The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Mata Kuliah Filosofi Pendidikan - Topik 3

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by auliamirta, 2022-12-14 11:35:17

Aulia Mirta Dewi - Aksi Nyata

Mata Kuliah Filosofi Pendidikan - Topik 3

AKSI NYATA

MANUSIA INDONESIA BAGI SAYA

Manusia indonesia berarti identitas manusia yang menghayati nilai-nilai
kemanusiaan khas indonesia. Nilai kemanusiaan Indonesia meliputi nilai
kebhinekatunggalikaan, nilai pancasila, dan nilai religiusitas. Dalam konteks
masyarakat Indonesia yang multi budaya, bahasa, agama, keyakinan, etnis,
suku, dan kearifan lokal, pendidikan mempunyai peran penting dalam
melestarikan keragaman, menjaga kesatuan, memelihara keharmonisan, dan
mengembangkan kualitas keindonesiaan. Pendidikan berperan penting untuk
membangun paradigma berpikir, bersikap, dan berperilaku sebagai bangsa
Indonesia. Dalam proses pembelajaran di Sekolah guru tidak hanya
mengajarkan peserta didik tentang materi pelajaran, namun guru juga
mendidik peserta didik agar memiliki sikap dan budi pekerti yang luhur. Hal
tersebut sudah terlihat di SMA N Kebakkramat. Melalui observasi dan
pelaksanaan PPL yang dilaksanakaan di SMA N Kebakkramat, iklim sekolah
sudah kondusif dan efektif dalam pelaksanaan prose pembelajaran.

A. Tanda dan simbol yang ada di SMA N Kebakkramat dan Proses
Pembelajaran dan Penghayatan terhadap Kebhinekatunggalikaan

Ekosistem SMA N Kebakkramat sudah menerapkan nilai-nilai
kebhinekatunggalikaan yang baik. Sebagai contoh, di setiap ruang kelas sudah
dipasang dengan lambang negara yaitu gambar Garuda Pancasila.
Pemasangan gambar tersebut terletak berhadapan dengan tempat duduk
peserta didik supaya peserta didik dapat selalu mengingat identitas bangsa
kita yang selalu berpegang teguh kepada nilai-nilai Pancasila. Selain gambar
garuda pancasila juga dilengkapi dengan gambar pemimpin negara kita yaitu
Bapak Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang diletakkan di
sebelah kanan dan kiri dari gambar garuda pancasila. Hal tersebut agar peserta
didik mengetahui dan menghargai siapa pemimpin negara kita dan sebagai
bukti bahwa sekolah juga telah menghargai dan mengakui jasa pemimpin
negara Indonesia. Berdasarkan hal tersebut SMA N Kebakkramat menunjukkan
bahwa sudah menunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa. Di SMA N
Kebakkramat juga selalu rutin melaksanakan upacara setiap hari senin untuk
mengenang jasa pahlawan dan meningkatkan jiwa nasionalisme peserta didik
sehingga senantiasa tertanam nilai-nilai kebhinekatunggalikaan dalam diri.

Aulia Mirta Dewi - PPG Prajataban Kimia 001

Di SMA N Kebakkramat juga sudah menerapkan budaya 5 S (salam, sapa,
senyum, sopan, dan santun) dan Hastalaku (Gotong Royong, Guyub Rukun, Grapyak
Sumanak, Lembah Manah, Ewuh Pakewuh, Pangerten, Andhap Asor, dan Tepa
Selira) untuk seluruh pihak yang ada di sekolah baik peserta didik maupun guru.
Guru telah memberikan contoh perilaku yang baik seperti budaya 5 S ketika
bertemu dengan antar guru atau murid. Sehingga diharapkan peserta didik juga
meniru dan melakukan hal yang sama. Di sekolah SMA N Kebakkramat juga
diajarkan bagaimana menerima perbedaan latar belakang sosial ekonomi atau
pendidikan dari setiap peserta didik. Peserta didik diharapkan tidak membeda-
bedakan dan melakukan perilaku bully kepada peserta didik lain.

B Penghayatan Nilai-Nilai Pancasila yang Ada di Sekolah untuk
Menguatkan Identitas Manusia Indonesia

SMA N Kebakkramat telah menerapkan penghayatan nilai - nilai Pancasila di
Sekolah untuk menguatkan Identitas Manusia Indonesia bagi peserta didik, guru,
dan seluruh keluarga besar sekolah. Identitas manusia Indonesia sebagai manusia
pancasila, menjadikan manusia Indonesia kaya akan nilai-nilai luhur yang hidup
dalam kebiasaan, menjadi nafas dalam setiap langkah manusia Indonesia. Nilai-
nilai luhur yang bersumber dari pancasila inilah yang dijadikan akar dari
pendidikan karakter sehingga ditanamkan kuat-kuat dalam pendidikan nasional,
proses belajar untuk peserta didik. Berikut adalah contoh penghayatan nilai-nilai
Pancasila yang ada di SMA N Kebakkramat :

Sila Pertama : Ketuhanan Yang Maha Esa

Sekolah menyediakan fasillitas untuk beribadah seperti masjid dan ruang doa.
Peserta didik juga diberikan waktu untuk menunaikan ibadah sesuai dengan
keyakinan mereka masing-masing.
Antar peserta didik juga saling menghargai perbedaan tersebut, tidak membeda-
bedakan agama peserta didik yang lain.
Dalam proses pembelajaran dimulai dan diakhiri dengan berdoa.

Sila Kedua : Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab

Menerapkan perlakuan yang sama ke semua peserta didik.
Peserta didik bertanggung jawab atas perilaku dan tindakannya.
Saling tolong menolong antar warga sekolah
Mengerjakan kewajiban dan menerima hak

Sila ketiga : Persatuan Indonesia

Menggunakan pakaian identitas batik sebagai warisan budaya daerah
Menggunakan Bahasa daerah yang baik ketika berkomunikasi
Menghargai perbedaan
Menjaga kerukunan antar warga sekolah
Melakukan budaya 5S
Gotong royong dengan antara warga sekolah seperti piket

Sila Keempat : Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam
permusyawaratan perwakilan

Diadakannya pemilihan ketua OSIS
Dalam kegiatan pembelajaran diadakan diskusi kelompok
Aktif mengemukakan pendapat di dalam kelas dan menerima pendapat orang lain

Sila Kelima : Keadilan Sosial Bagi seluruh Rakyat Indonesia
Menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru
Bekerjasama dengan peserta didik lain.
Saling tolong menolong dengan peserta didik yang lain

Aulia Mirta Dewi - PPG Prajataban Kimia 001


Click to View FlipBook Version