The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Buku ini berisi materi, soal, dan pembahasan Uji Pengetahuan PGSD materi Pedagogik dan Kepribadian

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by ILMI, 2023-05-08 03:03:46

Sukses UP PGSD Pedagogik

Buku ini berisi materi, soal, dan pembahasan Uji Pengetahuan PGSD materi Pedagogik dan Kepribadian

Keywords: #UP #PGSD #Pedagogik

44 pembelajaran peserta didik dalam upaya mencapai Kompetensi Dasar (KD). RPP disusun berdasarkan KD atau subtema yang dilaksanakan satu kali pertemuan atau lebih. Dalam Permendikbud No 22 tahun 2016, secara tegas menjelaskan komponen minimal RPP terdiri atas: 1. Identitas Sekolah 2. Identitas Mata Pelajaran Atau Tema/Subtema 3. Kompetensi Dasar 4. Indikator Pencapaian Kompetensi 5. Tujuan Pembelajaran 6. Materi Pembelajaran 7. Model/Metode Pembelajaran 8. Media Pembelajaran 9. Sumber Belajar 10. Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran. 11. Penilaian 12. Menetapkan Tujuan Penilaian 13. Menyusun Kisi-Kisi Penilaian


45 19. Seorang guru senior mengajar siswanya dengan metode diskusi dan menggunakan media gambar yang sudah berlangsung dari tahun ke tahun. Pada awal semester baru 2019 siswa dikelas tersebut diketahui 70% memiliki preferensi belajar kinestetik sehingga mereka tidak fokus saat pembelajaran dan diskusi berlangsung, siswa lebih senang jika mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru. Dari kasus tersebut strategi pembelajaran yang paling tepat dipilih guru …. A. kooperatif B. project based learning C. kontekstual D. inqury E. discovery Kinestetik : kemampuan untuk menggabungkan antara fisik dan pikiran, sehingga menghasilkan gerakan yang sempurna. Untuk menjawab soal di atas peserta harus memahami modelmodel pembelajaran dan karateristiknya, seperti; Kooperatif adalah suatu strategi pembelajaran yang terstruktur secara sistematis di mana siswa-siswa bekerjasama dalam kelompok-kelompok kecil dengan


46 anggota antara empat sampai lima orang secara heterogen untuk mencapai tujuan-tujuan bersama. Problem solving merupakan kerangka konseptual tentang proses pembelajaran yang menggunakan masalah-masalah riil dalam kehidupan nyata (otentik), bersifat tidak tentu, terbuka dan mendua untuk merangsang dan menantang siswa berpikir kritis untuk memecahkannya. Project based learning atau PjBL merupakan strategi pembelajaran yang dikembangkan berdasarkan penerapan proyek dengan melibatkan siswa menyelidiki masalah dunia nyata. Inkuiri adalah proses untuk memperoleh dan mendapatkan informasi dengan melakukan observasi atau eksperimen guna mencari jawaban maupun memecahkan masalah terhadap pertanyaan atau rumusan masalah dengan menggunakan berpikir kritis dan logis. Discovery learning adalah model pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif untuk mencari dan menyelidiki suatu permasalahan sehingga siswa dapat


47 menyimpulkan konsep dari pembelajaran yang telah dipelajari. Kontektual (Contextual Teaching and Learning) adalah konsep belajar yang mengaitkan antara materi yang diajarkan-nya dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sehari-hari. 20. Di sekolah seorang guru menuliskan beberapa aturan seperti dilarang menginjak rumput dan mencoret-coret meja, hal ini merupakan pembiasaan kepada peserta didik agar berkembang kecerdasan …. A. naturalis B. kinestetis C. visual spasial D. verbal linguistic E. logis matematis Pembelajaran logis matematis di sekolah dapat dikembangkan melalui beberapa strategi seperti berikut ini:


48 5. Menceritakan masalah yang dihadapi sehari-hari, kemudian dipecahkan dengan bantuan pemikiran matematis dengan mengatur waktu penyelesaian dengan tepat dan efektif. 6. Merencanakan suatu eksperimen dengan menggunakan metode ilmiah yang diawali dengan mengungkapkan masalah, membuat hipotesis, melakukan percobaan, menafsirkan data, dan menarik kesimpulan. 7. Membuat diagram venn 8. Membuat analogi Pembelajaran yang dirancang untuk mengaktifkan kecerdasan visual spasial adalah 6. Visualisasi 7. Penggunaan warna 8. Metafora gambar 9. Sketsa gagasan 10. Simbol grafis Pembelajaran yang dapat membangkitkan kecerdasan linguistik dalam diri peserta didik dengan strategi berikut; 6. Bercerita 7. Diskusi


49 8. Merekam dengan tape recorder 9. Menulis jurnal 10. Publikasi Pembelajaran dikelas yang dapat mengaktifkan kecerdasan kinestetik adalah; 6. Respon tubuh 7. Teater kelas 8. Konsep kinestetis 9. Hands on thinking 10. Peta tubuh Pembelajaran di kelas yang mengembangkan kecerdasan naturalis adalah; 4. Jalan–jalan di alam terbuka 5. Melihat keluar jendela 6. Ekostudi : Strategi ini mengintegrasikan kepedulian peserta didik pada kelangsungan bumi untuk semua mata pelajaran, misal; tidak menginjak rumput, tidak membuang sampah sembarangan. 21. Seorang guru ingin mengetahui kemampuan siswa dalam mengatur dan mengelola perbedaan pendapat ketika dilakukan diskusi kelompok. Guru tersebut membuat


50 lembar daftar cek (check list) dalam bentuk skala yang harus diisikan oleh siswa untuk menilai teman kelompoknya. Jenis penilaian otentik-holistik yang dapat dipilih oleh guru tersebut yaitu …. A. penilaian kinerja B. penilaian proyek C. penilaian portofolio D. pertanyaan terbuka E. penilaian diri • Penilaian Kinerja Penilaian kinerja sering disebut sebagai penilaian unjuk kerja (performance assessment). Bentuk penilaian ini digunakan untuk mengukur status kemampuan belajar peserta didik berdasarkan hasil kerja dari suatu tugas. Pada penilaian kinerja peserta didik diminta untuk mendemonstrasikan tugas belajar tertentu dengan maksud agar peserta didik mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang dimilikinya. Instrumen yang dapat digunakan untuk merekam hasil belajar pada penilaian kinerja ini antara lain: daftar cek (check list), catatan anekdot/narasi, skala penilaian (rating scale). • Penilaian Proyek


51 Penilaian proyek (project assessment) adalah bentuk penilaian yang diujudkan dalam bentuk pemberian tugas kepada peserta didik secara berkelompok. Penilaian ini difokuskan pada penilaian terhadap tugas belajar yang harus diselesaikan oleh peserta didik dalam periode/ waktu tertentu. Penilaian proyek dapat juga dikatakan sebagai penilaian berbentuk penugasan yang bertujuan untuk mengukur kemampuan peserta didik menghasilkan karya tertentu yang dilakukan secara berkelompok. Dengan menggunakan penilaian proyek pendidik dapat memperoleh informasi berkaitan dengan kemampuan peserta didik dalam hal pengetahuan, pemahaman, aplikasi, sintesis informasi atau data, sampai dengan pemaknaan atau penyimpulan. • Penilaian Portofolio Penilaian portofolio merupakan salah satu penilaian otentik yang dikenakan pada sekumpulan karya peserta didik yang diambil selama proses pembelajaran dalam kurun waktu tertentu. Karya-karya ini berkaitan dengan mata pelajaran dan disusun secara sistematis dan terogansir. Proses penilaian portofolio dilakukan secara bersama antara antara peserta didik dan guru. Hal ini


52 dimaksudkan untuk menentukan fakta-fakta peserta didik dan proses bagaimana fakta-fakta tersebut diperoleh sebagai salah satu bukti bahwa peserta didik telah memiliki kompetensi dasar dan indikator hasil belajar sesuai dengan yang telah ditetapkan. Untuk melakukan penilaian portofolio secara tepat perlumemperhatikan hal-hal seperti berikut ini, yaitu: kesesuaian, saling percaya antara pendidik dan peserta didik, kerahasiaan bersama antara pendidik dan peserta didik, kepuasan, milik bersama antara pendidik guru dan peserta didik, penilaian proses dan hasil. • Jurnal Jurnal belajar merupakan rekaman tertulis tentang apa yang dilakukan peserta didik berkaitan dengan apa-apa yang telah dipelajari. Jurnal belajar ini dapat digunakan untuk merekam atau meringkas aspek-aspek yang berhubungan dengan topik-topik kunci yang dipelajari. Misalnya, perasaan siswa terhadap suatu pelajaran, kesulitan yang dialami, atau keberhasilan di dalam memecahkan masalah atau topik tertentu atau berbagai macam catatan dan komentar yang dibuat siswa.Jurnal merupakan tulisan yang dibuat peserta didik untuk


53 menunjukkan segala sesuatu yang telah dipelajari atau diperoleh dalam proses pembelajaran. Jadi, jurnal dapat juga diartikan sebagai catatan pribadi siswa tentang materi yang disampaikan oleh guru di kelas maupun kondisi proses pembelajaran di kelas. • Penilaian Diri Penilaian diri (self assessment) adalah suatu teknik penilaian di mana peserta didik diminta untuk menilai dirinya sendiri berkaitan dengan proses dan tingkat pencapaian kompetensi yang diperolehnya dalam pelajaran tertentu. Dalam proses penilaian diri, bukan berarti tugas pendidik untuk menilai dilimpahkan kepada peserta didik semata dan terbebas dari kegiatan melakukan penilaian. Dengan penilaian diri, diharapkan dapat melengkapi dan menambah penilaian yang telah dilakukan pendidik. Untuk melaksanakan penilaian diri oleh peserta didik di kelas perlu memperhatikan hal-hal seperti: menentukan terlebih dahulu kompetensi atau aspek apa yang akan dinilai; langkah berikutnya menentukan kriteria penilaian yang akan digunakan; merancang format penilaian yang akan digunakan seperti pedoman penskoran, daftar tanda cek, atau skala


54 penilaian; peserta didik diminta untuk melakukan penilaian diri; pendidik mengkaji sampel hasil penilaian secara acak, untuk mendorong peserta didik supaya senantiasa melakukan penilaian diri secara cermat dan objektif; dan pendidik menyampaikan umpan balik kepada peserta didik yang didasarkan pada hasil kajian terhadap sampel hasil penilaian yang diambil secara acak. • Penilaian Antarteman Penilaian antar peserta didik merupakan teknik penilaian dengan cara meminta peseta didik untuk saling menilai temannya terkait dengan pencapain kompetensi, sikap, dan perilaku keseharian peserta didik. Penilaian ini dapat dilakukan secara berkelompok untuk mendapatkan informasi sekitar kompetensi peserta didik dalam kelompok. Informasi ini dapat dijadikan sebagai bahan menentukan pencapaian hasil belajar peserta didik. • Pertanyaan Terbuka Penilaian otentik juga dilakukan dengan cara meminta peserta didik membaca materi pelajaran, kemudian merespon pertanyaan terbuka. Penilaian ini lebih difokuskan terhadap bagaimana peserta didik


55 mengaplikasikan informasi daripada seberapa banyak peserta didik memanggil kembali apa yang telah diajarkan. Pertanyaan terbuka tesebut harus dibatasi supaya jawabannya tidak terlalu luas dan bermakna sesuai dengan tujuannya. 22. Pada akhir pembelajaran siswa diminta untuk mendemonstrasikan tugas belajar yang diberikan guru dengan tujuan agar siswa tersebut mengaplikasikan kemampuan keterampilan yang dimilikinya dan guru dapat menilai kompetensinya. Instrumen yang dapat dipilih oleh guru untuk merekam hasil belajar yaitu …. A. daftar cek (check list) B. benar salah (true false) C. pilihan ganda (multiple choice) D. menjodohkan (matching) E. jawaban bebas (Completion test) 23. Jika guru memberikan penugasan kepada siswa yang bertujuan untuk mengukur kemampuan dalam menghasilkan karya tertentu dan dilakukan secara


56 berkelompok. Maka jenis penilaian otentik yang tepat adalah…. A. penilaian kinerja B. penilaian portofolio C. penilaian proyek D. penilaian jurnal E. penilaian diri 24. Sebagian siswa mengalami kesulitan menjawab soal tes pilihan ganda yang disusun oleh guru hal tersebut disebabkan materi dalam soal sebagian belum dipelajari oleh siswa, karena materi tersebut seharusnya diberikan pada pertemuan berikutnya. Hal yang seharusnya dilakukan guru dalam menyusun soal tes pilihan ganda pada aspek materi yaitu …. A. soal harus sesuai dengan indikator B. pokok soal harus dirumuskan secara jelas C. pilihan jawaban harus homogen dan logis D. panjang rumusan pilihan jawaban relatif sama E. butir tes tidak tergantung pada jawaban sebelumnya


57 Analisis secara teoritis adalah telaah soal yang difokuskan pada aspek materi, konstruksi, dan bahasa. Penelaahan kualitas soal bentuk obyektif pada aspek materi dimaksudkan untuk mengetahui apakah materi yang diujikan sudah sesuai dengan kompetensi atau hasil belajar yang ditetapkan, dan apakah materi soal sudah sesuai dengan tingkat atau jenjang kemampuan berpikir peserta tes, serta apakah kunci jawaban sudah sesuai dengan isi pokok soal. Telaah kualitas soal pada aspek konstruksi dimaksudkan untuk mengetahui teknik penulisan butir-butir soal sudah merujuk pada kaidah-kaidah penulisan soal yang baik. Pada aspek bahasa, telaah soal dimaksudkan untuk mengetahui apakah bahasa yang digunakan cukup jelas dan mudah dimengerti, tidak menimbulkan multi interpretasi, serta sesuai dengan kaidah penggunaan bahasa yang berlaku. Secara teoritis, kualitas soal tes bentuk objektif dapat ditelaah dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut: • Butir harus sesuai dengan indicator yang ditetapkan • Hanya ada satu jawaban yang benar • Pengecoh homogin, dan berfungsi Kelebihan tes bentuk obyektif


58 • Lingkup materi yang diujikan luas sehingga dapat mewakili materi yang sudah diajarkan (representatif) • Tingkat validitas isi relatif tinggi • Proses koreksi dan penyekoran mudah dan obyektif • Tidak memungkinkan peserta tes untuk mengemukakan hal-hal yang tidak berkaitan dengan pertanyaan • Informasi hasil tes dapat lebih cepat • Tingkat reliabilitas tinggi • Memungkinkan penyelenggaraan tes bersama pada wilayah yang luas Kelemahan tes obyektif • Tidak mengembangkan daya nalar peserta tes • Peserta tes cenderung menjawab dengan jalan menerka • Memungkinkan terjadinya kecurangan, saling menyontek • Mengembangkan dan menyusun soal relatif sulit dan waktu lama • Membutuhkan waktu untuk membaca soal dan jawabannya sehinnga mengurangi waktu ujian Salah satu bentuk tes obyektif yaitu tes pilihan ganda. Tes pilihan ganda adalah bentuk tes yang jawabannya harus dipilih dari beberapa kemungkinan jawaban yang telah disediakan.


59 25. Kumpulan hasil karya seorang peserta didik, sebagai hasil pelaksanaan tugas kinerja yang ditentukan oleh guru atau peserta didik bersama guru, Sebagai bagian dari usaha mencapai tujuan belajar, atau mencapai kompetensi yang ditentukan dalam kurikulum adalah pengertian dari penilaian …. A. unjuk kerja B. portofolio C. produk D. proyek E. observasi Penilaian Portopolio Penilaian portofolio adalah penilaian yang dilakukan dengan cara menilai kumpulan seluruh karya peserta didik dalam bidang tertentu yang bersifat reflektif integratif untuk mengetahui minat, perkembangan, prestasi, dan kreatifitas peserta didik dalam kurun waktu tertentu. karya tersebut dapat berbentuk tindakan nyata yang mencerminkan kepedulian peserta didik terhadap lingkungannya.


60 26. Seorang guru SD ingin menerapkan pembelajaran matematika di kelas 1 berdasar pada teori Bruner yaitu langkah pembelajaran matematika enaktif, ikonik, dan simbolic. Jika kompetensi yang diharapkan adalah siswa mampu menjumlahkan dua bilangan dengan hasil maksimal adalah 20, maka langkah yang tepat adalah …. a. siswa menuliskan soal penjumlahan misal 2+3, kemudian dengan bantuan guru menggambarkan peristiwa dari soal tersebut, lalu memperagakan dengan benda konkrit b. siswa dikenalkan simbol angka yang akan dijumlahkan dengan menuliskan simbolnya pada papan tulis lalu memperagakan penjumlahan tersebut dengan benda konkrit c. siswa diberi benda konkret untuk memperagakan penjumlahan, siswa mengerjakan penjumlahan melalui gambar, dan siswa menuliskan simbol penjumlahan bilangan tersebut d. siswa mengerjakan soal penjumlahan melalui gambar, siswa memperagakan dengan benda konkrit, dan siswa menuliskan simbol penjumlahan bilangan tersebut.


61 e. siswa menuliskan soal penjumlahan misal 2+3, siswa memperagakan dengan benda konkrit, dan menggambarkan hasil peragaan penjumlahan Pembelajaran matematika di SD berdasar pada teori Bruner dikenal dengan 3 langkah pembelajaran enaktif, ikonik, dan simbolik. Ketiga tahap ini merupakan tahapan yang berurutan. Jadi dalam pembelajaran penjumlahan bilangan, urutan pembelajarannya adalah: 1. Enaktif, siswa memperagakan penjumlahan dengan benda konkret 2. Ikonik, siswa menggunakan gambar-gambar benda konkret dalam penjumlahan bilangan 3. Simbolik, siswa menuliskan simbol/lambang penjumlahan bilangan, misal 2+3 Dari kelima pilihan jawaban yang ditawarkan, urutan yang sesuai dengan tahapan di atas adalah “Siswa diberi benda konkret untuk memperagakan penjumlahan, siswa mengerjakan penjumlahan melalui gambar, dan siswa menuliskan simbol penjumlahan bilangan tersebut. 27. Pak Dita mengajar dikelas V A SD Harapan, ketika pelajaran berlangsung siswanya sangat aktif. Suasana kelas selalu


62 gaduh. Suara pak Dita tidak dapat mangalahkan kegaduhan kelas. Akhirnya pak Dita berinisiatif untuk menerapkan suatu model pembelajaran IPA yang dapat mendorong siswa untuk fokus pada suatu kegiatan yang mengasikkan. Model inquiri terbimbing dipilih untuk mengatasi kondisi tersebut, sekaligus melakukan penelitian tindakan kelas (PTK). Hipotesis yang cocok untuk PTK pak Dita adalah …. A. siswa kelas V A mampu melakukan kegiatan praktikum B. siswa kelas V A aktif mengemukakan pendapat C. PTK inquiri terbimbing dapat diselesaikan sebanyak 2 siklus D. langkah PTK inquiri terbimbing terdiri atas 4 tahap E. inquiri terbimbing dapat meningkatkan konsentrasi siswa 28. Guru banyak menggunakan ceramah dalam kegiatan pembelajaran karena tidak tersedia media dan sumber belajar. Kondisi tersebut mengakibatkan prestasi belajar siswa rendah. Menghadapi situasi tersebut, bagaimana cara anda menyelesaikannya?


63 a. Saya memanfaatkan alam sekitar sekolah sebagai media dan sumber belajar untuk mengaktifkan kegiatan belajar siswa. b. Saya menugaskan siswa membuat media dan sumber belajar yang menunjang topicpembelajaran sehingga mereka lebih aktif di kelas. c. Saya bekerja sama dengan orangtua/wali murid untuk memberikan sumbangan dalam pengadaan media dan sumber belajar. Saya meminta siswa untuk belajar di kelas dengan tenang dan memperhatikan penjelasan guru dengan baik agar berprestasi. d. Saya mengemukakan persoalan tersebut kepada beberapa guru dan tetap mengajar seperti biasanya. 29. Selama kegiatan pembelajaran Bu Anggun lebih menekankan pada keaktifan peserta didik, Critical Thingking , Menyusun konsep – konsep , serta memahami makna dari hal – hal yang dipelajari. Teori yang mendukung dari pemaparan di atas adalah …. A. Kognivistik = pengetahuan B. Humanistic = memanusiakan manusia


64 C. Behavioristik = stimulus – respon D. Konstruktivistik = membangun pengetahuannya sendiri E. Sibernetik = daring 30. Pak Basir dalam memberikan materi unsur, senyawa, dan campuran pada kegiatan pendahuluan memaparkan tujuan pembelajaran terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan memberikan penjelasan terkait dengan instrumen penilaian kepada peserta didik dimana kelompok yang bagus akan mendapatkan reward sedangkan kelompok yang kurang akan diberikan punishmen. Dalam hal ini Pak Basir menerapkan teori belajar …. A. humanisme B. kognitivisme C. behaviorisme stimulus – respon D. kostruktivisme E. sibernetik


65 31. Soal di bawah ini yang dapat digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi materi IPA adalah …. a. benda-benda apa sajakah yang dapat ditarik magnet! b. apa yang kalian ketahui tentang gaya magnet? c. mengapa peniti dalam kotak kertas dapat ditarik magnet yan ditaruh di luar kotak? d. sebutkan macam-macam magnet berdasarkan bentuknya! e. apa yang dimaksud dengan magnet buatan? Soal yang digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi harus melibatkan keterampilan berpikir siswa dan mampu mengembangkan keterampilan pemecahan masalah terhadap masalah yang disajikan guru. Salah satunya ditandai dengan kata tanya mengapa atau bagaimana. 32. Dalam pembelajaran matematika seorang anak jika sudah memahami prinsip pengurangan maka ketika mempelajari prinsip pembagian akan terjadi proses pengintegrasian antara prinsip pengurangan yang sudah


66 dikuasainya dengan prinsip pembagian (informasi baru). Dalam teori belajar kognitif termasuk ke tahap …. A. asimilasi B. akomodasi C. equilibrasi D. operasional E. pra operasional Asimilasi : pengintegrasian pengetahuan baru dengan pengetahuan lama Akomodasi : penyesuaian pengetahuan lama ke dalam situasi yang baru Equilibrasi : keseimbangan antara asimilasi dengan akomodasi, penyatuan pengetahuan luar dan dalam lawannya namanya disquilibrasi tahap perkembangan kognitif piaget : a. Tahap sensorimotor ( 0 – 2 tahun ) b. Tahap Pra operasional ( 2 – 7 tahun ) c. Tahap Operasional konkrit ( 7 – 11 tahun ) d. Tahap Operasional Formal ( 11 – 15 tahun )


67 33. Dalam proses pembelajaran seorang guru menugaskan peserta didik untuk menelusuri faktor penyebab terjadinya tanah longsor di suatu daerah. Peserta didik bekerja secara berkelompok menelusuri informasi dengan mewawancarai penduduk disertai pelacakan informasi di internet dan kemudian diminta untuk membuat kesimpulan penyebab terjadinya tanah longsor dan dilanjutkan dengan presentasi. Model pembelajaran abad 21 yang tepat digunakan dalam kondisi tersebut adalah .... a. pembelajaran berbasis proyek b. discovery learning c. pembelajaran kontekstual d. belajar berdasarkan pengalaman sendiri e. pembelajaran kooperatif Sintak pembelajaran kontekstual : a. Invitasi (mengemukakan pengetahuan awal) → Siswa didorong agar mengemukakan pengetahuan awalnya tentang konsep yang dibahas. Guru memancing dengan memberikan pertanyaan yang problematik


68 tentang fenomena kehidupan sehari-hari melalui kaitan konsep-konsep yang dibahas dengan pendapat yang siswa miliki. b. Eksplorasi (menyelidiki / menemukan konsep) →Siswa diberi kesempatan untuk menyelidiki dan menemukan konsep melalui pengumpulan, pengorganisasian, dan penginterpretasian data dalam sebuah kegiatan yang telah dirancang guru. Secara berkelompok siswa melakukan kegiatan dan berdiskusi tentang masalah yang mereka bahas. c. Memberikan penjelasan dan solusi presentasi d. Pengambilan tindakan Sintak discovery : a. Pemberian stimulus b. Identifikasi masalah c. Pengumpulan data d. Pengolahan data e. Pembuktian data f. Kesimpulan g. Presentasi


69 34. Yang termasuk kompetensi profesional yang harus dimiliki oleh guru adalah .... A. berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tertulis atau bentuk lain →sosial B. bersikap inklusif,objektif dan tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin, agama, ras dan kondisi fisik, latar belakang keluarga, dan status sosial ekonomi →kepribadian C. menunjukan etos kerja, tangung jawab yang tinggi, rasa bangga menjadi guru dan rasa percaya diri →kepribadian D. menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran/bidang E. menjunjung tinggi kode etik profesi 35. Perhatikanlah KD IPA kelas III yakni KD 3.7 Menerapkan sifat-sifat cahaya dan keterkaitannya dengan indera penglihatan, dengan indikator yang diberikan, membuktikan sifat-sifat cahaya, kegiatan Verifikasi pada pembelajaran tersebut dapat diterapkan dengan model pembelajaran ….


70 a. Problem based learning pada tahap verifikasi yakni melakukan percobaan sifat-sifat cahaya b. Project based learning pada tahap verifikasi yakni melakukan percobaan sifat-sifat cahaya c. STAD pada tahap verifikasi yakni melakukan percobaan sifat-sifat cahaya d. TGT pada tahap verifikasi yakni melakukan percobaan sifat-sifat cahaya e. Discovery learning pada tahap verifikasi yakni melakukan percobaan sifat-sifat cahaya Ada pun langkah kerja model pembelajaran Discovery Learning: 1. Pemberian rangsangan (stimulation) 2. Pernyataan / Identifikasi masalah (problem statement) 3. Pengumpulan data (data collection) 4. Pengolahan data (data processing) 5. Pembuktian (verification) 6. Menarik simpulan / generalisasi (generalization)


71 36. Perhatikanlah KD IPA Kelas IV SD berikut: 4.2 Membuat skema siklus hidup beberapa jenis mahluk hidup yang ada di lingkungan sekitarnya, dan slogan upaya pelestariannya. Indikator yang diberikan yakni menggambarkan skema siklus hidup yang ada di lingkungan sekitar, siswa dapat berfikir kreatif dengan kegiatan …. a. pembelajaran problem based learning dengan merancang serta membuat gambar siklus hidup makhluk hidup hasil karyanya berupa laporan b. pembelajaran discovery learning dengan merancang serta membuat gambar siklus hidup makhluk hidup c. pembelajaran project based learning dengan merancang serta membuat gambar siklus hidup makhluk hidup berupa produk d. pembelajaran quantum teaching learning dengan merancang serta membuat gambar siklus hidup makhluk hidup e. pembelajaran STAD dengan merancang serta membuat gambar siklus hidup makhluk hidup.


72 37. Salah satu indikator di kelas rendah 3.5. Menggali informasi tentang cara-cara perawatan tumbuhan dan hewan melalui wawancara dan atau eksplorasi lingkungan. Pak Budi seorang guru SD dikelas rendah berusaha menyampaikan motivasi ketika memberikan materi ajar dengan KD tersebut. Bentuk motivasi yang dapat diberikan Pak Budi ketika membuka pembelajaran adalah …. A. membuat kesimpulan tentang jenis-jenis tumbuhan disekitar tempat tinggal peserta didik B. memberikan pesan agar peserta didik selalu hatihati menjaga kesehatan C. membagikan kuis kepada peserta didik tentang cara perawatan tumbuhan D. menceritakan petani Kelinci yang sukses, yang merawat kelincinya dengan benar E. membagikan tugas kepada peserta didik untuk mengamati hewan piaraan di rumahnya 38. KD PPKn kelas VI yakni 3.2 Menganalisis pelaksanaan kewajiban, hak, dan tanggung jawab sebagai warga


73 negara beserta dampaknya dalam kehidupan sehari-hari dengan indikator menganalisis kewajiban sebagai warga negara, dalam menggunakan LPKD yang dikemas melalui tulisan dan gambar, siswa mengalami kesulitan dalam mengabstraksi gambar dan tulisan pada materi kewajiban sebagai warga negara. Oleh sebab itu untuk dapat memahami pembelajaran guru memberikan …. a. pengembangan LPKD dengan memadukan unsur video berupa ilustrasi kewajiban sebagai warga Negara b. pengembangan LKPD yang mengandung unsur audiotori kewajiban sebagai warga Negara c. pengembangan LKPD yang mengandung unsur visual kewajiban sebagai warga Negara d. pengembangan LKPD yang mengandung unsur langkah kerja kewajiban sebagai warga Negara e. pengembangan LKPD yang mengandung unsur penemuan sebagai kewajiban sebagai warga negara. 39. Setiap hari Senin diadakannya upacara bendera merah putih agar generasi muda bangsa tidak melupakan jasa pahlawannya yang telah mengorbankan jiwa raga demi


74 kemerdekaan bangsa dan Negara. Namun kenyataannya masih ada siswa dan guru yang datang terlambat. Solusi apa yang cocok untuk permasalahan tersebut? a. Menyusun aturan yang mempertimbangkan sanksi yang menempatkan unsur pendidikan dan penghormatan atas pelakunya. b. Antara guru dan siswa sebenarnya salah jika terlambat datang saat upacara, maka sebaiknya ada sanksi pada keduanya. c. Menghukum siswa yang terlambat dan memberikan pembinaan pada guru agar tidak mengulangi perbuatannya. d. Diberikan sanksi yang sama kepada guru dan siswa yang datang terlambat agar tidak terkesan membeda-bedakan. e. Meminta pulang kepada guru dan siswa yang terlambat dengan mengunci pagar sekolah. 40. Anda memiliki siswa pintar yang ingin sekali menguasai keterampilan yang menurut Andabelum saatnya dikuasai oleh siswa tersebut. Di sekolah, hanya Anda yang dapat melatihnya, namun anda tidak memiliki waktu luang.


75 Ucapan yang tepat dikatakan pada siswa adalah .... a. bahwa siswa tidak perlu belajar keterampilan itu, dan tidak perlu berlatih kepada saya b. bahwa siswa belum waktunya menguasai keterampilan itu, dan saya sibuk sehinggatidak bisa melatihnya c. bahwa siswa itu bisa belajar sendiri untuk menguasai keterampilan itu d. bahwa siswa tetap memiliki kesempatan menguasai keterampilan itu, dan memintanya mencari yang diinginkan dari luar sekolah e. bahwa siswa itu memiliki kemampuan yang baik, punya kesempatan menguasai keterampilan itu, dan mengatur waktu lagi untuk bisa berlatih dengan saya 41. Untuk mengerjakan tugas dengan baik, apalagi tugas bertumpuk-tumpuk, selalu diperlukan banyak energi. Terkait dengan hal ini, pilihlah salah satu jawaban yang paling mendekat diri Anda! a. Tidak peduli pada banyaknya tugas apapun, yang penting saya baik-baik saja.


76 b. Kehabisan tenaga, bahan sebelum semua tugas terselesaikan. c. Energi terkuras habis setelah mengarjakan seluruh tugas, sehingga kurang siapmengerjakan tugas-tugas berikutnya. d. Energi hampir terkuras habis, perlu beristirahat beberapa waktu sebelum mengerjakantugas berikutnya. e. Semua terselesaikan sesuai waktu yang direncanakan, sehingga masih ada energi untuk tugas berikutnya. 42. Saat mendapat tugas sulit dan tidak menyukainya maka harus tetap diselesaikan hingga tuntas. Bagaimana menurut pendapat Anda? a. Tidak setuju karena akan menyebabkan stres. b. Tidak setuju karena hasilnya tidak akan maksimal. c. Tidak setuju karena lebih baik mengerjakan tugas lain dengan hasil lebih baik. d. Setuju karena sudah merupakan kewajiban untuk menyelesaikan tugas.


77 e. Setuju karena sikap mudah menyerah akan mempengaruhi kinerja. 43. Salah satu karakteristik guru prefesioanal yang telah memiliki kualifikasi S1/D4. Jika anda belum memiliki kualifikasi tersebut, apa yang perlu dilakukan? a. Melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana atau sederajat. b. Mengikuti berbagai kegiatan ilmiah bagi peningkatan prefesionalitas. c. Sewaktu-waktu berpartisipasi dalam berbagai peningkatan diri. d. Meningkatkan diri setelah diwajibkannya persyaratan guru prefesional. e. Mengajar secara rutin sambil menunggu pensiun agar tidak ketinggalan 44. Ibu Pupun sangat sadar bahwa dalam pembelajaran abad 21, salah satu karakteristik yang perlu dikuasai adalah


78 Critical Thingking. Critical Thingking (Berpikir Kritis) adalah melihat masalah dengan cara baru dan menghubungkan pembelajaran lintas mata pelajaran dan dunia disiplin ilmu. Penerapan pembelajaran yang dilakukan Bu Pupun dalam pembelajaran agar siswa menguasai karakter berpikir kritis adalah …. A. guru menugaskan kelompok untuk membuat sebuah poster. poster yang disusun merupakan hasil pemikiran dari beberapa orang yang dituangkan menjadi satu B. guru membuat soal latihan yang mendorong anak untuk memecahkan masalah C. siswa mengerjakan soal bertipe HOTS D. guru menunjukkan 4 gambar benda, lalu meminta siswa untuk memilih salah satu gambar dengan karakteristik tertentu dan mengemukakan alasannya sedetail mungkin E. siswa mengungkapkan gagasan dalam presentasi, sementara teman satu kelas mengkritisi apa yang disampaikan


79 45. Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas 5 SD ditemukan bahwa lebih dari 70% siswa tidak dapat membuat karangan deskripsi karena penjelasan guru kurang detail dan rinci. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian tindakan kelas untuk membantu menyelesaikan permasalahan tersebut. Tindakan dipilih adalah penggunaan pendekatan whole language berbasis lingkungan. Salah satu tahapan yang tepat untuk pendekatan tersebut adalah …. A. siswa melakukan analisis pada beberapa teks deskripsi yang dibaca B. guru dan siswa bersama-sama menyusun teks deskripsi C. siswa mengamati beberapa contoh teks deskripsi D. siswa membaca beragam sumber referensi terkait teks deskripsi E. siswa keluar kelas untuk mencari objek pengamatan yang menarik


80 46. Di SD Pisang Kipas Medan, Bu Deva yang mengajar siswa kelas 3 Sub Tema 3 tentang Kewajiban dan Hakku dalam Bertetangga akan melibatkan siswa menganalisis masalahmasalah rill dalam kehidupan nyata (otentik), bersifat tidak tentu, terbuka dan mendua agar siswa berpikir kritis untuk memecahkan masalahnya. Selama ini Bu Deva menggunakan metode tugas kelompok, dan mengerjakan LKPD namun hasil belajar siswa 60% di bawah KKM. Guru tersebut berencana melakukan penelitian tindakan kelas untuk mengatasi masalah tersebut. Untuk merencanakan penelitian tindakan kelas, topik atau judul yang sesuai adalah …. a. Pengaruh Model Pemecahan Masalah Terhadap Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa Kelas 3 SD Pisang Kipas Medan


81 b. Penerapan Model Pemecahan Masalah untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Kelas 3 Pisang Kipas Medan c. Pengembangan Model Project-Based Learning Untuk Materi Kewajiban dan Hakku Dalam Bertetangga d. Peningkatan Prestasi Belajar Dengan Menggunakan Model Inkuiri e. Pengembangan Materi Kewajiban dan Hakku Dalam Bertetangga dengan Menggunakan Metode Pembelajaran Kooperatif Berbasis Proyek 47. Guru kelas III mengajar Tema 4 tentang kewajiban dan hakku, guru menuliskan indikator siswa dapat menunjukkan sikap sosial yang menjalankan kewajiban di kelas. Guru merancang alat evaluasi yang tepat untuk menilai sikap sosial anak ketika sedang melaksanakan kewajiban di dalam kelas. Alat penilaian yang tepat yang dapat digunakan guru adalah …. a. portofolio hasil kegiatan dalam melaksanakan kewajiban b. lembar jurnal hasil observasi c. wawancara dengan siswa tentang kewajiban di kelas


82 d. pengamatan selama kegiatan di kelas e. tes tentang sikap sosial yang harus dilakukan saat di kelas 48. Diberikan KD sebagai berikut. “Menjelaskan dan melakukan penaksiran dari jumlah, selisih, hasil kali, dan hasil bagi dua bilangan cacah maupun pecahan dan desimal.” Indikator penunjang atau inti yang TIDAK sesuai dengan KD tersebut adalah …. A. menjelaskan jumlah, selisih, hasil kali, dan hasil bagi dua bilangan cacah B. menjelaskan selisih, hasil kali, dan hasil bagi dua pecahan C. melakukan penaksiran dari hasil bagi dua bilangan cacah D. mengurutkan dua pecahan bentuk desimal E. menjelaskan jumlah, selisih, hasil kali, dan hasil bagi dua pecahan desimal 49. Ada beberapa orang tua siswa yang mengeluh karena anaknya kesulitan mengikuti pelajaran secara online untuk


83 pelajaran IPA. Sebagai guru yang akan Anda lakukan adalah …. A. meminta siswa untuk mengerjakan contoh latihan soal yang ada di buku B. meminta orang tua membelikan buku pelajaran yang menunjang pelajaran C. mendesain pembelajaran untuk lebih komunikatif dan mudah dipelajari D. menasehati para siswa yang kesulitan untuk tetap rajin dan tekun belajar E. meminta para siswa untuk mempelajari materi yang ada di media online 50. Salah satu Kompetensi Dasar (KD) di kelas 4 SD yaitu 3.7 Menerapkan sifat-sifat cahaya dan keterkaitannya dengan indera penglihatan. Pak Dani berencana mengajarkan materi tersebut dengan tujuan pembelajarannya adalah: setelah mengikuti pembelajaran diharapkan peserta didik mampu menganalisis sifat-sifat cahaya pada indera penglihatan dengan benar.


84 Alat evaluasi yang dapat digunakan Pak Dani untuk mengukur kemampuan keterampilan berpikir tingkat tinggi peserta didiknya berupa tes …. A. lisan tentang fungsi lensa mata B. menjodohkan pertanyaan gambar bagian-bagian mata dan jawabannya yang telah disediakan C. lisan tentang bagaimana cahaya sampai ke mata manusia ketika mengenakan kacamata riben D. praktik demonstrasi menirukan demonstrasi pak dani di depan kelas E. tertulis menyebutkan bagian-bagian mata yang diketahui peserta didik 51. Peserta didik dapat menyusun pedoman wawancara secara sederhana. Rumusan instrumen penilaian psikomotor yang relevan adalah …. A. Buatlah pedoman wawancara sederhana untuk mewawancarai orang tuamu! B. Buatlah macam-macam pedoman wawancara yang kamu ketahui!


85 C. Buatlah macam-macam pedoman wawancara yang kamu ketahui ! kemudian tuliskan bagianbagian dari pedoman wawancara yang benar! D. Jelaskan macam-macam pedoman wawancara yang kamu ketahui! E. Jelaskan komponen-komponen dalam Menyusun pedoman wawancara! 52. Dalam Perencanaan pembelajaran seorang guru merancang penilaian yang diwujudkan dalam bentuk pemberian tugas kepada peserta didik secara berkelompok. Guru tersebut bertujuan mengukur kemampuan peserta didik menghasilkan karya tertentu yang dilakukan secara berkelompok. Pendidik dapat memperoleh informasi berkaitan dengan kemampuan peserta didik dalam hal pengetahuan, pemahaman, aplikasi, sintesis, informasi, sampai dengan pemaknaan atau penyimpulan. Jenis penelitian yang sesuai untuk dipilih guru adalah … A. portofolio B. kinerja C. penugasan


86 D. proyek E. jurnal 53. Dari hasil PTK tentang penggunaan pendekatan whole language berbasis lingkungan, Bu Diah ingin menyusun sebuah artikel ilmiah. Salah satu yang akan dibuat adalah abstrak. Kalimat yang sesuai untuk abstrak adalah …. A. berdasarkan analisis masalah yang telah dilakukan, peneliti menetapkan alternatif tindakan yang tepat untuk meningkatkan keterampilan menulis karangan deskripsi siswa kelas v sd negeri 2 percobaan yaitu dengan menerapkan pendekatan whole language berbasis lingkungan. →hipotesis B. pendekatan whole language didasari oleh paham konstruktivisme yang menyatakan bahwa untuk membentuk sendiri pengetahuannya melalui peran aktifnya dalam belajar secara utuh (whole) dan terpadu (integrated) (robert dalam santosa, 2004) →kajian pustaka Moh.Amin, Moh Noer, Wisnu Harso menawarkan empat pendekatan yang dapat digunakan dalam pembelajaran yaitu; selfesteem approach (percaya diri); creativity approach (mengembangka n kreativitas);


87 C. analsis data dalam penelitian ini dilakukan secara deskriptif kualitatif berdasarkan hasil pencermatan dokumen penilaian. →pengambilan data D. salah satu komponen pembelajaran whole language yang tepat digunakan untuk pembelajaran menulis adalah independent writing (menulis bebas) bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis, meningkatkan kebiasaan menulis, dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis. →pokok permasalahan dan tujuan penelitian E. berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka penelitian ini disimpulkan bahwa siswa sudah mampu menulis karangan deskripsi.→kesimpulan Abstrak berisi pokok masalah, tujuan, metode, data, dan kesimpulan dalam bentuk paragraf. 54. Seorang guru kelas IV akan memperjelas nilai-nilai yang keliru di masyarakat dengan membangun kesadaran pada sistem nilai kebaikan pada diri siswa (internalisasi) melalui kebebasan memilih, menghargai, dan berbuat baik. Guru


88 tersebut akan memilih model pembelajaran yang membantu siswa dalam mencari dan menentukan suatu nilai yang dianggap baik dalam menghadapi suatu persoalan melalui proses menganalisis nilai yang sudah ada dalam diri siswa. Berdasarkan kasus di atas, maka model pembelajaran berbasis PPK yang dinilai tepat adalah …. A. pembelajaran berbasis masalah B. konsiderasi C. jigsaw D. aksi sosial newman E. teknik Klarifikasi nilai Teknik klarifikasi nilai (TKN) adalah teknik pembelajaran untuk membantu siswa dalam mencari dan menentukan suatu nilai yang dianggap baik dalam menghadapi suatu persoalan melalui proses menganalisis nilai yang sudah ada dan tertanam dalam diri siswa (Sanjaya, 2008: 283). 55. Bu Prima akan menyiapkan materi dengan KD 4.6 Meringkas informasi tentang perkembangan teknologi produksi, komunikasi, dan transportasi di lingkungan


89 setempat secara tertulis menggunakan kosakata baku dan kalimat efektif. Agar materi sesuai dengan KD dan tujuan pembelajaran, rancangan materi yang harus disampaikan Bu Prima adalah …. A. contoh kata baku, cara membuat kalimat efektif, cara meringkas dengan tepat B. cara menentukan ide pokok dan ide pendukung, konsep kata baku, konsep kalimat efektif, langkahlangkah meringkas C. konsep ringkasan, cara menentukan ide pokok, contoh kata baku, mengidentifikasi kalimat efektif D. cara menentukan ide pokok, contoh kata baku, contoh kalimat tidak efektif, cara meringkas teks E. konsep kalimat efektif, contoh kata baku, cara meringkas dengan memerhatikan relevansi teks dengan kehidupan sehari-hari 56. “Saat ini banyak keluhan apabila pembelajaran IPS lebih menekankan pada aspek pengetahuan, fakta, dan konsepkonsep yang bersifat hafalan belaka. Permasalahan akan muncul jika pembelajaran dibiarkan seperti ini. Permasalahan tersebut adalah ….


90 A. penilaian yang berorientasi kognitif B. mengajar berdasarkan textbooks C. posisi guru yang masih transfer of knowledge D. tumbuhnya budaya belajar verbalistik E. dominasi metode Ekspositori Texbook adalah buku pelajaran. Transfer knowledge adalah mentransfer ilmu pengetahuan dan pemahaman. Budaya belajar verbalistik, maksudnya peserta didik bisa menyebutkan kata namun mereka tidak tahu arti dari kata tersebut. Ini bisa terjadi karena cara mengajar guru yang hanya melalui penjelasan lisan atau ceramah sehingga peserta didik cenderung meniru apa yang guru sampaikan. Metode Ekspositori adalah metode pembelajaran yang menekankan pada proses penyampaian materi secara verbal dari seorang guru kepada sekelompok siswa dengan maksud agar siswa dapat menguasai materi pelajaran secara optimal. Dalam strategi ini, materi pelajaran disampaikan langsung oleh guru. 57. Dalam perencanaan pembelajaran seorang guru merancang penilaian yang dilakukan untuk merekam atau meringkas aspek-aspek yang berhubungan dengan topiktopik yang dipelajari. Misalnya, perasaan siswa terhadap suatu pelajaran, kesulitan yang dialami, atau keberhasilan


91 di dalam memecahkan masalah atau topik tertentu atau berbagai macam catatan dan komentar yang dibuat siswa. Guru membuat catatan untuk menunjukkan segala sesuatu yang telah dipelajari dalam proses pembelajaran serta peserta didik juga membuat catatan tentang materi yang disampaikan guru di kelas maupun kondisi proses pembelajaran di kelas. Untuk melakukan penilaian tersebut guru memilih alat penilaian …. a. proyek b. kinerja c. portofolio d. penugasan e. jurnal 58. Anda mendapat tugas mengajar pelajaran tambahan setelah jam sekolah bersama guru lain secara bersamaan di dua kelas paralel. Suatu hari teman Anda tidak bisa hadir tanpa memberi kabar. Sebagai guru, yang Anda lakukan adalah …. A. melaporkan kejadiannya kepada kepala sekolah agar mendapat perhatian


92 B. meminta siswa kelas satunya untuk belajar mandiri sampai waktu pelajaran selesai C. melakukan pembelajaran kelas rangkap, meskipun secara bergantian D. menginformasikan kelas satunya, bahwa guru yang bersangkutan tidak bisa hadir E. kelas yang gurunya tidak hadir dipulangkan awal, karena kasihan siswanya 59. Pada pembelajaran 4, Subtema 1, kelas V SD, Sehat Itu Penting. KD PPKn yang tertulis adalah 3.2 Memahami makna tanggung jawab sebagai warga masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, 4.2 Mengambil keputusan bersama tentang tanggung jawab sebagai warga masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Media yang tepat untuk KD Subtema tersebut adalah … A. tabel data persebaran kondisi kesehatan B. foto dampak merokok C. video dampak pandemi D. torso tubuh manusia E. gambar peredaran darah


93 60. hukuman yang diberikan kepada siswa, apabila diberikan pada saat yang tepat, dapat merupakan salah satu bentuk penguatan (reinforcement) dan memberikan pengaruh yang baik (positif). Pengaruh positif yang dimaksud adalah dapat membantu siswa untuk …. A. mendorong siswa-siswa yang lain untuk berbuat baik B. menjadikan siswa takut untuk melakukan kesalahan C. mengenali kekurangan dirinya yang perlu diperbaiki D. menjadikan siswa selalu patuh pada aturan sekolah E. menjadikan siswa selalu patuh pada perintah guru 61. Anak kelas 5 SD sedang belajar sistem persamaan linear dua variabel. Dia berkali-kali bertanya kepada kakaknya yang sudah duduk dibangku SMP. Oleh kakaknya, ia diminta bertanya pada guru. Saat bertanya pada guru, ia memperoleh jawaban, “Nanti, pada saatnya, kau akan mampu memahami materi ini.” Teori belajar yang manakah yang membenarkan tindakan yang dilakukan Guru? A. siswa harus banyak praktik seperti disampaikan dalam teori belajar oleh Brousseau


Click to View FlipBook Version