The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2023 Bangka Belitung

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by hay nupus, 2024-02-28 22:03:12

LAKIP TAHUN 2023 BANGKA BELITUNG

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2023 Bangka Belitung

76 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 program melalui berbagai media dan edukasi penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja (PKBR) dan GenRe. Angka perkawinan anak cenderung meningkat dilihat semakin meningkatnya jumlah kelahiran di usia 15-19 tahun, disebabkan karena faktor ekonomi, adat istiadat, budaya serta pola kehidupan remaja pada saat ini. 6. Manfaat Penurunan ASFR bagi Masyarakat Dengan ASFR yang rendah dapat menurunkan risiko kematian ibu dan bayi, menurunkan angka kelahiran total, meningkatkan status kesehatan ibu, menurunkan kejadian stunting, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. 7. Analisis atas Efesiensi Penggunaan Sumber Daya Efisiensi dalam penggunaan anggaran terutama dalam pembinaan, sosialisasi, promosi dan edukasi secara online dengan memanfaatkan situs website BKKBN, media cetak, iklan, sosial media dll di masa pandemic ini merupakan kunci sukses pencapaian Program Bangga Kencana di lini lapangan. Peningkatan kemitraan lintas sektoral dan stakeholders untuk bersama-sama menurunkan angka ASFR 15-19 Tahun melalui berbagai MOU, PKS dan kolaborasi antar Lembaga juga menjadi faktor keberhasilan capaian program. Selain itu, dengan memanfaatkan teknologi informasi, dapat dihemat jumlah personil yang dibutuhkan untuk kegiatan. 8. Upaya perbaikan yang akan dilaksanakan pada tahun 2024 antara lain: a. Penguatan Kembali kepada tenaga lini lapangan dengan memanfaatkan Balai Penyuluh KB untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan yang bersentuhan langsung dengan remaja. b. Bekerja sama dengan KUA untuk melaksanakan sosialisasi kepada calon pengantin


77 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 c. Mengoptimalkan penguatan KIE dan penyuluhan Kesehatan reproduksi bagi remaja dengan memanfaatkan media digital d. Melakukan kegiatan yang focus kepada kelompok sasaran dengan menggunakan data Pendataan Keluarga. A.1.5. Indeks Pembangunan Keluarga (i-Bangga) iBangga atau Indeks Pembangunan Keluarga iBangga merupakan indeks pengukuran kualitas keluarga yang ditujukan melalui tiga dimensi yaitu dimensi ketentraman, kemandirian, dan kebahagiaan keluarga. Indeks Pembangunan Keluarga (iBangga) ini dimanfaatkan untuk memotret keluarga lebih detail, dalam rangka menyelesaikan banyak hal, mulai dari masalah sosial, masalah kemiskinan, sampai ke masalah yang terkait dengan parenting dan masalah remaja, guna mewujudkan keluarga yang tenteram. 1. Capaian iBangga Tahun 2023 Pada tahun 2023 target Indeks Pembangunan Keluarga (iBangga) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung adalah sebesar 62,44 persen. Berdasarkan hasil Pendataan Keluarga tahun 2023, capaian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung adalah sebesar 60,36 atau 96,67 persen dengan kategori sangat baik. Tabel.3.16 Capaian Target iBangga Tahun 2023 SASARAN KINERJA INDIKATOR KINERJA TARGET 2023 REALISASI 2023 PERSENTASE CAPAIAN Meningkatnya Indeks Pembangunan Keluarga Indeks Pembangunan Keluarga (iBangga) 62,44 60,36 96,67 % Sumber data : Pendataan Keluarga BKKBN 2023 Berdasarkan capaian provinsi dapat dilihat dimensinya yang terdiri dari angka ketentraman, angka kemandirian dan indeks kebahagiaan dalam tabel dibawah ini. Tabel.3.17 Dimensi Indeks Pembangunan Keluarga Tahun 2023 Provinsi Indeks Ketentraman Indeks Kemandirian Indeks Kebahagiaan ibangga Kep. Bangka Belitung 61,36 50,65 69,08 60,36 Sumber data : Pendataan Keluarga 2023


78 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 2. Analisis Capaian iBangga Tahun 2021 - 2023 Pencapaian Indikator untuk iBangga dibandingkan dari tahun 2021 – 2023 dapat dilihat pada grafik dibawah ini: Grafik.3.5 Capaian Indikator iBangga Tahun 2021 2023 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Sumber data : Pendataan Keluarga BKKBN 2021-2023 Dilihat dari tabel dan grafik diatas, pada tahun 2021 - 2023 capaian iBangga untuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengalami peningkatan yaitu 2,34 persen. 3. Perbandingan Capaian iBangga Tahun 2023 dengan Target Jangka Menengah Tahun 2024 Tabel.3.18 Perbandingan capaian iBangga Tahun 2023 dengan Jangka Menengah Tahun 2024 Indikator Sasaran Program Bangga Kencana Target 2024 Capaian 2023 Presentase Capaian Indeks Pembangunan Keluarga (iBangga) 64.55 60,36 93,51 Sumber data : Renstra BKKBN Babel 2020-2024 , Pendataan Keluarga BKKBN 2023 Jika dibandingkan dengan target jangka menengah tahun 2024, capaian untuk iBangga telah tercapai 93,51 persen. 58.2 60.32 62.44 56.03 56.9 60.36 96.27% 94.33% 96.67% 0 20 40 60 80 100 120 2021 2022 2023 iBangga Capaian iBangga Target Capaian Persentase


79 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 4. Perbandingan Capaian iBangga Tahun 2023 dengan Target Standar Nasional Tahun 2023 Tabel.3.19 Perbandingan Capaian iBangga Babel Tahun 2023 dengan Target Nasional Tahun 2023 Indikator Sasaran Program Bangga Kencana : Realisasi Babel 2023 Standar Nasional 2023 Persentase Indeks Pembangunan Keluarga (iBangga) 60,36 59 102,30 Sumber data : Renstra BKKBN 2020-2024 , Pendataan Keluarga BKKBN 2023 Status Capaian : Capaian iBangga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada tahun 2023 dapat dinyatakan telah memenuhi target yang diharapkan yaitu dari target 62,44 (Skala 0-100) tercapai 60,36 (Skala 0-100) atau jika di persentasekan sebesar 96,67 persen dengan katagori sangat baik. Sementara jika dibandingkan dengan target jangka menengah pada dokumen rencana strategis dan target standar nasional, maka capaian iBangga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga dinyatakan berhasil, karena persentase capaian iBangga sudah masuk kategori Sangat Baik. 5. Upaya yang dilakukan dalam mencapai Keberhasilan iBangga Beberapa hal yang telah dilakukan dalam mencapai keberhasilan iBangga di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung antara lain: a. Melakukan kegiatan sosialisasai iBangga kepada Pemerintah Daerah, dan Mitra Kerja strategis yang terkait Pembangunan Keluarga, agar bisa mewujudkan pembangunan keluarga berkualitas di wilayah masingmasing. b. Meningkatkan kemampuan keluarga dalam pengasuhan remaja melalui program kegiatan Workshop 1001 cara berbicara dengan sasaran kader dan pengelola Bina Ketahanan Remaja


80 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 c. Koordinasi dengan mitra kerja sebagai upaya harmonisasi program Pembangunan keluarga di lini bawah/lapangan; 6. Manfaat Capaian iBangga bagi Masyarakat Masyarakat adalah adanya peningkatan ketahanan dan kesejahteraan keluarga yang ditandai dengan rasa aman, tentram, dan bahagia dengan menjalankan delapan fungsi keluarga, yaitu fungsi agama, fungsi perlindungan, fungsi cinta kasih, fungsi sosialisasi pendidikan, fungsi sosial budaya, fungsi reproduksi, fungsi ekonomi dan fungsi lingkungan sehingga dapat menghindarkan dari kondisi kerentanan keluarga. 7. Analisis atas Efesiensi Penggunaan Sumber Daya Efisiensi dalam penggunaan anggaran terutama dalam pembinaan, sosialisasi, promosi dan edukasi secara online dengan memanfaatkan situs website BKKBN, media cetak, iklan, sosial media dll di masa pandemic ini merupakan kunci sukses pencapaian Program Bangga Kencana di lini lapangan. 8. Upaya perbaikan yang akan dilaksanakan pada tahun 2024 antara lain: a. Penguatan pelaksanaan Pendataan Keluarga b. Intinsitas pelaksanaan advokasi dan KIE yang komprehensif dalam pelaksnaaan sosialisasi iBangga c. Melakukan penguatan advokasi dan KIE Generasi Berencana melalui kegiatan sosialiasi bersama mitra di Kampung KB; A.1.6. Median Usia Kawin Pertama Perempuan (MUKP) umur 25 – 49 tahun Median usia kawin pertama untuk perempuan pernah kawin umur 25-49 tahun didefinisikan sebagai usia di mana 50% dari semua perempuan dalam kelompok umur sudah melakukan perkawinan.


81 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 1. Capaian MUKP Tahun 2023 Pada tahun 2023 target Median Usia Kawin Pertama Perempuan adalah sebesar 21. Hasil Pendataan Keluarga 2023 menunjukkan bahwa capaian MUKP tahun 2023 sebesar 20,4 dari target yang ditetapkan sebesar, sehingga capaiannya adalah sebesar 97,14 persen dengan kategori sangat baik. Tabel.3.20 Capaian MUKP Tahun 2023 SASARAN KINERJA INDIKATOR KINERJA TARGET 2023 REALISASI 2023 PERSENTASE CAPAIAN Meningkatnya Usia Media Kawin Pertama Perempuan Media Usia Kawin Pertama Perempuan (MUKP) umur 25 – 29 tahun 21 20.4 97,14 Sumber data: Pendataan Keluarga BKKBN 2023 Pencapaian indikator ini merupakan hasil dari pelaksanaan program antara lain melalui Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP), dan kesehatan reproduksi pada remaja melalui program Generasi Berencana (GenRe). 2. Capaian MUKP Tahun 2021 – 2023 jika dilihat dari capaian tahun 2021, indikator MUKP mengalami peningkatan capaiannya dari 96.17 persen menjadi 96.67 persen. Grafik.3.6 Perbandingan Capaian MUKP Tahun 2021 - 2023 Sumber data : Pendataan Keluarga BKKBN 2021-2023 21 20.3 21 20.3 21 20.4 96.… 96.67% 97.14% 0 20 40 60 80 100 120 2021 2022 2023 MUKP Capaian MUKP Target Capaian Persentase


82 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 3. Perbandingan Capaian MUKP Tahun 2023 dengan Target Jangka Menengah Tahun 2024 Tabel.3.21 Perbandingan Capaian MUKP Tahun 2023 dengan Jangka Menengah Tahun 2024 Indikator Sasaran Program Bangga Kencana Target 2024 Capaian 2023 Capaian sampai dengan 2024 Median Usia Kawin Pertama (MUKP) 21 20.4 97,14 Sumber data : Renstra BKKBN Babel 2020-2024 dan Pendataan Keluarga BKKBN 2023 Jika dibandingkan dengan target jangka menengah tahun 2024, capaian untuk Median Usia Kawin Pertama sampai dengan tahun 2023 telah mencapai 97,14 persen. 4. Perbandingan Capaian MUKP Tahun 2023 dengan Target Standar Nasional Tahun 2023 Tabel.3.22 Perbandingan Capaian MUKP Babel Tahun 2023 dengan Target Nasional Tahun 2023 Indikator Sasaran Program Bangga Kencana : Realisasi Babel 2023 Standar Nasional 2023 Persentase Median Usia Kawin Pertama (MUKP) 20,4 22,1 92,31 Sumber data : Renstra BKKBN 2020-2024 , Pendataan Keluarga BKKBN 2023 Status Capaian: Capaian MUKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada tahun 2023 dikategorikan Sangat Baik. Target yang diharapkan yaitu 21 tahun tercapai 20,4 tahun ataujika di persentasekan sebesar 97,14 persen. Sementara jika dibandingkan dengan target jangka menengah pada dokumen rencana strategis dan target standar nasional, maka capaian MUKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga dinyatakan berhasil, karena persentase capaian MUKP sudah masuk kategori Sangat Baik. 5. Upaya yang dilakukan dalam mencapai Keberhasilan MUKP Capaian MUKP sebesar 20,4 atau 97,14% dari target mencerminkan sosialisasi promosi dan edukasi Penyiapan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja (PKBR) dan GenRe (Generasi Berencana) baik melalui berbagai media maupun


83 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 melalui PIK R dan BKR sudah berhasil dan tepat sasaran. Sosialisasi Triad KRR Genre yang terdiri dari “Katakan tidak pada Seks Bebas, Pernikahan Dini dan NAPZA” harus terus digalakkan dan digemakan di kalangan remaja. Pendidik Sebaya dan Konselor Sebaya di PIK R juga harus mendapatkan materi update agar kualitas program GenRe dan PKBR di kalangan remaja bisa ditingkatkan kembali. Adapun kegiatan yang telah dilaksanakan dalam mencapai target antara lain: a. Sosialisasi promosi dan edukasi Penyiapan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja (PKBR) dan GenRe (Generasi Berencana) dengan pendekatan yang lebih diterima oleh generasi Millenial yakni melalui pemanfaatan media social seperti Instagram, Tiktok dan Youtube dengan melibatkan peran aktif dari Duta Genre dan Forum Genre. b. Penggunaan media KIE yang lebih kreatif dan atraktif untuk remaja melalui produksi infografis, videografis dan film pendek terkait materi PKBR. 6. Manfaat Capaian MUKP bagi Masyarakat Tercapainya IKU MUKP mencerminkan tingginya pemahaman dan pelaksanaan remaja di bidang kesehatan reproduksi dan perencanaan berkeluarga yang secara tidak langsung dapat menunjang meningkatnya kualitas SDM dan meningkatnya kualitas keluarga. Secara tidak langsung tingginya angka MUKP dapat menjadi salah satu indikator pengendalian laju pertumbuhan penduduk di Bangka Belitung. 7. Analisis atas Efesiensi Penggunaan Sumber Daya Efisiensi dalam penggunaan anggaran terutama dalam pembinaan, sosialisasi, promosi dan edukasi secara online dengan memanfaatkan situs website BKKBN, media cetak, iklan, sosial media dll di masa pandemic ini merupakan kunci sukses pencapaian Program Bangga Kencana di lini lapangan. Kontribusi PKB/PLKB sebagai petugas lini


84 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 lapangan yang paling dekat dengan sasaran juga menjadi salah satu kekuatan dalam keberhasilan capaian IKU MUKP di Tahun 2023 8. Upaya perbaikan yang akan dilaksanakan pada tahun 2024 antara lain: a. Penguatan koordinasi dengan mitra seperti Kementerian Agama b. Intinsitas pelaksanaan advokasi dan KIE yang komprehensif dalam pelaksnaaan sosialisasi iBangga c. Melakukan penguatan advokasi dan KIE Generasi Berencana melalui kegiatan sosialiasi bersama mitra di Kampung KB; A.2.CAPAIAN INDIKATOR KINERJA KEGIATAN (IKK) PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG TAHUN 2023 Selain target kinerja yang tertuang dalam Perjanjian Kinerja, Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga mempunyai Indikator Kinerja Kegiatan yang ada dalam Renstra Perwakilan BKKBN Babel Tahun 2020 - 2024. Pengukuran Indikator Kinerja Kegiatan Tahun 2023 tertuang pada tabel berikut : Tabel.3.23 Capaian Indikator Kinerja Kegiatan (IKK) Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2023 No. Sasaran Indikator Kinerja Target 2023 Capaian 2023 Persentase Sumber Data 7 Meningkatnya Pelaksanaan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana di seluruh tingkatan wilayah Jumlah keluarga yang melaksanakan pengasuhan dan pendampingan pembentukan karakter 33.180 Keluarga 28.217 Keluarga 85,04 % Tim Kerja KSPK Jumlah PIK Remaja dan BKR yang mendapat pembinaan GenRe 243 PIK Remaja dan BKR 243 PIK Remaja dan BKR 100% Tim Kerja KSPK Jumlah Kelompok BKL yang melaksanakan 7 (tujuh) Dimensi Lansia Tangguh dan Pendampingan Perawatan Jangka Panjang bagi Lansia 51 Kelompok BKL 51 Kelompok BKL 100% Tim Kerja KSPK Jumlah keluarga yang mengakses PPKS 302 Keluarga 302 Keluarga 100% Tim Kerja KSPK


85 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 Persentase Kabupaten/Kota yang melaksanakan kegiatan usaha ekonomi keluarga 90 % 100 % 111,11 % Tim Kerja KSPK Jumlah Pemerintah Daerah yang memanfaatkan GDPK dalam penetapan parameter kependudukan pada perencanaan pembangunan daerah 1 Prov & 5 Kab/Kota 1 Prov & 7 Kab/Kota 133,33 % Tim Kerja Dalduk Jumlah Rumah Data Kependudukan Paripurna yang terbentuk di Kampung KB 61 Rumah Data Kependudukan Paripurna di Kampung KB 61 Rumah Data Kependudukan Paripurna di Kampung KB 100 % Tim Kerja Dalduk Jumlah Kelompok Kerja Bangga Kencana Provinsi dan Kab/Kota yang efektif 1 Prov & 3 Kab/Kota 1 Prov & 7 Kab/Kota 200 % Tim Kerja Dalduk Cakupan implementasi pendidikan kependudukan di provinsi 3 jalur (formal, nonformal, dan informal) 3 jalur (formal, nonformal, dan informal) 100 % Tim Kerja Dalduk Jumlah Pemerintah Daerah yang melaksanakan Sistem Peringatan Dini Pengendalian Penduduk 1 Prov & 3 Kab/Kota 1 Prov & 7 Kab/Kota 200 % Tim Kerja Dalduk Jumlah Kampung KB yang melaksanakan penanganan terpadu isu kependudukan 95 Kampung KB 95 Kampung KB 100 % Tim Kerja Dalduk Persentase Fasilitas Kesehatan (Faskes) yang siap melayani KB MKJP 85,62% 86,2 % 100,68 % Tim Kerja KBKR Indeks Informasi Metode KB (Method Information Index/MII) 63,86 (Skala 0-100) 50,62 (Skala 0 – 100) 79,27 % Tim Kerja KBKR Persentase kesertaan KB di Kabupaten/Kota dengan kesertaan rendah 63,85% Peserta KB 59,3 % Peserta KB 92,90 % Tim Kerja KBKR Persentase Kehamilan yang Tidak Diinginkan 28,6% 10,6 % 269,81 % Tim Kerja KBKR Persentase Pelayanan KB Pasca Persalinan 73% 75,3 % 103,15 % Tim Kerja KBKR Jumlah stakeholders/ pemangku kepentingan dan mitra kerja yang berperan serta aktif dalam pengelolaan 223 stakeholders/ mitra 23 stakeholders/ mitra 100 % Tim Kerja ADPIN


86 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 Program Bangga Kencana Persentase masyarakat yang terjangkau Program Bangga Kencana 70 % 76,43 % 109,19 % Tim Kerja ADPIN Persentase penyuluh KB yang berkinerja baik 75% 97 % 129,33 % Tim Kerja ADPIN Jumlah pengelola Sistem Informasi Keluarga (SIGA) 7 Kab/Kota 7 Kab/Kota 100 % Tim Kerja ADPIN Persentase cakupan perangkat dan jaringan sistem Teknologi dan Informasi di Tk. Provinsi dan Kab/Kota 100% 100% 100 % Tim Kerja ADPIN No. Sasaran Indikator Kinerja Target 2023 Capaian 2023 Persentase Sumber Data 8 Meningkatnya penyelenggaraan kegiatan pelatihan, penelitian dan pengembangan di Provinsi Persentase peserta diklat yang lulus dengan kategori baik dan sangat baik 75% 83 % 110,67 % Tim Kerja Latbang No. Sasaran Indikator Kinerja Target 2023 Capaian 2023 Persentase Sumber Data 9 Meningkatnya kualitas penyelenggaraan dukungan manajemen dalam pengelolaan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana di Provinsi Dukungan Manajemen di Provinsi (termasuk gaji/001 dan pemeliharaan rutin/002) 12 bulan 12 bulan 100 % Tim Kerja Sekretariat No. Sasaran Indikator Kinerja Target 2023 Capaian 2023 Persentase Sumber Data 10 Mewujudkan akuntabilitas pelaksanaan pengawasan lainnya di provinsi Indeks ZI WBK 82 (Skala 0-100) 88,63 (Skala 0 – 100) 103,06 % Tim Kerja Adminwas Sumber : Renstra BKKBN 2020-2024, Pendataan Keluarga BKKBN 2023, Komponen Tim Kerja


87 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 • Tim Kerja KSPK A.2.1. Capaian Indikator Kinerja Program Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana Tabel.3.24 Capaian IKK Bidang KSPK Tahun 2023 Sasaran Indikator Kinerja Target 2023 Capaian 2023 Persentase Sumber Data Meningkatnya Pelaksanaan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana di seluruh tingkatan wilayah Jumlah keluarga yang melaksanakan pengasuhan dan pendampingan pembentukan karakter 33.180 Keluarga 28.217 Keluarga 85,04 % Tim Kerja KSPK Jumlah PIK Remaja dan BKR yang mendapat pembinaan GenRe 243 PIK Remaja dan BKR 243 PIK Remaja dan BKR 100% Tim Kerja KSPK Jumlah Kelompok BKL yang melaksanakan 7 (tujuh) Dimensi Lansia Tangguh dan Pendampingan Perawatan Jangka Panjang bagi Lansia 51 Kelompok BKL 51 Kelompok BKL 100% Tim Kerja KSPK Jumlah keluarga yang mengakses PPKS 302 Keluarga 302 Keluarga 100% Tim Kerja KSPK Persentase Kabupaten/Kota yang melaksanakan kegiatan usaha ekonomi keluarga 90 % 100 % 111,11 % Tim Kerja KSPK Sumber : Renstra BKKBN 2020-2024 , Pendataan Keluarga BKKBN 2023 1. Capaian Jumlah Keluarga Yang Melaksanakan Pengasuhan dan Pendampingan Pembentukan Karakter Tahun 2023 Berikut disampaikan beberapa analisis terhadap capaian indikator keluara yang melaksanakan pengasuhan dan pendampingan pembentukan karakter. Tabel.3.25 Capaian Jumlah Keluarga Yang Melaksanakan Pengasuhan dan Pendampingan Pembentukan Karakter Tahun 2023 Indikator Kinerja Satuan Target 2023 Capaian Persentase Jumlah keluarga yang melaksanakan pengasuhan dan pendampingan pembentukan karakter Keluarga 33.180 28.217 85% Sumber data : Renstra BKKBN Babel 2020-2024 dan Pendataan Keluarga BKKBN 2023 Dilihat tabel diatas, untuk indikator Keluarga anggota BKB hadir pertemuan BKB, mendapatkan materi Menjadi Orangtua Hebat dan menggunakan Kartu Kembang Anak (KKA) pada Tahun 2023 berjumlah 28.217 keluarga atau 85% atau dapat dikategorikan capaian terhadap indikator tersebut adalah BAIK.


88 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 2. Perbandingan Realisasi Indikator tahun 2021 – 2023 Tabel 3.26 Perbandingan Jumlah Keluarga Yang Melaksanakan Pengasuhan dan Pendampingan Pembentukan Karakter Tahun 2021, 2022 dan 2023 Sumber data: Renstra BKKBN Babel 2020-2024 dan Pendataan Keluarga BKKBN 2023 Jika di bandingkan capaian 2023 sebesar 28.217, capaian 2023 dikatakan fluktuatif karena terjadi penurunan capaian pada tahun 2022, dan kenaikan pada tahun 2021. Grafik.3.7 Perbandingan Jumlah keluarga yang melaksanakan pengasuhan dan pendampingan pembentukan karakter Tahun 2021 - 2023 Sumber Data : Renstra BKKBN Babel 2020-2024 dan Pendataan Keluarga BKKBN 2023 3. Perbandingan capaian kinerja tahun 2023 berdasarkan Target Jangka Menengah 2024 Tabel.3.27 Perbandingan Capaian Kinerja Jumlah Keluarga Yang Melaksanakan Pengasuhan dan Pendampingan Pembentukan Karakter Tahun 2023, dan 2024 Sumber data: Renstra Perw. BKKBN Babel 2020-2024 dan Pendataan Keluarga BKKBN 2023 0 10000 20000 30000 40000 T A H U N 2 0 2 1 T A H U N 2 0 2 2 T A H U N 2 0 2 3 J UML AH K EL UARGA YAN G MEL AK S ANAKAN PEN GAS UHAN DAN PEN DAMPIN GAN PEMB EN T UKAN K ARAK T ER Indikator Kinerja Kegiatan Target 2023 Capaian 2023 Capaian 2022 Capaian 2021 Jumlah keluarga yang melaksanakan pengasuhan dan pendampingan pembentukan karakter 33.180 28.217 30.748 24.556 Indikator Kinerja Kegiatan Target 2024 Capaian 2023 Persentase Capaian Jumlah keluarga yang melaksanakan pengasuhan dan pendampingan pembentukan karakter 35.611 28.217 79,24%


89 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 Jumlah capaian tahun 2023 sebanyak 28.217 keluarga yang menunjukan bahwa perlunya upaya yang lebih maksimal lagi dalam mencapai target 2024, jika dibandingan antara capaian 2024 dengan capaian 2023 sebesar 79,24%. 4. Analisis penyebab keberhasilan/kegagalan atau peningkatan/penurunan kinerja serta alternatif Solusi yang telah dilakukan Dalam pencapaian jumlah keluarga yang melaksanakan pengasuhan dan pendampingan pembentukan karakter pada tahun 2023 memiliki faKtor kurang maksimalnya capaian yang diperoleh: a. Belum optimalnya pelaporan kegiatan BKB melalui SIGA b. Belum optimalnya pembentukan BKB di Desa/Kelurahan sehingga masih banyaknya sasaran belum menjadi anggota. Adapun solusi yang telah dilakukan adalah a. Sudah dilakukannya pendampingan kepada kader BKB oleh PKB/PLKB di Lapangan. b. Telah dilaksanakannya Fasilitasi Pembinaan Kelompok BKB HI c. Dilakukan pendampingan dan pemantauan melalui Whatsapp grup seluruh kader BKB ke Provinsi Bangka Belitung 5. Analisis Aspek manfaat (manfaat capaian IKU bagi Masyarakat) Pencapaian jumlah keluarga yang melaksanakan pengasuhan dan pendampingan pembentukan karakter berdampak pada capaian IKU Perwakilan BKKBN Bangka Belitung, sehingga capaian ini berdampak pada jumlah keluarga yang memahami pola asuh yang baik dan diterapkan keluarga.


90 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 6. Analisis atas efesiensi penggunaan sumber daya (efesiensi yang keberhasilan dilakukan terhadap pemanfaatan anggaran) Dalam pelaksanaannya, bentuk efisiensi penggunaan sumber daya terhadap pemanfaatan anggaran untuk meningkatkan jumlah keluarga yang melaksanakan pengasuhan dan pendampingan pembentukan karakter, diwujudkan melalui: a. Peningkatan dan optimalisasi kapasitas SDM Bina Keluarga Balita melalui pembinaan dan sosialisasi melalui media zoom meeting b. Sinergitas dukungan mitra kerja melalui koordinasi dan sinkronisasi program pembinaan ketahanan keluarga balita melalui advokasi kepada mitra kerja melalui pemantauan tumbuh kembang anak 7. Rekomendasi Upaya perbaikan tahun berikutnya Upaya perbaikan dalam rangka peningkatan kinerja dilakukan melalui: a. Mengoptimalisasi kegiatan pertemuan di kelompok kegiatan BKB b. Mengsosialisasikan penggunaan KKA online secara massif c. Meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kader bina keluarga balita d. Berkoordinasi dan memantau kegiatan BKB melalui whatsapp grup. A.2.2. Jumlah Kelompok PIK R dan BKR Yang diberikan pendampingan edukasi PKBR Berikut disampaikan beberapa analisis terhadap capaian target indikator Jumlah Kelompok PIK R dan BKR yang diberikan Pendampingan Edukasi PKBR 1. Capaian Tahun 2023 berdasarkan target 2023 Jika di buat capaian keseluruhan beserta target tahun 2023 dapat dilihat pada tabel dibawah ini:


91 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 Tabel.3.28 Capaian Jumlah PIK Remaja da BKR yang mendapat pembinaan GenRe Tahun 2023 Indikator Kinerja Satuan Target 2023 Capaian Persentase Jumlah PIK Remaja da BKR yang mendapat pembinaan GenRe 243 PIK Remaja dan 78 BKR 321 321 100% Sumber Data : Renstra BKKBN Babel 2020-2024 dan Pendataan Keluarga BKKBN 2023 2. Perbandingan Realisasi kinerja serta capaian kinerja dengan tahun 2021 – 2023 Pada tahun 2021 terdapat penambahan tiga kelompok sehingga target kelompok PIK Remaja dan BKR Lokus Pro PN sebanyak 293 kelompok. Kelompok BKR dan PIK R tersebut tersebar di 6 kabupaten dan 1 kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kemudian pada Tahun 2022 target kelompok PIK Remaja dan BKR Lokus Pro PN sebanyak 335 kelompok. Realisasi pencapaian pembinaan kelompok PIK R dan BKR pada tahun 2021 dan 2022 adalah mencapai 100%. Realisasi pencapaian ini tidak hanya disebabkan pembinaan oleh perwakilan BKKBN provinsi kepulauan Bangka Belitung, tetapi juga karena adanya peran serta pembinaan yang aktif dari OPD KB Kabupaten/Kota serta pihak sekolah (untuk PIK R jalur sekolah). Grafik.3.8 Perbandingan Capaian Indikator PIK R dan BKR Tahun 2021 - 2023 Sumber Data : Renstra BKKBN Babel 2020-2024 dan Pendataan Keluarga BKKBN 2023 293 335 321 293 335 321 100.00% 100.00% 100.00% 0.00% 200.00% 200 300 400 2021 2022 2023 Tren Capaian Indikator PIK R dan BKR Tahun 2021 - 2023 Pagu Realisasi Persentase


92 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 3. Capaian kinerja tahun 2023 berdasarkan RPJMN (2024) Tabel.3.29 Perbandingan Capaian Tahun 2023 dengan Jangka Renstra Babel Tahun 2024 Indikator Sasaran Program Bangga Kencana : Realisasi Babel 2023 Target Renstra Babel 2024 Capaian sampai dengan tahun 2023 Jumlah PIK Remaja da BKR yang mendapat pembinaan GenRe 321 336 95,55% Sumber data : Renstra BKKBN Babel 202-2024 , Laporan Komponen KSPK Berdasarkan data, target kinerja berdasarkan RPJMN adalah yang harus dicapai adalah 321 kelompok PIK R dan BKR dengan rincian 243 kelompok PIK R dan 78 kelompok BKR dengan target yang harus dicapai secara persentase adalah sebesar 90%. Secara keseluruhan total jumlah kelompok yg mendapatkan pendampingan PKBR adalah sebanyak 321 kelompok, sesuai dengan target RPJMN. Akan tetapi, secara komposisi jumlah kelompok BKR yang dibina lebih sedikit dari jumlah target yaitu sebanyak 66 kelompok sehingga pencapaian pembinaan kelompok BKR hanya mencapai 84%. Sebaliknya, jumlah kelompok pik R yang dibina adalah sebesar 155 kelompok atau sebesar 104,93% atau lebih tinggi dari sasaran RPJMN. Perubahan pelaksanaan komposisi pembinaan kelompok ini disebabkan karena banyaknya jumlah kelompok BKR yang tidak memiliki pengurus lagi, dibandingkan dengan keaktifan kelompok PIK R. sehingga pencapaian target sesuai RPJMN 2020-2024 secara jumlah total sudah mencapai 100% akan tetapi pada komposisi jumlah kelompoknya memiliki perbedaaan dikarenakan faktor kepengurusan. 4. Analisis penyebab keberhasilan/kegagalan atau peningkatan/penurunan kinerja serta alternatif Solusi yang telah dilakukan Permasalahan lainnya, terjadi pemangkasan anggaran baik di Perwakilan BKKBN Provinsi maupun di OPD KB Kabupaten/Kota sehingga pembinaan kelompok tidak dapat dilakukan secara maksimal. Pokja BKR melakukan koordinasi


93 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 dengan OPD KB Kabupaten/Kota dan Penyuluh KB yang berada di lapangan agar dapat memaksimalkan penggunaan dana BOKB yang ada di Kabupaten/Kota agar kelompok PIK Remaja dan BKR tetap mendapatkan pembinaan dan dukungan dari OPD KB Kabupaten/Kota. Meskipun ada banyak kendala dalam pelaksanaan kegiatan, namun dengan berbagai sinergi dan koordinasi yang baik, maka target kelompok PIK R dan BKR Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2023 dapat tercapai 100%. 5. Analisis Aspek manfaat (manfaat capaian IKU bagi Masyarakat) Secara umum, manfaat dari pendampingan kegiatan penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja adalah untuk meningkatkan pengetahuan, sikap pemahaman dan kesadaran remaja dan Keluarga yang memiliki anak remaja tentang Program Bangga Kencana. 6. Analisis atas efesiensi penggunaan sumber daya (efesiensi yang berhasil dilakukan terhadap pemanfaatan anggaran) Tahun 2023, Pokja Bina Ketahanan Remaja Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendapat alokasi anggaran sebesar Rp.899.316.000,- (delapan ratus Sembilan puluh Sembilan juta tiga ratus enam belas juta rupiah). Berdasarkan laporan realisasi anggaran dari aplikasi SAKTI sampai dengan tanggal 31 Desember 2023, anggaran yang dapat direalisasikan oleh pokja Bina Ketahanan Remaja adalah sebesar Rp.899.224.599 atau sebesar 99,99% dengan sisa anggaran sebesar Rp.91.401 atau 0,01%. 7. Rekomendasi Upaya perbaikan tahun berikutnya Pertemuan tatap muka memberikan efektivitas hasil yang lebih maksimal dibandingkan dengan pertemuan secara daring utamanya pada pembinaan kelompok BKR. Kegiatan yang menggugah kreativitas remaja dan keluarga yang memiliki anak remaja dapat diperbanyak seperti perlombaan membuat video, sayembara menulis atau kreativitas lainnya


94 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 yang bisa diakses melalui media sosial dengan pemberian hadiah tentunya. Kegiatan tatap muka secar Nasional yang melibatkan para kader BKR dan pengelola PIK Remaja untuk dapat diakomodir sebagai bentuk apresiasi bagi pengelola kelompok yang telah berjibaku mempromosikan Program Bangga Kencana khususnya program GenRe pada masyarakat luas. A.2.3. Jumlah Kelompok BKL Yang Melaksanakan 7 (Tujuh) Dimensi Lansia Tangguh dan Pendampingan Perawatan Jangka Panjang Bagi Lansia 1. Capaian Tahun 2023 berdasarkan target 2023 Tabel.3.30 Capaian Jumlah Kelompok BKL Yang Melaksanakan 7 (Tujuh) Dimensi Lansia Tangguh dan Pendampingan Perawatan Jangka Panjang Bagi Lansia Tahun 2023 Bidang KSPK Perwakilan BKKBN Provinsi Satuan Target 2023 Capaian Jumlah Kelompok BKL Yang Melaksanakan 7 (Tujuh) Dimensi Lansia Tangguh dan Pendampingan Perawatan Jangka Panjang Bagi Lansia Kelompok BKL 51 51 Sumber data : Renstra BKKBN Babel 202-2024 , Laporan Komponen KSPK Jumlah Kelompok BKL Yang Melaksanakan 7 (Tujuh) Dimensi Lansia Tangguh dan Pendampingan Perawatan Jangka Panjang Bagi Lansia tercapai 100% 2. Realisasi kinerja serta capaian kinerja dengan tahun 2021 dan 2022 Tabel.3.31 Perbandingan Capaian Jumlah Kelompok BKL Yang Melaksanakan 7 (Tujuh) Dimensi Lansia Tangguh dan Pendampingan Perawatan Jangka Panjang Bagi Lansia Tahun 2021,2022 dan 2023 Indikator Kinerja Kegiatan Capaian 2021 Capaian 2022 Capaian sampai dengan 2023 Jumlah Kelompok BKL Yang Melaksanakan 7 (Tujuh) Dimensi Lansia Tangguh dan Pendampingan Perawatan Jangka Panjang Bagi Lansia 100% 100% 100% Sumber data : Renstra BKKBN Babel 202-2024 , Laporan Komponen KSPK Capain Jumlah Kelompok BKL Yang Melaksanakan 7 (Tujuh) Dimensi Lansia Tangguh dan Pendampingan Perawatan Jangka Panjang Bagi Lansia tahun 2023 tercapai 100% dan


95 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 capaian ini jika dilihat tahun 2021 dan 2022 juga memperoleh capaian sebesar 100%. 3. Capaian kinerja tahun 2023 berdasarkan RPJMN (2024) Tabel.3.32 Capaian Jumlah Kelompok BKL Yang Melaksanakan 7 (Tujuh) Dimensi Lansia Tangguh dan Pendampingan Perawatan Jangka Panjang Bagi Lansia Tahun 2023 Indikator Kinerja Kegiatan Target RPJMN Capaian 2023 Capaian sampai dengan 2023 Jumlah Kelompok BKL Yang Melaksanakan 7 (Tujuh) Dimensi Lansia Tangguh dan Pendampingan Perawatan Jangka Panjang Bagi Lansia 51 51 100% Sumber data : Renstra BKKBN Babel 202-2024 , Laporan Komponen KSPK Jika dibandingkan dengan target yang harus dicapai pada tahun 2024 sudah tercapai 100 persen atau sejumlah 51 BKL, dan jika dibandingkan dengan capaian tahun 2023 tercapai 100% atau sejumlah 51. Target kelompok kegiatan Bina Keluarga Lansia yang melaksanakan 7 (tujuh) dimensi lansia tangguh dan pendampingan perawatan jangka panjang bagi lansia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berjumlah 51 setiap tahunnya, dimana setiap tahun poktan BKL yang menjadi sasaran berbeda. 4. Analisis penyebab keberhasilan/kegagalan atau peningkatan /penurunan kinerja serta alternatif Solusi yang telah dilakukan Banyak hal menjadi pengungkit keberhasilan dalam pencapaian program, adapun ada beberpa kegiatan yang dilakukan guna mendukung tercapainya target indikator adalah: a. Perbanyakan Materi dan Media KIE Kelanjutusiaan b. Sosialisasi 7 Dimensi Lansia Tangguh Bagi Kader BKL c. Orientasi Pendampingan Perawatan Jangka Panjang Bagi Lansia d. Sekolah Lansia


96 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 Hambatan-hambatan dalam pelaksanaan Pro PN Kelanjutusiaan ada beberapa masalah dan hambatan di antranya a. Belum maksimalnya kader-kader dalam pengelolaan BKL sehingga masih harus ditingkatkan melalui pembinaanpembinaan berupa pemberian materi harus tetap dilakukan. b. Belum maksimal dan masih dalam proses update aplikasi new siga Sehingga solusi dan upaya yang dilakukan Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan berbagai upaya dalam melaksankan Pro PN Kelanjutusiaan antara lain: a. Berkomunikasi dengan OPD KB Kabupaten/kota dalam pembinaan BKL Pro PN Tahun 2022. b. Bersurat dan berkoordinasi dengan OPD KB Kabupaten/Kota tentang pelaksanaan 7 dimensi lansia Tangguh. c. Mengupload materi konten PJP pada aplikasi Youtube agar bisa menjadi pegangan bagi kader BKL dalam melaksanakan Pendampingan PJP bagi lansia. d. Memantau pelaporan kegiatan BKL Pro PN melalui Aplikasi Siga BKKBN. 5. Analisis Aspek manfaat (manfaat capaian IKU bagi Masyarakat) Manfaat bagi masyarakat adalah terlaksananya penguatan pelayanan ramah lansia secara komprehensif, holistik dan terintegrasi melalui 7 (tujuh) dimensi lansia tangguh dan pendampingan perawatan jangka panjang bagi lansia di kelompok Kegiatan Bina Keluarga Lansia (BKL). Secara khusus bermanfaat: a. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lansia dalam penerapan 7 (tujuh) dimensi lansia tangguh;


97 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 b. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga lansia dalam pendampingan kepada lansia melalui 7 (tujuh) dimensi lansia tangguh; c. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam melakukan pendampingan Perawatan Jangka Panjang (PJP) bagi lansia; d. Meningkatkan komitmen pemangku kepentingan dan mitra kerja strategis di Kabupaten/Kota tentang penguatan pelayanan ramah Lansia; dan e. Meningkatkan sinkronisasi dan koordinasi program kelanjutusiaan antar instansi terkait. 6. Analisis atas efesiensi penggunaan sumber daya (efesiensi yang berhasila dilakukan terhadap pemanfaatan anggaran) Dalam pelaksanaannya, bentuk efisiensi penggunaan sumber daya terhadap pemanfaatan anggaran untuk meningkatkan Indeks Lansia Tangguh, diwujudkan melalui: a. Peningkatan dan optimalisasi kapasitas SDM yang ada untuk mendukung program bina ketahanan keluarga lansia melalui perbanyakan materi dan media, monitoring dan evaluasi serta fasilitasi program bina ketahanan keluarga lansia; b. Sinergitas dukungan mitra kerja melalui koordinasi dan sinkronisasi program pembinaan ketahanan keluarga lansia bersama mitra kerja dalam rangka optimalisasi keterbatasan sumberdaya manusia, anggaran, maupun sarana dan prasarana, seperti melalui pelaksanaan sekolah lansia 7. Rekomendasi Upaya perbaikan tahun berikutnya Upaya yang dilakukan sebagai rencana tindak lanjut ke depan adalah a. Menginventarisasi BKL yang menadi target setiap tahunnya by name by address b. Berkoordinasi dengan OPD KB Kabupaten/Kota serta PKB/PLKB tentang BKL Pro PN


98 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 c. Meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kader bina keluarga lansia melalui pembuatan-pembuatan materi, orientasi dan sosialisasi. d. Pembinaan berupa pemantaun kegiatan BKL Pro PN melalui aplikasi whatsapp. e. Melakukan pembinaan kepada OPD KB Kabupaten/Kota f. Kader-kader melaksanakan kegiatan sosialisasi secara tatap muka maupun secara virtual melalui media sosial. g. Mengirimkan data poktan BKL Pro PN ke dinas Kesehatan dan dinas sosial agar kegiatan tersinergi. h. Mensosialisasikan Golantang sebagai media online yang membantu para kader dalam meningkatkan pengetahuannya serta pegetahuan para keluarga lansia dan lansia. i. Melaksanakan sekolah lansia secara terus menerus dengan melibatkan pihak swasta dan mitra kerja. A.2.4. Jumlah Keluarga yang mengakses PPKS Berikut disampaikan beberapa analisis terhadap capaian indikator kinerja Jumlah Keluarga yang Mengakses PPKS: 1. Capaian Tahun 2023 berdasarkan target 2023 Tabel.3.33 Capaian Jumlah Keluarga yang mengakses PPKS Tahun 2023 No Bidang KSPK Perwakilan BKKBN Provinsi Satuan Target 2023 Capaian 2023 Persentase Capaian 1 Jumlah Keluarga yang mengakses PPKS Keluarga 302 1065 345% Sumber data : Renstra BKKBN Babel 202-2024 , Laporan Komponen KSPK Jumlah Keluarga yang mengakses PPKS tercapai 100% dengan periode Pelayanan Konseling PPKS dari bulan Januari-Desember 2023. Kegiatan yang dilakukan guna mendukung tercapainya target indikator adalah: a. Penguatan Pengelolaan PPKS Perwakilan b. Dukungan Kedeputian Bidang KSPK


99 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 2. Realisasi kinerja serta capaian kinerja dengan tahun 2021 dan 2022 Tabel.3.34 Perbandingan Realisasi Capaian Jumlah Keluarga yang mengakses PPKS Tahun 2021 s.d 2023 Indikator Kinerja Kegiatan Capaian 2021 Capaian 2022 Capaian sampai dengan 2023 Jumlah Keluarga yang mengakses PPKS 100% 100% 345% Sumber data : Renstra BKKBN Babel 202-2024 , Laporan Komponen KSPK Capain Jumlah Keluarga yang mengakses PPKS tahun 2023 tercapai 345% dan capaian ini jika dilihat tahun 2021 dan 2022 memperoleh capaian sebesar 100% yang berarti meningkat sangat baik. Grafik 3.9 Perbandingan Jumlah Keluarga yang Mengakses PPKS Tahun 2021 - 2023 Sumber data : Renstra BKKBN Babel 202-2024 , Laporan Komponen KSPK 3. Capaian kinerja tahun 2023 berdasarkan RPJMN (2024) Perbandingan capaian kinerja tahun 2023 dengan target akhir tahun RPJMN yaitu tahun 2024, dapat tergambar dalam tabel berikut: Tabel.3.35 Capaian Jumlah Keluarga yang mengakses PPKS Tahun 2023 Indikator Kinerja Kegiatan Target 2024 RPJMN Capaian 2023 Capaian sampai dengan 2023 Jumlah Keluarga yang mengakses PPKS 308 1065 345 % Sumber data : Renstra BKKBN Babel 202-2024 , Laporan Komponen KSPK Jika dibandingkan dengan target yang harus dicapai pada tahun 2024 telah tercapai 345,7 %, hal ini menunjukan kenaikan capaian yang luar biasa dari layanan PPKS dimana capaian ini menigkatkan karena telah dibentuknya layanan 0% 200% 400% Tahun 2021 Tahun 2022 Tahun 2023 Jumlah Keluarga yang mengakses PPKS Jumlah Keluarga yang mengakses PPKS


100 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 PPKS di Balai Penyuluh/Kecamatan. sedangkan jika dibandingkan dengan capaian tahun 2023 tercapai 345,12% atau sejumlah 1063 keluarga yang mengaskes PPKS di balai Penyuluh/kecamatan maupun PPKS di tingkat Rujukan Provinsi dimana setiap tahun keluarga yang mengakses konseling PPKS berbeda. Upaya yang dilakukan Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung adalah dengan mendekatkan layanan PPKS kepada masyarakat melalui PPKS Mobile dan PPKS Menjawab. Adapun kegiatan PPKS Mobile merupakan bentuk layanan PPKS langsung mendatangi kelompok kegiatan, KUA dan Sekolah. Kegiatan PPKS Menjawab melalui apliaski WA yang dapat diakses seluruh masyarakat sehingga masyarakat tidak perlu repot untuk datang ke Pusat Layanan PPKS. 4. Analisis penyebab keberhasilan/kegagalan atau peningkatan/penurunan kinerja serta alternatif Solusi yang telah dilakukan Kegiatan yang dilakukan guna mendukung tercapainya target indikator adalah: a. Mengoptimalisasi PPKS mobile dan PPKS Menjawab b. Mengsosialisasikan PPKS melalui berbagai media online c. Mendorong pembentukan PPKS dibalai penyuluh bagi balai penyuluh yang belum dibentuk PPKS Balai Penyuluh. d. Menjalin kemitraan dengan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Koperasi dan Sosial, Perindustrian, Kemenag/KUA setempat, PLKB dan OPD KB Kab/Kota serta PIK Remaja dan Layanan KOnseling yang tupoksinya sama dengan PPKS Pelangi Kencana. Upaya-upaya yang dilakukan Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan berbagai upaya dalam melaksanakan antara lain:


101 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 a. Berkomunikasi dengan OPD KB Kabupaten/kota dalam pembinaan dan pembentukan PPKS di Balai Penyuluh KB/tingkat Kecamatan b. Bersurat dan berkoordinasi dengan OPD KB Kabupaten/Kota tentang Pengelolaan PPKS di balai Penyuluh KB (Kecamatan) c. Mengupload materi Pengelolaan PPKS di Balai Penyuluh KB/Kecamatan dan kabupaten/kota diupload ke dalam google drive/link materi KSPK 2023 agar bisa menjadi pegangan bagi PLKB dan OPD KB kab/kota dalam melaksanakan Pengelolaan Penguatan PPKS di balai Penyuluh KB. d. Menjalin kemitraan dengan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Koperasi dan Sosial, Perindustrian, Kemenag/KUA setempat, PLKB dan OPD KB Kab/Kota serta PIK Remaja dan Layanan KOnseling yang tupoksinya sama dengan PPKS Pelangi Kencana Hambatan-hambatan dalam pelaksanaan ada beberapa masalah dan hambatan di antranya a. Belum maksimalnya PLKB dan OPD KB Kab/Kota dalam pengelolaan PPKS sebagai rujukan di kabupaten/kota maupun tingkat kecamatan, sehingga masih harus ditingkatkan melalui pembinaan-pembinaan berupa pemberian materi harus tetap dilakukan.dan pembekalan/peningkatan kapasitas pengelola PPKS di Kab/kota maupun di balai Penyuluh KB/Kecamatan. b. Belum maksimal dalam pencatatan pelaporan dan masih dalam proses update aplikasi new siga serta aplikasi satya gatra 2023. 5. Analisis Aspek manfaat (manfaat capaian IKU bagi Masyarakat) Manfaat bagi masyarakat adalah terlaksananya Pengelolaan PPKS sebagai Pusat Rujukan Layanan Konseling baik di tingkat Provinsi/kabupaten dan kecamatan secara komprehensif, holistik dan terintegrasi. Melalui konsultasi


102 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 dan konseling PPKS Pelangi Kencana memberikan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dimana PPKS menyediakan segala informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat yang membutuhkan bantuan dan mencari pemecahan masalah yang dihadapi. PPKS memberikan pelayanan yang sesuai kebutuhan masyarakat baik secara individual ataupun kelompok. PPKS juga memberikan pelayanan menggunakan media elektronik baik berupa SMS, telepon, dan jaringan sosial berupa facebook/Instagram. Hal ini mempermudah jangkauan masyarakat yang berkeinginan untuk berkonsultasi atau konseling, sehingga fungsi dan tujuan PPKS ini dibentuk dan dilaksanakan tepat dengan sasaran. 6. Analisis atas efesiensi penggunaan sumber daya (efesiensi yang berhasil dilakukan terhadap pemanfaatan anggaran) Dalam pelaksanaannya, bentuk efisiensi penggunaan sumber daya terhadap pemanfaatan anggaran untuk meningkatkanPengelolaan PPKS yang bisa diakses keluarga dengan mudah, diwujudkan melalui: a. Peningkatan dan optimalisasi kapasitas SDM yang ada untuk mendukung program Pengelolaan PPKS yang bisa diakses oleh Keluarga di Provinsi/Kab/Kota dan Kecamatan melalui perbanyakan materi dan media, melakukan sosialisasi PPKS maupun monitoring dan evaluasi serta memfasilitasi Pengelolaan PPKS di Provinsi/Kab/kota maupun Kecamatan sebagai pusat layanan konseling bagi keluarga. b. Sinergitas dukungan mitra kerja melalui koordinasi dan sinkronisasi program Pengelolaan PPKS baik di tingkat Provinsi/kabupaten/kota dan kecamatan bersama mitra kerja dalam rangka optimalisasi keterbatasan sumberdaya manusia, anggaran, maupun sarana dan prasarana, seperti melalui Whatsapp Grup PPKS Pelangi Kencana, Facebook/Instagram PPKS Pelangi Kencana


103 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 maupun membuat surat koordinasi ke mitra yang terkait dalam meningkatkan peluang Pelayanan Konseling bersama PPKS kepada Keluarga yang terpapar informasi/mengakses langsung PPKS Pelangi Kencana Provinsi/Kab/Kota/ Kecamatan. 7. Rekomendasi Upaya perbaikan tahun berikutnya Upaya yang dilakukan sebagai rencana tindak lanjut ke depan adalah a. Mengoptimalisasi PPKS mobile dan PPKS Menjawab b. Mengsosialisasikan PPKS melalui berbagai media online c. Mendorong pembentukan PPKS dibalai penyuluh bagi balai penyuluh yang belum dibentuk PPKS Balai Penyuluh. d. Menjalin kemitraan dengan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Koperasi dan Sosial, Perindustrian, Kemenag/KUA setempat, PLKB dan OPD KB Kab/Kota serta PIK Remaja dan Layanan KOnseling yang tupoksinya sama dengan PPKS Pelangi Kencana. A.2.5. Persentase Kabupaten/Kota yang melaksanakan pembinaan dalam pemberdayaan ekonomi keluarga Berikut disampaikan beberapa analisis capaian target kinerja Persentase Kabupaten/Kota yang melaksanakan pembinaan dalam pemberdayaan ekonomi keluarga 1. Capaian Tahun 2023 berdasarkan target 2023 Tabel.3.36 Capaian Jumlah Kelompok UPPKA di Kampung KB yang mendapat fasilitasi pembinaan PEK Tahun 2023 Bidang KSPK Perwakilan BKKBN Provinsi Satuan Target 2023 Capaian Jumlah Kelompok UPPKA di Kampung KB yang mendapat fasilitasi pembinaan PEK Kelompok UPPKA 7 7 Sumber data: Renstra BKKBN Babel 202-2024, Laporan Komponen KSPK Jumlah Kelompok UPPKA di Kampung KB yang mendapat fasilitasi pembinaan PEK tercapai 100%


104 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 Tabel.3.37 Presentase Capaian Jumlah Kelompok UPPKA di Kampung KB yang mendapat fasilitasi pembinaan PEK Tahun 2023 Bidang KSPK Perwakilan BKKBN Provinsi Satuan Target 2023 Capaian Persentase Kabupaten/Kota yang melaksanakan pembinaan dalam pemberdayaan ekonomi keluarga - 90% 100% Sumber data : Renstra BKKBN Babel 202-2024 , Laporan Komponen KSPK Kabupaten /kota yang telah melaksanakan pendampingan dan pembinaan pembinaan pemberdayaan ekonomi keluarga akseptor tercapai 100 %. 2. Realisasi kinerja serta capaian kinerja dengan tahun 2021 dan 2022 Tabel.3.38 Perbandingan Capaian Jumlah Kelompok UPPKA di Kampung KB yang mendapat fasilitasi pembinaan PEK Tahun 2021 s.d 2023 Indikator Kinerja Kegiatan Capaian 2021 Capaian 2022 Capaian sampai dengan 2023 Persentase Kabupaten/Kota yang melaksanakan pembinaan dalam pemberdayaan ekonomi keluarga 70% 80% 90% Sumber data: Renstra BKKBN Babel 202-2024 , Laporan Komponen KSPK Capain Persentase Kabupaten/Kota yang melaksanakan pembinaan dalam pemberdayaan ekonomi keluarga tahun 2023 tercapai 100% dan capaian ini jika dilihat tahun 2021 dan 2022 juga telah mencapai target tahunan. Grafik.3.10 Perbandingan Persentase Kabupaten/Kota yang melaksanakan pembinaan dalam pemberdayaan ekonomi keluarga Tahun 2021 - 2023 Sumber data : Renstra BKKBN Babel 202-2024 , Laporan Komponen KSPK 70%80%90% T A H U N 2 0 2 1 T A H U N 2 0 2 2 T A H U N 2 0 2 3 P E R S E N T A S E K A B U P A T E N / K O T A Y A N G M E L A K S A N A K A N P E M B I N A A N D A L A M P E M B E R D A Y A A N E K O N O M I K E L U A R G A Persentase Kabupaten/Kota yang melaksanakan pembinaan dalam pemberdayaan ekonomi keluarga


105 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 3. Capaian kinerja tahun 2023 berdasarkan RPJMN (2024) Tabel.3.39 Capaian Jumlah Kelompok UPPKA di Kampung KB yang mendapat fasilitasi pembinaan PEK Tahun 2023 Indikator Kinerja Kegiatan Target RPJMN Capaian 2023 Capaian sampai dengan 2023 Persentase Kabupaten/Kota yang melaksanakan pembinaan dalam pemberdayaan ekonomi keluarga 100% 90% 100% Sumber data : Renstra BKKBN Babel 202-2024 , Laporan Komponen KSPK Jika dibandingkan dengan target yang harus dicapai pada tahun 2024 sudah tercapai 100 % jika dibandingkan dengan capaian tahun 2023 tercapai 100%. atau sejumlah 7 kelompok UPPKA di Kampung Keluarga Berkualitas (KB) sesuai lokus Pro PN tahun anggaran 2023. Merupakan jumlah kelompok UPPKA yang dibina/dibentuk dibagi target jumlah kelompok UPPKA yang mendapatkan pembinaan dikali 100 persen. Target ini pada tahun 2023 tercapai 100%, melalui pembinaan dan pembentukan UPPKA di kabupaten/kota. Target kelompok UPPKA di Kampung KB yang mendapatkan fasilitasi pembinaan dan peningkatan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga berjumlah 7 (Tujuh) kelompok pada tahun 2023 dimana targetnya berbeda pada tahun 2022 sebanyak 21 kelompok UPPKA dan tahun 2021 sebanyak 7 kelompok UPPKA. Beberapa kegiatan yang mendukung pencapaian target ini, antara lain: a. Menginventarisasi data kelompok UPPKA yang menadi target setiap tahunnya by name by address b. Berkoordinasi dengan OPD KB Kabupaten/Kota serta PKB/PLKB tentang mengidentifikasi kelompok UPPKA sesuai panduan pelaksanaan peningkatan PEK di kampung KB tahun berjalan. c. Meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kader poktan UPPKA melalui penyediaan materi dan media penyebarluasan materi PEK, melaksanakan orientasi dan sosialisasi maupun kegiatan-kegiatan pengembangan PEK bagi kelompok UPPKA lokus Pro PN maupun di luar lokus Pro PN tahun berjalan.


106 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 4. Analisis penyebab keberhasilan/kegagalan atau peningkatan/penurunan kinerja serta alternatif Solusi yang telah dilakukan Kegiatan yang dilakukan guna mendukung tercapainya target indikator adalah: a. Sosialisasi Kebijakan PEK Nasional Pro PN/Rakortek Bidang Kedeputian KSPK di Jakarta b. Identifikasi dan inventarisasi data kelompok UPPKA di Kampung KB dan Jumlah Keluarga Akseptor yang ber-KB Mandiri MKJP dan Lestari MKJP yang mendapatkan fasilitasi dan pembinaan PEK serta identifikasi dan inventarisasi jenis usaha ekonomi produktif dan alat usaha ekonomi produktif yang dibutuhkan kelompok UPPKA c. Perbanyakan Materi dan Media KIE Usaha Ekonomi Keluarga d. Orientasi Pemberdayaan Ekonomi Keluarga e. Fasilitasi Alat Teknologi Tepat Guna (ATTG) kepada Kelompok UPPKA Lokus Pro Pn Tahun 2023 f. Dukungan Kegiatan Harganas Provinsi g. Pengembangan Model Kemitraan, Permodalan, Pemasaran/Pilot Project PEK Peduli Stunting h. Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Fasilitasi PEK Upaya-upaya yang dilakukan Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan berbagai upaya dalam melaksankan Pro PN Peningkatan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Akseptor antara lain: a. Berkomunikasi dan koordinasi dengan OPD KB Kabupaten/kota dalam pembinaan dan pendampingan peningkatan pelaksanaan pemberdayaan ekonomi keluarga akseptor dan keluarga resiko stunting di kampung keluarga berlualitas (KB) tahun 2023; b. Menyediakan dan mendistribusikan materi dan media KIE Pemberdayaan Ekonomi Keluarga (PEK) bagi kelompok


107 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 UPPKA dan pengelola PEK di OPD KB serta PLKB di Kampung KB c. Memfasilitasi kelompok berupa alat usaha untuk modal produksi produk UPPKA d. Meningkatkan kualitas pengelola kelompok melalui sosialisasi. Orientasi bimtek kepada pengelola kelompok UPPKA, PKB/PLKB dan Pengelola PEK di kabupaten/kota. e. Menjalin kerjasama dengan lintas sector (kemitraan) dalam pendampingan kelompok UPPKA dikampung KB. f. Melakukan pemantauan dan evaluasi kegiatan peningkatan PEK g. Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan Pro PN per tri wulan dan setiap bulan untuk dilaporkan ke Bappenas melalui aplikasi SMART dan e-monev c.q Direktorat PEK BKKBN. h. Telah dilakukan tindak lanjut hutang piutang Negara UPPKS (PPNTO tahap 2). Hambatan-hambatan dalam pelaksanaan Pro PN Peningkatan PEK bagi Keluarga Akseptor KB dan Stunting di Kampung KB yang ada antara lain: a. Belum maksimalnya kader-kader dalam pengelolaan pengembangan kelompok UPPKA sehingga masih harus ditingkatkan melalui pembinaan-pembinaan berupa pemberian materi dan sosialisasi/orientasi harus tetap dilakukan. b. Belum maksimalnya pencatatan dan pelaporan poktan UPPKA ke dalam SIGA secara berjenjang baik di lokus pro PN maupun di luar lokus Pro PN tahun 2023 oleh pengelola PEK di OPD KB dan PLKB di kabupaten/kota maupun oleh kader UPPKA setiap bulannya c. Belum maksimalnya pembinaan dan pendampingan OPD KB Kabupaten/Kota dalam meningkatkan usaha ekonomi keluarga akseptor KB dan stunting di kab/kota.


108 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 5. Analisis Aspek manfaat (manfaat capaian IKU bagi Masyarakat) Manfaat bagi masyarakat adalah meningkatnya pelaksanaan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga bagi Keluarga Akseptor KB dan Stunting di Kampung Keluarga Berkualitas” secara komprehensif dan terintegrasi lintas sektor guna meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga. Secara khusus bermanfaat: a. Meningkatnya pengetahuan dan keterampilan keluarga akseptor KB dan stunting di kampung Keluarga Berkualitas dalam peningkatan perekonomian keluarga; b. Meningkatnya pengetahuan dan keterampilan keluarga akseptor KB dan stunting di kampung KB dalam program percepatan penurunan stunting; c. Terfasilitasinya akses pemberdayaan ekonomi keluarga melalui kerjasama dengan mitra terkait informasi kewirausahaan meliputi perencanaan, keterampilan, produksi sampai dengan pemasaran produk; d. Tersedianya data basis di Kampung Keluarga Berkualitas yang menjadi lokus kegiatan; 1) Jumlah Keluarga akseptor KB lestari MKJP, 2) Jumlah Keluarga akseptor KB mandiri MKJP, 3) Pemetaan jenis usaha ekonomi ultra mikro/mikro yang sesuai di masing-masing Kampung Keluarga Berkualitas, 4) Jumlah kelompok UPPKA yang terintegrasi dalam program percepatan penurunan stunting 6. Analisis atas efesiensi penggunaan sumber daya (efesiensi yang keberhasilan dilakukan terhadap pemanfaatan anggaran) Dalam pelaksanaannya bentuk efisiensi penggunaan sumber daya terhadap pemanfaatan anggaran untuk meningkatkan kemandirian Eko keluarga akseptor KB dan stunting di kampung KB dapat diwujudkan melalui: a. Peningkatan dan optimalisasi kapasitas SDM yang ada untuk mendukung program PEK melalui perbanyakan materi dan media, monitoring dan evaluasi serta fasilitasi


109 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 peningkatan program pemberdayaan ekonomi keluarga akseptor dan stunting di Kampung KB; b. Sinergitas dukungan mitra kerja melalui koordinasi dan sinkronisasi program pembinaan peningkatan PEK bersama mitra kerja dalam rangka optimalisasi keterbatasan sumberdaya manusia (SDM), anggaran, maupun sarana dan prasarana, seperti mengembangkan kewirausahaan kelompok UPPKA dalam berbagai kesempatan dan peluang kerja yang ada. 7. Rekomendasi Upaya perbaikan tahun berikutnya a. Identifikasi dan inventarisasi data jumlah keluarga akseptor KB dan stunting yg mengikuti/tergabung dalam kelompok UPPKA di Kampung KB dan mendapat intervensi program PEK serta mengupdate data identifikasi jenis usaha usaha/produk yang dikembangkan kelompok UPPKA di Kampung KB lokus Pro PN sekaligus yang mendukung pencegahan stunting (DASHAT). b. Menyediakan materi atau panduan pelaksanaan PEK dan media KIE sesuai kearifan local untuk mendukung percepatan penurunan stunting. c. Melakukan sosialisasi kegiatan PEK yang efektif, efisien dan berkelanjutan seperti Sosialisasi materi dan media KIE, Orientasi PEK Akseptor, Fasilitasi PEK Akseptor (ATTG), Fasilitasi Promosi PEK melalui live selling atau gelar dagang, dan Pengembangan PEK melalui strategi jenis usaha mendukung pencegahan atunting di kab/kota. d. Melakukan pemantauan dan evaluasi kegiatan peningkatan PEK e. Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan Pro PN per tri wulan dan setiap bulan untuk dilaporkan ke Bappenas melalui aplikasi SMART dan e-monev c.q Direktorat PEK BKKBN.


110 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 • Tim Kerja Pengendalian Penduduk Tabel.3.40 Capaian IKK Bidang Pegendalian Penduduk (DALDUK) Tahun 2023 No. Sasaran Indikator Kinerja Target 2023 Capaian 2023 Persentase Sumber Data Meningkatnya Pelaksanaan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana di seluruh tingkatan wilayah Jumlah Pemerintah Daerah yang memanfaatkan GDPK dalam penetapan parameter kependudukan pada perencanaan pembangunan daerah 1 Prov & 5 Kab/Kota 1 Prov & 7 Kab/Kota 133,33 % Tim Kerja Dalduk Jumlah Rumah Data Kependudukan Paripurna yang terbentuk di Kampung KB 61 Rumah Data Kependudukan Paripurna di Kampung KB 61 Rumah Data Kependudukan Paripurna di Kampung KB 100 % Tim Kerja Dalduk Jumlah Kelompok Kerja Bangga Kencana Provinsi dan Kab/Kota yang efektif 1 Prov & 3 Kab/Kota 1 Prov & 7 Kab/Kota 200 % Tim Kerja Dalduk Cakupan implementasi pendidikan kependudukan di provinsi 3 jalur (formal, nonformal, dan informal) 3 jalur (formal, nonformal, dan informal) 100 % Tim Kerja Dalduk Jumlah Pemerintah Daerah yang melaksanakan Sistem Peringatan Dini Pengendalian Penduduk 1 Prov & 3 Kab/Kota 1 Prov & 7 Kab/Kota 200 % Tim Kerja Dalduk Jumlah Kampung KB yang melaksanakan penanganan terpadu isu kependudukan 95 Kampung KB 95 Kampung KB 100 % Tim Kerja Dalduk Sumber Data : Renstra BKKBN Babel 2020-2024 dan Pendataan Keluarga BKKBN 2023 A.2.6. Jumlah Pemerintah Daerah yang memanfaatkan GDPK dalam penetapan parameter kependudukan pada perencanaan pembangunan daerah Capaian ini diukur berdasarkan jumlah Pemerintah Daerah provinsi dan kabupaten/kota yang telah memanfaatkan GDPK dengan kriteria GDPK yang telah ditetapkan dalam Peraturan Kepala Daerah dan indikator parameter program pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana (Bangga Kencana) telah masuk dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah. Data capaian dari indikator ini diolah dari aplikasi e-Monev Ditrenduk.


111 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 Gambar 3.1 Design Buku GDPK Sumber: Laporan Komponen DALDUK 1. Perbandingan Antara Target dan Realisasi Kinerja Tahun 2023 Berdasarkan hasil olahan data pada aplikasi e-Monev Ditrenduk maka hasil capaian indikator kinerja kegiatan jumlah pemerintah daerah yang mempergunakan GDPK sebagai salah satu dasar perencanaan pembangunan daerah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tercapai sebesar 1 provinsi dan 7 kabupaten/kota atau 100% provinsi dan 140% kabupaten/kota. Tabel.3.41 Capaian Jumlah Pemerintah Daerah yang memanfaatkan GDPK dalam penetapan parameter kependudukan pada perencanaan pembangunan daerah Tahun 2023 No Indikator Kinerja Kegiatan Target 2023 Capaian 2023 Persentase Capaian (%) 1 Jumlah Pemerintah Daerah yang memanfaatkan GDPK dalam penetapan parameter kependudukan pada perencanaan pembangunan daerah 1 Prov & 5 Kab/Kota 1 Prov & 7 Kab/Kota 100% Prov & 140% Kab/Kota Sumber : eMonev Ditrenduk Jika dilihat pada tabel, sampai dengan akhir tahun 2023, Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) 5 aspek telah selesai disusun baik di tingkat Provinsi Kep. Bangka Belitung maupun di 7 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Kep. Bangka Belitung dan telah dimanfaatkan dalam perencanaan pembangunan daerah. Sehingga capaian indikator Persentase Pemerintah Daerah yang mempergunakan GDPK sebagai salah satu dasar perencanaan pembangunan daerah pada tahun 2023 telah melampaui target, target yang dibebankan adalah 1 Prov & 5 Kab/Kota sedangkan capaian yang diperoleh adalah 1 Prov & 7 Kab/Kota atau apabila dihitung presentase kinerja


112 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 capaiannya 100% untuk Provinsi dan 140% untuk kabupaten/Kota. 2. Perbandingan Target dan Realisai Kinerja Tahun Ini Dengan Tahun Lalu dan Beberapa Tahun Terakhir Pada bagian ini akan diuraikan capaian realisasi Indikator Kinerja Kegiatan (IKK) tahun 2021 sampai dengan tahun 2023. Target dan realisasi kinerja tahun 2021 sampai dengan tahun 2023 dapat di lihat pada tabel dibawah ini: Tabel.3.42 Perbandingan Target Dan Realisasi Kinerja Tahun 2021 - 2023 Indikator Kinerja Kegiatan 2021 2022 2023 Target Capaian % Target Capaian % Target Capaian % Jumlah Pemerintah Daerah yang memanfaatkan GDPK dalam penetapan parameter kependudukan pada perencanaan pembangunan daerah 1 Prov & 3 Kab/Kota 1 Prov & 7 Kab/Kota 100% Prov & 233% Kab/Kota 1 Prov & 4 Kab/Kota 1 Prov & 7 Kab/Kota 100% Prov & 175% Kab/Kota 1 Prov & 5 Kab/Kota 1 Prov & 7 Kab/Kota 100% Prov & 140% Kab/Kota Sumber Data : Renstra BKKBN Babel 2020-2024 dan Pendataan Keluarga BKKBN 2023 Jika di bandingkan dengan target dan capaian tahun 2021 dan 2022, indikator kinerja kegiatan Jumlah Pemerintah Daerah yang memanfaatkan GDPK dalam penetapan parameter kependudukan pada perencanaan pembangunan daerah ada kenaikan target setiap tahunnya sehingga berpengaruh pada persentase capaian. Tetapi secara jumlah capaian pada tahun 2023 telah melampaui target kinerja. 3. Perbandingan Antara Realisasi Kinerja Sampai dengan Tahun 2023 dengan Target Jangka Menengah yang Terdapat dalam Dokumen Perencanaan Strategis Organisasi Pengukuran capaian kinerja tahun 2023 kemudian dibandingkan dengan target akhir periode jangka menengah yaitu target Renstra Perwakilan BKKBN Provinsi Kep. Bangka Belitung tahun 2020 – 2024 yaitu sebagai berikut:


113 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 Tabel.3.43 Perbandingan Target dan Realisasi Kinerja IKK Tahun 2023 dengan Target Akhir Renstra Tahun 2020-2024 No Indikator Kinerja Kegiatan Target Akhir Renstra 2020 - 2024 Capaian Sampai 2023 Capaian % 1 Jumlah Pemerintah Daerah yang memanfaatkan GDPK dalam penetapan parameter kependudukan pada perencanaan pembangunan daerah 1 Prov & 6 Kab/Kota 1 Prov & 7 Kab/Kota 100% Prov & 117% Kab/Kota Sumber Data : Renstra BKKBN Babel 2020-2024 dan Laporan Komponen DALDUK Hasil perhitungan persentase capaian Jumlah Pemerintah Daerah yang memanfaatkan GDPK dalam penetapan parameter kependudukan pada perencanaan pembangunan daerah jika dibandingkan dengan target akhir jangka menengah tahun 2024 adalah 100% Provinsi dan 117% Kabupaten/Kota atau telah melampaui target akhir Renstra. 4. Upaya Yang Telah Dilakukan Untuk Pencapaian Target Kinerja Upaya-upaya yang dilakukan untuk pencapaian indikator kinerja kegiatan ini antara lain: a. Melakukan advokasi kepada OPD KB Provinsi Kep. Bangka Belitung dan BAPPEDA Provinsi Kep. Bangka Belitung untuk mengupgrade GDPK menjadi GDPK 5 aspek dengan bekerjasama dengan ketua Koalisi Kependudukan Provinsi Kep. Bangka Belitung b. Melakukan fasilitasi dan pendampingan dalam penyusunan dokumen GDPK 5 aspek Provinsi Kep. Bangka Belitung. Kegiatan yang dilakukan berupa pertemuan FGD dengan tim penyusun GDPK tang terdiri dari lintas sektor di Pemerintahan Provinsi Kep. Bangka Belitung.


114 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 5. Kendala Yang Dihadapi dalam Pencapaian Target Kinerja Dalam pencapaian target kinerja ada beberapa kendala yang dihadapi, antara lain: a. Kurangnya komitmen pemerintah daerah dalam penyusunan dan pemanfaatan dokumen GDPK 5 aspek untuk perencanaan pemerintah daerah. b. Kurangnya kapasitas dan kapabilitas pengelola program baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota dalam penyusunan dan pemanfaatan dokumen GDPK 5 aspek untuk perencanaan pemerintah daerah. c. Kurangnya kapasitas dan kapabilitas pengelola program baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota dalam melakukan pengolahan data parameter kependudukan dari berbagai sumber data sehingga dapat menghambat dalam memberikan fasilitasi teknis. d. Ketersediaan raw data yang menggambarkan data level kabupaten/kota kurang lengkap dan tidak tepat waktu menyebabkan terlambatnya penentuan parameter pembangunan kependudukan sebagai bahan perencanaan pembangunan. e. Penerapan kebijakan automatic adjustment mengakibatkan penyesuaian anggaran dan metode pelaksanaan kegiatan. 6. Manfaat Capaian Indikator Kinerja Bagi Masyarakat GDPK merupakan rencana induk pembangunan kependudukan yang memberikan arahan kebijakan untuk menjadi acuan bagi lintas sektor terkait dalam perencanaan pembangunan kependudukan. Keberadaan GDPK secara strategis memberikan penguatan terhadap pemaduan dan sinkronisasi kebijakan pengendalian penduduk dalam rangka peningkatan kualitas penduduk dan mencapai, mempertahankan, serta memanfaatkan bonus demografi. GDPK memiliki peran penting dalam pengelolaan pembangunan kependudukan sebagai berikut:


115 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 a. Mewadahi komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam melakukan upaya yang relevan dengan isu tertentu dalam pembangunan kependudukan. b. Memberikan masukan dalam perencanaan pembangunan, melalui internalisasi isi GDPK ke dalam Rencana Jangka Menengah, Rencana Strategis, dan Rencana Kerja Instansi Pemerintah. c. Sebagai pedoman dalam melakukan kegiatan peningkatan kualitas pembangunan kependudukan. d. Dinilai berpotensi menjadi landasan penanganan persoalan kependudukan yang terencana, sistematis dan berkesinambungan. Berdasarkan peran penting dan strategis tersebut, dapat disimpulkan GDPK merupakan perwujudan dalam upaya menjadikan penduduk sebagai pusat pembangunan. Penduduk harus dijadikan titik sentral dalam proses pembangunan. Penduduk harus dijadikan subjek dan objek dalam pembangunan. Pembangunan adalah oleh penduduk dan untuk penduduk. Visi dari pembangunan berbasis pada penduduk adalah mewujudkan sebuah kondisi penduduk tumbuh seimbang yang akan mewujudkan kesejahteraan rakyat atau penduduk. 7. Analisis Efisiensi Penggunaan Sumber Daya Automative adjusment Anggaran di tahun 2023 menuntut bidang Pengendalian Penduduk Perwakilan BKKBN Provinsi Kep. Bangka Belitung untuk lebih mengoptimalkan potensi yang ada dalam usaha pencapaian target kinerja program Bangga Kencana dengan cara sebagai berikut : a. Optimalisasi komunikasi antar OPD KB Provinsi agar dapat menyelesaikan penyusunan GDPK 5 aspek dan memfasilitasi pertemuan untuk pembahasan draft GDPK. b. Meningkatkan kerjasama dengan mitra kerja dalam rangka pendampingan penyusunan GDPK 5 aspek tingkat Provinsi.


116 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 c. Optimalisasi komunikasi antar OPD KB Kab/kota dalam review GDPK agar mengintegrasikan road map yang telah dicantumkan dalam GDPK ke dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah d. Melaksanakan kegiatan yang terkena dampak automatice adjustment secara online. 8. Rekomendasi Upaya Perbaikan Tahun Berikutnya Upaya yang akan dilakukan sebagai perbaikan tahun berikutnya yaitu meningkatkan advokasi kepada pemerintah daerah terkait pembuatan legalitas Grand Design Pembangunan Kependudukan berupa Peraturan Daerah atau Peraturan Gubernur agar GDPK 5 aspek yang telah disusun dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pemerintah daerah. A.2.7. Jumlah Rumah Data Kependudukan Paripurna yang terbentuk di Kampung KB Fasilitasi pembentukan Rumah DataKu kepada pemerintah daerah dimaksudkan agar pemerintah daerah dapat membentuk Rumah Data Kependudukan dan Informasi Keluarga yang selanjutnya disingkat Rumah DataKu. Rumah DataKu yang merupakan kelompok kegiatan masyarakat berfungsi sebagai pusat data dan informasi kependudukan di tingkat mikro untuk memenuhi kebutuhan akan data dan informasi keluarga dalam pembangunan di Kampung Keluarga Berkualitas pada khususnya dan desa/kelurahan pada umumnya. Diharapkan Rumah Dataku akan menjadi pusat data dan informasi kependudukan di wilayah tingkat desa, selain itu dapat juga sebagai penyedia data basis bagi intervensi pembangunan serta menjadi instrumen pendidikan data kependudukan bagi masyarakat tentang pentingnya data dan aspek kependudukan dalam pembangunan.


117 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 1. Perbandingan Antara Target dan Realisasi Kinerja Tahun 2023 Capaian indikator diukur berdasarkan jumlah Rumah Data Kependudukan yang telah memenuhi kriteria: memiliki SK pengukuhan, kader telah mengikuti orientasi, mempunyai lebih dari 2 sarana dan prasarana, memiliki lebih dari 3 jenis data, penyajian data lengkap dan datanya telah dimanfaatkan. Data capaian ini diolah dan bersumber dari New SIGA yang kemudian ditampilkan melalui aplikasi Rumah Data Kependudukan. Berdasarkan hasil olahan data maka indikator ini telah tercapai 61 Rumah Data Kependudukan Paripurna atau 100%. Tabel.3.44 Perbandingan Target dan Capaian Tahun 2023 Indikator Kinerja Kegiatan Target 2023 Capaian 2023 Capaian (%) Jumlah Rumah Data Kependudukan Paripurna yang terbentuk di Kampung KB 61 Rumah Data Kependudukan Paripurna di Kampung KB 61 Rumah Data Kependudukan Paripurna di Kampung KB 100% Sumber : Aplikasi Rumah Data Kependudukan Berdasarkan tabel di atas realisasi untuk indikator kinerja Jumlah Rumah Data Kependudukan Paripurna yang terbentuk di Kampung KB, indikator ini diukur dari jumlah Rumah Data Kependudukan klasifikasi Paripurna yang terbentuk di Kampung KB mencapai 100% atau sebanyak 61 Rumah Data Kependudukan Paripurna yang terbentuk di Kampung KB. Rumah Data Kependudukan paripurna merupakan Rumah Data Kependudukan yang telah memenuhi kriteria sebagai berikut: a. Memiliki SK Pengukuhan dan struktur lengkap. b. Kadernya telah mengikuti orientasi/pelatihan/ pembinaan dengan materi Pengelolaan Rumah Data Kependudukan, Pengolahan Data, serta Analisis Data. c. Memiliki lebih dari 2 jenis sarana dan prasarana (Buku Data, Papan Nama Rumah Data, Papan Data, Pojok Kependudukan, Sarana Pengolahan Data).


118 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 d. Data yang dimiliki oleh rumah data lebih dari 3 jenis data (Kuantitas Penduduk, Kualitas Penduduk, Mobilitas Penduduk, Pembangunan Keluarga, Administrasi Kependudukan, Perlindungan Sosial, Potensi Desa/Kelurahan). e. Penyajian data baik berbentuk tabel maupun grafik/infografis melalui Buku Data dan Papan Penyajian Data. f. Data di Rumah Data Kependudukan telah dimanfaatkan oleh stakeholder untuk perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, intervensi program, maupun penelitian. Jumlah Rumah Data Kependudukan secara keseluruhan berdasarkan New SIGA sampai 31 Desember 2023 sejumlah 205 Rumah Data Kependudukan yang telah dibentuk dan diregistrasikan melalui K0/RDK pada aplikasi SIGA, dengan rincian masing-masing klasifikasi seperti yang tersaji pada grafik di bawah ini: Grafik.3.11 Jumlah Rumah Data Kependudukan berdasarkan klasifikasi Tahun 2023 Sumber : New SIGA Berdasarkan grafik di atas, jumlah Rumah Data Kependudukan dengan klasifikasi sederhana sejumlah 144 Rumah Data Kependudukan. Rumah Data Kependudukan sederhana ini, pada umumnya belum memiliki SK pembentukan Rumah Data Kependudukan yang menjadi syarat wajib untuk menuju klasifikasi paripurna, selain itu 0 50 100 150 Sederhana Lengkap Paripurna 144 0 61


119 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 permasalahan lainnya yang sering muncul pada Rumah Data Kependudukan sederhana adalah kader pada Rumah Klasifikasi Data Kependudukan tersebut belum mendapatkan pembinaan/pelatihan/orientasi terkait materi pengelolaan Rumah Data Kependudukan, penyajian data, dan analisis data. Sedangkan untuk jumlah Rumah Data Kependudukan dengan klasifikasi lengkap sebanyak 0 Rumah Data Kependudukan dan dengan klasifikasi paripurna sebanyak 61 Rumah Data Kependudukan. 2. Perbandingan Target dan Realisai Kinerja Tahun Ini Dengan Tahun Lalu dan Beberapa Tahun Terakhir Perbandingan target dan capaian indikator Jumlah Rumah Data Kependudukan Paripurna yang terbentuk di Kampung KB tahun 2021 sampai 2023 dapat dilihat pada tabel dibawah ini : Tabel.3.45 Perbandingan Target dan Capaian Tahun 2023 Indikator Kinerja Kegiatan 2021 2022 2023 Target Capaian % Target Capaian % Target Capaian % Jumlah Rumah Data Kependuduka n Paripurna yang terbentuk di Kampung KB 49 Rumah DataKu Paripurna di Kampung KB 25 Rumah DataKu Paripurna di Kampung KB 51,02% 55 Rumah DataKu Paripurna di Kampung KB 36 Rumah DataKu Paripurna di Kampung KB 65,45% 61 Rumah DataKu Paripurn a di Kampun g KB 61 Rumah DataKu Paripurn a di Kampun g KB 100% Sumber Data : Renstra BKKBN Babel 2020-2024 dan Laporan Komponen DALDUK Berdasarkan data pada tabel di atas, realisasi indikator Jumlah Rumah Data Kependudukan Paripurna yang terbentuk di Kampung KB pada tahun 2021 tercapai 25 Rumah Data Kependudukan Paripurna di Kampung KB (51,02%), tahun 2022 tercapai 36 Rumah Data Kependudukan Paripurna di Kampung KB (65,45%) dan pada tahun 2023 tercapai 61 Rumah Data Kependudukan Paripurna di Kampung KB (100%). Sehingga dari tahun 2021 hingga tahun 2023 mengalami kenaikan yang signifikan.


120 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 Grafik.3.12 Trend target dan Realisasi Rumah Data Kependudukan Paripurna yang terbentuk di Kampung KB Tahun 2021 – 2023 Sumber Data : Renstra BKKBN Babel 2020-2024 dan Laporan Komponen DALDUK Jika di lihat dari grafik trend diatas, realisasi Rumah Data Kependudukan Paripurna yang terbentuk di Kampung KB meningkat setiap tahunnya. 3. Perbandingan Antara Realisasi Kinerja Sampai dengan Tahun 2023 dengan Target Jangka Menengah yang Terdapat dalam Dokumen Perencanaan Strategis Organisasi Pengukuran capaian kinerja tahun 2023 kemudian dibandingkan dengan target akhir periode jangka menengah yaitu target Renstra Perwakilan BKKBN Provinsi Kep. Bangka Belitung tahun 2020 – 2024 yaitu sebagai berikut: Tabel.3.46 Perbandingan Target dan Realisasi Kinerja IKK Tahun 2023 dengan Target Akhir Renstra Tahun 2020-2024 Indikator Kinerja Kegiatan Target Akhir Renstra 2020 - 2024 Capaian Sampai 2023 Capaian % Jumlah Rumah Data Kependudukan Paripurna yang terbentuk di Kampung KB 65 Rumah DataKu Paripurna di Kampung KB 61 Rumah DataKu Paripurna di Kampung KB 93,84% Sumber Data : Renstra BKKBN Babel 2020-2024 dan Laporan Komponen DALDUK Berdasarkan tabel di atas, realisasi tahun 2023 untuk IKK Jumlah Rumah Data Kependudukan paripurna yang terbentuk di Kampung Keluarga Berkualitas mencapai 61 Rumah Data Kependudukan paripurna di Kampung Keluarga Berkualitas. Persentase realisasi kinerja ini sudah mencapai 93,84 persen dari target akhir RPJMN 2020 – 2024 yaitu 65 Rumah Data Kependudukan Paripurna di Kampung Keluarga 49 55 61 25 36 51.02% 61 65.4% 100% 0 50 100 150 2021 2022 2023 Target Capaian Persentase


121 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 Berkualitas. Hal ini mengindikasikan bahwa capaian kinerja untuk indikator tersebut bertahap menuju pencapaian terhadap target akhir dari RPJMN 2020 – 2024. 4. Upaya Yang Telah Dilakukan Untuk Pencapaian Target Kinerja Upaya – upaya yang telah dilakukan untuk pencapaian target kinerja Jumlah Rumah Data Kependudukan paripurna yang terbentuk di Kampung Keluarga Berkualitas yaitu : a. Meningkatkan cakupan registrasi Rumah Data Kependudukan melalui kegiatan sosialisasi Sistem Registrasi Rumah Data Kependudukan dan Fasilitasi Tehnis Tata Kelola Rumah Data Kependudukan Berbasis Aplikasi di Rumah Data Kependudukan yang ada di 7 kabupaten/kota. b. Memperkuat tata kelola Rumah Data Kependudukan melalui kegiatan fasilitasi tata kelola Rumah Data Kependudukan berbasis aplikasi. c. Melakukan pembinaan/orientasi bagi pengelola Rumah Data Kependudukan dengan memberikan substansi pengelolaan Rumah Data Kependudukan, pengolahan data dan analisis data pada Rumah Data Kependudukan. d. Meningkatkan pemanfaatan aplikasi Rumah DataKu dalam melakukan pengelolaan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB. e. Membuat blogspot Rumah Data Kependudukan untuk mempermudah stakeholder, mitra kerja, PKB/PLKB dan pengelola Rumah Data Kependudukan dalam melakukan pengelolaan Rumah Data Kependudukan di Kampung Keluarga Berkualitas.


122 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 5. Kendala Yang Dihadapi dalam Pencapaian Target Kinerja Dalam pencapaian target kinerja ada beberapa kendala yang dihadapi, antara lain: a. Bervariasinya kapasitas dan kapabilitas pengelola Rumah Data Kependudukan dalam melakukan pengelolaan Rumah Data Kependudukan. b. Kurangnya komitmen dari pengelola program Pengendalian Penduduk di kabupaten/Kota dalam melaksanakan advokasi, pembinaan dan bimbingan teknis dalam pembentukan dan peningkatan kapasitas pengelola Rumah Data Kependudukan di kampong KB. c. Pelaporan dan update K0 RDK di aplikasi New Siga belum dilakukan secara optimal d. Minimnya ketersediaan sarana dan prasarana penunjang dalam kegiatan pengelolaan Rumah Data Kependudukan. 6. Manfaat Capaian Indikator Kinerja Bagi Masyarakat Manfaat dari tercapainya IKK Jumlah Rumah Data Kependudukan paripurna yang terbentuk di Kampung Keluarga Berkualitas sejalan dengan tujuan dari penyelenggaraan Rumah Data Kependudukan, yaitu: a. Menyediakan data publik dalam bidang kependudukan di Kampung Keluarga Berkualitas yang valid, terpercaya, dan selalu terbarukan bagi masyarakat umum. b. Menyediakan data dan analisis kependudukan bagi pemerintah dan lintas sektoral dalam upaya memberikan intervensi peningkatan kesejahteraan masyarakat yang tepat sasaran dan tepat guna. c. Membangun kepedulian dan kesadaran akan data, permasalahan kependudukan, dan pendidikan wawasan kependudukan bagi masyarakat di Kampung Keluarga Berkualitas. d. Membangun kelompok kerja dalam bidang data pada tingkat mikro yang mampu menjadi rekan strategis


123 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 pemerintah local dalam mengambil keputusan dan kebijakan yang berkaitan dengan penyediaan kesejahteraan masyarakat. Berdasarkan hal tersebut, kebermanfaatan Rumah Data Kependudukan dapat dievaluasi melalui pendekatan pemanfaatan data yang dikelola oleh Rumah Data Kependudukan. Pemanfaatan data di Rumah Data Kependudukan merupakan suatu kegiatan memberikan rekomendasi atau masukan kepada stakeholder terkait untuk perencanaan program dan intervensi kebijakan. Pemanfaatan data yang tersedia di Rumah Data Kependudukan dikelompokkan menjadi 3 (tiga) kegiatan pemanfaatan yaitu perencanaan, intervensi, penelitian serta kegiatan lain diluar 3 (tiga) kegiatan pemanfaatan tersebut. 7. Analisis Efisiensi Penggunaan Sumber Daya Penggunaan sumber daya dalam rangka mendukung pencapaian target kinerja terdiri atas dua hal yaitu efisiensi sumber daya anggaran dan sumber daya manusia. Dari segi sumber daya anggaran telah digunakan secara optimal untuk mendukung pelaksanaan kegiatan yang terkait dengan indikator kinerja Rumah Data Kependudukan paripurna yang terbentuk di Kampung Keluarga Berkualitas. Sementara itu, upaya efisiensi sumber daya manusia telah dilaksanakan melalui pelibatan pihak – pihak/mitra terkait baik internal maupun eksternal dalam melakukan pengelolaan Rumah Data Kependudukan agar dapat mencapai klasifikasi paripurna. 8. Rekomendasi Upaya Perbaikan Tahun Berikutnya Rencana perbaikan dalam pencapaian indikator kinerja dan pelaksanaan program serta kegiatan antara lain : a. Memfasilitasi dan meningkatkan kapasitas dan kapabilitas pengelola rumah data kependudukan di Kampung KB


124 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 b. Menjajagi kemungkinan kerjasama dengan Badan Pusat Statistik untuk integrasi dengan Program Desa Cantik c. Memanfaatkan teknologi informasi lebih maksimal dalam pengelolaan Rumah Data kependudukan A.2.8. Jumlah Kelompok Kerja Bangga Kencana Provinsi dan Kabupaten/Kota yang efektif Kelompok Kerja Bangga Kencana adalah kelompok kerja yang beranggotakan perwakilan dari berbagai lintas sektor dan mendukung kepentingan untuk mewujudkan arah pembangunan pemerintahan daerah dengan mengusung isu strategis dan pencapaian target Program Bangga Kencana. Kelompok kerja tersebut berada di provinsi dan kabupaten/kota dan mendapatkan pembinaan untuk melaksanakan kegiatan advokasi, meliputi fasilitasi pelaksanaan kegiatan, orientasi program, peningkatan kapasitas anggota pokja dan pembekalan tentang sistem kerja pokja dan materi yang akan diberikan. Pembinaan dilakukan secara bertahap oleh tim pendamping dan pembina Pokja tingkat pusat, provinsi dan kabupaten/kota. Efektivitas Tim Kelompok Kerja Bangga Kencana dilihat dari kriteria daerah provinsi dan kabupaten/kota memiliki Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) dan mengintegrasikan indikator urusan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) atau Program Bangga Kencana ke dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Pembangunan Menengah Daerah (RPJMD). 1. Perbandingan Antara Target dan Realisasi Kinerja Tahun 2023 Pada tahun 2023 target dan realisasi kinerja Jumlah Kelompok Kerja Bangga Kencana Provinsi dan Kabupaten/Kota yang efektif adalah sebagai berikut : Tabel.3.47 Perbandingan Target dan Capaian Tahun 2023 Indikator Kinerja Kegiatan Target 2023 Capaian 2023 Capaian (%) Jumlah Kelompok Kerja Bangga Kencana Provinsi dan Kabupaten/Kota yang efektif 1 Provinsi dan 3 Kabupaten/Kota 1 Provinsi dan 7 Kabupaten/Kota 100%Provinsi dan 233% Kabupaten/Kota Sumber : Laporan Feedback Monitoring dan Evaluasi Ditjakduk BKKBN


125 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Perw. BKKBN Babel Tahun 2023 Berdasarkan tabel di atas, realisasi untuk indikator kinerja kegiatan Jumlah Kelompok Kerja Bangga Kencana Provinsi dan Kabupaten/Kota yang efektif tercapai 1 Provinsi dan 7 Kabupaten/Kota atau 100% provinsi dan 233% kabupaten/kota dengan target kinerja 1 Provinsi dan 3 Kabupaten/Kota. Tabel.3.48 Rekapitulasi Nasional Pokja Bangga Kencana Tahun 2023 Sumber : Laporan Feedback Monitoring dan Evaluasi Ditjakduk BKKBN


Click to View FlipBook Version