BUMI DAN ANTARIKSA BUMI DAN ANTARIKSA BUMI DAN ATARIKSA BERKAITAN DENGAN MATERI GRAVITASI UNIVERSAL Alam semesta adalah segala yang ada, termasuk benda dan energi, sepanjang waktu danruang. Bumi, Matahari, dan seluruh tata surya hanyalah sebagian kecil dari alam semesta. Ukuranalamsemestasulitdibayangkan. Angkasa luar atau biasa disebut antariksa adalah sebuah ruang hampa yang sangat luas,terdiri dari objek yang ada di kawasannya, meliputi ruang, waktu, galaksi, bintang, nebula, planet,dan materilainyangadadidalamnya. TataSurya adalah kumpulanbendalangityangterdiriatas sebuah bintang yangdisebut Matahari dan semua objek yang terikat oleh gayagravitasinya.Sebuah galaksi tersusunatas gugusgugus bintang.Gabungan gugus-gugus bintang itulah yang membentuk suatu galaksi.Bintangbintang yang berada dalam suatu galaksi jumlahnya mencapai ratusan milyar.Mataharisendiri berada dalam suatu galaksi yang dinamakan Galaksi Bimasakti.Sekitar 100 milyar lebihbintang yang menghuni Galaksi Bimasakti. Dalam tatat surya matahari merupakan pusat dan penggerak anggota-anggotanya.Karena pengaruh gravitasi matahari semua planet beredar mengelilingi matahari.Matahari sendiri berotasi pada sumbunya dengan arah rotasi sesuai dengan arah rotasi planetdan satelit lainnya. Sumber panas matahari berasal dari reaksi fusi yaitu penggabungan inti-inti unsure hydrogen dan unsur helium pada suhu yang sangat tinggi.Suhu pusat matahari 300 juta 0C.Panas ini merambat dari bagian dalam keluar matahari.Suhu dipermukaan matahari mencapai 6000 0C. A. Hukum Kepler Semua planet-planet mengelilingi matahari dalam mengelilingi matahari mengikuti hukum Kepler. Hukum Kepler ada 3 yaitu : 1. Hukum Kepler I Menurut hukum Kepler 1: “ Lintasan planet berbentuk elips dengan matahari sebagai salah satu titik fokusya”. Hukum ini menyetakan bahwa orbit planet berbentuk elips bukan lingkaran. 2. Hukum Kepler II Menurut hukum Kepler II:”Garis penghubung planet ke matahari menyapu luas daerah yang sama dalam selang waktu yang sama”
Luas bidang AMB sama luasnya dengan CMCD. Busur AB dicapai dengan selang waktu yang sama dengan dengan busur CD yaitu selama ∆t. Kecepatan saat dekat dengan matahari (perihelium/MS) lebih cepat dibandingkan saat jauh dari matahari (aphelium/MS”) 3. Hukum Kepler II HukumKepler III Menurut Hukum Kepler III: Pangkat dua planet mengelilingi matahari sebanding dengan pangkat tiga jarak rata-rata planet tersebut ke matahari. Keterangan B. Hukum Newton Hukum tarik-menarik gravitasi Newton dalam bidang fisika artiannya gaya tarik untuk saling mendekat satu sama lain. Dalam bidang fisika tiap benda dengan massa m1 selalu mempunyai gaya tarik menarik dengan benda lain (dengan massa m2 ). Misalnya partikel satu dengan partikel lain selalu akan saling tarik-menarik. Contoh yang dijelaskan oleh Sir Isaac Newton dalam bidang mekanika klasik bahwa benda apapun di atas atmosfer akan ditarik oleh bumi, yang yang belakang sekali banyak diketahui sebagai fenomena benda jatuh. Gaya tarik menarik gravitasi ini dijelaskan oleh Isaac Newton melalui tulisannya di journal
Philosophiæ Naturalis Principia Mathematica pada tanggal 5 Juli 1687 dalam bentuk rumus sebagai berikut: Mengapa apel dapat jatuh sedangkan bulan tidak dapat jatuh ke bumi dan benda langit lainnya tidak jatuh ke matahari?Meskipun ditarik oleh matahari. Jawabanya karena planetplanet bergerak mengelilingi matahari dengan kecepatan v sehingga timbul gaya sentrifugal mengimbangi gaya tarik matahari. Gaya tarik antara planet dengan matahari adalah: Berdasarkanpersamaandiatasdapatdisimpulan: 1. Kuadrat kecepatan planet berbanding terbalik dengan jarak planet ke matahari. Ini berarti semakin dekat dengan matahari, gerak planet semakin cepat. 2. Jika kecepatan planet = 0,maka gaya sentrifugal F2 = 0, tetapi gaya Tarik F1 ≠ 0, sehingga planet tidak akan jatuh kematahari. Tugas kelompok I 1. Diskusikan dengan kelompokmu tentang bunyi hukum kepler 1, hukum keple II dan hokum kepler III Tuliskan hasilnya ke dalam link https://drive.google.com/drive/folders/1VDRSiQCxDQD1xlMcQtF QPq5v-eht36ON
Pada kegiatan belajar 1 ini, siswa mampu menyelesaikan perhitungan hukum gravitasi universal Newton. Menurut Newton jika ada dua benda bermassa didekatkan maka antara keduanya itu akan timbul gaya gravitasi atau gaya tarik menarik antar massa. Besarnya gaya gravitasi ini sesuai dengan hukum Newton yang bunyinya sebagai berikut; “Semua benda di alam akan menarik benda lain dengan gaya yang besarnya sebanding dengan hasil kali massa partikel tersebut berbanding terbalik dengan kuadrat jarak nya” Persamaannya dapat dinyatakan sebagai berikut: Mari Diskusi! ( TUGAS kelompok II ) KLIK LINK https://www.youtube.com/watch?v=q89wjgT0Hmo ( cara mengerjakan soal ) 1. Sebuah Satelit Penelitian Bermassa 200 Kg Mengorbit Bumi Dengan Jari-Jari 30000 Km Diukur Dari Pusat Bumi. Hitung Gaya Gravitasi Bumi Yang Bekerja Pada Satelit Tersebut. (Mb= 5,98 . 1024 Kg KEGIATAN BELAJAR 1
Ayoo berlatih! ( TUGAS Individual ) 1. Dua benda masing-masing massanya 4 kg dan 5 kg berjarak 1 cm satu sama lain, maka tentukan gaya tarik menarik antara keduanya dalam satuan μN! (G= 6,67 x 10- 11 Nm2 /kg2 ) ….………………………………………………………………………………………………………… …………..….………………………………………………………………………………….………… …………………………………………………………………………………………………………….. 2. Jelaskan bunyi hukum Newton tentang gaya gravitasi! ….………………………………………………………………………………………………………… …………..….…………………………………………………………………………………………… …………..………………………………………………………………………………………………. 3. Sebuah satelit penelitian mengorbit bumi dengan jari-jari 40000 km diukur dari pusat bumi . Apabila massa bumi 5,98 . 1024 kg dan gaya gravitasi yang bekerja pada satelit tersebut sebesar 62,35 N, tentukan massa satelit tersebut! ….………………………………………………………………………………………………………… …………..….………………………………………………………………………………………….. ……………………………………………………………………………………………………………. 4. Berapa besar gaya gravitasi antara seorang siswa bermassa 40 kg dengan seorang siswi bermassa 30 kg yang berjarak 2 meter ? konstanta gravitasi umum = 6,67 x 10- 11 N m2 / kg2 ….………………………………………………………………………………………………………… …………..….……………………………………………………………………………………..…… …………………………………………………………………………………………………………….
KOMET, METEOR DAN ASTEROID A. Komet Komet disebut juga bintang berekor.Garis edar komet tidak sepert iorbit planet / satelit. Ada komet yang mempunyai orbit tetapi nilai eksentrisitasnya sangat besar sehingga komethanya dapat terlihat jika berada di sekitar perihelion kemudian menghilang pada waktu komet menjauhi perihelion. Kebanyakan komet mempunyai orbit berbentuk parabola dan hiperbola.Sehingga komet hanya tampak sekali kemudian menghilang karena menempuh lintasan yangjauh diruang angkasa. Komet terdiri dari kepala dan ekor, Ekor komet sebenarnya bagian dari kepala kometyang terlempar keluar dari tempatnya karena gaya dorong matahari yaitu radiasi matahari dan angina matahari .Enenrgi matahari ini menyebabkan ekor komet selalu menjauhi matahari .Contoh komet Halley. B. Meteor Di luar angkasa banyak benda-benda padat yang berterbangan tak beraturan.Benda itumungkin berasal dari pecahan asteroid, materi ekor komet yang tercecer atau pecahan.Karenapengaruh gravitasi bumi benda-benda angkasa itu jatuh ke bumi.benda lain. Benda tersebut dinamakan meteorid. Namun pada saat menembus atmosfer, benda padat itu terbakar, sehingga timbullah nyala yang terlihat dari bumi sebagai bintang jatuh yang disebut meteor. Jarang sekali meteor jatuh sampai kepermukaan bumi karena umumnya habis terbakar sebelum menyentuh bumi.Meteor yang jatuh sampai kebumi disebut meteorit. C. Asteroid Asteroid, disebut juga planet minor atau planetoid, adalah benda berukuran lebih kecil dari pada planet, tetapi lebih besar dari pada meteoroid, umumnya terdapat di bagian dalam Tata Surya (lebih dalam dari orbit planet Neptunus)
Pada kegiatan belajar 2 ini, siswa mampu menyelidiki anggota benda langit dalam sistem tata surya berdasarkan karakteristik yang dimilikinya. A. Teori Pembentukan Tata Surya Tata Surya memiliki awal mula pembentukannya, karena hal tersebut tidak dapat diamati atau diuji lewat eksperimen, para ilmuwan mengemukakan teori mengenai pembentukan tata surya. Mari kita simak. 1. Teori Pasang Surut Gas Teori pasang surut gas pertama kali dikenalkan oleh James Jeans dan Harold Jeffreys tahun 1918. Menurut mereka, sebuah bintang besar mendekati Matahari dalam jarak dekat dan menyebabkan terjadinya pasang surut pada tubuh Matahari yang saat itu masih berupa gas. Saat bintang tersebut mendekat, akan terbentuk gelombang raksasa pada tubuh Matahari yang disebabkan oleh gaya tarik bintang. Gelombang yang membentuk lidah pijar akan mengalami perapatan gas hingga terpecah menjadi planet-planet 2. Teori Ledakan Besar Teori ini menyebutkan bahwa Bumi terbentuk selama puluhan miliar tahun. Mulanya, terdapat gumpalan kabut raksasa yang berputar pada porosnya. Putaran tersebut menyebabkan bagian-bagian kecil dan ringan dari kabut terlempar ke luar dan berkumpul membentuk cakram raksasa. Di satuwaktu, gumpalan kabut raksasa itu meledak membentuk galaksi dan nebula-nebula.Selama kurang-lebih 4,6 miliar tahun, KEGIATAN BELAJAR 2
nebula-nebula tersebut membeku dan membentuk Galaksi Bima Sakti yang di dalamnya terdapat Tata Surya. 3. Teori Kabut Nebula Teori ini menyebutkan bahwa di alam semesta terdapat gas yang berkumpul menjadi kabut nebula. Gaya tarikmenarik antargas membentuk kumpulan kabut yang sangat besar dan berputar semakin cepat. Proses perputaran ini mengakibatkan materi kabut di bagian khatulistiwa terlempar dan berpisah, kemudian memadat karena pendinginan. B. Anggota Tata Surya 1. Matahari Matahari merupakan pusat tata surya dimana anggota tata surya mengelilingi dan membentuk suatu keteraturan di dalamnya. Anggota-anggota tata surya bergerak mengelilingi dalam masing-masing lintasan (orbit) yang teratur. Planet-planet mengelilingi matahari dengan orbit berbentuk elips. Matahari memiliki 9 bagian, yaitu sebagai berikut: 2. Pengelompokkan Planet Matahari dikelilingi oleh 8 buah planet diantaranya yaitu Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. Kedelapan planet tersebut dikelompokan berdasarkan posisi terhadap bumi, berdasarkan pembatas asteroid dan ukuran dan komposisi penyusunnya
3. Satelit Satelit merupakan benda angkasa pengiring benda langit (planet, planet kerdil, dan bendabenda kecil tata surya) dalam mengelilingi Matahari. 4. Benda –benda kecil tata surya a. Asteroid dan Meteorid Ketika gas dan debu bergabung dengan matahari maka beberapa material akan bergabung dan menjadi batuan terestrial dan menjadi planet gas yang turut mengelilingi matahari. Debu yang lebih kecil lagi dan tidak mampu menjadi planet akan menjadi asteroid. Terkadang saat sedang melakukan orbit, asteroid satu dan yang lainnya bisa saja saling bertabrakan dan mengakibatkan beberapa bagiannya pecah. Pecahan tersebutlah yang selanjutnya kita kenal dengan meteoroid. Peristiwa meteorid yang terpengaruh gravitasi bumi disebut meteor yang kemudian memasuki atmosfer bumi biasa disebut bintang jatuh, sisa meteorid yang sampai ke bumi disebut meteorit. b. Komet Komet atau biasa disebut bintang berekor merupakan anggota sistem tata surya kita yang mempunyai lintasan sangat lonjong. Bagian komet terdiri dari kepala yang merupakan bagian padat dan ekor komet yang berupa gas yang selalu menjauhi Matahari dan berubah-ubah ukurannya. c. Awan Oort Awan Oort yang berada sangat jauh di tepi luar Tata Surya tersebut paling dikenal sebagai waduk komet. Benda-benda dingin yang ada di awan oort ketika melintasi di dekat orbit Bumi mereka akan tampak sebagai komet yang sangat indah di langit dengan ekor kometnya
Mari Diskusi! ( TUGAS kelompok IIi ) Kelompokanlah delapan planet pada tabel di bawah ini dengan memberi tanda silang (√) pada jawaban yang benar. Pengelompokkan planet yang mengelilingi Matahari No Nama planet Berdasarkan posisinya terhadap bumi Berdasarkan pembatas sabuk asteroid Berdasarkan ukuran dan komposisi penyusunnya Planet Inferior Planet superior Planet Dalam Planet luar Planet Terestrial Planet jovian 1 merkurius √ - √ - √ - 2 Venus 3 bumi 4 Mars 5 jupiter 6 saturnus 7 Uranus 8 neptunus
Ayoo berlatih! ( TUGAS Individual ) Salinlah tabel berikut pada kertas HVS/ Folio. Carilah gambar planet kemudian tempel pada kolom yang tersedia. Lengkapi dengan karakteristik masing-masing planet! No Nama dan gambar planet Karakteristik 1 Merkurius Planet ini mempunyai ukuran kecil dengan massa 3,3 x 1023 kg dan diameter sekitar 4.879 km serta hampir tidak mempunyai atmosfer, sehingga angkasanya terlihat gelap. Jaraknya dari Matahari sekitar 58 juta km. Karena tidak mempunyai atmosfersuhu di Merkurius sangat ekstrim, pada siang hari suhunya 4270C dan pada malam hari suhunya mencapai −1840C. Merkurius bergerak mengelilingi Matahari dengan cepat, sehingga hanya memerlukan 58 hari untuk satu kali orbit. Merkurius sering disebut bintang fajar karena terkadang terbit dan terlihat di pagi. 2 Venus 3 bumi 4 Mars 5 jupiter 6 saturnus 7 Uranus 8 neptunus
STRUKTUR BUMI YANG TERDIRI DARI INTERIOR BUMI, LITOSFER, LEMPENG TEKTONIK DAN GEMPA BUMI Secara garis besar bumi terdiri dari tiga bahagian:Litosfer,atmosfer dan hidrosfer.Litosfer berasal dari kata ‘lithos’ dan ‘sphre’. Lithos merupakan batuan dan sphre adalah bulatan.Jadi litosfer merupakan lapisan batuan yang menutupi lapisan bumi. Litosfer merupakan lempengyang bergerak sehingga dapat menimbulkan pergeseran benua.Bumi secara umum terdiri dari beberapa lapisan yaitu bagian paling atas disebut kerak(crust),lapisan dibawahnya adalah astenosfer/mantel dan yang paling bawah adalah inti bumi. Bagian dalam dari bumi dapat diketahui dengan mempelajari sifat-sifat fisika bumi yaitudengan metoda geofisika, terutama dari kecepatan rambat getaran atau gelombang seismik, sifatkemagnetan dan gayaberat serta datapanas bumi. Dari data tersebut dapat diketahui bahwabagian dalam bumi tersusun dari material yang berbeda-beda mulai dari permukaan bumi sampai keinti bumi.Dengan metode geofisika tersebut juga diketahui bahwa berat jenis bumi keseluruhan adalah sekitar 5,52. A. KERAK BUMI Merupakan lapisan terluaryang disusun oleh batu-batuan mempunyai berat jenis antara 2,5sampai 3,0..Berdasarkan bahanpenyusunnya kerak bumiterdiri dari: Lapisan Sima, yaitu lapisan kulit bumi yang disusun oleh logam-logam silisium danmagnesium dalam bentuk senyawa SiO2 dan MgO. Lapisan ini merupakan berat jenisyang lebih besar daripada lapisan sial karena mengandung besi dan magnesium, yaitu mineral ferromagnesium dan batuan basalt. Lapisan Sima bersif atelastis dan mempunyai ketebalan rata-rata 65 km. Lapisan Sial,yaitu lapisan kulit bumi yang tersusun atas logam silisium dan aluminium. Senyawa dalam bentuk SiO2 dan Al2O3 dalam lapisan ini antara lain terdapat batuan sediment, granit, andesit, jenis-jenis batuan metamorf dan batuan lain yang terdapat didataran benua. Lapisan Sial disebut juga lapisan kerak bersifat padat dan kaku,berketebalan rata-rata kurang lebih 35 km. Kerak bumi terdiri dari kerak benua dan
kerak samudra terdiri dari bermacam-macam batuan dengan varias iketebalan. Kerak dibagi menjadi 2 bagian,yaitu: a) Kerak benua Merupakan benda padat yang terdiri dari batuan beku granit pada bagian atasnya dan batuan beku basalt pada bagian bawahnya. Batuan penyusun kerak benua yang utama adalah granit/asam, yang tidak sepadat batuan basalt. Kerak benua atau kerak kontinen, 21 merupakan kerak penyusun daratan atau benua. Kerak benua mempunyai ketebalan antara 30 sampai 35 km dengan ketebalan rataratasekitar 35 km. Kerak benua ini menyusun sekitar 79% dari volume kerak bumi. Ketinggian permukaan dari kerak benua rata-rata sekitar 800 m dari permukaan laut, meskipun ada daerah yang ketinggiannya mencapai lebih dari 8000 m. b) Kerak samudera Kerak samudra mempunyai ketebalan sekitar 0-5 km atau bersamaan dengan air di atasnyasekitar 6-12 km. Kerak samudera atau kerak oseanik, merupakan kerak bumi yang menyusun lantai dasar samudera.Terdiri dari endapan,batuan-batuan vulkanik dan paling bawah tersusun batuan beku. Batuan yang menyusun kerak samudera adalh batuan yang bersifat basa. Kerak ini menyusun sekitar 65 % dari luas kerak bumi. Kedalaman dari kerak oseani kini rata-rata sekitar 4000 m dari permukaan air laut, meskipun pada beberapa palung laut kedalamannya ada yang mencapai lebih dari10 km. B. MANTEL Selimut/selubung bumi merupakan lapisan yang letaknya di bawah lapisan kerak bumi. Lapisan ini sebagian besar berupa silikat/besi dan magnesium. Sesuai dengan namanya, lapisan ini berfungsi untuk melindungi bagian dalam bumi. Selimut bumi tebalnya mencapai 2.900 km dan merupakan lapisan batuan yang padat yang mengandung silikat dan magnesium. Suhu mencapai 3.000◦C,tetapi tekanannya belum mempengaruhi kepadatan batuan,diduga sebagai tempat formasi magma(magmainduk). Astenosfer memainkan peranan dalam gerakan lempeng tektonik dari kerak bumi. Lempeng tektonik merupakan bagian dari litosfer yang mengapung di atas astenosfer yang membentuk perubahan geologis seperti pembentukan pegunungan, lembah, dataran tinggi, gempa bumi dan letusan gunungapi.
IKLIM, CUACA, MUSIM, PERUBAHAN IKLIMSERTA MITIGASI BENCANA A. Jenis-jenis Mitigasi Bencana Mitigasi dibagi menjadi dua macam,yaitu mitigasi structural dan mitigasi nonstruktural. a) Bencana struktural Mitigasi struktural merupakan upaya untuk meminimalkan bencana yang dilakukanmelalui pembangunan berbagai prasarana fisik dan menggunakan pendekatan teknologi,seperti pembuatan kanal khusus untuk pencegahan banjir,alat pendeteksi aktivitas gunung berapi,bangunan yang bersifat tahan gempa, ataupun Early Warning System yang digunakan untuk memprediksi terjadinya gelombang tsunami. b) BencanaNon-strukural Mitigasi non struktural adalah upaya mengurangi dampak bencana selain dari upaya tersebut diatas. Bisa dalam lingkup upaya pembuatan kebijakan seperti pembuatan suatu peraturan. Undang-Undang Penanggulangan Bencana (UU PB) adalah upaya non- struktural di bidang kebijakan dari mitigasi ini. Contoh lainnya adalah pembuatan tata ruang kota, capacity building masyarakat, bahkan sampai menghidupkan berbagai aktivitas lain yang berguna bagi penguatan kapasitas masyarakat, juga bagian dari mitigasi ini. Ini semua dilakukan untuk, oleh dan di masyarakat yang hidup di sekitar daerah rawan bencana. B. Tujuan Dan Metode Mitigasi Bencana Tujuan dari strategi mitigasi adalah untuk mengurangi kerugian-kerugian pada saat terjadinya bahaya di masa mendatang. Tujuan utama adalah untuk mengurangi resiko kematian dan cedera terhadap penduduk. Tujuan-tujuan sekunder mencakup pengurangan kerusakan dan kerugian-kerugian ekonomi yang ditimbulkan terhadap infrastruktur sector publik dan mengurangi kerugiankerugian ekonomi yang ditimbulkan terhadap infrastruktur sector publik dan mengurangi kerugian-kerugian sector swasta sejauh hal-hal itu mungkin mempengaruhii masyarakat secara keseluruhan. Tujuan-tujuan ini mungkin mencakup dorongan bagi orangorang untuk melindungi diri mereka sejauh mungkin. Tujuan utama (ultimategoal) dari Mitigasi Bencana adalah sebagai berikut: a) Mengurangi resiko/dampak yang ditimbulkan oleh bencana khususnya bagi penduduk, seperti korban jiwa (kematian), kerugian ekonomi (economy costs) dan kerusakansumberdayaalam. b) Sebagai landasan (pedoman) untuk perencanaan pembangunan. c) Meningkatkan pengetahuan masyarakat ( public awareness) dalam menghadapi serta mengurangi dampak/resiko bencana, sehingga masyarakat dapat hidup dan bekerja dengan aman. KEGIATAN BELAJAR 3
Pertimbangan dalam Menyusun Program Mitigasi (khususnya diIndonesia) 1) Mitigasi bencana harus diintegrasikan dengan proses pembangunan 2) Fokus bukan hanya dalam mitigasi bencana tapi juga pendidikan, pangan, tenaga kerja, perumahan dan kebutuhan dasar lainnya. 3) Sinkron terhadap kondisi sosial, budaya serta ekonomi setempat. 4) Dalam sektor informal, ditekankan bagaimana meningkatkan kapasitas masyarakat untuk membuat keputusan, menolong diri sendiri dan membangun sendiri. 5) Menggunakan sumber daya dan daya lokal (sesuai prinsip desentralisasi). 6) Mempelajari pengembangan konstruksi rumah yang aman bagi golongan masyarakat kurang mampu, dan pilihan subsidi biaya tambahan membangun rumah. 7) Mempelajari teknik merombak (pola dan struktur) pemukiman. 8) Mempelajari tata guna lahan untuk melindungi masyarakat yang tinggal di daerah yang rentan bencana dan kerugian, baik secara sosial, ekonomi, maupun implikasi politik. 9) Mudah dimengerti dan diikuti oleh masyarakat. Langkah langkah yang harus dilakukan bila terjadi suatu bencana adalah: a. Respon (tanggap darurat) b. Bantuan darurat c. Pemulihan d. Rehabilitasi. e. Rekonstruks.
Mari Diskusi! ( TUGAS kelompok IV ) Diskusikan pertanyaan dengan kelompokmu masing-masing dan jawablah pertanyaan berikut dengan benar. 1. Bedakan antara mitigasi bencana dengan penanggulangan bencana 2. Mengapa Indonesia biasa menjadi daerah yang rawan terjadi bencana alam 3. Jenis dan karakteristik bencana alam 4. Kerjakan dikertas HVS Jenis bencana alam Gambar Upaya mitigasi Lokasi yang pernah dilanda 1………………………….. Penyebab terjadinya …………………………….. …………………………….. …………………………….. …………………………….. …………………………….. …………………………….. …………………………….. …………………………….. 2………………………….. Penyebab terjadinya …………………………….. …………………………….. …………………………….. …………………………….. …………………………….. …………………………….. …………………………….. …………………………….. 3………………………….. Penyebab terjadinya …………………………….. …………………………….. …………………………….. …………………………….. …………………………….. …………………………….. …………………………….. ……………………………..
4………………………….. Penyebab terjadinya …………………………….. …………………………….. …………………………….. …………………………….. …………………………….. …………………………….. …………………………….. …………………………….. 5………………………….. Penyebab terjadinya …………………………….. …………………………….. …………………………….. …………………………….. …………………………….. …………………………….. …………………………….. …………………………….. 6………………………….. Penyebab terjadinya …………………………….. …………………………….. …………………………….. …………………………….. …………………………….. …………………………….. …………………………….. ……………………………..
SOAL TEST FORMATIF A. Pilihlah satu jawaban yang tepat! 1. Lapisan antara dari inti bumi tersusun oleh ………. A. besi B. kristal besi-nikel C. mineral olivine D. oksida sulfide E. silikon dan besi 2. Berikut ini adalah gelombang gempa yang mampu melewati bagian-bagian bumi baik yang padat maupun yang cair. A. gelombang transversal B. gelombang longitudinal C. gelombang panjang 71 D. gelombang sekunder E. gelombang L 3. Yang termasuk batuan beku adalah……. A. granit B. feldspar C. gabbro D. granit porfiris E. basalt 4. Batuan sedimen yang terdiri dari pecahan-pecahan kecil batuan lain adalah…….. A. batuan organik B. batuan teristris C. batuan klastik D. batuan glasial E. batuan kimiawi 5. Vulkanisme dapat mengeluarkan bahan gas seperti berikut, kecuali…… A. Solfator B. mofet C. lapili D. hidrogen sulfide E. fumarol 6. Perusakan batuan dari batuan besar menjadi batuan yang butirannya kecil sampai menjadi halus karena tumbuh-tumbuhan dan hewan. Proses tersebut termasuk…….. A. pelapukan kimiawi B. pelapukan fisik C. pelapukan organik D. pelapukan mekanik E. pelapukan dinamik
7. Salah satu faktor yang mempengaruhi gelombang laut adalah …… A. kedalaman air laut B. perbedaan massa jenis air laut C. curah hujan D. gelombang pendek E. gelombang panjang 8. Gelombang laut dipengaruhi oleh faktor-faktor ini, kecuali ……. A. kecepatan angina B. kedalaman air laut C. suhu permukaan air laut D. luas daerah dimana angin bertiup E. lamanya angin bertiup 9. Lapisan atmosfer yang mengandung butir-butir sulfat tertentu yang memungkinkan terjadinyahujan terdapat pada …….. A. mesosfer B. stratosfer C. troposfer D. eksosfer E. termosfer 10. Lapisan atmosfer yang dapat memantulkan gelombang radio adalah ….. A. termosfer B. stratosfer C. mesosfer D. troposfer E. eksosfer 11. Menurut Thomas A Bair daerah yang memungkinkan terdapatnya daerah kering dan gundul disebut daerah beriklim…… A. Perhumida B. arida C. semiarida D. humida E. subhumida 12. Jika tekanan udara lebih tinggi dari biasanya, maka kemungkinan besar tidak akan turun hujan karena ……… A. uap air di udara berubah menjadi air B. angin bertiup dari daerah tersebut C. suhu udara menurun drastic D. angin bertiup ke daerah tersebut E. air yang berubah menjadi uap air semakin banyak
13. Angin yang setiap setengah tahun bertiup ke arah berlawanan, setengah tahun membawa hujan dan setengah tahun kering dinamakan… A. angin jatuh B. angin darat C. angin muson D. angin global E. angin blizzard 14. Menurut W. Koppen daerah dengan suhu rata-rata bulan terpanas kurang dari 10oC tidak terdapat musim panas. Maka daerah tersebut beriklim ……. A. dingin B. kering C. es/kutub D. tropis E. panas 15. Hasil erosi yang dibawa arus sungai dan diendapkan di muara sungai secara terus menerus disebut …… A. rawa B. lembah C. sendimen D. muara E. delta B. Tes Terurai (Essey) 1. Jelaskan pengertian hidrosfer 2. Sebutkan 3 macam batuan berdasarkan cara terjadinya dan jelaskan masing-masing! 3. Apakah yang dimaksud dengan hiposentrum dan episentrum itu ? 4. Apa yang dimaksud dengan siklus air ? 5. Sebutkan unsur-unsur penyusun atmosfer ?