8.3Editor: Maselyn A.M
Selama masa pandemi covid-19 2 tahun belakangan, sangat sulit untuk bersosialisasi dengan
lingkungan baru secara maksimal, termasuk sekolah. Kita tidak bisa mengobrol dengan
teman sebangku, melakukan eksperimen IPA secara langsung bersama guru, maupun
mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Waktu terasa berlalu dengan sangat cepat, tetapi hal
yang telah dilakukan terasa sedikit. Meski begitu, tentu tidak menghalangi kami kelas 8.3
untuk saling mengenal dan berteman. Mari berkenalan dengan kelas kami! Wali kelas kami
adalah Pak Tegoeh Soeprijanto yang juga mengajar penjasorkes, didampingi oleh Pak Stevie
Maitimu yang mengajar pelajaran agama. Dengan Gilbert sebagai ketua kelas dan Hans
sebagai sekretaris, kami belajar serta melalui kesenangan dan kesulitan bersama; contohnya
bahagia saat besok libur dan mengeluh ketika kami mendapat PR. Satu fun-fact tentang kelas
kami, saat pemilihan ketua OSIS, semua calon berasal dari kelas 8.3 lho! Setelah persaingan
tersebut selesai, kami tetap bergaul seperti biasa. Kami tentu memiliki cara berpikir,
preferensi dan idealisme yang berbeda-beda, tapi kami menghargai semua perbedaan dan
tetap berkawan.
Kegiatan sekolah yang paling kami tunggu-tunggu adalah mengerjakan quizizz dan bersaing
demi mendapatkan nilai tambahan. Quizizz hanya berupa game kuis yang dikerjakan secara
online, tapi kegiatan sederhana itu membuat hari sekolah kami terasa lebih tidak suram.
Tak ketinggalan ketika guru memberi pertanyaan, lalu kita diharuskan untuk menjawab lewat
chat zoom dalam batas waktu yang ditentukan. Kami mungkin merasa frustrasi karena
kesulitan atau tegang, tetapi rasa puas ketika berhasil menyelesaikan tantangan dari guru
adalah salah satu motivasi terbesar bagi kami dalam kegiatan pembelajaran. Sekian
perkenalan singkat mengenai kelas 8.3! Kami akan sangat senang jika bisa bersahabat
dengan kelas-kelas yang lain dan melalui masa pandemi ini bersama-sama.
CAKRA | 47
8EST.4RTEditor: Madelyn A.M
8EST.4RT
8est.4rt adalah sebuah kelompok remaja yang kaya akan keragaman. 8est.4rt dari kata Best
dan Art yang artinya paling terbaik dan seni. Kata seni tersebut melambangkan keindahan
akan beragamnya bakat-bakat yang kita miliki. Di dalamnya, ada 29 remaja dan 2 bos, yaitu
Bos Jack dan Bos Sifra. Terus, siapa saja 29 remaja ini? Dan apa saja peran-perannya dalam
kelompok ini?
Pertama, kami mau mengenalkan pemimpin kelompok kita dulu. Dia bernama Reinhard. Dia
bertugas untuk melaksanakan misi kelompok kita. Kenneth, Michael, dan Willbert bertugas
untuk menjaga keamanan kelompok kami. Juan, Kendrych, Celine, dan Sharleen bertugas
untuk melaksanakan rencana di misi-misi kami. Dalam kelompok kita ada Owen, Kenichi dan
Jane yang bertugas mendapatkan dan mencatat informasi. Kemudian ada Jason, Gaby,
Zelig, Kevin, dan Valen yang bertugas untuk membantu memecahkan berbagai masalah dan
teka-teki. Di dalam kelompok kita, ketika kita merasa sedih dan kecewa dengan hasil
masalah yang belum tuntas, kelompok band musik kita hadir untuk menghibur kita. Ada si
pianis, Indira, si gitaris, Jonathan, dan si drummer, Rico. Terdapat Alexa dan Evelyn yang
menjadi penyanyi, bersama Alicia, sang penari yang dapat menaikkan mood kelompok kami.
Ada Floren, Michelle, Jocelynn, Juliet dan Steven yang telah menggambarkan berbagai
rencana untuk misi di masa depan . Kemudian, ada si koki, Kety, bersama dengan asistennya,
Edyn, yang memasakkan kita makanan yang lezat saat kita kelaparan.
Kedua bos di kelas kami selalu membantu dengan cara memberikan semangat, dukungan,
nasihat, dan membimbing kita dengan baik. Kedua bos kami merupakan bos yang patut
dicontoh agar dapat menjadi kumpulan remaja yang lebih baik. Nah, itu saja perkenalan
singkat tentang kelompok kita ini. Sekarang, kita mau melanjutkan tugas-tugas kita, ya.
Kalau begitu, sampai jumpa!
Writer: Reinhard Owen Budiarto & Michael Dwisatria
CAKRA | 48
9.1
NAINWANWAN
Ah, pagi yang cerah, hari nan indah. Alangkah baiknya apabila kita bertemu dengan teman-teman
di sekolah! Tunggu, aku baru ingat. Kita hanya bisa bertemu dengan mereka secara dalam
jaringan… Namun tentu, itu tidak akan menghambat kita untuk terus beraktifitas bersama
dengan penuh keseruan, bukan? Ya, itu benar! Meskipun kita tidak dapat bertemu secara
langsung, bukan berarti kita tidak dapat menikmati hari-hari kita selama menginjakkan kaki di
kelas sembilan ini. Apalagi dengan beragamnya persona siswa-siswi di kelas kami yang tercinta,
kelas 9.1, atau biasa juga disebut Nainwanwan. Kelas kita tidak akan lengkap tanpa sifat-sifat
serta talenta unik yang dimiliki oleh tiap muridnya, dan bahkan gurunya. Mari kita mulai dengan
mengenalkan wali kelas kami, Bu Sri Rahayu! Beliau adalah seorang guru yang sangat sabar
dalam menghadapi tiap persoalan-persoalan, meskipun begitu, beliau tetap mampu memimpin
kelas ini dengan sangat baik. Bu Sri Rahayu juga ditemani oleh mentor kami, yaitu Pak Yoga, yang
selalu seru untuk diajak berbicara.
Nah, kita telah mengenalkan secara singkat mengenai wali kelas, serta mentor kami. Dan
sekarang, ayo kita lihat, siswa-siswi kelas kami! Mari kita mulai dengan pengurus kelas kami.
Kelas kami diketuai oleh Alvin, dengan Matthew sebagai wakilnya. Lalu, kami juga memiliki Glory
dan Helga sebagai sekretaris kelas kami. Kelas kami memiliki pengarang dan penyair yang
sungguh bertalenta dalam menulis cerita, puisi, dan kesusastraan lainnya, orang-orang itu
antara lain adalah Evelyn, Hanumi, serta Glory. Murid yang jago dalam membuat kesenian juga
tidak kalah banyak lo… Ada Helena, Jocelyn, dan Allison yang bisa memainkan musik, dan ada
Naomi yang senang menggambar. Ada juga Arco, yang pasti, dan selalu menjadi penyumbang
juara satu bagi lomba fotografi sekolah! Namun, mungkin yang paling banyak dan terkenal di
kelas kita, adalah banyaknya siswa yang mahir berolahraga, siswa-siswi tersebut antara lain
adalah Matthew, Defta, Allison, Devi, Rhea, Valeri, dan masih banyak lainnya. Talenta-talenta ini
tidak cukup rasanya untuk menghidupkan suasana kelas kita, Tentu, kita juga memiliki beberapa
siswa dan siswi yang menjadi pengundang tawa bagi kelas kita, seperti Benaya, Marvel, dan
Helga. Sekian cerita mengenai kelas kami, gimana? Keren bukan, kelas kita? CAKRA | 49
Writer : Shane Alvin
Editor : Florencia Irena
9.2 NATION
Pada suatu hari... Planet yang ditempati 9.2nation mengalami kerusakan, lalu ada kabar bahwa ada planet yang masih
kosong tidak berpenduduk. Akhirnya, Ibu negara yang dikenal dengan Bu Sri Mardia dan wakilnya yaitu Pak Martin,
beserta penasihat kerajaan yang dikenal dengan Bu Septi, memutuskan untuk meneliti planet yang masih kosong itu.
Bu Sri menitipkan tahtanya kepada orang kepercayaan yaitu Christopher dan Michelle untuk menjaga kerukunan
dan keamanan selagi pemimpin negara pergi ke planet lain.
1 minggu… 2 minggu... 3 bulan terlewati tetapi tidak ada kabar dari kedua pemimpin negara kami. Terjadi keresahan
mendadak yang membuat bangsa 9.2nation terbagi menjadi 4 daerah. Ada daerah Utara, Selatan, Barat, dan Timur.
Bagian Utara terdapat berbagai macam Werewolf, ada yang bernama Dean, Jonathan, Kaizer, Tyo, Ferdyan, dan
Dimas. Lalu, di bagian Selatan ada banyak Hunter yaitu, Cheline, Shanon, Yosua, Musa, Dinar, Gracia, Indri, Cecilia.
Di daerah Barat ada Villagers yaitu, Felicia, Gabriella, Raya, Grace, Braynt, Stella, Jessica, dan juga Keysha. Lalu, di
bagian Timur ada Sorcerer yang ahli dalam meracik sihir, ada Gloria, Audrey, Yolivia, Abigail, Juan, Raja, dan juga
Adista.
Bangsa Hunter mendengar ada rumor yang bilang bahwa kaum Werewolf ingin menghabisi bangsa Villagers. Para
Hunter yang mendengar itu langsung menyiapkan senjata mereka untuk menghabisi kaum Werewolf. Lalu, Bangsa
Villagers yang dikenal pencinta kedamaian, meminta bantuan para Sorcerer untuk membantu mereka. Para
Sorcerer pun berdiskusi setelah mendengar rumor itu, mereka memutuskan untuk meracik sihir untuk para kaum
Werewolf dan Hunter mau berdamai satu sama lain. Para Sorcerer bertanya kepada kepercayaan pemimpin negara
kami, yaitu Christopher dan Michelle untuk memberikan saran. Christopher dan Michelle menyetujui keputusan
Sorcerer untuk membuat racikan untuk kaum Werewolf dan para Hunter, tak lupa sebelumnya Christopher
berdiskusi dengan Bu Septi sebagai penasihat menggunakan earpiece yang sangat canggih.
Pada malam hari sebelum kabar rumor itu terlaksana, Christopher dan Michelle memberikan kabar untuk semua
bangsa untuk berkumpul dalam perjamuan makan. Pada malam itu, para Sorcerer bertindak, mereka memasukkan
racikan spesial ke makanan jamuan untuk kaum Werewolf dan para Hunter. Hanya butuh hitungan menit untuk
membuat kaum Werewolf dan para Hunter yang awalnya saling menatap dengan tatapan beringas, menjadi saling
menyapa satu sama lain. Pada malam itu juga, pemimpin negara kami yaitu Ibu Sri Mardia, Pak Martin, dan Bu Septi
kembali ke planet kami dan membawakan sebuah kabar baik. Ibu Sri mengumumkan bahwa planet kosong itu dapat
ditempati dengan baik, kami semua merayakan hal itu dengan jamuan makan. Dan keesokan paginya, kami berangkat
ke planet itu dan 9.2nation hidup aman sejahtera selamanyaa…
-The end- CAKRA | 50
Writer: Audrey Olivia
Editor: Florencia
9.3RCEP
Para pembaca yang terhormat, selamat datang di penerbangan 9.3 dengan tujuan SMA.
Penerbangan ke SMA akan kita tempuh dalam waktu kurang lebih 2 bulan dan 29 hari, dengan
ketinggian jelajah 100 nilai di atas permukaan harapan.
Perlu kami sampaikan bahwa penerbangan 9.3RCEP ini adalah tanpa pertemuan fisik, dan tanpa
paksaan, sebelum lepas landas kami persilahkan kepada Anda untuk menegakan sandaran kursi,
menutup dan mengunci lubang lubang yang masih terbuka di hati Anda, mengencangkan otak, dan
membuka penutup layar kamera.
Atas nama pembelajaran, kapten Yeti, wakil kapten Claudia dan seluruh awak pesawat yang
bertugas mengucapkan selamat menikmati penerbangan ini, dan terima kasih atas pilihan anda
untuk terbang bersama kami.
Berikut kami perkenalkan para awak pesawat yang akan membantu penerbangan ini. Pilot atas
nama Riffer Christian Hermawan, bersama dengan CO pilot atas nama Albert Wijaya akan
membantu dalam menerbangkan persawat bersama dengan para awak berbakat olahraga seperti
Alex, Jessica, dan Yosua Amadeo. Awak berbakat seni seperti, Jocelin, Giovani, Valeri, Cantika.
Pesawat kami tentunya juga punya awak berbakat akademis, seperti Annabel, Steffani, lalu pilot dan
co pilot kami. Selain itu, banyak juga yang memiliki bakat terpendam, contohnya Audrey, Jennifer
Olivia, Chelsea, dan lainnya. Masih banyak lagi awak pesawat 9.3 berkarakter unik, mereka pendiam
tapi aslinya sangat pintar. Sebelum ini, salah satu awak kami menunjukkan keberaniannya, Gui
Kevin, seorang awak yang barbar.
Kami semua ingin mewujudkan penerbangan yang aman dan nyaman bagi seluruh penumpang
sehingga dapat mencapai tujuan kami yaitu, SMA. Semoga semua awak tetap semangat dalam
menerbangkan pesawat ini.
Sekian, dan terimakasih atas perhatiannya
Salam hangat,
Maskapai 9.3RCEP
Writer : Audrey, Jennifer Olivia, Jessica, Stefani Evelyn CAKRA | 51
Editor : Florencia Irena
9.4MON
Sedikit Penjelasan Tentang 9.4mon
Banyak orang mengatakan bahwa rakyat 9.4mon, gamon semua. Apakah hal itu benar adanya?
Bagaimana sih situasi di kelas 9.4mon ini? Apa yang terjadi dibalik feeds Instagram kelas 9.4mon
yang padat dan ramai itu? Semua pertanyaan tersebut akan dikupas tuntas di bacaan kali ini.
Halo guys, apa kabar kalian semua? Ada yang udah ngestalk akun @9.4mon terhormat di Instagram?
Kalau belum boleh mampir dan spam like postingan kami. Perkenalan sedikit, kami adalah murid
dari SMP Kristen Petra 4 Sidoarjo. Wali murid dan mentor dari Kelas 9.4 adalah Ibu Asteria Ekaristi
(dikenal sebagai Bu Riris) dan Bu Pudji Vincentia (dikenal sebagai Bu Pudji). Berisi 30 murid yaitu..
bisa langsung cek di akun Instagram kami.
Menanggapi pertanyaan pertama. Apakah rakyat 9.4mon benar-benar gamon? Jawabannya tidak.
Kami menggunakan nama 9.4mon karena lucu dan menang voting saja. Gamon adalah singkatan dari
gagal move on. Bahasa gaul ini biasanya digunakan oleh pemuda jaman now yang masih belum bisa
melupakan masa lalunya. Apakah kalian gamon? Atau korban friendzone?
Oke move on ke pertanyaan kedua. Situasi dikelas ini cukup sunyi dan tenang, semua bertanya jika
dibutuhkan saja, jadi tidak rusuh dan alay. Kondisi yang cukup menguntungkan untuk fokus pada
kelas 9. Minat dan bakat siswa dikelas 9.4 juga berbeda-beda, kita semua saling melengkapi.
Pengurus inti dari kelas ini ada Rachel sebagai ketua kelas, Christian sebagai wakil ketua kelas,
Lavina sebagai sekertaris I, dan Abiel sebagai sekertaris II. Teman-teman yang lain juga kerap
membantu satu sama lain jika ada masalah.
Menurut saya, feeds di media sosial seperti Instagram, adalah representasi dari seorang individu
maupun kelompok. Dibalik feeds Instagram 9.4mon.terhormat ada siapa saja sih? Ada dua admin,
yaitu Lavina sebagai admin 1, dan Abiel sebagai admin 2. Saya sudah melakukan wawancara pada
kedua admin untuk menanggapi pertanyaan yang sangat sulit “gimana sih rasanya jadi admin
9.4mon.terhormat?”. “rasanya senang sekali bisa mendapatkan kesempatan sebagai admin ig, saya
bisa membantu mengeshare kegiatan kegiatan kelas 9.4 dengan editan dan kerja keras saya ”
[Lavina 01/03/22]. Lavina mengungkapkan kegembiraannya sebagai admin. “b ajah” [Abiel
01/03/22]. Jawaban singkat, padat, jelas diberikan oleh Abiel.
Sekian yang bisa disampaikan, terima kasih telah membaca kutipan ini. Tuhan Yesus memberkati.
CAKRA | 52
Writer : Rachel Nanda Redina
Editor : Florencia Irena
CAKRA | 53
CAKRA | 54
CAKRA | 55
CAKRA | 56
Galeri Kreasi
LAVINA SI JAGO DANCE
Sadarkah kalian, bahwa selama masa pandemi ini berlangsung banyak kreasi-kreasi anak
bangsa yang terhenti karena satu dan lain hal. Banyak dari kita yang jurstru memilih untuk
berhenti mengasah dan menambah kemampuan ataupun pengetahuan selain dari sekolah dan
tempat les. Dengan adanya artikel ini, writer berharap jika tulisan di artikel ini bisa
membangkitkan semangat kalian semua untuk berkreasi lagi, dan selalu menambah
kemampuan dalam berkreasi.
Writer telah menghubungi beberapa teman nih untuk bisa dijadikan inspirasi. Mari kita mulai
dengan yang pertama. Dia adalah seorang siswi kelas 9, yang terkenal dengan kemampuan
menarinya. Writer sudah mengajukan beberapa pertanyaan untuk Lavina, dan berikut hasil
wawancaranya.
Lavina merasa tertarik dibidang menari, karena
menurutnya menari itu rasanya seru dan
menyenangkan, serta menari juga termasuk salah satu
bentuk refreshing yang dilakukannya.
Lalu gimana ya cara Lavina untuk mempergunakan
skill menarinya dimasa pandemi?
“Di masa pandemi ini pasti kita merasa bosen banget
kan di rumah, jadi biasanya aku sering cover dance
terus aku upload di instagram aku, kan lumayan kalau
bisa menginspirasi orang lain juga, hehe”
kira-kira membutuhkan waktu berapa lama ya untuk
Lavina membuat choreo?
“Sebenernya ga tentu ya, cuma kalau memang sudah
ada ide dan juga ada waktu senggang, mungkin butuh
waktu sekitar 1-2 hari untuk bikin choreo berdurasi 1
menit”.
Lalu gimana ya cara Lavina mengembangkan bakatnya
ditengah kesibukan sekolah?
“Ya.. jujur aku memang jadi sibuk banget kalo
ditambahin sama kegiatan dance. Tapi karna aku suka
banget sama dance, aku mengembangkan bakat dance
ini dengan meluangkan waktu untuk mengikuti les
dance dan mengikuti lomba ditengah-tengah kesibukan
sekolah. Tentunya aku tetap fokus pada sekolah, karna
sekolah tetap lebih utama dari dance. Aku juga terus
berlatih ketika ada waktu senggang”.
Apa ya, motivasi Lavina untuk kita semua?
“Pesan dari aku sih harus ada rasa suka dan senang dalam berkarya, karena kalau gaada rasa
suka dan senang gitu percuma, kaya ga bakal bisa mengembangkan dan menunjukkan karya
dengan sepenuh hati, serta hasilnya ga akan bagus. Tuhan sudah memberi kita talenta jadi
kita harus kembangin dengan penuh sukacita sebagai bentuk syukur kita pada Tuhan. Motivasi
dari aku yaa semangatt, meskipun mungkin banyak halangan-halangan dan pengen nyerah,
tetap jangan patah semangat, berdoa pada Tuhan, dan terus berkarya dengan cara apapun
dengan senang hati”.
CAKRA | 57
DOMINIQ SANG PELUKIS HANDAL
Gimana setelah melihat hasil wawancara Lavina? Sudah temotivasi
belum? Kalau masih belum, tenang writer masih punya dua orang
lagi yang sama-sama suka menggambar nih, yuk kita mulai dari
Dominic Alexandra. Seorang siswi kelas 8 yang memiliki
kemampuan menggambar yang baik.
Kira-kira apa ya yang dirasakan Dominiq saat membuat kreasi
tersebut, dan apa nama?
Menurutnya, kreasi yang dibuatnya tidak membutuhkan detail yang
berlebihan maka saat menggambar rasanya menenangkan, nama untuk
kreasi saya adalah “Lonesome Heron”.
Lalu berapa lama waktu yang dibutuhkan Dominiq untuk membuat
karya tersebut?
“Saya membutuhkan waktu 2 hari, tentunya dengan istirahat”.
Apa inspirasi Dominiq untuk bisa membuat karnya nya? Lalu
adakah filosofi tersendiri dari karnya itu?
“Karakter pada gambar tersebut bernama Kamisato Ayaka dalam sebuah
video game, karakter tersebut kesusahan untuk memiliki teman karena
statusnya yang tinggi, dan di gambar tersebut, saya mencoba untuk
melihatkan perasaan dan situasinya yang kesepian”. “Ketika saya melihat
galeri hp saya, saya menemukan gambar lama saya tentang tema itu, dan
saya terinspirasi untuk membuat gambar yang sama, namun dengan style
dan settings yang berbeda”.
Adakah motivasi untuk teman-teman yang lain?
“Untuk mencapai hasil yang diinginkan bukanlah hal yang mudah karena
membutuhkan waktu yang lama, tetapi yang tentu kamu bisa mencapainya
jika kamu tetap berusaha dan mengembangkannya meskipun membutuhkan
hingga bertahun², hasil yang kamu inginkan akan tercapai nantinya”.
Wahhh keren bukan gambaran
teman kita satu ini, kalau
menurut writer sendiri
gambaran dan nama
karakternya agak ke jepang-
jepangan ya kan? Gimana ni,
setelah lihat hasil wawancara
Dominiq Alexandra, apa masih
kurang? Tenang writer masih
punya satu lagi, kali ini dari anak
angkatan kelas 7, bernama
Kathleen, karya kali ini terlihat
mirip loh dengan salah satu idol
k-pop yang writer tahu. Yuk yuk
kita simak hasil wawancara
Kathleen.
CAKRA | 58
KATHLEEN DAN KARYANYA DI
ATAS KERTAS
Berapa lamakah kathleen membutuhkan waktu untuk membuat gambar
ini, dan apa perasaan kathleen saat membuatnya?
“Saya membutuhkan waktu sekitar 2 jam untuk dapat membuat hasil karya ini, dan
perasaan saya saat membuat karya ini, sejujurnya biasa saja”.
Apa nama yang Kathleen berikan untuk kreasimu kali ini?
“ ‘I just wana be happier’, dari lagu BTS blue and grey.
Lalu adakah filosofi tersendiri dari gambaran yang kathleen buat,
dan apa inspirasi mu sehingga bisa menghasilkan gambar ini?
“Lukisan ini mewakilkan orang-orang yang dalam masa pandemi ini mungkin
dipenuhi dengan rasa sedih, rasa gagal, dan rasa lelah dengan hidup yang
monoton atau itu-itu saja. (lukisan ini sengaja tidak aku beri wajah atau ekspresi,
untuk memperjelas bahwa aku menggambarkan orang dengan “no emotions”)”.
“Saya terinspirasi dari internet dan dari jaman saat ini, yang dimana banyak
mimpi-mimpi ataupun pekerjaan yang terhambat karena pandemi, serta
banyaknya kejadian diluar dugaan yang banyak membuat hati tersakiti, seperti
keluarga yang meninggal/jatuh sakit, dan hal-hal lain.
Pesan untuk teman-teman semua dari Kathleen?
“Tetap percaya diri dengan karya yang sudah kalian buat, kalau orang mengkritik
jelek atau hal-hal yang menjatuhkan, jadikanlah itu motivasi dan pembelajaran
untuk bisa lebih baik kedepannya”
Gimana setelah melihat karya tema-teman
kita nih? Keren banget bukan? Writer harap,
dari apa yang ada di artikel ini, kalian bisa
melanjutkan karya-karya kalian, dan terus
berkembang. Kita bisa mencontoh Lavina
yang mengunggah tariannya di sosial
media, tidak harus tarian, banyak hal yang
bisa kalian unggah di sosial media kalian
lohh. Kita juga harus mendengarkan nih
pesan dari teman-teman kita kalau,
berkarya itu harus diawali dengan rasa
suka, yang berarti tidak ada tekanan
didalamnya, dan ketika kita akan berkarya,
tentu ada proses yang lama atau bahkan
susah untuk mendapatkan hasil yang sesua,
dan setelah hasil karya yang kita buat jadi,
teruslah percaya diri dengan itu, kritikan-
kritikan orang yang mungkin bisa
menjatuhkan, anggaplah sebagai motivasi
untuk terus berubah menjadi lebih baik.
Semangat berkarya semuanya.
Writer: Venedicta Pheeby Soeganda
Editor: Stephanie Angeline
CAKRA | 59
My passion
MERAIH MIMPI
Halo semuanya! Kali ini aku mau ngasih tau kalian tentang passion
salah satu murid SMP Kristen Petra 4 yang bernama Jovan
Josse Kudadiri atau yang biasa dipanggil Jovan. Saat ini dia
berada di kelas 7.1. Jovan lahir Di Malang, tanggal 21 April 2009.
@jovan_josse adalah account instagram Jovan.
Jovan memiliki hobi menyanyi sejak kecil. Lalu ia
menyadari bahwa ia diberikan talenta oleh
Tuhan yaitu bernyanyi pada umur 5 tahun. Ia
menyadari talentanya karena ia bernyanyi
berbagai lagu anak-anak, dan kata orangtua
Jovan, Jovan memiliki bakat di bidang
tersebut. Setelah mengetahui bakatnya ini,
saat umur 8 tahun Jovan meminta pada
orangtuanya agar Jovan diikutkan kursus
latihan vokal. Dan ternyata orangtuanya
sangat mendukung dan mendaftarkan Jovan
untuk mengikuti les vokal.
Jovan selalu mengasah talenta yang ia miliki ini dengan cara latihan
dengan giat, mencari berbagai referensi lagu-lagu yang cocok
dengannya, tidak sombong dengan bakat yang dimiliki, dan mengonsumsi
makanan yang baik agar suara tetap bagus dan sehat.
Teman kita yang satu ini ternyata cukup berpengalaman loh!
Beberapa pengalamannya adalah mengikuti Indonesian Idol Junior
2018, Karangturi Internasional Choir Competition 2019, konser
virtual Diatas Rata-Rata 2020, FLS2N tahun 2020.
CAKRA | 60
Jovan juga telah menghasilkan banyak prestasi dari bakat yang ia
miliki ini. Beberapa prestasinya adalah 70 besar Indonesian Idol
Junior 2018, terpilih menjadi salah satu penyanyi untuk konser
virtual diatas rata-rata Erwin Gutawana dan Gita Gutawana,
mendapat nominasi AMI Awards kategori “Penyanyi solo
lelaki/perempuan anak-anak terbaik 2021”, penyanyi terpilih AMSB
2021, mempunyai lagu sendiri yang berjudul “Menembus Tanpa
Batas”, penyanyi solo terbaik dalam Karangturi Internasional
Choir Competition, perwakilan Sidoarjo dalam FLS2N tahun 2021.
Rencana Jovan kedepannya terhadap
bakat yang ia miliki yaitu terush
mengasahnya agar bisa dikembangkan
lagi, dapat menghibur banyak orang
dan akan terus berkarir di dunia vokal
dengan baik.
Ternyata teman kita yang satu ini
sangat keren ya. Kita dapat
menjadikan Jovan contoh agar memiliki
semangat dalam mengasah talenta
yang kita miliki.
Atau bahkan jika kita belum mengetahui talenta kita, kita harus
segera memahami atau mencari tahu talenta yang kita miliki,
karena setiap kita pasti diberikan talenta oleh Tuhan. Dan semoga
talenta kita bisa bermanfaat bagi banyak orang. Semangat teman-
teman dalam menemukan passion kita masing-masing. Tuhan
memberkati kita semua! Writter : Ivenna Gracia Editor : Nathania Edeline Ong
CAKRA | 61
KESANPDTAMN PESAN
Saya sangat senang PTM dan sangat antusias untuk Graceland, 7.2
mengikutinya. Saya bisa bertemu dengan
teman-teman secara langsung di sekolah dan belajar
di saat PTM sangat menyenangkan daripada belajar
di rumah. PTM ini juga menjadikan sesuatu yang
berkesan, saya lebih paham akan materinya ketika
PTM. Terima kasih.
Mireil, 8.1 Seneng sih karena bisa ketemu guru dan temen-
temen, belajar secara langsung. Pesannya sih
supaya temen-temen tetep semangat
belajarnya dan jaga kesehatan biar bisa
ketemu pas PTM!
Setelah melaksanakan daring, akhirnya sekolah kembali tatap
muka, dengan menerapkan protokol kesehatan. Sekolah secara
luring ini sangat berbeda dari sebelum pandemi. Kini, antar siswa
harus jaga jarak, bahkan bangku antar siswa juga berjarak.
Diwajibkan menggunakan masker dan mencuci tangan. Aku dan
temanku hanya bisa menyapa dari jauh. Waktu belajar-mengajar
pun jadi lebih singkat dan mentiadakan jam istirahat, sehingga
pulang lebih awal. Aku selalu berdoa semoga pandemi ini segera
berakhir dan semuanya kembali seperti semula.
Chelsea Felicia, 7.2
CAKRA | 62
KESAN DAN PESAN
PTM
Writer : Aurellia Jocelyn
editor : Madelyn Annesley M
Shalom teman” kali ini aku akan sharing tentang pengalaman aku PTM.
PTM merupakan momen yang aku tunggu karena terlalu lama Daring jadi
excited banget walaupun, semuanya tetap ada batasannya. Aku bangga
karena PETRA 4 mengadakan PTM dan sangat menjaga protokol kesehatan.
PETRA 4 selalu melaksanakan protokol dengan ketat. Senang bisa ikut
PTM semoga kedepan PTM tetap bisa dilaksanakan. Saranku buat teman
teman yang belum PTM coba kalian ikut PTM biar tau rasanya ketemu
langsung sama teman dan guru. Tetap semangat, jaga kesehatan, dan
protokol. Tuhan Memberkati kita semua.
Clarissa, 8.1
Berkat PTM, aku jadi bisa lebih paham tentang materi plus
ketemu teman-teman dan Bapak/Ibu Guru setelah sekian
lama tidak bertemu. Harapan saya, suatu saat nanti jika
pandemi sudah berakhir dan kita bisa PTM 100% biar makin
seru.
Helga, 9.1
PTM itu menyenangkan pastinya! Kita lebih mudah berinteraksi dengan guru dan teman.
PTM membantu memahami materi yang dijelaskan oleh guru dengan baik. Selama PJJ,
kita terus menatap layar dengan kondisi jaringan tidak menentu, belum lagi internet
terbagi-bagi dengan keluarga kita. Lebih seru kalau selama PTM, kantin dibuka kembali
dengan memperhatikan protokol. Fasilitas yang diberikan selama PTM sangat
memuaskan. Dari fasilitas di kelas, kesehatan, pembelajaran, dll.
Semoga di lain kesempatan, sekolah bisa lebih dalam mempertimbangkan dan
memperhatikan kebijakan maupun fasilitas yang diberikan kepada para murid. Tetap
jaga kesehatan, serta patuhi protokol yang berlaku. Semangat dan Tuhan memberkati!
Glory, 9.1
CAKRA | 63
ART, SCENCE, AND
CHARITY EVENT 2021
Gelaran ASCE tahun ini berbeda dengan tahun-
tahun sebelumnya. Dikarenakan pandemi, SMP
Kristen Petra 4 mengadakan serangkaian lomba
yang diperuntukkan untuk siswa SD kelas 4
hingga kelas 6 dengan menggunakan jejaring
sosial Instagram. Lomba-lomba yang diadakan
adalah lomba dance, solo vocal, painting, dan
science experiment. Tujuan diadakan acara ini
adalah untuk mengasah dan memberikan wadah
bagi para siswa yang memiliki bakat baik
dibidang art maupun science, sedangkan untuk
kegiatan Charity belum bisa dilaksanakan
karena pandemi covid-19.
CAKRA | 64
Puncak acara ASCE ini diselenggarakan pada hari Jumat, 17
September 2021 pukul 11.00 WIB melalui Zoom. Acara ini dihadiri
oleh para peserta lomba dan didampingi oleh bapak-ibu guru.
Acara dibuka dengan menyanyikan Indonesia Raya dan Mars Petra,
dilanjutkan dengan berdoa. Tak lupa para peserta diajak untuk
mendengarkan sambutan dari kepala sekolah SMP Kristen Petra 4
dan ketua panitia ASCE. Usai menyimak sambutan, disuguhhkan
penampilan dance dan solo gitar dari siswa-siswi SMP Kristen
Petra 4 yang ikut meramaikan panggung ASCE 2021. Ada yang
berbeda dalam puncak kegiatan ASCE kali ini, para peserta tidak
hanya sekedar mendengar pengumuman hasil perlombaab ASCE tapia
da pula kegiatan virtual class dari mata pelajaran Fisika,
Biologi, Bahasa Inggris dan Seni. Mengasyikan bukan? Jadi kita
tidak sekedar bersenang-senang tapi juga mendapat ilmu
pengetahuan yang bermanfaat. Peserta lomba dapat dengan leluasa
memilih mata pelajaran yang mereka ingin ikuti dan dapat
berpindah dari mata pelajaran semula ke mata pelajaran yang
lainnya.
Di ujung acara, panitia pun membacakan hasil lomba yang telah
ditunggu-tunggu. Dalam setiap perlombaan ada yang menang dan ada
yang kalah. Ada yang senang, ada pula yang kecewa. Selamat
kepada para pemenang atas Raihan prestasinya dan bagi yang belum
berhasil jangan berkecil hati karena ASCE 2022 masih akan
memberikan kesempatan kepada kalian untuk mengembangkan talenta
yang dimiliki.
Writter : Christopher Jonathan Oswald
Editor : Jonathan Immanuel Christian
CAKRA | 65