ِِ)َع َو( َاكاِ َمن َوَلأ َْخن َوَاُوتَاها
Amil Nawasikh
(Kana dan Saudaranya)
PENGERTIAN
“Amil Nawasikh adalah
amil (faktor) yang
menyebabkan JUMLAH
ISMIYAH menjadi
RUSAK hukumnya.”
MACAM-MACAM
AMIL NAWASIKH
Ketika ada faktor ini, maka
syarat mubtada dan khabar
yang wajib MARFU’ menjadi
berubah sehingga disebut
amil nawasikh (faktor
perusak).
Terdapat 3 macam amil
nawasikh:
MACAM-MACAM AMIL NAWASIKH
Berikut ini perubahan hokum mubtada dan khabar setelah
dimasuki amil nawasikh (faktor perusak):
CONTOH PERUBAHAN KALIMAT
Asal Kalimat:
Setelah dimasuki amil nawasikh:
Kana dan Perhatikan contoh kalimat
Semisalnya di bawah ini!
Amil َكا َنdan semisalnya
menjadikan khabar manshub
sedangkan mubtada tetap
marfu’. Kata َ َكانdan
semisalnya termasuk fiil
naqish.
Selain fiil َكا َنdan turunannya, terdapat juga beberapa amil saudara َكا َنyang
dapat merusak susunan suatu kalimat, antara lain:
dan tashrif dari fiil-fiil tersebut.
POLA KALIMAT yang dimasuki KANA dan saudaranya
Pada jumlah yang kemasukan amil nawasikh KANA DAN
SAUDARANYA, susunan pola kalimatnya adalah fiil naqish yang
diikuti isim fiil dan khabar fiil. Isim fiil berasal dari mubtada’
sedangkan khobar fiil berasal dari khobar mubtada’.
Contoh Kalimat
Tashrif dari fiil-fiil Kana dan
yang semisalnya juga menjadi
amil, sehingga bukan hanya
fiil madhinya saja melainkan
turunan seperti fiil mudhori’
dan fiil amar juga akan
merubah kedudukan kalimat.
كااسنم كان+َعُُككالِْْننًمَاَع=الِ=فًمعاخلبر
Perubahan istilah dalam
kalimat setelah dimasuki Kana
dan yang semisalnya
ََزيْ َد ُُْمتَِهد
Dimasuki Kana menjadi
َكا َنََزيْدَ ُُْمتَِه ًدا
اسم كان = مبتدأ َزيْ ٌد
مرفوع مرفوع
Perubahan istilah dalam
kalimat setelah dimasuki Kana
dan yang semisalnya
ََزيْدَُُْمتَِهد
Dimasuki Laisa menjadi
لَْي َسََزيْدَُُْمتََِه ًدا
كان المبتدأ خبر = خبر ُُْمتَِه ًدا
منصوب مرفوع
Kana dan yang semisalnya disebut dengan
FIIL NAQISH (KURANG) karena fiil ini tidak
memiliki fail sebagaimana fiil yang lain,
melainkan ISIM FIIL dan KHABAR FIIL