The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by ariyanhdy, 2021-06-24 10:21:27

3. RAGAM GEJALA

3. RAGAM GEJALA

SOSIOLOGI X

RAGAM GEJALA
SOSIAL DALAM
MASYARAKAT

M ARIYAN, S.PD

DAFTAR ISI

Halaman Judul...................................................................... Error! Bookmark not defined.
DAFTAR ISI........................................................................................................................ i
TINJAUAN MATA PELAJARAN .................................................................................... 1

• Bab I Fungsi Sosiologi Untuk Mengenali Gejala Sosial di Masyarakat........... 1
• Bab II Individu, kelompok, dan hubungan sosial .............................................. 1
• Bab III Ragam Gejala Sosial dalam Masyarakat............................................... 1
• Bab IV Metode Penelitian Sosial.......................................................................... 1
BAB I RAGAM GEJALA SOSIAL DALAM MASYARAKAT....................................... 3
E. Pertanyaan Kunci............................................................................................................ 6
F. Latihan Soal .................................................................................................................... 7
G. Tugas .............................................................................................................................. 8
Daftar Pustaka ..................................................................................................................... 9
Kunci Jawaban ..................................................................................................................10

i

TINJAUAN MATA PELAJARAN

A. Deskripsi Singkat Mata Pelajaran

Gejala sosial merupakan bentuk fenomena dalam masyarakat yang memiliki
kompleksitas dan dapat diamati. Fenomena gejala sosial erat kaitannya dengan perubahan,
dampak, dan perilaku yang dilakukan oleh individu maupun kelompok. Pada bab ini, akan
membahas tentang bagaimana akibat gejala sosial muncul melalui heterogenitas
masyarakat, penyimpangan yang dilakukan oleh individu atau kelompok, serta perubahan
sosial, sebagai bentuk munculnya berbagai gejala sosial dalam masyarakat.

B. Kegunaan/Manfaat Mata Pelajaran

Setelah mempelajari bab ini, peserta didik diharapkan mampu :

1. Mengamati ragam gejala sosial dalam masyarakat serta mengkritisinya secara
tepat.

2. Menemukan contoh yang relevan terkait ragam gejala sosial dalam kehidupan
bermasyarakat di lingkungan sekitar dan kehidupan sehari – hari.

3. Mendiskusikan mengenai ragam gejala sosial yang terjadi di masyarakat.
4. Menganalisis ragam gejala sosial yang diakibatkan oleh heterogenitas masyarakat,

penyimpangan sosial, serta perubahan sosial dalam masyarakat secara tepat.
5. Mempresentasikan hasil analisis dan diskusi tentang ragam gejala sosial dengan

memberi kritikan atau tanggapan antar kelompok yang memaparkan hasil.

C. Standar Kompetensi Mata Pelajaran

1. Menemukan konsep ragam gejala sosial dalam masyarakat.
2. Mengklasifikasikan bentuk – bentuk gejala sosial dalam masyarakat.
3. Menganalisis gejala sosial yang terjadi di lingkungan sekitar dan kehidupan sehari

– hari.

D. Susunan Urutan Bahan Ajar

• Bab I Fungsi Sosiologi Untuk Mengenali Gejala Sosial di Masyarakat
• Bab II Individu, kelompok, dan hubungan sosial
• Bab III Ragam Gejala Sosial dalam Masyarakat
• Bab IV Metode Penelitian Sosial

E. Petunjuk bagi Siswa

1. Siswa membaca mengenai konsep dasar ragam gejala sosial dalam masyarakat.
2. Siswa mendengarkan penjelasan dari guru sebagai materi pendukung ragam gejala

sosial dalam masyarakat.
3. Siswa melakukan tanya jawab kepada guru mengenai hal – hal yang menyangkut

tentang materi ragam gejala sosial dalam masyarakat.

1

4. Siswa melakukan diskusi kelompok untuk mendiskusikan literatur berupa video.
5. Siswa mengerjakan latihan soal secara mandiri.

2

BAB I
RAGAM GEJALA SOSIAL DALAM MASYARAKAT

A. Kompetensi Dasar dan Indikator

A. Kompetensi dasar
3.3 Menerapkan konsep – konsep dasar Sosiologi untuk memahami ragam gejala
sosial dalam masyarakat.
4.3 Mengkaitkan realitas sosial dengan menggunakan konsep dasar Sosiologi
untuk mengenali berbagai ragam gejala sosial dalam masyarakat.

B. Indikator

• Mendeskripsikan konsep dasar ragam gelaja sosial dalam masyarakat
• Mengkaitkan konsep dasar ragam gejala sosial di masyarakat dengan realitas

sosial.
• Menemukan contoh fenomena sebagai bentuk ragam gejala sosial dalam

masyarakat.
• Mendiskusikan realitas sosial yang terjadi sehari – hari dengan ragam gejala

sosial dalam masyarakat.
• Menganalisis contoh bentuk ragam gejala sosial yang terjadi di lingkungan

sekitar.
• Memaparkan hasil diskusi dan saling memberi tanggapan tentang ragam

gejala sosial dalam masyarakat.

B. Deskripsi Singkat

Ragam gejala sosial terjadi bukan tanpa unsur yang mengakibatkan hal tersebut
muncul. Banyak faktor yang mengakibatkan gejala sosial terjadi dalam masyarakat di
sekitar kita. Misalnya, adanya heterogenitas masyarakat baik berupa stratifikasi,
diferensiasi, maupun kearifan lokal yang ada di masyarakat. Adapun gejala sosial sebagai
akibat dari penyimpangan sosial dalam suatu masyarakat, seperti kriminalitas,
penyimpangan seksual, kejahatan dunia maya, dan kenakalan remaja. Sementara itu, ada
pua gejala sosial yang timbul sebagai akibat dari perubahan sosial. Misalnya seperti,
globalisasi, westernisasi, hedonisme, dan modernisasi.

C. Materi

Pada bab ini, siswa akan diajak mengidentifikasi dan menganalisis berbagai bentuk
gejala sosial dalam kehidupan masyarakat sehari – hari.

A. Gejala Sosial Akibat Heterogenitas dalam Masyarakat
Heterogenitas mengacu pada kondisi masyarakat yang beragam dan berinteraksi yang
meliputi daerah asal, budaya, agama, tingkat ekonomi dan perbedaan mendasar
lainnya. Mengapa ada heterogenitas dalam masyarakat? Heterogenitas terjadi ketika
suatu masyarakat memiliki sikap terbuka terhadap pengaruh kelompok lain. Selain
itu, proses mobilitas sosial dalam masyarakat mendorong terjadinya heterogenitas.
Interaksi dalam masyarakat yang heterogen menyebabkan gejala sosial. Menyikapi
heterogenitas tersebut, masyarakat diimbau untuk selalu mengedepankan toleransi dan
bijak. Secara umum gejala sosial akibat heterogenitas dalam masyarakat dipengaruhi
oleh faktor-faktor berikut ini :

3

1. Stratifikasi Sosial
Klasifikasi vertikal masyarakat disebut stratifikasi sosial. Secara etimologis,

stratifikasi sosial berasal dari bahasa Latin yaitu stratum dan socius. Stratum artinya
tingkat, sedangkan socius artinya teman atau masyarakat. Dengan demikian, secara
sederhana stratifikasi sosial dapat diartikan sebagai suatu tingkatan dalam masyarakat.
Stratifikasi sosial adalah pengelompokan orang ke dalam kelompok tertentu secara
bertingkat (hierarkis). Dasar-dasar Stratifikasi Sosial Klasifikasi seseorang dalam
kelas tertentu didasarkan pada kriteria khusus. Menurut Pitirim A. Sorokin, stratifikasi
sosial adalah pembagian penduduk atau masyarakat ke dalam kelas-kelas yang
bertingkat. Stratifikasi sosial didasarkan pada beberapa kriteria seperti ukuran
kekayaan, kekuasaan, kehormatan, dan pengetahuan (Soekanto dan Sulistyowati,
2014: 212). Dalam buku berjudul Stratifikasi Sosial, Struktur, dan Tren Mobilitas
Sosial di Masyarakat Barat, Bernard Barber mengemukakan enam dimensi stratifikasi
sosial berikut (Fajar, 2017: 27-28).

1) Jabatan atau pekerjaan (prestise pekerjaan).

2) Peringkat dalam otoritas dan kekuasaan (otoritas dan peringkat kekuasaan).

3) Pendapatan atau kekayaan (pendapatan atau kekayaan).

4) Pendidikan atau pengetahuan (education atau knowledge).

5) Kesucian agama atau pemuka agama (agama atau kesucian ritual).

6) Kedudukan kerabat dan posisi dalam kelompok etnis (peringkat kekerabatan dan
kelompok etnis).

2. Diferensiasi Sosial
Diferensiasi sosial dapat diartikan sebagai upaya pengelompokan masyarakat secara

horizontal (Setiadi dan Kolip, 2015: 460). Pembedaan tersebut didasari oleh latar
belakang sifat-sifat dan ciri-ciri yang tidak sama, baik secara fisik maupun sosial.
Diferensiasi sosial memandang perbedaan sosial budaya dalam yang setara. Berbagai
contoh pengelompokan secara horizontal dalam masyarakat dapat Anda lakukan pada
pembahasan berikut.

a. Pengelompokkan berdasarkan agama.
b. Pengelompokkan berdasarkan suku bangsa / etnis.
c. Pengelompokkan berdasarkan ras.
d. Pengelompokkan berdasarkan pekerjaan atau mata pencaharian.

3. Berbagai Kearifan Lokal Masyarakat Indonesia
Kearifan lokal dapat diartikan sebagai pengetahuan asli masyarakat yang

membantu pembinaan kehidupan manusia, baik pembinaan hubungan antarmanusia
dalam suatu masyarakat, manusia dan alam, maupun manusia dan Tuhan. Menurut
Robert Sibarani (2014: 115), kearifan lokal mengandung pengertian nilai budaya lokal
yang dapat digunakan untuk pembantuan tatanan kehidupan masyarakat secara arif
atau bijaksana. Kearifan lokal mencakup berbagai cara untuk berhenti, berperilaku,
dan bertindak yang dituangkan dalam bentuk tata sosial dan diikuti oleh masyarakat
(Robert Sibarani, 2014: 116). Oleh karena itu, kearifan lokal memuat informasi yang
dipelajari dan diimplementasikan oleh masyarakat. Unsur-unsur tersebut menjadi inti

4

kearifan lokal itu sendiri. Semua bentuk kearifan lokal dihayati, dipraktikkan,
diajarkan, dan diwariskan sehingga membentuk perilaku atau kebiasaan. Secara
umum, unsur yang terkandung dalam kearifan lokal sebagai berikut.

a. Pengetahuan lokal
b. Nilai lokal
c. Hukum lokal
d. Keterampilan lokal
e. Kepercayaan lokal
B. Gejala Sosial Akibat Penyimpangan Sosial
Penyimpangan sosial perilaku yang melanggar nilai dan norma sosial. Gejala
sosial yang berkaitan dengan penyimpangan sosial dapat bersifat positif dan negatif.
Penyimpangan positif merupakan penyimpangan yang memiliki dampak positif terhadap
sistem sosial karena mengandung unsur-unsur inovatif, kreatif, dan memperkaya alternatif
sehingga lambat laun dapat diterima oleh masyarakat (Syarbaini, 2013: 85). Sementara itu,
penyimpangan negatif merupakan tindakan melanggar nilai dan norma sosial dan
berdampak negatif dan tidak dapat ditoleransi oleh masyarakat. Gejala sosial akibat
penyimpangan sosial memiliki beberapa bentuk, seperti :
a. Kriminalitas
b. Kejahatan dunia maya
c. Penyalahgunaan narkoba
d. Korupsi
e. Kekerasan dalam rumah tangga
f. Perdagangan manusia
g. Kenakalan remaja
h. Penyimpangan seksual
i. Alkoholisme
j. Pornografi

Untuk mengetahui ciri, sifat, jenis – jenis, dan faktor perilaku menyimpang,
pindailah QR Code dibawah ini. Catatlah informasi penting pada artikel
tersebut di buku catatan kalian.

C. Gejala Sosial Akibat Perubahan Sosial
Kehidupan dalam masyarakat dinamis, yaitu masyarakat yang selalu mengalami

perubahan. Seiring perkembangan teknologi, terjadi banyak perubahan di berbagai bidang
kehidupan. Berbagai perubahan sosial beserta dampaknya dapat dikategorikan sebagai

5

gejala sosial. Apa saja gejala sosial yang muncul akibat perubahan sosial dalam
masyarakat?

a. Globalisasi
b. Westernisasi
c. Hedonisme
d. Modernisasi
e. Multidimensi identitas
f. Culture shock
g. Konsumerisme
h. Dekadensi moral

Rangkuman
Gejala sosial merupakan akibat yang ditimbulkan oleh heterogenitas masyarakat,

penyimpangan sosial, serta perubahan sosial. Heterogenitas sendiri dibagi menjadi tiga
faktor, yakni adanya stratifikasi, diferensiasi sosial, dan berbagai kearifan lokal. Sementara
gejala sosial berupa penyimpangan terdiri dari penyimpangan positif dan penyimpangan
negatif. Sedangkan perubahan sosial sebagai bentuk gejala sosial dapat dijabarkan oleh
faktor globalisasi, westernisasi, hedonisme, dan semacamnya, yang dapat mempengaruhi
perilaku atau kebiasaan yang dilakukan oleh individu atau kelompok.

D. Daftar Bacaan Tambahan

Lakukan literasi digital melalui beberapa barcode dibawah ini. Amati dan pahami
isi materi di dalamnya sebagai referensi pendukung pemahaman materi kalian. Jangan lupa
untuk mencatat informasi penting di buku catatan kalian.

E. Pertanyaan Kunci

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan baik dan benar!

1. Stratifikasi sosial dapat dijumpai dalam kehidupan setiap masyarakat karena dalam
masyarakat terdapat ...
a. Perbedaan ras dan agama
b. Permusuhan dan konflik terbuka
c. Perbedaan pola pikir dan asal daerah
d. Perbedaan status dan kedudukan sosial
e. Persamaan kelompok dan status sosial

2. Secara etimologis, stratifikasi sosial berasal dari bahasa Latin yaitu stratum dan
socius. Arti dari kedua istilah tersebut adalah .... dan ...
a. Peringkat dan kelompok
b. Tingkat dan teman
c. Jabatan dan kedudukan

6

d. Profesi dan status
e. Struktur dan masyarakat
3. Diferensi sosial merupakan bentuk upaya pengelompokan masyarakat secara ...
a. Vertical
b. Tidak terarah
c. Horizontal
d. Timbal balik
e. Satu arah
4. Gejala sosial sebagai akibat dari penyimpangan sosial dapat bersifat negatif atau
positif. Berikut yang termasuk penyimpangan sosial bersifat negatif yaitu ...
a. Narkoba
b. Kriminalitas
c. Korupsi
d. Pelecehan seksual
e. Semua jawaban benar
5. Masyarakat dari berbagai lapisan memiliki kesempatan sama dalam mengakses
pendidikan. Banyak golongan menengah kebawah mampu mengakses pendidikan
hingga perguruan tinggi. Gejala sosial tersebut dipengaruhi oleh ...
a. Keragaman mata pencaharian
b. Stratifikasi sosial tertutup
c. Stratifikasi sosial terbuka
d. Keragaman suku bangsa
e. Keragaman ras
Uraian

1. Sebagai masyarakat yang hidup ditengah heterogenitas, bagaimana cara kita
menyingkapi situasi masyarakat heterogen di sekitar kita?

2. Mengapa heterogenitas masyarakat dapat terjadi?
3. Salah satu diferensiasi sosial adalah pengelompokan berdasarkan agama. Mengapa

hal tersebut termasuk kedalam diferensi sosial?
4. Gejala sosial akibat penyimpangan sosial erat kaitannya dengan nilai dan norma.

Lalu, apa saja bentuk penyimpangan norma sebagai bentuk gejala sosial dalam
masyarakat?

F. Latihan Soal

Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan baik dan benar!

1. Contoh stratifikasi sosial dalam masyarakat adalah, kecuali ...
a. Gelar sarjana dengan pendidikan SLTA/SMA
b. Direktur perusahaan dan karyawan
c. Etnis Tionghoa dan Umat Islam
d. Pemilik toko dan pegawainya
e. Manager bank dengan teller bank

2. Maraknya aksi geng motor yang sering ugal – ugalan di jalan raya meresahkan
masyarakat. Tidak sedikit warga melaporkan perilaku menyimpang tersebut kepada
pihak berwajib agar dapat segera ditertibkan. Dampak negatif fenomena geng motor
tersebut adalah …
a. Mengurangi tindakan kriminal
b. Menimbulkan konflik sosial
c. Menciptakan integrasi sosial
d. Menimbulkan kerusakan fisik
e. Mengganggu aktivitas masyarakat

7

3. Salah satu gejala sosial adalah globalisasi. Dibawah ini pernyataan yang
menunjukkan contoh globalisasi adalah …
a. Banyak anak yang menjadi korban perdagangan manusia
b. Pelecehan seksual
c. Maraknya politik uang
d. Kejahatan Cyber dimana – mana
e. Remaja indonesia yang gemar menonton konser

4. Aplikasi tiktok saat ini marak digunakan oleh remaja di Indonesia. Hal tersebut
tidak terlepas dari faktor perubahan sosial. Gejala sosial tersebut dapat
dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat, salah satunya dengan …
a. Menyebarkan hoax
b. Mengshare aktivitas sehari – hari
c. Membangun eksistensi diri
d. Menyebarkan informasi dan tips – tips positif
e. Memamerkan barang – barang mahal yang dibeli

5. Adanya aplikasi belanja online semakin memudahkan kehidupan manusia. Tidak
jarang, kita akan berpeluang menjadi konsumtif. Gejala sosial konsumtif dapat
dihindari dengan upaya …
a. Memilah antara kebutuhan dan keinginan
b. Menonton iklan media sosial
c. Melihat influencer yang sedang mengendorse produk
d. Melihat – lihat produk di e-commerce
e. Membelanjakan uang setiap bulannya

Uraian

1. Upaya apa yang dapat kita lakukan untuk menghindari gejala sosial berupa
westernisasi?

2. Sebagai seorang remaja, kita perlu menghindari berbagai kenakalan remaja yang
terjadi di masyarakat. Bagaimana cara kita meminimalisir kenakalan remaja di
Indonesia?

3. Fenomena penggunaan gadget telah membuat banyak anak mengalami kecanduan.
Akibatnya, anak menjadi malas belajar. Peran orang tua sebagai agen sosialisasi
dalam mengatasi gejala sosial tersebut yaitu?

4. Perilaku hedonisme sering menjangkiti para remaja. Terutama masyarakat kelas
atas. Jelaskan dampak negatif hedonisme bagi remaja!

G. Tugas

Membuat Video Gejala Sosial Menggunakan FilmoraGo

1. Bentuklah kelompok 4 – 5 orang
2. Observasilah bentuk – bentuk gejala sosial sesuai materi yang dijelaskan

sebelumnya yang terjadi di lingkungan sekitar kalian.
3. Bagi masing – masing peran dalam video untuk memerankan tokoh.
4. Buatlah dialog dan cinematography sesuai kreatifitas kalian.
5. Upload video melalui youtube dengan durasi maksimal 10 menit.

Selamat Mengerjakan!

8

Daftar Pustaka

Marwa, Y. Y., & Fernandez, R. (2019). Penerapan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
dalam Pembelajaran Sosiologi (Studi Kasus SMAN 3 Painan dan SMAN 2 Bayang)
. Jurnal Sikola : Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembelajaran, 14-19.

Nur, A. (n.d.). Upaya Guru Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Pada Mata
Pelajaran Sosiologi Di SMA Negeri 1 Kajuara Kecamatan Kajuara Kabupaten
Bone. Jurnal Sosialisasi Pendidikan Sosiologi, 112-118.

Partiwi, S. U. (2020). Modul Pembelajaran SMA Sosiologi. Pontianak: Direktorat SMA,
Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN.

9

Kunci Jawaban

A. Pertanyaan Kunci
1. d. Perbedaan status dan kedudukan sosial

Perbedaan status dan kedudukan merupakan bentuk pengelompokkan masyarakat
yang bersifat vertikal.

2. b. Tingkat dan teman
Stratum artinya tingkat, sedangkan socius artinya teman atau masyarakat.

3. c. Horizontal
Diferensiasi sosial memandang perbedaan sosial budaya dalam yang setara.

4. e. Semua jawaban benar
Narkoba, kriminalitas, korupsi dan pelecehan seksual merupakan bentuk
penyimpangan negatif yang dapat merugikan orang lain.

5. c. Stratifikasi sosial terbuka
Stratifikasi sosial terbuka merupakan bentuk pengelompokkan lapisan masyarakat
yang tidak baku, sehingga semua kelompok masyarakat memiliki kesempatan yang
sama.

Uraian

1. Menyikapi kondisi heterogen, masyarakat diimbau untuk selalu mengedepankan
toleransi dan bijak.

2. Heterogenitas terjadi ketika suatu masyarakat memiliki sikap terbuka terhadap
pengaruh kelompok lain. Selain itu, proses mobilitas sosial dalam masyarakat
mendorong terjadinya heterogenitas.

3. Kelompok agama merupakan bentuk diferensiasi sosial dikarenakan pembedaan
tersebut didasari oleh latar belakang sifat-sifat dan ciri-ciri yang tidak sama, baik
secara fisik maupun sosial.

4. Penyimpangan norma sosial sebagai bentuk gejala sosial antara lain kriminalitas,
pelecehan seksual, korupsi, penggunaan narkoba, dan sebagainya.

B. Soal
1. c. Etnis Tionghoa dan Umat Islam

Pengelompokkan agama / etnis termasuk kedalam bentuk pengelompokkan bersifat
horizontal atau merupakan bentuk diferensiasi sosial.

2. b. Menimbulkan konflik sosial
Adanya geng motor di masyarakat dapat menimbulkan keresahan dan berpotensi
menimbulkan konflik sosial.

3. d. Kejahatan Cyber dimana – mana
Salah satu contoh dari dampak globalisasi adalah kejahatan cyber yang
memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk meretas, membajak, situs tertentu.

4. d. Menyebarkan informasi dan tips – tips positif
Tiktok merupakan media sosial yang dapat menjadi perantara berbagi tips positif dan
informasi yang berguna bagi orang lain.

5. a. Memilah antara kebutuhan dan keinginan
Dengan membedakan mana yang kebutuhan dan keinginan, kita akan lebih
merasionalkan keuangan kita untuk mendahulukan kebutuhan dibanding keinginan.

Uraian

10

1. Upaya yang dapat kita lakukan untuk menghindari westernisasi adalah dengan
memfilter kebudayaan luar yang tidak sesuai nilai luhur dan norma Bangsa
Indonesia, bersikap selektif terhadap budaya baru, serta mendalami kebudayaan
sendiri guna melestarikannya.

2. Cara meminimalisir gejala sosial berupa kenakalan remaja antara lain :
• Membiasakan berperilaku sesuai dengan nilai dan norma
• Senantiasa menyelesaikan masalah dengan baik dan kepala dingin
• Berpikir kritis dan mengupayakan perdamaian antar remaja
• Membangun hubungan yang baik antar sesama

3. Peran orang tua dalam mengatasi kecanduan gadget pada anak adalah dengan
melakukan kontrol dan melakukan pengawasan ketika anak menggunakan gadget,
serta berusaha memanagemen waktu anak sebaik mungkin untuk meminimalisir
kecanduan gagdet.

4. Dampak negatif hedonisme bagi remaja sendiri yakni mampu mendorong individu
untuk melakukan segala hal demi memperoleh kesenangan hidup tanpa
memperhatikan nilai dan norma yang berlaku, banyaknya pergaulan bebas di
kalangan remaja, serta produktivitas yang berkurang.

11


Click to View FlipBook Version