The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by dwiprastanti.f, 2022-09-06 03:16:29

Seni Budaya(Seni Rupa)

ilovepdf_merged

d i g i t a l Z i n e vol 2

January

VISUAL

ART

VISUAL ART
BERKARYA SENI RUPA 2 DIMENSI DARI RUMAH.
Pengertian Seni Rupa, Seni Visual, Seni yang dapat dipandang dilihat diraba dan dirasakan
menggunakan Indera penglihatan yang memiliki keindahan tersendiri.
Perbedaan seni rupa 2 dan 3 dimensi, adalah
1.Dua dimensi
Karya seni rupa yang mempunyai panjang dan lebar, dapat dilihat dari satu arah saja, contohnya lukisan,
photo, gambar dinding dsb.
2.Tiga dimensi
Karya seni rupa yang mempunyai panjang, lebar dan tinggi, atau mempunyai volume, dapat dilihat dari
segala arah, contohnya patung, candi, arca, gedung, dsb.
Dari berbagai cabang Seni Rupa yang ada kita akan mengeksplorasi karya seni lukis 2 dimensi dengan
media sederhana dan dapat dilakukan dimana saja. Lukis untuk pemula lebih sederhana hanya pengenalan
ornament dan bentuk dalam unsur seni rupa dan permainan warna-warna dasar dengan bermain teknik standar
sebagai karya permulaan. Dengan hasil karya gambar yang pertama nanti diharapkan bisa menjadi dasar untuk
melangkah gambar berikutnya masih berkutat pada bentuk dan warna-warna dasar. Media untuk berkarya seni
rupa mudah untuk dibeli, hanya buku gambar, kuas, cat poster dan palet lukis. Materi gambar dipraktekkan
setelah semua selesai karena ada proses untuk menuju menggambar. Untuk media yang digunakan bisa dicari
dan dibeli ditoko-toko buku dan alat tulis yang sudah tersedia, Harapannya peserta didik bisa memiliki secara
mandiri tanpa harus dengan media yang mahal yang penting punya medianya dan bisa merdeka dalam
berkarya. Maka dari itu pesan dari saya SILAHKAN DIPERSIAPKAN DARI SEKARANG SUPAYA TIDAK
TIMBUL MASALAH KETIKA NANTI SUDAH MULAI PRATIK MENGGAMBAR.
SELAMAT MENIKMATI PROSES BERKARYA DARI RUMAH

d i g i t a l Z i n e vol 2

februari

BERKARYA
SENI RUPA
2 DIMENSI

VISUAL

ART

VISUAL ART

BERKARYA SENI RUPA 2 DIMENSI
Warna monokromatik merupakan perpaduan beberapa warna

yang bersumber dari satu warna dengan nilai dan intensitas yang
berbeda. Satu warna yang semakin mendekat atau menjauh ketitik
pusat pada lingkaran warna. Misal : warna biru yang
dikombinasikan warna putih dengan intensitas yang berbeda.

Warna Analogus merupakan perpaduan beberapa warna yang
saling bersebelahan / berdampingan pada lingkaran warna. Misal :
warna merah, merah jingga, orange, dan kuning.

SELAMAT MENIKMATI PROSES BERKARYA DARI RUMAH

VISUAL ART

Warna Komplementer adalah dua warna yang saling
berseberangan (memiliki sudut 180°) di lingkaran warna. Dua warna
dengan posisi kontras komplementer menghasilkan hubungan kontras
paling kuat. Misalnya Merah dengan hijau

SELAMAT MENIKMATI PROSES BERKARYA DARI RUMAH

VISUAL ART
Aplikasi Bentuk/Raut dengan warna

Roda Warna, adalah Bentuk percampuran warna-warna primer
yang memutar menjadikan bertambahnya warna-warna lain.

MERAH (WARNA PRIMER)
ADA 12 WARNA

KUNING (WARNA PRIMER)

BIRU
(WARNA PRIMER)

Bentuk/Raut Organis dengan mengunakan warna-warna
Analogus contohnya,

RAUT ORGANIS TIDAK
MEMILIKI SUDUT

Warna analogus warna-warna
yang berdekatan antara warna
kuning dan orange

SELAMAT MENIKMATI PROSES BERKARYA DARI RUMAH

VISUAL ART

MENGGAMBAR RAUT DAN KOMBINASI WARNA

4 Tugas Menggambar dari Rumah, Silahkan di Kerjakan
sesuai waktu yang sudah ditentukan.

1. Membuat Roda Warna, dengan Diameter
15cm, pada buku gambar A3 dan Cat Poster.

15cm.

2. Membuat Contoh Warna Monokromatis dengan 3 warna
bentuk Lingkaran dengan diameter 5cm dan spasi antar
lingkaran 1cm.

5cm. 1cm. 5cm. 1cm. 5cm.

3. Membuat Raut Geometris dengan warna-warna Analogus
pada latar persegi ukuran 20cm x 20cm.

20cm.

20cm.

SELAMAT MENIKMATI PROSES BERKARYA DARI RUMAH

VISUAL ART

MENGGAMBAR RAUT DAN KOMBINASI WARNA
4 Tugas Menggambar dari Rumah, Silahkan di Kerjakan
sesuai waktu yang sudah ditentukan.

4. Membuat Raut Organis dengan warna-warna Komplementer
pada latar persegi ukuran 20cm x 20cm.

SELAMAT MENIKMATI PROSES BERKARYA DARI RUMAH

d i g i t a l Z i n e vol 2

January

VISUAL UNSUR-UNSUR
SENI RUPA

ART

VISUAL ART
Unsur-unsur Dasar Seni Rupa

Unsur-unsur seni rupa bisa dibilang adalah pondasi dan hal-hal yang
menjadi panduan dasar dalam membentuk sebuah karya seni rupa. Unsur-
unsur ini selalu ada dalam setiap karya seni rupa dengan kadar yang
berbeda-beda.

Karya seni rupa terbentuk dari beberapa elemen yang mulanya terbentuk
dari unsur dasar seni rupa yang saling berkaitan satu sama lain sehingga
membentuk karya yang utuh. Tanpa menggunakan salah satu atau beberapa
diantaranya, maka tidak mungkin tercipta sebuah karya seni rupa, baik itu
karya sederhana maupun mahakarya. Memahami mengenai penggunaan
unsur-unsur seni rupa merupakan dasar penting dalam mempelajari karya
seni rupa. Semakin baik seseorang mengenal unsur-unsur seni rupa, maka
akan semakin baik juga pengamatan seseorang terhadap apresiasi
terhadap nilai karya seni rupa yang dilihatnya.

Unsur-unsur ini antara lain adalah :
a. Titik / dot
b. Garis / line
c. Raut atau Bidang / shape
d. Ruang atau kedalaman / form
e. Warna / color
f. Tekstur / texture
g. Gelap Terang / value

SELAMAT MENIKMATI PROSES BERKARYA DARI RUMAH

VISUAL ART

CONTOH UNSUR SENI RUPA PADA KARYA

TITIK

GARIS

BIDANG / RAUT
1. RAUT ORGANIS

TIDAK MEMILIKI SUDUT HANYA ADA LENGKUNGAN

2. RAUT GEOMETRIS

RAUT YANG HANYA MEMILIKI SUDUT

SELAMAT MENIKMATI PROSES BERKARYA DARI RUMAH

VISUAL ART

CONTOH UNSUR SENI RUPA PADA KARYA

RUANG

WARNA

PRIMER

WARNA ASLI

SKUNDER

CAMPURAN DARI WARNA PRIMER

TERSIER

CAMPURAN DARI WARNA PRIMER DAN SKUNDER

TEKSTUR

SELAMAT MENIKMATI PROSES BERKARYA DARI RUMAH

VISUAL ART

CONTOH UNSUR SENI RUPA PADA KARYA

GELAP TERANG

SELAMAT MENIKMATI PROSES BERKARYA DARI RUMAH

Prisip Seni Rupa

Prisip Seni Rupa

Prinsip Seni Rupa merupakan metode untuk mengolah,
mengorganisasikan unsur-unsur rupa dan mengombinasikannya
dengan aturan dan kaidah tertentu dalam menciptakan bentuk karya
seni rupa.

Pada dasarnya, terdapat 6 prinsip Seni Rupa yang perlu dipahami
untuk menciptakan karya seni rupa. Ketujuh prinsip desain tersebut
mencakup:

a. Keseimbangan (balance)
b. Penekanan / Dominasi (emphasis)
c. Keselarasan(harmony)
d. Ritme / Irama (rhythm)

e. Kesebandingan / Skala (proportion)
f. Kesatuan (unity)

Prisip Seni Rupa

KESEIMBANGAN

Keseimbangan merupakan prinsip desain berkaitan dengan
pengaturan bobot dari setiap elemen dalam sebuah desain. Elemen-
elemen tersebut bisa berupa warna, ukuran, tekstur dan bentuk-bentuk
yang digunakan dalam karya dan letak kedudukan bagian-bagiannya,
sehingga susunan tersebut dalam keadaan seimbang.

Penempatan elemen-elemen seni secara sembarangan seperti
menempatkan setiap elemen di satu titik saja dan mengabaikan ruang-
ruang kosong yang lain akan menjadikan karya tampak berat sebelah.

Terdapat tiga pendekatan dasar dalam prinsip keseimbangan desain,
yakni keseimbangan simetris, keseimbangan asimetris, dan
keseimbangan radial / memancar. Perbedaan keduanya adalah sebagai
berikut

SIMETRIS ASIMETRIS RADIAL

Prisip Seni Rupa

PENEKANAN / DOMINASI (EMPASHIS)

Dominasi adalah pengaturan peran atau penonjolan bagian atas
bagian lainnya dalam suatu keseluruhan. Adanya peran yang menonjol
atas suatu bagian, maka hal itu akan menjadi pusat perhatian (center of
interest) dan merupakan tekanan (emphasis), karena itu menjadi bagian
yang penting dan diutamakan.

Tujuan utama dalam pemberian emphasis adalah untuk
mengarahkan pandangan pembaca pada suatu yang ditonjolkan.
Emphasis dapat dicapai misalnya mengganti ukuran, bentuk, irama, dan
arah.

Prisip Seni Rupa

KESELARASAN

Keselarasan adalah prinsip guna menyatukan unsur yang ada di
dalam seni rupa dari berbagai bentuk berbeda. Keselarasan muncul
dengan adanya kesesuaian, kesamaan, kemiripan, variasi, dan tidak
bertentangan. Misalnya, ketika kita menggambar dengan tema halaman
rumah, tentunya objek-objek yang kita imajinasikan adalah objek
seperti sapu, tong sampah, rumput, daun kering, dan yang berkaitan
dengan halaman.

Keselarasan bisa dimunculkan dengan cara mengatur warna,
pencahayaan, bentuk dengan rapi atau tidak terlalu mencolok satu sama
lain. Tujuan prinsip harmoni ini untuk menciptakan perpaduan yang
selaras.

Prisip Seni Rupa

RITME / IRAMA (RHYTHM)

Irama merupakan pengaturan unsur atau unsur-unsur rupa secara
berulang dan berkelanjutan, sehingga bentuk yang tercipta memiliki
kesatuan arah dan gerak yang membangkitkan keterpaduan bagian-
bagiannya. Sedangkan yang dimaksud irama dalam gambar adalah

Prisip Seni Rupa

KESEBANDINGAN / PROPORTION

Kesebandingan atau proporsi berarti hubungan suatu nilai yang
memiliki harga tetap dan melekat pada suatu objek untuk dapat
digunakan sebagai pembanding dengan objek yang lain. Pengaturan
hubungan yang dimaksud bertalian dengan ukuran, yaitu besar kecilnya
bagian, luas sempitnya bagian, panjang pendeknya bagian, atau tinggi
rendahnya bagian. Contohnya adalah ukuran bola tenis dapat dikatakan
lebih besar jika dibandingkan dengan kelereng, namun dikatakan lebih
kecil jika dibandingkan dengan ukuran bola basket.

Selain itu, kesebandingan juga menunjukkan pertautan ukuran

Prisip Seni Rupa

KESATUAN / UNITY

Kesatuan merupakan prinsip desain yang berperan paling menentukan
terciptanya karya seni rupa yang utuh, sebagai prinsip yang mengorganisasikan
prinsip-prinsip lainnya agar menyatu. Tidak adanya kesatuan dalam suatu tatanan
mengakibatkan kekacauan, keruwetan, atau cerai-berai tak terkoordinasi. Tujuan
akhir dari penerapan prinsip-prinsip yang lain seperti keseimbangan,
kesebandingan, irama, dominasi, dan lainnya adalah untuk mewujudkan kesatuan
yang padu.

Perpaduan berbagai unsur-unsur pembentuk seperti garis, raut, warna, tekstur,


Click to View FlipBook Version