The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Panduan Kurikulum Kondisi Khusus Al Azhar SD (2021)

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Mulyono, 2023-02-01 10:17:31

Panduan Kurikulum Kondisi Khusus Al Azhar SD (2021)

Panduan Kurikulum Kondisi Khusus Al Azhar SD (2021)

PANDUANPENGEMBANGAN KURIKULUMTINGKATSATUANPENDIDIKAN JENJANGSDISLAMALAZHAR DALAMKONDISIKHUSUS DIREKTORATPENDIDIKAN DASARDAN MENENGAH YAYASAN PESANTREN ISLAM ALAZHAR TAHUN 2021


i KATA PENGANTAR Alhamdulillahirabbil’alamin. Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Atas karunia taufiq, hidayah, dan inayah Nya, Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah YPI Al Azhar dapat menerbitkan Panduan Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dalam Kondisi Khusus. Shalawat dan salam semoga Allah senantiasa curahkan kepada Rasullah Muhammad SAW, seorang pendidik sejati yang telah mewariskan kepada kita Alquran dan Al Hadist yang menjadi petunjuk bagi semua manusia dalam menjalani kehidupan serta menyelenggarakan fungsi kemanusiaannya di semua bidang kehidupan, termasuk di dalamnya bidang pendidikan. Panduan Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang diterbitkan oleh Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah YPI Al Azhar ini terdiri atas 5 (lima) Bab, yaitu Bab I : Pendahuluan, yang memuat Latar Belakang, Landasan, Maksud dan Tujuan, Prinsip Pengembangan, Pengertian. Bab II Tujuan Pendidikan, memuat Tujuan Pendidikan Nasional, Tujuan Pendidikan Dasar, Visi, Misi, dan Tujuan Pendidikan YPI Al Azhar, Cita-Cita Pendidikan YPI Al Azhar. Bab III, yaitu Struktur dan Muatan Kurikulum, yang memuat Struktur Kurikulum, Muatan Kurikulum, Penguatan Pendidikan Adab, Pengembangan Diri, Muatan Lokal, Beban Belajar, Standar Ketuntasan Minimum. Bab IV: Pedoman Pelaksanaan, memuat Kalender Akademik, Pedoman Pembelajaran, Penilaian Pembelajaran, Kriteria Kenaikan Kelas, dan Kriteria Kelulusan. Bab V sebagai Penutup. Bab I dan Bab II menjadi landasan dan prinsip pengembangan kurikulum dari jenjang TK s.d SMA, sedangkan Bab III dan Bab IV memuat struktur dan muatan kurikulum, dan pedoman pelaksanaan yang disesuaikan dengan jenjang pendidikan di TK, SD, SMP, atau SMA. Dengan demikian Panduan Pengembangan Kurikulum ini merupakan landasan dan prinsip pengembangan kurikulum dari jenjang TK sampai dengan SMA yang tetap memperhatikan struktur, muatan, dan pedoman pelaksanaan kurikulum di setiap jenjang pendidikan dasar (TK/SD/SMP/SMA). Oleh karena landasan, prinsip pengembangan, struktur dan muatan, serta pedoman pelaksanaan kurikulum terkait dan disesuaikan dengan kondisi sebagai akibat pandemi Covid 19, maka disebut sebagai Panduan Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Kondisi Khusus, untuk menjadi Landasan dan Prinsip Pengembangan Kurikulum Tahun Pelajaran 2021/2022. Selanjutnya kepada semua pihak yang telah membantu menyusun dan merumuskan Panduan Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dalam Kondisi Khusus ini, Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah YPI Al Azhar menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang mendalam. Semoga Allah SWT memberikan rahmatNya sehingga memberikan manfaat bagi


ii penyelenggaraan pendidikan Islam yang berkualitas, khususnya di sekolah Islam Al Azhar dan sekolah Islam di bawah pembinaan YPI Al Azhar. Aamiin. Jakarta, 2 Dzulhijjah 1442 H 12 Juli 2021 M Kepala Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah YPI Al Azhar, Drs. Nuri Muhammadi


iii DAFTAR ISI KATA PENGANTAR................................................................................................................ i DAFTAR ISI ............................................................................................................................. ii BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang .............................................................................................................. 1 B. Landasan ........................................................................................................................ 3 C. Maksud dan Tujuan........................................................................................................ 10 D. Prinsip Pengembangan ................................................................................................... 10 E. Pengertian-Pengertian ................................................................................................... 13 BAB II TUJUAN PENDIDIKAN A. Tujuan Pendidikan Nasional .......................................................................................... 15 B. Tujuan Pendidikan Dasar .............................................................................................. 15 C. Visi, Misi, Tujuan dan Cita-Cita Pendidikan YPI Al Azhar ......................................... 15 BAB III STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM SD ISLAM AL AZHAR A. Struktur Kurikulum ........................................................................................................ 17 B. Muatan Kurikulum......................................................................................................... 20 C. Penguatan Pendidikan Adab........................................................................................... 119 D. Pengembangan Diri, Muatan Lokal................................................................................ 133 E. Beban Belajar................................................................................................................. 137 F. Standar Ketuntasan Belajar............................................................................................ 137 BAB IV PEDOMAN PELAKSANAAN A. Kalender Akademik ....................................................................................................... 139 B. Pedoman Pembelajaran ................................................................................................. 139 C. Penilaian Pembelajaran ................................................................................................. 144 D. Kriteria Kenaikan Kelas................................................................................................. 149 E. Kriteria Kelulusan ......................................................................................................... 149 BAB V PENUTUP .................................................................................................................... 150


1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masih hangat di kalangan praktisi pendidikan tentang Kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Mas Nadhim, yaitu tentang Program Merdeka Belajar, Sekolah Penggerak, dan Guru Penggerak. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menjelaskan bahwa merdeka belajar artinya unit pendidikan, yang terdiri atas sekolah, guru-guru dan murid memiliki kebebasan untuk berinovasi, dan kebebasan untuk belajar dengan mandiri dan kreatif. Sedangkan yang dimaksud dengan guru penggerak adalah guru yang diharapkan dapat mengambil tindakan inovasi yang muaranya memberikan hak yang terbaik buat muridmuridnya. Belum lama berselang, wabah Covid-19 mewabah sehingga pemerintah menetapkan kebijakan darurat kesehatan dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Akibat dari kebijakan tersebut, maka murid belajar dari rumah, guru bekerja dari rumah, kegiatan ibadahpun dilakukan di rumah. Kegiatan pembelajaran selama 4 bulan terakhir pada tahun pelajaran 2019/2020 dan tahun pelajaran 2020/2021 dilakukan dengan metode PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh), dengan tetap memperhatikan arahan sebagaimana yang tertuang dalam surat edaran kementerian Pendidikan Nomro 4 tahun 2020, tentang tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease COVID 19. Dalam rangka mempersiapkan program pendidikan tahun pelajaran 2020/2021 bagi sekolah-sekolah, Sekretariat Jenderal (SE) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menerbitkan surat edaran No 15 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Belajar dari rumah dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease COVID 19. Berdasarkan kebijakan pendidikan tersebut maka Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah YPI Al Azhar menerbitkan Pedoman Kegiatan Pembelajaran dalam Masa Transisi Covid-19 untuk Sekolah Islam Al Azhar, yang diterbitkan pada tanggal 5 Juni 2020, yang dapat menjadi pedoman umum penyelenggaran pembelajaran pada tahun pelajaran 2020/2021. Panduan tersebut telah disosialisasikan kepada kepala TK/SD/SMP/SMA Islam Al Azhar pada kegiatan Rapat Koordinasi Nasional Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah YPI Al Azhar yang diselenggarakan secara virtual dari tanggal 9 s.d 11 Juni 2020. Pertimbangan lembaga pendidikan dalam merumuskan kebijakan pendidikan di masa yang akan datang setidaknya adalah karena beberapa hal berikut: 1. ketidakpastian waktu berakhirnya wabah pandemic Covid-19,


2 2. proses pendidikan diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memutus mata rantai penularan Covid-19, 3. proses pendidikan yang berkualitas tetap harus berjalan tanpa menunggu wabah Covid-19 berakhir, 4. penyesuaian strategi pendidikan yang aman dan/atau beresiko rendah, 5. implementasi dari merdeka belajar dan guru penggerak dalam masa transisi Covid-19. Selanjutnya diperlukan program pendidikan atau kurikulum yang adaptif sehingga memberikan ruang bagi sekolah dan guru melakukan proses pendidikan yang berkualitas di masa transisi wabah Covid-19, dengan tetap merujuk kepada: 1. Batang tubuh UUD 1945 Bab XIII pasal 31 ayat 3 mengamanatkan, “Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang diatur dalam undang-undang.” Selanjutnya dipertegas lagi pada ayat 5, yang berbunyi, ”Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia.” 2. Pengertian kurikulum sebagai seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu yang disusun berdasarkan UndangUndang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 36 ayat (1) dan (2), yaitu (1) Pengembangan kurikulum dilakukan dengan mengacu pada standar nasional pendidikan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional, (2) Kurikulum pada semua jenjang dan jenis pendidikan dikembangkan dengan prinsip diversifikasi sesuai dengan satuan pendidikan, potensi daerah, dan peserta didik; 3. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. Sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 bahwa kurikulum satuan pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah mengacu pada standar isi dan standar kompetensi lulusan serta berpedoman pada panduan dari Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Peraturan Pemerintah tersebut juga disempurnakan dengan pemberlakuan kurikulum baru, yakni Kurikulum 2013 berdasarkan Permendikbud nomor 67 tahun 2013. 4. Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 01/KB/2020, Nomor 516 Tahun 2020, Nomor HK.03.01/Menkes/363/2020, Nomor 440-842 Tahun 2020, tentang


3 Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Corona Virus Disease-2019 (Covid-19) 5. Tujuan pendidikan Yayasan Pesantren Islam Al Azhar YPI Al Azhar: a) mendidik pemuda-pemuda Indonesia untuk menjadi kader pembangunan akhlak guna kesejahteraan Republik Indonesia, b) mendidik pemuda-pemuda Indonesia agar menjadi alat negara yang berjiwa bersih dan suci, dan c) mendidik pemuda-pemuda Indonesia agar dapat menjadi missi Islam (muballigh) di belakang hari. Sebagaimana sudah dipahami, bahwa dalam masa transisi Covid-19, dengan masa belajar yang lebih singkat dan dilaksanakannya dengan metode PJJ, maka kompetensi dasar yang dikembangkan di dalam KTSP dalam masa transisi Covid-19 kompetensi dasar esensial yang sangat mendukung terhadap ketercapaian kompetensi inti dan standar kompetensi lulusan. Kurikulum Sekolah Dasar Islam Al Azhar dikembangkan sebagai perwujudan dari kurikulum pendidikan dasar dan menengah yang direkomendasikan oleh Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah YPI Al Azhar. Kurikulum sekolah harus disusun oleh satu tim penyusun yang terdiri dari unsur sekolah dan komite sekolah di bawah koordinasi dan supervisi Pengawas Pendidikan Dirdikdasmen YPI Al Azhar dan Dinas Pendidikan setempat, serta dengan bimbingan nara sumber ahli pendidikan dan pembelajaran. B. Landasan 1. Landasan Filosofis Alquran Ahmad Yani di dalam artikelnya tentang Kurikulum Berbasis Alquran Alternatif Pengembangan Sekolah Unggulan, menuliskan bahwa Alquran sebagai landasan filosofis pendidikan dibedakan atas dua landasan, yaitu pandangan Alquran tentang manusia itu sendiri, dan bagaimana cara Allah dan Rasul-Nya menjelaskan tentang pendidikan. 1 Pandangan Alquran tentang manusia adalah bahwa manusia dilahirkan ke dunia membawa sifat yang fitrah.2 Konsep kefitrahan memiliki kedudukan yang penting sebagai landasan dalam proses pendidikan Islam, pengembangan potensi manusia, dan pengembangan kurikulum. Kata fitrah yang secara harfiah berarti suci memiliki makna naluri kecenderungan manusia untuk mencari dan mengenal rabbnya. Gejala kefitrahan dari setiap anak dapat diamati dari kecenderungannya untuk selalu ingin tahu dan berusaha 1 Artikel Kurikulum Berbasis Al-Qur’an Alternatif Pengembangan Sekolah Unggulan, Ahmad Yasin, Hal. 3 2 Al Quran Surat Ar Ruum ayat 30.


4 mencari dan mengetahui kebenaran. Di samping itu kefitrahan dapat dirasakan oleh manusia ketika ditemui dogma-dogma yang bertentangan dengan akal fikirannya sehingga kecenderungannya adalah menolak dogma-dogma tersebut. Kecenderungan fitrah untuk mencari dan mengetahui kebenaran itu ada karena awal roh ditiupkan oleh Allah, roh manusia itu berlawanan dengan kemauannya. Berkenaan dengan roh yang ditiupkan ke dalam tubuh (jasad) manusia, tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah atas ayat ke 72 dari surat Shaad manjelaskan arti roh sebagai berikut, “(Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya) apabila telah sempurna kejadiannya (dan Kutiupkan) Kualirkan (kepadanya roh ciptaanKu) sehingga ia menjadi hidup. Dimudhafkannya lafal roh kepada Allah dimaksud untuk memuliakan Nabi Adam. Roh adalah tubuh yang lembut dan tidak kelihatan oleh mata, yang membuat manusia dapat hidup karena memasuki tubuhnya (maka hendaklah kalian bersungkur dengan sujud kepadanya") sujud penghormatan dengan cara membungkukkan badan. 3 Peniupan roh ini menjadikan manusia memiliki beragam karakter yang membedakannya dengan makhluk-makhluk yang lainnya, antara lain: a. Fitrah yang bersih yang terarah kepada iman yang bersih kepada Allah semata; b. Pengetahuan, dengan kesadaran bahwa itu diperoleh karena anugerah Allah berupa akal; c. Kehendak bebas dalam memilih jalan yang baik dan buruk, serta kemampuan untuk menjalani pilihannya; d. Tanggung jawab yang disebabkan oleh karena adanya kehendak dan kemampuan4 Ketika roh berada di dalam tubuh, ia senantiasa berusaha mencari dan menemukan pengetahuan tentang Allah. Dari sinilah asal mulanya ia harus menjalani suatu kehidupan yang cocok untuknya. Ia tidak dapat tenteram tanpa pengetahuan tentang tatanan kehidupan di mana ia berada. Di dalam hatinya ia sadar akan keharusannya tersebut karena batinnya selalu mendengar penyaksian: “Bukankah Aku ini Rabbmu?” dan ia menjawab, “Betul (Engkau Rabb kami), kami menjadi saksi” (Q.S:7:172). Karena sifat roh yang senantiasa bersaksi terhadap Rabbnya dan keinginannya untuk kembali ke asalnya itulah yang mendorong manusia meneliti dirinya serta alam sekitarnya. Manusia oleh karena sifat roh yang demikian membutuhkan pembinaan dan bimbingan sehingga dapat menemukan dan menjalani hidup sesuai dengan kefitrahannya tersebut. 3 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah Referensi: https://tafsirweb.com/8558-quran-suratshad-ayat-72.html 4 Tazkiyatun Nafs, Dr. Anas Ahmad Karzon, Hal. 2


5 Secara perorangan atau pun berkelompok manusia belajar untuk menemukan “cahaya” atau penerangan sehingga memperoleh pembinaan atau pembimbingan. Proses pembinaan dan bimbingan manusia sehingga dapat memenuhi kebutuhan fitrah tersebut dinamakan sebagai proses pendidikan. Dalam rangka membantu manusia dalam melakukan “misi pencariannya” tersebut Allah SWT telah menganugerahkan kepada manusia unsur jasad (jasmani, fisik), dan unsur jiwa yang memiliki sifat kelembutan ilahiah. Berkenaan dengan unsur yang bersifat kelembutan ilahiah, terdapat referensi dari alquran yang menjelaskan rentang qalb (hati), nafs (nafsu), dan aql (akal pikiran). 5 Hati di dalam jiwa manusia memiliki satu peranan dengan sifat-sifat (1) tempat menetapkan ilmu pengetahuan dan menancapkan aqidah (keimanan yang benar), (2) tempat perenungan, pemahaman, dan petunjuk, (3) tempat berbagai perasaan. Imam Al Ghazali mendefinisikan hati sebagai, “Bagian lembut yang bersifat spiritual dan ketuhanan, yang memiliki kaitan dengan jantung dan jasad kasar (tubuh). Bagian lembut ini merupakan hakikat manusia. Ia merupakan alam pengetahuan manusia. Ia berbicara, membalas, dan menuntut. Hati merupakan salah satu fungsi jiwa yang oleh karena manusia berakal. “Apakah mereka belum berjalan di atas bumi, lalu mereka memiliki hati yang dengannya mereka berakal (berpikir), atau telinga yang dengannya mereka mendengar. Maka, sungguh yang buta bukanlah penglihatan, namun yang buta adalah hati mereka yang berada di dalam dada.” (QS. Al-Hajj [22]: 46) Demikianlah pertemuan antara akal dan hati, di mana salah satu tidak dapat dipisahkan dari yang lainnya. Keduanya memiliki kesamaan dalam aspek pemikiran, namun hati pemikiran pada aspek perasaan/intuisi, sedangkan akal pemikiran pada aspek kognisi. Jiwa dan roh hakikatnya adalah satu. Jika dikatakan jiwanya keluar, maka sama saja jika dikatakan rohnya keluar. Tegaknya jiwa karena adanya roh. Jiwa lebih cenderung kepada dunia, karena memiliki berbagai insting, sedang roh mengajak dan memprioritaskan kepada akhirat. Roh merupakan asal dan materi jiwa. Jiwa terbentuk dari roh dan terhubung dengan badan.6 Bagaimana cara Allah dan Rasul-Nya menjelaskan tentang pendidikan? Di dalam Alquran, surat An Nisa ayat 9 Allah SWT berfirman, yang artinya, “Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak 5 Al Quran Surat An Nahl ayat 78, dan surat Al Isra ayat 36 6 Tazkiyatun Nafs, Dr. Anas Ahmad Karzon


6 yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.” 7 Selanjutnya di dalam surat Al Jumah ayat 2 Allah SWT berfirman, “Dialah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rasul di antara mereka, yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, mensucikan mereka dan mengajarkan mereka Kitab dan Hikmah (As Sunnah). Dan sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata.” Sebagai landasan dalam pendidikan Islam, Ahmad Yasin dalam artikelnya yang berjudul Kurikulum Berbasis Alquran Alternatif Pengembangan Sekolah Unggulan memberikan penjelasan makna ayat ke-2 dari surat Al Jumuah sebagai berikut: “(1) Membacakan ayat-ayatNya (tilawah) kepada ummat manusia adalah menyampaikan pengetahuan tentang hukum-hukum Allah baik yang tersurat (Alquran) maupun ayat-ayat kauniyah (ayat-ayat Allah dalam sistem kehidupan alam semesta baik mikro maupun makro kosmos). (2) mensucikan (tazkiyah), artinya membimbing dan mengajari umat manusia untuk dapat membersihkan diri dari syirik kepada Allah, penyakit-penyakit hati, menjauhi perbuatan dosa, keji, dan munkar, dan (3) mengajarkan kitab serta hikmah yang dapat dimaknai sebagai upaya memperhias akhlak manusia dengan akhlaq yang mulia, akhlak qur’ani (hikmah). Pribadi yang dihasilkannya adalah akhlak Rasulallah SAW yang ash-shadiqu’l amin (yang jujur, dapat dipercaya), cerdas, tabligh, dan amanah.8 Rasulallah SAW memberikan bimbingan kepada para sahabatnya perihal pendidikan untuk anak-anak. “Didiklah anak-anakmu dengan 3 perkara, yaitu cintailah nabimu dan keluarganya dan bacalah Alquran.” (HR. At-Tabrani) Pada kesempatan lain Rasulallah SAW mengatakan.”Perintahkan kepada anak-anakmu dengan mengerjakan sholat ketika mereka berusia 7 tahun, dan pukullah mereka jika meninggalkan shalat sedang mereka berusia 10 tahun, dan pisahlah di antara mereka dari tempat tidurnya.” (HR. Dailami) Berdasarkan ayat Al-Qur’an dan hadist tersebut, maka dapat kita simpulkan bahwa: a. Perlunya ummat Islam menyelenggarakan proses pendidikan yang berkualitas oleh karena kewajiban kepada Allah melakukan kaderisasi untuk menghasilkan kader-kader yang tangguh dan kompetitif, melalui sistem pendidikan dan pembelajaran yang benar; b. Proses pembelajaran sebagai jantung dari penyelenggaraan pendidikan dilakukan melaui kegiatan tilawah, tazkiyah, dan hikmah; 7 Al-Qur’an Surat An Nisa ayat 9. 8 Artikel Kurikulum Berbasis Aquran Alternatif Pengembangan Sekolah Unggulan, Ahmad Yasin, Hal. 5


7 c. Pendekatan psikologi dalam melakukan pembelajaran dengan memperhatikan dan/atau sesuai tugas-tugas perkembangannya. 2. Landasan Sosiologis Kurikulum sekolah Islam Al Azhar dikembangkan atas dasar adanya kebutuhan akan perubahan rancangan dan proses pendidikan dalam rangka memenuhi dinamika kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara, sebagaimana termaktub dalam tujuan pendidikan nasional. Perkembangan pendidikan di Indonesia tidak bisa dilepaskan dari perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. Di samping itu, keterbatasan waktu belajar dalam masa transisi Covid-19, misalnya memerlukan reorientasi dari academic minded ke life skill terintegrasi dengan penguatan pendidikan adab. Mengapa, oleh karena berdasarkan hasil survei pembelajaran jarak jauh selama tiga bulan terakhir tahun pelajaran 2019/2020 menunjukkan kelelahan belajar di rumah apalagi jika kurikulum terlalu berorientasi kepada kompetensi akademik. Penulis buku Millionaire Mind, Thomas J. Stanley PhD, menemukan 100 faktor kesuksesan yang ia temukan dalam penelitiannya terhadap 1001 orang sukses di Amerika. Sepuluh faktor teratas berturut-turut adalah kejujuran, disiplin, interpersonal skill, dukungan dari pasangan hidup, bekerja lebih keras dari orang lain, mencintai apa yang dikerjakan, leadership, semangat berkompetisi, good life management, dan kemampuan menjual ide.9 Perubahan ini diperlukan karena hadirnya tuntutan baru dalam masyarakat dan wabah pandemic Covid-19 yang telah merubah tatanan sosial masyarakat dan berimplikasi pada tuntutan perubahan kurikulum secara terus menerus. Hal itu dimaksudkan agar pendidikan di samping harus dapat menjawab tuntutan perubahan sesuai dengan jamannya, juga harus dapat memenuhi kebutuhan yang lebih mendesak. 3. Landasan Psikopedagogis Kurikulum SD Islam Al Azhar dimaksudkan untuk memenuhi tuntutan perwujudan konsepsi pendidikan yang bersumbu pada perkembangan peserta didik beserta konteks kehidupan sebagaimana dimaknai dalam konsepsi pedagogik transformatif. Konsepsi ini menuntut bahwa kurikulum harus didudukkan sebagai wahana pendewasaan peserta didik sesuai dengan perkembangan psikologisnya dan mendapatkan perlakuan pedagogis sesuai 9 Thomas J. Stanley PhD, Penulis buku Millionaire Mind


8 dengan konteks lingkungan dan jamannya. Kebutuhan ini terutama menjadi prioritas dalam merancang kurikulum untuk jenjang pendidikan dasar khususnya SD. Oleh karena itu, pendidikan di SD yang selama ini sudah dikembangkan berbasis tema perlu dikembangkan menjadi kurikulum yang bersifat tematik-terpadu dengan memperhatikan konteks agar dapat memberikan pengalaman bermakna. Konsep kurikulum tematik-terpadu berbasis konteks mencerminkan pertimbangan psikopedagogis anak usia sekolah yang sangat memerlukan penanganan kurikuler yang sesuai dengan perkembangannya. 4. Landasan Teoritis Secara teoritis kurikulum SD Islam Al Azhar dikembangkan atas teori “pendidikan berdasarkan standar” (standard-based education), dan teori kurikulum berbasis kompetensi (competency-based curriculum). Pendidikan berdasarkan standar menetapkan adanya standar nasional sebagai kualitas minimal warganegara yang dirinci menjadi standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian pendidikan. Kurikulum berbasis kompetensi dirancang untuk memberikan pengalaman belajar seluas-luasnya bagi peserta didik dalam mengembangkan kemampuan untuk bersikap, berpengetahuan, berketerampilan, dan bertindak. Selanjutnya, dalam tatanan hidup normal kurikulum SD Islam Al Azhar menganut: (1) pembelajaan yang dilakukan guru (taught curriculum) dalam bentuk proses yang dikembangkan berupa kegiatan pembelajaran di sekolah, kelas, dan masyarakat; dan (2) pengalaman belajar langsung peserta didik (learned-curriculum) sesuai dengan latar belakang, karakteristik, dan kemampuan awal peserta didik. Pengalaman belajar langsung individual peserta didik menjadi hasil belajar bagi dirinya, sedangkan hasil belajar seluruh peserta didik menjadi hasil kurikulum. Namun, pada tahun pelajaran 2020/2021 berkenaan dengan masa transisi Covid-19 pembelajaran dilakukan dengan metode PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) untuk periode semester 1 (Juli s.d Desember 2020), dan pembelajaran dalam tata hidup normal baru (new normal) untuk periode semester 2 (Januari s.d Juni 2021). 5. Landasan Yuridis a. Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 Pada Pembukaan UUD 1945 yang menjadi landasan hukum pendidikan terdapat pada alinea keempat, “ … mencerdaskan kehidupan bangsa, …”


9 b. Undang-Undang Dasar 1945 Undang – Undang Dasar 1945 adalah merupakan hukum tertinggi di Indonesia. Pasal-pasal yang berkaitan dengan pendidikan Bab XIII yaitu pasal 31 dan pasal 32. Pasal 31 ayat 1 berisi tentang hak setiap warga negara untuk mendapatkan pendidikan, sedangkan pasal 31 ayat 2-5 berisi tentang kewajiban negara dalam pendidikan. Pasal 32 berisi tendang kebudayaan. Kebudayaan dan pendidikan adalah dua unsur yang saling mendukung satu sama lain. c. Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Ketentuan dalam UU 20/2003 yang mengatur KTSP, adalah pasal 1 ayat (19); Pasal 18 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal 32 ayat (1), (2), (3); Pasal 35 ayat (2); Pasal 36 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal 37 ayat (1), (2), (3); Pasal 38 ayat (1), (2). d. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Ketentuan di dalam PP 19/2005 yang mengatur KTSP, adalah pasal 1 ayat (5), (13), (14), (15); pasal 5 ayat (1), (2); pasal 6 ayat (6); Pasal 7 ayat (1), (2), (3), (4), (5), (6), (7), (8); Pasal 8 ayat (1), (2), (3); Pasal 10 ayat (1), (2), (3); Pasal 11 ayat (1), (2), (3); Pasal 13 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal 14 ayat (1), (2), (3); Pasal 16 ayat (1), (2), (3), (4), (5); Pasal 17 ayat (1), (2); Pasal 18 ayat (1), (2), (3); dan Pasal 20 e. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tantang Standar Nasional Pendidikan. f. Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 01/KB/2020, Nomor 516 Tahun 2020, Nomor HK.03.01/Menkes/363/2020, Nomor 440-842 Tahun 2020, tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Corona Virus Disease-2019 (Covid-19) g. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 20 Tahun 2016 tentang Standar Kompetensi Lulusan. h. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 21 Tahun 2016 tentang Standar Isi i. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses


10 j. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2016 tentang Standar Penilaian k. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 37 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 24 Tahun 2016 tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran. l. Peraturan Menteri Nomor 15 Tahun 2018 tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala sekolah, dan Pengawas Sekolah, m. Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pendidikan Dalam Masa Darurat Coronavirus Disease (Covid-19), n. Surat Edaran Sekretariat Jenderal (SE) No 15 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Belajar dari rumah dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease COVID 19. o. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 719 lPl2O2O tentang Pedoman Pelaksanaan Kurikulum pada Satuan Pendidikan dalam Kondisi Khusus, p. Keputusan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan Nomor 018/H/Kr/2020 tentang Kompetensi Inti Dan Kompetensi Dasar Pelajaran Pada Kurikulum 2013 Pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, Dan Pendidikan Menengah Berbentuk Sekolah Menengah Atas Untuk Kondisi Khusus C. Maksud dan Tujuan Disusunnya KTSP ini merupakan implementasi UU No. 20 tahun 2003 dan PP No. 19 tahun 2005 yang dituangkan dalam program kerja sekolah atau program tahunan. Hal ini merupakan kegiatan dinamis dalam program yang disusun dengan maksud untuk memberikan gambaran dan informasi kepada semua pihak yang terlibat dalam pengelolaannya, baik pengelolaan teknis edukatif maupun administratif. Sedangkan tujuannya adalah untuk dapat dijadikan pedoman dan arahan kepada semua pihak yang berkepentingan dalam melaksanakan kegiatan secara efektif dan efisien sesuai dengan perencanaan menurut prosedur, metode, dan sistem pelaksanaannya yang mengacu kepada peningkatan mutu pendidikan yang dihasilkan sebagai akibat adanya proses belajar mengajar dengan dukungan dari pelayanan administrasi yang memadai.


11 D. Prinsip Pengembangan Kurikulum tingkat satuan pendidikan, dikembangkan oleh sekolah dan komite sekolah berpedoman pada standar kompetensi lulusan dan standar isi serta panduan penyusunan kurikulum yang dibuat oleh BSNP. Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip berikut: 1. Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlaq mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut, pengembangan kompetensi peserta didik disesuaikan dengan potensi, perkembangan, kebutuhan dan kepentingan peserta didik serta tuntutan lingkungan. 2. Beragam dan terpadu Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan keragaman karakteristik peserta didik, kondisi daerah dan jenjang serta jenis pendidikan, tanpa membedakan agama, suku, budaya dan adat istiadat, serta status sosial ekonomi dan gender. Kurikulum meliputi substansi komponen muatan wajib kurikulum, muatan lokal, dan pengembangan diri secara terpadu, serta disusun dalam keterkaitan dan kesinambungan yang bermakna dan tepat antar substansi. 3. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan, teknologi dan seni berkembang secara dinamis, dan oleh karena itu semangat dan isi kurikulum mendorong peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan secara tepat perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. 4. Relevan dengan kebutuhan kehidupan Pengembangan kurikulum dilakukan dengan melibatkan pemangku kepentingan (stakeholders) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan kehidupan, termasuk di dalamnya kehidupan kemasyarakatan, dunia usaha dan dunia kerja. Oleh karena itu, pengembangan keterampilan pribadi, keterampilan berpikir, keterampilan sosial, keterampilan akademik dan keterampilan vokasional merupakan keniscayaan.


12 5. Menyeluruh dan berkesinambungan Substansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi, bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara berkesinambungan antar semua jenjang pendidikan. 6. Belajar sepanjang hayat Kurikulum diarahkan kepada proses pengembangan, pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. Kurikulum mencerminkan keterkaitan antara unsur-unsur pendidikan formal, nonformal dan informal, dengan memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berkembang serta arah pengembangan manusia seutuhnya. 7. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan kepentingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Kepentingan nasional dan kepentingan daerah harus saling mengisi dan memberdayakan sejalan dengan motto Bhineka Tunggal Ika dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. 8. Mencerminkan pembelajaran abad 21 Pada kurikulum 2013 diharapkan dapat diimplementasikan pembelajaran abad 21. Hal ini untuk menyikapi tuntutan zaman yang semakin kompetitif. Adapun pembelajaran abad 21 mencerminkan empat hal yaitu: a. Communication Pada karakter ini, murid dituntut untuk memahami, mengelola, dan menciptakan komunikasi yang efektif dalam berbagai bentuk dan isi secara lisan, tulisan, dan multimedia. Murid diberikan kesempatan menggunakan kemampuannya untuk mengutarakan ide-idenya, baik itu pada saat berdiskusi dengan teman-temannya maupun ketika menyelesaikan masalah dari gurunya.. b. Collaboration Pada karakter ini, murid menunjukkan kemampuannya dalam kerjasama berkelompok dan kepemimpinan, beradaptasi dalam berbagai peran dan tanggungjawab, bekerja secara produktif dengan yang lain, menempatkan empati pada tempatnya, menghormati perspektif berbeda. c. Critical Thinking and Problem Solving Pada karakter ini murid menggunakan kemampuan yang dimilikinya untuk berusaha menyelesaikan permasalahan yang dihadapinya dengan mandiri, murid juga


13 memiliki kemampuan untuk menyusun dan mengungkapkan, menganalisa, dan menyelesaikan masalah. d. Creativity and Innovation Pada karakter ini, murid memiliki kemampuan untuk mengembangkan, melaksanakan, dan menyampaikan gagasan-gagasan baru kepada yang lain, bersikap terbuka dan responsif terhadap perspektif baru dan berbeda. 9. Penguatan Pendidikan Adab Penguatan pendidikan adab di sekolah Islam Al Azhar merupakan penguatan dari pendidikan akhlak alkarimah yang sudah dikembangkan sebelumnya, baik melalui kegiatan kurikuler, ekstrakurikuler, maupun ko-kurikuler dengan tujuan untuk menciptakan manusia yang baik (manusia yang beradab) dalam pengertian yang menyeluruh. Kriteria manusia beradab yaitu: (1) mengenal dan mengakui keberadaan sesuatu secara benar dan tepat, (2) mencapai kualitas, sifat-sifat, dan perilaku yang baik untuk mendisiplinkan pikiran dan jiwa, (3) mengutamakan perilaku yang benar dan tepat sebagai kebalikan dari perilaku yang salah dan tidak sesuai. Oleh karena itu adab dalam belajar mensyaratkan ilmu pengetahuan dan metode mengetahui yang benar yang menjaga manusia dari kesalahan penilaian dan perbuatan sehingga manusia dapat menempatkan dirinya pada tempat yang benar dan sesuai. E. Pengertian-Pengertian 1. Kurikulum Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman peyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. 2. Kurikulum tingkat satuan pendidikan KTSP adalah kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh masingmasing satuan pendidikan. KTSP ini terdiri dari tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan, struktur dan muatan kurikulum tingkat satuan pendidikan, kalender pendidikan dan silabus. 3. Silabus Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu dan/atau kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator, penilaian, alokasi waktu, dan sumber/bahan/alat belajar. Silabus merupakan penjabaran standar kompetensi dan


14 kompetensi dasar ke dalam materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. Contoh silabus terdapat pada lampiran. 4. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Menurut Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 tentang Standar Proses, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah rencana kegiatan pembelajaran tatap muka untuk satu pertemuan atau lebih. RPP dikembangkan dari silabus untuk mengarahkan kegiatan pembelajaran peserta didik dalam upaya mencapai Kompetensi Dasar. Perencanaan proses pembelajaran meliputi silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran yang memuat sekurang-kurangnya tujuan pembelajaran, materi ajar, metode pengajaran, sumber belajar dan penilaian hasil belajar.


15 BAB II TUJUAN PENDIDIKAN A. Tujuan Pendidikan Nasional Menurut Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 3, tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. B. Tujuan Pendidikan Dasar Tujuan pendidikan dasar adalah meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlaq mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. C. Visi, Misi, dan Cita-Cita Pendidikan YPI Al Azhar 1. Visi Pendidikan Mewujudkan cendekiawan muslim yang bertaqwa, berakhlaq mulia, cerdas, terampil, sehat jasmani dan rohani, percaya diri, berkepribadian kuat, berwatak pejuang, mampu mengembangkan diri dan keluarga serta bertanggungjawab terhadap pembangunan umat dan bangsa. 2. Misi Pendidikan a. Mewujudkan sistem pendidikan yang bertumpu pada IMTAQ dan IPTEK b. Al Azhar diharapkan menjadi sumber penghasil guru berkualitas tinggi yang menguasai ilmu agama maupun ilmu umum, guru hasil didikan Al Azhar ini diharapkan juga akan membantu menyiarkan misi Al Azhar di sekolah tempat mereka mengajar c. Al Azhar diharapkan menjadi sumber sekolah unggulan yang menjadi rujukan dari sekolah-sekolah lain, dalam kualitas lulusan, kualitas metodologi dan kualitas gurunya. d. Al Azhar diharapkan juga menjadi agen penyebarluasan pendidikan berkualitas yang dijiwai Islam melalui penyebaran teknologi pendidikan serta guru berkualitas. e. Al Azhar juga bermaksud untuk membantu pendidikan anak “jam sekolah tradisional” dengan melaksanakan pendidikan dari pagi sampai sore.


16 3. Cita-Cita Pendidikan a. mendidik pemuda-pemuda Indonesia untuk menjadi kader pembangunan akhlak guna kesejahteraan Republik Indonesia, b. mendidik pemuda-pemuda Indonesia agar menjadi alat negara yang berjiwa bersih dan suci, dan c. mendidik pemuda-pemuda Indonesia agar dapat menjadi misi Islam (muballigh) di belakang hari. Berdasarkan pada tujuan pendidikan nasional, tujuan pendidikan dasar, visi, misi, tujuan, dan cita-cita pendidikan YPI Al Azhar maka sekolah merumuskan visi, misi, dan tujuan pendidikan satuan pendidikan.


17 BAB III STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM JENJANG SDI AL AZHAR A. Struktur Kurikulum Struktur kurikulum merupakan pola dan susunan mata pelajaran yang harus ditempuh oleh murid pada satuan pendidikan dalam kegiatan pembelajaran. Susunan mata pelajaran tersebut terbagi dalam lima kelompok yaitu kelompok mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Akhlaq Mulia, Kewarganegaraan dan Kepribadian, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Estetika, Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Struktur kurikulum meliputi substansi pembelajaran yang ditempuh dalam satu jenjang pendidikan selama enam tahun mulai dari kelas I sampai dengan kelas VI. Struktur kurikulum SD Islam Al Azhar disusun berdasarkan pada Permendikbud No. 20 Tahun 2016 tentang Standar Kompetensi Lulusan, Permendikbud No. 21 tentang Standar Isi, dan Permendikbud Nomor 37 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Permendikbud Nomor 24 Tahun 2016 tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Kurikulum 2013 pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Berikut ini struktur kurikulum nasional. Oleh karena kebijakan pendidikan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terkait wabah Covid-19 dan kebijakan pendidikan dari YPI Al Azhar dalam masa transisi wabah Covid-19 menuju tata hidup normal baru (new normal) perlu dilakukan pemetaan materi dengan melakukan analisis materi esensial berdasarkan prinsip urgensi, korelasi, relevasi, dan


18 kontinuitas materi KD terhadap pencapaian kompetensi inti dan standar kompetensi lulusan. Hasil analisis materi esensial untuk ketercapaian kompetensi inti dan kompetensi lulusan, menjadi dasar penyusunan program pembelajaran yang memungkinkan ketercapaiannya karena mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut: 1. Kurikulum SD Islam Al Azhar memuat 8 (delapan) muatan nasional, 5 (lima) muatan lokal dan 1 muatan pengembangan diri, a. Pembelajaran dilaksanakan melalui pendekatan tematik dengan mengacu kurikulum 2013, b. Alokasi waktu satu jam pelajaran adalah 30 menit. c. Minggu efektif dalam satu tahun pelajaran (dua semester) untuk kelas I – VI adalah 44 minggu, terdiri atas 23 minggu efektif pada semester 1 dan 21 minggu efektif pada semester 2. 2. Muatan pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (Penjasorkes), Seni Budaya dan Prakarya (SBDP), Bimbingan Konseling, dan Muatan Lokal dapat diintegrasikan dengan muatan pelajaran PPKn, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, dan/atau IPS dengan pendekatan tema. Oleh karena itu guru mata pelajaran Penjasorkes, SBDP, Bimbingan Konseling, dan Muatan Lokal dapat menyelenggarakan pembelajaran secara bersamaan dan/atau beririsan dengan guru kelas. Oleh karena itu beban belajar untuk mata pelajaran Penjasorkes, SBDP, Bimbingan Konseling, dan Muatan Lokal 1 JP @ 30 menit per pekan. 3. Sekolah dengan kelas khusus, seperti Kelas Billingual, Kelas Tahfiz, atau sejenisnya dapat melakukan penambahan waktu belajar dalam struktur kurikulum maksimal 25% dari beban belajar yang sudah ditentukan. 4. Kegiatan literasi dan penguatan pendidikan adab dilaksanakan pada kegiatan pra pembelajaran sebagai program pembiasaan dan/atau terintegrasi ke dalam program pembelajaran.


19 STRUKTUR KURIKULUM KONDISI PANDEMI TAHUN PELAJARAN 2020/2021 No Muatan Pelajaran Kelas 1 2 3 4 5 6 1 Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 2 2 2 2 2 2 2 Pendidikan Alquran 2 2 2 2 2 2 3 Pendidikan Kewarganegaraan 2 2 2 2 2 2 4 Bahasa Indonesia 5 5 5 5 5 5 5 Matematika 5 5 5 5 5 5 6 Ilmu Pengetahuan Alam - - - 3 3 3 7 Ilmu Pengetahuan Sosial - - - 3 3 3 8 Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan 2 2 2 2 2 2 9 Seni Budaya dan Kerajinan Tangan 2 2 2 2 2 2 10 Bahasa Inggris 2 2 2 2 2 2 11 Mathematics 2 2 2 2 2 2 12 Science 2 2 2 2 2 2 13 Muatan Lokal 2 2 2 2 2 2 14 Pengembangan Diri/BK 1 1 1 1 1 1 JUMLAH 29 29 29 34+1 34+1 34+1 Catatan: 1. Satu jam pelajaran selama 30 menit 2. PJJ kelas 1-3 sampai pukul 11.20 3. PJJ kelas 4-6 sampai pukul 11.50 CONTOH JADWAL PELAJARAN KONDISI KHUSUS (PJJ) KELAS 1-3 NO. WAKTU SENIN SELASA RABU KAMIS JUMAT 07.30-08.00 IDT IDT IDT IDT IDT 1 08.00-08.30 2 08.30-09.00 3 09.00-09.30 09.30-09.50 I S T I R A H A T 4 09.50-10.20 5 10.20-10.50 6 10.50-11.20


20 CONTOH JADWAL PELAJARAN KONDISI KHUSUS (PJJ) KELAS 4-6 JENJANG SD NO WAKTU SENIN SELASA RABU KAMIS JUMAT 07.30-08.00 IDT IDT IDT IDT IDT 1 08.00-08.30 2 08.30-09.00 3 09.00-09.30 09.30-09.50 I S T I R A H A T 4 09.50-10.20 5 10.20-10.50 6 10.50-11.20 7 11.20-11.50 B. Muatan Kurikulum 1. PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI KELAS I KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR 1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya. 1.1. Meyakini adanya Allah SWT yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. 1.2.1 Menerima keesaan Allah SWT. berdasarkan pengamatan terhadap dirinya dan makhluk ciptaan-Nya yang dijumpai di sekitar rumah dan sekolah. 1.2.2 Menerima dan mengakui makna dua kalimat syahadat. 1.3. Menyakini adanya sifat-sifat Allah 1.4. Menerima adanya Allah SWT. Maha Pengasih, Maha Penyayang, dan Maharaja. 1.5. Menerapkan ketentuan syariat Islam dalam bersuci dari hadas kecil 1.6. Terbiasa berdoa sebelum dan sesudah melakukan berbagai kegiatan sehari-hari. 1.7. Meyakini kebenaran kisah Nabi Muhammad saw.


21 KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR 1.8. Meyakini bahwa berkata yang baik, sopan, dan santun sebagai cerminan dari iman. 1.9. Meyakini bahwa bersyukur, pemaaf, jujur, dan percaya diri sebagai cerminan dari iman. 2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri, mandiri, bersih, dan kerjasama dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru. 2.1. Menunjukkan perilaku percaya diri sebagai implementasi pemahaman adanya Allah SWT. 2.2. Menunjukkan sikap teguh pendirian sebagai implementasi pemahaman makna dua kalimat syahadat. 2.3. Menunjukkan sikap percaya diri sebagai implementasi dari sifat-sifat Allah. 2.4. Menunjukkan sikap kasih sayang, peduli, kerja sama, dan percaya diri sebagai implementasi pemahaman al-Asmau alHusna: ar-Rahman, ar-Rahim, dan alMalik. 2.5. Menunjukkan perilaku bersih sebagai implementasi pemahaman tata cara bersuci dari hadas kecil. 2.6. Menunjukkan perilaku bersih badan, pakaian, barang-barang, dan tempat sebagai implementasi pemahaman makna bersuci 2.7. Menunjukkan sikap disiplin sebagai implementasi pemahaman makna doa sebelum dan sesudah belajar 2.8. Menunjukkan sikap disiplin sebagai implementasi pemahaman makna doa sebelum dan sesudah tidur 2.9. Menunjukkan sikap jujur dan kasih sayang sebagai implementasi pemahaman kisah keteladanan Nabi Muhammad saw. 2.10. Menunjukkan sikap yang baik, sopan, dan santun ketika berbicara. 2.11. Menunjukkan perilaku bersyukur, pemaaf, jujur, dan percaya diri. 3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, 3.1. Mengenal rukun iman 3.2. Mengenal rukun Islam 3.3. Mengenal Allah melalui sifat-sifat Nya; wujud, qidam, baqa, mukhalafatul lilhawaditsi beserta artinya.


22 KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah 3.4. Mengenal makna Asmaul Husna:ar-Rahman, ar-Rahim, al-Malik. 3.5. Mengenal tata cara bersuci. 3.6. Mengenal tata cara berwudhu. 3.7. Mengenal adab belajar di rumah dan di sekolah serta adab terhadap Alquran. 3.8. Mengenal adab sebelum dan sesudah tidur. 3.9. Mengetahui kisah keteladanan Nabi Muhammad SAW. 3.10. Memahami berkata yang baik, sopan, dan santun. 3.11. Memahami makna bersyukur, pemaaf, jujur, dan percaya diri 4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia 4.1. Menunjukkan hafal rukun iman 4.2.1 Menunjukkan hafal rukun Islam 4.2.2 Melafalkan dua kalimat syahadat dengan benar dan jelas beserta artinya. 4.3. Melafalkan sifat-sifat Allah; wujud, qidam, baqa, mukhalafatul lilhawaditsi 4.4. Melafalkan Asmaul Husna: ar-Rahman, arRahim, al-Malik 4.5. Mempraktikkan tata cara bersuci dan istinja dengan benar 4.6. Mampu mempraktikkan tata cara berwudhu 4.7. Melafalkan doa sebelum dan sesudah belajar dengan benar dan jelas. 4.8. Melafalkan doa sebelum dan sesudah tidur 4.9. Menceritakan kisah keteladanan Nabi Muhammad SAW 4.10. Mencontohkan cara berkata yang baik, sopan, dan santun 4.11. Mencontohkan perilaku bersyukur, pemaaf, jujur, dan percaya diri Keterangan: KD yang disimpan adalah BAB 9 (Sifat terpuji) & BAB 12 (Mengartikan surat Al-Fatihah dan Surat Al-Ikhlas).


23 KELAS II KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR 1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya. 1.1. 1.2. Membiasakan berdo’a untuk orang tua Terbiasa berwudhu sebelum shalat 1.3. Menunaikan shalat sebagai wujud dari pemahaman rukun Islam 1.4. Terbiasa berdo’a sebelum dan sesudah makan 1.5. Meyakini adanya Allah SWT. Yang Maha Mencipta segala yang ada di alam. 2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri, mandiri, bersih, dan kerjasama dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru. 2.1 2.2 2.3 2.4 2.5 2.6 2.7 Terbiasa berbakti kepada orang tua Membiasakan diri memelihara kebersihan badan, pakaian, rumah, sekolah, dan tempat ibadah. Memiliki perilaku kasih sayang kepadaorang yang lebih tua, teman sebaya, dan yang lebih muda Membiasakan berperilaku dengan akhlak yang baik terhadap makhluk Allah Memiliki sikap jujur sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. AlMaidah (5): 119 Memiliki perilaku hormat dan patuh kepada orangtua, dan guru dan sesama anggota keluarga sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. An-Nisa (4): 36 Memiliki sikap berani bertanya sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. AnNahl ayat 43 Memiliki perilaku hidup sehat dan peduli lingkungan sebagai implementasi dari pemahaman makna berwudhu 3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah. 3.1 3.2 3.3 Mengenal Allah swt. melalui sifatsifatNya; ilmun, hayat, sama’, basar, kalam, beserta artinya. Mengetahui keesaan Allah SWT. Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang, dan Maha Suci berdasarkan pengamatan terhadap dirinya dan makhluk ciptaanNya yang dijumpai di sekitar rumah dan sekolah


24 KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR 3.4 3.5 3.6 3.7 3.8 3.9 3.10 Mengenal Allah melalui Asmaul husna; Al-Quddus, As-salam, Al-‘Aziz, AlKhaliq, Al-Ghaffar, Ar-Razaq, Ar-raqib, AlGhani, Al-Wadud, Al-Hadi, Al-Hafiz, AlAhad, As-Samad, Al-Hasib beserta artinya Mengenal perilaku hidup bersih dan sehat dalam memelihara kebersihan badan, pakaian, rumah, sekolah, dan tempat ibadah sesuai hadits Rasulullah SAW. Mengenal ketentuan wudhu, tayamum dan do’a sebelum dan sesudah wudhu dan tayamum. Mengenal hadits yang terkait dengan anjuran menuntut ilmu Mengenal tata cara shalat dan bacaannyamulai takbiratul ihram sampai salam Mengenal adab makan dan minum Mengetahui kisah keteladanan Nabi Shaleh a.s., Nabi Luth a.s., Nabi Ishaq a.s., Nabi Ya‘qub a.s. Mengetahui kisah keteladanan Nabi Muhammad SAW 4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia. 4.1 4.2 4.3 4.4. 4.5 4.6 4.7 4.8 4.9 Membiasakan diri melaksanakan shalat fardhu dengan tertib Melakukan pengamatan terhadap diri dan makhluk ciptaan Allah yang dijumpai di sekitar rumah dan sekolah sebagai implementasi iman kepada Allah SWT Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang, dan Maha Suci Melafalkan Asmaul Husna: Al-Quddus, As-Salam, Al-Khaliq dan maknanya Menunjukkan perilaku rajin menuntut ilmu Menunjukkan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai implementasi dari


25 KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR pemahaman makna hadits tentang kebersihan dan kesehatan Mempraktikkan wudhu dan doanya dengan tertib dan benar Mempraktikkan do’a sebelum dan sesudah makan Menceritakan kisah keteladanan Nabi Shaleh a.s., Nabi Luth a.s., Nabi Ishaq a.s., dan Nabi Ya’qub a.s. Menceritakan kisah keteladanan Nabi Muhammad SAW. Ket: KD yang disimpan BAB 1 (QS. An-Nas dan Al-Ashr), BAB 7 (Kerjasama dan Tolong Menolong), dan BAB 11 (Adzan dan Iqamah). KELAS III KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR 1. Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya. 1.1 1.2 Meyakini keesaan AllahSwt.Yang Maha Pencipta berdasarkan pengamatan terhadap dirinya dan makhluk ciptaanNya yang dijumpai di sekitar rumah dansekolah Meyakini adanya Allah Swt.Yang Maha Pemberi, Maha Mengetahui, dan Maha Mendengar 1.3 Menjalankan salat secara tertib 1.4 Menerima makna zikir dan doa setelah salat sebagai wujud berserah diri kepada AllahSwt. 1.5 Meyakini bahwa perilaku tawaduk, ikhlas, dan mohon pertolongan sebagai cerminan dari iman 1.6 Meyakini bahwa sikap peduli terhadap sesama sebagai cerminan dar iiman 1.7 1.8 1.9 Menerima dan mensyukuri nikmat Allah Swt. yang diberikan kepada makhluknya Meyakini kebenaran kisah Nabi Ibrahim a.s. kebenaran kisah Nabi Ismail a.s kebenaran kisah Nabi Yusuf a.s. kebenaran kisah Nabi Syu’aib a.s.


26 KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR Meyakini keteladanan Nabi Muhammad SAW 2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya serta cinta tanah air. 2.1 2.2 2.3 2.4 2.5 2.6 2.7 2.8 2.9 2.10 Memiliki sikap jujur sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. An-Nisa ayat 135 Meyakini adanya Allah Swt.Yang Maha Pemberi, Maha Mengetahui, dan Maha Mendengar Memiliki sikap disiplin dan tertib sebagai implementasi pemahaman makna ibadah shalat. Memiliki sikap disiplin dan tertib sebagai implementasi pemahaman makna ibadah shalat. Membiasakan adab yang baik dalam berbicara dan mendengarkan Memiliki perilaku tawadlu, Ihlas, dan tanggung jawab sebagai implementasi dari pemahaman sifat Allah qiyamuhu binafsihi, wahdaniyat, Qudrah dan Iradah Memiliki perilaku peduli terhadap sesama sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Al Kautsar. Memiliki sikap bersyukur sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Ibrahim ayat 7 Memiliki sikap rasa ingin tahu, sabar, dan rela berkorban sebagai implementasi dari pemahaman kisah keteladanan Nabi Ibrahim a.s. dan Nabi Ismail a.s., Nabi Yusuf as, Nabi Syuaib a.s memiliki sikap kerja keras sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. AlAn‘am ayat 132 Memiliki sikap rasa ingin tahu, sabar, dan rela berkorban sebagai implementasi dari pemahaman kisah keteladanan Nabi Muhammad SAW


27 KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR 3. Memahami pengetahuan faktual dan konseptual dengan cara mengamati, menanya dan mencoba berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain 3.1 Mengetahui keesaan Allah Yang Maha Pencipta berdasarkan pengamatan terhadap dirinya dan makhluk ciptaanNya yang dijumpai di sekitar rumah dan sekolah. 3.2 Mengetahui makna Asmaul Husna: AlWahhab, Al-‘Alim, As-Sami‘ 3.3 Mengetahui kaifiyat shalat melalui pengamatan dan pengalaman di rumah dan sekolah 3.4 Mengetahui ketentuan shalat berjamaah 3.5 Mengenal macam-macam shalat sunnah 3.6 Mengetahui ketentuan shalat Jum’at 3.7 Mengerti makna zikir dan doa setelah shalat 3.8 Mengetahui perilaku tawaduk, ikhlas, dan mohon pertolongan sebagai implementasi dari pemahaman sifat Allah Qiyamuhu binafsihi, wahdaniyat, Qudrah, dan Iradah 3.9 Memahami sikap peduli terhadap sesama sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Al-Kautsar. 3.10 Memahami sikap bersyukur sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Ibrahim ayat 7 3.11 Mengetahui kisah keteladanan Nabi Yusuf a.s., Nabi Syu‘aib a.s., Nabi Ibrahim a.s. dan Nabi Ismail a.s. dalam perilaku rasa ingin tahu, sabar, rela berkorban, hormat dan patuh kepada orangtua 3.12 Mengetahui sikap percaya diri dan kemandirian sebagai wujud dari keteladanan Nabi Muhammad SAW 4. Menyajikan pengetahuan faktual dan konseptual dalam bahasa yang jelas, sistematis, logis dan kritis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia 4.1 Melakukan pengamatan terhadap diri dan makhluk ciptaan Allah yang dijumpai di sekitar rumah dan sekolah sebagai implementasi iman terhadap keesaan Allah Yang Maha Pencipta 4.2 Membaca Asmaul Husna: Al-Wahhab, Al-‘Alim, As-Sami‘ dan maknanya


28 KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR 4.3 Mempraktikkan tata cara shalat yang baik dan benar 4.4 Mempraktikkan shalat berjamaah secara tertib 4.5 Mempraktikkan macam-macam shalat sunnah dengan benar 4.6 Melaksanakan shalat Jum’at dan menerapkan adab shalat Jum’at 4.7 Menunjukkan hafal dan mempraktikkan tata cara zikir dan doa setelah shalat secara benar 4.8 Mencontohkan perilaku tawaduk, ikhlas, dan mohon pertolongan sebagai implementasi dari pemahaman sifat Allah Qiyamuhu binafsihi, wahdaniyat, Qudrah, dan Iradah 4.9 Mencontohkan perilaku peduli terhadap sesama sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Al-Kautsar. 4.10 Mencontohkan sikap bersyukur sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Ibrahim ayat 7 4.11 Menceritakan kisah keteladanan Nabi Yusuf a.s., Nabi Syu’aib a.s., Nabi Ibrahim a.s. dan Nabi Ismail a.s. 4.12 Menceritakan kisah keteladanan Nabi Muhammad SAW Ket: KD yang disimpan: BAB 10 (Arti do Iftitah) & BAB 11 (Adab Bepergian) KELAS IV KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR 1. Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya 1.1 1.2 Menerapkan ketentuan syariat Islam dalam bersuci dari hadats kecil dan hadats besar Menunaikan shalat secara tertib sebagai wujud dari penghambaan diri kepada Allah SWT. 1.3 Menerapkan kebajikan sebagai implementasi dari pemahaman ibadah shalat


29 KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR 1.4 Menghindari perilaku tercela sebagai implementasi dari pemahaman ibadah shalat 1.5 Meyakini keberadaan malaikat-malaikat Allah SWT. 1.6 Meyakini adanya Rasul-Rasul Allah SWT. 1.7 Membiasakan perilaku terpuji ketika masuk masjid, di dalam masjid dan keluar masjid 2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya 2.1 2.2 Memiliki sikap jujur sebagai implementasi dari pemahaman Q.S AtTaubah (9): 119 Memiliki perilaku hormat dan patuh kepada orangtua, dan guru dan sesama anggota keluarga sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Lukman (31): 14 2.3 Memiliki sikap santun dan menghargai teman, baik di rumah, sekolah, dan di masyarakat sekitar sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. AlHadiid (57): 9 2.4 Memiliki sikap yang dipengaruhi oleh keimanan kepada para malaikat Allah SWT yang tercermin dari perilaku kehidupan sehari-hari. 2.5 Memiliki sikap gemar membaca sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Al-‘Alaq (96): 1-5 2.6 2.7 2.8 2.9 Memiliki sikap amanah sebagai implementasi dari pemahaman kisah keteladan Nabi Muhammad SAW Memiliki sikap pantang menyerah sebagai implementasi dari kisah keteladanan Nabi Musa a.s. Memahami perilaku terpuji: menepati janji, suka berterima kasih, tanggung jawab, dan ramah Memiliki sikap rendah hati sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. AlIsra (17): 37


30 KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR 2.10 2.11 2.12 2.13 2.14 Memiliki perilaku hemat sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. AlIsra (17): 27 Memiliki sikap sabar dan peminta maaf sebagai implementasi kisah keteladanan Nabi Ayub as. Memiliki sikap setia kawansebagai implementasi kisah keteladanan Nabi Harun as. Memiliki sikap pemaafsebagai implementasi kisah keteladanan Nabi Isa as. Membiasakan peduli dan bersikap baik ketika menghadapi musibah 3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain 3.1 3.2 3.3 3.4 3.6 3.7 3.8 3.9 3.10 3.11 Mengetahui Allah itu ada melalui pengamatan terhadap makhluk ciptaanNya di sekitar rumah dan sekolah. Mengerti makna iman kepada malaikatmalaikat Allah berdasarkan pengamatan terhadap dirinya dan alam sekitar. Mengerti makna Asmaul Husna: AlBashir, Al-‘Adil, Al-‘Azhim Memahami tata cara bersuci dari hadats kecil dan hadats besar sesuai ketentuan syariat Islam Mengetahui rukun shalat, sunnah shalat, dan yang membatalkan shalat. Mengetahui tata cara sujud sahwi, sujud syukur, dan sujud tilawah Memahami sikap santun dan menghargai teman, baik di rumah, sekolah, dan di masyarakat sekitar Memahami sikap rendah hati sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. AlIsra ayat 37 Memahami perilaku hemat sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. AlIsra ayat 27 Memahami perilaku menepati janji, suka berterima kasih, tanggung jawab, dan ramah


31 KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR 3.12 Mengetahui kisah keteladan Nabi Ayyub a.s., Nabi Dzulkifli a.s., Nabi Harun a.s., dan Nabi Musa a.s. 4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia 4.1 4.2 4.3 4.4 4.5 4.6 4.7 4.9 4.10 4.11 4.12 4.13 4.15 Melakukan pengamatan terhadap makhluk ciptaan Allah di sekitar rumah dan sekolah sebagai upaya mengenal Allah itu ada. Melakukan pengamatan diri dan alam sekitar sebagai implementasi makna iman kepada malaikat-malaikat Allah Membaca Asmaul Husna: Al-Bashir, Al-‘Adil, Al-‘Azhim dan maknanya Memperaktikkan tata cara bersuci dari hadats kecil dan hadats besar sesuai ketentuan syariat Islam Memberikan contoh-contoh makna ibadah shalat Menceritakan pengalaman melaksanakan shalat di rumah dan masjid lingkungan sekitar rumah. Tata cara sujud sahwi, sujud syukur, dan sujud tilawah Mencontohkan sikap menepati janji, suka berterima kasih, tanggung jawab, dan ramah Mencontohkan sikap santun dan menghargai teman, baik di rumah, sekolah, dan di masyarakat sekitar Mencontohkan sikap rendah hati sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Al-Isra ayat 37 Mencontohkan perilaku hemat sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. AlIsra ayat 27 Menceritakan kisah keteladanan Nabi Ayyub a.s., Nabi Dzulkifli a.s., Nabi Harun a.s., dan Nabi Musa a.s. Mencontohkan sikap santun dan menghargai sesama dari Nabi Muhammad SAW Ket: Dari 13 Bab yang disimpan ada 3 Bab: Bab 6 : Arti Bacaan Shalat, Bab 12 : Kisah Wali Songo, Bab 13 : Pinjam Meminjam


32 KELAS V KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR 1. Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya. 1.1 Menyakini Al-Quran sebagai kitab suci terakhir dan menjadikannya sebagai pedoman hidup 1.2 Menunaikan kewajiban puasa Ramadhan sebagai implementasi dari pemahaman rukun Islam 1.3 Menunaikan shalat tarawih dan tadarus Al-Quran di bulan Ramadhan sebagai wujud ketaatan kepada Allah dan rasulNya 1.4 Menunaikan shalat Idulfitri dan Idul adha sebagai wujud ketaatan kepada Allah dan rasul-Nya 1.5 Membiasakan diri mensyukuri nikmat Allah 2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya serta cinta tanah air. 2.1 2.2 Memiliki sikap jujur sebagai implementasi dari pemahaman QS. AlAhzab (33): 23 Memiliki perilaku hormat dan patuh kepada orangtua, dan guru dan sesama anggota keluarga sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Al-Baqarah ayat 83 2.3 Memiliki sikap suka menolong sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. AlMa’un 2.4 Memiliki sikap saling mengingatkan dalam kebajikan sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Al-‘Ashr 2.5 Memiliki sikap menghargai pendapat sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Az-Zumar ayat 18 2.6 Memiliki sikap sabar dan pengendalian diri sebagai implementasi dari pemahaman puasa Ramadhan 2.7 Memiliki sikap sederhana sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. AlFurqan ayat 67 2.8 Memiliki sikap ikhlas sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. AlBayyinah ayat 5


33 KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR 2.9 2.10 Memiliki sikap tabligh sebagai implementasi dari pemahaman kisah keteladan Nabi Muhammad SAW Memiliki sikap peduli terhadap orang sakit 3. Memahami pengetahuan faktual dan konseptual dengan cara mengamati, menanya dan mencoba berdasarkan rasa ingin tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan bendabenda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain 3.1 Mengenal nama-nama Rasul Allah dan Rasul Ulul Azmi 3.2 Memahami makna diturunkannya kitabkitab suci melalui rasul-rasul-Nya sebagai implementasi rukun iman 3.3 Mengerti makna Asmaul Husna: AlMumit, Al-Hayyu, Al-Qayyum, AlAhad 3.6 Mengetahui tata cara merawat orang sakit 3.7 Mengetahui tata cara mengurus jenazah 3.8 Mengetahui hikmah puasa Ramadhan yang dapat membentuk akhlak mulia 3.9 Mengetahui kisah keteladanan Nabi Dawud a.s., Nabi Sulaiman a.s., Nabi Ilyas a.s., dan Nabi Ilyasa’ a.s. 3.11 Mengetahui kisah Nabi Muhammad SAW 3.12 Mengetahui perbedaan makanan dan minuman yang halal dan haram 3.13 Mengetahui ketentuan jual beli menurut syariat Islam 4. Menyajikan pengetahuan faktual dan konseptual dalam bahasa yang jelas, sistematis, logis dan kritis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia 4.1 4.2 4.3 Mencontohkan perilaku saling mengingatkan dalam hal kebajikan sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. At Tin Mencontohkan perilaku suka menolong sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Al-Ma’un Mencontohkan sikap menghargai pendapat sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Az-Zumar ayat 18 4.4 Mencontohkan sikap sederhana sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. AlFurqan ayat 67


34 KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR 4.5 Mencontohkan sikap ikhlas sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. AlBayyinah ayat 5 4.6 Mencontohkan sikap tabligh sebagai implementasi dari pemahaman kisah keteladan Nabi Muhammad SAW 4.7 Menceritakan kisah keteladanan Nabi Dawud a.s., Nabi Sulaiman a.s., Nabi Ilyas a.s., Nabi Ilyasa’ a.s. 4.11 Mempraktikkan tata cara merawat orang sakit 4.12 Mempraktikkan tata cara shalat jenazah 4.13 Mencontohkan praktik jual beli Ket: KD yang disimpan: BAB 5 (TTOB), BAB 7 (Kisah Lukman), BAB 12 (Akhlaq Terpuji) & BAB 14 (Bacaan Shalat) KELAS VI KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR 1. Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya. 1.1 1.2 Meyakini adanya Hari Akhir sebagai implementasi dari pemahaman Rukun Iman Menyakini adanya Qadha dan Qadar 1.3 Menunaikan kewajiban berzakat sebagai implementasi dari pemahaman rukun Islam 1.4 Terbiasa berinfaq sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Al-Maidah (5): 2 1.5 Terbiasa bersedekah sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. AlMaidah (5): 2 1.6 Menunaikan kewajiban berhaji dan umrah sebagai implementasi dari pemahaman rukun Islam 1.7 Menunaikan ibadah shalat dalam berbagai keadaan dengan baik dan benar 2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya serta cinta tanah air. 2.1 2.2 Memiliki sikap jujur sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. AlAhzab (33): 70 Memiliki perilaku hormat dan patuh kepada orangtua, dan guru dan sesama


35 KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR anggota keluarga sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. An-Nisa (4): 36 2.3 Memiliki sikap toleran dan simpati kepada sesama sebagai implemantasi dari pemahaman isi kandungan Q.S. AlKafirun dan Q.S. Al-Maidah (5):2 2.4 Memiliki sikap berbaik sangka kepada sesama sebagai implentasi dari pemahaman Q.S. Al-Hujurat (49): 12 2.5 Memiliki perilaku hidup rukun sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Al Hujurat (49):13 2.6 Memiliki perilaku yang mencerminkan iman kepada Hari Akhir 2.7 Memiliki perilaku yang mencerminkan iman kepada Qadha dan Qadar 2.8 Memiliki sikap berserah diri kepada Allah SWT sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Al-An’am (6):162- 163 2.9 Memiliki sikap fathanah sebagai implementasi dari pemahaman kisah Nabi Muhammad SAW 2.10 Memiliki perilaku menepati janji, suka berterima kasih, tanggung jawab, dan ramah 2.11 Memiliki sikap terpuji terhadap orang yang mengalami musibah meninggal dunia 3. Memahami pengetahuan faktual dan konseptual dengan cara mengamati, menanya dan mencoba berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain 3.1 Mengerti makna Asmaul Husna: AshShamad, Al-Muqtadir, Al-Muqaddim, Al-Baqi 3.2 Memahami hikmah beriman kepada Hari Akhir yang dapat membentuk perilaku akhlak mulia 3.3 Memahami hikmah beriman kepada Qadha dan Qadar yang dapat membentuk perilaku akhlak mulia 3.4 Memahami hikmah zakat, infaq dan sedekah sebagai implementasi dari rukun Islam 3.5 Memahami tata cara shalat dalam berbagai keadaan


36 KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR 3.6 Mengetahui ketentuan ibadah haji dan umrah 3.7 Mengetahui kisah keteladanan Nabi Zakariya a.s., Nabi Yahya a.s., dan Nabi Isa a.s. 3.8 Mengetahui kisah Nabi Muhammad SAW 3.9 Mengenal kegiatan sewa menyewa 4. Menyajikan pengetahuan faktual dan konseptual dalam bahasa yang jelas, sistematis, logis dan kritis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia 4.1 Mencontohkan perilaku toleran dan simpati sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Al Kafirun dan Q.S. Al-Maidah (5): 2 4.2 Menunjukkan contoh Qadha dan Qadar dalam kehidupan sehari-hari sebagai implementasi dari pemahaman rukun Iman 4.3 Mencontohkan sikap berbaik sangka kepada sesama sebagai implentasi dari pemahaman Q.S. Al Hujurat (49): 12 4.4 Mencontohkan perilaku hidup rukun sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Al-Hujurat (49): 13 4.5 Menceritakan kisah keteladanan Nabi Yunus a.s., Nabi Dzakariya a.s., Nabi Yahya a.s., Nabi Isa 4.6 Menceritakan kisah keteladanan Nabi Muhammad SAW 4.7 Mempraktikkan manasik haji dan umrah sesuai dengan ketentuan 4.8 Mempraktikkan kegiatan sewa menyewa 4.9 Mempraktikkan tata cara shalat dalam berbagai keadaan Ket: KD yang disimpan: BAB 11 (Kisah Sahabat Nabi) & BAB 12 (Kisah Ash_habul Kahfi)


37 2. PENDIDIKAN AL-QUR'AN KELAS I KOMPETENSI INTI 1 (SIKAP SPIRITUAL) KOMPETENSI INTI 2 (SIKAP SOSIAL) 1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya 2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR 1.1. Terbiasa membaca basmalah setiap memulai belajar Al Quran 2.1. Menunjukkan sikap kasih sayang dan peduli kepada sesama sebagai implementasi pemahaman bacaan basmalah 1.2. Terbiasa membaca Al Quran dengan tartil dan dengan adab membaca Al Quran 2.2. Menunjukkan sikap percaya diri dalam melafalkan huruf-huruf hijaiyyah dan harakatnya KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN) 3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah 4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR 3.1. Mengetahui huruf hijaiyah asli 4.1. Melafalkan huruf hijaiyah asli 3.2. Mengetahui huruf hijaiyah berharakat fathah tidak sambung 4.2. Melafalkan huruf hijaiyah berharakat fathah tidak sambung 3.3. Mengetahui huruf hijaiyah berharakat kasrah tidak sambung 4.3. Melafalkan huruf hijaiyah berharakat kasrah tidak sambung 3.4. Mengetahui huruf hijaiyah berharakat dhammah tidak sambung 4.4. Melafalkan huruf hijaiyah berharakat dhammah tidak sambung 3.5. Mengetahui 2 huruf hijaiyah yang sama berharakat fathah 4.5. Melafalkan 2 huruf hijaiyah yang sama berharakat fathah 3.6. Mengetahui 2 huruf hijaiyah yang sama berharakat kasrah 4.6. Melafalkan 2 huruf hijaiyah yang sama berharakat kasrah 3.7. Mengetahui 2 huruf hijaiyah yang sama berharakat dhammah 4.7. Melafalkan 2 huruf hijaiyah yang sama berharakat dhammah 3.8. Mengetahui 2 huruf hijaiyah yang berbeda berharakat fathah 4.8. Melafalkan 2 huruf hijaiyah yang berbeda berharakat fathah 3.9. Mengetahui 2 huruf hijaiyah yang berbeda berharakat kasrah 4.9. Melafalkan 2 huruf hijaiyah yang berbeda berharakat kasrah 3.10. Mengetahui 2 huruf hijaiyah yang berbeda berharakat dhammah 4.10. Melafalkan 2 huruf hijaiyah yang berbeda berharakat dhammah


38 KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR 3.11. Mengetahui 3 huruf hijaiyah yang sama berharakat fathah 4.11. Melafalkan 3 huruf hijaiyah yang sama berharakat fathah 3.12. Mengetahui 3 huruf hijaiyah yang sama berharakat kasrah 4.12. Melafalkan 3 huruf hijaiyah yang sama berharakat kasrah 3.13. Mengetahui 3 huruf hijaiyah yang sama berharakat dhammah 4.13. Melafalkan 3 huruf hijaiyah yang sama berharakat dhammah 3.14. Mengetahui 3 huruf hijaiyah yang berbeda berharakat fathah, kasrah dan dhammah 4.14. Melafalkan 3 huruf hijaiyah yang berbeda berharakat fathah, kasrah dan dhammah 3.15. Mengetahui bacaan yang berharakat fathahtain 4.15. Melafalkan bacaan yang berharakat fathahtain 3.16. Mengetahui bacaan yang berharakat kasrahtain 4.16. Melafalkan bacaan yang berharakat kasrahtain 3.17. Mengetahui bacaan yang berharakat dhammatain 4.17. Melafalkan bacaan yang berharakat dhammatain 3.18. Mengetahui bacaan yang berharakat sukun dan tasydid 4.18. Melafalkan bacaan yang berharakat sukun dan tasydid 3.19. Mengetahui bacaan huruf Ra (Tarqiq dan Tafkhim) 4.19. Melafalkan bacaan huruf Ra (Tarqiq dan Tafkhim) 3.20. Mengetahui bacaan surat An Nas, Al Falaq, Al Ikhlas, Al Lahab, An Nashr, Al Kautsar, Al Maun, Al Quraisy, Al Fil, Al Humazah, Al’Ashr dan At Takatsur dengan benar dan tartil. 4.20. Melafalkan bacaan surat An Nas, Al Falaq, Al Ikhlas, Al Lahab, An Nashr, Al Kautsar, Al Maun, Al Quraisy, Al Fil, Al Humazah, Al ’Ashr dan At Takatsur dengan benar dan tartil. KELAS II KOMPETENSI INTI 1 (SIKAP SPIRITUAL) KOMPETENSI INTI 2 (SIKAP SOSIAL) 1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya 2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR 1.1.Terbiasa membaca basmalah setiap memulai belajar Al-Qur’an 2.1.Menunjukkan sikap kasih saying dan perduli kepada sesama sebagai implementasi pemahaman bacaan basmalah 1.2.Terbiasa membaca Al-Qur’an dengan tartil dan dengan adab membaca AlQur’an 2.2.Menunjukkan sikap percaya diri dalam melafalkan huruf-huruf hijaiyyah dan harakatnya KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN) 3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tentang dirinya, makhluk ciptaan Tyhan dan 4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat dan dalam


39 KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN) kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR 3.1.Mengetahui bacaan Alif lam Qamariyah 4.1.Melafalkan bacaan Alif lam Qamariyyah 3.2.Mengetahui bacaan Alif lam Syamsiyah 4.2.Melafalkan bacaan Alif lam Syamsiyah 3.3.Mengetahui bacaan huruf alif yang ditulis tapi tidak dibaca 4.3.Melafalkan bacaan huruf alif yang ditulis tapi tidak dibaca 3.4.Mengetahui bacaan huruf wawu yang ditulis tapi tidak dibaca 4.4.Melafalkan bacaan huruf wawu yang ditulis tapi tidak dibaca 3.5.Mengetahui bacaan Mad Ashli 4.5.Melafalkan bacaan Mad Ashli 3.6.Mengetahui bacaan yang berharakat fathah berdiri 4.6.Melafalkan bacaan yang berharakat fathah berdiri 3.7.Mengetahui bacaan Mad Jaiz Munfashil 4.7.Melafalkan bacaan Mad Jaiz Munfashil 3.8.Mengetahui bacaan Mad Wajib Muttashil 4.8.Melafalkan bacaan Mad Wajib Muttashil 3.9.Mengetahui bacaan Mad ’Iwad 4.9.Melafalkan bacaan Mad ’Iwad 3.10. Mengetahui bacaan Mad Arid Lissukun 4.10. Melafalkan bacaan Mad Arid Lissukun 3.11. Mengetahui bacaan Mad Shilah Qashirah dan Thawilah 4.11. Melafalkan bacaan Mad Shilah Qashirah dan Thawilah 3.12. Mengetahui bacaan Mad Shilah Thawilah 4.12. Melafalkan bacaan Mad Shilah Thawilah 3.13. Mengetahui bacaan Mad Lazim Harfi Musyabba’ dan Mukhaffaf 4.13. Melafalkan bacaan Mad Lazim Harfi Musyabba’ dan Mukhaffaf 3.14. Mengetahui bacaan Mad Lazim Mutsaqqal Kalimi dan Mad Farqi 4.14. Melafalkan bacaan Mad Lazim Mutsaqqal Kalimi dan Mad Farqi 3.15. Mengetahui bacaan Alif Ta’nits Maqshurah 4.15. Melafalkan bacaan Alif Ta’nits Maqshurah 3.16. Mengetahui bacaan Waqaf Ta’Tanits 4.16. Melafalkan bacaan Waqaf Ta’Tanits 3.17. Mengetahui bacaan Waqaf Ta Marbuthah 4.17. Melafalkan bacaan Waqaf Ta Marbuthah 3.18. Mengetahui cara mewaqafkan huruf Ha 4.18. Melafalkan cara mewaqafkan huruf Ha 3.19. Mengetahui cara mewaqafkan huruf bertasydid 4.19. Melafalkan cara mewaqafkan huruf bertasydid 3.20. Mengetahui cara mewaqafkan huruf yang sebelumnya berharakat sukun 4.20. Melafalkan cara mewaqafkan huruf yang sebelumnya berharakat sukun 3.21. Mengetahui cara mewaqafkan huruf yang berharakat 4.21. Melafalkan cara mewaqafkan huruf yang berharakat 3.22. Mengetahui bacaan wawu sukun dan ya sukun 4.22. Melafalkan bacaan wawu sukun dan ya sukun 3.23. Mengetahui bacaan Qalqalah 4.23. Melafalkan bacaan Qalqalah


40 KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR 3.24. Mengetahui bacaan Lafzhul Jalalah (Tarqiq dan Tafkhim) 4.24. Melafalkan bacaan Lafzhul Jalalah (Tarqiq dan Tafkhim) 3.25. Mengetahui bacaan Ghunnah (ikhfa Haqiqi) 4.25. Melafalkan bacaan Ghunnah (ikhfa Haqiqi) 3.26. Mengetahui bacaan yang mengandung Idgham Bigunnah 4.26. Melafalkan bacaan yang mengandung Idgham Bigunnah 3.27. Mengetahui bacaan Ghunnah (ikhfa syafawi) 4.27. Melafalkan bacaan Ghunnah (ikhfa syafawi) 3.28. Mengetahui bacaan Ghunnah Idgham Mimi 4.28. Melafalkan bacaan Ghunnah Idgham Mimi 3.29. Mengetahui bacaan Ghunnah Iqlab 4.29. Melafalkan bacaan Ghunnah Iqlab 3.30. Mengetahui bacaan Ghunnah nun tasydid dan mim tasydid 4.30. Melafalkan bacaan Ghunnah nun tasydid dan mim tasydid 3.31. Mengetahui bacaan Izhar Halqi (tanpa dengung) 4.31. Melafalkan bacaan Izhar Halqi (tanpa dengung) 3.32. Mengetahui bacaan izhar Syafawi (tanpa dengung) 4.32. Melafalkan bacaan izhar Syafawi (tanpa dengung) 3.33. Mengetahui bacaan yang mendandung Idgham Bila Ghunnah (tanpa dengung) 4.33. Melafalkan bacaan yang mendandung Idgham Bila Ghunnah (tanpa dengung) 3.34. Mengetahui bacaan Ghorib dan Musykilat 4.34. Melafalkan bacaan Ghorib dan Musykilat 3.35. Mengetahui bacaan surat Al Qari’ah, Al ‘Adiyat, Az Zalzalah, Al Bayyinah, Al Qadr, Al ’Alaq, Al Insyirah, At Tin, dan Ad Duha dengan benar dan tartil 4.35. Melafalkan dan menunjukkan hafalan surat Al Qari’ah, Al ‘Adiyat, Az Zalzalah, Al Bayyinah, Al Qadr, Al ’Alaq, Al Insyirah, At Tin, dan Ad Duha dengan benar dan tartil KELAS III KOMPETENSI INTI 1 (SIKAP SPIRITUAL) KOMPETENSI INTI 2 (SIKAP SOSIAL) 1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya 2. memiliki perilaku jujur, disiplinm tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri, mandiri, bersih, dan kerja sama dalam berinteraksi dengan kelaurga, teman dan guru KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR 1.1.Terbiasa berzikir dan berdoa setelah selesai shalat sebagai wujud dari pemahaman Q.S. Al Kautsar 2.1.Memiliki perilaku peduli terhadap sesama sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Al Kautsar 1.2.Terbiasa bersyukur sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Al Kautsar 2.2.Memiliki perilaku rela berkorban sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Al Kautsar KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN) 3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, 4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasan yang jelas dan logis,


41 KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN) melihat, membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah dalam karya yang estetis, dalam gerkaan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR 3.1.Mengetahui kalimat-kalimat dalam Q.S. An Nashr dan Al Kautsar dengan benar 4.1.Menunjukkan contoh makna shalat sebagai wujud dari pemahaman Q.S. Al Kautsar 3.2.Mengetahui bacaan yang mengandung gunnah 4.2.Membaca kalimat-kalimay dalam Q.S. An Nashr, Al Lahab, dan Al Kautsar dengan benar 3.3.Mengetahui tanda-tanda waqaf 4.3.Menulis huruf hijaiyyah dalam Q.S. An Nashr, Al Lahab, dan Al Kautsar dengan benar 3.4.Memahami arti Q.S. Al Lahab, An Nashr, dan Al Kautsar 4.4.Membaca Q.S. Al Baqarah ayat 1 – 35 dengan tartil 3.5.Memahami pesan-pesan yang terkandung dalam Q.S. Al Lahab dan An Nashar 4.5.Mempraktikkan bacaan yang mengandung gunnah dan waqaf 3.6.Memahami sikap peduli terhadap sesama sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Al Kautsar 4.6.Melafalkan Q.S. Al Lail, As Syams, Al Bald, Al Fajr, Al Ghasyiyyah, dan Al A’la dengan baik dan benar 4.7.Menunjukkan hafalan Q.S. Al Lail, Asy Syams, Al Balad, Al Fajr, Al Ghasyiyyah, dan Al A’la dengan benar dan jelas 4.8.Menerjemahkan Q.S. Al Baqarah ayat 1 – 5 dengan benar KELAS IV KOMPETENSI INTI 1 (SIKAP SPIRITUAL) KOMPETENSI INTI 2 (SIKAP SOSIAL) 1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya 2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri, mandiri, bersih, dan kerja sama dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR 1.1.Terbiasa berdoa sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Al Falaq 2.1.Memiliki sikap percaya diri sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Al Falaq 1.2.Terbiasa bersyukur sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Al Fil 2.2.Memiliki sikap tanggung jawab sebagai implementasi dan pemahaman Q.S. Al Fil


42 KOMPETENSI INTI (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN) 3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah 4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR 3.1.Mengetahui bacaan yang mengandung nun sukun dan mim sukun 4.1.Membaca surat Al Baqarah ayat 36 – 65 dengan baik dan benar 3.2.Mengetahui Q.S. Al Falaq, Q.S. Al Ma’un, dan Q.S. Al Fil dengan baik dan benar 4.2.Melafalkan bacaan yang mengandung nun sukun dan mim sukun 3.3.Memahami pesan-pesan yang terkandung di dalam Q.S. Al Falaq dan Q.S. Al Fil dengan benar 4.3.Menunjukkan kalimat yang mengandung nun sukun dan mim sukun 4.4.Menulis kalimat-kalimat dalam Q.S. Al Falaq dan Al Fil dengan benar 4.5.Melafalkan Q.S. At Thariq sampai dengan Q.S. Al Infithar dengan baik benar 4.6.Menunjukkan hafalan Q.S. At Thariq sampai dengan Q.S. Al Infithar dengan baik dan benar 4.7.Menerjemahkan Q.S. Al Baqarah ayat 6 – 15 KELAS V KOMPETENSI INTI 1 (SIKAP SPIRITUAL) KOMPETENSI INTI 2 (SIKAP SOSIAL) 1. Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yg dianutnya 2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangga serta cinta tanah air KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR 1.1.Terbiasa membaca Al-Qur’an dengan tartil 2.1.Memiliki sikap suka menolong sebagai impelementasi dari pemahaman Q.S. A Ma’un 1.2.Senantiasa bersyukur sebagai implementasi pemahaman Q.S. Al Maun, Al Qadr,d an At Tin 2.2.Memiliki sikap mencintai Al-Qur’an sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Al Qadr 2.3.Memiliki sikap percaya diri sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. At Tin


43 KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN) 3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati dan menanya berdasarkan rasa ingin tahun tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah 4. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah, dan tempat bermain KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR 3.1.Mengetahui bacaan yang mengandung qalqalah, mad wajib, dan mad jaiz 4.1.Membaca Q.S. Al Baqarah ayat 66 – 95 dengan baik dan benar 3.2.Mengetahui makna Q.S. Al Ma’un, Q.S. Al Qadr, dan At Tin dengan benar 4.2.Melafalkan bacaan yang mengandung qalqalah, mad wajib, dan mad jaiz 3.3.Memahami pesan-pesan yang terkandung di dalam Q.S. Al Ma’un, Q.S. Al Qadr, dan At Tin dengan benar 4.3.Menunjukkan kalimat yang mengandung qalqalah, mad wajib, dan mad jaiz 4.4.Menuliskan arti kalimat-kalimat dalam Q.S. Al Ma’un, At Tin, dan Al Qadr dengan baik dan benar 4.5.Melafalkan Q.S. At Takwir sampai An Naziat dengan baik dan benar 4.6.Menunjukkan hafalan Q.S. At Takwir s.d. An Naziat dengan baik dan benar 4.7.Menerjemahkan Q.S. Al Baqarah ayat 16 – 25 KELAS VI KOMPETENSI INTI 1 (SIKAP SPIRITUAL) KOMPETENSI INTI 2 (SIKAP SOSIAL) 1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya 2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri, mandiri, beraih, dan kerja sama dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR 1.1.Terbiasa membaca Al-Qur’an dengan tartil 2.1.Memiliki perilaku bekerja sama sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Al Hujurat ayat 12 – 13 1.2.Memiliki sikap toleran kepada sesama sebagai implementasi dari pemahaman isi kandungan Q.S. Al Kafirun


44 KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN) 3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah 4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR 3.1.Mengetahui bacaan yang mengandung Mad Lazim Harfi 4.1.Membaca Q.S. Al Baqarah ayat 96 – 141 dengan baik dan benar 3.2.Mengetahui makna Q.S. Al Kafirun dan Q.S. Al-Hujurat ayat 13 dengan benar 4.2.Melafalkan bacaan yang mengandung Mad Lazim Harfi 3.3.Memahami pesan-pesan yang terkandung di dalam Q.S. Al Kafirun dan Q.S. Al Hujurat ayat 12 – 13 dengan benar 4.3.Menulis Al Kafirun dan Al Hujurat ayat 12 – 13 dengan jelas dan benar 4.4.Melafalkan Q.S. An Naba 4.5.Menunjukkan hafalan Q.S. Al Fatihah, Q.S. An Nas s.d. Q.S. An Naba 4.6.Menerjemahkan Q.S. Al Baqarah ayat 26 – 35 3. MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN KELAS I KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN) 1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya 2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR 1.1. Mensyukuri ditetapkannya bintang, rantai, pohon beringin, kepala banteng, dan padi kapas sebagai gambar pada lambang negara “Garuda Pancasila” 2.1 Bersikap santun, rukun, mandiri, dan percaya diri sesuai dengan sila-sila Pancasila dalam lambang negara “Garuda Pancasila” dalam kehidupan sehari-hari 1.2. Menunjukkan sikap patuh aturan agama yang dianut dalam kehidupan sehari-hari di rumah 2.2 Melaksanakan aturan yang berlaku alam kehidupan sehari-hari di rumah 1.3. Menerima keberagaman karakteristik individu sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa di rumah 2.3 Menampilkan kebersamaan dalam keberagaman karakteristik individu di rumah


45 KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR 1.4. Menerima keberagaman di rumah sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa di rumah 2.4 Menampilkan sikap kerja sama dalam keberagaman di rumah KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN) 3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah 4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR 3.1. Mengenal simbol sila-sila Pancasila dalam lambang negara “Garuda Pancasila” 4.1. Menceritakan simbol-simbol sila Pancasila pada Lambang Garuda sila Pancasila 3.2. Mengidentifikasi aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di rumah 4.2. Menceritakan kegiatan sesuai dengan aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di rumah 3.3. Mengidentifikasi keberagaman karateristik individu di rumah 4.3. Menceritakan pengalaman kebersamaan dalam keberagaman kehidupan individu di rumah 3.4. Mengidentifikasi bentuk kerjasama dalam keberagaman di rumah 4.4. Menceritakan pengalaman kerjasama dalam keberagaman di rumah KELAS II KOMPETENSI INTI 1 (SIKAP SPIRITUAL) KOMPETENSI INTI 2 (SIKAP SOSIAL) 1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya 2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR 1.1 Menerima hubungan gambar bintang, rantai, pohon beringin, kepala banteng, dan padi kapas dan sila-sila Pancasila sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa 2.1 Bersikap bekerja sama, disiplin, dan peduli sesuai dengan sila-sila Pancasila dalam lambang negara “Garuda Pancasila dalam kehidupan sehari-hari


46 KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR 1.2 Menunjukkan sikap patuh aturan agama yang dianut dalam kehidupan sehari-hari di sekolah 2.2 Melaksanakan aturan yang berlaku di rumah dan tata tertib yang berlaku di sekolah 1.3 Menerima keberagaman karakteristik individu sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa di sekolah 2.3 Menampilkan kebersamaan dalam keberagaman karakteristik individu di sekolah 1.4 Menerima keberagaman di sekolah sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa 2.4 Menampilkan sikap kerja sama dalam keberagaman di sekolah KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN) 3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah. 4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia. KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR 3.1 Mengidentifikasi hubungan antara simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara “Garuda Pancasila” 4.1 Menjelaskan hubungan gambar pada lambang Negara dengan sila-sila Pancasila 3.2 Mengidentifikasi aturan dan tata tertib yang berlaku di rumah 4.2 Menceritakan tentang kegiatan sesuai aturan dan tata tertib yang berlaku di rumah 3.3 Mengidentifikasi jenis-jenis keberagaman karakteristik individu di rumah 4.3 Mengelompokkan jenis-jenis keberagaman karakteristik individu di rumah 3.4 Memahami makna bersatu dalam keberagaman di rumah 4.4 Menceritakan pengalaman melakukan kegiatan yang mencerminkan persatuan dalam keberagaman di rumah


Click to View FlipBook Version