MED
E - KLI
Teks laporan ha
Konsentrasi Kea
SMK NEGERI 1 L
DIA
IPING
asil observasi
ahlian Kuliner
LAMONGAN
JERUK NIPIS
Jeruk nipis (Citrus aurantifolia) digolongkan kedalam familia
Rutaceae. Jeruk nipis atau limau nipis adalah tumbuhan perdu
yang menghasilkan buah dengan nama yang sama.
Tanaman jeruk nipis tumbuh di daerah terbuka dengan sirkulasi
udara yang baik. Tanaman ini dikembangbiakkan melalui semaian
biji atau bibit cangkokan.
Pohon jeruk nipis dapat mencapai tinggi 3,5 m. Batang berkayu
berbentuk bulat berduri berwarna putih kehijauan. Daun majemuk,
berbentuk elips atau bulat telur, pangkal membulat, ujung tumpul,
tepi beringgit. Panjang daun 2,5-9 cm, lebar 2-5 cm. Pertulangan
daun menyirip, panjang tangkai 2,5-5 mm, bersayap, berwarna
hijau. Bunga majemuk atau tunggal, berada di ketiak daun atau
diujung batang, diameter 1,5-2,5 cm.
Kelopak bunga berbentuk mangkok, berbagi empat sampai lima,
diameter 0,4-0,7 cm, berwarna putih kekuning. Panjang benangsari
0,35-o,40 cm, keduanya berwarna kuning. Bakal buah berbentuk
bulat, berwarna hijau kekuningan. Tangkai putik berbentuk silindris,
kepala putik berbentuk bulat berwarna kuning. Daun mahkota
berjumlah empat sampai lima, berbentuk bulat telur, panjang 0,7-
1,25 cm, saat muda berwarna hijau, setelah tua berwarna kuning.
Akar tunggang berbentuk bulat berwarna putih kekuningan.
Buah jeruk nipis berbentuk bulat, berwarna hijau atau kuning,
memiliki diameter 3-6 cm, memiliki rasa masam agak pahit,
agak serupa dengan lemon.
Jeruk nipis memiliki kandungan vitamin C lebih banyak
dibandingkan jenis jeruk lainnya. Selain vitamin C, buah jeruk
nipis juga mengandung saponin, lavonoida, minyak atsiri, linalin
asetat, geronil astat, asam sitrat, kalsium, fosfor, vitamin B1, zat
besi, fellandren, dan sitral.
Jeruk nipis dipakai perasan isi buahnya untuk memasamkan
makanan seperti pada soto. Selain digunakan untuk penyedap
makanan, jeruk nipis juga digunakan sebagai obat batuk,obat
sembelit, obat ambeien, mencegah rambut rontok, demam, flu,
obat amandel, dan lain-lain.
Jeruk nipis juga bermanfaat untuk kecantikan, antara lain :
membuat kuku cemerlang, membuat rambut halus, lembut, dan
berkilau serta dapat menghilangkan ketombe.
https:://apayangkamu.com/contoh-teks-laporan-hasil-observasi-tentang-makanan-beserta-strukturnya
JENIS MAKANAN TRADISIONAL
BERBAHAN
Singkong
Ketela pohon atau yang lebih dikenal dengan singkong serta umbi akar adalah
pohon tahunan tropika yang meyimpan cadangan makanan di akarnya. Singkong
bisa digunakan menjadi salah satu bahan dasar makanan tradisional. Makanan
tradisional yang berbahan dasar singkong diantaranya yaitu combro goreng,
kicimpring, dan getuk atau yang lebih dikenal dengan gegetuk.
Combro goreng merupakan makanan gorengan tradisional Jawa Barat atau Sunda.
Combro merupakan akronim dari “oncom dijero†yang berarti oncom
didalam . Oncom adalah produk fermentasi dari tempe. Cara membuat combro
adalah sangat praktis yang pertama siapkan bahan dasar terlebih dahulu yaitu
singkong dan bahan tambahannya adalah oncom, garam, dan minyak goreng.
Kedua kupas singkong lalu cuci dan parut sampai halus, peras parutan singkong, lalu
tumis oncom terlebih dahulu, masukan oncom tersebut ke dalam bulatan singkong,
goreng sampai kekuning-kuningan dan angkat siap dihidangkan.
Kicimpring adalah makanan gorengan tradisional Sunda yang terbuat dari adonan
singkong yang dijemur. Cara pembuatannya sangat mudah melalui beberapa tahap,
pertama bahan dasar yang digunakan adalah singkong dan bahan tambahannya
bawang daun, garam, dan minyak goreng. Kedua kupas singkong cuci dan parut
sampai halus, kukus sampai matang. Ketiga setelah matang ambil adonan menjadi
bulatan-bulatan kecil, lalu pipihkan sampai tipis membentuk lingkaran, setelah itu
dijemur di bawah sinar matahari sampai kering. Keempat setelah kering goreng
kicimpring sampai matang hingga kekunung-kuningan dan bisa juga di simpan di
dalam wadah tertutup serta bisa bertahan sampai beberapa bulan.
Getuk atau yang sering disebut gegetuk adalah makanan yang terbuat dari bahan
dasar singkong tradisional Jawa Barat dengan proses pengukusan singkong dan
pencampuran gula. Cara pembuatannya sangat mudah yang pertama siapkan
bahan dasar terlebih dahulu yaitu singkong dan bahan tambahannya gula merah,
gula pasir, parutan keju atau kelapa dan garam. Kedua kupas singkong lalu cuci dan
potong menjadi beberapa bagian, kukus segera sampai matang. Ketiga setelah
matang masukkan kukusan singkong ke dalam baskom, lalu tumbuk sampai halus
menggunakan botol atau tangan sambil menambahkan gula merah dan gula pasir
sampai campur sampai rata. Keempat setelah semua bahan tercampur cetak
adonan ke dalam loyang persegi, lalu potong-potonglah menjadi beberapa bagian
dan bisa ditaburi dengan parutan keju atau kelapa.
Singkong atau ketela pohon selain bisa menjadi bahan dasar makanan tradisional,
singkong juga memiliki berbagai macam manfaat diantaranya bisa melancarkan
pencernaan, sumber energi bagi tubuh, mengatasi sakit kepala, dan mencegah
anemia jadi sebaiknya kita harus mencoba makanan yang berbahan dasar singkong
ttps://isepsaepumilah.wordpress.com/2017/10/13/teks-laporan-hasil-observasi-jenis-makanan-tradisional-yang-berbahan-dasar-singkong/
MINUMAN
Minuman umumnya menunjuk kepada cairan yang ditelan. Kata
ini kadang dipakai dalam pengertian yang lebih sempit untuk
merujuk pada minuman beralkohol. Fungsi utama dari minuman
adalah untuk menghilangkan haus.
Pada umumnya manusia mengonsumsi air putih yang bersih,
jernih, dan steril sebagai minuman utama untuk dikonsumsi.
Namun,terdapat berbagai macam nimuman di sekitar kita. Maka
dari itu, minuman dapat digolongkan menjadi minuman beralkohol
dan minuman tanpa alkohol. Minuman tanpa alkohol dapat
digolongkan lagi menjadi minuman bersoda dan minuman tanpa
soda.
Berdasarkan penyajiannya, minuman dapat disajikan hangat
maupun dingin. Di Indonesia, contoh minuman yang disajikan
hangat adalah wedang ronde, sekoteng, bajigur dan wedang
jahe. Sementara itu minuman khas Indonesia yang disajikan
dingin adalah es teller, dawet, bir pletok dan cendol.
Selain cara penyajian yang beragam, dapat kita jumpai
berbagai macam minuman dengan kemasan yang berbeda-
beda. Seperti gelas, cangkir, botol plastik, kemasan karton
bahkan yang paling sederhana menggunakan plastik bening.
Selain menghilangkan haus, minuman juga memiliki
berbagai fungsi diantaranya merangsang nafsu makan,
menambah kalori dan membantu proses pencernaan.
REFERENSI
https://apayangkamu.com/contoh-teks-laporan-hasil-observasi-tentang-makanan-beserta-strukturnya
BAYAM
Bayam (Amaranthus spp.) merupakan tumbuhan yang
biasa ditanam untuk dikonsumsi daunnya sebagai sayuran
hijau. Tumbuhan ini berasal dari Amerika tropic, namun
sekarang tersebar ke seluruh dunia. Tumbuhan ini dikenal
sebagai sayuran sumber zat besi yang penting.
01.
Bayam dapat tumbuh sepanjang tahun dan ditemukan pada
ketinggian 2 – 5 dpl. Tumbuh di daerah panas dan dingin,
tetapi tumbuhan lebih subur di dataran rendah pada lahan
terbuka yang udaranya sedikit panas. Struktur tubuh
tumbuhan ini tegak, condong, tinggi 0,4 – 1 m dan
bercabang, batang lemah dan berair, daun bertangkai,
berbentuk bulat telur, lemas, panjang 5 – 8 cm, ujung
tumpul, pangkal runcing, serta warnanya hijau, merah, hijau
keputihan, bunga dalam tunggal yang rapat, bagian bawah
duduk ketiak, bagian atas berkumpul di karangan bunga di
ujung tangkai dan ketiak bercabang, bunga berbentuk bulir.
02.
03.
Bayam dimanfaatkan sebagai makanan berserat, sangat
dianjurkan untuk dikonsumsi oleh penderita kanker usus
besar, penderita kencing manis, kolestrol tinggi, dan
menurunkan berat badan. Bayam mengandung protein,
lemak, karbohidrat, kalium, zat besi, amarantin, dan vitamin
A, B, D, dan C.
HTTPS://SARASWATIMARJO8.BLOGSPOT.COM/2016/11/TEKS-LAPORAN-HASIL-OBSERVASI-SAYURAN.HTML
MANGGIS
Buah manggis atau nama latinnya Garcinia mangostana L.
merupakan salah satu buah asli dari Indonesia. Manggis adalah
sejenis pohon hijau abadai dari daerah tropika yang dipercaya
berasal dari kepulauan Nusantara.
Pohon dan buah manggis memiliki berbagai ciri khas. Tinggi
pohon manggis rata-rata dapat mencapai 6-25 m. Memiliki
daun yang rapat (rimbun), duduk daun berlawanan, dan tangkai
daun pendek. Daunnya yang tebal dan lebar. Pohon tegak lurus
dengan pecabangan simetri membentuk kerucut. Semua bagian
tanmana mengeluarkan eksudat getah kuning apabila dilukai.
Bunga manggis disebut dengan nama bunga berumah dua.
Bunga manggis termasuk bunga sendiri atau berpasangan di
ujung ranting, bergagang, dan pendek tebal. Berdiameter 5,5
cm. Daun kelopak 2 pasang, daun mahkota 2 pasang, tebal dan
berdaging, berwarna kuning-hijau dengan pinggirnya kemerah-
merahan. Benang sari semu dan biasanya banyak.
Bakal buah manggis berbentuk agak bulat dan beruang empat.
Kepala putik tidak bertangkai dan bercuping. Buah manggis
berbentuk elips atau bulat. Warna buahnya merah tua
kehitaman dengan bagian dalam berwarna putih. Beratnya
antara 75-150 gram. Buahnya mempunyai 4-8 segmen dan
setiap segmen mengandung 1 bakal biji diselimuti oleh aril (salut
biji) berwarna putih empuk dan mengandung sari buah.
Buah manggis memiliki banyak sekali manfaat. Di kalangan
tradisional, dapat menyembuhkan beberapa penyakit seperti
sariawan, disentri, amandel, abses dengan kemampuan anti
peradangan atau anti inflamasi. Hasil penelitian ilmuah juga
menyebutkan bahwa kulit buah manggis sangat kaya akan
oksidan, terutama, xanthone, tanin, asam fenolat maupun
antosianin.
Selain rasa buahnya yang manis dan penampilannya yang
enak dipandang, buah manggis juga memiliki banyak
kandungan yang bermanfaat untuk kesehatan.
https://www.materibindo.com/2018/06/contoh-teks-laporan-hasil-observasi-buah.html