The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

BUKU 1 Tata Cara Pemakaman Kristiani - Edited - 23 Jun 2020

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by robertus030464, 2022-02-13 05:27:10

BUKU 1 Tata Cara Pemakaman Kristiani - Edited - 23 Jun 2020

BUKU 1 Tata Cara Pemakaman Kristiani - Edited - 23 Jun 2020

TATA CARA
PEMAKAMAN KRISTIANI

Edisi Juni 2020

PAROKI SERPONG
GEREJA SANTA MONIKA

Tata Cara Pemakaman - 2

TATA CARA
PEMAKAMAN KRISTIANI

Edisi Juni 2020

Dalam misa arwah … anggota Tubuh Kristus yang sudah mati menerima
pertolongan rohani, sedangkan yang masih hidup dihibur dengan harapan

(bdk. PUBM 335).

Disusun Oleh:
Faustinus Sirken, OSC

UNTUK KALANGAN SENDIRI

Tata Cara Pemakaman - 3

PAROKI SERPONG
GEREJA SANTA MONIKA

TATA CARA PEMAKAMAN KRISTIANI
Edisi Juni 2020

PENERBIT SANTA MONIKA
Jl. Alamanda Sektor 1.2, Jl. Komplek BSD No. 1
Kel. Rawa Buntu, Kec. Serpong,
Kota Tangerang Selatan 15318, Banten
Telepon: 021-5377427

Cetakan ke- 01
Tahun 20

Hak cipta dilindungi undang-undang.
Dilarang memperbanyak karya tulis ini dalam bentuk dan dengan cara
apapun, termasuk fotokopi, tanpa izin tertulis dari Penerbit.

Tata Cara Pemakaman - 4

DAFTAR ISI

PENGANTAR 7

PEDOMAN UMUM TATA CARA PEMAKAMAN 8

SATU: MERAWAT JENAZAH 13

DUA: BERJAGA BERSAMA JENAZAH 17
1. Upacara Tirakatan 18
2. Ibadat Arwah Sore 34
3. Ibadat Arwah Pagi 41

TIGA: LITURGI PEMAKAMAN 49
1. Misa Pemakaman 50
2. Pemakaman Tanpa Misa 69

EMPAT: RITUS PENGUBURAN 80
1. Upacara di Kuburan 81
2. Upacara di Krematorium 87

LIMA: PEMAKAMAN KANAK-KANAK 92
1. Pemakaman Kanak-Kanak Tanpa Misa 93
2. Upacara di Kuburan 102
3. Upacara di Krematorium 107

ENAM: PEMAKAMAN ORANG DEWASA BELUM DIBAPTIS 111

1. Pemakaman Tanpa Misa 112

2. Upacara di Kuburan 116

3. Upacara di Krematorium 120

TUJUH: PENYEMPURNAAN ABU JENAZAH 124

DELAPAN: PENGGALIAN DAN PEMINDAHAN JENAZAH 131
1. Penggalian Jenazah 132

Tata Cara Pemakaman - 5

2. Pemakaman di Tempat Baru 132
SEMBILAN: DOA EKARISTI - DOA SYUKUR AGUNG 137
SEPULUH: PREFASI ARWAH
SEBELAS: LAGU-LAGU LITURGIS 141
148

Tata Cara Pemakaman - 6

PENGANTAR

Buku TATA CARA PEMAKAMAN KRISTIANI ini diadakan untuk
menjawab kebutuhan umat beriman (di lingkungan atau di komunitas) dalam
memahami Kematian Kristen dan merayakan Liturgi Kematian seturut
tradisi iman Gereja. Unsur-unsur sosio-budaya dan adat kebiasaan setempat
sehubungan dengan kematian dapat digunakan dalam setiap tata upacara
pada buku ini.

Buku ini, berisikan susunan upacara pemakaman, rumusan doa-doa liturgis,
bacaan-bacaan Kitab Suci, lagu-lagu liturgis. Semua elemen-elemen
tersebut, disusun berdasarkan sumber buku yang dalam bahasa Latin: Ordo
Exsequiarum (1969). Diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris: Order of
Christian Funerals (1969, 1985). Diterjemahkan ke dalam bahasa
Indonesia: Upacara Pemakaman, yang diterbitkan untuk pertama kali oleh
PWI-Liturgi (1974), dan kemudian Komisi Liturgi KWI melakukan
beberapa perbaikan dan revisi agar lebih sesuai dengan zaman ini (2011,
2012).

Semoga buku ini, terutama membantu umat beriman menyelami misteri
kematian Kristiani dan mengekspresikan dalam merayakan liturgi. Dan juga
membantu para imam, para pelayan awam yang melayani upacara
pemakaman.

Bumi Serpong Damai, 15 Juni 2020
Pastor Faustinus Sirken, OSC.

Tata Cara Pemakaman - 7

PEDOMAN UMUM
TATA CARA PEMAKAMAN KRISTIANI

Arti Kematian Kristen
1. Bagi umat Kristen kematian adalah peristiwa iman. Sebab pada saat

kematian, kita mengambil bagian dalam misteri Paskah Kristus. Pada
saat dibaptis kita sudah disatukan dengan Kristus yang telah wafat dan
bangkit. Maka pada saat kematian, bersama dengan Kristus kita beralih
dari dunia fana ini kepada kehidupan kekal. Rasul Paulus, meneguhkan
iman kita ini dengan mengatakan “kalau kita telah menjadi satu dengan
apa yang sama dengan kematian Kristus, maka kita juga akan menjadi
satu dengan apa yang sama dengan kebangkitan-Nya” (Rm. 6:5). Kita
menghadap Bapa sesudah disucikan dari dosa, dan kita diterima dalam
keluarga Allah yang berbahagia.

Arti Liturgi Kematian
2. Gereja merayakan liturgi untuk anggota-anggotanya yang telah mati,

agar hubungan antara kematian umat beriman dan misteri Paskah
Kristus tampak dengan jelas. Terutama dalam Perayaan Ekaristi misteri
Paskah Kristus dihadirkan di tengah-tengah umat beriman. Maka sangat
tepat untuk merayakan Misa Pemakaman. Dalam Misa Pemakaman kita
mengungkapkan harapan bahwa “Kristus akan mengubah tubuh kita
yang hina ini, sehingga serupa dengan Tubuh-Nya yang mulia” (Flp.
3:21). Selain Misa Pemakaman, Gereja juga merayakan liturgi lain di
sekitar kematian umat beriman dan memanjatkan doa bagi anggota-
anggota umat yang sudah meninggal. Dengan demikian, saat kita
merayakan liturgi kematian kita memuliakan Allah yang berkuasa atas
kehidupan dan kematian manusia; kita memohonkan kebahagiaan kekal
bagi saudara kita yang telah meninggal; kita ikut serta dalam dukacita
keluarga yang berkabung dan memberikan penghiburan kepada
mereka; kita menyadarkan umat akan persekutuan para kudus; dan
bersaksi tentang iman Kristiani yang penuh pengharapan akan
kebangkitan teristimewa kepada hadirin yang bukan Kristen.
3. Hendaknya dalam perayaan pemakaman dinyalakan lilin Paskah
sebagai lambang kemenangan Kristus atas maut. Pewartaan kabar

Tata Cara Pemakaman - 8

gembira menjadi sangat utama dalam merayakan liturgi pemakaman,
melalui Sabda Allah yang dibacakan dan direnungkan, rumusan doa-
doa liturgis yang diungkapkan, lagu-lagu liturgis yang dinyanyikan,
lambang-lambang liturgis yang digunakan, dan sambutan-sambutan
hendaknya menunjukkan harapan akan kebangkitan dan kehidupan
kekal. Semua elemen-elemen liturgis ini dapat juga menghibur keluarga
yang berkabung dan meneguhkan iman umat setempat.
4. Hendaknya adat kebiasaan setempat yang baik dimasukkan ke dalam
perayaan pemakaman dan ke dalam pewartaan: dalam upacara
memandikan dan mengkapani jenazah, memasukkan jenazah ke dalam
peti, pemberkatan jenazah, perarakan jenazah ke kubur atau ke
krematorium, upacara penyempurnaan abu jenazah (di kuburan, di
kolumbarium, dan di laut atau sungai). Semua unsur-unsur adat
kebiasaan yang digunakan dalam liturgi Gereja dipusatkan pada misteri
Paskah Kristus dan diarahkan kepada harapan akan hidup kekal.

Para Pelayan Liturgi
5. Hendaknya semua umat yang hadir dalam liturgi pemakaman

menjalankan tugasnya sesuai dengan peranan masing-masing. Keluarga
dari anggota umat yang meninggal dan semua anggota umat lain diberi
kesempatan untuk berpartisipasi aktif dalam perayaan. Peranan yang
paling penting pada pemimpin upacara, maka hendaknya menyiapkan
diri dengan baik. Ia penuh pengertian akan orang-orang yang berduka
dan penuh tanggungjawab akan kesaksian iman yang harus diberikan.
Tugas lain yang penting ialah pengatur acara. Ia dapat memberikan
penjelasan dan petunjuk singkat tentang susunan upacara dan peranan
umat, sehingga seluruh upacara berlangsung dengan baik dan khidmat.
Demikian juga, para lektor, pemazmur atau solis, para penyanyi dapat
memeriahkan suasana dan meningkatkan partisipasi umat.
6. Upacara-upacara di sekitar pemakaman sebagaimana tertulis dalam
buku ini sebaiknya dipimpin oleh seorang imam tertahbis. Namun, bila
tidak mungkin, semua upacara dapat dipimpin oleh seorang pelayan
awam, kecuali liturgi Ekaristi.

Tata Cara Pemakaman - 9

Tiga Unsur Pokok Upacara Pemakaman
7. Berjaga Bersama Jenazah (Vigil for the Deceased). Upacara ini dalam

adat kebiasaan lokal, disebut “Upacara Tirakatan,” yang dirayakan
setelah kematian dan sebelum liturgi pemakaman. Bila tidak ada liturgi
pemakaman, maka dirayakan sebelum ritus penguburan. Upacara
Tirakatan dapat dirayakan dalam bentuk Ibadat Sabda dan Ibadat
Arwah. Makna rohani dari upacara Tirakatan adalah umat beriman
bersama keluarga yang berkabung berjaga dan berdoa kepada Allah
maharahim supaya memperoleh kekuatan dari kehadiran Kristus
melalui Sabda Allah yang dibacakan dan direnungkan. Dalam suasana
duka atas kehilangan anggota seperti ini, keluarga yang berkabung
bersama umat beriman berbalik kepada Sabda Allah sebagai sumber
iman dan harapan, sumber terang dan hidup dalam menghadapi
kegelapan dan kematian. Melalui Sabda Allah, keluarga bersama umat
beriman memohon Allah yang berbelas kasihan menerima anggota
yang meninggal ke dalam Kerajaan terang dan damai.
8. Liturgi Pemakaman (Funeral Liturgy). Dapat dirayakan dalam bentuk
Misa Pemakaman atau Pemakaman Tanpa Misa. Terdapat empat
bagian utama dalam Misa Pemakaman: Ritus Pembuka, Liturgi Sabda,
Liturgi Ekaristi, dan Ritus Pemberkatan Jenazah. Sementara,
Pemakaman tanpa Misa, terdapat tiga bagian utama: Ritus Pembuka,
Liturgi Sabda, dan Ritus Pemberkatan Jenazah. Makna rohani dari
liturgi pemakaman ini adalah umat beriman bersama dengan keluarga
yang berkabung, kenalan dan sahabat dari anggota yang meninggal
berdoa memuliakan Allah dan bersyukur kepada-Nya karena
kemenangan Kristus atas dosa dan kematian, menyerahkan anggota
yang meninggal kepada kemurahan dan belas kasihan Allah, dan untuk
memperoleh kekuatan dalam pewartaan misteri Paskah Kristus.
9. Ritus Penguburan (Rite of Committal). Liturgi pemakaman berakhir
dengan ritus penguburan. Dalam menghantar jenazah anggota yang
meninggal ke tempat peristirahatannya, umat beriman bersama
keluarga mengekspresikan harapan bahwa semua umat beriman yang
telah meninggal dengan iman menantikan kebangkitan. Ritus
penguburan adalah ekspresi perwujudan hidup antara Gereja duniawi
dan Gereja Surgawi. Umat beriman yang telah meninggalkan Gereja
duniawi, dengan doa-doa perpisahan umat beriman yang hidup

Tata Cara Pemakaman - 10

menghantarnya dengan iman memandang Allah secara berhadapan
muka dengan muka. Ritus penguburan terdiri atas elemen-elemen,
berikut ini: pengantar, bacaan Sabda Allah, pemberkatan makam,
permohonan-permohonan, doa Tuhan – Bapa Kami, doa penutup, kata
sambutan, dan berkat penutup oleh imam atau diakon, atau seorang
pelayan awam.

Lambang-Lambang Liturgi
10. Lilin Paskah: Mengingatkan kita akan kehadiran Kristus yang bangkit

dari antara orang mati, Kristus menang atas dosa dan maut. Kita telah
mengalami kematian dan kebangkitan Kristus dalam sakramen
baptisan. Lilin Paskah mengingatkan kita akan malam Paskah, malam
di mana Gereja menantikan Kristus yang bangkit menghadirkan cahaya
baru bagi kita yang hidup dan mereka yang sudah mati. Maka pada saat
upacara tirakatan dan upacara pemakaman dirayakan, Lilin Paskah
dinyalakan di dekat jenazah.
11. Air Suci: Mengingatkan kita akan air baptisan yang menyelamatkan.
Air suci digunakan pada saat ritus pemberkatan jenazah, yang
mengingatkan orang yang meninggal dalam dan melalui baptisan, ia
telah dimasukan ke dalam komunitas orang beriman.
12. Dupa: Dupa digunakan dalam upacara pemakaman sebagai tanda
penghormatan kepada tubuh atau jenazah dari anggota umat yang
meninggal. Di mana melalui baptisan tubuhnya telah menjadi bait Roh
Kudus. Dupa digunakan juga sebagai tanda doa-doa umat beriman yang
membubung ke hadapan Allah yang mahatinggi. Dupa digunakan pada
saat lagu perpisahan dinyanyikan dalam ritus pemberkatan jenazah atau
tubuh yang meninggal, sebab yang menjadi fokus adalah tubuh,
daripada persembahan dalam liturgi Ekaristi.
13. Salib: digunakan untuk mengingatkan kita umat Kristen yang ditandai
dengan salib dalam baptisan dan melalui penderitaan Yesus di salib kita
dibawa kepada kebangkitan-Nya.
14. Kitab Suci: diletakkan di atas peti jenazah sebagai tanda umat Kristen
hidup dari Sabda Allah dan setia melakukan Sabda yang memimpinnya
kepada kehidupan kekal.
15. Warna Liturgi: digunakan dalam upacara pemakaman untuk
mengekspresikan harapan akan cahaya misteri Paskah, namun tidak

Tata Cara Pemakaman - 11

menolak atau menyangkal rasa duka. Warna putih mengekspresikan
harapan akan kebangkitan, pemenuhan baptisan dan sebagai pakaian
pesta perkawinan untuk Kerajaan. Warna ungu mengingatkan kita pada
pengharapan akan kedatangan Tuhan dalam masa Advent dan
Prapaskah.

Tata Cara Pemakaman - 12

BAGIAN PERTAMA
MERAWAT JENAZAH

Tata Cara Pemakaman - 13

MERAWAT JENAZAH

Sebelum upacara pemakaman, jenazah orang yang meninggal perlu
disiapkan: jenazah dimandikan, dikafani (dikenakan pakaian) dan
dimasukan ke dalam peti. Perawatan jenazah ini dilakukan dalam ibadat.
Sebaiknya pada saat ini keluarga dan hadirin lainnya berkumpul. Pemimpin
upacara (imam atau pelayan awam) dapat membuka ibadat ini sebagai
berikut:

TANDA SALIB

P Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus.
U Amin.
P Saudara-saudari terkasih, dengan rasa sedih kita berkumpul di

sekeliling jenazah ini. Kita sedih atas kematian saudara (atau anak) kita
… Namun kita harus menghadapi peristiwa ini sebagai orang beriman.
Kita menaruh kepercayaan dan harapan kepada Kristus yang
mengalahkan kematian dengan kebangkitan-Nya dan mendahului kita
masuk dalam kemuliaan. Dalam iman ini, marilah kita berdoa.

Saat hening.

P Allah, Bapa kami yang mahabaik. Engkau menciptakan kami menurut
citra-Mu dan mengangkat kami menjadi anak-Mu berkat jasa Yesus
Kristus, Putra-Mu yang tunggal. Engkau menghendaki agar kami
menyempurnakan gambaran-Mu dalam diri kami dan menjadi makin
serupa dengan Yesus. Saudara kami … telah tutup usia dan mencapai
tujuan perjalanannya di dunia ini. Kini jenazahnya kami siapkan untuk
istirahatnya yang terakhir. Kami mohon, bersihkanlah saudara kami
dari segala kekurangan, supaya pada waktu menghadap Engkau ia
Kaukenal sebagai anak-Mu. Berilah dia pakaian pesta, supaya ia
diterima dalam keluarga-Mu yang bahagia di surga. Dengan
pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

U Amin.

Tata Cara Pemakaman - 14

Sesudah itu dapat dibacakan teks singkat dari Kitab Suci ini:

Kol. 3:3-4
Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus
di dalam Allah. Apabila Kristus, yang adalah hidup kita, menyatakan diri
kelak, kamupun akan menyatakan diri bersama dengan Dia dalam
kemuliaan.

Atau

Rm. 6:8-9
Jadi jika kita telah mati dengan Kristus, kita percaya, bahwa kita akan hidup
juga dengan Dia. Karena kita tahu, bahwa Kristus, sesudah Ia bangkit dari
antara orang mati, tidak mati lagi: maut tidak berkuasa lagi atas Dia.

Atau

2 Kor. 4:14
Kita percaya, bahwa Allah, yang telah membangkitkan Tuhan Yesus, akan
membangkitkan kita juga bersama-sama dengan Yesus. Allah akan
menghadapkan kita bersama-sama kepada diri-Nya.

Kemudian, para petugas (SPKSM) memandikan jenazah, dan mengkafani
jenazah. Bila perawatan selesai, jenazah dimasukkan ke dalam peti.
Pemimpin upacara lalu mericiki jenazah dengan air suci dan menutup
ibadat dengan mengucapkan doa berikut:

P Marilah kita berdoa.
Tuhan, Allah kami, terimalah hamba-Mu … yang telah Kaupanggil dari
hidup ini. Lepaskanlah dia dari belenggu dosa dan anugerahkanlah
kebahagiaan kekal kepadanya. Semoga pada hari kebangkitan ia
Kaumuliakan bersama dengan para kudus. Dengan pengantaraan
Kristus, Tuhan kami.

U Amin.

Tata Cara Pemakaman - 15

TANDA SALIB
P Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus.
U Amin.

Tata Cara Pemakaman - 16

BAGIAN DUA
BERJAGA BERSAMA JENAZAH

Tata Cara Pemakaman - 17

UPACARA TIRAKATAN

Bila menurut adat setempat diadakan upacara tirakatan pada malam
menjelang hari pemakaman, maka sebaiknya upacara tirakatan ini
dirayakan ibadat sabda yang dipimpin oleh imam atau pelayan awam.
Upacara tirakatan tidak sama dengan pemberkatan dan pemberangkatan
jenazah pada hari pemakaman. Upacara tirakatan dapat juga diganti
dengan Ibadat Arwah.

RITUS PEMBUKA

Lilin Paskah dinyalakan. Upacara tirakatan dapat dimulai dengan
menyanyikan bersama lagu yang sesuai, lihat buku ini, hal. 150 – 155.

TANDA SALIB DAN SALAM

P Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus.
U Amin.
P Allah, sumber segala harapan, melimpahkan penghiburan iman kepada

kita.
U Sekarang dan selama-lamanya.

PENGANTAR

Orang dewasa:
P Saudara-saudari yang terkasih, pada malam ini kita memberi

penghormatan kepada saudara … warga paroki kita, yang baru saja
dipanggil oleh Allah. Kematiannya menyadarkan kita, bahwa hidup kita
ada dalam tangan Tuhan. Maka marilah kita dalam upacara ini
merenungkan kerahiman Tuhan, asal dan tujuan hidup kita, sambil
memohon, agar saudara kita diterima dalam kemuliaan abadi.

Tata Cara Pemakaman - 18

Kanak-kanak:
P Saudara-saudari yang terkasih, pada malam ini kita mendoakan anak

kita … Tuhan telah menghendaki, bahwa ia meninggal pada usia yang
sangat muda. Maka marilah kita mohon kepada Tuhan, agar orang
tuanya dikuatkan dan dihibur dan anak ini diterima dalam kehidupan
abadi.

MAZMUR 103: 8.10.13-18 (Orang Dewasa)

P Tuhan itu pengasih dan penyayang, lambat akan marah dan penuh
kasih setia. Ia tidak memperlakukan kita setimpal dengan dosa kita,
dan tidak membalas sepadan kesalahan kita.

U Berbahagialah orang yang meninggal dalam Tuhan.

P Seperti seorang bapa sayang akan anaknya; demikianlah Tuhan
sayang akan orang yang takwa. Sebab Ia mengetahui keadaan kita, Ia
ingat bahwa kita debu.

U Berbahagialah orang yang meninggal dalam Tuhan.

P Adapun manusia, hari hidupnya seperti rumput, seperti bunga di
padang ia berkembang. Apabila angin melintasinya, ia tak ada lagi,
dan tempatnya pun tidak diketahui lagi.

U Berbahagialah orang yang meninggal dalam Tuhan.

P Tetapi kasih setia Tuhan bagi orang takwa berlangsung dari sediakala
sampai selama-lamanya. Kemurahan Tuhan berlangsung turun-
temurun bagi orang yang berpegang pada perjanjian-Nya, yang
melakukan perintah-Nya dengan sedih.

U Berbahagialah orang yang meninggal dalam Tuhan.

MAZMUR 116 (Kanak-kanak)

P Berbelaskasihlah Tuhan dan adil. Allah kita penuh kerahiman. Orang
yang bersahaja dilindungi-Nya, dari kesesakan aku diselamatkan-Nya.

Tata Cara Pemakaman - 19

U Berbelaskasihlah Tuhan.

P Aku tetap percaya, sekalipun aku berkata: “Aku ini sangat tertindas”;
sekalipun aku berkata dalam kebingunganku: “Semua orang penipu.”

U Berbelaskasihlah Tuhan.

P Sungguh berhargalah di hadapan Tuhan kematian para kekasih-Nya.
Ya Tuhan, aku hamba-Mu, Engkau telah melepaskan belengguku.

U Berbelaskasihlah Tuhan.

DOA PEMBUKA 1

P Tuhan, Allah kami yang mahabijaksana, Engkau menetapkan batas
hidup setiap orang dan menentukan saat kematian kami. Namun barang
siapa mati dalam kepercayaan kepada Putra-Mu, akan dibangkitkan
untuk kehidupan abadi. Bapa, kami merasa sedih atas kematian saudara
(atau anak) kami …. Maka hiburlah keluarga-Mu ini, terimalah hamba-
Mu ke dalam kemuliaan kekal, dan teguhkanlah iman kami semua akan
Yesus Kristus, Putra-Mu Pengantara kami, yang hidup dan berkuasa
kini dan sepanjang segala masa.

U Amin.

DOA PEMBUKA 2

P Marilah kita berdoa (hening sejenak)
Allah yang kekal dan kuasa, Engkaulah sumber kehidupan bagi
manusia di dunia dan sumber kebahagiaan bagi para kudus di Surga.
Kami mohon bebaskanlah saudara (atau anak) kami … dari segala
hukuman, dan terimalah dia dalam Kerajaan-Mu yang mulia. Dengan
pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

U Amin.

Tata Cara Pemakaman - 20

LITURGI SABDA

BACAAN PERTAMA

Hidup yang tak bercela bernilai sebagai usia lanjut. Keb. 4:7-15
Pembacaan dari Kitab Kebijaksanaan

L Orang benar akan mendapat istirahat, meskipun mati sebelum
waktunya. Sebab usia lanjut adalah terhormat bukan karena waktunya
panjang dan bukan karena tahunnya berjumlah banyak. Tetapi
pengertian orang adalah uban, dan hidup yang tak bercela merupakan
usia yang lanjut. Karena berkenan pada Allah maka orang benar
dikasihi, ia dipindahkan sedang masih hidup di tengah-tengah orang
berdosa; ia disentak, supaya kejahatan jangan mengubah budinya, dan
tipu daya jangan membujuk jiwanya. Sebab pengaruh dari yang buruk
menyuramkan yang baik, dan tumpukan hawa nafsu mengubah roh
yang tak bercela. Karena sempurna dalam waktu yang pendek, maka
orang benar memenuhi waktu yang panjang. Tuhan berkenan kepada
jiwanya, maka iapun diambil dari tengah-tengah kejahatan. Memang
orang melihat tapi tak mengerti, dan tidak menaruh perhatian kepada
yang berikut ini: Kasih setia dan belas kasihan menjadi bagian orang
pilihan Allah, bagi orang suci tersedia perlindungan-Nya.
Demikianlah sabda Tuhan.

U Syukur kepada Allah

Atau

Kita diselamatkan dari murka Allah karena Kristus. Rm.5: 5-11
Pembacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Umat di Roma:

L Saudara-saudara, pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih
Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah
dikaruniakan kepada kita. Karena waktu kita masih lemah, Kristus telah
mati untuk kita orang-orang durhaka pada waktu yang ditentukan oleh
Allah. Sebab tidak mudah seorang mau mati untuk orang yang benar,
tetapi mungkin untuk orang yang baik ada orang yang berani mati.

Tata Cara Pemakaman - 21

Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena
Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa. Lebih-lebih,
karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan
diselamatkan dari murka Allah. Sebab jikalau kita, ketika masih seteru,
diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita,
yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh
hidup-Nya! Dan bukan hanya itu saja! Kita malah bermegah dalam
Allah oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, sebab oleh Dia kita telah
menerima pendamaian itu.
Demikianlah sabda Tuhan.
U Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN
Mzm. 23:1-6, lihat buku MTA hal. 38.

Ulangan:
Tuhanlah gembalaku, takkan kekurangan aku.

Mazmur:
1. Tuhan adalah gembalaku, aku tidak kekurangan: ‘ku dibaringkan-Nya

di rumput yang hijau, di dekat air yang tenang. ‘Ku dituntun-Nya di
jalan yang lurus demi nama-Nya yang kudus.
2. Sekalipun aku harus berjalan di lembah yang kelam aku tidak takut akan
bahaya, sebab Engkau besertaku; sungguh tongkat penggembalaan-Mu,
itulah yang menghibur aku.
3. Kausiapkan hidangan bagiku di hadapan lawanku. Kauurapi kepalaku
dengan minyak dan pialaku melimpah.
4. Kerelaan yang dari Tuhan dan kemurahan ilahi mengiringi langkahku
selalu sepanjang umur hidupku. Aku akan diam di rumah Tuhan
sekarang dan senantiasa.

BAIT PENGANTAR INJIL
Mzm. 95:8ab, lihat buku MTA hal. 39.

Tata Cara Pemakaman - 22

Di luar Masa Prapaskah do = f, 2/2
Ulangan:

Al-le-lu-ya, al-le-lu-ya, al-le-lu-ya.

Mazmur:
Akulah cahaya dunia; siapa yang mengikuti Aku akan hidup dalam
cahaya abadi.

Dalam Masa Prapaskah

Ulangan: do = bes, 4/4

Terpujilah Kristus, Tuhan, raja mulia dan kekal.

Mazmur:
Akulah cahaya dunia; siapa yang mengikuti Aku akan hidup dalam
cahaya abadi.

BACAAN INJIL

Kepada orang sederhana Kaunyatakan semuanya yang Kausembunyikan

bagi orang yang cerdik pandai.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius: Mat. 11: 25-30

P Pada suatu hari Yesus bersabda: "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa,
Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi
orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang
kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu. Semua telah
diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak seorangpun mengenal
Anak selain Bapa, dan tidak seorangpun mengenal Bapa selain Anak
dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya. Marilah
kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan
memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan
belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan
jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak
dan beban-Kupun ringan."
Demikianlah Injil Tuhan.

Tata Cara Pemakaman - 23

U Terpujilah Kristus.

Atau

Lihat, pengantin datang, pergilah menyongsong dia. Mat.25: 1-13
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius:

P Pada suatu hari Yesus mengucapkan perumpamaan ini kepada murid-
murid-Nya: Kerajaan Allah itu seumpama sepuluh gadis, yang
mengambil pelitanya dan pergi menyongsong mempelai laki-laki. Lima
di antaranya bodoh dan lima bijaksana. Gadis-gadis yang bodoh itu
membawa pelitanya, tetapi tidak membawa minyak, sedangkan gadis-
gadis yang bijaksana itu membawa pelitanya dan juga minyak dalam
buli-buli mereka. Tetapi karena mempelai itu lama tidak datang-datang
juga, mengantuklah mereka semua lalu tertidur. Waktu tengah malam
terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang! Songsonglah dia!
Gadis-gadis itupun bangun semuanya lalu membereskan pelita mereka.
Gadis-gadis yang bodoh berkata kepada gadis-gadis yang bijaksana:
Berikanlah kami sedikit dari minyakmu itu, sebab pelita kami hampir
padam. Tetapi jawab gadis-gadis yang bijaksana itu: Tidak, nanti tidak
cukup untuk kami dan untuk kamu. Lebih baik kamu pergi kepada
penjual minyak dan beli di situ. Akan tetapi, waktu mereka sedang pergi
untuk membelinya, datanglah mempelai itu dan mereka yang telah siap
sedia masuk bersama-sama dengan dia ke ruang perjamuan kawin, lalu
pintu ditutup. Kemudian datang juga gadis-gadis yang lain itu dan
berkata: Tuan, tuan, bukakanlah kami pintu! Tetapi ia menjawab: Aku
berkata kepadamu, sesungguhnya aku tidak mengenal kamu. Karena
itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan
saatnya.
Demikianlah sabda Tuhan.

U Terpujilah Kristus.

Tata Cara Pemakaman - 24

HOMILI

Dalam homili hendaknya diperhatikan keadaan dan perasaan keluarga
yang berdukacita serta kehadiran orang-orang yang tidak Katolik. Homili
berpangkal pada bacaan-bacaan Kitab Suci dan membangkitkan harapan
kristiani berdasarkan iman akan kebangkitan Kristus.

LITANI PARA KUDUS

Litani dapat dinyanyikan oleh solis dan ditanggapi oleh semua umat.

P Saudara-saudari terkasih, marilah kita memohon kepada Allah, Bapa
pengasih untuk menghibur kita semua yang berkabung dan menunjukan
belas kasihan pada saudara (atau anak) kita yang meninggal ini.

S Tuhan kasihanilah kami.
U Tuhan kasihanilah kami.
S Kristus kasihanilah kami.
U Kristus kasihanilah kami.
S Tuhan kasihanilah kami.
U Tuhan kasihanilah kami.

S Santa Maria, Bunda Allah, U: Doakanlah kami.
Santo Mikael, Gabriel, dan Rafael,
Para malaikat Allah yang kudus,
Santo Yusuf,
Santo Yohanes Pembaptis,
Santo Petrus dan Paulus,
Santo Andreas,
Santo Yohanes dan Yakobus,
Santa Maria Magdalena,
Santo Stefanus,
Santo Ignatius dari Antiokhia,
Santo Laurensius,
Santa Perpetua dan Felisitas,

Tata Cara Pemakaman - 25

Santa Agnes,
Santo Gregorius,
Santo Ambrosius,
Santo Agustinus,
Santo Atanasius,
Santo Basilius,
Santo Martinus,
Santo Benediktus,
Santo Fransiskus dan Dominikus,
Santo Ignatius dari Loyola,
Santo Yohanes Maria Vianney,
Santa Katarina dari Siena,
Santa Teresia dari Avila,
Santo Fransiskus Xaverius,
Santo Yohanes Paulus II,
Semua orang kudus Allah,

S Tuhan maharahim, U: Bebaskanlah umat-Mu.

Dari segala kejahatan,

Dari segala dosa,

Dari kematian abadi,

Karena penjelmaan-Mu menjadi manusia,

Karena wafat dan kebangkitan-Mu,

Karena pencurahan Roh Kudus,

S Kami orang berdosa, U: Dengarkanlah umat-Mu.

Sudilah Engkau memerintah

dan memelihara Gereja-Mu yang kudus,

Sudilah Engkau memelihara Bapa Suci

dan segala tingkatan Gerejawi dalam pengabdian suci,

Sudilah Engkau memberikan damai dan persatuan

kepada segala bangsa,

Sudilah Engkau memperkuat dan memelihara kami sendiri dalam

pengabdian suci kepada-Mu,

Sudilah Engkau memberkati dan menguduskan

hamba-Mu … yang telah meninggal dunia ini.

Tata Cara Pemakaman - 26

S Kristus, dengarkanlah kami.
U Kristus, dengarkanlah kami.
S Kristus, kabulkanlah doa kami.
U Kristus, kabulkanlah doa kami.

P Allah, Bapa maharahim, sudilah Engkau menghibur kami yang berduka
ini dan berbelaskasihlah kepada hamba-Mu yang telah Engkau panggil.
Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

U Amin.

Bila Upacara Tirakatan dipimpin oleh pelayan awam maka sesudah Litani
Para Kudus, dilanjutkan dengan Doa Tuhan – Bapa Kami dan Ritus
Penutup. Namun, bila Upacara Tirakatan dipimpin oleh imam maka
sesudah Litani Para Kudus, dilanjutkan dengan Liturgi Ekaristi.

LITURGI EKARISTI

PERSIAPAN PERSEMBAHAN

Persiapan persembahan yang diawali dengan menyiapkan altar, dapat
diiringi dengan menyanyikan lagu yang sesuai, lihat buku ini, hal. 156-160.
Bila tidak ada nyanyian, imam dapat mendoakan rumusan pengunjukan
bahan persembahan dengan suara lantang:

I Terpujilah Engkau, ya Tuhan, Allah semesta alam, sebab dari
kemurahan-Mu kami menerima roti yang kami siapkan ini. Inilah hasil
dari bumi dan dari usaha manusia yang bagi kami akan menjadi roti
kehidupan.

U Terpujilah Allah selama-lamanya.

I Terpujilah Engkau, ya Tuhan, Allah semesta alam, sebab dari
kemurahan-Mu kami menerima anggur yang kami siapkan ini. Inilah

Tata Cara Pemakaman - 27

hasil dari pohon anggur dan dari usaha manusia yang bagi kami akan
menjadi minuman rohani.
U Terpujilah Allah selama-lamanya.

I Berdoalah saudara-saudari, supaya persembahanku dan
persembahanmu berkenan pada Allah, Bapa yang Mahakuasa.

U Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan
keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang Kudus.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN 1

I Allah yang mahabaik, persembahan ini kami sampaikan untuk
keselamatan hamba-Mu … yang sudah Kaupanggil. Ia mengimani
Putera-Mu sebagai penyelamat, semoga dalam pengadilan ia
memperoleh belas kasihan. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

U Amin.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN 2

I Tuhan, Allah kami, Putera-Mu telah mempersembahkan diri kepada-
Mu sebagai kurban hidup. Kami mohon, terimalah kurban Gereja-Mu,
agar hamba-Mu … Kaulepaskan dari semua dosanya dan Kauanugerahi
hidup abadi. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

U Amin.

DOA EKARISTI - DOA SYUKUR AGUNG

Lihat buku ini, hal. 138-144 atau lihat buku Tata Perayaan Ekaristi hal.
126-133.

Tata Cara Pemakaman - 28

DOA TUHAN - BAPA KAMI

I Atas petunjuk penyelamat kita dan menurut ajaran ilahi, maka beranilah
kita berdoa.

Atau

I Sabda Kristus t’lah melimpahi kita. Mari kita kidungkan doa-Nya.
U Bapa kami yang ada di Surga, dimuliakanlah nama-Mu. Datanglah

kerajaan-Mu. Jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini, dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami. Dan
janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan, tetapi bebaskanlah
kami dari yang jahat.
I Ya Bapa, bebaskanlah kami dari segala yang jahat dan berilah kami
damai-Mu. Kasihanilah dan bantulah kami supaya selalu bersih dari
noda dosa dan terhindar dari segala gangguan, sehingga kami dapat
hidup dengan tenteram, sambil mengharapkan kedatangan Penyelamat
kami, Yesus Kristus.
U Sebab Engkaulah Raja yang mulia dan berkuasa untuk selama-lamanya.

Atau, lagu PATER NOSTRE, lihat buku ini hal. 160-161.

RITUS DAMAI

I Tuhan Yesus Kristus, Engkau bersabda kepada para rasul, “Damai
Kutinggalkan bagimu, damai-Ku Kuberikan kepadamu.” Jangan
memperhitungkan dosa kami, tetapi perhatikanlah iman Gereja-Mu,
dan restuilah kami supaya hidup bersatu dengan rukun sesuai dengan
kehendak-Mu. Sebab Engkaulah pengantara kami, kini dan sepanjang
masa.

U Amin.
I Damai Tuhan bersamamu.
U Dan bersama rohmu.

Tata Cara Pemakaman - 29

PEMECAHAN ROTI

Ritus pemecahan roti dapat diiringi dengan mengucapkan atau
menyanyikan lagu “Anak Domba Allah.” Lihat buku ini hal. 161.

PEMBAGIAN TUBUH KRISTUS

Ritus Komuni dapat diiringi dengan menyanyikan lagu yang sesuai, lihat
buku ini, hal. 161-166.

DOA SESUDAH KOMUNI 1

I Marilah kita berdoa (hening sejenak).
Allah yang mahakuasa dan maharahim, curahkanlah rahmat-Mu kepada
kami berkat sakramen yang telah kami sambut. Semoga kurban ini
menguatkan kami dalam kesusahan dan memberi kami tenaga batin
baru. Semoga saudara (atau anak) kami … menerima pengampunan
dosa dan jaminan penebusan abadi. Dengan pengantaraan Kristus,
Tuhan kami.

U Amin.

DOA SESUDAH KOMUNI 2

I Marilah kita berdoa (hening sejenak)
Allah yang mahakuasa, kami mendoakan hamba-Mu … yang sudah
Kaupanggil dari dunia ini. Semoga berkat kekuatan sakramen ini ia
Kaubebaskan dari segala hukuman dosa dan Kaubahagiakan dalam
Cahaya-Mu yang abadi. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

U Amin.

Tata Cara Pemakaman - 30

RITUS PENUTUP

DOA PENUTUP 1

P Marilah kita berdoa (hening sejenak).
Tuhan Yesus, penebus kami, Engkau telah menyerahkan diri kepada
maut, agar semua orang selamat dan beralih dari maut kepada hidup.
Dengan rendah hati kami memohon belas kasihan-Mu bagi keluarga
yang berkabung ini. Mereka mendoakan saudaranya yang sudah
meninggal. Terimalah dan kasihanilah dia, sebab Engkau mahakudus
dan maharahim. Dengan wafat-Mu Engkau membuka pintu kehidupan
bagi kami. Maka berikanlah kepada saudara kami kebahagiaan kekal
dalam kerajaan-Mu. Sebab Engkaulah Tuhan dan Pengantara kami
yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa.

U Amin.

DOA PENUTUP 2

P Marilah kita berdoa (hening sejenak).
Tuhan Yesus Kristus, Engkaulah kehidupan dan kebangkitan kami.
Engkau telah menyerahkan diri untuk kami dan bangkit dengan mulia.
Kami berdoa untuk saudara (atau anak) kami … yang sudah berpulang.
Ia telah dibersihkan oleh wafat dan kebangkitan-Mu; semoga ia
Kaumuliakan dengan anugerah kebangkitan. Sebab Engkaulah
Pengantara kami, sepanjang segala masa.

U Amin.

BERKAT

Imam:
I Tuhan bersamamu
U Dan bersama rohmu
I Semoga saudara sekalian diberkati oleh Allah yang mahakuasa: Bapa

dan Putera dan Roh Kudus.

Tata Cara Pemakaman - 31

U Amin.
I Saudara sekalian, perayaan Ekaristi sudah selesai.
U Syukur kepada Allah.
Pelayan awam:
P Saudara-saudari, dengan demikian upacara tirakatan sudah selesai.

Semoga sabda Tuhan yang kita dengarkan dan rahmat-Nya yang kita
mohon meneguhkan iman kita; dan semoga berkat Allah yang
mahakuasa, menyertai kita selama-lamanya.
Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus.
U Amin.
Upacara tirakatan dapat ditutup dengan menyanyikan bersama lagu yang
sesuai, lihat buku ini, hal. 169-176.

Tata Cara Pemakaman - 32

IBADAT ARWAH

Disediakan Ibadat Arwah Sore dan Ibadat Arwah Pagi. Biasanya Ibadat
Sore digunakan lebih dahulu, lalu Ibadat Pagi keesokan harinya, sebelum
dirayakan Misa Pemakaman. Ibadat Arwah ini dapat dipimpin oleh imam
atau pelayan awam, misalnya: Suster, Frater, Prodiakon. Jika imam yang
memimpin Ibadat Arwah ini, maka ia sebaiknya mengenakan jubah dan
stola warna putih dalam Masa Paskah dan warna ungu di luar Masa
Paskah. Jika pelayan awam yang memimpin, sebaiknya ia mengenakan
jubah putih. Peti jenazah yang sudah tertutup atau masih terbuka diletakan
di depan altar. Sebuah Lilin Paskah dinyalakan di dekat peti. Potret diri
yang meninggal dapat dipasang di tempat yang pantas.

Pola nada untuk menyanyikan antifon, pendarasan mazmur dan kidung,
sebagai berikut: antifon-antifon dapat dilagukan dalam pola nada tunggal
(recto tono); pola nada untuk menyanyikan:

Pendarasan Mazmur Pertama:
1... 712*
6... 121

Pendarasan Mazmur Kedua:
1... 2 1*
1.. 7 5 6

Pendarasan Mazmur Ketiga:
5... 676*
1... 432

Tata Cara Pemakaman - 33

IBADAT SORE

Dalam Masa Paskah boleh diucapkan “alleluya” pada akhir antifon dan
ayat. Doa-doa hendaknya disesuaikan dengan keadaan.

PEMBUKAAN

Lilin Paskah dinyalakan. Pemimpin dan umat bersama-sama membuat
Tanda Salib pada saat pemimpin mulai menyanyikan: “Tuhan …”

6 6 - 6 6 6 6 5͜ 6 6 . 1
P Tu – han, ka-mi da- tang meng-ha- dap

I 3 3 5 5 6 . 6 .6 6 1 2 3.3 .ˊ
II 3 3 5 5 1 . 2 . 3 3 5 5 5 . 6 . ˊ
III 3 3 3 6 6 . 4 . 3 3 3 7 7 . 3 . ˊ
U Meng-ha-tur-kan bak-ti, me-nyam pai-kan di- ri.

I 3 2 1 6 -3 - 3 .5 6 7 - 6-ˊ6 1 6 6...ˊ

II 6 6 6 7 - 1 - 6 . 5 4 2 3 4 3 ˊ 6 1 3 3 . . .

III 3 6 6 5 - 5 - 1 . 7 5 5 - 6 - ˊ 6 5 1 6 . . .

U Mem-bu-ka ha- ti, men-ca-ri ar-ti. A- min

Madah ibadat sore, dapat menyanyikan lagu yang sesuai, misalnya:
“Berbahagialah.” Lihat buku ini hal. 154 atau hal. 173.

PENDARASAN MAZMUR

Antifon 1:
Tuhan menjaga kamu terhadap segala
kemalangan, Ia menjaga nyawamu.

Tata Cara Pemakaman - 34

Mazmur 120 (121)

1... 712*
6... 121
Aku melayangkan pandangan ke gunung:*

dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?
Pertolonganku dari Tuhan,*

yang menjadikan langit dan bumi.

Ia tak ‘kan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu tak ‘kan mengantuk.

Sungguh, tak ‘kan mengantuk dan tertidur*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari tak ‘kan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2:
Jika Engkau menghitung-hitung kesalahan, ya
Tuhan, siapakah dapat bertahan?

Mazmur 129 (130)
1... 2 1*
1.. 7 5 6
Dari jurang yang dalam aku berseru kepada-Mu, ya Tuhan,*

Tuhanku, dengarkanlah seruanku.
Hendaklah telingamu menaruh perhatian*

kepada jeritan doaku.

Tata Cara Pemakaman - 35

Jika Engkau menghitung-hitung kesalahan, ya Tuhan,*
siapakah dapat bertahan?

Tetapi syukurlah Engkau suka mengampuni,*
sehingga orang mengabdi kepada-Mu dengan takwa.

Aku berharap akan Tuhan,*
hatiku mengharapkan firman-Nya.

Hatiku menantikan Tuhanku,*
lebih dari penjaga menantikan fajar.

Lebih dari penjaga menantikan fajar,*
Israel menantikan Tuhan!

Sebab pada Tuhanlah kasih setia,*
dan penebusan yang berlimpah-limpah.

Tuhanlah yang akan membebaskan Israel*
dari segala kesalahannya.

Antifon 3:
Seperti Bapa membangkitkan orang mati dan menghidupkan,
demikian pun Putera menghidupkan orang yang dikehendaki-Nya.

Kidung: Flp 2, 6-11.
5... 676*
1... 432
Meskipun berwujud Allah+
Kristus Yesus tidak mau berpegang teguh*

pada kemuliaan-Nya yang setara dengan Allah.
Ia telah menghampakan diri+
dengan mengambil keadaan hamba*

dan menjadi sama dengan manusia.
Ia kelihatan sebagai seorang manusia dan merendahkan diri+
karena taat sampai mati*

sampai mati di salib.

Tata Cara Pemakaman - 36

Sebab itu Allah telah meninggikan Dia+
dan menganugerahkan kepada-Nya*

nama yang melebihi segala nama.
Agar dalam nama Yesus+
bertekuklah setiap lutut*

di surga tinggi, di bumi dan di bawah bumi.
Agar setiap lidah mengakui,*
untuk kemuliaan Allah Bapa:*

Tuhanlah Yesus Kristus.

BACAAN SINGKAT
1 Kor 15,55-57

Hai maut, di manakah kemenanganmu? Hai maut, di manakah sengatmu?
Sengat maut ialah dosa, dan kuasa dosa ialah hukum Taurat. Tetapi syukur
kepada Allah yang telah memberikan kemenangan kepada kita berkat Yesus
Kristus, Tuhan kita.

KIDUNG MARIA

Antifon
Segala sesuatu yang diserahkan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-
Ku. Barangsiapa datang kepada-Ku, tak akan ‘Ku tolak.

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hamba-Nya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh yang mahakuasa;*
kuduslah Namanya.

Kasih sayiang-Nya turun-temurun*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tangan-Nya:*

Tata Cara Pemakaman - 37

diceraiberaikan-Nya orang yang angkuh hatinya.
Orang yang berkuasa diturunkan-Nya dari tahkta;*

yang hina dina diangkat-Nya.
Orang lapar dikenyangkan-Nya dengan kebaikan.

orang kaya diusirnya pergi dengan tangan kosong.

Menurut janji-Nya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hamba-Nya.

Demi kasih sayang-Nya kepada Abraham serta keturunan-Nya*
untuk selama-lamanya.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus
seperti pada permulaan sekarang dan sepanjang segala masa.

DOA PERMOHONAN

P Kristus akan mengubah tubuh kita yang fana menjadi serupa dengan
tubuh-Nya yang mulia. Marilah kita berseru kepada-Nya dan berkata:

U Engkaulah kehidupan dan kebangkitan kami, ya Tuhan.

L Kristus, Putera Allah yang hidup, Engkau membangkitkan sahabat-Mu
Lazarus dari alam maut,*

U Bangkitkanlah semua orang yang telah meninggal ke dalam kehidupan
dan kemuliaan kekal.

L Kristus, penghibur orang berdukacita, ketika Lazarus, pemuda Naim
dan puteri Yairus meninggal, Engkau menghapus air mata kaum
kerabat mereka,*

U Hiburlah semua orang yang berkabung karena kehilangan sanak
saudara.

L Kristus penyelamat, hancurkanlah kekuasaan dosa yang membawa
kematian,*

U Sehingga kami layak menerima hidup abadi dalam Engkau.

Tata Cara Pemakaman - 38

L Kristus, penebus kami, ingatlah akan semua orang yang tidak
mempunyai harapan karena belum mengenal Engkau,*

U Semoga mereka percaya akan kebangkitan dan akan hidup abadi.

L Engkau telah memulihkan penglihatan orang yang lahir buta hingga ia
dapat memandang kemuliaan-Mu,*

U Tunjukanlah wajah-Mu kepada arwah-arwah yang sampai kini belum
memandang terang cahaya-Mu.

L Engkau menghendaki agar tempat kediaman kami di dunia ini akhirnya
dibongkar,*

U sediakanlah bagi kami tempat kediaman abadi di surga.

DOA TUHAN – BAPA KAMI

P Atas petunjuk penyelamat kita dan menurut ajaran Ilahi, maka beranilah
kita berdoa:

U Bapa kami yang ada di Surga, dimuliakanlah nama-Mu. Datanglah
kerajaan-Mu. Jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini, dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami. Dan
janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan, tetapi bebaskanlah
kami dari yang jahat.

RITUS PENUTUP

DOA PENUTUP

P Tuhan, awal dan akhir hidup manusia, kami memohonkan belas
kasihan-Mu bagi hamba-Mu … Di dunia ini dia Engkau terima ke
dalam umat-Mu; semoga di akhirat dia Engkau beri tempat yang
tenteram dan terang bersama dengan orang-orang kudus-Mu. Dengan
pengantaraan Kristus, Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa bersama

Tata Cara Pemakaman - 39

dengan Dikau, dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala
masa.
U Amin.

BERKAT
Imam:
I Tuhan bersamamu
U Dan bersama rohmu
I Semoga saudara sekalian diberkati oleh Allah yang mahakuasa:

Bapa dan Putera dan Roh Kudus.
U Amin.
I Saudara sekalian, ibadat sore sudah selesai.
U Syukur kepada Allah.
Pelayan Awam:
P Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan

mengantar kita ke hidup yang kekal. Dalam nama Bapa dan Putera
dan Roh Kudus.
U Amin.
Ibadat arwah ini dapat ditutup dengan menyanyikan lagu yang sesuai, lihat
buku ini hal. 169-176.

Tata Cara Pemakaman - 40

IBADAT PAGI

Dalam Masa Paskah boleh diucapkan “alleluya” pada akhir antifon dan
ayat. Doa-doa hendaknya disesuaikan dengan keadaan.

PEMBUKAAN

Lilin Paskah dinyalakan. Pemimpin dan umat bersama-sama membuat
Tanda Salib pada waktu pemimpin mulai menyanyikan: “Hadirlah …”

Do=D
1 2͜ 3 3 . 3 3 3 3 3 2 1 3
P Ha - dir – lah di te-ngah ka-mi, ya Tu - han

5 5 3 2 3 5͜ 6 6 . 6 5 3 2 1 6 ͜ 1 1 .
U Ma-ka ber- se- rak- kan lah nya-la ke- se- la- mat- an.

Madah ibadat pagi, dapat menyanyikan lagu yang sesuai, misalnya: “Sang
Sahabat.” Lihat dari buku ini hal. 154 atau hal.173.

PENDARASAN MAZMUR

Antifon 1:
Semoga hati yang Kauremukkan bersorak gembira kepada-Mu, ya
Tuhan.

Mazmur 50 (51)
1... 712*
6... 121
Kasihanilah aku, ya Allah menurut kasih setia-Mu,*

menurut besarnya rahmat-Mu, hapuskanlah kesalahanku.
Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku,*

dan cucilah aku dari dosaku.

Tata Cara Pemakaman - 41

Kusadari pelanggaranku,*
dosaku selalu membayang di hadapan mataku.

Terhadap Engkau, terhadap Engkaulah aku berdosa,*
yang jahat di hadapan-Mu kulakukan.

Jadi ternyata Engkau adil bila menghukum aku,*
dan tepatlah keputusan-Mu.

Sungguh aku dilahirkan dalam kesalahan,*
dan dalam dosa aku dikandung ibu.

Sungguh Engkau berkenan akan ketulusan hati,*
Engkau meresapkan kebijaksanaan ke dalam batinku.

Bersihkanlah aku, agar aku jadi murni,*
basuhlah aku agar jadi putih melebihi salju.

Sampaikanlah kabar sukacita kepadaku,*
semoga hati yang Kau remukkan bersorak gembira.

Palingkanlah wajah-Mu dari dosaku,*
hapuskanlah segala kesalahanku.

Ciptakanlah hati murni bagiku, ya Allah,*
baharuilah semangat tabah dalam batinku.

Janganlah Kau buang aku dari hadapan-Mu,*
janganlah Kau ambil Roh-Mu yang kudus dari padaku.

Kembalikanlah kepadaku kegembiraan atas keselamatan-Mu,*
dan berilah aku semangat yang rela.

Maka aku akan mengajarkan sikap hati-Mu kepada orang berdosa,*
supaya mereka kembali kepada-Mu.

Lepaskanlah aku dari dosa pembunuhan, ya Allah penyelamatku,*
maka aku akan memasyurkan keadilan-Mu.

Ya Tuhan, sudilah membuka bibirku,*
supaya mulutku mewartakan pujian-Mu.

Engkau tak berkenan akan kurban sembelihan,*
kurban bakar yang kupersembahkan, tidak Kausukai.

Persembahan kepada Allah, ialah jiwa yang menyesal,*
hati remuk redam tak ‘kan Kau tolak.

Tata Cara Pemakaman - 42

Antifon 2:
Ya Tuhan, renggutlah hidupku dari pintu maut.

Kidung: Yes 38,10-14.17-20
1... 2 1*
1.. 7 5 6
Aku berkata: Di puncak kehidupanku+
aku menuju pintu alam maut,*

ke sana aku dipanggil untuk selanjutnya.
Aku berkata: Aku tidak akan memandang Tuhan lagi+
di dunia orang yang hidup;*

tidak lagi akan kujumpai orang antara penduduk bumi.

Pondokku akan dibongkar,*
dicabut bagaikan kemah gembala.

Bagaikan tukang tenun Engkau menggulung hidupku,*
memotong benang hidupku dari pakan.

Siang malam aku Kau biarkan,+
Hingga pagi aku mengaduh,*

seperti singa Engkau meremuk tulangku.
Seperti burung layang-layang aku mencecit kegelisahan,*

berdekut laksana burung merpati.
Pudarlah mataku karena menengadah,*

aku tertindas, ya Tuhan, tolonglah aku.

Namun, jiwaku telah Kau hindarkan dari liang kubur,*
dan segala dosaku Kau buang jauh.

Alam maut tidak memuji engkau,+
Orang mati tidak memuliakan Dikau,*

yang turun ke dalam kubur tidak mengharapkan kesetiaan-Mu.
Hanya yang hidup memuji Engkau, seperti aku sekarang ini,*

semoga kesetiaan-Mu diwartakan turun-temurun.
Ya Tuhan, sudilah menyelamatkan daku,+
maka kami akan membunyikan kecapi,*

di rumah Tuhan, sepanjang hidup kami.

Tata Cara Pemakaman - 43

Antifon 3:
Aku hendak memuliakan Tuhan seumur hidup.

Mazmur 145 (146)

5... 676*
1... 432
Pujilah Tuhan, hai hatiku!+
Aku hendak memuliakan Tuhan seumur hidup,*

memuji-Nya selama hayat di kandung badan.

Janganlah menaruh harapan pada orang-orang besar,*
pada manusia yang tak dapat menyelamatkan.

Bila melayang nyawanya, ia menjadi debu,*
hari itu juga buyarlah rencananya.

Berbahagialah orang yang mengharapkan pertolongan dari Allah Yakub,*
yang menaruh kepercayaan kepada Tuhan, Allahnya.

Sebab Tuhan menjadikan langit dan bumi,*
menciptakan laut dan segala isinya.

Tuhan tetap setia terhadap orang yang dihina,*
menjamin keadilan bagi orang yang tertindas.

Tuhan memberi makan orang yang lapar,*
membebaskan orang yang terbelenggu.

Tuhan membuka mata orang buta,*
menegakkan orang yang bungkuk.

Tuhan melindungi orang asing,*
memelihara para yatim piatu dan janda.

Tuhan mengasihi orang jujur,*
tetapi orang berdosa digulingkan-Nya.

Tuhan raja selama-lamanya,*
Dialah Allahmu, hai Sion, turun temurun.

Tata Cara Pemakaman - 44

BACAAN
SINGKAT

1 Tes 4,14
Kalau kita percaya bahwa Yesus telah wafat dan bangkit, maka kita percaya
juga bahwa semua orang yang meninggal dalam iman akan Yesus, akan
dikumpulkan Allah bersama dengan Yesus.

KIDUNG ZAKHARIA

Antifon:
Aku inilah kebangkitan dan kehidupan. Barang siapa percaya pada-Ku,
akan hidup biarpun telah mati. Dan barang siapa hidup serta percaya
pada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya.

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umat-Nya.

Ia mengangkat bagi kita seorang Penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud hamba-Nya.

Seperti dijanjikan-Nya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabi-Nya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmat-Nya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjian-Nya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepada-Nya tanpa takut *
dan berlaku kudus dan jujur di hadapan-Nya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalan-Nya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umat-Nya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan;*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*

Tata Cara Pemakaman - 45

dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.
Kemuliaan kepada Bapa,*

dan Putera dan Roh Kudus.
Seperti pada permulaan,*

Sekarang dan sepanjang segala abad. Amin.

DOA PERMOHONAN

P Allah Bapa yang mahakuasa telah membangkitkan Yesus Kristus dari
antara orang mati dan akan membangkitkan juga tubuh kita yang fana
ini. Marilah kita mohon kepada-Nya dan berseru:

U Ya Tuhan, hidupkanlah kami dalam Kristus.

L Bapa yang kudus, karena pembaptisan, kami telah mati dan dikuburkan
bersama Putera-Mu serta dibangkitkan kembali berkat kebangkitan-
Nya,*

U semoga kami memasuki hidup baru bersama Kristus.

L Bapa, Sang Penyelenggara, Engkau telah memberi kami roti kehidupan
yang turun dari surga, sebagai bekal dalam perjalanan kami di dunia
ini,*

U semoga kami memiliki hidup abadi dan dibangkitkan pada hari kiamat.

L Ya Tuhan, Engkau telah mengutus malaikat untuk memperkuat Putera-
Mu dalam sakrat maut,*

U hiburkanlah kami dengan pengharapan teguh, bila ajal kami tiba.

L Engkau telah melepaskan ketiga pemuda dari tengah-tengah api,*
U bebaskanlah arwah orang yang sudah meninggal dari hukuman atas

dosa.

L Allah orang-orang hidup dan mati, Engkau membangkitkan Yesus dari
antara orang mati,*

U bangkitkanlah orang-orang yang telah meninggal, dan terimalah kami
juga dalam kemuliaan abadi bersama mereka.

Tata Cara Pemakaman - 46

DOA TUHAN – BAPA KAMI

P Atas petunjuk penyelamat kita dan menurut ajaran Ilahi, maka beranilah
kita berdoa:

U Bapa kami yang ada di Surga, dimuliakanlah nama-Mu. Datanglah
kerajaan-Mu. Jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini, dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami. Dan
janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan, tetapi bebaskanlah
kami dari yang jahat.

DOA PENUTUP

P Tuhan, awal dan akhir hidup manusia, kami memohonkan belas
kasihan-Mu bagi hamba-Mu … Di dunia ini dia Engkau terima ke
dalam umat-Mu; semoga di akhirat dia Engkau beri tempat yang
tenteram dan terang bersama dengan orang-orang kudus-Mu. Dengan
pengantaraan Kristus, Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa bersama
dengan Dikau, dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala
masa.

U Amin.

PENUTUP

Imam:
I Tuhan bersamamu
U Dan bersama rohmu
I Semoga saudara sekalian diberkati oleh Allah yang mahakuasa:

Bapa dan Putera dan Roh Kudus.
U Amin.
I Saudara sekalian, ibadat pagi sudah selesai.
U Syukur kepada Allah.

Tata Cara Pemakaman - 47

Pelayan Awam:
P Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan

mengantar kita ke hidup yang kekal. Dalam nama Bapa dan Putera
dan Roh Kudus.
U Amin.
Ibadat arwah ini dapat ditutup dengan menyanyikan lagu yang sesuai, lihat
buku ini hal. 169-176.

Tata Cara Pemakaman - 48

BAGIAN TIGA
LITURGI PEMAKAMAN

Tata Cara Pemakaman - 49

MISA PEMAKAMAN

Misa Pemakaman terdiri dari: Ritus Pembuka, Liturgi Sabda, liturgi
Ekaristi, Ritus Pemberkatan Jenazah dan Ritus Penguburan atau Ritus
Kremasi. Imam selebran disiapkan busana liturgi lengkap (stola dan kasula)
berwarna putih dalam Masa Paskah dan berwarna ungu di luar Masa
Paskah. Bila Misa Pemakaman dirayakan di gereja, dan yang meninggal itu
seorang awam, maka kepalanya menghadap altar. Sementara, bila yang
meninggal itu seorang uskup, imam atau diakon, maka kepalanya
menghadap umat. Di sekitar peti jenazah dapat dipasang beberapa lilin
bernyala, dan sebaiknya sebuah lilin Paskah dinyalakan di dekat kepala
jenazah. Foto diri yang meninggal dapat dipasang di tempat yang pantas.
Air suci dan dupa disediakan untuk Ritus Pemberkatan Jenazah. Peti
jenazah dapat ditutup sesudah Ritus Pemberkatan Jenazah.

RITUS PEMBUKA

Lilin Paskah dan lilin altar dapat dinyalakan. Komentator mengucapkan
selamat datang kepada umat, menginformasikan tata cara perayaan
pemakaman yang terdiri dari: Ritus Pembuka, Liturgi Sabda, Liturgi
Ekaristi, Ritus Pemberkatan Jenazah, dan Ritus Penguburan. Ia mengajak
umat berdiri dan menyanyikan lagu pembuka yang sesuai, lihat buku ini hal.
150-155.

TANDA SALIB DAN SALAM

I Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus.
U Amin.
I Allah, sumber segala harapan, melimpahkan penghiburan iman kepada

kita.
U Sekarang dan selama-lamanya.

Tata Cara Pemakaman - 50


Click to View FlipBook Version