PENGAMBILAN KEPUTUSAN
TUGAS KELOMPOK
Yuliana dan Lailatuz Zahroh
KASUS
Anggun adalah murid kelas 5 yang memiliki kecerdasan publik speaking
terbukti dengan ia pernah meraih juara bertutur tingkat SD di Kecamatan.
Namun Anggun bukanlah murid yang cerdas dalam pelajaran eksak seperti
Matematika dan IPA. Nilainya selalu rendah pada kedua muatan pelajaran
tersebut. Bahkan pada saat ujian semester genap, nilai Anggun sangat
rendah dikedua muatan pelajaran tersebut. Bahkan saat di akumulasikan
antara nilai harian + nilai MID semester + nilai ujian semester, nilainya
masih dibawah KKM. Tentu ini tidak hanya menjadi dilema guru kelasnya
saja, namun menjadi dilema bagi semua guru disekolah. Disisi lain ada nilai
yang tidak tercapai untuk memenuhi syarat naik kelas, disisi lain Anggun
memiliki kecerdasan lebih pada publik speaking. Lalu apa yang harus di
lakukan oleh pihak sekolah?
Studi kasus tersebut merupakan kasus
dilema etika , karena terdapat dua nilai
kebenaran yang bertentangan, yaitu
rasa keadilan dan rasa kasih sayang.
Maka dari itu studi kasus diatas
cenderung lebih kepada paradigma rasa
keadilan lawan rasa kasihan.
Adapun salah satu unsur dari
tiga prinsip dari dilema etika
yang ada pada studi kasus
diatas adalah berpikir berbasis
rasa peduli (care based
thingking).
LANGKAH-
LANGKAH
PENGAMBILAN
KEPUTUSAN
1.Menggali nilai nilai yang saling bertentangan
Nilai nilai yang bertentangan pada studi kasus
diatas adalah nilai rasa keadilan lawan rasa
kasihan. Indokatornya bisa dilihat pada :
1.anggun yang memiliki kecerdasan publik
speaking
2.nilai pelajaran eksak yang tidak mencapai
KKM
2.Menetukan siapa yang terlibat dalam
situasi ini
Subjek yang terlibat dalam kasus ini adalah :
1.Pihak sekolah :
-guru kelas
-kepala sekolah
-seluruh guru
2.Murid yang bersangkutan
3.FAKTA RELEVAN
1.Anggun memiliki kecerdasan
publik speaking
2. Nilai dua mata pelajaran
eksak rendah dibawah KKM
4.Pengujian benar atau salah
a.Uji legal
Studi kasus diatas tidak meanggar hukum apapun, studi kasus diatas lebih kepada nilai kebijakan
yang bertentangan antara rasa keadilan lawan rasa kasihan.
b.Uji regulasi
tidak ada pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh murid maupun pihak sekolah
c.Uji intuisi
Pihak sekolah merasa kasihan kepada Anggun
d.Uji publikasi
kami membayangkan akan banyak netizen yang akan bersimpati dan memberikan solusi dalam
masalah ini
e.Uji panutan / idola
Dalam kasus ini tentunya saya memegang prinsip yang dianut oleh idoa saya yaitu Ki Hajar
Dewantara. Saya yakin apabila beliau yang menghadapi kasus ini maka beliau akan mencari suatu
solusi yang lebih mengutamakan keberpihakan pada murid.
5.Pengujian benar lawan benar
Dala studi kasus diatas maka kasus ini
termasuk kepada paradigm rasa keadilan
lawan kasihan.
6.Melakukan prinsip resolusi
Prinsip resolusi pada kasus diatas adalah
Berpikir Berbasis Rasa Peduli (Care-Based
Thinking)
7.Investigasi opsi trilema
1. Anggun naik kelas tanpa syarat
2. Anggun naik kelas dengan syarat, yaitu diberikan tambahan pelajaran
setidaknya nilainya nanti dapat memenuhi KKM dua mata pelajaran
Eksak (IPA dan Matematika).
8.Buat keputusan
Keputusan yang diambil dalam hal ini adalah Anggun naik kelas dengan
syarat, yaitu diberikan tambahan pelajaran setidaknya nilainya nanti
dapat memenuhi KKM dua mata pelajaran Eksak (IPA dan Matematika).
9.Lihat lagi keputusan dan refleksikan
Keputusan yang diambil dirasa sangat tepat, karena prinsip pengambilan
keputusan telah berpihak kepada murid, nilai kebijakanuniversal, dan
tanggung jawab.
THANKYOU