The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Panduan Kurikulum Kondisi Khusus Al Azhar SD (2021)

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Mulyono, 2023-02-01 10:17:31

Panduan Kurikulum Kondisi Khusus Al Azhar SD (2021)

Panduan Kurikulum Kondisi Khusus Al Azhar SD (2021)

147 • Membuat pertanyaan atau perintah. • Menyusun pedoman penilaian • Memberikan tindak lanjut hasil tes lisan c. Penugasan Penugasan adalah pemberian tugas kepada peserta didik untuk mengukur pengetahuan dan memfasilitasi peserta didik memperoleh atau meningkatkan pengetahuan. Tugas dapat dikerjakan secara individu atau kelompok sesuai karakteristik tugas. Tugas tersebut dapat dilakukan di sekolah, di rumah, atau di luar sekolah. 3. Penilaian Keterampilan Penilaian keterampilan (KD dari KI-4) dilakukan dengan teknik penilain kinerja, penilaian proyek, dan portofolio. Penilaian keterampilan menggunakan angka dengan rentang skor 0 sampai dengan 100, predikat, dan deskripsi. a. Penilaian Kinerja Penilaian kinerja (performance assessment) adalah penilaian yang menuntut peserta didik untuk mendemonstrasikan dan mengaplikasikan pengetahuannya ke dalam berbagai macam konteks sesuai dengan kriteria yang diinginkan. Pada penilaian kinerja, penekanannya dapat dilakukan pada proses atau produk. Penilaian kinerja yang menekankan pada produk disebut penilaian produk, misalnya poster, puisi, dan kerajinan. Penilaian kinerja yang menekankan pada proses disebut penilaian praktik, misalnya bermain sepak bola, memainkan alat musik, menyanyi, melakukan pengamatan menggunakan mikroskop, menari, bermain peran, dan membaca puisi. b. Penilaian Proyek Penilaian proyek merupakan kegiatan penilaian terhadap suatu tugas yang harus diselesaikan dalam periode/waktu tertentu. Tugas tersebut berupa rangkaian kegiatan mulai dari perencanaan, pengumpulan data, pengolahan data, dan pelaporan. Pada penilaian proyek ada 4 (empat) hal yang perlu dipertimbangkan, yaitu: (a) Kemampuan pengelolaan Kemampuan peserta didik dalam memilih topik, mencari informasi, mengelola waktu pengumpulan data, dan penulisan laporan yang dilaksanakan secara kelompok. (b) Relevansi Kesesuaian tugas proyek dengan muatan pelajaran.


148 (c) Keaslian Proyek yang dilakukan peserta didik harus merupakan hasil karya sendiri di bawah bimbingan pendidik. (d) Inovasi dan kreativitas Proyek yang dilakukan peserta didik mengandung unsur-unsur kebaruan atau sesuatu yang berbeda dari biasanya. c. Penilaian Portofolio Portofolio merupakan kumpulan dokumen hasil penilaian, penghargaan, dan karya peserta didik dalam bidang tertentu yang mencerminkan perkembangan (reflektifintegratif) dalam kurun waktu tertentu. Pada akhir periode portofolio tersebut dinilai oleh pendidik bersama-sama dengan peserta didik dan selanjutnya diserahkan kepada pendidik pada kelas berikutnya dan dilaporkan kepada orangtua sebagai bukti autentik perkembangan peserta didik. Hal-hal yang perlu diperhatikan dan dijadikan panduan dalam penggunaan penilaian portofolio di sekolah adalah sebagai berikut: 1) Karya asli peserta didik 2) Saling percaya antara pendidik dan peserta didik 3) Kerahasiaan bersama antara pendidik dan peserta didik 4) Milik bersama antara peserta didik dan pendidik 5) Kepuasan pada diri peserta didik 6) Kesesuaian dengan kompetensi dalam kurikulum 7) Penilaian proses dan hasil 8) Penilaian yang tidak terpisahkan dari proses pembelajaran. 9) Bentuk portofolio a) File folder yang bisa digunakan untuk menyimpan berbagai hasil karya terkait dengan produk seni (gambar, kerajinan tangan, dan sebagainya). b) Album berisi foto, video, audio. c) Stopmap berisi tugas-tugas imla/dikte dan tulisan (karangan, catatan) dan sebagainya. d) Buku murid yang disusun berdasarkan Kurikulum 2013, juga merupakan portofolio peserta didik SD. Dalam menggunakan portofolio, pendidik beserta peserta didik perlu memperhatikan hal-hal berikut: a) masing-masing peserta didik memiliki portofolio sendiri yang di dalamnya memuat hasil belajar peserta didik;


149 b) menentukan hasil kerja yang perlu dikumpulkan/disimpan; c) sewaktu-waktu peserta didik diharuskan membaca catatan pendidik yang berisi komentar, masukan, dan tindakan lebih lanjut yang harus dilakukan peserta didik dalam rangka memperbaiki hasil kerja dan sikap; d) peserta didik dengan kesadaran sendiri menindaklanjuti catatan pendidik; e) catatan pendidik dan perbaikan hasil kerja yang dilakukan peserta didik perlu diberi tanggal sehingga perkembangan kemajuan belajar peserta didik dapat terlihat. D. Kriteria Kenaikan Kelas Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun pelajaran. Kriteria kenaikan kelas di SD Islam Al Azhar adalah bahwa murid dinyatakan naik ke tingkat di atasnya apabila memenuhi persyaratan sebagai berikut: 1. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran pada dua semester pada kelas yang diikuti, dibuktikan dengan kahdiran minimal 75% 2. Memiliki nilai minimal baik pada aspek kepribadian (adab murid). 3. Jumlah mata pelajaran yang belum tuntas tidak boleh lebih dari 25% dari jumlah mata pelajaran yang diajarkan di kelasnya masing-masing. E. Kriteria Kelulusan Rapat kelulusan dilaksanakan pada setiap akhir tahun pelajaran untuk murid kelas 6. Kriteria minimum kelulusan yang berlaku di SD Islam Al Azhar adalah sebagai berikut: a. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran, dibuktikan dengan kehadiran dua semester terakhir minimal 75% b. Memiliki nilai minimal baik untuk aspek kepribadian (adab) pada semester yang diikuti berdasarkan hasil survey karakter (adab). c. Memperoleh nilai rata-rata 6,0 dari seluruh mata pelajaran yang diujikan baik ujian (assesmen) tertulis maupun ujian praktek.


150 BAB V PENUTUP Pedoman Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dalam masa pandemi ini menjadi dasar dalam pengembangan kurikulum di sekolah-sekolah Dasar Islam Al Azhar pada tahun pelajaran 2021/2022 diterbitkan pada bulan Juli, sedangkan pembelajaran sudah dimulai pada awal bulan Juli 2020. Oleh karena itu, bagi sekolah yang telah menyusun kurikulum yang dimuat dalam dokumen 1, dan sudah divalidasi oleh pejabat berwenang maka tidak perlu mengubah dokumen kurikulum tersebut. Namun, dalam implementasinya tetap memperhatikan landasan, prinsip pengembangan, struktur dan muatan, serta pedoman pelaksanaan yang dimuat di dalam Landasan dan Prinsip Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Kondisi Khusus, karena memuat hal yang terbaru sebagaimana yang dimaksud di dalam Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 719/P/2O2O tentang Pedoman Pelaksanaan Kurikulum pada Satuan Pendidikan dalam Kondisi Khusus, dan Keputusan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan Nomor 018/H/Kr/2020 tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pelajaran Pada Kurikulum 2013 Pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Berbentuk Sekolah Menengah Atas untuk Kondisi Khusus. Secara khusus, pada Bab III Struktur dan Muatan Kurikulum, sub bab B Muatan Kurikulum telah memuat Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) Kondisi Khusus untuk Sekolah Dasar Islam Al Azhar hasil Tim Telaah KI dan KD Kondisi Khusus yang disusun berdasarkan Keputusan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan Nomor 018/H/Kr/2020 tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pelajaran Pada Kurikulum 2013 Pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Berbentuk Sekolah Menengah Atas untuk Kondisi Khusus. Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah YPI Al Azhar mengharapkan Landasan dan Prinsip Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dalam Kondisi Khusus yang menjadi dasar dalam pengembangan kurikulum di sekolah Islam Al Azhar pada tahun pelajaran 2021/2022 memberikan manfaat bagi sekolah dalam mengembangkan dan melaksanakan kurikulum di sekolahnya, sehingga cita-cita pendidikan YPI Al Azhar dapat terwujud. Semoga Allah Yang Maha Kuasa memberikan petunjuk kepada kita semua. Amiin yaa rabbal’alamiin.


Click to View FlipBook Version