126 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 2. Perbandingan Target dan Realisai Kinerja Tahun Ini Dengan Tahun Lalu dan Beberapa Tahun Terakhir Perbandingan target dan capaian indikator Jumlah Kelompok Kerja Bangga Kencana Provinsi dan Kabupaten/Kota yang efektif tahun 2021 sampai 2023 dapat dilihat pada tabel dibawah ini: Tabel.3.49 Perbandingan Target Dan Realisasi Kinerja Tahun 2021 – 2023 Indikator Kinerja Kegiatan 2021 2022 2023 Target Capaian % Target Capaian % Target Capaian % Jumlah Kelompok Kerja Bangga Kencana Provinsi dan Kabupaten/Ko ta yang efektif 1 Prov & 1 Kab/Kota 1 Prov & 7 Kab/Kota 100% Prov & 700% Kab/Kota 1 Prov & 2 Kab/Kota 1 Prov & 7 Kab/Kota 100% Prov & 350% Kab/Kota 1 Prov & 3 Kab/Kota 1 Prov & 7 Kab/Kota 100% Prov & 233% Kab/Kota Sumber : Laporan Feedback Monitoring dan Evaluasi Ditjakduk BKKBN Jika dilihat dari tabel di atas, target indikator kinerja Jumlah Kelompok Kerja Bangga Kencana Provinsi dan Kabupaten/Kota yang efektif meningkat setiap tahunnya, dan ini akan berpengaruh pada presentase capaian. Namun, walaupun target meningkat pada tahun 2021 hingga 2023, capaian kinerja masih di atas 100%. 3. Perbandingan Antara Realisasi Kinerja Sampai dengan Tahun 2023 dengan Target Jangka Menengah yang Terdapat dalam Dokumen Perencanaan Strategis Organisasi Sesuai Renstra Perwakilan BKKBN Provinsi Kep. Bangka Belitung 2020-2024, telah ditetapkan target capaian kinerja sampai tahun 2024 sebagai tahun akhir RPJMN. Perlu diperkirakan posisi capaian tahun 2023 dibandingkan dengan target akhir tahun 2024. Perbandingan capaian tahun 2023 dengan target Renstra adalah sebagai berikut : Tabel.3.50 Perbandingan Target dan Realisasi Kinerja IKK Tahun 2023 dengan Target Akhir Renstra Tahun 2020-2024 Indikator Kinerja Kegiatan Target Akhir Renstra 2020 - 2024 Capaian Sampai 2023 Capaian % Jumlah Kelompok Kerja Bangga Kencana Provinsi dan Kabupaten/Kota yang efektif 1 Provinsi & 4 Kabupaten/Kota 1 Provinsi & 7 Kabupaten/Kota 100% Provinsi dan 175% kabupaten/kota Sumber : Laporan Feedback Monitoring dan Evaluasi Ditjakduk BKKBN
127 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa Perwakilan BKKBN Provinsi Kep. Bangka Belitung telah memenuhi target kinerja yang di bebankan di Renstra Perwakilan BKKBN Provinsi Kep. Bangka Belitung tahun 2020 – 2024. 4. Upaya Yang Telah Dilakukan Untuk Pencapaian Target Kinerja Upaya – upaya yang telah dilakukan untuk pencapaian target kinerja Jumlah Kelompok Kerja Bangga Kencana Provinsi dan Kabupaten/Kota yang efektif adalah sebagai berikut : a. Melakukan intensitas pembinaan dan pemantauan Pokja Bangga kencana dalam melaksanakan advokasi dan KIE Program Bangga Kencana di seluruh tingkatan wilayah b. Melakukan pemantauan dan pembinaan Pokja Bangga kencana dalam melaksanakan rencana kerja Pokja. 5. Kendala Yang Dihadapi dalam Pencapaian Target Kinerja Dalam pencapaian target kinerja ada beberapa kendala yang dihadapi, antara lain: a. Belum tersedianya panduan pelaksanaan dan pembinaan kelompok kerja Bangga Kencana dari direktorat pengampu. b. Masih terbatasnya pengetahuan dan pemahaman anggota pokja tentang Program Bangga Kencana. c. Belum optimalnya pelaksanaan kegiatan di kabupaten/kota secara berjenjang terkait komitmen dan kepedulian terhadap pembiayaan operasional Pokja dan pemantauan kegiatan secara periodik. 6. Manfaat Capaian Indikator Kinerja Bagi Masyarakat Manfaat dari tercapainya IKK Jumlah Kelompok Kerja Bangga Kencana Provinsi dan Kabupaten/Kota yang efektif, yaitu: a. Tersampaikannya Program Bangga Kencana kepada pemerintah daerah, masyarakat dan lintas sector.
128 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 b. Meningkatnya komitmen pemerintah daerah dan pokja Bangga Kencana dalam mendukung pelaksanaan dan pencapaian Program Bangga Kencana 7. Analisis Efisiensi Penggunaan Sumber Daya Automative adjusment Anggaran di tahun 2023 menuntut bidang Pengendalian Penduduk Perwakilan BKKBN Provinsi Kep. Bangka Belitung untuk lebih mengoptimalkan potensi yang ada dalam usaha pencapaian target kinerja program Bangga Kencana dengan cara: a. Advokasi ke pemerintah daerah melalui OPD KB masingmasing daerah agar lebih aktif dan efektif dan memfasilitasi untuk pembentukan POKJA yang lain. b. Melaksanakan kegiatan yang terkena dampak automative adjustment secara online. 8. Rekomendasi Upaya Perbaikan Tahun Berikutnya Rencana upaya perbaikan dalam peningkatan capaian indikator kinerja Jumlah Kelompok Kerja Bangga Kencana Provinsi dan Kabupaten/Kota yang efektif dan dalam pelaksanaan program dan kegiatan yang terkait dengan Pokja Bangga Kencana adalah: a. Meningkatkan pembinaan dan pendampingan secara kepada tim Pokja Bangga Kencana. b. Memanfaatkan teknologi informasi secara lebih maksimal untuk melakukan pembinaan bagi Pokja Bangga Kencana. c. Memperbanyak materi-materi tentang Program Bangga Kencana untuk menjadi bahan yang dapat digunakan oleh Pokja untuk materi advokasi. A.2.9. Cakupan Implementasi Pendidikan Kependudukan Di Provinsi Pendidikan Kependudukan adalah upaya terencana dan sistematis untuk membantu masyarakat agar memiliki pengetahuan, pemahaman dan kesadaran tentang kondisi kependudukan serta keterkaitan timbal
129 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 balik antara perkembangan kependudukan yaitu kelahiran, kematian, perpindahan serta kualitas penduduk dengan kehidupan sosial, ekonomi, kemasyarakatan dan lingkungan hidup sehingga mereka memiliki perilaku yg bertanggung jawab dan ikut peduli dengan kualitas hidup generasi sekarang dan mendatang. Definisi operasional dari output ini adalah Cakupan penyelenggaraan kerjasama pendidikan kependudukan dalam hal penguatan sistem, pengembangan materi dan pembinaan dalam rangka pengintegrasian materi pendidikan kependudukan melalui jalur pendidikan formal, non formal dan informal. 1. Perbandingan Antara Target dan Realisasi Kinerja Tahun 2023 Target dan realisasi indikator cakupan implementasi pendidikan kependudukan di provinsi tahun 2023 adalah sebagai berikut : Tabel.3.51 Perbandingan Antara Target dan Realisasi Kinerja Tahun 2023 Indikator Kinerja Kegiatan Target 2023 Capaian 2023 Persentase Capaian Cakupan implementasi pendidikan kependudukan di provinsi 3 Jalur (formal, nonformal, dan informal) 3 Jalur (formal, nonformal, dan informal) 100% Sumber: Laporan Feedback Monitoring dan Evaluasi Ditjakduk BKKBN Target indikator kinerja implementasi pendidikan kependudukan di provinsi pada tahun 2023 yaitu implementasi pendidikan kependudukan pada 3 jalur yaitu jalur Pendidikan formal, Pendidikan non formal dan Pendidikan informal. Target indikator kinerja ini telah tercapai 100% atau pelaksanaan implementasi pendidikan kependudukan telah mencakup 3 jalur yaitu formal, non formal dan informal.
130 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 2. Perbandingan Target dan Realisai Kinerja Tahun Ini Dengan Tahun Lalu dan Beberapa Tahun Terakhir Perbandingan target dan capaian indikator implementasi pendidikan kependudukan di provinsi tahun 2021 sampai 2023 dapat dilihat pada tabel dibawah ini : Tabel.3.52 Perbandingan Target Dan Realisasi Kinerja Tahun 2021 – 2023 Indikator Kinerja Kegiatan 2021 2022 2023 Target Capaian Presentase Target Capaian Presentase Target Capaian Presentase Cakupan implementasi pendidikan kependudukan di provinsi 3 Jalur (formal, nonformal, dan informal) 3 Jalur (formal, nonformal, dan informal) 100% 3 Jalur (formal, nonformal, dan informal) 3 Jalur (formal, nonformal, dan informal) 100% 3 Jalur (formal, nonformal, dan informal) 3 Jalur (formal, nonformal, dan informal) 100% Sumber: Laporan Feedback Monitoring dan Evaluasi Ditjakduk BKKBN Jika dibandingkan dengan capaian tahun 2021 dan 2022, pencapaian indikator cakupan implementasi pendidikan kependudukan di provinsi tahun 2023 tidak mengalami perubahan. Pendidikan kependudukan telah terimplementasi pada 3 jalur yaitu Pendidikan formal, non formal dan informal. 3. Perbandingan Antara Realisasi Kinerja Sampai dengan Tahun 2023 dengan Target Jangka Menengah yang Terdapat dalam Dokumen Perencanaan Strategis Organisasi Sesuai Renstra Perwakilan BKKBN Provinsi Kep. Bangka Belitung 2020-2024, telah ditetapkan target capaian kinerja sampai tahun 2024 sebagai tahun akhir RPJMN. Perlu diperkirakan posisi capaian tahun 2023 dibandingkan dengan target akhir tahun 2024. Perbandingan capaian tahun 2023 dengan target Renstra adalah sebagai berikut : Tabel.3.53 Perbandingan Target dan Realisasi Kinerja IKK Tahun 2023 dengan Target Akhir Renstra Tahun 2020-2024 Indikator Kinerja Kegiatan Target 2024 Capaian Sampai 2023 Persentase Capaian Cakupan implementasi pendidikan kependudukan di provinsi 3 Jalur (formal, nonformal, dan informal) 3 Jalur (formal, nonformal, dan informal) 100% Sumber: Laporan Feedback Monitoring dan Evaluasi Ditjakduk BKKBN
131 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 Jika dibandingkan dengan target jangka menengah tahun 2024, capaian untuk indikator Cakupan implementasi pendidikan kependudukan di provinsi sampai dengan tahun 2023 telah mencapai 100% atau telah mencapai target jangka menengah tahun 2024. 4. Upaya Yang Telah Dilakukan Untuk Pencapaian Target Kinerja Upaya serta kegiatan strategis yang dilakukan dalam upaya mempercepat Implementasi Pendidikan Kependudukan di 3 (tiga) Jalur di lini lapangan dan untuk mendapatkan dukungan dari Pembuat Kebijakan di provinsi dan kabupaten kota yaitu: a. Sosialisasi Pendidikan Kependudukan terkait isu kependudukan ke Perguruan Tinggi. Kegiatan ini berupa kerjasama dengan Perguruan Tinggi melalui program perguruan tinggi peduli kependudukan yaitu MAHASISWA PENTING (Mahasiswa Peduli Stunting) yang terintegrasi dalam kegiatan KKN Tematik serta kegiatan MBKM lainnya seperti proyek kemanusian. Kegiatan ini bekerjasama dengan Universitas Bangka Belitung, Universitas Muhammaddiyah, Politeknik Belitung. Implementasi Pendidikan Kependudukan melalui program MBKM Proyek Kemanusiaan ini telah dilakukan di Kampung KB Desa Pelangas, Simpang Teritip oleh Kelompok Mahasiswa UBB selama dua bulan. Kemudian Kuliah umum juga diselenggarakan di Politeknik Belitung dengan Narasumber Deputi Pengendalian Penduduk BKKBN. Implementasi kerjasama pendidikan kependudukan juga menggaet OPD KB Provinsi, yaitu DP2ACSKB dalam Sosialiasi Sekolah Siaga Kependudukan kepada SMP dan SMA se kota Pangkalpinang, dimana
132 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 pelaksanaan dan dukungan anggaran sepenuhnya berasal dari APBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. b. Sosialisasi Sekolah Siaga Kependudukan dan melakukan pembinaan terpadu di tingkat kabupaten yang bertujuan untuk menggalakkan kembali fungsi Pojok Kependudukan di sekolah. Sekolah Siaga Kependudukan yang telah terbentuk diharuskan untuk mengisi aplikasi Monev.penduk.org agar bisa dipantau perkembangannya. Tabel.3.54 Sekolah Siaga Kependudukan yang telah mengisi Monev.penduk.org No Nama Sekolah Jenjang Klasifikasi SSK 1 SMP Negeri 2 Sungailiat SMP / Sederajat Dasar 2 SMP Negeri 3 Muntok SMP / Sederajat Paripurna 3 SMK Negeri 1 Muntok SMA / Sederajat Paripurna 4 SMA 1 Namang SMA / Sederajat Paripurna 5 SMPN 1 Pangkalanbaru SMP / Sederajat Paripurna 6 SMAN 1 Manggar SMA / Sederajat Paripurna 7 SMP 1 Gantung SMP / Sederajat Paripurna 8 SMP Negeri 1 Pangkalpinang SMP / Sederajat Paripurna 9 SMA Negeri 4 Pangkalpinang SMA / Sederajat Paripurna 10 SMP Negeri 1 Pemali SMP / Sederajat Terdaftar 11 SMP Negeri 1 Belinyu SMP / Sederajat Terdaftar 12 SMP Negeri 1 Bakam SMP / Sederajat Terdaftar 13 SMK Negeri 1 Mendobarat SMA / Sederajat Terdaftar 14 SMA Negeri 1 Bakam SMA / Sederajat Terdaftar 15 SMA Negeri 1 Belinyu SMA / Sederajat Terdaftar 16 SMP N 1 Merawang SMP / Sederajat Terdaftar 17 SMK Negeri 1 Belinyu SMA / Sederajat Terdaftar 18 SMP Negeri 2 Pemali SMP / Sederajat Terdaftar 19 MAN 1 Bangka SMA / Sederajat Terdaftar 20 SMP Negeri 3 Sungailiat SMP / Sederajat Terdaftar 21 SMP Negeri 1 Riau Silip SMP / Sederajat Terdaftar 22 SMA N 1 Merawang SMA / Sederajat Terdaftar 23 SMA Negeri 1 Pemali SMA / Sederajat Terdaftar 24 SMAN 1 Jebus SMA / Sederajat Terdaftar 25 SMP Negeri 1 Jebus SMP / Sederajat Terdaftar 26 SMP Muhammadiyah Koba SMP / Sederajat Terdaftar 27 SMP Negeri 3 Toboali SMP / Sederajat Terdaftar Sumber Data : Laporan Komponen DALDUK c. Lomba Sekolah Siaga Kependudukan Paripurna Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil pembinaan Sekolah
133 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 Siaga Kependudukan, dimana di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terdapat 8 (delapan) Sekolah yang masuk kategori Paripurna. Untuk tingkat SMA, diikuti oleh SMK Negeri 1 Mentok, dan untuk tingkat SMP oleh SMP 3 Mentok. SMK Negeri 1 Mentok meraih juara 3 untuk regional 2 tingkat nasional. d. Fasilitasi dan Pembinaan Teknis pendidikan kependudukan Jalur Non Formal (Balai Diklat/ASN PK dan Saka Kencana) di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota. Kegiatan ini dilakukan dengan melakukan audiensi ke Kabupaten yaitu OPD KB dan Balai Diklat terkait Pojok Kependudukan dan penyerahan beberapa buku seri Pendidikan Kependudukan serta buku tematik Stunting. Untuk Kabupaten Belitung dan Belitung Timur juga sudah diserahkan juga papan pojok kependudukan. Untuk Saka Kencana dilakukan sosialisasi dengan Pelajar Pramuka yang tergabung dalam kemah Genre Camp di Pantai Tikus Emas, Bangka. e. Fasilitasi dan Pembinaan Teknis pendidikan kependudukan Jalur Informal (Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Kelompok Kegiatan dan lain-lain khususnya di Kampung KB) di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota. Kegiatan ini dikemas dalam kegiatan yang bernama DAKDIKDUK (Diskusi Asik Pendidikan Kependudukan), dilaksanakan di Kabupaten Bangka Tengah, di Kampung KB . Sebelum dikenal dengan nama Dakdikduk, dahulu disebut Mass PK, yaitu masyarakat peduli Kependudukan. Keterbatasan anggaran untuk melakukan kegiatan ini dapat diatasi dengan sinergi dan kolaborasi dengan kelompok kerja lainnya di Bidang Pengendalian Penduduk seperti Analisis Dampak Kependudukan dan Parameter Kependudukan.
134 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 5. Kendala Yang Dihadapi dalam Pencapaian Target Kinerja Kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan implementasi Pendidikan Kependudukan di 3 jalur ini adalah tidak semua Perguruan Tinggi yang melakukan KKN tematik maupun MAHASISWA PENTING (Mahasiswa Peduli Stunting) dan jikapun ada jumlah kelompok mahasiswanya sangat sedikit, adanya refocusing anggaran yang berakibat pada tidak optimalnya pelaksanaan kegiatan yang terkait Kerjasama Pendidikan Kependudukan. Kemudian tidak semua pemerintah daerah dalam hal ini OPD KB oleh kabupaten Bangka, Bangka Barat dan Pangkalpinang. 6. Manfaat Capaian Indikator Kinerja Bagi Masyarakat Manfaat Indikator Implementasi Kerjasama Pendidikan Kependudukan bagi Masyarakat antara lain: a. Monevpenduk.org menampilkan data implementasi pendidikan kependudukan 3 jalur, termasuk Sekolah Siaga Kependudukan, Mahasiswa Peduli Stunting, yang ada di kabupaten/kota. Sehingga memudahkan kabupaten/kota untuk memonitoring capaian pendidikan kependudukan. b. SSK sebagai corong bagi Pemerintah dalam hal ini BKKBN untuk menyampaikan isu isu kependudukan kepada masyarakat sekolah, terutama para siswa siswi, dimana mereka adalah remaja yang akan menjadi calon PUS dan membutuhkan informasi pencegahan stunting sejak dini melalui pengajaran dan pendidikan formal di sekolah. Isu kependudukan tersebut terintegrasi di mata pelajaran yang sudah ada di sekolah. Pun demikian untuk Implementasi Pendidikan kependudukan jalur non formal yang mensasar balai diklat, bertujuan agar peserta diklat nantinya dalam membuat Keputusan mempertimbangkan isu-isu kependudukan dalam mengambil keputusan.
135 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 7. Analisis Efisiensi Penggunaan Sumber Daya Automative adjusment anggaran di tahun 2023 menuntut bidang Pengendalian Penduduk Perwakilan BKKBN Provinsi Kep. Bangka Belitung untuk lebih mengoptimalkan potensi yang ada dalam usaha pencapaian target kinerja program Bangga Kencana dengan cara pelaksanaan sebagian kegiatan strategis yang terkena dampak automative adjustment secara online. 8. Rekomendasi Upaya Perbaikan Tahun Berikutnya Rencana upaya perbaikan dalam pencapaian indikator kinerja dan pelaksanaan program dan kegiatan yaitu : a. Meningkatkan kerjasama dengan Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam upaya peningkatan implementasi kerjasama pendidikan kependudukan di jalur formal dan pelaksanaan SSK. b. Melakukan koordinasi dengan perguruan tinggi dalam pembinaan kepada mahasiswa KKN yang berbeda program studi, sehingga diberikan kewenangan kepada pengelola program dan perguruan tinggi untuk menyesuaikan dengan kondisi kearifan lokal; c. Melakukan monitoring dan evaluasi kepada perguruan tinggi yang sudah melaksanakan program mahasiswa peduli stunting. Dari hasil tersebut dapat memberikan rekomendasi perbaikan kepada pemerintah daerah setempat dalam percepatan penurunan stunting; A.2.10. Jumlah Pemerintah Daerah Yang Melaksanakan Sistem Peringatan Dini Pengendalian Penduduk Definisi operasional dari indikator ini adalah jumlah pemerintah daerah (provinsi dan kabupaten/kota) yang melaksanakan rangkaian proses pengumpulan dan analisis data, serta diseminasi informasi tentang dampak pengendalian penduduk untuk memperingatkan potensi atau masalah kependudukan yang
136 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 akan datang. Data pencapaian indikator diperoleh dari laporan pelaksanaan peringatan dini pengendalian penduduk oleh pemerintah daerah melalui aplikasi berbasis web yaitu aplikasi Sistem Informasi Peringatan Dini Pengendalian Penduduk atau Siperindu, yang dapat diakses melalui https://siperindu.online. 1. Perbandingan Antara Target dan Realisasi Kinerja Tahun 2023 Capaian indikator Persentase pemerintah daerah yang melaksanakan Sistem Peringatan Dini Pengendalian Penduduk dilihat dari penerapan rencana aksi pemerintah daerah yang dilaporkan melalui aplikasi Siperindu secara online. Aplikasi Siperindu.online merupakan alat bantu bagi pemerintah daerah untuk melihat indikator kependudukan untuk menentukan kebijakan pemerintah dalam menentukan capaian dan terdapat rekomendasi kegiatan yang dapat dilakukan guna mendukung pencapaian sasaran. Realisasi target indikator kinerja Persentase pemerintah daerah yang melaksanakan Sistem Peringatan Dini Pengendalian Penduduk dapat dilihat pada table dibawah ini: Tabel.3.55 Perbandingan Antara Target dan Realisasi Kinerja Tahun 2023 Sumber : Aplikasi Siperindu online Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat pada tahun 2023 target indikator kinerja Jumlah pemerintah daerah yang melaksanakan Sistem Peringatan Dini Pengendalian Penduduk adalah 1 provinsi dan 3 kabupaten dan telah tercapai 100% provinsi dan 233% kabupaten/kota atau sejumlah 1 Provinsi dan 7 Kabupaten/Kota. Ini berarti baik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung maupun Kabupaten/Kota telah melaporkan rencana aksi pada Indikator Kinerja Kegiatan Target 2023 Capaian 2023 Persentase Capaian Jumlah pemerintah daerah yang melaksanakan Sistem Peringatan Dini Pengendalian Penduduk 1 prov & 3 kab/kota 1 prov & 7 kab/kota 100% provinsi & 233% kabupaten/kota
137 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 aplikasi Siperindu Online pada link https://siperindu.online/2023/pb/renaksi_kab. 2. Perbandingan Target dan Realisai Kinerja Tahun Ini Dengan Tahun Lalu dan Beberapa Tahun Terakhir Perbandingan target dan capaian indikator Jumlah pemerintah daerah yang melaksanakan Sistem Peringatan Dini Pengendalian Penduduk tahun 2021 sampai 2023 dapat dilihat pada tabel dibawah ini : Tabel.3.56 Perbandingan Target Dan Realisasi Kinerja Tahun 2021 – 2023 Indikator Kinerja Kegiatan 2021 2022 2023 Target Capaian % Target Capaian % Target Capaian % Jumlah pemerintah daerah yang melaksanakan Sistem Peringatan Dini Pengendalian Penduduk 1 prov & 1 kab/kota 1 prov & 1 kab/kota 100% 1 prov & 2 kab/kota 1 prov & 2 kab/kota 100% 1 prov & 3 kab/kota 1 prov & 7 kab/kota 100% prov % 233% kab/kota Sumber: Laporan Feedback Monitoring dan Evaluasi Ditjakduk BKKBN Jika dibandingkan dengan capaian pada tahun 2021 dan 2022, pencapaian indikator Jumlah pemerintah daerah yang melaksanakan Sistem Peringatan Dini Pengendalian Penduduk sebesar 100% pada tahun 2021 dan pada tahun 2022 mengalami kenaikan target kinerja dengan pencapaian sebesar 100% kemudian pada tahun 2023 target meningkat menjadi 1 Provinsi & 3 Kabupaten/Kota dengan realisasi diatas 100% dengan pencapaian 1 Provinsi dan 7 Kabupaten/Kota atau 100% provinsi dan 233% kabupaten/kota. 3. Perbandingan Antara Realisasi Kinerja Sampai dengan Tahun 2023 dengan Target Jangka Menengah yang Terdapat dalam Dokumen Perencanaan Strategis Organisasi Sesuai Renstra Perwakilan BKKBN Provinsi Kep. Bangka Belitung 2020-2024, telah ditetapkan target capaian kinerja sampai tahun 2024 sebagai tahun akhir RPJMN. Perlu diperkirakan posisi capaian tahun 2023 dibandingkan dengan target akhir tahun 2024. Perbandingan capaian tahun 2023 dengan target Renstra adalah sebagai berikut :
138 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 Tabel.3.57 Perbandingan Target dan Realisasi Kinerja IKK Tahun 2023 dengan Target Akhir Renstra Tahun 2020-2024 Indikator Kinerja Kegiatan Target 2024 Capaian 2023 Persentase Capaian Jumlah pemerintah daerah yang melaksanakan Sistem Peringatan Dini Pengendalian Penduduk 1 Prov & 4 Kab/Kota 1 Prov & 7 Kab/Kota 100% prov & 175% kab/kota Sumber: Laporan Feedback Monitoring dan Evaluasi Ditjakduk BKKBN Jika dibandingkan dengan target jangka menengah tahun 2024, capaian untuk indikator Jumlah pemerintah daerah yang melaksanakan Sistem Peringatan Dini Pengendalian Penduduk sampai dengan tahun 2023 telah mencapai 100% atau telah melampaui target jangka menengah tahun 2024. Tidak sesuai dengan target yang telah ditentukan, rekapitulasi Siperindu ditargetkan seluruh Provinsi dan Kabupaten/Kota melaporkan Rencana Aksi dalam aplikasi Siperindu Online. Gambar.3.2 Rekapitulasi Rencana Aksi Sistem Peringatan Dini Pengendalian Penduduk Tahun 2023 Sumber Data: https://siperindu.online/2023/pb/renaksi_kab 4. Upaya Yang Telah Dilakukan Untuk Pencapaian Target Kinerja Upaya yang telah dilakukan untuk pencapaian target kinerja adalah sebagai berikut: a. Penguatan internalisasi kebijakan sistem peringatan dini pengendalian penduduk di tingkat provinsi dan kabupaten/kota dilaporkan
139 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 pada aplikasi Siperindu. Kegiatan yang dilakukan disesuaikan dengan pedoman yang ada pada aplikasi Siperindu, pengendalian penduduk yang harus dilaksanakan di Kabupaten/Kota adalah pengaturan jumlah dan peningkatan kualitas penduduk, sedangkan untuk tingkat provinsi, isu kependudukan yang dilaksanakan adalah pengentasan masalah stunting. Mengacu kepada aplikasi siperindu, maka pelaksanaan program peringatan dini pengendalian penduduk terkait dengan isu kependudukan dapat dilihat pada tabel dibawah ini. Tabel.3.58 Pelaksanaan Sistem Peringatan Dini Pengendalian Penduduk NO Wilayah Pelaksanaan Isu Kerkait Kependudukan Keterangan Pelaksanaan 1 Provinsi Fasilitasi Pengukuran Indikator Kerentanan Dampak Kependudukan dan Sosialisasi Siperindu Kegiatan dilaksanakan di Kantor DP3ACSKB Provinsi Bangka Belitung pada bulan Desember 2023 Terlaksana 2 Kegiatan 2 Kabupaten/ Kota Fasilitasi Pengukuran Indikator Kerentanan Dampak Kependudukan dan Sosialisasi Siperindu Dilaksanakan melalui Monitoring dan Evaluasi Siperindu di Kabupaten/Kota pada bulan Oktober s/d November 2023 Terlaksana 1 kegiatan di setiap Kabupaten/Kota Sumber: Laporan Feedback Monitoring dan Evaluasi Ditjakduk BKKBN Untuk penanganan stunting, pada tingkat Provinsi dan Kabupaten dilaksanaan melalui penggerakan Kampung KB berupa Pemberdayaan kelompok masyarakat di Kampung KB serta mengoptimalkan program Dashat (Dapur Sehat Atasi Stunting) yang bekerjasama dengan mitra kerja seperti PKK dan Posyandu. Sedangkan untuk pengendalian kuantitas penduduk dilaksanakan dengan penguatan lini lapangan dan KIE masyarakat dalam memberikan informasi mengenai program Bangga Kencana. b. Fasilitasi pembinaan penggunaan dan pengisian aplikasi Siperindu yang dilakukan di 7 kabupaten/kota. Kegiatan Fasilitasi Pengukuran Indikator Kerentanan Dampak Kependudukan dan Sosialisasi Siperindu dilaksanakan di 7 Kabupaten/Kota melalui
140 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 Monitoring dan Evaluasi Siperindu serta Fasilitasi dan Pembinaan di OPD KB Kabupaten/Kota. Kegiatan ini dilaksanakan bersama tim Pengendalian Penduduk OPD KB Kabupaten/Kota dengan materi Pengukuran Indikator Kerentanan Dampak Kependudukan dan Sosialisasi Siperindu. Kegiatan fasilitasi ini dilaporkan dalam agenda kegiatan di Siperindu.online. c. Monitoring dan Evaluasi Sistem Peringatan Dini Pengendalian Penduduk dilaksanakan di Kabupaten Bangka Tengah, Bangka Barat, Bangka dan Bangka Selatan. Kegiatan ini hanya dianggarkan di 3 Kabupaten sesuai dengan target pada tahun 2023 dengan agenda sosialisasi Siperindu.online. 5. Kendala Yang Dihadapi dalam Pencapaian Target Kinerja Kendala yang dihadapi dalam upaya untuk pencapaian target tersebut antara lain: a. Sistem Peringatan Dini Pengendalian Penduduk (Siperindu) dalam bentuk versi baru yaitu siperindu.online baru dilaunching di bulan Juli 2023 atau di semester II. Pada bulan Juli s/d Oktober 2023 baru dilakukan pembuatan akun admin baik di Provinsi yaitu Perwakilan BKKBN dan Pemerintah Provinsi, maupun di Kabupaten/Kota yaitu OPD KB Kabupaten/Kota. Sehingga pelaksanaan kegiatan baru bisa dilaksanakan di triwulan IV. b. Provinsi dan Kabupaten/Kota tidak ada menganggarkan atau merencanakan kegiatan yang berkaitan dengan sistem peringatan dini dampak kependudukan. Sehingga untuk pengisian di Siperindu.online pada menu agenda kegiatan dan laporan rencana aksi sangat membutuhkan pendampingan dari Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
141 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 6. Manfaat Capaian Indikator Kinerja Bagi Masyarakat Manfaat Indikator Jumlah pemerintah daerah yang melaksanakan Sistem Peringatan Dini Pengendalian Penduduk bagi Masyarakat antara lain: a. Siperindu menampilkan data kerentanan isu kependudukan untuk memperingatkan potensi atau masalah kependudukan yang akan timbul baik segera ataupun yang akan datang akibat situasi kependudukan untuk dapat menjadi dasar dalam pengambilan keputusan pemerintah serta perubahan pengetahuan, sikap, dan prilaku masyarakat b. Sebagai alat bantu bagi pemerintah dan masyarakat dalam mendapatkan informasi peringatan dini situasi kependudukan serta rekomendasi kebijakan untuk kesiapsiagaan dan respon terhadap program pengendalian penduduk. 7. Analisis Efisiensi Penggunaan Sumber Daya Automative adjusment anggaran di tahun 2023 menuntut bidang Pengendalian Penduduk Perwakilan BKKBN Provinsi Kep. Bangka Belitung untuk lebih mengoptimalkan potensi yang ada dalam usaha pencapaian target kinerja program Bangga Kencana dengan cara pelaksanaan sebagian kegiatan strategis yang terkena dampak automative adjustment secara online serta meningkatkan keterlibatan tim kerja pengendalian penduduk dalam pelaksanaan kegiatan. 8. Rekomendasi Upaya Perbaikan Tahun Berikutnya Adapun rencana perbaikan dalam rangka peningkatan kinerja dilakukan melalui langkah sebagai berikut: a. Meningkatkan fasilitasi dan koordinasi dengan unit kerja, pemerintah daerah, lintas sektor dan mitra terkait terkait pengelolaan peringatan dini pengendalian penduduk;
142 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 b. Peningkatan kapasitas para pengelola peringatan dini pengendalian penduduk baik di tingkat provinsi, maupun kabupaten/kota. A.2.11. Jumlah Kampung KB yang melaksanakan penanganan terpadu isu kependudukan Definisi operasional dari indikator ini adalah jumlah Kampung Keluarga Berkualitas yang telah melaksanakan integrasi dan konvergensi program serta kegiatan bersama lintas sector dalam rangka intervensi penanganan isu kependudukan secara terpadu sebagai upaya peningkatan kualitas manusia, keluarga, dan masyarakat di tingkat desa/kelurahan. 1. Perbandingan Antara Target dan Realisasi Kinerja Tahun 2023 Capaian indikator jumlah Kampung KB yang melaksanakan penanganan terpadu isu kependudukan dilihat dari keterlibatan OPD Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana serta lintas sektor dalam pelaksanaan program/kegiatan di Kampung KB. Perbandingan target dan realisasi indikator kinerja dapat dilihat pada tabel berikut ini: Tabel.3.59 Perbandingan Antara Target dan Realisasi Kinerja Tahun 2023 Indikator Kinerja Kegiatan Target 2023 Capaian 2023 Persentase Capaian Jumlah Kampung KB yang melaksanakan penanganan terpadu isu kependudukan 95 Kampung KB 95 Kampung KB 100% Sumber: Laporan Feedback Monitoring dan Evaluasi Ditjakduk BKKBN Berdasarkan tabel di atas target indikator kinerja kegiatan pada tahun 2023 adalah sejumlah 95 Kampung KB yang melaksanakan penanganan terpadu isu kependudukan dan sudah tercapai 100% atau sejumlah 95 Kampung KB.
143 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 2. Perbandingan Target dan Realisai Kinerja Tahun Ini Dengan Tahun Lalu dan Beberapa Tahun Terakhir Perbandingan target dan capaian indikator Jumlah Kampung KB yang melaksanakan penanganan terpadu isu kependudukan tahun 2021 sampai 2023 dapat dilihat pada tabel dibawah ini : Tabel.3.60 Perbandingan Target Dan Realisasi Kinerja Tahun 2021 – 2023 Indikator Kinerja Kegiatan 2021 2022 2023 Target Capaian % Target Capaian % Target Capaian % Jumlah Kampung KB yang melaksanakan penanganan terpadu isu kependudukan 92 Kampung KB 88 Kampung KB 95,65% 94 Kampung KB 94 Kampung KB 100% 95 Kampung KB 95 Kampung KB 100% Sumber: Laporan Feedback Monitoring dan Evaluasi Ditjakduk BKKBN Jika dibandingkan dengan capaian tahun 2022 dan 2021, pencapaian indikator Jumlah Kampung KB yang melaksanakan penanganan terpadu isu kependudukan mengalami kenaikan yaitu dari 92 Kampung KB pada tahun 2021 meningkat menjadi 94 Kampung KB tahun 2022 kemudian meningkat menjadi 95 Kampung KB pada tahun 2023. Pencapaian pada tahun 2023 sebesar 100% yang dilaksanakan oleh 95 Kampung KB dari berbagai kategori/klasifikasi. Grafik.3.13 Trend target dan Realisasi Jumlah Kampung KB yang melaksanakan penanganan terpadu isu kependudukan Tahun 2021 – 2023 Sumber: Laporan Feedback Monitoring dan Evaluasi Ditjakduk BKKBN 92 94 95 88 94 95.65 95 100 100 80 85 90 95 100 105 2021 2022 2023 Target Realisasi Persentase
144 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 Grafik di atas menunjukkan capaian indikator Jumlah Kampung KB yang melaksanakan penanganan terpadu isu kependudukan menunjukkan trend meningkat dari tahun 2021 sampai 2023. 3. Perbandingan Antara Realisasi Kinerja Sampai dengan Tahun 2023 dengan Target Jangka Menengah yang Terdapat dalam Dokumen Perencanaan Strategis Organisasi Sesuai Renstra Perwakilan BKKBN Provinsi Kep. Bangka Belitung 2020-2024, telah ditetapkan target capaian kinerja sampai tahun 2024 sebagai tahun akhir RPJMN. Perlu diperkirakan posisi capaian tahun 2023 dibandingkan dengan target akhir tahun 2024. Perbandingan capaian tahun 2023 dengan target Renstra adalah sebagai berikut: Tabel.3.61 Perbandingan Target dan Realisasi Kinerja IKK Tahun 2023 dengan Target Akhir Renstra Tahun 2020-2024 Indikator Kinerja Kegiatan Target 2024 Capaian Sampai 2023 Persentase Capaian Jumlah Kampung KB yang melaksanakan penanganan terpadu isu kependudukan 166 Kampung KB (60%) 95 Kampung KB 57% Sumber: Laporan Feedback Monitoring dan Evaluasi Ditjakduk BKKBN Jika dibandingkan dengan target jangka menengah tahun 2024, capaian untuk indikator Jumlah Kampung KB yang melaksanakan penanganan terpadu isu kependudukan sampai dengan tahun 2023 telah mencapai 57% atau sejumlah 95 Kampung KB. 4. Upaya Yang Telah Dilakukan Untuk Pencapaian Target Kinerja Upaya yang telah dilakukan untuk meningkatkan capaian kinerja tersebut antara lain: a. Fasilitasi dan Pembinaan Kampung KB dilaksanakan di 7 Kabupaten/Kota sebagai upaya meningkatkan pengelolaan Kampung KB sekaligus memaparkan isu kependudukan.
145 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 Kegiatan ini melibatkan PKB/PLKB dan mitra kerja antara lain OPD KB Kabupaten/Kota, dinas/instansi terkait, Kepala/aparat desa, Pokja Kampung KB dan Kader KB. b. Penguatan Kampung KB mencakup pengelolaan dan intervensi kegiatan di Kampung KB. Intervensi kegiatan di Kampung KB melibatkan kerjasama mitra lintas sektor untuk meningkatkan kualitas Kampung KB. Penilaian dan statistik Kampung KB dapat diakses melalui website kampung KB. Keterlibatan lintas sektor dan mitra kerja ini dilakukan melalui kegiatan pendidikan, keagamaan, ekonomi, sosial dan lingkungan termasuk didalamnya isu kependudukan. c. Monitoring dan Evaluasi Kampung KB untuk melihat perkembangan Kampung KB dalam hal pengelolaan dan pelaksanaan kegiatan termasuk didalamnya muatan tentang isu kependudukan. 5. Kendala Yang Dihadapi dalam Pencapaian Target Kinerja Kendala yang dihadapi dalam upaya pencapaian kinerja tersebut antara lain: a. Beberapa Desa/Kelurahan masih memisahkan kegiatan antara Desa/Kelurahan dengan Kampung KB walaupun berdasarkan Inpres Nomor 3 Tahun 2022 seluruh Desa/Kelurahan harus menjadi Kampung KB. Hal ini mengakibatkan terbatasnya kegiatan Kampung KB di beberapa Desa/Kelurahan. b. Dana Bantuan Operasional Bidang KB (BOKB) yang diterima Kabupaten/Kota penggunaannya terbatas pada Kampung KB dengan klasifikasi Mandiri dan Berkelanjutan sehingga tidak seluruh Kampung KB memperoleh anggaran BOKB untuk pelaksanaan koordinasi di Kampung KB. Pada tahun 2023 jumlah Kampung KB dengan kategori Mandiri sebanyak 11 dan
146 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 kategori Berkelanjutan sebanyak 45. Sedangkan Kampung KB dengan kategori Dasar sebanyak 126 dan kategori Berkembang sebanyak 34 (Sumber Data: https://kampungkb.bkkbn.go.id/rekap-klasifikasi) 6. Manfaat Capaian Indikator Kinerja Bagi Masyarakat Manfaat Indikator Jumlah Kampung KB yang melaksanakan penanganan terpadu isu kependudukan antara lain: a. Kampung KB menjadi salah satu program strategis dalam pelaksanaan Program Bangga Kencana. Dengan semakin banyaknya jumlah Kampung KB yang terbentuk dengan pelaksanaan penanganan terpadu isu kependudukan maka masyarakat akan lebih waspada terhadap masalah kependudukan yang merupakan sumber utama masalah di dunia. b. Masyarakat perlu memahami pentingnya isu kependudukan untuk mencegah masalah-masalah yang timbul akibat dampak dari jumlah penduduk yang terus bertambah. 7. Analisis Efisiensi Penggunaan Sumber Daya Automative adjusment anggaran di tahun 2023 menuntut bidang Pengendalian Penduduk Perwakilan BKKBN Provinsi Kep. Bangka Belitung untuk lebih mengoptimalkan potensi yang ada dalam usaha pencapaian target kinerja program Bangga Kencana dengan cara : a. Melaksanaan sebagian kegiatan strategis yang terkena dampak automative adjustment secara online. b. Melibatkan lintas sektor untuk melakukan kegiatan dan intervensi program di Kampung KB. c. Melibatkan pemerintah desa dalam pengelolaan Kapung KB terutama dukungan anggaran dalam pengelolaan Kampung KB.
147 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 8. Rekomendasi Upaya Perbaikan Tahun Berikutnya Adapun rencana perbaikan dalam rangka peningkatan kinerja dilakukan melalui langkah sebagai berikut: a. Meningkatkan fasilitasi dan koordinasi dengan unit kerja, pemerintah daerah, lintas sektor dan mitra terkait terkait pengelolaan Kampung KB b. Memperkuat peran dan kewenangan pemerintah setingkat desa dalam penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas; c. Meningkatkan kemitraan dengan lintas sektor dan mitra kerja dalam mengoptimalisasi penyelenggaraan Kampung KB. • Tim Kerja KBKR Tabel.3.62 Capaian IKK Bidang KBKR Tahun 2023 No. Sasaran Indikator Kinerja Target 2023 Capaian 2023 Persentase Sumber Data Meningkatnya Pelaksanaan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana di seluruh tingkatan wilayah Persentase Fasilitas Kesehatan (Faskes) yang siap melayani KB MKJP 85,62% 86,2 % 100,68 % Tim Kerja KBKR Indeks Informasi Metode KB (Method Information Index/MII) 63,86 (Skala 0-100) 50,62 (Skala 0 – 100) 79,27 % Tim Kerja KBKR Persentase kesertaan KB di Kabupaten/Kota dengan kesertaan rendah 63,85% Peserta KB 59,3 % Peserta KB 92,90 % Tim Kerja KBKR Persentase Kehamilan yang Tidak Diinginkan 28,6% 10,6 % 269,81 % Tim Kerja KBKR Persentase Pelayanan KB Pasca Persalinan 73% 75,3 % 103,15 % Tim Kerja KBKR Sumber Data : Renstra BKKBN Babel 2020-2024 dan Pendataan Keluarga BKKBN 2023 A.2.12. Persentase Fasilitas Kesehatan (Faskes) yang siap melayani KB MKJP 1. Capaian Target Tahun 2023 Dalam mencapai Fasilitas Kesehatan (Faskes) yang Siap Melayani KB MKJP diperlukan indikator pendukung yaitu Sumber Daya Manusia (SDM) yaitu Dokter/ Bidan terlatih Pelayanan KB IUD dan Implan, Ketersediaan Alat dan Obat Kontrasepsi Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) IUD dan Implan di Faskes setiap bulannya selama 1 (satu) tahun,
148 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 serta ketersediaan sarana dan prasarana pendukung pelayanan KB diantaranya IUD Kit dan Implan Kit disetiap Faskes. Target pada indikator ini adalah Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang terdiri dari: a. Puskesmas atau yang setara; b. Praktik dokter; c. Klinik pratama atau yang setara; d. Rumah sakit kelas D pratama atau yang setara. Target pada indikator ini dikhususkan pada FKTP yang teregistrasi di BKKBN, karena FKTP sebagai tempat pelayanan kesehatan primer harus mampu melayani pelayanan KB lengkap. Sedangkan FKRTL/ rumah sakit tidak ditetapkan sebagai target karena pada program jaminan kesehatan harus ada mekanisme rujukan dengan indikasi medis untuk pelayanan KB MKJP. Berdasarkan Data Siga Capaian Tahun 2023 untuk capaian Persentase Fasilitas Kesehatan (Faskes) yang siap melayani KB MKJP % di Tahun 2023 dari target 85,62% dengan realisasi capaian 71,76% sehingga Persentase capaian 83,82%. Dengan tabel sebagai berikut: Tabel.3.63 Perbandingan Antara Target dan Realisasi Kinerja Tahun 2023 Indikator Kinerja Kegiatan Target 2023 Capaian 2023 Persentase Capaian (%) Persentase Fasilitas Kesehatan (Faskes) yang Siap Melayani KB MKJP 85,62% 86,2% 100,68 Sumber data : SIGA BKKBN 2023 2. Perbandingan Capaian Target 2023 dengan Tahun 2021 – 2022 Untuk capaian realisasi Indikator Kinerja Kegiatan (IKK) tahun 2021 sampai dengan tahun 2023. Target dan realisasi kinerja
149 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 tahun 2021 sampai dengan tahun 2023 dapat di lihat pada tabel dibawah ini: Tabel.3.64 Perbandingan Target Dan Realisasi Kinerja Tahun 2021 – 2023 Indikator Kinerja Kegiatan 2021 2022 2023 Target Capaian % Target Capaian % Target Capaian % Persentase Fasilitas Kesehatan (Faskes) yang siap melayani KB MKJP 70,34 70,34 100% 77,98 60,47 77,55% 85,62 86,2 100,68 Sumber data : SIGA BKKBN 2023 Apabila melihat perbandingan dari tiga tahun yaitu tahun 2021 – 2023 untuk capaian Indikator Kinerja Kegiatan terjadi fluktuatif, karena di capaian tahun 2022 terjadi penurunan. 3. Perbandingan Capaian Target 2023 dengan Target Jangka Menengah 2024 Pengukuran capaian kinerja tahun 2023 kemudian dibandingkan dengan target akhir periode jangka menengah yaitu target Renstra Perwakilan BKKBN Provinsi Kep. Bangka Belitung tahun 2020 – 2024 yaitu sebagai berikut: Tabel.3.65 Perbandingan Target dan Realisasi Kinerja IKK Tahun 2023 dengan Target Akhir Renstra Tahun 2020-2024 No Indikator Kinerja Kegiatan Target Akhir Renstra 2020 - 2024 Capaian Sampai 2023 Capaian % 1 Persentase Fasilitas Kesehatan (Faskes) yang Siap Melayani KB MKJP 93,26 86,2 92,42% Sumber data : SIGA BKKBN 2023 Berdasarkan table diatas perhitungan Persentase Fasilitas Kesehatan (Faskes) yang Siap Melayani KB MKJP ditahun 2023 telah mencapai 92,42 % dari Renstra target Jangka Menengah ditahun 2024. 4. Upaya yang dilakukan dalam Pencapaian Target Upaya-upaya yang dilakukan untuk pencapaian indikator kinerja kegiatan ini antara lain : a. Memperkuat kewenangan dalam pengelolaan dan penyediaan Alat, Obat Kontrasepsi serta sarana penunjang Pelayanan KB untuk kebutuhan Pasangan
150 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 Usia Subur (PUS) dengan berpedoman pada Standarisasi Pelayanan KB; b. Pemantauan dan evaluasi Kesiapan Faskes dalam melayani KB MKP yaitu pengisian K/O/Faskes serta Register Alokon (R/II/KB) melalui Aplikasi SIGA secara bulanan, Trimester, tiap Semester dan tahunan; c. Memenuhi kebutuhan Alokon serta memastikan alat dan obat kontasepsi IUD dan Implan tersedia disetiap Fasilitas Pelayanan Kesehatan melalui pemantauan SIRIKA; d. Memastikan OPD KB Kabupaten/Kota melakukan pembinaan dan evaluasi secara berkala dengan mengoptimalkan dukungan Dana Alokasi Khusus Bantuan Operasional Keluarga Berencana (DAK BOKB) Koordinasi dan Pembinaan Fasyankes. 5. Kendala Yang Dihadapi dalam Pencapaian Target Kinerja Kendala yang dihadapi dalam pencapaian indikator kinerja kegiatan ini antara lain: a. Pencatatan dan pelaporan Alokon di Fasyankes masih belum optimal, Fasyankes masih ada yang tidak melaporkan stok alokon IUD dan Implan setiap bulannya di Register Alokon (R/II/KB); b. Ketersediaan SDM (Bidan/Dokter terlatih Pelatihan IUD dan Implan) serta ketersediaan sarana dan prasarana pelayanan KB (IUD Kit dan Implan Removal Kit) masih ada yang belum tercatatat dalam K/O/KB Fasyankes. 6. Analisis Manfaat Capaian Indikator ke Masyarakat Kesiapan Faskes dalam melayani KB MKJP memiliki peran dan manfaat yang sangat penting yaitu : a. Ketersediaan Alat dan obat kontrasepsi (IUD dan Implan), Bidan/Dokter terlatih serta sarana dan prasarana penunjang pelayanan KB sebagai unsur Utama dalam pelaksanaan Pelayanan KB bagi masyarakat yaitu Pasangan Usia Subur; b. Faskes siap melayani KB MKJP mendukung tercapaianya Indikator Kinerja Utama yaitu meningkatnya Angka
151 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 Prevalensi Kontrasepsi Modern (mCPR) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. 7. Analisis atas Efesiensi Penggunaan Sumber Daya Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam upaya meningkatkan kesiapan FKTP melayani MKJP telah melaksanakan beberapa kegiatan bekerjasama dengan mitra kerja terkait serta organisasi profesi salah satunya adalah peningkatan kompetensi tenaga provider melalui aplikasi monika, melalui aplikasi monika ini tenaga provider yang telah mengikuti pelatihan akan mendapatkan sertifikat kompetensi hanya dengan menyampaikan bukti dukung pelayanan melalui aplikasi ini, sehingga BKKBN dapat mengurangi anggaran dalam pelaksanaan pelatihan. Dalam hal ketersediaan sarpras, BKKBN telah menyediakan anggaran melalui DAK Fisik yang telah diperoleh oleh 9 Kabupaten/Kota, dengan adanya anggaran ini diharapkan pelayanan KB menjadi lebih efektif dan efisien. Untuk pemenuhan ketersediaan alat dan obat kontrasepsi di FKTP, Perwakilan BKKBN Provinsi Kep. Bangka Belitung mengoptimalkan pemanfaatan penggunaan aplikasi SIRIKA, dimana dengan penggunaan aplikasi SIRIKA ini, memudahkan OPD KB Kab/Kota mengetahui ketersediaan alat dan obat kontrasepsi di Faskes sehingga menghindari terjadinya stok out alokon, stok alokon yang berlebih, maupun stok alokon yang kurang. A.2.13. Indeks Informasi Metode KB (Method Information Index/MII) 1. Capaian Target Tahun 2023 Untuk mewujudkan sasaran kegiatan beserta IKK Indeks Informasi Metode KB (Method Information Index/MII), telah di tetapkan unsur/indicator pengukuran sebagai berikut: a. Peserta KB mendapatkan Informasi mengenai Alat/Obat/cara KB; b. Peserta KB mendapatkan Informasi Efek Samping;
152 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 c. Peserta KB mendapatkan Informasi tindakan jika ada efek samping. Adapun untuk mewujudkan capaian Indeks Informasi Metode KB (Method Information Index/MII), beberapa hal yang menjadi indikator capaian ini antara lain: a. Tersedianya jumlah Tenaga Pelayanan mendapatkan fasilitasi kompetensi (Kumulatif) dengan penyediaan fasilitasi peningkatan kompetensi bagi Tenaga Pelayanan KB. Hal ini tercermin dengan jumlah tenaga kesehatan (dokter dan bidan) yang sudah mengikuti pelatihan Contraceptive Technology Update (CTU) IUD/Implan yang diselenggarakan oleh BKKBN periode tahun 2011-2016 yang memperoleh fasilitasi sertifikat kompetensi melalui website Monitoring Berkualitas (MONIKA). b. Tercapainya Indeks kualitas Pelayanan KB Berkualitas dengan cara Pengelolaan Kebijakan, Strategi, dan Materi informasi Pelayanan KB berkualitas, peningkatan koordinasi kemitraan Pelayanan KB berkualitas, serta Pembinaan, monitoring dan Evaluasi Peningkatan Kualitas Pelayanan KB Terdapat 6 (enam) elemen atau variabel pelayanan KB yang berkualitas, yaitu: 1) Pemberian informasi seluruh metode kontrasepsi. 2) Hubungan provider dengan klien (interpersonal). 3) Informasi efek samping metode kontrasepsi. 4) Kompetensi provider (bidan/dokter). 5) Mekanisme agar klien/calon akseptor selalu menggunakan metode kontrasepsi. 6) Pelayanan ekstra kepada klien (pemeriksaan kesehatan reproduksi, IVA, dan lain-lain) Berdasarkan hasil survey Indeks Informasi Metode KB (Methode Information Index/MII) tahun 2023 sebagai berikut: Tabel.3.66 Perbandingan Antara Target dan Realisasi Kinerja Tahun 2023 No Indikator Kinerja Kegiatan Target 2023 Capaian 2023 Persentase Capaian (%) 1 Indeks Informasi Metode KB (Method Information Index/MII) 63,86 50,64 79,30 % Sumber data : SIGA BKKBN 2023
153 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 Berdasarkan tabel diatas, dari target yang ditetapkan ditahun 2023 yaitu sebesar 63,86% tercapai 50,64%, sehingga Persentase capaian Indeks Informasi Metode KB di tahun 2023 yaitu 79,30%. 2. Perbandingan Capaian Target 2023 dengan Tahun 2021 – 2022 Untuk capaian realisasi Indikator Kinerja Kegiatan (IKK) tahun 2021 sampai dengan tahun 2023. Target dan realisasi kinerja tahun 2021 sampai dengan tahun 2023 dapat di lihat pada tabel dibawah ini: Tabel.3.67 Perbandingan Target Dan Realisasi Kinerja Tahun 2021 – 2023 Indikator Kinerja Kegiatan 2021 2022 2023 Target Capaian % Target Capaian % Target Capaian % Indeks Informasi Metode KB (Method Information Index/ MII) 60,8 n/a n/a 62,33 49,98 80,18% 63,86 50,64 79,30% Sumber data : SIGA BKKBN 2023 Apabila melihat perbandingan dari tiga tahun yaitu tahun 2021 – 2023 untuk capaian Indikator Kinerja Kegiatan mengalami penurunan di tahun 2023 dibandingkan di tahun 2022. 3. Perbandingan Capaian Target 2023 dengan Target Jangka Menengah 2024 Pengukuran capaian kinerja tahun 2023 kemudian dibandingkan dengan target akhir periode jangka menengah yaitu target Renstra Perwakilan BKKBN Provinsi Kep. Bangka Belitung tahun 2020 – 2024 yaitu sebagai berikut: Tabel.3.68 Perbandingan Target dan Realisasi Kinerja IKK Tahun 2023 dengan Target Akhir Renstra Tahun 2020-2024 Indikator Kinerja Kegiatan Target Akhir Renstra 2020 - 2024 Capaian Sampai 2023 Capaian % Indeks Informasi Metode KB (Method Information Index/MII) 65,63 50,64 77,16% Sumber data : SIGA BKKBN 2023
154 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 Berdasarkan table diatas perhitungan Indeks Informasi Metode KB ditahun 2023 telah mencapai 77,16 % dari Renstra target Jangka Menengah ditahun 2024. 4. Upaya yang dilakukan dalam Pencapaian Target Upaya-upaya yang dilakukan untuk pencapaian indikator kinerja kegiatan ini antara lain : a. Memperkuat komitmen Pemerintah Daerah, organisasi profesi, dan mitra kerja dalam mendukung penyelenggaraan program peningkatan kesertaan KB jalur swasta; b. Mengoptimalkan peran sektor swasta dalam pelayanan KB dan kesehatan reproduksi (Tempat Praktik Mandiri Bidan); c. Meningkatkan Kompetensi dari Tenaga Pelayanan serta Tenaga Lini Lapangan dalam memberikan Konseling maupun KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) pada Pasangan Usia Subur mengenai Alat/ obat serta Cara KB/Kontrasepsi, Efek Samping, serta Tindakan yang dilakukan apabila terjadi Efek samping/Komplikasi pasca Pemasangan/penggunaan Alat/Obat Kontasepsi; d. Memperkuat Komitmen dan kerjasama dalam peningkatan kompetensi tenaga pelayanan dan pengelola program dalam penyelenggaraan pelayanan KB Jalur swasta. 5. Kendala Yang Dihadapi dalam Pencapaian Target Kinerja Kendala yang dihadapi dalam pencapaian indikator kinerja kegiatan ini antara lain: a. Dari sisi akseptor karena kurangnya pengetahuan masyarakat terkait alat kontrasepsi, efek samping dan tindakan apabila terjadi efek samping bisa karena kurang akses informasi baik dari Nakes, Penyuluh KB, media massa, media social, atau tingkat Pendidikan yang kurang;
155 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 b. Dari sisi tenaga KIE (PKB/Kader) kurang memberikan informasi yang jelas kepada calon akseptor sebelum pelayanan, konseling KB tidak berjalan optimal; c. Dari sisi tenaga kesehatan masih banyak Nakes belum mendapat updating pelatihan KB, masih kurang kompetennya tenaga kesehatan dalam memberikan konseling KB termasuk pelayanan KB; d. Belum optimalnya sertifikasi kompetensi tenaga kesehatan pelayanan KB (bidan, dokter, dan dokter obgyn); e. Masih kurang dan belum meratanya tenaga kesehatan/provider yang terlatih dan mampu untuk melakukan pelayanan KB; f. Belum semua kerjasama dengan mitra kerja diimplementasikan dan ditindaklanjuti di Kabupaten/Kota. 6. Analisis Manfaat Capaian Indikator ke Masyarakat Dengan tercapaian IKK Indeks Informasi Metode KB di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung maka akan mendapatkan capaian sebagai berikut: a. Masyarakat (Pasangan Usia Subur) pengguna Alat dan Obat Kontrasepsi merasa nyaman dalam menggunakan Alkon tersebut; b. Terjadinya Komplikasi maupun kegagalan dalam ber KB akan dapat diminimalisir atau kemungkinan terjadi sangat kecil; c. Keberlangsungan kesertaan ber KB akan terjaga/lestari; d. Angka Tingkat Putus Pakai PUS ber KB akan kecil kemungkinannya 7. Analisis atas Efesiensi Penggunaan Sumber Daya Konseling KB oleh Tenaga Lini Lapangan kini banyak dilaksanakan melalui media sosial seperti misalnya melalui podcast, reels Instagram, maupun social media lainnya. Hal
156 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 ini merupakan salah satu upaya efisiensi dari segi waktu, tenaga maupun anggaran. A.2.14. Persentase kesertaan KB di Kabupaten/Kota dengan kesertaan rendah 1. Capaian Target Tahun 2023 Indikator kinerja kegiatan (IKK) Persentase kesertaan KB di kab/kota dengan kesertaan rendah dihitung dengan perbandingan peserta KB aktif (PA) modern terhadap pasangan usia subur (PUS) pada kabupaten/kota dengan kesertaan rendah. Target dan realisasi tahun 2023 dapat dilihat pada table di bawah ini: Tabel.3.69 Perbandingan Antara Target dan Realisasi Kinerja Tahun 2023 No Indikator Kinerja Kegiatan Target 2023 Capaian 2023 Persentase Capaian (%) 1 Persentase Kesertaan KB di Kabupaten/Kota dengan Kesertaan Rendah 63,83% 59,3% 92,90% Sumber data : SIGA BKKBN 2023 2. Perbandingan Capaian Target 2023 dengan Tahun 2021 – 2022 Untuk capaian realisasi Indikator Kinerja Kegiatan (IKK) tahun 2021 sampai dengan tahun 2023. Target dan realisasi kinerja tahun 2021 sampai dengan tahun 2023 dapat di lihat pada tabel dibawah ini : Tabel.3.70 Perbandingan Target Dan Realisasi Kinerja Tahun 2021 – 2023 Indikator Kinerja Kegiatan 2021 2022 2023 Target Capaian % Target Capaian % Target Capaian % Persentase Kesertaan KB di Kabupaten/Kota Kesertaan Rendah 63,47 n/a n/a 63,65 53,97 84,97% 63,83 69,3% 92,11% Sumber data : SIGA BKKBN 2023 Apabila melihat perbandingan dari tiga tahun yaitu tahun 2021 – 2023 untuk capaian Indikator Kinerja Kegiatan mengalami kenaikan di tahun 2023.
157 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 3. Perbandingan Capaian Target 2023 dengan Target Jangka Menengah 2024 Pengukuran capaian kinerja tahun 2023 kemudian dibandingkan dengan target akhir periode jangka menengah yaitu target Renstra Perwakilan BKKBN Provinsi Kep. Bangka Belitung tahun 2020 – 2024 yaitu sebagai berikut : Tabel.3.71 Perbandingan Target dan Realisasi Kinerja IKK Tahun 2023 dengan Target Akhir Renstra Tahun 2020-2024 No Indikator Kinerja Kegiatan Target Akhir Renstra 2020 - 2024 Capaian Sampai 2023 Capaian % 1 Persentase Kesertaan KB di Kabupaten/Kota dengan Kesertaan Rendah 64,01% 69,3% 92,11% Sumber data : SIGA BKKBN 2023 Berdasarkan table diatas perhitungan Persentase Kesertaan KB di Kabupaten/Kota dengan Kesertaan Rendah ditahun 2023 telah mencapai 92,11% dari Renstra target Jangka Menengah ditahun 2024. 4. Upaya yang dilakukan dalam Pencapaian Target Upaya-upaya yang dilakukan untuk pencapaian indikator kinerja kegiatan ini antara lain : a. Mengoptimalkan peran dari jaringan institusi masyarakat (PPKBD/Sub PPKBD, Kelompok kegiatan, motivator dan kelompok KB Pria) untuk meningkatkan KIE, promosi dan konseling pelayanan KB jalur wilayah dan sasaran khusus; b. Mengoptimalkan pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dan Bantuan Operasional KB (BOKB) untuk mendukung program KB jalur wilayah dan sasaran khusus dalam bentuk Penggerakan Pelayanan KB MKJP; c. Mengoptimalkan sarana pendukung pelayanan KB Bergerak (Mobile) melalui Mobil Unit Pelayanan KB di Kabupaten dalam menjangkau pelaksanaan Pelayanan KB MKJP; d. Membuat peta kerja Pelayanan KB bagi wilayah dengan kesertaan rendah termasuk cakupan Unmetneed, mCPR, Putus Pakai.
158 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 e. Intensifikasi program peningkatan kesertaan KB dalam program KB dan KR melalui penguatan kesertaan KB di wilayah dan sasaran khusus; f. Optimalisasi pelayanan KB era JKN melalui penguatan penggerakan kesertaan KB; g. Melakukan fasilitasi pembinaan kesertaan KB diwilayah dengan kesertaan rendah; h. Melakukan integrasi penggarapan program dan pelayanan KB bersama mitra kerja; i. Integrasi penguatan kemitraan dalam rangka penggarapan KB dan KR pada kegiatan momentum. 5. Kendala Yang Dihadapi dalam Pencapaian Target Kinerja Kendala yang dihadapi dalam pencapaian indikator kinerja kegiatan ini antara lain: a. Belum optimalnya pemanfaatan DAK BOKB Penggerakan Pelayanan KB yang berkaitan dengan penyelenggaraan program peningkatan kesertaan KB di wilayah dan sasaran khusus; b. Belum optimalnya peran dari jaringan institusi masyarakat (PPKBD/Sub PPKBD, Kelompok kegiatan, motivator dan kelompok KB Pria) untuk meningkatkan KIE, promosi dan konseling pelayanan KB jalur wilayah dan sasaran khusus; c. Minat Masyarakat terhadap KB Pria yang semakin menurun; d. Jumlah dari Motivator KB Pria masih terbatas sehingga peran dari Tenaga Motivator KB Pria yang belum optimal dalam menggerakkan Masyarakat untuk KB Pria; e. Setiap Kabupaten/Kota belum memiliki Kelompok KB Pria yang Aktif; f. Pelaksanaan Pelayanan KB Mobile yang dilakukan di Kabupaten/Kota masih relative terbatas dikarenakan pembiayaan untuk KB Bergerak di Kabupaten/Kota yang terbatas.
159 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 6. Analisis Manfaat Capaian Indikator ke Masyarakat Aspek manfaat tercapainya indikator kinerja kegiatan kesertaan KB di Kabupaten/Kota dengan kesertaan rendah pada tahun 2023 berdampak bagi masyarakat khusunya dalam hal peningkatan akses dan kualitas pelayanan KB bagi masyarakat dan berdampak terhadap pencapaian target kinerja utama yaitu peningkatan mCPR, peningkatan PA KB MKJP dan penurunan Unmet need di provinsi Kepualauan Bangka Belitung 7. Analisis atas Efesiensi Penggunaan Sumber Daya Meskipun adanya refocusing anggaran terutama pada kegiatan perjalanan dinas dalam rangka melakukan sosialisasi, pembinaan, promosi dan KIE terkait program bangga kencana ke daerah/wilayah kabupaten/kota dengan kesertaan rendah, bukan berarti kegiatannya stagnan/terhenti, melainkan dapat memanfaatkan sisa anggaran secara efisien, efektif tepat sasaran, guna mendorong dan meningkatkan kesertaan KB di Kabupaten/kota. A.2.15. Persentase Kehamilan yang Tidak Diinginkan 1. Capaian Target Tahun 2023 Dalam rangka mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Tahun 2023, maka salah satu indikator kinerja kegiatan yang ada di Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi, khususnya di Subbidang Kesehatan Reproduksi adalah menurunkan persentase kehamilan yang tidak diinginkan. Adapun persentase tersebut dihasilkan dari perbandingan jumlah ibu hamil yang tidak ingin anak lagi maupun yang ingin hamil nanti/kemudian dengan jumlah ibu hamil di tahun berjalan. Yang termasuk ke dalam unsurunsur perhitungan persentase Kehamilan Tidak Diinginkan: a. Data ibu hamil yang tidak ingin anak lagi; b. Data ibu hamil yang ingin hamil nanti/kemudian;
160 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 c. Data ibu hamil di tahun berjalan. Berpedoman pada target Perjanjian Kinerja Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Tahun 2023, telah dicapai 269,81% persentase kehamilan yang tidak diinginkan. Artinya, capaian persentase kehamilan yang tidak diinginkan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah melampaui target yang ditetapkan. Tabel.3.72 Perbandingan Antara Target dan Realisasi Kinerja Tahun 2023 Indikator Kinerja Kegiatan Target 2023 Capaian 2023 Persentase Capaian (%) Persentase Kehamilan Yang Tidak Diinginkan 28,6 10,6 269,81% Sumber data : SIGA BKKBN 2023 2. Perbandingan Capaian Target 2023 dengan Tahun 2021 – 2022 Untuk capaian realisasi Indikator Kinerja Kegiatan (IKK) tahun 2021 sampai dengan tahun 2023. Target dan realisasi kinerja tahun 2021 sampai dengan tahun 2023 dapat di lihat pada tabel dibawah ini : Tabel.3.73 Perbandingan Target Dan Realisasi Kinerja Tahun 2021 – 2023 Indikator Kinerja Kegiatan 2021 2022 2023 Target Capaian % Target Capaian % Target Capaian % Persentase Kehamilan Yang Tidak Diinginkan n/a n/a n/a 29,10% 9,98 % 291,58% 28,6 10,6 269,81% Sumber data : SIGA BKKBN 2023 3. Perbandingan Capaian Target 2023 dengan Target Jangka Menengah 2024 Pengukuran capaian kinerja tahun 2023 kemudian dibandingkan dengan target akhir periode jangka menengah yaitu target Renstra Perwakilan BKKBN Provinsi Kep. Bangka Belitung tahun 2020 – 2024 yaitu sebagai berikut : Tabel.3.74 Perbandingan Target dan Realisasi Kinerja IKK Tahun 2023 dengan Target Akhir Renstra Tahun 2020-2024 Indikator Kinerja Kegiatan Target Akhir Renstra 2020 - 2024 Capaian Sampai 2023 Capaian % Persentase Kehamilan Yang Tidak Diinginkan 28,1 10,6 265,09% Sumber data : SIGA BKKBN 2023
161 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 4. Upaya yang dilakukan dalam Pencapaian Target Upaya-upaya yang dilakukan untuk pencapaian indikator kinerja kegiatan ini antara lain : a. Melaksanakan kegiatan pembinaan kesehatan reproduksi bagi remaja kelompok resiko tinggi (anak tidak sekolah) bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran kesehatan reproduksi kepada kelompok yang jarang menerima akses KIE dan Promosi; b. Mengoptimalkan peran Tim Pendamping Keluarga dalam pendampingan ibu hamil dan pascasalin untuk mencegah kehamilan tidak diinginkan; c. Mengoptimalkan peran stakeholder dalam promosi program keluarga berencana melalui kegiatan Optimalisasi Peran serta stakeholder dan Mitra dalam penurunan angka kematian ibu melalui KBPP d. Melakukan Intensifikasi program pendampingan ibu hamil dan ibu pascasalin; e. Melakukan penguatan koordinasi pendampingan ibu hamil dan pascasalin; f. Melakukan monitoring dan evaluasi pendampingan ibu hamil dan pascasalin. 5. Kendala Yang Dihadapi dalam Pencapaian Target Kinerja Kendala yang dihadapi dalam pencapaian indikator kinerja kegiatan ini antara lain: a. Belum Optimalnya peran Tim Pendamping Keluarga dalam melaksanakan pendampingan untuk percepatan penurunan stunting b. Belum Optimalnya promosi dan KIE program keluarga berencana khususnya kehamilan tidak diinginkan c. Masih kurangnya kesadaran masyarakat untuk memakai alat kontrasepsi sebagai perlindungan kesehatan reproduksi 6. Analisis Manfaat Capaian Indikator ke Masyarakat Aspek Manfaat tercapainya indikator kinerja kegiatan Kehamilan Tidak Diinginkan pada tahun 2023 adalah
162 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 semakin rendah angka kehamilan tidak diinginkan artinya semakin baik pemakaian kontrasepsi pada masyarakat, kualitas perencanaan kelahiran semakin baik, dan meningkatnya kesehatan reproduksi pada masyarakat. 7. Analisis atas Efesiensi Penggunaan Sumber Daya Di tahun 2022 masih dilakukan efisiensi anggaran sehingga kegiatan yang mendukung pencapaian Kesertaan KB Pasca Persalinan kurang optimal. Akan tetapi jika dilihat dari capaian KTD di Tahun 2022 yang telah mencapai target sebesar 98.99%, terlihat bahwa adanya Refocusing Anggaran tidak terlalu berpengaruh pada kinerja program. A.2.16. Persentase Pelayanan KB Pasca Persalinan Indikator Kinerja Kegiatan Subbid Kesehatan Reproduksi, memiliki target persentase jumlah ibu yang dilayani KB Pasca persalinan dibandingkan dengan jumlah ibu yang melahirkan. KB pasca persalinan merupakan upaya pencegahan kehamilan dengan menggunakan kontrasepsi segera setelah melahirkan sampai dengan 42 hari/6 minggu setelah melahirkan. Adapun alat dan obat kontrasepsi yang digunakan antara lain IUD, Implan, tubektomi, pil dan suntikan. Salah satu faktor yang memberikan dampak pada peningkatan Angka Kematian Ibu adalah risiko 4 Terlalu yang terdiri dari: 1. Terlalu Muda, yaitu melahirkan dibawah 21 tahun; 2. Terlalu Tua, yaitu melahirkan diatas 35 tahun; 3. Terlalu dekat, yaitu jarak kelahiran kurang dari 3 tahun; dan 4. Terlalu banyak, yaitu jumlah anak lebih dari 2. 1. Capaian Target Tahun 2023 Adapun capaian indikator kinerja kegiatan Persentase Pelayanan KB Pascapersalinan dapat dilihat pada tabel dibawah ini:
163 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 Tabel.3.75 Perbandingan Antara Target dan Realisasi Kinerja Tahun 2023 Indikator Kinerja Kegiatan Target 2023 Capaian 2023 Persentase Capaian (%) Persentase Pelayanan KB Pasca persalinan 73 % 75,3 % 103,15 % Sumber data : SIGA BKKBN 2023 dan Laporan Komponen KBKR 2. Perbandingan Capaian Target 2023 dengan Tahun 2021 – 2022 Tabel.3.76 Perbandingan Target Dan Realisasi Kinerja Tahun 2021 – 2023 Indikator Kinerja Kegiatan 2021 2022 2023 Target Capaian % Target Capaian % Target Capaian % Persentase Pelayanan KB Pasca persalinan 67% 73,86% 110,23% 70% 71,20% 101,71% 73 % 75,3 % 103,15 % Sumber data : SIGA BKKBN 2023 dan Laporan Komponen KBKR Melihat capaian pelayanan KB Pasca Persallinan 3 tahun terakhir menunjukkan kinerja sangat baik, yaitu capaian selalu diatas target. Di Tahun 2021 capaian sebesar 73,86% dengan target 67%, tahun 2022, pencapaian Pelayanan KB Pasca Persalinan sebesar 71,20% dengan target 70% dan pada tahun 2023 mengalami kenaikan capaian kinerja sebesar 75,3%dengan target 73%. 3. Perbandingan Capaian Target 2023 dengan Target Jangka Menengah 2024 Pengukuran capaian kinerja tahun 2023 kemudian dibandingkan dengan target akhir periode jangka menengah yaitu target Renstra Perwakilan BKKBN Provinsi Kep. Bangka Belitung tahun 2020 – 2024 yaitu sebagai berikut: Tabel.3.77 Perbandingan Target dan Realisasi Kinerja IKK Tahun 2023 dengan Target Akhir Renstra Tahun 2020-2024 Indikator Kinerja Kegiatan Target Akhir Renstra 2020 - 2024 Capaian Sampai 2023 Capaian % Persentase Pelayanan KB Pasca persalinan 75 75,3 100,4 Sumber data : SIGA BKKBN 2023 dan Laporan Komponen KBKR
164 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 Berdasarkan table diatas perhitungan Persentase Kesertaan KB di Kabupaten/Kota dengan Kesertaan Rendah ditahun 2023 telah mencapai 100,4% dari Renstra target Jangka Menengah ditahun 2024 4. Upaya yang dilakukan dalam Pencapaian Target Berdasarkan target persentase Pelayanan KB Pasca Persalinan ditahun 2023 yaitu 73 % dengan capaian sebesar 75,3 % telah tercapai sebagaimana dengan target yang telah ditentukan. Upaya-upaya dalam mencapai target tersebut dilakukan melalui: a. Melakukan kegiatan Optimalisasi Peran serta Stakeholder dan Mitra Dalam Penurunan Angka Kematian Ibu melalui KB Pascapersalinan di beberapa Kabupaten/Kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah dilaksanakan pada bulan Agustus 2023 b. Melakukan kegiatan Intensifikasi Pendampingan Ibu Hamil dan Ibu Pascapersalinan di 7 Kabupaten/kota yang telah dilaksanakan pada bulan Februari 2023 c. Melakukan kegiatan Penguatan Koordinasi Pendampingan Ibu Hamil dan Ibu Pascapersalinan di 7 Kabupaten/Kota yang telah dilaksanakan pada bulan September 2023 d. Melakukan kegiatan Orientasi Peningkatan Kapasitas Pendampingan Ibu Hamil dan Ibu Pascapersalinan di 7 Kabupaten/kota yang telah dilaksanakan pada bulan Mei 2023 e. Melakukan permintaan hasil pelayanan KB pasca persalinan dapat dilaporkan seluruhnya ke pencatatan/pelaporan SIGA 5. Kendala Yang Dihadapi dalam Pencapaian Target Kinerja Kendala yang dihadapi dalam pencapaian indikator kinerja kegiatan ini antara lain:
165 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 a. Masih kurangnya pemahaman baik masyarakat maupun pengelola program Bangga Kencana di Poktan tentang Kesehatan Reproduksi. b. Masih kurangnya kegiatan promosi dan konseling yang dilakukan OPD KB kabupaten/ kota secara berkelanjutan. c. Program peningkatan kualitas kesehatan reproduksi belum menjadi program prioritas daerah; d. Pengelolaan program peningkatan kualitas kesehatan reproduksi di lini lapangan belum memadai karena jumlah dan kompetensi PKB/PLKB yang relatif sedikit dan belum merata; e. Kompetensi pengelola program Bangga Kencana di tingkat kabupaten dan kota serta PKB/PLKB tentang kesehatan reproduksi yang masih kurang dan belum merata di setiap wilayah; f. Kurang optimalnya pelayanan KB dan kesehatan reproduksi di Rumah Sakit terutama sejak diberlakukannya program jaminan kesehatan nasional (JKN). Mekanisme rujukan ke Rumah Sakit harus dilakukan secara berjenjang, selain itu masih adanya hambatan pembiayaan pelayanan KB khususnya pada KB pascapersalinan di Rumah Sakit; g. Kurangnya strategi KIE kesehatan reproduksi yang menyasar pada kelompok masyarakat tertentu sesuai dengan pendekatan sosiokultural, komprehensif, aplikatif dan mudah diperoleh; h. Belum optimalnya sistem pencatatan dan pelaporan pelayanan promosi dan konseling kesehatan reproduksi; i. Kurangnya pemanfaatan dana BOKB dalam mendukung peningkatan promosi KB dan kesehatan reproduksi di daerah.
166 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 6. Analisis Manfaat Capaian Indikator ke Masyarakat Dengan tercapaian Persentase Pelayananan KB Pasca sallin di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung maka akan mendapatkan capaian sebagai berikut: a. Kesehatan Reproduksi masyarakat khususnya ibu-ibu terjaga dan terlindungi b. Menurunkan angka kematian ibu dan anak c. Mempercepat penurunan angka stunting 7. Analisis atas Efesiensi Penggunaan Sumber Daya Di tahun 2022 masih dilakukan efisiensi anggaran sehingga kegiatan yang mendukung pencapaian Kesertaan KB Pasca Persalinan kurang optimal. Terlebih lagi adanya peralihan pelaporan pelayanan KB dari Statistik Rutin ke New Siga yang menyebabkan makin rendahnya capaian kesertaan KB Pasca Persalinan. • Tim Kerja ADPIN Tabel.3.78 Capaian IKK Bidang KBKR Tahun 2023 No. Sasaran Indikator Kinerja Target 2023 Capaian 2023 Persentase Sumber Data Meningkatnya Pelaksanaan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana di seluruh tingkatan wilayah Jumlah stakeholders/ pemangku kepentingan dan mitra kerja yang berperan serta aktif dalam pengelolaan Program Bangga Kencana 23 stakeholders/ mitra 23 stakeholders/ mitra 100 % Tim Kerja ADPIN Persentase masyarakat yang terjangkau Program Bangga Kencana 70 % 76,43 % 109,19 % Tim Kerja ADPIN Persentase penyuluh KB yang berkinerja baik 75% 97 % 129,33 % Tim Kerja ADPIN Jumlah pengelola Sistem Informasi Keluarga (SIGA) 7 Kab/Kota 7 Kab/Kota 100 % Tim Kerja ADPIN Persentase cakupan perangkat dan jaringan sistem Teknologi dan Informasi di Tk. Provinsi dan Kab/Kota 100% 100% 100 % Tim Kerja ADPIN Sumber Data : Renstra BKKBN Babel 2020-2024 dan Pendataan Keluarga BKKBN 2023
167 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 A.2.17. Jumlah stakeholders/ pemangku kepentingan dan mitra kerja yang berperan serta aktif dalam pengelolaan Program Bangga Kencana 1. Capaian Target Tahun 2023 Capaian realisasi stakeholders/pemangku kepentingan dan mitra kerja yang berperan serta aktif dalam pengelolaan Program Bangga Kencana adalah sebesar 23 stakeholder/mitra kerja atau sebesar 100% dari target. Di Tahun 2023 target IKK ini sudah 100%, dan dapat dikategorikan status capaian kinerja sangat baik (≥ 90). Peningkatan yang cukup signifikan ini sebagai dampak terbitnya Perpres Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting dimana BKKBN diberikan Amanah menjadi ketua pelaksana. Tabel.3.79 Perbandingan Antara Target dan Realisasi Kinerja Tahun 2023 Indikator Kinerja Kegiatan Target 2023 Capaian 2023 Persentase Capaian (%) Jumlah stakeholders/ pemangku kepentingan dan mitra kerja yang berperan serta aktif dalam pengelolaan Program Bangga Kencana 23 % 23 % 100 % Sumber data : SIGA BKKBN 2023 dan Laporan Komponen ADPIN 2. Perbandingan Capaian Target 2023 dengan 2021-2022 Tabel.3.80 Perbandingan Target Dan Realisasi Kinerja Tahun 2021 – 2023 Indikator kinerja kegiatan 2021 2022 2023 Target Capaian % Target Capaian % Target Capaian % Jumlah stakeholder/pemangku kepentingan dan mitra kerja yang berperan serta aktif dalam pengelolaan Program Bangga Kencana 21 21 100 22 22 100 23 23 100 Sumber data : SIGA BKKBN 2023 dan Laporan Komponen ADPIN Berdasarkan tabel diatas, capaian/realisasi stakeholders/pemangku kepentingan dan mitra kerja yang berperan serta aktif dalam pengelolaan Program Bangga Kencana mengalami peningkatan capaian dari 2 (dua) tahun sebelumnya (semakin banyak stakeholder/mitra kerja yang berperan aktif, capaian kinerja semakin baik).
168 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 Pada tahun 2021 diketahui capaian stakeholders/pemangku kepentingan dan mitra kerja yang berperan serta aktif dalam pengelolaan Program Bangga Kencana sebesar 100% dari target yang ditetapkan Kemudian mengalami peningkatan target pada tahun 2022 dan tahun 2023 meningkat kembali menjadi 23 mitra kerja. Secara absolut, tampak peningkatan jumlah stakeholder/mitra kerja dari 21 stakeholder/mitra kerja pada tahun 2021 menjadi 23 stakeholder/mitra kerja yang berperan aktif dalam pengelolaan Program Bangga Kencana pada tahun 2023. Peningkatan yang cukup signifikan ini sebagai dampak terbitnya Perpres Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting dimana BKKBN diberikan amanah menjadi ketua pelaksana. 3. Perbandingan Capaian Target 2023 dengan Target Jangka Menengah 2024 Tabel.3.81 Perbandingan Target dan Realisasi Kinerja IKK Tahun 2023 dengan Target Akhir Renstra Tahun 2020-2024 Indikator kinerja kegiatan 2023 2024 Target 2023 Capaian 2023 % Capaian TARGET RPJM 2024 % KONTRIBUSI TERHADAP RPJM Jumlah stakeholder/pemangku kepentingan dan mitra kerja yang berperan serta aktif dalam pengelolaan Program Bangga Kencana 23 23 100 24 95,83 % Sumber data : SIGA BKKBN 2023 dan Laporan Komponen ADPIN Berdasarkan table diatas dapat dijelaskan bahwa stakeholders/pemangku kepentingan dan mitra kerja yang berperan serta aktif dalam pengelolaan Program Bangga Kencana pada tahun 2023 tercapai sebesar 23 stakeholder/mitra kerja, sehingga dibandingkan dengan target bahwa stakeholders/pemangku kepentingan dan mitra kerja yang berperan serta aktif dalam pengelolaan Program Bangga Kencana Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di akhir masa RPJMN 2020 – 2024 sebanyak 24 stakeholder/mitra kerja sudah tercapai sebesar 95,83%.
169 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 4. Upaya dan Kendala yang dilakukan dan dihadapi dalam mencapai target Upaya yang dilakukan dalam mencapai target antara lain : a. Melakukan kerjasama yang dituangkan dalam bentuk dokumen MOU atau Perjanjian kerjasama yang berisi tugas dan tanggung jawab masing-masing pihak dalam mendukung kegiatan dan Program Bangga kencana di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, perjanjian ini dibuat dalam jangka waktu satu tahun sampai dengan lima tahun, sesuai kesepakatan kedua belah pihak dan akan diperbaharui kembali setelah masa perjanjian kerjasama tersebut berakhir. b. Melibatkan semua stakeholder/mitra kerja dalam kegiatan yang mendukung Program Bangga Kencana melalui Bhaksos KB bersama mitra antara lain TNI, POLRI, PKK, IBI dan lain-lain. c. Melakukan pertemuan melalui Rapat koordinasi Teknis kemitraan yang mengundang seluruh stakeholder dan mitra. 5. Kendala yang dihadapi antara lain : Kendala yang dihadapi dalam pencapaian indikator kinerja kegiatan ini antara lain: a. Rendahnya keterlibatan mitra yang disebabkan terbatasnya penganggaran didaerah. b. Tidak semua OPD KB Kabupaten/kota melakukan perjanjian kerjasama di tingkat Kabupaten/Kota. c. Terbatasnya anggaran kegiatan pertemuan dengan mitra, sehingga kegiatan hanya dapat dilakukan satu kali dalam satu tahun secara luring, sehingga diupayakan pertemuan dalam bentuk daring. 6. Manfaat Indikator Kegiatan ke Masyarakat Manfaat kegiatan ini adalah untuk menguatkan peran serta dinas-dinas di lingkungan pemerintah Kabupaten/Kota, komunitas, lembaga swadaya masyarakat,
170 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 pihak swasta dan seluruh mitra agar dapat berperan dan memberikan kontribusi dalam penyelenggaraan dan dukungan Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. 7. Analisis atas Efesiensi Penggunaan Sumber Daya Efisiensi dalam penggunaan anggaran terutama dalam sosialisasi dan promosi secara online dengan memanfaatkan situs website BKKBN, media cetak, iklan, sosial media dll merupakan kunci sukses pencapaian Program Bangga Kencana di lini lapangan. Peningkatan kemitraan lintas sektoral dan stakeholders untuk bersama – sama melalui berbagai MOU, PKS dan kolaborasi antar Lembaga juga menjadi faktor keberhasilan capaian program. A.2.18.Persentase masyarakat yang terjangkau Program Bangga Kencana 1. Capaian Target Tahun 2023 Persentase masyarakat yang terjangkau Program Bangga Kencana Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2023 berdasarkan hasil Pemutakhiran Pendataan Keluarga Tahun 2023 adalah sebesar 76,43 atau sebesar 109,19% dari target 70 persen. Capaian ini sudah menunjukkan angka yang sangat baik (≥ 90). Tabel.3.82 Perbandingan Antara Target dan Realisasi Kinerja Tahun 2023 Indikator Kinerja Kegiatan Target 2023 Capaian 2023 Persentase Capaian (%) Persentase masyarakat yang terjangkau Program Bangga Kencana 70 % 76,43 % 109,19 Sumber : Pendataan Keluarga 2023 2. Perbandingan Capaian Target 2023 dengan 2021-2022 Tabel.3.83 Perbandingan Target Dan Realisasi Kinerja Tahun 2021 – 2023 Indikator kinerja kegiatan 2021 2022 2023 Target Capaian % Target Capaian % Target Capaian % Persentase masyarakat yang terjangkau Program Bangga Kencana 60% 60% 100% 65% 73,94% 113,75% 70% 76,43% 109,19% Sumber data : SIGA BKKBN 2023 dan Laporan Komponen ADPIN
171 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 Berdasarkan tabel di atas, realisasi persentase masyarakat yang terjangkau Program Bangga Kencana pada tahun 2023 sebesar 76,43% (109,19% dari target). Sedangkan pada tahun 2022 telah terealisasi sebesar 73,49% (113,75%), sehingga hasil persentase realisasinya tahun 2023 dibandingkan persentase realisasi tahun 2022 menurun sebesar 2,56% tetapi dari segi capaian meningkat 2%. Sedangkan jika dibandingkan dengan persentase capaian tahun 2021 (100% dari target), persentase capaiannya meningkat sebesar 9,19%. 3. Perbandingan Capaian Target 2023 dengan Target Jangka Menengah 2024 Tabel.3.84 Perbandingan Target dan Realisasi Kinerja IKK Tahun 2023 dengan Target Akhir Renstra Tahun 2020-2024 Indikator kinerja kegiatan 2023 2024 Target 2023 Capaian 2023 % Capaian TARGET RPJM 2024 % KONTRIBUSI TERHADAP RPJM Persentase masyarakat yang terjangkau Program Bangga Kencana 70% 76,43% 109,19% 75% 101,91% Sumber data : SIGA BKKBN 2023 dan Laporan Komponen ADPIN Dari table di atas dapat dilihat capaian Persentase masyarakat yang terjangkau Program Bangga Kencana pada tahun 2023 sebesar 109,19% dari target yang telah ditetapkan. Hasil realisasi tersebut jika dibandingkan dengan target jangka menengah tahun 2024 yang sebesar 75 persen maka kontribusi pencapaian tahun 2023 sudah melebihi target yaitu sebesar 101,91% terhadap target RPJMN. 4. Upaya dan Kendala yang dilakukan dan dihadapi dalam mencapai target Dalam realisasinya Persentase masyarakat yang terjangkau Program Bangga Kencana berhasil mendapat nilai akhir di angka 76,45% dari target 70%. Angka keberhasilan ini didapat dari giatnya sosialisasi, promosi dan KIE Program Bangga Kencana melalui berbagai media, baik media lini bawah, tengah dan atas. Pelaksanaan sosialisasi, promosi
172 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 dan KIE juga bekerjasama dan melibatkan berbagai mitra kerja terkait dan petugas lini lapangan yang tersebar di seluruh desa. Dalam jaman globalisasi, inovasi pelaksanaan promosi dan KIE juga memanfaatkan media kekinian, seperti media online dan media sosial yang menjadi trend pada saat ini. Hal inilah yang menyebabkan pencapaian angka masyarakat yang terjangkau Program Bangga Kencana di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencapai target sebesar 109,19%. Hal ini menunjukkan pencapaian sangat baik. Upaya yang telah dilakukan: a. Menjalin Kerjasama dengan berbagai media dalam melaksanakan Promosi Program Bangga Kencana. b. Membuat materi KIE yang kreatif dan atraktif berupa konten-konten di media sosial yang diminati oleh masyarakat, khususnya remaja. c. Penggunaan berbagai media sosial secara rutin untuk promosi dan KIE Program Bangga Kencana. d. Membuat program inovasi untuk menarik pengunjung media sosial yang ditayangkan secara rutin di akun media sosial BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. 5. Kendala yang dihadapi antara lain : Kendala yang dihadapi dalam pencapaian indikator kinerja kegiatan ini antara lain: a. Masih Rendahnya tingkat pengetahuan Masyarakat akan media online/media promosi yang digunakan b. Terbatasnya anggaran kegiatan Kerjasama dengan media online, sehingga kegiatan hanya dapat dilakukan maksimal satu kali dalam satu bulan 6. Manfaat Indikator Kegiatan ke Masyarakat Tercapainya persentase masyarakat yang terjangkau Program Bangga Kencana mencerminkan tingginya masyarakat yang terpapar informasi Program Bangga Kencana. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terkait Program
173 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 Bangga Kencana, sehingga dapat merubah perilaku masyarakat dan ikut serta dalam program Bangga Kencana. 7. Analisis atas Efesiensi Penggunaan Sumber Daya Efisiensi dalam penggunaan anggaran terutama dalam promosi dan KIE yang dilaksanakan secara online dengan memanfaatkan situs website BKKBN dan media sosial. Hal ini sangat beriringan dengan kondisi masyarakat yang tidak bisa jauh dari teknologi. Kontribusi tenaga lini lapangan (PKB/PLKB, kader, IMP) juga sangat mendukung dalam pencapaian persentase masyarakat yang terjangkau program Bangga Kencana di Tahun 2023. A.2.19. Persentase penyuluh KB yang berkinerja baik 1. Capaian Target Tahun 2023 Tabel.3.85 Perbandingan Antara Target dan Realisasi Kinerja Tahun 2023 Indikator Kinerja Kegiatan Target 2023 Capaian 2023 Persentase Capaian (%) Persentase penyuluh KB yang berkinerja baik 75 % 97% 129,33% Sumber data : SIGA BKKBN 2023 dan Laporan Komponen ADPIN Capaian realisasi Penyuluh KB yang berkinerja baik adalah sebesar 97persen atau sebesar 129,33% dari target tahun 2022 (75 persen). Di Tahun 2023 target IKK ini sudah melebihi 100%, dan dapat dikategorikan status capaian kinerja sangat baik (≥ 90). 2. Perbandingan Capaian Target 2023 dengan 2021-2022 Tabel.3.86 Perbandingan Target Dan Realisasi Kinerja Tahun 2021 – 2023 Indikator kinerja kegiatan 2021 2022 2023 Target Capaian % Target Capaian % Target Capaian % Persentase penyuluh KB yang berkinerja baik 66% 64% 97% 70% 70% 100% 75% 97% 129,33% Sumber data : SIGA BKKBN 2023 dan Laporan Komponen ADPIN Variabel untuk indikator diatas dinilai dari aplikasi e-visum. Berdasarkan tabel diatas, capaian/realisasi penyuluh KB yang berkinerja baik dari 2021-2023 status SANGAT BAIK
174 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 (melebihi target yang ditetapkan. Walaupun pada tahun 2023 adanya penambahan personal PPPK tahun 2023 yang belum memahami betul penggunaan e-visum. Tetapi peran PKB/PLKB Pembina wilayah / coordinator wilayah sangat membantu dalam pencapaian indicator kinerja tersebut. 3. Perbandingan Capaian Target 2023 dengan Target Jangka Menengah 2024 Tabel.3.87 Perbandingan Target dan Realisasi Kinerja IKK Tahun 2023 dengan Target Akhir Renstra Tahun 2020-2024 INDIKATOR KINERJA TAHUN 2023 TAHUN 2024 TARGET 2023 REALISASI 2023 % CAPAIAN TARGET RPJM 2024 % KONTRIBUSI TERHADAP RPJM Persentase penyuluh KB yang berkinerja baik 75% 97% 129,33% 85 114,11% Sumber data : SIGA BKKBN 2023 dan Laporan Komponen ADPIN Berdasarkan tabel diatas dapat dijelaskan bahwa penyuluh KB yang berkinerja baik padatahun 2023 tercapai sebesar 129,33 persen, sehingga dibandingkan dengan target penyuluh KB yang berkinerja baik di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di akhir masa RPJMN 2020 – 2024 sebesar 85 persen sudah tercapai sebesar 114,11%. 4. Upaya dan Kendala yang dilakukan dan dihadapi dalam mencapai target Capaian realisasi Penyuluh KB yang berkinerja baik adalah sebesar 97 persen atau sebesar 129,33% dari target tahun 2023 (75 persen). Angka keberhasilan ini didapat dari evisum sebagai sumber data, sebagai asumsi banyaknya Penyuluh KB/Petugas Lapangan KB yang melakukan kegiatan penyuluhan dan non penyuluhan. Pencapaian kinerja yang sudah dilakukan terdiri dari berbagai upaya pelaksanaan program dan kegiatan. Upaya yang telah dilakukan untuk mencapai kinerja tersebut: a. Membuat Analisis Beban Kerja tingkat Kabupaten/Kota, kecamatan dan desa
175 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 b. Menetapkan perjanjian kinerja individu bagi seluruh seluruh PKB/PLKB ASN, Non ASN dan PPPK PKB c. Melakukan pembinaan dan evaluasi terhadap kinerja seluruh PKB/PLKB ASN, Non ASN dan PPPK PKB melalui E visum dan Perjanjian kinerja individu. d. Manfaat Indikator Kegiatan ke Masyarakat e. Analisis atas Efesiensi Penggunaan Sumber Daya f. Upaya Perbaikan di Tahun Mendatang 5. Kendala yang dihadapi antara lain : Kendala yang dihadapi dalam pencapaian indikator kinerja kegiatan ini antara lain: a. Jumlah PKB/PLKB belum sesuai dengan jumlah wilayah kerja, sehingga masih ada PKB/PLKB yang membina lebih dari 2 desa. b. Perjanjian kinerja tidak bisa diukur secara akurat dikarenakan OPD KB Kabupaten/Kota tidak mengisi capaian kinerja setiap bulan c. Kelalaian dari PKB/PLKB dalam mensinkronkan kegiatan, lupa mengisi kegiatan pada aplikasi E-Visum, hand phone mengalamai kerusakan, titik GPS tidak akurat dan lainlain. 6. Manfaat Indikator Kegiatan ke Masyarakat Tercapainya IKK penyuluh KB yang berkinerja baik mencerminkan semakin meningkatnya kinerja Penyuluh KB dalam memberikan pelayanan KIE di lini lapangan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. 7. Analisis atas Efesiensi Penggunaan Sumber Daya Efisiensi dalam penggunaan anggaran terutama dalam sosialisasi, pembinaan dan promosi secara online dengan memanfaatkan situs website BKKBN, media cetak, iklan, sosial media dll merupakan kunci sukses pencapaian Program Bangga Kencana di lini lapangan.