The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

permainan tradisional adalah suatu hasil budaya masyarakat yang telah tumbuh dan hidup hingga sekarang, permainan peninggalan nenek moyang yang dilakukan dengan suka rela dimana permainnan tersebut dimainkan menggunakan bahasa maupun ciri khas dari daerah

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by widiasitumeang6, 2022-09-29 00:45:09

permainan tradisional

permainan tradisional adalah suatu hasil budaya masyarakat yang telah tumbuh dan hidup hingga sekarang, permainan peninggalan nenek moyang yang dilakukan dengan suka rela dimana permainnan tersebut dimainkan menggunakan bahasa maupun ciri khas dari daerah

Keywords: teori apresiasi di sekolah dasar

KUMPULAN

PERMAINAN
TRADISIONAL

Dosen Pendamping :

Moh.Farizqo Irvan S.Pd.,M.Pd

Disusun oleh
1. Neila Faridatus Sania (1401422004)

2. Jihan Zahra Tsania (1401422015)

3. Putri Anisa Susanti (1401422026)

4. Widia Aprilia Situmeang (1401422027)

5. Alvina Verda Ardani (1401422034)

6. Intan Nur Aini (1401422036)

7. Helmita Hana Shabhira (1401422041)

8.Putri Anita Sarumaha (1401422049)

ROMBEL A

DAFTAR ISI

BENTENGAN
ENGKLEK

LEMPAR SENDAL
LOMPAT TALI

PETAK UMPET
CONGKLAK

GOBAG SODOR
KERETA API

BENTENGAN

Aturan Bermain
1. Permainan bentengan terdiri dari dua kelompok.
Kemudian, masing-masing kelompok terdiri dari
empat hingga enam pemain.
2. Permainan ini dilakukan dengan menjaga
benteng yang berbentuk tonggak tiang kayu atau
bambu. Tonggak tersebut dijadikan sebagai
basecamp masing-masing kelompok.
3. Permainan bentengan yang keluar dari
basecamp dianggap menyerbu terlebih dahulu.
Apabila pemain dikejar dan tersentuh tangan oleh
musuh, maka dianggap tertangkap dan
ditempatkan sebagai tawanan.
4. Pemain dapat kembali mempertahankan
bentengnya apabila sudah diselamatkan temannya
dengan cara disentuh tangannya atau bagian tubuh
lainnya.
5. Kelompok yang menang adalah kelompok
pemain yang menyentuh basecamp musuh dan
mendapatkan nilai.

1

• Cara Bermain
1. Masing-masing kelompok memilih tiang atau pilar
yang dijadikan benteng. Di sekitar benteng tersedia
area aman yang bisa dipakai anggota pemilik
benteng untuk menunggu tanpa perlu khawatir
tersentuh musuh.
2. Pemain harus berusaha menyentuh anggota
kelompok lawan agar mereka bisa dijadikan tawanan
yang nantinya ditempatkan di dalam area aman.
3. Pemain harus sering kembali menyentuh
bentengnya karena “penawan” dan “tertawan”
ditentukan dari waktu terakhir menyentuh benteng.
4. Pemain yang paling dekat waktunya menyentuh
benteng berhak menjadi penawan untuk menyentuh
anggota lawan yang hendak dijadikan tawanan.
5. Pemenang adalah kelompok yang dapat menyentuh
tiang atau pilar lawan sambil meneriakkan kata
“benteng”.

• Nilai moral yang diajarkan
Permainan ini mengajarkan tentang pentingnya

kerjasama dan tanggung jawab terhadap tugas yang
diberikan. Anak juga dapat diajarkan untuk saling
membantu teman yang mengalami kesulitan,
tergambar pada usaha anggota tim untuk
membebaskan temannya dari tawanan tim lawan.

2

ENGKLEK

Engklek adalah permainan tradisional anak-anak yang
dimainkan di atas bidang berupa gambar delapan kotak
dan satu gambar gunung. Gambar sebagai bidang
permainan tersebut dibuat di lantai, jalanan, tanah
lapang, dan tempat datar lainnya.

Aturan Bermain
1.Melompat dari satu kotak ke kotak lain dengan

sebelah kaki (boleh mendaratkan dua kaki pada dua
kotak yang berjajar).
2.Lemparkan karet penghapus ke salah satu kotak.
Kotak yang terisi karet penghapus itu tidak boleh
Anda injak. Kalau diinjak, berarti Anda kalah!
3.Pemenangnya adalah orang yang paling banyak
berhasil melewati susunan kotak bolak-balik, tanpa
terjatuh

3

• Cara Bermain
1.Semua pemain melakukan hompimpa yang menang
berhak melakukan permaian terlebih dahulu. Pemain
pertama melemparkan gaco. Saat melemparkannya tidak
boleh melebihi kotak yang telah disediakan.
2.Pemain Pertama melompat dengan satu kaki(engklek),
dari kotak 1 sampai kotak 6 kemudian berhenti sejenak di
kotak A kemudian kembali lagi dengan mengabil gaco
yang ada di kotak satu dengan posisi kaki satu masih
diangkat.
3.Setelah itu pemain melemparkan gaco tersebut sampai
ke kotak 2 jika keluar dari kotak 2 maka pemain
dinyatakan gugur dan diganti oleh pemain berikutnya.
4.Begitu seterusnya sampai semua kotak sudah dilempar
dengan gaco. Pergiliran dilakukan jika pemain pelempar
gaco melewati sasaran, atau menampak dua kaki dikotak
1,2,3,4,5,6 dan berhenti sejenak di kotak A kemudian
lompat lagi di kotak 3 dan berhenti di kotak 2 untuk
mengambil gaco di kotak 1.
5.Jika gaco berada dikotak 2 maka pemain mengambilnya
di kotak 3, jika gaco berada di kotak 4, 5 dan 6 maka
pemain mengambilnya di kotak A.
6.Kemudian jika semua telah dilakukan oleh semua pemain
maka pemain melemparkan gaco dengan membelakangi
engkleknya jika pas pada kotak yang dikehendaki maka
kota itu akan menjadi rumahnya maka boleh berhenti
dikotak tersebut seperti pada kotak A tapi hanya berlaku
pada pemain yang menang pada permainan tersebut
begitu seterusnya sampai kotak-kotak mulai dari angka 1
sampai 6 menjadi milik para pemain. Jika semua telah
dimiliki oleh sang pemain maka permainan dinyatakan
telah selesai.
7.Pemenang adalah pemain yang paling banyak memiliki
rumah dari kotak-kotak pada engklek yang digambar.

4

• Nilai moral yang diajarkan
Nilai-nilai yang terkandung dalam permainan engklek
yaitu melatih kedisplinan, ketangkasan, bersosialisasi
dan kesehatan.
Hasil penelitian Iswinarti 2007 menunjukkan bahwa
nilai-nilai terapiutik yang terkandung dalam permainan
tradisional Engklek meliputi:
1 Nilai deteksi dini untuk mengetahui anak yang
mempunyai masalah.
2 Nilai untuk perkembangan fisik yang baik.
3 Nilai untuk kesehatan mental yang baik.
4 Nilai problem solving, yaitu anak belajar memecahkan
masalah.
5 Nilai sosial, empati, dan simpati.

5

LEMPAR SENDAL

Lempar sandal adalah permainan sederhana yang
bahan atau alat yang dimainkan adalah sandal. Di sini
diperlukan empat buah sandal, tiga buah sandal disusun
seperti pada gambar disamping, dan satu buah
digunakan untuk melempar sandal yang tersusun
tersebut dan juga melempar pemain.

Aturan Bermain
Masing-masing pemain dari tim penyusun sandal
memiliki 3 kali kesempatan untuk melempar susunan
sandal. Misalnya dalam 1 tim terdapat 5 pemain, masing
- masing pemain memiliki 3 kali kesempatan, dan jika
pemain tersebut gagal melempar dalam 3 kali, maka
diganti dengan pemain yang lain. Jika semua pemain
gagal maka tim tersebut bertukar peran dengan tim
yang kalah.
Tidak boleh melempar pemain sambil mengejar, apalagi
menipu. Maksudnya adalah mengeluarkan gaya
melempar, padahal tidak melempar. Sehingga pemain /
lawan yang akan dilempar sandal tetap melakukan
gerakan menghindar.
Saat menyusun sandal, musuh (tim yang kalah) tidak
boleh melempar sandal yang sedang disusun, kecuali
terkena oleh pemain sendiri (pemain dari tim penyusun
sandal).

6

• Cara Bermain
1.Para pemain dibagi ke dalam dua tim;
2.Setelah dibagi, kedua tim suit, diwakili masing-
masing satu anggota;
3.Tim yang menang akan melempar ketiga sandal
yang tersusun, kemudian menyusun kembali sandal
tersebut. Sementara tim yang kalah melempari
pemain dari tim menang dengan satu sandal yang
telah disediakan tadi;
4.Semua pemain tim menang harus mampu menyusun
kembali sandal dengan baik, sebelum semua
pemain terkena lemparan sandal;
5.Tim yang kalah harus mampu melempari semua
pemain dari tim yang menang sebelum sandal
tersusun;
6.Jika tim yang menang suit tadi memenangi
permainan dengan berhasil menyusun ketiga sandal,
maka tim tersebut mendapatkan point 1 dan
bergiliran dengan tim yang kalah suit tadi.
Maksudnya adalah tim yang kalah yang sekarang
bermain sebagai penyusun sandal;
7.Jika tim yang menang suit telah kehabisan pemain
(karena dilempari), maka mereka harus berganti
peran dengan tim yang kalah suit tadi

• Nilai moral yang diajarkan
Permainan ini adalah membiasakan anak untuk
berkomunikasi dengan teman-teman yang ada di
lingkungan sekitar. Selain itu, anak juga dibiasakan
untuk aktif menggerakkan badan mereka agar
kesehatan fisiknya pun terjaga

7

LOMPAT TALI

Lompat tali adalah sebuah permainan dimana
satu orang atau lebih melompati sebuah tali yang
dikibas-kibaskan sehingga kibasan tali tersebut
melintasi bagian bawah kaki mereka dan atas
kepala mereka.

Aturan Bermain
1.Permainan harus sportif para pemain harus

melakukanhompimpa sebelum main, itu untuk
menentukan siapa yang dapat giliran duluan dan
siapa yang oegang tali.
2.Tali tidak boleh menyentuh kaki
3.Pemain juga diperbolehkan menggunakan
berbagai gerakan untuk mempermudah lompatan,
asalkan tidak memakai alat bantu.

8

• Cara bermain
ada dua orang yang bertugas sebagai pemegang tali dan
lainnya melompat karet, permainananya harus melompattanpa
harus menyentuh karet jika pemain menyentuh atauterjerat
karet, maka peserta gagal untuk menang dan harusgentian
memegang tali, ketinggian karet dimulai daripergelangan kaki
sampai kepala, bahkan sampai tangandiangkat.

• Nilai moral yang diajarkan

1. Nilai kebersamaan

Permainan lompat tali mengajarkan kepada anakpentingnya

kebersamaan. Artinya, permainan inimerupakan kerja

kelompok yang butuh koordinasi yang baik dengan teman-

teman, bukan satu orang atausendirian.

2. Nilai tradisional dan kesederhanaan

Permainan yang sangat sederhana namun

mendatangkankesenangan.

3. Nilai kepemimpinan dalam permainan lompat tali

Nilai kepemimpinan dibuktikan bahwa permainan inidapat

mengasah kemampuan mengatasi konflik yang dimiliki anak,

karena seorang pemimpin harus mampuberpikir bijak dalam

mengatasi masalah baik yang terdapat didalam kelompok

maupun diluar anggotakelompok.

4. Nilai tanggung jawab

Nilai tanggung jawab yaitu peran atas status yang

merekamiliki.

5. Nilai berlapang dada dalam lompat tali

Nilai berlapang dada dalam permainan lompat taliditunjukan

saat anak-anak yang sedang bermainmenghormati dan

menghargai setiap tindakan yang akandilakukan

6. Nilai kejujuran

Dalam permainan tradisional lompat tali terdapat nilai-nilai

kejujuran yang secara tidak langsung terkandung

didalamnya.

9

PETAK UMPET

Petak umpet adalah permainan tradisional
yang dilakukan dengan cara mencari dan
bersembunyi yang dimainkan minimal 2
orang dan umumnya dilakukan di luar
ruang.

Aturan Bermain
1.Permainan dilakukan secara berkelompok
2.Diawali dengan hompipa untuk

menentukan orang yang kalah untuk
berjaga
3.Pemain yang kalah dalam hompipa
meghitung mundur sambil menutup mata
4.Pemain yang lain mencari tempat
persembunyiaan

10

• Cara Bermain
1.Cari orang untuk bermain sebanyak banyaknya
2.Tentukan siapa yang berjaga dengan melakukan
hompipa hingga tersisa dua orang untuk suit, orang
yang suit dan yang kalah akan berjaga
3.Tetapkan benteng atau tempat yang digunakan si
penjaga (orang yang kalah tersebut)
4.Si penjaga akan menutup mata dan menghitung
mundur, sementara yang lain mencari tempat untuk
bersembunyi
5.Penjaga atau pencari memulai mencari pemain lain.
Tugas pemain lain yang bersembunyi adalah berlari
untuk memegang benteng sebelum si penjaga lebih
dahulu sampai ke benteng dan meneriakkan nama
pemain tersebut. Dalam hal ini, jika pencari lebih
dahulu sampai ke benteng, maka si pemain yang
dianggap kalah dan harus berjaga di sesi
permainan selanjutnya. Namun jika pemain lebih
dahulu mencapai benteng dari si pencari, maka si
pencari harus siap berjaga kembali

• Nilai moral yang diajarkan
1.Tidak mudah menyerah dan selalu berusaha dalam
mencari keberadaan lawan
2.Menaati peraturan yang ada
3.Petak umpet melatih kecerdikan seseorang serta
menguji kjelian dalam memperhatikan tempat
sembunyi
4.Petak umpet dapat melatih kesabaran dan belajar
mengembangkan daya ingat
5.Melatih anak untuk jujur dan sportif
6.Petak umpet dapat mempererat pertemanan karena
dituntut untuk mmemahami dan mengenali
sesorang dengan baik

11

CONGKLAK

Congklak adalah suatu permainan tradisional yang
dikenal dengan berbagai macam nama di seluruh
Indonesia. Biasanya dalam permainan, sejenis cangkang
kerang digunakan sebagai biji congklak dan jika tidak
ada, kadang kala digunakan juga biji-bijian dari tumbuh-
tumbuhan dan batu-batu kecil.

Aturan bermain
1. Congklak dimainkan oleh dua orang yang saling
berhadapan menggunakan papan yang terbuat dari
kayuatau plastik.
2. Ukuran papan kurang lebih 40 - 50 sentimeter.
3. Papan tersebut berisi 14 lubang kecil yang
salingberhadapan dan lubang besar di kedua sisi (kanan
dan kiri).
4. Masing-masing permainan dibagi tujuh lubang dan
satulubang besar.
5. Setiap lubang kecil di isi 5-7 biji kerang atau sawo,
sedangkan lubang besar dibiarkan kosong. Lubang
besardianggap sebagai gudang penyimpanan pemainan.

12

• Cara Bermain
1. Cara bermainnya adalah dua orang pemain ini

secara bergantian untuk memilih satu lubang
kecil miliknya .
2.Kemudian , biji pada lubang tersebut dipindahkan
satu per satu ke lubang lain searah jarum jam,
sampai biji dalam genggaman habis .
3. Permainan akan berakhir saat biji di semua
lubang kecil kosong dan berpindah ke lubang
besar .
4.Pemenangnya adalah ditentukan dari jumlah biji
terbanyak di lubang besar masing-masing pemain .

• Nilai moral yang diajarkan
Congklak merupakan permainan untuk melatih

kejujuran. Dimana, saat pemain mengambil biji dalam
satu lubang dan menjatuhkan pada lubang berikutnya,
pemain lain tidak mengetahui apakah pemain lawan
mengambil semua biji dan menjatuhkan satu per satu
pada setiap lubang. Permainan yang telah disepakati
sebisa mungkin tidak melakukan kecurangan dalam
permainan. Selain itu permainan juga melatih kesabaran.
Karena, pemain dibiasakan akan menunggu giliran
bermaian. Termasuk, saat permainan selesai tidak ada
satu pihak pun yang bertingkai mempermasalahkan
menang dan kalah. Anak- anak bisanya menyelesaikan
permainan dengan senang dan menerima kenyatan
terkait siapa pemenangnya.

13

GOBAG SODOR

Gobak sodor adalah salah satu permainan
tradisional di Daerah Istimewa Yogyakarta. Permainan
gobak sodor merupakan permainan menghalangi
lawan untuk mencapai garis akhir. Permainan ini
dimainkan oleh dua tim yang masing-masing terdiri
dari tiga orang.

Aturan Bermain
Pemain dibagi menjadi 2 tim, yang masing-masing tim
terdiri dari 3-5 orang (opsional, menyesuaikan jumlah
peserta yang mengikuti permainan).
Apabila dalam 1 tim terdiri dari 5 orang, maka lapangan
yang akan digunakan harus dibagi menjadi 4 kotak
persegi panjang dengan ukuran kira-kira 5m x 3m
(menyesuaikan ukuran lapangan yang akan digunakan).
Bagi tim “penjaga benteng”, bertugas menjaga supaya
tim “lawan” tidak dapat melewati atau menuju garis
akhir (finish).
Bagi tim “lawan”, harus bergerak menuju garis finish
dengan syarat tidak tersentuh oleh tim “penjaga” dan
dapat memasuki garis finish dengan syarat tidak ada
anggota tim “lawan” yang masih berada di wilayah start

14

Tim “lawan” akan dikatakan menang jika salah satu
anggotanya berhasil kembali ke garis start dengan
selamat atau tidak terkena sentuhan oleh tim
“penjaga”.
Tim “lawan” akan dikatakan kalah apabila salah satu
anggotanya terkena sentuhan oleh tim “penjaga” atau
keluar melewati garis batas lapangan yang telah
ditentukan sebelumnya. Apabila hal tersebut terjadi,
maka akan dilakukan pergantian posisi tim.

• Cara bermain
1.Buat garis-garis penjagaan dengan kapur. Buat
garis-garis seperti pada lapangan bulu tangkis,
hanya bedanya dalam Gobak Sodor ini tidak ada
garis yang rangkap.
2.Bagi pemain menjadi dua tim, setiap tim terdiri dari
3-5 anggota (opsional, sesuaikan dengan jumlah
anggota keseluruhan). Satu tim akan menjadi tim
“penjaga benteng” dan tim lain akan menjadi pihak
yang berusaha memasuki benteng tersebut.
3.Untuk tim yang menjadi “penjaga benteng” harus
menjaga lapangan menurut garis horizontal dan
garis vertikal. “Penjaga benteng” garis horizontal
harus berusaha menghalangi tim lawan yang tengah
bergerak memasuki garis batas. Sementara, bagi
“penjaga benteng” garis vertikal bertugas menjaga
keseluruhan garis batas vertikal yang terletak di
tengah lapangan.
4.Lalu, tim lawan harus bergerak lewati garis dan
penjagaan-penjagaan tersebut dari awal hingga
akhir

15

• Nilai moral yang di ajarkan
~ Melatih anak untuk berbuat jujur, yaitu Jika
berada dalam kelompok yang mentas mengakui jika
tersentuh lawan atau melewati batas mati. Dan jika
berada dalam kelompok jaga garis, tidak berbuat
curang dengan keluar dari garis penjagaan.
~ Bertanggungjawab dengan melakukan tugas jaga
garis dengan baik sesuai perannya masing-masing,
sebagai anggota kelompok yang menjaga garis
horizontal ataupun jaga garis vertikal disiplin anak-
anak mematuhi ketentuan dan peraturan dalam
permainan gobak sodor.
~ Kerja keras, anak-anak berusaha keras menerobos
garis-garis yang dijaga lawan untuk mendapatkan
nilai dan kemenangan. Kerja keras ditunjukkan
kelompok yang sedang jaga garis dengan berusaha
mengejar anggota kelompok yang sedang mentas
untuk menyentuhnya agar keadaan menjadi berbalik.
~ Berpikir logis, kritis, kreatif dan inovatif gobak
sodor merangsang aktivitas berpikir menentukan
strategi untuk menerobos garis penjagaan lawan,
melihat situasi dan kondisi mengambil kesempatan,
mengecoh lawan dan memikirkan bagaimana cara
memperoleh kemenangan tanpa tersentuh penjaga
garis

16

KERETA API

Pada dasarnya permainan kereta api dilakukan
dengan cara membagi peran pada setiap keluarga.
Mulai dari masinis, kondektur, penumpang, polisi
khusus kereta api, hingga posisi lainnya. Setiap
anggota mengambil satu peran dan menjalankan satu
sandiwara sehingga terjadi interaksi yang hangat.

Aturan Bermain

Biasanya anak anak memiliki anggota untuk ikut
permainan nya yaitu sekitar 6 - 10 atau pun bisa
lebih anak.
• Cara Bermain
Dengan cara mengajak teman teman yang lain
berbaris kebelakang untuk bermain , berjalan jalan ,
atau juga menggelilingi suatu tempat sambil
memegang Pundak teman nya satu sama lain

17

• Nilai moral yang diajarkan
Dengan bernyanyi sambil bermain anak anak dapet
terhibur , nilai nilai karakter yang mereka dapat ,yaitu
saling bermain dengan teman teman ,mengajak
teman agar lebih rame dan seru , terciptanya karakter
yang bersahabat baik ,perkumpulan yang seru , anak
anak pun jadi hafal dengan lagu yang mereka
bawakan sambil bernyanyi tadi dan serasa kek
ngerasa sudah tahu gimana naik kereta api walapun
secara tidak langsung anak anak tersbut naikin dan
anak anak juga dapat pengetahuan nama kota yang
mereka nyanyikan dan juga tahu transportsi yang
mereka nyanyikan.

18

Daftar Pustaka

https://kumparan.com/berita-update/aturan-permainan-
benteng-bentengan-dan-penjelasan-sederhananya-
1wOsDhjNvHO
https://www.rinso.com/id/kotor-itu-baik/permainan/mengisi-
akhir-pekan-dengan-permainan-bentengan.html
http://trijanuari33.blogspot.com/2016/04/permainan-
sederhana-lempar-sandal.html
https://www.rinso.com/id/sustainability/bagaimana-aturan-
dan-cara-bermain-petak-umpet.html
https://www.rifanfajrin.com/2022/01/aturan-bermain-petak-
umpet.html
https://www.google.com/amp/s/amp.kompas.com/regional/r
ead/2022/02/19/161530378/sejarah-dan-asal-permainan-
congklak-aturan-serta-cara-bermain
https://www.kompasiana.com/wididaye/55198fbc813311de779
de128/nilai-nilai-karakter-dalam-permainan-tradisional-gobak-
sodor
https://carabermaingobaksodor.blogspot.com/2014/10/cara-
bermain-gobak-sodor.html
https://www.parenting.co.id/usia-
sekolah/ajari+anak+bermain+engklek#:~:text=%2D%20Atur
an%20permainan%20ini%20mudah%20saja,Kalau%20diinjak%2
C%20berarti%20Anda%20kalah

Biografi Penyusun

NAMA LENGKAP NEILA FARIDATUS SANIA TEMPAT
LAHIR KAB. KUDUS 14 NOVEMBER 2003 IA ADALAH
ANAK PERTAMA DARI DUA BERSAUDARA HOBI
MENONTON FILM DAN SEKARANG BERKULIAH DI
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG JURUSAN PGSD
SEMESTER 1

NAMA LENGKAP JIHAN ZAHRA TSANIA TEMPAT LAHIR
KAB. BANYUMAS 16 AGUSTUS 2004 IA ADALAH ANAK
KEDUA DARI TIGA BERSAUDARA HOBI MENDENGARKAN
MUSIK DAN SEKARANG BERKULIAH DI UNIVERSITAS
NEGERI SEMARANG JURUSAN PGSD SEMESTER 1

NAMA LENGKAP PUTRI ANISA SUSANTI TEMPAT LAHIR
KAB. DEMAK 15 JUNI 2004 IA ADALAH ANAK KEDUA
DARI DUA BERSAUDARA HOBI MEMASAK DAN
SEKARANG BERKULIAH DI UNIVERSITAS NEGERI
SEMARANG JURUSAN PGSD SEMESTER 1

Biografi Penyusun

NAMA LENGKAP WIDIA APRILIA SITUMEANG TEMPAT
LAHIR PANGKAL PINANG, 13 APRIL 2004 IA ADALAH
ANAK KEDUA DARI TIGA BERSAUDARA HOBI BACA
NOVEL DAN TRAVELLING DAN SEKARANG BERKULIAH DI
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG JURUSAN PGSD
SEMESTER 1

NAMA LENGKAP ALVINA VERDA ARDANI TEMPAT
LAHIR KAB.SEMARANG 2 APRIL 2004 IA ADALAH ANAK
PERTAMA DARI DUA BERSAUDARA HOBI MEMBACA
NOVEL DAN SEKARANG BERKULIAH DI UNIVERSITAS
NEGERI SEMARANG JURUSAN PGSD SEMESTER 1

NAMA LENGKAP INTAN NUR AINI TEMPAT LAHIR PATI,
1 JUNI 2004 IA ADALAH ANAK KEDUA DARI 3
BERSAUDARA HOBI TRAVELLING DAN NONTON DAN
SEKARANG BERKULIAH DI UNIVERSITAS NEGERI
SEMARANG JURUSAN PGSD SEMESTER 1

Biografi Penyusun

NAMA LENGKAP HELMITA HANA SHABHIRA TEMPAT
TANGGAL LAHIR KAB. BANJARNEGARA 12 JUNI 2004 IA
ADALAH ANAK KEDUA DARI TIGA BERSAUDARA HOBI
BERMAIN BADMINTON DAN SEKARANG BERKULIAH DI
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG JURUSAN PGSD
SEMESTER 1

NAMA LENGKAP PUTRI ANITA SARUMAHA TEMPAT
LAHIR TASIK RAJA 10 AGUSTUS 2003 IA ADALAH ANAK
PERTAMA DARI 4 BERSAUDARA HOBBY MENARI DAN
TRAVELING DAN SEKARANG BERKULIAH DI
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG JURUSAN PGSD
SEMESTER 1


Click to View FlipBook Version