E- LKPD
MATERI :
1. BOLA VOLI
2. ATLETIK ( JALAN CEPAT )
3. PENCAK SILAT
4. KEBUGARAN JASMANI
KELAS 4
BOLA VOLI MINI
1. Sejarah Permainan Bola Voli
Pada awal penemuannya, olahraga permainan bola voli ini diberi nama
Mintonette. Olahraga Mintonette ini pertama kali ditemukan oleh seorang
Instruktur pendidikan jasmani (Director of Phsycal Education) yang
bernama William G. Morgan di YMCA pada tanggal 9 Februari 1895, di Holyoke,
Massachusetts (Amerika Serikat). Permainan bola voli dimainkan oleh dua tim
yang terdiri dari 6 orang setiap timnya. Induk Organisasi bola voli di Indonesia
di sebut dengan PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia).
2. Permainan Bola Voli Mini
Bola voli mini menurut Depdikbud (1999: 50), adalah permainan bola voli
yang dimainkan di atas lapangan yang kecil dengan 2 sampai 4 orang pemain
pada tiap-tiap team dan mempergunakan peraturan yang sederhana. Jumlah
pemain bola voli mini adalah 4 orang setiap timnya.
3. Teknik Dasar Dalam Permainan Bola Voli
Dalam permainan bola voli, ada 4 teknik dasar:
a. Passing
b. Servis
c. Smash
d. Block
Variasi dan Kombinasi gerak lokomotor, Non Lokomotor dan Manipulatif
Teknik Dasar Passing Atas dalam Permainan Bola Voli
1. Passing atas
Passing atas dilakukan di atas kepala dengan jari-jari tangan. Passing atas
berguna untuk menerima servis, menerima operan teman, mengoper bola,
mengumpan smash dan mengembalikan bola. Variasi gerak dasar nonlokomotor
dengan kombinasi gerak dasar manipulatif dalam passing atas :
a. Gerak menekuk kaki
b. Mengayunkan lengan ke atas dengan mendorong bola ke atas
2. Teknik Passing atas
Cara melakukan passing atas sebagai berikut:
a) Sikap awal
• Berdiri tegak, kedua kaki dibuka selebar bahu dan salah satu kaki berada di
depan, lutut agak ditekuk.
• Kedua tangan dengan siku dibengkokkan berada di muka dahi, jari-jari dan
telapak tangan membentuk setengah bola (seperti mangkuk) menghadap
ke depan.
b) Gerakan
• Bola yang dilemparkan oleh temannya, disambut dengan jari tangan yang
dikuatkan dan diakhiri dengan meluruskan kedua siku.
• Arah bola diusahakan ke arah depan atas.
Variasi dan Kombinasi Gerak Lokomotor, Non Lokomotor dan Manipulatif
Teknik Dasar Passing Bawah dalam Permainan Bola Voli
a. Passing bawah
Passing bawah merupakan dasar dari permainan bola voli. Manfaat
passing bawah antara lain menerima servis, menahan smes, dan memantulkan
bola. Adapun varisi dan kombinasi gerak lokomotor, non lokomotor dan
manipulatif teknik dasar passing bawah dalam permainan bola voli adalah gerak
menekuk kaki dan mengayunkan lengan dengan memantulkan bola dalam
passing bawah.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan passing bawah, yaitu:
a) Kedua lutut ditekuk.
b) Badan condong ke depan.
c) Tangan lurus ke depan (antara lutut dan bahu).
d) Persentuhan bola pada pergelangan tangan.
e) Pandangan mata ke depan.
f) Koordinasi gerakan lutut, badan, dan bahu.
Bola Voli Mini
Bola voli mini menurut Depdikbud (1999: 50), adalah permainan bola voli yang
dimainkan di atas lapangan yang kecil dengan 2 sampai 4 orang pemain pada tiap-
tiap team dan mempergunakan peraturan yang sederhana. Jumlah pemain bola voli
mini adalah 4 orang setiap timnya. Permainan bola voli mini hampir sama dengan
permainan bola voli biasa, yang membedakan hanya jumlah pemain dan ukuran
lapangan.
1. Lapangan Bola Voli Mini
Lapangan bola voli mini hampir sama dengan lapangan bola voli biasa
yaitu berbentuk persegi panjang. Perbedaan dengan ukuran lapangan bola
voli pada umumnya, yaitu:
a. Panjang lapangan 12 meter
b. Lebar lapangan 6 meter
c. Tinggi net untuk putra 2,10 meter
d. Tinggi net untuk putri 2 meter
e. Bola yang digunakan adalah nomor 4
Gambar lapangan bola voli mini
2. Jumlah Pemain
Jumlah pemain bola voli mini adalah 4 orang dalam satu tim
3. Bola yang digunakan
Bola yang digunakan adalah bola nomor 4.
4. Perhitungan Point
• Sistem perhitungan point pada permainan bola voli mini adalah Really
point.
• Jumlah point satu set yaitu 15 point.
• Jumlah set ada 3 dengan kemenangan 2-0 dan 2-1
JALAN CEPAT
Jalan cepat merupakan salah satu olahraga atletik yang mirip dengan cabang
olahraga lari namun keduanya memiliki perbedaan yang jelas. Pada saat lari ada
saat dimana telapak kaki melayang dan tidak menginjak tanah, namun pada jalan
cepat antara telapak kaki dan tangan selalu bersentuhan. Meskipun begitu kedua
jenis olahraga ini sama-sama masuk ke dalam cabang olahraga atletik. Jalan cepat
adalah berjalan gerak maju dengan melangkah tanpa adanya hubungan terputus
dengan tanah.
Meskipun merupakan perlombaan kaki, berbeda dengan berlari dengan satu
kaki harus selalu terlihat menyentuh tanah. Ini dinilai oleh juri balapan. Biasanya
diadakan di jalan raya atau di jalur lari, jarak umum berkisar dari 3.000 meter (1,9
mil) hingga 100 kilometer (62,1 mil).
Teknik awalan (start)
Cara Pelaksanaan Teknik Awalan Start :
1. Atlet dengan bersikap bersedia yaitu berdiri di belakang garis
2. Ketika petugas memberikan aba-aba untuk bersedia, letakkan salah satu kaki
lurus ke belakang sementara satu kaki lainnya digerakkan ke depan.
3. Posisi badan lurus dan agak maju ke depan
4. Posisi kedua tangan rileks. Berat badan ditumpukan pada kaki bagian depan.
5. Ketika mendengar aba-aba, gerakkan kaki belakang e depan dengan
mengayunkan tangan ke belakang
Teknik Gerakan Jalan Cepat
Teknik gerakan jalan cepat :
a. Posisi badan
➢ Posisi badan dalam jalan cepat ialah sebaiknya mengenai posisi badan ketika
melakukan jalan cepat setelah aba-aba atau setelah peluit dibuntikan.
➢ Sikap atau posisi tubuh ketika melakukan jalan cepat yang benar yaitu
menghadap lurus ke depan, siku membentuk sudut 90 derajat dan tangan
digerakkan harmonis dengan kaki secara bergantian
b. Langkah Kaki
➢ Langkah kaki saat jalan cepat yang benar ialah dengan kaki digerakkan ke
depan dengan berat atau beban tubuh bertumpu pada paha.
➢ Ketika menggerakkan kaki ke depan, lutut sedikit di tekuk seiring dengan
ayunan kaki.
➢ Ketika kaki bersentuhan dengan tanah, yang mendarat lebih dahulu adalah
bagian tumit lalu ujung kaki
Teknik Memasuki Garis Finish dalam Jalan Cepat
Teknik memasuki garish Finish :
➢ Teknik akhiran atau finish yang benar dalam jalan cepat yaitu janganlah
langsung berhenti ketika menyentuh garis finish.
➢ Sebaiknya ialah tetap melakukan gerakan jalan cepat yang sama setidaknya
sampai sejauh 5 meter dari garis finish.
➢ Setelah menyentuh garis finish atau garis akhir, gerakan semakin melambat
sehingga akhirnya benar-benar berhenti.
➢ Perlambatan gerak ini terlihat dari tumpuan beban tubuh berganti dari kaki
satu ke kaki yang lainnya.
SENI BELADIRI
(Pencak Silat)
Seni bela diri merupakan satu kesenian yang timbul sebagai satu cara
seseorang untuk mempertahankan/membela diri. Pencak silat merupakan seni
bela diri asli Indonesia. Sebagai budaya asli, pencak silat memuat nilai-nilai
luhur bangsa. Pencak silat berkembang secara turun-temurun hingga saat ini.
Induk Organisasi pencak silat Indonesia adalah IPSI (Ikatan Pencak Silat
Indonesia). Latihan pencak silat dengan tekun dapat menghasilkan gerak dasar
yang baik. Seni bela diri ini perlu dilestarikan, caranya dengan belajar gerak
dasar pencak silat. Belajar pencak silat dapat menumbuhkan sikap disiplin dan
menghargai perbedaan antarteman. Pada pencak silat, terdapat gerak dasar
lokomotor (berpindah tempat) dan nonlokomotor (tidak berpindah tempat).
Arah dan Langkah dalam Pencak Silat
Arah Langkah
Delapan penjuru mata 1. Angkatan
angin 2. Geseran
1. Arah 3. Ingsutan
4. Lompatan
Arah adalah sasaran dalam melakukan gerakan. Arah digunakan saat
melakukan pembelaan maupun serangan. Pada pencak silat, arah dikenal
dengan delapan penjuru mata angin. Langkah kaki dilakukan pada arah tertentu
sesuai keperluan
Gambar 8 penjuru mata angin
Variasi Gerak Lokomotor dan non Lokomotor pada gerak dasar Langkah
dalam Seni Beladiri Pencak silat
a. Langkah
Langkah adalah perubahan injakan kaki dari suatu tempat ke tempat
lainnya. Langkah dapat dilakukan dengan lurus atau serong. Apa sajakah
bentuk dan macam pola gerak langkah dalam pencak silat? Pola gerak langkah
dalam pencak silat antara lain pola langkah lurus, pola langkah segi empat, pola
langkah U, pola langkah berkelok-kelok, pola langkah S, pola langkah segitiga,
dan pola langkah segi empat silang.
b. Macam- macam Pola gerak Langkah
Bagaimana cara melangkah dalam pencak silat? Cara
melakukannya dapat dengan cara angkatan, geseran, ingsutan, dan
lompatan. Amatilah gambar berikut dengan cermat.
Langkah angkatan
LangkahGeseran
Langkah Ingsutan
Langkah Lompatan
Kuda-Kuda
Sikap kuda-kuda menunjukkan kaki dalam keadaan statis
(nonlokomotor). Kuda-kuda mementingkan penempatan posisi kaki. Kuda-kuda
yang baik dapat mendukung pelaksanaan gerak dasar pencak silat. Kuda-kuda
berguna saat bertahan maupun menyerang. Apa saja bentuk sikap kuda-kuda
dalam pencak silat?
a. Kuda- Kuda Depan
Bagaimana cara melakukan variasi kuda-kuda depan? Awalnya, lakukan
sikap kuda-kuda depan. Posisi salah satu kaki berada di depan, kaki lainnya
berada di belakang. Berat badan ditopang kaki depan. Posisi kedua telapak kaki
membentuk sudut ± 30°. Kuda-kuda depan meliputi kuda-kuda depan lurus dan
kuda-kuda depan serong. Amatilah kuda-kuda depan lurus dan serong seperti
Gambar di bawah ini :
Gambar kuda-kuda depan
b. Kuda- Kuda Belakang
Kuda-kuda belakang adalah kuda-kuda dengan sikap salah satu kaki di
depan, sedangkan kaki lainnya di belakang. Berat badan ditopang oleh kaki
belakang. Posisi telapak kaki depan lurus. Posisi telapak kaki belakang
membentuk sudut ± 60°.
Gambar kuda-kuda belakang
c. Kuda-kuda Tengah
Bagaimana cara melakukan sikap kuda-kuda tengah? Awalnya, berdiri
dengan posisi tegak kemudian, kedua kaki melebar ke samping. Tekuk kedua
kaki. Berat badan ditopang secara merata oleh kedua kaki.
Gambar kuda-kuda tengah
d. Kuda-Kuda Samping
Bagaimana cara melakukan sikap kuda-kuda samping ? Dari gambar
tersebut dapat dilihat posisi kedua kaki melebar. Tubuh dan berat badan
ditopang oleh salah satu kaki yang menekuk.
Gambar kuda-kuda samping
Kebugaran Jasmani
Aktivitas fisik seperti pada Gambar di atas merupakan cara meningkatkan
kebugaran jasmani. Setiap orang berusaha memiliki tubuh bugar, bukan? Ya!
Kebugaran jasmani berperan penting dalam kegiatan sehari-hari. Jika tubuhmu
bugar, kemampuan tubuh melakukan setiap kegiatan juga meningkat. Makin bugar
dan sehat, kamu akan mudah mencapai berat badan ideal. Agar dapat mencapainya,
kamu dapat berlatih aktivitas kebugaran jasmani. Berlatihlah secara rutin dan
disiplin. Aktivitas kebugaran jasmani harus dilakukan secara berkelanjutan. Tubuh
bugar harus dijaga dan disyukuri sebagai karunia Tuhan Yang Maha Pemurah.
Unsur-unsur kesegaran jasmani dalam aktivitas olahraga adalah:
1. kebugaran jasmani
2. daya tahan
3. kelenturan
4. kekuatan otot
5. kelincahan
6. kecepatan
a. Lari bolak-balik
Lari bolak balik merupakan salah satu bentuk latihan kelincahan, kelincahan yaitu
kemampuan untuk mengubah arah dengan cepat sambil melakukan gerakan.
Kelincahan merupakan komponen kebugaran jasmani penting untuk banyak cabang
olahraga seperti tenis, sepak bola, dan bola basket.
Lari bolak-balik dilakukan pada lintasan lurus sejauh 5 meter. Berilah tanda
dengan bendera pada setiap ujung garis. Pada pos ini setiap anak berlari bolak-balik
sebanyak lima kali. Kecepatan lari dapat diperhitungkan dalam latihan ini.