The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Bismillahirrohamanirrahim,
Syukur pada Allah Swt atas segala rahmat dan karunia yang tidak terhingga, terlebih atas ni’mat iman, yang selalu tertanam kokoh dalam jiwa, sehingga menjadi pondasi dan kekuatan yang menguatkan dari segala macam virus yang dapat melemahkan keyakinan dalam hati, menghadiahkan hidup dan mati serta semua aktifitas ibadah hanya untuk Allah Swt Jalla Jalaaluhu.
Sholawat dan salam senantiasa diperuntukkan kepada panutan ummat, uswah yang penuh dengan rahmat untuk semesta Alam, pelipur lara dikala duka, pembuka sesuatu yang terkunci, penutup para nabi-nabi, penunjuk kepada yang hak dengan hak, Nabi Muhammad SAW, dan kepada para keluarga dan sahabat sahabatnya, semoga kelak selalu dalam naungan syafa’atnya aminn.
Hadir di tengah para pembaca sekalian, sebuah buku edisi bahasa Indonesia dari judul aslinya “durus al iman” karya Guru Kami Dr. Abdul Muhaimin At Thahhan (semoga Allah senantiasa menlimpahkan rahmat kepadanya) sebuah buku sederhana tapi sarat dengan pengajaran dan pendidikan dan menjadi dasar standar pengamalan ibadah sehari-hari, khususnya pada bulan Ramadlan. Buku ini hadir dalam beberapa kajian unik disajikan sesuai dengan jumlah hari dalam pelaksanaan puasa ramadlan. Dapat juga dijadikan sebagai bahan materi kultum bagi para da’i dan muballigh.
Tak lupa kami memohon ma’af atas segala kekurangannya, saran dan perbaikan sangat kami harapkan.Semoga penuh manfaat dan barokah.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by attaqwa press, 2023-08-13 23:54:31

SAJIAN CINTA MERAIH TAQWA

Bismillahirrohamanirrahim,
Syukur pada Allah Swt atas segala rahmat dan karunia yang tidak terhingga, terlebih atas ni’mat iman, yang selalu tertanam kokoh dalam jiwa, sehingga menjadi pondasi dan kekuatan yang menguatkan dari segala macam virus yang dapat melemahkan keyakinan dalam hati, menghadiahkan hidup dan mati serta semua aktifitas ibadah hanya untuk Allah Swt Jalla Jalaaluhu.
Sholawat dan salam senantiasa diperuntukkan kepada panutan ummat, uswah yang penuh dengan rahmat untuk semesta Alam, pelipur lara dikala duka, pembuka sesuatu yang terkunci, penutup para nabi-nabi, penunjuk kepada yang hak dengan hak, Nabi Muhammad SAW, dan kepada para keluarga dan sahabat sahabatnya, semoga kelak selalu dalam naungan syafa’atnya aminn.
Hadir di tengah para pembaca sekalian, sebuah buku edisi bahasa Indonesia dari judul aslinya “durus al iman” karya Guru Kami Dr. Abdul Muhaimin At Thahhan (semoga Allah senantiasa menlimpahkan rahmat kepadanya) sebuah buku sederhana tapi sarat dengan pengajaran dan pendidikan dan menjadi dasar standar pengamalan ibadah sehari-hari, khususnya pada bulan Ramadlan. Buku ini hadir dalam beberapa kajian unik disajikan sesuai dengan jumlah hari dalam pelaksanaan puasa ramadlan. Dapat juga dijadikan sebagai bahan materi kultum bagi para da’i dan muballigh.
Tak lupa kami memohon ma’af atas segala kekurangannya, saran dan perbaikan sangat kami harapkan.Semoga penuh manfaat dan barokah.

Keywords: sajian cinta meraih taqwa

243 م ة م م ش ع م مخ س م و )رواهْأبوْداودْوالنسائيْورجالهْثقات( “Rasulullah saw biasa memerintahkan kami berpuasa pada harihari putih (terang benderang), yaitu: Tanggal tiga belas, empat belas dan lima belas”. (HR. Abu Dawud dan Nasaai. Orang-orangnya Tsiqat) 4. Puasa hari Arafah bagi yang tidak melaksanakan ibadah haji. Abu م ْQatadah meriwayatkan: ل للا و س م ر م ل ئ س ْ من م م ع ؟ ق مة ف م م ع م و م ص مك امل: ي ا م ال ب م م و ة م ضي م املا م ة م سن ال م ف ة م ي ق )رواهْ مسلم(ْ “Rasulullah saw ditanya tentang puasa Arafah? Beliau menjawab: Menebus dosa satu tahun yang lalu dan berikutnya”. (HR. Muslim) 5. Puasa hari Asyura’, yaitu tanggal sepuluh bulan Muharram. Utama sekali dengan hari Tasu’a’, yaitu tanggal sembilannya. Abu Qatadah berkata:ْ ل للا و س م ر م ل ئ ض س ا م ال م م ة م سن ال مكف امل: ي م مق ف م اء م ر شو ا م ع ام م صي من م ع ة م ي ْْ)رواهْ مسلم(ْ “Pernah Rasulullah saw ditanya tentang puasa Asyura’, maka beliau menjawab: Menebus dosa satu tahun yang lalu”. (HR. Muslim) Ibnu Abbas ra berkata, bahwa Rasulullah saw bersabda: م ع ن الت اس م م و لم لمص اب م مِل ق ت إ ي ق م ب ن لمئ ْْ)رواهْمسلم( “Andaikan aku tetap hidup sampai tahun depan, pasti aku akan berpuasa pada tanggal sembilan (Muharram)”. (HR. Muslim) 6. Berpuasa di bulan Muharran menurut kemampuannya.ْ Abu Hurayrah ra meriwayat-kan, Rasulullah saw bersabda: م د ع م ب ام م ي الص مضل أمف ال مضل أمف م و م م ح ال م للا مشه من م مضا م م م ر د ع م ب صلم ْ ة


244 م ال ف الل ملمة ص مضة ل ي ي )رواهْمسلم( “Sebaik-baik puasa setelah Ramadhan puasa Muharram. Dan sebaik-baik shalat setelah shalat fardhu adalah shalat malam”. (HR. Muslim) 7. Berpuasa di bulan Sya’ban, sebagaimana riwayat Aisyah ra berkata: ك ن م ي ممل ْْا لن ب ن م م و مص ي ْْ مش م و مص من ي مكا ن ه إ م من ف ا م ب مشع ن م م م كث أم مش من ه ا م ب ع . وْيفْرواية كل ه ل ي ل م ال ق من إ ا م ب مشع م و مص من ي : مك )رواهْالبخاريْومسلم( ا “Belum pernah Nabi saw berpuasa pada suatu bulah lebih banyak dari pada di bulan sya’ban. Sesungguhnya beliau berpuasa sebulan Sya’ban penuh. Dalam suatu riwayat: Beliau biasa berpuasa sebulan Sya’ban kecuali sedikit saja”. (HR. Bukhari dan Muslim) Barangsiapa tidak mampu berpuasa pada hari-hari tersebut secara rutin, janganlah berkurang dari tiga hari setiap bulannya. Baik berturut-turut atau terpisah-pisah. KAPAN SAJA PADA SETIAP BULANNYA. Yang penting tidak meninggalkan puasa setelah Ramadhan. Demikianlah, semoga kita mendapatkan hidayah dan segala amal ibadah kita maqbul dengan limpahan taufiq-Nya dituntun kepada segala yang dicintai dan disenangi-Nya. Semoga Allah memberi kita umur panjang untuk taat kepada Allah. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Menerima permohonan hamba-hamba-Nya. ك مي ب م ت أمن م و ام م ل ع م و م صل ى للاْ م و م سل م مْ م و م ب م رمكْ م علم م ب تْأمْن م م ى خا ي ائ هْ م و ر س ل هْ م س ي م م م دنْ م دْ م مو علم ى آل ه م وأمْ م ص ع جم ه أمْ م مي حاب و م ا ل م ْ د ملل ر ب ْال م عالم مي م Pecalongan, Senin: 1 Shafar 1425/ 22 Maret 2004. KH. A Sjinqithy Djamaluddin dan KH. Rusydi M.Pd.I


Click to View FlipBook Version