The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

LAPORAN AKHIR PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER_210631100109_DICKY WAHYU PRATAMA

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by dickywahyu358, 2022-12-14 11:32:25

LAPORAN AKHIR PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER_210631100109_DICKY WAHYU PRATAMA

LAPORAN AKHIR PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER_210631100109_DICKY WAHYU PRATAMA

MODUL 7
WEB SERVER

Nama/NIM : Dicky Wahyu Pratama /210631100109
Hari/Tanggal : Senin, 14 November 2022
Hasil Praktikum :

1.1 Tujuan
Setelah mempelajari materi dalam bab ini, mahasiswa diharapkan mampu :
1. Mengetahui metode membangun Web Server pada system operasi Linux
2. Mengetahui cara instalasi Web Server pada system operasi Linux
3. Mengelola Web Server pada system Linux

1.2 Landasan Teori
A. Web Server
Web server jika diartikan secara harafiah, berarti penyedia web atau
penyedia jaringan. Dari arti katanya saja sudah cukup dapat dipahami kira-
kira apa tugas dan fungsi dari sebuah web server. Pengertian dari web server
yang diminta disini, artinya tidak begitu jauh dari pengertian kasarnya,
karena tugas dari sebuah web server dalam keterkaitannya di bidang
jaringan komputer adalah sebagai perangkat lunak yang memberikan
layanan web. Web server menggunakan protocol yang disebut dengan
HTTP (HyperText Transfer Protocol). Jadi, secara teknisnya ketika
seseorang/client yang berada dalam jaringan menggunakan sebuah
browser maka web browser akan mengiriman permintaan HTTP atau
HTTPS, lalu, web server akan merespon dan mengirimkan kembali
hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya berbentuk
dokumen HTML. Ada banyak web server yang ada, akan tetapi yang
paling banyak digunakan saat ini adalah apache dan microsoft internet
information service.
Web merupakan halaman atau dokumen yang ditulis dengan kode Bahasa
pemograman tertentu seperti HTML, PHP, ASP, JavaScript, dan lainnya.

147


Halaman – halaman tersebut dapat terdiri atas gabungan teks, gambar, dan
suara yang saling berkaitan satu sama lain berdasarkan standar tertentu
sebagaimana telah di tertapkan oleh W3C (World Web Consortium).
Halaman Web yang ditampilkan dalam alikasi web browser pada dasarnya
terbagi menjadi beberapa layer, antara lain sebagai berikut :
a. Structural Layer

Lapisan ini mendeskripsikan tentang struktur halaman atau dokumen
web, seperti menggunakan standar penulisan kode, format mark up,
tata letak atau layout.
b. Persentation layer
Lapisan ini menjelaskan tentang pengaturan objek dalam halaman
web seperti teks, gambar, suara.
c. Behavioural layer
Layer ini menderskripsikan tentang source code dokumen web yang
di tampilkan. Konten yang ditampilkan, yaitu mengenai standard an
struktur pemogramannya.
1. Jenis – Jenis Web Server
Banyak web server yang ada dan berkembang, baik yang bersifat Free
maupun berbayar. Beberapa diantaranya:
a. Apache Web Server – The HTTP Web Server
b. Apache Tomcat
c. Microsoft windows Server 2003 Internet Information Services

(IIS)
d. Lighttpd
e. Jigsaw
f. Sun Java System Web Server
g. Xitami Web Server
h. Zeus Web Server
Namun web yang terkenal dan yang sering digunakan adalah Apache
dan Microsoft Internet Information Service (IIS). Apache merupakan
web server yang bersifat open source, apache ini dapat digunakan di
bayak platform, antara lain platform dalam lingkungan Linux dan juga

148


pada Windows. Sedangkan microsoft internet information service
(IIS) hanya dapat beroperasi pada sistem operasi windows saja.
1.3 Alat dan Bahan
Adapun alat dan bahan yang digunakan yaitu :
1. Laptop
2. Software VirtualBox
3. ISO debian-9.13.0-amd64-DVD-2
4. Modul 7
1.4 Langkah-langkah Percobaan
A. Konfigurasi Web Server
1. install paket web server

#apt-get install apache2 php5

109_Dicky Wahyu Pratama

2. pindah ke direktori sites-available
#cd /etc/apache2/sites-available/

109_Dicky Wahyu Pratama



149


3. kopikan website default menjadi website yang kita buat #cp 000-
default.conf dicky

109_Dicky Wahyu Pratama

4. edit file dicky.conf
#nano dicky.conf
= > edit seperti gambar berikut

109_Dicky Wahyu Pratama

= > [email protected] : email admin
= > dicky : folder website
5. simpan hasil konfigurasi
= > ctrl +x = > y = > enter
6. disable website default
# a2dissite 000-default.conf

109_Dicky Wahyu Pratama

150


7. enable website yang telah kita buat
#a2ensite dicky.conf

109_Dicky Wahyu Pratama

8. pindah ke direktori /var/www
#cd /var/www/

109_Dicky Wahyu Pratama

9. buat folder website yang telah kita buat
#mkdir dicky

109_Dicky Wahyu Pratama

10. pindah ke folder dicky
#cd dicky

109_Dicky Wahyu Pratama

11. buat file .html
#nano index.html
= > edit/ tambahkan konfigurasi seperti gambar berikut:

109_Dicky Wahyu Pratama
151


12. simpan konfigurasi
= > ctrl+x => y = > enter

13. restart service apache2
# /etc/init.d/apache2 restart

109_Dicky Wahyu Pratama

14. Atur network atau jaringan pada server menjadi Host-only Adapter
seperti gambar berikut

109_Dicky Wahyu Pratama

152


15. konfigurasi IP Client sesuai dengan IP Server seperti gambar berikut

109_Dicky Wahyu Pratama

16. Cek hasil konfigurasi WEB server pada web browser client ketik
dicky.net dan 192.168.109.1

109_Dicky Wahyu Pratama
109_Dicky Wahyu Pratama

153


1.5 Hasil dan Analisa Percobaan

109_Dicky Wahyu Pratama

109_Dicky Wahyu Pratama

Analisa :
Pada gambar di atas saya sudah melakukan praktikum Web Server yang
dimana pada paket instalasi bertujuan untuk menampilkan halaman landing
page yang akan diakses dari web browser dari client. Jadi konfigurasinya pada
layanan web server akan melakukan pengkonfigurasian untuk layanan web
server. Pada tampilan tersebut bisa diakses dengan nama domain dicky.net
atau juga bisa menggunakan alamat IP address 192.168.109.1

154


1.6 Tugas
1. Buatlah WEB Server yang mengandung Nama dan 2 angka terakhir Nim
kalian!
2. Buatlah tampilan pada web browser semenarik mungkin!

Jawaban
1. Konfigurasi Web Server
1) install paket web server
#apt-get install apache2 php5

109_Dicky Wahyu Pratama

2) pindah ke direktori sites-available
#cd /etc/apache2/sites-available/

109_Dicky Wahyu Pratama

3) kopikan website default menjadi website yang kita buat #cp 000-
default.conf dicky

109_Dicky Wahyu Pratama

155


4) edit file dicky.conf
#nano dicky.conf
= > edit seperti gambar berikut

109_Dicky Wahyu Pratama

= > [email protected] : email admin
= > dicky : folder website
5) simpan hasil konfigurasi
= > ctrl +x = > y = > enter
6) disable website default
# a2dissite 000-default.conf

109_Dicky Wahyu Pratama

7) enable website yang telah kita buat
#a2ensite dicky.conf

8) pindah ke direktori /var/www 109_Dicky Wahyu Pratama
#cd /var/www/ 109_Dicky Wahyu Pratama

156


9) buat folder website yang telah kita buat
#mkdir dicky

109_Dicky Wahyu Pratama

10) pindah ke folder dicky
#cd dicky

109_Dicky Wahyu Pratama

11) buat file .html
#nano index.html
= > edit/ tambahkan konfigurasi seperti gambar berikut:

109_Dicky Wahyu Pratama

12) simpan konfigurasi
= > ctrl+x => y = > enter

13) restart service apache2
# /etc/init.d/apache2 restart

109_Dicky Wahyu Pratama

157


14) Atur network atau jaringan pada server menjadi Host-only Adapter
seperti gambar berikut

109_Dicky Wahyu Pratama

15) konfigurasi IP Client sesuai dengan IP Server seperti gambar berikut

109_Dicky Wahyu Pratama

16) Cek hasil konfigurasi WEB server pada web browser client ketik
dicky.net dan 192.168.109.1

109_Dicky Wahyu Pratama
158


109_Dicky Wahyu Pratama

2. Tampilan pada web browser

159


1.7 Kesimpulan
Pada Praktikum kali ini saya belajar membuat web server. Web server itu
sendiri memiliki peran sebagai perangkat lunak yang memberikan layanan
web. Web server menggunakan protocol yang disebut dengan HTTP
(HyperText Transfer Protocol). Jadi, secara teknisnya ketika seseorang/client
yang berada dalam jaringan menggunakan sebuah browser maka web browser
akan mengiriman permintaan HTTP atau HTTPS, lalu, web server akan
merespon dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman-halaman
web yang umumnya berbentuk dokumen HTML. Ada banyak web server yang
ada, akan tetapi yang paling banyak digunakan saat ini adalah apache dan
microsoft internet information service. Diatas adalah hasil konfigurasi
pembuatan web yang sudah saya buat dan koneksi jaringan yang sudah
dikonfigurasi.

1.8 Lampiran

Gambar 1.1 Bukti Mengikuti Praktikum

160


Gambar 1.2 Bukti Mengikuti Praktikum

161


LAPORAN
PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER

Penyusun :
Dicky Wahyu Pratama ( 210631100109 )

LABORATORIUM KOMPUTASI DAN JARINGAN
KOMPUTER PENDIDIKAN

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA

2022

162


MODUL 8
SAMBA DAN FILE TRANSFER PROTOCOL

Nama/NIM : Dicky Wahyu Pratama / 210631100109
Hari/Tanggal : Senin, 28 November 2022
Hasil Praktikum :

1.1 Tujuan
Setelah mempelajari materi dalam bab ini, mahasiswa diharapkan mampu :
1. Mengetahui metode membangun Samba dan FTP pada system operasi
Linux
2. Mengetahui cara instalasi Samba dan FTP pada system operasi Linux
3. Mengelola FTP pada system Linux

1.2 Landasan Teori
A. Samba
Microsoft mengimplementasikan konsep jaringan client/server dengan
menggunakan SMB (Server Message Block). Ada 2 bentuk jaringan pada
windows.
1. Workgroup
Kumpulan computer SMB yang berhubungan dengan peer to peer,
artinya setiap computer pada peer to peer dapat memberikan ijin akses
kepada computer lain untuk memakai resource yang ada pada computer
tersebut. Missal, disk, printer.
2. Domain
Kumpulan computer SMB yang berhubungan secara client/server. Satu
server dari domain berperan sebagai controlling(disebut sebagai
domain controller), yang mengatur pengelolaaan resource dan proses
autentifikasi (memberikan atau menolak ijin akses terhadap resource
disk, printer dll). Domain controller menggunakan SAM(Security
Account Manager) untuk menyimpan username dan password, ini
dilakukan secara terpusat. Samba merupakan aplikasi UNIX yang

163


memanfaatkan protocol SMB. Karena menggunakan protocol yang
sama yaitu SMB, maka dengan samba memungkinkan mesin linux
dapat berkomunikasi dengan mesin windows.
Samba dapat digunakan untuk :
a. Menghubungkan setiap mesin unix (termasuk linux) dengan mesin

DOS.
b. Menempatkan mesin unix sebagai Primary Domain Controller

sebagaimana yang dilakukan Windows NT/2000 server.
c. Berbagi (share) file dan printer pada semua computer yang

terhubung ke jaringan.
d. Membantu pengguna browsing di network neighborhood
e. Memberikan otentifikasi pada tiap client yang login ke dalam suatu

domain pada suatu jaringan.
• Smbd

Daemon yang memberikan layanan berbagi file dan printer
dalam sebuah jaringan yang menggunakan protocol smb.
Smbd uga memberikan otentikasi dan otorisasi bagi clientnya
• Nmbd
.Daemon yang memanfaatkan Windows Internet Name
Space(WINS), dan membantu client unutk browsing di
network neighborhood.

Selain 2 daemon utama di atas, aplikasi samba juga mempunyai
bebrapa program pendukung yaitu :
• Smbclient

Client dengan tampilan mirip ftp untuk mengakses SMB
resource share (mengakses share files).
• Smbtr
Program yang membackup data yang dishare. Mirip tar di
linux.
• Nmblookup
Program yang membantu mencari nama(names lookup)

164


dengan memanfaatkan NetBios over TCP/IP. Nmblookup
dapat digunakan untuk meresolve dari nama computer ke
nomor ip dan sebaliknya.
• Nmbpasswd
Program yang memungkinkan administrator mengatur
password yang terenkripsi yang dipergunakan oleh samba
server
• Smbstatus
Program yang memonitor status terakhir dari share resource
yang diberikan oleh server samba.
• Testpam
Program kecil untuk melakukan proses debug (memeriksa
parameter) terhadap file konfigurasi samba(smb.conf).
• Swat
Samba Web Administration Tool, program bantu yang
memberikan interface model web untuk mengadministrasi
samba. Swat mempermudah mengedit smb.conf mengatur
resource share, melihat status samba terakhir, dengan
dukungan file help yang sangat bermanfaat.

B. File Transfer Protocol (FTP)
FTP (File Transfer Protocol) adalah sebuah protokol aplikasi yang
mengijinkan mesin lokal dan remote client dan mesin server melakukan
transfer file menggunakan TCP yang memiliki mekanisme transport yang
handal. FTP mengkopi file lengkap dari satu mesin ke mesin lainnya (server
ke client atau client ke server). FTP akan menggunakan account/password
untuk login ke server atau menggunakan anonymous FTP jika diijinkan oleh
server.

FTP juga dapat melakukan :
• Akses secara interaktif
• Tipe data yang khusus (ASCII, EBCIDIC, binary, dan logical byte

165


size)
• Tipe file yang khusus (unstructured mode, record dan page)
• Mode transmisi (stream, block mode dan compressed mode)
• Kontrol format (nonprint, telnet format control dan Fortran carriage

control)

Tipe Operasi FTP :
• Connect ke sebuah remote host.
• Select sebuah directory.
• List file tersedia untuk transfer.
• Mendefinisikan Transfer Mode.
• Copy file ke / dari remote host.
• Disconnect dari remote host.

Protokol FTP :
• FTP menggunakan TCP dan IP sebagai mekasnisme transport.
• FTP tidak mempunyai format pesan (message).
• Berdasarkan client commands, server replies dan TCP untuk
transport data.
• Menggunakan two logical communication paths, satu untuk kontrol
(port 21) dan yang lain untuk pass data (port 20).
• Data/file yang akan ditransfer harus dispesifikasikan kedalam istilah
dari representation, structure, format control dan transmission mode.

Model FTP

166


1. Control Connection
• Menggunakan port 21 pada FTP Server dan secara lokal diasign
port pada FTP client.
• Koneksi terbentuk ketika client menetapkan suatu koneksi ke
server.
• Koneksi ini digunakan untuk FTP command dan mereplay untuk
mengontrol transfer data.

2. Data Transfer Connection
• Menggunakan port 21 pada FTP Server dan secara lokal di asign
port pada FTP client.
• Koneksi terbentuk jika ada permintaan dari masing-masing file
transfer dan berakhir saat masing-masing file telah ditransfer.

Management Connection
Ada 3 jenis pemakain data connection yaitu :
1. Mengirim sebuah file dari client ke server.
2. Mengirim sebuah file dari server ke client.
3. Mengirim daftar file atau direktori dari server ke client

Control connection akan tetap sepanjang durasi client dan server terkoneksi.
Sedangkan data connection akan dibentuk dan dibebaskan jika jika
diperlukan.

Prosedur normal adalah sebagai berikut :

1. Pembentukan data connection adalah dibawah kendali client karena
client yang mengirimkan peintah yang memerlukan data connection
seperti mengambil file (get file), menaruh file (put file) atau melihat
daftar direktori (list a directory).

2. Client memilih sebuah nomor port di host client sebagai ujung dari data
connection pada sisi client. Client secara pasif membuka port ini.

3. Client mengirim nomor port ini ke server melalui control connection
menggunakan perintah PORT.

167


4. Server menerima nomor port pada control connection dan meminta
active open pada port ini di host client. Dan server selalu menggunakan
port 20 sebagai ujung dari data connection di sisi server.

1. FTP Aktif
Pada FTP mode aktif, client membangun koneksi dari port random N
dimana N lebih besar dari 1024 dengan FTP server pada port 21.
Selanjutnya, client membuka port N+1 (listen) dan mengirim FTP command
PORT N+1 ke server FTP. FTP server akan membangun koneksi ke client
melalui port yang telah ditentukan oleh client untuk data dan pada sisi server
menggunakan port 20.
Untuk server yang berada dibelakang firewall, agar server dapat mensuport
mode aktif port berikut harus dibuka :
1) Port server FTP 21 dari port mana saja (Client memulai koneksi).
2) Port server FTP 21 ke ports > 1024 (Server merespon ke port control
pada sisi client).
3) Port server FTP 20 ke ports > 1024 (Server memulai koneksi data ke
data port pada sisi client).
4) Port server FTP 20 dari ports > 1024 (Client mengirimkan ACK ke port
data server).
Mode FTP aktif ini dapat digambarkan sebagai berikut :

168


1. Pada langkah 1, Client mengirimkan perintah PORT 1027 melalui port
command pada sisi client (port 1026).

2. Server kemudian mengirimkan ACK melalui port 21 pada sisi server ke
client pada langkah ke 2.

3. Pada langkah ke 3, server mengajukan koneksi pada data port (port 20)
pada sisiserver dengan data port pada sisi client yang telah ditentukan
sebelumnya.

4. Akhirnya client mengirimkan kembali ACK ke server seperti yang
diperlihatkan pada langkah ke 4.

Masalah utama dengan mode aktif ini terletak pada sisi client. Karena client
tidak pernah secara actual membuat koneksi ke port data pada server, client
hanya memberitahukan ke server port mana yang sedang listen dan server
akan membuat koneksi ke port yang sudah ditentukan pada sisi client. Pada
client yangberada di belakang firewall ini terlihat bahwa sistem yang ada di
luar yang akan menginisialisasikan koneksi dengan client di dalam dan
umumnya hal seperti ini akan diblok oleh firewall.

2. FTP Pasif
Perbedaan dalam memulai koneksi antara server dengan client
menghasilkan metode koneksi FTP pula. Metode berikutnya dikenal sebagai
mode pasif atau PASV, setelah client menggunakan perintah ini untuk
memberitahukan ke server bahwa koneksi yang akan dibuat adalah mode
pasif.
Pada mode FTP pasif kedua koneksi ke server diawali oleh client, ini untuk
mengatasi masalah pemblokiran yang dilakukan oleh firewall pada
incoming data port ke client dari server.Disaat dibuka koneksi FTP, client
membuka dua port lokal yang acak yaitu N > 1024 dan N+1. Port pertama
digunakan untuk menghubungi server pada port 21 (untuk control
connection) dan kemudian memberitahukan dengan perintah PASV untuk
memberitahukan bahwa client menggunakan mode pasif. Hasilnya adalah
server membukan port acak P > 1024 dan mengirim perintah PORT P ke
client. Client kemudian membangun koneksi dari port N+1 ke port P pada
sisi server untuk mentransfer data.

169


Dari sisi server yang berada dibelakang firewall, agar dapat mensupport
mode FTP pasif ini maka perlu membuka port sebagai berikut :
1. Port server FTP 21 dari port mana saja (Client memulai koneksi).
2. Port server FTP 21 ke ports > 1024 (Server merespon untuk port control

pada sisi client).
3. Port server FTP > 1024 dari mana saja (Client memulai koneksi data ke

port random yang ditentukan oleh server).
4. Port server FTP > 1024 ke remote port > 1024 (Server mengirimkan

ACK (dan data) ke port data pada sisi client).
Apabila digambarkan, koneksi mode FTP pasif akan terlihat seperti gambar
dibawah ini.

1. Pada langkah pertama, client menghubungi server pada port command
dan mengirimkan perintah PASV.

2. Kemudian server membalas pada langkah ke 2 dengan perintah PORT
2024, untuk memberitahukan ke client port mana yang dibuka untuk
koneksi data.

3. Langkah ke 3, client membuat data koneksi ke port yang telah
ditentukan server.

4. Akhirnya server kembali mengirimkan ACK ke port data pada sisi
client pada langkah ke 4.

170


Dengan menggunakan mode FTP pasif banyak masalah yang dapat
diselesaikan dari sisi client, tetapi akan menimbulkan masalah pada sisi
server. Jadi diperlukan untuk membuka port besar diatas 1024 pada sisi
server. Beberapa aplikasi FTP server seperti WU-FTP dapat ditentukan
rentang port yang dapat digunakan.
Masalah ke dua yang timbul adalah ada aplikasi client yang tidak mensuport
mode pasif. Sebagai contoh aplikasi FTP command line yang disediakan
oleh Solaris tidak mensuport mode pasif, dan juga ncftp aplikasi yang
disediakan oleh pihak ketiga.
Dengan semakin populernya pengggunaa WWW, banyak orang lebih
cenderung menggunakan web browser sebagai FTP client. Kebanyakan
browser hanya mensuport mode pasif ketika mengakses URL ftp://. Ini
tentunya dapat berdampak positif atau negatif tergantung konfigurasi server
dan firewall.
Proses FTP

• Server menetapkan passive open ke port 21 dan menunggu koneksi dari
client.

• Client melakukan active open pada server port 21 untuk menetapkan
control connection.
• Client mem-pass port data connection-nya ke server selama client
ktif membuka server.
• Client mem-pass account name dan password dari user ke server.

171


• Client mengirim perintah untuk mengindikasikan, Nama file name
, Tipe data, Tipe file/format control, Mode transmisi , Arah dari
transmisi ( ke/dari client).

• Setelah client/server mengubah server issues sebuah active open ke
client port data connection pada client. Server berkhir dengan selalu
menggunakan port 20 untuk data connection.

1.3 Alat dan Bahan
Adapun alat dan bahan yang digunakan yaitu :
1. Laptop
2. Software VirtualBox
3. ISO debian-9.13.0-amd64-DVD-2
4. Modul 7

1.4 Langkah-langkah Percobaan
LANGKAH – LANGKAH KONFIGURASI FTP DI DEBIAN
Sebelum menginstall ftp di debian server harus terhubung ke internet atau sudah
memiliki cd/dvd debian agar saat instalasi proFTPd berhasil. Disini sebagai
contoh konfigurasi kali ini menggunakan virtualbox.
1. Buka debian anda dan login, ketik perintah su agar menjadi user root.

109_Dicky Wahyu Pratama

172


2. Setelah itu konfigurasi IP address pada interfaces, ketik perintah dibawah
ini dan IP address sesuaikan dengan keinginan contoh gambar dibawah :
nano /etc/network/interfaces.

109_Dicky Wahyu Pratama

3. Simpan dan restart dengan menjalankan perintah:
/etc/init.d/networking restart

109_Dicky Wahyu Pratama

4. Selanjutnya install proFTPd, jika muncul proFTPd configuration pilih
standalone, berikut perintahnya:
apt-get install proftpd

109_Dicky Wahyu Pratama

5. Setelah instalasi berhasil, selanjutnya buka direktori proftpd untuk
melakukan konfigurasi, jalankan perintah dibawah ini:
nano /etc/proftpd/proftpd.conf

6. Setelah itu tambahkan beberapa script di bagian paling bawah.
<Anonymous /home/dicky>
User dicky
</Anonymous>

173


109_Dicky Wahyu Pratama

a. <Anonymous /home/dicky> = Adalah direktori penyimanan data yang
nanti akan diakses pada ftp.

b. User dicky = adalah nama user yang akan mengakses ftp tersebut.
c. </Anonymous> penutupan dari script
7. Simpan konfigurasi diatas lalu restart proFTPd:
/etc/init.d/proftpd restart

109_Dicky Wahyu Pratama

8. Buat folder dalam /home/debian, debian adalah nama username dari debian

saya jika anda menggunakan username nama anda sendiri ubahlah script

diatas dan sesuaikan. Berikut cara buat folder di direktori:

cd /home/dicky

mkdir 109 109_Dicky Wahyu Pratama

9. Buat user yang sudah didaftarkan tadi, ketik perintah:
adduser dicky

10. Restart proFTPd :
/etc/init.d/proftpd restart

109_Dicky Wahyu Pratama
174


Akses FTP di Client
Langkah terakhir adalah setting client dengan jaringan yang sama seperti di
interfaces, lalu buka file manajer lalu jalankan pada tab url ftp://192.168.109.1
ini adalah contoh ip saya, ganti ip sesuai ip address yang anda konfigurasi. Jika
ftp sudah terbuka, ftp akan meminta username dan password masukan user yang
sudah didaftarkan pada form tersebut.

CARA KONFIGURASI SAMBA SERVER DEBIAN
Sebelum memulai konfigurasi samba server kalian buka terminal di sistem
debian nya.
STEP 1

109_Dicky Wahyu Pratama

Install samba dengan perintah apt-get install samba
STEP 2

109_Dicky Wahyu Pratama

Kemudian buat folder untuk di share dengan perintah mkdir /home/folder

175


STEP 3

109_Dicky Wahyu Pratama

Setelah membuat folder yang tadi di buat kalian berikan hak akses dengan
perintah chmod 755 /home/folder

STEP 4

109_Dicky Wahyu Pratama

Kemudian edit file smb.conf dengan mengunakan perintah nano
/etc/samba/smb.conf
STEP 5

109_Dicky Wahyu Pratama

Pada baris ke 25 tambahkan kalimat unix charset = UTF-8 dan baris 30
tambahkan kata kalimat workgroup = WORKGROUP
STEP 6

109_Dicky Wahyu Pratama

Pada baris ke 48 interfaces = 127.0.0.0/8 192.168.109.1 eth0
STEP 7

109_Dicky Wahyu Pratama

Langkah selanjutnya edit di baris 55 bind interfaces only = yes

176


STEP 8

109_Dicky Wahyu Pratama

Kemudian tambahkan pada baris line ke 60 map to guest = bad user
STEP 9

109_Dicky Wahyu Pratama

Pada line terakir tambahkan seperti gambar yang saya screenshoot di atas ini
karena panjang saya males nulisnya.

STEP 10

109_Dicky Wahyu Pratama

Setelah itu restart samba dengan perintah service smbd restart

177


STEP 11

109_Dicky Wahyu Pratama

Kemudian kamu cek pada client dengan memasukan alamat ip yang kita setting
tadi yaitu 192.168.109.1 dengan cara menekan win+r di keyboard.
1.5 Hasil dan Analisa Percobaan

Analisa :
Pada gambar diatas merupakan sebuah Langkah – Langkah dari
penginstalan dan pengkonfigurasian FTP (File Transfer Protocol) dan
Samba Server yang digunakan untuk transfer yang mengizinkan untuk read
dan write dari server (Debian linux) dan saling terhubung ke client (OS
Windows) yang akan melakukan transmisi pengiriman data melalui file
manajer maupun software tambahan.

178


1.6 Tugas
1. Lakukan instalasi samba dan FTP !
2. Buatlah konfigurasi samba dan FTP menggunaka nama dan nim !
JAWABAN
1. Instalasi samba dan FTP
a. Samba

b. FTP

2. Konfigurasi samba dan FTP menggunaka nama dan nim
a. FTP
• Masuk file konfigurasi nano /etc/proftpd/proftpd.conf
• Setelah itu tambahkan script di file diatas, yaitu :
<Anonymous /home/dicky>
User dicky
</Anonymous>

179


• Setelah itu membuat folder untuk diakses dengan cara :
cd /home/dicky
mkdir 109

• Lalu restart layanan FTP Server /etc/init.d/proftpd restart
b. Samba

• Buat folder untuk di share dengan perintah mkdir /home/share
• Setelah membuat folder buat hak akses perintah chmod 755

/home/folder
• Kemudian edit file dengan perintah nano /etc/samba/smb.conf
• Lalu edit pada baris ke 48 interfaces = 127.0.0.0/8 192.168.109.1

• Pada line terakhir isikan script seperti di modul, yaitu :

180


• Setelah itu restart layanan samba dengan perintah
• Kemudian cek dari IP Client dengan mengakses IP Server
• Maka hasilnya seperti ini

181


1.7 Kesimpulan
FTP (File Transfer Protocol) adalah sebuah protokol aplikasi yang mengijinkan
mesin lokal dan remote client dan mesin server melakukan transfer file
menggunakan TCP yang memiliki mekanisme transport yang handal. FTP
mengkopi file lengkap dari satu mesin ke mesin lainnya (server ke client atau
client ke server).

1.8 Lampiran

Gambar 1.1 Bukti Mengikuti Praktikum

182


PENUTUP LAPORAN AKHIR
A. Saran

Adapun sejumlah hal yang perlu penulis sampaikan sebagai saran dalam
laporan akhir ini yaitu banyak-banyaklah menacari sumber lain sebagai contoh
dalam pengerjaan praktikum. Alangkah baiknya jika pengerjaan praktikum bisa
dipandu langsung oleh asisten praktikum, agar memudahkan praktikan dalam
pelaksanaan praktikum.

183


DAFTAR PUSTAKA
Dicky Wah. Pra 2022. Laporan Praktikum Modul I : TCP/IP Subnetting.
Bojonegoro : Kelas 3D
Dicky Wah. Pra. 2022. Laporan Praktikum Modul II : Crimping Kabel.
Bojonegoro : Kelas 3D
Dicky Wah. Pra. 2022. Laporan Praktikum Modul III : Routing.
Bojonegoro : Kelas 3D
Dicky Wah. Pra. 2022. Laporan Praktikum Modul IV : Software dan
Simulasi Jaringan, DHCP dan DNS Server. Bojonegoro : Kelas 3D
Dicky Wah. Pra. 2022. Laporan Praktikum Modul V : Perintah Dasar Linux
dan Sistem Backup. Bojonegoro : Kelas 3D
Dicky Wah. Pra. 2022. Laporan Praktikum Modul VI : DHCP dan DNS
Server di Linux. Bojonegoro : Kelas 3D
Dicky Wah. Pra. 2022. Laporan Praktikum Modul VII : Web Server.
Bojonegoro : Kelas 3D
Dicky Wah. Pra. 2022. Laporan Praktikum Modul VIII : Samba dan File
Transfer Protocol. Bojonegoro : Kelas 3D

184


DAFTAR RIWAYAT HIDUP

Data Pribadi : Dicky Wahyu Pratama
Nama : Bojonegoro 09 Desember 2003
Tempat Tanggal Lahir : Dsn. Ngujo, RT/RW 04/02, Ds. Woro, Kec.
Alamat Kepohbaru, Kab. Bojonegoro
: [email protected]
Email

Riwayat Pendidikan 2009 – 2015
SDN Woro 2015 – 2018
Ds. Woro, Kec. Kepohbaru, Kab. Bojonegoro 2018 - 2021
SMPN 1 Baureno 2021 - sekarang
Ds. Pasinan , Kec. Baureno, Kab. Bojonegoro
SMKN 4 Bojonegoro
Jl. Raya Sukowati-Surabaya, Kec. Kapas, Kab. Bojonegoro
Universitas Trunojoyo Madura
Kecamatan Kamal, Bangkalan Jawa Timur

185


Click to View FlipBook Version