The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Mulyono, 2023-02-01 10:06:25

Buku Panduan Pendidikan Adab

Buku Panduan Pendidikan Adab

147 3) Memiliki ventilasi udara 4) Lubang toilet harus berada minimal 10 meter dari sumber air 5) Dinding dan atap harus dalam kondisi bersih 6) Lubang toilet bersih dari sisa-sisa kotoran 7) Dinding bak mandi yang bersih 8) Toilet kering dan tidak ada air yang tergenang di lantai 9) Aliran air yang lancar 10) Kebersihan yang selalu dijaga bersama-sama b) Sekolah membuat SOP kebersihan toilet c) Sekolah membuat peraturan penggunaan toilet d) Sekolah membuat simbol-simbol di dalam dan di luar toilet e) Sekolah membuat kata-kata perintah dalam penggunaan toilet f) Sekolah membuat jadwal petugas kontrol toilet g) Sekolah membuat kartu Kontrol kebersihan toilet h) Sekolah membagi petugas toilet sesuai jenis kelamin 5) Monitoring a) Petugas 1) Piket guru 2) Piket murid 3) Tim gabungan b) Waktu 1) Harian 2) Term 3) Semester c) Teknis Pelaksanaan 1) Monitoring harian dilakukan oleh petugas piket guru dan murid


148 2) Monitoring term dan semester dilakukan oleh tim gabungan 3) Monitoring menggunakan instrumen yang telah disiapkan 4) Evaluasi dan tindak lanjut


149 6 Instrumen a) Sekolah Tabel 19 INSTRUMEN MONITORING PELAKSANAAN IKLIM DAN BUDAYA MENGGUNAKAN TOILET Nama sekolah :...................... Term : ...................... Hari/Tanggal :..................... Semester : ...................... Tahun Pelajaran :............................. NO KOMPONEN ADA/TD K ADA SKOR KETERANGAN 5 4 3 2 1 1. Murid berdoa sebelum masuk ke Toilet 2. Murid berdoa setelah keluar dari Toilet 3. Murid terbiasa masuk ke Toilet dengan menggunakan kaki kiri dan keluar dengan kaki kanan 4. Murid tidak bicara saat berada di dalam Toilet 5. Murid menggunakan air seperlunya 6. Murid terbiasa menutup kran setelah menggunakannya 7. Murid terbiasa mematikan lampu 8. Murid menjaga kebersihan Toilet ( Tidak membuang tisu/sampah sembarangan) 9. Murid antri saat menggunakan Toilet SKOR MAKS. 5x9= 45 SKOR PEROLEHAN NILAI


150 Temuan: .............................................................................................................................................................. .............................................................................................................................................................. Saran dan rekomendasi: .............................................................................................................................................................. .............................................................................................................................................................. Jakarta..........2020 Koordinator


151 b) Direktorat Dikdasmen Tabel 20 INSTRUMEN MONITORING PELAKSANAAN IKLIM DAN BUDAYA MENGGUNAKAN TOILET Nama sekolah :...................... Term : ...................... Hari/Tanggal :..................... Semester : ...................... Tahun Pelajaran :............................. NO KOMPONEN ADA/TDK ADA SKOR KETERANGAN 5 4 3 2 1 A Persyaratan toilet 1.Sekolah memiliki Toilet dengan ketersediaan air yang memadai 2.Toilet sekolah dilengkapi dengan penerangan yang baik 3. Sekolah memiliki jumlah toilet yang memadai (minimal 1 : 40/pi dan 1:50/pa ) 4. Sekolah memiliki ventilasi udara yang cukup 5. Toilet sekolah dilengkapi dengan waslap, sabun, pengharum,gayung,ember dan tempat sampah 6.Toilet di sekolah kering dan tidak ada air yang tergenang 7.Toilet selalu dalam keadaan bersih 8.Sekolah memiliki peraturan penggunaan toilet 9.Adanya simbol-simbol di dalam dan di luar toilet 10.Sekolah memiliki toilet sesuai jenis kelamin B Pelaksanaan 1. Sekolah memiliki petugas kebersihan toilet yang memadai 2. Sekolah memiliki petugas monitoring


152 3. Terdapat jadwal petugas kontrol toilet 4. Terdapat kartu kontrol toilet 5. Petugas toilet sesuai jenis kelamin 6. Warga sekolah berdoa kadab masuk dan ke luar dari toilet 7. Warga sekolah menggunakan kaki kiri kadab masuk toilet 8. Warga sekolah menggunakan kaki kanan kadab ke luar dari toilet 9. Warga sekolah selalu menjaga dan memelihara kebersihan toilet 10. Warga sekolah tertib saat menggunakan toilet (tidak berbicara,bernyanyi) SKOR MAKS. 5x20= 100 SKOR PEROLEHAN NILAI Temuan: ........................................................................................................................................................ ........................................................................................................................................................ Saran dan rekomendasi: ........................................................................................................................................................ ........................................................................................................................................................ Jakarta..........2020 Koordinator


153 4.5. Adab di Kantin 1) Pengertian Kantin adalah sebuah ruangan dalam sebuah gedung umum yang dapat digunakan pengunjungnya untuk makan, baik makanan yang dibawa sendiri maupun yang dibeli di sana. Kantin sendiri harus mengikuti prosedur tentang cara mengolah dan menjaga kebersihan kantin.Makanan yang disediakan kantin haruslah bersih dan halal.Jenis-jenis makanan yang disediakan pun minimal harus memenuhi 4 sehat 5 sempurna dan halalan thayyiban. Biasanya para pembeli harus mengantri dalam sebuah jalur yang disediakan untuk membeli makanan. Kantin hampir selalu ada di tiap sekolah di Indonesia. Biasanya kantin menjadi tempat berkumpul bagi para murid. Pesan ambil bayar duduk mungkin merupakan prinsip para pengguna fasilitas kantin. Ramainya kantin disebabkan oleh obrolan murid yang makan bersama. Kebanyakan murid menganggap penting kantin sebagai tempat bersosialisasi, tempat berkumpulnya seluruh angkatan. 2) Tujuan Terwujudnya iklim dan budaya makan dan minum bagi warga sekolah, baik makanan/minuman yang dibawa sendiri maupun dibeli di kantin dilakukan secara tertib dan Islami. 3) Sasaran a. Murid b. Pegawai c. Pengunjung 4) Tahapan dalam membangun iklim dan budaya di kantin: a) Tersedianya kantin yang memadai: 1) Memiliki jalur antri 2) Memiliki meja kursi makan yang mencukupi 3) Memiliki washtafel, sabun cuci tangan, dan washlap 4) Memiliki tempat sampah berstandar (organik dan non organik) yang jumlahnya mencukupi


154 5) Memiliki tempat/meja untuk meletakkan peralatan makan yang sudah digunakan/kotor b) Kantin menyediakan makanan yang sehat halalan thayyiban, serta tidak menggunakan kemasan plastik dan steoroform c) Sekolah membuat tata tertib kantin d) Kantin dilengkapi dengan berbagai slogan, serta tulisan doa- doa, seperi sebelum dan sesudah makan e) Sekolah membuat petugas piket kantin guru/murid f) Petugas kantin berbusana Islami dan menjaga kebersihan diri g) Petugas kantin melayani dengan sopan dan ramah 5) Monitoring a) Petugas 1) Piket guru 2) Piket murid 3) Tim gabungan b) Waktu 1) Harian 2) Term 3) Semester c) Teknis Pelaksanaan 1) Monitoring harian dilakukan oleh petugas piket guru dan murid 2) Monitoring term dan semester dilakukan oleh tim gabungan 3) Monitoring menggunakan instrumen yang telah disiapkan 4) Evaluasi dan tindak lanjut


155 6) Instrumen a) Sekolah Tabel 21 INSTRUMEN MONITORING PELAKSANAAN IKLIM DAN BUDAYA DI KANTIN Nama sekolah :.............................. Term : ........................... Hari/Tanggal :.............................. Semester : .......................... Tahun Pelajaran :............................. NO KOMPONEN ADA/TDK ADA SKOR KETERANGAN 5 4 3 2 1 A Persyaratan Kantin 1. Murid antri saat membeli makanan 2. Murid makan dan minum di kantin dengan duduk tertib 3. Murid menggunakan bahasa yang sopan saat membeli makanan 4. Murid berperilaku santun saat makan 5. Murid mencuci tangan saat sebelum dan sesudah makan 6. Murid berdoa sebelum dan sesudah makan 7. Murid meletakkan peralatan makan yang telah digunakan pada tempat yang disiapkan 8. Murid membuang sampah pada tempatnya SKOR MAKS. 5x8= 40 SKOR PEROLEHAN NILAI Temuan: ...................................................................................................................................................... Saran dan rekomendasi: ........................................................................................................................................................ Jakarta..........2020 Koordinator


156 b) Direktorat Dikdasmen Tabel 22 INSTRUMEN MONITORING PELAKSANAAN IKLIM DAN BUDAYA DI KANTIN Nama sekolah :.............................. Term : ........................... Hari/Tanggal :.............................. Semester : .......................... Tahun Pelajaran :............................. NO KOMPONEN ADA/TDK ADA SKOR KETERANGAN 5 4 3 2 1 A Persyaratan Kantin 1) Sekolah Memiliki jalur antri di dalam kantin 2) Memiliki meja kursi makan yang mencukupi 3) Memiliki washtafel, sabun cuci tangan, dan washlap 4) Memiliki tempat sampah berstandar (organik dan non organik) yang jumlahnya mencukupi 5) Memiliki tempat/meja untuk meletakkan peralatan makan yang sudah digunakan/kotor 6) Kantin sekolah dilengkapi dengan sanitasi yang baik 7) Kantin sekolah memiliki ventilasi yang baik 8) Kantin sekolah dilengkapi dengan pencahayaan yang memadai 9) Kantin sekolah dilengkapi dengan pramu saji yang ramah, santun, religius, dan hygeinis 10)Kantin sekolah dilengkapi dengan petugas kebersihan yang sesuai kebutuhan dan siap kerja. B Pelaksanaan 1) Aktivitas kantin berjalan tertib, rapi dan bersih 2) Kantin tidak menggunakan kemasan plastik dan steorofom


157 3) Penjual di kantin berbusana sopan(laki-laki) dan muslimah 4) Pengunjung menggunakan bahasa yang sopan saat berada di dalam kantin 5) Pengunjung antri saat membeli makanan dan minuman 6) Petugas kantin melayani dengan sopan dan ramah 7) Sekolah memiliki jadwal petugas monitoring 8) Sekolah memiliki dokumen hasil monitoring 9) Sekolah memiliki dokumen hasil evaluasi dan tindak lanjut C Lain-Lain 1) Kantin dilengkapi dengan tata tertib 2) Tulisan doa sebelum dan sesudah makan 3) Slogan SKOR MAKS. 5x22= 85 SKOR PEROLEHAN NILAI Temuan: .............................................................................................................................................................. .............................................................................................................................................................. Saran dan rekomendasi: .............................................................................................................................................................. .............................................................................................................................................................. Jakarta..........2020 Koordinator


158 4.6. Adab penggunaan Aula 1) Arti Aula adalah salah satu ruang yang sangat penting di sebuah instansi pendidikan atau sekolah. Selain fungsi aula itu sendiri yang bisa bermacammacam, aula selain bisa digunakan untuk ruang rapat atau ruang pertemuan juga bisa digunakan sebagai lapangan olah raga indoor, pentas seni dan lain sebagainya 2) Tujuan Terwujudnya iklim dan budaya yang baik dalam penggunaan aula sekolah sehingga semua warga sekolah dapat menggunakan aula sekolah dengan aman, nyaman, tertib, bersih, dan terwujudnya tempat ajang untuk silahturahmi warga sekolah. 3) Sasaran Warga sekolah 4) Tahapan dalam membangun iklim dan budaya penggunaan aula sekolah : a) Persiapan : 1) Memiliki jalur antri 2) Memiliki meja kursi makan yang mencukupi 3) Memiliki washtafel, sabun cuci tangan, dan washlap 4) Memiliki tempat sampah berstandar (organik dan non organik) yang jumlahnya mencukupi 5) Memiliki tempat/meja untuk meletakkan peralatan makan yang sudah digunakan/kotor 6) Kantin menyediakan makanan yang sehat halalan thayyiban, serta tidak menggunakan kemasan plastik dan steoroform 7) Sekolah membuat tata tertib kantin 8) Kantin dilengkapi dengan berbagai slogan, serta tulisan doadoa, seperi sebelum dan sesudah makan 9) Sekolah menyusun jadwal piket kantin guru/murid b) Pelaksanaan: 1) Petugas kantin berbusana Islami dan menjaga kebersihan diri 2) Petugas kantin melayani dengan sopan dan ramah


159 3) Sekolah menunjuk penanggung jawab dan petugas pengelola/kebersihan 4) Sekolah menyusun tata tertib 5) Sekolah menyusun jadwal penggunaan 6) Sekolah melengkapi aula dengan fasilitas lain agar pemakai dapat merasa aman dan nyaman 7) Sekolah melakukan sosialisasi tata tertib dan jadwal penggunaan 8) Sekolah melakukan kepengawasanya 9) Sekolah Melakukan evaluasi berkala 10) Sekolah menindaklanjuti hasil evaluasi. 11) Sekolah dapat memberikan reward jika diperlukan dan sesuai kebutuhan yang ada. 5) Monitoring a) Petugas 1) Dewan Guru 2) Piket 3) Tim gabungan (Kepala Sekolah dan guru AQUBA) b) Waktu Pelaksanaan 1) Harian 2) Term 3) Semester c) Teknis Pelaksanaan 1) Monitoring harian/mingguan dan term dilakukan oleh dewan guru dan guru piket 2) Monitoring semester dilakukan oleh tim gabungan 3) Monitoring menggunakan instrumen yang telah disiapkan 4) Evaluasi dan tindak lanjut


160 6) Instrumen Monitoring Direktorat Dikdasmen Tabel 23 INSTRUMEN MONITORING PELAKSANAAN IKLIM DAN BUDAYA PENGGUNAAN AULA SEKOLAH Nama sekolah :.............................. Term : ........................... Hari/Tanggal :.............................. Semester : .......................... Tahun Pelajaran :............................. NO KOMPONEN ADA/T DK ADA SKOR KET A Persiapan 5 4 3 2 1 1. Sekolah memiliki penanggung jawab dan petugas pengelola/kebersihan 2. Sekolah memiliki jadwal monitoring 3. Sekolah menyusun tata tirtib penggunaanya 4. Sekolah melakukan sosialisasi tata tertib aula B Pelaksanaan 1. Sekolah melaksanaan program monitoring 2. Ada melaksanakan program pengelolaan aula 3. Sekolah melakukan evaluasi 4. Sekolah melakukan tindaklanjut hasil evaluasi 5. Semua warga sekolah terlibat dalam memakmurkan aula C Lain-Lain 1. Sekolah melengkapi aula dengan berbagai atribut (slogan-slogan) SKOR MAKS.5x9= 45 SKOR PEROLEHAN


161 NILAI Temuan: ...................................................................................................................................................... ................................................................................................................................................... Saran dan rekomendasi: .............................................................................................................................................................. .............................................................................................................................................................. Jakarta..........2020 Koordinator Pemantau ............................ ............................. Mengetahui ...................................


162 5. Adab dalam aktifitas keseharian 5.1 Adab berbicara 1) Arti Menurut kamus bahasa Indonesia, berbicara memiliki 4 arti. Berbicara berasal dari kata dasar bicara. Berbicara adalah sebuah homonim karena artiartinya memiliki ejaan dan pelafalan yang sama tetapi maknanya berbeda. Arti dari berbicara dapat masuk ke dalam jenis kiasan sehingga penggunaan berbicara dapat bukan dalam arti yang sebenarnya. Berbicara memiliki arti dalam kelas verba atau kata kerja sehingga berbicara dapat menyatakan suatu tindakan, keberadaan, pengalaman, atau pengertian dinamis lainnya.salah satu ruang yang sangat penting di sebuah instansi pendidikan atau sekolah. Selain fungsi aula itu sendiri yang bisa bermacam-macam, aula selain bisa digunakan untuk ruang rapat atau ruang pertemuan juga bisa digunakan sebagai lapangan olah raga indoor, pentas seni dan lain sebagainya. 2. Tujuan Terwujudnya iklim dan budaya yang baik kadab seseorang berbicara untuk menjaga dari kata-kata yang menyakiti/misuhi atau kata-kata yang buruk. Kadab kita mengeluarkan kata-kata atau kita berbicara maka janganlah menyinggung supaya tidak ada yang tersakiti diantara komunikator maupun komunikan. 3. Sasaran Warga sekolah 4. Tahapan dalam membangun iklim dan budaya adab berbicara : a) Persiapan : 1) Sekolah membuat tata tertib atau adab berbicara 2) Sekolah mengajari atau mensosialisasikan tata tertib atau adab berbicara kepada warga sekolah terkait 3) Sekolah memasang berbagai binder/spanduk tentang adab dalam berbicara 4) Sekolah membentuk team pemantau adab berbicara 5) Sekolah menyusun instrumen pemantauan adab berbicara


163 b) Pelaksanaan : 1) Sekolah melakukan monitoring terhadap pelaksanaan adab berbicara di lingkungan sekoalah 2) Sekolah melaksanakan pembinaan kepada warga sekolah dalam menerapkan adab berbicara 3) Guru memberi contoh dalam adab berbicara 4) Sekolah mengadakan evaluasi terhadap penerapan adab berbicara 5) Sekolah menindaklanjuti hasil evaluasi 6) Sekolah memberikan reward dan punishment terhadap pelaksanaan adab berbicara 5) Monitoring a) Petugas 1) Dewan Guru 2) Piket 3) Tim gabungan (Kepala Sekolah dan guru AQUBA) b) Waktu Pelaksanaan 1) Harian 2) Term 3) Semester 5) Teknis Pelaksanaan 1) Monitoring harian/mingguan dan term dilakukan oleh dewan guru dan guru piket 2) Monitoring semester dilakukan oleh tim gabungan 3) Monitoring menggunakan instrumen yang telah disiapkan 4) Evaluasi dan tindak lanjut


164 6) Instrumen Monitoring a) Sekolah Tabel 24 INSTRUMEN MONITORING PELAKSANAAN IKLIM DAN BUDAYA ADAB BERBICARA Nama sekolah :.............................. Term : ........................... Hari/Tanggal :.............................. Semester : .......................... Tahun Pelajaran :............................. NO KOMPONEN ADA/T DK ADA SKOR KET A Persiapan 5 4 3 2 1 1. Murid mendapat sosialisasi tentang adab berbicara 2. Murid merasa diawasi oleh petugas/guru piket 3. Murid mendapat tata tertib atau aturan tentang adab berbicara 4. Murid mendapat reward dan punisment dalam penerapan adab berbicara 5. Murid mendapat contoh yang baik dari guru-guru tentang adab berbicara SKOR MAKS.5x5= 25 SKOR PEROLEHAN NILAI Temuan: ...................................................................................................................................................... Saran dan rekomendasi: .............................................................................................................................................................. Jakarta..........2020 Koordinator Pemantau ............................ ............................. Mengetahui ...................................


165 b. Direktorat Dikdasmen Tabel 25 INSTRUMEN MONITORING PELAKSANAAN IKLIM DAN BUDAYA ADAB BERBICARA Nama sekolah :.............................. Term : ........................... Hari/Tanggal :.............................. Semester : .......................... Tahun Pelajaran :............................. NO KOMPONEN ADA/T DK ADA SKOR KET A Persiapan 5 4 3 2 1 1. Sekolah membuat tata tertib atau adab berbicara 2. Sekolah mengajari atau mensosialisasikan tata tertib atau adab berbicara kepada warga sekolah terkait 3. Sekolah memasang berbagai binder/spanduk tentang adab dalam berbicara 4. Sekolah membentuk team pemantau adab berbicara 5. Sekolah menyusun instrumen pemantauan adab berbicara 6. Sekolah melakukan monitoring terhadap pelaksanaan adab berbicara di lingkungan sekoalah 7. Sekolah melaksanakan pembinaan kepada warga sekolah dalam menerapkan adab berbicara 8. Guru memberi contoh dalam adab berbicara 9. Sekolah mengadakan evaluasi terhadap penerapan adab berbicara 10. Sekolah memberikan reward dan punishment terhadap pelaksanaan adab berbicara SKOR MAKS.5x10= 50 SKOR PEROLEHAN


166 NILAI Temuan: ................................................................................................................................................ ......................................................................................................................................... Saran dan rekomendasi: .............................................................................................................................................................. .............................................................................................................................................................. Jakarta..........2020 Koordinator Pemantau ............................ ............................. Mengetahui ...................................


167 5.2. Adab Kegiatan Ekskul a) Pengertian Pengertian kegiatan ekstrakurikuler menurut kamus besar bahasa Indonesia adalah kegiatan non-pelajaran formal yang dilakukan peserta didik sekolah atau universitas, umumnya di luar jam belajar kurikulum standar. Kegiatan-kegiatan ini ada pada setiap jenjang pendidikan dari sekolah dasar sampai universitas. Kegiatan ekstrakurikuler ditujukan agar siswa dapat mengembangkan kepribadian, bakat, dan kemampuannya di berbagai bidang di luar bidang akademik. b) Tujuan Terwujudnya iklim dan budaya dalam kegiatan ekstrakurikuler yang dapat mewujudkan murid yang beradab, seperti bersikap santun, jujur, sportif, disiplin, kerjasama, dan mandiri. c) Sasaran Peserta ekstrakurikuler d) Tahapan 1) Persiapan Pelaksanaan a) Sekolah menyusun program kegiatan ekstrakurikuler b) Sekolah mengedarkan angket ekstrakurikuler kepada murid c) Sekolah menyusun tata tertib ekstrakurikuler dan target adab yang akan dicapai d) Sekolah menyusun program supervisi dan pembinaan e) Sekolah mempersiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan 2) Pelaksanaan a) Sekolah melaksanakan kegiatan ektrakurikuler sesuai jadwal yang ada b) Sekolah melaksanakan supervisi c) Sekolah melaksanakan program pembinaan untuk pelatih dan koordinator unit d) Sekolah melaksanakan evaluasi e) Sekolah melaksanakan program tindak lanjut seperti menyusun laporan f) Sekolah memberikan reward dan punishment


168 3) Monitoring a) Petugas Monitoring 1) Pimpinan sekolah 2) Koordinator 3) Tim gabungan b) Waktu Pelaksanaan monitoring 1) Mingguan 2) Term 3) Semester c) Teknis Pelaksanaan 1) Monitoring mingguan dilakukan oleh koordinator per bidang ekstrakurikuler 2) Monitoring term oleh koordinator kegiatan ekstrakurikuler sekolah ( Wakasek) 3) Monitoring semester dilakukan kepala sekolah dan oleh tim gabungan 4) Monitoring menggunakan instrumen yang telah disiapkan


169 6) Instrumen Tabel 26 INSTRUMEN MONITORING PELAKSANAAN IKLIM DAN BUDAYA PELAKSANAAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER Nama sekolah :.............................. Term : ........................... Hari/Tanggal :.............................. Semester : .......................... Tahun Pelajaran :............................. NO KOMPONEN ADA/TDK ADA SKOR KET 5 4 3 2 1 A Persiapan 1. Sekolah memiliki program kegiatan ekstrakurikuler 2. Sekolah mengadakan penyebaran angket ekstrakurikuler yang akan diadakan 3. Sekolah menyusun tata tertib ektrakurikuler 4. Sekolah menyusun program supervisi 5. Sekolah menyusun program pembinaan 6. Sekolah memiliki sarana dan prasarana yang diperlukan B Pelaksanaan 1) Sekolah melaksanakan kegiatan ektrakurikuler sesuai jadwal yang ada 2) Sekolah melakukan Pembinaan terhadap petugas ekstrakurikuler ( pelatih dan koordinator) 3) Sekolah mengadakan kepengawasan atau supervisi terhadap pelatih dan koordinator 4) Sekolah melaksanakan evaluasi terhadap pelaksanaan ekstrakurikuler yang telah berjalan 5) Sekolah melakukan tindaklanjut terhadap kegiatan ekstrakurikuler yang telah dilaksanakan seperti pemeberian reward C Lain- lain


170 Sekolah membuat slogan-slogan SKOR MAKS. 5x12= 60 SKOR PEROLEHAN NILAI Temuan: ....................................................................................................................................................... ...................................................................................................................................................... ............................................................................................................ Saran dan rekomendasi: ............................................................................................................................................................ .............................................................................................................................................................. Jakarta..........2020 Koordinator ………………………….


171 BAB V PENUTUP Untuk mempersiapkan sebuah Generasi Emas tahun 2045 diperlukan komitmen yang kuat untuk melaksanakan adab dalam kehidupan sehari-hari. Yayasan Pesantren Islam Al Azhar sebagai bagian dari lembaga pendidikan Islam sudah banyak berkontribusi dalam membangun peradaban bangsa melalui pendidikan Adab yang dilaksanakan di setiap sekolah. Implementasi penguatan pendidikan adab di lingkungan Al Azhar merupakan upaya sistemasis dan terstrukur sehingga dapat diterapkan di seluruh sekolah Al Azhar secara bertahap dan dapat dikontrol dengan baik. Adab berasal berasal dari bahasa Arab yaitu addaba-yu’addibu-ta’dib yang telah diterjemahkan sebagai ‘mendidik’ atau ‘pendidikan’. Adab dapat diartikan sebagai kumpulan akhlak yang mulia yang diaplikasikan dalam perbuatan. Rasulullah SAW secara jelas mengunakan istilah Adab untuk menerangkan tentang didikan Allah SWT. Adab didahulukan sebelum ilmu, karena seseorang yang memiliki Adab yang tinggi, dia akan lebih cepat dan mudah menyerap ilmu. Orang yang beradab dia akan berbuat sesuai dengan ilmu yang dimilikinya. Kajian teoritis dan empiris terhadap implementasi penguatan pendidikan adab ini berupaya menyatukan antara konsep adab dalam beberapa literatur dengan kenyataan yang terjadi di sekolah, kampus dan rumah. Ketiga unsur tersebut sangat mempengaruhi terhadap penanaman pendidikan adab. Muatan Pendidikan Adab yang akan diimplementasikan di seluruh unit kampus Al Azhar terdiri dari adab terhadap Allah SWT, adab al-Quran, adab terhadap Rasul, adab terhadap Islam, adab terhadap Diri Sendiri, adab terhadap Sesama Manusia, adab terhadap Lingkungan dan Adab dalam aktifitas keseharian. Masing-masing muatan memiliki rincian yang sistematis berdasar kepada Al Quran dan Al Hadits serta kitab karya Ulama Besar Islam baik zaman klasik maupun kontemporer. Langkah-langkah Implementasi penguatan pendidikan Adab dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu: Implementasi Adab dalam proses pembelajaran dan membangun Iklim dan Budaya Sekolah yang beradab. Implementasi Penguatan Pendidikan Adab dalam proses pembelajaran dimulai dari Adab Guru sebagai pendidik dengan meneladani Rasulullah Saw dalam mengajarkan ilmu kepada para shahabatnya. Guru mampu melaksanakan Adab dalam proses pembelajaran. Adab pembelajaran mencakup adab dalam belajar, tata adab dalam


172 pembelajaran, integrasi muatan adab dalam pembelajaran, proses pembelajaran berbasis adab, dan monitoring pembelajaran berbasis adab. Guru yang memiliki Adab akan dapat membentuk murid beradab. Adab murid dalam proses pembelajaran dimulai dari keikhlasan. Murid mengikuti pembelajaran dengan memperhatikan adab-adab belajar sehingga mereka dapat menyerap ilmu dan mudah melaksanakan ilmunya. Proses pembelajaran diperlukan tata adab dan integrasi muatan adab dalam pembelajaran sehingga proses pembelajaran guru di kelas dapat mewujudkan generasigenerasi yang beradab dan berilmu. Impelementasi Adab dalam lingkungan dan budaya dimulai dari kebiasaan dan adab terhadap sesama dan lingkungan. Implementasi penguatan pendidikan Adab terdiri dari Sekolah, Kampus dan Rumah. Langkah implementasi penguatan adab untuk membangun iklim dan budaya sekolah beradab diawali dari rumusan Strategi Iklim dan Budaya yang Beradab, Kerangka Materi Iklim Dan Budaya Adab, dan Juknis Membangun Iklim Dan Budaya Sekolah Beradab. Juknis ini mencakup konsep rumusan adab yang akan dilaksanakan, tujuan, sasaran, langkah-langkah pelaksanaan dan monitoring serta evaluasi. Proses penanaman Adab di seluruh unit Yayasan Pesantren Islam Al Azhar dimulai dari keteladanan, pembiasaan, pemotivasian dan penegakan aturan yang terkontrol dengan baik melalui pendampingan secara terus menerus sehingga komitmen implementasi Penguatan Pendidikan Adab selalu terjaga.


DAFTAR REFERENSI 1. Al Bukhari.2013.Al Adabul Mufrad jilid I. Jakarta: Griya Ilmu. 2. Al Ghazali, Ihya Ulumuddin 3. Al Ghazali.2012. Bidayatul Hidayah : Jalan Meraih Hidayah Allah. Khatulistiwa Press 4. Ardiansyah.2020. Konsep Adab Syed Muhammad Naquib Al-Attas. Depok. Yayasan Pesantren Islam at Taqwa. 5. Bakar Jabir Al-Jazairi.2001.Minhajul Muslim.Kitab Aqaid wa Adab Wa Akhlak wa Ibadah Wa Mu’amalat. Mesir: Daarussalam. 6. Bidang Pendidikan SMP, SMA dan Kursus YPI Al Azhar, Keal-Azharan dan Pola Pembinaan Pribadi Muslim 7. Hamka, 2014.Pribadi Hebat. Bandung: Penerbit Gema Insan Pers. 8. Hamka.2015.Tasawuf Modern. Jakarta: Penerbit Republika 9. HAMKA.2019.Tafsir Al Azhar: Jakarta: Gema Insani Pers. 10. Hasyim As’ari.1238.Adabul A’limi wal Muta’allimi. Maktabah At Turats Al Islami. Tebuireng Jombang. 11. Ibnu Katsir. Tafsir Ibnu Katsir 12. Bukhari. Buku Shahih Adabul Mufrad. Penerbit: Media Hidayah 13. Kamus Besar Bahasa Indonesia 14. Naquib Al Attas.1984. SMN Al-Attas, Konsep Pendidikan Dalam Islam, Bandung : Mizan 15. Wan Wan Mohd Nor Wan.2003.Filsafat Dan Praktik Pendidikan Islam Syed Muhammad Naquib Al-Attas. Terj. dari Bahasa Inggris oleh Hamid Fahmi, M. Arifin Ismail dan Iskandar Arnel. Bandung: Mizan.


Click to View FlipBook Version