Dokumen Perencanaan dan
evaluasi capaian kinerj tahun
sebelumnya.
d) Bagian Perencanaan menginput ke
dalam aplikasi KRISNA untuk
selanjutnya dilakukan
pembahasan tiga pihak
(Kemenkeu, Bappenas dan
Kemendagri)
e) Setelah dilakukan pembahasan
tiga pihak dan di setujui,
Dokumen Renja disampaikan ke
Biro Perencanaan.
Syarat dan -
ketentuan Sesuai jam kerja
pemberian layanan
Jam Operasional
Layanan
1.2.4 Layanan Fasilitasi Penyusunan Kerangka Acuan Kinerja
52 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I 49
I
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I
1.2.4 Layanan Fasilitasi Penyusunan Kerangka Acuan Kinerja
52 | (KAK) dan Rancangan Anggaran Biaya (RAB) lNingEkuDnIgSanII
KATALO G LAYA N ASNeluKruEhS EUKnRit E TKeArRjaI AdTi A
Cakupan Pengguna
Layanan Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan.
Dasar Hukum a) Peraturan Presiden No. 18 Tahun
2020 tentang RPJMN 2020-2024;
b) Permendagri No. 67 Tahun 2020
tentang Renstra Kemendagri
Tahun 2020-2024;
c) Kepmendagri No…. Tahun 2021
tentang Renstra Ditjen Bina
Administrasi Kewilayahan Tahun
2020-2024;
d) PMK Nomor. 119/PMK.02/2020
tentang Standar Biaya Masukan
Tahun Anggaran 2021.
Tata Cara a) Direktorat/Sekretariat
menyiapkan usulan KAK dan RAB
usulan kegiatan sesuai dengan
format yang disampaikan oleh
Bagian Perencanaan.
b) Usulan KAK dan RAB yang telah
selesai disusun, disampaikan
kepada pimpinan unit kerja
Eselon II penanggung jawab untuk
ditandatangani.
c) Direktorat/Sekretariat
50 53 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S II
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I
menyampaikan usulan KAK dan
RAB kegiatan kepada Sekretaris
Ditjen disertai dengan nota dinas
pengantar
d) Pengguna layanan diharapkan
untuk dapat mengakses barcode
sebagaimana tertera dalam kolom
tatacara.
Respon Layanan a) Sekretaris Ditjen memberikan
disposisi kepada Bagian
Perencanaan untuk
menindaklanjuti KAK dan RAB
dari Direktorat.
b) Bagian perencanaan meneliti KAK
dan RAB yang diusulkan oleh
Direktorat dan dituangkan ke
dalam Berita Acara penelitian.
Syarat dan c) Bila terdapat perbaikan, KAK dan
ketentuan
pemberian layanan RAB dikembalikan kepada Subdit
bagian penanggung jawab untuk
dilakukan perbaikan.
Dalam hal Subdit/Bagian tidak
menyampaikan usulan KAK dan RAB
perbaikan sesuai batas waktu yang
telah ditetapkan, dalam rangka tertib
54 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I
I51
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I
Jam Operasional admnistrasi Bagian Perencanaan
Layanan berhak melakukan intervensi terhadap
RKA-K/L Subdit atau melakukan
pemblokiran.
Sesuai jam kerja
1.2.5 Layanan Fasilitasi Penyusunan RKA-K/L (DIPA) Tahunan
Cakupan Pengguna Seluruh Unit Kerja di lingkungan
Layanan Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan.
Dasar Hukum a) Peraturan Presiden No. 18 Tahun
2020 tentang RPJMN 2020-2024;
b) Permendagri No. 67 Tahun 2020
tentang Renstra Kemendagri
Tahun 2020-2024;
c) Kepmendagri No…. Tahun 2021
tentang Renstra Ditjen Bina
Administrasi Kewilayahan Tahun
2020-2024;
d) PMK Nomor. 119/PMK.02/2020
tentang Standar Biaya Masukan
Tahun Anggaran 2021.
Tata Cara a) Direktorat menyiapkan usulan
RAB dengan mengacu pada
dokumen Renja.
b) Usulan RAB yang telah selesai
55 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I
52 I
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I
disusun, disampaikan kepada
pimpinan unit kerja penanggung
jawab untuk ditandatangani.
c) Direktorat menyampaikan usulan
RAB kepada Sekretaris Ditjen
disertai dengan nota dinas
pengantar.
d) Pengguna layanan diharapkan
untuk dapat mengakses barcode
sebagaimana tertera dalam kolom
tatacara.
Respon Layanan a) Sekretaris Ditjen memberikan
disposisi kepada bagian
perencanaan untuk
menindaklanjuti usulan RAB dari
Direktorat/Sekretariat.
b) Bagian Perencanaan meneliti RAB
yang diusulkan oleh Direktorat
dan dituangkan ke dalam Berita
Acara penelitian.
c) Dokumen RAB direviu oleh APIP
dan Biro perencanaan dengan
melibatkan Bagian Perencanaan
serta unit kerja pengusul untuk
mengecek kesesuaian antara RAB
dengan RENJA.
56 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I
I53
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I
d) Setelah direviu oleh APIP, Bagian
Perencanaan menginput ke
aplikasi SAKTI yang selanjutnya
dilakukan penelaahan oleh DJA
dan Biro Perencanaan untuk
diterbitkan menjadi DIPA.
e) Bila terdapat perbaikan, RAB
dikembalikan kepada unit kerja
penanggung jawab untuk
dilakukan perbaikan.
f) RAB hasil perbaikan diinput ke
dalam aplikasi SAKTI.
Syarat dan Dalam hal subdit tidak menyampaikan
ketentuan
pemberian layanan usulan RAB perbaikan sesuai batas
Jam Operasional waktu yang telah ditetapkan, Bagian
Layanan
Perencanaan berhak melakukan
intervensi terhadap RKA-K/L Subdit
atau melakukan pemblokiran.
Sesuai jam kerja
54 1.2.6 Layanan Fasilitasi Surat Persetujuan Eselon I pada
57K|AKTAATLOAGL OLAGYALNAAYNAKNEASENKRK EETSAERKIARTEATNAERDI IASTI AI N E D I S I
I
1.2.6 Layanan Fasilitasi Surat Persetujuan Eselon I pada
57 | K A T AUsLuOlaGn L RAeYviAsiN ASNatkKerE S EDeKkRonEsTenAtRraIsAi T DA aNn E DTuIgSaIs
Pembantuan (DKTP) I
Cakupan Pengguna Seluruh Unit Kerja di lingkungan
Layanan Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan.
Dasar Hukum a) PMK Nomor. 208/2020 tentang
Tata Cara Revisi Anggaran Tahun
2021;
b) PMK Nomor. 119/PMK.02/2020
tentang Standar Biaya Masukan
Tahun Anggaran 2021;
Tata Cara a) Kuasa Pengguna Anggaran (KPA)
Satker DKTP menyiapkan usulan
revisi dengan mengacu pada PMK
tentang Tata Cara Revisi
Anggaran.
b) KPA Satker DKTP mengajukan
usulan persetujuan Eselon I
kepada Dirjen Bina Adwil cq
Sekretaris Ditjen dengan
dilengkapi surat pengantar sesuai
pada format PMK Tata Cara Revisi
Anggaran dan matriks semula
menjadi.
c) Setelah persetujuan Eselon I
terbit, KPA Satker DKTP
mengajukan usulan revisi
58 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I 55
I
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I
anggaran melalui aplikasi SAKTI
sesuai dengan kewenangannya.
d) Pengguna layanan diharapkan
untuk dapat mengakses barcode
sebagaimana tertera dalam kolom
tatacara.
Respon Layanan a) Sekretaris Ditjen memberikan
disposisi kepada Bagian
Perencanaan untuk
menindaklanjuti usulan revisi
dari Satker DKTP.
Syarat dan b) Bagian Perencanaan meneliti
usulan revisi yang diajukan
Satker DKTP. Bila telah sesuai,
Bagian Perencanaan mengajukan
konsep surat persetujuan Eselon I
kepada Sekretaris Ditjen yang
telah mendapatkan paraf unit
kerja teknis pembina DKTP.
c) Bagian Perencanaan melakukan
approval persetujuan unit Eselon
I pada aplikasi SAKTI setelah
Sekretaris Ditjen menandatangani
surat persetujuan.
Surat persetujuan akan diproses
59 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I
56 I
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I
ketentuan setelah seluruh persyaratan
pemberian layanan
terpenuhi.
Jam Operasional
Layanan Sesuai jam kerja
1.3 LAYANAN BIDANG DATA, MONITORING DAN EVALUASI
1.3.1 Layanan Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi (PPID)
Cakupan Pengguna Seluruh Unit Kerja di lingkungan
Layanan Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan.
Dasar Hukum a) Peraturan Pemerintah No. 61
Tahun 2010 tentang Pelaksanaan
UU No. 14 Tahun 2008 tentang
Keterbukaan Informasi Publik;
b) Permendagri No. 03 Tahun 2017
tentang Pedoman Pengelolaan
Pelayanan Informasi dan
Dokumentasi Kemendagri dan
Pemda.
Tata Cara a) Subdit sebagai regulator teknis
menginventarisasi produk
kebijakan yang telah diterbitkan
serta data pendukung kegiatan
berupa paparan, sambutan, press
release, dan/atau
dokumentasi/foto (max 5 foto)
kegiatan.
b) Data-data sebagaimana dimaksud
60 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I
I57
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I
di atas, diunggah ke dalam Cloud
Adwil sesuai akun Subdit masing–
masing dalam bentuk “pdf”.
c) Pengunggahan data dilakukan
paling lambat:
1) Pada tanggal berlaku, untuk
produk kebijakan.
2) Setelah selesai pelaksaan
kegiatan, untuk data
pendukung kegiatan.
d) Pengguna layanan diharapkan
untuk dapat mengakses barcode
sebagaimana tertera dalam kolom
tatacara.
Respon Layanan a. PIC pada bagian perencanaan
melakukan validasi dan verifikasi
data yang diunggah oleh masing–
masing Subdit ke dalam Cloud
Adwil berdasarkan kolom – kolom
folder yang telah disediakan.
b. Data yang telah divalidasi dan
diverifikasi diunggah ke dalam
aplikasi (web-based-dipastikan
61embali) PPID oleh PIC pada
61 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I
58 I
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I
Syarat dan bagian perencanaan.
ketentuan -
pemberian layanan Sesuai jam kerja
Jam Operasional
Layanan
1.3.2 Layanan Pengaduan melalui Aplikasi Lapor
Cakupan Pengguna Seluruh Unit Kerja di lingkungan
Layanan Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan.
Dasar Hukum a) Peraturan Presiden No. 76 Tahun
2013 tentang Pengelolaan
Pengaduan Pelayanan Publik;
b) Permen PAN-RB No.46 Tahun 2020
tentang Roadmap Pengembangan
Sistem Pengelolaan Pengaduan
Pelayanan Publik Nasional Tahun
2020-2024.
Tata Cara a) PIC pada masing-masing
Direktorat berkoordinasi dengan
subdit yang menjadi sasaran
pengaduan setelah mendapatkan
informasi pengaduan dari Bagian
Perencanaan untuk mendapatkan
jawaban pengaduan.
b) Jawaban pengaduan diinput ke
62 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I
I59
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I
dalam aplikasi lapor.go.id oleh PIC
masing-masing Direktorat melalui
akun yang telah dimilki.
c) PIC masing-masing Direktorat
melakukan rekapitulasi
pengaduan setiap akhir bulan dan
membuat laporan kepada Direktur
dengan tembusan bagian
perencanaan.
d) Pengguna layanan diharapkan
untuk dapat mengakses barcode
sebagaimana tertera dalam kolom
tatacara.
Respon Layanan a) Bagian perencanaan
mengidentifikasi pengaduan
sesuai dengan tupoksi untuk
kemudian didistribusikan kepada
masing – masing admin/PIC
Direktorat melalui akun aplikasi
lapor.go.id yang sudah disediakan
dan mengkonfirmasi kepada PIC
Direktorat yang bersangkutan.
b) Bagian Perencanaan melakukan
konfirmasi kembali kepada PIC
Direktorat apabila dalam waktu 3
(tiga) hari kerja pengaduan belum
63 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I
60 I
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I
ditindaklanjuti.
c) Apabila dalam waktu 5 (lima) hari
kerja pengaduan belum
ditindaklanjuti, akan diberikan
surat peringatan kepada
Direktorat yang bersangkutan
Syarat dan -
ketentuan
pemberian layanan Sesuai jam kerja
Jam Operasional
Layanan
1.3.3 Layanan Peliputan dan Pengelolaan Pemberitaan &
Publikasi Ditjen Bina Adwil
Cakupan Pengguna Seluruh Unit Kerja di lingkungan
Layanan Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan.
Dasar Hukum a) UU No. 14 Tahun 2008 tentang
Keterbukaan Informasi Publik.
b) Peraturan Pemerintah No. 61
Tahun 2010 tentang Pelaksanaan
Undang – Undang No. 14 Tahun
2008 tentang Keterbukaan
Informasi Publik.
c) Permendagri No. 3 Tahun 2017
tentang Pedoman Pengelolaan
Pelayanan Informasi dan
64 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I
I61
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I
Dokumentasi Kementerian Dalam
Negeri dan Pemerintahan Daerah.
d) SOP Kemendagri No
060.1/1158/2021 tentang
Layanan Pengelolaan Pemberitaan
dan Publikasi Ditjen Bina Adwil.
e) SOP Kemendagri No
060.1/1159/2021 tentang
Layanan Peliputan Kegiatan
Strategis Ditjen Bina Adwil.
Tata Cara a) Subdit menyampaikan
permohonan peliputan kegiatan
kepada bagian perencanaan
melalui Kasubag TU Direktorat
masing-masing, maksimal 1 (satu)
minggu sebelum kegiatan tersebut
berlangsung.
b) Subdit menyiapkan pemberitaan
hasil kegiatan yang akan di
publikasikan melalui Kasubag TU
Direktorat masing – masing.
c) Kasubag TU memvalidasi hasil
pemberitaan dan meneruskan
kepada bagian perencanaan untuk
dipublikasikan.
d) Pengguna layanan diharapkan
65 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I
62 I
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I
untuk dapat mengakses barcode
sebagaimana tertera dalam kolom
tatacara.
Respon Layanan Bagian perencanaan bekerja sama
Syarat dan dengan bagian umum menindaklanjuti
ketentuan
pemberian layanan permohonan peliputan dengan
Jam Operasional
Layanan menugaskan Tim Peliputan ke
kegiatan yang dimaksud dan
melakukan verifikasi dan publikasi
terhadap pemberitaan yang bersifat
strategis dari masing – masing
Kasubag TU Direktorat ke dalam
Website Ditjen Bina Adwil.
-
Sesuai jam kerja
1.3.4 Layanan Pengaduan Jaringan
Cakupan Pengguna Seluruh Unit Kerja di lingkungan
Layanan Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan.
Dasar Hukum SOP Kemendagri No 060.1/1157/2021
tentang Layanan Pengaduan Jaringan.
Tata Cara a) Pegawai di lingkukan Ditjen Bina
Adwil menyampaikan
66 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I
I63
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I
permasalahan jaringan internet
kepada Kasubbag TU masing-
masing Direktorat.
b) Kasubbag TU Direktorat
melakukan konfirmasi
permasalahan jaringan internet
(LAN dan WI-FI) yang digunakan
dan melaporkan kepada PIC
bagian perencanaan.
c) Pengguna layanan diharapkan
untuk dapat mengakses barcode
sebagaimana tertera dalam kolom
tatacara.
Respon Layanan Bagian perencanaan menindaklanjuti
Syarat dan pengaduan permasalahan jaringan
ketentuan
pemberian layanan internet (LAN dan WI-FI) yang
Jam Operasional
Layanan digunakan serta berkoordinasi dengan
para pihak terkait
-
Sesuai jam kerja
1.3.5 Layanan Pengaduan Penyalahgunaan Sistem Informasi
67 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I
64 I
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I
Layanan Sesuai jam kerja
1.3.5 Layanan Pengaduan Penyalahgunaan Sistem Informasi
Cakupan Pengguna Seluruh Unit Kerja di lingkungan
67 | K A T ALLayOaGnanL A Y A N ADNitjeKn EBSinEaKARdmE iTnAistRraI sAi TKeAwNilayEaDhaI nS.I
SOP Kemendagri No 060.1/1156/2021I
Dasar Hukum
tentang Layanan Pengaduan
Penyalahgunaan Sistem Informasi.
Tata Cara a) Pegawai di lingkungan Ditjen Bina
Adwil memberikan informasi dan
membuat laporan pengaduan
kepada Bagian Perencanaan dan
Kasubbag TU masing-masing
Direktorat terkait penyalahgunaan
sistem informasi.
b) Pengguna layanan diharapkan
untuk dapat mengakses barcode
sebagaimana tertera dalam kolom
tatacara.
Respon Layanan Bagian perencanaan melakukan tindak
lanjut terhadap penyalahgunaan
sistem informasi dan melaporkannya
(mengordinasikan) kepada pihak-pihak
terkait.
Syarat dan -
ketentuan Sesuai jam kerja
pemberian layanan
Jam Operasional
Layanan
68 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I 65
I
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I
1.3.6 Layanan Bank Data
Cakupan Pengguna Seluruh Unit Kerja di lingkungan
Layanan Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan.
Dasar Hukum Peraturan Presiden No.39 Tahun 2019
tentang Satu Data Indonesia;
Tata Cara a) Subdirektorat pada masing-
masing Direktorat melakukan
penginputan, updating, dan
pengunggahan data sesuai dengan
slot folder yang telah disediakan
pada aplikasi Cloud Adwil.
b) Penginputan dan updating data
sebagaimana dimaksud, berisikan
hal – hal sebagai berikut:
1. Data Kinerja;
2. Dokumen (Word, Excel, Power
Point, pdf);
3. Regulasi;
4. Press Release; dan
5. Data – data yang bersifat
strategis lainnya.
c) Pengguna layanan diharapkan
untuk dapat mengakses barcode
sebagaimana tertera dalam kolom
tatacara.
Respon Layanan a) Bagian Perencanaan memberikan
69 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I
66 I
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I
Syarat dan akses login pada aplikasi Cloud
ketentuan Adwil (username dan password)
pemberian layanan untuk masing-masing Direktorat
Jam Operasional dan Subdirektorat.
Layanan b) Bagian Perencanaan melakukan
monitoring data yang sudah di
masukkan oleh Direktorat dan
Subdirektorat.
c) Bagian Perencanaan melakukan
konfirmasi kepada TU masing-
masing Direktorat terhadap
Data/Informasi yang belum
terinventarisasi dalam Cloud Adwil
-
Sesuai jam kerja
1.3.7 Layanan Pergantian Username Dan Password
Cakupan Pengguna Seluruh Unit Kerja di lingkungan
Layanan Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan.
Dasar Hukum SOP Kemendagri No 060.1/1155/2021
tentang Layanan Pergantian Username
dan Password.
Tata Cara a) Pegawai di lingkungan Ditjen Bina
70 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I
I67
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I
Adwil melakukan permohonan
reset password sistem dan/atau
aplikasi kepada Bagian
APderweinl canmaaenlakmueklanlui KpaesrumbobhaognTaUn
rmesaestingp-amsaswsinorgdDisriesktteomrat.dan/atau
b) aPpelnikgagusina lakyeapnaadna diharBaapgkiaann
PuenrteunkcandaapnatmmeleanlugiakKsaessubbbaargcoTdUe
mseabsaingagi-mmaansaingteDrtireeraktodraalta.m kolom
b) Ptaetnagcgaurna.a layanan diharapkan
Respon Layanan Baguianntuk pdearpenatcanmaeanngaksmesembbaerrcikodane
Respon Layanan passsewbaorgdaimyaannga btaerruterkaepdaadlaampekgoalwomai
Syarat dan
ketentuan yantgatacarma.elakukan permohonan
pemberian layanan Bpearguiabnahanp.erencanaan memberikan
Syarat dan password yang baru kepada pegawai
JamkeOtepnetruasainonal yang melakukan permohonan
pembeLraiyaannlaanyanan -perubahan.
-Sesuai jam kerja
Jam Operasional Sesuai jam kerja
Layanan
1.3.8 Layanan Permintaan Izin Pemanfaatan Server (Alokasi
Server)
Cakupan Pengguna Seluruh Unit Kerja di lingkungan
71 1|.K3.A8 T ALLLaayOyaaGnnaanLnAPYerAmNinAtDaNiatnjeKnIzEBinSinEPaKeAmRdamEniTfnaAiasttRarnaI sAiSTKereAvweNirla(yEAalDhokaI anSs.Ii
DasSaerrHveurk) um
SOP Kemendagri No 060.1/1154/2021I
68 Cakupan Pengguna Steenlutarunhg ULanyitanaKnerjaPerdmi inltinaagknungIzainn
71K|AKTAATLOA GL OLAGYAL NAAYNAKNEASPNEemKaKRnEEfaTSaAEtRaKnIRASTEeArTvNeArER(ADI lIAoSkTIaAsI iNSerEvDerI) S I
a) Direktorat melakukan koordinasIi
Tata Cara
Layanan Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan.
Dasar Hukum SOP Kemendagri No 060.1/1154/2021
tentang Layanan Permintaan Izin
Tata Cara Pemanfaatan Server (Alokasi Server)
a) Direktorat melakukan koordinasi
Respon Layanan
dengan bagian perencanaan terkait
alokasi server dengan memberikan
informasi tentang fungsi dan
manfaat aplikasi, spesifikasi server
serta pendukungnya.
b) Pengguna layanan diharapkan
untuk dapat mengakses barcode
sebagaimana tertera dalam kolom
tatacara.
a) Bagian perencanaan melakukan
konfirmasi besaran alokasi server
b) Bagian perencanaan melakukan
testing aplikasi yang diberikan
dari direktorat
c) Bagian perencanaan melakukan
koordinasi terkait ketersediaan
server untuk aplikasi.
Syarat dan -
ketentuan Sesuai jam kerja
pemberian layanan
Jam Operasional
Layanan
72 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I
1.3.9 Layanan Pengajuan Data Pokok Baru Yang BersifaIt
Strategis 69
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I
Cakupan Seluruh Unit Kerja di lingkungan Ditjen
Layanan
1.3.9 Layanan Pengajuan Data Pokok Baru Yang Bersifat
Strategis
Cakupan Seluruh Unit Kerja di lingkungan Ditjen
Pengguna Layanan Bina Administrasi Kewilayahan.
Dasar Hukum SOP Kemendagri No 060.1/1153/2021
tentang Layanan Pengajuan Data Pokok
Baru yang Bersifat Strategis.
Tata Cara a) Subdit melakukan identifikasi
potensi data pokok yang bersifat
strategis dengan mengacu kepada
target yang ada pada Renja dan Isu
– isu yang bersifat strategis
nasional.
b) Subdit mengajukan usulan data
pokok baru kepada bagian
perencanaan.
Respon Layanan a) Bagian perencanaan melakukan
validasi data pokok baru yang
diusulkan oleh Direktorat.
b) Bagian perencanaan melakukan
updating data pokok baru dan
menyampaikan kepada Pusdatin
Kemendagri.
Syarat dan -
ketentuan
73 | K A TpeAmL bOeGrianL A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I
layanan I
Jam Operasional Sesuai jam kerja
Layanan
70
K1A.3T.A10LOG LLaAyYanAaNnANFaKsEiliStaEsKi RPEeTnAgiRnpIAuTtaAnN PEeDnIcSaIpaIian Kinerja
Output Pada Aplikasi Smart Kemenkeu Dan Aplikasi
ketentuan Sesuai jam kerja
pemberian
layanan
Jam Operasional
Layanan
1.3.10 Layanan Fasilitasi Penginputan Pencapaian Kinerja
Output Pada Aplikasi Smart Kemenkeu Dan Aplikasi
E-Monev Bappenas
Cakupan Pengguna Seluruh Unit Kerja di lingkungan
Layanan Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan.
Dasar Hukum a) Peraturan Pemerintah No.39 Tahun
2006 tentang Tata Cara
Pengendalian dan Evaluasi
Pelaksanaan Renaca
Pembangunan;
b) PMK No.214/PMK.02/2017 tentang
Pengukuran dan Evaluasi Kinerja
Anggaran atas Pelaksanaan RKA
K/L.
Tata Cara a) Subdit menyiapkan dan 74enyusun
data realisasi capaian akuntabilitas
unit kerja eselon II lingkup Ditjen
Bina Adwil berdasarkan hasil
pelaksanaan kegiatan sesuai
dengan matrik pengendalian
kinerja yang telah disampaikan
74 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I
I
71
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I
oleh Bagian Perencanaan.
b) Pengguna layanan diharapkan
untuk dapat mengakses barcode
sebagaimana tertera dalam kolom
tatacara.
Respon Layanan a) Bagian Perencanaan melakukan
validasi data kepada masing-
masing unit kerja eselon II lingkup
Ditjen Bina Adwil untuk
mensinkronkan dengan hasil
capaian kinerja yang telah
dilaksanakan. Pelaksanaan
validasi data dilaksanakan setiap
Bulan.
b) Bagian Perencanaan melakukan
penginputan data yang telah
tervalidasi ke dalam Aplikasi
Sistem Monitoring dan Evaluasi
Kinerja Terpadu Kementerian
Keuangan (SmArt) dan e-Monev
Bappenas berdasarkan hasil
sinkronisasi data realisasi capaian
akuntabilitas dengan hasil
capaian kinerja.
75 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I
72 I
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I
Syarat dan c) Hasil penginputan ke dalam
ketentuan Aplikasi tersebut, sebagai bentuk
pemberian layanan laporan monitoring dan evaluasi
Jam Operasional terhadap pencapaian kinerja
Layanan Bulanan, Triwulanan, Semesteran
dan Akhir Tahun Anggaran Ditjen
Bina Adwil.
-
Sesuai jam kerja
1.3.11 Layanan Pengaduan Aplikasi Sistem Informasi Di
Lingkup Ditjen Bina Adwil
Cakupan Pengguna Seluruh Unit Kerja di lingkungan
Layanan Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan.
Dasar Hukum a) Peraturan Presiden No. 76 Tahun
2013 tentang Pengelolaan
Pengaduan Pelayanan Publik;
b) Permen PAN-RB No.46 Tahun 2020
tentang Roadmap Pengembangan
Sistem Pengelolaan Pengaduan
Pelayanan Publik Nasional Tahun
2020-2024.
Tata Cara a) Direktorat menyampaikan
76 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I
I73
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I
informasi kepada bagian
perencanaan terkait masalah yang
terjadi pada aplikasi
b) Direktorat membuat laporan
permasalahan yang terjadi pada
aplikasi;
c) Permendagri No. 03 Tahun 2017
tentang Pedoman Pengelolaan
Pelayanan Informasi dan
Dokumentasi Kemendagri dan
Pemda.
Respon Layanan a) Bagian perencanaan melakukan
Syarat dan pengecekan dan tindak lanjut
ketentuan
pemberian layanan pada aplikasi tersebut.
b) Bagian perencanaan memberikan
laporan hasil permasalahan pada
aplikasi ke direktorat.
-
Jam Operasional Sesuai jam kerja
Layanan
II. BAGIAN KEUANGAN
2.1 LAYANAN BIDANG PELAKSANAAN ANGGARAN
74 77K|AKTAATLOAGL OLAGYALNAAYNAKNEASENKRK EETSAERKIARTEATNAERDI IASTI AI N EDISI
I
Jam Operasional Sesuai jam kerja
Layanan
II. BAGIAN KEUANGAN
2.1 LAYANAN BIDANG PELAKSANAAN ANGGARAN
2.1.1 Layanan Penyelesaian Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan
77 (|TKLHAPT) A L O G LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI
I
Cakupan Pengguna Seluruh Unit Kerja di lingkungan Ditjen
Layanan Bina Administrasi Kewilayahan.
Dasar Hukum a) PMK. 190/PMK.05/2012 tentang
Tata Cara Pembayaran Dalam
Rangka Pelaksanaan Anggaran
Pendapatan dan Belanja Negara;
b) PMK. 119.PMK.02/2020 tentang
Standar Biaya Masukan Tahun
Anggaran 2021;
c) Peraturan BPK No.2 Tahun 2010
tentang Pemantauan Pelaksanaan
Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan.
Tata Cara a) Auditor melaksanakan entry
meeting dengan satuan kerja
sebelum dilakukannya
pemeriksaan.
b) Auditor melaksanakan
pemeriksaan sehingga
mengahasilkan Konsep Hasil
Pemeriksaan (KHP).
c) Seluruh pelaksana dengan
kegiatan masing-masing
memeriksa dan memberikan
tanggapan atas KHP.
78 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I 75
I
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I
d) Bentuk tindak lanjut dari KHP
yaitu Laporan Hasil Pemeriksaan
(LHP) dan menindaklanjuti
rekomendasi yang ada di LHP.
e) Melaksanakan rekonsiliasi tindak
lanjut hasil pemeriksaan yang
dilakukan oleh BPK dan Itjen.
Respon Layanan a) Sub bagian anggaran menyiapkan
Syarat dan data yang dibutuhkan dalam
ketentuan
pemberian layanan pemeriksaan.
Jam Operasional
Layanan b) Sub bagian anggaran
menindaklanjuti Laporan Hasil
Pemeriksaan.
-
Sesuai jam kerja
2.1.2 Layanan Penyusunan Rencana Penarikan Dana (RPD)
Cakupan Pengguna Seluruh Unit Kerja di lingkungan Ditjen
Layanan Bina Administrasi Kewilayahan.
Dasar Hukum a) PMK No.277/PMK.05/2014 tentang
Rencana Penarikan Dana, Rencana
Penerimaan Dana, dan Perencanaan
Kas;
79 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I
76 I
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I
b) PMK. 190/PMK.05/2012 tentang
Tata Cara Pembayaran Dalam
Rangka Pelaksanaan Anggaran
Pendapatan dan Belanja Negara.
Tata Cara a) Sub bagian anggaran melakukan
Respon Layanan
identifikasi kegiatan yang akan
dilaksanakan seperti kegiatan
kontraktual atau non-kontraktual.
b) Sub bagian anggaran menyusun
rencana pelaksanaan kegiatan
selama satu tahun anggaran
c) Tahapan lanjutan dengan
mengalokasikan dana sesuai
rencana pelaksanaan kegiatan per
bulan
d) Selanjutnya dengan menuangkan
rencana pelaksanaan kegiatan dan
alokasi dana dalam RPD bulanan
e) Membandingkan RPD bulanan
dengan target penarikan dana
f) Tahap akhir yaitu dengan
melakukan penyesuaian RPD
Bulanan
a) Sub bagian anggaran melakukan
identifikasi kegiatan.
b) Menyiapkan data kegiatan selama
80 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I
I77
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I
Syarat dan satu tahun anggaran
ketentuan c) Melaksanakan penyesuan RPD.
pemberian layanan -
Jam Operasional
Layanan Sesuai jam kerja
2.1.3 Layanan Reviu DIPA Yang Telah Disahkan
Cakupan Pengguna Seluruh Unit Kerja di lingkungan Ditjen
Layanan Bina Administrasi Kewilayahan.
Dasar Hukum a) Peraturan Presiden No. 18 Tahun
2020 tentang RPJMN 2020-2024;
b) Permendagri No. 67 Tahun 2020
tentang Renstra Kemendagri
Tahun 2020-2024;
c) Kepmendagri No.060-415 Tahun
2020 tentang Renstra Ditjen Bina
Administrasi Kewilayahan Tahun
2020-2024;
d) PMK Nomor. 119/PMK.02/2020
tentang Standar Biaya Masukan
Tahun Anggaran 2021.
Tata Cara Satuan kerja harus selalu melakukan
reviu terhadap DIPA yang dikelolanya
81 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I
78 I
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I
Respon Layanan dan hal yang diperlukan agar
mengajukan revisi DIPA. Berikut
Syarat dan beberapa jenis revisi DIPA:
ketentuan
1) Revisi DIPA Kewenangan KPA
berupa pergeseran anggaran antar
komponen dalam satu keluaran
yang sama dalam satuan kerja
yang sama (revisi POK)
2) Revisi DIPA Kewenangan Kanwil
Ditjen Perbendaharaan berupa
usulan revisi anggaran bagian
anggaran K/L dan BA BUN berupa
pengesahan tanpa memerlukan
penelahaan.
3) Revisi DIPA Kewenangan DJA
memproses usulan revisi anggaran
bagian anggaran K/L dan BA BUN
yang memerlukan penelahaan dan
revisi pengesahan untuk subtansi
tertentu
Sub bagian anggaran menerima dan
melakukan reviu DIPA yang telah
diajukan sehingga dapat dilanjutkan
menjadi bahan revisi DIPA.
-
82 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I
I79
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I
pemberian layanan Sesuai jam kerja
Jam Operasional
Layanan
2.1.4 Layanan Sosialisasi Standar Biaya Masukan (SBM)
Cakupan Pengguna Seluruh Unit Kerja di lingkungan Ditjen
Layanan Bina Administrasi Kewilayahan.
Dasar Hukum a) Undang-Undnag Nomor 17 Tahun
2003 tentang Keuangan Negara
b) Peraturan Pemerintah Nomor 09
Tahun 2010 tentang Penyusunan
RKA-K/L
c) PMK No.51/PMK.02/2014 tentang
Pedoman Standar Biaya, Standar
Struktur Biaya & Indeksasi dalam
Penyusunan RKA-K/L
d) PMK. 119.PMK.02/2020 tentang
Standar Biaya Masukan Tahun
Anggaran 2021;
Tata Cara a) Narasumber dapat diberikan
honorarium dengan ketentuan
bukan berasal dari Satuan Kerja
Kementerian Dalam Negeri,
sosialisasi dilaksanakan minimal
60 menit.
b) Penyedian konsumsi (makan dan
83 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I
80 I
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I
snack) dalam sosialisasi hanya
dapat dilakukan jika melibatkan
Eselon I, durasi rapat minimal 2
jam dan pelaksanaan secara
offline.
c) Penyewaan kendaraan dengan
ketentuan (Kwitansi, SIM dan
STNK driver, Foto atau Video
Kendaraan) ke daerah dengan
kondisi geografis khusus (daerah
bencana) dengan menyediakan
kwitansi dari bagian keuangan dan
menunjukkan Surat Tugas.
d) Perjalanan dinas dapat ditanggung
serta untuk biaya Rapid Antigen
e) Menyerah Laporan
pertanggungjawaban maksimal
5hari setelah perjalanan dinas.
Respon Layanan Sub bagian anggaran melakukan
Syarat dan sosialisasi standar biaya minimum
ketentuan
pemberian layanan kepada satuan kerja Kementerian
Dalam Negeri dengan ketentuan-
ketentuan yang telah ditetapkan.
-
84 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I
I81
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I
Jam Operasional Sesuai jam kerja
Layanan
2.2 LAYANAN BIDANG PERBENDAHARAAN
2.2.1 Layanan Fasilitasi Gaji Pokok PNS
Cakupan Pengguna Seluruh Unit Kerja di lingkungan
Layanan Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan.
Dasar Hukum Peraturan Pemerintah Nomor 15
Tahun 2019 tentang Perubahan
Kedelapan Belas atas PP Nomor 7
Tahun 1977 tentang Gaji Pegawai
Negeri Sipil
Tata Cara a) Direktorat menyampaikan usulan
fasilitasi gaji pokok kepada Bagian
Keuangan yang ditandatangani
oleh pejabat Eselon II.
b) Usulan yang disampaikan
menjelaskan latar belakang gaji
pokok / justifikasi diperlukannya
fasilitasi gaji.
c) Usulan dilengkapi dengan nota
dinas pengantar data dukung
terkait lainnya yang diperlukan
Respon Layanan a) Sekretaris Ditjen memberikan
disposisi kepada Bagian
Keuangan untuk menindaklanjuti
85 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I
82 I
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I
usulan fasilitasi gaji pokok dari
Direktorat.
b) Bagian Keuangan menelaah
usulan yang disesuaikan dengan
ketentuan-ketentuan fasilitasi gaji
pokok PNS.
c) Bagian Keuangan
menindaklanjuti dengan
pengecekan terhadap beberapa
data dukung lainnya yang
dibutuhkan.
d) Bagian Keuangan mengusulkan
kepada Sekretaris Ditjen untuk
mendapatkan penetapan.
Syarat dan a) Penambahan nominal gaji pokok
ketentuan
pemberian layanan seorang Aparatur Sipil Negara
berdasarkan ketentuan:
• Kenaikan Gaji Berkala.
Dibutuhkan SK yang
menyatakan Kenaikan Gaji
Berkala yang diterbitkan oleh
subbag Kepegawaian agar
dapat dilakukan perubahan
data dan tunjangan terkait.
Paling lambat tanggal 5 setiap
bulannya. Apabila melebihi
86 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I
I83
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I
tanggal yang sudah
ditentukan maka akan
diproses pada gaji bulan
berikutnya.
• Kenaikan Pangkat.
Dibutuhkan SK yang
menyatakan Kenaikan
Pangkat yang diterbitkan oleh
subbag Kepegawaian agar
dapat dilakukan perubahan
data dan tunjangan terkait.
Paling lambat tanggal 5 setiap
bulannya. Apabila melebihi
tanggal yang sudah
ditentukan maka akan
diproses pada gaji bulan
berikutnya.
• Tunjangan Istri dan Anak
(maksimal 2 orang). Bagi
Aparatur Sipil Negara yang
baru menikah, dapat
melampirkan Akta
Nikah/Buku Nikah yang telah
dilegalisir setiap halaman
oleh subbag Kepegawaian.
Paling lambat tanggal 5 setiap
87 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I
84 I
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I
bulannya. Apabila melebihi
tanggal yang sudah
ditentukan maka akan
diproses pada gaji bulan
berikutnya. Bagi Aparatur
Sipil Negara yang memiliki
anak, dapat melampirkan
Akta Lahir Anak yang telah
dilegalisir oleh subbag
Kepegawaian. Paling lambat
tanggal 5 setiap bulannya.
Apabila melebihi tanggal yang
sudah ditentukan maka akan
diproses pada gaji bulan
berikutnya. Anak yang
ditanggung Negara adalah 2
(dua) orang dengan maksimal
umur 25 tahun dan
menyertakan surat
keterangan kuliah.
• Pengangkatan atau
Pemberhentian atas Jabatan
Struktural/Fungsional
b) Proses gaji Pegawai Pindahan
antar Komponen Kemendagri,
dapat dilakukan dengan
88 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I
I85
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I
melengkapi:
• SKPP Pindah
• ADK Gaji dari satker
sebelumnya
• SK Mutasi
• Fotocopy halaman depan
buku tabungan BNI Gambir
c) Proses gaji pegawai baru atau
Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS),
dapat dilakukan dengan
melengkapi:
• SK BKN dan SK PNS/CPNS
• SK SPMT CPNS
• Fotocopy KTP, NPWP, Buku
Nikah (jika ada), dan Akta
Lahir Anak (jika ada)
• Fotocopy halaman depan
buku tabungan BNI Gambir
Jam Operasional Sesuai jam kerja
Layanan
2.2.2 Layanan Fasilitasi Potongan Gaji
89 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I
86 I
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I
2.2.2 Layanan Fasilitasi Potongan Gaji
Cakupan Pengguna Seluruh Unit Kerja di lingkungan
89 | K A T ALLayOaGnanL A Y A N ADNitjeKn EBSinEaKARdmE iTnAistRraI sAi TKeAwNilayEaDhaI nS.I
a) Peraturan Pemerintah Nomor 20I
Dasar Hukum
Tahun 2013 tentang Asuransi
Sosial Pegawai Negeri Sipil;
b) Peraturan Presiden Nomor 64
Tahun 2020 tentang Jaminan
Kesehatan;
c) SE KORPRI KEMENDAGRI
Nomor. 900/043/SET.KORPRI
Tata Cara a) Direktorat menyampaikan usulan
fasilitasi pemotongan gaji kepada
Bagian Keuangan yang
ditandatangani oleh pejabat
Eselon II.
b) Usulan yang disampaikan
menjelaskan latar belakang
pemotongan / justifikasi
diperlukannya pemotongan gaji.
c) Usulan dilengkapi dengan nota
dinas pengantar data dukung
terkait lainnya yang diperlukan
Respon Layanan a) Sekretaris Ditjen memberikan
disposisi kepada Bagian
Keuangan untuk menindaklanjuti
usulan pemotongan gaji dari
90 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I 87
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I I
Syarat dan Direktorat.
ketentuan
pemberian layanan b) Bagian Keuangan menelaah
usulan yang disesuaikan dengan
komponen-komponen pemotongan
gaji.
c) Bagian Keuangan menindaklanjuti
dengan pengecekan terhadap
beberapa data dukung lainnya
yang dibutuhkan.
d) Bagian Keuangan mengusulkan
kepada Sekretaris Ditjen untuk
mendapatkan penetapan.
e) Penjelasan komponen potongan
gaji dilampirkan dalam bentuk
slip gaji oleh bagian
pembendaharaan
a) Iuran wajib pegawai dilakukan
berdasarkan PP Nomor 20 Tahun
2013 dan Perpres No. 64 Tahun
2020 Tentang BPJS. Pemotongan
sebesar 8% atas gaji pokok dan
tunjangan keluarga yang terdiri
dari :
• 4.75% Iuran Program
Pensiun
• 3.75% Iuran Tunjangan Hari
91 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I
88 I
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I
Tua
• 1% Iuran BPJS atas total
gaji pokok, tunjangan gaji
dan tunjangan kinerja
b) Pemotongan Iuran Korpri
dilakukan berdasarkan SE
KORPRI KEMENDAGRI Nomor
900/043/SET.KORPRI tanggal 30
Januari 2020 besar potongan
ditentukan dari jenis jabatan
masing-masing pegawai
sebagaimana terlampir pada poin
2.
c) Pemotongan Iuran Koprim
(Koperasi) besaran iurannya
ditentukan dari tiap golongan
masing-masing pegawai dan
jumlah potongan ditentukan oleh
Pengurus KOPRIM sebagaimana
terlampir pada poin 2.
d) Potongan Pinjaman Bank
berdarkan pinjaman pribadi
kepada Bank Mitra BJB dan BRI
dengan memenuhi syarat potong
oleh Petugas Pengelolaan
Administrasi Belanja Pegawai
92 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I
I89
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I
(PPABP).
e) Besar potongan iuran KOPRIM &
KORPRI ditentukan oleh Pengurus
KOPRIM dan SE KORPRI
KEMENDAGRI Nomor
900/043/SET.KORPRI tanggal 30
Januari 2020.
f) Besaran potongan iuran KORPRI
untuk :
• ESELON I sebesar Rp.
375.000,-
• ESELON II sebesar Rp.
250.000,-
• ESELON III sebesar Rp.
125.000,-
• ESELON IV sebesar Rp.
75.000,-
• JFU sebesar Rp 25.000,-
g) Besaran potongan iuran KOPRIM
(KOPERASI) untuk :
• Golongan IV sebesar Rp.
200.000,-
• Golongan III sebesar Rp.
100.000,-
• Golongan II sebesar Rp.
50.000,-
93 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I
90 I
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I
Jam Operasional Sesuai jam kerja
Layanan
2.3 LAYANAN BIDANG VERIFIKASI DAN AKUNTANSI
2.3.1 Layanan Verifikasi Tagihan Belanja Dengan Uang
Persediaan (UP)
Cakupan Pengguna Seluruh Unit Kerja di lingkungan Ditjen
Layanan Bina Administrasi Kewilayahan.
Dasar Hukum a) Peraturan Menteri Keuangan Nomor
190/PMK.05/2012 tentang Tata
Cara Pembayaran Dalam Rangka
Pelaksanaan Anggaran Pendapatan
dan Belanja Negara;
b) Peraturan Menteri Keuangan Nomor
178/PMK.05/2018 tentang
Perubahan atas PMK
190/PMK.05/2012 tentang Tata
Cara Pembayaran Dalam Rangka
Pelaksanaan Anggaran Pendapatan
dan Belanja Negara;
c) Peraturan Menteri Keuangan Nomor
196/PMK.05/2018 tentang Tata
Cara Pembayaran dan Penggunaan
Kartu Kredit Pemerintah.
Tata Cara a) Subdit menyiapkan kelengkapan
dokumen tagihan belanja sesuai
dengan peraturan yang berlaku;
94 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I
I91
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I
b) Subdit menyerahkan dokumen
tersebut ke Bendahara
Pengeluaran Pembantu/Staf
Pengelola Keuangan di Unit kerja
masing-masing untuk diperiksa
terlebih dahulu kelengkapan dan
kesesuaian dokumen tagihan;
c) BPP/Staf Pengelola Keuangan dan
membuat nota dinas permohonan
verifikasi yang di tandatangani
oleh Pejabat Pelaksana Teknis
Kegiatan;
d) BPP/Staf Pengelola Keuangan
menyerahkan dokumen tagihan
belanja tersebut ke Bagian
Keuangan
Respon Layanan a) Verifikator melakukan pengujian
atas kelengkapan dokumen
tagihan, keabsahan dokumen
tagihan, dan ketersediaan pagu
anggaran yang selanjutnya
menyerahkan dokumen tersebut
kepada Kasubbag Verifikasi dan
Akuntansi;
b) Kasubbag Verifikasi dan Akuntansi
melakukan verifikasi dan validasi
95 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I
92 I
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I
terhadap dokumen tagihan yang
telah diuji oleh verifikator dan
selanjutnya dokumen tersebut
diserahkan kepada kepala bagian
keuangan;
c) Kepala Bagian Keuangan selaku
Pejabat Penandatangan SPM
melakukan pengujian atas
permintaan pembayaran dan
menerbitkan perintah pembayaran
Syarat dan a) Dokumen tagihan belanja diterima
ketentuan
pemberian layanan dan diperiksa sesuai jam kerja;
Jam Operasional b) Kelengkapan dokumen (tabel I)
Layanan
terlampir.
Sesuai jam kerja
2.3.2 Layanan Verifikasi Tagihan Belanja Langsung (LS)
Cakupan Pengguna Seluruh Unit Kerja di lingkungan Ditjen
Layanan Bina Administrasi Kewilayahan.
Dasar Hukum a) Peraturan Menteri Keuangan Nomor
190/PMK.05/2012 tentang Tata
Cara Pembayaran Dalam Rangka
Pelaksanaan Anggaran Pendapatan
dan Belanja Negara;
b) Peraturan Menteri Keuangan Nomor
96 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I
I93
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I
178/PMK.05/2018 tentang
Perubahan atas PMK
190/PMK.05/2012 tentang Tata
Cara Pembayaran Dalam Rangka
Pelaksanaan Anggaran Pendapatan
dan Belanja Negara;
c) Peraturan Menteri Keuangan Nomor
196/PMK.05/2018 tentang Tata
Cara Pembayaran dan Penggunaan
Kartu Kredit Pemerintah.
Tata Cara a) Subdit menyiapkan kelengkapan
dokumen tagihan belanja sesuai
dengan peraturan yang berlaku;
b) Subdit menyerahkan dokumen
tersebut ke Bendahara
Pengeluaran Pembantu/Staf
Pengelola Keuangan di Unit kerja
masing-masing untuk diperiksa
terlebih dahulu kelengkapan dan
kesesuaian dokumen tagihan;
c) BPP/Staf Pengelola Keuangan dan
membuat nota dinas permohonan
verifikasi yang di tandatangani
oleh Pejabat Pelaksana Teknis
Kegiatan;
d) BPP/Staf Pengelola Keuangan
97 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I
94 I
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I
menyerahkan dokumen tagihan
belanja tersebut ke Bagian
Keuangan
Respon Layanan a) Verifikator melakukan pengujian
atas kelengkapan dokumen
tagihan, keabsahan dokumen
tagihan, dan ketersediaan pagu
anggaran yang selanjutnya
menyerahkan dokumen tersebut
kepada Kasubbag Verifikasi dan
Akuntansi;
b) Kasubbag Verifikasi dan Akuntansi
melakukan verifikasi dan validasi
terhadap dokumen tagihan yang
telah diuji oleh verifikator dan
selanjutnya dokumen tersebut
diserahkan kepada kepala bagian
keuangan;
c) Kepala Bagian Keuangan selaku
Pejabat Penandatangan SPM
melakukan pengujian atas
permintaan pembayaran dan
menerbitkan perintah pembayaran
kabag keuangan dan selanjutnya
dokumen diserahkan kepada
Sekretaris Ditjen Adwil Selaku
98 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I
I95
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I
KPA;
d) Sekretaris Ditjen Bina Administrasi
Kewilayahan selaku KPA
mengesahkan rencana penarikan
dana yang diterbitkan oleh PPSPM,
dan selanjutnya dokumen
diserahkan kembali ke BPP/Staf
pengelola melalui bagian
keuangan.
Syarat dan a) Dokumen tagihan belanja diterima
ketentuan
pemberian layanan dan diperiksa sesuai jam kerja;
Jam Operasional b) Kelengkapan dokumen (tabel II)
Layanan
terlampir.
Sesuai jam kerja
III. BAGIAN PERUNDANG – UNDANGAN
3.1 LAYANAN BIDANG PERUNDANG-UNDANGAN
3.1.1 Layanan Koordinasi Penyusunan Peraturan Perundang-
Undangan dan/atau Keputusan
Cakupan Pengguna Seluruh Unit Kerja di lingkungan
Layanan Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan.
Dasar Hukum a) Undang-Undang No 15 Tahun
2019 tentang Pembentukan
Perundang-Undangan;
b) Peraturan Presiden No 9 Tahun
99 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I
96 I
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I
2015 tentang Pembentukan
Peraturan Perundang-Undangan;
c) Permendgari No 74 Tahun 2017
tentang Pembentukan Produk
Hukum di Lingkungan
Kementerian Dalam Negeri;
d) SOP Kemendagri No 3.1.5 tentang
Penyusunan Bahan Kebijakan
Strategis Lingkup Ditjen Bina
Administrasi Kewilayahan.
Tata Cara a) Direktorat pemrakarsa menyusun
rancangan peraturan perundang-
undangan dan/atau keputusan
sesuai ketentuan peraturan
perundang-undangan dengan
melibatkan bagian perundang-
undangan.
b) Rancangan peraturan perundang-
undangan dan/atau keputusan
yang telah disusun, disampaikan
oleh pimpinan unit kerja
pemrakarsa kepada Sekretaris
Ditjen melalui Bagian Perundang-
undangan.
c) Dilakukan harmonisasi terhadap
Rancangan peraturan perundang-
100 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I
I97
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I
undangan dan/atau keputusan
lingkup Ditjen Bina Adwil dengan
Direktorat pemrakarsa.
d) Rancangan peraturan perundang-
undangan dan/atau keputusan
yang telah selesai harmonisasi
disampaikan oleh Sekretaris
Ditjen kepada Biro Hukum
Respon Layanan a) Rancangan peraturan perundang-
undangan dan/atau keputusan
disusun berdasarkan Prosundagri
yang ditetapkan dalam
Kepmendagri tentang Prosundagri
yang diusulkan Sekretaris Ditjen
kepada Biro Hukum Setjen
Kemendagri, selanjutnya dibentuk
Tim Penyusunan Peraturan
Perundang-Undangan Lingkup
Ditjen Bina Adwil yang
dikoordinasikan oleh Sekretaris
Ditjen melalui Bagian Perundang-
Undangan.
b) Sekretaris Ditjen memberikan
disposisi kepada bagian
perundang-undangan untuk
menindaklanjuti Rancangan
101 | K A T A L O G L A Y A N A N K E S E K R E T A R I A T A N E D I S I
98 I
KATALOG LAYANAN KESEKRETARIATAN EDISI I