TEKS DISKUSI
KOMPETENSI INTI
KI 1 : Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, santun, percaya diri, peduli, dan
bertanggung jawab dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan
anak di lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat, dan lingkungan alam sekitar,
bangsa, Negara, dan kawasan regional.
KI 3 : Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan
kejadian tampak mata.
KI 4 : Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,
menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah
dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
KOMPETENSI DASAR
KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
3.9 Mengidentifikasi informasi teks 4.9 Menyimpulkan isi gagasan, pendapat,
diskusi berupa pendapat pro dan argumen yang mendukung dan yang
kontra dari permasalahan actual kontra serta solusi atas permasalahan
yang dibaca dan didengar aktual dalam teks diskusi yang
didengar dan dibaca
Pendahuluan
Teks diskusi disusun untuk menyajikan pendapat, sudut pandang, atau perspektif yang
berbeda terhadap suatu permasalahan. Kegiatan ini dapat dijumpai, misalnya, pada rapat
OSIS tentang penyusunan kegiatan OSIS atau rapat di lingkugan masyarakat saat
membicarakan masalah-masalah di lingkungan. Setiap orang mengajukan pendapat yang
berbeda-beda. Ada pendapat yang setuju mendukung terhadap suatu gagasan, ada yang
bertentangan, ada juga yang masih ragu.
Gagasan dan argumendari semua sisi dievaluasi sebelum menentukan keputusan. Teks
diskusi (lisan maupun tulis) dapat menguji topik yang kontroversial, menggunakan
argumensecara langsung terhadap topik, dan harus meyakinkan.
Teks diskusi merupakan jenis teks eksposisi yang digunakan untuk memengaruhi
orang lain, meyakinkan orang lain atau bersifat persuasif.
Hai Sobat! Materi yang akan kita simak
kali ini yaitu pengertian, fungsi, manfaat
dan tujuan teks diskusi. Yuk kita cermati
materi berikut!
A. PENGERTIAN DISKUSI
Teks diskusi merupakan sebuah teks yang berisi tentang sebuah wacana
mengenai suatu permasalahan. Teks diskusi membahas sebuah isu permasalahan yang
berisidua argumenyaitu argumensetuju (pendukung) dan argument tidak setuju
(penentang). Masalah yang dihadirkan dalam teks diskusi nantinya akan didiskusikan
berdasarkan dua sudut pandang tersebut Teks diskusi menyediakan informasi dan
opini pada suatu permasalahan. Hal ini berarti pada teks diskusi pembaca memperoleh
pengetahuan dan pandangan-pandangan mengenai sebuah permasalahan yang
dijadikan topik oleh penulis.
Ketika sedang melakukan sebuah diskusi tentang suatu hal, tidak dapat
dipungkiri diskusi tersebut memiliki berbagai pendapat yang beragam. Begitu juga
dengan teks diskusi yang mempunyai dua pendapat berbeda yaitu pendapat yang
setuju (pro) dan pendapat yang tidak setuju (kontra). Teks diskusi merupakan
penulisan yang argumentative, menggunakan pikiran yang logis dan menggunakan
bahasa yang efektif. Teks ini juga dapat menampilkan dan menguraikan masalah atau
persoalan dari minimal dua perbedaan pandangan yang memperlihatkan posisi
pendapat antara setuju dan tidak setuju.
B. FUNGSI TEKS DISKUSI
1. Melatih untuk berani mengemukakan pendapat dan berpikir secara kritis, tepat,
logis, dan objektif.
2. Menemukan sumber bagi pemecahan masalah.
3. Belajar menghargai pendapat yang disampaikan orang lain untuk mencari
kebenaran simpulan.
4. Membentuk sikap diri peserta. Diskusi tidak hanya menambah pengetahuan dan
pengalaman serta kecakapan, tetapi juga semangat demokratis dan toleransi
berkembang.
5. Berdiskusi membuat pikiran menjadi terbuka dan segera bertindak menyikapi
kenyataan dan masalah di sekitar kita.
C. MANFAAT DISKUSI
• Membiasakan sikap saling menghargai
• Menanamkan sikap demokrasi
• Mengembangkan daya berfikir
• Mengembangkan pengetahuan dan pengalaman
• Mewujudkan proses kreatif dan analitis
• Mengembangkan kebebasan pribadi
• Melatih kemampuan berbicara
D. TUJUAN DISKUSI
• Untuk dapat menyadari & menguji bukti-bukti system nilai, pendapat & respon
dari suatu gagasan atau orang lain
• Untuk menguji secara kolektif tentang suatu gagasan yang dikemukakan orang
lain
• Untuk bertukar pikiran & ide, belajar mengungkapkan serta menanggapi
keterangan yang relevan
• Mengaitkan data & keadaan dari berbagai pandangan orang lain & latar
belakangnya berbeda-beda
E. STRUKTUR TEKS DISKUSI
Pendahuluan • Pernyataan untuk membatasi topik
• Latar Belakang topik
• Sudut pandang berbeda yang akan dibahas
• Serangkaian paragraf
• dua atau tiga paragraf dengan argumen setuju
(pro) dan alasannya serta contoh yang
mendukung gagasan
Isi • dua atau tiga paragraf dengan argumen tidak
Simpulan setuju (kontra) dan alasannya serta contoh yang
mendukung gagasan
• menggunakan bahasa persuasif
• menggunakan bahasa kohesif untuk
menghubungkan gagasan atau untuk
menunjukan perubahan pendapat
• Simpulan argumen dari kedua sisi
• Mengevaluasi argumen yang paling efektif
• Rekomendasi satu sudut pandang berdasarkan
argumen yang disajikan
Kegiatan 1: Menelaah Struktur Teks Diskusi
Baca dan cermati teks diskusi beikut!
Daur Ulang untuk Gaya Hidup Hijau
Pendahuluan Setiap hari kita diingatkan agar kita lebih peduli terhadap
lingkungan kita. Namun ternyata tidak mudah untuk peduli
terhadap lingkungan atau bergaya hidup ”hijau”–atau sebenarnya
mudah?
Gagasan Utama Pemerintah pusat dan daerah sejak beberapa tahun lalu mencoba
Bukti dan alas an agar masyarakat lebih mudah bergaya hidup hijau. Mereka
pendukung satu sudut menyediakan tong sampah dengan warna berbeda agar masyarakat
mengetahui di mana membuang sampahnya. Tong sampah
pandang berwarna juga ditambahkan dengan gambar yang menunjukkan
benda mana yang boleh pada masing-masing tong sampah.
Bahkan, pada tong sampah juga ditambah dengan tulisan. Warna
merah untuk limbah bahan beracun dan berbahaya (B3); hijau
untuk limbah organik (sisa makanan, tulang, daun);kuning untuk
bungkus kemasan makanan, plastik, kaleng; biru untuk kardus dan
kertas; abu-abu untuk pembalut wanita, popok bayi, puntung
rokok, permen karet.
Langkah ini memudahkan masyarakat melakukan daur ulang
limbah rumah tangga dan membantu melindungi lingkungan.
Gagasan Utama Pada setiap kesempatan, jutaan orang melakukan gerakan
Bukti dan alas an kebersihan di berbagai wilayah di Indonesia dalam waktu yang
pendukung satu sudut berbeda-beda. Gerakan semacam ini diharapkan menginspirasi
pandang masyarakat untuk selalu peduli lingkungannya masing-masing.
Kampung wisata Jambangan di Surabaya menjadi kampung
percontohan ”gaya hidup hijau” dalam daur ulang sampah dan
penghijauan kampung yang sesungguhnya.
Gagasan Utama Namun di pihak lain, di banyak tempat, orang-orang
Bukti dan alas an menganggap gagasan daur ulang itu membuang-buang waktu
pendukung satu sudut mereka. Mereka tidak mau direpotkan dengan memilah sampah
pandang mereka, dan lebih mudah membuang semuanya ke tempat sampah.
Mereka tidak berpikir apa yang akan terjadi 10, 20, atau 30 tahun
kemudian saat tempat tinggal mereka sudah penuh dengan sampah.
Pada saat yang sama, masyarakat lainnya yang berpikiran sempit
yakin bahwa satu orang tidak akan membuat perbedaan. Mereka
sangat salah. Setiap benda yang didaur ulang merupakan bonus
bagi lingkungan kita akibat kita belajar menggunakan sumber daya
dengan lebih efesien sehingga dapat bertahan bertahun-tahun lagi.
Simpulan Daur ulang tidaklah sulit jika kita memikirkan serius tentang
manfaatnya. Hampir semua yang kita gunakan dapat didaur ulang,
mulai dari gelas hingga plastik. Sangat masuk akal jika melakukan
apa pun untuk membantu melindungi lingkungan kita di masa
depan kehidupan kita dan keluarga kita sendiri. Hijau adalah warna
paling baik dari semua warna.
Latihan
Siapa Capres yang Mewakili Suara Anak Muda? - Muda Bersuara (Part 6)
NS: Muda bersuara dan saya mau bahas soal politik. Politik praktis terutama di segmen ini,
karena ada dua politisi. Saya ingin ke Faldo, Faldo saya mau nunjukin ini nih survei
terakhir 64,7% anak muda nilai politisi tak mewakili aspirasi rakyat tuh. Ya ini ini
wajar dong memang ini suara anak muda dan memang anda sebagai politisi muda
melihat ini merasa miris atau memang ya memang beginilah kondisinya?
FM: Ya pertama Mas Gamal mudah-mudahan kita ketemu lagi kerasahan saya banyak banget
terkait RUU PKS mohon. Oke ya jadi bagi saya sebenarnya sih demokrasi itu kan
populer control Mbak. Jadi bagaimana kerja-kerja kita hari ini untuk melakukan control
terhadap government. Nah kerja Negara, kerja partai politik adalah untuk memperkuat
kontrol itu dan sesuatu yang dikontrol dengan baik hasilnya juga pasti baik. Nah oleh
karena itu menurut saya jangan sampai ada kejadian politisi itu benar sendiri ya karena
itu udah It means no control nah tugas kita di skema kayak gini partai politik adalah
tempat bertukarnya kepentingan semua orang bertarung kepentingan di partai politik.
Teman-teman mungkin boleh tidak suka sama partai politik tapi suka tidak suka solusi
itu bisa keluar dari partai politik. Jadi dalam derajat tertentu menurut kami seberapa
banyak kita bertukar pikiran di dalam internal partai politik, bagaimana partai politik itu
menghadapi masyarakat game-nya di situ.
NS: Oke Lola bagaimana karena kalau kita lihat partai politik ya sekarang partai politik
dalam peduli anak muda, banyak anak-anak muda di dalam tetapi dalam prakteknya
apakah memang partai politiknya sudah muda?
LE: Menurut saya sih enggak ya.
NS: Haah..
LE: Sebenarnya gini karena kita terlalu sering puas dengan formalitas gitu kayak mungkin
bukan hanya dalam konteks partai politik kita bicara birokrasi aja berapa banyak anak
muda yang masuk jadi ASN kemudian dia terhambat semuanya. Mungkin dia punya
inovasi, mungkin dia punya cara berpikir out of the box gitu ya punya keberanian tapi
kemudian terhalang dengan ‘misi Pak mohon izin’ gitu oleh atasannya gitu dan buat
saya itu konteks yang sama juga bisa jadi terjadi di internal partai politik. Kita melihat
bagaimana kalaupun pada akhirnya ada anak-anak muda yang masuk entah jadi anggota
legislatif gitu ya baik ditingkat pusat maupun di daerah. Saya khawatir itu lagi-lagi itu
berhenti hanya sebagai formalitas
CL: Ya
LE: Karena apa? Karena yang pegang controlkan tetep elitnya ya gitu. Ketika misalnya ambil
ambil apa ambil voting misalnya ya itu kan sikap fraksi yang diperhitungkan bukan
individu anggota gitu karena individu anggota pada akhirnya dia hanya akan
merefleksikan sikap fraksi itu seperti
NS: Jadi anak-anak muda yang ada di partai politik belum signifikan bisa mempengaruhi
kebijakan partai.
LE: Persis dan satu lagi concern saya adalah bahwa pada akhirnya apa yang tadi disampaikan
oleh Faldo itu justru memperkuat bahwa keputusan itu memang ada di elit gitu karena
tadi kan diawal juga sempat sampaikan kalau kita deket kita bisik-bisik juga kedengeran
orang diluar motor ya kayak apa kupingnya nggak denger gitu. Nah itu menunjukkan
bahwa jangan-jangan memang kondisi politik kita itu Toxic banget gitu sampai
akhirnya kita harus punya akses yang eksklusif ke orang-orang yang ambil kebijakan
padahal kan nggak boleh
NS: Anda nggak tertarik masuk politik praktis?
FM: Saya mengundang
LE: Tidak tertarik
FM: Saya mengundang Mbak lola masuk untuk mengubah kekhawatirannya
NS: Udah bilang ga tertarik
FM: Kekhawatiran hanya menjadi kekhawatiran kalau tidak kita ubah.
CL: Biasanya sebenarnya saya
NS: Kalau Cinta tertarik tidak politik praktis?
CL: Belum tahu ya, tapi sebenarnya saya punya pertanyaan muncul question yang mungkin
kalau mau dijawab boleh. Apakah benar ada anak muda dipolitik karena saya mau
tambahkan aja ya sekarang generasi Z berusia 13-26 tahun dalam arti 5-10 tahun
kedepan kemungkinan mereka akan menjadi future Leaders negara ini dari segi bisnis
dari segi politik tapi aku rasa hal-hal yang membuat mereka tertarik tidak ditonjolkan
dalam sistem politik yang ada sekarang. Saya pernah bekerja dengan suatu department,
saya tidak mau katakan apa. Saya sempat memberikan masukan “Oke kayaknya kalau
anda ingin anak muda lebih mendengarkan anda video yang kalian buat hal seperti ini
deh” tapi tidak pernah dengar. Lagi-lagi mereka startborn dan kembali ke cara-caranya
dulu. Jadi aku rasa semua fixsection dengan anak muda ini hanya untuk mendapatkan
suara kita tapi sebenarnya tidak ada yang kita berikan sebagai advice, didengar, dan
dilakukan
NS: Oke
CL: What the point?
NS: What the point Gamal. Ga didengar, enggak dilakukan cuma dipasang cuma dipasang
dipampang aja
CL: Kita sebagai anak muda generasi Z dan Milenial punya banyak sekali ide yang saya rasa
bisa merubah situasi negara ini tapi kenapa ini tidak dengar
GA: Nah ini poin yang bagus ya. Jadi begini kawan-kawan, saya tidak ingin masuk dan
disebut kampanye Mbak ya tapi saya ingin contoh. Sekarang milenial take over terjadi
berbagai Negara. Jadi sekarang di berbagai Negara dunia banyak sekali pemimpinnya
dan anggota legislatif yang berusia muda contoh kita tahu Meiri Black di Inggris
dengan usia 19 tahun, di Uganda ya seorang anggota dewan berusia 18 tahun
bayangkan namanya Bros Kopiah lalu kita juga tahu di Australia Jordan itu usia masih
disekitar 22 tahun ya
CL: Semua janji
GA: Sebagai dan di berbagai Negara. Sekarang ada trend milenial takeover. Artinya begini
kepada generasi muda, kita harus punya kesadaran bersama untuk improove masuk ke
politik bukan hanya menyampaikan suara kita. Nah ada beberapa hal yang fundamental.
Tadi artinya kita sepakat bahwa anak muda harus fight yah berjuang dipolitik. Artinya
point kedua saya adalah sekarang bagaimana kita mendorong supaya anak muda itu
masuk ke parlemen. Ada beberapa hal yang permasalah contoh ya kuota anak muda
hanya sembilan negara di dunia yang memberikan kuota buat anak muda. Saya pikir itu
bisa didorong bagaimana DPR misalkan ada kuota selain perempuan ya anak muda lalu
gua rekomendasi interpreter junior itu menyarankan dibawa usia dibawah 31 minimal
15%
NS: Oke
GA: Dan lain sebagainya. Jadi saya pikir ada upaya-upaya secara regulasi yang bisa kita
dorong untuk memberikan ruang lebih anak muda bukan hanya menyampaikan
aspirasinya tapi dia mewakili aspirasinya dan berjuang untuk idealisme dan ide dan
gagasan.
NS: Bagaimana Faldo?
FM: Saya tidak percaya politisi muda. begini ya aaya tidak mau melihat bahwa anak muda
itu jadi makin didiskriminasi dengan istilah itu. Jujur aja. Saya rasain kok jadi politisi
masuk di usia 27 sekarang saya 31 diskriminatif kalimat itu. Makanya saya selalu
bilang politisi baru, saya baru nih karena yang muda pasti baru yang tua juga bisa baru.
Jadi bagi saya yang paling penting situasinya begitu, game elit tidak sesederhana yang
Mbak Lola khawatirkan, tapi suka nggak suka Mbak ketika anda mau kayak apapun
ketika pemilu yang anda buka di kertas suara partai politik. Saya kalau nggak mau
pengen ribut-ribut doang di luar saya juga bisa ngetik ngetik doang, marah marah
doang, mention-mention doang, bisa
NS: Itu doang ya menurut anda suara yang disampaikan di media sosial itu ‘doang’?
FM: Dan we can do more ya we can do more Mbak Nana bukan berarti oke saya tidak dalam
derajat menyalahkan orang berbicara kembali lagi yang diawal tadi ya, tapi pilihannya
kan lagi-lagi di kita. Anda boleh setuju boleh tidak, jenisnya banyak mungkin ke Mas
Gamal cocok, ke saya cocok, ke yang lain terserah
CL: Tapi anda sadar nggak bahwa impact sosial sosial yang kita lihat sekarang ini
masyarakat Indonesia sebenarnya dilakukan oleh organisasi-organisasi yang dibina oleh
remaja dan dewasa muda. so you don’t think ironic bahwa kira-kira 50% dari populasi
Indonesia itu berumur nol sampai Let's say 40 tahun tapi kita di pimpin oleh orang-
orang jauh di atas itu yang sudah tidak mengerti generasi dan cara berpikir kita.
FM: Ya bagi saya si gini ya Mbak Cinta ya. Di tahun 2024 nanti size itu anak muda memilih
itu sangat besar bahkan paling besar ya. Jadi gamenya sekarang adalah mencari
pemimpin orang parpol yang sangat concern sama isu yang Mbak Cinta sampaikan
solusi yang sudah di sampaikan oleh orang-orang
NS: Adakah itu?
FM: Masalahnya nyari talent di partai juga tidak segampang itu.
NS: Karena kalau kita bicara misalnya nama-nama yang banyak beredar hari-hari ini adalah
nama-nama yang muncul di survey, itu menarik tidak?
FM: Yang mana nih?
NS: Ada banyak yang muncul di servey. Kita Bisa tunjukkan ada-ada ada misalnya kalau kita
bicara presiden ya ada nama Prabowo Subianto, ada nama Ganjar pranowo, ada nama
Anies Baswedan, ada nama Ridwan Kamil, ada nama Sandiaga Uno, ada banyak nama-
nama yang muncul di survey. Ini nama-nama kalau kita bisa 2024 partai politik dan
presiden, ini nama-nama yang mewakili aspirasi anak muda tidak? ada yang berani
jawab ya atau tidak?
LE: Jauhlah Mbak
NS: Bagaimana Gamal?
GA: Ada saya masuk tiga hal dalam hal ini, supaya clear. Satu yang pertama tadi yang Mbak
Cinta sampaikan saya pikir itu clear, saya merasakan suasana kebatinan
NS: Dijawab dulu yang ini, politisi bisanya ngeles dijawab dulu yang ini bagaimana?
GA: Apa pertanyaannya apakah calon-calon
NS: Ini calon-calon adalah calon-calon yang merepresentasikan kemudaan
GA: Ya saya pikir yang harus dilakukan bukan semata-mata seorang figur yang kita
harapkan. Pertanyaan apakah anak muda hari ini
NS: Anda balik bertanya Gamal
GA: Gini tunggu-tunggu saya ingin menjawab
NS: Anda balik bertanya, nama-nama ini menarik tidak untuk anda?
GA: Oke saya akan jawab langsung. Pertanyaannya adalah kita anak muda
NS: Menarik tidak?
GA: Pertanyaannya adalah kita anak muda memperkuat begining politik kita. Iya untuk
menyiapkan anak muda supaya kompetitif di kemudian hari
NS: Oke. Faldo menarik tidak Faldo nama-nama ini?
FM: Ya bagi saya si mau saya representasi representative apapun nama tersebut yang paling
penting adalah kita punya peran diantara nama-nama ini menurut saya paling penting
masih ada waktu untuk mengecek performanya
NS: Oke kita kembali setelah pariwara
FM: Karena bagi saya lebih dari figure, all more than just a figure.
NS: Kita kembali setelah pariwara. Eh sebelum pariwara, Cinta menarik tidak nama-nama
ini?
CL: Menurut aku jika beberapa orang dilist itu bisa menunjukkan value mereka yang
sebenarnya. Ada beberapa yang menarik
NS: Ada beberapa menarik ada beberapa menarik
CL: Bukan value yang sebenarnya yah
FM: What the values?
CL: I cant tell you, cause even have hide true values
FM: Oke
NS: Hahaha kita kembali setelah pariwara tetap di Mata Najwa Muda Bersuara
Tentukan argumen pro dan kontra dalam teks diskusi tersebut!
No. Argumen Pro Argumen Kontra
1
2
3
4