada lagi yang tersisa." 896

ARTIKEL

PENYUSUN

Siti Uswatun Hasanah
20200810400059

Bab
6

Peta Konsep

Pembelajaran yang diberikan pada abad ke-21 ini memiliki kaitannya
dengan ayat Al-qur'an yaitu Q.s. QS Ali Imran ayat 191 dan QS Al Baqarah
ayat 164 yang masing-masing berbunyi. “Orang-orang yang mengingat Allah
sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka
memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), ‘Ya Rabb
kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia’.” (QS. 3:191).
“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam
dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi
manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air
itu Dia hidupkan bumi sesudah matinya dan Dia sebarkan di bumi itu segala
jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit
dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah)
bagi kaum yang memikirkan.” (QS. 2:164).

Setelah mempelajari materi ini, kamu diharapkan mampu
(1) menemukan informasi dalam artikel opini yang dibaca;
(2) membedakan antara informasi (fakta) dan opini penulis.

A.Mengevaluasi Informasi, Baik Fakta Maupun Opini, dalam Sebuah
Artikel yang Dibaca.

Membaca surat kabar atau majalah ibarat makan sehari-hari. Apalagi di era
kini yang memungkinkan setiap orang mudah untuk mendapatkan bacaan
jenis ini. Kamu pasti juga menjadi bagian dari orang-orang yang membaca
surat kabar dan majalah. Pernahkah kamu mengamati majalah atau surat
kabar secara khusus? Apa yang dapat kamu temukan dalam surat kabar
tersebut? Jika dicermati, berita dalam majalah atau surat kabar terdiri atas
beragam rubrik. Dari segi isinya, koran/majalah tersebut dapat berupa
rubrik politik, hukum, olahraga, pendidikan, dan sebagainya. Dari segi
bentuknya, ada surat pembaca, kolom, profi l, opini, dan editorial. Salah satu
rubrik dari surat kabar atau majalah yang akan kamu pelajari pada pelajaran
ini adalah artikel opini. Artikel adalah tulisan tentang suatu masalah,
termasuk pendapat dan pendirian penulis tentang masalah itu. Artikel
bertujuan untuk meyakinkan, mendidik, atau menghibur pembaca. Di dalam
artikel terdapat fakta dan opini. Untuk membedakan antara fakta dan opini
kamu harus memahami terlebih dahulu konsep dasar fakta dan opini.

KEGIATAN 1
Menemukan Informasi dalam Artikel yang Dibaca
Di dalam artikel majalah atau surat kabar, kamu akan menemukan fakta dan
opini yang disajikan secara beriringan. Oleh karena itu, kamu harus cermat
agar dapat membedakannya. Berikut adalah pengertian dari fakta dan opini.
1. Fakta adalah kenyataan atau peristiwa yang benar-benar ada atau terjadi.
Fakta biasanya dapat menjawab pertanyaan apa, siapa, kapan, di mana,
atau berapa.
2. Opini adalah pendapat, pikiran, atau pendirian seseorang terhadap
sesuatu. Opini biasanya dapat menjawab pertanyaan bagaimana dan
mengapa.
Perhatikan contoh artikel opini berikut ini!

99

LEDAKAN BOM KAMPUNG MELAYU























Sumber: liputan6. Com

Ledakan bom bunuh diri terjadi Terminal Kampung Melayu pada Rabu
24 Mei 2017 malam. Ledakan terjadi dua kali, pukul 21.00 WIB dan lima
menit berselang kemudian.Akibat ledakan bom itu, tiga anggota polisi
gugur. Mereka adalah Briptu Anumerta Ridho Setiawan, Briptu Anumerta
Taufan Tsunami, dan Briptu Anumerta Imam Gilang Adinata. Ketiganya
meninggal terkena ledakan bom di tengah pengamanan pawai obor.Kadiv
Humas Polri Irjen Setyo Wasisto menjelaskan, berdasarkan kesaksian
anggota Sabhara Kepolisian Daerah Metro Jaya, Bripda Febrianto Sinaga,
saat itu polisi sedang bertugas mengamankan pawai obor menjelang
Ramadan pada pukul 21.00 WIB di Terminal Kampung Melayu.

Febrianto yang saat itu sedang makan pecel lele di sekitar 50 meter dari
tempat kejadian mendengar ledakan pertama. Dia dan rekannya, Bripda
Ricky Agung lalu menuju toilet umum terminal. Dia mencium bau
menyengat dengan kepulan asap tebal putih.Dia melihat empat orang
tergeletak. Dua di antaranya polisi. Saat mengevakuasi, ada ledakan kedua
berjarak 10 meter dari lokasi pertama.Sementara itu, akibat aksi itu, 11
orang terluka serta lima orang tewas. Mereka yang tewas dua di antaranya
pelaku dan tiga polisi.Melayu, Jatinegara, berbentuk panci yang diisi
rangkaian bahan peledak serta ditambahkan paku dan gotri. Pelaku
memasukkan panci tersebut ke dalam tas ransel yang dia bawa.

Polri mencurigai pelaku bom bunuh diri ini merupakan kelompok teror
Negara Islam Irak Suriah (ISIS). Ini didasari serangkaian bom yang terjadi
sebelumnya di negara lain seperti Manchester, Inggris."Diduga kuat ini
bbbb

100

LEDAKAN BOM KAMPUNG MELAYU























Sumber: liputan6. Com

Ledakan bom bunuh diri terjadi Terminal Kampung Melayu pada Rabu
24 Mei 2017 malam. Ledakan terjadi dua kali, pukul 21.00 WIB dan lima
menit berselang kemudian.Akibat ledakan bom itu, tiga anggota polisi
gugur. Mereka adalah Briptu Anumerta Ridho Setiawan, Briptu Anumerta
Taufan Tsunami, dan Briptu Anumerta Imam Gilang Adinata. Ketiganya
meninggal terkena ledakan bom di tengah pengamanan pawai obor.Kadiv
Humas Polri Irjen Setyo Wasisto menjelaskan, berdasarkan kesaksian
anggota Sabhara Kepolisian Daerah Metro Jaya, Bripda Febrianto Sinaga,
saat itu polisi sedang bertugas mengamankan pawai obor menjelang
Ramadan pada pukul 21.00 WIB di Terminal Kampung Melayu.

Febrianto yang saat itu sedang makan pecel lele di sekitar 50 meter dari
tempat kejadian mendengar ledakan pertama. Dia dan rekannya, Bripda
Ricky Agung lalu menuju toilet umum terminal. Dia mencium bau
menyengat dengan kepulan asap tebal putih.Dia melihat empat orang
tergeletak. Dua di antaranya polisi. Saat mengevakuasi, ada ledakan kedua
berjarak 10 meter dari lokasi pertama.Sementara itu, akibat aksi itu, 11
orang terluka serta lima orang tewas. Mereka yang tewas dua di antaranya
pelaku dan tiga polisi.Melayu, Jatinegara, berbentuk panci yang diisi
rangkaian bahan peledak serta ditambahkan paku dan gotri. Pelaku
memasukkan panci tersebut ke dalam tas ransel yang dia bawa.

Polri mencurigai pelaku bom bunuh diri ini merupakan kelompok teror
Negara Islam Irak Suriah (ISIS). Ini didasari serangkaian bom yang terjadi
sebelumnya di negara lain seperti Manchester, Inggris."Diduga kuat ini
bbbb

101

kelompok ISIS," tegas Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas
Polri Kombes Martinus saat dihubungi Liputan6.com di Jakarta, Kamis 25
Mei 2017.Sebab, ciri-ciri bom di Kampung Melayu tersebut mirip dengan
kelompok ISIS. Yaitu melakukan serangan bom dengan daya ledak low
explosive seperti kasus teror bom di Jalan Thamrin dan di Bandung. Mereka
ingin menunjukan eksistensinya pada dunia bahwa mereka masih ada.
Kecurigaan Polri ternyata benar. Dalam pernyataannya, ISIS mengklaim
bertanggung jawab atas teror bom bunuh diri di Kampung Melayu itu.Klaim
tersebut dinyatakan dalam sebuah media ISIS, Amaq News Agency, seperti
yang dilaporkan oleh SITE Inteliigence Group --firma analis dan intelijen
privat berbasis di Maryland, Amerika Serikat-- dan diwartakan Turkish Radio
and Television World (TRTWorld.com), Jumat 26 Mei 2017.

Perburuan jaringan terduga teroris melebar ke sejumlah daerah. Dalam
kurun hampir sebulan pascaserangan terkutuk di Kampung Melayu, Densus
telah menciduk 36 orang.Mereka telah ditetapkan tersangka. 14 orang di
antaranya terkait dengan aksi teror bom bunuh diri di Terminal Kampung
Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur pada Mei 2017 lalu.Kepala Divisi Humas
Polri Irjen Setyo Wasisto mengungkapkan, 36 tersangka teroris itu ditangkap
dari berbagai tempat berbeda. Di antaranya di Bandung, Jakarta, Garut,
Medan, Kendal, Malang, Surabaya, Pandeglang, Cianjur, dan Bima."Dari total
41 orang yang ditangkap, 36 di antaranya sudah jadi tersangka," kata Setyo
di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Kamis 22 Juni 2017.
Sumber: https://m.liputan6.com/news/read/3207476/6-peristiwa-paling-
disorot-tahun-2017

Sesuai dengan kriteria sebuah fakta bahwa fakta adalah kenyataan atau
peristiwa yang benar-benar ada atau terjadi dan fakta biasanya dapat
menjawab pertanyaan apa, siapa, kapan, di mana, atau berapa, informasi
tersebut memenuhi kriteria suatu fakta.Sesuai dengan kriteria opini,
paragraf tersebut tergolong ke dalam paragraf yang mengandung opini:
pendapat, pikiran, atau pendirian seseorang terhadap sesuatu dan biasanya
dapat menjawab pertanyaan bagaimana dan mengapa. Paragraf tersebut
merupakan opini penulis yang berupa solusi terhadap permasalahan yang
sedang dikaji pada artikel tersebut. Opini yang disampaikan penulis tersebut
bukan hanya sekadar pendapat yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,
tetapi didasarkan dan didukung oleh fakta-fakta yang memang nyata terjadi.

102

TUGAS!
Sebelum membedakan fakta dan opini, kamu diminta untuk menemukan
informasi dalam sebuah artikel opini terlebih dahulu. Berikut ini akan
disajikan sebuah artikel dari surat kabar daring (online). Sebelum
mengerjakan latihan pada kegiatan ini, sebaiknya kamu perhatikan
beberapa hal berikut ini.
1. Bacalah dengan cermat artikel berjudul ”Letusan Gunung Agung" berikut
ini.
2. Temukan dan tandai informasi yang kamu peroleh dari artikel berikut ini.
Kemudian, tulislah pada kolom yang telah disediakan (kerjakan di buku
tugasmu).

LETUSAN GUNUNG AGUNG

























Gunung Agung erupsi untuk pertama kali pada 21 November 2017.

Letusan terjadi pada pukul 17.05 Wita. Asap teramati bertekanan sedang

dengan warna kelabu tebal dan dengan ketinggian maksimum sekitar 700 m

di atas puncak. Abu letusan bertiup lemah ke arah Timur-Tenggara.

Masyarakat diminta tetap tenang dan selalu mengikuti rekomendasi

PVMBG.Gunung Agung yang terletak di Kabupaten Karangasem Provinsi Bali

ini kembali erupsi pada Sabtu 25 November 2017 pukul 17.30 Wita.

Abu bertekanan sedang setinggi 1.500 m keluar di atas puncak Gunung

Agung. Ini merupakan erupsi kedua.Kepala Pusat Data Informasi dan Humas

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho

mengatakan, erupsi secara visual teramati dari daerah Culik dan

Batulompeh ke arah Barat- Barat daya, asap kelabu-kehitaman tekanan

gggg 103

sedang. Dia menuturkan, status Gunung Agung tetap Siaga (level 3).
Hingga kemudian, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG)
menaikkan status Gunung Agung dari Siaga atau level 3 menjadi Awas atau
level 4 pada Senin 27 November 2017.Jumlah pengungsi akibat erupsi
Gunung Agung, mencapai 10.950 jiwa. Mereka berasal dari wilayah yang
masuk zona berbahaya. Perbesar Warga negara asing melintas di Terminal
Internasional Bandara Ngurah Rai, Bali, Selasa (28/11).

Erupsi Gunung Agung yang masih terjadi menyebabkan Bandara Ngurah
Rai ditutup 24 jam ke depan hingga 29 November 2017. (Liputan6.com/Dewi
Divianta)Aktivitas Gunung Agung di Bali yang terus meningkat
mengakibatkan Bandara I Gusti Ngurah Rai ditutup. Communication and
Legal Section Bandara I Gusti Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim,
mengonfirmasi penutupan bandara berlaku selama 24 jam.‎

"Berdasarkan Notam, bandara ditutup pukul 07.15 Wita hingga pukul
07.15 Wita esok hari nanti. Penutupan mulai pagi hari ini sampai esok hari.
Dengan kata lain 24 jam," kata Arie, Senin 27 November 2017.Menurut dia,
penutupan bandara itu oleh karena abu vulkanik Gunung Agung telah
menutup air space di bandara hingga dua level. Imbasnya, penerbangan
domestik dan luar negeri pun terganggu, ada yang ditunda dan dibatalkan.
Akibat penutupan ini, sejumlah penerbangan juga dialihkan pendaratannya
ke bandara-bandara terdekat. Seperti Juanda, Makassar, Lombok, dan
Kupang.Gunung Agung terus erupsi berulang kali hingga akhirnya, status
tanggap darurat Gunung Agung dicabut. Keputusan itu diambil dalam rapat
terbatas yang dipimpin langsung Presiden Joko Widodo atau Jokowi di
Wisma Wedhapura Sanur, Denpasar, Bali pada Jumat 22 Desember 2017.

Jokowi pun memaparkan alasan pencabutan status darurat bencana
Gunung Agung itu. "Karena sudah tidak diperlukan lagi," kata Presiden,
Jumat malam.Kendati begitu, dia menjamin pengungsi tetap akan ditangani
dengan baik. Hal-hal yang berkaitan dengan bencana erupsi Gunung Agung
sudah disiapkan dengan baik. "Pengungsi tetap ditangani dengan baik.
Proses-proses yang berkaitan dengan Gunung Agung nanti jika dilihat akan
erupsi, step-step manajemen evakuasi sudah disiapkan. Keselamatan tetap
utama," ujar Jokowi. PerbesarJokowi jalan-jalan di Pantai Kuta.

Ini menandakan Bali aman dan masyarakat tidak perlu khawatir untuk
menghabiskan libur di Pulau Dewata (Istimewa)Presiden Jokowi
menegaskan, status Gunung Agung masih Awas atau berada di Level IV.
Radius zona bahaya berada 8-10 kilometer dari puncak kawah Gunung
Agung."Jangan sampai di-image-kan seluruh Bali (berstatus Awas)," kata dia.

104

Tak lama setelah pencabutan status, Gunung Agung meletus lagi pada
Sabtu 23 Desember sore dan Minggu 24 Desember pagi pukul 10.05 Wita,
dengan mengeluarkan asap kelabu tebal. Tinggi kolom abu vulkanik sekitar
2.500 meter di atas puncak kawah mengarah ke timur laut.Kepala Pusat
Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana
(BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan erupsi hanya berlangsung
sesaat, sekitar 10 menit. Namun, dua erupsi terakhir menurut dia tak perlu
dikhawatirkan."Tidak ada dampak merusak dari kedua erupsi tersebut.
Aktivitas masyarakat di Bali normal. Justru banyak masyarakat di sekitar Bali
menikmati erupsi. Tidak ada kepanikan di masyarakat. Saat ini masyarakat
sudah teredukasi dengan cukup baik mengenai erupsi dan ancaman dari
Gunung Agung," ujar Sutopo dalam keterangan tertulis yang diterima
Liputan6.com, Minggu 24 Desember 2017.
(Sumber: https://m.liputan6.com/news/read/3207476/6-peristiwa-paling-
disorot-tahun-2017)

105

KEGIATAN 2
Membedakan Informasi Berupa Fakta dan Opini Penulis

Pada bagian terdahulu, kalian sudah mengidentifi kasi fakta dan opini
dalam artikel. Kemampuan awal ini sebagai dasar agar kalian dapat menulis
artikel. Tentulah hal pertama untuk dapat membedakan antara informasi
fakta dan opini yang terdapat dalam artikel adalah membacanya dengan
cermat. Kemudian, memahami isi dan gaya penulisannya.

Berikut ini disajikan sebuah artikel. Kamu diharapkan dapat membedakan
antara informasi yang berupa fakta dan informasi berupa opini dalam
artikel tersebut. Oleh karena itu, bacalah dengan cermat artikel berikut ini.



Kebakaran Pabrik Kembang Api Tangerang























Sumber: Liputan6. Com


Pabrik kembang api milik PT Panca Buana di Kosambi, Tangerang
meledak dan terbakar pada Kamis 26 Oktober 2017 pagi. Akibatnya,
puluhan orang meninggal dan puluhan lainnya menjadi korban luka
bakar.Korban luka dibawa ke sejumlah rumah sakit terdekat seperti RSUD
Tangerang dan di RS Mitra Husada. Sedangkan korban meninggal dibawa ke
Rumah Sakit Polri, Kramatjati, Jakarta Timur untuk diidentifikasi.Jasad
korban sudah tidak dikenali lantaran hangus terbakar oleh api ledakan.
Ada 47 kantong jenazah berisi potongan tubuh yang diterima RS
Polri.Polisi menyatakan korban tidak bisa melarikan diri karena minimnya
pintu di pabrik. Korban meninggal ditemukan berkumpul di bagian belakang
pabrik karena menghindari api di depan.Kabid Dokkes Polda Metro Jaya,
Kombes Umar Shahab, mengatakan pencocokan identitas bukan perkara
gampang. "Puluhan korban tidak bisa dikenali, kecuali dengan gigi geligi dan

106

DNA," kata Umar.Ia mengimbau masyarakat yang kehilangan anggota
keluarga yang berpotensi jadi korban kebakaran untuk datang ke RS Polri.

Mereka diminta membawa anggota keluarga yang memiliki hubungan
darah langsung dengan korban, juga rekam kesehatan gigi.Korban pertama
yang teridentifikasi Tim Disaster Victim Identification (DVI) adalah pekerja
perempuan bernama Surnah yang masih remaja."Di hari pertama ini kami
bisa mengidentifikasi satu orang. Kondisi korban itu demikian rusak berat
sehingga kami memerlukan ketelitian tinggi, dukungan keluarga korban
untuk mengidentifikasi," ujar Ketua Tim DVI di RS Polri Kombes Pramujoko
di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat 27 Oktober 2017.Gadis kelahiran
8 Mei 2003 ini merupakan warga Kampung Salembaran, RT 004 RW 016
Desa Belimbing, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.Polisi
menetapkan tiga orang tersangka kasus kebakaran tersebut.
Mereka adalah pemilik pabrik Indra Liyono, Direktur Operasional Andri
Hartanto, dan pekerja bernama Subarna Ega.Indra dan Andri dijerat dengan
Pasal 359 KUHP yakni kelalaian yang

107

DNA," kata Umar.Ia mengimbau masyarakat yang kehilangan anggota
keluarga yang berpotensi jadi korban kebakaran untuk datang ke RS Polri.

Mereka diminta membawa anggota keluarga yang memiliki hubungan
darah langsung dengan korban, juga rekam kesehatan gigi.Korban pertama
yang teridentifikasi Tim Disaster Victim Identification (DVI) adalah pekerja
perempuan bernama Surnah yang masih remaja."Di hari pertama ini kami
bisa mengidentifikasi satu orang. Kondisi korban itu demikian rusak berat
sehingga kami memerlukan ketelitian tinggi, dukungan keluarga korban
untuk mengidentifikasi," ujar Ketua Tim DVI di RS Polri Kombes Pramujoko
di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat 27 Oktober 2017.Gadis kelahiran
8 Mei 2003 ini merupakan warga Kampung Salembaran, RT 004 RW 016
Desa Belimbing, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.Polisi
menetapkan tiga orang tersangka kasus kebakaran tersebut.
Mereka adalah pemilik pabrik Indra Liyono, Direktur Operasional Andri
Hartanto, dan pekerja bernama Subarna Ega.Indra dan Andri dijerat dengan
Pasal 359 KUHP yakni kelalaian yang mengakibatkan kematian orang lain
dan Pasal 74 UU Ketenagakerjaan mengenai larangan mempekerjakan anak.
Sedangkan tersangka Subarna Ega dijerat dengan Pasal 359 KUHP.Subarna
diduga lalai ketika melakukan pengelasan di pabrik sehingga percikan api
menyambar bahan baku pembuatan kembang api dan menyebabkan
kebakaran.
(Sumber: https://m.liputan6.com/news/read/3207476/6-peristiwa-paling-
disorot-tahun-2017)

TUGAS
Setelah menemukan fakta dan opini dalam artikel yang berjudul ”Kebakaran

Pabrik Kembang Api Tangerang”, kamu diminta untuk membedakan antara
fakta dan opini dengan mengisi kolom berikut ini!

108

B. Menyusun Opini Dalam Bentuk Artikel

KEGIATAN 1
Mengungkapkan Opini dalam Bentuk Kalimat yang Benar
Apakah kamu pernah mengungkapkan pendapat? Bagaimana cara kamu
mengungkapkannya? Apakah diungkapkan secara lisan? Atau secara
tertulis? Pada subpelajaran ini, kamu akan belajar bagaimana
mengungkapkan pendapat/opini dalam bentuk artikel secara tertulis.
Namun, sebelum kamu menyusun sebuah opini dalam bentuk artikel, ada
beberapa hal yang harus diperhatikan antara lain struktur artikel opini,
argumentasi, dan bahasa yang digunakan.
1. Struktur artikel opini

Kamu tentu sudah membaca artikel opini pada subpelajaran sebelumnya,
bukan? Apakah kamu memperhatikan struktur isi artikel tersebut? Artikel
tersebut diawali dengan pernyataan pendapat (thesis statement) atau topik
yang akan kamu kemukakan. Selanjutnya, kamu kemukakan beberapa
argumentasi tentang pendapat atau pandangan kamu terhadap masalah
yang dikemukakan. Pada bagian ini disebut argumentasi (arguments).
Bagian akhir artikel berisi pernyataan ulang pendapat (reiteration), yakni
penegasan kembali pendapat yang telah dikemukakan agar pembaca yakin
dengan pandangan atau pendapat tersebut.
2. Argumentasi

Bagian terpenting dalam artikel opini adalah argumentasi. Argumentasi
yang kalian kemukakan harus kuat. Artinya argumentasi harus didukung
data aktual karena artikel opini pada umumnya bersifat aktual yang berisi
analisis subjektif terhadap suatu permasalahan. Argumentasi yang dibangun
harus konstruktif agar pesan dalam tulisan dapat diserap secara baik oleh
pembaca. Kemudian, kalian harus memberikan solusi yang komprehensif.

109

3. Penggunaan bahasa
Bahasa dalam artikel bersifat ilmiah populer, berbeda dengan bahasa

ilmiah pada umumnya. Penggunaan bahasa penting untuk diperhatikan
untuk melihat sasaran pembacanya. Kecenderungan pembaca teks artikel
adalah membaca tulisan yang tidak terlalu panjang, mudah dibaca, dan
mudah dipahami. Oleh karena itu, pada saat membuat opini, gunakan
bahasa yang komunikatif, tidak bertele-tele, dan ringkas penyajiannya.
Dalam menggali gagasan dan argumentasi, gunakanlah kalimat yang efektif,
efi sien, dan mudah dimengerti. Jika kamu menggunakan istilah asing atau
bahasa daerah, buatlah padanan kata dalam bahasa Indonesia.
Pada subpelajaran sebelumnya, kamu sudah dapat membedakan antara
fakta dan opini penulis dalam sebuah artikel opini. Sekarang, kamu diminta
menjadi seorang penulis artikel dengan mengungkapkan opini atau
pendapatnya ke dalam sebuah kalimat yang baik dan benar.

TUGAS 1
Pada kegiatan ini akan disajikan gambar-gambar yang berkaitan dengan
isu-isu yang terjadi di dalam masyarakat. Kamu diminta untuk
mengungkapkan pendapat terkait dengan gambar tersebut. Namun,
sebelum itu, kamu harus memperhatikan beberapa hal berikut ini.
1. Perhatikan gambar yang tersaji berikut ini.
2. Pilih salah satu gambar yang menurutmu mudah dan kamu
mengetahui isu yang dimaksud gambar tersebut.
3. Kaitkan gambar tersebut dengan pengetahuan yang telah kamu miliki.
Perhatikan gambar berikut ini!

GAMBAR 1: GAMBAR 2 GAMBAR 3











(sumber: viva.co.id) (sumber: dataBooks) (sumber: suara.com)

110

Tuliskan pendapatmu pada kolom berikut ini!

KEGIATAN 2
Menyusun Opini Dalam Bentuk Paragraf

Di dalam kehidupan sehari-hari, kita banyak sekali melakukan aktivitas
membaca. Dalam membaca suatu bentuk tulisan diperlukan daya kritis,
apakah tulisan itu berupa fakta atau opini. Dalam bentuk tulisan, suatu opini
sebenarnya mudah dikenali. Berikut adalah penanda-penanda opini dalam
suatu paragraf.
1. Menggunakan kutipan kata-kata seseorang, biasanya ditandai dengan
adanya tanda baca petik dua (”. . . .”).
2. Menggunakan sudut pandang penulis dalam bentuk penafsiran terhadap
fakta.
3. Menggunakan kata yang tidak pasti (mungkin, rasanya, dll).
4. Menggunakan kata yang bertujuan menyampaikan sesuatu (sebaiknya,
saran, pendapat, dll). Inti dari paragraf opini adalah dapat ditemukan kata
atau kalimat yang menunjukan bahwa itu adalah sebuah pendapat pribadi
ataupun pandangan seseorang yang belum tentu benar, hanya berdasarkan
pemikiran seseorang.

Berikut adalah contoh menyusun opini dalam bentuk paragraf.
Opini 1
Novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata merupakan novel yang sangat
bagus. Novel ini memberikan kesan yang sangat mendalam dan melibatkan
emosi para pembacanya. Tak hanya itu, novel ini juga memberikan
pengalaman kepada pembacanya seolah-olah mereka ikut terlibat di dalam
cerita tersebut. Terlebih lagi, novel ini juga sangat dicintai para pecinta novel
karena mengangkat budaya lokal. Mereka menganggap bahwa Laskar
Pelangimerupakan karya terbaik Andrea Hirata. Tak heran novel ini laku
keras di pasaran.

111

Opini 2
Menurut Alex Sudrajat, Jokowi adalah presiden yang sangat sederhana. Dia
juga menambahkan bahwa Jokowi sangatlah ramah dan tidak suka dengan
hal yang berbau mewah. Dengan pesonanya, Jokowi berhasil merebut hati
para pemilih yang kebanyakan ibu-ibu. Mereka jatuh cinta dengan
kesederhanaan dan kepolosan yang ada pada sosok Jokowi. Meskipun
ramah dan sederhana, Jokowi merupakan pemimpin yang cukup tegas.

Tugas 2
Bacalah kedua teks di bawah ini dengan saksama!
Teks pertama

Bahasa Indonesia Paling Populer di Kalangan Anak-Anak Australia

















(sumber: republica.co.id)



”Anak-anak akan cepat menguasai bahasa asing bila diajak sejak dini.”
KOMPAS.com - Sebuah aplikasi telah dibuat oleh Pemerintah Australia guna
mendorong lebih banyak lagi anak-anak Australia belajar bahasa asing. Dari
lima bahasa yang diperkenalkan, bahasa Indonesia sejauh ini paling
populer. Aplikasi itu dibuat karena, dalam 50 tahun terakhir, murid sekolah
di Australia yang belajar bahasa asing turun dari angka 40 persen menjadi
sekitar 12 persen ketika mereka berada di kelas XII.
Kini, pemerintah federal Australia melakukan uji coba dengan menciptakan
aplikasi untuk anak-anak di bawah lima tahun, ketika mereka
berkesempatan mempelajari satu dari lima bahasa asing. Secara
keseluruhan ada 35 aplikasi yang dibuat oleh Early Learning Languages
Australia (ELLA) yang berisi tujuh aplikasi khusus untuk mempelajari lima
bahasa, yaitu Mandarin, Jepang, Indonesia, Prancis, dan Arab. Menteri
Pendidikan Australia, Simon Birmingham, mengatakan uji coba ini sudah
dilakukan di 41 playgroup (di Australia disebut preschool).

112

”Uji coba ini memberikan akses bagi anak-anak berusia di bawah lima tahun
untuk belajar bahasa asing lewat aplikasi,” kata Birmingham. Senator
Birmingham mengatakan, minat untuk belajar bahasa Indonesia sebenarnya
menurun di tingkat sekolah menengah di Australia, dalam beberapa tahun
terakhir.
Namun, dalam uji coba sejauh ini, bahasa yang populer dalam penggunaan
aplikasi ini adalah bahasa Indonesia. ”Bila ada pertanda bahwa kita bisa
memberikan dorongan kepada mereka sejak usia dini, itulah yang harus
lebih banyak dilakukan,” kata Senator Birmingham. Aplikasi bahasa sambil
bermain ini akan diujicobakan di sekitar 1.000 playgroup dengan biaya
sekitar 6 juta dollar AS atau setara Rp 60miliar.

Pada tahun 2015, pemerintah federal Australia mengalokasikan dana
sebesar 9,8 juta dollar AS untuk melakukan uji coba online untuk
mengetahui cara yang efektif dalam mengajarkan bahasa asing kepada
anak-anak. Namun, pemerintah berharap, keadaan itu akan berubah. Kini,
pemerintah mulai mencari sasaran anak-anak yang lebih muda dengan
bantuan aplikasi. Yang menjadi sasaran adalah anak usia antara 4 dan 5
tahun.

Senator Birmingham mengatakan, bila uji coba lanjutan ini dianggap
berhasil, aplikasi tersebut akan diberlakukan secara nasional mulai tahun
2017. Ada juga rencana membuat aplikasi untuk pelajaran Matematika dan
sains.
(Sumber: kompas.com, Rabu, 13 Januari 2016).
Teks kedua

Bunga Pertama Mekar Di Angkasa Luar























(sumber: kompas.com)

113

”Bunga tanaman zinnia adalah bunga pertama yang mekar di stasiun
antariksa internasional.”

KOMPAS.com – Apakah mungkin ada kehidupan di angkasa luar?
Pertanyaan yang mendasari berbagai penelitian di angkasa luar itu terjawab
saat astronot Amerika Serikat, Scoot Kelly, mengunggah foto bunga mekar
dari tanaman jeruk zinnia ke instagram-nya, Sabtu (16/1/2016). Bunga jeruk
itu berhasil mekar di Stasiun Ruang Angkasa Internasional (ISS).
Sebelumnya,jenis sayur letucce berhasil tumbuh di antariksa. Pihak Badan
Penerbangan dan Antariksa AS (NASA) mengatakan, jeruk zinnia dipilih
karena lebih sulit tumbuh ketimbang letucce.

Misi yang diemban Kelly bersama kosmonat Rusia, Mikhail Korniyenko,
adalah meneliti dampak hidup jangka panjang di antariksa. Penelitian itu
untuk melihat apakah ada peluang berkebun di antariksa.

Harapannya, hal itu juga bisa dilakukan di Mars. Jeruk zinnia ditanam
dengan metode yang dibuat program Veggie NAS yang berjalan sejak 2014.
Tanaman itu tumbuh dari ”bantal” yang penuh dengan pupuk, benih, air,
dan lempeng yang disinari sinar lampu LED (light emitting diode).
(Sumber: kompas.com, Rabu, 20 Januari 2016)

Setelah kamu membaca teks di atas, tulislah mana yang merupakan
paragraf opini berdasarkan format tabel di bawah ini. Kamu bisa
mengerjakannya di buku kerjamu!

114

KEGIATAN 3
Menyusun Fakta Dalam Bentuk Artikel
Setelah bisa menyusun opini dalam bentuk paragraf, pada pembahasan ini
kamu akan menyusun fakta dalam bentuk artikel. Fakta adalah suatu
informasi yang bersifat nyata atau benar-benar terjadi. Fakta disertai
dengan bukti-bukti yang mendukung kebenarannya. Oleh karena itu, fakta
lebih sering sulit dibantah oleh opini seseorang.
Berikut adalah ciri-ciri fakta
1. merupakan suatu kebenaran umum;
2. menyertakan bukti berupa data-data yang akurat;
3. mengungkapkan peristiwa yang benar-benar terjadi.
Berikut contoh kalimat fakta.1.Di Kabupaten Pangandaran terdapat pantai
yang indah dan sering dijadikan objek wisata.2. Tasikmalaya adalah salah
satu kota yang ada di Jawa Barat.3. Julukan untuk Kota Bandung adalah Kota
Kembang.
Perhatikan contoh fakta berikut yang terdapat dalam sebuah artikel!
Fakta 1
Pada tanggal 17 January 2017, Indonesia menjadi sorotan dunia karena
video viral seekor beruang dari kebun binatang Bandung yang teramat
kurus, hingga tulang rusuknya menonjol. Berita miris yang bahkan sampai
diulas oleh Daily Mail tersebut menggerakkan hati masyarakat. Hingga
mereka membuat petisi untuk menutup kebun binatang Bandung untuk
selamanya.
(sumber: https//www.idntimes.com)

Fakta 2
Saat pertama kali BI meluncurkan mata uang baru Indonesia, Dwi

Estiningshi, kader Partai Keadilan Sejahtera; mengkritik keras; terutama
karena dari 11 pahlawan yang dipilih. Lima di antaranya dinilai sebagai
seorang kafir. Menurut Tempo, tokoh-tokoh pahlawan yang dipilih untuk
dicetak pada mata uang baru haruslah belum pernah digunakan di mata
uang sebelumnya, kecuali Soekarno dan Mohammad Hatta, tokoh-tokoh
pahlawan dipilih tanpa memandang gender dan latar belakang agama.
(sumber: https//www.idntimes.com)

Tugas 3
Bacalah kedua artikel di bawah ini dengan saksama. Kemudian, kerjakanlah
instruksi yang menyertainya!

115

Tulis

116

Artikel 1
Penemu HandPhone

KOMPAS.com - Alexander Graham Bell adalah seorang ilmuwan dan

penemu kelahiran Skotlandia yang terkenal karena menemukan perangkat

telepon pertama pada tahun 1876, dan mendirikan Perusahaan Telepon Bell

pada 1877.Melansir History, proses penemuan telepon itu bermula pada

tahun 1871.Kala itu, Bell mulai mengerjakan telegraf harmonik, perangkat

yang memungkinkan banyak pesan dikirim melalui kabel pada saat yang

bersamaan.Saat mencoba menyempurnakan teknologi tersebut, Bell juga

mengerjakan proyek lain, yakni mencari cara untuk mengirimkan suara

manusia melalui kabel.Pada tahun 1875, Bell, dengan bantuan rekannya

Thomas Watson, berhasil menemukan perangkat sederhana yang dapat

mengubah listrik menjadi suara.Dia kemudian mendaftarkan temuannya itu

ke kantor paten, dan menerima hak paten atas perangkat tersebut pada 7

Maret 1876.Alexander Graham Bell tercatat sebagai pemegang hak paten

sekaligus penemu dari telepon, yang kemudian membawa perubahan besar

dalam cara komunikasi umat manusia. Beberapa hari setelah menerima hak

paten, Bell melakukan panggilan telepon pertama yang tercatat dalam

sejarah, yang ditujukan kepada Watson."Mr. Watson, datanglah kemari. Aku

ingin bertemu," kata Bell dalam sambungan telepon itu.

Melansir Biography, Alexander Graham Bell lahir di Edinburgh, Skotlandia,

pada 3 Maret 1847. Dia adalah anak kedua dari Alexander Melville Bell dan

Eliza Grace Symonds Bell.Nama 'Alexander' berasal dari nama kakek dari

pihak ayah, sedangkan nama tengah 'Graham' ditambahkan ketika dia

berumur 10 tahun.Bell memiliki dua saudara laki-laki, Melville James Bell

dan Edward Charles Bell, keduanya meninggal dunia karena TBC.Bell

tumbuh dewasa dalam pengaruh kental keluarga dan lingkungan

kelahirannya.Kota kelahirannya di Edinburgh, Skotlandia, dikenal sebagai

"Athena dari Utara" karena kekayaan seni budaya dan kemajuan di bidang

sains.Kakek dan ayah Bell adalah mekanik andal di bidang suara dan elokusi,

sedangkan ibunya, Eliza, adalah pianis ulung meski tuli. Eliza mendidik

sendiri Bell di rumah dan menanamkan rasa keingintahuan yang tak

MMMMM 117

terbatas pada putranya itu.Bell juga menerima satu tahun pendidikan

formal di sekolah swasta dan dua tahun di Royal High School yang terkenal

di Edinburgh.Meskipun seorang siswa biasa-biasa saja, Bell menunjukkan

kemampuan yang tidak biasa untuk memecahkan masalah.Pada usia 12

tahun, saat bermain dengan seorang teman di penggilingan gandum, dia

memperhatikan lambatnya proses pengupasan biji gandum.Dia lalu pulang

ke rumah dan menciptakan perangkat sederhana dengan dayung berputar

dan sikat kuku, yang memudahkan proses menghilangkan sekam dari biji-

bijian.

Mempelajari teknologi suara

Pada tahun 1870, keluarga Bell pindah dan menetap di Brantford, Ontario,

Kanada. Di sana, dia mendirikan bengkel untuk melanjutkan studinya

tentang suara manusia.Setahun kemudian, dia pindah ke Boston, Amerika

Serikat, dan mulai mengerjakan perangkat yang dikenal sebagai telegraf

harmonik. Untuk mengerjakan proyek-proyeknya, Beel mendapatkan

dukungan finansial dari investor lokal Thomas Sanders dan Gardiner

Hubbard.

Selama tahun 1873 hingga 1874, Bell menghabiskan siang dan malam yang

panjang untuk menyempurnakan telegraf harmonis.Pada 11 Juli 1877, Bell

menikahi Mable Hubbard, putri dari Gardiner Hubbard. Mable diketahui tuli

sejak masa kanak-kanaknya.Mereka dikaruniai empat orang anak, dua putra

dan dua putri. Namun, kedua putra mereka meninggal saat masih

bayi.Nasib ibu dan istrinya yang sama-sama tuli, disebut sebagai alasan

utama Bell menaruh perhatian lebih pada teknologi suara.

Penemuan selain telepon

Melansir History, selain telepon, Bell juga mengerjakan ratusan proyek lain

sepanjang kariernya dan mendapat hak paten di berbagai bidang.Beberapa

penemuan penting Bell antara lain:Detektor logam: Bell awalnya membuat

perangkat ini untuk menemukan peluru di dalam tubuh Presiden James A.

Garfield yang terbunuh.Photophone: Photophone memungkinkan transmisi

ucapan pada berkas cahaya.Graphophone: Versi fonograf yang ditingkatkan

ini dapat merekam dan memutar ulang suara.Audiometer: Perangkat ini

digunakan untuk mendeteksi masalah pendengaran.Pada tahun 1880, Bell

dianugerahi Penghargaan Volta Prancis, dan dengan uang tersebut, ia

mendirikan fasilitas yang dikhususkan untuk penemuan ilmiah,

Laboratorium Volta di Washington, D.C., Amerika Serikat.Bell juga

menemukan banyak teknik untuk membantu mengajarkan cara berbicara

kepada orang tuli, dan bahkan bekerja sama dengan penulis dan aktivis

tTTTT 118

Terkenal Helen Keller.Bell juga membantu meluncurkan majalah Science,
dan dari tahun 1896 hingga 1904 menjabat sebagai presiden National
Geographic Society.
Warisan sang ilmuwan
Alexander Graham Bell meninggal dunia pada 2 Agustus 1922, dalam usia
75 tahun di Nova Scotia, Kanada, karena komplikasi diabetes. Dia
meninggalkan istri dan dua orang putri.Selama pemakaman Bell, setiap
telepon di Amerika Utara dimatikan untuk menghormati jasanya atas
penemuan perangkat tersebut.Hingga sekarang, Bell masih tetap dikenang
karena karya terobosannya dalam teknologi suara dan perhatiannya pada
pendidikan bagi orang-orang tuli.Telepon, penemuan Bell yang paling
terkenal, telah berkontribusi mengubah cara manusia berkomunikasi satu
sama lain.
(sumber: https//www.kompas.com)
Artikel 2
Sejarah Penemu Lampu

(sumber: kompas. Com)

KOMPAS.com – Berbicara mengenai sejarah penemuan lampu, Thomas
Edison selalu disebut-sebut sebagai penemu lampu. Faktanya, penemu asal
Amerika ini bukanlah satu-satunya yang berkontribusi dalam
pengembangan penemuan lampu.Sejarah penemuan bola lampu bahkan
dimulai jauh sebelum Edison mematenkan bola lampu pertama pada tahun
1879.Dilansir BBC Science Focus Magazine, lebih dari 200 tahun yang lalu,
tepatnya pada tahun 1802, ide dasar menggunakan listrik untuk
menciptakan cahaya pertama kali diselidiki oleh ahli kimia asal Inggris,
Humphrey Davy.Davy menunjukkan, arus listrik yang mengalir melalui kabel,
hambatannya akan menyebabkan panas yang pada satu titik dapat
mengeluarkan cahaya.

119

Sebelum Davy, pada tahun 1800, penemu asal Italia, Alessandro Volta telah

mengembangkan metode praktis pertama untuk menghasilkan listrik, yakni

tumpukan volta.Tumpukan volta dibuat dari cakram seng dan tembaga,

diselingi dengan lapisan karton yang direndam dalam air garam.Tumpukan

tersebut mampu menghantarkan listrik ketika kawat tembaga dihubungkan

di kedua ujungnya.Dilansir Live Science, kawat tembaga bercahaya yang

ditemukan Volta dianggap sebagai salah satu manifestasi paling awal dari

lampu pijar.Penemuan Davy, lampu busur listrik, merupakan peningkatan

dari tumpukan Volta. Namun, penemuan lampu tersebut belum bisa

dijadikan sumber penerangan yang praktis.

Lampu temuan Davy cepat mati dan terlalu terang jika digunakan untuk

menerangi rumah atau suatu ruangan.Ilmuwan asal Inggris, Warren de la

Rue, pada tahun 1840 mengembangkan bola lampu menggunakan filamen

platinum sebagai pengganti tembaga.Namun, penggunaan platinum

memakan biaya yang tinggi sehingga penemuan tersebut tidak sukses

secara komersial.Kemudian, di tahun 1848, William Staite mengembangkan

lampu busur konvensional, namun biaya baterai yang digunakan membuat

lampu Staite juga tidak sukses secara konvensional.Masalah efektivitas biaya

dari penemuan-penemuan sebelumnya dapat diatasi oleh ahli kimia asal

Inggris, Joseph Swan, pada tahun 1850.Pada tahun 1860, Swan

mengembangkan bola lampu yang menggunakan filamen berupa kertas

berkarbonisasi sebagai pengganti platinum.

Swan menerima paten di Inggris pada tahun 1878 dan pada tahun 1879 ia

mendemonstrasikan temuannya di Newcastle, Inggris. Edison menyadari

bahwa desain filamen Swan bermasalah. Kemudian, ia mendemonstrasikan

lampu temuannya pada bulan Desember 1879.Kombinasi yang dibuat

Edison, antara desain filamen karbon tipis dengan penyedot debu yang lebih

baik menjadikannya orang pertama yang memecahkan tantangan ilmiah

dan komersial dari desain bola lampu.Swan lantas memasukkan perbaikan

tersebut pada bola lampunya dan mendirikan perusahaan penerangan di

Inggris.Edison pun menggugat pelanggaran paten, namun paten Swan

adalah klaim yang kuat, setidaknya di Inggris. Akhirnya, kedua ilmuwan

tersebut bergabung dan membentuk Edison-Swan United yang merupakan

salah satu produsen bola lampu terbesar di dunia.Keberhasilan temuan

lampu Edison diikuti oleh pendirian Edison Electric Illuminating Company of

New York di tahun 1880.

(sumber:https//www.kompas.com)

Setelah kamu selesai menbaca artikel di atas, temukanlah fakta yang

TTTTTTT 120

terdapat pada kedua artikel tersebut. Isilah pada format tabel di bawah ini.
Kamu bisa mengerjakannnya di buku kerjamu!

C. Menganalisis Kebahasaan dan/atau Buku Ilmiah
Setelah mempelajari materi ini, kamu diharapkan mampu:
1. menemukan unsur kebahasaan artikel opini dan buku ilmiah;
2. membedakan unsur kebahasaan dalam artikel opini dan buku ilmiah.
KEGIATAN 1
Menemukan Unsur Kebahasaan Artikel Opini dan Buku Ilmiah

Pada pembahasan sebelumnya, kamu telah mampu menyusun dan
membedakan mana yang termasuk kalimat opini dan fakta yang terdapat
dalam sebuah artikel. Pada pembahasan ini, kamu harus mampu
menganalisis kebahasaan yang terdapat dalam sebuah artikel dan buku
ilmiah. Unsur kebahasaan yang terdapat dalam artikel dan buku ilmiah
memiliki persamaan karena penyajian isinya berdasarkan fakta yang
didukung melalui opini, bukan imajinasi. Berikut adalah unsur kebahasaan
yang harus dicermati.
1. Adverbia adalah bahasa yang dapat mengekspresikan sikap eksposisi.
Agar dapat meyakinkan pembaca, diperlukan ekspresi kepastian, yang bisa
dipertegas dengan kata keterangan atau adverbia frekuentatif, seperti
selalu, biasanya, sebagian besar, sering, kadang-kadang, dan jarang.
2. Konjungsi adalah kata atau ungkapan yang menghubungkan dua
satuan bahasa yang sederajat, yaitu kata dengan kata, frasa dengan frasa,
klausa dengan klausa, serta kalimat dengan kalimat. Konjungsi yang banyak
dijumpai pada artikel adalah konjungsi yang digunakan untuk menata
argumentasi, seperti pertama, kedua, berikutnya; atau konjungsi yang
digunakan untuk memperkuat argumentasi, seperti, selain itu, sebagai
contoh, misalnya, padahal, justru; konjungsi yang menyatakan hubungan
sebab-akibat, seperti, sejak, sebelumnya, dan sebagainya; konjungsi yang
menyatakan harapan, seperti, supaya, dan sebagainya.

121

3. Kosakata adalah perbendaharaan kata-kata. Supaya teks tersebut mampu
meyakinkan pembaca, diperlukan kosakata yang luas dan menarik. Biasanya
konten teks yang menarik tersebut mencakup hal-hal berikut.
Ø Aktual, sedang menjadi pembicaraan orang banyak atau baru saja terjadi.
Ø Fenomenal, yakni luar biasa, hebat, dan dapat dirasakan pancaindra.
Ø Editorial, artikel dalam surat kabar yang mengungkapkan pendirian editor
atau pemimpin surat kabar.
Ø Imajinasi, daya pikir untuk membayangkan (dalam angan-angan).
Ø Modalitas, cara pembicara menyatakan sikap terhadap suatu imajinasi
dalam komunikasi antarpribadi (barangkali, harus, dan sebagainya).
Ø Nukilan, kutipan atau tulisan yang dicantumkan pada suatu benda.
Ø Tajuk rencana, karangan pokok dalam surat kabar.
Ø Teks opini, teks yang merupakan wadah untuk mengemukakan pendapat
atau pikiran.
Ø Keterangan aposisi, keterangan yang memberi penjelasan kata benda. Jika
ditulis, keterangan ini diapit tanda koma atau tanda pisah atau tanda
kurung.

TUGAS 1
Bacalah artikel dan cuplikan buku ilmiah bawah ini dengan saksama.
Kemudian, kerjakan instruksi yang menyertainya!
Sastrawan Serbabisa

Harian Kompas dan Sinar Harapan kerap memuat cerita pendeknya.
Novelnya sering muncul di majalah Kartini, Femina, dan Horison.
Memenangi lomba penulisan fi ksi baginya sudah biasa. Sebagai penulis
skenario, ia dua kali meraih piala Citra di Festival fi lm Indonesia (FFI), untuk
”Perawan Desa” (1980), dan ”Kembang Kertas” (1985). Sebagai penulis fi ksi
sudah banyak buku yang dihasilkannya. Di antaranya, yang banyak
diperbincangkan adalah Bila Malam Bertambah Malam, Telegram, Pabrik,
Keok, Tiba-Tiba Malam, Sobat, dan Nyali.
Namanya I Gusti Ngurah Putu Wijaya yang biasa disebut Putu Wijaya. Tidak
sulit untuk mengenalinya karena topi pet putih selalu bertengger di
kepalanya. Kisahnya, pada ngaben ayahnya di Bali, kepalanya digunduli.
Kembali ke Jakarta, selang beberapa lama, rambutnya tumbuh tapi tidak
sempurna, malah mendekati botak. Karena itu, ia selalu memakai topi.
”Dengan ini saya terlihat lebih gagah,” tutur Putu sambil bercanda.

122

Putu yang dilahirkan di Puri Anom, Tabanan, Bali pada tanggal 11 April 1944,
bukan dari keluarga seniman. Ia bungsu dari lima bersaudara seayah
maupun dari tiga bersaudara seibu. Ia tinggal di kompleks perumahan
besar,yang dihuni sekitar 200 orang, yang semua anggota keluarganya dekat
dan jauh, dan punya kebiasaan membaca. Ayahnya, I Gusti Ngurah Raka,
seorang pensiunan punggawa yang keras dalam mendidik anak. Semula,
ayahnya mengharapkan Putu jadi dokter. Namun, Putu lemah dalam ilmu
pasti. Ia akrab dengan sejarah, bahasa, dan ilmu bumi.
”Semasa di SD, Saya doyan sekali membaca,’’ tuturnya, ’’Mulai dari karangan
Karl May, buku sastra Komedi Manusia-nya karya William Saroyan. Sejak
kecil, saya juga senang sekali seni pertunjukan. Mungkin sudah merupakan
bakat, senang pada seni laku,” ujarnya mengenang.
Meskipun demikian, ia tak pernah diikutkan main drama semasih kanak-
kanak, juga ketika SMP. Baru setelah menang lomba deklamasi, ia diikutkan
main drama perpisahan SMA, yang diarahkan oleh Kirdjomuljo, penyair dan
sutradara ternama di Yogyakarta. Ia pertama kali berperan dalam ”Badak”,
karya Anton Chekov. ”Sejak itu saya senang sekali pada drama,” kenang
Putu.

Setelah selesai sekolah menengah atas, ia melanjutkan kuliahnya di
Yogyakarta, kota seni dan budaya. Di Yogyakarta, selain kuliah di Fakultas
Hukum, UGM, ia juga mempelajari seni lukis di Akademi Seni Rupa Indonesia
(ASRI), drama di Akademi Seni Drama dan Film (Asdrafi ). Dari Fakultas
Hukum, UGM, ia meraih gelar sarjana hukum (1969), dari Asdrafi ia gagal
dalam penulisan skripsi, dan dari kegiatan berkesenian ia mendapatkan
identitasnya sebagai seniman.
Selama bermukim di Yogyakarta, kegiatan sastranya lebih terfokus pada
teater. Ia pernah tampil bersama Bengkel Teater pimpinan W.S. Rendra
dalam beberapa pementasan, antara lain dalam pementasan ”Bip-Bop”
(1968) dan ”Menunggu Godot” (1969). Ia juga pernah tampil bersama
kelompok Sanggar Bambu. Selain itu, ia juga (telah berani) tampil dalam
karyanya sendiri yang berjudul ”Lautan Bernyanyi” (1969). Ia adalah penulis
naskah sekaligus sutradara pementasan itu. Naskah dramanya itu menjadi
pemenang ketiga Sayembara Penulisan Lakon yang diselenggarakan oleh
Badan Pembina Teater Nasional Indonesia.
Setelah kira-kira tujuh tahun tinggal di Yogyakarta, Putu pindah ke Jakarta.
Di Jakarta ia bergabung dengan Teater Kecil asuhan sutradara ternama Arifi
n C. Noer dan Teater Populer. Di samping itu, ia juga bekerja sebagai
redaktur majalah Ekspres (1969).

123

Setelah majalah itu mati, ia menjadi redaktur majalah Tempo (1971–1979).
Bersama rekan-rekannya di majalah Tempo, Putu mendirikan Teater
Mandiri (1974). ”Saya perlu bekerja jadi wartawan untuk menghidupi
keluarga saya. Juga karena saya tidak mau kepengarangan saya terganggu
oleh kebutuhan mencari makan,” tutur Putu.
Pada saat masih bekerja di majalah Tempo, ia mendapat beasiswa belajar
drama (Kabuki) di Jepang (1973) selama satu tahun. Namun, karena tidak
nyaman dengan lingkungannya, ia belajar hanya sepuluh bulan. Setelah itu,
ia kembali aktif di majalah Tempo. Pada tahun 1974, ia mengikuti
International Writing Program di Iowa, Amerika Serikat. Sebelum pulang ke
Indonesia, mampir di Prancis, ikut main di Festival Nancy.
Putu mengaku belajar banyak dari majalah Tempo dan penyair Goenawan
Mohamad. ”Yang melekat di kepala saya adalah bagaimana menulis sesuatu
yang sulit menjadi mudah. Menulis dengan gaya orang bodoh sehingga yang
mengerti bukan hanya Menteri, tapi juga tukang becak. Itulah gaya Tempo,”
ungkap Putu. Dari Tempo, Putu pindah ke majalah Zaman (1979–1985), dan
ia tetap produktif menulis cerita pendek, novel, lakon, dan mementaskannya
lewat Teater Mandiri, yang dipimpinnya. Di samping itu, ia mengajar pula di
Akademi Teater, Institut Kesenian Jakarta (IKJ).
Ia mempunyai pengalaman bermain drama di luar negeri, antara lain dalam
Festival Teater Sedunia di Nancy, Prancis (1974) dan dalam Festival
Horizonte III di Berlin Barat, Jerman (1985). Ia juga membawa Teater Mandiri
berkeliling Amerika dalam pementasan drama ”Yel” dan berpentas di Jepang
(2001). Karena kegiatan sastranya lebih menonjol pada bidang teater, Putu
Wijaya pun lebih dikenal sebagai dramawan. Sebenarnya, selain berteater ia
juga menulis cerpen dan novel dalam jumlah yang cukup banyak, di
samping menulis esai tentang sastra. Sejumlah karyanya, baik drama,
cerpen, maupun novel telah diterjemahkan ke dalam bahasa asing, antara
lain bahasa Inggris, Belanda, Prancis, Jerman, Jepang, Arab, dan Th ailand.

Gaya Putu menulis novel tidak berbeda jauh dengan gayanya menulis
drama. Seperti dalam karya dramanya, dalam novelnya pun ia cenderung
mempergunakan gaya objektif dalam pusat pengisahan dan gaya stream of
consciousness dalam pengungkapannya. Ia lebih mementingkan
perenungan ketimbang riwayat.

Adapun konsep teaternya adalah teror mental. Baginya, teror adalah
pembelotan, pengkhianatan, kriminalitas, tindakan subversif terhadap logika
tapi nyata. Teror tidak harus keras, kuat, dahsyat, menyeramkan bahkan
bisa berbisik, mungkin juga sama sekali tidak berwarna.

124

Ia menegaskan, ’’Teater bukan sekadar bagian dari kesusastraan, melainkan
suatu tontonan.’’ Naskah sandiwaranya tidak dilengkapi petunjuk
bagaimana harus dipentaskan. Agaknya, memberi kebebasan bagi sutradara
lain menafsirkan. Bila menyinggung problem sosial, karyanya tanpa protes,
tidak mengejek, juga tanpa memihak. Tiap adegan berjalan tangkas, kadang
meletup, diseling humor. Mungkin ini cerminan pribadinya. Individualitasnya
kuat, dan berdisiplin tinggi.
Saat ditanya pemikiran pengarang yang sehari bisa mengarang cerita 30
halaman, menulis empat artikel dalam satu hari ini tentang tulis menulis.
Putu menjawab, ’’Menulis adalah menggorok leher tanpa menyakiti,’’
katanya, ’’bahkan kalau bisa tanpa diketahui.’’ Kesenian diibaratkannya
seperti baskom, penampung darah siapa saja atau apa pun yang digorok:
situasi, problematik, lingkungan, misteri, dan berbagai makna yang
berserak. ’’Kesenian,’’ katanya, ’’merupakan salah satu alat untuk
mencurahkan makna, agar bisa ditumpahkan kepada manusia lain secara
tuntas".
"Saya sangat percaya pada insting,” kata Putu tentang caranya menulis.
”Ketika menulis, saya tidak mempunyai bahan apa-apa. Semua datang
begitu saja ketika di depan komputer,” katanya lagi. Ia percaya bahwa ada
satu galaksi dalam otak yang tidak kita mengerti cara kerjanya. Tapi,
menurut Putu, itu bukan peristiwa mistik, apalagi tindak kesurupan.
Selain menekuni dunia teater dan menulis, Putu juga menjadi sutradara fi
lm dan sinetron serta menulis skenario sinetron. Film yang disutradarainya
ialah fi lm ”Cas Cis Cus”, ”Zig Zag”, dan ”Plong”. Sinetron yang disutradarainya
ialah ”Dukun Palsu”, ”PAS”, ”None”, ”Warteg”, dan ”Jari-Jari”. Skenario yang
ditulisnya ialah ”Perawan Desa”, ”Kembang Kertas”, serta ”Ramadhan” dan
”Ramona”. Ketiga skenario itu memenangkan Piala Citra.

Pada 1977, ia menikah dengan Renny Retno Yooscarini alias Renny
Djajusman yang dikaruniai seorang anak, Yuka Mandiri. Namun, pada tahun
1984 ia menyendiri kembali. Pertengahan 1985, ia menikahi gadis Sunda,
Dewi Pramunawati, karyawati majalah Medika. Bersama Dewi, Putu Wijaya
selanjutnya hidup di Amerika Serikat selama setahun.
Atas undangan Fulbright, 1985–1988, ia menjadi dosen tamu teater dan
sastra Indonesia modern di Universitas Wisconsin dan Universitas Illinois,
AS. Atas undangan Japan Foundation, Putu menulis novel di Kyoto, Jepang,
1992. Setelah lama berikhtiar, walau dokter di Amerika mendiagnosis Putu
tak bakal punya anak lagi. Pada 1996 pasangan ini dikaruniai seorang anak,
Taksu.

125

Rumah tangga baginya sebuah ”perusahaan”. Apa pun diputuskan
berdasarkan pertimbangan istri dan anak, termasuk soal pekerjaan. Soal
pendidikan anak, ”Saya tidak punya cara,” ujar Putu. Anak dianggap sebagai
teman, kadang diajak berunding, kadang dimarahi. Dan, kata Putu, ”Saya
tidak mengharapkan ia menjadi apa, saya hanya memberikan kesempatan
saja.”
Kini, penggemar musik dangdut, rock, klasik karya Bach atau Vivaldi dan
jazz ini total hanya menulis, menyutradarai fi lm dan sinetron, serta
berteater. Dalam bekerja ia selalu diiringi musik. Olahraganya senam tenaga
prana Satria Nusantara. ”Sekarang saya sudah sampai pada tahap bahwa
kesenian merupakan upaya dan tempat berekspresi sekaligus pekerjaan,”
ujar Putu.
(Sumber: tokohindonesia.com dengan pengubahan)
Cuplikan Buku Ilmiah

Menguak Tabir Kekuasaan Sang Pencipta
Judul Buku : Mengenal Allah: Alam, Sains, dan Teknologi
Penulis : Tauhid Nur Azhar
Penerbit : Tinta Medina
Kota : Solo
Tahun : 2012
Jumlah halaman : 280 halaman
Dalam Al-Qur’an surah Fushilat ayat 53, Allah Swt. berfi rman ”Kami akan
memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala
wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa
Al-Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa Sesungguhnya Tuhanmu
menjadi saksi atas segala sesuatu?
”Berdasarkan ayat di atas secara eksplisit dapat kita pahami bahwa Allah
Swt. menciptakan alam semesta beserta isinya dan juga manusia
sebenarnya untuk menunjukkan keagungan dan kebesaran-Nya. Allah ingin
manusia mengenalnya. Akan tetapi, banyak manusia yang masih ingkar dan
tak pernah tunduk akan kekuasaan-Nya itu. Ini semua terjadi karena mereka
belum mengenal Allah Swt dengan iman, hati dan pikiran. Ada dua jalan
utama yang dapat kita tempuh untuk mengenal Allah Swt. Pertama, dengan
memperhatikan ayat-ayat Qauliyyah yang termaktub dalam kitab suci Al-
Qur’an. Kedua, dengan memperhatikan ayat-ayat Kauniyyah yang
terbentang luas di alam semesta ini, bahkan dalam diri kita sendiri.

126

Buku Mengenal Allah: Alam, Sains, dan Teknologi karya Tauhid Nur Azhar ini
bisa menjadi referensi bacaan yang bagus untuk kita dalam memahami dan
mengurai tanda-tanda kebesaran Allah Swt. Dalam segenap ciptaan-Nya.
Dalam Al-Qur’an, kita mendapati banyak sekali ayat yang membicarakan
tentang keesaan Allah Swt. Keagungan-Nya, kehebatan-Nya dalam
penciptaan dan kelembutan-Nya. Semua itu menunjukkan bahwa Dia itu
ada dan wajib diimani keberadaan-Nya. Hal ini jelas, nyata, dan terpampang
di hadapan kita. Namun, ketika kita berbicara tentang ayat-ayat Kauniyyah
maka sebagian besar dari kita lalai memikirkannya. Alam yang terbentang
luas, lautan, dan samudra yang luas, binatang-binatang yang tak terhitung
jumlahnya, bahkan perangkat-perangkat yang ada dalam tubuh kita sendiri,
seperti darah, DNA, dan otak merupakan bukti kemahabesaran-Nya. (hlm.
viii). Ibnu Arabi mengungkapkan bahwa penciptaan alam semesta ini melalui
tajalli (penampakan diri) Tuhan pada alam. Penampakkan diri Tuhan
mengambil dua bentuk, yaitu: pertama, tajalli dzati yang terjadi secara
intrinsik pada esensi Tuhan itu sendiri dalam bentuk penciptaan potensi,
kedua, tajalli syuhudi,yaitu penampakan diri secara nyata yang mengambil
bentuk penampakkan diri dalam alam semesta. (hlm. 3).

Dari dua esensi penampakan Tuhan ini, manusia tidak akan mampu
mengindra penampakan tajalli dzati dengan mata lahiriah. Allah ’Azza wa
Jalla terlalu sempurna untuk itu. Mata lahiriah terlalu lemah untuk
memandang dzat Allah Swt. Kita dapat mengenal Allah Swt. Melalui tajalli
syuhudi yang terwujud dalam citra alam semesta. Kehadiran Allah dapat kita
lihat dalam segenap ciptaan-Nya, termasuk dalam diri kita sendiri,
sebagaimana kita mengenal seorang seniman dari karya seninya. Ada satu
modal dasar terpenting yang dikaruniakan Tuhan kepada manusia, yaitu
DNA (Deoxyribonukleid Acid) atau untaian asam nukleat yang membuktikan
betapa besar kekuasaan Allah Swt. Hingga sanggup membuat DNA yang
begitu kecil dan canggih dalam tubuh manusia.
Sepanjang penelitian para ilmuwan, DNA memiliki kemampuan menyandi
sekitar 30.000 sifat. Tidak hanya sifat fi sik, tetapi juga sifat psikologis atau
perilaku. Penyandian yang bersifat psikologis dilakukan secara tidak
langsung, yaitu melalui sintesis atau pembentukan protein menjadi hormon,
kemudian hormon itulah yang sedikit banyak memengaruhi perilaku
manusia. Kitapun mengenal ada hormon-hormon ketakutan, kecemasan,
agresif, dan ada pula hormon-hormon yang melahirkan rasa cinta dan kasih
sayang, kebahagiaan, ketenangan, kegembiraan, dan kesedihan. Produksi
hormon-hormon ini sangat dipengaruhi oleh kerja DNA. (hlm. 109–110).

127

Pada buku ini, terdapat sedikit kelemahan, yaitu dari bahasa yang
digunakan masih terdapat istilah-istilah yang sulit dipahami oleh masyarakat
awam. Namun, kehadiran buku ini memiliki sejumlah manfaat, di antaranya
kita akan mendapatkan berbagai hal yang sebelumnya mungkin tidak
pernah terlintas dalam pikiran kita. Misalnya, masalah tikus tanah (hlm.
202). Mungkin banyak di antara kita yang bertanya-tanya mengapa Allah
Swt. menciptakan tikus tanah dalam keadaan buta dan mengapa wajahnya
sangat menyeramkan? Apa manfaatnya bagi manusia? Melalui buku ini kita
akan semakin tahu, bahwa tak ada sesuatu pun yang sia-sia yang diciptakan
Allah Swt. Buku ini akan membantu kita mendapatkan pencerahan hati dan
pikiran, tentunya juga pencerahan iman.
(Sumber: dakwatuna.com dengan pengubahan)

Setelah kamu membaca teks artikel dan cuplikan buku ilmiah di atas, isilah
format tabel di bawah ini! Kamu bisa mengerjakan di buku kerjamu!

KEGIATAN 2
Membandingkan Kebahasaan Artikel Opini dan Buku Ilmiah
Setelah kamu bisa menemukan unsur-unsur kebahasaan dalam sebuah
artikel opini dan buku ilmiah. Selanjutnya, untuk menambah wawasanmu
dalam menganalisis, kamu bandingkan dua artikel opini dan dua buku
ilmiah berdasarkan unsur-unsur kebahasaannya, serta memberikan
komentar terhadap kedua teks tersebut.
TUGAS 2
Cermatilah, kedua teks di bawah ini!
Artikel 1
Perkembangan Seni Sastra dan Wayang Pada Masa Hindu-Buddha

128

Lukisan Seni Wayang
Hasil seni sastra zaman Madya yang sampai pada kita ternyata tidak
sebanyak hasil seni sastra zaman Kuno. Mungkin karya sastra zaman itu
lebih banyak daripada yang kita ketahui, tetapi karena tidak seperti seni
sastra zaman Kuno yang tetap disimpan dengan baik, maka yang sampai
pada generasi penerusnya sangat sedikit. Di Bali, seni sastra zaman Madya
hanya sedikit saja yang masih dijumpai. Berbeda pula dengan seni sastra
zaman Kuno, angka tahun pada karya sastra zaman Madya tidak dapat
dipakai sebagai patokan periodisasi karya sastra tersebut.
Karya sastra zaman Madya yang ditemukan belum dapat ditentukan apakah
karya sastra itu asli atau salinan. Mungkin saja angka tahun yang tercantum
adalah angka tahun saat penyalinan naskah tersebut.Selain cerita asli
Indonesia sendiri, sastrawan zaman Madya juga menyadur karya sastra
negara lain. Dilihat dari karya asli atau karya saduran, karya sastra zaman
Madya dapat dibagi menjadi gubahan karya sastra zaman Kuno dan
saduran karya sastra Timur Tengah.Dilihat dari bentuknya, karya sastra
ditulis dalam bentuk gancaran atau dalam bentuk tembang. Di daerah
Melayu, gancaran disebut hikayat dan tembang disebut syair.
Permasalahan yang ditulis dalam hikayat bermacam-macam. Boleh
dikatakan segala macam persoalan dapat ditulis dalam hikayat yang pada
umumnya hanyalah dongeng penuh dengan keajaiban dan keanehan. Ada
pula hikayat yang digubah dengan maksud sebagai cerita sejarah, walaupun
isinya tidak seperti apa yang kita kenal sebagai tulisan sejarah. Gubahan
semacam itu dinamakan babad. Tokoh, tempat, dan peristiwa dalam babad
hampir semua ada dalam sejarah, tetapi sering digambarkan secara
berlebihan. Di daerah Melayu, babad dikenal dengan nama sejarah atau
tambo yang diberi judul hikayat.Seperti hikayat, syair juga mengisahkan
bermacam-macam hal. Perbedaannya, hikayat ditulis dalam bentuk prosa,
sedangkan syair ditulis dalam bentuk puisi. Syair terdiri atas bait-bait dan
tiap bait terdiri atas empat baris. Bentuk karya sastra yang serupa dengan
syair adalah pantun. Selain hikayat dan syair, ada lagi jenis kitab yang ditulis

129

pada zaman Madya yang disebut suluk.
Kitab-kitab suluk menguraikan masalah-masalah tasawuf, paham yang

dianut kaum Sufi . Kitab ini mengajarkan tentang pencapaian kesempurnaan
dengan meninggalkan keduniawian dan hanya mengutamakan bersatunya
manusia dengan Tuhan. Dalam mencari kesempatan itu, kadang-kadang
manusia mengembara tanpa menghiraukan kehidupan duniawinya.Suluk
ada yang berwujud prosa dan ada pula yang berwujud puisi. Agak berlainan
dengan suluk ada kitab primbon yang mengetengahkan kegaiban,
penentuan hari baik dan buruk dalam hidup manusia, dan ramalan-
ramalan. Seni sastra terpenting pada zaman Madya adalah sebagai berikut.
1. Babad

Babad adalah cerita sejarah yang umumnya lebih berupa cerita daripada
uraian sejarah meskipun yang menjadi pola adalah memang peristiwa
sejarah. Berikut ini beberapa bentuk cerita babad yang dapat dijumpai di
masyarakat berikut ini.
a. Babad Tanah Jawi

Kitab ini menceritakan silsilah raja-raja Jawa, dimulai dari Nabi Adam, Nabi
Sis, Nurcahya, Nurasa, Sang Hyang Wenang, Sang Hyang Tunggal, dan
Bathara Guru. Bathara Guru bertakhta di Suralaya berputra lima orang di
antaranya adalah Bathara Wisnu yang kemudian turun ke dunia menjadi
raja pertama di Pulau Jawa dengan gelar Prabu Set. Jadi, Bhatara Wisnu yang
menurunkan raja-raja Jawa.Selanjutnya diceritakan pula tentang Raja Jawa
dan kerajaan, seperti Pajajaran, Majapahit, dan Demak. Walaupun kitab
Babad Tanah Jawi dimaksud sebagai cerita sejarah, kitab itu ternyata banyak
sekali mengungkapkan hal-hal yang tidak masuk akal. Namun, dalam kitab
ini ada pula beberapa keterangan yang dapat kita gunakan sebagai
pedoman untuk penelitian sejarah.
b. Babad Cirebon

Kitab ini dinamakan juga Daft ar Sejarah Cirebon dan kitab Silsilah Segala
Maulana di Tanah Jawa atau Hikayat Hasanuddin. Babad Cirebon adalah
saduran dari kitab Sejarah Banten Rante-Ranteyang mengisahkan riwayat
beberapa orang wali di Jawa, terutama Sunan Gunung Jati lengkap dengan
silsilah dan kedatangan Pangeran Pajunan di Cirebon. Sunan Ampel dalam
kitab ini disebut Pangeran Ampel Denta. Dalam kitab ini juga dikisahkan
penyebaran agama Islam di Banten dan raja-raja Banten, sejak Sultan
Hasanuddin hingga Sultan Abdul Mufakir. Kitab itu juga memuat silsilah
Sultan Ahmad ’Abd al Arifi n yang berasal dari Demak. Babad Cirebon dapat
kita katakan sebagai kitab sejarah.

130

c. Sejarah Melayu
Sejarah Melayu dinamakan juga Sulalatus Salatin, ditulis oleh Bendahara
Tun Muhammad, Patih Kerajaan Johor. Kitab ini ditulis atas perintah Raja
Abdullah, adik Sultan Ala’uddin Riayat Syah III. Sejarah Melayu dimulai dari
riwayat Iskandar Zulkarnain dari Macedonia. Seorang keturunannya tiba di
Bukit Seguntang, Palembang, lalu menjadi raja.Kerajaan ini kemudian
berpindah ke Singapura, dan selanjutnya ke Malaka. Bagian terbesar kitab
ini mengisahkan tentang raja-raja, rakyat, dan adat-istiadat di Kerajaan
Malaka sampai jatuhnya ke tangan Portugis. Bagian terakhir
membentangkan nasib dan usaha-usaha raja-raja Malaka dalam
menegakkan kembali kerajaan lamanya di Johor.
d. Tambo Minangkabau
Kitab Tambo Minangkabau mengisahkan tentang kerajaan-kerajaan, raja-
raja, dan tokoh-tokoh Minangkabau, Sumatra Barat. Seperti cerita babad,
cerita tambo juga penuh dengan keajaiban, kegaiban, dan kesaktian tokoh-
tokohnya.e. Lontara Bugis Lontara Bugis berisi kisah sejarah Kerajaan Bugis
di Sulawesi Selatan. Seperti halnya babad dan tambo, lontara bercerita pula
tentang raja-raja dan tokoh-tokoh Bugis dengan keajaiban, dan
kesaktiannya.

2. HIKAYAT
Beberapa jenis hikayat yang dapat kita pelajari antara lain sebagai berikut.
a. Hikayat Sri Rama
Kitab ini disadur dari kitab Ramayana. Ceritanya tentang riwayat Rama sejak
lahir, kemudian peperangannya dengan Kerajaan Alengka untuk merebut
kembali istrinya, Sinta. Dalam peperangan itu, Rama dibantu prajurit kera.
Dalam hikayat ini, Dewi Sinta setelah direbut dari tangan Rahwana segera
dibawa kembali ke Ayodya. Namun, timbulnya desas-desus yang
menyangsikan kesucian Sinta sehingga ia dikucilkan di Pertapaan Walmiki.
Cerita selanjutnya sesuai dengan kitab ketujuh, Uttara Kanda.
b. Hikayat Hang Tuah
Kitab ini berisi kisah separuh tentang keperwiraan dan kesetiaan seorang
Laksamana Kerajaan Malaka bernama Hang Tuah bersama empat orang
sahabatnya, Hang Jebat, Hang Lekir, Hang Lekiu, dan Hang Kesturi yang
berhasil menjadi orang besar. Hang Tuah begitu termashyur, tetapi tokoh
itu diduga hanya berupa cerita legenda saja.
c. Hikayat Amir Hamzah

131

Cerita dari Timur Tengah ini di Jawa mendapat banyak tambahan dan
disesuaikan dengan kebudayaan Jawa yang diberi judul Serat Menak.
Tokohnya adalah Amir Hamzah yang di Jawa disebut Wong Agung Menak
atau Wong Agung Jayengrono. Cerita dasarnya adalah peperangan Amir
Hamzah melawan mertuanya yang masih kafi r, Raja Nursewan dari
Kerajaan Madayin. Peperangan itu akibat akal licik dan fi tnah Patih Madayin
yang bernama Patih Bastak. Peperangan itu tidak pernah berakhir karena
setiap kali Nursewan kalah maka ada pihak yang membantu, begitu pula
apabila Amir Hamzah yang kalah. Begitu panjangnya cerita itu hingga
membosankan pembacanya.
d. Bustanus Salatin
Kitab ini ditulis Nurrudin al Din ar Raniri atas perintah Sultan Iskandar Th
ani dari Aceh pada tahun 1638. Bustanus Salatin terdiri atas beberapa
bagian. Bagian pertama berisi penciptaan bumi dan langit serta masalah
keagamaan dan kesusilaan. Bagian selanjutnya, berisi riwayat nabi-nabi
agama Islam sejak Nabi Adam hingga Muhammad. Ditulis pula sejarah
bangsa Arab pada saat pemerintahan beberapa khalifah, sejarah raja-raja
Islam di India, Malaka, Pahang, dan Aceh. Bagian paling akhir menekankan
segi moral manusia, misalnya uraian tentang perbedaan raja, pegawai, dan
orang-orang yang adil, cakap, dan saleh dengan raja, pegawai, dan orang-
orang yang tidak adil, tidak saleh, dan suka menipu.

3. SYAIR

Beberapa kesusastraan yang berbentuk syair, antara lain sebagai berikut.

a. Syair Ken Tambuhan

Menceritakan percintaan Raden Inu Kertapati, putra mahkota Kerajaan

Kahuripan dengan Ken Tambuhan, seorang putri yang dijumpainya di hutan.

Ken Tambuhan dibunuh atas perintah permaisuri dan mayatnya

dihanyutkan ke sungai dengan rakit. Mayat itu ditemukan Inu Kertapati.

Begitu sedihnya Inu Kertapati hingga akhirnya ia bunuh diri.b. Syair Abdul

Muluk Diceritakan bahwa Raja Abdul Muluk dari Kerajaan Barbari

mempunyai dua orang istri, Siti Rahmah dan Siti Rafi ah. Ketika negerinya

diserang Raja Hindustan, seluruh penghuni istana dapat ditawan, tetapi Siti

Rafi ah berhasil melarikan diri. Dengan perjuangan yang gigih akhirnya Siti

Rafi ah berhasil merebut kembali Kerajaan Barbari bersama sahabatnya

yang bernama Dura. Siti Rafi ah juga berhasil menaklukkan Kerajaan

Hindustan. Beberapa contoh kesusastraan berbentuk syair lainnya adalah

Syair Bidasari, Syair Yatim Nestapa, Syair Anggun cik Tunggal, Syair Si

KKKKKK 132

Burung Pingai, dan Syair Asrar al Arifi n. Dua yang terakhir adalah berbentuk
syair suluk.
b. Gurindam Dua Belas

Gurindam Dua Belas ditulis oleh Raja Ali Haji, berbentuk puisi yang
aturannya sedikit lebih bebas daripada syair. Gurindam Dua Belas berisi
nasihat bagi semua orang agar menjadi orang yang dihormati dan disegani.
Gurindam Dua Belas juga berisi petunjuk cara orang mengekang diri dari
segala macam nafsu duniawi.4. Suluk Beberapa kesusastraan yang
berbentuk suluk antara lain sebagai berikut.
a. Suluk Sukarsa
Suluk Sukarsa bercerita tentang Ki Sukarsa yang mencari ilmu sejati demi
mencapai kesempurnaan.
b. Suluk Wijil

Suluk Wijil berisi nasihat Sunan Bonang kepada muridnya Wijil, yaitu
seorang mantan abdi di Kerajaan Majapahit yang tubuhnya kerdil.
4. WAYANG

Wayang merupakan warisan tradisi lokal. Wayang mendapat pengaruh
Hindu–Buddha dan ketika Islam mulai berkembang masih tetap bertahan,
bahkan sampai sekarang. Beberapa sumber menghubungkan kata wayang
dengan hyang, artinya leluhur atau nenek moyang. Wayang disebut juga
ringgit. Apa artinya? Ada yang mengatakan ringgit artinya ledhek (bahasa
Jawa), yaitu penari wanita. Rassers mengatakan kata ringgit berasal dari kata
rungkut (tempat tersembunyi) sebab wayang dimainkan di tempat yang
tersembunyi di hutan di bawah pepohonan. Hal ini ada hubungannya
dengan upacara inisiasi. Namun, sampai sekarang belum ada keterangan
yang memuaskan tentang arti dan asal kata wayang. J.L.A. Brandes
menyatakan bahwa wayang merupakan budaya asli Indonesia. Di India tidak
terdapat wayang, yang ada hanya permainan dengan alat boneka. Ia
menambahkan bahwa banyak istilah asli dalam wayang Indonesia, misalnya
kelir, kayon, dan bonang. Istilah dalam wayang yang berasal dari bahasa
Sanskerta hanya cempala (pemukul kotak).
a. Wayang Beber
Beber (dibeber) berarti dibentangkan atau diceritakan. Wujudnya gambar
urut yang kemudian diterangkan. Saat ini kita hanya mengenal dua wayang
beber yang masih ada di Wonosari dan Pacitan. Duplikat wayang ini
terdapat di Museum Radyapustaka, Surakarta.
b. Wayang Purwa
Wayang purwa disebut pula wayang kulit karena dibuat dari kulit hewan.
KKK

133

Disebut wayang purwa sebab ceritanya mengambil dari cerita lama
Ramayana dan Mahabharata. Dari wayang purwa ini diturunkan menjadi
berjenis-jenis wayang, seperti wayang gedog, wayang klitik, dan wayang
golek.
(Sumber: artikelsains.com)
Artikel 2

Kenali Manfaat Pohon Kelapa, Tumbuhan Serbaguna di Setiap Bagian
Merdeka.com - Pohon kelapa dikenal sebagai tumbuhan paling serbaguna.
Setiap bagiannya memiliki manfaat bagi kehidupan manusia sehari-
hari.Pohon dari jenis palem ini memiliki nama ilmiah Cocos nucifera. Kerap
tumbuh di sepanjang tepi pantai. Wajar bila pohon kelapa mudah
ditemukan di Indonesia, sebagai negara dengan garis pantai terpanjang
ketiga di dunia.Sebagian besar memang lebih mencari kenikmatan dari
daging buah dan air kelapa.
Tapi di balik itu, terdapat manfaat yang tersembunyi lainnya.Pohon kelapa
telah menjadi penopang dan memainkan peran utama sejak ribuan tahun
sebelum masehi. Berikut manfaat pohon kelapa dirangkum dari berbagai
sumber.Manfaat pohon kelapa yang kerap dibutuhkan dan dicari oleh
masyarakat ialah dagingnya. Dilansir dari hellosehat, satu buah daging
kelapa mengandung sekitar 77 kalori, 1,4 gram protein, 3.6 gram lemak, 10
gram gula, 257 gram kalium, dan 6 miligram vitamin C.Sehingga wajar
banyak yang menjadikan buah kelapa sebagai asupan nutrisi yang
menyegarkan. Manfaat daging kelapa bagi kesehatan yakni:
Ø Memenuhi asupan cairan tubuh.
Ø Menjaga kesehatan pencernaan.
Ø Menurunkan tekanan darah tinggi.
Ø Membakar lemak perut.
Ø Mencegah batu ginjal.
Ø Minyak dari daging kelapa sebagai larutan antiseptik dalam obat kumur.
Ø Meningkatkan daya tahan tubuh.
Air Kelapa
Kesegaran yang bisa Anda peroleh selanjutnya dari air kelapa. Ini salah satu
manfaat pohon kelapa yang tak kalah diburu masyarakat.
Air kelapa sudah terkenal mengandung berbagai nutrisi penting bagi tubuh.
Dipercaya khasiatnya yang baik untuk kesehatan dan kecantikan, seperti
dilansir dari Brillio:
Ø Mengatasi Masalah Pencernaan.

134

Ø Menghilangkan dehidrasi.
Ø Mengontrol berat badan.
Ø Meningkatkan energi.
Ø Mengontrol tekanan darah.
Ø Menghidrasi kulit dan lebih bercahaya.
Ø Memperbaiki sistem pencernaan.
Ø Melindungi dan menjaga elastisitas kulit.
Ø Menetralisir racun dalam tubuh.
Ø Mengatur tekanan darah, gula darah, dan kolesterol.
Ø Menjaga kesehatan ginjal.
Ø Baik untuk ibu hamil dan janin.
Ø Meningkatkan vitalitas pria.
Ø Menjaga kesehatan jantung.
Ø Mengatasi demam dan pusing.
Ø Mencegah penuaan dini.
Daun Kelapa
Manfaat pohon kelapa berikutnya bisa Anda peroleh dari daunnya. Hampir
di setiap perayaan besar di Tanah Air akan menggunakan daun kelapa
sebagai bahan utama, seperti:
Ø Membuat ketupat.
Ø Hiasan pernikahan.
Ø Sebagai alternatif pembuatan atap.
Ø Daun yang diambil lidinya, bisa menjadi pakan ternak.
Ø Lidinya bisa untuk sapu.
Ø Bahan kerajinan tangan.
Ø Batang Pohon Kelapa
Ø Ekstrak batang pohon kelapa untuk bahan pembuatan kertas.
Ø Pengganti kayu konstruktif. Batang kelapa dengan kerapatan tinggi bisa
diolah untuk pembuatan furnitur, komponen bangunan rumah, hingga
balok lantai.
Ø Sumber energi untuk pembuatan arang dan kriket.
Akar Kelapa

Manfaat pohon kelapa kembali membuat kagum. Dampak positif yang
terasa dalam kehidupan, akarnya baik dalam mencegah abrasi, mencegah
banjir, serta pemecah gelombang pantai. Selain itu, dikutip dari Liputan6,
manfaat akar pohon kelapa bagi kesehatan seperti:

135

Ø Mengatasi Gatal
Manfaat akar pohon kelapa mampu mengatasi gatal yang terjadi pada celah
kulit di sela-sela jari kaki atau tangan, serta celah lain yang lembab.
Ø Meredakan Demam
Langkah mudahnya, cukup mengonsumsi air rebusan dari akar pohon
kelapa tumbuk, sebanyak dua kali sehari hingga suhu tubuh menurun.
Ø Mengatasi Diare
Cara mengonsumsinya sama, meminum ramuan yang dihasilkan dari akar
pohon kelapa hingga sakitnya mereda.
Ø Melancarkan Peredaran Darah
Ramuan ini cocok bagi Anda yang memiliki penyakit tekanan darah tinggi.
Perlu dikonsumsi secara bertahap dan rutin untuk mendapatkan hasilnya.
Ø Mengatasi Wasir dan Ambeien
Sama halnya dengan cara mengobati penyakit lain, cukup merebus dan
meminum ramuan yang dihasilkan dari akar pohon kelapa.
Batok atau Tempurung Kelapa
Manfaat pohon kelapa yang diambil dari batok kelapa atau tempurung
kelapa. Bagian dalam dengan tekstur keras yang menjaga daging dan air
kelapa. Kegunaan yang kerap ada di kehidupan sehari-hari, seperti:
Ø Sebagai alat peraga edukatif ataupun cindera mata.
Ø Bahan baku pembuatan arang aktif.
Ø Tepung dari batok kelapa untuk bahan baku kabel listrik.
Ø Batok diolah jadi filter rokok.
Ø Bahan kerajinan tangan, gayung, sendok, tas dan sebagainya.
Sabut Kelapa
Setiap bagian dari pohon kelapa benar-benar bermanfaat bagi kehidupan
manusia. Semua tergantung pada kreasi dan kekreatifan mengolah,
termasuk pada sabut kelapa. Bagian kulit terluar dari buah kelapa yang
berserabut. Umumnya masyarakat menjadikan sabut kelapa sebagai bahan
pembuatan tali, bahan industri karpet, boneka, keset dan lain sebagainya.
Selain itu, sabut kelapa juga bisa dijadikan sebagai media tanam atau biasa
disebut cocopeat. Serta diubah jadi scrubber, untuk membersihkan
peralatan dapur, hingga sapu lantai.
Bunga Kelapa
Berbagai manfaat pohon kelapa sangat mengagumkan. Bagian terakhir
yang bisa Anda gunakan dari bunga kelapa sebagai bahan cuka.Selain itu,
melalui fermentasi getah bunga kelapa kerap dijadikan sebagai bahan
pembuatan alkohol. Serta bahan obat-obatan tradisional. Bunga kelapa

136

kering juga dimanfaatkan sebagai kerajinan tangan. Setelah diawetkan,
sangat cocok dipadukan dengan lukisan 3D, hiasan dinding, dan sebagainya.
(sumber:https//m.merdeka.com)
Buku Ilmiah 1
Judul buku: Dasar-dasar Penulisan Karya Ilmiah

(sumber: lppm.isi-ska.ac.id)
Penulis: Ana Rosmiati
Penerbit: Surakarta : Isi Press , 2017
Kota: Surakarta
Tahun: 2017

Penyusunan buku yang berjudul “Dasar-Dasar Penulisan Karya Ilmiah “ ini
dilatarbelakangi adanya keinginan Penulis agar mahasiswa dapat menyusun
karya ilmiah dengan benar dan baik. Karya tulis ilmiah dipersiapkan sebagai
tuntutan mahasiswa dalam membuat skripsi, tesis, atau disertasi. Terdiri
dari empat bab. Bab pertama, Ejaan yang Disempurnakan untuk Pedoman
dalam Menulis Karya Tulis Ilmiah. Bab kedua, Paragraf. Bab ketiga, Karya
Tulis Ilmiah. Bab keempat, Sistematika Penulisan Karya Tulis Ilmiah.
(sumber: schoolar.google.co.id atas nama Ana Rosmiati)

Artikel 2

Membangun Literasi Sains Peserta Didik

Judul Buku : Membangun Literasi Sains Peserta Didik

Penulis : Uus Toharudin & Sri Hendrawati

Penerbit : Humaniora

Kota : Bandung

Tahun : 2011

Jumlah hlm : 350 halaman

Banyak pengamat pendidikan yang memberi penilaian bahwa memasuki

abad ke-21, dunia pendidikan Indonesia masih mengalami tiga masalah

besar terutama berkaitan dengan rendahnya kualitas pendidikan. Jika

HHHHHH 137

masalah besar ini dibiarkan, bukan tidak mungkin bangsa Indonesia akan
mengalami kegagalan total, dan menjadi bangsa yang bangkrut pada tahun
2020. Ada beberapa indikasi yang menunjukkan kekhawatiran ini. Misalnya:
studi PISA 2003 menyebutkan bahwa peringkat Indonesia berada pada
urutan ke-38 dari 41 negara yang diteliti terkait dengan tingkat melek literasi
sains. Riset TIMSS juga menyebutkan bahwa Indonesia berada pada
peringkat 34 dari 45 negara yang diteliti. Untuk meningkatkan kualitas
pendidikan di negeri ini, langkah strategis yang harus segera dilakukan
adalah membangun literasi sains.
Buku Membangun Literasi Sains Peserta Didik ini hadir untuk memberi
solusi dalam rangka meningkatkan kualitas dan kuantitas peserta didik
Indonesia yang melek sains. Menurut De Boer (1991), istilah Literasi sains
(science literacy) pertama kali dikemukakan oleh Paul de Hart Hurt, salah
seorang ahli pendidikan sains yang terkenal pada tahun 1958. Hurt
menggunakan istilan science literacy untuk menjelaskan pemahaman
tentang sains dan penerapannya dalam pengalaman sosial.
Buku ini hadir untuk meningkatkan pemahaman guru dan peserta didik
tentang pengetahuan ilmiah, hakikat sains, peranan sains, penghargaan
terhadap peranan sains, serta kemampuan menggunakan metode dan
keterampilan ilmiah dalam kehidupan sehari-hari. Kemampuan itu meliputi
ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik.
Ada empat hal yang terpenting dari buku ini yang ingin disampaikan oleh
penulis kepada pembaca. Pertama, semangat membangun budaya literasi
terhadap sains dan teknologi di kalangan praktisi pendidikan sebagai
langkah strategis peningkatan kualitas peserta didik. Kedua, membangun
wawasan tentang pentingnya peran ilmu pengetahuan dan teknologi dalam
meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat. Ketiga,
memicu akselerasi peningkatan kualitas sumber daya manusia profesional
berbasis sains dan teknologi. Keempat, menyelamatkan generasi dari buta
literasi sains dan teknologi.
Studi tentang literasi sains di dunia semakin lama semakin berkembang.
Hal ini dapat terbukti dari semakin luasnya para peminat untuk mempelajari
bidang tersebut. Namun pemahaman terhadap konsep literasi sains di
Indonesia masih dirasakan sangat kurang, baik dari sisi konsep maupun dari
sisi aplikasi konsep dalam penyelenggaraan pendidikan sains.

Buku ini pada dasarnya disusun dan dikembangkan berdasarkan hasil
kajian dan penelitian secara empirik di lapangan maupun secara akademik
melalui kajian literatur dari berbagai sumber mengenai konsep dan aplikasi

138

literasi sains. Tujuan penulisan buku ini adalah agar hasil kajian tersebut
dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan pendidikan sains di
Indonesia khususnya berkenaan tentang literasi sains.
Pemahaman terhadap konsep literasi sains mutlak diperlukan oleh
penyelenggara dan praktisi pendidikan sains dalam rangka meningkatkan
mutu proses dan hasil pembelajaran sains. Pendidikan sains di Indonesia
hingga saat ini diasumsikan masih memiliki banyak kelemahan, baik dari
segi kurikulum, sumber daya manusia yang mendukungnya, proses
pembelajaran, evaluasi hasil pembelajaran serta sarana dan prasarana
pembelajaran.

Kemajuan zaman yang semakin pesat yang ditandai dengan semakin
berkembangnya sains, teknologi, informasi dan komunikasi menuntut
terjadinya perubahan mendasar dalam pembelajaran sains. Sains bukanlah
semata-mata menjadi materi pelajaran yang wajib diikuti dan dikuasai oleh
peserta didik di bangku persekolahan, melainkan lebih dari itu. Sains adalah
bagian dari kehidupan peserta didik, diharapkan pertimbangan-
pertimbangan dan pengetahuan sains menjadi rujukan bagi peserta didik
dalam mengambil keputusan dan menyelesaikan berbagai permasalahan
yang terjadi dalam kehidupan nyata. Dengan demikian, pemahaman guru
yang utuh mengenai sains, proses pembelajaran sains, penilaian hasil
pembelajaran sains, serta sumber dan sarana prasarana pembelajaran sains
menjadi amatlah penting.
(Sumber: srihendrawati.blogspot.com)
Lakukanlah analisis terhadap kedua artikel dan buku ilmiah di atas,
kemudian berikan komentarnya. Kamu bisa mengerjakan pada buku
kerjamu seperti format tabel di bawah ini!

Analisis Artikel

139

Buku Ilmiah

D. Mengonstruksi Artikel Berdasarkan Fakta
Setelah mempelajari materi ini, kamu diharapkan mampu:
1. menyusun artikel opini sesuai dengan fakta.
2. menyajikan artikel opini dengan kebahasaan yang baik dan benar.
KEGIATAN 1
Menyusun Artikel Opini Sesuai dengan Fakta
Pada umumnya, ada banyak jenis artikel yang dapat kita temukan, misalnya
liputan berita, fi tur, sosok, dan artikel panduan, dan sebagainya. Meskipun
setiap jenis artikel memiliki ciri khusus, kita masih dapat melihat
kesamaannya, yakni mulai dari merangkai bentuk, melakukan penelitian,
sampai dengan menulis dan menyunting hasil tulisan. Adapun manfaat dari
menulis artikel adalah kita bisa berbagi informasi yang penting dan menarik
kepada para pembaca. Sementara itu, di pembahasan sebelumnya kamu
telah mengetahui perbedaan antara fakta dan opini dalam sebuah artikel.

140

l

KEGIATAN 2
Menyajikan Artikel Opini dengan Kebahasaan yang Baik
Pada pembahasan terakhir ini, kamu akan menyajikan artikel di depan kelas.
Namun, untuk menyajikannya dengan baik dan benar, kamu perlu
memperhatikan unsur atau kaidah kebahasaannya dari artikel tersebut.
Bahasa dalam artikel menggunakan ragam tulis baku sesuai dengan konteks
situasinya. Ragam tulis baku meliputi tata tulis atau ejaan baku, tata bahasa
(bentuk kata, kalimat, dan kosakata baku). Selain itu, ada beberapa hal yang
harus diperhatikan dalam menyajikan artikel, di antaranya sebagai berikut.

141

1. Pola pemecahan topik
Pola ini memecah topik yang masih berada dalam lingkup pembicaraan
yang ditemakan menjadi subtopik atau subbagian yang lebih sempit.
Kemudian, menganalisisnya masing-masing.
2. Pola masalah dan pemecahannya
Pola ini lebih dahulu mengemukakan masalah, baik itu masalah pokok.
maupun beberapa masalah. Namun, masih berada dalam lingkup pokok
bahasan utama. Selanjutnya, dianalisis sesuai dengan pendapat pakar/ahli
terkait dengan bidang ilmu yang bersangkutan.
3. Pola kronologi
Pola ini menyajikan artikel sesuai dengan kronologi, urutan, keber-
sinambungan, keberlanjutan bagaimana sesuatu itu terjadi. Dipaparkan
secara runut dan runtut.
4. Pola pendapat dan alasan pemikiran

Pola ini baru dipakai jika penulis menyampaikan
pendapat/gagasan/pendapatnya sendiri. Kemudian, berargumen secara
jelas tentang hal tersebut.
5. Pola pembandingan

Pola ini sama seperti gaya penulisan komparatif, yaitu dengan
membandingkan dua aspek atau lebih dari satu topik lalu menunjukkan
persamaan atau perbedaan.
TUGAS 2
Pada tugas kedua ini, bandingkanlah artikelmu yang telah dibuat pada tugas
1 dengan teman yang lain. Perbaiki lagi apabila masih dirasa perlu. Setelah
itu, sajikan teks tersebut dengan cara memperagakannya di depan kelas dan
gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar!

RANGKUMAN
Artikel merupakan jenis tulisan yang berisi pendapat, gagasan, pikiran, atau
kritik terhadap persoalan yang berkembang di masyarakat, biasanya ditulis
dengan bahasa ilmiah populer. Artikel opini termasuk dalam kategori teks
eksposisi yang berisi argumen seseorang yang dimuat di surat kabar.
Terdapat tiga utama yang perlu dipahami terkait dengan artikel opini, yakni
struktur artikel opini, argumentasi, dan bahasa. Sebuah artikel akan diawali
dengan pernyataan pendapat (thesis statement) atau topik yang akan
dikemukakan. Tesis tersebut dikembangkan melalui beberapa argumen.
Bagian akhir artikel opini berisi pernyataan ulang pendapat (reiteration),

142

yakni penegasan kembali pendapat yang sudah dikemukakan agar pembaca
yakin dengan pandangan atau pendapat tersebut.
Yang kedua adalah argumentasi. Selain tesis, bagian terpenting opini adalah
argumentasi. Argumentasi yang dikemukakan harus kuat, dalam arti harus
didukung dengan data dan fakta karena artikel opini pada umumnya
bersifat aktual yang berisi analisis subjektif terhadap suatu permasalahan.
Argumentasi yang dibangun harus konstruktif, agar pesan dalam tulisan
dapat diserap secara baik oleh pembaca.

Yang ketiga adalah penggunaan bahasa. Bahasa dalam artikel opini
biasanya disebut dengan bahasa ilmiah populer, berbeda dengan bahasa
ilmiah pada umumnya. Penggunaan bahasa penting untuk diperhatikan dan
disesuaikan dengan sasaran pembacanya. Kecenderungan pembaca teks
opini adalah membaca tulisan yang tidak terlalu panjang, mudah dibaca,
dan mudah dipahami. Oleh karena itu, pada saat membuat opini gunakan
bahasa yang komunikatif, tidak bertele-tele, dan ringkas penyajiannya.
Dalam menggali gagasan dan argumentasi, gunakanlah kalimat yang efektif,
efisien, dan mudah dimengerti.

143


Click to View FlipBook Version