MODUL
SOSIOLOGI
PERUBAHAN SOSIAL KELAS
By. Erdy Fakhroni, S.Pd XII
Semester ganjil
ERDY FAKHRONI NPM :229016495015
ERDY FAKHRONI NPM :229016495015
PENDAHULUAN
A. Tujuan Pembelajaran
Setelah meempelajai modul ini peserta didik diharapkan mampu:
1. menjelaskan pengertian perubahan sosial,
2. memahami berbagai bentuk perubahan sosial
3. memahami faktor – faktor penyebab perubahan sosial
4. memahami dampak perubahan sosial dalam kehidupan masyarakat
B. Petunjuk Penggunaan
1. Baca do’a sebelum memulai mempelajari modul.
2. Baca dan simak dengan teliti uraian materi yang disajikan.
3. Buat kesimpulan dan isilah kolom refleksi
4. Lengkapi Lembar Kerja
5. Jawablah soal – soal evaluasi untuk memeriksa pemahaman.
ERDY FAKHRONI NPM :229016495015
MATERI
Perkembangan teknologi informasi membawa sebuah perubahan dalam
masyarakat. Lahirnya media sosial menjadikan pola perilaku masyarakat
mengalami pergeseran baik budaya, etika dan norma yang ada. Indonesia dengan
jumlah penduduk yang besar dengan berbagai kultur suku, ras dan agama yang
beraneka ragam memiliki banyak sekali potensi perubahan sosial. Dari berbagai
kalangan dan usia hampir semua masyarakat Indonesia memiliki dan
menggunakan media sosial sebagai salah satu sarana guna memperoleh dan
menyampaikan informasi ke publik.
Sosiologi merupakan studi mengenai masyarakat dalam suatu system
sosial. Di dalam system tersebut masyarakat selalu mengalami perubahan. Tidak
ada masyarakat yang tidak menagalami perubahan walau dalam taraf terkecil
sekalipun.
ERDY FAKHRONI NPM :229016495015
BAGIAN 1. PERUBAHAN SOSIAL
1. Pengertian Perubahan Sosial
Perubahan sosial adalah bentuk peralihan yang merubah tata kehidupan
masyarakat yang berlangsung terus menerus karena sifat sosial yang dinamis dan
bisa terus berubah.
2. Proses perubahan sosial
https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Ftirto.id%2Fcontoh-asimilasi-dan-akulturasi-di-indonesia-beserta-penjelasannya-gk27&psig=AOvVaw1dk7T2E-
e14YlfhPYGBJkf&ust=1665368328607000&source=images&cd=vfe&ved=0CAwQjRxqFwoTCOja7M6K0voCFQAAAAAdAAAAABAE
Proses perubahan sosial dapat dilakukan dengan beberapa cara berikut.
1) Akulturasi
Akulturasi adalah proses perubahan sosial yang terjadi karena masuknya
suatu kebudayaan asing ke dalam sekelompok masyarakat, sehingga unsur
budaya asing itu diterima dan disesuaikan dengan kebudayaan asli
masyarakat tertentu. Budaya asing tersebut masuk dan bisa diterima
masyarakat tergantung bagaimana cara masuk budaya tersebut dan jangka
waktu penyesuaian tertentu.
2) Asimilasi
Asimilasi adalah proses perubahan sosial yang timbul jika ada dua
individu atau kelompok dengan latar budaya yang berbeda kemudian
berinteraksi dengan intensi dalam jangka waktu yang lama. Proses
perubahan sosial ini kemudian akan menghilangkan budaya tersebut atau
mengurangi perbedaan antar golongan masyarakat. Asimilasi muncul
agar mencapai suatu tujuan yang sama antar golongan demi kepentingan
bersama.
ERDY FAKHRONI NPM :229016495015
3. Bentuk – bentuk perubahan sosial
https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fswissjava.com%2Fcontoh-perubahan-sosial-budaya-beserta-
gambarnya%2F&psig=AOvVaw3f7V5tDCznD5GrMAu5bdGv&ust=1665368494751000&source=images&cd=vfe&ved=0CAwQjRxqFwoTCPDghJ6L0voCFQAAAAAdAAAAABAE
Bentuk – bentuk perubahan sosial terdiri dari beberapa jenis yaitu:
1) Perubahan Sosial secara Lambat
Perubahan evolusi terjadi dalam waktu yang lama secara perlahan dan
bertahap dan melalui proses evolusi. Perubahan seperti itu tidak terlalu
drastis atau luar biasa. Mereka berjalan secara bertahap seperti proses
pengkondisian dan orang-orang belajar menyesuaikan diri dengan
perubahan tersebut secara bertahap.Perubahan tersebut terjadi tanpa
ada kehendak tertentu dari masyarakat yang bersangkutan. Penyebab
perubahan sosial evolusioner ini yaitu karena masyarakat
menyesuaikan diri terhadap kebutuhan-kebutuhannya. Contohnya yaitu
perubahan alat komunikasi maupun sistem transportasi.
2) Perubahan Sosial secara Cepat
Bentuk-bentuk perubahan sosial yang kedua yaitu perubahan sosial
secara cepat. Perubahan sosial ini merupakan kebalikan dari perubahan
evolusioner. Ketika perubahan di berbagai sektor sistem sosial kita
terjadi secara tiba-tiba, drastis, dan cukup untuk membedakannya dari
perubahan bertahap dan lambat, itu disebut perubahan sosial
revolusioner. Perubahan ini terjadi bisa karena sudah direncanakan
sebelumnya atau tidak sama sekali. Revolusi biasanya diawali oleh
ketegangan ketegangan atau konflik dalam masyarakat.
ERDY FAKHRONI NPM :229016495015
Contohnya yaitu peristiwa terjadinya revolusi industri di Inggris, di
mana terjadi pada tahap produksi yang awalnya tanpa mesin, kemudian
berubah menjadi tahap produksi menggunakan mesin.
3) Perubahan Sosial Kecil
Perubahan sosial kecil merupakan perubahan yang terjadi pada unsur-
unsur struktur sosial yang tidak membawa pengaruh langsung / berarti
bagi masyarakat karena tidak berpengaruh terhadap berbagai aspek
kehidupan dan lembaga kemasyarakatan.
4) Perubahan Sosial Besar
Perubahan sosial besar merupakan perubahan yang dapat membawa
pengaruh besar dalam berbagai aspek kehidupan serta menimbulkan
perubahan pada lembaga kemasyarakatan seperti yang terjadi pada
masyarakat yang mengalami proses modernisasi - industrialisasi.
5) Perubahan Sosial yang Direncanakan (Dikehendaki)
Bentuk-bentuk perubahan sosial berikutnya yaitu perubahan sosial
yang direncanakan. Perubahan sosial yang direncanakan adalah
perubahan yang diperkirakan atau direncanakan terlebih dahulu oleh
pihak-pihak yang akan mengadakan perubahan di dalam masyarakat.
Pihak-pihak yang menghendaki perubahan dinamakan Agent of
change ( agen perubahan), yaitu seseorang atau sekelompok orang
yang telah mendapat kepercayaan masyarakat sebagai pemimpin dari
satu atau lebih lembaga - lembaga kemasyarakatan, serta memimpin
masyarakat dalam mengubah sistem sosial. Suatu perubahan yang
dikehendaki atau yang direncanakan selalu berada di bawah
pengendalian serta pengawasan Agent of change tersebut. Cara-cara
mempengaruhi masyarakat dengan sistem yang teratur dan
direncanakan terlebih dahulu dinamakan rekayasa sosial ( social
engineering) atau yang biasa disebut sebagai perencanaan sosial.
6) Perubahan Sosial yang Tidak Direncanakan (Tidak Dikehendaki)
Bentuk-bentuk perubahan sosial yang terakhir yaitu perubahan sosial
yang tidak direncanakan. Perubahan sosial yang tidak direncanakan (
ERDY FAKHRONI NPM :229016495015
tidak dikehendaki) merupakan perubahan yang berlangsung tanpa
direncanakan / dikehendaki oleh masyarakat dan di luar jangkauan
pengawasan masyarakat. Konsep perubahan yang dikehendaki dan
tidak dikehendaki tidak mencakup pengertian apakah perubahan-
perubahan tadi diharapkan atau tidak diharapkan oleh masyarakat.
Karena bisa terjadi, perubahan yang tidak direncanakan / tidak
dikehendaki ternyata diharapkan dan diterima oleh masyarakat,
misalnya saja reformasi yang terjadi di Indonesia.
4. Faktor – faktor penyebab perubahan sosial.
https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fwww.markijar.com%2F2017%2F10%2F7-faktor-penyebab-perubahan-
sosial.html&psig=AOvVaw0MLDqWKQLLL8iwB19mjwal&ust=1665368736400000&source=images&cd=vfe&ved=0CAwQjRxqFwoTCOCAqJGM0voCFQAAAAAdAAAAABAE
Faktor – faktor yang dapat mneyebabkan terjadinya perubahan sosial
diantaranya:
1) Perubahan Jumlah Penduduk
Penyebab perubahan sosial yang pertama adalah karena adanya perubahan jumlah
penduduk, yang disebabkan karena berkurang atau bertambah penduduk di suatu
daerah. Dengan adanya perubahan jumlah penduduk ini, maka struktur dalam
masyarakat dan kehidupan akan berubah. Hal ini akan berdampak pada faktor
perilaku sosial, budaya, ekonomi, politik dan keamanan.
ERDY FAKHRONI NPM :229016495015
2) Penemuan Baru
Semakin berkembangnya zaman,akan ada banyak penemuan baru yang dapat
menyebabkan perubahan sosial di masyarakat. Penemuan baru yang berupa alat,
gagasan atau ciptaan canggih ini disebut discovery. Penemuan baru apabila telah
diterima dan diakui masyarakat disebut invention. Namun perubahan sosial yang
disebabkan karena adanya penemuan baru ini, akan membutuhkan proses dengan
waktu yang lama. Karena masyarakat harus belajar untuk memahami penemuan
baru tersebut.
3) Konflik di Masyarakat
Konflik dapat terjadi dimana saja. Bahkan dalam lingkup masyarakat kecil,
konflik atau pertentangan ini dapat terjadi dan mengakibatkan perubahan sosial.
Konflik di masyarakat ini sering terjadi karena adanya perbedaan pendapat, yang
terjadi antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, serta
kelompok dengan kelompok.
4) Bencana Alam
Tak hanya disebabkan karena perilaku manusia, bencana alam juga bisa jadi
penyebab perubahan sosial di masyarakat. Karena adanya bencana alam yang
menimpa daerah tertentu, menyebabkan masyarakat melakukan pola hidup yang
berbeda dari sebelumnya. Bahkan perubahan sosial akan mempengaruhi
perubahan struktur masyarakat di suatu daerah yang terkena bencana alam.
5) Pengaruh Kebudayaan Lain
Dengan adanya pengaruh kebudayaan lain, akan ada perubahan sosial yang terjadi
di masyarakat. Setiap orang pasti memiliki kebiasaan atau kebudayaan yang
berbeda-beda. Hal ini dapat mempengaruhi individu maupun kelompok. Jika
sering melakukan interaksi, lama kelamaan pola hidup orang lain atau kebudayaan
lain akan mempengaruhi kehidupan masyarakat yang sebelumnya.
6) Perang
Hampir sama dengan konflik di masyarakat, perang juga bisa menjadi faktor
penyebab perubahan sosial. Saat perang, biasanya pihak yang menang akan
memaksakan pihak yang kalah untuk mengikuti budayanya. Karena perang diikuti
ERDY FAKHRONI NPM :229016495015
seluruh komponen masyarakat, maka perubahan sosial akan dirasakan oleh
kelompok tersebut.
7) Sistem Pendidikan yang Maju
Penyebab perubahan sosial yang terakhir adalah karena sistem pendidikan yang
maju. Dengan adanya sistem pendidikan yang maju, anak-anak akan lebih maju
dalam berpikir. Karena pendidikan dapat mempengaruhi pola pikir yang lebih
obyektif.
5. Dampak – dampak perubahan sosial
https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fwww.kompasiana.com%2Flolitagalatiakuntag%2F5e8ead5651da53219714506 3%2Fdampak-perubahan-sosial-akibat-modernisasi-dan-globalisasi&psig=AOvVaw1-
CliXI5HS7Ysbeohs1S9t&ust=1665368876822000&source=images&cd=vfe&ved=0CAwQjRxqFwoTCJiIi9SM0voCFQAAAAAdAAAAABAJ
1) Dampak Positif
Disebut positif karena dampak dari perubahan sosial tersebut memberikan
manfaat bagi masyarakat atau kelompok-kelompok individu yang ada di
dalamnya. Dampak-dampak positif dari perubahan sosial dapat diuraikan pada
paparan berikut ini.
(1) Perubahan sosial dapat mempercepat dan mempermudah manusia
menyelesaikan aktivitas.
Aktivitas yang dilakukan manusia dapat bersifat fisik maupun
non-fisik. Perubahan teknologi dapat mempercepat pergerakan manusia
dari satu tempat ke tempat yang lain, sehingga terbuka kesempatan yang
lebih luas untuk dapat berinteraksi dengan individu-individu yang lain.
ERDY FAKHRONI NPM :229016495015
(2) Perubahan sosial dapat meningkatkan integrasi sosial.
Kesamaan cita-cita mendorong masyarakat untuk meminimalisasi
potensi konflik yang dapat mengarah kepada disintegrasi. Tidak hanya
pada skala nasional, kecenderungan untuk menjaga keharmonisan
hubungan antar-individu dan antar-kelompok juga berkembang pada skala
kecil, yaitu kampung dan keluarga.
(3) Perubahan sosial dapat meningkatkan kualitas individu.
Perubahan pada tingkat masyarakat membawa dampak pada
individu-individu yang tinggal di dalamnya. Sebagai contoh penemuan
dalam bidang IPTEK, Tentu saja pesatnya teknologi yang terjadi saat ini
menawarkan kemudahan dan peluang bagi para pengguna. Mulai dari
pekerjaan rumah hingga pekerjaan kantor semua sudah dibantu dengan
teknologi super canggih. Bahkan, masalah sederhana seperti masak
memasak pun sekarang sudah banyak teknologi canggih. Misalnya
blender, kulkas, oven dan masih banyak lagi
(4) Semakin cepatnya mobilitas sosial.
Berkat perkembangan teknologi, semakin banyak sarana-prasarana
yang memudahkan akses. Setidaknya dari kemutakhiran teknologi yang
ada, memudahkan mobilitas lebih praktis, efektif, efisien dan
cepat. Contoh, kita ingin masak cukup menghidupkan kompor gas. Dulu
kita harus mencari kayu bakar terlebih dahulu sebelum memasak.
Sekarang? Hanya sedikit orang yang masih menggunakan kayu bakar.
(5) Perubahan sosial menyebabkan semakin berkembangnya pola berpikir.
Mengikuti alur berpikir yang dikembangkan oleh August
Comte, pada dasarnya pemikiran di dalam masyarakat berkembang dari
fase teologis, menuju kepada metafisis, dan akhirnya sampai kepada
fase positif. Kemajuan teknologi membukakan akses terhadap perspektif
baru. Sehingga masyarakat pun lebih open mind terhadap sesuatu yang
ERDY FAKHRONI NPM :229016495015
baru. Hal ini juga akan berpengaruh terhadap perilaku, sikap dan interaksi
terhadap masyarakat di sekelilingnya.
2) Dampak Negatif
Dampak negatif yang ditimbulkan oleh perubahan sosial dapat dilihat pada
uraian berikut ini.
(1) Perubahan sosial dapat menyebabkan peningkatan kemiskinan.
Sebagian individu dan kelompok di dalam masyarakat dapat
memperoleh manfaat positif dari perubahan sosial, yaitu berupa peningkatan
kemakmuran dan perbaikan kualitas hidup. Namun demikian, ada sebagian
individu atau kelompok yang justru menderita akibat perubahan tersebut.
Perubahan orientasi pertanian dari subsistensi menuju ke arah pertanian
komersial dapat dijadikan contoh. Agar dapat mencapai target produksinya,
pertanian komersial membutuhkan modal yang besar dan biaya bercocok
tanam yang mahal. Persyaratan tersebut tidak dapat dipenuhi oleh petani-
petani pemilik lahan sempit. Agar dapat bertahan hidup, para pemilik lahan
sempit tersebut memilih untuk menjual atau menyewakan lahannya kepada
petani-petani berlahan luas. Petani-petani berlahan sempit tersebut
bertransformasi menjadi buruh tani dengan kondisi ekonomi yang lebih
buruk daripada sebelumnya.
(2) Perubahan sosial dapat meningkatkan pengangguran.
Penerapan teknologi baru di dalam masyarakat dapat menyebabkan
sebagian orang kehilangan mata pencaharian. Contohnya adalah
berkembangnya sarana transportasi berbasis aplikasi pada telepon pintar
(smart phone). Yang terdampak oleh menjamurnya sistem ini adalah taksi
konvensional, usaha angkutan umum, dan ojek pangkalan. Dua tahun
silam kita menyaksikan terjadinya demonstrasi besar-besaran pengemudi
taksi yang memprotes diizinkannya usaha transportasi bebasis aplikasi
telepon pintar, seperti Grab, GoJek, dan Uber. Tidak terhitung berapa kali
demonstrasi menentang perizinan ini yang dilakukan oleh tukang becak,
ERDY FAKHRONI NPM :229016495015
pengemudi angkutan umum, dan tukang ojek pangakalan di pelbagai kota.
Mereka khawatir mata pencahariannya terancam.
(3) Perubahan sosial dapat meningkatkan kriminalitas.
Kriminalitas didefinisikan sebagai perbuatan yang melanggar hukum. Emile
Durkheim menyatakan bahwa hukum berubah mengikuti perubahan-perubahan
struktur sosial. Menurutnya, perubahan historis dari solidaritas mekanis
menjadi solidaritas organis membawa serta perubahan dalam pola relasi antar-
individu. Hubungan antar-individu menjadi lebih formal karena didorong oleh
kesamaan kepentingan. Spesialsiasi meningkat. Urusan pencegahan dan
penindakan atas perilaku kriminal diserahkan kepada lembaga yang diberi
otoritas, antara lain polisi, tentara, atau petugas keamanan. Individu merassa
bahwa kontrol sosial semakin longgar. Penyimpangan-penyimpangan pada
skala kecil cenderung diabaikan, sehingga berpotensi memunculkan keberanian
untuk melakukan penyimpangan yang lebih serius.
(4) Terjadinya Guncangan Budaya
Guncangan budaya atau disebut sebagai culture shock merupakan kondisi ketika
masyarakat mengalami kaget dan tidak siap untuk menerima perubahan.
Akibatnya akan menyebabkan ketertinggalan kondisi dan munculnya masalah
sosial yang lainnya.
(5) Kenakalan Remaja Meningkat
Kenakalan remaja juga jadi salah satu efek terjadinya perubahan sosial. Contoh
kenakalan remaja misalnya adalah tawuran antar pelajar, penyalahgunaan obat-
obatan terlarang, pergaulan bebas serta melakukan kegiatan yang meresahkan
masyarakat.
(6) Perubahan sosial menyebabkan terjadinya konflik sosial.
Akibat dari persaingan memperebutkan sumberdaya ekonomi yang terbatas,
masyarakat dapat mengalami polarisasi. Pada satu sisi ada sekelompok kecil
anggota masyarakat yang makmur. Pada ujung kutub yang lain, ada
sekelompok lain yang relatif miskin. Apabila kesenjangan ekonomi ini beririsan
dengan sentimen primordial, maka dapat muncul ketidaksukaan yang bisa saja
ERDY FAKHRONI NPM :229016495015
berkembang menjadi rasa benci terhadap kelompok lain. Pada titik ini lah
konflik sosial dapat terjadi.
(7) Perubahan sosial menyebabkan pencemaran lingkungan.
Sejumlah studi menunjukkan adanya peningkatan polusi udara dan pencemaran
terhadap air tanah di kawasan industri dan wilayah padat penduduk. Aktivitas
manusia menghasilkan limbah. Ketika terlepas ke lingkungan tanpa melalui
pengolahan yang memadai, limbah dapat berubah menjadi ancaman bagi
kesehatan individu-individu di dalam masyarakat.
(8) Sikap Individualisme
Masyarakat kini banyak yang lebih bersikap individualisme. Artinya tiap orang
mementingkan kepentingan individu masing-masing, tanpa mempedulikan
kepentingan orang lain dan masyarakat sekitarnya.
(9) Konsumerisme dan Hedonisme
Dampak negatif perubahan sosial juga dapat dilihat dari maraknya sikap
konsumerisme dan hedonisme. Konsumerisme adalah paham yang menjadikan
seseorang mengkonsumsi barang-barang secara berlebihan. Sedangkan hedonisme
adalah paham yang menganggap hidup hanya bertujuan untuk mencari
kebahagiaan sebanyak mungkin.
ERDY FAKHRONI NPM :229016495015
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
TUGAS KELOMPOK.
Carilah informasi mengenai prubahan sosial yang terjadi dilingkungan
sekitar sekolah maupun tempat tinggalmu. Informasi tersebut dapat
kalian peroleh melalui pengamatan, wawancara, dan mencari arsip
tentang perkembangan suatu wilayah. Kemudian diskusikan hal – hal
berikut bersama anggota kelompokmu.
1. Perubahan sosial apa saja yang erjadi dillingkungan sekitarmu?
2. Apa yang melatarbelakangi terjadinya perubahan sosial
tersebut?
3. Uraikan faktor pendorong terjadinya perubahan sosial tersebut?
4. Jelaskan bagaimana menyikapi perubahan siail yang terjadi?
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
ERDY FAKHRONI NPM :229016495015
KESIMPULAN DAN REFLEKSI
Setelah mempelajari modul, tulislah kesimpulan pada kolom berikut.
Mari kita refleksi dengan menjawab pertanyaan - pertanyaan berikut.
Apa yang telah kalian pelajari?
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………
Apa yang belum kalian pahami dari materi yang terdapat pada modul?
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………
Hal apa yang kalian pelajari selanjutnya?
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………
ERDY FAKHRONI NPM :229016495015
LATIHAN SOAL
Bagian 1
Petunjuk : berilah tanda silang (X) pada pilihan jawaban a, b, c, d atau e yang
kalian anggap paling benar.
1. Perhatikan pernyataan berikut.
1) Pembangunan kawasan khusus indusrti
2) Merebaknya budaya popular
3) Naiknya animo remaja melakukan urbanisasi
4) Merebaknya sikap hedonis
5) Munculnya agent of change dalam masyarakat
Dampak negatif perubahan sosial ditunjukan oleh…
a. 1), 2) dan 3)
b. 1), 3) dan 4)
c. 2), 3) dan 4)
d. 2), 4) dan 5)
e. 3), 4) dan 5)
2. Perhatikan dampak – dampak berikut.
1) Menyebabkan corak budaya semakin homogen
2) Membentuk tenaga kerja professional
3) Meningkatnya efektivitas dan efisiensi
4) Mengurangi kesenjangan sosial antar kota dan luar kota
5) Meningkatnya cultural lag dalam masyarakat pedesaan.
Dampak positif perubahan sosial pada pernyataan diatas ditunjukan
oleh…
a. 1), 2) dan 3)
b. 1), 3) dan 4)
c. 2), 3) dan 4)
d. 2), 4) dan 5)
e. 3), 4) dan 5)
3. Perubahan sosial dalam hal kebebasan individu/kelompok mempunyai
dampak negatif terhadap kehidupan masyarakat bahkan
ERDY FAKHRONI NPM :229016495015
membahayakan masa depan golongan generasi muda. Dampak negatif
perubahan sosial tersebut adalah berkaitan dengan ….
a. Konsumerisme
b. Kriminalitas
c. Hedonism
d. Etnosentrisme
e. Pencemaran
4. Masyarakat semakin mudah mendapatkan barang-barang konsumsi
yang dijajakan melalui pasar modern. Kemudahan memperoleh barang
kebutuhan sehari-hari dapat memicu pola hidup mewah. Kenyataan
tersebut merupakan dampak negatif dari perubahan sosial dalam
bentuk ….
a. westernisasi
b. Ekstremisme
c. Hedonism
d. Liberalisasi
e. Konsumerisme
5. Salah satu dampak positif dari upaya pemerataan pembangunan dan
hasil-hasilnya adalah ….
a. meningkatnya penemuan baru
b. terbentuknya sikap individual
c. berkurangnya kesejahteraan sosial
d. terjadinya disintegrasi sosial budaya
e. banyaknya westernisasi di kalangan remaja
KUNCI JAWABAN.
1. C
2. C
3. C
4. E
5. A
ERDY FAKHRONI NPM :229016495015
Bagian 2
Petunjuk : berilah tanda silang (X) pada pilihan jawaban a, b, c, d atau e yang
kalian anggap paling benar.
1. Transaksi online menjadi tren di kalangan masyarakat. Seseorang dapat
membeli, menjual, ataupun memesan tiket melalui gadget. Realitas ini
berbeda dengan dua tahun sebelumnya ketika transaksi online belum
marak. Dampak negatif perubahan sosial ini adalah…
a. Masyarakat terlalu terbuka dengan budaya luar
b. Berlaku norma – norma baru yang bertentangan dengan norma
sebelumnya
c. Terjadi disintegrasi di dunia maya
d. Mendorong masayarakat menjadi konsumtif
e. Terjadi westernisasi
2. Proses industrialisasi digencarkan di beberapa pedesaan. Proses ini
berdampak pada penyediaan lapangan kerja bagi masyarakat di desa.
Perubahan ini juga menimbulkan dampak negatif, yaitu…
a. Munculnya sikap sekularisme
b. Berkurangnya lahan – lahan pertanian
c. Terjadi kesenjangan ekonomi dalam masyarakat
d. Banyak bekerja sebagai karyawan pabrik
e. Terjadinya percepatan perkembangan ilmu pengetahuan.
3. Saat ini generasi muda di Indonesia cenderung melupakan budaya dan
kesenian bangsa. Mereka cenderung lebih suka mengonsumsi film – film
atau lagu – lagu asing. Apabila hal ini dibiarkan akan mengakibatkan …
a. Pengetahuan tentang budaya asing semakin bertambah
b. Meningkatnya dominasi budaya daerah terhadap budaya asing
c. Gaya hidup konsumtif semakin meluas di kalangan generasi muda
d. Eksistensi jati diri bangsa meluntur
e. Meningkatnya gaya hidup di kalangan remaja
ERDY FAKHRONI NPM :229016495015
4. Pembangunan bisa memberikan efek yang buruk bagi lingkungan secara
global apabila tidak disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Salah satu
efek tersebut yaitu…
a. Terjadi kekeringan dan banjir
b. Terjadi pemanasan global
c. Masyarakat kesulitan dalam mengakses air bersih
d. Dekadensi moral dan kemiskinan
e. Terjadi degradasi lahan dan kekurangan pangan
5. Gerakan Nasional Non –Tunai (GNNT) merupakan program yang
digalakkan oleh bank Indonesia. Program ini mengubah perilaku
masayarakat yang semula menggunakan uanng tunai beralih ke uang
elektronik atau non tunai dalam setiap transaksi/ jual beli. Dampak positif
perubahan sosial di atas bagi masyarakat adalah …
a. Mengurangi ketimpangan sosial antara masyarakat kaya dan
masyarakat miskin
b. mengurangi inflasi akibat sedikitnya jumlah uang tunai dalam
masyarakat
c. Meningkatkan efisiensi usaha dan mengurangi peredaran uang palsu
d. Mempercepat arus globalisasi
e. Meningkatkan perilaku konsumtif masyarakat.
Kunci Jawaban :
1. D
2. B
3. D
4. E
5. C
ERDY FAKHRONI NPM :229016495015
PENILAIAN
Pilihan Ganda
Jawaban benar mendapat nilai 20, jawaban salah nilai 0.
ERDY FAKHRONI NPM :229016495015
Daftar Pustaka
Maryati, Kun dan Juju Suryawati.2017. Sosiologi Kelompok Peminatan Ilmu
Pengetahuan Sosial kelas XII. Jakarta:Esis.
Kusumantoro, Sri Muhammad. 2019. Pengayaan Pembelajaran Sosiologi:
Perubahan Sosial. Surakarta: Aksarra Sinergi Media
Nurhadi, 2019. Modul 5: Perubahan Sosial, Globalisasi, Kearifan Lokal dalam
Pemberdayaan, kearifan lokal dalam integrasi. Kemendikbud
Purwasih, dkk. 2015. Sosiologi Peminatan Ilmu – ilmu Sosial. Klaten : Intan
Pariwara.
ERDY FAKHRONI NPM :229016495015