MODUL 2.1.a.8
KONEKSI ANTAR MATERI
Memenuhi Kebutuhan Belajar Murid Melalui
Pembelajaran Berdiferensiasi
siyam prihatin, spD
smp negeri 2 sine
kab. ngawi prov. jawa timur
CALON GURU PENGGERAK ANGKATAN 5
TUJUAN
Membuat sintesa pemahaman dengan
mengkoneksikan semua materi yang telah dipelajari
sebelumnya untuk menjelaskan pemahamannya
tentang pembelajaran berdiferensiasi dan
bagaimana mengimplementasikannya
PENGERTIAN PEMBELAJARAN
DIFERENSIASI
Pembelajaran berdiferensiasi adalah
pembelajaran dimana seorang guru memberi
keleluasaan pada siswa untuk meningkatkan
potensi dirinya sesuai dengan kesiapan belajar,
minat, dan profil belajar siswa
KONSEP DASAR
PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI
Pembelajaran berdiferensiasi adalah serangkaian
keputusan masuk akal ( common sense ) yang
dibuat oleh guru yang berorientasi kepada
kebutuhan murid.
Tomlinson (1999:14)
Bagaimana Pembelajaran Diferensiasi
dapat dilakukan di kelas
Untuk dapat menerapkan pembelajaran berdiferensiasi di kelas, hal yang
harus dilakukan oleh guru antara lain:
Melakukan pemetaan kebutuhan belajar berdasarkan tiga aspek, yaitu:
kesiapan belajar, minat belajar, dan profil belajar murid (bisa dilakukan
melalui wawancara, observasi, atau survey menggunakan angket, dll)
Merencanakan pembelajaran berdiferensiasi berdasarkan hasil
pemetaan (memberikan berbagai pilihan baik dari strategi, materi,
maupun cara belajar)
Mengevaluasi dan merefleksi pembelajaran yang sudah berlangsung.
Berkaiatan dengan materi apa
Konten yang diajarkan pada murid
Strategi Proses kegiatan belajar mengajar
Pembelajaran
berdiferensiasi Proses (KBM) yang dilaksanakan oleh
yang dapat
diterapkan oleh Guru
guru
Produk Produk yang akan di
hasilkan oleh siswa
Bagaimana pembelajaran berdiferensiasi
dapat memenuhi kebutuhan belajar murid
dan membantu mencapai hasil belajar
yang optimal ?
Kategori kebutuhan belajar murid,
Kesiapan belajar (readiness) murid adalah
kapasitas untuk mempelajari materi, konsep,
atau keterampilan baru
Minat Murid merupakan suatu keadaan mental yang
menghasilkan respons terarah kepada suatu situasi atau objek
tertentu yang menyenangkan dan memberikan kepuasan diri.
Profil belajar murid Pendekatan yang disukai murid
untuk belajar yang dipengaruhi oleh gaya berfikir,
kecerdasan, latar belakang, jenis kelamin dll
IDENTIFIKASI KEBUTUHAN MURID
Kesiapan belajar Minat Murid Profil Belajar
(readiness) murid Seni Murid
Cepat/lambatnya Olah Raga Gaya belajar
Mempelajari Sains Kecerdasan
sesuatu yang
murid
abstrak/konkret, Latar
Pekerjaan Belakang murid
dependent
/independent
MINAT BELAJAR MURID
Bersifat mendasar - Bersifat
transformatif
Konkret - Abstrak
Sederhana - Kompleks
Terstruktur - Terbuka
Tergantung (dependent) -
Mandiri (Independent)
Lambat - Cepat
MINAT BELAJAR MURID
COCOK JEMBATANI
Membantu murid menyadari Menggunakan keterampilan atau ide yang
bahwa ada kecocokan antara dikenal murid sebagai jembatan untuk
sekolah dan kecintaan mereka
mempelajari ide atau keterampilan yang
sendiri untuk belajar kurang dikenal atau baru bagi mereka
KONEKSI MOTIVASI
Mendemonstrasikan Meningkatkan motivasi
keterhubungan antar semua murid untuk belajar
pembelajaran
PROFIL BELAJAR MURID
Lingkungan belajar suhu ruangan, Gaya belajar adalah bagaimana
tingkat kebisingan, jumlah murid memilih, memperoleh,
cahaya, apakah lingkungan memproses, dan mengingat
informasi baru
belajarnya terstruktur/tidak
terstruktur, dsb.
Pengaruh Budaya
santai - terstruktur
pendiam - ekspresif
personal - impersonal
Bagaimana kita melihat kaitan antara
materi dalam modul ini dengan modul lain
di Program Pendidikan Guru Penggerak?
KONEKSI ANTAR MATERI
Pembelajaran berdiferensiasi, kaitannya
dengan Filosofi Pendidikan KHD
Fiosofi Pembelajaran KHD menegaskan
bahwa pendidikan harus berpihak pada
murid. Hal ini selaras dengan pembelajaran
berdiferensiasi, dimana pembelajaran
berorientasi kepada kebutuhan murid
KONEKSI ANTAR
MATERI
Pembelajaran berdiferensiasi, kaitannya dengan
Nilai dan Peran Guru Penggerak
Dalam memetakan kebutuhan belajar murid
dibutuhan guru yang memiliki nilai reflektif terhadap
proses pembelajaran yang sudah dilaluinya bersama
murid; harus inovatif membuat media pembelajarn
yang sesuai dengan kebutuhan murid; dan harus
mampu berkolaborasi dengan murid, sesama guru, dan
orang tua murid untuk mendapatkan informasi
tentang karakter belajar murid.
KONEKSI ANTAR
MATERI
Pembelajaran berdiferensiasi, kaitannya dengan
Visi Guru Penggerak
Guru Penggerak memiliki Visi untuk melakukan
perubahan positif pada pembelajaran yang
berpihak pada murid. melalui strategi pendekatan
Inquiry Apresiatif, guru akan menemukan
kekuatan yang dimilikinya untuk mewujudkan
VISI tentang murid impiannya
KONEKSI ANTAR
MATERI
Pembelajaran berdiferensiasi, kaitannya
dengan Budaya Positif
Dalam pembelajaran berdiferensiasi, guru
memiliki peran yang sangat penting dalam
membentuk atmosfir lingkungan yang positif.
Lingkungan yang positif terwujud karena
adanya budaya positif yang lahir dari disiplin
internal dalam komunitas belajar.
Salam Bergerak...Indonesia Maju!