The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by chan.hamdani, 2023-06-24 23:59:11

Resume Modul 1.4 Guru Penggerak

Modul 1.4 Budaya Positif

Keywords: Modul 1.4 Budaya Positif

Mario dan Adi merupakan murid kelas 8 di SMP Tunas. Pada jam istirahat makan siang, saat semua anak lain bermain di luar kelas, mereka diajak bicara oleh guru wali kelas mereka, Bapak Joko, di ruang kelas Mario dan Adi merupakan murid kelas 8 di SMP Tunas. Pada jam istirahat makan siang, saat semua anak lain bermain di luar kelas, mereka diajak bicara oleh guru wali kelas mereka, Bapak Joko, di ruang kelas


Tugas 2.6 (1) dan 2.6 (2) Dari 5 posisi kontrol, posisi mana yang dipraktikkan oleh guru? Jelaskan! Kebutuhan apa yang berusaha dipenuhi oleh Mario dan Adi?


Dari lima posisi kontrol yang saya praktikkan adalah posisi manajer bahwa Guru yang menerapkan restitusi ini mengarahkan siswa untuk belajar dari kesalahan yang mereka lakukan. Ada upaya untuk menebus kesalahan tersebut agar tidak terulang lagi di kemudian hari, tetapi ini merupakan inisiatif murid sendiri. Jawaban Tugas 2.6 (1) dan 2.6 (2) Kebutuhan kesenangan, tapi merugikan orang lain yaitu melemparkan makanan tetapi kena wajah Bu Dina


Tugas 2.6 (3) dan 2.6 (4) Apa yang dikatakan guru dalam tahap Menstabilkan Identitas, Validasi Tindakan, dan Mencari Keyakinan Kira-kira sesuai prinsip restitusi, apa yang akan dilakukan Mario dan Adi untuk memperbaiki kesalahan mereka pada Ibu Dina?


Menstabilkan identitas : bukan untuk mencari siapa yang salah, mari disini untuk mencari penyelesaian sama-sama, berpikir sama-sama tentang apa yang bis akita lakukan untuk memperbaiki situasi ini. Validasi Tindakan : kalian pasti melakukan itu ada alasannya . pasti seru ya main lempar-lemparan makanan begitu. Mencari keyakinan : Sekarang mari kita bicara tentang keyakinan kelas dan tunjukkan mana yang belum kalian lakukan. Jawaban Tugas 2.6 (3) dan 2.6 (4) Dalam skrip diatas bahwa mario dan Adi meminta maaf apa yang telah mereka lakukan kepada Ibu Dina dan dengan prilaku yang salah mereka akan tidak mengulangi kembali apa yang telah mereka perbuat.


56


70


MODUL 1.4 BUDAYA POSITIF MODUL 1.4.A.6 DEMONSTRASI KONTEKSTUAL


Restitusi adalah proses menciptakan kondisi bagi murid untuk memperbaiki kesalahan mereka, sehingga mereka bisa kembali pada kelompok mereka dengan karakter yang kuat (Gossen : 2004) SEGITIGA RESTITUSI CALON GURU PENGGERAK ANGKATAN 7 Restitusi bukan untuk menebus kesalahan, melainkan sebuah tawaran dan bukan paksaan. Restitusi membantu murid menjadi lebih memiliki tujuan, disiplin positif, dan memulihkan dirinya setelah berbuat kesalahan


Segitiga Restitusi MenstabilkanIdentitas (StabilizeIdentity), ValidasiTindakanyangSalah (ValidatetheMisbehavior) MenanyakanKeyakinan (SeektheBelief). CALON GURU PENGGERAK ANGKATAN 7


seorang siswa yangbernama Advriani dia Anak yang pintar tapi sering mengolok temannya dan apabila dia digannggu temannya dia langsung emosi dan selalu mengeluarkan cakap yang kotor kasus Oleh HAMDANI CALON GURU PENGGERAK ANGKATAN 7


Tutor Sebaya Advriani Anak yang Suka Membantu Temannya saat mereka kesulitan dalam belajar


Hasil Ujian LJK Semester Ganjil TP 2022/2023


Mencari Informasi Kolaborasi dengan Adik Advriani


Mencari Informasi Kolaborasi dengan Adik Advriani


Posisi Kontrol Manajer Segitiga Restitusi (Menstabilkan Identitas, Validasi Tindakan yang Salah dan Menanyakan Keyakinan)


Menstabilkan Identitas Segitiga Restitusi (Menstabilkan Identitas, Validasi Tindakan yang Salah dan Menanyakan Keyakinan)


Validasi Tindakan yang Salah Segitiga Restitusi (Menstabilkan Identitas, Validasi Tindakan yang Salah dan Menanyakan Keyakinan)


Menanyakan Keyakinan Segitiga Restitusi (Menstabilkan Identitas, Validasi Tindakan yang Salah dan Menanyakan Keyakinan)


Kolaborasi Dengan Orang Tua Bekerjasama dengan Orang Tua dalam mebimbing Anak-anak baik di sekolah maupun di Rumah


Kolaborasi Dengan Orang Tua Bekerjasama dengan Orang Tua dalam mebimbing Anak-anak baik di sekolah maupun di Rumah


Kolaborasi Dengan Orang Tua Bekerjasama dengan Orang Tua dalam mebimbing Anak-anak baik di sekolah maupun di Rumah


86


MODUL 1.4 BUDAYA POSITIF MODUL 1.4.A.8 KONEKSI ANTAR MATERI


Budaya Positif Visi Guru Penggerak Nilai dan Peran Guru Penggerak KETERKAITAN ANTAR MODUL 1.1, 1.2, 1.3, DAN 1.4 FILOSOFI KI HAJAR DEWANTARA MODUL 1.1 MODUL 1.2 MODUL 1.4 MODUL 1.3


FILOSOFIS FILOSOFIS PEMIKIRAN KI HAJAR DEWANTARA MENURUT KIHAJAR DEWANTARA “TUJUAN PENDIDIKAN ADALAH MENUNTUN SEGALA KODRAT YANG ADA PADA ANAK AGAR MEREKA MENCAPAI KESELAMATAN DAN KEBAHAGIAN YANG SETINGGI-TINGGINYA BAIK SEBAGAI MANUSIA MAUPUN SEBAGAI ANGGOTA MASYARAKAT. KHD MENEGASKAN BAHWA PENDIDIKAN HENDAKNYA SESUAI DENGAN KODRAT ALAM DAN KODRAT ZAMAN, SEHINGGA PENDIDIKAN IU TIDAK BERSIFAT STATIS MELAINKAN DINAMIS. CALON GURU PENGGERAK ANGKATAN 7


FILOSOFIS NILAI DAN PERAN GURU PENGGERAK UNTUK MEWUJUDKAN PENDIDIKAN SESUAI DENGAN FILISOFI KHD, SEORANG GURU HARUS MEMILIKI NILAI-NILAI DAN PERAN GURU PENGGERAK AGAR BISA MENUNTUN MURID UNTUK UNTUK BERKEMBANG SESUAI DENGAN BAKAT DAN POTENSI YANG DIMILIKI DENGAN MENGEDEPANKAN TAULADAN, MEMBANGUN MOTIVASI DAN MEMBERIKAN DORONGAN AGAR MURID MENCAPAI KEBEHAGIAN DAN KESELAMATAN CALON GURU PENGGERAK ANGKATAN 7


FILOSOFIS NILAI DAN PERAN GURU PENGGERAK KI HAJAR DEWANTARA VISI GURU PENGGERAK HARUS SEJALAN SEJALAN DAN MAMPU MEMBANTU TERWUJUDNYA GENERASI EMAS INDONESIA YANG BERKARAKTER PROFIL PELAJAR PANCASILA, YAITU : CALON GURU PENGGERAK ANGKATAN 7 Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME dan berakhlk mulia Berkebhinekaan Global Bergotong royong Mandiri Bernalar Kritis Kreatif


MANDIRI K R OLABORASI EFLEKTIF B INOVATIF ERP M IHAK PADA URID MENJADI PEMIMPIN PEMEBELAJARAN MENGGERAKKAN KOMUNITAS PRAKTIS MEWUJUDKAN KEPEMIMPINAN MURID MENJADI COACH BAGI GURU LAIN MENDORONG KOLABORASI ANTAR GURU Nilai dan Peran Guru Penggerak Niai Guru Penggerak Peran Guru Penggerak CALON GURU PENGGERAK ANGKATAN 7


Dalam mewujudkan suatu perubahan diperlukan Visi dan langkah yang tepat dalam mencapainya. Visi dapat terwujud jika ada kerjasama dengan warga sekolah. Dengan demikian dalam mewujudkan visi diperlukan langkah menggunakan metode Apresiatif Inkuiri tahapan BAGJA VISI GURU PENGGERAK CALON GURU PENGGERAK ANGKATAN 7


uat Pertanyaan INKUIRI APRESIATIF BAGJA mbil Pelajaran ali Mimpi abarkan Rencana tur Eksekusi CALON GURU PENGGERAK ANGKATAN 7


Melalui tahapanBAGJA yang disusun sistematis, maka akan mewujudkan kebiasaan baik yang dapat menjadiBudaya Positif di sekolah.Budaya postif tersebut akan menimbulkan rasa aman dan nyaman pada murid dalam proses pembelajaan.Budaya POsif akan mendorong murid untuk mampu berpikir,bertindak, dan mencipta yang merdeka danbertanggung jawab Budaya Positif Oleh HAMDANI CALON GURU PENGGERAK ANGKATAN 7


Sejauh mana pemahaman Anda tentang konsepkonsep inti yang telah Anda pelajari di modul ini? ·DisiplinPositif, ·TeoriKontrol, ·TeoriMotivasi, ·HukumanDanPenghargaan, ·PosisiKontrolGuru, ·KebutuhanDasarManusia, ·KeyakinanKelas,dan ·SegitigaRestitusi CALON GURU PENGGERAK ANGKATAN 7


Disiplin positif merupakan pendekatan mendidik anak untuk melakukan kontrol diri dan pembentukan kepercayaan diri Tujuan mulia di sini mengacu pada nilai-nilai atau prinsipprinsip mulia yang dianut seseorang ·Pemberi hukuman ·Pembuat merasa bersalah ·Pemantau ·Teman ·Manajer ·Bertahan hidup ·Kasih sayang dan rasa diterima ·Penguasaan ·Kebebasan ·Kesenangan Adakah hal-hal yang menarik untuk anda dan di luar dugaan ? DISIPLIN POSITIF Nilai Kebajikan Dan Keyakinan Kelas Posisi Kontrol Kebutuhan Dasar ·Mensabilkan identitas ·Validasi tindakan yang salah ·Menanyakan keyakinan Segitiga Restitusi CALON GURU PENGGERAK ANGKATAN 7


Perubahan apa yang terjadi pada cara berpikir Anda dalam menciptakan budaya positif di kelas maupun sekolah Anda setelah mempelajari modul ini? Setelah mempelajari modul 1.4 ini saya lebih mampu menahan emosi ketika menghadapi siswa yang melakukan tindakan indisipler. Saya mencoba memposisikan diri saya berada pada posisi mereka dengan memahami motivasi yang timbul dan mendorongnya serta mengubah perilaku tersebut menjadi Budaya Positif. Kemudian saya lebih memahami kebutuhan dasar murid pada setiap permasalahan yang muncul di kelas. Perubahan yang terjadi pada cara berpikir saya yaitu sebelumnya saya sering memberikan motivasi instrinsik sehingga murid meyakini keyakinan dirinya dan nilainilai kebajikan yang diyakininya. CALON GURU PENGGERAK ANGKATAN 7


Experience Pengalaman yang pernah saya alami terkait penerapan konsep-konsep inti dalam modul Budaya Positif baik dilingkup kelas maupun sekolah adalah melakukan posisi kontrol sebagai Manjer meskipun kadang berbenturan dengan pendapat senior yang meyakini bahwa posisi Penghukum adalah langkah membentuk Budaya Positif, sehingga saya memerlukan suatu pendekatan khusus dalam mensosialisasikan hal kepada rekan sejawat. Kemudian pengalaman lain yang pernah saya alami adalah membuat keyakinan kelas dengan murid dan mensosialisasikan pemahaman saya mengenai Budaya Positif keyakinan kelas kepada rekan sejawat dan komunitas praktis di sekolah, serta mengajak seluruh kelas untuk membuat keyakinan kelas. Pengalaman seperti apakah yang pernah Anda alami terkait penerapan konsepkonsep inti dalam modul Budaya Positif baik dilingkup kelas maupun sekolah Anda? CALON GURU PENGGERAK ANGKATAN 7


My Feeling Perasaan saya sangat senang dan tertantang untuk mengimplementasikan posisi sebagai manajer dalam melakukan segitiga restitusi ketika menghadapi berbagai permasalahan yang terjadi di kelas maupun sekolah. Kemudian saya sangat antusias untuk berbagi materi yang sudah saya dapatkan kepada rekan sejawat dan menerapkan pembuatan keyakinan kelas. Bagaimana perasaan anda ketika mengalami hal-hal tersebut? CALON GURU PENGGERAK ANGKATAN 7


Click to View FlipBook Version