The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Nawation merupakan e-majalah SMP Negeri 9 Semarang. Saat ini akan melaunching terbitan ke-4

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Deasy Noor Farida, 2026-04-16 04:08:36

Nawation Vol. 4

Nawation merupakan e-majalah SMP Negeri 9 Semarang. Saat ini akan melaunching terbitan ke-4

Keywords: Nawation Vol.4

Spengo dikawal dan diberi kesempatan untukmenuangkan ide imajinasinya ke dalammajalah Nawation.Tuangan ide murid Spengo ke majalahNawation menjadi capaian yang luar biasabagi para penulis dan redaksi.Oleh karena itu, saya berikan apresiasi yangtinggi kepada tim dan penulis di Nawation.Teruslah belajar dan berkarya melalui kegiatanliterasi hingga merasa kehausan untuk menulis.Tetapi ingat, jangan patah semangat atassaran dan kritikan. Jadikan saran dan kritikansebagai penyemangat dalam berkarya dansebagai vitamin peningkat kualitas karya.Bravo untuk tim Nawation Spengo.Wassalamualaikum Wr Wb.Kata PengantarDrs. Sawukir M.PdKepala SMP Negeri 9 SemarangiAssalamualaikum Wr Wb.Alhamdulillah E-majalahNawation vol 4 telah terbitmengikuti edisisebelumnya.Kali ini tema Sosial Spiritualmenjadi pilihan. Dengantema tersebut murid


Keyren Angelika Wibowo/7BFiara Zalfa Rossalia /7CAlthavaro Prista Putra/7HBenedicta Alycia Velove RolandaChristian/8ADiya Sabian Yuka Widya/8ARachel Aurora Septadiva Syafi'i/8AJoyce Chilia/8BQonita Safira Sri Artanti/8BReyhan Akbar Maulana/8BSharon Eva Saksono/8BYoga Adhi Luhung/8BCarissa Khaira Azzahra/8DRyamishka Cyandridha Hamim/8DChelica Mentari Putri/8EAlicia Althafunnisa Efendi/9CNafizta Alfira Akasah/9CRaka Ganesha Tian Putra/9DAnindita Narayanti/9EMuhammad Daffa/9EMuhammad Zaidan Ibadil Azmi/9EKamila Zahra/9FZia Aurelia Lutfiana/9FNafeeza Hasna S./9HAdyuti Wisesakanya/9IErlinda Zoviani/9ITIM REDAKSIiiPenangguang Jawab Tim Liputan dan KreatifWakil Penanggung JawabPemimpin RedaksiRedaktur PelaksanaKetua MajalahSekretarisBendaharaDesain MajalahPenyunting & Penata LetakDesain CoverTim ITDrs. Sawukir, M.Pd.Erna Hendyani, S.Pd.Irma Nilta Muna, S.Pd.Deasy Noor Farida, S.Pd.Zia Aurelia Lutfiana/9FLilis Dahliya, S.Pd.Fivi Munia Orchytiawati,A.Md.Fiara Zalfa Rossalia /7CJoyce Chilia/8BCarissa Khaira Azzahra/8DDiya Sabian Yuka Widya/8AKeyren Angelika Wibowo/7BDiya Sabian Yuka Widya/8ARachel Aurora SeptadivaSyafi'i/8AQonita Safira Sri Artanti/8BChelica Mentari Putri/8ELidzatus Saadah, S.Kom.


Daftar IsiiiiKata Pengantar................................................................ iTim Redaksi................................................................... iiDaftar Isi........................................................................ iiiPengetahuan Agama....................................................... 1Kalender Hari Raya...................................................... 19Perbandingan Puasa Tiap Agama................................. 25Kuliner Khas Hari Raya Agama................................... 29Mitos VS Fakta............................................................. 59Cerita Pertemanan Antar-Agama di Sekolah............... 81Surat Terbuka............................................................... 93Kegiatan Selama Pesantren Kilat............................... 100Kumpulan Sastra........................................................ 102 1.1 Cerita Pendek.................................................... 102 1.2 Puisi................................................................... 117 1.3 Pantun................................................................ 122 1.4 Komik................................................................ 125 1.5 Karya Bu Rahma............................................... 126


Daftar IsiiiiRekomendasi Karya................................................... 1262.1 Rekomendasi Film............................................. 1272.2 Rekomendasi Musik.......................................... 1332.3 Rekomendasi Buku............................................ 143Etika Bertamu di Tempat Ibadah............................... 149Tips Toleransi............................................................ 150Simbolis Agama......................................................... 151Game Interaktif.......................................................... 1543.1 Teka-teki Silang................................................ 1553.2 Find The Object................................................ 156Animasi...................................................................... 157Dokumentasi.............................................................. 159Penutup...................................................................... 160Special Thanks........................................................... 161


Ada banyak teori yang menerangkan bagaimana sejarahmasuknya agama Islam masuk ke Indonesia, dari semuateori tersebut kebanyakan menggambarkan Islam masukpada masa awal-awal Hijriah atau sekitar tahun 700 Masehi.Pada masa kekhalifahan Islam di tanah Arab, kekhalifahantersebut mengutus utusannya untuk datang ke Nusantaradan menyebarkan agama Islam di Nusantara.SEJARAH SINGKAT MASUKNYAAGAMA ISLAM KE DALAM INDONESIASEJARAH SINGKAT MASUKNYAAGAMA ISLAM KE DALAM INDONESIAISLAM1Hal ini dibuktikan dengan adanya Kampung Arab ataupemukiman Arab di pesisir barat pantai Sumatra yangbanyak dijumpai oleh para pedagang pada masa itu.Dengan adanya pemukiman Arab inilah yang diyakinimenjadi salah satu teori awal mula masuknya Islam diIndonesia.Namun, ada juga beberapa teori lain misalnya teori dariIndia, teori Arab, teori Persia, dan teori Cina. Masuknyaagama Islam di Indonesia memiliki banyak teori, karenatidak ada yang tahu pasti, kapanagama Islam mulai masuk keNusantara. Untuk itu berikut kamiberikan beberapa penjelasanteori masuknya agama Islam keNusantara.


Teori ini dicetuskan oleh GWJ. Drewes dan dikembangkan oleh Snouck Hurgronje dan kawan-kawan.Selain itu, teori India atau teori Gujarat ini juga di yakini olehsejarawan Indonesia Sucipto Wirjosuprato yang meyakiniawal mula sejarah masuknya Islam di Indonesia adalahmelalu India (Gujarat).Teori India atau teori Gujarat adalah teori yangmenyebutkan bahwa agama Islam masuk ke Indonesiamelalui para pedagang dari India muslim (Gujarat) yangberdagang di Nusantara pada abad ke-13. Para saudagardari Gujarat yang datang dari Malaka kemudian menjalinrelasi dengan orang-orang di wilayah barat di Indonesia.Setelah itu, terbentuklah sebuah kerajaan Islam yangbernama kerajaan Samudra Pasai.1. Teori India (Gujarat)22. Teori Arab (Mekah)Kemudian selanjutnya ada teori Arab (Mekah) yangmerupakan teori Islam yang menyebutkan bahwa Islammasuk ke Indonesia langsung dari Arab (Mekah) padamasa kekhalifahan. Teori ini didukung oleh J.C. Van Leurhingga Buya Hamka atau Abdul Malik Karim Amrullah.Pada bukunya yang berjudul “Sejarah Umat Islam”yang terbit pada tahun 1997, Buya Hamka menjelaskanbukti-bukti masuknya agama Islam di Indonesia. Buktiyang dimaksud Buya Hamka ini adalah berupa sumberdari naskah kuno Cina yang menyebutkan bahwasekelompok Bangsa Arab yang bermukim di pesisir baratPulau Sumatera pada tahun 625 Masehi. Selain itu, dikawasan tersebut yang pada saat itu merupakankekuasaan Kerajaan Sriwijaya juga ditemukan batu nisanyang bertuliskan nama Syekh Rukunuddin yang wafatpada tahun 672 Masehi.


3. Teori Persia (Iran)Teori ini juga didukung oleh TW. Arnold yangmenyatakan bahwa pada masa itu bangsa Arabmerupakan bangsa yang dominan dalam perdagangandi Nusantara. Kemudian mereka menikah dengan wargapribumi dan berdakwah di Nusantara.3Teori yang menyatakan bahwa asal mula sejarahmasuknya agama Islam ke Indonesia dari negara Persia(yang sekarang bernama negara Iran) adalah teori yangdidukung oleh Husen Djadjadiningrat dan Umar AmirHusen. Djajadiningrat berpendapat jika teori Persia iniselaras dengan asal mula masuknya Islam ke Indonesia.Hal ini dikarenakan menurut Djajadiningrat kebudayaanIslam di Nusantara memiliki banyak kesamaan dengankebudayaan Islam di Persia.Salah satu contoh kebudayaan Islam di Nusantarayang mirip dengan kebudayaan Islam di Persia adalahkaligrafi-kaligrafi yang ada di makam batu nisan dinusantara. Ada pula beberapa ritual keagamaan sepertiTabot di daerah Bengkulu dan Tabuik di daerah SumatraBarat yang hampir sama persis dengan ritualkeagamaan di Persia yang diadakan setiap tanggal 10bulan Muharam.4. Teori CinaTeori Cina merupakan teoriyang menyebutkan bahwa asalmula sejarah masuknya agamaIslam ke Indonesia berasal dariCina, agama Islam sendiriberkembang di Cina pada masaDinasti Tang (618-905 Masehi).


Islam masuk ke Cina sendiri dibawa oleh panglimaMuslim yang bernama Saad bin Waqash yang berasaldari Madinah pada masa kekhalifahan Utsman bin Affan.Bahkan salah satu kota di Cina pada masa itu yakni kotaKanton pernah menjadi pusat dakwah Muslim di Cina.Dalam buku “Islam in Cina” yang ditulis oleh Jean A.Berlie (2004) menyebutkan bahwa relasi antara orangorang Islam dari Arab dengan orang-orang di Cinaterjadi pada tahun 713 Masehi. Masuknya Islam keNusantara juga diyakini bersamaan dengan banyaknyamigrasi orang-orang Cina Muslim ke Asia Tenggaraterutama wilayah Nusantara yang kebanyakanmemasuki wilayah Sumatra bagian selatan pada tahun879 Masehi atau abad ke-9 Masehi.Bukti lain dari Teori Cina ini adalah banyaknyapendakwah yang berasal dari keturunan Cina yangmempunyai pengaruh besar pada masa kerajaanDemak. Seperti kita ketahui, kerajaan Demak merupakankerajaan Islam pertama di Pulau Jawa.4


KRISTEN51.Sejarah dan AwalMula MasuknyaAgama Kristen keIndonesiaMasuknya agama Kristen ke Indonesia merupakan prosessejarah yang berlangsung secara bertahap dan melaluiberbagai jalur. Jauh sebelum kedatangan bangsa Eropa,wilayah Nusantara telah menjadi pusat perdaganganInternasional yang ramai dikunjungi pedagang dari AsiaBarat, India, dan Tiongkok. Melalui jalur perdagangan inilahagama Kristen pertama kali diperkenalkan ke Indonesia.Berdasarkan sejarawan Kenneth Scott Latourette dalambukunya\"A History of the Expansion of Christianity\"menyebutkan bahwa sejak abad ke-7 Masehi, para misionarisGereja Timur (Nestorian) telah menyebar hingga Asia Selatandan Asia Tenggara melalui jalur perdagangan. Hal inidiperkuat oleh catatan penulis Arab dan Persia yang dikutipoleh A.H. Johns, yang menyatakan adanya komunitas Kristendi pelabuhan Barus (Fansur), Sumatra Utara. Barus padamasa itu dikenal sebagai pelabuhan Internasional yangsering disinggahi pedagang dari Persia dan Timur Tengah.Keberadaan umat Kristen di wilayah tersebut menunjukkanbahwa agama Kristen telah dikenal di Nusantara jauhsebelum kedatangan bangsa Eropa.


Perkembangan agama Kristen di Indonesia padamasa awal ini masih bersifat terbatas dan tidakmenyebar luas. Hal tersebut disebabkan karenapenyebarannya tidak didukung oleh kekuasaan politikserta hanya berkembang di kalangan komunitaspedagang. Namun demikian, keberadaan komunitasKristen awal ini menjadi bukti bahwa Nusantara telahmengalami kontak keagamaan yang beragam sejakmasa awal sejarahnya. Perkembangan agama Kristenmulai meningkat pada abad ke-16, ketika bangsaPortugis datang ke Indonesia. Menurut M.C. Ricklefsdalam Sejarah Indonesia Modern 1200–2008,kedatangan Portugis ke Maluku tidak hanya bertujuanuntuk menguasai perdagangan rempah-rempah,tetapi juga membawa misi penyebaran agama Katolik.Melalui kegiatan misionaris dan dukungan kekuasaankolonial, agama Kristen mulai berkembang lebih luas diwilayah Indonesia bagian timur.6Selanjutnya, pada abad ke-17, kekuasaan kolonialBelanda melalui VOC membawa pengaruh agama KristenProtestan. Pada masa ini, penyebaran Kristen dilakukansecara lebih terorganisir melalui pendirian gereja, sekolah,dan kegiatan pendidikan. Wilayah seperti Maluku,Minahasa, Nusa Tenggara Timur, dan Papua menjadidaerah dengan perkembangan umat Kristen yang cukuppesat.


Katolik7Agama merupakan sistem keyakinan,ajaran, cara peribadatan yang mengaturhubungan manusia dengan Tuhan, sesamamanusia, serta lingkungannya. Ia berfungsisebagai pedoman hidup dan sumber nilaimoral. Di dunia saat ini, terdapat sekitar4.000 hingga 4.300 agama. salah satudengan pengikut terbesar adalah Katolik,denominasi Kristen terbesar di duniadengan sekitar 1,4 miliar pengikut.Katolik berakar dari pengajaran Yesus Kristus yang lahirabad ke-1 di Palestina. Setelah wafat-Nya, para Rasulmenyebarkan ajaran melalui penginjilan, misi ke Romawi,jemaat lokal, dan surat penggembalaan. Abad 1-3,berkembang di Laut Mediterania meski dianiaya Romawisebagai ajaran ilegal. Abad ke-4, Kaisar Konstantin Agungresmikan secara hukum, lalu Katolik menyebar ke Eropa,Amerika, Afrika, Asia via misionaris.Pemuka agama Katolik berawal dari Santo Petrus sebagairasul yang ditunjuk Yesus sebagai Uskup Roma pertama,meneruskan kepemimpinan umat melalui suksesi apostolik.Paus, sebagai pemimpin tertinggi, memimpin hierarki gerejameliputi Kardinal, Uskup, Imam, Diakon, serta Biarawan atauBiarawati untuk menjaga ajaran Katolik tetap sesuai tradisidan relevan dengan zaman modern.Agama Katolik berpusat pada ajaranYesus Kristus dengan Kitab Suci Alkitabdan beribadah di Gereja/Kapel. Hari rayautamanya meliputi Natal, Paskah, JumatAgung, Kenaikan Isa Almasih, Pentakosta,dan Hari Raya Santa Perawan Maria.


8Aturan dan adab Katolik berpusat padakasih, sakramen, dan hormat pada liturgi.Kewajiban utama meliputi mengikuti Misahari Minggu atau hari raya, puasa Ekaristi,puasa masa tertentu, mengaku dosasetahun sekali, dan menerima komunipaskah.Umat Katolik beribadah di Gereja Katolik diawali tandasalib, mengikuti ritus terbuka, liturgi sabda, ekaristi, dan ditutupberkat, dengan berpuasa selama 1 jam sebelum komuni, sertagawai harus dimatikan. Umat Katolik mengenakan pakaianbersih menutup aurat dengan kesopanan dan kesederhanaanuntuk hormat kepada Allah. Hindari minim ketat atautransparan. Bawahan rok atau celana panjang di bawah lutut.Pakaian atas tak kasual atau menonjolkan harta. Alas kakisepatu atau sandal rapi hindari jepit. Perhiasan tak mencolok.Penjelas Kata SulitSuksesi: Keseluruhan rangkaian pewarisan jabatan atauhak.Liturgi: Tata cara ibadat resmi gereja.Sakramen: Tanda suci yang secara efektif menyampaikanrahmat Tuhan.Ekaristi: Perayaan suci roti dan anggur menjadi Tubuh danDarah Kristus.Apostolik: Bersangkutan dengan para rasul atau ajaranmereka.\"Kasihlah Tuhan, Allahmu, dengan segenaphatimu dan dengan segenap jiwamu dandengan segenap akal budimu. Itulah hukumyang terutama dan yang pertama.\"(Matius 22:37-38)


Hindu9Agama berasal dari bahasa Sanskerta,a berarti tidak, dan gama berarti kacauatau pergi yang bermakna “tidak kacau”atau peraturan yang diwarisi turuntemurun. Agama muncul karena rasatakut manusia purba terhadap kematiandan fenomena alam, yang memicupenyembahan pada kekuatan di luarmanusia, seperti roh atau benda magis.Konsep ini mengarah ke agama Hindu sebagai bentuk palingawal peraturan Ilahi itu, lewat Weda kitab suci tertua dalambahasa Sanskerta Weda yang diwarisi resi-resi sejak ribuantahun untuk mengatasi kekacauan alam dengan dharma danritual yajna kepada dewa seperti Agni dan Vayu, serta ajaranreinkarnasi menuju moksha.Agama Hindu berasal dari Lembah Sungai Indus, India, sekitartahun 1500 SM, hasil perpaduan budaya bangsa Arya yangmendatangi bangsa Dravida untuk menguasai wilayah suburLembah Sungai Indus dan memperluas wilayah kekuasaan bangsaArya. Migrasi bangsa Arya memicu pergeseran bangsa Dravidadan percampuransosial-budaya yang melahirkan agama HinduArya serta sistem kasta atau caturwarna. Awal mula kedatanganbangsa Arya di India telah melahirkan Hindu zaman Weda. Fokusutama pada zaman Weda adalah penyusunan dan pengamalanajaran dalam kitab suci Weda, pemujaan dewa-dewa alam,pelaksanaan ritual pengorbanan, dan pengembangan sistemsosial.Caturwarna: Sistem kasta empat tingkat, BrahmanaKsatria Waisya Sudra berdasarkan fungsi sosial.Tri Hita Karana: Harmoni tiga sebab, hubungan baikTuhan manusia alam.Tri Kaya Parisudha: Tiga usaha suci, pikiran kataperbuatan harus murni benar.Canang Sari: Sesajen sederhana dari daun pisangbunga beras untuk persembahan harian.Tri Mandala: Pembagian tiga zona pura, utama madyanista dari suci ke luar.


10Setelah zaman Weda berakhir sekitar tahun 1000 SM,muncullah zaman Brahmana atau disebut juga Brahmanisme.Zaman Brahmana muncul karena adanya dominasi dari kaumpendeta yang berfokus pada ritual rumit, yadnya, danpenggunaan bahasa Sanskerta. Zaman Brahmanamendominasi selama sekitar tahun 1000-800 SM.Berakhirnya zaman Brahmana muncul karena kejenuhan rakyatdengan ritual yang rumit, mahal, dan didominasi kaum pendeta.Kemudian digantikan zaman Upanisad sekitar 800-500 SM, dimana fokus bergeser ke filsafat batin, meditasi untuk pahamiAtman Brahman, karma, reinkarnasi, dan moksha, lahir dari kritikpara pertapa terhadap ritualisme Brahmana. Perkembangan lanjutke zaman Tantrayana atau Hindu Esoteris sekitar abad ke-5 hingga12 M, di mana ritual mistik, mantra, yantra, dan energi sakti jadipusat praktik untuk capai pencerahan cepat melalui kuil mandaladan dewi-dewi seperti Durga Kali, memengaruhi Hindu modern diIndia dan Bali.Dalam praktik sehari-hari umat Hindu beribadah di pura sebagaitempat suci, menghayati kitab suci Weda beserta Upanisad,merayakan hari raya Nyepi Galungan Saraswati, patuh aturanadab Tri Hita Karana Tri Kaya Parisudha, dipimpin pemuka agamaIda Pandita atau Pedanda, menyembah Tuhan Sang Hyang WidhiWasa atau Ida Sang Hyang Widhi.Tri Kahyangan: Tiga pura suci utama di Bali,Besakih Batur Lempuyang.Pedanda/Ida Pandita: Pendeta tinggi Hinduyang pimpin upacara sakral.Sang Hyang Widhi Wasa: Tuhan Yang Maha Esadalam agama Hindu, manifestasi Brahman.Karma: Hukum sebab akibat, perbuatan baikburuk tentukan kelahiran berikutnya.- Reinkarnasi: Kelahiran kembali jiwa ke tubuh barusetelah mati, siklus samsara.


Penjelas Kata SulitAtman: Jiwa individu atau diri dalam, esensi kehidupanabadi menurut filsafat Upanisad.Brahman: Realitas tertinggi atau Tuhan mutlak, sumbersegala ciptaan kosmik.Dharma: Tata krama atau hukum alam Ilahi yang wajibdijalankan untuk keseimbangan hidup.Moksha: Pembebasan akhir dari siklus kelahirankematian, pencerahan tertinggi.Yadnya/Yajna: Ritual persembahan korban kepadadewa untuk menjaga harmoni alam semesta.11Umat Hindu beribadah di pura diawalisiraman canang sari, melaksanakanritus Tri Mandala, puja Tri Kahyangan,dan ditutup doa pamit, dengan menjagasucinya badan prima dan sesaji, sertagawai dimatikan.Umat Hindu mengenakan pakaian bersih menutup auratdengan kesopanan dan kesederhanaan untuk hormatkepada Ida Sang Hyang Widhi. Hindari kain minim ketatatau transparan. Kamen atau sarung panjang menutupilutut. Atas pake udeng atau kebaya sederhana tak kasualmenonjolkan harta. Alas kaki sandal rapi hindari jepit.Perhiasan tak mencolok.\"Om sahanavavatu sahanau bhunaktu sahaviryam karavavahai\" -Semoga kita bersama-sama belajar,bersama-sama meraih kebijaksanaan(Yajurweda 40.17)


Buddha12Sejarah agama Buddha dimulai padaabad ke-5 SM di India, yang dipeloporioleh Siddharta Gautama, seorangpangeran yang meninggalkankehidupan mewah di istana untukmencari cara mengatasi penderitaanmanusia. Setelah menjalani perjalananspiritual dan meditasi yang mendalam,ia mencapai pencerahan di bawahpohon Bodhi dan dikenal sebagaiBuddha. Selama 45 tahun setelah itu, iamengajarkan prinsip-prinsip mengenaiJalan Tengah dan Empat KebenaranMulia.Setelah kepergian Buddha, para pengikutnya mengadakanpertemuan-pertemuan besar untuk mengkodifikasi ajaran dalam kitabsuci Tripitaka, namun perbedaan dalam penafsiran kemudianmenyebabkan munculnya berbagai aliran, seperti Theravada yanglebih ortodoks dan Mahayana yang lebih fleksibel.Agama Buddha mengalami perubahan penting pada masa RajaAsoka dari Kekaisaran Maurya di abad ke-3 SM. Setelah beralih keagama Buddha, dia mengirimkan misionaris ke berbagai tempat diseluruh dunia, termasuk daerah Asia Tengah dan kerajaan-kerajaanYunani di bagian barat. Interaksi dengan budaya Yunani tersebutakhirnya menghasilkan seni rupa Buddha-Yunani, di mana bentukBuddha mulai dipresentasikan sebagai patung berbentuk manusia.Seiring berjalannya waktu, aliranMahayana terus menyebar ke utara, mencapaiTiongkok, Korea, dan Jepang. Sementara itu, aliranTheravada berkembang kuat di Sri Lanka danmenyebar ke wilayah Asia Tenggara sepertiThailand dan Myanmar. Meskipun pernahmengalami penurunan di tanah airnya sendiri,India, agama Buddha tetap hidup dan terusberkembang menjadi salah satu agama terbesar didunia hingga sekarang.Sejarah


13Sejarah agama Buddha dimulai di India pada tahun 500 tahunsebelum masehi melalui pencerahan Siddharta Gautama.Agama ini kemudian menyebar ke seluruh Asia berkat upayaperdamaian Raja Asoka dan pertukaran budaya dengan bangsaYunani. Ajaran ini masuk ke Indonesia sejak abad ke-2 Masehimelalui jalur perdagangan laut, mencapai puncaknya padamasa Kerajaan Sriwijaya yang menjadi pusat studi internasional,serta Dinasti Syailendra yang membangun Candi Borobudur.Meskipun agama ini perlahan luntur seiring runtuhnya KerajaanMajapahit yang menganut prinsip harmonisasi antara Siwa danBuddha, agama tersebut kembali bangkit pada abad ke-20berkat kontribusi Bhikkhu Ashin Jinarakkhita. Kini, warisan luhur itutetap hidup dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dariidentitas budaya Indonesia, dengan semangat persatuan dalamkeberagaman yang tetap terjaga hingga saat ini.Sumber:https://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_BuddhismeInformasi KeagamaanKetuhanan: agama Buddha tidak menyembah sosok pencipta(teisme), melainkan meyakini adanya Ketuhanan Yang Maha Esa.Dalam kitab Udana VIII:3, Tuhan disebut sebagai Atthi AjatamAbhutam Akatam Asankhatam, yang berarti Sesuatu yang tidakdilahirkan, tidak menjelma, tidak tercipta, dan tidak bersyarat(Mutlak).Kitab Suci: kitab suci agama Buddha adalah Tripitaka(Tiga Keranjang) yang ditulis dalam bahasa Pali atauSanskerta. Isinya terbagi menjadi tiga bagian utama:Vinaya Pitaka berisi aturan dan tata tertib bagi parabiksu dan biksuniSutta Pitaka berisi khotbah-khotbah BuddhaGautama mengenai ajaran DharmaAbhidhamma Pitaka berisi analisis filsafat danpsikologi tingkat tinggi mengenai ajaran Buddha


14Bangunan Ibadah:Wihara adalah tempat umum untuk beribadah dan melakukanmeditasiSumber:https://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_BuddhismePemuka Agama:Bhikkhu (Laki-laki) / Bhikkhuni (Perempuan): anggota Sanghayang meninggalkan kehidupan duniawiPandita: tokoh agama dari kalangan umat awam (bukanbiksu) yang bertugas memimpin upacara atau memberikanceramahLama: sebutan untuk guru spiritual atau pemimpin agamadalam tradisi Buddha TibetRomo atau Ibu Pandita: sebutan umum di Indonesia untukpimpinan upacara di wiharaCandi atau stupa adalah bangunan suci yang biasanya berisirelik (sisa abu atau benda) orang suci atau melambangkanpencerahan BuddhaCetiya adalah tempat ibadah yang lebih kecil dari wiharaRama tempat tinggal para biksu yang juga digunakan untukibadahHari Raya:Waisak: memperingati tiga peristiwa penting (Trisuci Waisak),yaitu lahirnya Pangeran Siddharta, pencapaian PencerahanSempurna, dan mangkatnya Buddha Gautama (Parinirwana)Asadha: memperingati khotbah pertama Buddha di TamanRusa IsipatanaKathina: masa persembahan jubah dan kebutuhan pokokkepada para biksu oleh umat awam setelah masa Vassa(retret musim hujan)Magha Puja: memperingati berkumpulnya 1.250 Arahattanpa diundang untuk mendengarkan khotbah Buddha.Sumber: https://mapbms.wikipedia.org/wiki/Agama_Buddha


15Tata Cara BeribadahPemujaan dilakukan di depan meja sembahyang yang rapi danbersih, biasanya terdapat patung Buddha (Buddha rupa) danperalatan puja.Penghormatan (Vandana): ucapan penghormatan awal, biasanyadiulangi tiga kaliTiga Perlindungan (Tisarana): mengokohkan janji untuk berlindungkepada Buddha, Dhamma, dan SanghaLima Janji (Panca Sila): bertekad melatih diri menghindari perilakunegatif (seperti membunuh, mencuri, dsb) dan melakukan hal positifPujian: membaca sifat luhur Buddha, ajaran-Nya (Dhamma), dankomunitas siswa-Nya (Sangha)Persembahan Utama (dijalankan minimal seminggu sekali):menggunakan lilin (lambang cahaya kebijaksanaan untukmenghalau kegelapan batin), bunga (lambang ketidakkekalan), dandupa (ambang keharuman kebajikan yang menyebar ke segalapenjuru)Persembahan Khusus (opsional): berupa makanan (simbolkekuatan), air (simbol kemurnian), atau obat-obatan (simbolkesehatan)Pemurnian: merenungkan kesalahan diri sendiri, memaafkankesalahan orang lain, dan mengingat perbuatan baik yang telahdilakukanBerbagi Jasa: secara batiniah membagikan kebajikan dankebahagiaan yang telah diperoleh kepada semua makhluk.Penutup: mengucapkan\"Sadhu\"sebanyak tiga kali sebagai ekspresirasa bahagia dan syukurSumber: https://samaggi-phala.or.id/naskah-dhamma/tata-peribadatan-2/Tata Cara BerpakaianUmat Awam: Ajaran Buddhasebenarnya tidak memiliki kodtetap atau aturan pakaian yangkaku untuk kehidupan sehari-hari.Namun, umat sangat ditekankanuntuk menjaga etika pemakaianberdasarkan prinsip-prinsipkesopanan dan kesederhanaan.


16Sumber: https://id.scribd.com/document/577540173/Kumpulan-5-Etika-PemakaianMenurut-Agama-Islam-Kristian-Buddha-Dan-HinduTokoh Agama: Jubah (Kashaya):mengenakan jubah yang biasanyaberwarna jingga (oranye) ataumerah, tergantung pada tingkatandan tradisi masing-masing.Etika Upacara Khusus: meskipun tidak disebutkan secara detaildalam semua situasi, pada hari besar seperti Waisak, terdapattradisi bagi umat untuk mengenakan pakaian berwarna putih.Warna putih dipilih karena dianggap melambangkan kemurnianbatin dan kesucian dalam menjalankan ajaran Dharma.\"Meskipun seseorang dapat menaklukkan ribuan musuhdalam ribuan kali pertempuran, namun sesungguhnyapemenang yang paling agung adalah dia yang mampumenaklukkan dirinya sendiri.\" — (Dhammapada 103)\"Bila dalam perjalananmu engkau tidak menemukan temanyang setara atau lebih bijak darimu, maka lebih baikmelangkah sendiri daripada berteman dengan orang yangbodoh (bermoral rendah).\" — (Dhammapada 61)\"Pikiran adalah pelopor dari segala sesuatu. Jika seseorangberbicara atau berbuat dengan pikiran murni, makakebahagiaan akan mengikutinya seperti bayang-bayangyang tidak pernah meninggalkan bendanya.\" —(Dhammapada 2)


SEJARAH SINGKAT MASUKNYAAGAMA KONGHUCU KE INDONESIAAwal mulanya penyebaran agama Konghucu diNusantara dikarenakan pedagang Tionghoa datang keIndonesia sekitar abad 3 hingga 5 masehi, lalu parapedagang Tionghoa menetap di sekitar pesisir Nusantaradan menikah dengan pribumi yang meneruskan agamaKonghucu.Dahulu agama Konghucu hanyadianut oleh orang-orang kerajaan,namun karena jasa Nabi Kong Zi atauKong Fu Tze dari Konghucu, makapara rakyat dapat mempelajariajaran agama Konghucu di Tiongkok,fakta menariknya adalah Nabi Kong Zibukanlah yang menciptakan ajaranini, sebab ajaran ini sudah ada sejaksebelum Nabi Kong Zi lahir.Konghucu17


PosterKKaarryyaa:: AAnniinnddiittaa NNaarraayyaannttii//99EE 18


19Kalender Hari RayaJANUARIJANUARIFEBRUARIFEBRUARI


20Kalender Hari RayaMARETAPRIL


21Kalender Hari RayaMEIJUNI


22Kalender Hari RayaJULIAGUSTUSAGUSTUS


23Kalender Hari RayaSEPTEMBERSEPTEMBEROKTOBEROKTOBER


24Kalender Hari RayaNOVEMBERNOVEMBERDESEMBERDESEMBER


PendahuluanPuasa merupakan salah satu bentuk ibadah yang dilakukan oleh berbagai agamasebagai sarana pengendalian diri dan peningkatan spiritualitas. Di Indonesia,terdapat enam agama yang diakui secara resmi, yaitu Islam, Kristen Protestan,Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Masing-masing memiliki tata cara,waktu pelaksanaan, serta tujuan yang berbeda dalam menjalankan puasa.IslamDalam agama Islam, puasa wajib dilaksanakan selama bulan Ramadan selamasatu bulan penuh. Umat Islam menahan diri dari makan, minum, dan hal-halyang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. Selainpuasa wajib, terdapat juga puasa sunnah seperti puasa Senin-Kamis, puasaArafah, dan puasa Daud. Tujuan puasa dalam Islam adalah meningkatkanketakwaan, melatih kesabaran, serta menumbuhkan rasa empati terhadapsesama.Kristen ProtestanDalam Kristen Protestan, puasa biasanya dilakukan menjelang Hari Raya Paskahdalam masa yang disebut Prapaskah. Puasa tidak selalu berarti tidak makansama sekali, melainkan mengurangi jenis makanan tertentu atau menahan diridari kebiasaan yang disukai. Tujuan puasa adalah pertobatan, refleksi diri, sertamemperdalam hubungan dengan Tuhan.KatolikDalam agama Katolik, puasa juga dilakukan pada Masa Prapaskah selama 40hari sebelum Paskah. Umat Katolik diwajibkan berpuasa dan berpantang padahari tertentu, seperti Rabu Abu dan Jumat Agung. Puasa biasanya berarti makansatu kali kenyang dalam sehari, sedangkan pantang berarti menahan diri untukmelakukan kesenangan tertentu, seperti berpantang memakan daging. Tujuannyaadalah pertobatan, pengendalian diri, dan persiapan menyambut kebangkitanKristus.Perbandingan PuasaTiap Agama25


SumberHINDUDalam agama Hindu, puasa dikenal dengan istilah Upawasa. Puasadilakukan pada hari-hari suci tertentu seperti Ekadashi, Siwaratri, atauhari raya lainnya. Tata cara puasa beragam, mulai dari tidak makansama sekali, hanya minum air, atau hanya mengonsumsi buah-buahan.Tujuannya adalah penyucian diri, meningkatkan konsentrasi spiritual,dan mendekatkan diri kepada Tuhan.BUDDHADalam agama Buddha, puasa dilakukan sebagai bentuk latihanpengendalian diri. Pada hari Uposatha, umat Buddha dapat menjalankanAtthasila (delapan sila), salah satunya tidak makan setelah tengah hari.Para biksu umumnya hanya makan sebelum siang hari. Tujuan puasaadalah melatih disiplin, kesederhanaan, serta meningkatkan kesadarandiri.KONGHUCUDalam agama Konghucu, puasa dilakukan sebelum upacara keagamaantertentu sebagai bentuk pensucian diri. Puasa biasanya berupamenghindari makanan tertentu dan menjaga perilaku agar tetap bersihsecara lahir dan batin. Tujuannya adalah mempersiapkan diri secaramoral dan spiritual sebelum beribadah kepada Tian (Tuhan).26https://www.liputan6.com/hot/read/5552914/5-agama-yang-berpuasaselain-islam-begini-perbedaaandan-maknanya


SumberPERBANDINGAN ASPEK PUASAWaktu Pelaksanaan:Islam: Bulan Ramadan (1 bulan penuh).Kristen Protestan & Katolik: Masa Prapaskah sebelumPaskah.Hindu: Hari-hari suci tertentu.Buddha: Hari Uposatha atau latihan pribadi.Konghucu: Sebelum upacara keagamaan tertentu.Aturan Makan dan Minum:Islam: Tidak makan dan minum dari fajar hingga magrib.Kristen Protestan: Mengurangi atau menahan jenismakanan/kebiasaan tertentu.Katolik: Puasa dan pantang pada hari tertentu.Hindu: Bervariasi sesuai jenis puasa.Buddha: Tidak makan setelah tengah hari.Konghucu: Menghindari makanan tertentu dan menjagakesucian diri.KESIMPULANWalaupun tata cara dan waktu pelaksanaan puasa berbeda dalamenam agama di Indonesia, semuanya memiliki tujuan yang serupa,yaitu pengendalian diri, penyucian hati, serta peningkatan kualitasspiritual. Perbedaan tersebut mencermi27https://www.liputan6.com/hot/read/5552914/5-agama-yang-berpuasaselain-islam-begini-perbedaaan-danmaknanya


PosterKKaarryyaa:: AAnniinnddiittaa NNaarraayyaannttii//99EE28


1. KETUPATKetupat adalah makanan khas yang hampir selalu hadir saat Idul Fitridi Indonesia. Ketupat terbuat dari beras yang dimasukkan ke dalamanyaman daun kelapa muda (janur) lalu direbus hingga padat. Dalambudaya Nusantara, ketupat sering dimaknai sebagai simbol kesucianhati, karena Idul Fitri adalah momen saling memaafkan setelahmenjalankan ibadah puasa selama satu bulan.2. OPOR AYAMOpor ayam adalah hidangan berbahan dasar ayam yang dimasakdengan santan dan rempah-rempah. Rasanya gurih dan lembut. Oporayam menjadi pelengkap utama ketupat saat Idul Fitri. Hidangan inimelambangkan kehangatan, kebersamaan, dan rasa syukur karenakeluarga dapat berkumpul kembali.Kuliner Khas Hari Raya Agama Makanan Khas RayaIslam29


1.HOT CROSS BUNRoti manis dengan kismis atau buah kering ini terkenal di Inggris dannegara-negara persemakmurannya. Ciri khasnya adalah tanda salib dibagian atas, melambangkan penyaliban Yesus. Hot Cross Buns biasadisajikan pada Jumat Agung dan Paskah dengan rasa rempah yang khasdan tekstur yang lembut.2. AYAM KODOKWalaupun mengandung kata ‘kodok’, hidangan ini tidak terbuat darikodok. Tradisi menghidangkan ayam kodok di momen natal sudah adasejak era kolonial Belanda di Indonesia. Ayam Kodok dibuat denganmengisi kulit ayam utuh yang diisi dengan gilingan daging sapi dandaging ayam, lalu dijahit kembali dan dioleskan bumbu campuran kecapinggris, kecap manis, dan madu. Bentuk ayam kodok mirip sepertiroasted turkey, atau yang dalam bahasa belandanya gevulde kip (ayamisi). Hidangan ini biasa disajikan dengan berbagai sayuran panggangseperti wortel, buncis, dan kentang.Makanan Khas RayaKristen30


1.PRETZELPretzel biasanya dimakan saaat ada acara keagamaaan Katolik karenaterlihat/mewakili tangan yang sedang berdoa atau tangan yang disilangkandi dada dan diberikan kepada anak-anak oleh para pendeta untukmempelajari doa-doa mereka. Walau begitu tidak ada catatan sejarah yangmengverifikasi hal tersebut. Pretzel adalah pengingat sederhana untukberdoa dan bersyukur dalam segala hal, besar maupun kecil, terutama untukmakanan yang menopang kita. Saya menyebut pretzel sebagai \"Katolik yangSaleh\".Makanan Khas RayaKatolik2.PERMEN TONGKAT (CANDY CANE)Ada cerita yang mengatakan bahwa permen tongkat dijadikan simbolkeagamaan dengan membengkokkan batang yang biasanya lurus menjadibentuk tongkat untuk melambangkan tongkat gembala (karena Kristusadalah Gembala yang Baik) atau huruf \"J\" untuk Yesus.31Garis-garis putih tersebut konon melambangkanluka-luka Kristus dan Darah Kristus yangBerharga. Karena asal-usulnya tidak dapatdiverifikasi, saya menyebut suguhan ini \"Hanyauntuk Natal Katolik\".


Makanan Khas RayaHindu321.DIWALI ( DEEPAVALI ) : LADOO/LADDULaddu atau laddoo atau avinsh (laḍḍū, lāḍḍū) adalah manisan berbentuk bolayang berasal dari anak benua India dan dunia Melayu; nama tersebut berasaldari kata Sanskerta Lattika. Laddu terbuat dari tepung, lemak (ghee ataumentega atau minyak samin), dan gula; dengan bahan lain yang bervariasisesuai resep, seperti kacang cincang atau kismis kering. Laddu seringdisajikan pada perayaan atau acara keagamaan. 2. GALUNGAN & KUNINGAN : LAWARLawar adalah masakan khas dari Bali, Indonesia, berupa campuran sayursayuran dan daging cincang yang dibumbui secara merata. Makanan ini biasadisajikan di rumah tangga masyarakat Bali maupun dijual di rumah makandengan sebutan Lawar Bali. Lawar dibuat dari daging rebus yang dicincang,sayuran, serta bumbu-bumbu seperti kunyit, kemiri, bawang merah, bawangputih, dan kelapa.


Makanan Khas RayaHindu331. MANGUT BEONGMangut Beong adalah hidangan khas Magelang berbahan ikan beong dariSungai Progo yang tidak bisa dibudidayakan. Dulunya kurang diminati, tapikini semakin populer. Mangut ini berkuah pedas, dengan ikan mirip lelenamun lebih besar dan berdaging banyak. Dalam perayaan Waisak diBorobudur, hidangan ini melambangkan kekayaan alam, akulturasi budaya,serta keharmonisan manusia dengan lingkungan. 2. NASI LESAHNasi Lesah adalah kuliner khas Magelang berupa perpaduan soto dan lodehdengan kuah santan encer. Isinya nasi, tauge, tahu bacem, dan suwiran ayam.Rasanya lebih lembut karena kemiri dan santan. Saat Waisak di Borobudur,kuah putihnya melambangkan kesucian, sementara kesederhanaannyamencerminkan rasa syukur masyarakat.


1. KUE KERANJANG (Nian Gao)Kue keranjang adalah makanan khas saat perayaan Imlek.Teksturnya lengket dan rasanya manis. Kelengketan kue inimelambangkan persatuan dan keharmonisan keluarga,sedangkan rasa manis melambangkan harapan hidup yangmanis di tahun baru.2. PANGSITPangsit sering disajikan saat Imlek karena bentuknyamenyerupai emas batangan pada zaman dahulu. Hal inimelambangkan harapan akan kekayaan dan kemakmuran ditahun yang baru.Makanan Khas RayaKonghucu34


Hari Raya IslamResep dan CaraMemasak1.Ketupat35~ Bahan:500 gram berasAnyaman janur (kulit ketupat)Air secukupnya~ Cara Membuat:1.Cuci beras hingga bersih.2.Isi anyaman ketupat sekitar ¾ bagianagar beras bisa mengembang.3.Rebus dalam air mendidih selama 3–4 jam.4.Pastikan seluruh ketupat terendam air.5.Setelah matang, tiriskan dan gantunghingga kering.


Resep dan CaraMemasak2.Opor Ayam36~ Bahan:• 1 ekor ayam, potong-potong• 1 liter santan• 3 lembar daun salam• 2 batang serai• Garam dan gula secukupnya~ Cara Memasak:1. Tumis bumbu halus hingga harum.2. Masukkan daun salam dan serai.3. Tambahkan ayam, aduk hingga berubah warna.4. Tuang santan, masak dengan api kecil.5. Aduk perlahan agar santan tidak pecah.6. Masak hingga ayam empuk dan kuah mengental.~ Bumbu Halus:• 6 bawang merah• 4 bawang putih• 3 kemiri• 1 ruas kunyit• 1 sdt ketumbar


Hari Raya KristenResep dan CaraMemasak1.Hot Cross Bun37Bahan:-500 gr Tepung terigu proteintinggi-11 gr Ragi instan-60 gr Light brown sugar (bisaganti gula pasir)-1 sdt Bumbu spekoek-1 sdt Bubuk kayu manis-1 butir Telur-250 gr Susu UHT tawar-50 gr Mentega tawar-9 gr Garam-40 gr Manisan kulit jeruk-120 gr Mixed dried fruit(buah kering sesuai selera)-60 gr Tepung terigu proteinsedang-60 ml Air-1 sdt Minyak sayur-Susu evaporasisecukupnyaCara Membuat:1.Campur semua bahan adonan kecuali mentega, garam, manisankulit jeruk dan buah kering, lalu uleni hingga kalis. Masukkanmentega dan garam, uleni hingga elastis.2.Masukkan manisan kulit jeruk dan buah kering, uleni hinggatercampur rata.3.Bulatkan (rounding) adonan, tutup dan diamkan 30 menit. Empiskanadonan, bagi menjadi 12 bagian, bulatkan dan susun di loyang yangsudah diberi alas dengan jarak sekitar 4 cm. Tutup dan biarkanmengembang sekitar 60 menit4.Campur dan aduk rata bahan topping lalu masukkan pipping bag,sisihkan.5.Oles adonan roti dengan susu evaporasi. Semprotkan toppingmembentuk silang/cross.6.Panggang dalam oven yang sudah dipanaskan dengan suhu 200°Cselama 18 menit


Resep dan CaraMemasak2.Ayam Kodok38-1 ekor ayam (di kulitin karnahanyaperlu kulitnya saja)-2 butir telur ayam rebus-1 buah jarum jahit danbenang kasurBahan isian-1 ekor daging ayam yangsudahdi filet di ambil dagingnya saja-2 lembar roti tawar-5 siung bawang putih-1 sdt lada bubuk-1 sdt kaldu jamur-1 sdt garam-1 sdt pala bubuk-1 buah hati ayam yg sudah direbus-1 1/2 sdm gula pasir-2 sdm bawang goreng-1 sdm margarinBumbu siram-1 buah bawangbombai-1 sdt bawang putihbubuk-3 sdm minyakbuat menumis-1 sdm kecap asin-1 sdt kaldu jamur-1 sdt garam-2 sdm saus tiram-1 sdm kecap manis1.Kupas kulit ayam utuh jangan sampe sobek, jahit bagianperut yg sobek.2.Giling isian ayam sampe halus,tambahkan minyak sedikitagar lebih pulen hasil gilingannya.3.Masukan isian ayam kedalam kulit ayam.. lalutambahkan telur rebus dan buat supaya padat. Area ygterbuka di jahit kembali, lalu di kukus selama 20 menit.4.Setelah 20 mnt. Angkat ayam dan oleskan bumbu oles keseluruh kulit ayam.. lalu oven di microwave selama 37mnt..dengan mode grill.5.Siapkan bumbu siram dan makanan pendampinglainnya.Bahan oles-1 sdm kecapmanis-1 sdm margarin-1 sdm saus tiram-1 sdm saos tomatCara PembuatanBahan


Hari Raya KatolikResep dan CaraMemasak1.Pretzel39-50 gr butter margarin-200 gr gula halus-1 butir telur utuh-1 butir kuning telur-500 gr tepung terigu proteinrendah-100 gr maizena-50 gr susu bubuk-1/2 sdt baking powder1.Campurkan butter margarin dan gula halus, lalu mixer dengan speedrendah selama 1 menit saja.2.Lalu masukkan telur utuh, dan kuning telur, mixer selama 1 menitdengan speed rendah.3.Lalu masukkan susu bubuk, baking powder, maizena, dan terigusecara bertahap sambil diayak, lalu aduk rata dengan spatula, ataujika menggunakan tangan sebaiknya gunakan sarung tangan plastik.4.Lalu ambil secukupnya adonan, lalu Gilas dengan rolling pin denganketebalan sesuai selera. Lalu cetak dengan cetakan Pretzel. Kemudiansusun di loyang tanpa perlu diolesi margarin. Campurkan bahanolesan, lalu oles di atas adonan yang sudah dicetak. Kemudian berisedikit taburan gula pasir.5.Panaskan oven dengan suhu tinggi selama 15 menit, lalu turunkanpada suhu 120-130 derajat celsius, panggang selama 30 menit, atauhingga matang, cek bagian bawah cookies, jika sudah mulaikecoklatan, maka tandanya sudah matang. Laku angkat dandinginkan. Kemudian simpan di toples.Bahan olesan-2 butir kuning telur-1 sdt minyak gorengCara PembuatanBahan


Resep dan CaraMemasak2.Candy Cane (Permen Tongkat)40-Gula bubuk-1 cangkir gula-Susu-1 cangkir sirup jagung-1 cangkir air-1/2 sendok tehminyak pepermin-4 sendok makan ekstrakvanili-1/2 sendok teh soda kue-1/2 sendok teh peperminPanaskan oven pada suhu rendah, hanya sekadar untukmembuatnya hangat, selanjutnya oven akan dimatikan saatAnda memasukkan campuran permen untuk dihangatkan.Lapisi sebuah loyang kue dengan kertas roti atau gunakansebuah kertas silikon khusus untuk melapisi loyang kue.Campurkan gula, sirup jagung, dan air dalam sebuah panci.Masak dengan api sedang-besar. Didihkan untuk melarutkangula. 5.Aduk terus-menerus agar campuran tidak menempeldan terbakar pada dasar panci. Saat campuran mencapaitahap soft-crack (141ºC), berhentilah memanaskannya.Tuang setengah campuran permen ke atas loyang kue.Cobalah untuk menuangnya dalam bentuk garis sepanjangkira-kira 15-20 cm. 7.Masukkan ke dalam oven yang telahdipanaskan sebelumnya untuk menjaganya tetap hangatsaat Anda membuat bagian permen yang berwarna merah.Cara Pembuatan


Resep dan CaraMemasak41Tambahkan pewarna makanan pada setengah bagian campuranyang lain. Tuang beberapa tetes terlebih dahulu, Anda dapat selalumenambahkan pewarna lagi untuk meningkatkan intensitas warnacampuran. Tuang ke atas papan marmer atau papan potong silikonlalu biarkan sampai campuran memadat.Biarkan campuran berwarna merah mendingin, hanya sampaicampuran dapat dipegang (campuran harus tetap agak panas).Sekarang, campuran permen tersebut perlu ditarik.Keluarkan campuran putih dari oven yang sudah dipanaskansebelumnya. Ulangi proses yang telah diuraikan pada langkahsebelumnya, gulung campuran menjadi bentuk tali, pelintir, danseterusnya, sampai berwarna putih mutiara dan mengilap.Seperti halnya dengan campuran permen merah, selesaikan denganmembentuknya menjadi gulungan sepanjang 5 cm.Mulailah membentuk permen Anda. Ambil permen merah dari ovendan bentuklah permen Anda.Potong bagian dari setiap gulungan sepanjang 12.5.Tarik panjang keduanya bersamaan, pelintir keduanya denganlembut sampai menyatu membentuk garis-garis.Gunakan gunting dapur yang sudah diolesi minyak untuk memotongpanjang permen tongkat dari gulungan yang sudah dipelintir (kirakira 20 cm sudah cukup.Bentuk pengait pada bagian atas setiap permen tongkat yang telahdipotong.Ulangi dengan campuran permen yang tersisa. Campuran ini dapatdimasukkan kembali ke dalam oven kapan pun untuk membuatnyalunak lagi jika diperlukan, tetapi jangan pernah tinggalkan campurandi dalam oven terlalu lama atau Anda akan mendapatkancampuran yang meleleh dan berantakan.Letakkan pada loyang kue yang sudah dilapisi kertas pada suhuruangan lalu tinggalkan sampai campuran memadat danmengeras. Saat sudah memadat, permen siap untuk dibagikan


Hari Raya HinduResep dan CaraMemasak1.421. Bahan Adonan Boondi100 gram tepung besan(tepungkacang arab)Air secukupnya½ sendok teh bubuk kunyit(ataupewarna makanansecukupnya)Minyak atau ghee untukmenggoreng2. Bahan Campuran Gula80 ml gula singkong½ sendok teh bubuk jahe¼ sendok teh bubukkapulaga (cardamom)2 helai safron (opsional)3 sendok makan susu cairplain3. ToppingBiji matahariPistachio, giling kasarDiwali ( Deepavali ) : Ladoo/LadduCampurkan tepung besan dengan air secukupnya hinggamenjadi adonan yang teksturnya tidak terlalu kental dantidak terlalu encer (sedikit lebih cair dari adonan pancake).Tambahkan bubuk kunyit atau pewarna makanan warnakuning/oranye untuk memberi warna khas pada ladoo, laluaduk hingga benar-benar rata dan tidak bergerindil.Panaskan minyak atau ghee dalam jumlah cukup banyakdengan api sedang. Siapkan spatula berlubang, lalu tuangadonan sedikit demi sedikit di atas spatula agar adonanmenetes dan membentuk bulatan kecil (boondi) di dalamminyak panas. Goreng sekitar 30 detik hingga matang(tidak perlu sampai terlalu kering), kemudian angkat dantiriskan. Lakukan hingga semua adonan habis.Cara Pembuatan


Campurkan gula singkong, bubuk jahe, bubukkapulaga, dan safron (jika menggunakan) dalamwajan, lalu masak dengan api kecil sambil diadukhingga gula mengental dan teksturnya agak lengket.Jika tidak ada gula singkong, bisa diganti dengan gulapasir yang dicairkan dengan sedikit air.Setelah campuran gula agak dingin, tambahkan susucair sedikit demi sedikit sambil mencampurkan boondike dalamnya. Remas dan aduk perlahan hingga boondimenjadi lembap dan dapat dipadatkan. Jika masihterlalu kering, tambahkan sedikit lagi susu. Bentukadonan menjadi bulatan seperti bola, lalu beri toppingbiji matahari dan pistachio sesuai selera.Resep dan CaraMemasak43


Resep dan CaraMemasak442. Galungan & Kuningan : Lawar1. Bahan Utama (±10 porsi)½ kg kulit babi, iris½ kg daging babi, cincangkasar1 buah bungkil, iris tipis3 sdm darah babi½ butir kelapa agak tua, parut¼ butir kelapa bakar (seukurantelapak tangan), cincangkasar1 buah jeruk limau2. Bumbu Halus / CincangKasar9 siung bawang merah5 siung bawang putih2 ruas kencur2 ruas lengkuas1 ruas jahe (seukuran ibu jari)1 ruas kunyit3 butir kemiri1 sdm ketumbar biji, tumbukhalus1 sdt lada hitam, tumbukhalus½ sdt jinten3 iris pala4 butir cengkeh3 buah cabai rawit1 bungkus wangen3. Bahan TambahanBawang merah, iris lalutumisBawang putih, iris lalu tumisCabai rawit, iris lalu tumis1 bungkus terasi, bakarGaram secukupnyaSejumput penyedap(opsional)VCO atau minyak gorengsecukupnya


Resep dan CaraMemasak45Cara MembuatMenyiapkan Bahan Tambahan. Tumis bawang merah,bawang putih, dan cabai hingga harum. Angkat dantiriskan. Bakar terasi, lalu sisihkan. Olahlah Daging & Kulit.Rebus kulit dan daging babi selama ±30 menit hinggamatang. Angkat, tiriskan, lalu cincang kasar.Menyiapkan Bungkil & Kelapa. Iris tipis bungkil. Cincangkasar kelapa bakar, lalu campurkan keduanya.Mengolah Bumbu. Campurkan semua bumbu halus (yangsudah ditumbuk dan dicincang kasar). Aduk bersamacampuran bungkil dan kelapa bakar hingga rata. Kukusselama ±20 menit, lalu angkat.Menyiapkan Kelapa Parut. Campurkan kelapa parutdengan darah babi, aduk rata, lalu sisihkan. Proses Meracik(Mengadon Lawar).Siapkan wadah besar, lalu campurkan: daging dan kulitbabi.Bungkil berbumbu yang sudah dikukus. Kelapa parutcampur darah.Bumbu tambahan (tumis bawang & cabai, terasi, sedikitminyak). Garam dan penyedap secukupnya.Aduk sambil diremas-remas hingga semua bahantercampur rata.Beri perasan jeruk limau sesuai selera.


Click to View FlipBook Version