142 Kelas Bahasa 1 | P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) bangga. “Iya, ayo kita beri ramuan ini kepada hewan-hewan lain,” jawab Dimas. “Yaa benar idemu bagus, ayo!” saut Zahid. Dengan rasa bahagia, mereka memberikan ramuanX kepada hewan-hewan lain, dan Dimas memberikan informasi kepada seluruh masyarakat Indonesia, janganlah kalian membunuh/memburu hewan hewan karena jika diburu lama kelamaan akan punah, ayo rawat dan lestarikan hewan-hewan yang ada di Indonesia agar tidak punah. Keesokannya, masyarakat mulai membangun kembali gedung-gedung dan rumah-rumah yang hancur. Masyarakat mulai menjaga hewan-hewan tetapi ada masalah, yaitu Harimau yang bersikap baik tidak mau memangsa sehingga lama kelamaan Harimau mati karena kelaparan dan menyebabkan terjadinya tropihc cascade. Trophic cascade, sebuah fenomena ketika jumlah satwa yang berada di bawah rantai makanan Harimau akan melimpah. Hutan Tidak Tumbuh. Jika hewan herbivor yang menjadi
143 Kelas Bahasa 1 | P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) makanan Harimau banyak, mereka akan membutuhkan tumbuhan dalam jumlah yang banyak juga dan dalam waktu 1 bulan Harimau Sumatera punah Kembali karena tidak makan. Lalu di suatu sore, Dimas dan Zahid mulai membuat kembali ramuan yang menghidupkan hewan yang memiliki sifat asli hewan tersebut tetapi mereka selalu gagal yang membuat Zahid putus asa ”Ahh gagal dan gagal lagi,” ucap Zahid sambil memukul meja lalu Zahid pergi meninggalkan Dimas dengan keadaan kesal, lalu Dimas mulai membuat ramuan sendiri lalu tanpa di sengaja Dimas menumpahkan ramuanX dan terkena ramuan yang sedang di buatnya lalu tiba tiba ramuan tersebut meledak lalu ramuan tersebut mengeluarkan cahaya emas dan saat Dimas mencobanya pada vosil Harimau Sumatera dan akhirnya berhasil “Alhamdulillah dengan sekian percobaan akhirnya berhasil,” ucap Dimas dengan rasa bangga Dimas pun langsung mengabari Zahid, Zahid pun langsung datang ke laboratorium menemui Dimas “Benarkah kamu berhasil membuat
144 Kelas Bahasa 1 | P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) ramuan tersebut,” ucap Zahid “Yaa akhirnya aku berhasil membuat ramuan tersebut” jawab Dimas lalu Dimas memberitahu caranya kepada Zahid dan Dimas dan Zahid mulai membuat ramuan tersebut. Akhirnya, Harimau Sumatera berhasil hidup kembali dengan sifat aslinya dan fenomena tropic cascade berhasil digagalkan dan rantai makanan pun kembali seperti semula dan banyak turis dari mancanegara datang ke Indonesia untuk melihat Harimau Sumatera dan Badak Sumatera, profesor-profesor yang ada di dunia mendatangi Indonesia untuk menjumpai Dimas. Dimas pun menjadi profesor terhebat di dunia dan Zahid sebagai pendampingnya.
145 Kelas Bahasa 1 | P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila)
146 Kelas Bahasa 1 | P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) Menghidupkan T-Rex yang Sudah Punah Aaron Ariyadi VII-C Pada suatu siang, di Museum Zoologi, ada dua anak bernama Kevin dan Azzam. Kevin memiliki sifat cerewet, sedangkan Azzam nakal. Mereka menemui seorang satpam yang sedang menjaga. Satpam tersebut memiliki sifat ramah dan mereka masuk diantar oleh pemandu yang memiliki sifat baik. Kevin memakai baju hitam,celana hitam, dan memakai topi berwarna putih dengan mata yang sipit. Mereka masuk kedalam museum diantar oleh pemandu mereka menemui patung T-Rex yang terlihat ganas dengan cakar yang panjang dan tajam. Mereka berdua ingin mencoba menghidupkan kembali T-Rex tersebut. Setelah T-Rex tersebut ingin dihidupkan, mereka mencoba beberapa kali percobaan. Percobaan terakhir, Azzam berkata, "Kita harus mencoba sampai berhasil," kepada kevin setelah lama mencoba. Akhirnya, mereka berdua pun
147 Kelas Bahasa 1 | P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) berhasil. Setelah T-Rex tersebut hidup kembali, Kevin berkata kepada Azzam, "Akhirnya, kita berhasil." Setelah T-Rex tersebut hidup kembali, T-Rex tersebut mengamuk dan mengacak-acak semua isi Museum. T-Rex tersebut hampir memakan Kevin, tetapi diselamatkan oleh Azzam. T-Rex tersebut melarikan diri dari museum. Kevin berkata, "Huh,hampir saja aku dimakan T-Rex." Mereka berdua mencoba mencari keberadaan TRex tersebut, tapi T-Rex tersebut tidak ditemukan setelah berlama-lama mencari keberadaan T-Rex tersebut. Akhirnya, mereka menemukan keberadaan T-Rex tersebut. Mereka berdua mencoba melawan T-Rex tersebut, tetapi T-Rex tersebut terlalu kuat. Mereka berdua pun tidak sanggup melawan T-Rex tersebu. Azzam berkat, "Kita harus kembali ke laboratorium Vin.” Mereka berdua pun kembali ke laboratorium. Mereka berdua pun memikirkan cara agar dapat mengalahkan T-Rex tersebut. Kevin berkata, "Kita harus membuat apa ya?" Setelah mereka berlama-lama memikirkan,
148 Kelas Bahasa 1 | P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) mereka pun memutuskan membuat ramuan untuk mengalahkan T-Rex tersebut dengan menggunakan ramuan yang mereka buat. Mereka mulai membuat ramuan. Mereka membuat ramuan dengan cara mencampurkan semua ramuan yang ada di sana menjadi satu setelah ramuan tersebut. Jadi, mereka berdua mencari kembali T-Rex tersebut. Mereka mencari hingga kelelahan. Azzam berkata, "Kemana lagi kita harus mencari," Mereka terus mencari keberadaan T-Rex tersebut. Sampai akhirnya, mereka pun menemukan keberadaan T-Rex tersebut di belakang Museum Zoologi. Mereka berdua pun mencoba menyiramkan ramuan ke tubuh T-Rex tersebut, tetapi tubuh T-Rex tersebut terlalu tinggi dan besar jadi mereka pun kesulitan untuk menyiramkan ramuan tersebut ke tubuh T-Rex karena kesulitan untuk meraihnya, mereka pun mencoba bekerjasama untuk sampai ke atas/kepala T-Rex. Saat sudah sampai di atas kepala T-Rex, mereka berdua menyiramkan ramuan yang sudah dibuat ke atas kepala T-Re.x.
149 Kelas Bahasa 1 | P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) Setelah ramuan tersebut di siramkan,T-Rex tersebut pun menghilang perlahan sehingga menjadi debu tak bersisa. Saat menuju pulang, Kevin khawatir, takut T-Rex tersebut hidup kembali. Saat malam, Kevin teringat kejadian tadi saat melawan T-Rex, tapi Kevin langsung buruburu tidur. Lalu, keesokan harinya Kevin sekolah seperti biasa. Pesan/amanat: Kita harus menjaga bangunan cagar budaya kita, yaitu Museum Zoologi agar dapat dikunjungi setiap orang.
150 Kelas Bahasa 1 | P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila)
151 Kelas Bahasa 1 | P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) Menghidupkan Hewan yang Sudah Punah di Museum Kevin Sebastian VII-C Pada suatu hari, ada seorang manusia purba yang lagi santai dan dia melihat ada portal. Manusia purba memasuki portal tersebut.dan manusia purba itu ke terlempar ke suatu tempat yang sangat besar. Manusia purba tersebut jalan-jalan sambil melihat-lihat pohon di sekitar nya. Dan dia menemukan salah satu gedung yang bernama Museum Zoologi. Manusia purba memasuki Museum Zoologi dan manusia purba berjalan sambil melihat-lihat hewan. Manusia purba tersebut tidak bisa berbicara bahasa manusia sekarang ini. Kemudian, dia bertemu dengan
152 Kelas Bahasa 1 | P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) seorang ilmuan. Dia cukup kaget, begitu juga ilmuan. Meskipun seperti itu, ilmuan pun tetap berusaha berkomunikasi dengan bahasa isyarat dan manusia purba juga tidak tahu apa bahasa isyarat dan ilmuwan itu mengajarkan bahasa isyarat. Setelah mengajarkan bahasa isyarat, manusia purba punya ide untuk menghidupkan hewan hewan yang ada di dalam museum tersebut. Ilmuwan pun setuju untuk menghidupkan dan ilmuwan berkata, "Ayo kita cari tempat untuk membuat ramuan. Kita cari pak satpam untuk mencari tempat." Setelah menemukan pak satpam bertanya, "Kalian sedang cari apa?" Ilmuwan menjawab, "Pak, saya mau nanya tempat yang buat ilmuwan di mana ya?" Pak satpam langsung mengantarkan ilmuwan pun membuat ramuan. Setelah sudah jadi membuat ramuan. Ilmuwan belum yakin kalau ramuan ini 100 persen sudah jadi, tapi ilmuwan tak peduli.
153 Kelas Bahasa 1 | P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) Setelah sudah jadi, ramuan itu dibagi menjadi 3 botol ramuan. Manusia purba itu mencoba ramuannya ke beberapa hewan, yakni badak, elang, dan t-rex. Setelah dicoba, hewan itu satu persatu bangun. Setelah hewan itu bangun, hewan itu awalnya diem saja. Pak Satpam pun datang, langsung kaget. Pak satpam, langsung menelpon tentara. Setelah datangnya tentara, si manusia purba dan ilmuwan bingung kenapa ada tentara dan tentara berkata, "Hei kalian berdua pergi dari sana.” Si manusia purba sama ilmuwan pun pergi. Setelah pergi, hewan tersebut bangun dan menyerang si tentara. Hewan tersebut menghancurkan fasilitas dan fosil-fosil hewan dan menyerang orang yang di sekitarnya. Manusia purba sama ilmuwan mendengarkan jeritan di dalam museum. Mereka memasuki Museum Zoologi. Setelah memasuki banyak orang yang tewas dan manusia purba pun menyesal karena idenya untuk menghidupkan kembali hewan-hewan tersebut.
154 Kelas Bahasa 1 | P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) Ilmuwan berkata dengan bahasa isyarat, “Jangan salah kan dirimu, ini juga salahku yang membuat ramuan belum spenuhnya jadi, mending kita berkerjasama untuk kalahkan hewan itu." Manusia purba pun bersemangat. Manusia purba dan ilmuwan mengambil senjata tentara. Setelah mengalahkan hewan-hewan itu, manusia purba pulang ke rumahnya dan dia pamit ke ilmuwan dan dialah teman pertamanya si ilmuwan, dan cerita pun selesai.
155 Kelas Bahasa 1 | P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila)