The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Modul PJOK (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) untuk Kelas 4 Semester I tahun ajaran 2023/24 adalah sebuah panduan pembelajaran yang dirancang khusus untuk siswa kelas 4 sekolah dasar. Modul ini dirancang untuk membantu siswa dalam memahami konsep-konsep dasar dalam pelajaran PJOK, yang mencakup aktivitas fisik, olahraga, dan pentingnya menjaga kesehatan.

Modul ini mencakup berbagai topik yang relevan dengan kelas 4, seperti pengenalan konsep gerak tubuh, pentingnya olahraga, jenis-jenis aktivitas fisik yang menyenangkan, serta pemahaman awal tentang kesehatan tubuh. Modul ini biasanya mencakup penjelasan yang mudah dipahami, gambar-gambar ilustratif, latihan-latihan praktis, dan aktivitas yang dapat dilakukan oleh siswa.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by BAYU AGUS SUPRIYADI, 2023-09-25 14:55:32

MODUL PJOK KLS 4 Lengkap 2023-2024

Modul PJOK (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) untuk Kelas 4 Semester I tahun ajaran 2023/24 adalah sebuah panduan pembelajaran yang dirancang khusus untuk siswa kelas 4 sekolah dasar. Modul ini dirancang untuk membantu siswa dalam memahami konsep-konsep dasar dalam pelajaran PJOK, yang mencakup aktivitas fisik, olahraga, dan pentingnya menjaga kesehatan.

Modul ini mencakup berbagai topik yang relevan dengan kelas 4, seperti pengenalan konsep gerak tubuh, pentingnya olahraga, jenis-jenis aktivitas fisik yang menyenangkan, serta pemahaman awal tentang kesehatan tubuh. Modul ini biasanya mencakup penjelasan yang mudah dipahami, gambar-gambar ilustratif, latihan-latihan praktis, dan aktivitas yang dapat dilakukan oleh siswa.

Keywords: siswa.,Modul PJOK,Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan,Kelas 4,aktivitas fisik

Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 50 (5) Guru akan memberikan instruksi gerakan kepada peserta didik dengan mengucapkan perintah gerak, peserta didik diharapkan untuk fokus mendengar instruksi dari guru dan memperhatikan peserta didik yang menjadi tutor. (6) Gerakan diawali dengan menekuk kepala ke bahu kanan tahan selama 2 hitungan, lanjutkan menekuk kepala ke bahu kiri tahan selama 2 hitungan, tarik kepala perlahan dengan menggunakan salah satu tangan. (7) Lalu lakukan gerakan memutar badan ke samping kanan dan samping kiri, masing-masing 2 kali hitungan, ketika melakukan gerakan memutar badan ke samping kanan dan kiri, tempatkan posisi kedua tangan di pinggang. (8) Peserta didik diminta untuk tidak melakukan perpindahan tempat dengan sengaja, seperti melakukan gerakan bergeser, jalan, lari maupun lompat selama aktivitas gerak ini dilakukan. (9) Guru meminta peserta didik untuk melakukan aktivitas gerak dengan cermat dan hati-hati. (10) Aktivitas pembelajaran ini dilakukan kurang lebih 10 menit. F. Aktivitas pembelajaran menekuk satu siku ke depan dada, memutar kedua lengan ke samping badan. Cara melakukannya: (1) Aktivitas ini dilakukan secara berpasangan, peserta didik diminta berbaris berbanjar mengatur jarak dengan kedua tangan direntangkan, dengan sikap kaki dibuka selebar bahu. Setiap pasangan berdiri dengan arah saling berhadapan. (2) Pada setiap pasangan, satu peserta didik melakukan aktivitas gerak dan satu peserta didik lainnya diminta mengamati gerak dari pasangannya. (3) Peserta didik ini akan berganti peran secara bergiliran, pergantian posisi ini akan dilakukan setelah peserta didik melakukan rangkaian gerakan sebanyak 2 kali pengulangan. (4) Beberapa peserta didik yang terampil diminta untuk menjadi contoh bagi peserta didik lainnya, dan berdiri di depan peserta didik yang melakukan aktivitas gerak. (5) Guru akan memberikan instruksi gerakan kepada peserta didik dengan mengucapkan perintah gerak, peserta didik diharapkan untuk fokus mendengar instruksi dari guru dan memperhatikan peserta didik yang menjadi tutor. (6) Gerakan diawali dengan menekuk siku kanan ke depan dada tahan selama 2 hitungan, lalu menekuk siku kiri ke depan dada tahan selama 2 hitungan. Ketika siku yang satu ditekuk, maka tangan yang lainnya memegang/menarik siku yang ditekuk. (7) Kemudian dilanjutkan dengan gerakan memutar kedua lengan ke arah samping badan kanan dan kiri, masing-masing 2 hitungan. (8) Peserta didik diminta untuk tidak melakukan perpindahan tempat dengan sengaja, seperti melakukan gerakan bergeser, jalan, lari maupun lompat selama aktivitas gerak ini dilakukan. (9) Guru meminta peserta didik untuk melakukan aktivitas gerak dengan cermat dan hati-hati. (10) Aktivitas pembelajaran ini dilakukan kurang lebih 10 menit.


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 51 G. Aktivitas pembelajaran memutar kedua lengan ke samping atas, menekuk/meliukkann badan ke samping. Cara melakukannya : (1) Aktivitas ini dilakukan secara berpasangan, peserta didik diminta berbaris berbanjar mengatur jarak dengan kedua tangan direntangkan, dengan sikap kaki dibuka selebar bahu. Setiap pasangan berdiri dengan arah saling berhadapan. (2) Pada setiap pasangan, satu peserta didik melakukan aktivitas gerak dan satu peserta didik lainnya diminta mengamati gerak dari pasangannya. (3) Peserta didik ini akan berganti peran secara bergiliran, pergantian posisi ini akan dilakukan setelah peserta didik melakukan rangkaian gerakan sebanyak 2 kali pengulangan. (4) Beberapa peserta didik yang terampil diminta untuk menjadi contoh bagi peserta didik lainnya, dan berdiri di depan peserta didik yang melakukan aktivitas gerak. (5) Guru terlebih dahulu memberikan contoh aktivitas gerak yang akan dilakukan oleh peserta didik, dan ketika peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran, guru akan memberikan instruksi gerakan kepada peserta didik dengan mengucapkan perintah gerak, peserta didik diharapkan untuk fokus mendengar instruksi dari guru dan memperhatikan peserta didik yang menjadi tutor. (6) Gerakan diawali dengan memutar kedua lengan ke samping atas kanan dan kiri, masingmasing dilakukan sebanyak 2 hitungan. (7) Lalu lanjutkan dengan menekuk/meliukkan badan ke samping kanan tahan hingga 2 hitungan, dan menekuk/meliukkan badan ke samping kiri tahan 2 hitungan kembali. (8) Peserta didik diminta untuk tidak melakukan perpindahan tempat dengan sengaja, seperti melakukan gerakan bergeser, jalan, lari maupun lompat selama aktivitas gerak ini dilakukan. (9) Guru meminta peserta didik untuk melakukan aktivitas gerak dengan cermat dan hati-hati. (10) Aktivitas pembelajaran ini dilakukan kurang lebih 10 menit. Aktivitas 3


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 52 Setelah peserta didik melakukan aktivitas 2 pembelajaran variasi dan kombinasi gerak memutar dan menekuk, dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas 3 yaitu variasi dan kombinasi gerak mengayun dan menekuk. Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran variasi dan kombinasi gerak mengayun dan menekuk, dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain sebagai berikut: Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan variasi dan kombinasi gerak mengayun dan menekuk. Pengetahuan mengenai fakta, konsep, dan prosedur variasi dan kombinasi gerak mengayun dan menekuk, dipelajari melalui membaca dan berdiskusi sesuai lembar tugas yang diberikan oleh guru. A. Aktivitas pembelajaran menekuk satu kaki ke depan, mengayun satu kaki ke depan. Cara melakukannya: (1) Aktivitas ini dilakukan secara berpasangan, peserta didik diminta berbaris berbanjar mengatur jarak dengan kedua tangan direntangkan, dengan sikap kaki rapat. Setiap pasangan berdiri dengan arah saling berhadapan. (2) Pada setiap pasangan, satu peserta didik melakukan aktivitas gerak dan satu peserta didik lainnya diminta mengamati gerak dari pasangannya. (3) Peserta didik ini akan berganti peran secara bergiliran, pergantian posisi ini akan dilakukan setelah peserta didik melakukan rangkaian gerakan sebanyak 2 kali pengulangan. (4) Beberapa peserta didik yang terampil diminta untuk menjadi contoh bagi peserta didik lainnya, dan berdiri di depan peserta didik yang melakukan aktivitas gerak. (5) Guru akan memberikan instruksi gerakan kepada peserta didik dengan mengucapkan perintah gerak, peserta didik diharapkan untuk fokus mendengar instruksi dari guru dan memperhatikan peserta didik yang menjadi tutor. (6) Gerakan diawali dengan menekuk kaki kanan ke depan selama 4 hitungan, dengan posisi kedua tangan memegang/menarik pergelangan kaki, lalu lakukan gerakan mengayun kaki kiri ke depan sebanyak 4 hitungan. Ketika satu kaki diayunkan ke depan, kedua tangan direntangkan ke samping badan. (7) Kemudian dilanjutkan dengan gerakan menekuk kaki kiri ke depan selama 4 hitungan, dengan posisi kedua tangan memegang/menarik pergelangan kaki, lalu lakukan gerakan mengayun kaki kana ke depan sebanyak 4 hitungan. (8) Guru menyampaikan kepada peserta didik, bahwa antara kaki yang ditekuk dan yang diayun berlawanan. (9) Peserta didik diminta untuk tidak melakukan perpindahan tempat dengan sengaja, seperti melakukan gerakan bergeser, jalan, lari maupun lompat selama aktivitas gerak ini dilakukan. (10) Guru meminta peserta didik untuk melakukan aktivitas gerak dengan cermat dan hati-hati. (11) Aktivitas pembelajaran ini dilakukan kurang lebih 10 menit. B. Aktivitas pembelajaran menekuk satu siku ke atas, mengayun badan dari bawah ke atas.


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 53 Cara melakukannya: (1) Aktivitas ini dilakukan secara berpasangan, peserta didik diminta berbaris berbanjar mengatur jarak dengan kedua tangan direntangkan, dengan sikap kaki dibuka selebar bahu. Setiap pasangan berdiri dengan arah saling berhadapan. (2) Pada setiap pasangan, satu peserta didik melakukan aktivitas gerak dan satu peserta didik lainnya diminta mengamati gerak dari pasangannya. (3) Peserta didik ini akan berganti peran secara bergiliran, pergantian posisi ini akan dilakukan setelah peserta didik melakukan rangkaian gerakan sebanyak 2 kali pengulangan. (4) Beberapa peserta didik yang terampil diminta untuk menjadi contoh bagi peserta didik lainnya, dan berdiri di depan peserta didik yang melakukan aktivitas gerak. (5) Guru akan memberikan instruksi gerakan kepada peserta didik dengan mengucapkan perintah gerak, peserta didik diharapkan untuk fokus mendengar instruksi dari guru dan memperhatikan peserta didik yang menjadi tutor. (6) Gerakan diawali dengan menekuk siku kanan ke atas lewat belakang kepala selama 4 hitungan, dengan posisi tangan kiri memegang/menarik siku kanan , lalu lakukan gerakan mengayun badan dari arah bawah ke atas sebanyak 2 kali ayunan (4 hitungan). ketika badan diayunkan ke atas, posisikan kedua tangan lurus ke atas mengikuti arah badan. (7) Kemudian dilanjutkan dengan menekuk siku kiri ke atas lewat belakang kepala selama 4 hitungan, dengan posisi tangan kanan memegang/menarik siku kanan , lalu lakukan gerakan mengayun badan dari arah bawah ke atas sebanyak 2 kali ayunan (4 hitungan). (8) Ketika mengayunkan badan, posisikan kedua tangan lurus mengikuti arah badan. (9) Peserta didik diminta untuk tidak melakukan perpindahan tempat dengan sengaja, seperti melakukan gerakan bergeser, jalan, lari maupun lompat selama aktivitas gerak ini dilakukan. (10) Guru meminta peserta didik untuk melakukan aktivitas gerak dengan cermat dan hati-hati. (11) Aktivitas pembelajaran ini dilakukan kurang lebih 10 menit. C. Aktivitas pembelajaran menekuk/meliukkan badan ke belakang, mengayun badan ke samping.


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 54 Cara melakukannya: (1) Aktivitas ini dilakukan secara berpasangan, peserta didik diminta berbaris berbanjar mengatur jarak dengan kedua tangan direntangkan, dengan sikap kaki dibuka selebar bahu. Setiap pasangan berdiri dengan arah saling berhadapan. (2) Pada setiap pasangan, satu peserta didik melakukan aktivitas gerak dan satu peserta didik lainnya diminta mengamati gerak dari pasangannya. Peserta didik ini akan berganti peran secara bergiliran, pergantian posisi ini akan dilakukan setelah peserta didik melakukan rangkaian gerakan sebanyak 2 kali pengulangan. (3) Beberapa peserta didik yang terampil diminta untuk menjadi contoh bagi peserta didik lainnya, dan berdiri di depan peserta didik yang melakukan aktivitas gerak. (4) Guru terlebih dahulu memberikan contoh aktivitas gerak yang akan dilakukan oleh peserta didik, dan ketika peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran, guru akan memberikan instruksi gerakan kepada peserta didik dengan mengucapkan perintah gerak, peserta didik diharapkan untuk fokus mendengar instruksi dari guru dan melihat peserta didik yang menjadi tutor. (5) Gerakan diawali dengan menekuk/meliukkan badan ke belakang, ke dua tangan berada di pinggang, tahan selama 4 hitungan. Setelah itu lakukan gerakan mengayun badan ke samping kanan dan kiri masing-masing 2 kali pengulangan secara bergantian (4 hitungan), posisikan kedua tangan ke atas lurus mengikuti arah badan. (6) Peserta didik diminta untuk tidak melakukan perpindahan tempat dengan sengaja, seperti melakukan gerakan bergeser, jalan, lari maupun lompat selama aktivitas gerak ini dilakukan. (7) Guru meminta peserta didik untuk melakukan aktivitas gerak dengan cermat dan hati-hati. (8) Aktivitas pembelajaran ini dilakukan kurang lebih 10 menit. Setelah aktivitas kegiatan ini selesai, guru menginstruksikan peserta didik untuk dapat beristirahat, duduk dan minum kurang lebih sekitar 5 menit. D. Aktivitas pembelajaran mengayun ke dua lengan ke samping atas, menekuk/membungkukkan badan ke bawah.


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 55 Cara melakukannya: (1) Aktivitas ini dilakukan secara berpasangan, peserta didik diminta berbaris berbanjar mengatur jarak dengan kedua tangan direntangkan, dengan sikap kaki rapat. Setiap pasangan berdiri dengan arah saling berhadapan. (2) Pada setiap pasangan, satu peserta didik melakukan aktivitas gerak dan satu peserta didik lainnya diminta mengamati gerak dari pasangannya. (3) Peserta didik ini akan berganti peran secara bergiliran, pergantian posisi ini akan dilakukan setelah peserta didik melakukan rangkaian gerakan sebanyak 2 kali pengulangan. (4) Beberapa peserta didik yang terampil diminta untuk menjadi contoh bagi peserta didik lainnya, dan berdiri di depan peserta didik yang melakukan aktivitas gerak. (5) Guru akan memberikan instruksi gerakan kepada peserta didik dengan mengucapkan perintah gerak, peserta didik diharapkan untuk fokus mendengar instruksi dari guru dan memperhatikan peserta didik yang menjadi tutor. (6) Gerakan diawali dengan mengayun kedua lengan ke arah samping atas hingga 4 kali hitungan, kemudian dilanjutkan dengan menekuk/membungkukkan badan ke bawah dengan posisi kedua tanggan lurus ke arah telapak kaki, tahan selama 4 hitungan. (7) Peserta didik diminta untuk tidak melakukan perpindahan tempat dengan sengaja, seperti melakukan gerakan bergeser, jalan, lari maupun lompat selama aktivitas gerak ini dilakukan. (8) Guru meminta peserta didik untuk melakukan aktivitas gerak dengan cermat dan hati-hati. (9) Aktivitas pembelajaran ini dilakukan kurang lebih 10 menit. E. Aktivitas pembelajaran mengayun satu kaki ke samping, menekuk satu kaki ke belakang. Cara melakukannya: (1) Aktivitas ini dilakukan secara berpasangan, peserta didik diminta berbaris berbanjar mengatur jarak dengan kedua tangan direntangkan, dengan sikap kaki rapat. Setiap pasangan berdiri dengan arah saling berhadapan. (2) Pada setiap pasangan, satu peserta didik melakukan aktivitas gerak dan satu peserta didik lainnya diminta mengamati gerak dari pasangannya. (3) Peserta didik ini akan berganti peran secara bergiliran, pergantian posisi ini akan dilakukan setelah peserta didik melakukan rangkaian gerakan sebanyak 2 kali pengulangan. (4) Beberapa peserta didik yang terampil diminta untuk menjadi contoh bagi peserta didik lainnya, dan berdiri di depan peserta didik yang melakukan aktivitas gerak. (5) Guru akan memberikan instruksi gerakan kepada peserta didik dengan mengucapkan perintah gerak, peserta didik diharapkan untuk fokus mendengar instruksi dari guru dan memperhatikan peserta didik yang menjadi tutor. (6) Gerakan diawali dengan mengayun kaki kanan ke samping hingga 4 hitungan, lalu lakukan gerakan menekuk kaki kanan ke belakang tahan hingga 4 hitungan. (7) Kemudian dilanjutkan dengan gerakan mengayun kaki kiri ke samping hingga 4 hitungan, lalu lakukan gerakan menekuk kaki kiri ke belakang tahan hingga 4 hitungan.


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 56 (8) Ketika melakukan gerakan mengayun satu kaki, posisi kedua tangan direntangkan ke samping. (9) Ketika melakukan gerakan menekuk kaki ke belakang, posisi kedua tangan memegang/menarik di pergelangan kaki atau satu tangan memegang pergelangan kaki yang di tekuk dan satu tangan lainnya direntangkan ke samping. (10) Peserta didik diminta untuk tidak melakukan perpindahan tempat dengan sengaja, seperti melakukan gerakan bergeser, jalan, lari maupun lompat selama aktivitas gerak ini dilakukan. (11) Guru meminta peserta didik untuk melakukan aktivitas gerak dengan cermat dan hati-hati. (12) Aktivitas pembelajaran ini dilakukan kurang lebih 10 menit. F. Aktivitas pembelajaran mengayun kedua ke lengan ke depan, menekuk satu siku ke depan dada. Cara melakukannya: (1) Aktivitas ini dilakukan secara berpasangan, peserta didik diminta berbaris berbanjar mengatur jarak dengan kedua tangan direntangkan, dengan sikap kaki dibuka selebar bahu. Setiap pasangan berdiri dengan arah saling berhadapan. (2) Pada setiap pasangan, satu peserta didik melakukan aktivitas gerak dan satu peserta didik lainnya diminta mengamati gerak dari pasangannya. (3) Peserta didik ini akan berganti peran secara bergiliran, pergantian posisi ini akan dilakukan setelah peserta didik melakukan rangkaian gerakan sebanyak 2 kali pengulangan. (4) Beberapa peserta didik yang terampil diminta untuk menjadi contoh bagi peserta didik lainnya, dan berdiri di depan peserta didik yang melakukan aktivitas gerak. (5) Guru akan memberikan instruksi gerakan kepada peserta didik dengan mengucapkan perintah gerak, peserta didik diharapkan untuk fokus mendengar instruksi dari guru dan memperhatikan peserta didik yang menjadi tutor. (6) Gerakan diawali dengan memutar kedua lengan ke arah depan sebanyak 4 kali putaran, kemudian dilanjutkan dengan menekuk siku kanan ke depan dada tahan selama 2 hitungan, lalu menekuk siku kiri ke depan dada tahan selama 2 hitungan. (7) Ketika siku yang satu ditekuk, maka tangan yang lainnya memegang/menarik siku yang ditekuk. (8) Peserta didik diminta untuk tidak melakukan perpindahan tempat dengan sengaja, seperti melakukan gerakan bergeser, jalan, lari maupun lompat selama aktivitas gerak ini dilakukan. (9) Guru meminta peserta didik untuk melakukan aktivitas gerak dengan cermat dan hati-hati. (10) Aktivitas pembelajaran ini dilakukan kurang lebih 10 menit. G. Aktivitas pembelajaran menekuk kedua kaki dalan posisi jongkok, mengayun kedua ke lengan lurus ke atas.


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 57 Cara melakukannya: (1) Aktivitas ini dilakukan secara berpasangan, peserta didik diminta berbaris berbanjar mengatur jarak dengan kedua tangan direntangkan, dengan sikap kaki dibuka selebar bahu. Setiap pasangan berdiri dengan arah saling berhadapan. (2) Pada setiap pasangan, satu peserta didik melakukan aktivitas gerak dan satu peserta didik lainnya diminta mengamati gerak dari pasangannya. (3) Peserta didik ini akan berganti peran secara bergiliran, pergantian posisi ini akan dilakukan setelah peserta didik melakukan rangkaian gerakan sebanyak 2 kali pengulangan. (4) Beberapa peserta didik yang terampil diminta untuk menjadi contoh bagi peserta didik lainnya, dan berdiri di depan peserta didik yang melakukan aktivitas gerak. (5) Guru akan memberikan instruksi gerakan kepada peserta didik dengan mengucapkan perintah gerak, peserta didik diharapkan untuk fokus mendengar instruksi dari guru dan memperhatikan peserta didik yang menjadi tutor. (6) Gerakan diawali dengan mengayun kedua lengan ke atas, lalu lanjutkan dengan gerakan menekuk kaki dengan sikap jongkok hingga tahan hingga 4 kali hitungan, kemudian dilanjutkan dengan mengayunkan kedua lengan lurus ke atas hingga 4 kali ayunan. (7) Peserta didik diminta untuk tidak melakukan perpindahan tempat dengan sengaja, seperti melakukan gerakan bergeser, jalan, lari maupun lompat selama aktivitas gerak ini dilakukan. (8) Guru meminta peserta didik untuk melakukan aktivitas gerak dengan cermat dan hati-hati. (9) Aktivitas pembelajaran ini dilakukan kurang lebih 10 menit. Setelah peserta didik melakukan aktivitas 3 pembelajaran variasi dan kombinasi gerak mengayun dan menekuk, dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas 4 yaitu variasi dan kombinasi gerak memutar, mengayun dan menekuk. Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran variasi dan kombinasi gerak memutar, mengayun dan menekuk, dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain sebagai berikut: Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan variasi dan kombinasi gerak memutar, mengayun dan menekuk. Pengetahuan mengenai fakta, konsep, dan prosedur gerak memutar, mengayun dan menekuk, dipelajari melalui membaca dan berdiskusi sesuai lembar tugas yang diberikan oleh guru. A. Aktivitas pembelajaran Permainan Estafet Tongkat. Cara melakukannya: Aktivitas 4


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 58 ➢ Peserta didik dibagi menjadi 4 kelompok, tiap kelompok berjumlah kurang lebih 7 peserta didik. Setiap kelompok berbaris secara berbanjar dengan jarak setiap anggota kelompoknya kurang lebih 1-2 meter, dengan posisi kaki agak dibuka lebar. ➢ Dalam permainan ini menggunakan alat berupa tongkat yang berukuran sekitar 30 cm dalam setiap kelompoknya, tongkat di posisikan di depan bawah (lantai/tanah) peserta didik yang berada paling depan. Permainan ini dimulai dengan tanda bunyi peluit guru. ➢ Gerakan dalam permainan ini di awali oleh peserta didik yang berada di barisan pertama melakukan gerakan menekuk/membungkukkan badan ke bawah, diiringi dengan gerakan mengayun kedua lengan ke bawah untuk mengambil tongkat menggunakan satu tangan, kemudian ayunkan kedua lengan kembali ke arah atas hingga berada lurus di atas kepala. Lalu lakukan gerakan memutar badan ke segala arah satu putaran hingga kedua lengan kembali di posisi lurus di atas kepala, selanjutnya lakukan gerakan menekuk/melentingkan badan ke belakang untuk bersiap memberikan tongkat kepada teman anggota kelompok yang berada dibelakang. ➢ Peserta didik berikutnya yakni yang berada di barisan kedua, melakukan gerakan mengayun kedua lengan ke depan atas untuk mengambil tongkat dengan salah satu tangan, lanjutkan dengan mengayun kedua lengan lurus di atas kepala. Lalu lakukan gerakan memutar badan ke segala arah satu putaran hingga kedua lengan kembali di posisi lurus di atas kepala, selanjutnya lakukan gerakan menekuk/melentingkan badan ke belakang untuk bersiap memberikan tongkat kepada teman anggota kelompok yang berada dibelakang. Peserta berikutnya dapat melakukan aktivitas gerak yang sama. ➢ Ketika tongkat sudah berada pada peserta didik yang berada di barisan paling belakang, maka akan ada perbedaan arah dalam memberi dan menerima tongkat, yaitu ketika tongkat sudah sudah diterima dari depan atas oleh peserta didik dengan mengayun kedua lengan ke depan atas untuk mengambil tongkat menggunakan satu tangan, lanjutkan dengan mengayun kedua lengan lurus ke atas kepala. Lalu lakukan gerakan memutar badan ke segala arah satu putaran hingga kedua lengan kembali di posisi lurus di atas kepala, lalu ayunkan kedua lengan lurus ke depan bawah disertai gerakan menekuk/membungkukkan badan, kemudian berikan bola kepada teman yang berada di depan. ➢ Peserta didik berikutnya melanjutkan dengan gerakan menekuk/membungkukkan badan ke bawah disertai dengan gerakan mengayun kedua lengan lurus ke bawah menjorok ke dalam di antara kedua kaki, lalu ambil tongkat dengan kedua tangan dan ayunkan kembali kedua lengan hingga lurus ke atas kepala, lalu lakukan gerakan memutar badan ke segala arah satu putaran hingga kedua lengan kembali lurus ke posisi diatas kepala, lalu lakukan gerakan menekuk/membungkukkan badan disertai gerakan mengayunkan kedua lengan lurus ke depan bawah, kemudian berikan tongkat kepada teman yang berada di depan peserta didik. ➢ Lakukanlah aktivitas gerak yang sama hingga tongkat berada kembali pada peserta didik yang paling depan. ➢ Peserta didik tidak boleh melakukan perpindahan tempat/bergeser dengan sengaja, seperti melakukan gerakan jalan, lari maupun lompat. ➢ Kelompok yang menyelesaikan gerakan terlebih dahulu, yakni kelompok yang tongkatnya sampai kembali pada peserta didik yang berada paling di depan, maka kelompok tersebut adalah pemenangnya. ➢ Guru meminta peserta didik untuk mengamati aktivitas gerak dari peserta didik yang menjadi teman kelompoknya. ➢ Guru meminta peserta didik untuk melakukan aktivitas gerak dengan cermat dan hati-hati. ➢ Guru meminta masing-masing peserta didik/kelompok untuk dapat merancang sebuah kreativitas gerak dalam melakukan pembelajaran sesuai potensi peserta didik, bisa dengan cara menambah jarak, menambah waktu, atau mengganti arah. ➢ Aktivitas pembelajaran ini dilakukan kurang lebih 15 menit. B. Aktivitas pembelajaran Permainan Memindahkan dan Mengoper Botol.


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 59 Cara melakukannya: ➢ Peserta didik dibagi menjadi 4 kelompok, tiap kelompok berjumlah kurang lebih 7 peserta didik. Setiap kelompok berbaris secara bersaf dengan jarak setiap anggota kelompoknya kurang lebih 1-2 meter, dengan posisi kaki dibuka selebar bahu. ➢ Dalam permainan ini menggunakan alat berupa 2 botol minuman plastik dalam setiap kelompoknya, botol di posisikan di depan bawah (lantai/tanah) peserta didik yang berada paling depan. Permainan ini dimulai dengan tanda bunyi peluit guru. ➢ Gerakan dalam permainan ini di awali oleh peserta didik yang berada di barisan pertama (paling kanan) melakukan gerakan menekuk/membungkukkan badan ke bawah, diiringi dengan gerakan mengayun kedua lengan ke bawah untuk mengambil kedua botol, masingmasing tangan mengambil satu botol, kemudian ayunkan kedua lengan kembali ke arah atas hingga berada lurus di depan dada, dengan posisi badan tegak menghadap ke depan. Lanjutkan dengan memutar kedua lengan ke depan hingga 2 kali putaran. Lalu lakukan gerakan memutar badan ke samping kanan dan kiri dengan posisi kedua lengan ikut mengayun lurus di depan dada mengikuti arah badan, kembali pada posisi menghadap ke depan dengan kedua lengan lurus di depan dada. Selanjutnya lakukan gerakan memutar badan ke samping kiri, diiringi dengan ayunan kedua lengan lurus di depan dada, lalu lakukan gerakan menekuk/membungkuk badan ke arah samping kiri bawah, disertai mengayun kedua lengan ke kiri bawah, letakkan botol di bawah lantai tepat di samping kiri badan. ➢ Peserta didik berikutnya yakni yang berada di barisan kedua, melakukan gerakan menekuk/membungkuk badan ke arah samping kanan bawah, disertai mengayun kedua lengan ke arah samping kanan bawah, kemudian mengambil kedua botol, masing-masing tangan mengambil satu botol. Lalu badan kembali ke posisi tegak menghadap ke depan, dengan kedua lengan lurus di depan dada. Lakukan rangkaian gerak yang sama seperti peserta didik sebelumnya. ➢ Peserta berikutnya dapat melakukan aktivitas gerak yang sama. ➢ Ketika botol sudah berada pada peserta didik yang berada di barisan paling belakang, maka akan terjadi perbedaan arah dalam memberi dan menerima botol. yaitu ketika botol sudah diterima oleh peserta didik dari samping kanan bawah (lantai) dengan menekuk/membungkuk badan ke arah samping kanan bawah, disertai mengayun kedua lengan ke kanan bawah, kemudian mengambil kedua botol, masing-masing tangan mengambil satu botol. Lalu badan kembali ke posisi tegak menghadap ke depan, dengan kedua lengan lurus di depan dada, lanjutkan dengan memutar kedua lengan ke depan hingga 2 kali putaran. Kemudian lakukan gerakan memutar badan ke samping kiri dan kanan dengan posisi kedua lengan ikut mengayun lurus di depan dada mengikuti arah badan, kembali pada posisi menghadap ke depan dengan kedua lengan lurus di depan dada. Selanjutnya lakukan gerakan memutar badan ke samping kanan, diiringi dengan ayunan kedua lengan lurus di depan dada, lalu lakukan gerakan menekuk/membungkuk badan ke arah samping kanan bawah, disertai mengayun kedua lengan kanan ke bawah, letakkan botol di bawah lantai tepat di samping kanan badan badan. ➢ Peserta didik selanjutnya melakukan gerakan dengan menekuk/membungkuk badan ke arah samping kiri bawah, disertai mengayun kedua lengan ke kiri bawah, kemudian mengambil kedua botol, masing-masing tangan mengambil satu botol. Lalu badan kembali ke posisi tegak menghadap ke depan, dengan kedua lengan lurus di depan dada. ➢ Lakukanlah aktivitas gerak yang sama hingga botol kembali pada peserta didik yang berada di barisan pertama (paling kanan). ➢ Peserta didik tidak boleh melakukan perpindahan tempat/bergeser dengan sengaja, seperti melakukan gerakan jalan, lari maupun lompat. ➢ Kelompok yang menyelesaikan gerakan terlebih dahulu, yakni kelompok yang botolnya sampai kembali pada peserta didik yang berada paling di depan, maka kelompok tersebut adalah pemenangnya. ➢ Guru meminta peserta didik untuk mengamati aktivitas gerak dari peserta didik yang menjadi teman kelompoknya.


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 60 ➢ Guru meminta peserta didik untuk melakukan aktivitas gerak dengan cermat dan hati-hati. ➢ Guru meminta masing-masing peserta didik/kelompok untuk dapat merancang sebuah kreativitas gerak dalam melakukan pembelajaran sesuai potensi peserta didik, bisa dengan cara menambah jarak, menambah waktu, atau mengganti arah. ➢ Aktivitas pembelajaran ini dilakukan kurang lebih 15 menit. Setelah aktivitas kegiatan ini selesai, guru menginstruksikan peserta didik untuk dapat beristirahat, duduk dan minum kurang lebih sekitar 5 menit. C. Aktivitas pembelajaran Permainan Tali Berantai. Cara melakukannya: ➢ Peserta didik dibagi menjadi 4 kelompok, tiap kelompok berjumlah kurang lebih 7 peserta didik. Setiap kelompok membentuk lingkaran dengan jarak setiap anggota kelompoknya kurang lebih 1-2 meter, dengan posisi kaki dibuka selebar bahu. Dalam setiap kelompok ditentukan satu orang peserta didik sebagai ketua kelompok, yang ditunjuk oleh guru. ➢ Dalam permainan ini, setiap kelompok menggunakan alat berupa 1 tali rapia atau dapat juga digunakan tali sejenisnya dengan panjang kurang lebih 1 meter, tali di posisikan merentang di depan bawah (lantai/tanah) peserta didik yang ditunjuk sebagai ketua kelompok. Permainan ini dimulai dengan tanda bunyi peluit guru. ➢ Gerakan dalam permainan ini di awali oleh peserta didik yang ditunjuk sebagai ketua kelompok, dengan melakukan gerakan menekuk/membungkukkan badan ke bawah, diiringi dengan gerakan mengayun kedua lengan ke bawah untuk mengambil tali dengan cara memegang masing-masing kedua ujung tali menggunakan jari-jari tangan, dengan posisi tangan agak direntang lurus. Kemudian ayunkan kedua lengan kembali ke arah atas hingga berada di atas kepala, dengan posisi badan tegak menghadap ke depan. Lalu lakukan gerakan memutar badan ke segala arah satu putaran hingga kedua lengan kembali ke posisi di atas kepala, selanjutnya lakukan gerakan menekuk/membungkukkan badan ke arah samping kanan bawah, dengan diikuti mengayun kedua lengan hingga ketinggian sejajar lutut. Untuk bersiap memberikan tali kepada teman anggota kelompok yang berada di sebelah kanan peserta didik. ➢ Peserta didik berikutnya melakukan gerakan menekuk/membungkuk badan ke arah kiri bawah, disertai mengayun kedua lengan ke arah samping kiri bawah hingga ketinggian sejajar lutut. Kemudian mengambil tali dengan cara yang sama dengan yang dilakukan oleh peserta didik sebelumnya. Selanjutnya ayunkan kedua lengan kembali ke arah atas hingga berada di atas kepala, dengan posisi badan tegak menghadap ke depan. Lalu lakukan gerakan memutar badan ke segala arah satu putaran hingga kedua lengan kembali ke posisi di atas kepala, kemudian lakukan gerakan menekuk/membungkukkan badan ke arah samping kanan bawah, hingga ketinggian sejajar lutut. Untuk bersiap memberikan tali kepada teman anggota kelompok yang berikutnya. ➢ Peserta didik berikutnya dapat melakukan aktivitas gerak yang sama. ➢ Lakukanlah aktivitas gerak ini hingga 5 putaran. ➢ Peserta didik tidak boleh melakukan perpindahan tempat/bergeser dengan sengaja, seperti melakukan gerakan jalan, lari maupun lompat. ➢ Kelompok yang dapat menyelesaikan aktivitas gerak terlebih dahulu, yakni kelompok yang telah melakukan sebanyak 5 putaran, maka kelompok tersebut adalah pemenangnya. ➢ Guru meminta peserta didik untuk mengamati aktivitas gerak dari peserta didik yang menjadi teman kelompoknya. ➢ Guru meminta peserta didik untuk melakukan aktivitas gerak dengan cermat dan hati-hati. ➢ Guru meminta masing-masing peserta didik/kelompok untuk dapat merancang ➢ sebuah kreativitas gerak dalam melakukan pembelajaran sesuai potensi peserta didik, bisa dengan cara menambah jarak, menambah waktu, atau mengganti arah. ➢ Aktivitas pembelajaran ini dilakukan kurang lebih 20 menit. D. Aktivitas pembelajaran kombinasi permainan “ Paku Gelang” dan “Piring Terbang”. Cara melakukannya:


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 61 ➢ Peserta didik dibagi menjadi 4 kelompok, tiap kelompok berjumlah kurang lebih 6-7 peserta didik. Setiap kelompok berbaris secara berbanjar, mengatur jarak dengan merentangkan kedua tangan ke samping. ➢ Dalam permainan ini menggunakan alat berupa botol minuman plastik atau sejenisnya dan piring makan plastik dalam setiap kelompoknya. Guru menyediakan/membuat lintasan permainan dengan jarak ± 5-6 meter dan meletakkan cone atau kardus atau benda sejenisnya di masing-masing ujung lintasan dan diantara dua permainan. ➢ Permainan ini dimulai dari peserta didik yang berada diposisi paling belakang. ➢ Permainan ini dimulai dan diakhiri dengan bunyi peluit guru. ➢ Setelah melakukan permainan paku gelang dilanjutkan dengan permainan piring terbang, dalam satu rangkaian gerak. ➢ Sebagian anggota kelompok berada di area permainan paku gelang dan sebagian lagi berada di area permainan piring terbang. ➢ Peserta didik yang sudah menyeleseikan permainan paku gelang, selanjutnya melanjutkan ke permainan piring terbang, dengan mengambil 1 piring terlebih dahulu yang ada di atas meja, kemudian berdiri di barisan paling belakang permainan piring terbang, lalu siap melakukan permainan selanjutnya. ➢ Peserta didik yang telah menyelesaikan permainan piring terbang yakni yang berada di barisan paling depan dalam permainan piring terbang, setelah melakukan lemparan segera menuju barisan paling belakang (awal memulai permainan) dan anggota kelompok lainnya bergeser ke depan. ➢ Guru meminta peserta didik untuk mengamati aktivitas gerak dari peserta didik yang menjadi teman kelompoknya. ➢ Guru meminta peserta didik untuk melakukan aktivitas gerak dengan cermat dan hati-hati. ➢ Guru meminta masing-masing peserta didik/kelompok untuk dapat merancang ➢ sebuah kreativitas gerak dalam melakukan pembelajaran sesuai potensi peserta didik, bisa dengan cara menambah jarak, menambah waktu, atau mengganti arah. ➢ Aktivitas pembelajaran ini dilakukan kurang lebih 20 menit. ➢ Permainan “ Paku Gelang”: • Letakan gelang di belakang barisan (jumlah gelang sama dengan jumlah anggota kelompok). • Letakan sasaran pada jarak ± 1 meter berupa satu buah botol bekas minuman di atas meja atau sejenisnya. • Setiap anggota kelompok berdiri menghadap samping lintasan. • Gelang kemudian dioperkan secara beranting dengan gerakan memutar badan dari samping kiri/kanan. • Permainan ini diakhiri dengan melakukan lemparan ke arah sasaran (botol). • Apabila gelang terjatuh maka harus diulang dari awal. ➢ Permainan “Piring Terbang”: • Peserta didik mengambil piring yang berada di atas meja (jumlah gelang sama dengan jumlah anggota kelompok). • Lakukan gerakan mengayun lengan dengan kedua tangan memegang piring. • Kemudian berikan piring kepada temanmu dengan cara menekuk/meliukkan badan secara estafet mulai dari belakang barisan. • Gerak terakhir dalam permainan ini yaitu dengan melempar piring ke dalam kardus dengan mengayunkan kedua lengan ke samping.


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 62 7) Guru mengamati seluruh gerakan peserta didik secara individu berpasangan maupun kelompok. 8) Seluruh aktivitas gerak variasi dan kombinasi pola gerak non-lokomotor (memutar, mengayun, menekuk) peserta didik diawasi dan diberikan koreksi oleh guru apabila ada kesalahan gerakan. 9) Peserta didik secara individu dan kelompok melakukan aktivitas variasi dan kombinasi pola gerak non-lokomotor (memutar, mengayun, menekuk) sesuai dengan koreksi oleh guru. 7) Seluruh aktivitas gerak variasi dan kombinasi pola gerak non-lokomotor (memutar, mengayun, menekuk) peserta didik setelah diberikan umpan balik diamati oleh guru secara individu maupun kelompok. 8) Peserta didik secara individu, berpasangan, dan atau kelompok melakukan aktivitas gerak variasi dan kombinasi pola gerak non-lokomotor (memutar, mengayun, menekuk) sesuai dengan koreksi yang diberikan oleh guru. 9) Guru mengamati seluruh aktivitas peserta didik dalam melakukan aktivitas variasi dan kombinasi pola gerak non-lokomotor (memutar, mengayun, menekuk) secara seksama. Hasil belajar peserta didik dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran. f. Kegiatan Penutup (15 menit) 7) Salah seorang peserta didik di bawah bimbingan guru melakukan gerak pendinginan, guru mempertanyakan apa manfaatnya. 8) Guru dan peserta didik melakukan refleksi apa yang telah dicapai dan belum dicapai sesuai dengan tujuan yang ditetapkan secara umum dan kesalahan-kesalahan yang masih sering timbul saat melakukan aktivitas pembelajaran. 9) Guru menginformasikan kepada peserta didik, kelompok dan peserta didik yang paling baik penampilannya selama melakukan aktivitas pembelajaran variasi dan kombinasi pola gerak dasar non-lokomotor (memutar, mengayun, menekuk). 10) Guru menugaskan peserta didik yang terkait dengan pembelajaran yang telah dilakukan untuk membaca dan membuat kesimpulan tentang aktivitas variasi dan kombinasi pola gerak dasar nonlokomotor (memutar, mengayun, menekuk), hasilnya dijadikan sebagai tugas penilaian penugasan. 11) Berdoa dipimpin oleh salah satu peserta didik dan menyampaikan salam. 12) Peserta didik kembali ke kelas yang dilakukan dengan tertib. Dan bagi peserta didik yang bertugas, mengembalikan peralatan ke tempat semula. Asesmen 4. Asesmen Sikap Penilaian Pengembangan Karakter (Dimensi Mandiri dan Gotong Royong) c. Petunjuk Penilaian (Lembar Penilaian Sikap Diri) 1) Isikan identitas kalian. 2) Berikan tanda cek (√) pada kolom “Ya” jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 63 dengan sikap Kalian, dan “Tidak” jika belum sesuai. 3) Isilah pernyataan tersebut dengan jujur. 4) Hitunglah jumlah jawaban “Ya”. 5) Lingkari kriteria Sangat Baik, Baik, atau Baik sesuai jumlah “Ya” yang terisi. d. Rubrik Asesmen Sikap No Pernyataan Ya Tidak 1. Saya membuat target penilaian yang nyata sesuai dengan kemampuan dan minat belajar yang say dilakukan. 2. Saya memantau kemajuan belajar yang saya capai serta memperkirakan tantangan yang dihadapi. 3. Saya menyusun langkah-langkah dan strategi untuk mengelola perasaan dan sikap dalam pelaksanaan belajar. 4. Saya merancang strategi dalam mencapai tujuan belajar. 5. Saya mengkritik kemampuan diri sendiri dalam bekerja secara mandiri untuk mencapai tujuan. 6. Saya berupaya secara maksimal dalam mencapai tujuan yang telah direncanakannya. 7. Saya membuat tugas baru dan keyakinan/semangat baru dalam melaksanakannya. 8. Saya menyamakan tindakan sendiri dengan tindakan orang lain untuk melaksanakan tujuan kelompok. 9. Saya memahami hal-hal yang diungkapkan oleh orang lain secara baik. 10. Saya melakukan kegiatan kelompok dengan kelebihan dan kekurangan, dan dapat saling membantu. 11. Saya membagi peran dan menyesuaikan tindakan dalam kelompok untuk mencapai tujuan bersama. 12. Saya peduli terhadap lingkungan sosial. 13. Saya menggunakan pengetahuan tentang sebab dan alasan orang lain menampilkan reaksi tertentu. 14. Saya mengupayakan memberi hal yang dianggap penting dan berharga kepada lingkungan sosial. Sangat Baik Baik Perlu Perbaikan Jika lebih dari 10 pernyataan terisi “Ya” Jika lebih dari 8 pernyataan terisi “Ya” Jika lebih dari 6 pernyataan terisi “Ya”


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 64 5. Asesmen Pengetahuan Teknik Bentuk Contoh Instrumen Kriteria Penilaian Tes Tulis Isian & Pilihan Ganda 1) Pola gerak yang gerakannya tidak berpindah tempat disebut dengan pola gerak .... Kunci: non-lokomotor. 2) Yang termasuk contoh gerakan memutar adalah .... Kunci: memutar lengan/ memutar badan. 3) Yang termasuk contoh gerakan mengayun adalah .... Kunci: mengayun kaki/ mengayun lengan. 4) Yang termasuk contoh gerakan menekuk adalah .... Kunci: menekuk siku/ menekuk kaki. 5) Salah satu manfaat dari melakukan variasi dan kombinasi gerak memutar, mengayun, dan menekuk bagi tubuh kita adalah .... Kunci: dapat melatih kelentukan . 6) Permainan Estafet Tongkat termasuk contoh pola gerak .... a. Menekuk dan memutar. b. Memutar dan mengayun. c. Mengayun dan menekuk d. Mengayun, menekuk, dan memutar. Kunci: D Jawaban benar mendapatkan skor 1 dan salah 0.


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 65 7) Ketika Budi ingin memberikan atau mengoper sepatu pada ayah yang berdiri di atas tonggak pagar untuk menjemur sepatu di atas atap, maka pola gerak yang paling tepat digunakan dalam hal ini adalah .... A. Menekuk B. Mengayun C. Memutar D. Meliuk Kunci: B 6. Penilaian Keterampilan e. Tes Kinerja Aktivitas Variasi dan Kombinasi Gerak Memutar dan Mengayun. 6) Butir Tes Lakukan aktivitas “memutar satu lengan ke depan, mengayun satu kaki ke depan”. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesempurnaan melakukan gerak (penilaian proses) dan ketepatan melakukan gerak (penilaian produk). 7) Petunjuk Penilaian Berikan (angka) pada kolom yang sudah disediakan, setiap peserta didik menunjukkan atau menampilkan gerak yang diharapkan. 8) Rubrik Penilaian Keterampilan Gerak Contoh lembar penilaian proses gerak untuk perorangan (setiap peserta didik satu lembar penilaian). Nama :__________________________ Kelas: __________ No Pola Gerak Dasar Indikator Esensial Uraian Gerak Ya (1) Tidak (0) 1. Gerak Memutar Sikap kaki Sikap lengan Posisi badan Pandangan mata Koordinasi Gerakan 2. Gerak Mengayun Sikap kaki Sikap lengan


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 66 Posisi badan Pandangan mata Koordinasi Gerakan Perolehan/Skor maksimum X 100% = Skor Akhir 9) Pedoman Pensekoran c) Penskoran o Skor 1 jika: Peserta didik dapat melakukan 80% dari komponen gerak sikap awal, sikap pelaksanaan, dan sikap akhir dengan benar. o Skor 0 jika: Peserta didik kurang dari 80% melakukan komponen gerak sikap awal, sikap pelaksanaan, dan sikap akhir dengan benar. (3) Gerak Memutar (f) Kaki tidak bergeser atau tidak berpindah tempat. (g) Sikap lengan rileks dengan posisi dan pergerakan sesuai instruksi guru. (h) Sikap badan rileks dan tidak kaku. (i) Pandangan mata mengikuti arah tubuh. (j) Koordinasi gerakan kaki, lengan dan badan yang baik. (4) Gerak Mengayun (a) Kaki tidak bergeser atau tidak berpindah tempat. (b) Sikap lengan rileks dengan posisi dan pergerakan sesuai instruksi guru. (c) Sikap badan rileks dan tidak kaku. (d) Pandangan mata mengikuti arah tubuh. (e) Koordinasi gerakan kaki, lengan dan badan yang baik. d) Pengolahan skor Skor maksimum: 10 Skor perolehan peserta didik: SP Nilai keterampilan yang diperoleh peserta didik: SP/S. Maksimum x 100 f. Tes Kinerja Aktivitas Variasi dan Kombinasi Gerak Memutar dan Menekuk. 1) Butir Tes Lakukan aktivitas “menekuk kepala ke bahu kanan dan kiri, memutar badan ke samping kanan dan kiri”. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesempurnaan melakukan gerak (penilaian proses) dan ketepatan melakukan gerak (penilaian produk). 2) Petunjuk Penilaian Berikan (angka) pada kolom yang sudah disediakan, setiap peserta didik menunjukkan atau menampilkan gerak yang diharapkan. 3) Rubrik Penilaian Keterampilan Gerak Contoh lembar penilaian proses gerak untuk perorangan (setiap peserta didik satu lembar penilaian). Nama :__________________________ Kelas: __________


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 67 No Pola Gerak Dasar Indikator Esensial Uraian Gerak Ya (1) Tidak (0) 1. Gerak Memutar Sikap kaki Sikap lengan Posisi badan Pandangan mata Koordinasi Gerakan 2. Gerak Menekuk Sikap kaki Sikap lengan Posisi badan Pandangan mata Koordinasi Gerakan Perolehan/Skor maksimum X 100% = Skor Akhir 4) Pedoman Pensekoran a) Penskoran o Skor 1 jika: Peserta didik dapat melakukan 80% dari komponen gerak sikap awal, sikap pelaksanaan, dan sikap akhir dengan benar. o Skor 0 jika: Peserta didik kurang dari 80% melakukan komponen gerak sikap awal, sikap pelaksanaan, dan sikap akhir dengan benar. (1) Gerak Memutar (a) Kaki tidak bergeser atau tidak berpindah tempat. (b) Sikap lengan rileks dengan posisi dan pergerakan sesuai instruksi guru. (c) Sikap badan rileks dan tidak kaku. (d) Pandangan mata mengikuti arah tubuh. (e) Koordinasi gerakan kaki, lengan dan badan yang baik. (2) Gerak Menekuk (a) Kaki tidak bergeser atau tidak berpindah tempat. (b) Sikap lengan rileks dengan posisi dan pergerakan sesuai instruksi guru. (c) Sikap badan rileks dan tidak kaku. (d) Pandangan mata mengikuti arah tubuh. (e) Koordinasi gerakan kaki, lengan dan badan yang baik. b) Pengolahan skor Skor maksimum: 10 Skor perolehan peserta didik: SP Nilai keterampilan yang diperoleh peserta didik: SP/S. Maksimum x 100 g. Tes Kinerja Aktivitas Variasi dan Kombinasi Gerak Mengayun dan Menekuk. 5) Butir Tes


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 68 Lakukan aktivitas “menekuk/meliukkan badan ke belakang, mengayun badan ke samping”. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesempurnaan melakukan gerak (penilaian proses) dan ketepatan melakukan gerak (penilaian produk). 6) Petunjuk Penilaian Berikan (angka) pada kolom yang sudah disediakan, setiap peserta didik menunjukkan atau menampilkan gerak yang diharapkan. 7) Rubrik Penilaian Keterampilan Gerak Contoh lembar penilaian proses gerak untuk perorangan (setiap peserta didik satu lembar penilaian). Nama :__________________________ Kelas: __________ No Pola Gerak Dasar Indikator Esensial Uraian Gerak Ya (1) Tidak (0) 1. Gerak Mengayun Sikap kaki Sikap lengan Posisi badan Pandangan mata Koordinasi Gerakan 2. Gerak Menekuk Sikap kaki Sikap lengan Posisi badan Pandangan mata Koordinasi Gerakan Perolehan/Skor maksimum X 100% = Skor Akhir 8) Pedoman Pensekoran a) Penskoran o Skor 1 jika: Peserta didik dapat melakukan 80% dari komponen gerak sikap awal, sikap pelaksanaan, dan sikap akhir dengan benar. o Skor 0 jika: Peserta didik kurang dari 80% melakukan komponen gerak sikap awal, sikap pelaksanaan, dan sikap akhir dengan benar. (1) Gerak Mengayun (a) Kaki tidak bergeser atau tidak berpindah tempat. (b) Sikap lengan rileks dengan posisi dan pergerakan sesuai instruksi guru. (c) Sikap badan rileks dan tidak kaku. (d) Pandangan mata mengikuti arah tubuh. (e) Koordinasi gerakan kaki, lengan dan badan yang baik. (2) Gerak Menekuk (a) Kaki tidak bergeser atau tidak berpindah tempat. (b) Sikap lengan rileks dengan posisi dan pergerakan sesuai instruksi guru. (c) Sikap badan rileks dan tidak kaku.


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 69 (d) Pandangan mata mengikuti arah tubuh. (e) Koordinasi gerakan kaki, lengan dan badan yang baik. b) Pengolahan skor Skor maksimum: 10 Skor perolehan peserta didik: SP Nilai keterampilan yang diperoleh peserta didik: SP/S. Maksimum x 100 h. Tes Kinerja Aktivitas Variasi dan Kombinasi Memutar, Mengayun, dan Menekuk. 5) Butir Tes Lakukan aktivitas lari bolak balik dalam “permainan Estafet Tongkat”. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesempurnaan melakukan gerak (penilaian proses) dan ketepatan melakukan gerak (penilaian produk). 6) Petunjuk Penilaian Berikan (angka) pada kolom yang sudah disediakan, setiap peserta didik menunjukkan atau menampilkan gerak yang diharapkan. 7) Rubrik Penilaian Keterampilan Gerak Contoh lembar penilaian proses gerak untuk perorangan (setiap peserta didik satu lembar penilaian). Nama :__________________________ Kelas: __________ No Pola Gerak Dasar Indikator Esensial Uraian Gerak Ya (1) Tidak (0) 1. Gerak Memutar Sikap kaki Sikap lengan Posisi badan Pandangan mata Koordinasi Gerakan 2. Gerak Mengayun Sikap kaki Sikap lengan Posisi badan Pandangan mata Koordinasi Gerakan 3. Gerak Menekuk Sikap kaki Sikap lengan Posisi badan Pandangan mata Koordinasi Gerakan Perolehan/Skor maksimum X 100% = Skor Akhir


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 70 8) Pedoman Pensekoran a) Penskoran o Skor 1 jika: Peserta didik dapat melakukan 80% dari komponen gerak sikap awal, sikap pelaksanaan, dan sikap akhir dengan benar. o Skor 0 jika: Peserta didik kurang dari 80% melakukan komponen gerak sikap awal, sikap pelaksanaan, dan sikap akhir dengan benar. (1) Gerak Memutar (a) Kaki tidak bergeser atau tidak berpindah tempat. (b) Sikap lengan rileks dengan posisi dan pergerakan sesuai instruksi guru. (c) Sikap badan rileks dan tidak kaku. (d) Pandangan mata mengikuti arah tubuh. (e) Koordinasi gerakan kaki, lengan dan badan yang baik. (2) Gerak Mengayun (a) Kaki tidak bergeser atau tidak berpindah tempat. (b) Sikap lengan rileks dengan posisi dan pergerakan sesuai instruksi guru. (c) Sikap badan rileks dan tidak kaku. (d) Pandangan mata mengikuti arah tubuh. (e) Koordinasi gerakan kaki, lengan dan badan yang baik. (3) Gerak Menekuk (a) Kaki tidak bergeser atau tidak berpindah tempat. (b) Sikap lengan rileks dengan posisi dan pergerakan sesuai instruksi guru. (c) Sikap badan rileks dan tidak kaku. (d) Pandangan mata mengikuti arah tubuh. (e) Koordinasi gerakan kaki, lengan dan badan yang baik. b) Pengolahan skor Skor maksimum: 15 Skor perolehan peserta didik: SP Nilai keterampilan yang diperoleh peserta didik: SP/S. Maksimum x 100 10) Lembar pengamatan penilaian hasil variasi dan kombinasi memutar, mengayun, dan menekuk secara berkelompok. Penilaian hasil gerakan permainan Estafet Tongkat secara berkelompok: 1. Tahap pelaksanaan pengukuran Penilaian hasil/produk variasi dan kombinasi memutar, mengayun, dan menekuk dengan cara: (a) Peserta didik dengan cara berpasangan melakukan pengamatan terhadap teman yang sedang melakukan permainan Estafet Tongkat. (b) Peserta didik mencatat dalam lembar pengamatan gerak memutar, mengayun, dan menekuk yang dapat dilakukan selama permainan. (c) Pengamatan dilakukan secara bergantian dalam kelompoknya. (d) Jumlah hitungan yang dicatat adalah hasil dari penilaian yang dilakukan.


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 71 2. Konversi Nilai Produk No Gerakan Jumlah Gerakan Yang Dilakukan Dengan Benar Gerakan Yang Seharusnya Dilakukan Selama Permainan (Sesuai Perintah) 1. Memutar 2. Mengayun 3. Menekuk Jumlah Skor Skor Maksimal Nilai Jumlah Skor x 100 Skor maksimal Pengayaan dan Remidial 3. Pengayaan Pengayaan diberikan oleh guru terhadap proses pembelajaran yang dilakukan pada setiap aktivitas pembelajaran. Pengayaan dilakukan apabila setelah diadakan penilaian pada kompetensi yang telah diajarkan pada peserta didik pada setiap aktivitas pembelajaran, nilai yang dicapai melampaui kompetensi yang telah ditetapkan oleh guru. Pengayaan dilakukan dengan cara menaikkan tingkat kesulitan permainan dengan cara mengubah jumlah pemain, memperketat peraturan, menambah alat yang digunakan, serta menambah tingkat kesulitan tugas keterampilan yang diberikan. 4. Remidial Remidial dilakukan oleh guru terintegrasi dalam pembelajaran yaitu dengan memberikan intervensi yang sesuai dengan level kompetensi peserta didik dari mana guru mengetahui level kompetensi peserta didik. Level kompetensi diketahui dari refleksi yang dilakukan setiap kali pembelajaran. Remidial dilakukan dengan cara menetapkan atau menurunkan tingkat kesulitan dalam materi pembelajaran. Refleksi Peserta Didik dan Guru 5. Refleksi Peserta Didik Pada setiap akhir topik dan di akhir pembelajaran peserta didik ditanya tentang: f.Apa yang sudah dipelajari. g. Dari apa yang sudah dipelajari, apa yang sudah dikuasai. h. Kesulitan-kesulitan apa saja yang peserta didik alami/temukan dalam melakukan aktivitas pembelajaran variasi dan kombinasi pola gerak non-lokomotor (memutar, mengayun, menekuk).


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 72 i. Kesalahan-kesalahan apa saja yang peserta didik alami/temukan dalam melakukan aktivitas pembelajaran variasi dan kombinasi pola gerak non-lokomotor (memutar, mengayun, menekuk). j. Bagaimana cara memperbaiki kesalahan-kesalahan yang peserta didik alami/ temukan dalam melakukan aktivitas pembelajaran variasi dan kombinasi pola gerak nonlokomotor (memutar, mengayun, menekuk). Contoh Format Refleksi: Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran variasi dan kombinasi gerak memutar dan mengayun, peserta didik diminta untuk merasakan bagian tubuh mana saja yang digunakan untuk melakukan gerak tersebut, atau otot apa saja yang terasa berkontraksi. Peserta didik diminta untuk memberikan tanda (√) pada kolom yang disediakan oleh guru. Peserta didik diminta menuliskan kesulitan-kesulitan, kesalahan-kesalahan, dan bagaimana cara memperbaikinya dalam melakukan aktivitas pembelajaran variasi dan kombinasi memutar dan mengayun. Kemudian laporkan hasil capaian belajar yang diperoleh dalam buku catatan atau buku tugas kepada guru. No Aktivitas Pembelajaran Pengamatan Pembelajaran Tercapai Belum Tercapai 1. Aktivitas pembelajaran variasi dan kombinasi gerak memutar dan mengayun secara individu berpasangan atau berkelompok.*) 2. Menunjukkan nilai-nilai karakter Profil Pelajar Pancasila pada elemen Mandiri dan Gotong Royong dalam proses pembelajaran variasi dan kombinasi gerak memutar dan mengayun.*) *) Materi disesuaikan dengan pokok bahasan. Catatan: • Bagi peserta didik yang belum mampu mencapai batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran variasi dan kombinasi gerak memutar dan mengayun yang ditentukan oleh guru, maka akan diberikan remidial. • Bagi peserta didik yang mampu mencapai atau melebihi batas kompetensi dalam melakukan aktivitas variasi dan kombinasi gerak memutar dan mengayun yang ditentukan oleh guru, maka dilanjutkan dengan pembelajaran pada materi yang lebih komplekss, bervariasi dan kombinasi dalam bentuk pengayaan.


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 73 6. Refleksi Guru Refleksi yang dilakukan oleh guru terhadap proses pembelajaran yang dilakukan pada setiap aktivitas pembelajaran. Hasil refleksi bisa digunakan untuk menentukan perlakuan kepada peserta didik, apakah remidial atau pengayaan. Remidial dan pengayaannya di dalam pembelajaran, tidak terpisah setelah pembelajaran. Hal-hal yang perlu mendapat perhatian dalam refleksi guru antara lain: f. Apakah kegiatan pembelajaran dapat berjalan dengan baik? g. Kesulitan-kesulitan apa saja yang dialami/temukan dalam proses aktivitas pembelajaran variasi dan kombinasi pola gerak non-lokomotor (memutar, mengayun, menekuk)? h. Apa yang harus diperbaiki dan bagaimana cara memperbaiki proses aktivitas pembelajaran variasi dan kombinasi pola gerak non-lokomotor (memutar, mengayun, menekuk)? i. Bagaimana keterlibatan peserta didik dalam proses aktivitas pembelajaran variasi dan kombinasi pola gerak non-lokomotor (memutar, mengayun, menekuk)? Lembar Kerja Peserta Didik Tanggal : ................................................................. Lingkup/materi pembelajaran : ................................................................. Nama Peserta didik : ................................................................. Fase/Kelas : B / IV 3. Panduan Umum a. Pastikan kalian dalam keadaan sehat dan siap untuk mengikuti aktivitas pembelajaran. b. Ikuti gerak pemanasan dengan baik, sesuai dengan instruksi yang diberikan guru untuk menghindari cidera. c. Mulailah kegiatan dengan berdo’a. d. Selama kegiatan pembelajaran, perhatikan selalu keselamatan diri dan keselamatan bersama. e. Selama kegiatan pembelajaran didampingi oleh guru.


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 74 4. Panduan Aktivitas Pembelajaran c. Bersama dengan teman, buatlah kelompok sejumlah maksimal 7 orang. Lakukan aktivitas pembelajaran variasi dan kombinasi pola gerak non-lokomotor (memutar, mengayun, menekuk) dalam satu kelompok sesuai dengan perintah guru. d. Perhatikan penjelasan berikut ini: Lakukanlah variasi dan kombinasi pola gerak non-lokomotor (memutar, mengayun, menekuk), dalam aktivitas pembelajaran permainan Estafet Tongkat. Isilah lembar kerja resiprokal berikut ini ! Lembar Kerja (Work Sheet) Nama Pelaku I : …………………….. Nama Pelaku II : …………………….. Materi : Variasi dan kombinasi pola gerak non-lokomotor (memutar, mengayun, menekuk). Pelaku : Lakukanlah permainan Estafet Tongkat. Aktivitas dilakukan dalam waktu 20 menit. Pengamat : Gunakan kriteria, berikan tanggapan kepada pemain/temanmu, dan catat aktivitas permainan Estafet Tongkat yang telah dilakukan temanmu. Setelah 20 menit, dan bergantilah peran. Catat berapa gerakan variasi dan kombinasi pola gerak non-lokomotor (memutar, mengayun, menekuk), dalam aktivitas permainan Estafet Tongkat yang telah dilakukan temanmu! Aspek Yang Harus Diamati Pelaku 1 Pelaku 2 7. Menekuk/membungkukkan badan ke bawah. 8. Mengayun kedua lengan ke bawah. 9. Mengayun kedua lengan ke atas kepala 10. Memutar badan ke segala arah.


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 75 11. Menekuk/melentingkan badan ke belakang. 12. Memberikan tongkat kepada teman. 13. Mengambil tongkat dari teman. JUMLAH 7. Bahan Bacaan Peserta Didik b. Gerak dasar dalam pendidikan jasmani. Untuk membantu dalam mencari sumber bacaan tersebut, dapat diperoleh melalui: buku, majalah, koran, internet, atau sumber lainnya. b. Berbagai permainan sederhana yang berkaitan dengan gerak non-lokomotor. 8. Bahan Bacaan Guru f. Pengertian gerak dasar non-lokomotor. g. Bentuk-bentuk gerak dasar non-lokomotor. h. Bentuk-bentuk variasi dan kombinasi pola gerak dasar non-lokomotor. i. Manfaat dari melakukan variasi dan kombinasi pola gerak dasar non-lokomotor bagi tubuh. j. Bentuk-bentuk permainan gerak dasar non-lokomotor dalam permainan sederhana. Glosarium • Gerak non lokomotor adalah gerakan yang tidak berpindah tempat, dimana bagian tubuh tertentu saja yang digerakan, seperti: mendorong, mengayun, menarik, menekuk, dan memutar. • Memutar adalah gerakan yang dilakukan dengan cara menggerakkan tubuh atau bagian tubuh ke kiri dan ke kanan, ke atas dan ke bawah, atau kesegala arah secara teratur. (seperti memutar badan, memutar lengan, memutar bahu, dll) • Mengayun adalah gerakan yang dilakukan dengan mendorong bagian tubuh yang pergerakannya dilakukan secara teratur ke arah depan, belakang, samping kanan, samping kiri. (seperti mengayun lengan, mengayun kaki, dll) • Menekuk adalah gerakan yang dilakukan dengan mempendek jarak/sudut suatu bagian tubuh, melalui cara mendorong dengan pergerakan statis. (seperti menekuk siku, menekuk kaki, menekuk pinggang/membungkukkan badan, dll) • Variasi gerak adalah satu jenis gerak dilakukan dengan berbagai cara. • Kombinasi gerak adalah beberapa jenis gerakan dijadikan satu kesatuan/rangkaian gerak. • Keterampilan gerak adalah gerakan-gerakan dasar dalam olahraga yang dilakukan


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 76 dengan satu teknik, kemudian gerakan yang dilakukan secara efektif dan efisien untuk dapat menghasilkan hasil yang maksimal. Untuk menjadi seorang olahragawan diperlukan keterampilan gerak yang baik agar dapat mencapai prestasi. • Gerak dasar: Suatu pola gerakan yang mendasari suatu gerakan mulai dari kemampuan gerak yang sederhana hingga kemampuan gerak yang komplekss, seperti: gerak dasar manusia (berjalan, berlari, melompat, dan melempar). • Profil Pelajar Pancasila adalah tujuan besar (atau bahkan misi) yang ingin diwujudkan melalui sistem pendidikan. Profil lulusan, dalam konteks ini adalah Profil Pelajar Pancasila, merupakan jawaban dari pertanyaan penting: “Karakter serta kemampuan esensial apa yang perlu dipelajari dan dikembangkan terus-menerus oleh setiap individu warga negara Indonesia, sejak pendidikan anak usia dini hingga mereka menamatkan sekolah dasar?” Referensi Memeriksa dan Menyetujui, Kepala SD NO 6 KUTA Kuta, 10 April 2022 Guru Mata Pelajaran PJOK I Kadek Wira Ariawan, S.Pd SD NIP. 19860117 200901 1 002 Bayu Agus Supriyadi, S.Pd


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 77 MODUL AJAR PJOK SD FASE B KELAS IV Penyusun : Bayu Agus Supriyadi, S.Pd Jenjang Sekolah : SD No 6 KUTA Kelas : IV Materi : 1.1.3 Alokasi Waktu : 3 x 35 Menit (4 Kali Pertemuan) Materi Poko : Pola Gerak Dasar Manipulatif Jumlah PD : 28 orang Moda : Luring/TM Kompetensi Awal: Peserta didik dapat menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan dan memahami berbagai variasi dan kombinasi pola gerak dasar manipulatif (melempar dan menangkap bola, menendang dan menahan bola). Profil Pelajar Pancasila: Profil pelajar pancasila yang dikembangkan pada fase C adalah mandiri dan gotong royong yang di tunjukkan melalui proses aktivitas pembelajaran berbagai variasi dan kombinasi pola gerak dasar manipulatif (melempar dan menangkap bola, menendang dan menahan bola). Sarana Prasarana • Lapangan rumput atau lapangan sejenisnya (halaman sekolah). • Cone/Patok, kaleng bekas susu atau gelas plastik bekas, atau sejenisnya. • Bola besar (bola voli, bola kaki, bola tangan, bola basket) atau bola sejenisnya. • Bola kecil (bola tenis, bola kasti) atau sejenisnya. • Bola kecil plastik berwarna. • Bendera kecil/bilah aman atau sejenisnya. • Peluit dan stopwatch. Target Peserta Didik • Peserta didik regular/tipikal. • Peserta didik dengan hambatan belajar. • Peserta didik cerdas istimewa berbakat (CIBI). • Peserta didik meregulasi diri belajar. • Peserta didik dengan ketunaan (tunanetra, tunarungu, tunagrahita, tunadaksa, tunalaras, tunaganda). *guru dapat memilih target peserta didik disesuaikan dengan kondisi sekolah masing-masing. Jumlah Peserta Didik o Maksimal 28 peserta didik. Ketersediaan Materi o Pengayaan untuk peserta didik CIBI atau yang berpencapaian tinggi : YA/TIDAK.


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 78 o Alternatif penjelasan, metode, atau aktivitas, untuk peserta didik yang sulit memahami konsep: YA/TIDAK. *Jika memilih Ya, maka di dalam pembelajaran disediakan alternatif aktivitas sesuai kebutuhan peserta didik. *guru dapat memilih, disesuaikan dengan kondisi sekolah masing-masing. Pada modul ini tidak tersedia pengayaan untuk peserta didik CIBI dan tidak tersedia alternatif penjelasan, metode, atau aktivitas untuk peserta didik yang sulit memahami materi. Materi Ajar, Alat, dan Bahan yang Diperlukan 7. Materi Pokok Pembelajaran b. Materi Pembelajaran Reguler Aktivitas pembelajaran berbagai variasi dan kombinasi pola gerak dasar manipulatif (melempar dan menangkap bola, menendang dan menahan bola), melalui: 6) Aktivitas Pembelajaran 1 : Fakta , konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan variasi dan kombinasi gerak melempar dan menangkap bola dengan menggunakan bola besar (bola voli, basket, bola kaki) secara perorangan, berpasangan, atau berkelompok : • Aktivitas pembelajaran melempar bola melengkung dari atas kepala dengan satu tangan (kanan dan kiri), dan menangkap bola dari arah depan dada dengan kedua tangan menggunakan bola besar secara berkelompok. • Aktivitas pembelajaran melempar bola dari atas kepala dengan kedua tangan, dan menangkap bola dari arah depan dada dengan kedua tangan menggunakan bola besar secara berkelompok. • Aktivitas pembelajaran melempar bola dari bawah dengan kedua tangan, dan menangkap bola dari arah pinggang hingga rongga dada dengan kedua tangan menggunakan bola besar secara berkelompok. • Aktivitas pembelajaran melempar dan menangkap bola dalam permainan bola tangan sederhana menggunakan bola besar. 7) Aktivitas Pembelajaran 2 : Fakta , konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan variasi dan kombinasi gerak melempar dan menangkap bola dengan menggunakan bola kecil (bola kasti, bola tenis, bola plastik kecil berwarna) secara perorangan, berpasangan, atau berkelompok: • Aktivitas pembelajaran melempar bola melambung, melempar bola mendatar dengan mengunakan satu tangan, dan menangkap bola melambung, menangkap bola mendatar dengan kedua tangan menggunakan bola kecil dilakukan secara berpasangan. • Aktivitas pembelajaran melempar bola melambung, melempar bola mendatar dengan mengunakan satu tangan, dan menangkap bola melambung, menangkap bola mendatar dengan kedua tangan menggunakan bola kecil dilakukan secara berpasangan. • Aktivitas pembelajaran gerak spesifik melempar dan menangkap bola menggunakan bola kecil di tempat secara berpasangan dengan berbagai cara lemparan dan tangkapan. • Aktivitas pembelajaran melempar dan menangkap bola dalam permainan bola sederhana menggunakan bola kecil. (permainan Lemparan Pinalty). 8) Aktivitas Pembelajaran 3 : Fakta , konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan variasi dan kombinasi gerak menendang dan menahan bola secara perorangan, berpasangan, atau berkelompok: • Aktivitas pembelajaran menendang dan menahan bola secara berpasangan di tempat. Latihan ini dapat dilakukan maju mundur sambil berjalan, berlari, dan menyamping. • Aktivitas pembelajaran menendang dan menghentikan bola secara berkelompok. • Aktivitas pembelajaran menendang dan menahan bola sambil bergerak ke kanan dan kiri, yang dilakukan secara berpasangan.


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 79 • Aktivitas pembelajaran menendang dan menahan bola dalam keadaan bergerak bebas. • Aktivitas pembelajaran menendang/mengoper dan menghentikan bola menggunakan kaki bagian dalam, luar, dan punggung kaki melalui 79erakan79a dalam tim/regu. 9) Aktivitas Pembelajaran 4 : Fakta , konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan variasi dan kombinasi gerak menendang dan menahan bola dalam permainan sepak bola sederhana secara perorangan, berpasangan, atau berkelompok: • Aktivitas pembelajaran bermain sepak bola secara sederhana. • Aktivitas pembelajaran permainan sepak bola pada empat bidang. • Aktivitas pembelajaran bermain bola dengan modifikasi sederhana. c. Materi Pembelajaran Remidial Materi dapat dimodifikasi dengan mengubah jarak, pengulangan, intensitas, dan kesempatan/frekuensi melakukan bagi peserta didik atau kelompok peserta didik yang memperlihatkan kemampuan yang belum baik dalam penguasaan aktivitas variasi dan kombinasi pola gerak dasar manipulatif (melempar dan menangkap bola, menendang dan menahan bola). Materi pembelajaran gerak yang lain dapat diberikan setelah dilakukan identifikasi kesulitan sebelumnya. Peserta didik yang mengalami kesulitan dapat dipasangkan dengan peserta didik yang lebih terampil sehingga dapat dibantu dalam penguasaan keterampilan tersebut. d. Materi Pembelajaran Pengayaan Materi dapat dikembangkan dengan meningkatkan kompleksssitas, menambah bola, mengubah lingkungan permainan, dan menambah jarak di dalam permainan yang sederhana. Pada saat pembelajaran, peserta didik atau kelompok peserta didik yang telah melebihi batas ketercapaian pembelajaran diberikan kesempatan untuk melakukan aktivitas variasi dan kombinasi pola gerak dasar manipulatif (melempar dan menangkap bola, menendang dan menahan bola) yang lebih kompleksss. Guru juga dapat meminta peserta didik atau kelompok peserta didik berbagi dengan teman-temannya tentang pembelajaran yang dilakukan agar penguasaan kompetensi lebih baik (capaian pembelajaran terpenuhi). 8. Media Pembelajaran g. Peserta didik sebagai model atau guru yang memperagakan aktivitas berbagai variasi dan kombinasi pola gerak dasar manipulatif (melempar dan menangkap bola, menendang dan menahan bola). h. Gambar aktivitas berbagai variasi dan kombinasi pola gerak dasar manipulatif (melempar dan menangkap bola, menendang dan menahan bola). i. Video pembelajaran aktivitas berbagai variasi dan kombinasi pola gerak dasar manipulatif (melempar dan menangkap bola, menendang dan menahan bola). 9. Bahan Pembelajaran • Buku Ajar • Link Video (jika diperlukan) • Lembar Kerja (student work sheet) yang berisi perintah dan indikator tugas gerak. Moda Pembelajaran • Daring. • Luring. • Paduan antara tatap muka dan PJJ (blended learning).


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 80 *guru dapat memilih moda pembelajaran yang diinginkan sesuai dengan kebutuhan dan lingkungan belajar yang ada. Pada modul ini menggunakan moda luring. Pengaturan Pembelajaran Pengaturan Peserta didik: • Individu. • Berpasangan. • Berkelompok (3 s.d 7 orang). • Klasikal. *guru dapat mengatur sesuai dengan jumlah siswa di setiap kelasnya serta formasi yang diinginkan. Metode: • Diskusi • Presentasi • Demonstrasi • Penugasan • Project • Eksperimen • Eksplorasi • Permainan • Ceramah • Simulasi • Resiprokal *guru dapat memilih salah satu metode atau menggabungkan beberapa metode yang akan digunakan. Asesmen Pembelajaran Menilai Ketercapaian Tujuan Pembelajaran: o Asesmen Individu o Asesmen Berpasangan o Asesmen Kelompok *guru dapat memilih lebih dari satu sesuai kebutuhan dan keinginan. Jenis Asesmen: o Pengetahuan (lisan, tertulis) o Keterampilan (praktik, kinerja) o Sikap (mandiri dan gotong royong). o Portopolio. *Guru dapat memilih salah satu atau menggabungkan beberapa penilaian yang sesuai. Tujuan Pembelajaran Peserta didik melalui pembelajaran demonstrasi dan penugasan dapat menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan dan memahami fakta, konsep, dan prosedural dari variasi dan kombinasi pola gerak dasar manipulatif (melempar dan menangkap bola, menendang dan menahan bola), sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki. Yakni variasi dan kombinasi gerak melempar dan menangkap bola dengan menggunakan bola besar, variasi dan kombinasi gerak melempar dan menangkap bola dengan menggunakan bola kecil, variasi dan kombinasi gerak menendang dan menahan bola, variasi dan kombinasi gerak menendang dan menahan bola dalam permainan sepak bola sederhana. Dan peserta didik dapat mengembangkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila pada elemen Gotong Royong dan Mandiri dengan meregulasi dan menginternalisasi nilai-nilai gerak seperti: berkolaborasi, kepedulian, berbagi, pemahaman diri dan situasi yang dihadapi, dan meregulasi diri, dengan cara individu berpasangan dan berkelompok. Serta dapat menerapkan pola perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Pemahaman Bermakna


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 81 Peserta didik dapat memanfaatkan berbagai variasi dan kombinasi pola gerak dasar manipulatif dalam kehidupan nyata sehari-hari. Contohnya: peserta didik dapat memanfaatkan gerak melempar dan menangkap dalam kegiatan mengambil buah jambu dari pohon, buah jambu yang dilempar oleh kakak dapat ditangkap oleh adik, ketika peserta didik melihat batu kecil/benda mengganggu lainnya dijalan, maka peserta didik dapat memanfaatkan gerakan menendang untuk menyingkirkan batu tersebut ke pinggir jalan. Pertanyaan Pemantik 5. Mengapa peserta didik perlu memahami dan menguasai variasi dan kombinasi pola gerak dasar manipulatif? 6. Jika peserta didik dapat memahami dan menguasai variasi dan kombinasi pola gerak dasar manipulatif, manfaat apa saja yang dapat diperoleh? Prosedur Kegiatan Pembelajaran 5. Persiapan Mengajar Hal-hal yang harus dipersiapkan guru sebelum melakukan kegiatan pembelajaran antara lain sebagai berikut: g. Membaca kembali Modul Ajar yang telah dipersiapkan guru sebelumnya. h. Membaca kembali buku-buku sumber yang berkaitan dengan pola gerak dasar manipulatif. i. Menyiapkan alat pembelajaran, diantaranya: • Lapangan rumput atau lapangan sejenisnya (halaman sekolah). • Cone/Patok, kaleng bekas susu atau gelas plastik bekas, atau sejenisnya. • Bola besar (bola voli, bola kaki, bola tangan, bola basket) atau bola sejenisnya • Bola kecil (bola tenis, bola kasti) atau sejenisnya. • Bola kecil plastik berwarna. • Bendera kecil/bilah aman atau sejenisnya. • Peluit dan stopwatch. • Lembar Kerja (student work sheet) yang berisi perintah dan indikator tugas gerak. 6. Kegiatan Pengajaran Langkah-langkah kegiatan pengajaran antara lain sebagai berikut: g. Kegiatan Pendahuluan (15 Menit) 1. Guru menyapa dan memberi salam kepada peserta didik, mengecek kehadiran, kebersihan dan kerapian peserta didik. 2. Guru meminta salah seorang peserta didik untuk memimpin menyiapkan barisan di lapangan sekolah. 3. Guru meminta salah seorang peserta didik untuk memimpin doa, dan peserta didik berdoa sesuai dengan agamanya masing-masing. 4. Guru memastikan bahwa semua peserta didik dalam keadaan sehat, bila ada peserta didik yang kurang sehat (sakit), maka guru meminta peserta didik tersebut untuk berisitirahat di kelas. 5. Guru memotivasi peserta didik untuk mengondisikan suasana belajar yang menyenangkan dengan mengajukan pertanyaan tentang manfaat olahraga bagi 81erakan81a dan kebugaran. 6. Guru mengecek penguasaan kompetensi yang sudah dipelajari sebelumnya, dengan cara tanya jawab. Guru menjelaskan kompetensi yang harus dikuasai peserta didik setelah proses pembelajaran (seperti yang tercantum dalam 81erakan81a ketercapaian kompetensi). 7. Guru menyampaikan cakupan materi yang akan dipelajari yaitu: aktivitas pembelajaran berbagai variasi dan kombinasi pola gerak dasar manipulatif (melempar dan menangkap bola, menendang dan menahan bola). 8. Guru menjelaskan 81eraka asesmen untuk kompetensi aktivitas pembelajaran berbagai variasi dan kombinasi pola gerak dasar manipulatif (melempar dan menangkap bola, menendang dan menahan bola), baik kompetensi sikap (Profil Pelajar Pancasila) dengan observasi dalam bentuk jurnal, yaitu pengembangan nilai-nilai karakter gotong royong dan mandiri, kompetensi


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 82 pengetahuan: memahami aktivitas pembelajaran berbagai variasi dan kombinasi pola gerak dasar manipulatif (melempar dan menangkap bola, menendang dan menahan bola) menggunakan tes tertulis, dan kompetensi terkait keterampilan yaitu: mempraktikkan aktivitas pembelajaran berbagai variasi dan kombinasi pola gerak dasar pola gerak dasar manipulatif (melempar dan menangkap bola, menendang dan menahan bola), dengan menekankan pada pengembangan nilainilai karakter antara lain: gotong royong dan mandiri. 9. Dilanjutkan dengan pemanasan agar peserta didik terkondisikan dalam materi yang akan diajarkan dengan perasaan yang menyenangkan. Pemanasan dalam bentuk game Polisi dan Maling dengan ketentuan sebagai berikut: f) Permainan dapat dilakukan di lapangan permainan bola voli, bola basket, atau halaman sekolah yang cukup luas. Kalau jumlah peserta didik 28 orang, maka kita dapat membuat dua kelompok permainan, yakni kelompok peserta didik laki-laki dan kelompok peserta didik perempuan, dan juga dapat digabungan antara peserta didik laki-laki dan perempuan. g) Cara bermain: (1) Peserta didik dibagi menjadi 2 kelompok, di awal permainan, tentukan satu orang peserta didik yang berperan sebagai polisi, dan peserta didik lainnya berperan sebagai maling. (2) Permainan ini menggunakan alat bantu satu buah bola gabus atau bola plastik yang berukuran besar atau kecil, yang tidak membahayakan bagi peserta didik. (3) Peserta didik yang berperan menjadi polisi, bertugas untuk mengejar dan menangkap maling dengan cara melempar maling dengan bola secara langsung. Jika bola mengenai peserta didik yang berperan menjadi maling setelah bola tersebut memantul terlebih dahulu, maka lemparan tersebut tidak sah. (4) Peserta didik yang terkena lemparan bola, selanjutnya akan berperan sebagai polisi juga, dan akan berkolaborasi dengan peserta didik yang berperan sebagai polisi di awal untuk menangkap maling lainnya, dalam hal ini jumlah peran sebagai polisi akan terus bertambah seiring dengan bertambahnya peserta didik yang berperan sebagai maling tertangkap. (5) Dalam permainan ini peserta didik dapat melakukan aktivitas variasi gerak melempar dan menangkap sesuai keinginan dan kemampuannya. (6) Permainan dilakukan dengan penuh semangat dan suasana ceria. (7) Peserta didik yang terakhir tertangkap adalah pemenangnya. 10. Berdasarkan pengamatan guru pada game, dipilih sejumlah peserta didik yang dianggap cukup mampu untuk menjadi tutor bagi temannya dalam aktivitas berikutnya. Mereka akan mendapat anggota kelompok dari peserta didik yang tersisa dengan cara berhitung sampai angka sejumlah peserta didik yang terpilih (misalnya 4 orang). Maka jika terdapat 28 peserta didik, setiap kelompok akan memiliki anggota 4 orang. 11. Pembelajaran ini selain dapat mengembangkan elemen keterampilan gerak dan pengetahuan gerak, juga mengembangkan elemen gotong royong dan mandiri nilai-nilai Profil Pancasila dengan indikator meregulasi dan menginternalisasi nilai-nilai gerak seperti: berkolaborasi, kepedulian, berbagai pemahaman diri dan situasi yang dihadapi, dan meregulasi diri, serta dapat menerapkan pola perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. h. Kegiatan Inti (75 Menit)


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 83 Langkah-langkah kegiatan pembelajaran inti dengan menggunakan model komando dan penugasan, dengan prosedur sebagai berikut: 10) Peserta didik menyimak informasi dan peragaan materi tentang berbagai variasi dan kombinasi pola gerak dasar pola gerak dasar manipulatif (melempar dan menangkap bola, menendang dan menahan bola), baik melalui video pembelajaran, gambar, maupun peragaan guru atau peserta didik. 11) Peserta didik menerima dan mempelajari kartu tugas (task sheet) yang berisi perintah dan indikator tugas aktivitas variasi dan kombinasi pola gerak dasar pola gerak dasar manipulatif (melempar dan menangkap bola, menendang dan menahan bola). 12) Peserta didik melaksanakan tugas ajar sesuai target waktu yang ditentukan guru, untuk mencapai ketuntasan belajar pada setiap materi pembelajaran, yaitu: aktivitas variasi dan kombinasi gerak melempar dan menangkap bola dengan menggunakan bola besar (bola voli, basket, bola kaki), variasi dan kombinasi gerak melempar dan menangkap bola dengan menggunakan bola kecil (bola kasti, bola tenis, bola plastik kecil berwarna), variasi dan kombinasi gerak menendang dan menahan bola, variasi dan kombinasi gerak menendang dan menahan bola dalam permainan sepak bola sederhana. Secara rinci bentuk-bentuk pembelajaran berbagai variasi dan kombinasi pola gerak dasar manipulatif (melempar dan menangkap bola, menendang dan menahan bola) adalah sebagai berikut: Aktivitas pembelajaran variasi dan kombinasi gerak melempar dan menangkap bola dengan menggunakan bola besar, melalui: Fakta , konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan variasi dan kombinasi melempar dan menangkap bola dengan menggunakan bola besar. Pengetahuan mengenai fakta, konsep, dan prosedur variasi dan kombinasi gerak melempar dan menangkap bola dengan menggunakan bola besar, dipelajari melalui membaca dan berdiskusi sesuai lembar kerja yang diberikan oleh guru. A. Aktivitas pembelajaran melempar bola melengkung dari atas kepala dengan satu tangan (kanan dan kiri), dan menangkap bola dari arah depan dada dengan kedua tangan menggunakan bola besar secara berkelompok. Cara melakukannya: (a) Peserta didik dibagi menjadi 7 kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 4 orang peserta didik. Pada setiap kelompok dibuat ruang gerak dengan jarak kurang lebih 5-7 meter, dengan menggunakan 2 pembatas berupa cone/patok atau sejenisnya di masing-masing titiknya (A dan B), 2 orang peserta didik berdiri di titik A dan 2 lainnya berdiri di titik B. (b) Peserta didik berdiri dengan posisi kaki melangkah (salah satu kaki di depan kaki lainnya, dengan dibuka selebar bahu) dengan rileks. (c) Dalam aktivitas gerak ini menggunakan bola yang berukuran besar, seperti bola voli, bola basket atau bola kaki. (d) Guru terlebih dahulu memberikan contoh aktivitas gerak yang akan dilakukan oleh peserta didik. (e) Peserta didik yang berada di barisan depan di salah satu titik memulai aktivitas gerak terlebih dahulu. (f) Sasaran operan bola adalah setinggi dada. Aktivitas 1


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 84 (g) Bola dipegang dengan tangan kanan dengan rileks (lentur) ke bawah, mulai dari jari kelingking sampai dengan ibu jari 84eraka seluruh telapak tangan ikut aktif memegang bola. (h) Kaki kiri lebih di depan dari kaki kanan dan berdiri dalam jarak kurang lebih selebar dan jaga keseimbangan. (i) Saat bola masih berada di bawah, tangan kiri membantu secukupnya (sekedar membantu agar bola tidak jatuh dan mengantarkannya sesaat sebelum bola meninggalkan tangan kanan). (j) Ayunkan lengan yang memegang bola dengan rileks lurus dari samping 84erakan84an ke belakang. (k) Setelah bola 84eraka sampai di atas sisi kanan kepala, lengan agak ditekuk dan digerakkan dan diayun ke depan atas, dengan pergelangan tangan dan jari dilekukkan. (l) Ketika bola ingin dilepaskan dari tangan, maka langkahkan salah satu kaki ke depan untuk dapat menambah kekuatan lemparan dan menjaga keseimbangan tubuh. (m) Setelah melakukan aktivitas gerak melempar bola ini, selanjutnya peserta didik berpindah tempat menuju posisi belakang dalam barisan. (n) Peserta didik yang menjadi sasaran operan kemudian melakukan gerakan menangkap bola dengan menggunakan kedua tangan dari arah depan dada. Bola terselip di antara kedua telapak tangan. Kedua telapak tangan melekat pada bagian samping bola sedikit ke belakang. (o) Jari-jari tercerai lentuk, kedua ibu jari terletak dekat dengan badan di belakang bola dan menghadap ke arah tengah depan. (p) Setelah melakukan aktivitas gerak menangkap bola, selanjutnya bersiap melakukan gerakan melempar bola, seperti yang dilakukan oleh peserta didik sebelumnya. (q) Guru meminta peserta didik dalam aktivitas gerak melempar ini untuk dapat melakukannya secara bergantian tangan. Dengan proses yang sama dan disesuaikan. (r) Guru meminta peserta didik untuk mengamati aktivitas gerak dari peserta didik yang menjadi teman kelompoknya, yakni yang berada di barisan depan masing-masing peserta didik. (s) Guru meminta masing-masing peserta didik/kelompok untuk dapat merancang sebuah kreativitas gerak dalam melakukan pembelajaran sesuai potensi peserta didik, bisa dengan cara menambah jarak, menambah waktu, atau mengganti arah. (t) Aktivitas pembelajaran ini dilakukan dalam waktu kurang lebih 15 menit, dengan di awali dan di akhiri bunyi peluit dari guru. (2) Aktivitas pembelajaran melempar bola dari atas kepala dengan kedua tangan, dan menangkap bola dari arah depan dada dengan kedua tangan menggunakan bola besar secara berkelompok. Cara melakukannya: 1) Peserta didik dibagi menjadi 4 kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 7 orang peserta didik. Pada setiap kelompok dibuat ruang gerak dengan jarak kurang lebih 5-7 meter, dengan menggunakan 2 pembatas berupa cone/patok atau sejenisnya di masing-masing titiknya (A dan B), 4 orang peserta didik berdiri di titik A dan 3 lainnya berdiri di titik B. 2) Peserta didik berdiri dengan posisi kaki melangkah (salah satu kaki di depan kaki lainnya, dengan jarak dibuka selebar bahu) dengan rileks.


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 85 3) Dalam aktivitas gerak ini menggunakan bola yang berukuran besar, seperti bola voli, bola basket atau bola kaki. 4) Peserta didik yang berada di barisan depan di salah satu titik memulai aktivitas gerak terlebih dahulu. 5) Sasaran operan bola adalah setinggi dada. 6) Posisi bola berada di atas kepala dengan dipegang oleh dua tangan dan cenderung agak di belakang kepala. 7) Bola dilemparkan dengan lekukan pergelangan tangan arahnya agak menyerong ke bawah disertai dengan meluruskan lengan. 8) Lepasnya bola dari tangan, juga menggunakan pergerakan pergelangan tangan dan jentikan ujung jari tangan. 9) Ketika bola ingin dilepaskan dari tangan, maka langkahkan salah satu kaki ke depan untuk dapat menambah kekuatan lemparan dan menjaga keseimbangan tubuh. 10) Setelah melakukan aktivitas gerak melempar bola ini, selanjutnya peserta didik berpindah tempat dengan cara berlari maju menuju posisi belakang dalam barisan teman sesama kelompok yang berada di seberangnya. 11) Peserta didik yang menjadi sasaran operan kemudian melakukan gerakan menangkap bola dengan menggunakan kedua tangan dari arah depan dada. Bola terselip di antara kedua telapak tangan. Kedua telapak tangan melekat pada bagian samping bola sedikit ke belakang. 12) Jari-jari tercerai lentuk, kedua ibu jari terletak dekat dengan badan di belakang bola dan menghadap ke arah tengah depan. 13) Setelah melakukan aktivitas gerak menangkap bola, selanjutnya bersiap melakukan gerakan melempar bola, seperti yang dilakukan oleh peserta didik sebelumnya. 14) Guru meminta peserta didik untuk mengamati aktivitas gerak dari peserta didik yang menjadi teman kelompoknya, yakni yang berada di barisan depan masing-masing peserta didik. 15) Guru meminta masing-masing peserta didik/kelompok untuk dapat merancang sebuah kreativitas gerak dalam melakukan pembelajaran sesuai potensi peserta didik, bisa dengan cara menambah jarak, menambah waktu, atau mengganti arah. 16) Aktivitas pembelajaran ini dilakukan dalam waktu kurang lebih 15 menit, dengan di awali dan di akhiri bunyi peluit dari guru. Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran ini guru memberikan instruksi kepada peserta didik untuk dapat beristirahat, duduk dan minum kurang lebih 3-5 menit. (3) Aktivitas pembelajaran melempar bola dari bawah dengan kedua tangan, dan menangkap bola dari arah pinggang hingga rongga dada dengan kedua tangan menggunakan bola besar secara berkelompok. Cara melakukannya: 1) Peserta didik dibagi menjadi 4 kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 7 orang peserta didik. Pada setiap kelompok dibuat ruang gerak dengan jarak kurang lebih 5 meter, dengan menggunakan 2 pembatas berupa cone/patok atau sejenisnyjarak a di masing-masing titiknya (A dan B), 4 orang peserta didik berdiri di titik A dan 3 lainnya berdiri di titik B. 2) Peserta didik berdiri dengan posisi kaki melangkah (salah satu kaki di depan kaki lainnya, dengan dibuka selebar bahu) dengan rileks.


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 86 3) Dalam aktivitas gerak ini menggunakan bola yang berukuran besar, seperti bola voli, bola basket atau bola kaki. 4) Guru terlebih dahulu memberikan contoh aktivitas gerak yang akan dilakukan oleh peserta didik. 5) Peserta didik yang berada di barisan depan di salah satu titik memulai aktivitas gerak terlebih dahulu. 6) Cara memegang bola dengan telapak tangan memenuhi bagian kedua samping bola, jari tercerai lentuk, ibu jari menghadap ke bawah agak ke dalam. 7) Bola ditarik sedikit ke samping pinggang kiri bila kaki 86erakan86a di depan dan di samping pinggang kanan bila kaki kiri di depan. 8) Kaki yang berlawanan dengan letak bola diletakkan di depan. Operan dilakukan dengan ayunan kedua lengan bawah. Bola terlepas setinggi antara pinggang dan sekat rongga dada. 9) Setelah melakukan aktivitas gerak melempar bola ini, selanjutnya peserta didik berpindah tempat dengan cara berlari maju menuju posisi belakang dalam barisan teman sesama kelompok yang berada di seberangnya. 10) Peserta didik yang menjadi sasaran operan kemudian melakukan gerakan menangkap bola dengan menggunakan kedua tangan dari arah pinggang hingga rongga dada. Bola terselip di antara kedua telapak tangan. Kedua telapak tangan melekat pada bagian samping bola sedikit ke belakang. 11) Jari-jari tercerai lentuk, kedua ibu jari terletak dekat dengan badan di belakang bola dan menghadap ke arah tengah depan. 12) Setelah melakukan aktivitas gerak menangkap bola, selanjutnya bersiap melakukan gerakan melempar bola, seperti yang dilakukan oleh peserta didik sebelumnya. 13) Guru meminta peserta didik untuk mengamati aktivitas gerak dari peserta didik yang menjadi teman kelompoknya, yakni yang berada di barisan depan masing-masing peserta didik. 14) Guru meminta masing-masing peserta didik/kelompok untuk dapat merancang sebuah kreativitas gerak dalam melakukan pembelajaran sesuai potensi peserta didik, bisa dengan cara menambah jarak, menambah waktu, atau mengganti arah. 15) Aktivitas pembelajaran ini dilakukan dalam waktu kurang lebih 15 menit, dengan di awali dan di akhiri bunyi peluit dari guru. (4) Aktivitas pembelajaran melempar dan menangkap bola dalam permainan bola tangan sederhana menggunakan bola besar. Cara melakukannya: (10) Permainan ini dapat dimainkan di lapangan permainan bola basket, bola voli, badminton, atau halaman sekolah yang cukup luas. Beri batas pada masing-masing sudut lapangan permainan dengan menggunakan cone/patok. (11) Permainan ini dilakukan dengan cara beregu, yang terdiri atas 2 regu/tim, dengan anggota tim masing-masingnya sama banyak, kurang lebih 6-7 orang peserta didik. (12) Agar aktivitas gerak peserta didik lebih maksimal, maka akan dibentuk 2 kelompok permainan. Bisa dengan kelompok permainan yang anggotanya laki-laki saja, dan kelompok permainan yang anggotanya perempuan saja, atau kelompok yang anggotanya digabung antara laki-laki dan perempuan. (13) Dalam aktivitas gerak ini menggunakan bola yang berukuran besar, seperti bola voli, bola basket atau bola kaki.


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 87 (14) Permainan ini menggunakan 2 gawang kecil untuk masing-masing tim, gawang ini juga dapat digantikan dengan menggunakan cone/patok, kaleng susu atau sejenisnya sebagai pembatas gawang, dengan kurang lebih 2 meter. (15) Di depan gawang dapat diberi titik hukuman dengan menggunakan kapur tulis, berjarak kurang lebih 3 meter dari gawang. Titik hukuman ini akan digunakan ketika pemain dari tim bertahan melakukan pelanggaran di daerah pinalty (daerah lapangan di depan gawang), tim lawan akan mendapatkan reward lemparan pinalty/hukuman yang hanya akan berhadapan dengan kiper saja. Dan jika yang melakukan pelanggaran adalah tim penyerang, maka akan terjadi akan terjadi lemparan bebas bagi tim bertahan. Pelanggaran dapat berupa permainan yang menjurus kasar, seperti mendorong, menungkai pemain dari tim lawan, atau pemain yang bukan kiper menggunakan kaki dalam permainan. (16) Jika pelanggaran terjadi di luar daerah pinalty/hukuman, maka akan terjadi lemparan bebas bagi tim yang dirugikan. (17) Setiap gawang dijaga oleh seorang kiper yang dapat menggunakan tangan dan kaki ketika menghadang bola serangan dari tim lawan ketika berada di daerah depan gawang, namun ketika ingin mengoper bola kepada anggota timnya hanya menggunakan tangan. Pemain selain kiper juga diperbolehkan untuk membantu kiper menghadang bola serangan dari tim lawan, namun hanya dibolehkan maksimal 2 orang pemain saja. (18) Permainan ini, menggunakan 2 gerak dominan yaitu gerak melempar dan menangkap bola, dalam upaya untuk mengoper bola dan menyerang ke gawang tim lawan. Dalam permainan ini, peserta didik dapat menggunakan variasi dan kombinasi gerak melempar dan menangkap bola sesuai dengan kemampuan dan kebutuhannya, tanpa terikat prosedur dari masing-masing gerak tersebut. (19) Jika bola keluar melalui dari garis belakang yang disebabkan oleh pemain tim bertahan, maka akan terjadi lemparan sudut. Dan apabila bola keluar melalui garis belakang karena pemain tim penyerang, maka bola kembali pada kiper untuk melakukan lemparan/mengoper bola ke anggota timnya. (20) Pemenang dari permainan ini adalah tim yang bisa mencetak gol terbanyak. Dan untuk sebagai wasit dalam permainan ini adalah peserta didik atau guru, atau dapat juga dilakukan tanpa wasit. Jadi peserta didik diminta untuk (21) bekerja sama dengan baik. (22) Jika gawang yang digunakan adalah berupa cone/patok yang rendah, maka gol yang dianggap sah dalam permainan ini adalah bola serangan dengan ketinggian dari lantai hingga kepala dari peserta didik pada umunya. (23) Aktivitas pembelajaran ini dilakukan kurang lebih 25 menit, dengan di awali dan di akhiri bunyi peluit dari guru. Aktivitas 2


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 88 Setelah peserta didik melakukan aktivitas 1 pembelajaran variasi dan kombinasi gerak melempar dan menangkap bola dengan menggunakan bola besar, dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas 2 yaitu variasi dan kombinasi gerak melempar dan menangkap bola dengan menggunakan bola kecil. Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran variasi dan kombinasi gerak melempar dan menangkap bola dengan menggunakan bola kecil, dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain sebagai berikut: Fakta , konsep, dan prosedur, serta praktik/latihan variasi dan kombinasi gerak melempar dan menangkap bola dengan menggunakan bola kecil. Pengetahuan mengenai fakta, konsep, dan prosedur variasi dan kombinasi gerak melempar dan menangkap bola dengan menggunakan bola kecil, dipelajari melalui membaca dan berdiskusi sesuai lembar tugas yang diberikan oleh guru. A. Aktivitas pembelajaran melempar bola melambung, melempar bola mendatar dengan mengunakan satu tangan, dan menangkap bola melambung, menangkap bola mendatar dengan kedua tangan menggunakan bola kecil dilakukan secara berpasangan. Cara melakukannya: 1) Peserta didik dibagi menjadi berpasangan, sangat dianjurkan berdasarkan persamaan gender. Pada setiap kelompok dibuat ruang gerak dengan jarak kurang lebih 6-7 meter, dengan menggunakan 2 pembatas berupa cone/patok atau sejenisnya di masing-masing titiknya (A dan B). 2) Dalam aktivitas gerak ini menggunakan bola yang berukuran kecil, seperti bola kasti, atau bola tenis. 3) Peserta didik berdiri dengan rileks. 4) Guru terlebih dahulu memberikan contoh aktivitas gerak yang akan dilakukan oleh peserta didik. 5) Guru meminta peserta didik untuk dapat melakukan aktivitas gerak melempar bola melambung, aktivitas gerak melempar bola mendatar, dan aktivitas gerak menangkap bola melambung, aktivitas menangkap bola mendatar secara bergantian. 6) Guru meminta peserta didik dalam aktivitas gerak melempar bola melambung dan melempar bola mendatar ini untuk dapat melakukannya secara bergantian tangan. Dengan proses yang sama dan disesuaikan. 7) Melempar bola melambung ; arahkan bola dengan lemparan dari belakang bawah ke depan atas, pandangan ditujukan pada arah sasaran lempar, sikap badan sedikit ke belakang, ayunkan bola dari belakang bawah menuju ke depan atas hingga bola lepas dan melambung jauh. 8) Menangkap bola melambung ; perhatikan arah lambungan bola, lari menuju bola dan berhenti di bawah lambungan bola, arahkan kedua tangan pada bola, telapak tangan membentuk corong menghadap ke atas, pandangan ke arah bola datang, tangkap bola dengan kedua tangan.


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 89 9) Melempar bola mendatar ; bola dipegang dengan tangan kanan, menghadap ke arah sasaran lempar, pandangan tertuju pada sasaran lempar, kedua kaki dibuka silang depan, lutut agak ditekuk, rentangkan tangan lempar ke belakang dengan bola diarahkan ke sasaran, lengan kiri lurus ke depan sejajar dengan bahu, sikap badan sedikit ke belakang, dengan melangkahkan kaki satu langkah, lemparkan bola lurus ke arah depan. 10) Menangkap bola mendatar ; menghadap ke arah bola datang, kedua kaki dibuka dan lutut ditekuk, sikap badan agak condong ke depan, pandangan ke arah bola, kedua tangan lurus ke depan, telapak tangan menghadap bola dengan membentuk mangkuk, tangkap bola dengan kedua tangan, lalu genggam dengan jari, setelah bola tertangkap, tarik ke arah dada dengan menekuk siku. 11) Guru meminta peserta didik untuk mengamati aktivitas gerak dari peserta didik yang menjadi pasangannya. 12) Guru meminta masing-masing peserta didik/pasangan untuk dapat merancang sebuah kreativitas gerak dalam melakukan pembelajaran sesuai potensi peserta didik, bisa dengan cara menambah jarak, menambah waktu, atau mengganti arah. 13) Aktivitas pembelajaran ini dilakukan kurang lebih 15 menit, dengan di awali dan di akhiri bunyi peluit dari guru. B. Aktivitas pembelajaran melempar bola merendah, melempar bola menggelundung dengan satu tangan, dan menangkap bola merendah dan menangkap bola menggelundung dengan kedua tangan menggunakan bola kecil dilakukan secara berpasangan. Cara melakukannya: 1) Peserta didik dibagi menjadi berpasangan, sangat dianjurkan berdasarkan persamaan gender. Pada setiap kelompok dibuat ruang gerak dengan jarak kurang lebih 6-7 meter, dengan menggunakan 2 pembatas berupa cone/patok atau sejenisnya di masing-masing titiknya (A dan B). 2) Dalam aktivitas gerak ini menggunakan bola yang berukuran kecil, seperti bola kasti, atau bola tenis. 3) Peserta didik berdiri dengan rileks. 4) Guru terlebih dahulu memberikan contoh aktivitas gerak yang akan dilakukan oleh peserta didik. 5) Guru meminta peserta didik untuk dapat melakukan aktivitas gerak melempar bola melambung, aktivitas gerak melempar bola mendatar, dan aktivitas gerak menangkap bola melambung, aktivitas menangkap bola mendatar secara bergantian.


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 90 6) Guru meminta peserta didik dalam aktivitas gerak melempar bola melambung dan melempar bola mendatar ini untuk dapat melakukannya secara bergantian tangan. Dengan proses yang sama dan disesuaikan. 7) Melempar bola merendah ; melangkahkan satu kaki ke depan, bola diayunkan dari belakang atas menuju ke depan bawah hingga bola itu meluncur setinggi lutut penerima, pandangan selalu tertuju pada bola. 8) Melempar bola menggelundung ; melangkahkan satu kaki ke depan, bola diayunkan dari belakang atas menuju ke depan bawah hingga bola itu meluncur setinggi lutut penerima, tangan yang melempar diayunkan dari atas menuju bawah lutut, pandangan selalu tertuju pada bola. 9) Peserta didik dalam melakukan aktivitas menangkap bola merendah dan menangkap bola menggelundung dapat dilakukan dengan proses gerak yang hampir sama dengan aktivitas menangkap bola mendatar, hanya menyesuaikan arah jatuhnya bola. (lebih ke bawah) menghadap ke arah bola datang, kedua kaki dibuka/agak rapat dan lutut ditekuk, sikap badan agak condong ke depan, pandangan ke arah bola, kedua tangan lurus ke depan, telapak tangan menghadap bola dengan membentuk mangkuk, tangkap bola dengan kedua tangan, lalu genggam dengan jari, setelah bola tertangkap, kemudian bawa ke arah dengan menekuk siku. 10) Guru meminta peserta didik untuk mengamati aktivitas gerak dari peserta didik yang menjadi pasangannya. 11) Guru meminta masing-masing peserta didik/pasangan untuk dapat merancang sebuah kreativitas gerak dalam melakukan pembelajaran sesuai potensi peserta didik, bisa dengan cara menambah jarak, menambah waktu, atau mengganti arah. 12) Aktivitas pembelajaran ini dilakukan kurang lebih 15 menit, dengan di awali dan di akhiri bunyi peluit dari guru. Setelah aktivitas kegiatan ini selesai, guru menginstruksikan peserta didik untuk dapat beristirahat, duduk dan minum kurang lebih sekitar 5 menit. C. Aktivitas pembelajaran gerak spesifik melempar dan menangkap bola menggunakan bola kecil di tempat secara berpasangan dengan berbagai cara lemparan dan tangkapan. Cara melakukannya: 1) Peserta didik dibagi menjadi berpasangan, sangat dianjurkan berdasarkan persamaan gender. Pada setiap kelompok dibuat ruang gerak dengan jarak kurang lebih 5-7 meter, dengan menggunakan 2 pembatas berupa cone/patok atau sejenisnya di masing-masing titiknya (A dan B).


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 91 2) Dalam aktivitas gerak ini menggunakan bola yang berukuran kecil, seperti bola kasti, atau bola tenis. 3) Peserta didik berdiri dengan rileks. 4) Bola dilemparkan secara bergantian dengan lemparan ayunan atas, ayunan samping, dan bawah. 5) Menangkap dengan gerakan menangkap bola lurus serta bola guling tanah, dilakukan ditempat dilanjutkan dengan gerak maju mundur jalan atau lari jogging secara berpasangan. 6) Pandangan ditujukan pada arah lemparan bola, sikap badan sedikit condong ke depan. 7) Ayunkan bola dari belakang bawah menuju ke depan atas hingga bola lepas dan melambung ke depan. 8) Guru meminta peserta didik dalam aktivitas gerak melempar bola melambung dan melempar bola mendatar ini untuk dapat melakukannya secara bergantian tangan. Dengan proses yang sama dan disesuaikan. 9) Guru meminta peserta didik untuk mengamati aktivitas gerak dari peserta didik yang menjadi pasangannya. 10) Guru meminta masing-masing peserta didik/pasangan untuk dapat merancang sebuah kreativitas gerak dalam melakukan pembelajaran sesuai potensi peserta didik, bisa dengan cara menambah jarak, menambah waktu, atau mengganti arah. 11) Aktivitas pembelajaran ini dilakukan kurang lebih 15 menit, dengan di awali dan di akhiri bunyi peluit dari guru. D. Aktivitas pembelajaran melempar dan menangkap bola dalam permainan bola sederhana menggunakan bola kecil. (permainan Lemparan Pinalty). Cara melakukannya : a) Peserta didik dibagi secara berpasangan, satu orang akan berposisi sebagai pelempar dan satu orang lagi akan berposisi sebagai penangkap. b) Permainan ini menggunakan gawang kecil, yang dapat menggunakan cone/patok sebagai tiang pembatasnya, dengan jarak tiang kurang lebih 2 meter. c) Jarak dari gawang ke titik lempar adalah kurang lebih 2-3 meter. d) Permainan ini menggunakan bola plastik kecil berwarna-warni, masing-masing pasangan akan menggunakan 3 bola. e) Pelempar akan berusaha melempar bola dengan tujuan mencetak gol, dalam arti bola tidak dapat ditangkap atau dihadang oleh penangkap bola yang berada diposisi depan gawang f) Penangkap akan berusaha menangkap bola atau menghadang bola lemparan, hingga tidak terjadi gol. g) Setelah 3 kali lemparan, peserta didik berganti posisi. h) Lemparan yang diperbolehkan adalah lemparan mendatar, lemparan merendah, lemparan menyamping, dan lemparan menggelundung. i) Guru meminta peserta didik untuk mengamati aktivitas gerak dari peserta didik yang menjadi pasangannya. j) Guru meminta masing-masing peserta didik/kelompok untuk dapat merancang sebuah kreativitas gerak dalam melakukan pembelajaran sesuai potensi peserta didik, bisa dengan cara menambah jarak, menambah waktu, atau mengganti arah. k) Aktivitas pembelajaran ini dilakukan kurang lebih 25 menit, dengan di awali dan di akhiri bunyi peluit dari guru.


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 92 Setelah peserta didik melakukan aktivitas 2 pembelajaran variasi dan kombinasi gerak melempar dan menangkap bola dengan menggunakan bola kecil, dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas 3 yaitu variasi dan kombinasi gerak menendang dan menahan bola. Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran variasi dan kombinasi gerak variasi dan kombinasi gerak menendang dan menahan bola, dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain sebagai berikut: Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/92erakan variasi dan kombinasi gerak menendang dan menahan bola. Pengetahuan mengenai fakta, konsep, dan prosedur variasi dan kombinasi gerak menendang dan menahan bola, dipelajari melalui membaca dan berdiskusi sesuai lembar tugas yang diberikan oleh guru. A. Aktivitas pembelajaran menendang dan menahan bola secara berpasangan di tempat. Latihan ini dapat dilakukan maju mundur sambil berjalan, berlari, dan menyamping. Cara melakukannya: (1) Peserta didik dibagi secara berpasangan. (2) Masing-masing pasangan diberi jarak kurang lebih 4 meter, yang mana dari satu posisi ke posisi lainnya ditandai dengan patok/cone atau sejenisnya. (3) Dalam aktivitas gerak ini menggunakan bola kaki, atau bola sejenisnya. (4) Guru terlebih dahulu memberikan contoh aktivitas gerak yang akan dilakukan oleh peserta didik. (5) Lakukan gerakan secara fleksibel, peserta didik dapat bergerak berjalan dan berlari ke samping kanan dan kiri, mundur atau maju untuk menghentikan dan mengoper bola ke teman. (6) Peserta didik dapat melakukan variasi gerakan menendang bola dengan arah mendatar, melalui tendangan kaki bagian dalam, kaki bagian luar, atau punggung kaki, sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan dari masing-masing peserta didik. (7) Peserta didik dapat melakukan variasi gerakan menahan bola dengan berbagai cara, melalui menahan bola dengan telapak kaki, kaki bagian dalam, kaki bagian luar atau punggung kaki, sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan dari masing-masing peserta didik. Aktivitas 3


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 93 (8) Guru meminta peserta didik untuk saling mengamati aktivitas gerakan dari teman yang menjadi pasangannya. (9) Guru meminta masing-masing peserta didik/pasangan untuk dapat merancang sebuah kreativitas gerak dalam melakukan pembelajaran menendang/mengoper bola sesuai potensi peserta didik, bisa dengan cara menambah jarak, menambah waktu, atau mengganti arah. (10) Lakukan aktivitas pembelajaran ini lebih kurang 10 menit, dengan suasana ceria dan penuh semangat. B. Aktivitas pembelajaran menendang dan menghentikan bola secara berkelompok. Cara melakukannya: 1) Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok, yang terdiri dari 3 orang peserta didik. 2) Dalam aktivitas gerak ini menggunakan bola kaki, atau bola sejenisnya. 3) Dari satu posisi ke posisi lainnya ditandai dengan patok/cone, dengan jarak kurang lebih 5-6 meter. Kemudian satu teman di tempatkan di tengah-tengah, dua teman lainnya melakukan operan bola sambil bergerak dengan menyamping ke kanan dan kiri. 4) Teman yang berada di posisi tengah berusaha untuk menghentikan atau menghadang laju bola, dan jika teman yang berada di tengah-tengah tersebut dapat menghentikan bola, maka selanjutnya akan bergantian posisi dengan teman yang melakukan kesalahan (yang melakukan operan terakhir). 5) Peserta didik dapat melakukan variasi gerakan menendang bola dengan arah mendatar, melalui tendangan kaki bagian dalam, kaki bagian luar, atau punggung kaki, sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan dari masing-masing peserta didik. 6) Peserta didik dapat melakukan variasi gerakan menahan bola dengan berbagai cara, melalui menahan bola dengan telapak kaki, kaki bagian dalam, kaki bagian luar atau punggung kaki, sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan dari masing-masing peserta didik. 7) Guru meminta peserta didik untuk saling mengamati aktivitas gerakan dari teman kelompoknya. 8) Guru meminta masing-masing peserta didik/kelompok untuk dapat merancang sebuah kreativitas gerak dalam melakukan pembelajaran menendang/mengoper bola sesuai potensi peserta didik, bisa dengan cara menambah jarak, menambah waktu, atau mengganti arah. 9) Lakukan aktivitas pembelajaran ini lebih kurang 10 menit, dengan suasana ceria dan penuh semangat. Setelah aktivitas kegiatan ini selesai, guru menginstruksikan peserta didik untuk dapat beristirahat, duduk dan minum kurang lebih sekitar 3-5 menit. C. Aktivitas pembelajaran menendang dan menahan bola sambil bergerak ke kanan dan kiri, yang dilakukan secara berpasangan.


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 94 Cara melakukannya: 1) Peserta didik dibagi secara berpasangan 2) Masing-masing pasangan diberi jarak kurang lebih 3 meter, yang mana dari satu posisi ke posisi lainnya ditandai dengan patok/cone. 3) Dalam aktivitas gerak ini menggunakan bola kaki, atau bola sejenisnya. 4) Peserta didik dapat melakukan aktivitas menendang dan menahan bola secara fleksibel yakni sambil bergerak ke kanan dan kiri. 5) Peserta didik dapat melakukan variasi gerakan menendang bola dengan arah mendatar, melalui tendangan kaki bagian dalam, kaki bagian luar, atau punggung kaki, sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan dari masing-masing peserta didik. 6) Peserta didik dapat melakukan variasi gerakan menahan bola dengan berbagai cara, melalui menahan bola dengan telapak kaki, kaki bagian dalam, kaki bagian luar atau punggung kaki, sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan dari masing-masing peserta didik. 7) Guru meminta peserta didik untuk saling mengamati aktivitas gerakan dari teman yang menjadi pasangannya. 8) Guru meminta masing-masing peserta didik/kelompok untuk dapat merancang sebuah kreativitas gerak dalam melakukan pembelajaran menendang/mengoper bola sesuai potensi peserta didik, bisa dengan cara menambah jarak, menambah waktu, atau mengganti arah. 9) Lakukan aktivitas pembelajaran ini lebih kurang 15 menit, dengan suasana ceria dan penuh semangat. D. Aktivitas pembelajaran menendang dan menahan bola dalam keadaan bergerak bebas. Cara melakukannya: (1) Dalam aktivitas gerak ini menggunakan bola kaki, atau bola sejenisnya. (2) Guru terlebih dahulu memberikan contoh aktivitas gerak yang akan dilakukan oleh peserta didik. (3) Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok, yang terdiri dari 5-7 orang peserta didik, yang mengambil posisi membentuk lingkaran yang cukup besar. (4) Kemudian satu teman di tempatkan di tengah-tengah, dan teman lainnya melakukan operan bola sambil bergerak bebas seperti maju, mundur ke kanan atau kiri. (5) Teman yang berada di posisi tengah berusaha untuk menghentikan bola atau menghadang laju bola, dan jika teman yang berada di tengah-tengah tersebut dapat menghentikan bola, maka selanjutnya akan bergantian posisi dengan teman yang melakukan kesalahan (yang melakukan operan terakhir). (6) Peserta didik dapat melakukan variasi gerakan menendang bola dengan arah mendatar, melalui tendangan kaki bagian dalam, kaki bagian luar, atau punggung kaki, sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan dari masing-masing peserta didik.


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 95 (7) Peserta didik dapat melakukan variasi gerakan menahan bola dengan berbagai cara, melalui menahan bola dengan telapak kaki, kaki bagian dalam, kaki bagian luar atau punggung kaki, sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan dari masing-masing peserta didik. (8) Guru meminta peserta didik untuk saling mengamati aktivitas gerakan dari teman kelompoknya. (9) Guru meminta masing-masing peserta didik/kelompok untuk dapat merancang sebuah kreativitas gerak dalam melakukan pembelajaran menendang/mengoper bola sesuai potensi peserta didik, bisa dengan cara menambah jarak, menambah waktu, atau mengganti arah. (10) Lakukan aktivitas pembelajaran ini lebih kurang 20 menit, dengan suasana ceria dan penuh semangat. E. Aktivitas pembelajaran menendang/mengoper dan menghentikan bola menggunakan kaki bagian dalam, luar, dan punggung kaki melalui 95erakan95a dalam tim/regu. Cara melakukannya : 1. Pembelajaran dilakukan 3 orang setiap kelompoknya. 2. Peserta didik pertama sebagai pengumpan, peserta didik kedua menendang ke gawang, dan pemain ketiga sebagai penjaga gawang. 3. Pembelajaran diawali dengan mengumpan dan menendang bola ke arah sasaran (gawang). 4. Saat mengumpan gunakan kaki kanan dan kiri dan dengan perkenaan kaki bagian dalam, luar, dan punggung kaki. 5. Pembelajaran ini dilakukan bergantian sebagai pengumpan, menendang ke gawang, dan penjaga gawang. 6. Guru meminta peserta didik untuk saling mengamati aktivitas gerakan dari teman kelompoknya. 7. Guru meminta masing-masing peserta didik/kelompok untuk dapat merancang sebuah kreativitas gerak dalam melakukan pembelajaran menendang/mengoper bola sesuai potensi peserta didik, bisa dengan cara menambah jarak, menambah waktu, atau mengganti arah. 8. Lakukan aktivitas pembelajaran ini lebih kurang 15 menit, dengan suasana ceria dan penuh semangat. Aktivitas 4


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 96 Setelah peserta didik melakukan aktivitas 3 pembelajaran variasi dan kombinasi gerak menendang dan menahan bola, dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas 4 yaitu variasi dan kombinasi gerak menendang dan menahan bola dalam permainan sepak bola sederhana. Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran variasi dan kombinasi gerak variasi dan kombinasi gerak menendang dan menahan bola dalam permainan sepak bola sederhana, dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain sebagai berikut: Fakta, konsep, dan prosedur, serta praktik/96erakan variasi dan kombinasi gerak variasi dan kombinasi gerak menendang dan menahan bola dalam permainan sepak bola sederhana. Pengetahuan mengenai fakta, konsep, dan prosedur variasi dan kombinasi gerak variasi dan kombinasi gerak menendang dan menahan bola dalam permainan sepak bola sederhana, dipelajari melalui membaca dan berdiskusi sesuai lembar tugas yang diberikan oleh guru. A. Aktivitas pembelajaran bermain sepak bola secara sederhana. Cara melakukannya: ➢ Jumlah pemain 14 orang (untuk dua tim) masing-masing 7 pemain untuk satu tim. ➢ Pada garis lapangan dipasang gawang atau tiang bendera kecil. ➢ Lapangan yang dapat digunakan adalah lapangan basket atau bolavoli yang memiliki garis tengah. ➢ Tiap tim menempatkan 3 pemain penyerang pada daerah lapangan lawan dan 2 pemain bertahan pada daerah lapangan sendiri. ➢ Setiap pemain berusaha mempertahankan gawangnya dan melakukan serangan. ➢ Pemain bertahan dan penyerang hanya boleh bergerak di daerah yang ditempatinya. ➢ Bila pemain bertahan dapat merebut bola segera berikan operan pada temannya yang ada di daerah lawan. ➢ Tim dianggap menang apabila dapat memasukkan bola ke gawang lawan sebanyak mungkin. ➢ Waktu permainan adalah selama 25 menit. Setelah aktivitas kegiatan ini selesai, guru menginstruksikan peserta didik untuk dapat beristirahat, duduk dan minum kurang lebih sekitar 3-5 menit. B. Aktivitas pembelajaran permainan sepak bola pada empat bidang. Cara melakukannya: ➢ Tempatkan 3 pemain pada setiap bidang yang sudah ditentukan. ➢ Setiap tim berusaha menendang/mengumpan bola pada teman satu tim dan lawan tim berusaha menghadangnya. ➢ Setiap tim diberi satu bola (membawa bola). ➢ Setiap tim tidak boleh keluar dari bidangnya masing-masing. ➢ Tim akan mendapatkan satu poin jika umpan bolanya lolos ke rekannya di bidang yang lain. ➢ Tim dianggap menang bila memperoleh poin terbanyak. ➢ Permainan ini dilakukan 20 menit.


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 97 Setelah aktivitas kegiatan ini selesai, guru menginstruksikan peserta didik untuk dapat beristirahat, duduk dan minum kurang lebih sekitar 3-5 menit. C. Aktivitas pembelajaran bermain bola dengan modifikasi sederhana. Cara melakukannya: ➢ Setiap tim beranggotakan 5 orang pemain. ➢ Sebelum mencetak gol, semua pemain harus sudah mendapat giliran untuk mengoper bola. ➢ Jika ada satu diantaranya belum mendapat giliran passing kemudian mencetak gol, maka gol dianggap tidak sah. ➢ Cara mencetak gol harus menggunakan passing tidak boleh langsung shooting. ➢ Tim yang mencetak gol lebih banyak itulah tim yang menang. ➢ Permainan ini dilakukan selama 20 menit. 4) Guru mengamati seluruh gerakan peserta didik secara individu berpasangan maupun kelompok. 5) Seluruh aktivitas gerak variasi dan kombinasi pola gerak dasar manipulatif (melempar dan menangkap bola, menendang dan menahan bola), peserta didik diawasi dan diberikan koreksi oleh guru apabila ada kesalahan gerakan. 6) Peserta didik secara individu dan kelompok melakukan aktivitas variasi dan kombinasi pola gerak dasar manipulatif (melempar dan menangkap bola, menendang dan menahan bola) sesuai dengan koreksi oleh guru. 7) Seluruh aktivitas gerak variasi dan kombinasi pola gerak dasar manipulatif (melempar dan menangkap bola, menendang dan menahan bola) peserta didik setelah diberikan umpan balik diamati oleh guru secara individu maupun kelompok. 8) Peserta didik secara individu, berpasangan, dan atau kelompok melakukan aktivitas gerak variasi dan kombinasi pola gerak dasar manipulatif (melempar dan menangkap bola, menendang dan menahan bola) sesuai dengan koreksi yang diberikan oleh guru. 9) Guru mengamati seluruh aktivitas peserta didik dalam melakukan aktivitas variasi dan kombinasi pola gerak dasar manipulatif (melempar dan menangkap bola, menendang dan menahan bola) secara seksama. Hasil belajar peserta didik dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran.


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 98 i. Kegiatan Penutup (15 menit) 13) Salah seorang peserta didik di bawah bimbingan guru melakukan gerak pendinginan, guru mempertanyakan apa manfaatnya. 14) Guru dan peserta didik melakukan refleksi apa yang telah dicapai dan belum dicapai sesuai dengan tujuan yang ditetapkan secara umum dan kesalahan-kesalahan yang masih sering timbul saat melakukan aktivitas pembelajaran. 15) Guru menginformasikan kepada peserta didik, kelompok dan peserta didik yang paling baik penampilannya selama mengikuti aktivitas pembelajaran variasi dan kombinasi pola gerak dasar manipulatif (melempar dan menangkap bola, menendang dan menahan bola). 16) Guru menugaskan peserta didik yang terkait dengan pembelajaran yang telah dilakukan untuk membaca dan membuat kesimpulan tentang aktivitas variasi dan kombinasi pola gerak dasar manipulatif (melempar dan menangkap bola, menendang dan menahan bola), hasilnya dijadikan sebagai tugas penilaian penugasan. 17) Berdoa dipimpin oleh salah satu peserta didik dan menyampaikan salam. 18) Peserta didik kembali ke kelas yang dilakukan dengan tertib. Dan bagi peserta didik yang bertugas, mengembalikan peralatan ke tempat semula. Asesmen 7. Asesmen Sikap Penilaian Pengembangan Karakter (Dimensi Mandiri dan Gotong Royong) e. Petunjuk Penilaian (Lembar Penilaian Sikap Diri) 8) Isikan identitas kalian. 9) Berikan tanda cek (√) pada kolom “Ya” jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap Kalian, dan “Tidak” jika belum sesuai. 10) Isilah pernyataan tersebut dengan jujur. 11) Hitunglah jumlah jawaban “Ya”. 12) Lingkari kriteria Sangat Baik, Baik, atau Baik sesuai jumlah “Ya” yang terisi. f. Rubrik Asesmen Sikap No Pernyataan Ya Tidak 1. Saya membuat target penilaian yang nyata sesuai dengan kemampuan dan minat belajar yang say dilakukan. 2. Saya memantau kemajuan belajar yang saya capai serta memperkirakan tantangan yang dihadapi. 3. Saya menyusun langkah-langkah dan strategi untuk mengelola perasaan dan sikap dalam pelaksanaan belajar. 4. Saya merancang strategi dalam mencapai tujuan belajar. 5. Saya mengkritik kemampuan diri sendiri dalam bekerja secara mandiri untuk mencapai tujuan. 6. Saya berupaya secara maksimal dalam mencapai tujuan yang telah direncanakannya. 7. Saya membuat tugas baru dan keyakinan/semangat baru dalam melaksanakannya. 8. Saya menyamakan tindakan sendiri dengan tindakan orang lain untuk melaksanakan tujuan kelompok.


Modul Ajar SD NO.6 KUTA PJOK SD Fase B Kelas IV SD NO.6 KUTA (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) 99 9. Saya memahami hal-hal yang diungkapkan oleh orang lain secara baik. 10. Saya melakukan kegiatan kelompok dengan kelebihan dan kekurangan, dan dapat saling membantu. 11. Saya membagi peran dan menyesuaikan tindakan dalam kelompok untuk mencapai tujuan bersama. 12. Saya peduli terhadap lingkungan sosial. 13. Saya menggunakan pengetahuan tentang sebab dan alasan orang lain menampilkan reaksi tertentu. 14. Saya mengupayakan memberi hal yang dianggap penting dan berharga kepada lingkungan sosial. Sangat Baik Baik Perlu Perbaikan Jika lebih dari 10 pernyataan terisi “Ya” Jika lebih dari 8 pernyataan terisi “Ya” Jika lebih dari 6 pernyataan terisi “Ya” 8. Asesmen Pengetahuan Teknik Bentuk Contoh Instrumen Kriteria Penilaian Tes Tulis Pilihan Ganda 1. Aktivitas gerak yang dilakukan oleh anggota badan dengan memindahkan suatu objek, disebut dengan pola gerak .... A. Lokomotor. B. Manipulatif. C. Non-lokomotor. D. Non-manipulatif. Kunci: B 2. Yang termasuk contoh pola gerak manipulatif adalah .... A. Menendang bola dan berlari. B. Melempar bola dan melompat. C. Menangkap bola dan menahan bola. D. Berjalan dan menyentuh bola. Kunci: C 3.Melempar bola melambung, melempar bola mendatar, dan melempar bola merendah merupakan .... A. Variasi gerak melempar bola. B. Kombinasi gerak melempar bola. C. Koordinasi gerak melempar bola. D. Verifikasi gerak melempar bola. Kunci : A Jawaban benar mendapatkan skor 1 dan salah 0.


Click to View FlipBook Version