The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by nisuryaningsih34, 2022-01-02 02:00:13

Materi Sad Atatayi

Bahan bacaan

Keywords: Sad Atatayi

SAD ATATAYI

PENGERTIAN SUSILA

Susila berasal dari bahasa sansekerta yaitu terdiri dari kata :
- Su artinya baik
- Sila artinya perbuatan

Jadi Susila artinya perbuatan/ tingkah laku yang baik.

Sikap tingkah laku baik dan buruk manusia diukur
dengan aturan-aturan/ norma antara lain :

1. Norma agama bersumber dari wahyu tuhan
2. Norma kesopanan bersumber dari hati nurani
3. Norma kesusilaan bersumber dari tata pergaulan dimasyarakat
4. Norma hokum di buat oleh pejabat yang berwenang.

Dalam agama hindu diperbolehkan adanya
pembunuhan yang dinamakan “PATI KAWENANG”

Adapun alasanya :

1. Membela diri
2. Upacara yadnya
3. Percobaan ilmu hitam
4. Kesehatan tubuh.

1. Pengertian Sad Atatayi

Kata Sad Atatayi berasal dari bahasa Jawa Kuno (Kawi), kata Sad berarti
enam dan Atatayi berarti pembunuhan. Jadi, Sad Atatayi berarti enam macam
pembunuhan yang amat kejam yang patut dihindari dan tidak boleh dilakukan
terhadap siapa pun. Keenam pembunuhan yang dimaksud, yaitu pembunuhan
yang dilakukan secara sadis. Perbuatan semacam ini termasuk himsa karma.
Oleh karena itu, tergolong dosa yang memang betul-betul dilarang dalam sastra
agama.

2. Bagian-bagian Sad Atatayi

Bagian-bagian Sad Atatayi bisa dihapalkan dengan singkatan "AWAS DR".

 Agnida : membakar milik orang lain

 Wisada : meracuni makhluk hidup

 Atharwa : menjalankan ilmu hitam atau guna-guna

 Sastragna : mengamuk karena bingung

 Dratikrama : memperkosa orang lain
 Raja pisuna : memfitnah atau mengadu domba

3. Contoh Perilaku Sad Atatayi dalam Kehidupan
Sehari-hari

 AGNIDA
Wawan seorang pedagang yang sangat disegani oleh teman-temannya sesama
pedagang karena dia sangat ramah dan sopan sehingga dagangannya selalu
laris terjual. Aris juga seorang pedagang, tapi dagangannya kurang laku dijual.
Akhirnya, Aris merasa cemburu melihat Wawan yang dagangannya selalu habis.
Dengan akal liciknya Aris menghasut teman-temannya dengan mengatakan
bahwa Wawan memelihara tuyul. Berkat hasutan tersebut akhirnya warung
Wawan dibakar oleh teman-teman Aris. Api menjalar dari warung yang satu ke
warung yang lain, dan ditambah dengan tiupan angin yang sangat kencang
sehingga banyak rumah-rumah penduduk yang ikut terbakar. Petugas pemadam
kebakaran sangat kewalahan untuk menjinakkan si jago merah yang sedang
mengamuk. Api berkobar dan menghanguskan hampir seisi pasar dan
perumahan penduduk. Kerugian diperkirakan hampir ratusan juta, ditambah
dengan kerugian warga yang terkena musibah belum terhitung. Setelah
penyelidikan dilakukan pihak keamanan dan kepolisian, akhirnya dugaan
mengarah kepada Aris dan teman-temannya. Akhirnya, Aris dan teman-
temannya langsung ditangkap polisi. Karena perbuatan ini sangat bertentangan
dengan norma agama dan norma hukum, Aris dan teman-temannya pun
dijebloskan ke penjara. Dia harus bertanggung jawab atas perbuatan yang
dilakukannya.
 WISADA
Pada hari minggu, Andi bersama teman-temannya pergi ke suatu tempat, yaitu
sungai yang sangat jernih untuk menghasbikan liburannya. Di sana, dia
memancing sambil bercanda ria, tetapi hampir setengah hari dia dan teman-
temannya memancing tak seekor ikan pun yang dia dapatkan. Akhirnya timbul
niat jahatnya, yaitu dengan mengambil jalan pintas dan menyuruh temannya
membeli poltas untuk meracuni ikan yang ada di sungai tersebut. Akibat
perbuatan yang dia lakukan, semua ikan besar maupun kecil mati. Bahkan
hewan yang minum air tersebut merasakan akibatnya, yaitu akibat mabuk. Ini
perbuatan yang bertentangan dengan ajaran agama hindu, tidak pantas ditiru
dan tidak pantas kita lakukan.
 ATHARWA
Biasanya hal ini sering terjadi diantara para remaja yang sedang jatuh cinta,
namun cintanya bertepuk sebelah tangan. Dikisahkan di sebuah desa tumbuhlah
seorang gadis yang memiliki wajah cantik, tinggi semampai, berkulit kuning
langsat, dan rambut panjang sehingga membuat setiap remaja terpesona
apabila melihatnya. Banyak pemuda-pemuda dari desa lain berdatangan. Ada

yang ingin sekedar berkenalan atau pun menjadi teman curhat. Bahkan
ada pula yang terlanjur jatuh cinta. Hasrat cinta yang terpendam, dan tak
tersampaikan kandas di tengah jalan. Hal ini dialami oleh seorang pemuda
bernama Wiguna, agar niat dan keinginannya terlampiaskan, akhirnya Wiguna
pergi ke seorang dukun di Madura untuk mengambil jalan pintas, yaitu mencari
ajian atau pengasih-asih untuk mendapatkan gadis pujaannya. Sepintas
memang keinginannya tercapai, tapi semua yang dilakukan sudah bertentangan
dengan ajaran agama dan tidak pantas dilakukan.
 SASTRAGNA

Apapun yang kita lakukan, hendaknya dipikirkan secara matang, dan selalu
mempertimbangkan baik ataupun buruknya, serta sebab dan akibatnya.
Contohnya, ketika kita akan melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi,
harus dilihat dari segi positif dan negatifnya. Jangan sampai salah mengambil
langkah yang akhirnya menyesal di kemudian hari. Biasanya orang yang
kebingungan akan sulit untuk menentukan pilihannya dan selalu ragu-
ragu. Akhirnya, apa yang dia putuskan sering tidak sesuai harapan dan sia-sia.
Untuk itu diperlukan konsentrasi, ketenangan, pengendalian diri, dan selalu
memohon petunjuk dari Sang Hyang Widhi Wasa agar diberi pencerahan atau
jalan terbaik.
 DRATIKRAMA

Seperti yang sering diberitakan atau disiarkan di
media TV, seorang siswi SMA diperkosa oleh gerombolan preman, ketika ia
pulang sekolah. Biasanya hal ini terjadi ketika siswi tersebut pulang malam,
mungkin karena jarak sekolah dan rumahnya terlalu jauh. Seorang preman
berpura-pura baik menawarkan jasa untuk mengantarkan pulang, karena
pikirannya kotor dan niat jahatnya timbul maka dia mengajak gadis tersebut
mampir ke sebuah restoran atau rumah makan. Mereka mula-mula hanya
makan, tetapi dibalik itu ada niat jahat yang tersembunyi dari sang preman.
Karena terbujuk nafsu setan, walaupun gadis tersebut berusaha untuk menolak
bahkan memberontak, preman tersebut melampiaskan perbuatannya dengan
cara memaksa. Perbuatan memaksa dan memperkosa orang lain hendaknya
jangan dilakukan karena akan berdampak negatif dan buruk terhadap orang
lain. Karena nafsu sesaat penjara menantinya. Demikianlah halnya orang yang
hanya mengumvbar nafsu sesaat.

 RAJA PISUNA
Suatu hari di sekolah ada yang kehilangan HP, dan kebetulan saat itu Dharma
sedang duduk di kelas karena ia kurang enak badan. Sugondo langsung
menuduh Dharma, karena ia yakin orang yang ada di kelas hanyalah Dharma.
Padahal HP temannya itu bukannya hilang melainkan ketinggalan di rumahnya.
Akibat ulah Sugondo, Dharma akhirnya diperiksa oleh Kepala Sekolah. Akan
tetapi karena tidak ada bukti akhirnya Dharma dibebaskan dan Kepala Sekolah
pun minta maaf kepada Dharma. Pelajaran untuk semua, jika tidak melihat atau
tidak ada bukti yang jelas jangan menuduh orang sembarangan.

4 Dampak Negatif Sad Atatayi

a. Membuat penderitaan orang lain, baik secara materi

atau fisik sehingga menimbulkan trauma bagi

penderitanya.

b. Menimbulkan perkelahian atau tawuran antar sesama.

c. Membuat orang sakit hati, sering terjadi akibat fitnah

atau orang lain merasa tersinggung oleh kata-kata dan

tuduhan yang tidak jelas.

d. Membuat orang bingung sehingga dapat mengamuk.

e. Menimbulkan kerugian berupa materi atau fisik.

f. Membuat kondisi tidak tenang dan tidak nyaman,

dengan sering terjadinya keributan, perkelahian,

ataupun tuduhan-tuduhan yang tidak jelas seseorang

tidak akan merasa tenang tinggal di tempat tersebut.

5. Upaya-Upaya untuk Menghindari Pengaruh

Sad Atatayi

a. Mampu mengendalikan diri, dalam arti sadar.
b. Sembahyang dan mengamalkan ajaran agama.
c. Lebih merenungi dan menghayati konsep Tat

Twam Asi.
d. Mengamalkan ajaran Tri Kaya Parisudha, Catur

Paramitha, Panca Yama Brata dan Panca Nyama
Brata.


Click to View FlipBook Version