The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by dyyah_nurul, 2022-02-24 19:14:26

buku-renstra-2018-2023

buku-renstra-2018-2023

Tabel 3.1. Akar Masalah
Permasalahan Dinas
dagangan Provinsi Jawa Tengah
h

dustri yang belum Belum optimalnya implementasi standarisasi

produk dan proses produksi

aan SDM Kompetensi Belum optimalnya implementasi standarisasi

tenaga kerja industri

knologi industri Terbatasnya inovasi teknologi yang siap pakai

rhadap bahan baku Terbatasnya ketersediaan bahan baku lokal dan
substitusi impor

n industri di wilayah Terbatasnya daya dukung dan infrastruktur
industri
ediaan sarana dan Masih banyaknya pencemaran akibat kegiatan
astruktur industri dan Belum optimalnya pengelolaan
lingkungan lingkungan pada industri

78

DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN
P R O V I N S I J A W A T E N G A H 2018-2023

No. Masalah Pokok Masalah

3 Belum terintegrasinya peran Belum optimalnya keterkaitan

stakeholder industri dengan sektor lainnya.

Perdagangan : 1. Kurangnya sarana dan pra
1. Rendahnya daya saing pasar perdagangan dalam negeri
yang disebabkan oleh belum
adanya pemetaan pasar baik 2. Belum optimalnya fasilitas
komoditi maupun produk, perdagangan
domestic maupun
internasional, yang 3. Belum optimalnya ekspor d
diharapkan dapat pengendalian impor
memberikan info pasar dan
menciptakan struktur pasar
yang efisien dan berdaya
saing.

Renstra DISPERINDAG
Prov.Jateng 2018-2023

h Akar Masalah
n sektor industri Ego sektoral antar sektor hulu hilir

asarana Belum optimalnya Pemantauan distribusi dan
; logistik barang kebutuhan pokok dan barang
penting;
si system distribusi 1. Kurangnya Promosi dan informasi pasar

dan perlunya produk dalam negeri dan Peningkatan
promosi produk unggulan daerah;
2. Belum optimalnya Pengembangan pasar dan
usaha dagang kecil menengah;
1. Belum kuatnya dukungan pertumbuhan
industri subtitusi impor di Jawa Tengah;
2. Belum optimalnya dukungan pembiayaan
penetrasi pasar ke kawasan pasar non
tradisional (Amerika Latin, Amerika Tengah,
Asia Barat, Asia Selatan, Asia Tengah,
Timur Tengah, Afrika Selatan, Mozambig,
Kenya dan Negeria);

79

DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN Masalah
P R O V I N S I J A W A T E N G A H 2018-2023

No. Masalah Pokok

4. Kurangnya Penggunaan pr
Negeri

2. Belum adanya pendampingan Kurangnya Pemahaman peny
untuk menangkap arah pendaftaran perusahaan seca
perdagangan ke depan (isu
milenial), dimana model
distribusi pasar berubah
kedepannya

Renstra DISPERINDAG
Prov.Jateng 2018-2023

h Akar Masalah
3. Belum tersebarnya Informasi terkini yang
dihasilkan oleh pemerintah pusat seperti
hasil-hasil FTA/PTA (Free Trade Agreement/
Preferential Trade Agreement), regulasi/
kebijakan di negara tujuan, trend pasar,
harga, standard produk, branding, desain
mapun pembeli yang dapat diakses oleh
UKM/ IKM ekspor

roduk-produk Dalam Kurangnya Peningkatan promosi produk
unggulan daerah;

yelenggaraan 1. Belum optimalnya upaya untuk
ara online mengintegrasikan produk perusahaan skala
kecil/ menengah dan besar dalam
menjembatani kemitraan strategis dan
melakukan pendekatan lokal bercitarasa
global guna membangun jaringan partner
yang kuat dan mengimplementasikan
strategi global brand dengan pendekatan
lokal;

80

DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN
P R O V I N S I J A W A T E N G A H 2018-2023

No. Masalah Pokok Masalah

3. Kurangnya pemahaman Belum optimalnya pelayanan

masyarakat dan pelaku usaha sertifikasi produk dan komod

tentang hak dan kewajiban di

bidang standarisasi dan

perlindungan konsumen.

Kurangnya pemahaman masy
usaha tentang hak dan kewaj
standarisasi dan perlindunga

Renstra DISPERINDAG
Prov.Jateng 2018-2023

h Akar Masalah
pengujian dan 1. Banyak kalangan dunia industri yang belum

diti unggulan mengenal fungsi BPSMB sebagai
laboratorium uji, kalibrasi dan lembaga
yarakat dan pelaku sertifikasi produk;
jiban di bidang 2. Keterbatasan sarpras (peralatan dan ruang
an konsumen lingkup) dan SDM di Laboratorium
Penguji/kalibrasi;
3. Masih banyak dan rendahnya mutu
komoditi maupun peralatan ukur pelaku
usaha dalam persaingan pasar global
1. Rendahnya Pemahaman pelaku usaha/IKM
terhadap produk industri yang berstandar;
2. Masih banyaknya dunia industri masih
belum memahami jenis/parameter mutu
produk yang termasuk dalam kategori SNI
wajib
3. Rendahnya Ketaatan pelaku usaha terhadap
ketentuan peredaran barang dan jasa;
4. Masih belum optimalnya Perlindungan
Konsumen di masyarakat;

81

DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN Masalah
P R O V I N S I J A W A T E N G A H 2018-2023

No. Masalah Pokok

Renstra DISPERINDAG
Prov.Jateng 2018-2023

h Akar Masalah
5. Semakin banyaknya produk-produk impor
yang masuk di pasaran dalam negeri yang
belum berstandar.

82

DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN
P R O V I N S I J A W A T E N G A H 2018-2023

3.2. Telaahan, Visi, Misi dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala
Daerah Terpilih
Dengan mempertimbangkan potensi, kondisi, permasalahan, tantangan
dan peluang yang ada di Jawa Tengah serta mempertimbangkan budaya
yang hidup dalam masyarakat, maka Visi Pemerintahan Daerah Provinsi
Jawa Tengah tahun 2018-2023 adalah:

“JAWA T ENGAH BERDIKARI DAN SEMAKIN SEJAHT ERA
(T ET EP MBOTEN KORUPSI, MBOTEN NGAPUSI)“

Guna mencapai Visi tersebut, dilaksanakan melalui 4 (empat) Misi
Gubernur Jawa Tengah Tahun 2018-2023yaitu:
1. Membangun masyarakat Jawa Tengah yang religius, toleran dan

guyup untuk menjaga Negara KesatuanRepublik Indonesia.
2. Mempercepat reformasi birokrasi yang dinamis serta memperluas

sasaran ke Pemerintahan Kabupaten/Kota.
3. Memperkuat kapasitas ekonomi rakyat dan membuka lapangan kerja

baru untuk mengurangi kemiskinan dan pengangguran.
4. Menjadikan rakyat Jawa Tengah lebih sehat, lebih pintar, lebih

berbudaya dan mencintai lingkungan.

Dari visi dan misi di atas, misi kedua yaitu Memperkuat kapasitas
ekonomi rakyat dan membuka lapangan kerja baru untuk
mengurangi kemiskinan dan pengangguran, merupakan visi yang
dipakai sebagai amanat untuk DISPERINDAG karena di dalam misi
tersebut menyangkut isu strategis yang dihadapi oleh DISPERINDAG.
Dari misi tersebut, Gubernur Jawa Tengah memiliki program-program
unggulan/program kerja yaitu :
1. Sekolah tanpa sekat; pelatihan tentang demokrasi dan pemilu,

gender, antikorupsi dan magang gubernur untuk siswa SMA/SMK;
Sekolah tanpa sekat: pendidikan politik warga negara, pelatihan
demokrasi dan pemilu, gender, dan pendidikan anti korupsi, dan
program magang Gubernur untuk SMA/SMK. Pendidikan tanpa
sekat merupakan integrasi pendidikan formal, informal, dan non
formal sebagai perwujudan bahwa urusan pendidikan tidak hanya
menjadi tanggung jawab pemerintah tetapi menjadi tanggung
jawab keluarga dan masyarakat.

Renstra DISPERINDAG 83
Prov.Jateng 2018-2023

DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN
P R O V I N S I J A W A T E N G A H 2018-2023

2. Peningkatan peran rumah ibadah, fasilitasi pendakwah dan guru

ngaji; Peningkatan peran rumah ibadah, fasilitasi pendakwah, dan

guru agama sebagai media komunikasi antar agama dan

penghayat untuk membangun hubungan yang saling

menyejahteraan menuju kehidupan yang saling menghormati,

terwujudnya kehidupan yang aman dan nyaman tanpa adanya

diskriminasi.

3. Reformasi birokrasi di kabupaten/kota yang dinamis berbasis

teknologi informasi dan sistem layanan terintegrasi; Reformasi

birokrasi yang diharapkan kedepan adalah pada tiga dimensi

utama yaitu pelayanan publik yang semakin dinamis, efektivitas

dan efisiensi manajemen pemerintahan, serta profesionalisme.

4. Satgas kemiskinan, bantuan desa, rumah sederhana layak huni;

Merupakan satuan yang aktif dalam pendataan, perumusan

masalah dan perumusan kebijakan, serta pelaporan.

5. Obligasi daerah, kemudahan akses kredit UMKM, penguatan

BUMDes dan pelatihan startup untuk Wirausaha Muda; Obligasi

karena menurunnya kapasitas fiskal. Adanya kebutuhan

proyekyang harus segera dilaksanakan. Tetapi kapasitas fiskal

tidak cukup untuk membiayai.

6. Menjaga harga komoditas dan asuransi gagal panen untuk petani

serta melindungi kepentingan nelayan; Dilakukan dengan

perlindungan harga dan menjamin pemasaran produkpertanian;

pemerintah membeli secara langsung produk pertanian dengan

menugaskan BUMD pertanian; serta penguatan kelembagaan

petani ditingkat desa sebagaimana tertuang dalam amanat Perda

No 5 tahun 2016.

7. Pengembangan transportasi massal, revitaliasi jalur kereta dan

bandara serta pembangunan embung/irigasi; Program ini

dilakukan dengan melakukan perluasan koridor BRT; subsidi KA

Semarang-Solo dan KA Semarang-Purwokerto; jalan penghubung

utara-selatan Jawa Tengah, dalam rangka meningkatkan

koneksitas, serta untuk percepatan pergerakan manusia, barang

dan jasa.

8. Pembukaan kawasan industri baru dan rintisan pertanian

terintegrasi; Afirmasi kebijakan tumbuhnya kawasan industri

baru di perbatasan barat dan selatan, dalam mempercepat proses

persebaran pusat-pusat pertumbuhan ekonomi; Rintisan

pertanian terintegrasi dimaksudkan dengan integrasi vertikal

Renstra DISPERINDAG 84
Prov.Jateng 2018-2023

DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN
P R O V I N S I J A W A T E N G A H 2018-2023

huluhilir, integrasi holistik perpanjangan rantai energi untuk
menghasilkan 5F (food, feed, fuel, fertilizer, fiber). Selain itu juga
mengembangkan konsep pertanian terintegrasi sektoral (mayor
sektoral) dan sektor terintegrasi dalam pertanian (pertanian
mayor), integrasi berbasis konsolidasi lahan (penerapan
mekanisasi penuh), integrasi berbasis organisasi pertanian contoh
pertanian organik, gula semut, serta kawasan pertanian
terintegrasi berbasis unggulan;
9. Rumah sakit tanpa dinding, sekolah biaya pemerintah khusus
untuk siswa miskin (SMAN, SMKN, SLB) dan bantuan sekolah
swasta, ponpes, madrasah dan difabel; RS tanpa dinding
mengubah paradigma kesehatan dari kuratif ke promotif dan
preventif, penanganan kesehatan jemput bola, serta
pengembangan kesehatan lingkungan. Program ini untuk
meningkatkan kapasitas masyarakat melalui kombinasi program
kesehatan dan pendidikan serta kesehatan lingkungan;
10. Festival seni serta pengembangan infrastruktur olahraga,
rumahkebudayaan dan kepedulian lingkungan. Program ini adalah
mendorong kegiatan-kegiatan seni, kebugaran (olahraga prestasi
dan rekreasi), serta mengembangkan rumah kebudayan sebagai
wadah forum publik saling bertemu dan komunikasi tentang seni
dan budaya.

Dari program-program unggulan tersebut, dapat disimpulkan
program-program unggulan yang berkaitan baik langsung maupun
tidak langsung, dimana pencapaiannya dapat didukung oleh Dinas
Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah yaitu:
1. Obligasi daerah, kemudahan akses kredit UMKM, penguatan

BUMDes dan pelatihan startup untuk Wirausaha Muda;Obligasi
karena menurunnya kapasitas fiskal. Adanya kebutuhan proyek
yang harus segera dilaksanakan. Tetapi kapasitas fiskal tidak
cukup untuk membiayai.
2. Menjaga harga komoditas dan asuransi gagal panen untuk petani
serta melindungi kepentingan nelayan; Dilakukan dengan
perlindungan harga dan menjamin pemasaran produk pertanian;
pemerintah membeli secara langsung produk pertanian dengan
menugaskan BUMD pertanian; serta penguatan kelembagaan
petani ditingkat desa sebagaimana tertuang dalam amanat Perda
No 5 tahun 2016.

Renstra DISPERINDAG 85
Prov.Jateng 2018-2023

DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN
P R O V I N S I J A W A T E N G A H 2018-2023

3. Pembukaan kawasan industri baru dan rintisan pertanian
terintegrasi; Afirmasi kebijakan tumbuhnya kawasan industri baru
di perbatasan barat dan selatan, dalam mempercepat proses
persebaran pusat-pusat pertumbuhan ekonomi; Rintisan pertanian
terintegrasi dimaksudkan dengan integrasi vertikal huluhilir,
integrasi holistik perpanjangan rantai energi untuk menghasilkan
5F (food, feed, fuel, fertilizer, fiber). Selain itu juga mengembangkan
konsep pertanian terintegrasi sektoral (mayor sektoral) dan sektor
terintegrasi dalam pertanian (pertanian mayor), integrasi berbasis
konsolidasi lahan (penerapan mekanisasi penuh), integrasi
berbasis organisasi pertanian contoh pertanian organik, gula
semut, serta kawasan pertanian terintegrasi berbasis unggulan.

Renstra DISPERINDAG 86
Prov.Jateng 2018-2023

DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN
P R O V I N S I J A W A T E N G A H 2018-2023

Ta
Telaah Visi, Misi dan Progra

Tahun

Visi/Misi/ Program Kerja Gubernur Tupoksi Din
No.

Jawa Tengah

Visi Tugas

Jawa Tengah Berdikari dan Semakin Membantu Gubernur
Sejahtera (Tetep) Mboten Korupsi, melaksanakan urusa
Mboten Ngapusi pemerintahan bidang
perindustrian dan pe
Misi yang menjadi kewena
1. Membangun masyarakat Jawa Tengah daerah dan tugas pem
yang ditugaskan kepa
yang religius, toleran dan guyup untuk daerah
menjaga Negara Kesatuan Republik
Indonesia

2. Memperluas reformasi birokrasi melalui
penguatan koordinasi dengan
pemerintah Kabupaten/Kota

3. Mengurangi kemiskinan dan
pengangguran dengan memperkuat basis

Renstra DISPERINDAG
Prov.Jateng 2018-2023

abel 3.2. Faktor Penghambat dan
am Gubernur Jawa Tengah Periode Pendorong
n 2018-2023

nas Permasalahan

Industri : Penghambat :

r 1. Masih banyaknya produk Industri :
an Industri yang belum
g memenuhi standard 1. Relatif rendahnya
erdagangan
angan 2. Masih terbatasnya kualitas sumber daya
mbantuan ketersediaan SDM
ada Kompetensi manusia industri yang

3. Belum optimalnya inovasi tercermin dari
teknologi industri
produkstivitas tenaga

kerja yang kurang

kompetitif dan tingkat

4. Belum meratanya kekakuan (rigiditas)

persebaran industri di pasar tenaga kerja

Jawa Tengah yang tinggi;

5. Kurangnya dukungan 2. Efisiensi logistik dan

ketersediaan sarana dan dukungan industri

prasarana industri, serta manufacture yang

87

DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN Tupoksi Din
P R O V I N S I J A W A T E N G A H 2018-2023

Visi/Misi/ Program Kerja Gubernur
No.

Jawa Tengah
ekonomi rakyat dan membuka ruang
usaha baru

4. Menjadikan rakyat Jawa Tengah lebih
sehat, lebih pintar, lebih berbudaya dan
mencintai lingkungan

Renstra DISPERINDAG
Prov.Jateng 2018-2023

nas Permasalahan Faktor Penghambat dan

Pendorong

infrastruktur penunjang belum memadai,
yang berwawasan
lingkungan menjadikan biaya
6. Belum optimalnya
keterkaitan sektor industri bahan baku menjadi
dengan sektor lainnya.
7. Tingginya ketergantungan tinggi;
bahan baku impor.
3. Belum tersedianya

energy yang cukup

untuk menopang

trasformasi pada

industri manufaktur

dengan harga yang

kompetitif;

4. Kebijakan industri

yang belum

terintegrasi antar

lembaga terkait dan

antar pemerintah

pusat dan daerah;

5. Postur industri di jawa

tengah yang tidak

88

DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN Tupoksi Din
P R O V I N S I J A W A T E N G A H 2018-2023

Visi/Misi/ Program Kerja Gubernur
No.

Jawa Tengah

Renstra DISPERINDAG
Prov.Jateng 2018-2023

nas Permasalahan Faktor Penghambat dan

Pendorong

berimbang antara

industri kecil dan

besar yaitu masih

didominasi oleh

industri kecil

menjadikan peran

industri kecil dalam

rantai industri

manufaktur belum

optimal.

Perdagangan :
1. Sesuai UU No.

23/2014, kewenangan
pasar rakyat ada di
Kab/Kota ;
2. Belum tersedianya
infrastruktur/ sarana
prasarana

89

DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN Tupoksi Din
P R O V I N S I J A W A T E N G A H 2018-2023

Visi/Misi/ Program Kerja Gubernur
No.

Jawa Tengah

Renstra DISPERINDAG
Prov.Jateng 2018-2023

nas Permasalahan Faktor Penghambat dan

Pendorong

perdagangan yang
memadai ;
3. Belum adanya
subsitusi bahan baku
impor ;
4. Terbatasnya petugas
pengawas
perdagangan (PPBJ,
PPTN, PPNS
Perdagangan);
5. Edukasi / sosialisasi
yang belum dapat
menjangkau seluruh
lapisan masyarakat ;
6. Terbatasnya SDM dan
sarana prasarana
dalam pengembangan
ruang lingkup
pengujian, kalibrasi

90

DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN Tupoksi Din
P R O V I N S I J A W A T E N G A H 2018-2023

Visi/Misi/ Program Kerja Gubernur
No.

Jawa Tengah

Renstra DISPERINDAG
Prov.Jateng 2018-2023

nas Permasalahan Faktor Penghambat dan

Pendorong

dan sertifikasi personil
sesuai dengan
kebutuhan pelaku
usaha;
7. Kurang tersebarnya
informasi pelayanan
pengujian, kalibrasi
dan sertifikasi

Perdagangan : Pendorong :

1. Kurangnya sarana dan Industri :

prasarana perdagangan 1. Kebijakan

dalam negeri; pengembangan

2. Belum optimalnya Kawasan Industri dan

fasilitasi sistem distribusi WPPI (wilayah pusat

perdagangan; pertumbuhan industri)

3. Belum optimalnya ekspor mendorong pemerataan

dan perlunya industri di jawa tengah;

pengendalian impor; 2. Terkoneksinya

4.Belum optimalnya infrastruktur kawasan

91

DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN Tupoksi Din
P R O V I N S I J A W A T E N G A H 2018-2023

Visi/Misi/ Program Kerja Gubernur
No.

Jawa Tengah

Renstra DISPERINDAG
Prov.Jateng 2018-2023

nas Permasalahan Faktor Penghambat dan

Pendorong

pelayanan pengujian dan industri mendorong
sertifikasi produk dan
komoditi unggulan; tumbuhnya investasi di
5.Kurangnya pemahaman
masyarakat dan pelaku jawa tengah;
usaha tentang hak dan
kewajiban di bidang 3. Revolusi industri 4.0
standarisasi dan
perlindungan konsumen. merubah sistem
6. Defisitnya Neraca
Perdagangan Jawa manufaktur menjadi
Tengah
lebih efektif, efisien dan

real time sehingga

mampu meningkatkan

nilai tambah ekonomi

dalam berproduksi

4. Semakin maraknya

pemasaran secara

online (e-commerce)

yang secara langsung

membuka kesempatan

pasar global;

5. Tumbuhnya industri

kreatif digital dan

92

DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN Tupoksi Din
P R O V I N S I J A W A T E N G A H 2018-2023

Visi/Misi/ Program Kerja Gubernur
No.

Jawa Tengah

Renstra DISPERINDAG
Prov.Jateng 2018-2023

nas Permasalahan Faktor Penghambat dan

Pendorong

industri kreatif aneka
dengan berorientasi
sumber daya lokal
sehingga menciptakan
wirausaha baru dan
membuka lapangan
kerja baru;

Perdagangan :
1. Adanya dukungan

data dan informasi
Perdagangan dari
Dinas terkait
Kab/Kota
2. Tersedianya fasilitasi
SRG dan pasar lelang
3. Berkembangnya
Perdagangan online (e-
commerce)

93

DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN Tupoksi Din
P R O V I N S I J A W A T E N G A H 2018-2023

Visi/Misi/ Program Kerja Gubernur
No.

Jawa Tengah

Program Kerja Fungsi

Renstra DISPERINDAG
Prov.Jateng 2018-2023

nas Permasalahan Faktor Penghambat dan

Pendorong

4. Regulasi / kebijakan
Pemerintah yang
mempermudah
investasi dan perijinan
bidang perdagangan

5. Tersedianya fasilitasi
pelayanan pengujian
kalibrasi dan
sertifikasi produk
sesuai ruang lingkup
yang telah ada

6. Telah akreditasinya
laboratorium penguji,
kalibrasi dan lembaga
sertifikasi produk oleh
Komite Akreditasi
Nasional

94

DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN
P R O V I N S I J A W A T E N G A H 2018-2023

Visi/Misi/ Program Kerja Gubernur Tupoksi Din
No.

Jawa Tengah

1. Sekolah tanpa sekat; pelatihan tentang 1. Perumusan Kebija

demokrasi dan pemilu, gender, Bidang Perdagang

antikorupsi dan magang gubernur untuk Negeri, Perdagang

siswa SMA/SMK Negeri, Standarisa

Perlindungan Kon

Industri Agro Dan

Non Agro;

2. Peningkatan peran rumah ibadah, 2. Pengoordinasian K

fasilitas pendakwah dan guru ngaji Bidang Perdagang

Negeri, Perdagang

Negeri, Standarisa

Perlindungan Kon

Industri Agro Dan

Non Agro;

3. Reformasi birokrasi dikabupaten/ kota, 3. Pelaksanaan Kebi

sistem layanan terintegrasi Bidang Perdagang

Negeri, Perdagang

Negeri, Standarisa

Perlindungan Kon

Renstra DISPERINDAG
Prov.Jateng 2018-2023

nas Permasalahan Faktor Penghambat dan
Pendorong
akan
gan Dalam
gan Luar
asi Dan
nsumen,
n Industri

Kebijakan
gan Dalam
gan Luar
asi Dan
nsumen,
n Industri

ijakan
gan Dalam
gan Luar
asi Dan
nsumen,

95

DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN
P R O V I N S I J A W A T E N G A H 2018-2023

Visi/Misi/ Program Kerja Gubernur Tupoksi Din
No.
Industri Agro Dan
Jawa Tengah Non Agro;
4. Pelaksanaan Eval
4. Satgas kemiskinan, bantuan desa, Pelaporan Bidang
rumah sederhana layak huni Perdagangan Dala
Perdagangan Luar
5. Obligasi daerah, kemudahan akses Standarisasi Dan
kredit UMKM, penguatan BUMDes dan Perlindungan Kon
pelatihan startup untuk wirausahawan Industri Agro Dan
muda Non Agro;
5. Pelaksanaan Dan
6. Menjaga harga komoditas dan asuransi Pembinaan Admin
gagal panen untuk petani serta Dan Kesekretariat
melindungi kepentingan nelayan Kepada Seluruh U
Di Lingkungan Di
6. Pelaksanaan Fung
Yang Diberikan O
Gubernur, Sesuai
Dan Fungsinya.

Renstra DISPERINDAG
Prov.Jateng 2018-2023

nas Permasalahan Faktor Penghambat dan
Pendorong
n Industri

luasi Dan
g
am Negeri,
r Negeri,

nsumen,
n Industri

n
nistrasi
tan
Unit Kerja
inas; Dan
gsi Lain
Oleh
i Tugas

96

DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN Tupoksi Din
P R O V I N S I J A W A T E N G A H 2018-2023

Visi/Misi/ Program Kerja Gubernur
No.

Jawa Tengah
7. Pengembangan transportasi masal,

revitalisasi jalur kereta dan bandara
serta pembangunan embung/irigasi

8. Pembukaan kawasan industri baru dan
rintisan pertanian terintegrasi

9. Rumah sakit tanpa dinding, sekolah
gratis untuk SMAN, SMKN, SLB dan
bantuan sekolah swasta, pondok
pesantren, madrasah, dan difabel

10. Festival seni serta pengembangan
infrastruktur olahraga, rumah
kebudayaan dan kepedulian lingkungan

Renstra DISPERINDAG
Prov.Jateng 2018-2023

nas Permasalahan Faktor Penghambat dan

Pendorong

97

DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN
P R O V I N S I J A W A T E N G A H 2018-2023

3.3. Telaahan Renstra Kementerian Perdagangan dan Renstra
Kementerian Perindustrian serta Renstra Provinsi dan
Kabupaten/Kota

Sejalan dengan dinamika lingkungan strategis, baik nasional maupun
global, permasalahan dan tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia
semakin kompleks. Arus besar globalisasi membawa keleluasaan
informasi, fleksibilitas distribusi barang dan jasa yang berdampak pada
munculnya isu-isu yang berdimensi lintas bidang. Dalam konteks
ketatanegaraan, arus globalisasi juga mendorong akselerasi proses
demokratisasi dan desentralisasi yang melahirkan situasi paradoksal,
antara semakin membaiknya kebebasan sipil (civil liberty) dengan
terbatasnya kapasitas kelembagaan politik dan kapasitas tata kelola
Pemerintahan (governance) sehingga akuntabilitas layanan publik
belum sepenuhnya sesuai harapan. Percepatan arus informasi dan
modal juga berdampak pada meningkatnya pemanfaatan berbagai
sumber daya alam yang memunculkan isu perubahan iklim (climate
change), ketegangan lintas-batas antarnegara, percepatan penyebaran
wabah penyakit, dan terorisme, serta masalah tenaga kerja Indonesia
diluar negeri.

Berbagai masalah tersebut juga mencerminkan rumitnya tantangan
yang harus dihadapi bangsa dan Negara Indonesia. Hal ini menuntut
peningkatan peran dan kapasitas seluruh instansi pemerintah,
termasuk Kementerian Perdagangan RI yang diberi tugas tentang
perdagangan, untuk mengatasi permasalahan dan tantangan tersebut.
Peran Kementerian Perdagangan RI sangat strategis, karena
perencanaan merupakan pijakan awal untuk menentukan arah
pembangunan nasional dengan mengoptimalkan sumber daya dan
melibatkan para pelaku pembangunan nasional. Untuk itu,
Kementerian Perdagangan RI dituntut memiliki kemampuan
menjembatani kesenjangan dan menekan egoisme yang dapat
menghambat pencapaian target dan tujuan pembangunan nasional
sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945, yaitu “Masyarakat
Indonesia Adil dan Makmur”.

Sektor perdagangan berperan dalam perekonomian nasional, baik
secara kuantitas maupun kualitas. Secara kuantitas, pentingnya peran
sektor perdagangan terlihat dari peningkatan kontribusi PDB Sektor
Perdagangan, Hotel, dan Restoran. Secara kualitas, semakin pentingnya

Renstra DISPERINDAG 99
Prov.Jateng 2018-2023

DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN
P R O V I N S I J A W A T E N G A H 2018-2023

sektor perdagangan terlihat dari kegiatan-kegiatan yang lebih
mengedepankan kualitas jasa perdagangan untuk mendukung sektor
industri, pertanian, kehutanan, perikanan, turisme, pertambangan, dan
lain-lain. Dukungan kegiatan tersebut memberikan pengaruh yang
positif terhadap meningkatnya kontribusi sektor perdagangan.

Peran sektor perdagangan yang akan bertambah penting, ditandai
dengan munculnya keunggulan Ekonomi Kreatif sebagai pemicu inovasi
perdagangan tanpa batas, kontribusi subsektor perdagangan eceran
yang semakin signifikan dalam pembentukan PDB, dan penciptaan
lapangan kerja secara luas. Hal ini terjadi karena terbentuknya
integrasi domestik di sektor perdagangan; terciptanya intensitas mutual
partnership dan linkage antara perdagangan eceran dengan
perdagangan besar; terciptanya transaksi domestik dan ekspor dari
UKM maupun perusahaan skala besar; terciptanya intensitas
koordinasi antara fasilitator Pusat (Kementerian Perdagangan) dan
fasilitator Daerah (instansi terkait) dalam pengembangan perdagangan
eceran, perdagangan besar, dan pembinaan sektor informal; dan
tingginya tingkat penerapan manajemen dan teknologi perdagangan,
termasuk yang terkait dengan jaringan.

Keterlibatan pelaku perdagangan eceran dan perdagangan besar dalam
ekspor dan impor semakin signifikan dan produktif. Implikasi kondisi di
atas terhadap ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat sangat baik
sekalipun pertumbuhan jumlah penduduk merambat naik.
Transportasi yang terkendala oleh faktor geografis relatif teratasi karena
sinergi antar wilayah. Faktor terpenting yang mendasari hasil
pembangunan perdagangan adalah peningkatan indeks kepercayaan
bisnis pada semua lini perdagangan di Indonesia.

Dengan mengacu pada visi, misi, sasaran, dan target pembangunan
nasional sebagaimana diamanatkan pada RPJMN 2015 – 2019, serta
tujuan berbangsa dan bernegara sesuai dengan amanat UUD 1945,
yaitu mewujudkan masyarakat Indonesia yang adil dan makmur. Oleh
karena itu, Visi Pembangunan Industri tahun 2015 – 2019 adalah:
“Indonesia Menjadi Negara Industri yang Berdaya Saing dengan
Struktur Industri yang Kuat Berbasiskan Sumber Daya Alam dan
Berkeadilan”.

`Untuk mewujudkan Visi dan melaksanakan Misi Pembangunan
Industri ditetapkan tujuan pembangunan industri yaitu Terbangunnya

Renstra DISPERINDAG 100
Prov.Jateng 2018-2023

DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN
P R O V I N S I J A W A T E N G A H 2018-2023

Industri yang Tangguh dan Berdaya Saing. Ukuran keberhasilan
pencapaian tujuan tersebut dituangkan dalam tujuh sasaran strategis.
Secara kuantitatif pertumbuhan sektor industri Indonesia selama
ditargetkan tahun 2015- 2019 bergerak dari 6,0% hingga 8,6%.
Sedangkan kontribusinya terhadap PDB nasional bergerak dari 20,8%
hingga 21,6%. Untuk mencapai target tersebut arah kebijakan industri
adalah menarik investasi industri dengan menyediakan tempat industri
tersebut dibangun, dalam tempat yang seluruh sarana prasarana yang
dibutuhkan telah tersedia.

Renstra DISPERINDAG 101
Prov.Jateng 2018-2023

DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN
P R O V I N S I J A W A T E N G A H 2018-2023

Tabel
Telaah Renstra Kementerian Perdagangan dan Renstra Kemente

No. Renstra Kementerian Tupoksi PD P
1
Perindustrian dan Perda gangan

Sasaran Strategis: Tugas :

Kementerian Perindustrian: Membantu Indus

1. Meningkatnya peran industri Gubernur 1.Mas

dalam perekonomian nasional Melaksanakan prod

2. Meningkatnya Penguasaan Pasar Urusan belu

Dalam dan Luar Negeri Pemerintahan stan

3. Meningkatnya penyebaran dan Bidang 2.Mas

pemerataan industri Perindustrian Dan kete

4. Meningkatnya peran IKM dalam Perdagangan Yang Kom

perekonomian nasional Menjadi 3.Belu

5. Meningkatnya pengembangan Kewenangan inov

inovasi dan penguasaan teknologi Daerah Dan Tugas indu

6. Meningkatnya penyerapan tenaga Pembantuan Yang 4.Ting

kerja di sektor industri Ditugaskan Kepada kete

7. Menguatnya struktur industri Daerah terh

imp

Renstra DISPERINDAG
Prov.Jateng 2018-2023

l 3.3.
erian Perindustrian serta Renstra Provinsi dan Kabupaten/Kota

Permasalahan Faktor Penghambat dan Pendorong

Penghambat

stri : Industri :

sih banyaknya 1. Belum optimalnya implementasi standarisasi

duk Industri yang produk dan proses produksi

um memenuhi 2. Belum optimalnya implementasi standarisasi

ndard tenaga kerja industri

sih terbatasnya 3. Terbatasnya inovasi teknologi yang siap pakai

ersediaan SDM 4. Terbatasnya ketersediaan bahan baku lokal

mpetensi dan substitusi impor

um optimalnya 5. Terbatasnya daya dukung dan infrastruktur

vasi teknologi industi

ustri 6. Masih banyaknya pencemaran akibat kegiatan

gginya industri

ergantungan 7. Belum optimalnya pengelolaan lingkungan

hadap bahan baku pada industri

por 8. Ego sektoral antar sektor hulu hilir

102

DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN
P R O V I N S I J A W A T E N G A H 2018-2023

No. Renstra Kementerian Tupoksi PD P

Perindustrian dan Perda gangan 5.Belu
pers
Kementerian Perdagangan : di
Ten
1. Meningkatnya Pertumbuhan
6.Kur
Ekspor Barang Non Migas yang duk
kete
Bernilai Tambah dan Jasa dan
indu
2. Meningkatnya Pengamanan infr
pen
Perdagangan dan Kebijakan berw
ling
Nasional
7.Belu
3. Meningkatnya Diversifikasi Pasar kete
indu
dan Produk Ekspor sek

4. Menurunnya Hambatan Akses

Pasar (Tarif dan Non Tarif)

5. Meningkatnya Promosi Citra

Produk Ekspor (Nation Branding)

6. Optimalnya Kinerja Kelembagaan

Ekspor

7. Meningkatnya Efektivitas

Pengelolaan Impor

Renstra DISPERINDAG
Prov.Jateng 2018-2023

Permasalahan Faktor Penghambat dan Pendorong

um meratanya

sebaran industri Perdagangan:

wilayah Jawa 1. Sesuai UU No. 23/2014, kewenangan

ngah pasar ada di Kab/Kota ;

rangnya 2. Belum tersedianya infrastruktur yang

kungan memadai ;

ersediaan sarana 3. Belum adanya subsitusi bahan baku

n prasarana impor;

ustri, serta 4. Terbatasnya petugas pengawas

rastruktur perdagangan (PPBJ, PPTN, PPNS

nunjang yang Perdagangan);

wawasan 5. Edukasi / sosialisasi yang belum dapat

gkungan menjangkau seluruh lapisan masyarakat ;

um optimalnya 6. Terbatasnya SDM dan sarana prasarana

erkaitan sektor dalam pengembangan ruang lingkup

ustri dengan pengujian, kalibrasi dan sertifikasi personil

ktor lainnya sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha;

7. Kurang tersebarnya informasi pelayanan

pengujian, kalibrasi dan sertifikasi

103

DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN Tupoksi PD P
P R O V I N S I J A W A T E N G A H 2018-2023

No. Renstra Kementerian
Perindustrian dan Perda gangan

Perda
1. Ku

da
pe
ne
2. Be
fa
di
pe
3. Be
ek
pe
pe
im
4.Bel
pe
pe
se
da

Renstra DISPERINDAG
Prov.Jateng 2018-2023

Permasalahan Faktor Penghambat dan Pendorong

agangan : 8. Masih banyaknya kebutuhan pelaku
urangnya sarana industri untuk mendapatkan kualitas
an prasarana jaminan mutu produk dalam persaingan
erdagangan dalam pasar global; Masih rendahnya mutu
egeri; komoditi maupun peralatan ukur pelaku
elum optimalnya usaha
asilitasi system
istribusi 9. Banyaknya permasalahan yang terjadi di
erdagangan; masyarakaat kemana mereka harus
elum optimalnya mengadu untuk mendapatkan kepastian
kspor dan hukum; Banyaknya produk yang belum
erlunya berstandar
engendalian
mpor;
lum optimalnya
elayanan
engujian dan
ertifikasi produk
an komoditi

104

DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN Tupoksi PD P
P R O V I N S I J A W A T E N G A H 2018-2023
un
No. Renstra Kementerian 5.Ku
Perindustrian dan Perda gangan
pe
m
pe
te
ke
st
pe
ko
6. M
te
pe
pe
pe
on
7. De
Pe
Te

Renstra DISPERINDAG
Prov.Jateng 2018-2023

Permasalahan Faktor Penghambat dan Pendorong

nggulan;
urangnya
emahaman
masyarakat dan
elaku usaha
entang hak dan
ewajiban di bidang
tandarisasi dan
erlindungan
onsumen.
Masih belum
erpahaminya
enyelenggaraan
endaftaran
erusahaan secara
nline

efisitnya Neraca
erdagangan Jawa
engah

105

DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN
P R O V I N S I J A W A T E N G A H 2018-2023

No. Renstra Kementerian Tupoksi PD P

Perindustrian dan Perda gangan

Fungsi :

1. Perumusan

kebijakan

bidang

perdagangan

dalam negeri,

perdagangan

luar negeri,

standarisasi

dan

perlindungan

konsumen,

industri agro

dan industri

non agro;

2. Pengoordinasian

kebijakan

bidang

perdagangan

Renstra DISPERINDAG
Prov.Jateng 2018-2023

Permasalahan Faktor Penghambat dan Pendorong

Pendorong

Industri :

1. Peningkatan daya saing produk industri

melalui penguasaan teknologi dan inovasi

2. Pengembangan industri Manufaktur Dalam

Rangka Implementasi Revolusi Industri 4.0

3. Penguatan SDM industri, Kemitraan dan

pasokan bahan baku industri

4. Peningkatan Data ,Informasi dan

Pengembangan wilayah industri yang inklusif,

menyebar dan berkualitas melalui pendekatan

geo regional industri yang berwawasan

lingkungan

Perdagangan :
1. Peningkatan fasilitasi jaringan produksi,

distribusi dan promosi perdagangan antar
daerah dalam penciptaan struktur pasar yang
efisien dan berdaya saing

106

DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN
P R O V I N S I J A W A T E N G A H 2018-2023

No. Renstra Kementerian Tupoksi PD P

Perindustrian dan Perda gangan

dalam negeri,

perdagangan

luar negeri,

standarisasi

dan

perlindungan

konsumen,

industri agro

dan industri

non agro;

3. Pelaksanaan

kebijakan

bidang

perdagangan

dalam negeri,

perdagangan

luar negeri,

standarisasi

dan

Renstra DISPERINDAG
Prov.Jateng 2018-2023

Permasalahan Faktor Penghambat dan Pendorong

2. Penyediaan informasi pasar dalam rangka

mengantisipasi dinamika perubahan pasar

dalam dan luar negeri

3. Optimalisasi pengawasan, pelayanan dan

pengujian sertifikasi mutu produk

4. Peningkatan efektifitas pengawasan

pendaftaran perusahaan secara online

107


Click to View FlipBook Version